Category Archives: Beasiswa

Beasiswa Bintang Mandiri 2024 Dibuka, Seluruh Mahasiswa S1 Bisa Daftar!



Jakarta

Lembaga Amil Zakat Nasional Mandiri Amal Insani (MAI) membuka pendaftaran Beasiswa Bintang Mandiri 2024 (BBM 2024) hingga tanggal 6 Desember 2023. Bantuan dana pendidikan dan pengembangan diri mahasiswa ini bisa diikuti oleh mahasiswa program S1 di seluruh Indonesia.

Dikutip dari laman resminya, beasiswa ini diusung dengan empat aspek penting dalam pengembangan diri yakni akademik, motorik, spiritual, dan pengembangan karakter. Dengan demikian, mahasiswa nantinya diharapkan menjadi sosok yang unggul baik segi ilmu, profesi, hingga akhlak yang mulia sehingga siap terjun ke masyarakat.

Jenis pengembangan diri yang akan didapatkan penerima beasiswa BBM 2024 seperti leadership coaching, development program, brand ambassador MAI Foundation, volunteer, hingga networking yang luas.


Mahasiswa juga akan mendapatkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp 9 juta yang penyalurannya dibagi per bulan selama 12 bulan. Tunggu apa lagi? Berikut syarat dan cara pendaftaran selengkapnya dikutip Senin (4/12/2023).

Syarat Beasiswa Bintang Mandiri 2024

Syarat Umum

  1. Beragama Islam
  2. Mahasiswa S1 dari seluruh kampus di Indonesia
  3. Mahasiswa seluruh semester dipersilahkan mendaftar
  4. IPK minimal 3.00, untuk mahasiswa baru menggunakan nilai akhir raport semester genap
  5. Aktif berorganisasi
  6. Bersedia mengikuti pembinaan selama program
  7. Penerima beasiswa lain diperkenankan untuk mendaftar
  8. Peserta yang sudah pernah mendaftar periode sebelumnya boleh mendaftar dengan catatan belum pernah lolos hingga tahap seleksi akhir

Syarat Berkas

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  • Pakta integritas
  • Dream mapping
  • Transkrip nilai
  • Essai social project
  • Twibbon

Seluruh format Pakta Integritas, Dream mapping, dan Essay social project bisa diakses di lini bit.ly/FormatBekasBBM2024.

Cara Mendaftar Beasiswa Bintang Mandiri 2024

  1. Follow Instagram @mai_fondation dan @mai_institute
  2. Mention 5 teman kamu di postingan Pendaftaran BBM24@mai_institute
  3. Upload twibbon di Instagram milikmu dengan caption: “Impactful Youth for Better Future” dan tag akun @mai_fondation serta @mai_institute
  4. Akes twibbon pada link twb.nz/bbm24
  5. Melakukan pendaftaran di link bit.ly/DaftarBBM_MAI24

Itulah selengkapnya tentang Beasiswa Bintang Mandiri yang akan ditutup pada tanggal 6 Desember 2023. Jadi, jangan sampai terlewat kesempatan baik ini ya detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

KJP Plus Tahap II Bulan Desember Cair, Cek Besaran dan Cara Pakainya di Sini



Jakarta

Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember lalu. Berapa besaran dan bagaimana cara pakainya?

Melansir dari Instagram UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (8/12/2023), ada 576.263 peserta didik yang akan menerima KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember.

Dengan rincian jumlah penerima 226.400 peserta didik SD/MI, 179.407 jenjang SMP/MTs, 63.137 jenjang SMA/MA, 105.583 jenjang SMK, dan 1.736 PKBM.


Peserta penerima KJP Plus akan menerima dua dana per bulan yakni biaya rutin dan biaya berkala, serta tambahan SPP untuk sekolah swasta. Penggunaan biaya rutin maksimal dapat digunakan secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.

Besaran Dana KJP Plus Tahap II Desember 2023

Berikut rincian besaran dana KJP Plus Tahap II Bulan Desember 2023

1. SD/MI

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 135 ribu
Biaya Berkala: Rp 115 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/MTs

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 185 ribu
Biaya Berkala: Rp 115 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/MA

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 235 ribu
Biaya Berkala: Rp 185 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 235 ribu
Biaya Berkala: Rp 215 ribu

Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu

5. PKBM

Biaya Dana Per Bulan
Biaya Rutin: Rp 185 ribu
Biaya Berkala: Rp 215 ribu

Cara Pakai dan Ketentuan Dana KJP Plus

KJP Plus dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelajar. Cara memakai KJP Plus adalah dengan belanja secara non tunai dengan cara tapping pada mesin EDC Bank DKI atau memakai Digital Payment JakOne Mobile siswa penerima KJP.

Namun, pelajar perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:

  • Belanja non-tunai atau cashless hanya untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik
  • Pembayaran nontunai dengan cara tapping ATM KJP Plus pada mesin EDC Bank DKI atau menggunakan Digital Payment JakOne Mobile
  • Belanja di toko resmi KJP Plus atau merchant yang sudah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Bank DKI
  • Daftar merchant KJP Plus dapat dilihat di https://tiny.cc/DataMerchantKJPPlus

Itulah informasi mengenai pencairan dana KJP Plus Tahap II bulan Desember tahun 2023. Sudah cek rekening KJP kamu, detikers?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Cendekia Baznas Al-Azhar Mesir 2023 Dibuka, Cek Syaratnya!



Jakarta

Pada tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah.

Mengutip laman resminya, beasiswa BCB Al-Azhar Angkatan 4 dan Timur Tengah Angkatan 2 ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif di Universitas Al-Azhar yang tengah menjalani kuliah tingkat 1-4 di negara timur tengah yakni Maroko, Oman, Qatar, Tunisia, Turki, dan Yordania.

“Untuk kuota BCB Al-Azhar dan Timur Tengah tahun 2023, Baznas menyiapkan 300 beasiswa bagi mahasiswa yang lulus seleksi. Ini merupakan bentuk keberpihakan Baznas terhadap pendidikan dan kaderisasi ulama di Indonesia,” kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, dikutip dari laman Baznas, Selasa (12/12/2023).


Penerima beasiswa akan mendapatkan uang saku sebesar Rp 1 juta per bulan selama maksimal dua tahun masa studi. Selain itu, mahasiswa mendapatkan seragam dan pembinaan bulanan dari BAZNAS, PPMI Mesir (Musyrif) dan OIAA.

Menurut Saidah, beasiswa ini disediakan sebagai bentuk apresiasi Baznas kepada anak muda dengan cara memfasilitasi biaya pendidikan mereka.

“Pendidikan merupakan hal yang penting bagi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi kebutuhan biaya pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah,” katanya.

Bagi detikers yang berminat, bisa mendaftar pada laman https://bit.ly/formulirbcbalazhar-timteng2023. Namun, sebelumnya pendaftar harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:

Syarat BCB Al-Azhar dan Timur Tengah

  • WNI dibuktikan oleh KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  • Mahasiswa aktif Universitas Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah dibuktikan surat keterangan aktif dari kampus dan kartu mahasiswa.
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa
  • Mempunyai hafalan atau penguasaan kitab menjadi poin plus
  • Melampirkan ijazah dan transkrip SMA/sederajat
  • Memperoleh rekomendasi dari tokoh masyarakat (format telah disiapkan)
  • Surat pernyataan (format telah disiapkan)
  • Surat persetujuan orang tua (format telah disiapkan)
  • Membuat esai “Kuliah di Al-Azhar dan Rencana Pasca Lulus” dengan ketentuan:
    – Ditulis dengan format Arial 12, spasi 1,15, panjang tulisan minimal 1 halaman dan maksimal 3 halaman kertas A4
    – Ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
    – Isi esai memuat alasan memilih kuliah di Al-Azhar, rencana yang akan dilakukan selama kuliah, dan rencana pasca kuliah
  • Melampirkan bukti prestasi berupa piala atau sertifikat (jika ada)
  • Beberapa format surat pernyataan telah disediakan dan bisa diunduh DI SINI.

Jadwal Seleksi BCB Al-Azhar dan Timur Tengah

  • Pendaftaran online: 11-20 Desember 2023
  • Seleksi berkas: 21-31 Desember 2023
  • Pengumuman seleksi berkas: 5 Januari 2023
  • Seleksi wawancara: 8-12 Januari 2024
  • Pengumuman kelulusan final: 26 Januari 2024

Itulah informasi Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Al-Azhar dan Timur Tengah tahun 2023. Jika detikers masih penasaran dengan informasi lebih lanjut, bisa terus pantau website resmi Baznas di https://baznas.go.id/.

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

Angka Partisipasi Kuliah Baru 14%



Jakarta

Komisi X DPR RI mendorong peningkatan kuota beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu di Indonesia. Dorongan ini berkaitan dengan jumlah Angka Partisipasi Kasar (APK) di Indonesia yang baru mencapai 14 persen.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menyatakan jika angka tersebut belum maksimal. Pihaknya merasa angka ini perlu ditingkatkan menjadi 20 persen.

“Saya rasa guna meningkatkan APK kuliah saat ini, satu-satunya cara adalah dengan cara memberikan beasiswa lebih banyak lagi,” ujarnya dalam Antara, Kamis (14/12/2023).


Saat ini, sudah ada 200 ribu mahasiswa Indonesia yang menerima beasiswa kuliah. Namun, menurut Dede, angka tersebut masih kurang. Pihaknya menargetkan 400 ribu beasiswa dari dua juta siswa yang belajar.

“Kenapa beasiswa perlu ditingkatkan, karena dalam industri 4.0 menuju ke 5.0, kalau tidak menguasai teknologi dan tidak menguasai talenta-talenta sesuai dengan industri, akan sulit nantinya mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

APBN dan APBD Harus Dialokasikan untuk Biaya Pendidikan

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR Haerul Amri menjelaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945 bahwa 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus dialokasikan untuk biaya pendidikan nasional. APBN Indonesia tahun 2023 sebesar Rp 3.000 Triliun, sehingga anggaran pendidikan nasional sebesar Rp 612,2 Triliun.

Komisi X turut menyalurkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah tahun 2023 kepada 135 siswa/siswi di Universitas PGRI Wiranegara (Unwira). Selain di Unwira, KIP kuliah juga disalurkan untuk Universitas Merdeka, Universitas Yudharta Pasuruan, STIKES Ar Rahma Mandiri Indonesia, dan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pasuruan atau ITS NU Pasuruan.

“Mudah-mudahan tahun 2024, sampai tahun-tahun ke depan mengalami peningkatan untuk penyaluran beasiswa KIP,” harap Haerul.

Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah adalah program bantuan sosial dari pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan dukungan pendidikan kepada siswa-siswi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan studi di pendidikan tinggi.

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S1 Singapura 2024, Bisa Gratis Kuliah Plus Penempatan Kerja



Jakarta

The Association of Banks in Singapore (ABS) membuka pendaftaran Beasiswa Dr Goh Keng Swee (GKS) sampai 25 Maret 2024 pukul 23.59, waktu Singapura. Siswa asal Indonesia bisa mendaftar beasiswa S1 ini.

Beasiswa GKS dibentuk komunitas keuangan di Singapura untuk menghormati mantan Wakil Perdana Menteri Dr Goh Keng Swee. Dikutip dari laman resminya, ia dikenal atas jasanya dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Singapura sebagai salah satu pusat keuangan internasional bereputasi.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi pelajar asal 15 negara Asia Pasifik, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Tiongkok, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Jepang, Korea, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.


Penerima beasiswa GKS dapat digunakan untuk membiayai kuliah S1 di National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Singapore Management University (SMU) dan Singapore University of Technology and Design (SUTD). Syaratnya, siswa juga mendaftar dan diterima di salah satu kampus tersebut.

Beasiswa 4 tahun jenjang sarjana ini termasuk uang kuliah dan biaya wajib lainnya, tiket negara asal-Singapura PP, tunjangan pemeliharaan tahunan SGD 6500 (Rp 75,7 juta), tunjangan asrama, dan tunjangan satu kali SGD 200 (Rp 2,3 juta) setibanya di Singapura. Beasiswa ditinjau tiap tahun dan bergantung pada kinerja akademik awardee.

Kandidat yang berhasil akan diminta untuk bekerja selama 3 tahun setelah menyelesaikan studi mereka. Penempatannya yakni di perusahaan yang disetujui di Singapura atau perusahaan berbasis di Singapura yang disetujui di negara asalnya.

Syarat Beasiswa

  1. Siswa warga negara/pemegang paspor Brunei, Kamboja, Tiongkok, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Jepang, Korea, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Vietnam
  2. Memenuhi syarat masuk universitas tujuan untuk mengikuti ujian masuk
  3. Mendaftar ke NUS, NTU, SMU, atau SUTD sesuai tenggat waktu dan pedoman penerimaan universitas
  4. Memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat, prestasi akademik, dan kokurikuler (CCA) yang baik
  5. Sudah mengikuti Tes Bakat Skolastik (SAT) dalam 5 tahun terakhir, atau berencana untuk mengikuti SAT
  6. Hasil SAT harus sudah diserahkan paling lambat 25 Maret 2024

Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran beasiswa S1 di Singapura ini bisa diakses di sini. Semoga berhasil, detikers!

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Strategi Sukses Menulis Esai dan Wawancara Beasiswa LPDP, Simak Bocorannya!



Jakarta

Salah satu syarat penting mendaftar beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan adalah esai. Esai LPDP berisikan informasi tentang diri, tujuan pendidikan hingga prestasi dan kelebihan pelamar.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Agam Bayu Suryanto mengatakan ada tiga poin penting yang harus termuat dalam esai pelamar LPDP.

“Yang pertama adalah kekuatan dan kelemahan diri. Yang kedua alasan mengapa memilih perguruan tinggi dan bidang studi itu dan yang ketiga apa kontribusi untuk bangsa kalau sudah lulus nanti,” katanya dalam acara Gerakan Pelajar Mendunia oleh PPI Dunia di Gedung Perpusnas RI, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/1/2024).


Tips Menulis Esai LPDP

Menurut Agam, beberapa pelamar ada yang masih beranggapan semakin banyak dan tinggi prestasi, maka semakin besar peluang diterima beasiswa LPDP. Asumsi tersebut tidak sepenuhnya benar.

Agam menjelaskan ada banyak jenis prestasi yang bisa dituliskan dalam esai LPDP sebagai keunggulan diri. Prestasi tersebut tak selalu di tingkat nasional atau internasional.

“‘Saya tidak pernah juara, saya tidak pernah menjadi pemenang turnamen, saya tidak pernah menjadi memperoleh medali emas, itu berarti saya tidak pernah berprestasi’. Pendapat itu salah,” katanya.

“Misalnya saya pernah menjadi MC dengan bahasa Inggris. Wah itu membanggakan, walaupun cuma MC di sekolah. Atau saya pernah mengumpulkan warga RT untuk memberikan pencerahan akuntansi, wah itu juga prestasi,” sambungnya.

Kemudian, Agam meminta pelamar LPDP tidak berfokus pada jumlah kata dalam pengisian esai (minimal 1.500 – 2.000 kata). Ia mengingatkan tak perlu bertele-tele jika tak mempunyai banyak prestasi, tetapi lebih fokus menceritakan beberapa pencapaian diri sekecil apapun itu.

Cara Menjawab Wawancara LPDP

Rangkaian lain setelah pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan esai adalah wawancara. Dalam wawancara ini menurut Agam masih banyak ditemukan pelamar yang sulit menjawab pertanyaan.

“Menjawabnya itu harus yang bersifat kontribusi untuk bangsa, jangan menjawabnya yang sifatnya individualis,” katanya. “Jawabnya itu harus cinta tanah air. Kalau punya ilmu ini saya akan gunakan agar bisa mendongkrak akselerasi Indonesia menjadi negara maju,” lanjutnya.

Agam pun mengingatkan kepada para pelamar untuk memperdalam pengetahuan kebangsaan karena topik tersebut ikut ditanyakan selama wawancara.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Lewat Gerakan Pelajar Indonesia, PPI Dunia Kenalkan Ragam Beasiswa Luar Negeri



Jakarta

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia bersama Omega Education Grup berkolaborasi menggelar acara “Gerakan Pelajar Indonesia Mendunia” di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat pada Sabtu (6/1/2023).

Koordinator PPI Dunia, Hamzah Assuudy Lubis mengatakan acara tersebut merupakan bentuk kontribusi dari PPI Dunia dalam mengajak putra-putri terbaik di Indonesia untuk semangat memajukan Indonesia Emas 2045 lewat berdiaspora dan bersekolah di luar negeri.

“Seirama dengan tema yang kami angkat ‘Wawasan Luas, Jiwa Global, Prestasi Dunia’ ini menunjukkan dengan jelas tekad kuat PPI Dunia untuk menjadi pelopor dalam mencetak manusia-manusia Indonesia yang tangguh serta mampu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang meraih kesuksesan di tingkat internasional dan cinta tanah air,” katanya.


Rangkaian acara diisi dengan sesi talkshow seputar beasiswa hingga cerita dari para alumni kampus luar negeri yang kini telah mencapai karier impian. Selain itu, para peserta yang hadir diberikan workshop untuk menyiapkan diri sebelum berkuliah di luar negeri.

“Harapannya dengan teman-teman hadir di acara ini bisa menjadi semangat bagi teman-teman ketika nanti sudah belajar di luar negeri. Ketika teman-teman sudah belajar di luar negeri, itu teman-teman akan juga bisa mempunyai prospek,” kata Hamzah.

Ragam Beasiswa Dalam dan Luar Negeri

Pada kesempatan yang sama hadir pula Kepala Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anton Rahmadi.

Kepada para peserta, Anton membeberkan bahwa beasiswa ke luar negeri tak hanya dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) saja, tetapi ada beberapa lainnya misalnya Beasiswa Indonesia Maju (BIM).

“Filosofi dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) itu untuk memenuhi amanat dari Peraturan Presiden khususnya dalam pembangunan jangka menengah,” jelasnya.

Ia mengatakan penggelontoran beasiswa dari Kemendikbudristek telah menjadi agenda penting dalam pemenuhan doktor dan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Indonesia.

“Yang pertama adalah pemenuhan kualifikasi doktor di perguruan tinggi yang ditargetkan 20%. Kemudian yang kedua adalah pembangunan sumber daya manusia yang berkualifikasi dan berdaya saing internasional,” jelasnya.

Beasiswa BPI sendiri didanai oleh LPDP dan APBN. Anton mengungkap hingga saat ini, sudah ada 19,5 juta mahasiswa yang menerima beasiswa dari Kemendikbudristek.

Adapun beberapa jenis beasiswa lain dari Kemendikbud antara lain:

  • Beasiswa Indonesia Maju (BIM)
  • Calon Dosen Perguruan Tinggi (S2)
  • Calon Guru SMK S1
  • Dosen LPTK/Pendidikan Profesi Guru
  • Dosen Pendidikan Tinggi – Join & Double Degree (S3)
  • Dosen Pendidikan Tinggi Akademik dan Vokasi (S3)
  • Pelaku Budaya S1-S3
  • Pendidik dan Tenaga Kependidikan S2 dan S3

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

4 Beasiswa Kuliah D3-S3 yang Buka Januari 2024, Ada Buat Lulusan SMK Juga



Jakarta

Beasiswa memberikan banyak keuntungan bagi mahasiswa untuk meringankan biaya kuliah hingga biaya sehari-hari. Tak heran, calon mahasiswa atau mahasiswa berlomba-lomba untuk meraih berbagai jenis beasiswa kuliah.

Penawaran pendanaan setiap beasiswa berbeda. Ada yang memberikan bantuan parsial (sebagian) hingga fully funded. Detikers sedang mencari beasiswa yang masih membuka pendaftaran?

Mengutip arsip detikEdu, berikut ini beberapa beasiswa dalam negeri dan luar negeri yang masih membuka pendaftaran pada Januari 2024 ini. Catat nih!


1. Beasiswa LPDP

Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2024 akan dibuka mulai 11 Januari 2024.Beasiswa LPDP merupakan Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang dibiayai oleh pemerintah dengan memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasional atau DPPN. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana ke dalam maupun luar negeri.

Sebelum mendaftar, calon peserta harus mengetahui syarat hingga berkas yang diunggah selama mendaftar. Komponen biaya yang ditanggung LPDP mencakup biaya pendidikan, tunjangan bulanan, hingga biaya akomodasi

2. Beasiswa Kemenkes

Beasiswa dari Kementerian Kesehatan kali ini berlaku untuk para tenaga kesehatan dan SDM Kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan untuk peningkatan kualifikasi melalui program bantuan biaya pendidikan tugas belajar.

Bantuan ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan dari D3 ke D4/S1+profesi yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dan bagi tenaga kesehatan yang berasal dari daerah prioritas, daerah terpencil perbatasan kepulauan, dan daerah bermasalah kesehatan.

Salah satu syarat untuk mendaftar beasiswa ini adalah nakes PNS atau nakes yang pernah mengikuti pendidikan pasca Nusantara Sehat. Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran mulai 4 Januari 2024 hingga 10 Februari 2024. Informasi selengkapnya bisa dilihat di sini.

3. Beasiswa Sinar Mas

Beasiswa Sinar Mas ini bisa digunakan untuk lulusan SMA/SMK membiayai kuliah D3 di Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB). Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 1 Januari – 31 Maret 2024.

Terdapat tiga opsi program beasiswa kuliah Sinar Mas ini yakni SMART Agro Scholarship dengan fokus plantation, SMART Mills Scholarship dengan fokus mills, dan Achievement Track Scholarship dengan fokus plantation atau mills.

Cakupan beasiswa Sinar Mas adalah biaya pendidikan penuh, bantuan biaya hidup setiap semester, magang di lokasi perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food, kesempatan bekerja di Sinar Mas Agribusiness and Food setelah lulus.

4. Beasiswa Fulbright

Beasiswa Fulbright termasuk beasiswa yang mempunyai pendaftar banyak karena disediakan oleh American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF). Kabar baiknya, pendaftaran beasiswa dibuka hingga 15 Februari 2024.

Komponen pembiayaan beasiswa ini meliputi biaya kuliah, akomodasi pesawat, asuransi kecelakaan/penyakit, pemeliharaan bulanan, buku, laptop, tunjangan perjalanan, dan kegiatan profesional.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Gegara Tawuran, Bantuan KJP Plus 163 Siswa DKI Jakarta Dicabut



Jakarta

Sebanyak 492 siswa dicoret dari daftar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dicoret. Dari hampir 500 siswa tersebut, 163 siswa terlibat dalam kasus tawuran.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta Purwosusilo mengatakan terdapat aturan yang wajib dipatuhi oleh penerima KJP Plus. Aturan tersebut tertera dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2021.

“Apabila larangan tersebut tidak dipatuhi, maka bantuan sosial pendidikan akan dibatalkan. Namun pembatalan juga dilakukan terhadap peserta didik yang sudah lulus ataupun sudah bekerja,” kata Purwo dalam siaran pers Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (4/1/2024).


Adapun pencabutan ini dilakukan berdasarkan monitoring dan evaluasi tahun 2023. Berdasarkan evaluasi ini, Disdik DKI mengimbau agar peserta didik penerima KJP Plus menaati aturan yang telah ditetapkan.

“Dinas Pendidikan dan pihak sekolah akan terus memantau serta mengevaluasi peserta didik penerima KJP Plus sehingga bantuan ini dapat tepat sasaran,” ujarnya.

Rincian Kasus Penyebab Pencabutan KJP Plus 2023

Purwo menerangkan, total pembatalan KJP Plus pada 2023 disebabkan oleh:

1. Tindakan asusila sebanyak 3 orang
2. Berkelahi sebanyak 1 orang
3. Berkendara membawa senjata tajam sebanyak 7 orang
4. Lulus sebanyak 5 orang
5. Melakukan bullying/tindak kekerasan/perundungan sebanyak 27 orang
6. Mencuri sebanyak 5 orang
7. Menggadaikan ATM KJP sebanyak 79 orang
8. Mengundurkan diri dari KJP/menikah sebanyak 39 orang
9. Meninggal sebanyak 3 orang
10. Menolak KJP Sebanyak 1 orang
11. Merokok sebanyak 103 orang
12. Minum miras/narkoba sebanyak 8 orang
13. Orang tua ASN (PNS/PPPK) sebanyak 10 orang
14. Pindah sekolah sebanyak 11 orang
15. Sudah bekerja sebanyak 8 orang
16. Tawuran sebanyak 163 orang
17. Melakukan tindak pidana sebanyak 1 orang
18. Tidak masuk sekolah sebanyak 18 orang

Dari rincian penyebab dicabutnya KJP Plus di atas, kasus terbanyak berasal dari tawuran sebanyak 163 orang. Tawuran merupakan salah satu larangan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2021 yang tertulis pada Pasal 23.

Tentang KJP Plus

KPJ Plus merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa di DKI Jakarta. Bantuan diberikan setiap bulannya untuk siswa tingkat SD hingga PKBM. Rincian bantuan KJP Plus ialah:

SD/MI:
Biaya rutin per bulan: Rp 135 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

SMP/MTs:
Biaya rutin per bulan: Rp 185 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

SMA/MA:
Biaya rutin per bulan: Rp 235 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 185 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

SMK:
Biaya rutin per bulan: Rp 235 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 215 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

PKBM:
Biaya rutin per bulan: Rp 185 ribu
Biaya berkala per bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk siswa sekolah swasta per bulan: –

Untuk menjadi penerima KJP Plus, siswa perlu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bagi keluarga tidak mampu yang belum terdaftar dalam DTKS, dapat menghubungi Pusat Data dan Informasi Jaminan Sosial (Pusdatin Jamsos) sesuai kelurahan tempat tinggal atau kartu keluarga (KK).

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Dibuka 11 Januari, Cek Syaratnya di Sini



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 segera dibuka. Melalui Instagram resminya, LPDP mengumumkan pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 1 2024 akan dibuka pada 11 Januari mendatang.

“Ya #LPDPrens! Pendaftaran Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 1 2024 akan kembali dibuka pada Kamis 11 Januari! Akan ada lebih banyak kejutan terkait pilihan program beasiswa yang dibuka lho! Tunggu informasi lebih lanjut di seluruh kanal media resmi LPDP ya!” tulis pengumuman dalam Instagram @lpdp_ri, Kamis (4/1/2024).

Beasiswa LPDP merupakan Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan yang dibiayai oleh pemerintah dengan memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasional atau DPPN. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi pasca sarjana ke dalam maupun luar negeri.


Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendaftaran LPDP Tahap 1 dilaksanakan lebih awal. Pendaftaran LPDP Tahap 1 Tahun 2023 dibuka pada 25 Januari 2023.

Dengan waktu yang semakin singkat, jangan lupa untuk mematangkan pendaftaran. Nah simak syarat pendaftaran Beasiswa LPDP berikut ini.

Syarat Beasiswa LPDP

Syarat Beasiswa LPDP akan berbeda pada tiap jenis beasiswa. Tetapi, syarat umum Beasiswa LPDP mencakup:

  • Alumnus program D4/S1 atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi
  • Tidak sedang menempuh studi degree/nondegree baik S2 maupun S3
  • Pendaftar tidak sedang mendaftar, menerima, atau akan menerima beasiswa lain
  • Pelamar lulusan luar negeri, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK
  • Melengkapi profil pendaftaran
  • Menandatangani surat pernyataan
  • Menuliskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi

Top 10 Universitas Tujuan Beasiswa LPDP

Setiap tahunnya, ada daftar universitas favorit yang menjadi tujuan penerima Beasiswa LPDP. Melansir dari unggahan LPDP, berikut daftarnya:

Universitas Dalam Negeri

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
2. Universitas Indonesia (UI)
3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
5. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Universitas Luar Negeri

1. The University of Melbourne, Australia
2. University College London, UK
3. Columbia University, Amerika Serikat
4. The University of Edinburgh, UK
5. Monash University, Australia

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran LPDP Tahap 1 Tahun 2024 dapat kamu cek di Instagram @lpdp_ri atau https://lpdp.kemenkeu.go.id/

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com