Tag Archives: altcoin

Harga Pi Network Anjlok 11% ke $0,170 Usai Reli 35%, Awal Koreksi?

Harga Pi Network (PI) terkoreksi tajam 11,61% dalam 24 jam terakhir ke level $0,170, setelah sebelumnya mencatat lonjakan spektakuler lebih dari 35% sehari sebelumnya.

Koreksi ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara umum dan meningkatnya aksi ambil untung (profit-taking) dari trader jangka pendek.

Pergerakan ini memunculkan pertanyaan penting bagi investor: apakah penurunan ini hanya fase pendinginan wajar setelah reli tajam, atau justru menjadi sinyal awal pembalikan tren?

Baca Juga: Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

Koreksi Pasca Reli Besar

Sehari sebelum koreksi, Coinmarketcap mencatat PI melonjak lebih dari 35% dipicu oleh tenggat waktu upgrade node Mainnet yang dinilai krusial bagi stabilitas jaringan.

Reli tersebut juga diperkuat oleh sinyal breakout teknikal yang memicu masuknya trader spekulatif. Namun, lonjakan cepat seperti itu sering kali diikuti aksi ambil untung.

Penurunan 11,61% dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase normalisasi harga setelah reli berbasis katalis teknikal dan sentimen komunitas.

Secara historis, aset kripto dengan volatilitas tinggi cenderung mengalami retracement 10–20% setelah lonjakan agresif.

Dalam konteks ini, koreksi PI masih dapat dikategorikan sebagai pullback sehat selama level support utama tetap terjaga.

Tekanan dari Pasar Kripto Global

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Selain faktor internal, tekanan juga datang dari pelemahan pasar secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 2,61% dalam periode yang sama.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) ikut terkoreksi sekitar 2,18%. Indeks Fear & Greed pasar kripto juga berada di level 12, yang masuk kategori “Extreme Fear” atau ketakutan ekstrem.

Dalam kondisi risk-off seperti ini, aset yang sebelumnya reli tajam biasanya menjadi target jual lebih agresif karena trader mengunci keuntungan dan mengurangi eksposur risiko.

Dengan kata lain, PI tidak hanya mengalami koreksi teknikal, tetapi juga terdampak sentimen makro pasar yang sedang melemah.

Level Support Krusial di $0,15–$0,16

Secara teknikal, area $0,15–$0,16 menjadi zona support penting. Level ini sebelumnya merupakan area breakout saat harga melonjak tajam.

Jika PI mampu bertahan di atas zona tersebut, harga berpotensi memasuki fase konsolidasi di kisaran $0,16–$0,20 sebelum menentukan arah selanjutnya.

Namun, apabila support $0,15 gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju level terendah terbaru di sekitar $0,1312 menjadi lebih besar. Area ini sebelumnya menjadi titik akumulasi sebelum reli terjadi.

Dengan tidak adanya katalis baru setelah tenggat upgrade berlalu, pergerakan harga dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada kekuatan buyer mempertahankan zona support.

Apakah Reli Sebelumnya Berkelanjutan?

Pertanyaan besar saat ini adalah apakah lonjakan 35% sebelumnya merupakan awal tren naik baru atau sekadar spike sementara akibat sentimen upgrade.

Untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka menengah, PI perlu membentuk struktur higher low dan mempertahankan volume perdagangan yang stabil.

Jika volume mulai menurun dan harga terus melemah, maka reli sebelumnya berpotensi dikategorikan sebagai relief rally semata.

Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan harga stabil di atas $0,15, peluang rebound ke area $0,18–$0,20 tetap terbuka.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, skenario yang paling realistis adalah fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor meliputi:

  • Stabilitas harga di atas $0,15
  • Penurunan volume jual sebagai tanda tekanan mereda
  • Perkembangan lanjutan dari sisi jaringan dan adopsi

Tanpa katalis baru, pergerakan harga cenderung mengikuti sentimen pasar kripto secara umum.

Baca Juga: ETH Naik ke $2.000, Tapi Data Derivatif Ungkap Exodus Besar

Penurunan 11,61% harga Pi Network ke $0,170 terutama dipicu aksi profit-taking setelah reli besar 35% serta diperparah sentimen negatif pasar kripto global.

Meskipun koreksi terlihat signifikan, selama zona $0,15–$0,16 mampu dipertahankan, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.

Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut bisa membuka ruang penurunan lebih dalam menuju $0,13.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memantau dinamika volume serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas tinggi masih menjadi karakter utama pergerakan PI saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Token Unlock Pekan Ini: Risiko Tinggi atau Peluang Trading?

Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa di tengah tekanan pasar dan sentimen Extreme Fear, agenda token unlock pekan ini menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.

Sebab beberapa proyek melepaskan suplai besar yang dapat memengaruhi volatilitas harga, sementara yang lain hanya emisi rutin yang lebih mudah diserap.

Bagi kamu yang belum tau apa itu token unlock, proses token unlock adalah proses pelepasan token yang sebelumnya terkunci—biasanya milik tim, investor awal, atau alokasi ekosistem, untuk dirilis ke dalam suplai yang beredar di pasar. Ketika token yang terkunci dilepas, jumlah koin yang bisa diperdagangkan meningkat.

Token unlock sendiri bukan fenomena baru. Namun dalam kondisi likuiditas yang sedang ketat dan psikologi pasar yang defensif, bukan tidak mungkin dampaknya bisa menjadi lebih signifikan dibanding periode bullish.

Unlock Besar

Sumber: cryptorank.io

Token unlock besar didefinisikan sebagai rilis lebih dari 10% dari kapitalisasi pasar, yang sering kali menciptakan tekanan jual karena penambahan suplai beredar.

Pekan ini, beberapa proyek menghadapi unlock dalam jumlah besar. Stable (STBL) memimpin dengan pelepasan sekitar 57,7% dari kapitalisasi pasarnya. Selain itu, RollX (ROLL) dan Yooldo (ESPORTS) masing-masing melepas sekitar 28% dan 24,9% suplai.

Menurut insight dari Tim Research Tokocrypto, penambahan suplai beredar hingga 57% dari total kapitalisasi pasar dalam satu hari seperti yang terjadi pada Stable (STBL) merupakan resep pasti untuk volatilitas ekstrem ke arah bawah. Sehingga, investor sebaiknya hindari posisi beli pada aset ini menjelang unlock, biarkan pasar menyerap suplainya terlebih dahulu.

Unlock Besar

Sumber: cryptorank.io

Unlock menengah melibatkan 5–10% dari kapitalisasi pasar, yang bisa menimbulkan volatilitas tapi tidak se ekstrem kategori besar.

Pekan ini, beberapa proyek seperti Magma Finance (MAGMA) akan rilis 5.59%, sementara BabyBoom (BBT) 14.1% dan Kaito (KAITO) 13.5%, meski persentasenya tinggi, kapitalisasi kecil yang membuatnya lebih sebagai risiko spekulatif.

Meski persentase lebih rendah, jika bertepatan dengan sentimen bearish seperti sekarang, bisa memicu penurunan sementara. Menurut Tim Research Tokocrypto, trader jangka pendek bisa memanfaatkan potensi short jika level support teknikal ditembus saat token dirilis.

Unlock Kecil

Sumber: cryptorank.io

Unlock ringan kurang dari 5% suplai, biasanya insentif ekosistem rutin yang mudah diserap pasar tanpa rusak tren harga. Arbitrum (ARB) 1.59%, zkSync (ZK) 1.97%, Manta Network (MANTA) 3.38%, Pudgy Penguins (PENGU) 1.12%, dan ApeCoin (APE) 1.61% masuk dalam unlock kecil pekan ini.

Dikutip dari insight Tim Research Tokocrypto, periode unlock pada Arbitrum atau zkSync sering kali hanya menimbulkan ‘koreksi cantik’. Tapi tetap ingat, untuk selalu berhati-hati mengingat kondisi pasar masih dalam kondisi Extreme Fear.

Penutup

Token unlock pekan ini menyajikan campuran risiko tinggi dari suplai masif seperti STBL yang bisa picu volatilitas ke bawah, dan peluang trading pada unlock ringan seperti ARB yang tawarkan diskon akumulasi. 

Analisis dari Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa pendekatan defensif akan menjadi lebih bijak di tengah situasi pasar saat ini, hindari token dengan unlock besar dan fokus pada proyek fundamental untuk navigasi yang seimbang antara risiko dan potensi di tengah pasar yang Extreme Fear.

Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang token unlock dan analisanya lanskap kripto yang lebih mendalam, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Santient AI Siap Saingi ChatGPT? Gini Cara Cobanya

Insight Tim Research Tokocrypto pada artikel riset terbaru menyoroti Sentient sebagai platform AI open-source yang berpotensi mengubah lanskap AI dan kripto.

Proyek ini menekankan pendekatan terdesentralisasi untuk mengembangkan Artificial General Intelligence (AGI), yang merupakan kecerdasan buatan tingkat lanjut mampu menangani tugas kompleks layaknya manusia. Berbeda dengan model AI yang sering dipakai masyarakt umum, seperti ChatGPT yang dikendalikan oleh satu entitas, Sentient mendorong kolaborasi komunitas melalui integrasi blockchain, sehingga selaras dengan prinsip kripto yang transparan. 

Lebih lengkap mari kita pelajari tentang fitur Santient dan cara mencobanya secara langsung!

Apa Itu Sentient AI?

Sentient merupakan platform AI open-source yang bertujuan membangun sistem AI tingkat lanjut menuju Artificial General Intelligence (AGI). Pengembangan Sentient ini melibatkan komunitas, sehingga proses pengembangan, logika reasoning, hingga pengambilan keputusan tidak dikendalikan oleh satu entitas.

Santient AI menjadi solusi di tengah dominasi model tertutup, yang sering kali membatasi akses dan inovasi dengan membangun teknologi inti yang bersifat open-source sehingga developer dapat menciptakan AI agent secara permissionless dan mengintegrasikannya langsung ke dalam ekosistem kripto.

Lebih lengkap bisa kamu baca di sini: Sentient Bisa Jadi Game Changer AI Crypto? Ini Bedah Lengkapnya!

Fitur Sentient AI

  • Sentient Chat: produk utama yang menghubungkan pengguna dengan jaringan GRID melalui antarmuka chat. Memanfaatkan SERA‑Crypto untuk riset kripto, mendukung lebih dari 290k pengguna unik dan 22 juta kueri hingga akhir 2025.
  • Open-source ecosystem (GRID): Semua framework, model, agen, dan alat reasoning dikonsolidasikan dalam ekosistem terbuka bernama GRID, tempat berbagi histori, evaluasi, dan reasoning traces.
  • Multi-agent reasoning system: Sentient membangun sistem dengan banyak agen khusus seperti planner, searcher, verifier, executor, dan critic yang bekerja sama dengan tujuan meniru cara kerja kecerdasan manusia dengan pembagian peran kognitif.
  • Reasoning traces sebagai feedback: Setiap proses penalaran menghasilkan jejak yang panjang, jejak ini kemudian dipakai sebagai bahan evaluasi kolektif untuk menemukan pola kegagalan dan memperbaiki sistem.
  • Persistent memory & failure signals: Sistem menyimpan sinyal kegagalan antar-run, sehingga bisa belajar dari kesalahan sebelumnya dan memperbaiki strategi di masa depan.
  • Community-driven improvement: Sentient mengundang peneliti dan builder AI untuk berkontribusi, dengan misi membangun AGI melalui proses kolaboratif jangka panjang, bukan model tunggal yang tertutup.

Potensi Saingan dengan ChatGPT

Sentient berpotensi menyaingi ChatGPT melalui pendekatan open-source yang memungkinkan inovasi komunitas, berbeda dari model tertutup milik OpenAI. 

Penyebabnya adalah tren AI agen yang semakin terintegrasi dengan kripto, di mana Sentient menawarkan utilitas lebih luas seperti pembayaran layanan AI dan governance melalui token $SENT. 

Insight Tim Research Tokocrypto menyebut bahwa Sentient memposisikan diri dengan pendekatan full-stack open-source AGI melalui GRID, yang mengkoordinasikan proses AI dari end-to-end

Hal ini punya potensi bisa mengurangi ketergantungan pada sistem sentralisasi, meskipun ChatGPT unggul dalam berbagai sisi untuk saat ini, dan bukan menjadi saingan langsung, fitur unik Sentient memiliki potensi menarik pengguna yang mencari transparansi, terutama di sektor kripto di mana AI.

Cara Mencoba Sentient AI

Saat ini Santient AI masih dalam tahap demo, namun kamu dapat mencoba Sentient AI dengan mengaksesnya melalui website https://www.sentient.xyz/ sebagai berikut:

  1. Pilih Try Demo dengan mengakses laman https://www.sentient.xyz/
  1. Pilih opsi login; kamu bisa login menggunakan akun Google atau menggunakan dompet kripto yang kamu miliki.
  1. Jika kamu memilih opsi untuk login menggunakan dompet kripto, ada 413 dompet kripto yang sudah didukung, jadi cukup cari dan klik di bagian logo.
  1. Selanjutnya, tautkan dompet kripto yang kamu miliki dengan klik ‘Connect’
  1. Setelah berhasil login, kamu bisa langsung memasukkan prompt chat seperti AI ada umumnya, atau kamu juga bisa akses Community Agents, Asset Reports, sampai News.
  1. Contohnya, ketika kamu memilih Asset Reports—kamu bisa mengakses lebih dari 121 aset kripto terkait perkembangan terbarunya.
  1. Kamu bisa menanyakan ringkasan ringkas pasar hingga set-up trading menurut analisa AI Santient.

Penutup

Melihat dari potensinya, menurut Tim Riset Tokocrypto dalam jangka panjang token SENT sangat bergantung pada kemampuan proyek ini mendorong adopsi GRID oleh developer dan pengguna, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor AI crypto.

Jika kamu tertarik dengan potensi token SENT, token SENT telah tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian SENT bisa dilakukan di Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan SENT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETHZilla Rilis Token RWA Mesin Jet: Investasi Aviasi via Blockchain

Industri kripto kembali menghadirkan inovasi di sektor Real World Asset (RWA).

Kali ini, ETHZilla meluncurkan token berbasis Ethereum yang dijamin oleh mesin jet komersial sewaan (leased commercial jet engines).

Menurut laporan Cryptodotnews, langkah ini menjadi terobosan baru dalam tokenisasi aset dunia nyata, khususnya di sektor kedirgantaraan.

Peluncuran ini menandai evolusi RWA dari aset konvensional seperti obligasi, properti, atau surat utang, menuju aset bernilai tinggi yang sangat spesifik dan sebelumnya sulit diakses investor ritel.

Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

Tokenisasi Mesin Jet: Konsep Baru di Dunia RWA

Selama ini, mesin jet komersial merupakan aset bernilai jutaan dolar yang hanya bisa dimiliki oleh maskapai, perusahaan leasing aviasi, atau investor institusional besar. Likuiditas di sektor ini juga cenderung tertutup dan eksklusif.

Melalui pendekatan tokenisasi, ETHZilla mendigitalkan kepemilikan mesin jet yang disewakan ke maskapai penerbangan.

Artinya, nilai ekonomi dari aset fisik tersebut direpresentasikan dalam bentuk token di blockchain Ethereum.

Investor dapat memiliki bagian kecil (fraksional) dari aset tersebut melalui pembelian token.

Tim Research Tokocrypto menilai langkah ini sebagai bukti bahwa aset fisik yang sangat mahal dan spesifik kini dapat difraksionalisasi lewat blockchain.

“Tokenisasi mesin jet membuktikan bahwa aset fisik yang sangat spesifik dan mahal pun kini bisa difraksionalisasi lewat blockchain. Ini membuka likuiditas baru di sektor aviasi yang selama ini tertutup bagi investor ritel,” ujar tim research Tokocrypto.

Membuka Likuiditas Baru di Sektor Aviasi

Sektor aviasi global merupakan industri bernilai ratusan miliar dolar, namun akses investasinya sangat terbatas. Mesin jet sendiri sering kali menjadi objek leasing jangka panjang dengan arus kas stabil dari kontrak sewa maskapai.

Dengan tokenisasi, kepemilikan dapat dibagi menjadi unit kecil. Investor ritel juga bisa berpartisipasi tanpa perlu modal besar.

Selain itu, aset menjadi lebih likuid karena dapat diperdagangkan secara digital. Hasilnya, transparansi ikut meningkat melalui pencatatan on-chain.

Inovasi ini berpotensi menciptakan pasar sekunder baru untuk aset kedirgantaraan, sesuatu yang sebelumnya hampir tidak mungkin dilakukan secara efisien.

Tren RWA Semakin Meluas

Dalam dua tahun terakhir, narasi Real World Asset menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri kripto.

Tokenisasi surat utang pemerintah, obligasi korporasi, hingga aset properti telah menarik minat investor global.

Namun, tokenisasi mesin jet membawa konsep ini ke level yang lebih tinggi.

Jika proyek ini berhasil, model serupa dapat diterapkan pada armada pesawat komersial, infrastruktur bandara, satelit komunikasi, dan aset industri berat lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa blockchain tidak lagi terbatas pada aset finansial digital, melainkan mulai menyentuh aset fisik bernilai tinggi di dunia nyata.

Potensi dan Tantangan

Meski terdengar menjanjikan, tokenisasi aset aviasi tentu memiliki tantangan tersendiri.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor antara lain risiko kredit maskapai penyewa, fluktuasi nilai aset mesin jet, regulasi sekuritas di berbagai yurisdiksi, hingga likuiditas pasar sekunder token.

Selain itu, transparansi struktur hukum dan kustodian aset fisik menjadi aspek krusial dalam menjaga kepercayaan investor.

Namun demikian, jika tata kelola dilakukan dengan baik, model ini berpotensi menjadi standar baru dalam pembiayaan aset bernilai tinggi.

Dampak bagi Ekosistem Ethereum

Karena token ini dibangun di atas jaringan Ethereum, peluncuran ini juga memperkuat posisi Ethereum sebagai infrastruktur utama tokenisasi RWA global.

Semakin banyak aset dunia nyata yang masuk ke jaringan ini, semakin besar pula utilitas dan aktivitas on-chain yang tercipta.

Hal tersebut dapat berdampak positif terhadap ekosistem DeFi, karena token berbasis mesin jet berpotensi digunakan sebagai jaminan (collateral), instrumen yield, atau produk derivatif di masa depan.

Baca Juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

Peluncuran token mesin jet oleh ETHZilla menjadi bukti bahwa batas antara aset fisik dan digital semakin kabur.

Tokenisasi kini tidak hanya menyasar properti atau obligasi, tetapi juga aset industri bernilai jutaan dolar seperti mesin jet komersial.

Jika adopsi terus meningkat, model ini dapat membuka era baru investasi berbasis blockchain, di mana investor ritel memiliki akses ke sektor-sektor eksklusif yang sebelumnya hanya dapat dijangkau oleh institusi besar.

Industri RWA tampaknya baru saja memasuki babak berikutnya — dan aviasi kini menjadi bagian dari revolusi tersebut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Monero Terancam Ambruk ke $135? XMR Pecah Bear Flag

Harga Monero (XMR) masih berada dalam tekanan sejak pertengahan Januari, meskipun sebagian pasar kripto mulai menunjukkan tanda stabilisasi. Setelah mengalami penurunan tajam sepanjang akhir Januari, XMR sempat menemukan support di sekitar $276 pada 6 Februari dan bergerak naik tipis.

Namun, pemulihan tersebut dinilai rapuh. Data teknikal, lemahnya kekuatan pembeli, serta memburuknya sentimen sosial menunjukkan Monero masih berisiko melanjutkan penurunan lebih dalam.

XMR Pecah Pola Bear Flag, Dip Buying Dinilai Lemah

Sejak 14 Januari, Monero bergerak dalam struktur penurunan yang membentuk pola bearish pole-and-flag atau bear flag. Pola ini biasanya muncul setelah penurunan tajam, lalu diikuti fase konsolidasi singkat sebelum harga melanjutkan tren turun.

Setelah turun lebih dari 60% dari puncak Januari, XMR bergerak sideways dan sedikit menguat dalam pola tersebut. Namun pada 12 Februari, harga mulai menembus batas bawah bear flag, yang mengindikasikan potensi breakdown lanjutan kecuali ada dorongan kuat dari pembeli untuk membawa harga kembali ke dalam pola.

Dilaporkan BeInCrypto, indikator Money Flow Index (MFI) menunjukkan adanya aktivitas dip buying sejak awal Februari. MFI sempat membentuk tren naik (higher lows) sejak 1 Februari, namun gagal menembus garis tren atas atau membentuk higher-high yang kuat. Hal ini menandakan pembelian masih terjadi, tetapi belum cukup kuat untuk membalikkan arah tren.

Exchange Outflow Muncul Lagi, Tapi Tidak Mengubah Tren

Data arus exchange juga mendukung kondisi tersebut. Setelah tiga hari mencatat inflow ringan, Monero kembali mengalami net outflow pada 12 Februari, dengan sekitar $372.000 XMR keluar dari exchange.

Secara umum, net outflow sering dianggap sebagai sinyal pembelian karena aset dipindahkan ke wallet pribadi. Namun, data ini menunjukkan bahwa pembeli masih ada, tetapi kekuatannya belum cukup untuk mendorong pemulihan signifikan.

Social Dominance Naik, Tapi Sentimen Positif Anjlok Tajam

Di sisi lain, data sosial menunjukkan peningkatan perhatian terhadap Monero. Social dominance XMR naik dari sekitar 0,046% menjadi 0,066% antara 11 hingga 12 Februari, mengindikasikan semakin banyak pembahasan Monero dibanding aset kripto lain.

Meski demikian, peningkatan social dominance ini masih jauh lebih rendah dibanding lonjakan besar yang pernah terjadi pada Januari. Sebelumnya, lonjakan social dominance sempat mendahului reli harga Monero hingga 25%.

Yang menjadi perhatian utama adalah penurunan drastis sentimen positif. Sejak 9 Februari, skor positive sentiment Monero turun dari sekitar 27,26 menjadi 7,21 atau merosot sekitar 74%. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski pembahasan meningkat, mayoritas percakapan didominasi kekhawatiran dan pandangan negatif.

Baca juga: Mantan Walikota New York Luncurkan Meme Coin, Gak Sampe 30 Menit Langsung Dump!

Level Kunci: Jika Gagal Rebut $361, Target Breakdown Mengarah ke $135

Dari sisi teknikal, area resistance utama berada di sekitar $361. Level ini berada di tengah struktur bear flag dan dianggap sebagai titik penting untuk menentukan apakah pembeli mampu mengembalikan kontrol pasar.

Jika XMR gagal menembus dan bertahan di atas $361, risiko penurunan tetap dominan. Support terdekat berada di sekitar $308, disusul level $276 yang menjadi titik terendah Februari.

Apabila kedua level support tersebut jebol, proyeksi bear flag mengarah ke area $135 sebagai target breakdown berikutnya. Level ini dinilai sebagai support historis yang berpotensi menjadi tujuan penurunan jika tekanan jual berlanjut.

Dengan kombinasi pelemahan struktur harga, sentimen positif yang runtuh, serta dip buying yang belum cukup kuat, Monero masih menghadapi risiko koreksi lanjutan dalam waktu dekat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, pemisahan (divergence) antara tingginya diskusi sosial dan jatuhnya sentimen biasanya menjadi indikator bearish yang kuat karena menandakan diskusi didominasi oleh ketakutan (FUD).

“Tanpa dukungan sentimen yang stabil dan volume beli yang meyakinkan, pemulihan harga Monero akan sulit dipertahankan dalam jangka pendek,” analisanya.

Baca juga: Monero (XMR) Tembus ATH Baru, Imbas Developer Zcash (ZEC) Resign?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Dihantam Likuidasi Terbesar Sejak 2021! Apa Dampaknya?

Ethereum (ETH) tengah mengalami salah satu fase likuidasi terpanjang dan paling intens sejak pertengahan 2021. Di tengah tekanan pasar yang berlanjut, harga ETH masih bertahan di bawah level psikologis $2.100, memicu kekhawatiran investor terhadap arah pergerakan jangka pendek aset kripto terbesar kedua tersebut.

Meski volatilitas mulai mereda setelah penurunan tajam sebelumnya, struktur pasar menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase penyesuaian besar, terutama di pasar derivatif.

Likuidasi Long Sentuh Rata-Rata 9.000 ETH

Laporan terbaru dari CryptoQuant mengungkap bahwa rata-rata pergerakan 7 hari (7-day simple moving average) likuidasi posisi long di Binance mencapai sekitar 9.000 ETH pada 6 Februari 2026. Angka ini bukan lonjakan harian sesaat, melainkan rata-rata mingguan, yang menunjukkan tekanan berkelanjutan terhadap posisi leverage.

Data tersebut mengindikasikan bahwa posisi long dengan leverage tinggi dilikuidasi secara bertahap selama beberapa hari, bukan melalui satu peristiwa kapitulasi besar. Pola ini mencerminkan proses deleveraging yang sistematis di pasar derivatif Ethereum.

Deleveraging Terbesar Sejak 2021

Penurunan harga ETH dari kisaran $3.000 ke area $2.000 tidak memicu kapitulasi mendadak seperti yang terjadi pada fase bearish sebelumnya. Sebaliknya, pasar mengalami serangkaian margin call yang terjadi secara bertahap.

Secara historis, durasi dan intensitas likuidasi kali ini bahkan disebut melampaui beberapa periode kapitulasi besar selama bear market 2022. Fase ini menunjukkan bahwa pasar sedang menjalani reset leverage secara signifikan, membersihkan posisi spekulatif berlebihan yang sebelumnya mendominasi.

Dilaporkan Newsbtc, proses ini umumnya dapat mengurangi volatilitas berbasis leverage dan membentuk struktur pasar yang lebih sehat. Namun, dalam jangka pendek, kondisi tersebut tetap mencerminkan sentimen yang rapuh.

Struktur Tekanan Menguat di Bawah $2.000

Dari sisi teknikal, Ethereum kini berada di bawah level $2.000 yang sebelumnya menjadi support penting sekaligus level psikologis utama. Kegagalan merebut kembali area ini memperkuat sinyal melemahnya momentum bullish.

Grafik mingguan menunjukkan pola lower highs yang biasanya menandakan fase korektif atau transisi pasar. Volume perdagangan yang meningkat selama penurunan juga mengindikasikan distribusi atau pelepasan posisi leverage, bukan akumulasi organik.

Area support berikutnya diperkirakan berada di kisaran $1.500 hingga $1.700, zona yang sebelumnya menjadi area konsolidasi dan permintaan kuat. Bertahan di atas level tersebut dapat membantu menjaga struktur bullish jangka panjang. Namun, jika level ini ditembus, risiko koreksi lebih dalam semakin terbuka.

Harga ETH Masih Rentan

Saat ini, Ethereum masih sangat sensitif terhadap kondisi likuiditas global, sentimen pasar kripto secara keseluruhan, serta dinamika posisi derivatif. Pemulihan harga dinilai bergantung pada kembalinya permintaan spot dan stabilisasi di atas level teknikal kunci.

Dengan fase likuidasi panjang yang tengah berlangsung, pasar kini menunggu apakah reset leverage ini akan menjadi fondasi stabilisasi atau justru membuka jalan bagi tekanan lanjutan dalam waktu dekat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, berbeda dengan spike likuidasi tunggal, fase berkelanjutan ini menunjukkan proses pembersihan leverage yang melelahkan bagi pasar.

“Support kritis di rentang .500 – .700 menjadi penentu; jika jebol, ETH berpotensi masuk ke fase koreksi yang lebih dalam sebelum pemulihan terjadi,” jelasnya.

Baca Juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

Harga Pi Network (PI) mencatat lonjakan eksplosif dalam 24 jam terakhir.

Dalam catatan Coinmarketcap pada Minggu (15/2), token ini naik 27,45% ke level $0,195, jauh mengungguli kenaikan pasar kripto global yang hanya naik sekitar 2,1% dalam periode yang sama.

Kenaikan tajam ini terjadi tanpa adanya pengumuman fundamental besar atau katalis proyek yang jelas.

Namun, data menunjukkan bahwa reli didukung oleh lonjakan volume perdagangan sebesar 67%, mencapai $53,98 juta dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan volume tersebut menjadi indikator penting bahwa pergerakan harga bukan sekadar “thin pump”, melainkan didorong arus modal spekulatif yang cukup kuat.

Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 11,72% ke $0,153 Jelang Upgrade Mainnet

Breakout Teknis dengan Konfirmasi Volume

Secara teknikal, PI berhasil menembus area resistance penting di kisaran $0,18. Level ini sebelumnya menjadi penghalang utama dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.

Penembusan resistance yang dikonfirmasi dengan volume tinggi biasanya menjadi sinyal kuat bahwa pasar tengah memasuki fase momentum baru.

Dalam konteks ini, kenaikan 27% menunjukkan adanya gelombang beli agresif dari pelaku pasar ritel maupun trader jangka pendek.

Namun, penting dicatat bahwa hingga saat ini tidak ada berita spesifik terkait pengembangan jaringan atau listing baru yang bisa menjelaskan reli tersebut secara fundamental.

Pergerakan ini kemungkinan besar dipicu oleh momentum komunitas, rotasi spekulatif ke altcoin berkapitalisasi menengah, dan FOMO (fear of missing out) jangka pendek.

Rotasi Altcoin dan Alpha terhadap Bitcoin

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 15 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 15 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Kenaikan PI juga terjadi di tengah pergeseran sentimen pasar yang mulai condong ke altcoin.

Indeks Altcoin Season tercatat melonjak 54,55% dalam sepekan terakhir, menandakan adanya aliran dana menuju aset berisiko lebih tinggi.

Sebagai perbandingan, Bitcoin (BTC) hanya naik sekitar 2% dalam 24 jam terakhir. Sementara total kapitalisasi pasar kripto meningkat 2,1%.

Dengan performa hampir 14 kali lipat lebih besar dari Bitcoin dalam periode yang sama, PI menunjukkan apa yang disebut sebagai “alpha move”, pergerakan independen yang jauh melampaui aset acuan pasar.

Kondisi ini sering terjadi saat pasar mulai mencari peluang imbal hasil lebih tinggi setelah fase konsolidasi Bitcoin.

Namun, perlu diperhatikan bahwa indeks Fear & Greed pasar kripto masih berada di level 13 (Extreme Fear), yang berarti sentimen global sebenarnya masih rapuh.

Level Kritis: $0,18 Jadi Penentu Arah Selanjutnya

Secara jangka pendek, level paling penting saat ini adalah $0,18, resistance lama yang kini berubah menjadi support.

Jika PI mampu bertahan di atas level ini dalam 24–48 jam ke depan, maka peluang untuk menguji resistance psikologis berikutnya di $0,20 akan semakin terbuka.

Sebaliknya, jika harga kembali turun dan kehilangan area $0,18, maka potensi koreksi menuju $0,16 cukup besar.

Level yang perlu diperhatikan:

  • Support utama: $0,18
  • Support berikutnya: $0,16
  • Resistance psikologis: $0,20

Skenario bullish akan semakin kuat jika volume perdagangan tetap berada di atas rata-rata 7 hari terakhir. Tanpa dukungan volume, reli seperti ini berisiko berubah menjadi retracement cepat.

Momentum Kuat, Tapi Masih Spekulatif

Lonjakan 27,45% ini jelas mencerminkan momentum bullish yang signifikan.

Namun, karena tidak disertai katalis fundamental baru, reli ini masih sangat bergantung pada kekuatan beli jangka pendek.

Dalam pasar kripto, breakout berbasis volume tinggi memang bisa menjadi awal tren baru. Tetapi, jika arus modal melemah, harga berpotensi mengalami koreksi tajam.

Investor jangka pendek kemungkinan akan memantau:

  • Apakah volume tetap di atas $50 juta
  • Apakah harga mampu menutup harian di atas $0,18
  • Apakah terjadi breakout bersih di atas $0,20

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,138, Sentimen Extreme Fear Kembali

Harga Pi Network melonjak 27,45% ke $0,195 dalam reli eksplosif yang dikonfirmasi oleh lonjakan volume perdagangan 67%.

Tanpa katalis fundamental jelas, pergerakan ini tampaknya dipicu oleh rotasi altcoin dan momentum spekulatif.

Tren jangka pendek kini bullish, tetapi validitas breakout sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan level $0,18 sebagai support baru.

Jika momentum berlanjut, target psikologis $0,20 bisa segera diuji. Namun, kegagalan menjaga support berpotensi memicu koreksi cepat ke $0,16.

Dalam fase seperti ini, disiplin manajemen risiko menjadi kunci utama bagi para trader.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Terjungkal ke Level ‘Extreme Fear’, Mengapa Kripto AI Justru Meroket Pekan Ini?

Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa pasar kripto tengah berada dalam tekanan multidimensi, baik dari sisi makro ekonomi global, data on-chain, hingga sentimen teknikal. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun ke sekitar $2,30 triliun (-6%), sementara indikator Fear & Greed ambruk ke angka 11, menandakan fase Extreme Fear atau ketakutan ekstrem.

Data Fear and Greed Index (Sabtu, 14 Februari 2026). Sumber: CoinMarketCap

Namun di tengah tekanan tersebut, sejumlah sektor berbasis AI dan infrastruktur baru justru mencatatkan lonjakan signifikan. Lalu mengapa ketika Bitcoin melemah, narasi kripto AI justru menguat?

Penurunan Bitcoin dan Indeks Ketakutan Ekstrem

Dikutip dari Riset Kripto 9-13 Feb 2026, Bitcoin jatuh dari level dukungan psikologis $70.000, yang salah satunya dipicu oleh aliran besar dari penambang ke bursa seperti Binance, mencapai sekitar 90.000 BTC untuk likuiditas operasional dan pengambilan untung. 

Ini diperburuk juga oleh tingginya cumulative outflow dari pemegang jangka panjang, yang jadi pertanda bahwa investor senior sedang gencar melakukan profit taking secara masif, menyebabkan redistribusi aset dan tekanan harga ke bawah. Selain itu volatilitas Bitcoin naik ke 1.51, level tertinggi sejak 2022, yang mengonfirmasi bahwa pasar sedang dilanda kepanikan jangka pendek yang luar biasa.

Menurut Tim Research Tokocrypto, dalam kondisi ‘Extreme Fear’ seperti ini, prioritas utama adalah pertahanan modal, batasi spekulasi, dan gunakan strategi scalping jangka pendek karena ‘cash is king’. Selain itu investor sebaiknya hindari aset dengan unlock suplai besar seperti STBL dengan token unlock yang mencapai 57,7%, berisiko menciptakan tekanan jual, serta pertimbangkan akumulasi proyek inflasi rendah.

Lebih lengkap, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

Lonjakan Kripto AI di Tengah Pasar Lesu

Data pasar sektor kripto dengan return tertinggi dalam 7 hari terakhir yang didominasi oleh AI (Sabtu, 14 Februari 2026). Sumber: CoinGecko

Sementara pasar secara umum masih lesu, sektor kripto berbasis AI justru mencatatkan lonjakan signifikan. Kenaikan ini dipicu oleh katalis seperti aktivasi dan adopsi ERC-8004 yang menjadi standar baru yang memungkinkan AI Agent memiliki identitas dan reputasi on-chain. 

Secara sederhana, ERC-8004 ini berfungsi layaknya “paspor dan rapor nilai” bagi agen AI di blockchain, sehingga identitas, rekam jejak, dan kredibilitasnya dapat diverifikasi secara aman dan lintas platform.

Narasi ini semakin kuat karena didukung oleh sejumlah jaringan seperti MegaETH, Linea, BNB Chain, dan OP Mainnet yang mulai mengadopsi standar tersebut. Dukungan infrastruktur lintas ekosistem ini memperkuat persepsi bahwa AI on-chain bukan sekadar tren sementara, melainkan bagian dari pengembangan utilitas jangka panjang di industri blockchain.

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan ini mengisyaratkan bahwa ritel maupun institusi mulai mengandalkan Bot untuk pasar, fokus saat ini tertuju pada sektor Moltbook dan Openclaw karena keduanya menawarkan eksposur pada narasi AI dan infrastruktur baru yang sedang berkembang. 

Penutup

Menurut insight Tim Research Tokocrypto, di Riset Kripto 9-13 Feb 2026 Bitcoin terjun ke level Extreme Fear merupakan akibat kombinasi tekanan makro global, distribusi suplai on-chain, dan pelemahan teknikal. Ditambah lagi dengan likuiditas global yang mengetat membuat investor defensif dan memprioritaskan perlindungan modal.

Namun, di tengah tekanan tersebut, sektor kripto AI dan ekosistem infrastruktur baru justru menguat karena katalis seperti, aktivasi dan adopsi standar ERC-8004 di berbagai ekosistem, yang memungkinkan AI Agent memiliki identitas dan reputasi on-chain, serta dukungan dari infrastruktur besar seperti OP Mainnet, BNB Chain, dan pengembang Ethereum

Namun, meskipun AI terlihat sedang berpesta, dalam kondisi Extreme Fear seperti sekarang, insight dari Tim Research Tokocrypto menegaskan bahwa fase ini menuntut prioritas pada pertahanan modal dan pembatasan spekulasi, meski terdapat sektor yang sedang outperform—dan yang paling penting adalah ‘cash is king’ ketika setuasi sepert ini.

Oleh karena itu, pendekatan yang lebih relevan adalah menjaga likuiditas dan menerapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) pada proyek berfundamental kuat, alih-alih mengejar lonjakan harga jangka pendek. Kamu bisa menggunakan fitur DCA yang ada di aplikasi Tokocrypto mulai dari Rp20.000 dengan download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Emas Bergejolak, Investor Justru Borong XAUT dan PAXG

Pasar tokenized gold terus menunjukkan pertumbuhan agresif meskipun harga emas fisik mengalami volatilitas dalam jangka pendek. Data terbaru mencatat kapitalisasi pasar tokenized gold telah melampaui $6 miliar, menjadikannya salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri aset digital.

Kenaikan ini menandakan meningkatnya minat investor terhadap eksposur aset safe haven melalui infrastruktur blockchain, di tengah kondisi pasar global yang tidak stabil.

Kapitalisasi Tokenized Gold Naik $2 Miliar Sejak Awal Tahun

Berdasarkan data Dune, total market cap tokenized gold telah naik lebih dari $2 miliar sejak awal tahun. Pada saat laporan ini dibuat, nilai pasar sektor tersebut berada di level $6,12 miliar.

Seiring pertumbuhan tersebut, lebih dari 1,2 juta ounce emas fisik kini tercatat tersimpan dalam sistem kustodian untuk mendukung penerbitan token-token emas berbasis blockchain. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap representasi digital emas terus meningkat.

XAUT Dominasi Pasar, Capai $3,5 Miliar

Tether Gold (XAUT) masih menjadi pemain terbesar dalam ekosistem tokenized gold. Market cap XAUT kini berada di sekitar $3,5 miliar, atau lebih dari setengah total nilai pasar tokenized gold.

Data Token Terminal menunjukkan kapitalisasi XAUT melonjak lebih dari 50% hanya dalam sebulan terakhir. CEO Tether Paolo Ardoino sebelumnya juga menyatakan perusahaan berencana meningkatkan eksposur emas hingga 10–15% dari total portofolio investasi mereka.

Tether dilaporkan mempercepat strategi akumulasi emas dan bahkan disebut melampaui pembelian beberapa negara seperti Yunani, Qatar, dan Australia. Pada kuartal terakhir 2025, Tether menambah eksposur sekitar 27 metrik ton emas.

Baca juga: Tether Masuk Bisnis Emas! Gold.com Kebagian Dana $150 Juta

Tether Investasi di Gold.com dan Kembangkan Akses Emas Digital

Selain menambah cadangan emas, Tether juga melakukan investasi strategis senilai $150 juta ke platform logam mulia Gold.com. Investasi tersebut memberi Tether sekitar 12% kepemilikan perusahaan.

Melalui kerja sama ini, Tether akan mengintegrasikan XAUT ke dalam ekosistem Gold.com, dengan tujuan memperluas akses emas melalui jalur distribusi digital maupun tradisional.

Tether juga menyebut pihaknya sedang mengeksplorasi opsi agar pelanggan dapat membeli emas fisik menggunakan mata uang digital seperti USDT, stablecoin terbesar di dunia, serta USA₮, stablecoin baru yang diklaim telah diatur secara federal dan didukung dolar AS.

Dalam upaya memperluas utilitas token emasnya, Tether turut meluncurkan Scudo, satuan unit baru yang mewakili 1/1.000 dari XAUT.

PAXG Jadi Pesaing Terdekat dengan Market Cap $2,3 Miliar

Di posisi kedua, Paxos Gold (PAXG) mencatat market cap sekitar $2,3 miliar. Token emas ini mengalami kenaikan 33,2% dalam sebulan terakhir.

Secara keseluruhan, XAUT dan PAXG menjadi dua aset dominan yang menyumbang mayoritas aktivitas dalam pasar tokenized gold.

Dengan kapitalisasi pasar yang terus naik, tokenized gold semakin mempertegas posisinya sebagai alternatif eksposur emas bagi investor yang ingin memanfaatkan sistem blockchain tanpa kehilangan dukungan aset fisik sebagai underlying.

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan ini menunjukkan meningkatnya permintaan investor untuk aset safe-haven dalam format digital yang likuid.

“Pertumbuhan pesat RWA (Real World Assets) berbasis emas membuktikan blockchain menjadi infrastruktur utama untuk kepemilikan aset fisik secara global,” jelasnya.

Baca juga: Tether Luncurkan Mining OS (MOS), Dorong Efisiensi Penambangan BTC


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Naik ke $2.000, Tapi Data Derivatif Ungkap Exodus Besar

Pasar derivatif Ethereum (ETH) menunjukkan sinyal pelemahan leverage dalam 30 hari terakhir, seiring turunnya open interest (OI) secara masif di berbagai exchange utama. Data net open interest change (30D) mencatat total penurunan melebihi 80 juta ETH, mengindikasikan bahwa trader mulai mengurangi eksposur risiko dan menutup posisi futures secara besar-besaran.

Fenomena ini dinilai sebagai fase deleveraging, di mana pelaku pasar menarik modal dari kontrak derivatif, terutama di tengah volatilitas harga Ethereum yang masih tinggi.

Binance hingga Bybit Catat Penurunan OI Terbesar

Dilaporkan Crypto Quant, penurunan open interest paling signifikan tercatat terjadi di beberapa exchange utama seperti Binance, Gate.io, OKX, dan Bybit. Dalam 30 hari terakhir, Binance mencatat penurunan sekitar 40 juta ETH. Gate.io turun lebih dari 20 juta ETH, sementara OKX mengalami penurunan sekitar 6,8 juta ETH dan Bybit turun sekitar 8,5 juta ETH.

Jika digabungkan, penurunan OI dari empat platform tersebut mencapai sekitar 75 juta ETH. Ketika ditambah dengan platform lain yang juga mencatat angka negatif dalam skala lebih kecil, total kontraksi open interest secara keseluruhan melampaui 80 juta ETH.

Data ini memperlihatkan bahwa penurunan tidak hanya terjadi di satu exchange tertentu, melainkan bersifat luas dan merata di pasar derivatif Ethereum.

Sinyal Trader Mulai Kurangi Leverage

Baca juga: Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

Penurunan open interest dalam jumlah besar umumnya mengindikasikan bahwa trader, terutama pengguna leverage tinggi, sedang mengurangi posisi dan memilih menutup kontrak futures dibanding membuka posisi baru. Hal ini bisa disebabkan oleh meningkatnya kehati-hatian pasar atau tekanan akibat pergerakan harga yang tidak stabil.

Kondisi seperti ini sering terjadi ketika pasar memasuki fase transisi, di mana spekulasi jangka pendek mulai melemah dan pelaku pasar beralih ke strategi yang lebih konservatif.

Bisa Jadi “Bersih-Bersih” Pasar Sebelum Stabil

Dari sisi struktur pasar, kontraksi open interest dalam skala besar dapat dianggap sebagai proses “clean-up” atau pembersihan posisi lemah. Ketika leverage menurun, potensi terjadinya forced liquidation besar-besaran di masa depan juga cenderung berkurang.

Situasi ini dinilai dapat membuka peluang terbentuknya stabilitas harga yang lebih solid, atau bahkan menjadi dasar pembentukan support baru bagi Ethereum dalam waktu dekat.

Harga Ethereum Naik 6% dalam 24 Jam

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah penurunan leverage tersebut, Ethereum tercatat mengalami penguatan. ETH diperdagangkan di kisaran $2.078, naik sekitar 6% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar Ethereum berada di sekitar $250 miliar, dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $18 miliar.

Meski harga menunjukkan pemulihan jangka pendek, data open interest menegaskan bahwa pasar derivatif sedang memasuki fase penyesuaian risiko yang signifikan, dengan trader memilih mengurangi posisi daripada menambah spekulasi baru.

Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan OI yang tajam biasanya diikuti oleh periode volatilitas rendah atau konsolidasi. Pasar sedang ‘dicuci’ dari leverage berlebih, yang sebenarnya sehat untuk stabilitas jangka menengah meskipun berdarah-darah di jangka pendek.

Baca Juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com