Category Archives: Tokocrypto

Harga Pi Network (PI) Naik 4% dalam 24 Jam, Rebound Teknikal

Harga Pi Network (PI) mencatatkan penguatan sebesar 4,09% dalam 24 jam terakhir, sebuah performa yang relatif solid di tengah pasar kripto yang masih diliputi sikap hati-hati.

Kenaikan ini membuat PI mampu mengungguli kinerja jangka pendeknya sendiri, dengan return 7 hari sebesar +3,89%, meskipun secara bulanan masih terkoreksi sekitar -9,04%.

Reli jangka pendek PI kali ini dipicu oleh kombinasi faktor teknikal dan dinamika pasokan, terutama berkurangnya tekanan jual dari exchange.

Namun demikian, pelaku pasar masih menilai kenaikan ini sebagai rebound terbatas, bukan sinyal pembalikan tren jangka panjang.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat Tipis 0,69%, Rebound di Tengah Tekanan

Penarikan Token dari Exchange Kurangi Tekanan Jual

Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga PI adalah penarikan sekitar 2,7 juta PI dari exchange dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mengurangi suplai token yang siap diperdagangkan di pasar terbuka, sehingga menekan potensi aksi jual jangka pendek.

Dalam konteks likuiditas, kondisi ini cukup signifikan. Rasio perputaran (turnover ratio) PI berada di bawah 1%, menandakan pasar yang relatif tipis.

Pada situasi seperti ini, bahkan peningkatan permintaan yang moderat dapat berdampak besar terhadap pergerakan harga.

Selain itu, laju pembukaan token (token unlock) harian Pi Network juga mulai melambat.

Saat ini, unlock harian tercatat di bawah 4 juta PI per hari, turun dibandingkan awal Januari yang sempat menembus 6 juta PI per hari.

Penurunan suplai baru ini memberi ruang napas bagi harga untuk melakukan rebound teknikal.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Sinyal Rebound Teknikal Mulai Terbentuk

Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan beberapa sinyal pemulihan jangka pendek.

Harga PI berhasil kembali berada di atas rata-rata pergerakan 7 hari (7-day SMA) dan 30 hari (30-day SMA), yang sering dipandang sebagai sinyal awal perubahan momentum.

Indikator MACD juga mencatatkan bullish crossover, dengan histogram berada di zona positif.

Sementara itu, RSI 14 berada di level 49, mencerminkan kondisi netral dengan ruang kenaikan yang masih terbuka sebelum memasuki area jenuh beli (overbought).

Meski demikian, tantangan besar masih menanti. Rata-rata pergerakan 200 hari (200-day SMA) berada jauh di atas harga saat ini, sekitar $0,32, atau hampir 50% lebih tinggi.

Level ini berpotensi menjadi resistance kuat jika reli berlanjut. Secara teknikal, area $0,225 menjadi level penting berikutnya.

Jika harga mampu menutup perdagangan harian di atas zona tersebut, PI berpeluang menguji area $0,235 sebagai target jangka pendek.

Perkembangan Ekosistem Beri Optimisme Terbatas

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap Pi Network masih bersifat campuran.

Pembaruan ekosistem seperti peningkatan antarmuka DEX dan AMM, serta inisiatif perdagangan komunitas dan program komersial musiman, memberikan dorongan optimisme moderat.

Namun, sebagian komunitas masih mengkritik kurangnya kejelasan roadmap jangka panjang, khususnya terkait target dan strategi Pi Network untuk tahun 2026.

Skor sentimen berita yang berada di kisaran 6 dari 10 mencerminkan kondisi optimisme yang berhati-hati.

Selain itu, valuasi fully diluted (FDV) Pi Network yang mencapai lebih dari US$21 miliar masih menjadi sorotan. Angka ini dinilai tinggi jika dibandingkan dengan utilitas dan adopsi yang sudah terealisasi saat ini.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Stabil di $0,2036, Likuiditas Rendah Jadi Tantangan

Kenaikan harga Pi Network sebesar 4% dalam 24 jam terakhir merupakan hasil dari kombinasi berkurangnya tekanan jual, sinyal rebound teknikal, dan sentimen positif terbatas dari perkembangan ekosistem.

Namun, reli ini masih berlangsung di pasar dengan likuiditas tipis dan dibayangi tantangan struktural jangka panjang.

Selama PI mampu bertahan di atas area $0,20, peluang kelanjutan rebound tetap terbuka.

Meski demikian, investor dan trader perlu tetap waspada terhadap dominasi Bitcoin yang meningkat dan risiko koreksi jika sentimen pasar global kembali melemah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tembus $90.000, Momentum Bullish Berlanjut

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah berhasil menguat ke level $90.176,98 per BTC, mencatatkan kenaikan +1,56% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini menegaskan momentum pemulihan jangka pendek Bitcoin, di tengah volatilitas pasar global dan tekanan koreksi yang masih membayangi dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai sekitar $1,800 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan dominasi yang masih sangat kuat di pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,38% ke $88.683

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Dalam rentang perdagangan harian, Bitcoin bergerak cukup dinamis dengan harga terendah di $88.418 dan tertinggi menyentuh $90.884.

Rentang ini mencerminkan adanya minat beli yang konsisten setiap kali harga mengalami koreksi intraday.

Volume perdagangan 24 jam Bitcoin tercatat mencapai $45,28 miliar, meningkat dibandingkan hari sebelumnya.

Lonjakan volume ini menjadi indikasi bahwa kenaikan harga BTC tidak hanya bersifat teknikal semata, tetapi juga didukung oleh partisipasi pasar yang cukup kuat.

Secara mingguan, Bitcoin telah menguat sekitar +3,12%, menandakan adanya pemulihan bertahap setelah tekanan jual yang mendominasi pergerakan harga dalam dua hingga tiga bulan terakhir.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kinerja Jangka Menengah Masih Tertekan

Meski menunjukkan penguatan harian dan mingguan, performa Bitcoin dalam jangka menengah masih berada di bawah tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, BTC tercatat turun sekitar -3,54%, sementara secara 60 hari terkoreksi -15,80% dan 90 hari melemah hingga -27,33%.

Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini masih berada dalam fase pemulihan (relief rally), bukan sepenuhnya konfirmasi tren bullish jangka panjang.

Namun, konsistensi harga BTC bertahan di atas area psikologis $88.000–$89.000 menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar.

Analisa Teknikal: Uji Resistance Psikologis

Dari sudut pandang teknikal, area $90.000 merupakan level psikologis penting.

Keberhasilan Bitcoin bertahan di atas level ini berpotensi membuka jalan menuju resistance berikutnya di area $92.000 hingga $95.000.

Namun, jika tekanan jual meningkat, area $88.400 berpotensi menjadi support terdekat yang perlu dipertahankan. Penurunan di bawah level tersebut dapat memicu koreksi lanjutan menuju zona $85.000.

Pergerakan harga BTC yang relatif stabil dalam satu jam terakhir (-0,08%) mengindikasikan pasar tengah melakukan konsolidasi sehat setelah kenaikan harian yang cukup signifikan.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Harga BTC

Beberapa faktor fundamental masih menjadi penopang utama pergerakan Bitcoin saat ini, antara lain:

  1. Likuiditas Pasar yang Stabil
    Dengan volume perdagangan di atas $45 miliar, Bitcoin tetap menjadi pilihan utama investor saat volatilitas meningkat.
  2. Pasokan yang Terbatas
    Sirkulasi Bitcoin kini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,10% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, memperkuat narasi kelangkaan jangka panjang.
  3. Minat Investor Institusional
    Meskipun belum terjadi lonjakan besar, minat institusi terhadap Bitcoin masih terjaga, terutama sebagai aset lindung nilai dan diversifikasi portofolio.

Baca Juga: Diam-Diam Borong Bitcoin, Tether Tambah Rp12 Triliun BTC di Awal 2026!

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase pemulihan jangka pendek dengan momentum positif yang cukup solid.

Kenaikan ke atas level $90.000 menjadi sinyal penting bagi pasar, meskipun tekanan koreksi jangka menengah belum sepenuhnya hilang.

Selama Bitcoin mampu bertahan di atas area support $88.000–$89.000, peluang untuk melanjutkan penguatan tetap terbuka.

Namun, investor disarankan tetap mencermati volatilitas dan sentimen pasar global yang dapat memengaruhi pergerakan harga dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ETH Hari Ini Menguat 3,34%, Ethereum Kembali Uji Level $3.100

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan penguatan signifikan setelah naik 3,34% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $3.125,25 per ETH.

Kenaikan ini menandai lanjutan momentum pemulihan Ethereum, seiring meningkatnya minat beli di pasar kripto setelah periode koreksi panjang dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $377,20 miliar, Ethereum tetap kokoh di posisi kripto terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Volume perdagangan harian ETH juga terbilang solid, tercatat sebesar $24,32 miliar, mencerminkan likuiditas tinggi dan partisipasi pasar yang aktif.

Baca Juga: ETH Naik 1,4%, Harga Ethereum Kembali Rebut Area $3.000

Pergerakan Harga ETH dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, Ethereum bergerak dalam rentang harga $3.005,66 hingga $3.146,98.

Level ini menunjukkan bahwa ETH berhasil mempertahankan area psikologis $3.000 sebagai support penting, sekaligus mulai menguji resistance jangka pendek di atas $3.100.

Meski terjadi sedikit pelemahan dalam satu jam terakhir (-0,09%), tekanan jual tersebut relatif kecil dan lebih mencerminkan aksi ambil untung jangka pendek setelah reli harian yang cukup kuat.

Secara mingguan, performa Ethereum terlihat lebih impresif dengan kenaikan +6,66% dalam tujuh hari terakhir, mengindikasikan adanya perubahan sentimen pasar dari bearish menuju lebih netral hingga bullish.

Kinerja Jangka Menengah Masih Dalam Tekanan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di balik penguatan harian dan mingguan, kinerja Ethereum dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan koreksi.

Dalam 30 hari terakhir, ETH tercatat turun -2,66%, sementara secara 60 hari terkoreksi -14,21%, dan dalam 90 hari terakhir anjlok hingga -31,36%.

Data ini menegaskan bahwa kenaikan saat ini masih tergolong sebagai fase pemulihan (rebound) setelah penurunan tajam, bukan sepenuhnya konfirmasi tren bullish jangka panjang.

Namun, stabilnya harga di atas $3.000 menjadi sinyal awal yang cukup positif bagi pasar.

Analisa Teknikal Ethereum: Area Kritis $3.150

Dari perspektif teknikal, area $3.150 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus Ethereum untuk melanjutkan reli.

Jika level ini berhasil dilewati dan dikonfirmasi sebagai support baru, ETH berpotensi mengarah ke $3.300 hingga $3.450 dalam jangka pendek.

Sebaliknya, jika gagal bertahan di atas $3.000, Ethereum berisiko mengalami koreksi kembali ke area $2.900–$2.950.

Level ini dipandang sebagai zona support penting yang akan menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya.

Faktor Fundamental yang Mendukung Harga ETH

Beberapa faktor fundamental masih menjadi penopang utama Ethereum, di antaranya:

  1. Aktivitas Ekosistem yang Konsisten
    Ethereum tetap menjadi tulang punggung bagi DeFi, NFT, dan aplikasi Web3, dengan aktivitas jaringan yang relatif stabil.
  2. Pasokan yang Terkendali
    Dengan suplai beredar sekitar 120,69 juta ETH dan tanpa batas maksimum pasokan, mekanisme burning (EIP-1559) tetap berperan dalam menekan inflasi ETH.
  3. Minat Investor Jangka Panjang
    Ethereum masih dipandang sebagai aset strategis oleh investor jangka panjang, terutama karena posisinya sebagai platform smart contract terbesar di industri kripto.

Baca Juga: Harga ETH Stabil di $2.975, Ethereum Sideways di Awal Tahun 2026

Harga ETH hari ini mencerminkan fase pemulihan yang cukup solid, didukung oleh kenaikan harian dan mingguan yang signifikan.

Meski tekanan jangka menengah belum sepenuhnya hilang, kemampuan Ethereum bertahan di atas level psikologis $3.000 menjadi sinyal positif bagi pasar.

Dalam jangka pendek, perhatian investor akan tertuju pada kemampuan ETH menembus resistance $3.150. Jika berhasil, peluang lanjutan reli tetap terbuka.

Namun, volatilitas pasar kripto yang tinggi membuat investor tetap perlu menerapkan manajemen risiko secara disiplin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga HOLO Sempat Sentuh 19%, Sinyal Euforia Sesaat?

Harga Holoworld AI (HOLO) hari ini mencatat lonjakan signifikan di pasar kripto.

Token berbasis AI ini diperdagangkan di level $0,088908 per HOLO, menguat 19,46% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan tajam tersebut membuat HOLO kembali menjadi sorotan trader, terutama di tengah meningkatnya minat pasar terhadap aset kripto bertema kecerdasan buatan (AI).

Dari sisi kapitalisasi pasar, HOLO kini membukukan nilai sekitar $35,96 juta, menempatkannya di peringkat ke-546 aset kripto global.

Meski masih tergolong proyek berkapitalisasi menengah ke bawah, lonjakan harga dan volume menunjukkan adanya arus spekulatif yang cukup kuat.

Baca Juga: 5 Token IDO Teratas di Binance Wallet: MYX Finance Meroket 66%

Volume Tinggi Jadi Penopang Kenaikan HOLO

Pergerakan harga Holoworld AI (HOLO/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Holoworld AI (HOLO/USDT) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu faktor utama di balik reli harga HOLO adalah lonjakan volume perdagangan harian.

Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi HOLO tercatat mencapai $117,21 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini mengindikasikan aktivitas trading yang sangat agresif.

Kondisi tersebut umumnya mencerminkan meningkatnya minat jangka pendek dari trader, baik untuk spekulasi cepat maupun akumulasi awal.

Namun, volume yang terlalu tinggi juga menjadi sinyal bahwa volatilitas harga HOLO berpotensi tetap ekstrem dalam waktu dekat.

Performa Harga HOLO: Rebound Setelah Tekanan Panjang

Secara harian, HOLO mencatat kenaikan harga sebesar $0,011659 atau +15,67%, sementara secara mingguan naik +12,00%. Data ini menunjukkan bahwa momentum jangka pendek masih cenderung positif.

Namun, jika ditarik ke periode yang lebih panjang, performa HOLO masih menunjukkan tekanan signifikan.

Dalam 60 hari terakhir, harga HOLO turun -20,78%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan anjlok hingga -61,21%.

Hal ini mengindikasikan bahwa reli saat ini lebih bersifat technical rebound dibandingkan konfirmasi tren bullish jangka panjang.

Dalam 30 hari terakhir, HOLO masih mencatat kenaikan moderat +4,3%, yang bisa diartikan sebagai fase konsolidasi sebelum terjadinya lonjakan harga saat ini.

Analisa Teknikal: Waspadai Volatilitas Tinggi

Dari sisi pergerakan jangka sangat pendek, harga HOLO sempat mengalami koreksi -4,81% dalam satu jam terakhir, menandakan adanya aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan tajam.

Pola ini lazim terjadi pada aset berkapitalisasi kecil hingga menengah yang mengalami kenaikan cepat.

Level psikologis terdekat yang perlu diperhatikan trader berada di area $0,09–$0,10. Jika HOLO mampu bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, area $0,075–$0,08 berpotensi menjadi support jangka pendek.

Fundamental dan Struktur Pasokan HOLO

Holoworld AI memiliki pasokan beredar sekitar 404,42 juta HOLO, atau baru sekitar 19,75% dari total pasokan maksimum 2,05 miliar token.

Dengan struktur ini, fully diluted valuation (FDV) HOLO berada di kisaran $176,27 juta.

Rasio pasokan yang masih relatif kecil di pasar dapat menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, suplai terbatas mendukung lonjakan harga saat permintaan meningkat.

Namun di sisi lain, potensi unlock atau distribusi token di masa depan bisa menjadi tekanan tambahan jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan utilitas dan adopsi.

Baca Juga: Lonjakan Harga HOLO Sentuh 19%, Sinyal Rebound atau Sekadar Euforia Sesaat?

Harga HOLO hari ini mencerminkan euforia pasar terhadap aset kripto bertema AI, ditopang oleh lonjakan volume dan minat spekulatif yang tinggi.

Kenaikan lebih dari 19% dalam sehari menjadi sinyal kuat bahwa HOLO sedang berada dalam fase volatilitas tinggi.

Meski peluang keuntungan jangka pendek terbuka, investor dan trader tetap perlu mencermati risiko koreksi, mengingat performa jangka menengah HOLO masih berada dalam tren menurun.

Manajemen risiko menjadi kunci, terutama di tengah rasio volume yang jauh melampaui kapitalisasi pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Diam-Diam Borong Bitcoin, Tether Tambah Rp12 Triliun BTC di Awal 2026!

Tether kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang bitcoin korporat terbesar di dunia. Penerbit stablecoin USDT tersebut menambah 8.888,88 bitcoin (BTC) ke dompet perbendaharaannya pada awal 2026, dengan nilai sekitar US$780 juta atau hampir Rp12 triliun berdasarkan harga saat ini.

Penambahan tersebut membuat total kepemilikan bitcoin Tether melampaui 96.000 BTC. Informasi ini disampaikan langsung oleh CEO Tether, Paolo Ardoino, yang menyebut pembelian tersebut merupakan bagian dari alokasi keuntungan kuartal keempat tahun 2025.

Fokus Perusahaan pada Bitcoin

Baca juga: Tether Ngebet Akuisisi Juventus Rp17 Triliun, Langsung Ditolak!

Dilaporkan CoinDesk, langkah ini sejalan dengan kebijakan perusahaan yang diperkenalkan sejak 2023, yakni mengalokasikan hingga 15% dari laba operasional kuartalan yang direalisasikan untuk akuisisi bitcoin. Strategi tersebut menjadikan Tether bukan sekadar pembeli oportunistik, melainkan akumulator bitcoin secara sistematis.

Berbeda dengan perusahaan lain yang menghimpun dana khusus untuk membeli BTC, Tether menggunakan kelebihan pendapatan internalnya. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan mendiversifikasi cadangan tanpa menyentuh aset yang digunakan untuk mendukung kewajiban stablecoin USDT.

Keuntungan Tether sendiri sebagian besar berasal dari aset likuid penopang USDT, terutama surat utang pemerintah AS jangka pendek dan perjanjian repurchase agreement (repo). Dalam kondisi suku bunga tinggi dan permintaan stablecoin yang kuat, pendapatan operasional Tether ikut meningkat, yang pada akhirnya membuka ruang lebih besar untuk pembelian bitcoin.

Pembelian Bitcoin Berkala

Waktu pembelian ini juga menarik perhatian pasar. Bitcoin dilaporkan kesulitan mempertahankan momentum reli di akhir tahun akibat likuiditas yang menipis dan sentimen risiko yang tidak merata. Hingga tengah hari waktu Hong Kong, BTC diperdagangkan di kisaran US$89.000.

Dengan strategi ini, Tether terus memperkuat eksposurnya terhadap bitcoin sekaligus mempertahankan dukungan utama USDT dalam instrumen yang sangat likuid, menegaskan perannya sebagai pemain kunci di persimpangan pasar stablecoin dan kripto.

Baca juga: Bukan Negera, Tether Jadi Pemborong Emas Terbanyak di Dunia!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Memanas, 3 IP Memes Coin Ini Jadi Sorotan Investor

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan positif dari kategori IP memes. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru CoinMarketCap, sejumlah token berbasis intellectual property mencatatkan kenaikan signifikan dalam 7 hari terakhir, menarik perhatian investor di tengah tren meme coin yang terus berkembang.

Pudgy Penguins (PENGU) menjadi pemimpin kategori IP memes dengan kapitalisasi pasar terbesar mencapai $634,634,147. Token ini diperdagangkan di level $0.01009 dan mencatatkan kenaikan 15.39% dalam 24 jam serta 10.50% secara mingguan. Volume transaksi harian PENGU juga tergolong tinggi, mencapai $138,413,651, menunjukkan minat pasar yang masih kuat terhadap proyek berbasis IP populer ini.

Pergerakan NEIRO dan MEW

Pergerakan harga First Neiro On Ethereum (NEIRO/USDT) pada Kamis, 3 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga First Neiro On Ethereum (NEIRO/USDT) pada Kamis, 3 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di posisi berikutnya terdapat Neiro (NEIRO) dengan kapitalisasi pasar sebesar $51,726,524. NEIRO diperdagangkan di harga $0.0001229 dan mengalami kenaikan 16.31% dalam 24 jam, serta 14.43% dalam 7 hari terakhir. Aktivitas perdagangan NEIRO terbilang agresif, dengan volume harian mencapai $61,639,919, hampir melampaui total market cap-nya sendiri.

Sementara itu, cat in a dogs world (MEW) melengkapi 3 besar IP memes dengan kapitalisasi pasar $83,552,915. Token ini berada di harga $0.0009399 dan mencatatkan kenaikan 14.11% dalam 24 jam serta 6.35% dalam 7 hari. Volume perdagangan MEW tercatat sebesar $23,389,186, menandakan konsistensi minat pasar meski kenaikannya lebih moderat dibandingkan pesaingnya.

Pergerakan ketiga altcoin IP memes ini menunjukkan bahwa narasi meme berbasis intellectual property masih menjadi salah satu sektor yang aktif dan volatil di pasar kripto, terutama dalam jangka pendek.

Baca juga: Bukan Monero! 3 Altcoin Privacy Ini Diam-Diam Meledak di Pasar Kripto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Bertahan di US$127, Pasar Kripto Masih Ragu Dorong Harga Naik

Harga Solana (SOL) mengawali tahun dengan pergerakan terbatas setelah tekanan jual sepanjang paruh kedua 2025 mulai mereda. Hingga Jumat, SOL diperdagangkan di kisaran USD 127–128, menunjukkan fase konsolidasi setelah berbulan-bulan mengalami penurunan bertahap.

Meski tekanan jual besar yang mendominasi November dan Desember telah berkurang, pasar belum menunjukkan keyakinan kuat untuk mendorong harga naik lebih tinggi. Aktivitas perdagangan di awal 2026 lebih banyak diwarnai pergerakan sideways, mencerminkan sikap wait and see dari pelaku pasar.

Struktur Harian Tetap Defensif

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volatilitas terpantau menurun, dengan rentang pergerakan harian yang semakin sempit. Kondisi ini mengindikasikan pasar sedang mencari keseimbangan baru setelah periode sulit di 2025, bukan bersiap menghadapi aksi jual besar lanjutan. Penjual tidak lagi agresif, namun pembeli juga belum cukup percaya diri untuk memicu breakout.

Dari sisi teknikal harian, struktur pasar Solana masih cenderung defensif. Harga tetap berada di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama, mulai dari EMA 20 hari hingga 200 hari. EMA 20 hari yang mendatar di sekitar harga saat ini menandakan momentum penurunan telah melambat. Namun, EMA 50 hari di area USD 136 dan EMA 100 hari di sekitar USD 152 masih menjadi hambatan kuat bagi potensi kenaikan.

Dilaporkan Trader Union, indikator momentum turut menguatkan gambaran tersebut. Relative Strength Index (RSI) harian berada sedikit di bawah level 50, menandakan keseimbangan antara tekanan beli dan jual, bukan kekuatan tren naik. Kondisi oversold telah dinetralisir, tetapi pasar belum masuk fase akumulasi.

Baca juga: Solana Tertekan di Akhir 2025, Tapi Januari 2026 Bisa Jadi Titik Balik?

Potensi Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, struktur pergerakan harga terlihat sedikit lebih konstruktif. Pada grafik 30 menit, Solana berhasil bertahan di atas area support USD 125–126. Hal ini mendorong strategi beli saat harga turun (buy on dip), meski setiap kenaikan menuju USD 128–129 masih kerap tertahan oleh aksi jual.

Data arus dana (on-chain) menunjukkan tanda stabilisasi awal. Setelah berbulan-bulan mencatat arus keluar, Solana kini membukukan arus masuk spot moderat sekitar USD 3 juta. Meski belum mencerminkan akumulasi agresif, data ini menandakan tekanan jual paksa telah berkurang.

Di pasar derivatif, open interest futures meningkat ke sekitar USD 7,5 miliar meski harga bergerak datar. Kondisi ini mengindikasikan pelaku pasar mulai kembali membangun posisi, namun juga berpotensi memicu volatilitas jika terjadi pergerakan tajam. Rasio long-short menunjukkan investor ritel cenderung sedikit long, sementara trader besar juga condong ke posisi long, meski dengan pendekatan yang lebih berhati-hati.

Untuk skenario positif, Solana perlu mempertahankan area USD 125 dan menembus USD 130 secara meyakinkan. Penutupan harian di atas zona USD 136–138 akan menjadi sinyal awal perubahan tren, dengan potensi kenaikan menuju USD 150 jika didukung volume dan arus dana yang membaik.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level USD 125 berisiko mendorong harga kembali ke area USD 122, bahkan membuka peluang penurunan menuju level psikologis USD 110 jika sentimen pasar kripto melemah.

Saat ini, Solana belum kembali jatuh, namun juga belum menunjukkan tren pemulihan yang jelas. Hingga resistensi utama berhasil ditembus dan arus dana menguat, pergerakan SOL diperkirakan tetap berada dalam fase konsolidasi, mencerminkan pasar yang lebih mengedepankan kehati-hatian dibandingkan momentum.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Regulasi Kripto AS Makin Jelas, XRP Berpotensi Tembus US$6 pada 2026

Aset kripto XRP kembali menjadi sorotan global seiring meningkatnya perhatian terhadap strategi akumulasi kekayaan melalui aset digital, termasuk yang dikaitkan dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Di tengah dorongan regulasi kripto dan legalisasi stablecoin di AS, XRP dinilai sebagai salah satu aset kripto paling menjanjikan pada 2026.

Dilaporkan Crypto News, tim Trump diketahui mendorong perbaikan kerangka regulasi aset kripto serta mempercepat adopsi stablecoin. Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa aset digital mulai diposisikan dalam strategi keuangan jangka panjang tingkat tinggi. Seiring membaiknya iklim regulasi, fokus pasar pun bergeser dari aset spekulatif berisiko tinggi ke kripto arus utama dengan ekosistem matang dan kegunaan nyata.

XRP Jadi Paling Diuntungkan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Terjebak Konsolidasi, ETF Tetap Dilirik, Harga Reli di 2026?

XRP menjadi salah satu aset yang paling diuntungkan dari tren ini. Dengan keunggulan di sektor pembayaran lintas negara dan jaringan mitra institusional yang terus berkembang, XRP diproyeksikan memiliki peluang pertumbuhan struktural dalam beberapa tahun ke depan. Integrasi teknologi blockchain ke dalam infrastruktur keuangan global juga diperkirakan akan meningkatkan likuiditas pasar dan adopsi institusional secara bersamaan.

Di tengah tren tersebut, platform BI DeFi menawarkan cara alternatif bagi investor untuk berpartisipasi dalam ekosistem XRP melalui skema cloud mining berbasis energi hijau. Skema ini memungkinkan investor memperoleh imbal hasil harian yang stabil tanpa harus memiliki perangkat penambangan atau keahlian teknis khusus.

Regulasi Pendukung Kripto

BI DeFi mengklaim menjalankan operasionalnya sesuai standar kepatuhan Uni Eropa dan internasional. Berbasis di Inggris, platform ini tunduk pada regulasi MiCA dan MiFID II, serta didukung audit dan sistem keamanan berlapis. Perlindungan aset digital disebut mencakup asuransi kustodian dari Lloyd’s of London, audit tahunan oleh PwC, serta sistem keamanan Cloudflare dan McAfee.

Melalui mekanisme cloud mining, pengguna cukup memilih kontrak daya komputasi untuk memperoleh pendapatan pasif yang dialokasikan secara otomatis setiap hari. Imbal hasil dapat ditarik kapan saja atau diinvestasikan kembali untuk memaksimalkan efek bunga majemuk, bahkan saat pasar kripto mengalami volatilitas.

Saat ini, BI DeFi mendukung berbagai aset kripto utama seperti BTC, ETH, XRP, USDT, USDC, DOGE, dan SOL. Platform tersebut juga merinci beberapa contoh kontrak penambangan dengan nilai investasi dan potensi keuntungan yang bervariasi, mulai dari ratusan hingga puluhan ribu dolar AS.

Analis menilai kombinasi antara potensi pertumbuhan XRP dan model imbal hasil yang relatif stabil dari cloud mining dapat menjadi alternatif strategi diversifikasi aset, khususnya bagi investor dengan perspektif jangka panjang.

Ke depan, menjelang 2026, peluang investasi struktural pada XRP diperkirakan akan semakin terlihat seiring meningkatnya kejelasan regulasi dan adopsi institusional. Dengan pendekatan berbasis kepatuhan dan energi berkelanjutan, BI DeFi memosisikan diri sebagai salah satu kanal untuk mengakses potensi tersebut.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tembus US$0,12, Melejit Usai Elon Musk Puji CEO Nvidia

Pasar kripto mengawali tahun baru dengan penguatan signifikan. Koin berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Dogecoin (DOGE) memimpin pemulihan pasar setelah Elon Musk memuji CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam sebuah interaksi di media sosial X.

Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasar kripto global naik hampir 2% menjadi sekitar US$3,1 triliun. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya sentimen positif investor terhadap sektor AI dan aset kripto yang kerap dikaitkan dengan Elon Musk.

Pujian Elon Musk ke CEO Nvidia

Baca juga: Sinyal Bahaya di Awal 2026: Dogecoin Terancam Anjlok ke Level Terendah

Pujian Musk terhadap Jensen Huang bermula dari unggahan akun DogeDesigner yang mengutip pernyataan CEO Nvidia tentang Musk dan robot humanoid Tesla Optimus. Musk menanggapi unggahan tersebut dengan singkat, “Jensen hebat!”, yang langsung memicu spekulasi dan antusiasme di komunitas kripto, khususnya AI coin dan Dogecoin.

Dilaporkan Coingape, dalam wawancara terpisah, Jensen Huang menyebut Elon Musk sebagai “insinyur luar biasa” dan menegaskan komitmen Nvidia untuk terus bekerja sama dengannya. Huang juga menyoroti potensi produksi massal robot humanoid Optimus dalam waktu dekat, yang dinilainya bisa menjadi fondasi industri bernilai triliunan dolar di masa depan.

“Sangat mungkin bahwa robot humanoid akan menjadi robot yang dapat kita sebarkan ke dunia dengan relatif mudah. Ini adalah robot pertama yang benar-benar memiliki peluang mencapai volume dan skala teknologi tinggi yang dibutuhkan,” ujar Huang.

Pada Oktober lalu, Huang juga mengatakan ingin terlibat dalam hampir semua proyek yang melibatkan Elon Musk. Ia mengungkapkan Nvidia telah berinvestasi sekitar US$2 miliar di xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, sebagai bagian dari putaran pendanaan senilai US$20 miliar.

Secara historis, interaksi positif antara Elon Musk dan Jensen Huang kerap memicu reli jangka pendek pada Dogecoin dan koin AI, seiring meningkatnya optimisme terhadap konvergensi teknologi AI dan blockchain.

Harga DOGE dan AI koin Melejit

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi harga, sejumlah koin AI mencatatkan rebound tajam. Chainlink (LINK), Bittensor (TAO), Near Protocol (NEAR), Story (IP), dan Render (RNDR) menguat signifikan. Story (IP) menjadi salah satu yang mencuri perhatian dengan lonjakan lebih dari 32% ke level US$2,22 dalam 24 jam terakhir, memperpanjang reli mingguan hingga melampaui 52%.

Selain itu, Filecoin, IP, RENDER, INJ, dan TURBO juga membukukan kenaikan dua digit harian. Analis menilai penguatan ini didorong oleh meningkatnya minat institusional terhadap jaringan komputasi terdesentralisasi dan agen AI berbasis blockchain.

Bittensor (TAO) naik lebih dari 8% dan diperdagangkan di kisaran US$235. Volume perdagangannya meningkat sekitar 7% dalam 24 jam terakhir, seiring pembicaraan pasar terkait pengajuan ETF Grayscale Bittensor ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Sementara itu, Dogecoin melonjak lebih dari 8% dalam periode yang sama dan diperdagangkan di level US$0,1275. Volume perdagangan DOGE meroket lebih dari 35% dalam 24 jam terakhir, menegaskan kembali kuatnya pengaruh sentimen Elon Musk terhadap aset kripto berbasis meme tersebut.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,38% ke $88.683

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali mencatatkan penguatan setelah beberapa hari bergerak terbatas.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di level $88.683,73 per BTC, naik 1,38% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini memberikan sinyal awal pemulihan, meskipun tekanan koreksi jangka menengah masih membayangi pergerakan harga aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Dengan penguatan ini, kapitalisasi pasar Bitcoin naik menjadi sekitar $1.771 miliar, memperkuat posisinya sebagai aset kripto nomor satu secara global.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $20,62 miliar, mencerminkan aktivitas transaksi yang masih cukup aktif meski belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $87.546, Pasar Cari Arah

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam

Dalam perdagangan harian, Bitcoin sempat bergerak di kisaran $87.399 sebagai level terendah dan menyentuh $89.008 sebagai level tertinggi dalam 24 jam terakhir.

Rentang pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang relatif moderat, seiring pasar mencoba mencari arah setelah tekanan jual yang cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.

Kenaikan harga harian sebesar $1.206 menandakan adanya respons positif dari pelaku pasar, terutama dari trader jangka pendek yang memanfaatkan area support kuat di bawah $88.000.

Namun demikian, pergerakan harga satu jam terakhir menunjukkan koreksi tipis -0,11%, mengindikasikan aksi ambil untung mulai muncul di area resistance terdekat.

Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski menguat hari ini, performa Bitcoin dalam jangka menengah masih berada dalam tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, BTC tercatat turun 4,66%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 17,78% dan 27,57%.

Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini belum cukup untuk mengubah tren menurun secara keseluruhan.

Dari sudut pandang teknikal, kondisi ini mencerminkan fase relief rally, di mana harga memantul sementara setelah tekanan jual yang cukup panjang.

Untuk membalikkan tren menjadi bullish secara lebih meyakinkan, Bitcoin masih membutuhkan dorongan volume yang lebih besar serta penembusan level resistance psikologis di atas $90.000.

Volume dan Likuiditas Pasar

Volume perdagangan Bitcoin sebesar $20,62 miliar tergolong stabil, namun relatif lebih rendah dibandingkan fase volatilitas tinggi sebelumnya.

Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa minat pasar masih selektif dan cenderung berhati-hati.

Kondisi ini mencerminkan sikap investor yang belum sepenuhnya agresif masuk ke pasar, seiring ketidakpastian makroekonomi global dan fluktuasi sentimen terhadap aset berisiko.

Meski demikian, stabilnya volume di tengah kenaikan harga dapat menjadi indikasi awal akumulasi bertahap.

Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap berada dalam posisi yang sangat kuat. Pasokan beredar saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,10% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kelangkaan ini menjadi salah satu faktor utama yang menopang nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) Bitcoin berada di kisaran $1.862 miliar, yang relatif tidak jauh dari market cap saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa risiko inflasi suplai Bitcoin sangat terbatas dibandingkan banyak aset kripto lainnya.

Prospek Harga BTC Selanjutnya

Dalam jangka pendek, Bitcoin berpotensi melanjutkan konsolidasi di kisaran $87.000–$89.000.

Jika mampu menembus dan bertahan di atas $90.000 dengan dukungan volume yang meningkat, peluang pemulihan lanjutan akan terbuka.

Namun, jika tekanan jual kembali menguat, area $87.000 berpotensi kembali diuji sebagai support utama.

Baca Juga: Borong Bitcoin! Metaplanet Tambah 4.279 BTC, Nilai Kepemilikan Rp48 T

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan sinyal pemulihan awal dengan kenaikan 1,38% ke level $88.683. Meski sentimen jangka pendek membaik, tren menengah masih perlu diwaspadai.

Investor dan trader disarankan tetap mencermati pergerakan volume, level resistance kunci, serta sentimen pasar global sebelum mengambil keputusan lanjutan terkait Bitcoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com