Category Archives: Makanan Sehat

Catat! Ini 5 Pantangan Makanan untuk Usia 50 tahun ke Atas

Jakarta

Makanan memainkan peran penting seiring bertambahnya usia. Karena itu, ada sejumlah makanan yang harus dihindari oleh orang berusia 50 tahun ke atas sebagai upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Menginjak usia 50 tahun, tubuh mengalami banyak perubahan. Dilansir Healthline, sistem metabolisme menurun sehingga tubuh jadi kurang toleran dan sulit memproses makanan yang berlebih.

Tubuh menyimpan lebih banyak lemak setelah usia 50 tahun. Karenanya, orang lansia lebih rentan mengalami kenaikan berat badan. Massa dan kekuatan otot berkurang seiring proses penuaan serta risiko pengeroposan tulang juga meningkat.


Dengan berbagai perubahan yang terjadi, lansia tidak boleh lagi sembarang mengkonsumsi makanan. Berikut daftar pantangan makanan untuk orang berusia 50 tahun ke atas.

Makanan yang Harus Dihindari oleh Orang Usia 50 Tahun ke Atas

Ada sejumlah makanan yang mesti dipantang oleh orang yang sudah menginjak 50 tahun ke atas untuk menjaga kesehatannya. Berikut deretan makanannya, dikutip dari Health Times dan AARP:

1. Makanan Olahan

Makanan olahan (processed food/ultra-processed food) perlu dihindari oleh lansia. Orang dengan usia berapa pun juga harus mengurangi jenis makanan ini.

Hal itu karena makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, lemak jenuh yang tinggi, serta bahan tambahan seperti pengawet dan pewarna. Kandungan nutrisi dalam makanan olahan juga rendah.

Terlalu sering konsumsi makanan olahan pun telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, menurunnya sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan pencernaan memburuk.

Yang termasuk makanan proses dan ultra-proses: roti kemasan, camilan kemasan, makanan kaleng, mie instan, daging olahan seperti nugget dan sosis, makanan cepat saji, serta minuman dan jus kemasan.

2. Gorengan

Gorengan atau makanan yang digoreng dengan minyak seringkali mengandung lemak jenuh yang tinggi. Orang berusia 50 tahun ke atas yang masih kerap mengkonsumsi ini akan berdampak buruk pada kolesterol darah.

Konsumsi gorengan berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, di antaranya penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, gorengan juga menyimpan kalori yang cukup banyak. Sementara lansia dianjurkan untuk mengurangi asupan kalori harian.

3. Makanan Manis

Makanan manis mesti dihindari oleh orang berusia 50 tahun ke atas lantaran dapat berbahaya. Hal ini karena kelebihan gula bisa memberikan tekanan pada organ seperti pankreas dan hati yang dapat meningkatkan kadar gula dan trigliserida darah.

Gula juga menaikkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes seiring bertambahnya usia. Makanan manis yang mengandung tinggi gula juga bisa menimbulkan dan memperburuk peradangan pada tubuh.

4. Makanan Tinggi Garam

Orang di atas 50 tahun umumnya memiliki tekanan darah yang tinggi. Makanan dengan kandungan garam dalam jumlah besar adalah “musuh” yang harus dihindari. Hal ini karena garam bisa mengikat cairan sehingga meningkatkan volume darah.

Asupan garam harian perlu dibatasi, yaitu maksimal 2.300 miligram untuk usia 50 tahun ke atas. Dan maksimal 1.500 miligram per hari atau setara dengan satu sendok teh (1 sdt) jika termasuk kelompok risiko tinggi.

Terlalu banyak konsumsi garam juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

5. Alkohol

Alkohol minuman maupun dalam makanan juga mesti dihindari. Sebab, lansia lebih rentan terhadap dampak negatifnya. Konsumsi alkohol berisiko menyebabkan dehidrasi dan bisa mempengaruhi cara kerja obat-obatan yang sedang rutin diminum.

Alkohol juga dapat mengganggu kualitas tidur dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, bisa menyebabkan hipoglikemia pada pengidap diabetes.

Nah, itu tadi sederet pantangan makanan dan minuman untuk orang usia 50 tahun ke atas.

(azn/fds)



Sumber : food.detik.com

10 Makanan Tinggi Protein Penurun Berat Badan yang Rendah Kalori

Jakarta

Makanan tinggi protein memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, jika kalian ingin diet menurunkan berat badan, maka membutuhkan sumber protein yang rendah kalori dan rendah lemak jahat.

Makanan tinggi protein dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, terutama tulang, otot, dan kulit. Sementara kandungan kalori dan lemak jahat yang rendah akan mencegah berat badan naik.

Apa saja makanan yang cocok untuk diet atau menurunkan berat badan? Simak 10 makanan tinggi protein rendah kalori berikut ini.


Makanan Tinggi Protein yang Cocok untuk Diet

Berikut ini 10 makanan tinggi protein rendah kalori yang cocok untuk diet atau menurunkan berat badan:

1. Dada Ayam Tanpa Kulit

Dikutip dari situs Verywell Health, dada ayam tanpa kulit mengandung 32 gram protein, 158 kalori, dan 3 gram lemak di setiap 100 gramnya.

Asupan proteinnya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, sedangkan kalorinya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh.

Pertimbangkan cara memasaknya dengan cara yang lebih sehat, seperti memanggang, membakar, memasak dengan tekanan tinggi, atau menggunakan air fryer, agar kalori yang dihasilkan lebih rendah.

2. Dada Kalkun

Salah satu jenis ayam yang enak dan cocok untuk diet adalah kalkun. Pilihlah dada kalkun tanpa kulit sebagai asupan protein dengan kalori dan lemak yang rendah.

Satu porsi dada kalkun tanpa tulang dan tanpa kulit (100 gram) mengandung 30 gram protein, 147 kalori, dan 2 gram lemak, termasuk sumber seng, selenium, kolin, dan vitamin B12 yang baik.

3. Ikan Putih

Ikan putih contohnya seperti ikan kod dan nila. Ini termasuk pilihan ikan yang lebih rendah kalori tapi merupakan sumber protein yang baik. Satu porsi ikan putih (100 gram) mengandung 19 gram protein, 134 kalori, dan 5,8 gram lemak.

Ikan putih juga mengandung lemak baik yang menyehatkan jantung dan kaya akan vitamin D, selenium, vitamin B12, magnesium, dan fosfor. Masaklah ikan dengan cara dipanggang, dikukus, atau dibakar.

4. Kerang-kerangan

Kerang-kerangan juga merupakan makanan tinggi protein dari kalangan hewan (protein hewani). Ini termasuk udang, kepiting, lobster, cumi-cumi, tiram, dan kerang.

Dalam satu porsi udang (100 gram) mengandung 22,8 gram protein dengan hanya 119 kalori dan kurang dari 2 gram lemak. Kerang juga mengandung nutrisi yang baik, seperti seng, selenium, zat besi, dan vitamin B12.

5. Telur

Konsumsi telur adalah cara sederhana untuk mendapatkan sumber protein. Dua telur berukuran besar (100 gram) mengandung lebih dari 12 gram protein, 143 kalori, dan 9,5 gram lemak.

Putih telur lebih banyak mengandung protein, sedangkan kuning telur mengandung sebagian besar vitamin dan mineral, seperti vitamin D, kolin, fosfor, dan vitamin A. Selain untuk menu sarapan, kamu bisa menjadikan telur untuk cemilan.

6. Tahu

Tahu juga merupakan makanan sederhana, mudah didapat, dan kandungan proteinnya sangat baik untuk tubuh. Tahu berasal dari bahan nabati, yaitu kedelai.

Satu setengah cangkir (126 gram) tahu keras mengandung 21,8 gram protein, 181 kalori, dan 11 gram lemak. Kandungan lemak ini kebanyakan adalah lemak baik yang menyehatkan.

7. Edamame

Edamame adalah kacang kedelai yang belum matang, berbentuk polong hijau berserat. Bagian dalam kacangnya halus dan lembut saat digigit.

Satu cangkir edamame (155 gram) yang telah dikupas mengandung lebih dari 18 gram protein, 188 kalori, dan 8 gram lemak. Edamame juga mengandung nutrisi yang bermanfaat seperti serat, zat besi, vitamin C, dan kalsium.

Edamame enak digunakan sebagai cemilan dengan berbagai campuran bumbu maupun tanpa bumbu.

8. Biji Labu

Siapa sangka biji labu adalah makanan tinggi protein. Dikutip dari artikel ilmiah karya Ashiq Hussain dkk yang diterbitkan di jurnal Springer Nature (2023), dalam setiap 100 gram biji labu, mengandung 35,1 gram protein.

Selain protein, biji labu juga mengandung polisakarida, minyak, vitamin, mineral, dan senyawa fenolik. Manfaatnya yaitu sebagai imunomodulator, antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan antivirus.

9. Jamur Kering

Menurut artikel karya Maria Elena Valverde dkk dalam jurnal Hindawi (2015), jamur memiliki manfaat untuk kesehatan manusia. Dalam 100 gram jamur kering mengandung 38 gram protein.

Jamur juga mengandung antioksidan yang membantu melawan stres oksidatif dan proses penuaan, serta berperan mencegah dan mengobati beberapa penyakit degeneratif.

10. Kedelai

Terakhir adalah kedelai yang merupakan makanan tinggi protein rendah kalori dan rendah lemak jahat. Dalam 100 gram kedelai terdapat 36,3 gram protein.

Berdasarkan artikel ilmiah karya Kristen S. Montgomery dalam The Journal of Perinatal Education (2003), kedelai bermanfaat bagi kesehatan.

Bagi wanita, kedelai dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, pencegahan kanker, perbaikan kesehatan pasca menopause, dan pengendalian obesitas.

Nah, itulah 10 makanan tinggi protein sekaligus rendah kalori dan rendah lemak jahat yang cocok untuk diet menurunkan berat badan.

(bai/inf)



Sumber : food.detik.com

Mengenal Ikan Baronang, Ini 12 Manfaat dan Kandungan Gizinya

Jakarta

Ikan baronang atau Siganus sp merupakan jenis ikan laut yang banyak ditemukan di perairan pantai Indonesia. Ikan dari famili Siganidae ini memiliki daging yang lunak dan lezat, sehingga sering dijadikan olahan menu makanan.

Di balik kelezatannya, ternyata ikan baronang mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Apa saja manfaat ikan baronang? Mari simak pembahasannya di artikel ini.

Kandungan Gizi dalam Ikan Baronang

Dilansir dari laman Viet asia foods dan STAIDA Gresik, berikut kandungan gizi yang terdapat dalam daging ikan baronang:


  • Vitamin A
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B12
  • Vitamin D
  • Asam folat
  • Asam lemak omega-3
  • Niasin
  • Kalsium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Zink
  • Selenium
  • Seng
  • 18-20% Protein.

Manfaat Ikan Baronang bagi Kesehatan Tubuh

Melihat banyaknya nutrisi yang terkandung dalam ikan baronang, tak heran ikan ini dapat membawa beragam manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi. Ini dia beberapa manfaat dari ikan baronang:

1. Meningkatkan Fungsi Otak

Ikan baronang diketahui memiliki kandungan asam omega-3 dan DHA yang dapat meningkatkan fungsi otak, khususnya pada bayi dan anak-anak. Tak hanya asam omega-3 dan DHA, ikan ini juga mengandung kolin yang membantu pembentukan membran sel otak serta neurotransmitter.

Menurut studi oleh University of California pada 2016, orang yang mengonsumsi ikan baronang secara teratur terbukti mendapatkan skor yang lebih baik dalam tes memori. Bahkan, konsumsi ikan baronang secara rutin juga dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson, lho.

2. Mendukung Tumbuh Kembang Anak

Seperti yang telah disebut sebelumnya, ikan baronang mengandung berbagai gizi seperti protein, asam lemak omega-3, kalsium, dan vitamin D. Seluruh nutrisi tersebut penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Jika ingin anak tumbuh secara optimal, ikan baronang bisa menjadi menu makanan yang tepat.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan baronang rupanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, nutrisi ini terbukti mampu mengurangi peradangan, menurunkan kadar trigliserida, dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Selain omega-3, ikan baronang yang kaya kalium juga berperan untuk menjaga kesehatan jantung serta mengontrol tekanan darah.

Manfaat ikan baronang bagi kesehatan jantung pernah diteliti oleh studi yang dilakukan Universitas Harvard pada tahun 2013. Studi tersebut menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi ikan baronang memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit stroke, jantung, dan diabetes tipe 2.

4. Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi

Rutin mengonsumsi ikan baronang bisa menjadi salah satu cara untuk memelihara kesehatan organ reproduksi dan meningkatkan kesuburan. Pertama, ada kandungan seng yang berfungsi untuk memproduksi hormon seks dan sperma. Lalu, ada protein yang membantu memperbaiki organ reproduksi. Terakhir, ada asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam mengontrol hormon reproduksi serta meningkatkan kualitas sel telur.

5. Memelihara Kesehatan Tulang

Vitamin D merupakan asupan vitamin yang penting untuk menjaga tulang dari risiko osteoporosis. Asupan vitamin D antara lain bisa diperoleh dari konsumsi daging ikan baronang. Selain vitamin D, kandungan protein yang ada dalam ikan baronang juga bermanfaat untuk membentuk kolagen dan menunjang fleksibilitas tulang.

Masih ada beberapa manfaat lainnya dari ikan baronang bagi kesehatan tubuh. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menjaga kesehatan mata.
  • Memelihara otot tubuh.
  • Mengurangi kadar kolesterol tinggi.
  • Memperbaiki sistem imun tubuh.
  • Meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.
  • Memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
  • Menjaga kestabilan kadar gula darah.

Sebagai tambahan informasi, dalam aspek kuliner tiap daerah di Indonesia memiliki caranya tersendiri dalam mengolah ikan baronang menjadi hidangan lezat. Misalnya di Sulawesi, ikan baronang sering dimasak bersama kuah asam pedas atau goreng tepung. Kemudian di Bali, ikan baronang dijadikan pepes dengan cara dibumbui dan dimasak dalam bungkusan daun pisang. Informasi ini dijelaskan dalam situs Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Medan Area.

Itu dia penjelasan tentang kandungan gizi dan manfaat ikan baronang bagi kesehatan. Apakah Detikers tertarik memakan ikan satu ini?

(row/row)



Sumber : food.detik.com

Hari Jamu Nasional, Ini 5 Manfaat Rutin Minum Kunyit Asam


Jakarta

Kunyit asam merupakan salah satu jenis jamu tradisional yang populer. Manfaatnya bagus untuk meredakan nyeri haid hingga membantu menurunkan berat badan.

Di Indonesia, setiap tanggal 27 Mei diperingati sebagai Hari Jamu Nasional. Hari ini bermula sejak jamu ditetapkan sebagai kearifan lokal Indonesia sejak 27 Mei 2008.

Selain itu, jamu juga tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kemendikbudristek sejak 2018. Jamu sebagai ramuan dari tumbuhan obat sudah digunakan secara turun temurun.


Seperti jamu kunyit asam yang populer karena memiliki segudang manfaat. Berikut manfaatnya:

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kunyit AsamKunyit Asam bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: iStock

Jamu kunyit asam terbuat dari rimpang kunyit dan asam Jawa. Keduanya dikemas dengan senyawa penting. Seperti asam Jawa yang mengandung asam amino esensial.

Nutrisi tersebut berperan memproduksi antibodi dan sel-sel dalam sistem imun, sehingga bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Begitu juga dengan kunyit yang mengandung kurkumin.

Dikutip dari Healthline, kurkumin senyawa yang memberikan warna kuning pada kunyit memiliki efek anti peradangan. Ini bagus untuk menjaga daya tahan tubuh.

2. Meredakan Nyeri Haid

Kurkumin yang terkandung pada kunyit juga dapat meredakan nyeri saat haid. Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa studi.

Salah satunya yang berjudul “Effectiveness of turmeric tamarind and warm compression in the dysmenorrhea degression: Non pharmacologic therapy”.

Dalam penelitian tersebut, asam kunyit terbukti lebih efektif terhadap penurunan dismenore pada subjek penelitian. Ini membuktikan bahwa terapi kunyit asam memiliki efek dalam penurunan nyeri haid.

Lebih lanjut, peneliti juga menyebutkan bahwa kunyit secara alami mengandung bahan aktif yang berfungsi sebagai analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi.

Manfaat jamu kunyit asam ada di halaman selanjutnya.

3. Menurunkan Berat Badan

Kunyit AsamKunyit Asam dapat menurunkan berat badan. Foto: iStock

Jamu kunyit asam kerap dimanfaatkan untuk membantu menurunkan berat badan. Mengingat jamu ini dapat mengendalikan kadar gula dan kolesterol dalam darah.

Kondisi tersebut akan mengurangi risiko obesitas atau kegemukan. Menurut buku berjudul Aneka Resep Jamu yang Baik untuk Kesehatan oleh Farhan Ghazali, asam Jawa bagus untuk metabolisme.

Selain itu, kurkumin pada kunyit mampu membantu pergerakan otot pada sistem pencernaan. Ini membantu gas dalam perut agar lebih mudah dihilangkan.

4. Mengatasi Bau Badan

Tak hanya kurkumin, rimpang kunyit juga memiliki kandungan minyak atsiri. Minyak tersebut dapat mengontrol produksi keringat di tubuh dan melawan bakteri penyebab bau badan.

Jadi, bau badan dapat diatasi dengan rutin minum jamu kunyit asam. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa menambahkan daun beluntas ke dalam ramuan kunyit asam.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

Kunyit AsamKunyit Asam dapat meningkatkan fungsi otak. Foto: iStock

Rutin minum jamu kunyit asam bisa meningkatkan fungsi otak. Kandungan kurkumin pada kunyit memiliki efek neuroprotektif yang juga mampu menangkal penyakit neurodegeneratif.

Penyakit tersebut memiliki keluhan yang sama dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Selain itu, kunyit asam juga dapat menurunkan risiko depresi.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Jangan Sering Dikonsumsi, 8 Makanan Ini Bikin Otak Lemot


Jakarta

Kesehatan otak perlu dijaga, salah satunya dengan memilih asupan makanan yang tepat. Hindari 8 makanan terburuk untuk kesehatan otak dan pilihlah alternatif sehatnya.

Menjaga kesehatan otak penting untuk memastikan fungsi kognitif, memori, dan kesehatan mental secara keseluruhan juga baik. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan otak dan pola makan memainkan peran penting.

Konsumsi beberapa makanan bisa menimbulkan efek buruk untuk kesehatan otak, berpotensi menyebabkan masalah seperti penurunan kognitif, kehilangan ingatan, dan bahkan peningkatan risiko penyakit neurologis.


Mengutip Times of India (24/5/2024), berikut daftar 8 makanan yang merugikan kesehatan otak, beserta alternatifnya yang lebih sehat:

1. Minuman manis

Minuman manis seperti soda, minuman energi, dan jus buah kemasan memang terasa nikmat, tapi batasi konsumsinya karena minuman ini tinggi fruktosa. Kelebihan asupan fruktosa dapat menyebabkan resistensi insulin, inflamasi, dan fungsi otak yang terganggu.

Untuk pilihan lebih sehat, coba minum infused water dimana air putih diberi perasa alami seperti irisan lemon, mentimun, atau daun mint. Teh herbal dan air kelapa juga bisa jadi pilihan untuk menghidrasi tubuh tanpa mengasup gula tambahan.

2. Karbohidrat olahan

Bakery yang Punya Croissant Terbaik di ParisFoto: Mary Holand

Makanan dengan karbohidrat olahan juga banyak ditemukan di sekitar kita. Rasanya enak-enak seperti roti, pastry, dan aneka makanan olahan. Waspadai konsumsinya karena jenis makanan ini mengandung indeks glikemik tinggi.

Mengonsumsi karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat yang meningkatkan risiko gangguan kognitif. Sebaiknya beralih ke sumber karbohidrat lebih sehat seperti quinoa, beras merah, dan roti gandum. Makanan ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan memberikan energi yang stabil sehingga mendukung fungsi otak yang lebih baik.

3. Lemak trans

Untuk menjaga kesehatan otak, kamu juga perlu membatasi asupan makanan yang mengandung lemak trans. Umumnya ditemukan pada margarin, makanan panggang kemasan, dan gorengan. Konsumsinya dapat meningkatkan inflamasi dan stres oksidatif di otak.

Dalam jangka panjang, konsumsi lemak trans terkait dengan risiko penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif yang lebih tinggi. Untuk pilihan sumber lemak sehat, coba perbanyak konsumsi alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Jenis lemak ini menurunkan risiko inflamasi dan menyediakan asam lemak esensial untuk tubuh.

4. Makanan olahan

Wow! Resto Fast Food Ini Pakai Bantuan Teknologi RobotFoto: lovefood.com

Makanan olahan, seperti keripik, mie instan, dan makanan cepat saji, sering kali mengandung kadar gula yang tinggi, lemak tidak sehat, dan zat aditif. Hal ini dapat mengganggu fungsi otak dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental.

Sebaiknya kamu beralih pada makanan utuh yang tidak diolah. Buah-buahan segar, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian dapat jadi pilihan terbaik untuk kesehatan otak.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Aspartam

Hindari juga konsumsi aspartam kalau kesehatan otak ingin terjaga. Aspartam adalah pemanis buatan yang banyak ditemukan dalam soda dan produk bebas gula.

Konsumsinya telah dikaitkan dengan masalah perilaku dan kognitif. Beberapa penelitian menunjukkan hal itu dapat meningkatkan stres oksidatif di otak. Alternatif yang sehat termasuk pemanis alami seperti stevia, buah, dan erythritol, yang memberikan rasa manis tanpa potensi efek negatif pada kesehatan otak.

6. Minuman alkohol

Beer at Oktoberfest in Munich, GermanyFoto: Istock

Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan penyusutan otak, gangguan fungsi neurotransmitter, dan gangguan kognitif. Minum alkohol secara kronis meningkatkan risiko pengembangan demensia dan kondisi neurologis lainnya.

Mulai sekarang, kurangi asupan minuman alkohol dan pilih minuman seperti teh herbal, air soda, atau kombucha. Pilihan ini menyegarkan dan mendukung hidrasi tanpa berdampak negatif pada kesehatan otak.

7. Makanan tinggi sodium

Waspadai konsumsi makanan tinggi sodium yang banyak terdapat di makanan olahan dan makanan kalengan. Konsumsinya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, mengurangi aliran darah ke otak, dan mengganggu fungsi kognitif.

Pilih makanan segar dan utuh. Lalu gunakan rempah sebagai bumbu masak alami daripada garam. Konsumsi bumbu seperti bawang putih, kunyit, dan kemangi tidak hanya menambah rasa tetapi juga memberikan manfaat kesehatan.

8. Sumber lemak jenuh

cairan merah pada daging steakFoto: iStock

Satu lagi makanan yang perlu dihindari untuk menjaga kesehatan otak yaitu makanan sumber lemak jenuh. Biasanya terdapat pada daging merah, mentega, dan produk susu berlemak. Konsumsinya dikaitkan dengan peningkatan peradangan dan risiko penurunan kognitif.

Sebaliknya, pilihlah protein tanpa lemak seperti ikan, ayam, dan protein nabati seperti kacang-kacangan dan lentil. Pilihan ini memberikan nutrisi penting tanpa lemak jenuh tingkat tinggi.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

8 Manfaat Strawberry untuk Kesehatan, Mampu Turunkan Berat Badan

Jakarta

Manusia dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buahan setiap hari. Dari sekian banyak buah, salah satunya yang memiliki banyak khasiat adalah strawberry.

Memang, buah yang satu ini memiliki rasa yang asam. Meski begitu, strawberry kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Strawberry dapat dimakan secara langsung atau bisa diolah menjadi jus. Strawberry juga dapat diolah menjadi bahan makanan lain, seperti selai atau campuran dalam salad buah.


Lantas, apa saja manfaat strawberry untuk kesehatan? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Kandungan Nutrisi Strawberry

Mengutip laman Good Food, strawberry kaya akan vitamin dan mineral yang dapat membantu menjaga kesehatan. Selain itu, strawberry juga mengandung antioksidan tinggi yang mampu meningkatkan imunitas tubuh.

Dalam satu buah strawberry dengan berat 80 gram, terkandung nutrisi sebagai berikut:

  • 26 Kkal
  • 91% air
  • 0,5 gram protein
  • 0,4 gram lemak
  • 4,9 gram karbohidrat
  • 13 gram serat
  • 136 mg kalium
  • 46 mg vitamin C
  • 49 mikrogram folat.

Manfaat Strawberry untuk Kesehatan

Ada sejumlah manfaat yang didapat dari mengkonsumsi strawberry. Dilansir Healthline, berikut sejumlah manfaat strawberry untuk kesehatan:

1. Menjaga Sistem Pencernaan

Manfaat yang pertama adalah dapat menjaga sistem pencernaan. Sebab, strawberry mengandung serat tinggi sehingga dapat menjaga sekaligus mencegah masalah di pencernaan, seperti sulit buang air besar (BAB).

2. Baik untuk Kesehatan Jantung

Mengkonsumsi strawberry secara rutin ternyata baik untuk kesehatan jantung, lho. Buah merah ini melindungi jantung dengan mengurangi inflamasi, meningkatkan kolesterol baik, melindungi tubuh dari stres oksidasi yang ditimbulkan dalam kolesterol ‘jahat’ (LDL), serta meningkatkan sirkulasi darah.

3. Menjaga Tekanan Darah

Strawberry juga dapat menjaga tekanan darah agar tetap normal. Hal ini berkat kandungan nutrisinya seperti potasium dan folat. Dengan begitu, detikers tak perlu khawatir lagi mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) atau tekanan darah rendah (hipotensi).

4. Meningkatkan Kesehatan Otak

Sebuah studi yang dilakukan Scientific Reports pada 2022 mengungkapkan, kandungan polifenol (yang bertindak sebagai antioksidan) dalam strawberry ternyata dapat menjaga fungsi kognitif otak seiring bertambahnya usia.

Selain itu, mengkonsumsi strawberry secara rutin juga dapat meningkatkan kesehatan otak, mencegah hilang memori akibat faktor umur, dan meminimalisir penyakit Alzheimer pada orang tua.

5. Menjaga Kadar Gula Darah

Studi lain menunjukkan bahwa strawberry dapat membantu mengurangi respons insulin dan meningkatkan resistensi insulin. Selain itu, kandungan serat tinggi di dalam strawberry turut membantu memperlambat penyerapan gula.

Dengan begitu, buah ini cocok untuk kamu yang ingin menjaga kadar gula darah agar tetap normal.

Manfaat selanjutnya dari strawberry adalah dapat menurunkan berat badan. Soalnya, strawberry mengandung kalori rendah sehingga cocok dikonsumsi saat diet.

Strawberry juga kaya akan serat sehingga membuatmu terasa kenyang lebih lama. Agar lebih nikmat dan berkhasiat, konsumsi strawberry dengan protein dan lemak seperti yoghurt atau keju.

7. Menjaga Kesehatan Usus

Kandungan polifenol dan serat yang tinggi di dalam strawberry dipercaya dapat menjaga kesehatan usus. Sebab, kedua zat tersebut memiliki sifat prebiotik yang mampu mendorong pertumbuhan bakteri usus baik.

8. Mencegah Kanker

Strawberry disebut dapat mencegah sejumlah penyakit kanker. Hal ini berkat kombinasi polifenol, termasuk asam ellagic dan ellagitannin yang dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat ini. Sebab, penelitian terdahulu masih diuji coba pada hewan.

Saran Mengkonsumsi Strawberry untuk Harian

Mengutip WebMD, sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang makan 1/2 cup strawberry (sekitar empat buah strawberry ukuran sedang) sebanyak tiga kali dalam seminggu dapat merasakan sejumlah manfaatnya.

Tapi perlu diingat, manfaat tersebut tak menjamin dapat dirasakan oleh semua orang. Jadi, cara terbaik mengkonsumsi strawberry adalah dengan makan secukupnya saja.

Selain itu, jangan lupa untuk menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi sejumlah makanan bergizi. Imbangi juga dengan rutin berolahraga setiap hari.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

8 Manfaat Kacang Mete untuk Tubuh, Bisa Jadi Camilan Sehat

Jakarta

Dari sekian jenis kacang, salah satu kacang yang memiliki banyak khasiat adalah kacang mete. Pada umumnya, kacang mete dikonsumsi sebagai camilan yang sehat dan lezat.

Saat ini, kacang mete sudah banyak dijual dalam kemasan dan tersebar di berbagai supermarket. Jadi, kacang mete bisa jadi pilihan alternatif kalau bosan mengkonsumsi kacang almond atau walnut.

Lantas, apa saja manfaat kacang mete untuk kesehatan? Lalu apa saja kandungan nutrisi di dalamnya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Kandungan Nutrisi Kacang Mete

Mengutip WebMD, kacang mete dapat dijadikan sebagai camilan alternatif pengganti biskuit, cokelat, atau kue manis. Sebab, kacang mete kaya akan potasium, magnesium, fosfor, vitamin K, dan vitamin E yang baik untuk tubuh.

Dalam satu porsi kacang mete seberat 1 ons mengandung sejumlah nutrisi sebagai berikut:

  • 165 kalori
  • 5 gram protein
  • 11 gram lemak
  • 10 gram karbohidrat
  • 1 gram serat
  • 2 gram gula
  • 2 gram zat besi
  • 88 mg magnesium
  • 1,7 mg seng.

Manfaat Kacang Mete untuk Tubuh

Ada sejumlah manfaat yang didapat dari mengkonsumsi kacang mete. Dilansir situs Healthline, berikut manfaat kacang mete bagi kesehatan:

Manfaat yang pertama adalah mampu menurunkan kadar kolesterol. Hal ini berkat kandungan folat dan vitamin E pada kacang mete yang membantu melindungi tubuh terhadap penyumbatan atau penyempitan arteri (aterosklerosis).

Selain itu, sebuah studi pada 2019 menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi kacang mete setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) pada penderita diabetes tipe 2.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Kacang mete merupakan salah satu jenis kacang yang mengandung lemak tak jenuh tunggal. Nah, kandungan lemak tersebut dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung dan kardiovaskuler.

Selain itu, kacang mete juga mengandung antioksidan tinggi. Apabila dikonsumsi secara rutin, kacang mete dapat meminimalisir risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Menjaga Berat Badan

Apabila sedang menjalani program diet, cobalah rutin mengkonsumsi kacang mete. Soalnya, kandungan lemak sehat dan serat pada kacang mete dapat memberikan efek kenyang lebih lama.

Hal ini dapat membantu menekan kecenderungan untuk makan camilan ataupun mengkonsumsi makanan dalam porsi berat.

4. Mengontrol Kadar Gula Darah

Sebuah studi pada 2019 menunjukkan bahwa mengkonsumsi kacang mete secara rutin dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus mengontrol kadar gula darah, sehingga kacang mete baik dikonsumsi bagi penderita diabetes tipe 2.

Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menguji khasiat dari kacang mete terhadap penderita diabetes tipe 2.

5. Mencegah Stres Oksidatif

Manfaat lain dari kacang mete adalah mampu meminimalisir terjadinya stres oksidatif. Sebab, kacang mete merupakan sumber antioksidan yang sangat baik, khususnya polifenol dan karotenoid.

Sebagai informasi, stres oksidatif lama kelamaan dapat menyebabkan kerusakan pada organ, jaringan, hingga sel di tubuh. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti parkinson, alzheimer, dan multiple sclerosis.

6. Menjaga Kesehatan Mata

Bukan hanya wortel yang dapat menjaga kesehatan mata, namun kacang mete juga memiliki khasiat yang sama. Hal itu karena kacang mete mengandung lutein dan zeaxanthin yang membantu menjaga ketajaman penglihatan serta mencegah penurunan fungsi otot mata seiring bertambahnya usia.

7. Menyehatkan Kulit dan Rambut

Salah satu cara agar kulit dan rambut tetap sehat adalah mengkonsumsi kacang mete. Sebab, kacang mete mengandung tembaga yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga lapisan jaringan, membentuk energi, hingga melancarkan peredaran darah.

Lalu, mengkonsumsi kacang mete juga membantu meningkatkan produksi kolagen agar kulit dan rambut tetap sehat.

8. Mendorong Pembentukan Sel Darah Merah

Kacang mete mengandung mineral seperti tembaga dan zat besi tinggi. Keduanya dapat membantu tubuh dalam membentuk dan mendorong pembentukan sel darah merah.

Sedikit informasi, sel darah merah dapat membantu saraf, tulang, pembuluh darah, dan sistem imun tubuh tetap sehat dan berfungsi secara normal.

Cara Mengolah Kacang Mete yang Sehat

Pada umumnya, kacang mete diolah dengan cara dipanggang atau diasinkan menggunakan tambahan minyak dan garam dalam jumlah tinggi. Walau terasa enak di mulut, sayangnya cara tersebut justru tidak baik untuk kesehatan.

Oleh sebab itu, cara terbaik dalam mengolah kacang mete adalah dengan dipanggang kering tanpa garam. Caranya, letakkan sejumlah kacang mete di atas loyang, lalu panggang di suhu sekitar 180 derajat Celcius selama 8-15 menit.

Cara lainnya adalah dengan memasak kacang mete di atas wajan dengan api sedang selama 3-5 menit atau sampai berubah jadi warna kecoklatan.

Itu dia delapan manfaat kacang mete untuk tubuh. Jangan lupa, imbangi dengan mengkonsumsi makanan bergizi lainnya dan berolahraga.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

Kalori Nasi Goreng Bisa Lebih dari 200, Waspada bagi yang Diet

Jakarta

Kalori nasi goreng secara umum termasuk tinggi, bisa mencapai 267 dalam 1 porsi. Dikutip dari buku berjudul Ilmu Gizi Dilengkapi dengan Standar Penilaian Status Gizi Dan Daftar Komposisi Bahan Makanan dari Putri Ariani, seporsi nasi goreng dalam data tersebut setara dengan 100 gram.

Jumlah kalori nasi goreng masih bisa meningkat bergantung pada bahan-bahan lainnya. Misal, minyak goreng atau mentega yang dipanaskan saat masak nasi goreng berubah menjadi lemak jenuh. Kandungan lemak jenuh berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal diet.

Jumlah Kalori Setiap Jenis Nasi Goreng

Dikutip dari laman Healthline, berikut jumlah kalori dalam berbagai variasi goreng seberat 198 gram


1. Nasi Goreng Polos (Nasi Putih, Minyak Sayur, dan Tanpa MSG)

  • 242 kalori
  • 8 g lemak
  • 41 g karbohidrat
  • 706 mg natrium (1/3 asupan harian orang dewasa).

2. Nasi Goreng Daging

  • 352 kalori
  • 16 g protein
  • 55 g karbohidrat
  • 8 g lemak.

3. Nasi Goreng Udang

  • 329 kalori
  • 13 g protein
  • 55 g karbohidrat
  • 6 g lemak.

4. Nasi Goreng Ayam

  • 343 kalori
  • 14 g protein
  • 55 g karbohidrat
  • 7 g lemak.

5. Nasi Goreng Sayur

  • 289 kalori
  • 6 g protein
  • 54 g karbohidrat
  • 5 g lemak.

6. Nasi Goreng Babi

  • 354 kalori
  • 15 g protein
  • 55 g karbohidrat
  • 8 g lemak.

Dikutip dari laman Kemenkes, makanan berminyak biasanya mengandung lebih banyak kalori. Tidak hanya nasi goreng, contoh lain adalah kerupuk yang digoreng dengan banyak minyak. Jika kerupuk mentah mengandung 10 kalori, maka yang digoreng bisa mencapai 19 kalori.

Solusi Makan Nasi Goreng bagi yang Diet

Setiap orang pasti menyukai nasi goreng dan sulit sekali menolaknya. Bagi yang sedang diet, cara berikut mungkin bisa sedikit menekan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh:

  • Mengganti nasi putih menjadi nasi merah atau nasi kembang kol untuk mengurangi karbohidrat dan kalori
  • Menambahkan sayuran tinggi serat, vitamin, dan mineral seperti polong, wortel, atau paprika yang ditumis dengan sedikit minyak sayur
  • Memasukkan protein seperti tahu orak arik atau udang
  • Menggunakan kecap asin dan minyak wijen untuk menambah cita rasa
  • Memilih potongan daging, ikan, atau unggas tanpa lemak sebagai sumber protein
  • Menghindari penggunaan garam berlebih pada nasi goreng.

Kalori nasi goreng berbeda tergantung topping dan bahan lain yang digunakan. Dengan penjelasan ini, detikers bisa mempertimbangkan solusi yang baik bagi tubuh untuk menekan jumlah kalori. Detikers juga bisa menyeimbangkannya dengan olahraga atau asupan lain yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

(row/row)



Sumber : food.detik.com

8 Manfaat Susu Kurma bagi Tubuh, Salah Satunya Menambah Stamina

Jakarta

Kurma merupakan salah satu buah yang memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Pada umumnya, kurma hadir dalam hidangan saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Selain dimakan secara langsung, kurma juga bisa diolah menjadi susu. Karena menggunakan kurma, hal ini membuat susu jadi terasa manis di mulut.

Selain lezat, ternyata susu kurma juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Lantas, apa saja manfaat susu kurma bagi tubuh? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Kandungan Nutrisi Susu Kurma

Susu mengandung zat gizi yang baik untuk tubuh. Selain itu, susu merupakan sumber protein yang berperan untuk menjaga imunitas tubuh, meningkatkan fungsi otot, serta menjaga kesehatan tulang dan sendi.

Menurut data USDA (United States Department of Agriculture) Food Data Central, kurma mengandung tinggi karbohidrat, protein, lemak, serat, dan berbagai vitamin serta mineral. Kurma juga kaya akan karbohidrat yaitu glukosa, fruktosa, san sukrosa.

Perpaduan antara susu dan kurma dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Sebab, keduanya kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Manfaat Susu Kurma bagi Tubuh

Ada sejumlah manfaat dari susu kurma yang perlu diketahui. Mengutip dari situs Marham, berikut manfaat susu kurma untuk tubuh.

1. Meningkatkan Kekuatan Otot

Kurma dan susu sama-sama memiliki kandungan protein yang tinggi. Kombinasi antara keduanya dapat meningkatkan kepadatan tulang serta kekuatan otot secara menyeluruh.

2. Menjadi Energi Tambahan

Kurma merupakan buah yang kaya akan nutrisi seperti glukosa dan fruktosa. Nah, perpaduan susu dan kurma dapat menambah energi bagi tubuh sehingga lebih fit dan berstamina.

Selain itu, susu kurma juga dapat memberikan efek mengenyangkan. Dengan begitu, detikers tak perlu khawatir perut jadi mudah lapar dan akhirnya malah banyak mengkonsumsi makanan atau camilan.

3. Melancarkan Pencernaan

Manfaat selanjutnya dari susu kurma adalah dapat melancarkan sistem pencernaan. Sebab, susu kurma mengandung serat tinggi yang baik untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti susah buang air besar (BAB).

4. Mengatasi Anemia

Susu kurma diyakini dapat mengatasi anemia karena mengandung zat besi tinggi. Perlu diketahui, zat besi dapat membantu mempercepat suplai darah ke seluruh tubuh.

Untuk merasakan manfaatnya, disarankan mencampur 3 buah kurma dengan segelas susu hangat.

5. Mengatasi Masalah Kulit

Masalah pada kulit membuat banyak orang menjadi tidak percaya diri. Untuk mengatasinya, cobalah mengkonsumsi susu kurma.

Selain lezat, susu kurma ternyata dapat membantu mengatasi masalah jerawat dan iritasi kulit. Selain itu, kulit wajah jadi terlihat lebih bersinar karena meningkatnya aliran darah ke area wajah.

6. Meningkatkan Daya Ingat

Manfaat lain dari susu kurma adalah dapat membantu meningkatkan daya ingat. Soalnya, susu kurma mengandung vitamin B6 yang turut membantu meningkatkan kesehatan fungsi otak.

7. Mencegah Nyeri Sendi

Susu dan kurma sama-sama mengandung kalsium tinggi. Nah, kombinasi antara keduanya membuat kadar kalsium bertambah dua kali lipat. Hal itu bermanfaat dalam meningkatkan kepadatan tulang sekaligus mencegah nyeri sendi.

8. Menambah Berat Badan

Beberapa orang kerap kesulitan dalam menambah berat badan. Perlu diingat, berat badan yang terlalu kurus juga tidak baik untuk kesehatan, lho.

Untuk mengatasi hal itu, cobalah rutin mengkonsumsi susu kurma. Perpaduan susu dan kurma diyakini dapat menambah jumlah berat badan yang dibutuhkan.

Tapi, jangan lupa imbangi dengan pola makan sehat dan teratur. Selain itu, imbangi juga dengan rutin berolahraga agar kamu bisa mencapai berat badan yang ideal.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

10 Manfaat Kembang Turi bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tau Belum?

Jakarta

Kembang turi atau Sesbania grandiflora merupakan tanaman yang tumbuh subur di wilayah Asia seperti Indonesia, Malaysia, India, dan Filipina. Bunga satu ini tidak hanya memiliki rupa yang cantik, tetapi juga menyimpan aneka manfaat.

Selama ini, bunga turi sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan obat tradisional. Kira-kira apa saja manfaat kembang turi? Yuk, langsung simak penjelasannya.

Mengenal Kembang Turi

Kembang turi adalah tanaman dari famili fabaceae. Umumnya, kembang turi ditanam di halaman pekarangan, pinggir jalan, dan di pematang sawah sebagai penanda batas kepemilikan lahan. Hal ini tertera dalam jurnal Kandungan Flavonoid dan Serat Sesbania grandiflora pada Berbagai Umur Bunga dan Polong yang ditulis oleh Eko Setiawan.


Menariknya, seluruh bagian kembang turi mulai dari akar hingga bunganya dapat digunakan sebagai obat. Hal ini karena kembang turi mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip dari laman Keymerhealth, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram kembang turi:

  • 8,4 gram protein
  • 11,8 gram karbohidrat
  • 1,4 gram lemak
  • 2,2 gram serat
  • 1.130 mg kalsium
  • 169 mg vitamin C
  • 80 mg fosfor
  • 3,9 mg zat besi
  • 3,1 gram mineral
  • 2 mg niasin
  • 5.400 mikrogram karotin.

10 Manfaat Kembang Turi

Dilansir dari laman Netmeds, Annai Medical College, dan Pemerintahan Provinsi Jambi, berikut sejumlah manfaat kembang turi bagi kesehatan tubuh:

1. Meningkatkan Imun Tubuh

Kembang turi merupakan tanaman dengan antioksidan tinggi yang dapat mencegah kerusakan DNA dan melindungi membran sel dari paparan radikal bebas. Selain itu, bunga ini juga terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kadar zat seng, selenium, magnesium, dan menjaga tubuh dari senyawa berbahaya seperti glutathione.

2. Mengatasi Diabetes

Bagian daun dari kembang turi rupanya dapat dijadikan alternatif pengobatan pada penderita diabetes. Tanaman ini mampu mengontrol kadar gula darah dan memperbaiki kerusakan sel pankreas apabila rutin dikonsumsi. Kembang turi atau agathi juga diketahui ampuh dalam mengurangi kadar kolesterol serta trigliserida.

3. Memperkuat Tulang

Kembang turi memiliki kadar kalsium, zat besi, dan vitamin tinggi yang bagus untuk menunjang kesehatan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis dan radang sendi pada lansia. Konsumsi daun kembang turi secara teratur untuk mengoptimalkan kepadatan mineral tulang.

4. Mencegah Penyakit Kanker

Berikutnya, daun dari kembang turi mengandung sifat antioksidan dan anti radang yang berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu, bunga turi juga dapat melawan sel kanker paru-paru dan mencegah timbulnya kanker usus besar.

5. Bersifat Antimikroba

Bagian daun dan bunga dari kembang turi memiliki sifat antioksidan dan antimikroba yang ampuh melawan infeksi jamur dan serangan radikal bebas. Kemudian, bagian akar kembang turi diketahui memiliki efek anti-tuberkulosis.

6. Menjaga Kesehatan Kulit

Beberapa studi menemukan bahwa kembang turi efektif untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kelembaban kulit. Berbicara tentang kesehatan kulit, tanaman ini mempunyai kandungan tanin dan saponin yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati jerawat.

7. Menyembuhkan Sariawan

Kembang turi bisa jadi solusi obat alami untuk mengatasi masalah sariawan. Pasalnya, kembang turi mengandung vitamin C yang tentunya manjur dalam menyembuhkan sariawan. Untuk mengobati sariawan, cukup kumur-kumur menggunakan rebusan kulit batang kembang turi.

8. Memabntu Mengatasi Masalah Pencernaan

Sifat antimikroba dari kembang turi juga dapat mengatasi gangguan pencernaan. Karena itu, kembang turi kerap digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk meredakan gejala diare.

9. Mengobati Batuk

Bunga turi yang diolah menjadi ramuan minuman bisa menjadi ekspektoran untuk mengobati batuk. Untuk membuat obat batuk, gunakan daun kembang turi merah dan ungu. Haluskan daun kembang turi lalu tambahkan perasan jeruk nipis. Jadilah obat batuk alami sederhana yang bisa dibuat di rumah.

10. Meredakan Demam

Terakhir, kembang turi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti obat demam dari bahan kimia. Hal ini karena kembang turi mengandung antipiretik yang ampuh menurunkan demam.

Demikian penjelasan terkait manfaat dari kembang turi. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan detikers ya.

(row/row)



Sumber : food.detik.com