Category Archives: Makanan Sehat

Segini Takaran Kayu Manis untuk Racikan Kopi Penurun BB


Jakarta

Kayu manis menjadi salah satu rempah yang bagus ditambahkan ke kopi. Selain menambah rasa, kayu manis juga berkhasiat menurunkan berat badan asalkan takarannya tepat.

Selain diminum begitu saja, kopi juga bisa ditambah dengan bahan-bahan lainnya. Salah satu tambahan yang disarankan yaitu kayu manis. Rempah alami ini bisa menambah rasa dan aroma sedap pada kopi. Selain itu, penambahan kayu manis juga dapat menambah manfaat kesehatan pada segelas kopi.

Pasalnya, kayu manis bisa menurunkan gula darah dan memangkas lemak. Kayu manis juga mengandung polifenol hingga antioksidan kuat yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga bisa memperlambat proses penuaan.


Untuk membuat racikan kopi kayu manis lebih efektif, ada panduan takaran yang perlu diperhatikan.

Menurut penelitian yang disebut Times Of India (19/11/2024), ditemukan bahwa tambahan kayu manis 1,5 gram per hari (setengah sendok teh) dapat mengurangi lingkar pinggang hingga 1.68 cm. Namun, kayu manis yang ditambahkan lebih dari 1.5 gram tidak menunjukkan efek apapun.

Satu sendok teh kayu manis mengandung 1,6 gram serat, yang dapat bantu mencukupi kebutuhan serat harian, serta meningkatkan rasa kenyang.

kopi kayu manisSebuah penelitian menunjukkan hasil minum kopi kayu manis terhadap penurunan BB. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol

Kayu manis juga bisa mengurangi efek buruk dari konsumsi makanan berlemak tinggi dan memiliki efek positif terhadap kadar glukosa darah, serta menurunkan berat badan.

Memang kayu manis tidak bisa menurunkan berat badan dalam jangka waktu panjang, tetapi bisa jadi tambahan sehat jika dikombinasikan dengan diet seimbang dan olahraga tepat.

Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis menawarkan berbagai macam manfaat kesehatan selain membantu bakar lemak. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

Pastikan untuk menambah bubuk kayu manis dalam batas seperempat hingga setengah sendok teh saja. Jangan berlebihan karena bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Kayu manis berlebihan bisa mengiritasi mulut dan bibir, serta menyebabkan luka. Konsumsi kayu manis, terutama jenis Cassia dalam jumlah banyak juga bisa menyebabkan masalah hati. Jika dikombinasikan dengan obat diabetes, kayu manis bisa meningkatkan risiko gula darah rendah.

Selain memerhatikan takaran kayu manis, perhatikan juga asal usul kayu manis. Lebih baik menggunakan kayu manis utuh daripada bubuk yang sudah dihaluskan. Perhatikan juga kemurniannya. Terlalu banyak bisa menyebabkan lebih banyak kerugian daripada manfaat.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Begini Efek Minum Teh Hitam hingga Teh Oolong untuk Kesehatan Jantung


Jakarta

Teh menawarkan beragam manfaat sehat, termasuk untuk jantung. Namun, konsumsinya perlu diperhatikan karena teh juga bisa berefek buruk terhadap jantung.

Selain kopi, teh juga banyak dikonsumsi sehari-hari. Teh menawarkan manfaat, mulai dari mendorong energi hingga membuat tubuh tetap rileks. Bahkan, beberapa jenisnya bisa bantu menyehatkan jantung dan mengurangi kolesterol jahat.

Banyak teh yang bisa dinikmati, tetapi perlu diperhatikan juga takarannya. Sebab, jika berlebihan, teh justru berefek buruk.


Lantas, bagaimana efek minum beberapa jenis teh terhadap kesehatan jantung? Melansir everydayhealth.com (16/09/2022), berikut informasinya:

1. Teh hitam

Teh hitamTeh hitam menawaran manfaat yang baik untuk perlindungan jantung. Foto: iStock

Pakar kesehatan Guy L. Mintz mengungkap teh hitam atau black tea memiliki manfaat perlindungan jantung karena bisa meningkatkan fungsi pembuluh darah dan aliran darah.

Hal ini disebabkan kandungan polifenol dan flavonoid, sebagai antioksidan yang mampu mencegah kerusakan sel dan mengurangi peradangan.

Meskipun begitu, teh hitam merupakan salah satu jenis teh dengan kafein tertinggi. Dalam satu cangkir, 236 ml, terkandung 47 miligram kafein.

Namun, tingkat kafein tetap bervariasi tergantung jenis teh, cara penyeduhan, merek, olahan, dan hal lainnya.

Seseorang dengan masalah jantung, sedang menyusui, atau hamil tidak boleh menikmati lebih dari 200 mg kafein setiap harinya. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak mengonsumsi teh hitam.

Sebab, kandungan tanin di dalam teh hitam dapat membuat seseorang sakit perut atau efek samping lainnya. Teh hitam juga bisa mengganggu cara kerja obat-obatan tertentu.

Mengonsumsi teh hitam 4-5 cangkir setiap hari juga memicu efek samping, berupa sakit kepala dan detak jantung tidak teratur.

2. Teh hijau

5 Manfaat Teh Gyokuro, Teh Hijau yang Mahal dan  MenyehatkanTeh hijau juga mengandung antioksidan yang bisa bermanfaat untuk jantung tapi bisa juga membahayakan. Foto: Getty Images/iStockphoto/y-studio

Kandungan teh hijau juga menawarkan manfaat yang tak kalah hebat. Antioksidan, terutama epigallocatechin gallate atau EGCG dapat membantu mencegah penumpukan plak di arteri.

Manfaat teh hijau juga lebih banyak karena diproses dengan cara berbeda dari teh hitam atau teh oolong.

Teh hijau melibatkan proses dikukus atau disteam sehingga konsentrasi kandungan EGCGnya lebih tinggi. Hal ini yang membuat teh hijau bermanfaat dalam membantu aterosklerosis.

Minum teh hijau juga telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung lebih rendah.

Hasil ini didapat dari studi yang diterbitkan dalam European Society of Cardiology tahun 2020. Setelah melakukan survei terhadap 101.000 partisipan di China, peneliti menemukan bahwa minum teh hijau dikaitkan dengan sekitar 25 persen risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung atau stroke, kemungkinan kematian akibat penyakit jantung atau stroke, atau kematian dari penyebab lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa manfaat ini bisa didapat oleh mereka yang mengonsumsinya dalam batas wajar.

Mereka yang punya sensitivitas kafein juga sebaiknya tidak mengonsumsi berlebihan. Pasalnya, di dalam secangkir 236 ml teh hijau mengandung kafein yang tak kalah tinggi, 28 mg .

Jenis teh lainnya dan efeknya bagi kesehatan jantung bisa dilihat di halaman selanjutnya!

3. Teh putih

Teh yang dipanen dari tunas muda ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan jantung.

Menurut ahli gizi Grace Derocha, teh putih memiliki sifat anti kanker paling kuat dibandingkan dengan beberapa jenis teh kainnya.

Di dalam teh putih juga terkandung katekin dan polifenol yang dapat melindungi diri dari kerusakan sel.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Food Chemistry juga menemukan bahwa teh putih dapat melindungi DNA sel normal dari kerusakan sel dari kanker kolon atau kanker usus besar. Bertindak sebagai agen kemotrapi potensial dengan cara menghambat sel kanker usus besar.

Untuk kaitannya dengan kesehatan jantung, menurut ahli Mintz penelitiannya masih terbatas.

Sebelum mengonsumsi juga disarankan bertanya kepada dokter spesialis. Pasalnya kandungan kafein di dalam teh ini bisa mempercepat detak jantung dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

4. Teh oolong

manfaat teh oolongTeh oolong dapat menurunkan kadar kolesterol tetapi memiliki efek pencahar. Foto: Getty Images/iStockphoto

Teh oolong merupakan teh yang terbuat dari daun teh dihancurkan dan teroksidasi dalam jangka waktu tertentu.

Menurut studi klinis yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, teh oolong dapat membantu menurunkan kadar kolesterol pada populasi penelitian dari Shantou, China. Namun, hasil yang menunjukkan bahwa teh oolong mampu meningkatkan kolesterol baik (HDL) tidak konsisten dengan penelitian sebelumnya.

Oleh karena itu, belum bisa dipastikan apakah teh ini bermanfaat untuk jantung atau tidak.

Pasalnya, Derocha memperingati bahwa teh oolong memiliki efek pencahar sehingga perlu waspada terkait efeknya.

Jika tidak yakin, lebih baik konsultasi terlebih dahulu ke dokter atau ahlinya.

5. Teh chamomile

Teh Oolong dan Chamomile. Teh oolong memiliki kandungan kafein yang sedang, satu cangkir teh oolong (240 ml) mengandung sekitar 37-55 mg kafein. Sementara teh chamomile biasanya dikonsumsi sebagai minuman yang menenangkan, namun juga mengandung kafein meski dalam jumlah kecil. Satu cangkir teh chamomile (240 ml) mengandung sekitar 2 mg kafein.Teh chamomile bbisa menjaga kesehatan jantung, tetapi konsumsinya juga perlu diperhatikan. Foto: Getty Images/ValentynVolkov

Teh herbal, seperti chamomile juga dikenal dengan manfaatnya bagi kesehatan.

Di dalamnya terkandung flavonoid yang dapat membantu tubuh lebih rileks, tidur lebih nyenyak, hingga membantu mengurangi kram saat haid.

Menurut Derocha, tidur merupakan salah satu aspek penting untuk mengatasi peradangan dan penting untuk menjaga kesehatan jantung. Oleh karenanya, sangat penting bagi seseorang untuk mendapat tidur nyenyak.

Penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret 2021 di Journal of the American Heart Association menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung utama.

Dalam hal ini, mengonsumsi teh chamomile bisa membantu tubuh rileks dan tidur lebih nyenyak.

Namun, konsusminya juga perlu diperhatikan dengan tepat. Terkadang dokter pun melarang pasien minum teh chamomile sebelum operasi karena dapat menyebabkan mereka terlalu rileks dan menimbulkan efek samping anestesi.

Pasien dengan stent arteri koroner atau yang mengonsumsi aspirin atau pengencer darah warfarin juga harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum minum teh chamomile.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ini Bedanya Roti Eropa dengan Roti Indonesia yang Sering Bikin Kembung


Jakarta

Beberapa orang merasakan efek berbeda usai makan roti di Eropa dengan di Indonesia. Efek kembung, begah, dan bahkan cepat lapar kerap dirasakan saat makan roti di Indonesia. Namun tidak ketika makan roti Eropa. Kenapa ya?

Pencinta roti mungkin pernah mencicipi berbagai sajian roti lokal dan roti dari luar negeri. Tentu ada perbedaan dari segi bahan pembuatan, jenis, hingga cita rasa antara keduanya.

Tak hanya itu, efek yang ditimbulkan juga kerap berbeda. Beberapa mengeluhkan efek samping usai makan roti lokal, seperti perut kembung, begah, sakit maag, dan tambah cepat lapar.


Hal ini pun menarik perhatian chef Edwin Lau untuk membahasnya dari segi teknis. Melalui unggahan Instagram (19/11/2024), chef yang terkenal dengan pola hidup sehat ini menjelaskannya.

Ia menekankan memang tidak semua roti lokal atau roti di Indonesia menyebabkan efek samping, tapi mayoritas demikian. Biasanya ditandai dari tekstur roti yang sangat empuk, lembut, enak, mengembang, tahan lama, dan harganya relatif murah.

ragam roti kasur gurihRoti mengembang, kenyal, dan lembut biasanya memakai banyak bahan tambahan pangan yang berefek kurang baik untuk kesehatan. Foto: Instagram

“Produsen mau tidak mau harus mengikuti kemauan konsumen. Padahal, kalau saja kita mau bayar lebih dan menuntut kualitas ketimbang kuantitas, pasti dengan sendirinya bahan baku dan teknik yang digunakan lebih baik dan lebih sehat,” tulisnya.

Mayoritas tepung untuk membuat roti di Indonesia adalah tepung terigu gluten tinggi. “Konsumen maunya roti yang kenyal, mengembang lama, namun sekaligus lembut dan renyah. Gluten alami tidak bisa melakukan semua ini,” jelas chef Edwin Lau.

Ia melanjutkan, “Makanya ditambahkanlah berbagai macam Bahan Tambahan Pangan (BTP) serta gandumnya sendiri harus dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa relevan dengan permintaan pasar. Alhasil, roti zaman now penuh dengan bahan kimiawi dan sintetis.”

Beda halnya dengan roti di Eropa yang umumnya dibuat dengan tipe gandum Soft Wheat yang nilai glutennya lebih rendah. “Gandumnya juga mayoritas tidak GMO apalagi yang menentang penggunaan Glyphosate yang merupakan zat kimia yang digunakan sebagai herbisida untuk mengendalikan gulma dalam pertanian dan hortikultura,” jelasnya

Sebab penelitian terbaru menunjukkan kaitan paparan Glyphosate dengan kanker, peradangan, obesitas, reaksi alergi, masalah pencernaan, dan lainnya. Chef Edwin Lau merujuk pada penelitian Kathryn Z Guyton et al. Lancet Oncol. 2015 May – Anthony Samsel et al. Interdiscip Toxicol. 2013 Dec.

Ragi roti sourdoughRoti di Eropa kebanyakan menggunakan starter sourdough yang lebih menyehatkan. Foto: Istimewa

Ia menerangkan, proses fermentasi juga berperan di sini. “Di Eropa, mayoritas masih memakai cara alami dan memulainya dari starter sourdough,” jelasnya.

Sementara di Indonesia, mayoritas produsen roti pakai kombinasi dari ragi instan, baker’s yeast, bahan pengembang, emulsifier, dan berbagai jenis bahan kimiawi yang bisa mempercepat proses fermentasi dan membuat adonan “menahan” mengembang sehingga menyingkat proses proofing. “Hasil akhirnya, biaya produksi lebih rendah dan keuntungan lebih besar,” lanjutnya.

Chef Edwin Lau menekankan roti pada dasarnya adalah junk food. Jadi selalu ada konsekuensi jika makan roti, apapun jenisnya, termasuk sourdough atau roti bebas gluten.

“Jadi kalau mau sehat, makan Gandumnya, bukan olahannya,” tutup chef Edwin Lau.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Ini Manfaat Minum Cuka Apel Setiap Hari

Jakarta

Cuka apel telah dijadikan pengobatan tradisional sejak ribuan tahun silam. Hasil fermentasi sari apel ini diklaim memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Meminum cuka apel disebut menjadi salah satu cara terbaik untuk memperoleh sejumlah khasiatnya. Lantas, apa saja manfaat yang ditawarkan cuka apel? Bolehkah hasil fermentasi sari apel tersebut dikonsumsi setiap hari? Apakah ada efek samping yang bisa muncul dari meminumnya?

Manfaat Cuka Apel

Dilansir Healthline dan Health, berikut sederet khasiat yang ditawarkan cuka apel:


1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Cuka apel bantu mengobati diabetes tipe 2 yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi akibat ketidakmampuan memproduksi insulin atau resistensi insulin.

Menurut penelitian 2019, minum cuka apel berefek baik pada indeks glikemik dan stres oksidatif pada pengidap diabetes dan dislipidemia. Uji klinis 2021 juga mengungkap konsumsi hasil fermentasi sari apel tersebut bermanfaat bagi kadar glikemik orang dewasa.

Indeks glikemik sendiri adalah indikator yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat mampu mempengaruhi peningkatan gula darah dalam tubuh.

Meski dianggap aman, pengidap diabetes yang mengkonsumsi obat penurun kadar gula darah mesti berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin meminum cuka apel. Di sisi lain, orang yang tidak mengidap diabetes juga bisa menjaga tingkat gula dalam tubuh dalam kisaran normal dengan konsumsi hasil fermentasi sari apel ini.

2. Bantu Turunkan Berat Badan

Minum air cuka apel dapat membuat kenyang lebih lama menurut sejumlah penelitian. Hal ini bisa mengurangi konsumsi kalori harian sehingga terjadi penurunan berat badan.

Penelitian 2024 menunjukkan peserta yang mengkonsumsi cuka apel setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan berat badan, rasio lemak tubuh, lingkar pinggang, hingga indeks massa tubuh (BMI) yang signifikan.

Menurut studi 2018, cuka apel dapat menurunkan trigliserida dan kolesterol total serta meningkatkan kolesterol HDL.

Kolesterol total sendiri adalah jumlah kadar LDL atau kolesterol ‘jahat’, HDL atau kolesterol ‘baik, dan trigliserida (sejenis lemak) yang terdapat dalam darah. Kolesterol total, LDL, dan trigliserida yang tinggi dapat menaikkan risiko penyakit jantung.

Di samping itu, kadar HDL yang tinggi dapat mendukung kesehatan jantung. Karenanya, minum cuka apel dinilai bagus untuk organ jantung.

4. Mengandung Antioksidan

Meski cuka apel tidak mengandung banyak vitamin dan mineral, hasil fermentasi sari apel ini mengandung antioksidan berupa fenolik. Senyawa fenolik bisa melawan peradangan dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang mampu menyebabkan sejumlah penyakit dan penuaan dini.

Apakah Cuka Apel Aman Diminum Setiap Hari?

Cuka apel termasuk aman diminum setiap hari selama tidak menimbulkan efek samping apa pun. Juga dengan syarat, tidak mengkonsumsinya secara berlebihan dan perlu memperhatikan cara minumnya.

Terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel bisa menimbulkan efek samping meliputi erosi email gigi, terasa sensasi terbakar di kerongkongan, menurunkan kadar kalium tubuh, hingga menyebabkan gangguan pencernaan. Berpotensi berinteraksi juga dengan obat-obatan tertentu yang sedang diminum seperti obat diuretik dan obat diabetes.

Belum jelas apakah cuka apel aman diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Karena itu lebih baik dihindari.

Dosis dan Cara Minum Cuka Apel

Cuka apel aman diminum selama dosisnya tidak berlebihan. Dosis cuka apel yang aman untuk dikonsumsi per harinya berkisar 1-2 sdt atau 5-10 ml hingga 1-2 sdm atau 15-30 ml. Takaran ini dapat diminum sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

Penting untuk mengencerkan hasil fermentasi sari apel ini dengan segelas besar air untuk menghindari efek samping cuka apel. Sejumlah ahli gizi merekomendasikan cuka apel organik tanpa penyaringan yang masih mengandung ‘mother’ atau induk.

Bagi pemula, sebaiknya mulai konsumsi dengan dosis kecil. Hindari meminum cuka apel langsung dalam jumlah besar dan tanpa diencerkan.

(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

Teh Bisa Jadi Alternatif Kopi, Bantu Fokus Tanpa Bikin Gelisah


Jakarta

Meski kopi termasuk minuman yang sehat, tapi sebagian orang justru merasakan efek samping usai mengonsumsinya. Sebagai solusi, kamu bisa beralih ke teh yang punya keunggulan ini.

Kopi dan teh termasuk dua minuman yang memberi manfaat sehat. Namun, pada beberapa orang, minum kopi dapat memunculkan efek samping, seperti jantung berdebar atau rasa gelisah.

Sebagai solusi, para ahli kesehatan menyebut teh bisa jadi alternatif konsumsi kopi. Teh menghadirkan manfaat serupa kopi, tapi tanpa efek samping yang kerap muncul akibat senyawa unik yang terkandung di dalamnya.


Kandungan Kafein Kopi dan Teh

alasan harus beralih dari minum kopi ke minum tehalasan harus beralih dari minum kopi ke minum teh Foto: Getty Images/iStockphoto

Mengutip National Geographic (19/12/2024), kandungan kafein pada teh lebih rendah dari kopi. Kafein memang dapat mempertajam fokus seseorang, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak akan membuat orang merasa gelisah, insomnia, bahkan jantung berdebar-debar.

“Efek samping kafein benar-benar menjadi alasan utama untuk menjauhi kopi, kata Alexis Supan, seorang ahli gizi asal Ohio, Amerika Serikat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga telah merekomendasikan asupan kafein harian yang tepat. Batasi hanya sebesar 400 miligram kafein per hari atau setara dengan 3-4 cangkir kopi yang mana 1 cangkir (237 ml) mengandung sekitar 80-100 mg kafein.

Sedangkan, kandungan kafein pada 1 cangkir (237 ml) teh hanya sekitar 20-60 mg, tergantung pada jenis tehnya. Teh herbal yang secara alami bebas kafein juga bisa menjadi alternatif yang pas.

Mengandung Zat Antioksidan Istimewa

Baik kopi maupun teh juga mengandung zat antioksidan yang tinggi. Namun, kandungannya lebih menonjol pada teh, di antaranya ada flavonoid, polifenol, dan katekin. Efek antioksidan ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes, dan jenis kanker tertentu yang lebih rendah.

Teh hijau misalnya kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG). Antioksidan tersebut mendukung kesehatan sel tubuh dan memperlambat penuaan. Teh hitam juga diketahui mengandung banyak theaflavin, senyawa yang mendukung kesehatan kardiovaskular.

Emma Becket, peneliti nutrisi di University of Newcastle, Australia menjelaskan, “Jika tidak suka makan sayur, minum teh adalah cara yang baik untuk mendapatkan senyawa bioaktif.”

Penelitian juga menunjukkan bahwa banyak manfaat kesehatan terkait minum teh. “Masuk akal jika kita melihat populasi yang minum teh lebih banyak makan hidup lebih lama (lebih baik),” kata Becket.

Zat yang tak ada pada kopi, tapi ada pada teh adalah L-theanine. Kandungan tersebut dapat meningkatkan fokus tanpa memunculkan rasa khawatir. Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, efek menenangkan dari L-theanine dapat mengimbangi perasaan gelisah yang terkait dengan kopi.

Namun pada akhirnya, pilihan antara kopi dan teh sering kali bergantung pada selera dan gaya hidup seseorang. “Minumlah yang Anda sukai. Jika Anda menyukai keduanya, minumlah keduanya, karena Anda akan mendapatkan manfaat yang sedikit berbeda dari keduanya,” kata ahli gizi Evangeline Mantzioris.

“Semuanya tergantung pada pola makan.” Namun, bagi mereka yang mencari kafein yang lebih lembut, antioksidan yang lebih tinggi, dan ritual yang lebih menenangkan, teh mungkin merupakan minuman yang lebih menyehatkan.

(yms/adr)



Sumber : food.detik.com

Ini Waktu Terbaik Minum Kopi untuk Dapatkan Manfaatnya Secara Maksimal

Jakarta

Kopi diyakini menawarkan banyak manfaat, antara lain menambah energi, menghindari kantuk, hingga bagus untuk kesehatan jantung. Karena itu, kopi biasa diminum pada pagi dan siang bahkan malam hari.

Meski bisa diminum kapan saja, khasiat kopi ternyata dapat diperoleh secara maksimal jika dikonsumsi pada waktu tertentu. Lalu, kapan waktu paling baik untuk minum kopi?

Waktu Terbaik Minum Kopi

Mengutip Cleveland Clinic, minum kopi di pagi hari antara jam 09.30-11.00 dianggap akan memperoleh manfaat kopi paling banyak. Dengan syarat, tidak meminumnya segera setelah bangun tidur.


Rekomendasi waktu minum kopi ini dikuatkan oleh temuan studi baru yang diterbitkan dalam European Heart Journal pada 8 Januari 2025 lalu.

Studi mengungkap minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah dibandingkan dengan peminum kopi sepanjang hari (pagi, siang, malam). Meminumnya saat pagi juga berisiko lebih kecil untuk meninggal dunia karena sebab penyakit apa pun.

Sayangnya, penelitian tersebut tidak memberikan penjelasan mengapa minum kopi di pagi hari dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Alasan Pagi Hari Jadi Waktu Terbaik Minum Kopi

Disarankannya minum kopi pada waktu pagi dan tidak sesaat setelah bangun tidur bisa dikaitkan dengan kadar kortisol, hormon yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan fokus, mengutip Healthline.

Sekitar 30-45 menit setelah bangun tidur di pagi hari, hormon kortisol sedang berada pada tingkat puncaknya. Kadar hormon ini akan perlahan menurun dan mencapai lebih rendah antara jam 09.30-11.00.

Menunda waktu minum kopi di pagi hari sesaat usai bangun tidur berguna untuk mencegah peningkatan kadar kortisol karena efek kafein. Minum kopi saat kortisol sedang tinggi-tingginya dapat semakin meningkatkan kadar hormon ini.

Tingkat kortisol yang tinggi mungkin disenangi oleh sebagian orang karena berpotensi membuat lebih berenergi, sementara yang lain bisa merasa lebih cemas dan gelisah.

Namun yang perlu digarisbawahi, kadar kortisol yang terus tinggi dalam jangka waktu lama bisa mengganggu sistem imun tubuh yang pada akhirnya dapat menyebabkan diabetes, masalah jantung, dan gangguan kesehatan lainnya.

Hindari Minum Kopi Sebelum Tidur

Studi sebelumnya juga menyoroti bahwa minum kopi di sore atau malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian dan melatonin. Kopi akan menekan kadar melatonin yang memicu tidur di otak sehingga gangguan tidur bisa terjadi.

Hal itu sejalan dengan beberapa penelitian yang menyarankan untuk menghindari minuman berkafein, seperti kopi, setidaknya 8-9 jam sebelum tidur, dilansir Verywell Health. Kopi yang dikonsumsi pada sore menjelang malam dapat mempengaruhi durasi dan kualitas tidur. Kurang tidur pada ujungnya meningkatkan risiko obesitas dan sindrom metabolik.

Meski waktu minum kopi yang direkomendasikan adalah pagi hari, setiap orang memiliki respons berbeda-beda terhadap efek kafein. Hal inilah yang juga perlu menjadi perhatian. Dengan begitu, setiap orang dapat mempertimbangkan kembali kapan waktu terbaik bagi mereka untuk meminum kopi.

(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

3 Makanan Ultra Proses Ini Masih Bagus Dikonsumsi Menurut Pakar


Jakarta

Makanan ultra proses identik sebagai makanan tinggi kalori, gula, dan tidak sehat. Namun, menurut pakar ada makanan ultra proses yang masih aman untuk kesehatan jika dikonsumsi.

Makanan ultra proses atau ultra-processed foods merupakan makanan yang melalui proses produksi panjang di pabrik. Biasanya mengandung bahan tambahan pangan yang jika dikonsumsi berlebihan berkaitan dengan risiko kesehatan dalam jangka panjang.

Contoh makanan ultra proses adalah keripik kentang, biskuit, permen, minuman soda, aneka minuman kemasan, nugget, sosis, kornet, dan banyak lainnya. Konsumsinya disebut bisa memicu penyakit jantung, obesitas, hingga kanker.


Namun, beberapa jenis makanan ultra proses masih relatif aman untuk dikonsumsi menurut pakar kesehatan. Makanan ini memang melalui serangkaian proses pengolahan dan ditambahkan bahan-bahan tertentu, tapi nutrisinya masih ada.

Mengutip Health (22/1/2025), ahli gizi Bonnie Taub-Dix menyebut kandungan nutrisi tersebut bahkan bisa membantu mencukupi kebutuhan harian. Lantas, apa saja jenisnya?

1. Roti gandum utuh

Healthy food: wholegrain and seeds sliced bread shot on rustic wooden table. Predominant color is brown. High resolution 42Mp studio digital capture taken with Sony A7rII and Sony FE 90mm f2.8 macro G OSS lensFoto: Getty Images/fcafotodigital

Roti sebenarnya termasuk makanan ultra proses, tapi masih tergolong aman untuk kesehatan. Pilihan terbaik adalah roti berbahan utama gandum utuh.

American Society for Nutrition melaporkan bahwa gandum utuh mempertahankan nilai gizi yang jauh lebih banyak selama proses pengolahan dibandingkan roti berbahan tepung terigu dan tepung olahan.

Roti gandum mengandung serat, vitamin B, dan nutrisi yang mendukung pencernaan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Selain gandum utuh, roti berbahan oat dan barley yang bisa jadi pilihan.

Lihat juga bahan tambahan pangan lainnya. Hindari roti yang ditambahkan banyak minyak, gula, dan garam.

Dua makanan ultra proses yang masih bagus dikonsumsi ada di halaman selanjutnya.

2. Yogurt

Di pasaran ada banyak jenis yogurt, dari Yogurt tawar, yogurt dengan perasa/pemanis, yogurt Yunani, hingga yogurt rendah lemak. “Yogurt adalah makanan olahan, dan beberapa yogurt yang mengandung banyak gula tak ubahnya sekotak permen,” jelas Taub-Dix.

Namun, ia mengatakan yogurt dengan pemanis sekalipun merupakan sumber probiotik yang sangat baik, sumber kalsium, dan protein. Mengonsumsi lebih banyak yogurt dikaitkan dengan manfaat sehat seperti penurunan risiko diabetes tipe 2 dan penurunan angka kematian karena semua sebab.

Yogurt tawar yang diproses minimal atau yogurt Yunani tinggi protein merupakan jenis yang terbaik. Kalau mau rasa manis, bisa pilih sumber alami seperti buah atau sedikit madu.

3. Kacang kalengan

makanan kalenganFoto: istimewa

Kacang yang dikemas kalengan sering kali dianggap makanan olahan, tergantung pada metode penyiapan dan bahan yang ditambahkan. Namun, sebenarnya makanan ini tetap bernutrisi.

Taub-Dix mengatakan, “Kacang kalengan mengandung protein nabati, serat, dan nutrisi penting seperti zat besi dan magnesium. Kacang kalengan praktis dan mudah dimasukkan ke dalam makanan atau camilan apa pun.”

Pilihlah kacang kalengan yang rendah garam atau yang hanya ditambahkan sedikit bahan tambahan. Untuk mengolahnya, kamu bisa membilas dan meniriskan kacang sebelum digunakan untuk mengurangi kandungan garamnya sampai sekitar 40%.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Hati-hati! Makan Alpukat Kebanyakan Bisa Picu 4 Efek Samping


Jakarta

Alpukat menjadi buah favorit pelaku hidup sehat karena mengandung lemak baik dan rasanya creamy gurih. Namun hindari makan alpukat kebanyakan karena bisa memunculkan efek samping ini.

Alpukat disebut pakar kesehatan sebagai salah satu sumber lemak sehat paling baik untuk tubuh. Alpukat mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal yang bagus untuk kesehatan jantung hingga tekanan darah.

Teksturnya yang lembut dengan rasa creamy dan gurih juga menjadi kelebihan alpukat. Buah hijau ini mudah diolah menjadi aneka hidangan lezat, mulai dari dijadikan isian salad hingga topping roti panggang.


Namun, bukan berarti Anda dapat mengonsumsi alpukat sebanyak mungkin. Batasi konsumsinya 1/2 atau 1 buah saja per hari. Mengonsumsi alpukat kebanyakan akan menimbulkan efek samping.

Berikut 4 hal yang bakal terjadi jika kebanyakan makan alpukat:

1. Perut tidak nyaman

AlpukatAlpukat Foto: Getty Images/ASMR

Jika mengonsumsi alpukat berlebihan, maka Anda bisa mengalami rasa tidak nyaman di perut. Tak jarang rasa tidak nyaman ini mengarah pada iritasi gastrointestinal.

Mengutip dari Style Craze, makan alpukat terlalu banyak juga bisa memicu sembelit atau diare. Anda bisa sembelit sebab kandungan serat pada alpukat tinggi.

Di sisi lain, Anda bisa juga diare karena alpukat tinggi komponen air dan tubuh kesulitan menyerap kadar air akibat konsumsinya berlebihan.

2. Risiko kekurangan asupan nutrisi lain

Konsumsi alpukat memberikan rasa kenyang lebih dalam waktu lama karena kandungan lemak yang tinggi.

“Kandungan lemak dapat menggantikan nutrisi lain dalam makanan karena Anda mungkin tidak merasa lapar untuk menghabiskan makanan Anda,” kata dietisien Shena Jaramillo, mengutip dari Eat This Not That.

Lemak plus serat yang tinggi membuat Anda tidak ingin makan makanan lain sehingga berisiko kehilangan nutrisi tambahan. Padahal, Anda butuh variasi asupan untuk mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan tubuh.

3. Peradangan meningkat

Alpukat termasuk buah tinggi kalori dengan sebagian besar kalori terdiri dari lemak. Selain lemak tak jenuh tunggal, alpukat juga mengandung lemak jenuh. Sekitar 15 persen lemak pada alpukat adalah lemak jenuh.

Dengan kata lain, efek samping makan alpukat terlalu banyak bisa mengarah pada peradangan arteri yang kemudian memicu risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi.

4. Kenaikan berat badan

Makan alpukat berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan. Alpukat memang menyehatkan, tapi jangan lupa bahwa buah ini tinggi kalori.

Saat asupan kalori harian lebih tinggi daripada yang mampu dibakar, kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak. Meski lemak alpukat diberi label lemak ‘sehat’, tapi kelebihan konsumsi lemak sehat tidak memberikan manfaat tambahan buat tubuh.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Awas Kebanyakan, Ini 4 Efek Samping Makan Alpukat Berlebihan”

(yms/adr)



Sumber : food.detik.com

Matcha vs Kopi, Mana yang Lebih Kuat Dongkrak Energi?


Jakarta

Matcha dan kopi sama-sama minuman populer yang diandalkan untuk memicu energi. Ternyata keduanya memiliki kandungan yang berbeda. Lantas, mana yang lebih ampuh?

Matcha tergolong dalam jenis teh yang diandalkan oleh non peminum kopi untuk mendongkrak energi. Begitupula dengan kopi yang dipercaya dapat memberikan dorongan tenaga hingga menahan kantuk.

Perdebatan antara khasiat teh dan kopi masih terus bergulir. Sebagian ahli menyebut teh lebih bermanfaat untuk tubuh dan sebagian lainnya mendukung kopi lebih berkhasiat.


Salah satu jenis teh yang populer ialah matcha. Ternyata di dalam kandungan matcha ada kemiripan khasiat dengan kopi yang bantu mendongkrak energi. Lantas mana yang lebih ampuh?

Baca juga: Keren! 5 Minimarket Ini Viral Gegara Punya Pemandangan Indah

Matcha vs Kopi, Mana yang Lebih Kuat Dongkrak Energi?Kopi yang tinggi kafein seringkali dibandingkan dengan teh. Foto: Getty Images/Nenad Stojnev

Melansir akun TikTok @matchamonk_ryo (31/1), Matcha Master asal Tokyo ini menjelaskan perbedaan matcha dan kopi hitam. Keduanya ternyata memiliki kandungan serupa dengan efek yang berbeda ketika diterima tubuh.

Matcha dan kopi hitam diungkapkan sama-sama memiliki kandungan kafein di dalamnya. Tetapi kadarnya yang berbeda membuat kedua minuman tersebut tak bisa disamakan.

Kopi hitam memiliki kafein sebanyak 95 miligram per cangkir dengan takaran 250 mililiter. Sementara matcha hanya memiliki kandungan kafein 70 miligram saja untuk takaran yang sama.

Lebih lanjut Ryo menjelaskan bahwa cara kerja kafein dari kopi dan matcha memiliki alur yang berbeda. Saat meminum kopi, konsumennya hanya akan merasakan efek dorongan energi 1-3 jam saja.

Matcha vs Kopi, Mana yang Lebih Kuat Dongkrak Energi?Ternyata ada matcha yang tak kalah efektif untuk mendongkrak energi. Foto: Getty Images/Nenad Stojnev

Tetapi ketika mengonsumsi matcha, efek dorongan energinya berlangsung 4-6 jam. Alasannya terdapat pada kandungan L-theanine di dalam matcha yang berfungsi mengikat kafein.

Sehingga kafein akan dilepaskan lebih perlahan dan lamban ke dalam aliran darah. L-theanine yang juga terdapat dalam teh hijau tak hanya memberikan efek mirip dengan kafein.

Konsumsi teh yang diakui memberikan rasa ketenangan juga berasal dari kandungan L-theaninenya. Kandungan tersebut juga dapat diandalkan guna memperbaiki suasana hati yang efeknya serupa dengan cokelat.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa matcha menghasilkan dorongan energi di dalam tubuh dengan cara yang lebih lembut dan perlahan. Matchamonk Ryo menobatkan matcha sebagai pemenang dalam memberikan dorongan energi.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Minum Air Rendaman Beras Efektif Turunkan Berat Badan?


Jakarta

Minum air rendaman beras diyakini berkhasiat menurunkan berat badan. Cara konsumsinya mudah dan bahan-bahannya gampang didapat. Namun benarkah minum air ini efektif untuk diet?

Di TikTok, viral racikan “rice-zempic” yaitu air beras yang disebut punya khasiat menurunkan berat badan layaknya ‘Ozempic’, obat diabetes yang tak boleh dipakai sembarangan untuk diet. Namun banyak orang nekat tetap mengonsumsi hingga muncul alternatif lain yang disebut lebih aman. Salah satunya air beras ini.

Air beras atau rice-zempic sedikit berbeda dari air tajin. Jika air tajin didapat dari air rebusan beras, maka rice-zempic didapat dari beras mentah yang direndam air panas semalaman.


Biasanya rice-zempic diminum pagi hari saat perut kosong dengan tambahan perasan air jeruk nipis sehingga lebih segar. Mereka yang sudah mencoba air rendaman beras ini mengaku bisa turun berat badan sampai 6 kg dalam seminggu.

Minum air rendaman beras ini disebut ampuh menahan rasa lapar, menghilangkan keinginan makan manis, dan bahkan membantu lebih sering buang air kecil. Kondisi ini pada akhirnya membuat berat badan turun lebih cepat.

Apakah minum air rendaman beras efektif buat diet?

Air TajinMinum air rendaman beras disebut bantu turunkan berat badan. Foto: iStock

Terkait popularitas rice-zempic atau air rendaman beras untuk turunkan berat badan, ahli gizi Jessica Crandall angkat bicara. Mengutip Livestrong (12/12/2024), ia mengatakan saat ini tidak ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan minum air rendaman beras berkontribusi secara langsung pada penurunan berat badan.

“Sebagian besar strategi penurunan berat badan berakar pada penciptaan defisit kalori melalui diet seimbang dan olahraga teratur, dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup berkelanjutan,” jelas Crandall.

Ahli gizi Brannon Blount menambahkan, memang ada kemungkinan pati dalam air rendaman beras dapat berkontribusi pada rasa kenyang yang menyebabkan seseorang makan lebih sedikit dan mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari.

Namun, mengganti kalori dari makanan dengan minum air beras bukanlah sesuatu yang dapat bertahan lama. Biasanya seseorang akan kembali mengonsumsi makanan dalam jumlah normal sehingga berat badan mereka bakal kembali naik, kata Blount.

Baca halaman selanjutnya untuk tahu risiko dan manfaat konsumsi air rendaman beras untuk diet.

Risiko minum air rendaman beras

Selain belum terbukti ilmiah berkhasiat menurunkan berat badan, minum air rendaman beras juga memiliki risiko kesehatan.

Pertama, air rendaman beras rendah nutrisi sehingga tidak bisa dijadikan solusi tunggal untuk memangkas bobot tubuh. “Minuman ini mengandung karbohidrat tetapi sedikit protein, lemak, atau serat, yang penting untuk diet seimbang,” kata Crandall.

Kedua, minum air rendaman beras berisiko membuat gula darah melonjak. Ini karena kandungan karbohidrat bertepung di dalamnya. Seiring berjalannya waktu, lonjakan gula darah memicu penambahan berat badan, sebagaimana disebut dalam sebuah penelitian di JAMA Internal Medicine pada Agustus 2018.

Ketiga, minum air rendaman beras juga bisa mengakibatkan keracunan makanan dengan gejala muntah dan diare. Sebab di dalam beras yang tak matang mungkin mengandung bakteri berbahaya Bacillus cereus.

Air rendaman beras buat bantu diet

5 Manfaat Konsumsi Air Tajin untuk Menurunkan Berat BadanKonsumsi air rendaman beras tak bisa dijadikan solusi tunggal untuk diet. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

Ahli gizi Crandall dan Blount sepakat air rendaman beras tetap bisa dikonsumsi asal bukan dijadikan solusi tunggal untuk menurunkan berat badan.

Jika ingin mencobanya, bisa konsumsi air rendaman beras lalu imbangi dengan berbagai cara berikut:

1. Batasi konsumsi kalori harian dengan langkah awal 500 kalori per hari jika ingin turun berat badan dalam seminggu.

2. Pilih makanan padat nutrisi untuk mencapai tujuan penurunan berat badan. Banyak konsumsi buah, sayuran, sumber protein rendah lemak, bijian utuh, dan sumber lemak sehat bisa jadi andalan.

3. Aktif secara fisik juga penting dalam menurunkan berat badan. Kamu bisa jalan kaki, berenang, atau bersepeda setidaknya 30 menit sehari.

4. Jangan lupa memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh agar metabolisme tetap normal dan energi tubuh tetap terpasok untuk menjadi lebih aktif. Cara utamanya dengan konsumsi air putih.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com