Category Archives: Makanan Sehat

5 Makanan Ini Bikin Perut Kembung Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak


Jakarta

Perut kembung secara umum disebabkan karena proses pencernaan yang tak lancar. Kondisi ini bisa ditimbulkan setelah menyantap makanan dan minuman tertentu.

Perut kembung adalah kondisi yang terjadi ketika sistem pencernaan sulit memecah komponen makanan tertentu. Memang ada beberapa makanan yang lebih sulit untuk dicerna.

Umumnya yang dirasakan ketika perut kembung adalah perut terasa kencang dan penuh. Kondisi ini dikarenakan adanya gas di dalam perut sehingga membuat rasa tak nyaman.


Dilansir dari Times of India (12/10), ada beberapa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan perut kembung jika dikonsumsi terlalu banyak. Di antaranya beberapa jenis sayuran, produk susu, buah, hingga minuman berkarbonasi.

Berikut 5 makanan dan minuman yang dapat menyebabkan perut kembung:

1. Kembang kol dan brokoli

cara masak brokoli bagian batangnyabrokoli Foto: tiktok/istock

Sayuran cruciferous termasuk golongan tanaman Brassica. Sayuran ini juga kerap disebut keluarga kubis. Misalnya kembang kol, brokoli, pakcoy, selada, dan lainnya.

Sayuran-sayuran tersebut diketahui mengandung senyawa sulfur dan karbohidrat kompleks yang menyebabkan gas di dalam perut. Agar mudah dicerna, jenis sayuran ini harus dimasak terlebih dahulu. Konsumsinya lebih menyehatkan dibandingkan disantap mentah.

2. Produk Susu

Sebagian orang yang mengonsumsi produk susu dapat merasakan manfaat sehat pada tubuhnya, tetapi sebagian lain justru merasa tak enak. Hal ini dikarenakan kandungan laktosa yang terdapat pada produk susu.

Mereka yang intoleransi terhadap laktosa berarti tubuhnya kekurangan enzim yang diperlukan untuk mencerna laktosa. Akibatnya bisa merasakan perut kembung, penuh dengan gas, dan tak nyaman.

Jika ingin tetap mengonsumsi susu, dapat menggantinya dengan produk susu nabati. Misalnya seperti susu kacang kedelai, susu almond, maupun susu oat.

3. Produk Gluten

Pada makanan yang terbuat dari gandum, seperti roti dan pasta, kebanyakan mengandung gluten. Gluten adalah senyawa protein yang terdapat di dalam biji-bijian dan serealia.

Mereka yang sensitif terhadap gluten, maka akan merasakan perut kembung ketika mengonsumsi makanan tersebut. Alternatifnya bisa mempertimbangkan untuk mencoba konsumsi nasi, quinoa, atau oats.

4. Minuman Berkarbonasi

Nenek Asal Vietnam Ini Bertahan Hidup dengan Minum Soft Drink Selama 50 TahunSoft Drink Foto: Site News

Minuman berkarbonasi yang terlalu banyak dikonsumsi juga dapat menyebabkan perut kembung. Di antaranya adalah minuman soda dan sparkling water yang dapat menyebabkan timbulnya gas dalam perut.

Agar perut tak kembung, pilihlah konsumsi minuman yang sehat. Kamu bisa menikmati berbagai jenis teh yang memiliki manfaat dalam mengurangi masalah pencernaan.

5. Buah

Tak hanya sayuran saja, tapi buah juga dapat menyebabkan perut kembung. Diketahui kalau pada beberapa jenis buah mengandung kadar fruktosa dan sorbitol yang tinggi.

Kandungan tersebut dapat menyebabkan gas dan perut kembung pada orang-orang yang lebih sensitif. Serat yang terdapat pada buah juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan.

(yms/adr)



Sumber : food.detik.com

Segini Kandungan Kafein pada 1 Shot Espresso dan Anjuran Konsumsinya


Jakarta

Espresso yang rasanya pekat banyak disukai pria. Kandungan kafein pada espresso cukup tinggi dibandingkan racikan kopi biasa. Karenanya harus dicermati konsumsinya.

Espresso merupakan hasil ekstraksi kopi bubuk dengan uap air panas dan tekanan tinggi. Jenis minuman ini menjadi favorit banyak pria karena rasanya pekat dan mengandung kafein tinggi.

Kandungan kafein yang tinggi ini biasanya dimanfaatkan untuk menambah energi. Kopi secara cepat bisa memberi tambahan energi terutama di pagi hari.


Selain diminum langsung, biasanya espresso juga menjadi bahan utama pada racikan minuman kopi lainnya. Seperti cafe latte, mocktail, hingga cappuccino. Sebenarnya berapa banyak kafein dalam 1 shot (44 ml) espresso?

kandungan kafein pada espressokandungan kafein pada espresso Foto: Getty Images/iStockphoto

Dilansir dari Real Simple (30/9), kandungan kafein pada espresso termasuk yang tinggi. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu shot espresso mengandung 63 miligram kafein. Tetapi jumlah kafein ini bisa berbeda-beda tergantung jenis kopi.

Misalnya, satu shot espresso di Starbucks mengandung 75 miligram kafein. Sedangkan, untuk kreasi minuman di gerai tersebut mungkin saja mengandung beberapa shot espresso yang berarti jumlah kafeinnya bisa bertambah.

Bagaimana kandungan kafein pada secangkir kopi hitam dibandingkan 1 shot espresso? Untuk 8 ounce (236 ml) kopi hitam mengandung sekitar 95 miligram kafein. Berarti setiap 1 ounce (29 ml) kopi hitam mengandung 12 miligram kafein. Sedangkan, kafein pada seteguk espresso sebanyak 63 miligram.

Lantas, berapa banyak asupan kafein yang dianjurkan?

Umumnya Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) menganjurkan orang konsumsinya tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari. Jadi, mengonsumsi 1-2 shot espresso masih dalam batas aman.

Asupan kafein juga bisa didapatkan dari secangkir teh hijau dengan 30-50 miligram kafein, diet coke (360 ml) sebanyak 46 miligram kafein, dan cokelat memiliki 12 miligram kafein per 30 gram. Konsumsi minuman ini tetap harus memperhatikan konsidis tiap orang. Karena ada orang yang sensitif dengan kafein.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Agar-agar Jadi Menu Diet Paling Efektif dan Murah, Ini Sebabnya


Jakarta

Agar-agar atau jelly ternyata bisa jadi pilihan menu terbaik saat menurunkan berat badan. Chef ini mengungkap keistimewaan nutrisi agar-agar yang membuatnya cocok buat diet.

Membicarakan menu diet, tak harus selalu makanan tinggi protein yang harganya mahal. Sumber serat yang murah meriah dan ada di sekitar kita juga bisa jadi andalan.

Contohnya agar-agar yang ternyata bagus untuk dikonsumsi dalam menu harian ketika diet. Hal ini diungkap chef sekaligus pegiat hidup sehat, Edwin Lau.


Melalui unggahan Instagram @chefedwinlau (23/10/2024), ia menyebut agar-agar sebagai makanan diet termurah, tersehat, dan terenak. Selain itu, agar-agar yang terbuat dari alga merah ini merupakan bahan makanan halal, ramah vegan, bebas gluten, dan 100% alami.

Chef Edwin Lau mengungkap agar-agar mengandung serat yang hampir semuanya tidak tercerna di sistem pencernaan. “Maka fungsinya sebagai pencahar alami sangat efektif karena agar-agar memberikan bobot tambahan pada feses dan meningkatkan resapan cairan di usus sehingga proses pencernaan berjalan lebih lancar dan cepat,” jelasnya.

Agar-agar Menu Diet Paling Efektif dan Murah, Ini SebabnyaKaya serat, agar-agar bagus dikonsumsi saat diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/VIKTORIIA DROBOT

Selain itu, menurut penelitian Masaki Sanaka yang dikutip oleh chef Edwin Lau, serat pada agar-agar juga punya fungsi lain. Serat ini memberikan sensasi kenyang lebih lama dan sangat efektif menahan nafsu makan berlebihan jika disantap sebelum makan besar atau camilan manis.

Berkat keunggulan agar-agar inilah, masalah obesitas dapat diatasi. Konsumsi agar-agar juga terbukti membantu pasien obesitas menurunkan berat badannya serta membantu mengendalikan gula darah pada pasien diabetes tipe 2, seperti dikutip dari penelitian H Maeda.

Namun pastikan memilih agar-agar yang tepat. Hindari yang sudah dicampur gula, pemanis lain, atau bahan tambahan pangan berlebih yang membuat sifat agar-agar tidak alami lagi.

Sebaiknya cari agar-agar dalam bentuk paling alaminya, seperti bubuk, serpihan, atau batangan di toko bahan kue atau supplier bahan pastry. Seringnya produk ini disebut agar-agar powder. Harganya sekitar Rp 5 ribuan per bungkus kecil.

“Terakhir, pastikan Anda menggunakan air yang cukup saat mencampurkan agar-agar, terutama pada bagian yang belum larut sempurna,” saran chef Edwin Lau. Sebab bagian agar-agar yang belum larut itu dapat menempel di usus atau saluran kerongkongan yang pada akhirnya memicu sumbatan di saluran pencernaan.

Chef Edwin Lau melanjutkan, “Saran saya, hangatkan larutan agar-agar dengan air/susu/jus terlebih dahulu maupun diblender terlebih dahulu, lihat konsistensinya, kemudian cetak dan simpan di kulkas.”

Agar-agar Menu Diet Paling Efektif dan Murah, Ini SebabnyaPilih agar-agar yang alami dan dibuat tanpa banyak tambahan pangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/VIKTORIIA DROBOT

Jika agar-agar dibuat dengan campuran air putih, bisa tahan sangat berminggu-minggu di kulkas. Namun jika dilarutkan dengan susu, maka agar-agar hanya akan tahan sekitar 4 hari, maksimal 1 minggu di kulkas.

Manfaat agar-agar untuk diet juga pernah dibahas Mario Mizzi, pakar kesehatan yang punya klinik diet. Ia mengungkap agar-agar bantu mengontrol berat badan karena sifatnya menstimulasi metabolisme.

Agar-agar turut mengandung asam amino yang bisa mendukung sistem imunitas tubuh. Jadi juga bisa mendukung kesehatan secara umum.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Studi Ungkap Jumlah Konsumsi Kopi Segini Picu Kerusakan Ginjal


Jakarta

Konsumsi kopi berlebihan berdampak buruk untuk kesehatan. Karenanya kamu perlu membatasi asupan kopi. Hindari minum kopi sebanyak yang disebut studi ini karena bisa memicu kerusakan ginjal.

Bagi banyak orang, minum kopi setiap hari adalah ‘penyelamat’ untuk membuat tubuh berenergi dan pikiran lebih fokus. Namun, tetap saja, mengonsumsi kopi ada aturannya. Hindari minum kopi berlebihan.

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam JAMA Network Open mengungkapkan bahwa minum 3 cangkir kopi atau lebih setiap hari dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.


Studi ini melibatkan 1.180 orang dewasa berusia 18 hingga 45 tahun yang mengalami hipertensi tahap awal, tapi belum mendapat pengobatan. Penelitian berlangsung selama sekitar 16 tahun dengan pemantauan lanjutan dalam rentang waktu 7,5 tahun.

Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi hitam ilustrasi. Foto: Ilustrasi iStock

Melansir Eat This Not That, para peneliti memeriksa tiga indikator utama gangguan ginjal, yakni hiperfiltrasi (tingginya laju filtrasi glomerulus), albuminuria (tingginya kadar albumin dalam urine), dan tekanan darah tinggi. Ketiganya merupakan tanda awal dari disfungsi dan penyakit ginjal.

Menariknya, hampir separuh peserta studi memiliki varian gen CYP1A2 (rs762551) yang menyebabkan metabolisme kafein menjadi lebih lambat. Pada kelompok ini, risiko mengalami gangguan ginjal melonjak signifikan jika mereka minum 3 cangkir kopi atau lebih setiap hari.

Berikut hasil spesifik yang dialami kelompok di atas:

– 2,5 kali lebih mungkin mengalami hiperfiltrasi,
– 2,7 kali lebih mungkin menderita albuminuria,
– 2,8 kali lebih berisiko mengalami hipertensi.

Ilustrasi tingkat roasting biji kopiIlustrasi biji kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rixipix

“Ini menunjukkan bahwa kafein, secara spesifik, adalah komponen dalam kopi yang dapat merusak ginjal,” kata Sara Mahdavi, penulis utama studi sekaligus peneliti dari Departemen Kedokteran Komunitas dan Keluarga, Universitas Toronto.

Namun, tidak semua ahli sepakat bahwa kopi harus dihindari sepenuhnya. Melanie Betz, ahli gizi dari Kidney Foundation, menegaskan bahwa temuan ini penting, tapi perlu dilihat secara proporsional.

“Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan nutrisi yang dipersonalisasi. Genetika memainkan peran besar dalam bagaimana tubuh kita merespons makanan atau obat-obatan,” kata dia.

Betz menambahkan bahwa sebagian besar studi lain justru menemukan manfaat kopi bagi kesehatan ginjal, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

“Yang perlu ditekankan adalah, risikonya meningkat pada mereka yang minum lebih dari tiga cangkir per hari, itu jumlah yang cukup banyak,” kata dia.

Selain itu, studi ini tidak mengontrol faktor diet lain yang juga berpengaruh pada kesehatan ginjal, seperti konsumsi buah, sayur, dan protein hewani.

“Bisa jadi, orang yang minum banyak kopi juga mengonsumsi lebih sedikit makanan sehat lainnya,” ujarnya.

Lalu, apakah aman jika hanya minum 1 atau 2 cangkir kopi sehari?

Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi mengandung kafein. Foto: Ilustrasi iStock

Menurut Jen Hernandez, ahli diet ginjal dan pendiri Plant-Powered Kidneys Inc, jawabannya bergantung pada masing-masing individu.

“Ada kurva berbentuk U dalam konsumsi kafein. Konsumsi sekitar satu cangkir per hari justru bisa memberi manfaat, termasuk perlindungan terhadap tekanan darah tinggi,” jelasnya.

Hernandez juga mencatat bahwa kopi mengandung antioksidan dan mikronutrien seperti kalium, yang bisa membantu menjaga fungsi ginjal dan tekanan darah. Bahkan, sebuah tinjauan ilmiah pada 2020 menemukan bahwa kopi memiliki potensi protektif terhadap ginjal.

Namun, semua kembali pada prinsip moderasi. Jika Anda masih khawatir terhadap dampak kafein, bisa memilih alternatif kopi decaf atau kopi tanpa kafein.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Awas, Studi Temukan Minum Kopi Sebanyak Ini Bisa Bikin Ginjal Rusak”

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com

8 Jus Buat Diet yang Bikin Berat Badan Turun dan Lemak Luruh


Jakarta

Sedang diet? Konsumsi jus buah dengan nutrisi tepat ini bisa jadi pilihan. Berat badan akan cepat turun dan lemak pun luruh. Jenisnya ada jus wortel hingga jus sayuran hijau.

Jus bisa jadi menu diet pilihan, tapi usahakan mengonsumsi jus alami atau yang dibuat sendiri di rumah. Dengan begitu, tambahan gulanya dapat dikontrol. Jus yang lebih sehat juga kemungkinan mengandung lebih banyak serat.

Melansir Healthline dan Forbes Health, berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet menurunkan berat badan:


1. Jus buah bit

Juice buah bit untuk ibu hamilJuice buah bit kaya antioksidan dan nutrisi lain yang bisa menurunkan beraat badan. Foto: Getty Images/Angelika Mostova

Bit termasuk buah kaya antioksidan yang dapat dukung penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan tinggi bisa menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

Antioksidan bantu menurunkan berat badan dengan mendorong pemecahan sel-sel lemak dan seiring berjalannya waktu turut meningkatkan fungsi metabolisme.

Bit utuh juga rendah kalori dan tinggi serat. Buah ini bantu memperlambat pengosongan perut dan bikin kenyang lebih lama sehingga asupan kalori berkurang.

2. Jus seledri

Jus seledriJus seledri juga bisa diminum karena kandungan kalori rendah. Foto: iStock

Kandungan air dalam seledri atau batang seledri tinggi dan kalorinya rendah. Studi menunjukkan konsumsi makanan dan minuman berkalori rendah bermanfaat untuk memangkas berat badan dan meluruhkan lemak.

Sayuran ini juga sumber antioksidan yang bantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

3. Jus ceri

Konsumsi jus ceri bagus untuk diet dengan manfaatnya mendorong seseorang tidur lebih lama dan berkualitas. Buah ini mengandung melatonin, hormon yang dikenal sebagai obat tidur.

Penelitian menemukan orang yang memiliki kebiasaan tidur panjang dan berkualitas dapat bantu tingkat penurunan berat badan yang lebih besar.

4. Jus delima

Ilustrasi jus delimaJus delima punya kandungaan polifenol baik untuk menekan nafsu makan. Foto: Getty Images/PhotoIris2021

Antioksidan dan polifenol dalam delima tergolong tinggi. Polifenol diketahui bisa menekan nafsu makan sehingga asupan kalori hanya sedikit.

Delima juga bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang dapat meningkatkan rasa lapar. Bukan hanya itu, kandungan kalorinya rendah sehingga dukung penurunan berat badan.

5. Jus wortel

Wortel termasuk sayuran padat nutrisi dan kaya serat. Asupan serat yang cukup mampu menahan nafsu makan dan membuat kenyang lebih lama.

Sayuran berwarna oranye ini juga tinggi karotenoid. Studi menunjukkan pengidap obesitas yang rutin konsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari mengalami penurunan lemak perut signifikan.

6. Jus sayuran hijau

Sayuran hijau mengandung nutrisi penting yang mudah diserap, mencakup tinggi serat, gula rendah, dan antioksidan. Kandungannya bantu meningkatkan kesehatan usu dan mengurangi peradangan. Melawan peradangan diketahui merupakan kunci penurunan berat badan yang efektif.

Sayuran hijau yang dapat digunakan seperti bayam, kale, peterseli, dan brokoli. Mentimun, apel hijau, dan seledri juga dapat ditambahkan atau dicampur agar jus semakin nikmat.

7. Jus semangka

Jus semangka.Bisa juga minum jus semangka yang bisaa turunkan bb. Foto: Getty Images/galitskaya

Semangka termasuk buah yang kaya akan kandungan air. Tingginya kandungan air dalam buah dapat menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, buah berdaging merah menyegarkan ini rendah kalori.

Semangka juga mengandung asam amino dan arginine. Keduanya diketahui bantu meluruhkan lemak tubuh yang dukung penurunan berat badan.

8. Jus jahe

Jahe terbukti meningkatkan termogenesis dan mengurangi rasa lapar. Termogenesis mengacu pada proses pembakaran kalori oleh tubuh yang menghasilkan panas.

Penelitian juga menunjukkan rimpang satu ini bantu meningkatkan metabolisme dan menyimpan profil antioksidan mengesankan yang memiliki efek anti diabetes.

Untuk membuat jus ini, cukup gunakan bongkahan kecil jahe dan campurkan perasan lemon untuk menambah rasa dan antioksidan ekstra.

Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “8 Jus untuk Diet, Ampuh Pangkas BB hingga Meluruhkan Lemak”

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Rekomendasi 2 Jus Terbaik untuk Orang Usia 50 Tahun ke Atas


Jakarta

Orang berusia 50 tahun ke atas disarankan lebih memerhatikan asupan makanannya jika ingin sehat dan berumur panjang. Coba rutin konsumsi 2 jus terbaik ini menurut para ahli.

Menjaga kesehatan seiring pertambahan usia bukan perkara mudah, terlebih jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Salah satu cara sederhananya adalah dengan mengatur pola makan, termasuk lewat konsumsi jus.

Namun, tak semua jus layak diklaim sebagai minuman sehat. Meski terlihat segar dan menyehatkan, beberapa jenis jus justru mengandung gula tambahan yang tinggi, serta minim serat.


Hal ini justru dapat berdampak buruk, terutama bagi kelompok usia 50 tahun ke atas yang mulai rentan terhadap berbagai gangguan metabolik.

Menurut ahli nutrisi Blanca Garcia, jus terbaik bagi individu berusia 50 tahun ke atas adalah yang berasal dari campuran buah dan sayuran segar. Jus juga harus dibuat tanpa tambahan gula maupun bahan pengawet.

tren minum jus 3 hari untuk detox  tubuhAda jus yang direkomendasikan untuk orang berusia 50 tahun ke atas. Foto: Getty Images/iStockphoto

Dia menyarankan agar jus yang dikonsumsi lebih menitikberatkan pada sayuran ketimbang buah.

“Tanpa serat yang bisa memperlambat proses pencernaan, gula darah bisa melonjak setelah minum jus,” ujar Blanca, seperti dikutip dari Eat This Not That.

Sebaliknya, jus dari sayuran cenderung memiliki kadar gula lebih rendah dan serat yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Serat juga memegang peran krusial dalam menjaga sistem pencernaan, yang pada usia 50-an umumnya mulai mengalami perlambatan fungsi.

Sebuah penelitian dalam JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa orang berusia antara 50-71 tahun yang rutin mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya.

Serat membantu meningkatkan kesehatan usus, mengontrol kadar kolesterol, dan mendukung metabolisme tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengonsumsi jus yang kaya serat bisa menjadi langkah cerdas bagi Anda yang ingin tetap aktif dan sehat di usia paruh baya.

Baca juga: Botol Coca-Cola Berusia 1 Abad Ditemukan Kolektor, ini Tampilannya

Jus buah dan sayurKonsumsi jus sayur jauh lebih direkomendasikan daripada jus buah. Foto: Istock

Berikut dua jenis jus yang disarankan oleh para ahli untuk usia 50 tahun ke atas:

1. Jus kangkung

Jus dari sayuran hijau satu ini ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Biomedical and Environmental Sciences, disebutkan bahwa konsumsi jus kangkung selama tiga bulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Efek ini tentu sangat penting bagi kelompok usia 50-an yang mulai rentan terhadap penyakit kardiovaskular.

2. Jus brokoli

Brokoli mengandung antioksidan bernama kaempferol yang diketahui dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.

Selain itu, kandungan antioksidan dalam brokoli juga bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit kronis.

Mengonsumsi jus brokoli secara rutin dapat membantu menjaga fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Rahasia Umur Panjang, Ini Jus Terbaik buat Usia 50-an Menurut Ahli”

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

5 Buah dan Sayur yang Ternyata Tidak Sesehat yang Dikira


Jakarta

Buah dan sayur memang menyehatkan karena kaya nutrisi. Namun, konsumsi sebagian buah dan sayur juga bisa berdampak buruk. Kenapa ya?

Konsumsi buah dan sayuran memang dianjurkan karena kandungan berbagai nutrisi penting di dalamnya. Mulai dari vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

Namun, ada buah dan sayur yang tidak sesehat dikira. Jika dikonsumsi berlebihan, maka dapat berdampak buruk bagi kesehatan.


Lantas, buah dan sayur apa saja yang dimaksud? Merangkum lovefood.com, berikut daftarnya!

1. Tomat

tomatJika berlebihan, tomat bisa memicu gejala asam lambung dan penyakit lain. Foto: iStock

Tomat merupakan salah satu makanan kaya nutrisi. Di dalamnya terkandung 95% air yang membuatnya bagus untuk memberi asupan hidrasi pada tubuh.

Sayangnya, kandungan air berlebihan bisa membatasi nilai nutrisinya. Nutrisi yang tersisa adalah serat dan karbohidrat. Kandungan ini berkontribusi dalam pencernaan sehat dan menyediakan energi

Kandungan vitamin C, folat, kalsium, dan vitamin K menjadi sumber antioksidan likopen yang penting untuk mencegah penyakit.

Mengkonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan. Kandungan glutamat dan asam fenolat bisa memicu gejala asam urat pada orang rentan.

Tomat juga bisa memicu atau memperburuk gejala asam lambung pada orang sensitif. Kadar asam yang tinggi juga bisa meningkatkan asam urat gula darah, terutama bagi mereka yang memiliki masalah asam urat.

2. Alpukat

Avocado on old wooden table in bowl. Halfs of avocados fresh fruits healthy food.Alpukat yang dimakan berlebihan bisa menyebabkan beberapa risiko penyakit. Foto: iStock

Alpukat termasuk salah satu buah yang sering disarankan saat diet karena mengandung lemak tak jenuh tunggal. Jenis lemak sehat itu dapat melindungi diri dari penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah.

Alpukat juga kaya akan vitamin E yang efektif dalam mengurangi risiko kanker, radang sendi, dan katarak. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan. Zat gizi di dalam alpukat tidak cukup memenuhi nutrisi sehari-hari.

Alpukat juga minim kandungan protein dan kalsium. Kekurangan protein bisa melemahkan jaringan dan massa otot. Sedangkan kekurangan kalsium berisiko terhadap penyakit tulang.

Daftar buah dan sayuran lain yang tidak selalu sehat bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Buah bit

buah bitKonsumsi bit secara berlebihan bisa mengurangi kadar kalsium tubuh serta memicu kenaikan gula darah. Foto: iStock

Buah berpigmen tinggi ini kaya akan betalain yang memiliki manfaat anti-inflamasi dan nitrat untuk meningkatkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Karenanya, konsumsi buah ini bagus untuk kesehatan jantung.

Buah bit terkenal dengan aromanya yang langu, sehingga tidak banyak orang suka. Untuk mengakalinya, coba konsumsi buah ini dengan rasa asam supaya lebih seimbang.

Sayangnya beberapa faktor bisa menyebabkan buah ini tidak sehat. Bit mengandung gula alami yang bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.

Konsumsi bit berlebihan juga bisa mengurangi kadar kalsium dalam tubuh.

4. Ubi jalar

cara memanggang ubi jalarKonsumsi ubi jalar berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan risiko pembentukan batu ginjal. Foto: Getty Images/iStockphoto

Ubi merupakan sumber beta karoten yang sangat baik. Kandungan vitamin A di dalam tanaman ini juga penting untuk meningkatkan kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, serta reproduksi.

Namun, ketika dikonsumsi pastikan bersama kulitnya. Bagian kulit ubi sebagian besar mengandung vitamin C dan kalium serta serat. Mengonsumsi cukup serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker usus.

Namun, konsumsi ubi juga perlu diperhatikan. Ubi mengandung manitol, jenis karbohidrat yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut, diare, dan kembung. Kandungan oksalat di dalamnya juga mampu meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

5. Wortel

Sering dipakai sebagai tambahan dalam salad atau makanan lain, wortel juga sebenarnya menawarkan manfaat sehat.

Sayuran ini dikenal mengandung beta karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Kandungan tersebut juga penting untuk kesehatan mata dan kekebalan tubuh.

Mengonsumsi wortel berlebihan bisa menyebabkan efek negatif. Vitamin A di dalamnya memang bisa menjaga kesehatan penglihatan. Namun, dalam jumlah berlebihan kandungan ini bisa sebabkan keracunan.

Kandungan serat berlebih di dalamnya juga bisa menyebabkan gangguan saluran pencernaan, seperti sembelit atau konstipasi.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Banyak?


Jakarta

Kopi dan matcha sama-sama dikemas dengan kafein, yang bermanfaat untuk meningkatkan energi. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih baik?

Kafein adalah stimulan yang terbentuk secara alami dalam tumbuhan. Kafein dikenal sebagai senyawa alkaloid xantina yang menstimulasi otak dan sistem saraf pusat.

Kafein dapat ditemukan pada kopi dan matcha. Matcha sendiri merupakan teh hijau bubuk yang diproduksi secara khusus dan terbuat dari daun teh muda.


Meskipun sama-sama mengandung kafein, tetapi cara kafein pada kedua minuman tersebut berbeda-beda. Khususnya pada manfaat meningkatkan energi pada tubuh.

Dikutip dari Instagram @matchasocietyau (29/05/25) berikut faktanya!

1. Jumlah kandungan kafein

Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik?Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik? Foto: iStock/Instagram @matchasocietyau

Umumnya matcha mengandung sekitar 19-44 mg gram kafein per gram. Sementara biji kopi mengandung sekitar 10-12 gram kafein per gram.

Namun, matcha sering disiapkan dalam porsi 2-4 gram, sehingga dalam secangkir matcha kandungan kafeinnya bisa mencapai 38-176 mg.

Untuk secangkir kopi (240 ml) yang mengandung 10 gram kopi biasanya terdapat kandungan sekitar 100 mg kafein.

2. Cara kerja kafein pada kopi dan matcha

Kafein yang ditemukan baik pada kopi maupun matcha sama-sama memberikan manfaat untuk meningkatkan energi. Namun, cara kerja masing-masing berbeda.

Pada kopi biasanya akan memberikan dorongan energi yang lebih cepat dan kuat. Namun, efeknya cenderung lebih singkat, sekitar 1-2 jam saja.

Sementara pada matcha akan memberikan energi yang lebih stabil dan tahan lama sekitar 4-5 jam. Hal ini juga karena adanya kandungan asam amino yang disebut L-theanine.

Efek samping yang ditimbulkan dari kafein pada kopi dan matcha ada di halaman berikutnya.

3. Efek samping kafein pada kopi dan matcha

Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik?Efek samping kafein pada kopi dan matcha Foto: iStock/Instagram @matchasocietyau

Dorongan energi yang diberikan usai mengonsumsi matcha akan terasa lebih tenang dan lembut. Ini karena kandungan asam amino L-theanine.

L-theanine berperan memperlambat pelepasan kafein, meningkatkan kewaspadaan yang tenang tanpa menimbulkan efek samping, seperti rasa gelisah dan tekanan.

Sementara kafein pada kopi akan memberikan energi yang dahsyat dan terus-menerus memberi lonjakan energi yang cepat. Kondisi ini sering kali diikuti dengan efek samping rasa cemas dan tekanan.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Apa Benar Makan Telur Setiap Hari Bikin Kolesterol Naik? Ini Kata Pakar


Jakarta

Konsumsi telur menawarkan banyak manfaat sehat, terutama asupan protein tinggi. Namun, banyak yang khawatir makan telur setiap hari bikin kolesterol naik. Apakah anggapan ini benar?

Telur merupakan sumber protein yang banyak dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat Indonesia. Selain harganya terjangkau, telur rasanya enak dan gampang diolah.

Dalam sebutir telur terkandung vitamin A, protein, folat, vitamin D, vitamin B, lemak omega-3, serta mineral seperti zat besi, kalsium, zinc, dan kalium. Meski begitu, masih banyak orang yang khawatir bahwa mengkonsumsi telur setiap hari bisa menyebabkan kadar kolesterol meningkat.


Apakah hal ini benar?

Mengutip Mayo Clinic, telur ayam memang mengandung kolesterol, tapi efek konsumsi telur terhadap kenaikan kadar kolesterol darah sangat minim jika dibandingkan dengan efek lemak trans dan lemak jenuh.

Sejumlah penelitian yang dilakukan ilmuwan di Harvard Medical School menemukan bahwa konsumsi satu telur sehari aman bagi kebanyakan orang. Ratusan ribu orang selama beberapa dekade melaporkan apa yang mereka makan dan semua kondisi medis yang mereka alami.

Studi tidak menemukan tingkat serangan jantung, stroke, atau penyakit kardiovaskular lainnya yang lebih tinggi pada orang yang makan satu butir telur per hari.

Mengutip Heart Foundation, banyak salah kaprah seputar telur berasal dari fakta bahwa kuning telur mengandung lemak. Padahal, efek kuning telur terhadap kolesterol tinggi sangat minim. Justru, penggunaan minyak dan margarin untuk menggoreng telur yang sebenarnya memiliki efek lebih besar pada peningkatan kadar kolesterol darah kita.

Berdasarkan tinjauan menyeluruh dari penelitian yang ada, bukti efek telur pada kolesterol darah dianggap tidak cukup. Sehingga, para ahli menyimpulkan bahwa telur aman dikonsumsi bagi penderita kolesterol tinggi sekalipun.

Meski demikian penting untuk memperhatikan makanan yang Anda konsumsi bersama telur, seperti nasi, roti, mentega, garam, dan/atau daging olahan, seperti nugget atau sosis, yang bisa berdampak buruk kepada jantung.

Cara aman makan telur bagi penderita kolesterol

Sebuah studi yang meneliti orang dewasa di Eropa dan Korea menemukan bahwa mengkonsumsi dua hingga empat telur setiap minggu dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap asupan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung, terutama pada orang dengan diabetes.

Sementara, studi lain yang melibatkan 100 ribu orang dewasa lebih di Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi lebih dari lima hingga enam telur per minggu meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 30%. Namun, tidak dapat dipastikan bahwa peningkatan risiko ini hanya disebabkan oleh telur saja.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menekan jumlah kolesterol dalam telur, yaitu memasak telur dengan cara direbus, mengkombinasikan telur dengan sayuran untuk menyeimbangkan nutrisi, gunakan minyak yang stabil pada suhu tinggi dan tidak mudah teroksidasi, selalu pilih telur dengan kualitas dan nutrisi terbaik, dan jangan memasak telur terlalu matang.

Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Makan Telur Setiap Hari Bikin Kolesterol Naik? Ini Fakta yang Benar

(adr/adr)



Sumber : food.detik.com

Duh! Kombinasi Mie Instan dengan 3 Makanan Ini Bisa Bikin Sakit


Jakarta

Mie instan terasa semakin nikmat dengan tambahan pelengkap seperti kerupuk hingga keju. Namun, waspadai kombinasi makanan tersebut karena bisa berefek buruk untuk kesehatan.

Mie instan disebut ahli gizi sebagai makanan rekreasional yang artinya boleh dikonsumsi sesekali untuk menyenangkan selera. Dalam membuatnya, banyak orang berkreasi menambahkan bahan dan pelengkap lain.

Tambahan bahan ini bisa bikin aroma, tekstur, hingga rasa mie instan lebih enak. Bahkan ada tambahan bahan yang sifatnya membuat mie instan lebih mengenyangkan.


Sayangnya tidak semua pelengkap atau topping mie instan bagus untuk kesehatan. Berikut 3 kombinasi bahan mie instan yang bisa membuat kamu sakit:

Nasi

White rice in bowlIlustrasi nasi putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita

Perpaduan mie instan dengan nasi seolah menjadi paket lengkap pemuas rasa lapar. Perut langsung kenyang saat semangkuk mie instan dan nasi habis dilahap.

Namun ada bahaya di balik rasa kenyang tersebut. Bahaya itu muncul dari ‘kombo’ karbohidrat yang didapat dari mie instan dan nasi.

Mie instan dan nasi merupakan sumber karbohidrat sederhana. Terlalu banyak asupan karbohidrat berisiko memicu peningkatan berat badan.

Kerupuk

Menikmati semangkuk mie instan kuah dengan kerupuk pedas juga akan terasa nikmat. Namun, perpaduan ini sebenarnya tidak disarankan.

Mie instan dan kerupuk sama-sama merupakan makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Keduanya juga umumnya mengandung MSG dalam jumlah tinggi.

Konsumsi kerupuk dan mie instan bisa memicu kenaikan berat badan dan berujung pada sindrom metabolik.

Kornet dan keju

Majelis Ulama Indonesia Kritisi Kehalalan Kornet Kalengan di PasaranIlustrasi kornet. Foto: Getty Images/iStockphoto/Raylipscombe

Kamu tentu sering menemukan perpaduan mie instan dengan kornet dan keju di banyak warung kopi. Boleh jadi perpaduan ketiganya terasa mengenyangkan. Namun, hati-hati bahaya di baliknya.

Mie instan dan kornet merupakan makanan olahan yang melalui proses panjang. Makanan olahan diketahui bisa memicu peradangan yang jadi pemicu banyak penyakit kronis.

Selain kornet, hindari juga konsumsi mie instan dengan sosis, bakso, dan nugget.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bikin Sakit, Jangan Coba-coba Makan Mi Instan dengan 3 Makanan Ini”

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com