Category Archives: Tempat makan

Empuk Berempah Sate Maranggi Pedas ala Jaksel


Jakarta

Di Jakarta Selatan ada sate maranggi yang tak kalah enak dari menu populernya di Purwakarta. Bernama Sate Maranggi Guru Mughni, ada sate maranggi pedas berempah versi Jaksel di sini.

Mendengar nama sate maranggi identik dengan kota Purwakarta. Muncul dan populernya olahan sate dengan daging sapi di Purwarkarta membuat hidangan ini dikenal sebagai khasnya Jawa Barat.

Ternyata di Jakarta juga ada sate maranggi yang tak kalah enak dengan di Purwakarta. Bedanya, sate maranggi versi Jakarta ini memilih menciptakan identitasnya sendiri dengan sentuhan rasa pedas yang lebih nyata.


Bernama Sate Maranggi Guru Mughni, warung sate ini berawal justru dengan sebuah tempat makan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Rempahnya yang meresap serta ciri khas olesannya yang pedas seolah memberi sentuhan berbeda pada karakter rasa sate maranggi di sini.

Baca juga: Apa Boleh Muslim Makan Cokelat Hadiah Valentine? Ini Kata Ulama

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Sate Maranggi Guru Mughni
Alamat Jl. Radio Dalam Raya No.1, Gandaria Utara, Jakarta Selatan.
No Telp 0818-885-133
Jam Operasional

Minggu-Kamis, 10.30 – 21.00 WIB

Jumat – Sabtu, 10.30 – 24.00 WIB

Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 100.000
Tipe Kuliner Tradisional
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Toilet
  • Area Merokok
Sate Maranggi Guru MughniPenyajian maranggi yang dilakukan oleh Sate Maranggi Guru Mughni menggunakan bagian potongan sapi has dalam. Foto: detikcom/Riska Fitria

Daging has dalam yang empuk

Sate Maranggi Guru Mughni tak memiliki banyak cabang, hanya ada dua di kawasan Jakarta Selatan yaitu Kuningan dan Radio Dalam. Walaupun cabangnya sedikit, tetapi hal ini menjadi kelebihannya karena memudahkan pemiliknya untuk memerhatikan kualitas rasa dengan lebih efektif.

Ketika ke cabangnya di Radio Dalam, tim detikfood membuktikan sendiri kelezatan menu di sini. Potongan daging sapi yang digunakan ialah bagian has dalam, terlihat dari seratnya yang halus serta kadar lemaknya yang sangat minim.

Tak sekadar aroma, seluruh menu berjudul maranggi saat dicicipi memiliki rasa rempah, khususnya ketumbar, yang begitu meresap. Ini menandakan daging has dimarinasi dengan bumbu dalam waktu yang lama.

Pemilihan daging sate tentu berpengaruh pada hasil teksturnya setelah matang dan disajikan. Penggunaan daging has dalam sukses bikin sate empuk lembut dengan kadar lemak yang minim sehingga tidak meninggalkan jejak berminyak usai menyantapnya.

Kreasi menu bercampur telur yang unik

Sate Maranggi Guru MughniSelain dijadikan sate menu maranggi dan iganya juga ditumis dengan campuran telur. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Tak hanya fokus dengan hidangan sate, tetapi Sate Maranggi Guru Mughni punya ciri khas hidangan khasnya. Menu ini diberi imbuhan ‘gila’ karena penyajiannya yang mirip seperti topping pada nasi gila.

Ada dua varian yang kami pesan pada jenis menu ini ialah Maranggi Gila dan Iga Gila yang masing-masing dibanderol Rp 75.000 per porsi.

Maranggi Gila berupa potongan daging has dalam berbentuk persegi, kira-kira 2×2 sentimeter, yang ditumis bersama telur orak-arik. Memesan level pedas 2, racikan bumbu tumisannya memadukan sambal yang pedas menggelitik dan legitnya kecap manis.

Menu ini berwarna cokelat yang membuat kami berpikir tak terlalu pedas, tetapi ternyata lambat laun rasa pedasnya meningkat dari yang menggelitik hingga membuat berkeringat. Perbedaan antara Maranggi Gila dan Iga Gila terdapat pada jenis dagingnya.

Maranggi Gila menggunakan potongan daging sate maranggi yang dilepaskan dari tusukan bambunya, sehingga memiliki aroma dan rasa ketumbar yang lebih kuat.

Sementara untuk Iga Gila menggunakan potongan daging iga yang sebelumnya sudah dipresto hingga empuk, tapi tidak dimarinasi dengan bumbu ketumbar seperti maranggi.

Ada olahan sup hingga sate maranggi yang khas di halaman selanjutnya.

Daging iga yang tebal dan tak amis

Sate Maranggi Guru MughniSelain potongan maranggi ada juga olahan iga yang tak kalah empuk. Foto: detikcom/Riska Fitria

Olahan iga di Sate Maranggi Guru Mughni juga tak bisa dipandang sebelah mata. Selain menu Iga Gila, ada Sop Iga dan Iga Goreng yang masing-masing dibanderol Rp 65.000.

Keduanya memiliki karakter yang berbeda. Iga Goreng menyajikan daging iga yang ditumis dengan bumbu dasar putih yang ditambahkan kecap manis. Dibuktikan dengan aroma harum lembut bawang putih dengan rasa gurih tipis dan kecap manis yang manis legit sebab sudah terkaramelisasi.

Iga Goreng disajikan dengan kuah pelengkap yang bening kecokelatan. Rasa kuah kaldunya gurih lembut dengan sedikit sentuhan manis dan irisan daun bawang serta bawang goreng yang memperkaya aromanya. Jika ingin lebih pedas segar, bisa tambah sambal dan perasan jeruk nipis.

Sementara untuk Sop Iga lebih cocok dinikmati bagi penggemar hidangan berkuah yang bening dan ringan. Potongan iganya besar-besar dengan daging yang tebal tetapi empuk. Dagingnya bahkan mudah lepas dari tulang!

Seporsi sop iga berisi potongan daging iga, irisan tomat merah, potongan tomat hijau, serta taburan daun bawang dan bawang goreng. Rasa kuahnya sendiri benar-benar mendefinisikan sop, gurih lembut kaldu, asin yang tipis, serta sengatan pala dan cengkeh yang menambah aroma harum serta rasa hangat ketika kuahnya disesap.

Lagi-lagi, jika ingin menambahkan rasa pedas atau asam segar dapat mengandalkan sambal merah dan potongan jeruk nipis sebagai pelengkapnya. Sop iga di Sate Maranggi Guru Mughni akan lebih enak dimakan hangat dengan nasi putih.

Sate maranggi pedas minim lemak

Sate Maranggi Guru MughniCiri khas sate maranggi di sini terdapat pada bumbunya yang pedas manis. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Beralih ke bintang utama menunya, ada Sate Maranggi Pedas (Rp 70.000) yang sepenuhnya daging tanpa selipan lemak atau gajih. Kami memesan level pedas 1 agar tak terlalu mengubah rasa original dari bumbu satenya itu sendiri.

Untuk menunggu sate maranggi disajikan butuh waktu yang lebih lama daripada menu lainnya, kira-kira 15-20 menitan pelayannya baru mengantar menu tersebut pada kami. Penyajian sate marangginya cenderung sederhana, dengan 10 tusuk sate yang ditumpuk dan dilengkapi irisan tomat hijau juga merah.

Pelanggan dipersilahkan menuangkan kecap manisnya sendiri. Saat disajikan aroma harum ketumbar langsung menyeruak bahkan sebelum dinikmati.

Berbeda dengan sate maranggi di Purwakarta atau Cianjur, sate maranggi di sini tak didominasi rasa kecap manis. Perpaduan gurih, manis, rempah dari ketumbar, dan pedas terasa saat mengunyah potongan demi potongan dagingnya.

Meski kami memesan tingkat kepedasan level 1, ternyata pedasnya tidak hanya di awal. Perlahan rasa pedasnya terasa semakin kuat.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com

Begini Rasa Roti Kukus Viral Rp 3.000-an Punya Coki Pardede


Jakarta

Dengan harga mulai Rp 3.000-an, kamu bisa mencicipi roti kukus dan roti butter milik komika Coki Pardede. Bagaimana rasanya?

Mengikuti jejak artis lainnya yang banyak membuka bisnis kuliner, komika Coki Pardede pun demikian. Ia membuka gerai bernama Rotinya Rakyat di Kemang, Jakarta Selatan.

Sesuai dengan namanya, gerai kuliner tersebut menawarkan harga terjangkau rakyat, yakni mulai Rp 3.000-an. Variannya pun beragam untuk roti kukus dan roti butter.


Mulai dari yang manis hingga yang gurih. Kedua jenis roti dibedakan dari bentuknya. Untuk roti kukus bentuknya persegi, sementara roti butter bentuknya kubus.

Rotinya rakyatSuasana bersantap di Rotinya Rakyat Foto: detikcom/Riska Fitria

Kami mendatangi gerainya (05/02/25) yang bertempat di area foodcourt 2002. Gerainya minimalis dengan hanya tersedia beberapa kursi untuk makan di tempat.

Meja makannya pun memanfaatkan rak botol minuman soda sebagai penyangganya. Sementara kursinya menggunakan kursi rendah berbahan stainless steel.

Untuk roti butternya kami mencicipi varian original seharga Rp 3.000 dan varian Dark Choco seharga Rp 10.000. Rotinya tebal, mengembang, dan membal ketika ditekan.

Ketika dipotek tekstur rotinya terurai menjadi serpihan-serpihan kecil. Teksturnya juga lembut dan terasa milky. Varian original ini disajikan dengan butter dan gula halus.

Rotinya RakyatRotinya Rakyat varian tiramisu. Foto: detikcom/Riska Fitria

Rasanya manis legit, begitu juga dengan varian Dark Choco yang rotinya disajikan dengan isian dan topping selai Nutella.

Untuk roti kukusnya, kami mencicipi varian Tiramisu seharga Rp 5.500. Berbeda dengan roti butter, untuk roti kukus, teksturnya lebih lembap dan lembut.

Disajikan dengan selai tiramisu pada bagian ujungnya. Varian gurih juga tak kalah menarik, ada varian Smoked Beef seharga Rp 7.000.

Rotinya rakyatRotinya rakyat varian smoked beef. Foto: detikcom/Riska Fitria

Varian ini diisi dengan smoked meat, saus, mayonaise, keju cheddar, dan taburan parsley kering sebagai garnish. Rasanya perpaduan antara gurih dan pedas yang nikmat.

Jika kamu membeli roti di sini, sebaiknya langsung disantap. Karena jika didiamkan terlebih dahulu, sisi pinggir rotinya akan mengeras akibat terkena angin.

(raf/adr)



Sumber : food.detik.com

Puas! Makan Sourdough Pizza hingga Pasta AYCE Rp 88 Ribu


Jakarta

Di Wisma Gading Permai (WGP), ada warung pizza dan pasta tendaan. Dengan harga Rp 88 ribu, kamu sudah bisa makan pizza margherita hingga pasta smoked beef sepuasnya!

Kini banyak warung makan tenda dengan konsep menu ala restoran. Menunya khas Jepang, Barat, Korea, sampai Thailand dengan harga jauh lebih terjangkau.

Jika ingin merasakan pengalaman makan menu restoran di warung tenda, kamu bisa mampir ke kawasan WGP (Wisma Gading Permai) Cafe Tenda di Kelapa Gading. Di area parkir apartemen tersebut berjejer warung tenda dengan aneka ragam menu restoran.


Salah satu yang menarik disambangi, One Piezza Da Tenda. Mereka menawarkan pizza berbahan dasar sourdough yang chewy lembut dengan topping lezat.

Uniknya lagi mereka punya paket makan All you can eat (AYCE). Bisa pesan pizza atau pasta sepuasnya, sudah termasuk minuman.

1. Warung pizza tenda dengan paket menarik

One PizzaBegini suasana tendaan dari gerai One Piezza Da Tenda. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menikmati pizza biasanya hanya di restoran atau gerai yang memang menawarkan hidangan khusus pizza. Namun, kini pizza sudah bisa dinikmati di warung tenda kaki lima.

Konsep inilah yang diusung One Piezza Da Tenda. Menempati warung tenda di dekat pintu keluar apartemen WGP. Areanya cukup luas, kurang lebih ada 3 meja panjang berjejer. Satu mejanya bisa ditempati oleh 8 sampai 10 orang.

Di bagian depan tenda juga berjejer kursi plastik, tempat pelanggan menunggu jika memang kondisi warung pizza ini sedang antre.
Dapurnya juga open kitchen, jadi pelanggan bisa melihat proses pembuatan pizza dan pastanya.

One PizzaMenu lengkap jika ingin makan di warung pizza tenda ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Terdapat dua macam paket yang bisa dipesan di warung pizza ini. Kalau mau puas mencicipi seluruh varian pizza, bisa pesan paket all you can eat (AYCE) yang dibanderol seharga Rp 93.000 per orang. Waktunya dibatasi sekitar 60 menit.

Setiap pelanggan bisa pesan enam jenis pizza dan dua jenis pasta sepuasnya.

Kalau mau pesan menu pizza dan pasta ala carte juga bisa.

Pilihan pizzanya mulai dari Classic Margherita, Beef Pepperoni, Chessy Funghi, Mushroom Pesto, Cheese Deluxe, dan Spicy Honey Cheese.

Sedangkan untuk pastanya ada Spaghetti Smoke Beef Mushroom dan Spaghetti Beef Podomoro.

Harga menu ala carte dibanderol mulai dari Rp 36.000 sampai Rp 60.000 saja.

2. Pizza sourdough yang chewy dan dibuat fresh

Pizza di warung tenda ini dibuat fresh setelah ada pesanan. Menggunakan adonan berbahan dasar sourdough yang telah difermentasi.

Selanjutnya adonan pizza dipipihkan dan direnggangkan kurang lebih satu menit agar adonan tidak lengket dan mulur.

Pizza lalu diberi saus dan topping, dipanggang dalam oven gas selama kurang lebih 5 sampai 10 menit.

Hasilnya, pizza di sini memiliki adonan tipis, tetapi teksturnya lebih chewy.

Kenikmatan pizza sourdough dan pasta bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Beef pepperoni hingga Mushroom Pesto jadi andalan

One PizzaBeef Paperonni hingga Mushroom Pesto bisa dicoba di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Semua varian pizza bisa dipesan sepuasnya. Sayangnya, saat kami sambangi pada Rabu (12/02/2025), varian Cheese Deluxe dan Spicy Honey Cheese sedang kosong.

Jadi kami memesan tiga varian pizza yang kebetulan memang jadi favorit, mulai dari Beef Pepperoni, Cheesy Fungi, dan Mushroom Pesto.

Pizzanya langsung dimasak setelah kami pesan. Namun, hal ini membuat kami menunggu agak lama. Kurang lebih setelah 20 menit pizza baru disajikan.

Semua pizzanya punya ukuran 25 cm dibagi menjadi 6 slice. Disajikan dalam piring stainless steel yang dilapisi kertas alas gorengan.

Dari segi tampilan, pizzanya cukup menggugah selera meskipun memang ada beberapa spot hitam, seperti gosong di bagian pinggiran pizza.

Tekstur pizzanya tipe yang tipis tetapi tidak krispi. Justru tekstur pizzanya chewy lembut. Proses fermentasi berjam-jam membuat struktur gluten berbeda, jadi teksturnya pizzanya juga lebih kenyal.

Umumnya adonan sourdough punya rasa sedikit asam, tetapi untuk adonan pizza ini rasanya justru agak manis. Barulah beberapa spot pinggiran yang agak gosong punya rasa sedikit pahit smokey, tetapi tidak begitu mengganggu.

Kalau suka yang klasik dengan tambahan pepperoni, bisa pesan varian Beef Pepperoni.

Terdiri dari saus tomat, mozzarella, beef pepperoni, dan taburan oregano.

Rasanya dominan asam dari penambahan saus tomatnya. Disusul dengan rasa gurih dari lumuran keju mozarella.

Adapun peperoninya punya tekstur yang renyah, tetapi tidak begitu meaty. Taburan oregano diatasnya menambah rasa hangat tajam pada pizza ini.

One PizzaMenu cheesy fungi bisa dicoba jika suka jamur. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Cheesy Fungi terdiri dari bahan lebih sederhana, seperti saus tomat, mozzarella, dan champignon.

Rasanya agak mirip Beef Paperoni karena sama-sama pakai saus tomat yang didominasi rasa asam. Topping jamur champignonnya sangat royal, menambah kenikmatan pizza ini.

Ada sedikit tambahan bawang bombai yang membuat cita rasanya menjadi agak pedas.

One PizzaVariasi paling unik yang ditawarkan gerai pizza ini yaitu mushroom pesto ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Variasi yang punya rasa paling unik adalah Mushroom Pesto. Terdiri dari bechamel sauce, mozzarella, jamur champignon, dan saus pesto basil.

Adonannya lebih berminyak dengan lumuran saus pesto yang tidak rata dan minyak zaitun yang masih terlihat di bagian atas pizza.

Aroma dan rasa minyak zaitunnya cukup kuat. Saus pestonya punya rasa agak pahit berempah dengan sentuhan rasa daun basil yang kuat.

4. Pasta Smoked Beef dan Beef Podomoro patut dicoba

One PizzaAda juga hidangan pasta smoked beef yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Tidak hanya pizza, pelanggan juga bisa mencicipi 2 macam pasta. Kalau suka yang agak pedas ringan, bisa pesan Spaghetti Smoke Beef Mushroom.

Pastanyanya menurut kami terlalu berminyak. Rasanya tidak begitu spesial, dominan pedas lada dengan sentuhan rasa gurih ringan. Topping jamur champignon dan irisan smoked beef membuat rasa dan teksturnya lebih kompleks.

One PizzaBisa pesan menu beef Podomoro jika suka yang asam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Jika suka yang lebih asam, bisa pesan Spaghetti Beef Podomoro. Rasanya asam segar saus tomat, dengan sedikit sentuhan gurih dari taburan keju parmesannya.

Disajikan dengan topping meatballs yang tekstur luarnya agak renyah, tetapi dalamnya full daging yang meaty lezat.

Kami cukup puas merasakan pengalaman makan pizza all you can eat di warung tenda ini karena harga dan makanan yang ditawarkan sepadan. Dengan harga Rp 88.000 per orang sudah bisa menikmati pizza dan pasta yang kualitasnya juga terbilang premium.

Jika tertarik, bisa mampir langsung ke One Piezza Da Tenda di Apartemen Wisma Gading Permai (WGP), Jl. Boulevard Raya, RW.12, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Warung Steak Platter Tendaan di Gandaria yang Murah Sedap


Jakarta

Mencicipi steak lezat kini tidak perlu datang ke steakhouse. Sebab, di Gandaria juga ada warung tenda yang menawarkan steak and grill platter lezat dengan harga ramah dikantong!

Steak yang identik sebagai hidangan ‘mewah’ biasanya hanya bisa dinikmati di restoran atau steakhouse. Kali ini tidak, karena steak juga bisa dinikmati di warung tenda dengan rasa tak kalah enak dan harga jauh lebih ramah di kantong.

Seperti yang ditawarkan oleh kedai Gillnet Grill di Jalan Gandaria Taman Puring. Kedai steak yang menempati sebuah warung tenda sederhana ini menawarkan berbagai menu steak platter dan porsian.


Dagingnya dimasak spesial dengan bumbu yang berkiblat pada resep bergaya Western dan Asia. Porsinya juga mengenyangkan!

1. Berawal dari menu sandwich

Gilnet GrillWarung steak dengan konsep ala warung tenda. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Awal mulanya pemilik usaha kuliner ini tidak menawarkan menu steak platter seperti sekarang.

Kepada detikFood, pemiliknya Dika mengungkap bisnis kuliner ini justru dulunya menawarkan sandwich dan burger. Namanya pada saat itu juga tidak langsung Gillnet Grill.

“Sebelumnya bisnis ini didirikan oleh saya pribadi dan om dengan menjual menu sandwich dan burger di area Cibubur,” jelasnya kepada detikFood.

Seiring berjalannya waktu, pemiliknya mempelajari pasar lebih luas dari segi daya beli dan kepuasan, serta mencari lokasi yang strategis. Akhirnya mereka mendirikan bisnis kuliner baru di Jakarta Selatan.

Tidak hanya soal lokasi, tetapi pemiliknya juga menambah konsep menu baru bernuansa ‘grill’.

Dika dan omnya menciptakan menu steak platter yang tidak hanya bisa dinikmati satu orang, tapi bersama-sama

Gillnet Grill akhirnya dibuka pada tahun 2022. Konsepnya steak and grill dengan menu platter dan porsi yang ekonomis.

2. Steak berkualitas dengan harga ekonomis

Gilnet GrillBerbagaii variasi steak daging dan ayam bisa dicoba di warung makan ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Berbagai pilihan steak bisa dicoba di gerai ini, mulai dari steak daging dan ayam, shortribs (iga bakar), Picanha, Crispy Boneless, Chicken skin, Chicken wing, pentung, Wagyu Saikoro, Beef Slice.

Menu pelengkap juga tersedia, seperti Penne Creamy, Potato Wedges, Corn Rib dan 5 pilihan saus best seller sebagai pendamping.

Selain menu yang komplet, Gillnet Grill juga mengedepankan rasa dan kualitas makanan yang mereka tawarkan.

Semua daging yang dipakai kualitas impor dari US (Amerika Serikat) dan Australia. Jenisnya ada meltique dan premium MB3 (non meltique).

Daging iga yang dipakai juga impor dari Australia sehingga lebih tebal dan empuk.

Untuk harga, Gillnet Grill memang menawarkan harga lebih ekonomis. Mulai dari Rp 30.000 sampai paket terkomplet Rp 310.000.

“Untuk harga kami memang memiliki prinsip lebih baik menjual produk harga murah dengan konsekuensi margin tipis, tetapi pelanggan senang dan mau datang kembali. Prinsip dari sisi kualitas pembelian,” jelasnya.

3. Puas makan steak platter dengan penne creamy

Gilnet GrillDalam menu platter sudah ada pilihan steak daging siirloin sampai rib eyes. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

DetikFood mencicipi menu yang paling banyak dipesan, Steak Platter Triple Plate seharga Rp 210.000.

Steak ini idealnya dinikmati oleh 3 orang, tetapi dibagi untuk 4-5 orang juga masih cukup.

Dalam satu steak platter terdiri dari 200 gram daging pilihan (tenderloin/sirloin/rib eyes), 150 gram saikoro, 200 gram crispy boneless chicken, 100 gram chicken slice, 3 saus pilihan, dan 200 gram potato wedges/penne creamy, serta salad.

Dagingnya kami pilih sirloin yang mengandung banyak lemak dengan tingkat kematangan medium.

Gilnet GrillKami memilih daging sirloin yang dimasak dengan tingkat kematangan medium. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Karena pakai daging meltique, sirloin ini pun punya tekstur yang sebenarnya empuk juicy. Namun, harus segera dimakan karena kalau terlalu lama, sensasinya kurang nikmat dan justru bisa jadi agak alot.

Dimakan begitu saja rasanya sudah lezat karena steaknya memang diolesi bumbu spesial andalan Gillnet.

Dika mengungkap jika mereka memang menggunakan resep sendiri yang diciptakan selama kurang lebih satu tahun.

“Resep kami resep sendiri yang kami buat dan uji coba kurang lebih 1 tahun untuk memastikan dari sisi rasa yang baik dan bisa diterima oleh semua kalangan,” ujarnya.

Kalau mau lebih kompleks, bisa cocol ke saus autentiknya yang menurut kami punya rasa pedas berempah dan ada sedikit jejak rasa karinya. Cocok juga dicocol ke saus BBQ yang manis pedas dan sedikit asam.

Gilnet GrillDaging saikoro dan daging ayam di dalam steak platter ini tak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Daging saikoro di sini juga kenyal, empuk, dan mudah dikunyah. Bisa dinikmati bersama chicken slicenya yang tidak kalah nikmat.

Crispy boneless chicken sangat tepat berada di steak platter ini karena menambah tekstur kompleks. Agak mirip seperti katsu Jepang, tetapi tepungnya lebih krispi. Daging ayamnya juga tidak kering. Paling cocok dicocol ke saus jamur yang gurih dengan sentuhan ringan aroma jamur.

Gilnet GrillCrispy boneless chickennya menjadi salah satu yang tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Sensasi makan steak platter ini juga cukup berbeda karena kami pesan side dish berupa penne creamy, bukan olahan kentang.

Penne nya menambah cita rasa lezat karena dimasak dalam tingkatan aldente, dengan saus creamy gurih lembut, dan sentuhan pedas lada yang pas.

Kenikmatan signature ribs combo bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

4. Signature Ribs Combo yang tak kalah sedap

Gilnet GrillSelain steak daging sapi atau ayam, bisa juga menikmati bagian iga yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Iga bakar yang mereka tawarkan juga tak kalah lezat.

Kami pesan menu combo, sudah termasuk menu pendamping, salad sayur, dan satu saus pilihan.

Iganya punya ukuran cukup besar, dengan berat sekitar 450 sampai 500 gram. Karena diimpor dari Australia, dagingnya juga jauh lebih tebal.

Sayangnya, tekstur daging iganya tidak begitu lembut, sedikit alot, dengan serat daging yang masih terasa.

Namun, bumbu olesannya sangat lezat. Mirip seperti bumbu BBQ yang rasanya perpaduan antara manis, gurih, pedas, dan sedikit asam. Aroma smokey dari proses pembakaran juga menurut kami justru menambah kenikmatan iga ini.

Dimakan begitu saja sudah enak, tetapi bisa dicocol ke saus blackpepper dengan sentuhan pedas lada ringan.

Semakin puas karena iga ini kami nikmati bersama potato wedges yang potongannya juga besar, rasanya gurih nikmat.

5. Raih omzet Rp 30 juta per hari

Gilnet GrillSemua steak maupun rib-eye bisa diniikmati dengan side dish penne creamy lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Sejak dibuka tahun 2022, warung steak tenda ini memang menarik perhatian. Terlebih karena konsepnya ala warung tenda dan harganya ekonomis.

Meskipun hidangannya adalah steak, tetapi mereka membuatnya supaya bisa dinikmati oleh semua kalangan. Rasanya juga sudah disesuaikan oleh lidah orang Indonesia.

Saat detikFood mampir (13/02/2025) pukul 19.00, gerainya memang ramai dipadati pasangan dan kerabat yang baru pulang dari kantor.

Tidak heran jika sehari bisa menghabiskan 25 kg sampai dengan 40 kg daging di sini.

Dika juga mengungkap bila rata-rata mereka bisa mendapat omzet 10 juta sampai dengan 30 juta per hari.

Gillnet Grill kini punya dua cabang, yaitu Taman Puring yang buka pukul 18:30 – 00:00 WIB dan untuk cabang ke 2 di Petogogan buka dari pukul 11:00 – 23:30 WIB.

Pelanggan bisa langsung datang tanpa perlu melakukan reservasi. Namun, kalau mau bisa reservasi di hari Senin-Jumat saja dengan cara menghubungi WhatsApp mereka.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

3 Rendang Lokan Autentik Minang, Mana yang Paling Berempah Sedap?


Jakarta

Rendang banyak sekali jenisnya, salah satu yang unik adalah rendang lokan. Rendang lokan banyak dibuat oleh produsen rendang dari Sumatra Barat. Dari 3 merek rendang lokan, mana yang paling enak?

Jenis rendang yang dapat ditemui di kawasan pesisir Sumatra Barat ini terbuat dari lokan (sejenis kerang sungai). Daging kerang lokan ini cukup tebal, teksturnya juga kenyal dan tak mudah hancur. Cocok dijadikan rendang yang proses memasaknya cukup lama.

Rendang lokan ini banyak dibuat oleh pengusaha rendang kemasan dari Sumatra Barat. DetikFood mencobanya dari 3 merek rendang kemasan dan semuanya autentik Minang.


Ketiga merek rendang kemasan itu adalah Rendang Uni Lili, Rendang Ismawati, dan Rendang EGA. Semuanya berasal Sumatera Barat. Ketiga rendang lokan itu disajikan dalam kemasan siap saji dengan berat 250 gram.

DetikFood mencoba ketiga rendang lokan dari berbagai merek. Kami menguji berdasarkan rasa untuk menentukan rendang lokan mana yang terenak.

Berikut 3 rendang lokan dari berbagai merek:

1. Rendang Lokan Uni Lili

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Rendang Uni Lili merupakan salah satu pengusaha rendang yang populer di Padang, Sumatera Barat. Usaha rendang kemasannya ini telah dipasarkan ke berbagai negara. Di Padang sendiri, Uni Lili juga memiliki toko oleh-oleh untuk menawarkan rendang buatannya.

Menu rendang daging sapi sudah pasti yang paling laris, tapi ada juga beberapa jenis rendang lain yang unik ditawarkan oleh Uni Lili, termasuk rendang lokan.

Rendang lokan yang ditawarkan Uni Lili ini seberat 250 gram. Harganya dibanderol Rp 75.000 per kemasan. Kemasan rendang lokan Uni Lili juga sudah sesuai standarisasi dengan kemasan kantong alumunium.

Karena kami menyimpan rendang lokan dari Uni Lili ini dalam suhu ruang, maka tak perlu dihangatkan terlebih dahulu. Rendang lokan bisa langsung dicicipi.

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Bumbu rendang lokan dari Uni Lili ini berwarna cokelat pekat, menandakan bumbu dimasak dalam waktu yang lama. Aroma kelapa bercampur bumbu rempahnya juga tercium semerbak. Dari aromanya tak terlihat seperti rendang kemasan, tapi seperti sajian yang baru masak.

Kami mencicipi bumbu rendangnya terlebih dahulu, memang terasa bumbu rendang yang pekat. Rasanya seimbang antara gurih dan agak pedas, tapi juga tercecap sedikit manis.

Lokan yang menjadi bahan utamanya juga besar-besar. Bentuknya masih tampak utuh dan terasa kenyal ketika disantap. Kami juga tak mencium adanya aroma amis yang keluar dari lokan.

Bumbu rendangnya yang menjadi nilai plus dari rendang lokan Uni Lili ini. Apalagi bumbunya sangat banyak, jadi mengimbangi sajian lokannya. Disantap dengan nasi panas, terasa semakin lezat.

2. Rendang Lokan Ismawati

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Rendang kemasan merek Ismawati juga menawarkan varian rendang lokan. Rumah produksinya berasal dari Pesisir Selatan asli di Sumatera Barat. Jika melihat kemasannya juga tertera gambar yang memperlihatkan Pesisir Selatan.

Harga rendang yang ditawarkan oleh Ismawati ini dibanderol Rp 120.000 per 500 gram. Rendang lokan ini dikemas menggunakan plastik vacuum.

Untuk penyimpanan kami memilih dimasukkan ke dalam kulkas agar tahan lama. Tentunya kami hangatkan terlebih dahulu di atas wajan sebelum disantap.

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Jika melihat bumbunya, rendang lokan dari Ismawati ini tampak berwarna lebih terang. Berwarna cokelat kemerahan, tak sepekat sebelumnya. Saat dicicipi benar saja, rasa rendangnya tak begitu keluar.

Kami merasakan dominan dari kelapa dan cita rasa gurih saja. Tak tercium aroma pekat rempah khas rendang saat kami rasakan. Meski menurut Ismawati rendang lokan ini melalui proses memasak 8 jam, seperti yang diinformasikan kepada detikFood.

Untuk lokan, ukurannya juga cukup besar dan tampak utuh. Aroma amisnya tak begitu tercium, tapi ketika disantap agak baru terasa.

Ulasan mengenai rendang lokan lain ada di halaman berikutnya…

3. Rendang Lokan EGA

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Satu lagi rendang lokan kemasan yang detikFood cicipi, yaitu Rendang EGA. Sajian rendang ini diproduksi di Bunga Pasang, Painan, Sumatera Barat. Kawasannya masih masuk ke Pesisir Selatan di mana asal rendang ini ditawarkan.

Rendang Lokan EGA yang kami cicipi ini memiliki berat 250 gram. Kemasannya cukup sederhana, hanya berupa kertas cokelat yang di dalamnya berupa plastik vacuum.

Untuk Rendang EGA ini juga kami simpan dalam kulkas agar tahan lama. Sebelum kami santap juga kami hangatkan terlebih dahulu di atas wajan, bisa juga hanya menggunakan microwave.

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Tampilan rendang lokan dari EGA ini tak jauh berbeda dari Ismawati. Warnanya cokelat kemerahan alih-alih cokelat pekat kehitaman. Tercium aroma rendang, tetapi tak pekat.

Ketika kami cicipi, rasa rempah pada rendangnya tak pekat. Tak tercecap gurih pedas di lidah kami, justru dominan rasa sangat manis.

Untuk lokan dari Rendang EGA ukurannya tak begitu besar. Beberapa di antaranya juga sudah ada yang hancur.

Isi lokan utuhnya tak sebanyak dari 2 merek sebelumnya. Menurut kami juga aroma amis dari lokan cukup tercium dari merek EGA sehingga agak menggangu saat dinikmati.

4. Jadi, Rendang Lokan Mana yang Juara?

review battle rendang lokan dari 3 merek berbedareview battle rendang lokan dari 3 merek berbeda Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Setelah mencicipi ketiga rendang lokan dari 3 merek rendang kemasan di Sumatera Barat, kami telah memiliki juara dari segi rasa dan kualitasnya.

Menurut kami, Rendang Lokan Uni Lili yang terpilih menjadi juara pada review battle kali ini. Dari segi kemasan, rendang lokan ini lebih unggul, karena sudah menggunakan aluminium foil bag yang lebih tahan lama.

Lalu, tampilan rendangnya juga lebih pekat dari segi bumbunya. Aroma rendang juga langsung semerbak. Cita rasa bumbu juga seimbang antara gurih, pedas, dan sedikit manis.

Kualitas lokan yang disajikan juga sangat baik. Lokan masih utuh dan ukurannya besar-besar, tekstur kenyalnya juga tak hilang. Terlebih lagi tak tercium amis ketika menikmatinya.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Rela Antre Demi Cimol Bojot AA yang Kini Buka di Tebet


Jakarta

Gerai cimol bojot asal Bandung ini membuka cabang di Jakarta dan langsung diantre banyak orang. Cimolnya terkenal kenyal lembut dengan isian mozarella sampai daging yang lezat!

Cimol merupakan salah satu jajanan favorit orang Indonesia. Berbahan dasar tepung kanji yang dibentuk bulat-bulat lalu digoreng. Punya tekstur yang kenyal, chewy, dan gurih sedap.

Awalnya cimol hanya diberi taburan bumbu bubuk dengan berbagai variasi rasa, seperti jagung bakar, BBQ, dan bumbu pedas. Namun, lambat laun muncul inovas cimol bojot.


Variasi cimol ini pun menarik perhatian banyak orang. Konon awal mulanya viral karena seorang pedagang asal Bandung bernama Bojot yang mempeloporinya.

Ia dikenal menawarkan berbagai olahan aci. Bojot lalu membuat variasi baru dalam camilan cimol yang ia tawarkan. Cimol yang sudah digoreng diberi taburan bawang goreng untuk menambah cita rasa.

Salah satu penjual cimol bojot yang sangat viral saat ini adalah Cimol Bojot AA. Awalnya hanya ada di Bandung, tapi belum lama ini buka cabang di Jakarta.

Kehadirannya di Jakarta mencuri perhatian warga ibu kota. Padahal cimol ini hanya dijajakan di gerobak kaki lima, tetapi berhasil menggaet pelanggan dari berbagai kalangan usia.

Salah satu cabangnya di kawasan Tebet. Ada dua gerobak Cimol Bojot AA yang bisa ditemui di Tebet, tetapi tim detikfood sempat mampir di outlet yang ada di Jl, Tebet Raya, seberang Azko Tebet Raya.

Cimol bojot AABeginii kondisi gerai Cimol bojot AA di Tebet Raya yang ramai dipadati pengunjung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Saat kami datang pukul 19.17 WIB terlihat antreannya sangat sepi, tidak ada pembeli sama sekali. Rupanya mereka memang sedang tutup sementara karena stok batch pertama habis.

Menurut salah satu pegawai, dalam sehari Cimol Bojot AA di cabang Tebet ini melakukan dua kali restock. Restock kedua dilakukan setiap pukul 20.00.

Stok cimol bojotnya juga sangat terbatas karena semua bahan-bahannya dibawa langsung dari Bandung.

ciimol bbojotciimol bbojot mozrella jadi salah satu yang andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Akhirnya kami kembali lagi pukul 20.00 WIB untuk membeli cimol tersebut. Benar saja, saat kami balik gerobak cimol ini sudah dikerubungi banyak pelanggan. Beruntungnya kami masih dapat varian cimol andalan, yaitu cimol isi mozarella dan daging.

Sebenarnya terdapat beberapa variasi cimol, mulai dari cimol bojot original, cimol isi beef, cimol isi mozarella, cimol isi ayam, atau cimol mix.

Harganya berbeda-beda, tergantung ukuran dan varian. Dibanderol mulai dari Rp 6.000 sampai Rp 22.000 per porsi.

DetikFood memesan varian cimol mix, perpaduan antara cimol mozarella dan cimol beef. Porsi besarnya dibanderol seharga Rp 21.000.

Cimol bojot AABeginii daftar menu lengkap yang ditawarkan gerai cimol ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bumbunya bisa pilih antara 5 pilihan, asin pedas, ayam bawang, jagung bakar, balado, dan barbeque. Bisa tambah topping daun jeruk dan bawang goreng

Satu porsi cimol bojot yang kami pesan dikemas dalam plastik mika mangkok thinwall berukuran 300 ml. Kurang lebih terdiri dari 16 buah cimol, 8 varian mozarella dan 8 varian beef.

Kami minta disajikan dengan bumbu asin pedas dengan tambahan topping daun jeruk dan tingkat kepedasan di level 3.

Paling enak dimakan saat baru digoreng. Ukuran cimolnya memang tidak begitu besar. Nyamm! Tekstur adonannya sangat kenyal chewy, dan tidak lengket di langit-langit mulut.

Meskipun adonan acinya agak tebal, tetapi sepadan dengan isiannya yang juga banyak.

Saat kami coba variasi mozarella, isian keju mozarellanya memang tidak sampai mulur, tetapi tidak juga keras. Meskipun bumbu asin pedasnya cukup dominan, tetapi rasa keju mozarella yang juga gurih tidak menganggu. Perpaduannya masih pas.

Namun, menurut kami lebih enak variasi beef. Sensasi makannya unik, seperti makan bakso yang dilapisi dengan aci.

ciimol bbojotciimol bojot isian daging juga tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Daging sapinya padat, rasa dagingnya juga tercecap di lidah. Isian dagingnya sebenarnya tidak begitu berbumbu, cenderung hambar, tetapi menjadi seimbang dengan adonan aci yang berbumbu gurih pedas.

Bumbu asin pedasnya tidak begitu spesial. Oleh karenanya lebih nikmat ditambah topping daun jeruk sehingga ada sentuhan aroma dan rasa daun jeruk yang khas dan membuat rasanya lebih kompleks.

Kalau pesan cimol bojot AA, sebaiknya langsung dimakan. Karena jika dibiarkan terlalu lama adonannya menjadi agak keras. Datangnya juga lebih baik di awal waktu supaya tidak kehabisan varian yang diinginkan.

Cimol Bojot AA bisa ditemui di Outlet Cimol Bojot AA Tebet Raya JI. Tebet Raya No.30d, RT.2/RW.2, Tebet Barat., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan dan Outlet Cimol Bojot AA Tebet Timur Dalam Raya di J. Tebet Timur Dalam Raya No.47, RT.8/RW.11, Tebet.

Buka setiap hari mulai pukul 16.00/17.00 sampai habis.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Gurih Mantap! Nasi Topping Kulit Goreng dan Oseng Daging


Jakarta

Ivan Gunawan membuka rumah makan yang menyajikan nasi rames dengan topping kulit ayam goreng. Dilengkapi dengan aneka oseng yang menggiurkan.

Rumah makan Nasi Kulit Mak Igun mencuri perhatian beberapa bulan lalu. Ini merupakan usaha kuliner milik Ivan Gunawan yang berkolaborasi dengan King Abdi, chef jebolan MasterChef Indonesia musim ke-10.

Sampai saat ini, Nasi Kulit Mak Igun telah memiliki 2 cabang. Salah satunya berada di Jalan Pahlawan Revolusi No. 51, Pondok Bambu, Jakarta Timur.


Detail Informasi (Nasi Kulit Mak Igun)
Nama Tempat Makan Nasi Kulit Mak Igun
Alamat Jalan Pahlawan Revolusi No. 51, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
No Telp
Jam Operasional 10.00 – 24.00 WIB
Estimasi Harga Rp 6.900 – Rp 15.400
Tipe Kuliner Nasi kulit ayam goreng
Fasilitas
  • Tempat parkir
  • Pembayaran tunai & non-tunai

Antre 30 Menit

Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingantrean Nasi Kulit Mak Igun Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Penasaran dengan viralnya usaha kuliner milik Ivan Gunawan itu, detikFood mengunjungi rumah makan tersebut. Saat kami datang bulan lalu, rumah makan itu baru saja Grand Opening, jadi suasananya ramai sekali.

Belum makan siang saja, banyak pelanggan yang antusias mengantre. Sebenarnya, terdapat nomor antrean saat itu, namun tak berjalan kondusif. Akhirnya, kami ikut pada antrean yang sudah mengular tanpa tahu persis gilirannya.

Proses mengantre sampai mendapatkan makanan yang kami inginkan sekitar 30 menit. Sayangnya, ada banyak makanan yang tak tersedia saat itu. Sudah keburu habis diserbu pembeli.

Nasi Rames Plus 15 Lauk

Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Menu yang tersedia di sini sebenarnya adalah kreasi nasi rames. Hanya saja disajikan lebih kekinian dengan tambahan lauk pendamping sekitar 15 menu.

Seporsi nasi rames dengan topping kulit goreng crispy ditawarkan seharga Rp 15.400. Berisikan nasi putih, oseng buncis, kuah gulai, kulit goreng crispy, dan sambal.

Nasi tersebut sebenarnya bisa diganti nasi uduk dengan tambahan harga Rp 1.500. Sayangnya, saat kami ingin memesannya sedang habis. Nasi uduk itu juga dapat dibeli terpisah seharga Rp 6.300.

Pilihan lauk yang ditawarkan oleh Nasi Kulit Mak Igun untuk pendamping nasi rames ada 15 menu. Mulai dari oseng tempe, oseng sambal usus, oseng ceker, ayam goreng bawang putih, terong balado, hingga oseng cumi.

Harga per porsi lauk pendamping ini dibanderol dari Rp 6.900 – Rp 15.400. Harganya cukup terjangkau untuk lauk pendampingnya.

Kulit Goreng Renyah Berbumbu Ketumbar

Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Kami memesan seporsi nasi putih yang sudah dilengkapi dengan kulit goreng crispy. Jika mendapatkan kulit goreng yang lebar, hanya diberikan 1 keping saja.

Kulit gorengnya dibumbui dengan ketumbar yang melimpah, lalu dibalut dengan adonan tepung tipis. Teksturnya cukup garing, tak terasa berminyak, dan gurih wangi ketumbarnya sangat terasa di setiap gigitan.

Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Untuk kulit goreng, racikan di rumah makan Ivan Gunawan ini bisa disebut teratas. Karena, dalam segi rasa tak hanya gurih garam saja, tapi rempahnya juga kuat meresap.

Ayam Goreng Bawang, Oseng Cumi, dan Oseng Daging Kisi

Nasi kulit ini lalu kami nikmati dengan 3 pilihan lauk. Di antaranya ada Ayam Goreng Bawang (Rp 11.900), Oseng Cumi (Rp 14.400), dan Oseng Daging Kisi (Rp 17.900).

Ayam goreng bawang yang disajikan berupa 2 potongan kecil dan berupa ayam jantan. Ayam goreng ini juga diungkep bersama tambahan bawang putih utuh, sehingga aromanya semakin gurih. Menyoal rasa, ayam goreng ini gurihnya cukup meresap, tapi sayangnya digoreng terlalu kering.

Nasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendampingNasi Kulit Mak Igun, nasi rames dengan topping kulit goreng crispy dan 15 lauk pendamping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Oseng daging kisi juga sesuai dengan selera kami. Potongan daging beserta lemak ini disajikan dengan bumbu yang pedas gurih. Dagingnya empuk dan rasa pedasnya tak begitu menonjol, jadi tetap bisa dinikmati mereka yang tak suka pedas.

Oseng cumi di Nasi Kulit Mak Igun ini dikabarkan menjadi satu yang favorit. Bumbu osengnya diberikan tambahan kecombrang, sayangnya kecombrangnya kurang kuat terasa. Bahkan, aromanya juga tak tercium.

Potongan cuminya juga terbilang kecil, teksturnya tak begitu kenyal. Bahkan, kami hampir mengira ini adalah cumi asin.

Seporsi nasi kulit ini juga kami nikmati dengan dua jenis sambal, yaitu sambal bawang dan sambal belimbing. Sambal bawangnya menarik selera wanginya dibandingkan dengan sambal belimbing yang tercecap agak pahit.

Nasi Kulit Mak Igun bisa dinikmati dengan racikan lauk sesuai selera. Karena memiliki jenis lauk yang beragam dengan harga terjangkau dan rasa yang cukup enak.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com

Unik! Beli Dessert dan Sandwich Durian Monthong Asli ala Mesin ATM


Jakarta

Ada cara baru menikmati lezatnya durian di gerai ini. Ada beragam dessert dan sandwich durian monthong asli yang dipesan lewat mesin ala ATM.

Bagi sebagian orang, durian ‘si raja buah’ yang punya aroma dan rasa khas selalu menggugah selera. Kombinasi rasanya yang manis, legit, kuat, dengan sedikit sentuhan pahit bisa memanjakan lidah.

Selain dagingnya dimakan langsung, durian juga diolah menjadi dessert yang tak kalah enak. Mulai dari es krim durian, sop durian, sampai pancake durian.


Namun, jika ingin menikmati pengalaman makan dessert durian berbeda bisa mampir ke gerai satu ini. Namanya ‘Bagai Mendapat Durian Runtuh’, lokasinya ada di dalam Pasar Santa, Jakarta Selatan.

Sejak diperkenalkan lewat online pada tahun 2020, gerai ini telah mencuri perhatian penggemar durian. Menu durian yang dijual berupa dessert dari durian monthong segar tanpa bahan pengawet.

Bagai Mendapat Durian RuntuhBagai Mendapat Durian Runtuh menawarkan dessert durian dari durian monthong asli. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Dessert durian ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari porsi 3 oz (90ml), 5 0z (150 ml), 10 oz (300 ml), 16 oz (480 ml), sampao 26 oz (780 ml).

Harganya juga bervariasi tergantung ukuran yang dipilih. Dibanderol mulai dari Rp 45.000 sampai Rp 285.000.

Gerai pertamanya yang buka di Pasar Santa juga punya konsep unik. Gerainya memang kecil, tetapi ditata dengan sentuhan futuristik dan nuansa artistik, seperti berada di galeri seni.

Bagai Mendapat Durian RuntuhProses pemesanannya lewat mesin seperti ATM. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untuk menikmati dessert di sini, ‘Bagai Mendapat Durian Runtuh’ menghadirkan pengalaman pesan unik lewat mesin, ala ATM.

Jadi pembeli perlu memilih menu di mesin mirip ATM dengan layar sentuh. Setelah memilih menu dan melakukan pembayaran online, tinggal ambil struk dan tunggu pesanan rampung.

Bagai Mendapat Durian RuntuhPengambilannya lewat bilik seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

detikFood mencoba dua macam menu, yaitu dessert durian ukuran 5 oz seharga Rp 65.000 dan menu baru mereka berupa sandwich durian Monthong seharga Rp 45.000.

Tidak butuh waktu lama menunggu dessert ini. Kurang lebih 10 menit sampai pesanan keluar dari bilik dan siap disantap.

Dessert duriannya disajikan dalam mangkuk kertas cokelat terbuat dari kraft paper dan dalam keadaan beku. Oleh karena itu, setelah diterima sebaiknya durian ini didiamkan sejenak sekitar 3-5 menit hingga teksturnya lembek.

Bagai Mendapat Durian RuntuhBegini tampilan dessert durian monthongnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Setelah mulai meleleh, barulah terasa teksturnya mirip seperti daging durian yang lembut, tetapi lebih creamy. Saat dimakan masih ada serabut daging duriannya.

Karena dessert ini dibuat murni dari durian segar, tanpa campuran perasa atau pemanis buatan, sehingga sensasinya benar-benar seperti makan daging durian. Bedanya dessert ini dimakan dalam kondisi dingin.

Mirip durian beku, warnanya kuning muda, tidak sepekat daging durian monthong yang kuning cerah. Rasanya manis legit dengan sedikit sekali sentuhan pahit. Aroma duriannya cukup menyengat dan jejaknya menempel kuat di mulut.

Sandwich durian lebih baik langsung dimakan saat kondisinya masih beku karena lebih mudah meleleh daripada dessert durian.

Bagai Mendapat Durian RuntuhSedangkan seperti ini tampilan sandwich durian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Terdiri dari daging durian monthong dibalut dalam lapisan wafer, mirip es krim Jepang. Sensasi makannya seperti makan es krim sandwich lapis wafer di pasaran karena tekstur isi durian yang beku.

Balutan sandwichnya punya tekstur yang tidak krispi, lebih dominan lembut dan rasanya hambar. Namun, berpadu sempurna dengan isian durian.

Rasa dan aroma duriannya jauh lebih ringan daripada dessert durian. Justru saat pertama kali dimakan, rasa duriannya kurang tercecap di lidah. Cenderung hambar.

Namun, aroma dan jejak rasa durian monthongnya muncul perlahan. Rasa manisnya juga jauh lebih lembut daripada dessert durian.

Jika tertarik, bisa mampir langsung ke gerai ‘Bagai Mendapat Durian Runtuh’ di Pasar Santa. Buka Selasa sampai Minggu pukul 10.00 – 20.00 WIB. Bisa juga pesan online lewat WhatsApp atau Tokopedia.

(aqr/odi)



Sumber : food.detik.com

Gurih Meresap! Iga Bakar Sambal Bawang Pakai Nasi Daun Jeruk


Jakarta

Di dekat Stasiun MRT Blok A ada tempat makan aneka sambal bakar yang patut dicoba. Suguhan iga bakar, lidah bakar, hingga sate kulit ayamnya yang juicy bisa dipadukan sambal pilihan.

Hidangan tradisional seolah tak pernah gagal memanjakan selera, termasuk untuk dinikmati saat buka puasa. Jika sedang melintas di kawasan Darmawangsa, kamu bisa mampir ke rumah makan nyaman di ruko ini.

Namanya Sambal Ambu yang terkenal sebagai penyaji sambal bakar khas Sunda dengan berbagai lauk goreng dan bakar. Jenis sambalnya ada 5 dan bisa disandingkan dengan pilihan lauk serta 3 jenis nasi.


Detail Informasi (Sambal Ambu)
Nama Tempat Makan Sambal Ambu
Alamat Jalan Darmawangsa Raya Nomor 125, Dekat Stasiun MRT Blok A
Instagram sambal__ambu
Jam Operasional 10.00-24.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 18 ribu
Tipe Kuliner sambal bakar
Fasilitas
  • area makan nyaman di tempat

5 pilihan sambal dan 3 jenis nasi yang sedap

Sambal AmbuSambal Ambu di dekat Stasiun MRT Blok A bisa jadi pilihan tempat buka puasa enak. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Sambal Ambu mudah dikenali dari papan nama berwarna merah cerah. Menempati bangunan ruko, area santapnya ada di lantai 1. Terasa cukup nyaman untuk santap di tempat karena ada pendingin udara.

Tempat makan yang buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 24.00 ini menawarkan sambal bakar sebagai primadona. Jadi aneka sambal akan dibakar di atas wadah tembikar bersama lauk bakar/goreng, sebelum disajikan ke pelanggan.

Sambalnya ada 5 pilihan yaitu sambal kecombrang, sambal bawang, sambal terasi, sambal teri Medan pedas, dan sambal tomat. Sambal ini gratis jika kamu beli paket nasi dan lauk. Kalau mau ekstra pedas, bisa tambah Rp 2.000.

Menariknya, Sambal Ambu juga menawarkan 3 jenis nasi. Ketiganya adalah nasi putih, nasi kencur, dan nasi jeruk. Untuk 2 jenis nasi terakhir, ada biaya ekstra Rp 3.000 per porsi.

Pilihan lauk goreng dan bakarnya juga banyak, bisa menyesuaikan selera pelanggan. Kamu bisa pilih olahan ayam, paru, bebek, iga sapi, bebek, kulit ayam, babat, lidah, terong, hingga tahu tempe.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp 18.000 sudah dapat nasi lauk tahu tempe goreng. Untuk lauk termahalnya berupa paket nasi iga bakar seharga Rp 59.500.

Iga bakar sambal bawang dan nasi jeruk yang mantap

Sambal AmbuIga bakar (tengah) menjadi lauk favorit di Sambal Ambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

detikfood mencicipi menu andalan Sambal Ambu, Nasi + Iga Sapi Sambal Bawang (Rp 59.500). Kami pilih menyandingkannya dengan Nasi Jeruk (Rp 3.000).

Seporsi iga bakar disajikan di wadah tembikar dengan sambal royal yang mengalasinya. Jumlah iganya sekitar 2 potong dengan tulang yang besar. Jadi, kami hanya bisa mendapatkan sedikit daging iga bakar.

Tekstur daging iganya empuk dengan jejak juicy di bagian lemaknya. Bumbu marinasi yang manis gurih juga meresap sampai ke serat-serat daging. Tercecap juga sedikit rasa smokey bekas pembakaran.

Untuk sambal bawangnya, teksturnya masih agak basah meski sudah dibakar. Jadi tetap enak untuk dicocolkan ke daging. Namun, menurut kami rasa pedasnya kurang kuat dan sedikit kurang gurih. Kalau rasa pedas dan gurihnya ditambah, sepertinya akan lebih nikmat.

Untuk nasi jeruk, warnanya agak kehijauan karena dicampur daun jeruk yang ditumbuk halus. Aroma wanginya cukup tercium, tapi menurut kami rasanya sedikit hambar. Tekstur nasinya juga agak kering, bukan tipe yang pulen.

Di Sambal Ambu juga ada nasi kencur dan aneka lauk lain. Lihat halaman selanjutnya.

Pulennya nasi kencur berpadu ayam goreng sambal terasi

Sambal AmbuBagi penyuka olahan ayam bisa mencicipi ayam goreng di Sambal Ambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Selain daging sapi, olahan ayam juga jadi favorit. Di Sambal Ambu ada paket Nasi + Paha Ayam (Rp 35.000) yang layak dicoba. Kami pilih memadukannya dengan sambal terasi.

Ayam gorengnya tipe yang empuk juicy seperti ayam goreng bacem, bukan yang kering. Jadi enak untuk digerogoti sampai ke tulang. Sementara pendamping sambal terasinya terasa cukup pedas. Seperti level 2 dari skala 5.

Sambal ini punya aroma terasi yang cukup kuat, mengingatkan kami akan aroma khas terasi udang. Jejak rasa terasi juga lumayan tertinggal di mulut usai dimakan.

Sebagai paduannya, nasi kencur sangat kami rekomendasikan. Tekstur nasinya terasa lebih pulen dibanding nasi jeruk. Tercium wangi khas kencur dengan rasa khas yang nikmat. Cocok dimakan bersama sambal dan lauk favorit.

Lauk lidah sapi dan kulit ayam goreng yang mantap

Sambal AmbuLidah sapi enak dipadukan dengan sambal kecombrang. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Masih penasaran dengan lauk lain di Sambal Ambu, kami mencicipi Nasi + Lidah Sapi (Rp 43.000). Seporsinya terdiri dari sekitar 3 lembaran lidah dengan warna cokelat gelap, bahkan menyerupai gosong. Namun, tenang saja, tak ada rasa gosong pada lidah ini.

Rasanya justru nikmat dengan bumbu marinasi manis gurih dominan terjejak pada lidah sapi. Teksturnya empuk, tapi pada beberapa masih sedikit alot.

Untuk nasi lidah sapi goreng, kami memesannya bersama sambal kecombrang yang jadi favorit. Tampak irisan kecombrangnya lumayan besar-besar di antara ulekan cabai.

Penambahan kecombrang memberikan sensasi wangi dan rasa harum segar yang khas. Cita rasa pedasnya menurut kami lebih kuat dari sambal lain, seperti skala 3 dari 5.

Kami juga mencicipi menu murah meriah di sini. Nasi + Kulit Ayam Goreng (Rp 23.000) disajikan dengan 2 tusuk sate kulit ayam. Bagian favorit dari ayam ini digoreng sampai kering luarnya, tapi tetap juicy di dalam.

Sambal AmbuKulit ayam goreng dan sambal tomat, menu enak dan murah di Sambal Ambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Agaknya marinasi kulit ayam ini menggunakan bumbu kuning dengan jejak rasa gurih asin yang kuat. Enak dicocol ke sambal tomat yang pedasnya lembut.

Sambal Ambu bisa jadi pilihan untuk kamu yang mau buka puasa dengan sambal bakar nikmat aneka lauk. Lokasinya juga strategi di Jalan Darmawangsa Raya, dekat Stasiun MRT Blok A. Mampir yuk!

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Gurame Bakar Bumbu Padang Lezat ‘Ngumpet’ di Ciputat


Jakarta

Ikan bakar bisa menjadi pilihan yang menarik untuk hidangan buka puasa. Di kawasan Ciputat, ada tempat makan tersembunyi yang menawarkan gurame bakar bumbu Padang.

Tak melulu di restoran, momen buka puasa juga bisa terasa nikmat meski hanya di rumah makan sederhana. Pastinya dengan sajian yang istimewa, seperti ditawarkan rumah makan Serba Nikmat.

Serba Nikmat merupakan rumah makan ‘hidden gem’ atau tersembunyi di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Lokasinya masuk ke sebuah gang kecil yang tepat berada di samping kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.


Rumah makan tersembunyi ini menawarkan menu ikan bakar yang sedap. Harganya juga ramah di kantong. Berikut ini menu andalan rumah makan Serba Nikmat.

1. Pakai Ikan Gurame yang Segar

Gurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di CiputatGurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di Ciputat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Ikan gurame yang disajikan Serba Nikmat ini tidak digoreng tetapi dibakar. Mereka memakai ikan gurame hidup yang dimatikan saat akan diolah. Bukan ikan gurame mati atau beku.

Serba Nikmat menyediakan kolam kecil untuk menyimpan ikan gurame hidupnya. Ikan gurame itu akan diambil ketika ada pesanan pelanggan saja. Besar kecilnya ikan disesuaikan dengan permintaan atau porsi pelanggannya.

Ikan gurame itu ditawarkan dengan harga dibanderol Rp 15.000 per ons. Ikan gurame pesanan kami berukuran 7 ons yang harganya Rp 105.000.

2. Hanya Sajikan 1 Menu

Gurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di CiputatGurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di Ciputat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Serba Nikmat hanya menyediakan 1 menu saja, yaitu gurame bakar. Penyajian gurame bakar di sini juga sederhana, hanya menggunakan sambal dan lalapan.

Iwan, juru masak dari Serba Nikmat menjelaskan kepada detikFood mengapa hanya menyediakan 1 menu saja. “Dulu banyak menunya, tapi sekarang kita fokus 1 menu saja. Soalnya ini menu yang paling laris,” jelasnya.

“Gurame bakar kita jadi favorit. Seporsinya cuma pakai lalapan, sambal, terus tambah nasi,” lanjut Iwan.

Ulasan lain ada di halaman selanjutnya…

3. Sudah Berjualan Sejak 1973

Gurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di CiputatGurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di Ciputat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Serba Nikmat ternyata sudah ada sejak 1973. Pemilik awalnya adalah Syamsir yang dibantu oleh anggota keluarganya. Kini dikelola oleh generasi kedua yang masih satu keluarga, termasuk Iwan sang juru masak.

Rumah makan Serba Nikmat ini juga dulunya cukup besar, tapi kini hanya menyisakan sebagian kecil bangunan saja. Sisa bangunannya telah dijual.

Lokasinya masuk ke gang kecil yang di dalamnya terdapat area makan, kolam ikan gurame, dan area dapurnya. Pelanggan juga bisa mengintip ke dapur jika ingin melihat proses memasak ikan tersebut.

4. Gurame Bakar Bumbu Padang yang Gurih Berempah

Gurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di CiputatGurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di Ciputat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Setelah gurame dibersihkan, langsung dibawa ke area pembakaran. Gurame dibelah membujur sehingga melebar, kemudian disiramkan bumbu secara merata. Bumbu gurame bakar itu langsung dituangkan ke wadah yang dibuat khusus menyatu dengan meja.

Bumbu gurame bakarnya terlihat berwarna kuning pekat, aroma kunyit sangat kuat tercium. Menurut Iwan, mereka menggunakan bumbu ikan bakar khas Padang.

“Kita pakai bumbunya ala Padang, karena kita orang asli sana. Jadi ada campuran santannya juga,” kata Iwan.

Gurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di CiputatGurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di Ciputat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Ciri khas bumbu ikan bakar khas Padang terbuat dari campuran rempah, seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah, kemiri, jahe, kunyit, dan lada. Biasanya juga ditambahkan santan agar rasanya gurih dan campuran air jeruk nipis serta asam kandis.

Proses membakar ikan juga masih tradisional, mereka menggunakan api arang dari batok kelapa. Jadi, menghasilkan sensasi smoky yang sedap dan kulit gurame bisa kering garing.

Karena terbuat dari ikan yang segar, benar saja rasanya tak amis sama sekali. Daging ikannya lembut dan terasa manis. Bumbu marinasinya tambah membuat nikmat, apalagi dicampurkan ke nasi hangat. Terasa sensasi rempah yang pekat, agak gurih, dan sedikit asam segar.

Gurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di CiputatGurame Bakar Serba Nikmat; rumah makan tersembunyi di Ciputat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Ketika dicocolkan ke dalam sambal kecap dan sambal terasi rasanya makin enak. Meskipun ikan girame dimakan tanpa sambal juga sudah gurih lezat, karena sudah dioles bumbu Padang.

5. Ludes 50 Ekor Gurame saat Ramadan

Meski masuk ke dalam gang, ternyata Gurame Bakar Serba Nikmat ini punya banyak pelanggan setia. Saat hari kerja, bisa menghabiskan 25-30 ekor ikan gurame.

Sedangkan, saat akhir pekan dan bulan Ramadan tambah laris-manis. Minimal 50 ekor ikan gurame ludes terjual. Khusus untuk Ramadan, sebaiknya melakukan pemesanan terlebih dahulu, agar tidak kehabisan.

“Hari biasa ya bisa dibilang ramai, 25 ekor paling tidak. Kalau Ramadan bisa sampai 50 ekor, biasanya pesanan untuk takeaway sih. Bisa juga langsung makan di tempat, tapi kursinya terbatas,” jelas Iwan.

(yms/odi)



Sumber : food.detik.com