Category Archives: Tempat makan

Sedap! Nasi Ayam Kecombrang Rp 15.000 ala Praz Teguh


Jakarta

Mulai Rp 15.000 kamu bisa makan di rumah makan milik komika Praz Teguh. ada nasi telur balado hingga ayam kecombrang resep mendiang sang ibu.

Komika Praz Teguh menambah deretan panjang artis yang terjun ke bisnis kuliner. Belum lama ini, ia membuka rumah makan bernama Warung Taburai.

Sekilas, penyajiannya seperti nasi Padang, nasi disajikan dengan bumbu, sambal, dan pelengkap lainnya. Namun, Praz Teguh menyebut bahwa makanan yang ditawarkan bukan lah nasi Padang.


Ternyata ada kisah menarik di balik berdirinya rumah makan ini. DetikFood menyambangi rumah makannya yang berlokasi di Jalan Kemang Utara, Jakarta Selatan.

1.Pakai resep mendiang sang ibu

Warung TaburaiWarung Taburai menggunakan resep mendiang ibu Praz Teguh. Foto: detikcom/Riska Fitria

Warung Taburai masih terbilang baru. Meski begitu, rumah makannya sudah didatangi pengunjung karena kelezatan makanannya. Ini semua berkat resep yang diwariskan oleh mendiang sang ibu.

Melalui Instagramnya beberapa waktu lalu, Praz Teguh mengatakan bahwa ketika ibunya meninggal dunia, ibunya meninggalkan resep masakan kepada sang istri Qorry Rizky atau yang akrab disapa Ayi.

“Waktu ibu meninggal, yang ditinggalkan bukan harta, Tapi ibu ninggalin beberapa resep makanan ke istri biar saya masih bisa makan dengan lahap,” tulisnya di Instagram.

2. Sebagai hadiah ulang tahun sang istri

Warung TaburaiWarung Taburai didirikan sebagai hadiah untuk istri dan mendiang ibu Praz Teguh. Foto: detikcom/Riska Fitria

Resep warisan dari mendiang ibu kemudian dipraktekkan sang istri saat menyajikan makanan sehari-hari di rumah. Kemudian, terpikirkan untuk membuka rumah makan.

Praz Teguh mengatakan bahwa sebelum ibunya meninggal dunia, mendiang ibunya dan istrinya pernah membicarakan keinginan mereka untuk membuka rumah makan.

Karenanya, Praz Teguh membuka rumah makan tersebut sebagai bentuk hadiah ulang tahun untuk istrinya dan mendiang ibunya.

“Selamat ulang tahun mami @ayiqorry sekalian kadonya @warung_taburai obrolan kamu dan ibu sebelum tidur pengen buka warung makan. Ini buat kalian,” ujar Praz Teguh.

Menu makanan yang jadi andalan di Warung Taburai ada di halaman selanjutnya.

3. Nasi dan lauk mulai Rp 15.000

Warung TaburaiMenu nasi telur balado seharga Rp 15.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

Warung Taburai ini dijalani oleh Praz Teguh dan partnernya. Arti kata ‘taburai’ memiliki arti ‘terburai’ untuk mendiskripsikan teksturnya nasinya.

Nasinya menggunakan beras pera, sehingga terburai ketika dipadukan dengan lauk. Penggunaan nasi ini juga mirip dengan nasi Padang yang memakai beras Solok, tetapi Praz Teguh menegaskan ini bukan nasi Padang.

Di sini kamu bisa menikmati menu mulai dari harga Rp 15.000 untuk menu Nasi Telur Balado. Nasinya disiram dengan kuah kari berwarna kecoklatan dan lauk telur balado.

Kemudian disajikan dengan bumbu rendang, sambal ijo, sambal merah, dan timun. Ketika dicampur semua menghasilkan rasa gurih yang berempah.

4. Ayam kecombrang jadi menu favorit

Warung TaburaiAyam kecombrang menjadi menu favorit. Foto: detikcom/Riska Fitria

Kami juga mencicipi menu Nasi Ayam Kecombrang. Ada dua pilihan, bisa menggunakan ayam negeri atau ayam kampung. Kami memesan varian ayam kampung seharga Rp 39.545.

Dengan pelengkap yang sama, disajikan dengan lauk ayam goreng bagian paha yang ukurannya sedang. Ayam gorengnya disajikan dengan kremesan rempah bercampur bunga kecombrang.

Bunga kecombrangnya diiris sangat tipis, tetapi tetap terasa kuat dan aromatik. Daging ayamnya empuk, gurih asin, dan ada jejak rasa ketumbar pada kremesan rempahnya.

Untuk menu pelengkap bisa ditambah Perkedel Jagung seharga Rp 2.727 per buahnya. Ukurannya kecil, tetapi adonannya lembut, gurih, dan sedikit manis dari jagung pipilnya.

5. Nasi dendeng berlumur cabe ijo

Warung TaburaiWarung Taburai menawarkan dendeng cabe ijo yang empuk. Foto: detikcom/Riska Fitria

Tak kalah menarik ada menu Nasi Dendeng Cabe Ijo seharga Rp 31.818 per porsi. Dendengnya tipe dendeng basah, meskipun dipipihkan, tetapi tetap tebal dan empuk.

Tambahan cabe ijonya untuk lumuran dendengnya tidak pedas. Berbeda dengan cabe ijo yang disajikan sebagai kondimen, rasa pedasnya sangat menyengat dan bikin keringetan.

Namun, jadi seimbang juga dengan paduan bumbu rendang yang gurih dan lalapan timun yang menyegarkan. Selain itu, kami juga menambahkan kremesan kecombrang yang bikin rasanya semakin enak.

Uniknya, meskipun tersedia bumbu rendang sebagai pelengkap, tetapi rumah makan milik Praz Teguh tidak menawarkan menu rendang dagingnya. Jadi, hanya menyediakan bumbu sebagai pelengkap saja.

Untuk pelengkapnya bisa juga menambah Tumis Daun Singkong seharga Rp 10.455 yang bisa dipesan secara ala carte. Berbeda dengan daun singkong di restoran Padang, daun singkong di sini ditumis dengan bumbu bawang putih.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Spesial Imlek! Hidangan Kanton Autentik di Hai Wang Restaurant


Jakarta

Kumpul keluarga saat Imlek sembari menikmati makanan Kanton spesial bisa di Hai Wang Restaurant. Menunya diracik oleh para chef dengan bahan autentik dan premium.

Selain menikmati sajian spesial Yee Sang dan Nian Gao, saat Imlek, kamu dan keluarga juga menikmati masakan China lain yang tak kalah lezat. Restoran China yang ada di Resinda Hotel Karawang ini bisa jadi pilihan.

Resinda Hotel Karawang by Padma yang hanya berjarak tempuh 1 jam 30 menit dari pusat kota Jakarta bisa menjadi salah satu destinasi di kala liburan Imlek.


Selain menikmati ragam aktivitas seru, kamu juga bisa menikmati hidangan Chinese food lezat dari Hai Wang Restaurant. Mulai dari hidangan Kanton autentik hingga yang bergaya Asia fusion.

Restoran China yang berlokasi di Mezzanine Level Resinda Hotel Karawang ini menghadirkan konsep Chinese family restoran.

Aneka dimsum hingga menu ala carte tersaji spesial di restoran ini. Awalnya, Hai Wang Restaurant memang hanya menyajikan masakan China klasik. Namun, di tangan chef Tan Dee Hond, masakannya ditambah dengan hidangan Asia.

Hai Wang RestaurantChef Tan Dee Hond yang menyajikan menu spesial di Hai Wang Restaurant. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu-menu yang ditawarkan juga campuran antara gaya Kanton, Teochew, Hokkien, hingga beberapa menu masakan Asia pilihan chef asal Johor Bahru Malaysia itu.

Memiliki ruang makan utama yang didekorasi mewah, di sini terdapat ornamen lampion, chandelier, dan hiasan bernuansa emas dan merah menghiasi sudut restoran.

Hai Wang RestaurantBegini tampilan dan dekorasi ruangan di Hai Wang Restaurant. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Area makannya luas, bisa menampung 184 orang. Furnitur meja putar juga mendominasi area makan restoran tersebut. Memudahkan para tamu menikmati menu tengah di sini.

Jika ingin menikmati makanan lebih intim atau mau mengadakan pertemuan khusus, Hai Wang Restaurant juga menawarkan beberapa ruangan privat.

Siu Mai Unagi yang unik

Hai Wang RestaurantMenu dim sum unagi yang spesial tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Hidangan dimsum mendapat tempat spesial di restoran ini. Pilihannya beragam, mulai dari yang dikukus, digoreng hingga yang manis.

Ada Scallop Dumpling, Black Pepper Chicken Feet, Hakau, Lomakai, Deep-Fried Vermicelli Spring Rolls, sampai Crispy Fried Taro Dumpling.

Menu yang tidak boleh dilewatkan yaitu Siu Mai Unagi. Siomay yang lembut kenyal ini memakai campuran daging udang dan ayam. Namun, diberi topping irisan belut panggang dengan bumbu spesial. Rasanya gurih, manis, dan smokey harum.

Nasi Goreng Daging Lada Hitam dan Cumi Panggang

Sebagai menu utama, ada Beef Fried Rice with Black Pepper. Tekstur nasi gorengnya tidak terlalu pera maupun pulen. Rasanya gurih pedas didominasi rasa lada hitam yang kuat. Aroma ‘wokhei’ nasi dan daging menambah kenikmatan nasi goreng ini.

Untuk lauk pelengkap, jangan lewatkan Grilled Pacific Squid coated with butter. Daging cumi yang tebal dan kenyal ini diberi bumbu rahasia, lalu dilapisi mentega.

Hai Wang RestaurantNasi goreng sederhana dengan bumbu lada hitam spesial juga bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain tampilannya mengkilap, rasanya juga jauh lebih gurih, tetapi tetap didominasi dengan rasa bumbu panggangannya yang pedas sedikit manis.

Hai Wang RestaurantSayuan kai choi dengan tambahan udang dan saus XO yang lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Stir Fried Kai Choi with Prawns and XO.Sauce juga bisa dipesan sebagai sayuran pelengkap. Sawi segar yang ditumis bersama udang menciptakan sensasi makan sayur yang berbeda. Semakin sedap karena menggunakan bumbu saus XO yang punya rasa pedas umami.

Dessert Musang King Durian Pancake

Durian pancake yang manis legit!Durian pancake yang manis legit! Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pencinta durian jangan lewatkan dessert spesial Musang King Durian Pancake di restoran ini. Seporsinya terdiri dari tiga potongan pancake durian berkulit agak tebal, dengan isian daging Musang King melimpah.

Rasa creamy durian Musang King terasa kuat saat pancake masuk ke mulut. Manis legit sedikit pahit dan lumer di mulut.

Kalau tidak mau yang manis, bisa mencoba Scallion Pancake yang tidak kalah enak. Jika umumnya pancake disajikan dengan topping manis, pancake ini berisi irisan daun bawang.

Rasa gurih sedikit manis segar dari daun bawangnya berpadu sempurna dengan adonan pancake yang luarnya renyah tetapi dalamnya lembut dan kenyal.

Hai Wang Restaurant by Padma bisa menjadi pilihan tepat untuk makan siang atau makan malam bersama keluarga saat perayaan Imlek mendatang.

Buka setiap hari dalam dua sesi. Sesi pertama saat jam makan siang, pukul 11.00 – 14.00 WIB dan sesi kedua saat jam makan malam, pukul 18.00 – 22.00 WIB.

Khusus untuk hari Minggu, Hai Wang Restaurant menawarkan paket Sunday Brunch seharga Rp 150.000++ / orang. Diadakan dalam dua sesi. Sesi pertama pukul 10.00 – 11.45 dan sesi kedua pukul 12.15 – 14.00 WIB.

Untuk informasi seputar menu, harga, dan reservasi lebih lanjut, bisa kunjungi website https://resindahotel.com atau Instagram @resindahotel.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Yummy! Stick Ayam Renyah Sepanjang 1/4 Meter Ini Punya Isian Lumer


Jakarta

Gerai makanan yang baru buka di Jakarta ini menawarkan olahan ayam unik. Adonan ayam 1/4 meter berbalut tepung ini juga diberi isian lumer. Nikmat!

Camilan berbahan daging ayam memang selalu menarik perhatian, seperti chicken popcorn dan chicken wings.

Belum lama ini muncul juga camilan daging ayam yang bentuk dan cita rasanya berbeda. Namanya Chikuro yang menawarkan adonan ayam yang dibentuk panjang seperti stick, lalu diisi berbagai pilihan saus.


Setelah sukses buka di Bandung, gerai Chikuro kini hadir di Jakarta. Salah satu cabangnya di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.

Rupanya kehadiran jajanan dari Jepang ini ditunggu oleh banyak warga Jakarta. Ini tercermin dari gerainya yang kerap memiliki antrean mengular.

Gerainya tidak terlalu besar dengan konsep dapur terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses menggoreng, memberi bumbu, sampai ketika ayam tersebut diisi saus dari mesin khusus. Sebenarnya tersedia meja dan kursi jika pengunjung mau menikmatinya di tempat, tetapi jumlahnya sedikit.

ChikuroJajanan Jepang ini rupanya ditunggu banyak warga Jakarta sampai diantre. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu andalan di sini yaitu stick ayamnya yang disebut Chiro. Terbuat dari olahan daging ayam yang dipadatkan dan dibentuk memanjang. Dilapisi tepung, baru digoreng sampai renyah.

Camilan ayam ini menarik perhatian karena ukurannya panjang. Terdapat dua pilihan ukuran, medium panjangnya 18 cm dan large mencapai 25 cm atau setara 1/4 meter!

Uniknya lagi, olahan ayam ini juga diisi dengan berbagai macam saus pilihan, mulai dari Royal Garlic Cream Cheese, Kuriimii Menttai, dan Bbq Cream Cheese.

ChikuroStik ayam panjang ini diisi dengan berbagai macam saus. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain isian saus, olahan ayam ini juga disajikan dengan taburan bumbu. Pilihannya mulai dari Sweet Bbq, Signature Japanese Truffle, Japanese Nori, dan Original Roasted Garlic. Tingkat kepedasannya juga bisa dipilih sesuai selera, mulai dari original, mild, sampai spicy.

Kami mencoba Chiro large (Rp 35.000) yang diisi dengan royal garlic cream cheese dan taburan bumbu signature Japanese truffle.

ChikuroStik ayam yang saus dalamnya lumer lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Butuh kurang lebih 10 menit sampai olahan ayam ini siap disajikan. Dikemas dalam bungkus aluminium foil sehingga lebih rapi.

Saat kemasan dibuka, terlihat isian sausnya sudah mulai lumer di sisi ujung stick ayam ini. Terlebih ketika digigit, sausnya langsung muncrat di area mulut.

Teksturnya unik, karena di awal kami bisa merasakan tekstur yang sangat renyah. Tepungnya juga tebal dan di beberapa bagian agak kering.

Meskipun tepungnya tebal, tetapi isian ayamnya tak kalah melimpah. Daging ayamnya lembut dan agak juicy.

Di awal terasa rasa gurih bumbu yang cukup kuat, tetapi kami tidak mencecap aroma maupun rasa trufflenya. Barulah disusul dengan rasa bawang putih yang sangat lembut dengan tekstur creamy dari saus di dalamnya.

Tidak hanya stick ayam, ada juga jajanan Satsuro Age (Rp 27.500) yang bisa dicoba. Berupa olahan fish cake dengan taburan bumbu spesial.

Kami memilih bumbu sweet BBQ dengan tingkat kepedasan spicy. Terbuat dari fish cake Singapura premium yang lembut dan kenyal. Tidak amis sama sekali dan sangat cocok dipadukan dengan bumbu pilihan kami. Bumbunya gurih dengan sentuhan rasa manis pedas yang pas.

ChikuroSelain ayam, ada juga olahan daging yang tak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau mau yang sedikit berbeda, bisa pesan Norimaki Beef (Rp 27.000). Berupa daging yang dipadatkan dan dibentuk menjadi bulat kecil. Dibalut dengan tepung lalu digoreng krispi.

Tepungnya tidak setebal Chiro atau stick ayam, agak lebih tipis dengan tekstur yang sama-sama renyah. Tekstur dagingnya tidak begitu empuk dengan serat-serat daging yang cukup terasa ketika digigit.

Isian dagingnya tidak terasa begitu gurih, cenderung agak hambar. Rasa gurihnya justru lebih terasa dari tepungnya. Adapun cita rasa nori yang khas dari taburan bumbu di lapisan luar camilan ini.

Nah, kalau mau cicip camilan ayam yang unik dan enak, kamu bisa menghampiri Chikuro yang ada di Lantai LG, Mall Gandaria City.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Yummy! Stick Ayam Renyah Sepanjang 1/4 Meter Ini Punya Isian Lumer


Jakarta

Gerai makanan yang baru buka di Jakarta ini menawarkan olahan ayam unik. Adonan ayam 1/4 meter berbalut tepung ini juga diberi isian lumer. Nikmat!

Camilan berbahan daging ayam memang selalu menarik perhatian, seperti chicken popcorn dan chicken wings.

Belum lama ini muncul juga camilan daging ayam yang bentuk dan cita rasanya berbeda. Namanya Chikuro yang menawarkan adonan ayam yang dibentuk panjang seperti stick, lalu diisi berbagai pilihan saus.


Setelah sukses buka di Bandung, gerai Chikuro kini hadir di Jakarta. Salah satu cabangnya di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.

Rupanya kehadiran jajanan dari Jepang ini ditunggu oleh banyak warga Jakarta. Ini tercermin dari gerainya yang kerap memiliki antrean mengular.

Gerainya tidak terlalu besar dengan konsep dapur terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses menggoreng, memberi bumbu, sampai ketika ayam tersebut diisi saus dari mesin khusus. Sebenarnya tersedia meja dan kursi jika pengunjung mau menikmatinya di tempat, tetapi jumlahnya sedikit.

ChikuroJajanan Jepang ini rupanya ditunggu banyak warga Jakarta sampai diantre. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu andalan di sini yaitu stick ayamnya yang disebut Chiro. Terbuat dari olahan daging ayam yang dipadatkan dan dibentuk memanjang. Dilapisi tepung, baru digoreng sampai renyah.

Camilan ayam ini menarik perhatian karena ukurannya panjang. Terdapat dua pilihan ukuran, medium panjangnya 18 cm dan large mencapai 25 cm atau setara 1/4 meter!

Uniknya lagi, olahan ayam ini juga diisi dengan berbagai macam saus pilihan, mulai dari Royal Garlic Cream Cheese, Kuriimii Menttai, dan Bbq Cream Cheese.

ChikuroStik ayam panjang ini diisi dengan berbagai macam saus. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain isian saus, olahan ayam ini juga disajikan dengan taburan bumbu. Pilihannya mulai dari Sweet Bbq, Signature Japanese Truffle, Japanese Nori, dan Original Roasted Garlic. Tingkat kepedasannya juga bisa dipilih sesuai selera, mulai dari original, mild, sampai spicy.

Kami mencoba Chiro large (Rp 35.000) yang diisi dengan royal garlic cream cheese dan taburan bumbu signature Japanese truffle.

ChikuroStik ayam yang saus dalamnya lumer lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Butuh kurang lebih 10 menit sampai olahan ayam ini siap disajikan. Dikemas dalam bungkus aluminium foil sehingga lebih rapi.

Saat kemasan dibuka, terlihat isian sausnya sudah mulai lumer di sisi ujung stick ayam ini. Terlebih ketika digigit, sausnya langsung muncrat di area mulut.

Teksturnya unik, karena di awal kami bisa merasakan tekstur yang sangat renyah. Tepungnya juga tebal dan di beberapa bagian agak kering.

Meskipun tepungnya tebal, tetapi isian ayamnya tak kalah melimpah. Daging ayamnya lembut dan agak juicy.

Di awal terasa rasa gurih bumbu yang cukup kuat, tetapi kami tidak mencecap aroma maupun rasa trufflenya. Barulah disusul dengan rasa bawang putih yang sangat lembut dengan tekstur creamy dari saus di dalamnya.

Tidak hanya stick ayam, ada juga jajanan Satsuro Age (Rp 27.500) yang bisa dicoba. Berupa olahan fish cake dengan taburan bumbu spesial.

Kami memilih bumbu sweet BBQ dengan tingkat kepedasan spicy. Terbuat dari fish cake Singapura premium yang lembut dan kenyal. Tidak amis sama sekali dan sangat cocok dipadukan dengan bumbu pilihan kami. Bumbunya gurih dengan sentuhan rasa manis pedas yang pas.

ChikuroSelain ayam, ada juga olahan daging yang tak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau mau yang sedikit berbeda, bisa pesan Norimaki Beef (Rp 27.000). Berupa daging yang dipadatkan dan dibentuk menjadi bulat kecil. Dibalut dengan tepung lalu digoreng krispi.

Tepungnya tidak setebal Chiro atau stick ayam, agak lebih tipis dengan tekstur yang sama-sama renyah. Tekstur dagingnya tidak begitu empuk dengan serat-serat daging yang cukup terasa ketika digigit.

Isian dagingnya tidak terasa begitu gurih, cenderung agak hambar. Rasa gurihnya justru lebih terasa dari tepungnya. Adapun cita rasa nori yang khas dari taburan bumbu di lapisan luar camilan ini.

Nah, kalau mau cicip camilan ayam yang unik dan enak, kamu bisa menghampiri Chikuro yang ada di Lantai LG, Mall Gandaria City.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Empuk Berempah Ayam Renald Bumbu Pedas Manis dan Woku


Jakarta

Berawal dari hobi masak, TikToker ini berhasil buka usaha ayam dengan berbagai bumbu Nusantara. Ada bumbu pedas manis hingga woku khas Manado.

Adalah Renald TikToker yang terkenal dengan konten ‘a Day in My Life’. Berkat kontennya tersebut kini, ia memiliki 3,3 juta followers di TikToknya @mahasiswagendut2.

Dalam kontennya tersebut, Renald juga kerap kali membagikan momen saat memasak dan berbagai resep kepada followersnya. Dari hobinya tersebutlah ia membuka usaha kuliner.


Awalnya, ia membuka gerai bernama Jagar Jeger yang menawarkan ceker pedas. Usaha kulinernya itu dilakukan bersama dengan partner bisnisnya, tetapi usahanya tersebut berhenti.

Tak gentar sampai itu, Renald kembali membuka usaha bernama Ayam Renald. Tak disangka usahanya berkembang pesat dan menjadi favorit banyak orang.

1. Buka secara online

Ayam RenaldAyam Renald awalnya buka secara online. Foto: detikcom/Riska Fitria

Ayam Renald sendiri menawarkan olahan ayam dengan bumbu rempah khas Nusantara. Mulai dari pedas manis, bumbu Bali, woku Manado, bumbu kuning Sunda, dan lainnya.

Saat pertama kali buka, Ayam Renald hanya menawarkan pemesanan secara online. Banyak netizen yang penasaran dan akhirnya memesan Ayam Renald hingga antre di sistem Pre Order.

Siapa sangka bahwa Ayam Renald banyak disukai orang. Bahkan banyak yang memberikan ulasan baik di video TikTok hingga membuat netizen lainnya penasaran.

2. Buka gerai di Blok M

Ayam RenaldAyam Renald buka gerai di Blok M Foto: detikcom/Riska Fitria

Setelah sukses dengan dengan usahanya tersebut, Ayam Renald kemudian kerap kali ikut festival kuliner. Lalu, TikToker Renald ini juga membuka gerai offlinenya di Blok M.

Tepatnya di Plaza 2 Blok M yang dekat dengan kawasan terminal Blok M. Gerainya sangat kecil, berdempetan dengan gerai makanan lainnya.

Hanya ada beberapa kursi dan meja mungil untuk makan pengunjung. Meski begitu, Ayam Renald menjadi salah satu gerai yang ramai di kawasan Blok M. Kebanyakan pembeli memesan untuk dibawa pulang.

Menu andalan di Ayam Renald ada di halaman selanjutnya.

3. Ayam bumbu pedas yang berempah

Ayam RenaldAyam Renald varian bumbu pedas manis. Foto: detikcom/Riska Fitria

Seporsi ayam di sini dibanderol Rp 30.000 dengan isian tiga potong ayam. Pengunjung bisa pesan antara bagian sayap atau paha ayam. Ayamnya menggunakan jenis ayam negeri.

Kami memesan salah satu yang jadi andalan yakni bumbu Pedas Manis. Untuk varian ini kamu memesan bagian sayap. Ukurannya besar, bumbunya royal, dan teskturnya kental.

Rasa manis dari gula merahnya berpadu dengan cabai rawit. Rasa pedasnya pun masih bisa dinikmati. Rasanya yang pedas manis ini, mengingatkan dengan ayam bumbu rujak, tapi yang ini lebih cenderung manis dengan jejak gula merah yang khas.

4. Ayam Woku khas Manado

Ayam RenaldAyam Renald bumbu Woku khas Manado. Foto: detikcom/Riska Fitria

Varian ayam bumbu woku khas Manado juga tak kalah enak. Untuk varian ini kamu memesan bagian paha. Pahanya padat, empuk, dan lembut. Dagingnya mudah lepas dari tulangnya.

Rasa bumbunya cenderung gurih dan harum kemangi. Meskipun terlihat ada gerusan cabai, tetapi tidak pedas sama sekali. Tambahan daun jeruk utuhnya juga menambah aroma segar yang khas. Ada jejak rasa kunyit yang seimbang ketika dimakan.

Makan Ayam Renald enaknya memang pakai nasi putih hangat. Di sini juga menawarkan nasi putih yang dibanderol Rp 10.000 dan sudah mendapatkan minum.

(raf/odi)



Sumber : food.detik.com

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992


Jakarta

Terletak di dalam gang sempit yang ada di area Pasar Jatinegara, combro legendaris ini viral dan diburu banyak orang. Begini kelezatannya!

Membicarakan kuliner legendaris di sekitar Jatinegara, tak lengkap rasanya membahas tempat makan atau jajanan yang ada di Pasar Jatinegara. Pasar tradisional tertua di Jakarta ini sudah ada dari zaman kolonial dan bertahan sampai sekarang.

Di area pasar terdapat banyak gang sempit dan bercabang yang terdiri dari pemukiman sampai warung kecil yang menjual berbagai makanan.


Salah satunya Combro Bu Aminah atau dikenal juga dengan nama Terminal Combro di dalam Gang Tai, Jatinegara. Warung jajanan ini sudah ada sejak tahun 1992 dan belakangan viral karena diliput banyak food vlogger hingga media ternama.

Ada banyak kisah menarik perjalanan combro Bu Aminah dari yang dulu harganya Rp 200 per buah, sampai sekarang di angka Rp 3.500 per buah. Berikut penelusurannya:

1. Combro Legendaris di Pasar Jatinegara

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

Jauh sebelum viral dan terkenal seperti sekarang, warung combro ini sudah mengalami naik turun dari tahun 1990-an. Menurut Arminah, generasi kedua dari Terminal Combro, pertama kali usaha ini didirikan oleh mendiang sang ayah yang bernama Pak Ujang.

Saat itu Pak Ujang masih berjualan di dalam Pasar Jatinegara di akhir tahun 1980an. Pada saat itu Pak Ujang hanya berjualan es kacang hijau saja, kemudian mulai mencoba menjual combro dengan resep sederhana yang dibuatnya sendiri.

“Kemudian Pasar Jatinegara sempat kebakaran, lalu kita baru pindah ke Gang Tai ini dari tahun 1992. Jadi sebenarnya cikal bakalnya itu dari tahun 1980an,” ungkap Arminah, adik dari Aminah yang meneruskan usaha combro ini.

2. Sempat Tak Laku

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Pak Ujang, pendiri Terminal Combro. Foto: detikFood

Ketika perpindahan dari warung lama ke tempat baru, Pak Ujang sempat kesulitan mencari pelanggan baru. Apalagi saat itu warungnya berada di dalam gang yang dijadikan pembuangan oleh warga sekitar, sehingga banyak kotoran, tinja dan aromanya tak sedap.

Akhirnya Pak Ujang mulai membersihkan gang tersebut, agar warung combronya dilewati orang. Selain itu ia juga memasarkan combronya dengan berkeliling ke area pasar agar dagangannya laku.

“Bapak cerita ke kita, dulu orang-orang gak ada yang mau lewat gang ini, karena mereka jijik. Tapi bapak tak pernah menyerah, dia terus jualan combro di sini sampai akhirnya perlahan bapak mulai banyak pelanggan setia sampai sekarang,” tutur Arminah.

3. Resep Combro Turun Temurun

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

Jauh sebelum viral, Terminal Combro ini memang sudah terkenal di Pasar Jatinegara. Usaha Pak Ujang diteruskan oleh ketiga anaknya, salah satunya Aminah yang ahli membuat singkong.

“Kalau ditanya ciri khasnya apa, sebenarnya kembali ke selera masing-masing ya. Tapi banyak pelanggan yang bilang kalau combro kita itu enak karena oncomnya itu kita masak sampai tanak, atau benar-benar matang. Jadi tidak ada aroma oncom, bahkan orang yang awalnya tak suka oncom, pas makan combro di sini jadi ketagihan,” ungkap Aminah.

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

Kalau untuk singkong yang digunakan di Terminal Combro, tidak ada kriteria khusus karena letaknya pada isian oncomnya yang lebih berani bumbu dan berempah. Tak lupa di setiap combro diberikan cabe rawit hijau sehingga rasanya pedas menyengat.

Kisah Selanjutnya ada di Halaman Berikutnya!

4. Combro Viral Ramai Antrean

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

“Semenjak viral, sekarang diwajibkan untuk semua pembeli memesan H-1. Karena kalau pesan di hari yang sama itu kita takutnya kewalahan, jadi biar tidak menumpuk, pesanan untuk hari besok bisa dipesan dari sekarang,” lanjut Arminah.

Mereka memang tidak menghitung berapa jumlah pasti dari combro yang terjual tapi pastinya jumlahnya mencapai lebih dari 2000 biji combro. Karena rata-rata pembeli paling sedikit membeli 10 combro untuk dibawa pulang.

“Memang efeknya sejak kita diliput oleh food vlogger dan media itu, terasa sekali jadi banjir pesanan. Sampai pelanggan lama kami sempat bingung karena tidak bisa beli langsung seperti biasa. Tapi semuanya kami syukuri,” pungkas Arminah.

Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

Masalah rasa combronya memang tak perlu diragukan lagi. Adonan singkongnya padat dan gurih serta ukurannya besar. Bagian dalam combro penuh dengan oncom yang dominan rasa pedas gurih. Dimakan hangat-hangat, combro ini memang bikin nagih.

Selain combro, di sini juga menjual jajanan tradisional lainnya. Seperti misro, aneka roti goreng, martabak telor, getuk cokelat, gandasturi, ketimus sampai ongol-ongol. Semua harganya dipukul rata yaitu Rp 3.500 saja.

Setiap harinya Terminal Combro Bu Aminah buka dari jam 07.00 – 15.00. Tapi wajib untuk pesan lebih dulu jika ingin membeli combro ke nomor WhatsApp mereka di 081287635817.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk


Jakarta

Warung makan sederhana di Jatinegara ini terkenal dengan menu soto Betawi yang melegenda. Semangkuk sotonya sudah jadi incaran sejak 1952.

Tak hanya Pasar Jatinegara yang menyimpan banyak kuliner tersembunyi dan enak. Di dekat Halte Transjakarta Kampung Melayu, terdapat warung makan kecil dengan spanduk kuning besar bertuliskan Soto Sapi Ni’mat Betawi.

Lokasinya di Jalan Jatinegara timur, mash di sekitar Bali Mester. Di Soto Sapi Ni’Mat Betawi hanya menjual satu jenis makanan saja yaitu soto Betawi, menggunakan resep turun temurun dari keluarga Pak Yusuf yang berjualan sejak 1952.


Meski lokasi warung makan ini ‘nyempil’ di pinggir jalan, tapi sudah diliput banyak acara kuliner, diulas oleh food vlogger, hingga menjadi langganan para selebriti.

Berikut kisah perjalanan Soto Sapi Ni’mat Betawi yang bertahan selama 73 tahun lamanya:

1. Berjualan di Dalam Terminal

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Soto Sapi Ni’mat Betawi pertama kali berjualan di area pintu terminal Kampung Melayu, saat itu belum ada pembangunan jalan layang sehingga pedagang kaki lima masih bisa jualan di sana. Usaha ini didirikan oleh Enyak pada tahun 1952 yang merupakan nenek Bapak Yusuf.

Menurut Satiah, pegawai yang sudah bekerja selama 25 tahun di warung makan ini, Enyak dulunya berjualan menggunakan pikulan sederhana. Kemudian ketika ada pembangunan jalan layang, warung makan ini pindah ke tempat sekarang.

“Dulu saya dengar cerita dari mendiang ayahnya Pak Yusuf, kalau harga soto masih sangat murah dari Rp 250 perak ke Rp 1.500, lalu naik ke Rp 2.500 sampai sekarang di angka Rp 26.000 per porsi,” ungkap Satiah yang bertugas meracik kuah soto dan bumbunya.

2. Ciri Khas Soto Betawi Khas Soto Sapi Ni’mat

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Satiah yang sudah bekerja selama 25 tahun di warung makan ini, dipercaya oleh keluarga Pak Yusuf untuk membuat racikan kuah soto, bumbu sampai mengolah daging sapi setiap harinya.

“Dulu setelah beberapa lama kerja di sini, saya diajari oleh keluarga Pak Yusuf cara meracik soto Betawi, sekaligus cara membuat kuahnya. Kalau di sini ciri khasnya itu kuahnya dari santan murni tanpa campuran susu, kelapa yang digunakan harus kelapa sedang. Jadi bukan kelapa tua atau kelapa muda agar rasanya tetap enak,” lanjut Satiah.

Proses dari pemerasan santan sampai diracik menggunakan bumbu ini memakan waktu sekitar satu jam. Warna kuah sotonya putih layaknya santan yang belum diolah, semburat warna cokelatnya muncul dari tambahan kecap manis yang tak terlalu banyak.

3. Daging Dimasak Dua Kali

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Tentunya selain kuah soto yang terdiri dari santan murni, potongan daging dan jeroan sapi juga jadi primadona di sini. Ada daging, kikil, paru, usus, babat, tulang muda hingga sandung lamur. Sementara untuk bagian daging sapinya diambil dari bagian kepala.

“Dagingnya biar empuk dan gak alot semua kita proses dua kali. Seperti daging sapi itu kita rebus dulu baru kita goreng, prosesnya memakan waktu sekitar satu jam. Sementara untuk bagian seperti kikil sampai tulang muda prosesnya direbus dan digoreng juga tapi waktunya lebih lama sekitar 2,5 jam,” ungkap Satiah.

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Tekstur kuahnya memang tidak sekental soto Betawi lainnya, tapi tetap enak karena gurih dari rempah di kuah soto, serta tambahan bumbu garam, perasan jeruk limo hingga daun bawang yang menyempurnakan seporsi rasa soto ini.

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Begitu juga dengan tekstur dagingnya lembut dan tidak ada lemak. Kikil dan tulang mudanya tak alot karena dimasak dua kali. Di atas meja tersedia acar segar yang bisa diambil sepuasnya, lengkap dengan sambal merah pedas dari rawit dengan tekstur yang kental.

Cek Halaman Berikutnya!

4. Soto Betawi Langganan Selebriti

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Seporsi soto Betawi harganya Rp 26.000 saja, kalau dengan nasi jadi Rp 32.000 per porsi. Pilihan dagingnya bisa disesuaikan dengan selera, bisa campur antara kikil, daging, babat, tulang muda hingga paru. Bisa juga pesan soto Betawi hanya isi dagingnya saja.

“Karena kita di sini jualan sudah lama, jadi memang lumayan banyak artis atau acara kuliner yang liput kita. Dulu itu pelanggan setia kita ada artis-artis dari pemeran sitkom Bajaj Bajuri, Cintaku di Rumah Susun sampai Dimaz Andrean senang makan di sini,” lanjut Satiah.

Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

Setiap harinya Satiah tidak menghitung berapa banyak porsi soto yang terjual. Namun biasanya bisa menghabiskan 15 kg daging sapi dalam sehari atau bisa sampai 25 kg daging sapi kalau sedang ramai.

Setiap harinya warung Soto Sapi Ni’Mat Betawi ini buka dari jam 08.00 – 18.00. Karena sering ramai pada waktu sarapan dan makan siang, Soto Sapi Ni’mat Betawi untuk sementara ini belum tersedia di aplikasi ojek online jadi hanya bisa langsung makan di tempat.

Soto Sapi Ni’mat Betawi Kp. Melayu
Jl. Jatinegara Timur No.133 A 11, Bali Mester.
Jatinegara, Jakarta Timur.
Jam Buka: 08.00 – 18.00

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Rela Antre 1 Jam Demi Cicip Kebab ‘Gendut’ yang Viral di Sunter!


Jakarta

Di Sunter ada penjual kebab kaki lima yang menawarkan kebab topping sosis dan telur. Harganya cuma Rp 23 ribu, tetapi harus sabar mendapatkannya karena bisa antre satu jam!

Kawasan Taman Sunter Indah memang dikenal sebagai surga kuliner bagi masyarakat Jakarta Utara.

Di sini ada banyak penjual makanan kaki lima sampai sekelas restoran. Pilihan makanan yang ditawarkan juga beragam. Mulai dari makanan Indonesia, makanan Korea, kuliner halal, non-halal, sampai jajanan kekinian.


Salah satu yang tengah viral di sini yaitu Big Fat Kebab, berupa kebab dengan isian yang melimpah.

Menurut salah satu pegawai, kebab ini sudah buka sekitar 6 tahun dan memang sampai sekarang selalu ramai diantre pelanggan. Sampai-sampai dalam sehari mereka bisa menjual lebih dari 200 porsi kebab.

Big Fat Kebab menawarkan 4 jenis menu kebab, mulai dari Big Fat Kebab komplet dengan tambahan sosis dan telur, Fat Kebab Sosis, Fat Kebab Telur, dan Big Kebab tanpa tambahan apapun.

Harga kebab per porsinya juga masih sangat terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 19.000 sampai Rp 23.000.

Kalau datang ke sini, jangan terkecoh dengan antreannya yang mungkin terlihat tidak begitu ramai. Karena sistemnya antre dengan mengisi form, bisa jadi pembeli baru datang saat kebabnya sudah jadi.

Formnya sudah dilengkapi tabel nama pembeli, pembayaran lewat cash atau Qris, pesanan, jumlah, pilihan pedas, sedang, atau tidak pedas, dan catatan lain jika pelanggan tidak ingin ada sayur atau isian lainnya.

Kebab sunterKondisi gerai kebab yang ramai diantre pelanggan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

DetikFood menyambangi gerai kebab ini (1/2/2025) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat datang, memang terlihat tidak banyak pelanggan antre, tetapi ternyata jika ingin pesan kami harus menunggu 25 kebab dari pesanan sebelumnya siap disajikan.

Kurang lebih butuh waktu sekitar 1 jam sampai kebab pesanan kami selesai dibuat.

Kami mencoba menu yang banyak dipesan yaitu Big Fat Kebab (Rp 23.000) dan Big Kebab (Rp 19.000). Kebabnya dikemas dalam kemasan karton, lalu dilapisi lagi dengan aluminium foil sehingga tetap hangat.

Tampilannya mirip kebab pada umumnya, dengan panjang kurang lebih 30 cm. Namun, isiannya yang bikin kebab ini lebih istimewa.

Kebab sunterTampilan kebab yang viral di Sunter ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Semua varian kebab sudah termasuk tortilla, selada, bawang bombai, makaroni, keju, daging, saus tomat, saus mayo, dan saus sambal.

Untuk menu Big Kebab, isiannya hanya seperti yang disebutkan sebelumnya.

Karena kebabnya dipanggang dengan mentega, beberapa bagian kulit tortillanya pun menjadi agak renyah, tetapi tidak sampai garing kering karena tekstur yang lembut kenyal dari kulitnya masih terasa. Aroma atau rasa gurih menteganya juga tidak mengganggu cita rasa kebab ini secara keseluruhan.

Komposisi dari setiap isian pas, daging kebabnya renyah smokey, dengan tambahan makaroni yang memberikan sensasi kenyal ketika digigit.

Kami pesan tingkat kepedasan sedang, tetapi menurut kami rasa keseluruhannya pedas. Rasa pedasnya muncul dari tambahan saus sambal dan bawang bombai.

Tanpa tambahan sosis atau telur saja, menurut kami kebab ini sudah enak dan sangat sepadan dengan harga Rp 19 ribu.

Kebab sunterKebab tanpa sosis dan telur saja sudah enak dan lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Namun, kalau mau yang lebih komplet bisa pesan Big Fat Kebab. Ukurannya sama tetapi isinya lebih penuh, karena ditambah dengan satu buah sosis goreng ayam utuh dan telur dadar.

Kebab sunterBig Fat Kebab yang jadi andalan juga tak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Rasanya kurang lebih sama seperti Big Kebab, tetapi tambahan sosis ayam membuat kebab ini terasa lebih nikmat. Sayangnya, telurnya tipis membuat rasanya kurang tercecap di lidah. Lebih didominasi dengan rasa meaty daging dari sosis dan lembaran daging kebab, serta makaroninya.

Kalau penasaran mau coba kebab viral ini, bisa mampir langsung ke Big Fat Kebab yang ada di Jl. Taman Sunter Indah, Blok HJ 2, Jakarta Utara. Buka setiap hari, pukul 16.00 – 22.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Bakmi Halal ‘Hidden Gem’ Depok Topping Ayam Kampung Nikmat


Jakarta

Di Depok ada tempat makan bakmi ‘hidden gem’. Bakmi yang ditawarkan istimewa karena berbahan telur bebek dan diracik dengan topping ayam cincang dan ayam kampung.

Banyak tempat makan bakmi enak di Depok, tapi kalau mau mencicipi racikan istimewa dengan tempat bersantap yang juga tak biasa, kamu patut mampir ke Bakmi Lei.

Banyak penggemar bakmi di Depok menobatkan Bakmi Lei sebagai tempat makan ‘hidden gem’ karena lokasinya memang tersembunyi di dalam kawasan perumahan. Namun, menariknya lokasi ini jadi daya tarik tersendiri.


Bakmi yang ditawarkan juga berbeda karena lebih premium, tapi tetap dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp 18 ribuan, kamu sudah bisa menikmati racikan bakmi homemade di sini.

Detail Informasi (Bakmi Lei)
Nama Tempat Makan Bakmi Lei
Alamat Pondok Tirta Mandala, Jl. Merpati No.1 Blok C3, Depok
Instagram bakmilei
Jam Operasional 11.00/12.00-21.00/22.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 18.000
Tipe Kuliner bakmi Chinese halal
Fasilitas
  • area makan di tempat
  • tersedia di aplikasi ojek online

Konsep unik di dalam perumahan

Bakmi LeiBakmi Lei tawarkan suasana homey dan nyaman untuk bersantap. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kepada detikfood (14/12/2024), Dadit selaku pemilik Bakmi Lei mengungkap alasannya mendirikan Bakmi Lei pada November 2023 di dalam perumahan Pondok Tirta Mandala. Awalnya ia ingin berbisnis kos-kosan.

“Sebenarnya tadinya rumah itu mau saya bikin kos-kosan, tapi nggak jadi. Lalu istri saya suka masak bakmi. Jadi ya sudah kita usaha bakmi. Sebenarnya sesimpel itu (ide usahanya),” tutur Dadit lewat sambungan telepon.

Meski di dalam perumahan, Dadit menghadirkan konsep bersantap istimewa di sini. Suasana homey dan asri langsung terasa begitu menginjakkan kaki di Bakmi Lei.

Sedikit area halaman depan dengan rerumputan hijau dan pohon kamboja malah berhasil memberi kesan seperti sedang di Bali. Di dinding-dinding rumah ini juga terpajang banyak koleksi piring keramik milik Dadit. Ada yang memang sudah dimiliki, tapi ada juga yang sengaja dicari untuk melengkapi.

Naik ke lantai 2, ada area bersantap yang lebih luas. Setiap spotnya juga dibuat estetik dengan perabot serba kayu.

Diakui Dadit, ia menghadirkan perpaduan eksotik dari unsur Jawa, China, dan Belanda pada konsep interior Bakmi Lei. “Jadi konsepnya sih sebenarnya warung (bakmi), cuma gimana caranya kita hormati lah orang yang makan, kan warung bakmi biasanya ya seadanya,” jelas Dadit.

Ia berharap konsep ini dapat memberikan pengalaman santap berbeda pada pengunjung. Dadit mengungkap, “Untuk menghormati customer kita lah. Karena tempat kita mungkin terpencil, jauh, mungkin kalau datang biar senang gitu.”

Bakmi homemade berbahan telur bebek

Bakmi LeiProses merebus bakmi di dapur Bakmi Lei. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Bakmi Lei menyajikan bakmi homemade dan fresh. Spesialnya lagi, bakmi dibuat dengan campuran ‘full’ telur bebek sehingga bikin rasa dan teksturnya lebih enak.

Bakmi juga dibuat segar setiap hari dan tanpa bahan pengawet sehingga disebut Dadit aman bagi semua kalangan. Bakminya ada 2 jenis yaitu keriting dan karet.

Untuk topping bakmi bisa pilih ayam cincang atau ayam kampung. Tersedia juga pelengkap bakso dan pangsit. Harganya murah meriah, mulai dari Rp 18 ribu untuk bakmi polos dan Rp 24 ribu untuk bakmi dengan 1 topping.

Mengintip dapur Bakmi Lei, kami melihat proses merebus mie yang ternyata cukup singkat. Untuk bakmi keriting, pegawai bilang hanya butuh 30 detik untuk merebusnya. Sementara bakmi karet sekitar 1 sampai 1,5 menit. Porsi tiap bakmi sekitar 120 gram.

Bakmi lalu diberi bumbu minimalis seperti minyak bawang putih dan kecap asin. Setelahnya diberi topping, pelengkap sayur pakcoy, dan irisan daun bawang.

Baca halaman selanjutnya untuk tahu cita rasa Bakmi Lei.

Bakmi Chinese halal topping ayam kampung dan cincang

Bakmi LeiBakmi keriting topping ayam cincang, ayam kampung, dan pelengkap bakso. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Bakmi Keriting Ayam Kampung & Cincang (Rp 34 ribu) terlihat menggugah selera. Kesan pertama kami adalah mirip sajian bakmi di kedai premium dengan harga di atas Rp 50 ribuan semangkuk.

Hmmm.. Bakmi halal ala Chinese ini mengeluarkan aroma gurih bawang putih yang sedap ketika diaduk. Tekstur bakminya kenyal pas dengan rasa gurih sudah terjejak pada adonannya. Agaknya karena penggunaan telur bebek.

Balutan bumbu minyak yang cukup membuat kami mudah menyeruput bakmi dengan rasa gurih bawang yang sedap ini. Tekstur bakmi yang kecil-kecil memuaskan selera.

Topping 2 jenis ayamnya pun istimewa. Topping ayam cincang berupa cincangan kasar dada ayam dengan ukuran besar-besar. Teksturnya empuk dan rasanya dominan manis karena memakai kecap manis.

Sementara topping ayam kampung berupa irisan memanjang yang teksturnya empuk dan lembut. Bukan tipe yang terlalu berserat sehingga nyaman dimakan.

Oh ya, pelengkap bakso daging sapi di sini juga patut dicoba. Teksturnya agak garing dengan rasa daging sapi yang kuat. Direndam dengan kaldu bening yang menyegarkan.

Untuk Bakmi Karet Ayam Cincang (Rp 26 ribu) punya isian dan rasa yang kurang lebih sama dengan bakmi keriting yang kami coba. Bedanya hanya pada tekstur bakmi yang lebih kenyal dan lebar sehingga terasa lebih bikin cepat kenyang.

Mee Pok Singapore ditemani es teh susu bunga lawang

Bakmi LeiMee pok Singapore yang gurih pedas dengan bumbu chili oil. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Ingin mencicipi sajian bakmi yang sedikit berbeda, kami mencicipi Mee Pok Singapore (Rp 35 ribu) di Bakmi Lei. Tampilannya tak kalah menarik selera dengan irisan fish cake, bakso ikan, pakcoy, dan daun bawang.

Mee pok menggunakan chili oil sebagai bumbu tambahan. Pengunjung bisa minta chili oil sudah diracik bersama bakmi atau dipisah untuk diracik sendiri.

Hidangan ini menggunakan mie lebar dengan tekstur kenyal yang nikmat. Balutan bumbu chili oil-nya pedas gurih, tapi pedasnya tidak terlalu kuat. Menurut kami, masih aman dimakan dalam jumlah banyak.

Yang bikin puas tentu saja pelengkap bakso ikan dan fish cake-nya. Semuanya memiliki tekstur lembut dengan rasa gurih manis yang ringan. Tak tercecap aroma amis sama sekali.

Sebagai penutup, kami mencicipi Es Teh Susu Bunga Lawang (Rp 17 ribu) andalan Bakmi Lei. Minuman ini diracik dengan teh hitam dan paduan susu yang creamy.

Bakmi LeiEs teh susu bunga lawang yang manis aromatik. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Rasa manisnya lumayan kuat dengan jejak harum aromatik dari bunga lawang. Menurut kami, komposisi bunga lawangnya pas karena cita rasa berempahnya tidak terlalu mengganggu minuman ini secara keseluruhan.

Bakmi Lei juga punya menu andalan Bakso Goreng, tapi sayangnya ketika kami mampir sedang habis. Nah, bagi penggemar bakmi Chinese halal yang sedang ada di Depok, jangan lewatkan mampir ke Bakmi Lei!

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Nasi Warteg Kekinian dengan Lauk Telur Tomat hingga Fuyunghai Sedap


Jakarta

Menawarkan konsep warteg dengan sentuhan yang berbeda, rumah makan kekinian di Jakarta Selatan ini punya aneka menu China peranakan yang enak. Ini pilihannya.

Jika biasanya warteg atau warung nasi terkenal dengan tempat yang sederhana dan pilihan masakan rumahan beragam, tapi berbeda dengan warteg kekinian yang satu ini.

Namanya Rumah Makan Cahaya Selatan di Panglima Polim, Jakarta Selatan. Rumah makan ini memang baru beroperasi kurang dari enam bulan, tapi cukup menarik perhatian karena memberi warna baru di antara tren warteg modern lainnya.


Karena hampir semua menu dan lauk yang ditawarkan di sini menggunakan resep keluarga yang sudah ada sejak 50 tahun lalu. Selain itu ada sentuhan kuliner khas China peranakan yang jadi ciri khas di RM Cahaya Selatan.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan RM Cahaya Selatan
Alamat Jl. Panglima Polim XIII No.85, Melawai, Jakarta Selatan
Instagram
@rmcahsel
Jam Operasional Setiap hari, 07.00 – 21.00 WIB
Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 50.000
Tipe Kuliner Peranakan
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Toilet Bersih
  • Area Parkir
  • dll

Berikut beberapa lauk dan menu di RM Cahaya Selatan yang cocok jadi menu makan siang:

RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanAda warteg unik di Jakarta Selatan dengan sajian menu khas peranakan. Foto: detikFood

1. Warteg China Peranakan khas Jaksel

Kuliner Jakarta Selatan atau Jaksel memang terkenal dengan konsepnya yang kekinian dan modern. Hal ini juga dibawa oleh RM Cahaya Selatan. Sekilas bagian depan tempat makan ini lebih mirip kedai kopi kekinian.

Namun saat masuk, pengunjung bakal disambut dengan lemari kaca bertingkat berisi aneka lauk pauk dengan sentuhan kuliner China peranakan. Tampilan penataan makanannya familiar layaknya warteg pada umumnya.

Menu lauknya ada banyak seperti Kentang Kecap, Terong Balado, Ayam Goreng Asam Manis, Ayam Tauco, Telur Tomat, Fuyunghai, Capcay, Mie Goreng sampai Ayam Goreng Bawang Putih tersedia di sini. Harga per lauknya dari kisaran Rp 9.000 saja per porsi.

Namun kalau mau hemat bisa coba menu paketnya. Ada Paket Sinyo, Paket Nyonyah sampai Paket Babah dengan kisaran harga dari Rp 28.000 saja.

2. Paket Nasi Rames Sinyo

RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanPaduan asam manis dan cah sawi bisa menjadi pilihan yang ekonomis. Foto: detikFood

Dari semua paket nasi rames, yang paling murah meriah ada Paket Sinyo (Rp 28.000). Meski paling terjangkau tapi menu ini sudah dilengkapi nasi putih, Ayam Asam Manis, Cah Sawi dan sambal. Kalau masih kurang, bisa tambah lauk lain seperti Terong Balado (Rp 9.000) yang per porsinya cukup banyak.

Porsi nasi dan lauknya sama-sama royal dan tak pelit. Menu Ayam Asam Manis di sini mengingatkan dengan olahan Ayam Kuluyuk ala Chinese food, hanya di RM Cahaya Selatan rasa sausnya tak terlalu asam. Tekstur ayam gorengnya garing di luar dan tepungnya berbumbu jadi rasanya tak hambar.

Begitu juga dengan menu pelengkap lainnya seperti tumis Cah Sawi yang mengingatkan dengan masakan rumahan yang tak terlalu asin. Serta pedas manis terong balado yang menambah selera makan.

3. Paket Nasi Rames Nyonya

RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanNasi putih dengan perpaduan telur tomat dan tempe orek di sini juga layak dicoba. Foto: detikFood

Kalau mau makan siang dengan lauk yang lebih meriah, bisa ambil Paket Nyonya (Rp 38.000). Terdiri dari nasi putih, ayam bawang putih, telur tomat, tempe orek serta sambal matah. Porsinya cukup mengenyangkan dan rasa masakannya tak mengecewakan.

Namun, yang paling menarik adalah menu telur tomatnya. Sekilas tampilannya mirip seperti telur orak-arik biasa, tapi di sini menggunakan resep ala China yang dikenal juga dengan nama Fān Qié Chǎo Dàn/番茄炒蛋.

Komposisi antara telur orak-arik yang lembut dipadukan dengan tumisan tomat yang membuat rasa telur semakin enak. Ditambah dengan potongan ayam goreng bawang putihnya yang gurih dan asin, lengkap dengan tempe orek yang dibuat garing seperti keripik.

4. Paket Nasi Rames Babah

RM Cahaya Selatan : Cicip Nasi Warteg Kekinian ala China PeranakanJika ingin menu yang komplet dan meriah dapat memesan Nasi Rames Babah. Foto: detikFood

Terakhir ada menu nasi rames yang paling mewah di RM Cahaya Selatan, namanya Paket Babah (Rp 49.000). Nasi rames ini terdiri dari kombinasi empat lauk yang berbeda dan porsi yang lebih banyak.

Ada Ayam Mentega, Capcay, Puyunghai, Telur Balado dan pelengkap sambal rawit yang pedas. Jika di Paket Nyonya, lauk yang paling menonjol ada telur tomat, kalau di paket ini yang paling menarik ada Puyunghai (Fuyunghai).

Lauk ini sudah menjadi ikon hidangan khas China yang populer di Indonesia. Namun berbeda dengan fuyunghai ala resto Chinese food, kalau di RM Cahaya Selatan, puyunghai disajikan layaknya telur dadar dengan kombinasi sayur seperti kol dan daun bawang yang lebih dominan. Rasanya unik karena tetap pakai saus asam manis ala fuyunghai.

Selain menu paketan di atas, RM Cahaya Selatan menawarkan lauk a la carte yang bisa dibeli secara terpisah. Setiap harinya warteg kekinian ini buka dari jam 07.00 – 21.00, jadi cocok untuk tempat sarapan, makan siang, hingga makan malam.

(dfl/adr)



Sumber : food.detik.com