Category Archives: Tempat makan

Lembutnya Roti Sourdough Buatan Sofdoh, Ide Oleh-oleh Baru dari Jogja


Jakarta

Di Jogja kini ada roti sourdough kekinian dengan berbagai varian rasa. Roti sourdough yang lembut dan lebih sehat ini juga cocok jadi oleh-oleh!

Mudik ke Jogja biasanya pulang-pulang membawa oleh-oleh bakpia atau gudeg. Namun, variasi oleh-oleh dari Jogja kini bertambah.

Bahkan, ada beberapa oleh-oleh kekinian yang bisa dicoba. Salah satunya roti sourdough yang ditawarkan gerai Sofdoh.


Roti sourdough memang sedang mendapat popularitas tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Dikenal lebih sehat karena menggunakan ragi alami atau disebut sebagai sourdough starter.

Begitu juga dengan roti sourdough yang ditawarkan gerai Sofdoh. Rotinya dibuat dan dipanggang fresh setiap pagi, menggunakan starter atau ragi alami dan bahan-bahan berkualitas lainnya.

Selain itu, variasi rasa yang ditawarkan juga beragam, mulai dari Cranberry Cheese, Choco Cheese, Choco Nuts, sampai Spicy Beef Floss. Harganya pun masih terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 20.000 saja.

Lokasinya ada di dua tempat, yaitu di Ruko Seturan Square Jogja dan samping Gedung Permata (Jl Sultan Agung), Jogja.

Berikut informasi roti sourdough buatan Sofdoh:

1. Less gluten dan low sugar

SofdohRoti-roti sourdough yang ditawarkan Sofdoh dibuat dari ragi alami, dan less gluten dan low sugar. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Seperti roti sourdough pada umumnya, roti di Sofdoh juga dibuat menggunakan ragi alami.

Ragi alami atau starter yang digunakan berumur satu tahun, diberi nama ‘Cardio’. Cardio harus selalu diberi makan dan dirawat, tidak boleh sampai kepanasan atau kedinginan.

Meskipun tergolong umur starternya belum lama, tetapi Cardio diyakini telah berperan banyak dalam proses pembuatan roti ini. Perannya membuat adonan roti menjadi lebih kenyal dan lembut.

Selain itu, roti sourdough dari Sofdoh juga tak mengandung banyak gluten. Hal ini disebabkan karena selama proses fermentasi, ragi liar dan bakteri asam laktat memecah sebagian gluten dalam tepung. Menghasilkan roti dengan gluten lebih rendah, sehingga lebih mudah dicerna.

Roti sourdough ini juga tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah. Sebab, saat dikonsumsi proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat menjadi lebih lambat.

2. 11 varian rasa roti sourdough

SofdohAda 11 varian rasa roti sourdough yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Terdapat 11 varian rasa yang bisa di dicoba di Sofdoh, mulai dari yang manis sampai gurih.

Khusus untuk roti, ada 7 varian rasa berbeda, mulai dari yang paling favorit yaitu Cranberry Cheese, Choco Nuts, Choco Cheese, Brown Cinnamon, No Filling, Spicy Beef Floss, sampai Tuna Gochujang. Harga roti sourdough Rp 27.000 dan Rp 29.000.

Sofdoh juga punya sourdough pretzel yang tersedia dengan tiga variasi rasa, yaitu Pretzel Almond, Pretzel Cinnamon, dan Pretzel Parmesan. Harganya Rp 22.000 dan Rp 27.000.

Menu terakhir yaitu roti baguette polos yang juga dibuat menggunakan adonan sourdough. Variasi baguette ini dibanderol dengan harga Rp 20.000.

Roti sourdough ini bisa dibeli satuan atau bisa juga langsung beli banyak untuk oleh-oleh karena disediakan kardus khusus dengan ekstra biaya tambahan.

Roti ini tahan di suhu ruang sekitar 2 sampai 3 hari. Jika ingin dipanaskan kembali, bisa dipanaskan di microwave beberapa detik saja atau dikukus.

Caranya dengan memanaskan kukusan, setelah panas dan beruap, matikan api dan masukkan roti sourdoughnya sampai kembali hangat.

Kenikmatan roti sourdough dari Sofdoh dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Cranberry Cheese dan Choco Cheese yang jadi favorit

SofdohCranberry cheese jadi salah satu yang paling favorit. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

detikFood mencoba beberapa varian paling favorit. Menurut kami semua roti sourdoughnya punya ukuran yang terbilang besar, dengan panjang sekitar 18-20 cm. Lalu rotinya dipotong menjadi 5 bagian kecil supaya lebih mudah dinikmati.

Semua varian rotinya juga mengembang sempurna. Bagian luarnya memang agak renyah, tetapi dalamnya lembut kenyal, berserat, dan berongga.

Tentu Cranberry Cheesenya tidak boleh dilewatkan. Harganya Rp 27.000, terdiri dari adonan terdiri buah cranberry kering, wijen hitam, dengan isian cream cheese di tengahnya.

Rasa adonannya sendiri cenderung asam seperti hasil dari fermentasi, tidak begitu manis. Namun, sangat pas dipadukan dengan buah cranberry yang melimpah dengan rasa asam segar dan cream cheese yang juga asam dengan sentuhan gurih lembut dan sedikit manis susu.

Sayangnya, komposisi cream cheesenya menurut kami terlalu sedikit, karena hanya ada di bagian tengah roti.

SofdohVariasi choco cheesenya juga tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Variasi Choco cheese tidak kalah nikmat, harganya Rp 29.000 per buah. Adonannya sama-sama terdiri dari tambahan buah cranberry dan wijen hitam. Cream cheesenya juga bisa ditemukan di bagian tengah roti.

Namun, rasanya agak berbeda. Rasa asamnya tetap ada dari adonan maupun cranberry, tetapi secara keseluruhan lebih didominasi rasa cokelat pekat dan sedikit lebih manis.

4. Choco Nuts dan Spicy Beef Floss yang tidak kalah enak

SofdohBagian dalam variasi choco nuts berupa lelehan cokelat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain Choco Cheese, mereka juga punya variasi Choco Nuts seharga Rp 27.000. Seperti adonan sourdough lainnya, variasi ini juga dilengkapi dengan tambahan cranberry kering dan wijen hitam.

Bedanya bagian tengahnya bukan diisi cream cheese, melainkan lelehan cokelat. Rasanya tidak begitu manis maupun asam, lebih didominasi dengan rasa cokelat pekat. Tambahan wijen hitamnya pun memberi sedikit sentuhan rasa pahit.

Namun, lumuran saus cokelatnya jauh lebih manis daripada adonannya, sehingga seimbang.

SofdohKalau mau yang gurih bisa pesan variasi spicy beef floss. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau tidak suka yang buah-buahan atau cokelat seperti ini, bisa mencoba variasi Spicy Beef Floss seharga Rp 27.000. Menggunakan adonan yang sama, terdiri dari cranberry dan wijen hitam, tetapi ada tambahan abon sapi di bagian tengahnya.

Rasa adonan originalnya cenderung asam, dengan sedikit sentuhan manis. Barulah rasa gurih pedas muncul dari abon sapinya. Meskipun perpaduannya terdengar aneh, tetapi ternyata kombinasinya cocok. Justru cita rasa roti ini menjadi lebih kompleks.

5. Cinnamon pretzel bisa jadi pilihan

SofdohAda juga cinnamon pretzel yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain roti sourdough, kami juga mencoba Cinnamon Pretzel seharga Rp 22.000.

Ukurannya sama seperti pretzel pada umumnya, dengan lebar sekitar 19-20 cm. Namun, tekstur adonannya cukup berbeda.

Kalau pretzel yang dibuat bukan dari sourdough punya tekstur yang padat dan lembut, pretzel ini justru lebih cenderung chewy kenyal, tetapi tetap lembut.

Topping kayu manis tidak sekadar taburan bubuk kayu manis saja, tetapi berupa olesan selai kayu manis yang rasanya tidak begitu manis, tetapi ada sentuhan asam dengan aroma khas.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Lagi Viral Pastry Jumbo Bentuk Pita, Begini Tekstur dan Rasanya


Jakarta

Inovasi pastry tidak ada habisnya. Jika umumnya pastry berbentuk kotak biasa atau bulan sabit, pastry dari bakery populer ini punya bentuk seperti pita!

Pastry banyak digemari karena teksturnya yang lembut di dalam dan renyah di luar. Rasanya yang gurih alami dari pemakaian mentega juga membuat pastry diidamkan.

Seiring berjalannya waktu, kreasi pastry terus berkembang. Salah satu inovasi terbaru yaitu pastry berbentuk pita.


Awalnya populer di Korea Selatan, kini pastry itu dapat ditemukan di Indonesia. Adalah Tous Les Jours yang memproduksinya.

Sejak diluncurkan awal Maret 2025, croissant pita ini sudah diincar banyak orang berkat bentuknya yang unik dan ukurannya cukup besar.

Ribbon Pie bisa dibeli di gerai Tous Les Jours seluruh indonesia. Dikemas berbeda daripada roti atau croissant lainnya.

Satu buah ribbon pie dikemas dalam box kotak jinjing dengan sentuhan desain berbentuk pita juga. Harga croissant pita per buahnya Rp 45.000.

Tous Les JoursTous Les Jours menawarkan ribbon pie, pastry berbentuk pita yang dikemas seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

detikFood membeli Ribbon Pie di gerai Tous Les Jours Street Gallery, Pondok Indah Mall. Tidak sulit menemukannya karena croissant ini juga tersusun rapi di etalase.

Kemasannya yang berbentuk box jinjing membuat croissant ini aman, tidak mudah hancur.

Pada dasarnya kreasi pastry ini berupa adonan seperti puff pastry plain butter yang dibentuk menjadi pita kupu-kupu, dipanggang, lalu diberi tambahan saus karamel di atasnya.

Ukuran croissant pita lebih besar dari croissant pada umumnya. Jika biasanya croissant punya ukuran panjang 10-12 cm, Ribbon Pie panjangnya sekitar 16-17 cm.

Tekstur bagian luar ribbon pie ini renyah dan flaky. Namun, bagian dalamnya tetap lembut dan berlapis.

Tous Les JoursBegini tampilan pastry berbentuk pita kupu kupu itu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tipenya bukan yang padat sehingga memakannya pun lebih enak dan terasa ringan di mulut. Tekstur croissant ini tidak begitu membuat seret di tenggorokan.

Rasa manis karamel lebih tercecap di bagian luar pastry ini. Sedangkan bagian dalamnya cenderung terasa seperti gurih mentega dengan sedikit sentuhan manis.

Tous Les JoursBagian dalam pastrynya memiliki lapisan seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Ukurannya yang cukup besar membuatnya bisa dinikmati bersama. Jika ingin mencobanya, bisa langsung datang ke gerai Tous Les Jours di seluruh Indonesia.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Empuk Lembut! Roti Sisir Rasa Butter hingga Lemper Ayam di Jogja


Jakarta

Oleh-oleh khas Jogja kini jauh lebih bervariasi. Selain bakpia, ada roti sisir berbagai rasa yang tidak kalah nikmat dan cocok dibawa pulang untuk orang tersayang.

Jogja memang identik dengan oleh-oleh khas berupa bakpia. Namun, seiring berjalannya waktu muncul inovasi oleh-oleh yang lebih beragam dan tidak kalah menarik. Salah satunya roti sisir Jogja yang ditawarkan oleh Delicia Bakery.

Roti sisir merupakan salah satu jenis roti jadul yang sudah ada sejak tahun 1955 di Indonesia.


Namun, roti ini masih memiliki banyak peminat dan kerap menjelma menjadi ikon oleh-oleh dari berbagai daerah, termasuk Jogja.

Tekstur roti yang empuk dengan olesan mentega manis gurih membuat ketagihan. Namun, Roti Sisir Jogja menawarkan variasi yang lebih beragam. Kemasannya juga praktis dan cukup tahan lama, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh.

Berikut informasi seputar Roti Sisir Jogja:

1. Produk toko roti legendaris Jogja

Roti Sisir jogjaRoti Sisir jogja ditawarkan oleh Delicia Bakery, bakery legendaris di Jogja. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kemunculan Roti Sisir Jogja mungkin merupakan suatu hal baru. Tepatnya hadir pada 2020 untuk menciptakan pilihan oleh-oleh Jogja yang berbeda.

Namun, roti sisir ini sebenarnya dihadirkan oleh toko roti legendaris asal Jogja, Delicia Bakery yang sudah ada sejak tahun 1989. Roti Sisir Jogja pun menawarkan roti sisir dengan cita rasa klasik, tetapi kemasannya dibuat modern.

2. Menggunakan resep turun temurun

Mengutip paxel.co.id, menurut pemiliknya Margaretha, roti sisir ini menggunakan resep turun temurun dari generasi awal.

Dibuat menggunakan bahan-bahan berkualitas premium, tetapi tetap mempertahankan cita rasa klasik.

Mereka hanya mengembangkan inovasi rasa dan isian yang beraneka ragam supaya pilihannya lebih bervariasi dan tidak membosankan.

3. Roti sisir 16 varian rasa

Berikut variasi menu yang ditawarkan oleh Roti Sisir JogjaBerikut variasi menu yang ditawarkan oleh Roti Sisir Jogja Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kurang lebih terdapat 16 varian rasa roti sisir yang dibagi menjadi 4 kategori berbeda, yaitu varian manis, varian daging, varian spesial, dan varian fruity.

Varian manis, seperti Classic Butter, Butter Meses, Chocolate, Tiramisu, Nanas, dan Cheese Spesial. Varian daging ada Ayam Lemper, Beef Special, dan Smoked Beef and Cheese,

Varian Spesial, seperti Lotus Biscoff, Nutella, dan Ovomaltine. Sedangkan varian fruity, seperti Pink Berry, Mix Fruit, dan Black Forest.

Harganya juga bervariasi, bisa dibeli satuan dibanderol mulai dari Rp 8.500 atau beli paket per box mulai dari Rp 55.000 sampai Rp 68.000 sesuai dengan variasi yang dipilih.

Kenikmatan Roti Sisir Jogja bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

4. Variasi klasik tidak boleh dilewatkan

Roti Sisir jogjaVariasi klasik seperti butter meses atau classis butter tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

DetikFood membeli Roti Sisir Jogja di gerai Delicia Bakery cabang KH.Ahmad Dahlan. Kami datang sekitar pukul 14.00, dan menurut pegawai di sana roti yang tersedia hari itu semuanya baru diproduksi pagi harinya.

Roti di sini juga diproduksi setiap hari. Masa simpannya bertahan 3-4 hari, tetapi jika disimpan dalam kulkas bisa tahan 5-7 hari.

Tentu variasi klasik, seperti Butter Meses (Rp 9.500) dan Clasic Butter (Rp 9.000) tidak boleh dilewatkan.

Semua roti sisir di sini menurut kami punya tekstur yang lembut dan berserat. Adonannya juga tidak lengket di langit-langit mulut, terasa ringan dan mudah dikunyah.

Adonan roti yang dasarnya sudah manis ringan ini berpadu dengan butter cream putih yang harum gurih dengan taburan meses cokelat melimpah.

Varian Classic Butternya juga tidak kalah nikmat. Terdiri dari butter premium yang aromanya cukup menyengat tetapi tidak mengganggu rasa rotinya, berpadu sempurna dengan taburan gula yang manisnya pas.

5. Variasi buah dan daging yang unik

Roti Sisir jogjaRoti Sisir jogja juga punya variasi buah dan daging yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau mau yang agak berbeda bisa pesan variasi Mix Fruity (Rp 10.500). Adonan roti manis berpadu dengan potongan buah-buahan kering yang dominan asam segar ini menciptakan sensasi unik.

Roti Black Forest (Rp 13.000) juga tak kalah nikmat. Pakai adonan berbasis cokelat diisi dengan selai cokelat dan dark cherry sehingga rasanya manis asam.

Variasi daging, seperti Lemper Ayam (Rp 11.000) juga bisa dicoba. Isiannya suwiran ayam dengan cita rasa manis gurih.

Smoked Beef and Cheese (Rp 12.000) juga salah satu variasi gurih andalan di sini. Dibuat menggunakan smoked beef halal dan keju berkualitas. Rasanya perpaduan antara smokey daging dan gurih asin dari keju. Cocok jadi teman sarapan.

Jika tertarik bisa mampir langsung ke gerainya atau pesan terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp 0877-3936-2152.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Tahun 1995 Jualan Nasi Bungkus Kini Jadi Restoran Besar


Surabaya

Makan di Depot Bu Rudy sayang dilewatkan jika mampir ke Surabaya. Cita rasa otentik makanannya dipertahankan sejak jualan di mobil hingga jadi restoran besar.

Racikan sambal yang pedas khas Surabaya seolah sulit untuk ditolak. Pedasnya yang gurih menyengat tanpa sentuhan manis rasanya seolah terus ingin tambah nasi putih.

Salah satu sambal yang terkenal di Surabaya ialah Bu Rudy. Sambal kemasan buatannya seolah menjadi ikon oleh-oleh dari kota Pahlawan.


Tak hanya menjajakan sambal kemasan dan toko oleh-oleh, Bu Rudy juga punya depot. Di sini para pelancong maupun warga sekitar dapat menyantap lauk pauk enak resep asli Bu Rudy dengan sambalnya yang yang bebas tambah.

Namun ada perjalanan panjang yang dilalui Bu Rudy hingga sukses seperti sekarang. Menyambangi depot Bu Rudy langsung, tim detikfood membuktikan sendiri racikan bumbu Bu Rudy yang otentik Jawa Timur dan tak berubah.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Depot Bu Rudy
Alamat Jl. Dharmahusada No.144, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur
Instagram @pusol.burudy
Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 21.00 WIB
Estimasi Harga Rp 25.000 – Rp 45.000
Tipe Kuliner Indonesia
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Area Parkir
  • Toilet Bersih
  • Tempat Ibadah
  • Pembayaran Non-Tunai/Tunai
  • dll
Depot Bu RudySebelum menjadi restoran besar, Bu Rudy mengawali peruntungannya dengan bisnis nasi bungkus. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Berawal dari Jualan Nasi Bungkus

Bisnis kuliner Bu Rudy yang terkenal di Surabaya tidak dibangun dalam waktu singkat. Pada 2 Juli 1995, Bu Rudy mulai menjajakan nasi bungkus dengan menu udang yang digoreng renyah kepada sebuah komunitas enam di Surabaya.

Tak disangka, menu makanannya disukai dan menjadi populer dengan sebutan Nasi Udang Khas bu Rudy. Kemudian, ia mengembangkan bisnisnya dengan berjualan menggunakan warung mobil yang sistemnya jemput bola.

Setelah berhasil dengan menu makanan matangnya, ia mulai mengembangkan bisnis dengan berjualan sambal bawang. Sambal bawangnya diolah dari bahan-bahan alami dengan resep yang dipertahankan secara turun temurun untuk menjaga keistimewaan rasa pedasnya.

Sambal bawang tersebut yang menjadi cikal bakal sambal kemasan bu Rudy dan membuatnya tersohor sampai ke luar Surabaya. Kini Depot bu Rudy sudah memiliki tujuh cabang di Surabaya, ada di Dharmahusada, Kupang Indah, Anjasmoro, Pasar Atum dan Pasar Atum Mall, PUsat Grosir Surabaya, Gresik, dan toko onlinenya.

Toko Oleh-oleh Tersohor

Juragan Sambal Bu Rudy Jadi Food Vlogger, Netizen Puji KeramahannyaDepot tempat makannya berada satu gedung dengan pusat oleh-oleh di Dharmahusada. Foto: Instagram/TikTok Bu Rudy

Menyambangi Depot Bu Rudy di kawasan Dharmahusada, bangunannya terdiri dari tiga bagian lantai. Lantai pertama ialah khusus untuk area parkir para pelanggan yang cukup luas hingga ke bagian dalamnya.

Sementara masuk ke lantai dua atau tengah, ada restoran atau tempat makan yang luas. Sebelum memasuki restoran bahkan tersedia sedikit area kecil UMKM yang hendak ikut memasarkan produknya di sini.

Naik ke lantai tiga (yang paling atas) adalah toko oleh-oleh yang komplet. Bu Rudy tak hanya menjual produk-produk buatannya sendiri tetapi juga banyak produk lokal yang didukungnya dan diberi wadah untuk ikut bersaing sebagai oleh-oleh dan camilan populer khas Surabaya.

Menu makanan hingga camilan di Depot Bu Rudy yang tak kalah enak ada di halaman berikutnya.

Depot Bu RudyNasi campur dengan udang goreng kering menjadi ciri khas masakan Bu Rudy. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Nasi Campur khas Jawa Timur yang Sedap

Ada banyak jenis nasi campur hingga pecel yang bisa dipesan di sini. Salah satu menu khas yang tak boleh dilewatkan adalah Nasi Udang dengan ragam pilihan lauk.

Dua hidangan berupa nasi dan lauk kami pesan, yaitu Nasi Udang Empal dan Nasi Campur Spesial. Menu nasi dengan ragam lauk pauk pelengkapnya dibanderol oleh Bu Rudy mulai dari Rp 35.000 – Rp 45.000 per porsi.

Pada menu Nasi Udang Empal, penyajiannya sekilas memang tampak biasa. Hanya ada nasi putih, potongan daging empal yang kecoklatan, dan udang goreng dengan ukuran kecil-kecil.

Rasa empalnya gurih manis dengan teksturnya yang tidak kering dan tetap empuk. Ditambah dengan uang gorengnya yang renyah membuat rasa gurih menjadi dominan dalam piring tersebut.

Sementara berbeda dengan Nasi Campur Spesial. Seporsi Nasi Campur Spesial dilengkapi dengan nasi putih, mie goreng, sambal mangga, bumbu serundeng, paruh, usus sapi, dan rempeyek udang.

Sajian jeroan di Depot bu Rudy tak ada yang terasa amis atau alot. Rasa gurih berempah racikan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam tetapi tetap lembut menyapa lidah.

Fasilitas yang paling disukai para pelanggan di sini ialah sambal khas Bu Rudy yang bebas ditambah. Sambal bawangnya yang pedas harum dengan karakter berminyak begitu disukai oleh pelanggannya.

Depot Bu RudyCamilan dan minuma pelengkap juga bisa dipesan sambil menemani makanan yang lezat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Berbagai Camilan dan Menu Pelengkap

Tak perlu khawatir untuk kekurangan lauk, di sini pelanggan juga bisa menambah beberapa menu pelengkap. Berbagai jenis gorengan hingga penyetan bisa dipesan untuk melengkapi nasi campur khas buatan bu Rudy.

Tahu walik yang dijajakan di etalasenya membuat kami tertarik. Penampilannya begitu menggoda dengan kerenyahan yang bahkan sudah terlihat dari teksturnya.

Tahu walik yang renyah diisi cincangan ayam lembut gurih dengan cocolan saus sambal yang pedas manis. Menu ini cocok disantap sebagai menu pembuka sebelum menikmati nasi campur.

Tetapi jika ingin melengkapi nasi campur dengan penyetan tempe dan tahu juga boleh dipesan. Seporsi penyetan tahu dan tempe berisi dua potong tahu, dua potong tempe, irisan timun, dan sambal sebagai pelengkap.

Usai makan juga jangan lupa memesan racikan minumannya yang segar. Ada racikan kolang kaling dengan selasih yang segar hingga es dawetnya yang sayang dilewatkan.

Racikan minuman di sini memiliki rasa yang legit tetapi kadar manisnya tak terlalu menusuk di tenggorokan. Sehingga akan tetap nyaman dinikmati sekaligus menyejukkan tubuh pada suhu Surabaya yang panas di siang hari.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Wajib Coba! Roti Bluder Susu yang Lembut Nikmat dari Bakery Hits Jogja


Jakarta

Dari Jogja ada oleh-oleh roti bluder susu yang ditawarkan oleh Hikaru Bakehouse. Tersedia dalam berbagai varian rasa, dibuat tanpa pengawet dan pelembut.

Para pemudik yang datang ke Jogja biasanya pulang membawa buah tangan. Kalau bingung pilihan oleh-oleh, roti bluder ini bisa jadi pilihan baru dan tidak membosankan.

Roti bluder memang telah mendapat popularitas tinggi sejak lama. Diketahui sebagai peninggalan Belanda dan menjadi populer sebagai santapan wajib para tentara Belanda.


Meskipun sudah lama ada, tetapi roti klasik ini masih populer sampai sekarang. Banyak bakery di Indonesia menawarkan roti bluder ini. Begitu juga dengan Hikaru Bakehouse yang turut meluncurkan roti bluder susu lezat.

Dibuat dari bahan premium berkualitas, tanpa bahan pengawet maupun pelembut. Namun, rotinya tetap punya tekstur yang empuk. Tersedia juga dengan berbagai macam variasi rasa menarik.

Berikut fakta menarik roti bluder susu dari Hikaru Bakehouse:

1. Pakai resep kuno tanpa pengawet dan pelembut

Wajib Coba! Roti Bluder Susu yang Lembut Nikmat dari Bakery Hits JogjaRoti bluder di sini dibuat menggunakan resep kuno tanpa tambahan bahan pengawet atau pelembut lainnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bluder Susu Jogja dibuat menggunakan resep kuno. Mereka juga tidak menggunakan bahan-bahan tambahan, seperti pelembut, pengempuk, perasa, pewarna, dan pengawet.

Jadi hanya dibuat menggunakan bahan-bahan pilihan berkualitas. Komposisinya mulai dari tepung terigu, susu, telur, mentega, dan gula.

Roti bluder dibuat fresh setiap hari, mulai dari pukul 07.00 sampai pukul 09.00 WIB. Dibuat menggunakan teknik fermentasi yang lama, sehingga menciptakan bluder empuk, lembut, dan tahan lama.

Adonan bluder yang sudah diberi isian juga diistirahatkan dulu atau melalui proses proofing pada suhu tertentu supaya mengembangnya maksimal, sebelum dimasukkan ke oven.

2. Terdapat lebih dari 30 varian rasa

Wajib Coba! Roti Bluder Susu yang Lembut Nikmat dari Bakery Hits JogjaKurang lebih ada 30 varian rasa yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Roti bluder klasik biasanya hanya terdiri dari isian keju, cokelat, kacang, atau pandan. Namun, Bluder Susu Jogja membuat inovasi rasa lebih bervariasi.

Kurang lebih ada 30 varian rasa bluder yang bisa dicoba di Bluder Susu Hikaru Bakehouse.

Mulai dari yang manis, seperti dark choco, vanilla milk, choco lava cheese, Ovomaltine, dan lain sebagainya. Untuk variasi gurih, mereka punya spicy abon ayam, abon sapi, baso ayam, hingga beef spesial.

Harganya dibanderol mulai dari Rp 11.000 sampai Rp 15.000. Bisa beli satuan atau paket isi empat sampai enam.

Setelah dibeli, jangan letakkan roti bluder ini di bagasi mobil, tempat yang panas, atau lembab supaya lebih tahan lama.

Simpan di suhu ruang yang kering atau sejuk agar kelembutannya bisa bertahan lama.

Sebenarnya setiap varian punya batas kelembutan dan kedaluwarsa yang berbeda-beda.

Rata-rata variasi original, abon ayam, abon sapi, dark choco, dark choco cheese, vanilla milk, dan lain sebagainya memiliki kelembutan yang bertahan sampai 4 hari. Namun, untuk kedaluwarsa bisa tahan 8-9 hari.

Sedangkan variasi cappucino, Ovomaltine, srikaya, pandan, cheese melt, tiramisu, nutella cheese memiliki kelembutan yang bertahan 5-6 hari dan tahan sampai batas kedaluwarsa sampai 7-8 hari.

Kenikmatan roti bluder dari Hikaru Bakehouse bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Ovomaltine Cheese hingga Choco Lava jadi andalan

Wajib Coba! Roti Bluder Susu yang Lembut Nikmat dari Bakery Hits JogjaVarian ovomaltine cheese jadi salah satu andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Seperti bentuk roti bluder pada umumnya, di sini juga rotinya berbentuk piramida bulat dengan permukaan yang mengkilap.

Namun, tidak dikemas dengan cup kertas, tetapi dibungkus plastik supaya lebih higienis.

Teksturnya lembut, empuk, berserat, dan mengembang. Saat ditekan, tekstur rotinya tidak langsung kempes. Adonannya terasa lembab, tidak kering, dan tidak seret di tenggorokan.

Rasa rotinya sendiri lebih didominasi oleh rasa manis susu. Aroma khas menteganya juga membuat roti ini semakin nikmat.

Kalau mau sensasi makan agak berbeda, bisa beli Ovomaltine Cheese (Rp 15.000). Dalamnya diisi selai Ovomaltine yang crunchy dengan rasa malt cokelat khas dan keju. Sayangnya, kejunya berbentuk parutan dalam jumlah sedikit, kurang tercecap di lidah.

Choco Lava (Rp 11.000) juga bisa dicoba jika ingin rasa cokelat yang lebih pekat dengan rasa manis yang pas. Lebih enak dinikmati dalam keadaan hangat supaya isian cokelatnya meleleh.

Bisa dipanaskan lebih dulu dengan cara di microwave bersama satu gelas air selama 30 detik sampai 1 menit.

4. Varian Cheese Cube hingga baso ayam yang unik

Varian Cheese Cube (Rp 11.000) juga tidak kalah favorit. Roti bluder yang lembut manis seperti susu berpadu dengan potongan keju kotak-kotak yang gurih.

Sedangkan varian blueberry cheese terdiri dari selai blueberry milk. Perpaduannya seimbang antara adonan roti yang manis dengan selai blueberry yang asam menyegarkan.

Kalau tidak mau yang manis, bisa mencoba variasi smoked beef cheese (Rp 15.000). Terdiri dari irisan smoked beef melimpah dengan sentuhan smokey khas dan tambahan keju gurih.

Meskipun smoked beef dan kejunya sama-sama gurih, tetapi rasanya tetap seimbang karena ada sentuhan manis dari rotinya.

Baso ayam jadi salah satu varian unik yang bisa dicoba. Terdiri dari cincangan baso ayam yang dibuat homemade. Rasa baso ayamnya tidak hanya gurih, tetapi ada sentuhan manisnya juga.

Jika tertarik bisa langsung mampir ke gerainya yang ada di daerah Palagan atau Colombo, Jogja. Bisa juga pesan melalui marketplace dan mengikuti pengiriman lewat Paxel Market atau Tokopedia.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Menikmati Telur Dadar Crispy dan Bakmi Jawa di Pinggir Sungai


Jakarta

Mudik ke Jogja bisa mampir makan di restoran pinggir sungai ini. Selain suasana yang asri, di sini kamu juga bisa menikmati hidangan prasmanan komplet sampai bakmi Jawa sedap.

Salah satu agenda yang tidak boleh dilewatkan saat datang ke Jogja yaitu kulineran. Menjelajahi kuliner tradisional pinggir jalan sampai restoran-restoran dengan suasana asri bisa dilakukan.

detikFood mengunjungi Jogja dalam rangkaian Ekspedisi Oto Jalur Mudik ‘Eksotik’ Jakarta-Jogja bersama Toyota Kijang Innova Zenix HEV (17/03/2025). Kami bersantap di restoran Pulen Kopi Ponti yang terkenal dengan sajian prasmanan.


Pulen Kopi Ponti punya beberapa cabang, kami mampir ke cabang Cangkringan, Wukirsari yang punya pemandangan pinggir sungai.

Jika dilihat dari namanya, restoran ini mungkin terdengar seperti menjajakan menu khas Pontianak. Namun, sebenarnya menu yang ditawarkan justru makanan tradisional Jawa.

1. Tempatnya sejuk dengan pemandangan sungai

pulen kopi pontiBegini suasana di area indoor restoran Pulen Kopi Ponti. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pulen Kopi Ponti cabang Cangkringan bernuansa Jawa kental dengan bangunan rumah joglo megah dan pemandangan indah pinggir sungai Gendol.

Tersedia area indoor dan outdoor yang bisa jadi pilihan. Namun, area indoornya tidak sepenuhnya tertutup bangunan. Konsepnya semi terbuka sehingga pengunjung bisa merasakan udara dari luar. Selain dekat aliran sungai Gendol, restoran ini juga dikelilingi oleh pohon dan tanaman hijau yang asri dan sejuk.

Kalau makan di sini, pengunjung bisa menemukan beberapa spot makanan khusus. Mulai dari spot menu prasmanan, spot gorengan, hingga spot khusus minuman.

Restoran ini pun bisa menjadi alternatif menikmati hidangan prasmanan Jawa atau sekadar menjadi tempat nongkrong minum kopi dengan suasana yang lebih sepi dan nyaman.

2. Menu tradisional Jawa

pulen kopi pontiMenu prasmanan ala Jawa bisa dirasakan di restoran ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Makanan di sini konsepnya prasmanan. Nasi pulen hangat bisa dinikmati dengan berbagai pilihan lauk masakan rumahan khas Indonesia.

Mulai dari sayur brongkos, sayur asem, sayur sop, oseng ikan peda, ikan lele goreng, tahu bacem, tempe bacem, telur dadar crispy, dan masih banyak lagi.

Menu prasmanannya juga disajikan dalam wadah tradisional berbahan seng blirik. Pengunjung bisa mengambil sendiri lauk yang diinginkan sesuai selera.

Selain menu prasmanan, Pulen Kopi Ponti juga punya menu lain, seperti Bakmi Jawa, Nasi Rawon, Nasi Bakmoey, Nasi Soto Sulung Bihun Goreng, Nasi Goreng, dan lain sebagainya. Harga menu-menunya dibanderol mulai dari harga Rp 5 ribu saja.

Kenikmatan masakan di Pulen Kopi Ponti dapat dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Aneka jajanan menggugah selera

pulen kopi pontiBerbagai jajanan yang menggugah selera bisa dirasakan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Banyak camilan bisa dipesan di sini, termasuk donat yang jadi favorit. Harga per buahnya Rp 6.000 dan tersedia dalam dua topping yaitu topping gula halus dan meses.

Donat topping gula halus berbentuk bulat mengembang, dengan taburan gula halus yang cukup melimpah. Donatnya seperti donat kampung, teksturnya lembut, empuk, sedikit kenyal.

Selain donat, ada juga kue pisang yang tidak kalah enak. Harga per buahnya dibanderol Rp 3.500. Kue pisangnya dicetak mangkuk bulat kecil. Saat digigit teksturnya sangat lembut dengan aroma dan rasa pisang yang manis legit.

Tentu camilan pisang goreng tidak boleh ketinggalan. Renyah manis, selalu pas jadi teman minum kopi atau teh. Untuk yang gurih, ada Tahu Brontak (Rp 17.500 isi 6 buah). Berupa tahu isi sayur dan udang yang gurih renyah.

4. Nasi rames hingga bakmi Jawa yang sedap

Sepiring nasi rames, berisi sop, terong balado, dengan tambahan telur dadar crispy bisa dicoba. Kombinasi lauk ini mungkin sederhana, tetapi rasanya sangat nikmat.

Terutama telur dadarnya yang tidak begitu berminyak dan renyah. Teksturnya renyah dan garing. Bakmi Jawanya juga tidak kalah sedap. Mie kuningnya mulur kenyal, dipadukan dengan topping suwiran ayam dan sayuran.

pulen kopi pontiBakmi Jawa jadi salah satu menu yang sayang dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Uniknya, bakmi Jawa di sini disajikan dengan tambahan telur dadar di atasnya. Kuahnya gurih kaldu dan kecap asin, dengan sentuhan rasa dan aroma bawang putih.

Selain makanan, mereka juga menawarkan berbagai macam minuman, seperti kopi hingga wedang jahe yang menghangatkan.

Kalau tertarik makan di sini, bisa mampir langsung ke Pulen Kopi Ponti. Lokasinya ada di Jl. Cangkringan No.32, Sembungan, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Iga Bakar dan Sate Koyor yang Viral di Jogja Ini Buka 24 Jam


Jakarta

Kuliner di Jogja memang tidak ada habisnya. Salah satu yang wajib dicoba adalah iga bakar sedap ini. Porsinya melimpah dan harganya terjangkau!

Selama musim mudik lebaran, Jogja menjadi salah destinasi wisata tujuan banyak orang. Tentu kalau ke kota ini tidak boleh melewatkan berbagai macam kulinernya yang menarik.

Salah satu yang sedang viral adalah Iga Bakar Jogja atau disebut Iga Bajog.


Dalam rangkaian Ekspedisi Oto Jalur Mudik ‘Eksotik’ dimana tim detikcom mengecek jalur mudik Jakarta-Jogja menggunakan Toyota Kijang Innova Zenix HEV (17/03/2025), detikFood bersantap di Iga Bajog cabang Condongcatur.

Iga BajogGerai iga bajog buka 24 jam non stop. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu yang ditawarkan mulai dari iga bakar, iga sambal, sampai sate koyor. Dimasak dengan bumbu spesial yang menggugah selera.

Selain karena menu iga bakar yang sedap, tempat ini juga spesial karena buka 24 jam non stop. Tempat ini sering menjadi andalan banyak orang ketika lapar tengah malam.

Begini pengalaman kami ketika mencicipi iga bakar Jogja yang sedang viral.

1. Sehari bisa habis 300 kg iga

Iga BajogDalam sehari gerai makan ini bisa menghabiskan 300 kg iga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Olahan iga spesial dan sate koyor ditawarkan di restoran ini. Menu yang ditawarkan mulai dari Iga Bakar, Iga Sambel Gledek, Sate Koyor, Koyor Sambel, dan Iga Kuku Bima.

Namun, menu iga paling jadi primadona. Sampai-sampai mereka bisa menghabiskan 300 kilogram iga dalam sehari.

Ada menu iga yang dibakar dengan bumbu manis kecap dengan sentuhan aroma smokey sedap. Selain menggunakan daging iga berkualitas dan halal, iga bakar ini juga diproses menggunakan kuas yang sudah mendapat sertifikasi halal.

Ada juga iga sambal gledek yang diguyur dengan kuah rica-rica yang manis, gurih, pedas.

Kalau mau menikmati iga bersama-sama, bisa pesan Iga Kuku Bima. Satu porsinya seberat sekitar 3/4 kilogram. Ukurannya yang jumbo membuat iga ini bisa dinikmati oleh 4 sampai 5 orang.

2. Area makan luas dan sederhana

Iga BajogIga Bajog cabang condongcatur punya area yang luas dengan konsep sederhana. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Iga Bajog cabangnya sudah tersebar di beberapa daerah Jogja. Namun, kami sempat menyambangi Iga Bajog cabang pertama berlokasi di perempatan RingRoad Condongcatur.

Tempat makannya sederhana, ada area indoor maupun semi outdoor. Cukup luas, bisa menampung lebih dari 50 orang.

Kursi dan meja makannya juga terbuat dari kayu jati. Beberapa berbentuk memanjang dan cocok ditempati oleh pelanggan yang membawa rombongan

Meskipun sederhana, tetapi tempatnya cukup nyaman.

Sayangnya di cabang ini area dapurnya agak lumayan dekat dengan meja dan kursi, sehingga asapnya sesekali mengarah ke pengunjung.

Kenikmatan iga bajog bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Iga bakar yang jadi andalan

Iga BajogMenu iga bakar dan iga gledeknya jadi andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu andalan di sini tentu iga bakarnya. Seporsi terdiri dari potongan iga dengan irisan bawang putih dan cabai.

Harganya sekitar Rp 32.000 per porsi, belum termasuk dengan nasi.

Kurang lebih ada 4 sampai 5 potongan kecil iga yang sudah dibakar karena punya tampilan warna lebih gelap dan gosong.

Daging iganya tidak begitu banyak dan tebal, ada juga beberapa potongan yang lebih banyak bagian lemak daripada dagingnya.

Namun, teksturnya iganya masih lumayan empuk sekalipun tetap butuh usaha untuk memisahkan daging dengan tulangnya.

Tipe iga bakarnya bukan yang disajikan kering, tetapi tetap ada sedikit kuah bumbu kecap spesial.

Bumbunya meresap sampai ke dalam daging. Rasanya dominan manis seperti kecap, tetapi ada sentuhan gurih dan sedikit sensasi pedas dari irisan cabe rawitnya.

Aroma smokey dari pembakaran iganya pun membuatnya lebih sedap.

4. Iga sambal gledek buat pencinta pedas

Iga BajogKalau lebih suka pedas bisa pesan iga sambal gledeknya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bagi pencinta pedas bisa mencoba Iga Sambal Gledek (Rp 32.000). Seporsinya juga sama, terdiri dari beberapa potongan iga dan tambahan cabe rawit ijo utuh.

Dari tampilan cukup berbeda dengan iga bakar. Iga satu ini disajikan dengan kuah berwarna cokelat gelap.

Iganya tidak dibakar, melainkan dimasak seperti bumbu rica-rica Jawa yang dominan manis, tetapi tetap ada sentuhan pedas yang masih bisa ditolerir.

Menurut kami rasanya mirip seperti rasa tongseng yang manis, dengan sentuhan aroma rempah bawang merah dan bawang putih yang agak kuat.

Dagingnya sama seperti iga bakar, tidak begitu banyak tetapi menurut kami teksturnya agak lebih empuk. Mungkin karena tidak melewati proses pembakaran seperti iga bakar.

Bumbunya meresap sampai kedalam daging. Lebih enak dimakan bersama kuah dan nasi hangat.

5. Pelengkap sate koyor nikmat

Iga BajogSelain iga, ada sate koyor yang menjadi pelengkap nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain menikmati hidangan iga, kami juga mencoba hidangan Sate Koyor isi 5 tusuk seharga Rp 18.000.

Sate koyor di sini disajikan mirip seperti iga bakarnya. Pakai tambahan irisan cabe rawit merah, bawang merah, dan bawang putih.

Sate koyor yang berasal dari lemak sapi ini ukurannya cukup besar-besar. Teksturnya tidak alot, justru awalnya renyah karena dibakar, tetapi lama kelamaan kenyal dan meleleh di mulut.

Bumbunya sama seperti iga bakarnya. Didominasi rasa manis kecap, dengan sedikit sentuhan pedas. Namun, lebih gurih karena lemaknya sendiri sudah mengeluarkan rasa gurih alami.

Jika penasaran, bisa langsung mampir ke Iga Bajog yang lokasinya bisa ditemukan di perempatan Condongcatur, Jl Kuturaden Sinduadi, maupun di Jl Wijaya Kusuma.

Semua cabangnya buka selama 24 jam non-stop. Bisa jadi solusi jika tengah malam bingung mau makan apa.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

3 Ayam Goreng Arab di Jakarta, Mana yang Paling Nikmat Berempah?


Jakarta

Kenikmatan ayam goreng dengan racikan bumbu ala Arab nan berempah bisa diadu. Di antara ketiga ayam goreng Arab yang sedang naik daun di Jakarta ini, siapa pemenangnya?

Tren kuliner Timur Tengah belakangan memang sedang menggeliat di Jakarta, terutama hidangan ayam goreng khas Saudi Arabia yang awalnya dipopulerkan oleh merek AlBaik.

Tidak seperti ayam goreng biasa, ayam goreng versi Arab Saudi ini dikenal punya bumbu berempah khas aromatik yang menggugah selera.


Saat ini ada tiga gerai ayam goreng yang tengah menjadi perbincangan pencinta kuliner, yaitu Almaz Chicken, Zangos, dan Mecca Fried Chicken.

Meskipun sama-sama menawarkan ‘Ayam goreng Arab’, tetapi ketiganya punya keunikan masing-masing dari segi menu, rasa, dan tekstur daging ayamnya.

Ayam goreng arab saudidetikFood mengadu rasa ayam goreng ala Arab Saudi dari tiga gerai berbeda. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Ada yang lebih menonjolkan bumbu Arabnya, tapi ada juga yang rasanya lebih ringan.

Lantas, mana ayam goreng Arab dari tiga gerai di Jakarta yang paling nikmat serta sepadan dengan harganya? detikFood mencicipi langsung ayam goreng Arab dari ketiga gerai tersebut. Begini rasanya!

1. Almaz Chicken

Ayam goreng arab saudiBegini tampilan ayam goreng dari Almaz Chicken. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Almaz Chicken merupakan restoran cepat saji yang menawarkan hidangan ayam goreng Arab, terinspirasi dari Albaik yang terkenal.

Pertama kali dibuka di Indonesia pada Juni 2024 dan kini telah memiliki banyak cabang di wilayah Jabodetabek.

Menunya ada Paket Panas dan Mumtaz berupa kombinasi ayam goreng pedas dengan bumbu rempah. Paket Ahsan dan Family yang cocok dipesan untuk dinikmati bersama keluarga hingga beberapa minuman spesial, seperti Susu Kurma dan Chocomilk Saudia.

Selain ayam goreng dan minuman, mereka juga punya menu nasi kebuli atau kentang goreng sebagai pelengkap. Bisa juga tambah cocolan saus sambal bawang atau saus garlic. Harga menunya mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 75.000.

detikFood fokus mencicipi rasa ayam gorengnya. Kami mencoba dua varian rasa ayam goreng yaitu Original dan Saudi Hot. Di aplikasi ojek online harga dua potong ayam goreng bagian paha atas ini dibanderol Rp 26.000.

Ayam gorengnya dikemas dalam box berbahan kertas yang ada penutupnya dengan desain khas logo Almaz Chicken.

Dari segi tampilan, kedua jenis ayam goreng ini sama. Punya warna kulit cokelat keemasan, seperti ayam goreng tepung pada umumnya.

Namun, ketika disuwir, bagian dalam ayam goreng originalnya memiliki sentuhan warna oranye kemerahan yang berasal dari bumbunya.

Ayam goreng arab saudiTampilan bagian dalam varian original dari Almaz Chicken. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Meskipun bagian paha atas, tetapi tekstur dagingnya menurut kami agak kering. Tercecap sentuhan aromatik ringan pada ayamnya. Bumbu rempahnya terasa ringan di mulut, perpaduan antara kapulaga, jintan yang khas, paprika yang memberi sentuhan pedas, dan lada hitam yang memberi sensasi hangat di lidah.

Meskipun jenis ayamnya original, tetapi tetap ada sentuhan pedas lada dan paprika, terutama di bagian kulit.

Variasi ayam Saudi Hot punya cita rasa yang tidak begitu berbeda. Hanya saja bumbunya lebih medok dan pedas lada serta paprikanya juga lebih kuat. Namun, sensasi pedasnya tidak sampai menyiksa mulut, masih bisa ditolerir.

Jika dirasa kurang berbumbu, ayam goreng ini bisa dicocol ke saus sambalnya yang pedas manis. Bisa juga ditambah saus bawang putihnya yang creamy dengan sentuhan rasa bawang putih ringan.

2. Zangos Chicken

Ayam goreng arab saudiDua varian ayam goreng berbeda dari Zangos Chicken. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Restoran cepat saji ini juga terkenal dengan sajian ayam goreng ala Timur Tengah. Proses pengolahan ayamnya disebut-sebut menggunakan teknik khusus, sehingga tekstur kulitnya renyah tetapi bagian dalam ayamnya lebih juicy.

Untuk membuktikan kenikmatan ayam goreng ini, detikFood pesan dua varian ayam yaitu Saudi Hot (Rp 25.000) dan Mama Noora (Rp 25.000)

Kedua ayam ini dikemas dalam kantong kertas, bukan box. Awalnya kami kira kantong kertas ini akan mudah sobek karena menyerap minyak dari ayam goreng, tetapi ternyata aman saja. Namun tekstur kulit ayam jadi agak basah.

Tampilan dari kedua varian ayam ini sangat berbeda. Varian Saudi Hot punya warna kulit cokelat keemasan dengan sedikit sentuhan warna oranye. Sedangkan varian Mama Noora punya warna cokelat kemerahan karena dilapisi lagi dengan bumbu merah pedas.

Ayam goreng arab saudiAyam goreng dari zangos punya bumbu yang lebih medok. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kedua tekstur varian ayam goreng ini sama-sama punya kulit renyah dan bagian daging yang sangat juicy lembab. Bumbunya juga benar-benar meresap sampai ke dalam daging.

Rasanya agak berbeda, dimana varian Saudi Hot milik Zangos punya sensasi rasa gurih dengan sentuhan rempah aromatik, seperti perpaduan kapulaga, ketumbar, paprika, dan lada hitam yang medok tetapi rasanya merata.

Sedangkan variasi Mama Noora punya daging yang sensasi pedasnya lebih menyengat. Bumbu rempah paprika dan lada hitamnya lebih menonjol. Bagian kulitnya juga seperti diberi bumbu pedas, paduan lada dan MSG. Bagi pencinta pedas sepertinya akan sangat suka dengan varian Mama Noora ini.

Kenikmatan ayam goreng dari Mecca dan pemenang dari battle ini bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Mecca Fried Chicken

Ayam goreng arab saudiMecca Fried Chicken menawarkan dua macam ayam goreng yang original dan tandoori lebih pedas, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Restoran cepat saji ayam goreng ini muncul sebagai pesaing baru dari gerai ayam goreng Arab sebelumnya.

Di gerai ini kami memesan dua varian ayam berbeda, yaitu Fried Chicken Original seharga Rp 29.500 dan Tandoori Wings seharga Rp 45.500.

Untuk variasi Fried Chicken kami meminta bagian paha atas juga. Sayangnya, tekstur dagingnya kering berserat, lebih mirip seperti bagian dada.

Ayam goreng arab saudiBegini tampilan bagian dalam dari ayam goreng Mecca, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tampilan dan rasanya mirip seperti ayam goreng pada umumnya, tetapi agak lebih hambar. Padahal di bagian dagingnya ada bumbu lada yang menggumpal, tetapi itu pun tidak tercecap rasa pedas atau gurih.

Bagian kulitnya juga gurih ringan dengan tesktur yang lebih basah, tidak krispi.

Menu Tandoori Chicken Wingsnya juga kurang mengesankan. Daging di bagian sayap ayam ini juga kering dan berserat.

Cita rasanya lebih berbumbu daripada varian original. Ketika disuap, tercecap rasa seperti keju butter yang meleleh di mulut, disusul dengan rasa lada hitam dan seperti ada sentuhan hangat dari oregano.

4. Ayam goreng Arab yang paling sedap dan sepadan

Setelah mencicipi ketiganya, selera kami paling pas dengan Ayam Goreng Saudi dari Zangos Fried Chicken. Kedua variannya, baik yang Saudi Hot maupun Mama Noora sama-sama berkesan dan sepadan dengan harga.

Dari segi tekstur ayam, bagian daging dan kulit Zangos sesuai ekspektasi kami. Renyah di bagian kulit dan dagingnya juicy. Ditambah bumbunya rempahnya menonjol dan menyerap sempurna ke bagian dalam daging.

Namun, bukan berarti dua ayam goreng Arab Saudi lainnya tidak enak.

Ayam goreng Saudi dari Almaz Chicken mungkin sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, sehingga cita rasa rempahnya tidak begitu kuat. Almaz Chicken bisa menjadi pilihan tepat kalau rindu ayam goreng Arab karena cabangnya bisa ditemui di berbagai daerah.

Untuk Mecca Fried Chicken secara umum tidak seperti fried chicken Arab yang kami bayangkan. Namun, konsepnya memang lebih menjadi alternatif restoran cepat saji yang ramai diboikot. Mecca Fried Chicken hadir untuk pelanggan yang ingin menikmati ayam goreng tanpa melanggar prinsip atau keyakinan mereka.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Uniknya Nasi Goreng Jalan Daksa, Tanpa Minyak dan Pakai Irisan Cabai Rawit


Jakarta

Nasi goreng kaki lima di Jalan Daksa II, Jakarta Selatan ini sudah ada sejak 1967. Racikannya unik karena dimasak tanpa minyak dan disajikan dengan irisan cabai rawit hijau yang pedas segar. Mantul!

Penjual nasi goreng gerobakan atau kaki lima tersebar di penjuru Jakarta. Setiap pencinta nasi goreng pun pasti sudah punya tempat makan favoritnya masing-masing.

Bagi yang di selatan Jakarta, kamu bisa mencoba Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa II. Tempat makannya tergolong ‘hidden gem’ karena ‘tersembunyi’ di antara perumahan-perumahan elit di kawasan Selong, Kebayoran Baru.


Penjualnya menempati bagian depan bangunan bekas kafe yang kini sudah dialihfungsikan pemiliknya sebagai gudang pribadi. detikfood (16/4/2025), bertemu dengan pemilik Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa II, Eno. Ia berbagi kisah usaha nasi goreng yang dirintis sang kakek ini.

Berawal dari usaha nasi goreng keliling tahun 1967

Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa IINasi Goreng Cabe Rawit Daksa II berawal dari nasi goreng keliling tahun 1967. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Eno mengatakan kakeknya yang asli Pekalongan dulu menjajakan nasi goreng gerobakan dengan cara berkeliling pada tahun 1967. Sang kakek melintas di Karet sampai ke Senayan.

Lalu gerobak nasi goreng kakek Eno ‘mangkal’ di Taman Gunawarman sekitar tahun 1980an. “Sampai akhirnya digusur, terus pindah ke sini (Jalan Daksa II) tahun 2002 karena sudah tidak ada tempat lagi,” ujar Eno.

Jalan Daksa sengaja dipilih karena dekat dengan lokasi awal kakek Eno berjualan. “Yang dekat dari lokasi awalnya saja,” kata Eno.

Nasi goreng disangrai tanpa minyak

Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa IINasi goreng dimasak tanpa minyak, menggunakan teknik sangrai. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Sejak awal dijual, Eno mengatakan ada keistimewaan proses pembuatan nasi goreng di sini. Nasi goreng dimasak tanpa minyak dan MSG, tapi tetap gurih. “Di bumbu halusnya memang nggak pakai minyak, tapi ada bahan yang kita pakai itu bisa mengeluarkan sedikit minyak,” kata Eno.

Proses kuncinya adalah sangrai dimana penjual harus terus menerus mengaduk bumbu di atas wajan berdiameter 26 cm agar tidak gosong. “Pertama, kita masukkan bumbu halus bersama telur. Setelah itu kita sangrai sampai kering. Setelah kering kita masukkan garam yang sudah ditakar juga. Lalu kita masukin nasi dan kecap manis,” terang Eno.

Tahap selanjutnya pengadukan bumbu sampai rata dan mencapai kondisi setengah matang. Baru kemudian nasi goreng disisihkan. Dalam sekali proses masak ini bisa untuk 30 porsi sekaligus.

Eno melanjutkan, “Setelah itu tinggal menunggu pesanan. Biasanya kalau sudah dapat pesanan, kita langsung sangrai lagi nasi goreng, baru disajikan.”

Setiap hari, Eno dan timnya menyiapkan bumbu halus nasi goreng sejak pukul 6 pagi. Mereka juga menyiapkan kondimen berupa emping dan acar timun. Setelah itu, pukul 11 siang baru mulai masak nasi. Semua dilakukan di dapur operasional di kawasan Bintaro.

Cita rasa dan keunikan nasi goreng di Jalan Daksa ada di halaman selanjutnya.

Pakai irisan cabai rawit hijau dan acar timun

Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa IIKondimen irisan cabai rawit hijau dan acar mentimun bikin nasi goreng di sini sedap. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Keunikan lain, nasi goreng di Jalan Daksa ini disajikan dengan topping irisan cabai rawit hijau, bukan sambal. Idenya didapat dari sang kakek yang tidak pernah mengutarakan alasannya secara langsung, tapi Eno pernah dijelaskan sang bapak.

“Bapak saya pernah bilang kalau itu meniru cara makan gorengan yang enak pakai cabai rawit hijau. Jadi terinspirasi dari cara makan gorengan yang pakai cabai rawit,” kata Eno.

Cabai rawit digiling pakai alat khusus hingga jadi irisan kasar. Kemudian disajikan di sisian nasi goreng bersama acar timun yang manis segar. Teksturnya renyah karena dibuat dengan menyisihkan bijinya.

Penambahan cabai rawit hijau memberikan aksen pedas segar yang nikmat. Tingkat kepedasan bisa disesuaikan oleh penikmatnya berdasarkan seberapa banyak mereka melahapnya.

Eno mengatakan pakai cabai rawit hijau jenis caplang. Ukurannya relatif besar-besar dengan permukaan mulus. Dalam sehari, ia bisa menghabiskan 3 hingga 5 kg cabai rawit.

Nasi goreng Rp 28 ribu yang gurih berempah

Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa IICita rasa gurih berempah jadi ciri khas nasi goreng di sini. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Seporsi Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa II dibanderol Rp 28 ribu, tersedia dalam topping daging ayam, ikan asin teri Medan, dan ati ampela. Untuk ekstra toppingnya dibanderol Rp 5 ribu.

Saat dicicipi, tekstur nasi goreng di sini tidak terlalu kering meski dibuat tanpa minyak. Ternyata kuncinya ada pada penggunaan jenis beras campur antara pulen dan pera.

“Berasnya pakai beras pilihan kita. Kita campur dulu baru kita masak. Jadi teksturnya nggak terlalu pera,” kata Eno. Cita rasanya bukan seperti nasi goreng Jawa atau nasi goreng tektek gerobakan yang sering kami cicipi dengan rasa manis gurih, melainkan gurih berempah. Sedikit mengingatkan kami akan cita rasa nasi goreng kebuli yang sedap.

Topping suwiran ayamnya royal dan lembut. Lalu untuk ati ampelanya dipotong kecil-kecil dan terlihat bersih. Jika ingin rasa asin lebih kuat, bisa pesan yang topping teri Medan. Tersedia juga topping telur mata sapi dan telur dadar.

Pada hari biasa, Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa II bisa terjual 100 porsi. Sementara pada akhir pekan mencapai 150 porsi.

Kelezatan nasi goreng ini pernah diulas banyak YouTuber dan konten kreator. Bahkan disebut sebagai favorit YouTuber Ria SW. Kabarnya Ria SW sering makan nasi goreng ini sejak kecil.

Nasi Goreng Cabe Rawit Daksa II buka setiap hari, kecuali Minggu, mulai pukul 16.30 sampai 23.00. Nasi goreng ini semakin ramai kunjungan pada malam hari, biasanya jadi incaran para pegawai kantoran di kawasan Senopati. Nasi goreng di sini juga bisa dibeli via aplikasi ojek online.

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Kue Mocha dan Blue Forest Kukus Premium Ed Baker yang Bikin Nostalgia


Jakarta

Kue mocha dan blue forest di tempat ini punya rasa yang bikin nostalgia. Semakin spesial karena adonannya dibuat dengan cara dikukus, jadi lebih sehat!

Kue mocha dan black forest telah lama menjadi favorit banyak orang karena aroma dan rasa yang khas.

Kue mocha punya paduan rasa kopi dan cokelat khas, sedangkan kue black forest identik dengan lapisan cokelat, krim, dan topping ceri yang memikat. Dua jenis kue ini menghadirkan kesan elegan yang tak lekang oleh waktu.


Banyak orang dewasa langsung nostalgia jika makan keduanya. Menikmatinya seolah membangkitkan kenangan masa kecil sebab sering hadir dalam momen perayaan keluarga atau kejutan manis dari orang terkasih.

Di balik kenikmatannya, kue-kue klasik ini sebenarnya memiliki resep yang identik dengan penggunaan mentega, gula, dan proses pemanggangan. Namun kini, semakin banyak orang ingin menikmati kue favorit mereka dengan cara lebih sehat, tanpa harus menyampingkan rasa.

Pionir kue kukus premium di Indonesia

ed's bakersed’s bakers menawarkan cake yang diproses dengan cara dikukus. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untuk memuaskan keinginan tersebut, Ed Baker menghadirkan varian kue klasik yang tidak hanya lezat, tetapi lebih menyehatkan.

Alih-alih dipanggang, Ed Baker menggunakan metode kukus atau steam. Mereka juga menggunakan bahan non-trans fat yang berkualitas tinggi. Pihaknya mengklaim diri sebagai pionir penyaji kue kukus premium di Indonesia.

Semua kue di Ed Baker juga dibuat tanpa rum, sehingga aman dikonsumsi Muslim. Namun, mereka juga bersedia menerima pesanan pelanggan yang mungkin ingin adonannya ditambah rum. Tenang saja, pembuatan kue dengan rum dan tanpa rum juga dipisah.

Sejauh ini Ed Baker baru punya tiga varian rasa kue, yaitu Classic Mocha Cake, Blue Forest, dan Classic Mocha Nougat. Ukurannya, mulai dari Big berukuran 18 x 18 cm, Small 18 x 8,5 cm, dan Mini 8 x 8 cm. Harganya pun berbeda-beda tergantung dari varian rasa dan ukuran yang dipilih.

Double Mood isi Classic Mocha dan Blue Forest

ed's bakersed’s bakers menawarkan menu doble mood dimana dalam satu loyang ada dua varian rasa sekaligus. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

detikFood memesan menu Double Mood, terdiri dari dua mini cake yang disatukan. Variannya ada Classic Mocha dan Blue Forest. Harganya Rp 179.900. Menurut kami, menu ini cocok bagi kamu yang mau coba dua varian sekaligus, tetapi tidak ingin ukuran terlalu besar.

Total ukuran kedua varian ini adalah 18 x 8,5 cm, masing-masing varian sepertinya punya ukuran hampir mirip dengan mini cake, sekitar 8 x 8 cm.

Varian Double Mood dikemas dalam box lagi yang sisi atas atau penutupnya transparan, sehingga kamu bisa mengintip sedikit kondisi kuenya.

Awalnya detikFood khawatir kue rusak karena pengirimannya menggunakan motor, tetapi ternyata kemasannya sangat aman.

Dari segi tampilan, kedua kue ini terlihat sederhana, tetapi menggiurkan.

Classic Mocha Cake yang lembut dan nikmat

ed's bakersVarian classic mocha yang cita rasanya bikin nostalgia. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untuk varian Classic Mocha Cake, sisi samping kuenya dilapisi meses cokelat, lalu bagian atasnya dilapisi krim dan ada satu cokelat ball sebagai hiasan di tengah.

Ketika dipotong, terlihat lapisan kue di bagian dalamnya. Kurang lebih ada empat lapisan kue yang warnanya cokelat muda keemasan, mirip dengan warna krimnya.

Jika cake yang dipanggang punya tekstur fluffy, ringan, berpori, dan beberapa cenderung kering, kue ini menurut kami teksturnya lebih padat, tetapi tetap lembut dan lembab. Adonannya tidak berminyak dan langsung meleleh di dalam mulut.

Buttercream juga terasa sangat ringan dan tidak lengket atau menempel di langit-langit mulut. Makannya pun terasa lebih nyaman karena tidak meninggalkan jejak serat di tenggorokan.

Cita rasanya langsung membangkitkan nostalgia. Aroma mochanya lembut. Rasa mochanya juga tidak terlalu tajam, lebih ringan dan creamy. Muncul juga sedikit sentuhan rasa karamel pada kue ini. Rasa manisnya pas, diimbangi dengan sedikit sentuhan rasa gurih yang menyatu sempurna di lidah.

Uniknya Blue Forest dengan blueberi

ed's bakersVarian blue forest tidak boleh dilewatkan dan menjadi opsi tidak membosankan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau kue klasik terkenalnya dengan rasa black forest, Ed Baker punya inovasi yang tidak kalah menarik, namaya Blue Forest.

Memadukan antara dark chocolate couverture dan blueberi asli. Lapisan kuenya pun terdiri dari ganache, blueberi asli, dan chocolate sponge.

Dark chocolate couverture sendiri merupakan jenis cokelat yang terdiri dari campuran cocoa mass dan cocoa butter dengan kadar cocoa butter tinggi. Tidak heran jika varian Blue Forest ini punya rasa cokelat yang lebih intens.

ed's bakersTeksturnya lembut dan lembab dengan cita rasa perpaduan manis asam menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tekstur serta kelembaban adonan dan krimnya seperti varian Classic Mocha, tetapi cita rasanya jelas berbeda.

Meski terbuat dari dark chocolate couverture, tetapi menurut kami cita rasa pahit cokelatnya tidak begitu menonjol. Saat awal digigit, kami justru langsung mencecap rasa blueberri yang kuat, memberikan sentuhan rasa asam segar. Barulah disusul dengan rasa cokelat yang manisnya pas.

Jika tertarik pesan kue kukus premium Ed Baker, kamu bisa pesan di nomor WhatsApp 0858-1900-3333, maksimal H-1 sebelum pengiriman. Lokasi dapur pusatnya ada di BSD, tetapi tidak perlu khawatir karena mereka juga punya drop point di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com