Spekulasi bullish kembali menyelimuti Dogecoin (DOGE) setelah analis kripto terkemuka, Ali Martinez, mengungkapkan bahwa pola harga historis memprediksi reli besar berikutnya bagi koin meme populer ini.
Dalam analisis terbarunya, Ali membagikan grafik harga jangka panjang DOGE yang menunjukkan beberapa momen penting di masa lalu. Ia menyoroti bahwa pada 2017, akhir 2020, dan awal 2021, Dogecoin mengalami lonjakan harga spektakuler setelah menyentuh batas bawah saluran paralel naik. Lonjakan tersebut bahkan sempat mencapai ribuan persen dalam beberapa bulan.
Menurut grafik yang dibagikan, harga DOGE saat ini kembali mendekati area support serupa, yang dalam siklus sebelumnya menjadi titik awal pergerakan eksplosif ke atas.
“Sejarah mengatakan $DOGE akan mencapai bulan selanjutnya!” tulis Ali dalam unggahannya, menyiratkan keyakinan bahwa tren bersejarah ini bisa terulang.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meskipun Ali tidak memberikan target harga spesifik, garis tren bagian atas pada grafiknya mengindikasikan potensi kenaikan yang signifikan jika pola historis ini kembali terjadi.
Dari Lelucon Menjadi Legenda Kripto
Diluncurkan pada 2013 sebagai lelucon, Dogecoin kini menjadi salah satu aset digital paling terkenal di dunia. Pergerakan harganya kerap dipicu oleh tren viral di media sosial, dukungan dari selebritas, dan sentimen bullish pasar kripto secara umum.
Bila skenario analisis Ali terbukti benar, DOGE bisa memasuki babak besar berikutnya dalam sejarahnya — bahkan berpotensi menguji kembali harga tertinggi sepanjang masa atau menembusnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Meskipun pasar kripto sedang berada dalam fase konsolidasi, para analis tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan sejumlah aset DeFi terkemuka. Binance Coin (BNB) dan Tron (TRX) terus menarik perhatian investor, namun Unilabs (UNIL) kini mencuri sorotan sebagai kandidat kuat koin DeFi terbaik untuk dibeli pada 2025.
Binance Coin (BNB) Siap Pulih dengan Dukungan Metrik On-chain
Harga Binance Coin saat ini terkoreksi setelah lonjakan mingguan sebesar 10,75% yang mendorongnya mencapai level tertinggi baru di $859 pada 28 Juli. Berdasarkan data CoinMarketCap, BNB kini berada di bawah SMA 7 ($791,55) akibat aksi ambil untung. Indikator MACD yang negatif mengindikasikan tekanan jual meningkat, namun RSI di angka 52 memberi sinyal bahwa ruang untuk reli masih terbuka.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 8 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Laporan BNB Chain menunjukkan metrik on-chain yang menguat pada akhir Juli, dengan rata-rata 4 juta pengguna aktif harian dan lebih dari 101 juta transaksi dalam sepekan. Analis Sherlock memprediksi harga BNB bisa menembus $806 dalam jangka pendek, sementara Crypto King memperkirakan potensi mencapai $1.100 dalam jangka panjang. Bahkan, analis Crypto Target lebih bullish, mematok target hingga $1.200 sebelum akhir tahun.
Tron (TRX) Menguji Resistance, Didukung Sentimen Positif
Tron menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah menguji ulang resistance di $0,33. Sentimen positif menguat setelah pendiri Tron, Justin Sun, ikut serta dalam ekspedisi luar angkasa bersama Blue Origin. Dalam sepekan terakhir, harga TRX bergerak di kisaran $0,31–$0,34, dengan potensi penembusan jika tekanan beli berlanjut. RSI berada di 59, mengindikasikan peluang kenaikan sebelum overbought, meski indikator ADI masih memberi sinyal konsolidasi.
Pergerakan harga Tron (TRX/USDT) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pembaruan v4.8.0 yang segera diluncurkan, yang fokus pada peningkatan interoperabilitas lintas-rantai, disebut-sebut bisa menjadi katalis utama kenaikan harga TRX ke target $0,50 seperti yang diproyeksikan analis Alice Crypto.
Unilabs (UNIL): Gabungan AI dan DeFi untuk Manajemen Aset Masa Depan
Berbeda dari Tron dan BNB yang fokus pada infrastruktur blockchain dan ekosistem DApps, Unilabs mengusung visi untuk merevolusi manajemen aset digital dengan kecerdasan buatan (AI). Proyek ini berada di persimpangan dua sektor berpotensi besar — AI dan DeFi — yang diproyeksikan akan berkembang pesat, dengan pasar AI untuk investasi aset diperkirakan mencapai $17 miliar pada 2030.
Unilabs menyediakan empat dana investasi berbasis AI — DeFi, Bitcoin, Real World Asset (RWA), dan AI — yang dioptimalkan menggunakan Early Access Scoring System (EASS) untuk mendeteksi proyek undervalued sebelum populer di pasar. Dengan harga UNIL saat ini di $0,0097 dan total dana terkumpul lebih dari $10,4 juta, potensi pertumbuhan Unilabs masih sangat besar. Analis menilai jika platform ini berhasil mengamankan pangsa kecil saja dari sektor AI-DeFi, kapitalisasi pasarnya bisa melesat ke $500 juta, mendorong harga ke kisaran $0,20–$0,35.
Kesimpulan
Tahun 2025 berpotensi menjadi tahun penting bagi tiga aset ini. Binance Coin punya peluang menembus $1.000 berkat fundamental on-chain yang kuat, Tron berpotensi mencapai $0,50 jika pembaruan teknologinya sukses, sementara Unilabs menjadi pemain baru yang bisa melonjak tajam berkat kombinasi AI dan DeFi.
Bagi investor yang mencari peluang di sektor kripto, ketiganya layak masuk radar, dengan Unilabs menonjol sebagai opsi berisiko tinggi namun berpotensi imbal hasil besar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Banyak yang mencari altcoin terbaik karena dapat memberikan return yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan Bitcoin yang dianggap sudah terlalu besar. Tapi apa sebenarnya itu altcoin, altcoin terbaik dan bagaimana cara menilainya?
Simak penjelasannya di bawah ini yuk!
Apa Itu Altcoin?
Altcoin adalah singkatan dari “alternative coin“, yaitu semua jenis mata uang kripto selain Bitcoin. Contohnya Ethereum (ETH), Solana (SOL), Ripple (XRP), dan banyak lainnya. Altcoin lahir untuk menawarkan fitur atau inovasi yang tidak dimiliki Bitcoin, seperti kecepatan transaksi lebih tinggi, biaya rendah, atau dukungan untuk smart contract.
Banyak yang ingin berinvestasi di altcoin karena potensi keuntungan altcoin dianggap bisa jauh lebih tinggi dibanding Bitcoin. Beberapa altcoin bahkan mampu memberikan return ratusan persen dalam waktu singkat—namun tidak juga yang nilainya turun ke nol, karena kurangnya dukungan atau kegagalan proyek.
Karena potensi keuntungan inilah banyak investor yang mencari altcoin terbaik di tengah semakin banyaknya aset kripto yang diluncurkan setiap harinya.
Lalu, Apa Itu Altcoin Terbaik?
Secara sederhana, altcoin terbaik adalah aset kripto selain Bitcoin yang memiliki fundamental kuat, serta didukung oleh hasil analisa teknikal dan sentimen pasar yang mendukung—bukan sekadar yang bisa memberikan kenaikan tinggi dalam waktu singkat.
Faktor seperti kapitalisasi pasar dan inovasi juga sangat menentukan. Sebab, altcoin dengan kapitalisasi pasar kecil yang memiliki inovasi dan fundamental kuat justru sering kali menjadi pilihan terbaik jika dibandingkan dengan altcoin dengan kapitalisasi pasar besar, namun minim inovasi atau tidak punya arah pengembangan yang jelas, biasanya cenderung sulit memberikan keuntungan signifikan.
Ada cara yang biasa digunakan oleh para investor kripto untuk menilai altcoin: analisis fundamental, analisis teknikal, dan analisis sentimen pasar.
1. Analisis Fundamental
Analisis fundamental bertujuan untuk memahami nilai intrinsik suatu altcoin—apakah aset tersebut undervalued, fair valued, atau overvalued.
Ada tiga faktor yang bisa kamu gunakan untuk analisis fundamental; faktor proyek, faktor keuangan, dan faktor on-chain.
Faktor Proyek
Analisis faktor ini bertujuan untuk menilai potensi aset kripto berdasarkan tujuan dan bagaimana tujuan ini bisa dicapai.
Whitepaper: Dokumen inti yang menjelaskan tujuan, teknologi, tim, dan rencana masa depan proyek.
Tim Pengembang: Lihat rekam jejak, pengalaman, dan reputasi mereka. Hindari tim yang tidak transparan.
Roadmap: Rencana pengembangan teknologi ke depan. Proyek yang serius punya timeline jelas.
Faktor Keuangan
Analisis faktor ini bertujuan untuk mengetahui nilai pasar dan daya tarik investasi berdasarkan keuangan proyek.
Tokenomics: Distribusi token, mekanisme sirkulasi, kegunaan, dan sistem penciptaan token.
Market Capitalization: Kapitalisasi pasar menjadi salah satu penentu apakah harga sudah tinggi atau tidak. Selalu ingat, harga koin murah ≠ kapitalisasi pasar rendah.
Trading Volume: Frekuensi jual-beli token. Volume tinggi = minat tinggi dari investor.
Faktor On-Chain
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui nilai aset berdasarkan kegunaan nyatanya melalui on-chain data.
Jumlah Pengguna Aktif: Semakin banyak pengguna aktif, semakin besar adopsi dan potensi pertumbuhan.
Jumlah Transaksi: Menunjukkan seberapa sering aset digunakan, bukan hanya disimpan.
Analisis teknikal fokus pada pergerakan harga dan volume perdagangan untuk memprediksi tren di masa depan.
Indikator sederhana yang bisa kamu gunakan digunakan:
Moving Average (MA): Melihat tren jangka panjang atau jangka pendek.
Relative Strength Index (RSI): Mengukur kondisi overbought atau oversold.
Volume perdagangan: Volume tinggi pada saat harga naik bisa menandakan minat beli yang kuat.
3. Analisis Sentimen Pasar
Terkadang altcoin dengan fundamental baik seperti roadmap dan use-case yang jelas tidak menjamin bagus, sebut saja seperti koin Doge awalnya hanya sebagai lelucon tapi dengan komunitasnya yang solid berhasil menjadi altcoin dalam kategori meme coin terbesar saat ini.
Untuk membaca sentimen pasar kamu bisa mempertimbangkan faktor-faktor berikut:
Media sosial & komunitas: X, Reddit, dan Telegram bisa memberi gambaran pasar yang sedang terjadi, kamu bisa gunakan tools seperti Santiment dan LunarCrush sebagai pembantu.
Berita dan regulasi: Aturan pemerintah atau kebijakan bursa besar seperti listing atau delisting dapat mempengaruhi harga.
Indeks Fear & Greed: Kamu bisa gunakan indikator ini untuk mengukur tingkat ketakutan atau keserakahan pasar.
Sudah Menemukan Altcoin Terbaik Versi Kamu? Selanjutnya Apa?
Jika kamu sudah menemukan altcoin terbaik versi kamu, berdasarkan tiga pendekatan analisis di atas, kamu hanya perlu membeli altcoin tersebut sesuai dengan outlook yang kamu miliki. Tapi ingat, hindari lump sum dan usahakan gunakan pembelian berkala atau dollar cost averaging (DCA), caranya sangat mudah:
Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
Atur pembelian berkala harian, mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.
Kesimpulan
Altcoin terbaik adalah mereka yang tidak hanya menjanjikan keuntungan cepat, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk jangka panjang. Dengan memperhatikan fundamental, teknikal, dan sentimen pasar, kamu bisa mengurangi risiko dan meningkatkan peluang menemukan aset kripto yang benar-benar bernilai.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga XRP tengah menghadapi tekanan jual yang signifikan setelah kehilangan hampir 19% nilainya dalam tiga minggu terakhir. Penurunan ini dipicu oleh aksi distribusi besar-besaran dari investor kelas paus, dengan level $2,65 kini menjadi batas krusial antara pemulihan dan koreksi lebih dalam.
Whale Lepas 640 Juta XRP
Data CryptoQuant menunjukkan, sejak 9 Juli, dompet paus—alamat yang menyimpan XRP dalam jumlah besar—telah melepas sekitar 640 juta XRP, senilai lebih dari $340 juta. Tekanan jual berkelanjutan ini bertepatan dengan penurunan harga dari level tertinggi tahunan $3,65 pada 18 Juli, hingga menyentuh zona support $2,66–$2,80.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meskipun sempat memantul pada akhir pekan lalu dan membentuk higher low, XRP masih kesulitan menembus kembali zona resistensi $3,00–$3,10.
Dilaporkan Cointelegraph, Analis kripto Nebraskangooner memperingatkan bahwa jika $2,65 gagal dipertahankan, XRP berpotensi mengalami retracement penuh hingga ke $2—level dasar dari reli sebelumnya.
Level $2,65 sendiri memiliki signifikansi teknikal tinggi. Di paruh pertama 2025, area ini berulang kali menjadi resistensi sebelum ditembus pada Juli dan berbalik menjadi support kunci. Saat ini, posisi tersebut juga selaras dengan VWAP triwulanan, yang menjadi acuan nilai wajar bagi banyak trader.
Analis Dom menilai, bertahan di atas $2,65 akan menjaga peluang kelanjutan tren naik. Namun, penembusan ke bawah zona ini akan merusak struktur pasar bullish dan mengancam pembatalan reli Q3.
Analisis XRP satu hari oleh Dom. Sumber: X.
Sinyal Fibonacci: Peluang dan Risiko
Dari perspektif teknikal, Mind Trader mencatat bahwa XRP telah mencapai retracement Fibonacci 50% dari puncak $3,65. Jika level ini bertahan, target kenaikan berikutnya bisa berada di kisaran $4,15 atau bahkan menuju rekor tertinggi baru.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan $2,65 akan membuka peluang penurunan lebih dalam hingga $2, yang berarti menghapus keuntungan berbulan-bulan dan mengindikasikan kelemahan pasar yang lebih luas.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Awal Agustus 2025 menjadi periode yang membosankan bagi sebagian trader kripto. Dua aset Layer-1 besar, Solana (SOL) dan SUI Blockchain (SUI), terjebak dalam pergerakan sideways dengan volatilitas rendah. Sementara itu, Unilabs Finance (UNIL) justru mencuri perhatian dengan kenaikan harga 28% hanya dalam tujuh hari pertama bulan ini.
Solana Terhenti di Kisaran $177–$178
Harga Solana stagnan di kisaran $177–$178 dalam beberapa hari terakhir, meski ekosistemnya terus berkembang. Peningkatan Total Value Locked (TVL), arus masuk dari ETF baru, dan promosi biaya transaksi rendah belum cukup memicu lonjakan harga signifikan.
Bagi sebagian pelaku pasar, ini terasa seperti jeda hati-hati, bukan awal dari tren bullish. Faktor makroekonomi, sentimen pasar, hingga kekhawatiran lama soal keandalan jaringan masih menjadi penghambat. Tanpa lonjakan volume atau berita positif besar, SOL kemungkinan akan tetap dalam pola sideways.
Akibatnya, sebagian investor mulai mengalihkan modal ke aset yang menawarkan momentum lebih jelas, seperti Unilabs Finance.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
SUI Blockchain: Teknologi Kuat, Minat Pasar Rendah
SUI dikenal memiliki teknologi skalabel, cepat, dan hemat biaya gas. Namun, harga tokennya stagnan di bawah $3,8, dan aktivitas on-chain tetap lesu.
Meski pengembangannya aktif—termasuk hibah ekosistem dan fokus pada framework berbasis Move—minat trader ritel belum terlihat signifikan. Aktivitas DeFi memang sedikit meningkat, tetapi belum mampu menciptakan lonjakan harga yang menarik likuiditas baru.
Bagi trader, aset yang bergerak cepat lebih menarik, dan di sinilah Unilabs masuk mengambil panggung.
Unilabs Finance (UNIL) Meledak 28% dalam 7 Hari
Di tengah stagnasi SOL dan SUI, Unilabs Finance justru mencatat lonjakan 28% di awal Agustus, didorong oleh permintaan nyata, arus masuk modal baru, dan utilitas yang jelas.
Berbeda dengan Layer-1 yang berfokus pada infrastruktur blockchain, Unilabs menawarkan solusi manajemen investasi kripto melalui empat portofolio cerdas:
Semua portofolio ini dikelola oleh AI adaptif yang menyesuaikan alokasi berdasarkan kondisi pasar, profil risiko, dan tujuan investasi pengguna.
Selain itu, Early Access Scoring System (EASS) milik Unilabs menggunakan algoritma untuk menilai dan memberi peringkat proyek kripto baru berdasarkan utilitas, kinerja, dan potensi pertumbuhan.
Dengan harga prapenjualan di bawah $0,01, Unilabs sudah mengumpulkan $12,1 juta dan membagikan 30% biaya platform kepada pemegang token UNIL—daya tarik tambahan bagi investor jangka panjang.
Sementara penggemar Solana menunggu breakout dan pendukung SUI berharap ada lonjakan volume, Unilabs Finance sudah melaju dengan kenaikan signifikan dan basis investor yang terus tumbuh. Dengan utilitas nyata dan model bisnis yang jelas, UNIL berpotensi menjadi salah satu altcoin paling menonjol di Agustus 2025.
Jika tren pasar mengarah ke proyek dengan use case kuat, Unilabs tampaknya sudah berada di jalur kemenangan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pi Coin (PI) kembali mencatat reli signifikan, naik lebih dari 25% dalam sepekan terakhir dan 16% hanya dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data pasar, PI saat ini diperdagangkan di kisaran $0,4295 dengan kapitalisasi pasar mencapai $3,35 miliar dan volume perdagangan harian lebih dari $204 juta. Kenaikan ini dipicu kombinasi faktor spekulasi bullish, perlambatan pembukaan token, serta akumulasi besar-besaran oleh investor paus.
Pembukaan Token Melambat, Tekanan Jual Mereda
Saat ini, pasokan beredar Pi Coin berada di 7,8 miliar koin, atau kurang dari 8% dari total pasokan maksimum 100 miliar. Rata-rata pembukaan harian token pada Agustus tercatat 5,6 juta PI (sekitar $2,4 juta), turun dari rata-rata 7–8 juta di bulan Juni. Penurunan laju pelepasan ini mengurangi tekanan jual di pasar dalam jangka pendek.
Namun, sepanjang Agustus ini masih akan dilepas 276 juta PI (senilai sekitar $119 juta), atau setara 3,5% dari pasokan beredar. Secara historis, pembukaan kunci besar cenderung diikuti koreksi harga – seperti pada Juli yang anjlok 13% setelah pelepasan 270 juta PI – sehingga volatilitas bulan ini masih patut diwaspadai.
Isu Sentralisasi Masih Bayangi
Dilaporkan Coindoo, Pi Foundation diketahui memegang 20 miliar token (20% dari total pasokan) dan memiliki kendali penuh atas pengembangan protokol. Meskipun 82% komunitas telah mendukung pencatatan PI di Binance pada awal 2025, proses tersebut belum terwujud, diduga karena masalah sentralisasi dan audit.
Spekulasi kembali menguat setelah pembaruan dompet Pi memperkenalkan Binance Connect serta fitur P2P baru, yang dianggap sebagai sinyal potensi integrasi dengan bursa besar.
Dompet whale terkemuka dengan alamat “GAS…ODM” dilaporkan telah mengakumulasi sekitar 350 juta PI (senilai ±$141 juta) sejak Juli, mengurangi pasokan di bursa sebesar 20%. Pola serupa pada aset dengan likuiditas rendah sering kali memicu reli besar. Namun, jika para paus mulai melepas token di kisaran $0,50, momentum bullish berisiko meredup.
Fokus Bangun Utilitas Nyata
Pi Network tengah berupaya mengalihkan minat dari sekadar spekulasi menuju adopsi di dunia nyata. Inisiatif seperti Pi AI Studio dan dana investasi Pi Ventures senilai $100 juta diluncurkan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem. Meski demikian, adopsi masih terbatas, dengan hanya sekitar 21.000 aplikasi mainnet aktif dan volume transaksi yang belum masif.
Secara teknikal, indikator menunjukkan tren positif. RSI naik dari 38 ke 59, sementara MACD tetap bullish sejak awal Agustus, menandakan fase akumulasi masih berlanjut.
Prospek Harga Pi Coin
Skenario Bullish: Jika akumulasi paus berlanjut dan PI berhasil masuk bursa besar seperti Binance, harga berpotensi naik ke $0,50–$0,55 dalam waktu dekat, bahkan menguji $0,60 jika likuiditas melonjak. Pencatatan di Binance bisa mendorong reli hingga $0,70, mengikuti pola kenaikan historis pasca-listing.
Skenario Bearish: Jika pembukaan kunci Agustus melebihi tekanan beli atau paus mulai menjual, harga bisa terkoreksi ke kisaran $0,38–$0,36 sebelum mencoba kembali menembus level tertinggi.
Dengan dinamika pasar yang masih didorong oleh sentimen spekulatif, investor disarankan memantau perkembangan pembukaan token, pergerakan dompet paus, dan potensi pencatatan di bursa utama sebagai indikator utama pergerakan harga selanjutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Ethereum kembali jadi sorotan pasar setelah memecahkan level kunci $4.200, yang memicu gelombang likuidasi posisi short.
Kondisi ini Juga Kian memanas setelah Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump, yang memperingatkan pasar bahwa mereka yang bertaruh dan menantang ETH bisa berakhir dengan kehancuran.
Lonjakan Harga & Likuidasi Short yang Hebat
Ethereum melampaui level $4.000—level tertinggi dalam delapan bulan terakhir dan mencapai puncak sekitar $4.060, sebelum kemudian bergerak sedikit turun ke kisaran $4.015, mewakili kenaikan harian sekitar 4,6 %.
Lonjakan harga ini memicu likuidasi posisi short senilai sekitar $105 juta, tercatat sebagai jumlah terbesar untuk ETH dalam sehari.
Data tambahan dari Coindoo menunjukkan likuidasi short melebihi $120 juta, termasuk trader besar yang kehilangan lebih dari $15 juta saat ETH menembus $4.200.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Melalui X, Eric Trump menjelaskan bahwa melihat para “bear” kehilangan posisi mereka membuatnya tersenyum. Ia menyampaikan pesan keras kepada pasar:
“Berhenti bertaruh melawan BTC dan ETH (atau) kalian akan ditabrak,” tulis Eric Trump.
Pesan ini datang bersamaan dengan ledakan likuidasi dan mengindikasikan optimisme publik terhadap kelanjutan rally Ethereum, terutama saat institusi terus mengalirkan dana ke ETF berbasis ETH.
Momentum Institution & ETF Memicu Euforia
Permintaan institusional terhadap Ethereum semakin menguat. Dalam beberapa hari terakhir saja, ETF spot ETH di AS menerima inflow sejumlah $537 juta.
Data serupa dari Coindoo mengonfirmasi adanya arus dana besar, terutama dari ETF seperti ETHA dari BlackRock yang mengumpulkan hampir $189 juta dalam sehari.
Selain itu, akumulasi besar oleh perusahaan seperti BitMine (833.000 ETH senilai milyaran dolar) dan Cosmos Health (pinjaman $300 juta untuk membangun treasury Ethereum) memperkuat tekanan pasokan jangka panjang.
Level Teknis: $4.100 Jadi Titik Penentu
Analis seperti Ash Crypto memberikan gambaran teknikal bahwa $4.100 adalah level resistance krusial. Jika ETH mampu menembusnya, short squeeze bisa mendongkrak harga menuju kisaran $4.400–$4.500 dalam hitungan jam.
Memecah breakout dari pola bullish (seperti triangle) yang digabung dengan likuidasi massive dan dukungan institusi menjadi sinyal kuat bahwa Ethereum sedang memasuki fase bull run lanjutan.
Proyeksi Harga: Dari $12K hingga $16K
Beberapa analis terkemuka mulai memproyeksikan Ethereum bisa mencapai $10.000–$12.000 dalam siklus selanjutnya.
Analis Captain Faibik memperkirakan target $12K, sedangkan Tom Lee bahkan menyebut potensi mencapai $16K, membandingkan situasi saat ini dengan bull run Bitcoin 2017.
Perang Sentimen dan Realitas Likuiditas
Eric Trump telah lama optimis terhadap Ethereum, bahkan ketika pasar koreksi. Sekarang, rally ini memperkuat pandangannya bahwa ETH bukan hanya “tren sesaat”.
Namun, pasar tetap butuh dukungan lanjutan: inflow institusional, adopsi nyata, dan momentum teknikal yang stabil.
Breakout di atas $4,100 akan jadi momentum penting, tapi konsolidasi sehat tetap diperhitungkan, terutama bila sentimen makro atau regulasi datang mengendur.
Insight Ethereum Terkini
Faktor
Dampak Saat Ini
Likuidasi Short
>$105 juta ETH terangkat dalam 24 jam
Level Teknis
$4.100 jadi resistance kunci; tembus = short squeeze
Sentimen Publik
Eric Trump, ETF, akumulasi institusional dukung bullish
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Meski pasar kripto cenderung fluktuatif, namun sinyal positif dalam seminggu terakhir berhasil ditunjukkan oleh harga Bio Protocol (BIO).
Dalam tujuh hari terakhir, token ini mencatatkan kenaikan harga lebih dari 111%, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di pasar kripto saat ini.
Pergerakan harga ini memicu antusiasme investor dan memunculkan spekulasi bahwa BIO tengah bersiap menuju reli bullish yang lebih besar.
Berdasarkan data terbaru, harga BIO saat ini berada di level $0.123877 per token, melonjak +36.52% hanya dalam 24 jam terakhir.
Lonjakan ini diiringi dengan kapitalisasi pasar sebesar $204.03 juta USD, menempatkan BIO di peringkat #242 aset kripto terpopuler secara global.
Volume perdagangan 24 jamnya mencapai $225.36 juta USD, angka yang menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap token ini.
Secara harian, BIO mengalami kenaikan $0.030985 atau +33.78% dibandingkan hari sebelumnya. Dalam skala bulanan, token ini bahkan mencatatkan kenaikan 84.02% dibandingkan 30 hari lalu, tren yang sangat impresif di tengah fluktuasi pasar kripto global.
Pergerakan harga Bio Protocol (BIO/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Tren Harga BIO: Bullish Jangka Pendek dan Menengah
Jika melihat data historis:
30 hari terakhir: +84.02%
60 hari terakhir: +82.61%
90 hari terakhir: +40.29%
Kenaikan yang konsisten selama dua bulan terakhir memperlihatkan bahwa BIO bukan hanya mengalami pump sesaat, melainkan sedang berada dalam tren bullish jangka menengah.
Bahkan, kenaikan mingguan sebesar 111.39% menjadi sinyal kuat bahwa sentimen pasar terhadap BIO saat ini sangat positif.
Faktor Pendorong Lonjakan Harga
Meskipun data teknis tidak mengungkapkan secara langsung faktor fundamental di balik lonjakan ini, ada beberapa kemungkinan pemicu:
Adopsi Teknologi BIO Protocol — BIO kemungkinan mendapatkan momentum dari peningkatan penggunaan protokolnya dalam industri blockchain, terutama jika proyek ini menawarkan solusi unik di sektor DeFi atau Web3.
Likuiditas dan Volume Tinggi — Volume perdagangan yang mencapai $230.55 juta USD menunjukkan minat beli yang besar dari investor ritel maupun institusional.
Sentimen Pasar Kripto Positif — Kenaikan Bitcoin dan altcoin besar belakangan ini dapat memberi efek domino ke aset menengah seperti BIO.
Spekulasi Bull Run — Dengan kapitalisasi pasar yang masih di bawah $500 juta, BIO dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang besar jika tren bullish pasar kripto berlanjut.
Potensi dan Risiko ke Depan
Dengan total suplai maksimum 3.32 miliar BIO dan suplai beredar saat ini 1.65 miliar BIO (sekitar 49.61% dari total), ada kemungkinan suplai baru masuk ke pasar di masa depan. Hal ini bisa mempengaruhi harga jika tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan.
Bagi investor, momentum kenaikan tajam seperti ini memang menggiurkan. Namun, perlu diingat bahwa volatilitas pasar kripto sangat tinggi.
Lonjakan harga yang cepat sering kali diikuti oleh fase koreksi signifikan. Oleh karena itu, manajemen risiko menjadi hal penting sebelum memutuskan untuk masuk ke aset ini.
Bio Protocol (BIO) berhasil menarik perhatian pasar dengan kenaikan luar biasa lebih dari 111% dalam seminggu.
Dengan volume perdagangan yang tinggi, kapitalisasi pasar yang mulai menguat, dan tren bullish yang berkelanjutan, BIO berpotensi menjadi salah satu altcoin yang patut diawasi dalam beberapa minggu ke depan.
Namun, seperti biasa dalam dunia kripto, peluang besar selalu datang bersama risiko tinggi. Jika tren positif ini dapat dipertahankan dengan dukungan fundamental yang kuat, bukan tidak mungkin BIO akan menjadi bintang baru di pasar altcoin 2025.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali memanas dengan lonjakan signifikan dari GMX, token asli dari platform perdagangan terdesentralisasi (DEX) GMX.
Dalam 24 jam terakhir, harga GMX tercatat naik 32,05%, menembus level $19,38 per token. Kenaikan ini memicu optimisme bahwa GMX mungkin tengah bersiap untuk tren bullish yang lebih panjang, meski masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $90,89.
Lonjakan Harga dan Aktivitas Pasar yang Mencolok
Data terbaru menunjukkan bahwa GMX mengalami kenaikan harga harian sebesar $4,41 atau setara +29,90%.
Jika dibandingkan dengan kinerja 7 hari terakhir, GMX telah melonjak +57,33%, sementara dalam jangka 30 hari kenaikannya mencapai +60,10%.
Lonjakan harga ini dibarengi dengan volume perdagangan 24 jam yang luar biasa tinggi, mencapai $524,87 juta USD atau lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasarnya yang saat ini berada di $198,89 juta USD.
Aktivitas perdagangan yang begitu intens biasanya menjadi sinyal adanya akumulasi besar-besaran dari investor, baik ritel maupun institusional.
Pergerakan harga GMX (GMX/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dalam 24 jam terakhir, GMX diperdagangkan di kisaran $14,74 sebagai titik terendah dan mencapai $23,54 sebagai titik tertinggi.
Pergerakan harga sebesar ini menunjukkan volatilitas tinggi yang bisa dimanfaatkan oleh para trader jangka pendek untuk meraih keuntungan cepat.
Namun di sisi lain, volatilitas ini juga mengandung risiko besar, terutama bagi investor yang masuk di harga puncak.
Tren harga GMX dalam beberapa minggu terakhir memperlihatkan pola kenaikan yang agresif, sehingga potensi koreksi tetap harus diwaspadai.
Supply dan Distribusi Token
GMX memiliki sirkulasi pasokan sebesar 10,26 jutatoken, yang setara dengan 77,44% dari total pasokan maksimum 13,25 juta token.
Dengan jumlah pasokan yang relatif terbatas, potensi kenaikan harga di masa depan bisa sangat tinggi apabila permintaan terus bertumbuh.
Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya diperkirakan berada di kisaran $254,39 juta USD. Ini berarti, jika seluruh token beredar di pasar dengan harga saat ini, nilai GMX secara keseluruhan akan mendekati angka tersebut.
Faktor yang Memicu Lonjakan GMX
Beberapa analis pasar kripto menduga lonjakan harga GMX baru-baru ini dipicu oleh:
Kenaikan Aktivitas Perdagangan di DEX GMX Sebagai salah satu DEX berbasis perpetual trading yang populer, GMX kerap menjadi pilihan trader yang mencari biaya rendah dan leverage tinggi. Lonjakan jumlah pengguna dan volume perdagangan di platform bisa langsung berdampak pada permintaan token GMX.
Sentimen Bullish di Pasar Kripto Kenaikan harga Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa hari terakhir turut mengangkat altcoin, termasuk GMX. Efek “altcoin season” sering kali memicu lonjakan harga yang lebih besar di proyek-proyek dengan fundamental kuat.
Likuiditas Tinggi dan Akumulasi Investor Besar Volume perdagangan yang melonjak menandakan adanya partisipasi pelaku pasar besar yang mungkin tengah mengakumulasi token ini.
Apakah GMX Bisa Menembus ATH $90?
Meski masih jauh dari rekor tertinggi $90,89, kenaikan lebih dari 60% dalam sebulan menunjukkan bahwa GMX punya momentum kuat.
Untuk mencapai level tersebut kembali, GMX harus mencatat kenaikan harga sekitar 368% dari posisi sekarang.
Faktor penentu keberhasilan GMX menuju ATH di antaranya:
Pertumbuhan volume perdagangan berkelanjutan di platform.
Perkembangan fitur baru dan pembaruan ekosistem GMX.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali diwarnai kejutan besar. Kali ini, sorotan tertuju pada Hashflow (HFT) yang mencatat lonjakan harga spektakuler sebesar 36,77% dalam 24 jam terakhir.
Pergerakan masif ini membuat banyak investor mulai mempertanyakan: apakah ini hanya lonjakan sesaat atau sinyal awal dari reli besar menuju level tertinggi baru?
Performa Harga yang Mencolok
Berdasarkan data terbaru, harga HFT saat ini berada di $0.110045 per token, naik signifikan dari harga sebelumnya berkat lonjakan $0.029625 hanya dalam satu hari.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai $65,81 juta dan volume perdagangan harian yang melonjak ke $259,79 juta, HFT tampak kembali memikat perhatian pelaku pasar setelah sempat tertidur di zona harga rendah.
Yang menarik, kenaikan ini tidak hanya bersifat jangka pendek. Dalam 7 hari terakhir, HFT sudah menguat 65,24%, sementara dalam 60 hari terakhir bahkan mencatat kenaikan mengesankan sebesar 69,39%. Ini menunjukkan tren bullish yang mulai konsisten.
Pergerakan harga Hashflow (HFT/USDT) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dalam perdagangan 24 jam terakhir, HFT bergerak di kisaran harga $0.080481 (terendah) hingga $0.133146 (tertinggi).
Jika mampu menembus level resistensi di atas $0.133, potensi kenaikan menuju $0.15–$0.20 semakin terbuka.
Namun, patut diingat bahwa rekor harga tertinggi HFT pernah berada di $2.58092, sehingga posisi saat ini masih jauh dari puncak kejayaan.
Bagi investor jangka panjang, ini bisa dianggap peluang akumulasi, tetapi volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama.
Analisis Sentimen Pasar
Kenaikan harga besar-besaran HFT ini terjadi di tengah meningkatnya minat pada altcoin dengan kapitalisasi pasar menengah.
Volume perdagangan yang meledak menunjukkan likuiditas meningkat tajam, menandakan banyak trader mulai melakukan spekulasi.
Namun, meski sentimen tampak positif, penurunan harga –1,79% dalam 1 jam terakhir menjadi pengingat bahwa aksi ambil untung (profit taking) bisa terjadi kapan saja, terutama setelah lonjakan tajam.
Faktor Pendorong Lonjakan Harga
Beberapa faktor yang mungkin menjadi pemicu reli HFT antara lain:
Likuiditas Tinggi di Pasar Spot dan Derivatif – Lonjakan volume perdagangan mencerminkan meningkatnya aktivitas trader.
Potensi Berita atau Kerja Sama Strategis – Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi pasar sering kali mendorong lonjakan harga sebelum pengumuman penting.
Momentum Teknis – Lonjakan harga memicu breakout dari level support sebelumnya, yang memperkuat sinyal bullish.
Kesimpulan: Peluang atau Perangkap?
Kenaikan 36% dalam sehari tentu menarik perhatian, namun investor perlu berhati-hati.
HFT masih berada jauh dari rekor harga tertingginya, sehingga potensi upside memang besar, tetapi risiko volatilitas juga tidak kalah tinggi.
Bagi trader jangka pendek, ini bisa menjadi momen untuk memanfaatkan volatilitas harga.
Sementara bagi investor jangka panjang, strategi akumulasi bertahap mungkin lebih bijak, terutama jika proyek Hashflow mampu mempertahankan momentum dan menghadirkan pembaruan fundamental yang positif.
Dengan tren pasar kripto yang semakin dinamis, Hashflow kini berada di radar banyak pelaku pasar.
Pertanyaannya, apakah reli ini hanya percikan sesaat atau awal dari kebangkitan menuju harga $1 bahkan lebih? Waktu dan sentimen pasar akan menjadi penentunya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.