All posts by 17

Investor Mulai Lirik, 3 Altcoin Perp DEX Ini Tunjukkan Performa Kuat

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan aset perpetual decentralized exchange (perp DEX). Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin kategori perp DEX yang saat ini menempati posisi teratas dan mencuri perhatian pelaku pasar.

Berikut rangkuman straight news pergerakan ketiganya dikutip CoinMarketCap.

1. MYX Finance (MYX) Pimpin Kapitalisasi Pasar Perp DEX

MYX Finance menjadi aset terbesar di kategori perp DEX dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,542,652,945. Token MYX diperdagangkan di harga $6.13 dengan kenaikan 9.62% dalam 24 jam dan lonjakan signifikan 75.30% dalam 7 hari terakhir.

Volume transaksi harian MYX tercatat sangat tinggi di angka $158,563,769, menunjukkan aktivitas pasar yang kuat. Total suplai beredar saat ini berada di level 251.47M MYX, dengan suplai yang telah beredar sebanyak 23.59M MYX.

Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Teratas Berdasarkan Market Cap, Avantis Teratas

2. Orderly (ORDER) Stabil dengan Likuiditas Tinggi

Di posisi berikutnya, Orderly (ORDER) mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $37,179,473. Harga ORDER berada di level $0.1045, naik 7.50% dalam 24 jam dan 6.85% dalam 7 hari.

ORDER juga menunjukkan likuiditas yang cukup solid dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $6,388,685. Jumlah suplai beredar mencapai 355.77M ORDER, sementara suplai yang sudah beredar di pasar sebesar 61.35M ORDER.

3. Mango Markets (MNGO) Cetak Kenaikan Mingguan di Atas 20%

Mango Markets (MNGO) masuk dalam daftar 3 besar altcoin perp DEX dengan kapitalisasi pasar $25,718,778. Token ini diperdagangkan di harga $0.02301, melonjak 16.58% dalam 24 jam dan menguat 23.35% dalam 7 hari terakhir.

Meski volume perdagangan harian relatif kecil di angka $29,093, suplai beredar MNGO tergolong besar dengan total 1.11B MNGO, sementara suplai yang telah beredar mencapai 1.26M MNGO.

Kesimpulan:
Ketiga altcoin perp DEX ini menunjukkan performa yang berbeda-beda, mulai dari dominasi kapitalisasi pasar MYX Finance, kestabilan likuiditas Orderly, hingga lonjakan mingguan Mango Markets. Pergerakan ini menandakan sektor perp DEX masih menjadi salah satu area yang aktif dan diperhatikan di pasar kripto.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analis Prediksi Harga Dogecoin Bisa Naik 4x

Harga Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto di awal 2026. Setelah anjlok sekitar 67% sepanjang 2025, koin meme terbesar ini kini bergerak di area support krusial $0,11–$0,12. Sejumlah analis menilai level tersebut sebagai peluang beli yang menarik di tengah meningkatnya volume perdagangan dan optimisme musiman pasar altcoin.

Berdasarkan data pasar terbaru, volume perdagangan Dogecoin melonjak hingga 79% dan kini menyumbang sekitar 6% dari total kapitalisasi pasar DOGE. Lonjakan ini memicu spekulasi bahwa tekanan jual mulai mereda dan fase akumulasi sedang berlangsung.

Potensi Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Dogecoin, Shiba Inu, dan Pepe Meledak di Awal 2026, Ada Apa?

Dilaporkan Icobench, analis kripto Matt Hughes, yang dikenal aktif di platform X, menyoroti adanya setup teknikal berisiko rendah dengan potensi imbal hasil tinggi pada grafik mingguan DOGE. Menurutnya, Dogecoin telah berada di zona merah selama lima pekan berturut-turut dan berpotensi memantul dari garis tren utama.

“Level $0,11 menjadi benteng pertahanan penting. Area ini sebelumnya menjadi titik awal reli besar DOGE menuju $0,45 pada akhir 2024,” tulis Hughes. Ia menyebut strategi dengan stop loss di bawah $0,11 dan target $0,45 menawarkan rasio risiko dan keuntungan sekitar 4,5 banding 1.

Optimisme tersebut juga diperkuat oleh fenomena January Effect, yakni kecenderungan pasar kripto, khususnya altcoin, mengalami pemulihan di awal tahun. Sejumlah analis pasar mencatat adanya peningkatan akumulasi oleh investor besar atau whale pada awal Januari 2026, yang kerap menjadi sinyal awal pergerakan harga signifikan.

Analisis Teknikal DOGE

Dari sisi teknikal jangka pendek, DOGE dipantau sedang menguji resistance di area $0,14. Jika level ini berhasil ditembus, struktur pasar diperkirakan berubah menjadi bullish. Target terdekat berada di kisaran $0,18 yang bertepatan dengan 200-day exponential moving average (EMA), dengan potensi lanjutan menuju $0,27 jika momentum menguat.

Sementara itu, kebangkitan minat terhadap sektor koin meme juga mendorong perhatian investor ke proyek-proyek alternatif. Salah satunya adalah Pepenode (PEPENODE), yang menawarkan konsep virtual mining tanpa perangkat keras dan saat ini memasuki fase akhir presale. Meski demikian, Dogecoin masih dipandang sebagai barometer utama bagi pergerakan sektor meme coin secara keseluruhan.

Dengan kombinasi support teknikal yang kuat, lonjakan volume, serta sentimen musiman yang positif, Dogecoin kini berada di titik krusial. Apakah area $0,11–$0,12 benar-benar menjadi peluang emas bagi investor, pasar diperkirakan akan memberikan jawabannya dalam beberapa pekan ke depan.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Data Santiment Bongkar Aksi Whale di Solana Saat Tahun Baru 2026

Pasar kripto mengawali tahun 2026 dengan sorotan tajam pada Solana. Data terbaru dari platform analitik Santiment menunjukkan bahwa akumulasi besar-besaran oleh whale terhadap aset-aset terkait Solana (SOL) menjadi topik kripto paling ramai diperbincangkan pada Hari Tahun Baru.

Santiment mengungkapkan bahwa sejumlah token berbasis Solana mencatat pembelian berulang minimal 10 SOL oleh dompet besar. Fenomena ini menandakan minat yang terus berlanjut dari investor bermodal besar, meskipun kapitalisasi pasar aset-aset tersebut bervariasi.

“Likuiditas tetap kuat dan menunjukkan ketertarikan berkelanjutan dari pemegang besar,” tulis Santiment dalam unggahan yang merangkum lima tren kripto teratas di awal 2026.

Berdasarkan metrik behavioral heuristic Santiment, aset-aset terkait Solana mencatat skor sekitar 70%, yang mencerminkan tingkat kepercayaan investor yang moderat namun stabil. Data ini muncul di tengah penurunan harga Solana sekitar 46% dalam tiga bulan terakhir, yang justru dinilai sebagai peluang akumulasi oleh para whale dengan harapan pemulihan harga ke depan.

Tren Kripto Lain yang Mewarnai Awal 2026

Selain Solana, Santiment mencatat sejumlah topik lain yang ramai dibahas komunitas kripto global. Salah satunya adalah dinamika politik di New York City, menyusul pelantikan wali kota baru Zohran Mamdani yang mencatat sejarah dengan pengambilan sumpah jabatan menggunakan Al-Quran.

Topik berikutnya adalah perdebatan yang terus berlanjut terkait strategi akumulasi Bitcoin oleh perusahaan Strategy. Investor terbelah antara mereka yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk keyakinan jangka panjang dan pihak yang mengkhawatirkan risiko neraca keuangan setelah volatilitas tinggi sepanjang 2025.

Dari sektor keuangan tradisional, pengunduran diri resmi Warren Buffett dari Berkshire Hathaway setelah enam dekade juga memicu diskusi luas. Perhatian tertuju pada kemungkinan perubahan sikap perusahaan terhadap Bitcoin, seiring laporan bahwa kepemimpinan baru lebih terbuka terhadap aset digital.

ETF dan Stablecoin Diprediksi Dorong Adopsi Kripto

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, wacana tokenisasi dan konvergensi kripto dengan keuangan tradisional diperkirakan semakin menguat sepanjang 2026. Kepala riset investasi Coinbase, David Duong, menilai bahwa kejelasan regulasi yang terbentuk pada 2025 menjadi fondasi penting bagi percepatan adopsi kripto.

Menurut Duong, kehadiran ETF spot, treasury kripto korporasi, stablecoin, serta aset yang ditokenisasi kini semakin terintegrasi dalam alur kerja keuangan arus utama. Ia memproyeksikan tren ini akan semakin cepat pada 2026, didorong oleh proses persetujuan ETF yang lebih singkat, peran stablecoin dalam sistem pembayaran delivery-versus-payment, serta meningkatnya penerimaan jaminan berbasis token di transaksi keuangan tradisional.

Dengan akumulasi whale yang terus meningkat dan dukungan infrastruktur keuangan yang makin matang, awal 2026 memberi sinyal bahwa pasar kripto bersiap memasuki fase baru yang lebih terintegrasi dan kompetitif.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bertahan di Atas $91.000

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak stabil di zona atas $91.000 meski laju penguatan mulai melambat.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level $91.184,54 per BTC, naik sekitar 0,85%–1,04% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,82 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Kenaikan ini menegaskan bahwa sentimen pasar terhadap Bitcoin masih relatif positif, terutama dalam jangka pendek dan menengah, meski tekanan koreksi dalam horizon waktu lebih panjang masih membayangi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $90.000, Momentum Bullish Berlanjut

Pergerakan Harga BTC Hari Ini Relatif Stabil

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $89.328,07 hingga $91.431,62, menunjukkan volatilitas yang lebih terkendali dibandingkan fase reli agresif sebelumnya.

Perubahan harga harian tercatat sekitar +0,85%, dengan kenaikan nominal $768,82, mencerminkan dominasi pembeli yang masih mampu menjaga harga di area tinggi.

Sementara itu, perubahan harga 1 jam tercatat nyaris datar, menandakan pasar sedang berada dalam fase konsolidasi jangka pendek.

Kondisi ini umum terjadi setelah reli bertahap, di mana pelaku pasar menunggu katalis berikutnya sebelum menentukan arah lanjutan.

Kinerja Mingguan Positif, Tekanan Bulanan Masih Ada

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara 7 hari, Bitcoin masih mencatatkan performa solid dengan kenaikan +3,74%, memperlihatkan bahwa tren jangka pendek masih cenderung bullish. Namun, jika ditarik lebih jauh, tekanan koreksi masih terlihat jelas.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC turun sekitar 1,69%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 10,37% dan 26,56%.

Data ini menunjukkan bahwa reli terbaru lebih bersifat pemulihan bertahap dibandingkan pembalikan tren besar.

Meski demikian, kemampuan BTC bertahan di atas $90.000 menjadi sinyal penting bahwa zona ini mulai diakui pasar sebagai area support psikologis yang kuat.

Volume Perdagangan dan Aktivitas Pasar

Dari sisi aktivitas, volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam tercatat sebesar $23,31 miliar, relatif moderat untuk ukuran aset dengan kapitalisasi pasar di atas $1,8 triliun.

Volume yang tidak terlalu tinggi ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga saat ini tidak didorong oleh euforia ekstrem, melainkan oleh akumulasi yang lebih terkontrol.

Hal ini sering dipandang positif oleh analis, karena pergerakan harga yang disertai volume stabil cenderung lebih berkelanjutan dibanding lonjakan berbasis spekulasi semata.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Bitcoin saat ini memiliki jumlah sirkulasi sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,10% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Kelangkaan struktural ini terus menjadi fondasi utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) mencapai $1,91 triliun, Bitcoin masih mendominasi pasar kripto secara keseluruhan, baik dari sisi nilai, likuiditas, maupun kepercayaan investor.

Sebagai perbandingan, rekor harga tertinggi Bitcoin berada di $126.198,07, yang berarti harga saat ini masih berada sekitar 27% di bawah puncaknya.

Fakta ini membuat sebagian pelaku pasar melihat potensi upside lanjutan jika kondisi makro dan sentimen global kembali mendukung aset berisiko.

Prospek dan Area yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, area $89.000–$90.000 menjadi zona support penting yang perlu dijaga agar struktur bullish tetap valid.

Selama BTC mampu bertahan di atas level tersebut, peluang untuk kembali menguji resistance di kisaran $92.000–$94.000 masih terbuka.

Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi, mengingat performa 60–90 hari masih menunjukkan tren menurun.

Manajemen risiko dan disiplin strategi tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika harga Bitcoin yang volatil.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,38% ke $88.683

Analisa harga BTC hari ini menegaskan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi sehat di level tinggi.

Kenaikan harian dan mingguan menunjukkan sentimen jangka pendek yang positif, sementara tekanan jangka menengah mengingatkan pasar agar tidak terlalu agresif.

Dengan fundamental yang tetap kuat dan pasokan yang semakin langka, Bitcoin masih menjadi aset kripto utama yang terus dipantau investor global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 1,55%, Tekanan Token Unlock Jadi Sorotan

Harga Pi Network (PI) kembali melemah dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data terbaru, PI turun 1,55%, berkinerja lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan yang justru mencatat kenaikan sekitar 0,86%.

Pelemahan ini mencerminkan meningkatnya tekanan sentimen negatif, terutama terkait roadmap jangka panjang dan dinamika suplai token.

Meski secara mingguan PI masih mencatat tren positif terbatas, pergerakan harga hari ini menunjukkan pasar mulai merespons kekhawatiran fundamental yang kembali mencuat.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 4% dalam 24 Jam, Rebound Teknikal

Sentimen Komunitas Berbalik Negatif Usai Rilis Roadmap 2026

Salah satu faktor utama pelemahan harga Pi Network adalah pergeseran sentimen komunitas. Pada 2 Januari, Core Team Pi Network merilis rekap kinerja 2025.

Namun, alih-alih memberikan kejelasan arah ke depan, dokumen tersebut justru dinilai terlalu umum dan minim target konkret untuk tahun 2026.

Pernyataan bahwa pengembangan akan “dibentuk oleh strategi jangka panjang” tanpa indikator jelas memicu kekecewaan di kalangan holder jangka panjang.

Di media sosial, terutama X, banyak pengguna menyoroti pola lama Pi Network yang dinilai kerap menyajikan timeline ambigu tanpa komitmen yang terukur.

Kondisi ini berdampak langsung pada minat spekulatif. Tanpa roadmap utilitas yang jelas seperti rencana listing bursa besar, ekspansi ekosistem, atau kemitraan strategis, daya tarik PI dalam jangka pendek menjadi terbatas.

Historisnya, pergerakan harga PI memang sangat sensitif terhadap sentimen, bukan pada adopsi riil, sehingga ketidakpastian cepat diterjemahkan pasar sebagai alasan untuk melepas aset.

Tekanan Unlock Token Perparah Aksi Jual

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Selain faktor sentimen, unlock token turut menjadi katalis negatif. Pada 2 Januari, sekitar 6,2 juta PI, senilai kurang lebih $1,3 juta resmi dilepas ke pasar sebagai bagian dari jadwal distribusi bertahap.

Meski jumlah unlock harian diperkirakan akan turun di bawah 4 juta PI setelah pertengahan Januari, momentum unlock kali ini bertepatan dengan kekecewaan roadmap, sehingga dampaknya terasa lebih signifikan.

Dalam kondisi likuiditas yang relatif tipis, tambahan suplai langsung meningkatkan tekanan jual.

Data menunjukkan rasio turnover PI hanya sekitar 0,72%, menandakan likuiditas rendah. Artinya, arus jual dalam jumlah moderat saja sudah cukup untuk menggerakkan harga.

Bahkan, saldo PI di bursa tercatat meningkat menjadi juta PI, mengindikasikan bahwa distribusi token belum diimbangi oleh akumulasi yang kuat dari investor besar.

Hambatan Teknis di Level $0,214 Masih Kuat

Dari sisi teknikal, PI juga menghadapi tantangan signifikan.

Harga berulang kali gagal menembus area $0,214, yang merupakan level Fibonacci retracement 23,6% dari puncak Juli 2025. Sejak akhir Desember, area ini sudah tiga kali menjadi titik penolakan.

Meskipun indikator MACD menunjukkan potensi crossover bullish, indikator lain belum mendukung kelanjutan reli.

RSI di kisaran 50 mencerminkan momentum netral, sementara volume perdagangan turun sekitar 13,8% dalam 24 jam, menandakan minimnya keyakinan pembeli.

Dalam kondisi ini, pelaku pasar cenderung mengambil profit jangka pendek di area resistance ketimbang berspekulasi pada potensi breakout.

Jika PI gagal menembus $0,214 dalam waktu dekat, risiko koreksi ke area support $0,199–$0,207 tetap terbuka.

Prospek Jangka Pendek Pi Network

Penurunan harga Pi Network hari ini merupakan hasil kombinasi antara ketidakjelasan arah pengembangan, tekanan suplai dari unlock token, dan keraguan teknikal.

Meski tren 7 hari masih mencatat kenaikan tipis sekitar 1,96%, struktur pasar belum cukup kuat untuk menopang reli berkelanjutan.

Ke depan, pasar akan mencermati apakah Core Team Pi Network mampu merespons kritik komunitas dengan pembaruan roadmap yang lebih konkret.

Di sisi lain, pergerakan saldo PI di bursa juga akan menjadi indikator penting untuk mendeteksi apakah akumulasi mulai menggantikan distribusi.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat Tipis 0,69%, Rebound di Tengah Tekanan

Harga PI yang turun 1,55% hari ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor.

Selama Pi Network belum mampu menembus resistance $0,214 dan memberikan kejelasan strategi 2026, pergerakan harga diperkirakan tetap fluktuatif dengan kecenderungan melemah dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Menguat ke $3.140, ETH Jaga Tren Positif

Harga Ethereum (ETH) menunjukkan pergerakan positif pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data terbaru, ETH diperdagangkan di level $3.140,73, naik sekitar 0,8% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif stabil, dengan investor mulai kembali bersikap selektif terhadap aset berkapitalisasi besar.

Saat ini, kapitalisasi pasar Ethereum mencapai $379,07 miliar, menempatkannya kokoh di posisi kedua aset kripto terbesar dunia setelah Bitcoin.

Sementara itu, volume perdagangan harian tercatat sebesar $12,58 miliar, mencerminkan aktivitas transaksi yang masih sehat meskipun belum menunjukkan lonjakan agresif.

Baca Juga: BlackRock Diam-Diam Pindahkan Rp1,9 Triliun Bitcoin dan Ethereum

Pergerakan Harga ETH Masih Bertahan di Atas Level Psikologis

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di rentang terendah $3.077,47 hingga tertinggi $3.160,55.

Area ini menjadi zona penting karena menunjukkan bahwa Ethereum masih mampu bertahan di atas level psikologis $3.000, yang kerap menjadi acuan sentimen pasar.

Kenaikan harian sebesar $24,95 menandakan adanya minat beli yang cukup stabil, meskipun dorongan tersebut belum cukup kuat untuk memicu reli lanjutan yang signifikan.

Dalam jangka sangat pendek, pergerakan harga ETH juga relatif konsisten, dengan perubahan +0,2% dalam satu jam terakhir, mengindikasikan tekanan jual yang terbatas.

Tren Jangka Pendek Positif, Namun Koreksi Menengah Masih Membayangi

Jika ditinjau dari perspektif waktu yang lebih luas, Ethereum menunjukkan gambaran yang beragam.

Dalam 7 hari terakhir, ETH mencatat kenaikan solid sebesar +6,9%, menandakan adanya pemulihan minat beli dalam jangka pendek.

Namun, tren jangka menengah masih berada di bawah tekanan. Dalam 30 hari terakhir, harga ETH turun 1,24%, sementara dalam 60 hari koreksi mencapai 5,15%.

Tekanan paling signifikan terlihat pada horizon 90 hari, di mana Ethereum masih terkoreksi tajam hingga 30,69%.

Data ini menunjukkan bahwa kenaikan harga ETH saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan pembalikan tren besar.

Investor masih berhati-hati, terutama mengingat Ethereum belum mampu mendekati kembali rekor tertinggi sepanjang masa di $4.953,73.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kapitalisasi Pasar Stabil, Likuiditas Tetap Terjaga

Dari sisi fundamental pasar, Ethereum tetap berada dalam kondisi relatif solid.

Dengan pasokan beredar sebesar 120,69 juta ETH, jaringan ini tidak memiliki batas maksimum suplai, berbeda dengan Bitcoin.

Meski demikian, mekanisme pembakaran ETH melalui EIP-1559 terus menjadi faktor penyeimbang inflasi suplai dalam jangka panjang.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Ethereum saat ini juga berada di kisaran $379,72 miliar, sejalan dengan market cap aktual.

Hal ini menunjukkan tidak adanya risiko dilusi tambahan dari token yang belum beredar, yang kerap menjadi kekhawatiran di banyak proyek kripto lainnya.

Volume perdagangan yang stabil di atas $12 miliar per hari menandakan bahwa likuiditas ETH masih sangat kuat, menjadikannya salah satu aset kripto utama yang tetap menarik bagi trader institusional maupun ritel.

Prospek Harga Ethereum ke Depan

Kenaikan harga ETH hari ini mencerminkan sentimen pasar yang mulai membaik, terutama di kalangan investor jangka pendek.

Namun, untuk membangun tren naik yang lebih berkelanjutan, Ethereum perlu menembus dan bertahan di atas area resistance penting di kisaran $3.200–$3.300.

Selama ETH mampu menjaga posisi di atas $3.000, peluang konsolidasi sehat tetap terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat, area $3.050–$3.080 berpotensi menjadi zona support terdekat yang akan diuji pasar.

Baca Juga: Harga ETH Hari Ini Menguat 3,34%, Ethereum Kembali Uji Level $3.100

Harga Ethereum hari ini yang menguat ke $3.140 menunjukkan ketahanan ETH di tengah dinamika pasar kripto global.

Meski tren jangka menengah masih menghadapi tantangan, performa mingguan yang positif dan likuiditas yang kuat memberikan sinyal bahwa Ethereum masih berada dalam fase pemulihan bertahap, bukan pelemahan struktural.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga CVX Melonjak 37%, Convex Finance Curi Perhatian Pasar DeFi

Harga Convex Finance (CVX) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, memperkuat posisinya sebagai salah satu aset DeFi dengan performa terbaik dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, CVX diperdagangkan di level $2,37 per token, melonjak sekitar 37,08% dalam satu hari. Kenaikan tajam ini langsung mendorong minat pelaku pasar, terutama di tengah sentimen positif yang mulai kembali ke sektor DeFi.

Saat ini, kapitalisasi pasar Convex Finance mencapai sekitar $234 juta, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $102 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi menunjukkan adanya lonjakan aktivitas transaksi dan arus spekulatif yang cukup kuat.

Baca Juga: Harga CVX Melonjak 37%, Convex Finance Curi Perhatian Pasar DeFi

Lonjakan Harga CVX Didukung Volume Besar

Kenaikan harga CVX hari ini tidak terjadi secara sporadis.

Lonjakan $0,63 per token dalam 24 jam mencerminkan dorongan beli yang agresif, terutama dari trader jangka pendek yang memanfaatkan momentum.

Dengan jumlah pasokan beredar sebesar 98,88 juta CVX, hampir seluruh suplai telah berada di pasar, sehingga pergerakan harga relatif sensitif terhadap perubahan permintaan.

Volume perdagangan harian yang menembus $102 juta juga menjadi sinyal penting.

Angka ini menunjukkan bahwa reli CVX bukan sekadar pergerakan tipis, melainkan didukung oleh likuiditas yang solid dan partisipasi pasar yang luas.

Tren Jangka Pendek Positif, Pemulihan Bertahap Terlihat

Pergerakan harga Convex (CVX/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Convex (CVX/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari performa jangka pendek hingga menengah, CVX menunjukkan perbaikan yang cukup konsisten.

Dalam 7 hari terakhir, harga CVX telah naik sekitar 28,24%, sementara dalam 30 hari terakhir mencatat kenaikan 27,91%.

Bahkan dalam periode 60 hari, CVX masih membukukan penguatan sebesar 26,42%. Namun demikian, tekanan jangka panjang masih membayangi.

Dalam rentang 90 hari, harga CVX tercatat masih turun 35,31%, menandakan bahwa lonjakan saat ini lebih bersifat pemulihan kuat dari fase koreksi sebelumnya, bukan pembalikan tren besar yang sepenuhnya terkonfirmasi.

Sentimen DeFi Jadi Faktor Pendukung

Convex Finance dikenal sebagai salah satu protokol penting dalam ekosistem DeFi, khususnya yang berfokus pada optimalisasi yield dan integrasi erat dengan Curve Finance.

Ketika sentimen pasar terhadap sektor DeFi membaik, token seperti CVX kerap menjadi incaran karena perannya yang strategis dalam pengelolaan likuiditas dan insentif staking.

Lonjakan harga CVX hari ini dapat diartikan sebagai respons pasar terhadap meningkatnya minat pada protokol yield dan efisiensi modal, terutama saat investor mulai mencari aset dengan potensi rebound lebih besar setelah koreksi panjang.

Pergerakan Intraday Masih Fluktuatif

Meski performa harian sangat impresif, data intraday menunjukkan bahwa volatilitas tetap tinggi.

Dalam satu jam terakhir, harga CVX tercatat turun 1,66%, menandakan adanya aksi ambil untung setelah reli cepat.

Hal ini wajar terjadi pada aset yang mencatat kenaikan dua digit dalam waktu singkat.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa fase konsolidasi jangka pendek berpotensi terjadi sebelum arah pergerakan berikutnya terbentuk.

Selama tekanan jual tidak mendorong harga turun tajam, struktur kenaikan CVX masih relatif terjaga.

Kapitalisasi dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $234 juta, CVX masih tergolong aset menengah di pasar kripto.

Keunggulannya, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di kisaran $236 juta, yang berarti hampir tidak ada risiko dilusi tambahan dari token yang belum beredar.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan volatilitas tinggi dan ketergantungan CVX terhadap dinamika sektor DeFi secara keseluruhan.

Jika sentimen pasar kembali memburuk, token dengan reli cepat seperti CVX juga berpotensi mengalami koreksi tajam.

Baca Juga: Sinyal NGOBRAS Ungkap Peluang Bullish di Crypto CVX hingga SUI

Harga CVX hari ini yang melonjak lebih dari 37% menegaskan kembalinya minat pasar terhadap Convex Finance dan sektor DeFi secara umum.

Didukung volume perdagangan besar dan tren jangka pendek yang positif, CVX menjadi salah satu aset kripto yang patut diperhatikan.

Meski demikian, investor disarankan tetap waspada terhadap volatilitas dan memastikan manajemen risiko yang matang di tengah pergerakan harga yang agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Kommunitas (KOM) Naik 25% Likuiditas Rendah, Apa yang Terjadi?

Harga Kommunitas (KOM) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, menarik perhatian pelaku pasar kripto meskipun likuiditasnya masih tergolong rendah.

Berdasarkan data terbaru, KOM diperdagangkan di level $0.00025 per token, melonjak sekitar 25,66% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini memperpanjang tren positif jangka pendek, dengan performa 7 hari mencapai +46,01%. Meski demikian, lonjakan harga KOM terjadi di tengah kondisi fundamental pasar yang masih terbatas.

Volume perdagangan 24 jam tercatat hanya sekitar $2.600–$2.900, menandakan bahwa pergerakan harga masih sangat dipengaruhi oleh aktivitas transaksi berskala kecil.

Baca Juga: Token Kommunitas (KOM) Bangkit 6% di Tengah Tekanan Pasar

Lonjakan Harga KOM Didorong Momentum Jangka Pendek

Kenaikan harga KOM hari ini tercermin dari rentang pergerakan harian yang cukup lebar.

Dalam 24 jam terakhir, harga KOM sempat menyentuh level terendah $0.000183 dan melonjak hingga $0.000329 sebelum kembali stabil di kisaran $0.00025.

Volatilitas tinggi ini menunjukkan bahwa pasar KOM masih berada dalam fase spekulatif.

Dalam satu jam terakhir saja, harga KOM tercatat naik 16,10%, menandakan adanya dorongan beli mendadak yang cukup agresif.

Namun, dengan volume yang sangat tipis, pergerakan ini berpotensi berubah cepat apabila terjadi aksi ambil untung.

Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Jadi Catatan Penting

Pergerakan harga Kommunitas (KOM/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Kommunitas (KOM/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu aspek paling mencolok dari data Kommunitas adalah kapitalisasi pasar yang belum terdata (0 USD), seiring dengan pasokan beredar (circulating supply) yang tercatat 0.

Kondisi ini biasanya menandakan keterbatasan transparansi data on-chain atau distribusi token yang belum sepenuhnya terverifikasi di pasar terbuka.

Meski begitu, total pasokan maksimum KOM tercatat sebesar 2 miliar token, dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sekitar $500 ribu.

Angka FDV yang relatif kecil ini membuat harga KOM sangat sensitif terhadap perubahan permintaan, bahkan dari transaksi bernilai rendah sekalipun.

Kinerja Jangka Pendek vs Tekanan Jangka Panjang

Jika dilihat dari sisi jangka pendek, performa KOM tampak cukup impresif.

Selain kenaikan harian lebih dari 25%, token ini juga mencatat reli 46% dalam 7 hari terakhir, mengindikasikan adanya fase pemulihan teknikal atau dorongan komunitas.

Namun, gambaran jangka menengah hingga panjang masih menunjukkan tekanan yang signifikan.

Dalam 30 hari terakhir, harga KOM turun 40,44%, sementara dalam 60 hari anjlok 45,19%, dan dalam 90 hari bahkan merosot 62,01%.

Data ini menegaskan bahwa lonjakan saat ini lebih bersifat rebound jangka pendek dibandingkan perubahan tren besar.

Rekor Tertinggi Masih Jauh

Sebagai konteks historis, harga tertinggi sepanjang masa (ATH) KOM berada di level $0.01374. Dibandingkan dengan harga saat ini di kisaran $0.00025, KOM masih berada jauh di bawah puncaknya.

Hal ini menunjukkan besarnya tekanan yang pernah dialami token ini, sekaligus potensi volatilitas ekstrem jika sentimen pasar berubah drastis.

Namun, jarak yang sangat lebar dari ATH juga menjadi pengingat bahwa risiko kerugian historis bagi holder lama masih sangat besar.

Risiko Likuiditas dan Volatilitas Tinggi

Dengan volume perdagangan harian yang sangat rendah, KOM tergolong sebagai aset kripto berisiko tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga bisa dipicu oleh satu atau dua transaksi besar, sehingga tidak selalu mencerminkan minat pasar yang luas.

Investor dan trader disarankan untuk berhati-hati, terutama terkait risiko slippage, kesulitan keluar posisi, dan fluktuasi harga yang tajam dalam waktu singkat.

Baca Juga: AMA Tokocrypto Bersama Kommunitas: Ungkap Rencana Masa Depan

Harga KOM hari ini yang melonjak lebih dari 25% menunjukkan adanya minat spekulatif jangka pendek terhadap token Kommunitas.

Meski performa harian dan mingguan terlihat positif, rendahnya volume, absennya data kapitalisasi pasar, serta tren penurunan jangka panjang menjadi faktor risiko utama yang tidak bisa diabaikan.

KOM saat ini lebih cocok dipandang sebagai aset spekulatif berisiko tinggi, yang pergerakannya sangat bergantung pada sentimen dan aktivitas komunitas.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Venezuela Memanas, Bitcoin Balik Arah dan Tembus US$91.000

Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat pada Minggu, 4 Januari 2026, di tengah gejolak pasar global yang dipicu ketegangan geopolitik di Venezuela. Aset kripto terbesar dunia itu berhasil bangkit setelah sempat tertekan aksi jual dan turun di bawah level USD 90.000.

Berdasarkan data Coinmarketcap pada pukul 07.05 WIB, Bitcoin tercatat menguat 1,40 persen dalam 24 jam terakhir dan naik 3,94 persen secara mingguan. Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 91.251 per koin atau setara Rp 1,52 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.702 per dolar AS.

Penguatan Bitcoin terjadi di tengah volatilitas tinggi pasar kripto yang sebelumnya dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Venezuela. Situasi memanas setelah adanya aksi militer Amerika Serikat di Caracas, yang memicu kekhawatiran pasar global dan berdampak pada aset berisiko, termasuk kripto.

Bitcoin Bergejolak Pasca Ketegangan Venezuela

venezuela uji coba crypto

Baca juga: Diam-Diam Borong Bitcoin, Tether Tambah Rp12 Triliun BTC di Awal 2026!

Tak hanya Bitcoin, mayoritas aset kripto utama lainnya juga bergerak di zona hijau. Ethereum (ETH) naik 0,59 persen dalam sehari dan menguat 6,13 persen sepekan, diperdagangkan di level Rp 52,4 juta per koin. Binance Coin (BNB) menguat 0,14 persen dalam 24 jam terakhir dan naik 4,10 persen sepekan ke harga Rp 14,7 juta per koin.

Sementara itu, Cardano (ADA) melemah tipis 0,77 persen secara harian, namun masih mencatatkan kenaikan 6,10 persen dalam sepekan di level Rp 6.557 per koin. Solana (SOL) menguat 1,37 persen dalam sehari dan naik 7,58 persen sepekan ke harga Rp 2,24 juta per koin. XRP juga tercatat naik 0,62 persen dalam 24 jam dan 7,95 persen secara mingguan, diperdagangkan di level Rp 33.881 per koin.

Koin meme Dogecoin (DOGE) mencatatkan penguatan paling signifikan, naik 1,27 persen dalam sehari dan melonjak 15,72 persen dalam sepekan, dengan harga Rp 2.408 per token. Adapun stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) relatif stabil di kisaran USD 1,00.

Mureks mencatat total kapitalisasi pasar kripto global hari ini berada di level USD 3,11 triliun atau setara Rp 51.944 triliun, menguat sekitar 1,12 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Tekanan Jual Meningkat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Sebelumnya, Bitcoin sempat mengalami tekanan jual signifikan dan turun di bawah USD 90.000 menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik. Data TradingView yang dikutip dari Coinmarketcap menunjukkan Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi di kisaran USD 90.940 di bursa Bitstamp sebelum berbalik arah.

Tekanan jual meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa presiden Venezuela telah ditangkap dan dilengserkan. Peristiwa tersebut terjadi saat likuiditas pasar rendah karena berlangsung di akhir pekan, sehingga memperbesar volatilitas harga.

Meski sempat bergejolak, sejumlah pelaku pasar menilai koreksi harga Bitcoin hanya bersifat sementara dan sentimen jangka menengah terhadap aset kripto masih cenderung positif.

Baca juga: BlackRock Diam-Diam Pindahkan Rp1,9 Triliun Bitcoin dan Ethereum


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

BlackRock Diam-Diam Pindahkan Rp1,9 Triliun Bitcoin dan Ethereum

BlackRock kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah memindahkan aset Bitcoin dan Ethereum senilai lebih dari 120 juta dolar AS atau sekitar Rp1,9 triliun ke Coinbase. Langkah ini memicu spekulasi adanya tekanan jual lanjutan di tengah arus keluar dana besar-besaran dari ETF kripto di Amerika Serikat.

Berdasarkan data on-chain yang dirilis Arkham Intelligence dan Lookonchain pada 2 Januari 2026, BlackRock mentransfer 1.134 Bitcoin senilai sekitar 101 juta dolar AS serta 7.255 Ethereum senilai kurang lebih 22 juta dolar AS ke Coinbase Prime, layanan kustodian khusus institusi milik Coinbase.

Pergerakan ETF Milik BlackRock

Baca juga: BlackRock Kejutkan Pasar Kripto, Ajukan ETF Ethereum Staking ke SEC!

Pergerakan ini terjadi tak lama setelah pasar ETF kripto mengalami outflow signifikan di penghujung 2025. Data Farside Investors dan SoSoValue mencatat bahwa pada 31 Desember, ETF Bitcoin spot di AS mengalami arus keluar bersih sebesar 348,1 juta dolar AS. Dari jumlah tersebut, ETF IBIT milik BlackRock menyumbang 99,05 juta dolar AS. Sementara itu, ETF Ethereum mencatat total outflow 72,06 juta dolar AS, dengan dana BlackRock kehilangan sekitar 21,5 juta dolar AS.

Meski IBIT masih menjadi pemimpin pasar ETF Bitcoin dengan kepemilikan sekitar 770.791 BTC senilai 67,4 miliar dolar AS, tren arus keluar ini menandai perubahan sentimen investor. Secara keseluruhan, arus dana ETF Bitcoin tercatat negatif dalam delapan dari sembilan hari perdagangan terakhir, sedangkan ETF Ethereum negatif dalam lima dari enam hari terakhir.

Dilaporkan Coinlaw.io, tekanan pasar juga diperparah oleh jatuh tempo opsi kripto senilai 2,2 miliar dolar AS yang mencakup Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana. Titik “max pain” Bitcoin berada di level 88.000 dolar AS, yang dinilai menambah potensi tekanan penurunan harga. Analis CryptoQuant memperingatkan bahwa jika outflow ETF berlanjut, harga Bitcoin berisiko turun di bawah 90.000 dolar AS dan bahkan bisa mengarah ke area 50.000 dolar AS.

Pergerakan Harga Kripto

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski demikian, tidak semua sinyal bersifat negatif. Data Glassnode menunjukkan bahwa pemegang Bitcoin jangka panjang mulai berhenti menjual aset mereka, yang mengindikasikan adanya ketahanan di tengah tekanan pasar.

Dari sisi harga, pasar kripto masih menunjukkan pergerakan campuran. Bitcoin tercatat naik 1,78% dalam 24 jam terakhir ke kisaran 89.412 dolar AS, sementara Ethereum menguat 2,25% ke level sekitar 3.048 dolar AS. Volume perdagangan Ethereum juga meningkat 7,12%, menandakan aktivitas pasar yang masih tinggi.

Hingga kini, BlackRock belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan di balik transfer aset tersebut. Ketidakjelasan ini membuat pelaku pasar tetap waspada, mengingat setiap langkah manajer aset terbesar di dunia kerap menjadi sinyal penting bagi arah pasar kripto ke depan.

Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com