Tag Archives: altcoin

Harga Memecoin HOODRAT Melonjak, Bagaimana Potensinya?

Setelah cukup lama kurang mendapatkan atensi, pasar memecoin akhirnya kembali memanas.

Muaranya, token HOODRAT mencatat lonjakan harga signifikan setelah aktivitas pembelian on-chain terdeteksi memiliki keterkaitan dengan deployer dari WIF, salah satu memecoin paling fenomenal dalam siklus sebelumnya.

Menurut laporan Whale Insider, spekulasi ini dengan cepat menyebar di media sosial kripto, memicu gelombang FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan trader ritel yang berharap HOODRAT dapat mengulang kesuksesan WIF.

Baca Juga: Token YZY, Memecoin Kanye West yang Tuai Kontroversi

Lonjakan Harga Dipicu Aktivitas On-Chain

Berdasarkan data yang beredar di komunitas kripto, dompet yang diduga memiliki hubungan dengan deployer WIF terpantau melakukan akumulasi HOODRAT dalam jumlah signifikan.

Informasi ini menjadi katalis kuat bagi kenaikan harga dalam waktu singkat.

Di ekosistem memecoin, faktor teknikal dan fundamental sering kali berada di urutan kedua setelah narasi.

Ketika muncul dugaan keterlibatan figur atau alamat wallet yang pernah sukses menciptakan token viral, pasar biasanya merespons dengan cepat—dan agresif.

Lonjakan HOODRAT menjadi contoh klasik bagaimana sentimen dan spekulasi dapat mendorong harga aset kripto melonjak drastis dalam hitungan jam.

Efek “Deployer yang Sama”: Mesin Spekulasi Memecoin

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa narasi keterkaitan deployer merupakan salah satu pendorong terkuat dalam pasar memecoin.

“Narasi ‘deployer yang sama’ adalah bahan bakar spekulasi paling kuat di ekosistem memecoin. Trader berharap HOODRAT bisa mengulangi kesuksesan WIF, menjadikannya magnet FOMO meskipun memiliki risiko volatilitas yang sangat ekstrem,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dalam sejarah memecoin, reputasi kreator atau deployer sering kali menjadi faktor psikologis utama. Jika seorang deployer pernah meluncurkan token yang sukses besar, pasar cenderung mengasumsikan potensi keberhasilan yang sama pada proyek berikutnya, meskipun belum ada bukti fundamental yang kuat.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana kepercayaan komunitas dan rekam jejak di blockchain dapat diterjemahkan menjadi premi harga.

Memecoin dan Psikologi Pasar

Berbeda dengan proyek kripto berbasis utilitas atau infrastruktur, memecoin lebih bergantung pada viralitas, komunitas, dan momentum sosial.

Dalam banyak kasus, reli harga didorong oleh spekulasi identitas kreator, dukungan influencer kripto, volume perdagangan tinggi dalam waktu singkat, hingga narasi unik yang mudah menyebar.

HOODRAT saat ini berada di fase awal euforia, di mana ekspektasi pasar sering kali melampaui realitas fundamental.

Namun, penting untuk dicatat bahwa reli berbasis narasi biasanya bersifat cepat dan ekstrem—baik ke atas maupun ke bawah.

Risiko Volatilitas Ekstrem

Meski potensi keuntungan besar menjadi daya tarik utama, memecoin dikenal memiliki volatilitas sangat tinggi.

Harga dapat melonjak ratusan persen dalam waktu singkat, tetapi juga bisa terkoreksi tajam ketika narasi kehilangan momentum, whale mulai merealisasikan profit, likuiditas menipis, atau sentimen pasar kripto secara umum melemah.

Trader yang masuk di fase euforia sering kali menghadapi risiko koreksi tajam ketika reli mulai mereda.

Selain itu, keterkaitan wallet secara on-chain belum tentu menjadi jaminan bahwa proyek tersebut akan mengikuti jejak kesuksesan token sebelumnya. Korelasi tidak selalu berarti replikasi keberhasilan.

Apakah HOODRAT Bisa Mengikuti Jejak WIF?

Pertanyaan utama yang kini beredar di komunitas adalah: apakah HOODRAT memiliki peluang realistis untuk menyamai performa WIF?

Secara historis, hanya sebagian kecil memecoin yang mampu mempertahankan momentum jangka panjang. Banyak yang mengalami lonjakan awal sebelum akhirnya terkoreksi dalam beberapa minggu atau bulan.

Keberhasilan jangka panjang biasanya ditentukan oleh pertumbuhan komunitas organik, distribusi token yang sehat, likuiditas memadai, serta dukungan ekosistem dan integrasi.

Tanpa faktor-faktor tersebut, reli berbasis spekulasi cenderung bersifat sementara.

Baca Juga: 5 Memecoin Terpopuler di Pump.Fun di Pekan Kedua Mei

Lonjakan harga HOODRAT menunjukkan kembali bagaimana narasi dan reputasi dapat menjadi katalis utama dalam ekosistem memecoin.

Dugaan keterkaitan dengan deployer WIF telah memicu gelombang FOMO yang signifikan, mendorong volume dan harga naik tajam.

Namun, di balik potensi keuntungan besar, risiko volatilitas ekstrem tetap membayangi. Investor dan trader perlu menyadari bahwa reli berbasis spekulasi bisa berbalik arah dengan cepat.

Dalam pasar memecoin, kecepatan sering kali menjadi penentu. Tetapi disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah fluktuasi yang tak terduga.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Melonjak 11,72% ke $0,153 Jelang Upgrade Mainnet

Harga Pi Network (PI) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (14/2), token ini naik 11,72% ke level $0,153, jauh mengungguli kenaikan pasar kripto secara keseluruhan yang hanya naik sekitar 3,57%.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya antisipasi terhadap tenggat penting upgrade node mainnet pada 15 Februari, yang disebut-sebut menjadi momen krusial bagi stabilitas dan keberlanjutan jaringan Pi.

Lonjakan harga juga dibarengi dengan kenaikan volume perdagangan sebesar 187%, menembus angka $32 juta dalam sehari.

Peningkatan volume ini menunjukkan bahwa reli tersebut didukung minat beli yang kuat, bukan sekadar pergerakan spekulatif tipis.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 3,14% ke $0,137, Rebound Valid?

Upgrade Mainnet Jadi Katalis Utama

Tim inti Pi (Pi Core Team) menetapkan batas waktu 15 Februari bagi node untuk melakukan pembaruan perangkat lunak.

Upgrade ini diklaim penting untuk menjaga “safety and liveness” jaringan, terutama setelah sempat terjadi ketidakstabilan pada periode sebelumnya.

Secara fundamental, pembaruan protokol merupakan katalis yang nyata dan terukur, berbeda dengan sekadar rumor pasar.

Investor menilai upgrade ini berpotensi menjadi titik balik bagi jaringan yang sebelumnya menghadapi tantangan teknis.

Optimisme tersebut tercermin dari akselerasi harga yang relatif agresif dibandingkan mayoritas altcoin lain.

Reli ini juga mengindikasikan bahwa pasar menilai upgrade tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi mainnet.

Hal yang perlu dipantau oleh para investor adalah tingkat partisipasi node setelah tenggat waktu, laporan stabilitas jaringan pasca-upgrade, dan apakah volume tetap tinggi setelah momentum awal mereda.

Tekanan Unlock Berkurang, Sentimen Listing Menguat

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Selain faktor teknis, dinamika suplai token juga memberikan dukungan tambahan.

Sekitar 19 juta PI sempat mengalami unlock pada 13 Februari. Namun, jadwal unlock harian diproyeksikan turun di bawah 5 juta PI menjelang akhir bulan.

Penurunan laju suplai baru ini berpotensi mengurangi tekanan jual di pasar spot. Di sisi lain, spekulasi mengenai potensi listing di bursa besar seperti Kraken terus beredar di media sosial.

Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor listing sering kali menjadi katalis sentimen yang kuat dalam ekosistem kripto.

Jika benar terjadi, listing di bursa tier-1 dapat meningkatkan likuiditas, memperluas basis investor, sekaligus meningkatkan kredibilitas proyek.

Namun, perlu dicatat bahwa hingga saat ini faktor listing masih bersifat spekulatif.

Level Teknis Penting: $0,15 Jadi Garis Pertahanan

Dari sisi teknikal, PI kini berada di area krusial.

Support kunci: $0,15
Resistance terdekat: $0,155–$0,16

Level $0,15 menjadi zona psikologis sekaligus teknikal yang harus dipertahankan untuk menjaga momentum bullish.

Jika harga mampu bertahan di atas level ini pasca-upgrade, maka peluang pengujian resistance $0,155 hingga $0,16 semakin terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dapat mendorong harga kembali menguji area $0,13 yang sebelumnya menjadi titik terendah bulanan.

Struktur jangka pendek kini menunjukkan pembentukan higher low, tetapi konfirmasi tren naik yang lebih kuat masih membutuhkan breakout bersih di atas $0,155 dengan volume stabil.

Outlook Jangka Pendek: Optimisme Bersyarat

Secara keseluruhan, reli 11,72% ini didorong oleh katalis fundamental yang jelas, bukan sekadar noise pasar.

Kombinasi upgrade teknis, berkurangnya tekanan suplai, dan spekulasi listing menciptakan kondisi yang mendukung pergerakan naik.

Namun, keberlanjutan tren sangat bergantung pada dua faktor utama, yaitu keberhasilan dan stabilitas upgrade mainnet serta kemampuan harga bertahan di atas $0,15.

Jika upgrade berjalan lancar dan sentimen tetap positif, PI berpotensi membangun fase akumulasi baru di atas $0,15 sebelum mencoba menembus $0,16.

Sebaliknya, jika muncul gangguan teknis atau tekanan jual meningkat, reli ini bisa berubah menjadi relief rally jangka pendek.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear Kembali

Lonjakan harga Pi Network ke $0,153 mencerminkan optimisme pasar menjelang upgrade mainnet 15 Februari.

Dengan volume melonjak 187% dan tekanan unlock yang menurun, struktur jangka pendek terlihat lebih konstruktif.

Meski demikian, level $0,15 tetap menjadi garis pertahanan utama. Keberhasilan mempertahankan area ini akan menentukan apakah reli berlanjut atau justru kembali terkoreksi.

Investor disarankan memantau perkembangan teknis jaringan serta dinamika volume perdagangan dalam beberapa hari ke depan untuk membaca arah tren selanjutnya secara lebih akurat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

AAVE Naik 5% Usai Semua Revenue Dialihkan ke DAO Treasury

Protokol decentralized finance (DeFi) Aave mengumumkan langkah strategis baru dengan mengalihkan seluruh pendapatan produk langsung ke treasury Aave DAO. Keputusan ini menandai pergeseran besar menuju tata kelola berbasis komunitas, sekaligus memperkuat posisi DAO sebagai pusat keuangan utama dalam ekosistem Aave.

Kabar tersebut langsung memicu respons positif pasar. Harga token AAVE dilaporkan melonjak sekitar 5% tak lama setelah pengumuman, mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap arah baru Aave.

Seluruh Pendapatan Produk Dialihkan ke Treasury DAO

Dalam pernyataan resminya, Aave menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari “Aave Will Win Framework”, sebuah kerangka baru yang menekankan model token-centric dengan tujuan memperkuat pendapatan komunitas.

Dikutip Coin Turk, Aave menyatakan bahwa 100% pendapatan dari berbagai lini produk, termasuk aplikasi mobile Aave, kartu debit, serta tiga produk unggulan lainnya, akan disalurkan langsung ke treasury DAO. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan fleksibilitas keuangan DAO dalam mendanai inovasi, memperkuat keberlanjutan protokol, dan memberikan ruang lebih besar untuk pengembangan ekosistem jangka panjang.

Baca juga: Aave Resmi Tinggalkan Brand Avara, Fokus Kembali Garap DeFi

Aave V4 Jadi Pilar Monetisasi Baru

Selain pendapatan dari sisi produk, Aave juga menyoroti potensi peningkatan revenue dari sisi protokol melalui pengembangan Aave V4. Dalam proposal tersebut, Aave menjelaskan bahwa V4 akan membawa fitur monetisasi baru yang diposisikan sebagai pilar strategis bagi pendapatan DAO di masa depan.

Aave juga meminta dukungan pendanaan DAO untuk mempercepat pengembangan di Aave Labs, sekaligus mengusulkan pembentukan entitas khusus untuk mengelola dan melindungi brand Aave agar tetap selaras dengan kepentingan komunitas.

Aave Perkuat Dominasi di Pasar Lending DeFi

Aave saat ini disebut menguasai sekitar 60% pangsa pasar decentralized lending. Protokol ini menilai penguatan treasury DAO akan menjadi fondasi penting untuk mempertahankan dominasi di sektor pinjaman, sekaligus membuka jalan ekspansi ke sektor lain seperti tokenisasi aset.

Dengan mengarahkan seluruh aliran pendapatan ke DAO, Aave menegaskan strategi bahwa kekuatan finansial dan keputusan strategis harus berada di tangan pemegang token serta partisipan institusi yang aktif dalam tata kelola.

Harga AAVE Bertahan di Atas $112

Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Pasca pengumuman, token AAVE diperdagangkan di kisaran $112, dengan kenaikan harian sekitar 2–3%. Kapitalisasi pasar AAVE tercatat berada di sekitar $1,73 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai lebih dari $468 juta.

Pergerakan ini memperlihatkan bahwa pasar merespons positif perubahan struktur revenue Aave, terutama karena kebijakan tersebut dinilai dapat memperkuat value capture untuk DAO dan mendukung inovasi protokol dalam jangka panjang.

Menurut Tim Research Tokocrypto, langkah ini menandai evolusi signifikan dalam tokenomics Aave, yang secara efektif menyelaraskan kesuksesan ekonomi protokol langsung dengan kekuatan finansial DAO dan kegunaan token AAVE.

“Hal ini memperkuat keberlanjutan jangka panjang dan menciptakan narasi ‘real yield’ yang menguntungkan pemegang token,” jelasnya.

Baca juga: Ubah Peta Industri Kripto, Aave Umumkan Rencana Buyback $50 Juta!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

WLFI Turun ke $0,10, Proyek Kripto Trump Umumkan World Swap

World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung keluarga Presiden Donald Trump, mengumumkan rencana peluncuran platform remitansi dan foreign exchange (FX) bernama World Swap. Pengumuman tersebut disampaikan oleh salah satu pendiri, Zak Folkman, dalam konferensi Consensus di Hong Kong, menurut laporan Reuters.

Platform ini dirancang untuk memangkas biaya transfer lintas negara dan akan terhubung langsung ke kartu debit serta rekening bank pengguna secara global.

Target Pasar $7 Triliun Per Tahun

Dikutip CoinMarketCap, World Swap disebut akan menyasar pasar remitansi dan valuta asing yang nilainya mencapai lebih dari $7 triliun per tahun. Folkman menyatakan bahwa platform tersebut bertujuan menyelesaikan transaksi lintas mata uang dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan penyedia jasa keuangan tradisional.

Langkah ini memperluas lini bisnis World Liberty Financial, yang sebelumnya telah meluncurkan World Liberty Markets, platform pinjaman berbasis kripto yang mendorong adopsi stablecoin USD1 miliknya.

Menurut Folkman, World Liberty Markets telah mencatat aktivitas pinjaman senilai $320 juta dan lebih dari $200 juta dana yang dipinjam hanya dalam empat minggu sejak peluncurannya.

Baca juga: World Liberty Financial (WLFI) Terkoreksi ke $0.153, Kuat Secara Bulanan

Tambah Sumber Pendapatan di Tengah Sorotan Politik

Ekspansi ke sektor remitansi menambah sumber pendapatan baru bagi perusahaan yang berfokus pada stablecoin dan infrastruktur decentralized finance (DeFi). World Swap diposisikan sebagai alternatif berbiaya rendah terhadap pemain lama di industri transfer uang global.

Namun, ekspansi ini juga terjadi di tengah meningkatnya sorotan politik terhadap bisnis kripto keluarga Trump. Sejumlah pakar etika mempertanyakan potensi konflik kepentingan mengingat Presiden Trump saat ini turut mengawasi kebijakan kripto di Amerika Serikat, sementara keluarganya menjalankan bisnis aset digital. Gedung Putih telah membantah adanya konflik tersebut.

Dewan Perwakilan Rakyat AS juga dikabarkan meluncurkan penyelidikan terkait kesepakatan perusahaan dengan Uni Emirat Arab (UEA), termasuk struktur kepemilikan dan hubungan asing World Liberty Financial.

Harga WLFI Turun ke $0,10

Pergerakan harga World Liberty Financial (WLFI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga World Liberty Financial (WLFI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah pengumuman peluncuran World Swap, token World Liberty Financial (WLFI) diperdagangkan di kisaran $0,102 atau turun sekitar 4% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar WLFI berada di sekitar $2,74 miliar dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $124 juta.

Dalam 30 hari terakhir, harga WLFI tercatat melemah sekitar 44%, meskipun proyek terus memperluas lini produknya.

Dengan peluncuran World Swap, World Liberty Financial kini bersaing langsung di pasar remitansi global yang padat. Pelaku pasar akan memantau apakah platform ini mampu menarik pengguna secara luas sekaligus menghadapi tantangan regulasi yang terus berkembang.

Menurut Tim Research Tokocrypto, WLFI mencoba memanfaatkan narasi efisiensi blockchain untuk mendisrupsi pemain tradisional di sektor remitansi.

“Dukungan nama besar Trump memberikan daya tarik pemasaran yang kuat, namun adopsi masif akan sangat bergantung pada kemudahan akses bagi pengguna non-kripto,” jelasnya.

Baca Juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

Di tengah tren penurunan harga Ethereum (ETH), para whale justru menunjukkan aktivitas akumulasi besar. Data terbaru mencatat penarikan ETH dari exchange mencapai lebih dari $400 juta, menjadi yang tertinggi sejak Oktober tahun lalu.

Langkah ini memunculkan spekulasi bahwa investor besar melihat area harga saat ini sebagai zona menarik untuk akumulasi, meskipun pasar kripto masih berada dalam tekanan.

Outflow ETH Tembus 220.000 Koin, Binance Dominan

Analis kripto Arab Chain dalam laporan CryptoQuant menyebut bahwa data netflow exchange menunjukkan percepatan signifikan dalam aktivitas penarikan ETH dalam beberapa hari terakhir. Secara total, arus keluar bersih Ethereum dari seluruh exchange telah melampaui 220.000 ETH, level tertinggi sejak Oktober 2025.

Khusus di Binance, arus keluar harian bersih mencapai hampir 158.000 ETH pada 5 Februari, terbesar sejak Agustus tahun lalu. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar penarikan terpusat di exchange dengan likuiditas terdalam.

Dilaporkan Newsbtc, Arab Chain menilai bahwa pergerakan ini menunjukkan perubahan perilaku whale, di mana mereka memindahkan aset ke wallet pribadi atau protokol penyimpanan jangka panjang. Pola seperti ini umumnya dikaitkan dengan fase akumulasi atau strategi pengurangan risiko.

Menariknya, aktivitas tersebut terjadi saat harga ETH berada di kisaran $1.800 hingga $2.000, yang diduga menjadi zona akumulasi bagi investor besar.

Tekanan Jual Berkurang, Support Jangka Pendek Menguat?

Penarikan besar dari exchange secara teori mengurangi suplai yang siap dijual di pasar, sehingga dapat menekan potensi aksi jual dalam jangka pendek. Jika momentum pasar kembali menguat, kondisi ini berpotensi menjadi katalis pendukung harga.

Saat artikel ini ditulis, harga Ethereum diperdagangkan di sekitar $1.965 dan masih bergerak volatil dalam 24 jam terakhir.

Staking Ethereum Tembus 30% dari Total Supply

Selain akumulasi whale, data dari Token Terminal menunjukkan bahwa rasio staking Ethereum kini telah melampaui 30% dari total suplai, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Sebanyak 36,8 juta ETH—setara sekitar $72 miliar, kini terkunci dalam staking, didukung oleh hampir satu juta validator yang mengamankan jaringan. Analis dari The Milk Road menyebut kondisi ini sebagai bukti kuatnya keyakinan investor terhadap ekosistem Ethereum, meskipun pasar sedang dalam tren turun.

Saat ini, antrean keluar staking (staking exit queue) berada di sekitar 4,1 juta ETH, jumlah yang dinilai relatif kecil dibanding total ETH yang telah dikunci. Di sisi lain, waktu tunggu untuk staking baru mencapai sekitar 72 hari, menunjukkan tingginya permintaan untuk mengunci ETH.

Baca Juga: Sinyal Bahaya ETH Makin Kuat! Whale Diduga Mulai Buang Ethereum

Supply Ketat Jadi Katalis Potensial

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan semakin banyak ETH yang dipindahkan ke wallet pribadi dan terkunci dalam staking, suplai likuid di pasar terus menyusut. Kondisi ini berpotensi menciptakan tekanan pasokan (supply restriction) yang dapat menjadi katalis positif bagi harga ETH jika permintaan kembali meningkat.

Meski tren harga jangka pendek masih menghadapi tekanan, kombinasi akumulasi whale dan lonjakan staking menunjukkan bahwa pelaku pasar besar belum meninggalkan Ethereum. Pasar kini menunggu apakah pergerakan senyap para whale ini akan menjadi awal dari fase pemulihan berikutnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, penarikan masif ETH ke dompet pribadi ini adalah sinyal klasik dari akumulasi kuat dan keyakinan jangka panjang oleh pemegang besar, bahkan di tengah tren penurunan harga. Pengurangan pasokan yang beredar di bursa sering kali menjadi pendahulu bullish yang berpotensi memicu kejutan pasokan di masa depan.

Baca Juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Menyala! Trader Perpetual di Hyperliquid Tembus 202 Ribu

Aktivitas perdagangan derivatif di ranah decentralized exchange (DEX) kembali memanas.

Dalam paparan data terbaru via akun X resmi Hyperliquid, jumlah pedagang perpetual (perp traders) aktif di Hyperliquid melonjak hingga hampir menyentuh rekor tertinggi baru di 202.665 pengguna.

Grafik aktivitas harian memperlihatkan pola V-shape recovery, menandakan pemulihan cepat setelah periode penurunan sebelumnya.

Lonjakan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah dinamika pasar kripto yang masih fluktuatif.

Kebangkitan aktivitas di Hyperliquid juga memperkuat narasi bahwa decentralized perpetual exchange mulai menarik kembali minat trader ritel maupun semi-profesional.

Baca Juga: Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!

V-Shape Recovery: Apa Artinya?

Pola V-shape recovery pada grafik jumlah pengguna aktif harian menunjukkan penurunan tajam yang diikuti pemulihan cepat dalam waktu relatif singkat.

Dalam konteks Hyperliquid, kondisi ini mencerminkan aktivitas yang sempat melemah, minat trader kembali meningkat signifikan, atau partisipasi pasar yang pulih dengan cepat.

Pola seperti ini sering kali mengindikasikan bahwa pasar belum kehilangan minat struktural, melainkan hanya mengalami fase konsolidasi sementara.

Kembalinya jumlah trader mendekati rekor 202 ribu user menunjukkan bahwa Hyperliquid tetap menjadi salah satu pemain utama dalam segmen decentralized perpetual trading.

Pergeseran Volume dari CEX ke DEX?

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan perubahan dinamika pasar.

“Peningkatan aktivitas di decentralized perpetual exchange ini mengindikasikan kembalinya minat spekulatif ritel dan pergeseran volume trading dari CEX ke DEX yang menawarkan performa tinggi, likuiditas dalam, dan insentif on-chain yang lebih menarik,” ujar tim Research Tokocrypto.

Beberapa faktor yang mendorong perpindahan ini antara lain:

  1. Transparansi on-chain
    DEX menawarkan eksekusi yang dapat diverifikasi publik tanpa perantara kustodian.
  2. Self-custody
    Trader tetap memegang kendali atas aset mereka.
  3. Insentif token dan reward likuiditas
    Banyak DEX memberikan reward tambahan bagi pengguna aktif.
  4. Kekhawatiran regulasi terhadap CEX
    Ketatnya regulasi di sejumlah yurisdiksi mendorong trader mencari alternatif terdesentralisasi.

Hyperliquid dan Label “High-Performance DEX”

Hyperliquid dikenal sebagai platform perpetual DEX yang menekankan performa tinggi, kecepatan eksekusi, serta kedalaman likuiditas yang kompetitif dengan centralized exchange (CEX).

Dalam beberapa bulan terakhir, narasi seputar high-performance on-chain derivatives semakin kuat.

Trader ritel kini tidak lagi melihat DEX sebagai opsi sekunder, melainkan sebagai alternatif utama, khususnya untuk perdagangan leverage.

Lonjakan jumlah pengguna aktif ini juga bisa menjadi indikator bahwa pasar derivatif kripto masih menjadi magnet spekulasi, meskipun harga spot belum sepenuhnya pulih.

Sinyal Kembalinya Spekulasi Ritel?

Aktivitas derivatif sering kali menjadi barometer sentimen spekulatif.

Ketika jumlah perp traders meningkat tajam, biasanya ada beberapa implikasi, termasuk meningkatnya volatilitas pasar, bertambahnya open interest, hingga potensi likuidasi massal saat pergerakan ekstrem.

Lonjakan hingga lebih dari 200 ribu pengguna aktif menunjukkan bahwa minat terhadap perdagangan leverage belum surut.

Hal ini bisa menjadi sinyal awal fase volatilitas yang lebih tinggi ke depan.

Namun demikian, peningkatan aktivitas derivatif juga membawa risiko. Leverage tinggi dalam kondisi pasar yang belum stabil dapat memperbesar fluktuasi harga.

Dampak terhadap Ekosistem dan Token Terkait

Jika tren peningkatan pengguna ini berlanjut, dampaknya bisa meluas ke peningkatan volume perdagangan, kenaikan fee revenue protokol, bertambahnya likuiditas pool, dan penguatan valuasi token ekosistem (jika ada mekanisme capture value).

DEX yang berhasil mempertahankan pertumbuhan pengguna biasanya memperoleh efek jaringan (network effect) yang memperkuat posisi kompetitifnya.

Baca Juga: Hyperliquid Usulkan HIP-4, Hadirkan Pasar Prediksi Tanpa Risiko Likuidasi

Lonjakan jumlah trader perpetual aktif di Hyperliquid hingga hampir menyentuh 202.665 user menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap decentralized derivatives kembali meningkat.

Pola V-shape recovery dalam aktivitas harian memperlihatkan pemulihan cepat dan potensi momentum baru.

Fenomena ini juga mengindikasikan adanya pergeseran volume dari CEX ke DEX, didorong oleh kebutuhan transparansi, self-custody, serta insentif on-chain yang lebih menarik.

Ke depan, pasar akan mencermati apakah lonjakan ini mampu bertahan dan bertransformasi menjadi tren jangka panjang.

Jika ya, Hyperliquid berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam evolusi pasar derivatif kripto berbasis blockchain.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

SoSoValue Kenalkan SoDEX, Trading Chain Penantang CEX

SoSoValue resmi mengumumkan peluncuran SoDEX, sebuah rantai perdagangan berkinerja tinggi (high-performance trading chain) yang diinkubasi langsung oleh tim internal mereka.

Seperti dilansir dari Coinmarketcal pada Jumat (13/2), pengumuman ini dilakukan dalam ajang bergengsi Consensus Hong Kong, yang dikenal sebagai salah satu forum kripto terbesar di Asia.

Peluncuran SoDEX tidak hanya menjadi pengumuman teknis, tetapi juga dibarengi dengan diskusi VIP yang membahas masa depan likuiditas on-chain dan potensi decentralized exchange (DEX) untuk melampaui centralized exchange (CEX) dalam siklus pasar kripto saat ini.

Langkah ini menandai fase baru bagi ekosistem SoSoValue, sekaligus memperkuat narasi bahwa infrastruktur perdagangan on-chain semakin matang dan siap bersaing dengan platform terpusat.

Baca Juga: Hong Kong Perkuat Posisi Global Connector Kripto, Bidik Dana Institusi

Apa Itu SoDEX?

SoDEX digambarkan sebagai rantai perdagangan berperforma tinggi yang dirancang untuk menangani kebutuhan eksekusi cepat, throughput besar, dan likuiditas mendalam, elemen yang selama ini menjadi keunggulan CEX.

Beberapa tujuan utama SoDEX meliputi peningkatan efisiensi perdagangan on-chain, mengurangi latensi transaksi, mendukung likuiditas institusional, dan menyediakan infrastruktur trading yang scalable.

Dengan pendekatan ini, SoSoValue tampaknya ingin menempatkan SoDEX sebagai fondasi likuiditas baru yang mampu menjembatani kebutuhan trader ritel dan institusi.

Momentum Consensus Hong Kong

Peluncuran yang dilakukan dalam acara fisik seperti Consensus Hong Kong bukan tanpa strategi.

Event ini mempertemukan investor institusional, venture capital, pengembang, serta pelaku industri dari berbagai negara.

Menurut Tim Research Tokocrypto, momentum peluncuran dalam forum global seperti ini berpotensi menciptakan efek katalis pasar.

“Peluncuran SoDEX merupakan tonggak sejarah fundamental bagi ekosistem SoSoValue yang dapat menarik minat besar dari investor institusional dan mitra strategis. Efek katalis dari acara fisik di Hong Kong biasanya memberikan dorongan spekulatif yang signifikan terhadap harga token SOSO saat peluncuran resmi,” ujar tim Research Tokocrypto.

Historisnya, pengumuman besar dalam event internasional sering kali memicu peningkatan eksposur media, diskusi komunitas, hingga lonjakan volume perdagangan token terkait.

DEX vs CEX: Kompetisi Siklus Baru?

Salah satu poin diskusi utama dalam peluncuran SoDEX adalah potensi DEX untuk melampaui CEX pada siklus pasar ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, decentralized exchange mengalami peningkatan signifikan dalam hal:

  • Volume perdagangan
  • Inovasi produk (perpetual, options, derivatives)
  • Infrastruktur layer-2 dan chain khusus trading
  • Integrasi dengan wallet self-custody

Keunggulan DEX seperti transparansi on-chain, self-custody, dan minim risiko kustodian menjadi daya tarik tersendiri, terutama setelah berbagai isu regulasi dan keamanan di sektor CEX.

Jika SoDEX berhasil menghadirkan performa setara atau mendekati CEX, maka peluang adopsi massal bisa terbuka lebih luas.

Dampak terhadap Token SOSO

Peluncuran SoDEX berpotensi memberikan implikasi langsung terhadap token ekosistem, yakni SOSO. Beberapa potensi dampaknya antara lain:

  1. Peningkatan utilitas token jika terintegrasi dalam mekanisme fee, staking, atau governance.
  2. Lonjakan volume perdagangan akibat ekspektasi investor terhadap pertumbuhan ekosistem.
  3. Minat institusional jika SoDEX berhasil membangun reputasi sebagai infrastruktur likuiditas yang andal.

Namun, seperti proyek kripto lainnya, dampak harga tetap bergantung pada realisasi teknis, adopsi pengguna, serta kondisi pasar global.

Tantangan ke Depan

Meski prospeknya menarik, SoDEX tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti persaingan ketat dengan DEX mapan; kebutuhan likuiditas awal yang besar; kepercayaan institusional terhadap keamanan dan stabilitas jaringan; hingga integrasi lintas-chain dan compliance.

Keberhasilan SoDEX akan sangat bergantung pada eksekusi teknis dan strategi kemitraan jangka panjang.

Baca Juga: Pengumuman Pi Network di Consensus 2025: Apa yang Bisa Diharapkan?

Peluncuran SoDEX oleh SoSoValue di Consensus Hong Kong menjadi langkah strategis yang mempertegas ambisi mereka di sektor perdagangan on-chain.

Dengan fokus pada high-performance trading chain dan likuiditas institusional, SoDEX berpotensi menjadi pemain baru yang signifikan dalam persaingan DEX vs CEX.

Momentum acara global ini juga dapat menjadi katalis spekulatif bagi token SOSO dalam jangka pendek.

Namun, keberlanjutan pertumbuhan tetap bergantung pada adopsi nyata dan kemampuan SoDEX memenuhi ekspektasi performa pasar.

Industri kini menanti, apakah SoDEX benar-benar mampu membawa DEX ke level kompetisi baru melawan dominasi CEX dalam siklus kripto berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Naik 3,14% ke $0,137, Rebound Valid?

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 3,14% dalam 24 jam terakhir ke level $0,137, bergerak berlawanan arah dengan mayoritas pasar kripto.

Di saat Bitcoin (BTC) terkoreksi 1,1% dan pasar secara umum turun sekitar 0,9% di tengah sentimen extreme fear, pergerakan PI ini memicu spekulasi tentang potensi pembalikan tren jangka pendek.

Namun, apakah kenaikan ini benar-benar sinyal awal reversal, atau hanya technical bounce dalam tren turun yang masih dominan?

Baca Juga: Harga Pi Network Turun 4%, Ini Analisis dan Level Kuncinya

Rebound dari Tekanan Jenuh Jual

Secara teknikal, Pi Network berada dalam tekanan kuat selama sebulan terakhir.

Harga PI tercatat turun lebih dari 34% dalam 30 hari terakhir, mencerminkan fase bearish yang cukup dalam.

Menurut catatan Coinmarketcap pada Jumat (13/2), Kenaikan 3,14% yang terjadi saat ini lebih terlihat sebagai pantulan dari kondisi deeply oversold.

Dalam situasi seperti ini, pelaku pasar jangka pendek biasanya memanfaatkan harga diskon untuk melakukan aksi beli spekulatif.

Meski demikian, volume perdagangan 24 jam PI hanya berada di kisaran $11,26 juta. Angka ini tergolong relatif rendah dan mengindikasikan bahwa reli belum didukung oleh arus masuk dana besar.

Tanpa lonjakan volume signifikan, kenaikan harga cenderung rapuh dan mudah terkoreksi kembali.

Bergerak Independen dari Bitcoin

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 13 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Yang menarik, kenaikan PI terjadi ketika Bitcoin dan pasar kripto secara umum melemah. Biasanya, altcoin bergerak searah dengan Bitcoin sebagai aset acuan.

Ketika terjadi pergerakan berbeda seperti ini, kondisi tersebut sering disebut sebagai decoupled move atau alpha move.

Namun, data yang tersedia tidak menunjukkan adanya katalis fundamental yang jelas. Tidak ada pembaruan besar, pengumuman resmi, maupun sentimen sosial signifikan yang mendorong harga naik.

Bahkan, indikator musim altcoin menunjukkan pelemahan, dengan Altcoin Season Index turun sekitar 6,45%.

Absennya faktor pendukung eksternal membuat reli ini tampak murni sebagai reaksi teknikal, bukan perubahan tren berbasis fundamental.

Analisis Level Kunci: Support dan Resistance

Dalam jangka pendek, level $0,135 menjadi area support penting yang harus dipertahankan.

Jika harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang untuk menguji resistance berikutnya di sekitar $0,15 terbuka.

Sebaliknya, jika PI gagal mempertahankan level $0,13, tekanan jual berpotensi kembali mendominasi dan membuka ruang penurunan menuju level terendah tahunan.

Secara struktur tren, Pi Network masih berada dalam pola bearish yang jelas.

Resistance dinamis, termasuk rata-rata pergerakan 30 hari (30-day SMA), masih berada cukup jauh di atas harga saat ini. Artinya, secara teknikal, tren utama belum berubah.

Outlook Jangka Pendek: Netral dengan Bias Bearish

Melihat keseluruhan data, prospek jangka pendek PI dapat dikategorikan sebagai cautiously neutral dengan kecenderungan bearish.

Kenaikan 24 jam terakhir memang memberikan napas segar bagi investor, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembentukan dasar harga (bottoming).

Agar reli ini berlanjut, PI perlu menunjukkan kenaikan volume yang konsisten di atas rata-rata $11 juta, penutupan harga mingguan di atas $0,14, dan pembentukan struktur higher low pada grafik harian.

Tanpa konfirmasi tersebut, reli berisiko menjadi relief rally sementara dalam tren turun yang lebih besar.

Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear

Sinyal Awal Stabilitas, Tapi Belum Reversal

Kenaikan 3,14% yang dialami Pi Network di tengah pasar yang lesu memang menarik perhatian. Namun, dengan likuiditas tipis dan tanpa katalis fundamental, reli ini masih tergolong rapuh.

Investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga di sekitar $0,135 sebagai support kunci dan $0,15 sebagai resistance terdekat.

Breakout valid dengan dukungan volume akan menjadi indikator penting apakah PI siap keluar dari tekanan bearish, atau justru kembali menguji titik terendah tahunannya.

Dalam kondisi pasar kripto yang masih dibayangi sentimen ketakutan ekstrem, disiplin manajemen risiko tetap menjadi kunci utama.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 13 Februari 2026: Tekanan Jelang Akhir Pekan?

Menjelang akhir pekan, pasar kripto hari ini, Jumat (13/2) menunjukkan pergerakan campuran dengan sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. ME meroket 30% ke $0,1847 pada Jumat (13/2), diikuti MOODENG yang naik 21% ke $0,052154, serta 0G yang menguat 15% hingga $0,645. Kenaikan ini mencerminkan rotasi modal ke altcoin berisiko tinggi di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.

Dari sisi sentimen global, laporan dari Standard Chartered memproyeksikan Bitcoin berpotensi turun ke $50.000 sebelum menemukan titik akumulasi ideal. Di saat yang sama, Ether dan XRP tengah menguji level support krusial. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Hari Ini Jelang Akhir Pekan

  • ME meroket 30% ke level $0,1847 hari ini, Jumat (13/2).
  • MOODENG naik 21%, kini diperdagangkan $0,052154.
  • 0G melesat 15% hingga menyentuh $0,645.

Standard Chartered: BTC Bisa Turun ke $50.000, Waktunya Beli

  • Standard Chartered sebut Bitcoin berpotensi turun ke $50.000.
  • Ether dan XRP uji support penting di tengah volatilitas.
  • Indeks Fear & Greed capai level ketakutan ekstrem dan panik.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

XRP Dekati Titik Terendah Saat RLUSD Capai Rekor

  • XRP masuki tren bearish dalam beberapa bulan terakhir.
  • Pasokan stablecoin Ripple (RLUSD) tembus $1,5 Miliar.
  • XRP oversold dan bentuk pola falling wedge.

Efek Tokenisasi Citi $2,6 Triliun terhadap Prediksi Harga Solana

  • Harga Solana turun pasca ekspansi jaringan Citigroup.
  • Ekspansi solana pesat, alamat aktif tembus 118 juta.
  • Pola head and shoulders Solana berpotensi turun ke $50.

Baca juga: Riset Kripto 2-6 Feb 2026: Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

EigenCloud Bahas Standar Risiko AI! EIGEN Naik ke $0,20

EigenCloud mengumumkan akan menggelar sesi live talk bertajuk Agent Verifiability Talk yang membahas verifikasi AI agent serta standar risiko AI GRC (Governance, Risk, and Compliance). Acara ini akan berlangsung pada pukul 19.00 UTC dan menghadirkan pembicara dari ArbisAI, termasuk akun @radhika20 serta @sreeramkannan.

Dilaporkan Coinmarketcal, diskusi ini menyoroti isu penting terkait AI agents yang semakin berkembang di ekosistem Web3, terutama dalam aspek transparansi, keandalan, dan standar kepatuhan risiko yang diperlukan agar teknologi tersebut dapat digunakan secara luas.

Fokus Bahas Verifiability dan AI GRC Risk Standards

Menurut informasi yang beredar, agenda diskusi akan menitikberatkan pada bagaimana AI agents dapat diverifikasi secara teknis serta bagaimana standar GRC dapat diterapkan untuk meminimalkan risiko dalam penggunaan AI di sektor blockchain dan keuangan digital.

Topik agent verifiability menjadi semakin relevan karena AI agents mulai diarahkan untuk melakukan aktivitas kompleks seperti transaksi, automasi keputusan, hingga interaksi antar sistem tanpa pengawasan manusia secara penuh. Dalam konteks tersebut, kemampuan untuk memverifikasi perilaku agent menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan pasar.

Baca Juga: Analisis Harga EIGEN, Berharap Kolaborasi Polymarket Pulihkan Nilai

Dinilai Bersifat Edukasi, Dampak Harga Diperkirakan Terbatas

Meski membawa tema yang sedang ramai di pasar, diskusi ini dinilai lebih bersifat edukasi dan pemasaran. Tidak ada informasi mengenai peluncuran mainnet, perubahan tokenomics, listing besar, maupun mekanisme on-chain baru yang langsung terhubung dengan acara tersebut.

Karena itu, analis menilai potensi dampaknya terhadap pergerakan harga token EIGEN kemungkinan bersifat terbatas dan hanya memicu volatilitas jangka pendek yang didorong spekulasi trader.

Harga EIGEN Menguat ke $0,206

Pergerakan harga EigenLayer (EIGEN/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga EigenLayer (EIGEN/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah pengumuman acara tersebut, token EigenLayer (EIGEN) tercatat diperdagangkan di kisaran $0,206 atau naik sekitar 6,7% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar EIGEN berada di sekitar $122,6 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai $27,6 juta.

Meski mengalami kenaikan harian, EIGEN masih mencatat tren penurunan dalam jangka menengah. Dalam 30 hari terakhir, harga EIGEN turun sekitar 49%, sementara dalam 90 hari terakhir anjlok lebih dari 70%.

Dengan meningkatnya perhatian pasar terhadap narasi AI agents, diskusi EigenCloud ini berpotensi meningkatkan mindshare EigenCloud dan EIGEN. Namun, pelaku pasar masih menunggu adanya pengumuman konkret yang dapat menjadi katalis fundamental untuk mendorong reli yang lebih berkelanjutan.

Menurut Tim Research Tokocrypto, fokus pada narasi AI Agent dapat meningkatkan mindshare EIGEN di pasar, meskipun tidak ada peluncuran produk fisik langsung dalam acara ini. Investor melihat ini sebagai langkah strategis EigenCloud untuk mendominasi infrastruktur keamanan di sektor AI yang sedang tren.

Baca Juga: EIGEN Melonjak 6,77% Didorong Sentimen Positif Ethereum


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com