Tag Archives: altcoin

Harga Mantle (MNT) Naik 1,99%, Efek Instan Teaser MoMNTum?

Mantle merilis teaser kriptik bertajuk “MoMNTum” dengan pesan “Route confirmed: S01. Portal initializing…”.

Kontan, unggahan ini dengan cepat memicu spekulasi di komunitas, mulai dari dugaan airdrop hingga asumsi upgrade besar.

Tak lama Setelah perilisan tersebut, CoinMarketCap mencatat harga Mantle (MNT) mengalami kenaikan 1,99% dalam 24 jam terakhir, sedikit mengungguli performa pasar kripto secara umum yang naik sekitar 1,21%.

Meski terlihat moderat, pergerakan ini menarik perhatian karena muncul setelah periode tekanan harga berkepanjangan.

Kombinasi ini memunculkan pertanyaan utama di kalangan pelaku pasar: apakah penguatan MNT ditopang oleh fundamental yang nyata, atau hanya respons spekulatif terhadap narasi pemasaran semata?

Baca Juga: Top Ethereum Ecosystem Tokens Hari Ini: Mantle Melejit 13%

“MoMNTum”: Ramai di Sosial Media, Sepi di Fundamental

Menanggapi perilisan teaser MoMNTum, Tim Research Tokocrypto menilai teaser tersebut tidak berkaitan dengan pembaruan teknis mainnet atau perubahan tokenomics.

Indikasinya justru lebih mengarah pada kampanye branding atau peluncuran musim insentif yang disebut-sebut sebagai Season 1.

“Kampanye bertema “Season 1″ ini mencerminkan tren gamifikasi yang makin umum di protokol Layer-2 untuk mendongkrak metrik aktivitas secara artifisial melalui sistem poin atau airdrop farming.”

Karena tidak disertai kejelasan utilitas ekonomi, roadmap teknis, atau dampak langsung terhadap jaringan, event ini dikategorikan sebagai “marketing noise”, konten promosi yang efektif menciptakan atensi, tetapi minim dampak struktural terhadap valuasi token.

Dalam konteks pergerakan harga, penting dicatat bahwa penguatan MNT terjadi lebih dahulu setelah pengumuman ZK rollup, bukan setelah teaser “MoMNTum”.

Ini memperkuat pandangan bahwa pasar saat ini lebih merespons substansi teknis dibanding simbolisme naratif.

Level Teknikal: Stabil, Tapi Belum Berubah Tren

Secara teknikal, MNT saat ini bertahan di area $0,85–$0,87, zona support krusial. Bertahannya harga di atas level ini membuka peluang relief rally, meskipun tren menengah masih tergolong bearish karena harga belum menembus rata-rata pergerakan utama.

Indikator momentum menunjukkan tekanan jual mulai mereda, tetapi konfirmasi pembalikan tren baru akan muncul jika harga mampu menutup harian di atas area resistensi jangka pendek.

Baca Juga: Top 5 Token Layer-2 Hari Ini: MNT $1.07 dan STRK Melejit 41%!

Kenaikan 1,99% Mantle mencerminkan respons pasar terhadap katalis nyata: migrasi menuju ZK rollup Ethereum dan meningkatnya atensi whale.

Sementara itu, teaser “MoMNTum” lebih berperan sebagai penguat sentimen sosial, bukan pendorong nilai intrinsik.

Bagi investor, perbedaan ini krusial. Dalam fase pasar yang matang dan selektif, fundamental kembali menjadi pembeda utama.

Narasi bisa memicu volatilitas sesaat, tetapi arah jangka menengah tetap ditentukan oleh upgrade protokol, adopsi, dan arsitektur jaringan.

“Bagi trader, ini adalah sinyal klasik “buy the rumor” di mana harga naik karena spekulasi narasi; namun bagi investor fundamental, ini adalah bendera kuning karena ketergantungan pada insentif pemasaran sering kali menutupi kurangnya pertumbuhan organik, berisiko memicu koreksi tajam (“sell the news”) begitu detail kampanye yang mungkin mengecewakan terungkap,” menurut Tim Research Tokocrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 27 Januari 2026: Rebound Tipis, Sampai Kapan?

Pasar kripto hari ini, Selasa (27/1) mencatat rebound tipis dengan sejumlah altcoin seperti AXS, AXL, dan ONG memimpin penguatan, menandakan kembalinya minat risiko jangka pendek.

Namun, Bitcoin masih berada dalam fase waspada karena tekanan makro menjelang tenggat potensi penutupan pemerintah AS pada 30 Januari, yang secara historis justru memicu volatilitas dan pelemahan harga, bukan reli. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial saat Pasar Rebound Tipis

  • AXS melonjak 38% hari ini, capai level harga $2,684.
  • AXL catat kenaikan signifikan 21% sentuh $0,0891.
  • ONG tumbuh positif 16%, harga kini di level $0,0927.

Bitcoin Diuji Risiko Penutupan Pemerintah AS 30 Januari

  • Gagal bertahan di level tertinggi, BTC tertekan jelang tenggat 30 Jan.
  • Historis: Bitcoin ikuti tren pasar saat penutupan, bukan jadi aset aman.
  • Penutupan berisiko picu volatilitas & penurunan harga, bukan reli.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

Altcoin Potensial di Akhir Januari 2026

  • HBAR: Terdeteksi Akumulasi Awal, Target Pemulihan ke $0,114.
  • KITE: Struktur Bullish, Target Cetak Rekor Harga Tertinggi (ATH).
  • Momentum Positif: Tren Berlanjut Selama Support Kunci Terjaga.

Agenda Ekonomi AS Pekan Ini yang Pengaruhi Bitcoin

  • Kebijakan Fed, data inflasi & laba emiten tech tentukan arah pasar.
  • Klaim Pengangguran: Pasar tenaga kerja lambat potensi dongkrak BTC.
  • Data PPI Desember: Kejutan inflasi picu volatilitas kripto.
  • Laporan keuangan tech: Sentimen AI untungkan Bitcoin.

Baca juga: Riset Kripto 19-23 Jan 2026: Bitcoin Kembali Anjlok! Kapan Usai?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

iPhone 17 Pro vs Solana Seeker Mana yang Lebih Bagus?

Akhir-akhir ini, nama Solana Seeker kembali mencuri perhatian para investor kripto berkat hadirnya program airdrop SKR yang nilainya dikabarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Fenomena ini membuat banyak orang penasaran, bukan hanya soal potensi keuntungan dari token SKR, tetapi juga mengenai perangkat yang menjadi wadah utama ekosistem Web3 tersebut. 

Di sisi lain, dunia smartphone juga tak lama kemarin sedang terpincut dengan kehadiran iPhone 17 Pro, flagship terbaru Apple yang menawarkan performa luar biasa, kamera profesional, serta desain baru yang menawan.

Jika dibandingkan secara spesifikasi dan fungsi, kira-kira antara Solana Seeker dan iPhone 17 Pro mana yang lebih bagus?

Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker Solana Mobile

Sekilas Tentang iPhone 17 Pro vs Solana Seeker

Ilustrasi fitur iPhone 17 Pro. Sumber: Apple

iPhone 17 Pro adalah bagian dari lini iPhone 17 series yang diluncurkan Apple pada September 2025. Ponsel ini menargetkan pengguna profesional dengan fokus pada performa, fotografi, dan integrasi Apple Intelligence. iPhone 17 Pro dilengkapi dengan desain aluminum unibody dan Ceramic Shield 2, iPhone 17 Pro juga dilengkapi dengan spesifikasi tahan debu dan air (IP68) dan mendukung wireless charging hingga 25W via MagSafe. Harga iPhone 17 Pro di Indonesia (resmi iBox/TAM) saat ini berkisar antara Rp23.749.000 hingga di atas Rp30 jutaan, dengan varian tertinggi iPhone 17 Pro Max 2TB menembus Rp43.999.000.

Illustrasi Fitur Sonala Seeker. Sumber: Solana Mobile

Solana Seeker adalah ponsel Web3 generasi kedua dari Solana Mobile, menggantikan Saga dengan perbaikan usability seperti Seed Vault untuk keamanan wallet crypto dan Genesis Token untuk rewards on-chain eksklusif. Dirilis pada Agustus 2025, ponsel ini berbasis Android dengan dApp store khusus Solana, memudahkan transaksi blockchain seperti double-tap payments. Harganya sekitar Rp7-8 jutaan jika di Indonesia, Belum termasuk pajak masuk karena HP ini belum masuk secara resmi.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop

Perbandingan Spesifikasi

Berikut tabel perbandingan spesifikasi utama iPhone 17 Pro vs Solana Seeker:

Aspek iPhone 17 Pro Solana Seeker
Layar 6.3 inci Super Retina XDR OLED, 2622×1206 (460 ppi), 120Hz ProMotion, Always-On, 3.000 nits peak 6.36 inci AMOLED, 2670×1200 (460 ppi), 120Hz dynamic refresh rate
Prosesor A19 Pro (6-core CPU, 6-core GPU, 16-core Neural Engine) MediaTek Dimensity 7300 octa-core
RAM/Storage 12 GB RAM, 256GB/512GB/1TB 8 GB RAM, 128 GB UFS 3.1
Kamera Rear: 48MP Fusion Main + 48MP Ultra Wide + 48MP Telephoto (8x zoom); Front: 18MP Centre Stage Rear: 108MP + 8MP + 2MP; Front: 32MP
Baterai ~4.000 mAh, hingga 33 jam video; fast charge 50% dalam 20 menit 4.500 mAh, wireless charging
Desain Aluminum unibody, Ceramic Shield 2, IP68, bobot 206g Dimensi 73.5×154.8×9.3mm, fokus Web3
Fitur Apple Intelligence, Face ID, MagSafe, 5G mmWave, USB-C 10Gb/s Seed Vault wallet, Genesis Token, .skr domain, dApp store Solana
OS iOS 26 Android 15
Harga Rp23–40 jutaan Rp7–8 jutaan belum termasuk pajak masuk

Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange

Mana yang Lebih Bagus?

iPhone 17 Pro tentu menang jauh dibandingkan dengan Solana Seeker dalam hal performa, kamera, dan ekosistem. Dengan chip A19 Pro yang super cepat, layar Super Retina XDR berteknologi ProMotion 120Hz, serta sistem kamera 48MP yang mendukung ProRAW dan ProRes video, iPhone 17 Pro jelas menjadi pilihan premium bagi pengguna yang mengutamakan kualitas dan produktivitas.

Sementara itu, Solana Seeker hadir sebagai smartphone niche dengan fokus pada integrasi Web3 dan crypto wallet bawaan, menawarkan keunggulan bagi pengguna yang aktif di dunia blockchain.

Intinya, semua kembali ke preferensi kamu. Sebagai pertimbangan:

Beli iPhone 17 Pro jika:

  • Butuh handphone utama sebagai daily driver.
  • Mengutamakan kamera kelas profesional untuk foto dan video, lengkap dengan ProRAW & ProRes.
  • Butuh performa super cepat untuk gaming, editing, dan multitasking berkat chip A19 Pro.
  • Ingin ekosistem Apple yang seamless: sinkronisasi dengan Mac, iPad, Apple Watch, dan layanan iCloud.
  • Menginginkan dukungan software jangka panjang (update iOS hingga bertahun-tahun).
  • Tidak masalah dengan harga premium demi kualitas flagship terbaik.

Beli Solana Seeker jika:

  • Butuh secondary phone,  selain HP daily driver.
  • Kamu adalah crypto enthusiast yang aktif menggunakan wallet, dApps, dan ekosistem Solana.
  • Butuh smartphone dengan integrasi Web3 bawaan, tanpa harus install aplikasi tambahan.
  • Menginginkan harga lebih terjangkau dibanding flagship Apple, tapi tetap dengan layar AMOLED 120Hz.
  • Tidak terlalu mementingkan kamera atau performa setara iPhone, karena fokus utama ada di fitur blockchain.

Pengen investasi kripto tapi bingung mulai dari mana? Mulai dari deposit Rp50.000 juga bisa kok! Di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto, kamu bisa beli mulai dari Rp1.700 dengan fitur Beli/Jual lho!

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Top Gainers! 3 Altcoin Binance Wallet IDO Catat Lonjakan Dua Digit

Sejumlah altcoin yang tergabung dalam kategori Binance Wallet IDO mencatatkan performa agresif dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar di CoinMarketCap, terdapat tiga token teratas yang mendominasi sektor ini dan menarik perhatian pelaku pasar kripto karena lonjakan harga dan volume transaksi yang signifikan.

1. River (RIVER) Pimpin Kapitalisasi Pasar

Token River (RIVER) menjadi aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di kategori Binance Wallet IDO. RIVER diperdagangkan di level US$85,26 dengan kenaikan 42,79% dalam 24 jam dan melonjak tajam 234,81% selama 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar RIVER tercatat mencapai US$1,67 miliar, dengan volume transaksi harian sebesar US$100,23 juta. Saat ini, suplai yang beredar berada di angka 1,18 juta RIVER, menjadikannya token dengan valuasi tertinggi di sektor ini.

Baca juga: Tiga Altcoin Derivatif Ini Meroket Volume Tembus Ratusan Juta Dolar

2. Bitlayer (BTR) Menguat Dua Digit

Di posisi berikutnya, Bitlayer (BTR) mencatatkan performa kuat dengan harga US$0,1101. Token ini mengalami kenaikan 63,64% dalam 24 jam dan menguat 84,04% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar BTR berada di kisaran US$28,8 juta, sementara volume transaksi 24 jam mencapai US$40,58 juta. Total suplai yang beredar tercatat sebanyak 363,94 juta BTR, menunjukkan likuiditas yang relatif tinggi dibandingkan kapitalisasi pasarnya.

3. Lorenzo Protocol (BANK) Stabil di Tengah Volatilitas

Token Lorenzo Protocol (BANK) menempati posisi tiga besar berdasarkan kapitalisasi pasar. BANK diperdagangkan pada harga US$0,05335, dengan kenaikan 10,05% dalam 24 jam dan 3,57% dalam sepekan.

Kapitalisasi pasar BANK tercatat sebesar US$28,1 juta, dengan volume perdagangan harian mencapai US$11,18 juta. Jumlah suplai beredar berada di angka 212,9 juta BANK, menjadikannya salah satu aset yang relatif stabil di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif.

Kesimpulan

Pergerakan harga di sektor Binance Wallet IDO menunjukkan minat pasar yang masih kuat terhadap altcoin berkapitalisasi kecil hingga menengah. Lonjakan signifikan yang dicatat RIVER dan BTR menandakan tingginya spekulasi dan aktivitas perdagangan, sementara BANK tampil lebih stabil dengan pertumbuhan moderat.

Pelaku pasar tetap disarankan mencermati volatilitas dan risiko sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat pergerakan harga token IDO cenderung sangat dinamis.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Melemah ke US$0,1215, Analis Soroti Pola Historis 19 Pekan

Harga Dogecoin (DOGE) kembali melemah dalam perdagangan terakhir. Berdasarkan data CoinMarketCap, Dogecoin diperdagangkan di level US$0,1215, turun 1,06 persen dalam 24 jam terakhir. Pelemahan ini terjadi di tengah volatilitas tinggi dan tekanan jual yang konsisten sepanjang sesi perdagangan.

Pada awal sesi, Dogecoin sempat bergerak naik hingga menyentuh US$0,1233. Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama setelah tekanan jual mulai mendominasi pasar. Harga kemudian berbalik arah dan mengalami penurunan bertahap hingga menembus level US$0,119, yang menjadi titik terendah harian.

Upaya Pemulihan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Gagal Tembus US$0,15: Aksi Jual Tinggi, Kenapa?

Upaya pemulihan sempat mendorong harga kembali ke atas US$0,121, tetapi setiap kenaikan tertahan oleh zona resistansi di sekitar US$0,122. Sepanjang paruh kedua sesi, pergerakan harga membentuk pola lower highs, menandakan lemahnya momentum beli. Hingga akhir perdagangan, Dogecoin tetap ditutup dengan penurunan 1,06 persen.

Dilaporkan Blocknomi, secara mingguan, kinerja Dogecoin juga masih tertekan. Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir memperpanjang pelemahan yang telah mencapai lebih dari 4 persen dalam sepekan.

Meski demikian, sejumlah analis menyoroti adanya pola teknikal menarik pada grafik mingguan Dogecoin. Seorang analis kripto dengan nama akun Trader Tardigrade mengamati bahwa struktur harga DOGE saat ini menunjukkan kemiripan yang kuat dengan pola koreksi historis sebelumnya.

Pada periode sebelumnya, Dogecoin mengalami koreksi sebesar 59,17 persen yang berlangsung selama 19 pekan, ditandai oleh rangkaian lower highs dan lower lows. Setelah membentuk dasar yang membulat, harga kemudian berbalik arah dan memasuki fase kenaikan yang signifikan.

Pola Grafik Penting DOGE

Menariknya, pola yang sama kembali muncul pada pergerakan harga saat ini. Grafik mingguan menunjukkan penurunan dengan durasi dan persentase yang hampir identik, yakni 59,17 persen dalam 19 candle mingguan. Struktur pergerakan harga dinilai sangat mirip dengan siklus sebelumnya, memunculkan spekulasi bahwa Dogecoin tengah berada di fase akhir koreksi.

Meski belum ada konfirmasi pembalikan arah, kesamaan pola historis tersebut membuat pelaku pasar mencermati pergerakan Dogecoin dalam beberapa pekan ke depan, terutama untuk melihat apakah aset kripto ini akan kembali mengikuti jalur pemulihan seperti siklus sebelumnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Hyperliquid Donasikan $254.000 ke ZachXBT, Siapa ZachXBT?

Hyperliquid Foundation diketahui tidak lama kemarin melakukan donasi sebesar 10.000 HYPE atau setara dengan $254.000 ke ZachXBT. Menjadikan donasi dari Hyperliquid ini donasi kedua terbesar yang pernah diterima ZachXBT dari institusi blockchain

Sumber gambar: X @0x_Lens

Bagi yang belum tahu siapa itu ZachXBT, ZachXBT dikenal sebagai detektif on-chain, yang sering melakukan penelusuran tindak kriminal seperti hacking, dan rug pull yang melibatkan blockchain secara gratis melalui laman sosial media miliknya, seperti di akun X @zachxbt.

Donasi dari Hyperliquid sendiri terjadi tak lama setelah ZachXBT mengungkap pencuarian dana $282 juta dalam bentuk LTC & BTC melalui social engineering pada hardware wallet yang terjadi tanggal 10 Januari 2026.

Baca juga: CEO Bank of America: Bunga Stablecoin Bisa Bikin $6 miliar Keluar Sistem Perbankan!

Siapa ZachXBT? Profil Lengkap Sang Investigator Blockchain

ZachXBT merupakan akun anonim yang sering kali membongkar kasus peretasan, penipuan, skema ponzi hingga rug pull di dunia blockchain dan kripto secara gratis.

ZachXBT dominan aktif di X dengan akun @zachxbt dan di Telegram grup pribadi miliknya. Akunnya sendiri sudah ada dari tahun 2015, namun ia diketahui baru aktif melakukan penelusuran layaknya seorang detektif digital mulai dari sekitar tahun 2021.

Dikutip dari bio-nya “Scam survivor turned 2D investigator”  ZachXBT menggambarkan dirinya sebagai “penyintas rug pull” yang membuat pengalaman kehilangan dana akibat skema penipuan di masa-masa awal dirinya terjun ke dunia kripto tersebut memicu obsesi untuk memahami kemana perginya uang yang raib.

Popularitasnya semakin melonjak berkat konsistensi dalam membongkar kasus-kasus besar, hingga kini ia memiliki hampir 1 juta pengikut di X, dan 91.982 subscribers di Telegram peribadi miliknya. 

ZachXBT menjadi salah satu contoh bagaimana solidnya komunitas kripto dan donasi seperti dari proyek-proyek kripto besar seperti Hyperliquid ini membantu mendanai operasinya agar bisa terus dibagikan kepada komunitas kripto global secara gratis.

Contoh Kasus yang Pernah Diungkap ZachXBT

ZachXBT sering bekerja lebih cepat daripada agen penegak hukum, menggunakan data on-chain untuk melacak aliran dana curian ke exchange atau wallet anonim.

Ia juga menjabat sebagai advisor di Paradigm, firma VC crypto terkemuka, tapi tetap independen dalam investigasinya. 

Berikut contoh kasus yang pernah diungkap oleh ZachXBT:

ZachXBT Bongkar Perampokan Brutal $4,3 Juta Crypto di Inggris

Pada Juni 2024, seorang remaja asal Inggris bernama Faris Ali (alias Zay/Tommy) diduga mengoordinasikan perampokan brutal berbasis crypto senilai lebih dari $4.3 juta melalui home invasion di Inggris.

Pelaku menyamar sebagai kurir pengiriman, memaksa korban mentransfer aset kripto di bawah ancaman senjata setelah memanfaatkan kebocoran data yang mengungkap identitas dan lokasi korban.

ZachXBT mengungkap identitas pelaku lewat chat Telegram bocor, foto bukti, ENS domain farisali.eth, serta bukti on-chain. Berkat kerjasama dengan korban dan polisi, Metropolitan Police menyita hampir seluruh dana curian, dan Faris beserta dua rekannya divonis di Sheffield Crown Court pada 2025.

Baca juga: Hacker Paksa YouTuber Sebar Malware Penambangan Kripto

Cara ZachXBT Melakukan Metode Investigasi

Menurut ccn, semua yang dilakukan ZachXBT bisa terjadi berkat sistem open ledger blockchain, yang mencatat setiap transaksi secara publik dan dapat diakses oleh siapa saja, ada pun beberapa cara yang digunakan ZachXBT adalah sebagai berikut:

  • Menghubungkan dompet dengan skema penipuan: Dengan sengaja menautkan dompet kripto ke sebuah scam, ZachXBT mampu mengungkap pelaku dan memberi peringatan kepada komunitas.
  • Melacak aliran dana: Dengan menelusuri pergerakan dana antar-wallet, ZachXBT dapat mengidentifikasi pola yang tidak biasa dan potensi tanda bahaya.
  • Mendeteksi pola mencurigakan: Melalui analisis transaksi dan pencocokan data dari berbagai sumber, ZachXBT menemukan anomali yang bisa menjadi indikasi penipuan.

ZachXBT sangat terampil dalam melacak pergerakan dompet dan menghubungkan titik-titik data untuk mengungkap scam, rug pulls, skema Ponzi, serta aktivitas ilegal lainnya. 

Dedikasinya dalam membongkar proyek-proyek yang menipu investor, mencuri dana, atau memanipulasi pasar, ditambah dengan upaya edukasi yang ia lakukan, menjadikan ZachXBT sosok yang dihargai dalam komunitas kripto.

Bagi kamu yang tertarik melihat bagaimana ZachXBT beraksi, kamu bisa langsung kunjungi profile ZachXBT di X @zachxbt atau gabung di channel Telegram miliknya yang tertera di profile X.

Baca juga: Contoh Nyata Manfaat Aset Kripto: Venezuela Andalkan USDT di Tengah Inflasi

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Terkoreksi ke $126, Tapi Dana ETF dan Aktivitas Jaringan Meledak

Harga Solana (SOL) mengalami koreksi tajam dari puncak tahunan di sekitar USD 148 dan kini bertahan di kisaran USD 126–127. Penurunan sekitar 15% sepanjang Januari ini terjadi di tengah melemahnya momentum teknikal. Namun, di balik tekanan harga jangka pendek tersebut, data on-chain dan arus institusional justru menunjukkan lonjakan signifikan yang menjaga prospek bullish Solana untuk periode menengah hingga 2026.

Berdasarkan data TradingNEWS per 24 Januari 2026, kapitalisasi pasar Solana berada di kisaran USD 72–73 miliar, menempatkannya di peringkat tujuh besar kripto global. Volume perdagangan harian tercatat antara USD 1,6 miliar hingga USD 2,7 miliar, mencerminkan volatilitas intraday yang masih tinggi.

Tekanan Teknikal Masih Terasa

Dilaporkan Trading News, secara teknikal, SOL-USD saat ini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, masing-masing di area USD 134 dan USD 136. Pola death cross pada timeframe jangka pendek, RSI di kisaran 38–40, serta indikator MACD negatif menandakan momentum bearish masih mendominasi.

Area support utama berada di rentang USD 124–127 dan USD 120. Jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke USD 110 hingga area psikologis USD 100. Sementara itu, resistensi terdekat berada di USD 130–136, dengan target lanjutan di USD 148 dan USD 150.

Meski demikian, pola teknikal jangka menengah seperti inverted head and shoulders dan cup and handle masih terbentuk. Selama area USD 120–130 mampu dipertahankan, peluang pengujian ulang ke level tertinggi sebelumnya tetap terbuka.

Aktivitas Jaringan Solana Melonjak

Baca juga: Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

Di sisi fundamental, performa jaringan Solana menunjukkan pertumbuhan yang agresif. Dalam 30 hari terakhir, jaringan ini memproses lebih dari 2 miliar transaksi, jauh melampaui Ethereum dan BNB Chain. Aktivitas tersebut memperkuat posisi Solana sebagai salah satu blockchain dengan throughput tertinggi di industri.

Volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) berbasis Solana juga mencapai rekor, dengan total bulanan sekitar USD 107 miliar dan volume harian puncak hingga USD 4,4 miliar. Angka ini menempatkan Solana di posisi teratas untuk aktivitas perdagangan on-chain dalam jangka pendek.

Selain itu, transaksi stablecoin di jaringan Solana tercatat menembus USD 312 miliar dalam 30 hari, dengan lebih dari 260 juta transaksi dan sekitar 4,5 juta alamat aktif. Data ini menunjukkan bahwa Solana semakin digunakan sebagai jalur penyelesaian (settlement rail) untuk arus dana berbasis dolar, bukan sekadar perdagangan spekulatif.

Pengguna, Staking, dan Keamanan Jaringan

Pertumbuhan pengguna turut memperkuat fundamental Solana. Jumlah pengguna bulanan meningkat sekitar 34% menjadi 81,2 juta, sementara alamat aktif mingguan mencapai 27,1 juta. Pendapatan biaya jaringan juga naik sekitar 42% menjadi lebih dari USD 20 juta.

Dari sisi keamanan, tingkat staking SOL berada di level tertinggi sepanjang masa, mengurangi suplai yang beredar di pasar. Sekitar 92% validator telah mengadopsi pembaruan terbaru, menandakan kesiapan jaringan dalam meningkatkan stabilitas dan keandalan.

Arus Dana Institusional Menguat

Minat institusional terhadap Solana terlihat dari produk ETF berbasis SOL yang mencatat inflow lebih dari USD 11 juta dalam sepekan, berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin dan Ethereum yang justru mengalami arus keluar. Total aset kelolaan ETF Solana kini mencapai sekitar USD 1,08 miliar.

Selain ETF, adopsi neraca perusahaan juga mulai terlihat. Salah satu entitas dilaporkan memegang sekitar 6,9 juta SOL dengan nilai mendekati USD 1 miliar, menandakan Solana mulai diposisikan sebagai aset strategis jangka panjang.

Prospek Harga: $200 Masih Dalam Radar

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 25 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan harga saat ini di kisaran USD 127, potensi kenaikan ke USD 200 mencerminkan upside sekitar 55–60%. Skenario optimistis jangka panjang bahkan membuka peluang ke level yang lebih tinggi jika Solana mampu mempertahankan dominasi DEX, arus stablecoin, serta keberhasilan upgrade jaringan seperti Alpenglow dan Agave.

Namun, risiko tetap ada. Kegagalan mempertahankan support utama dan memburuknya sentimen pasar kripto secara luas dapat mendorong SOL kembali ke area USD 100.

Kesimpulan

Solana saat ini berada di persimpangan antara tekanan teknikal jangka pendek dan fundamental jaringan yang sangat kuat. Koreksi harga belum menghapus lonjakan aktivitas on-chain, arus ETF, serta adopsi institusional yang terus meningkat. Dengan volatilitas tinggi yang masih membayangi, pergerakan SOL ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menjaga area support kunci sambil mempertahankan pertumbuhan ekosistem yang agresif.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Ambruk 16%, Akankah Support $126 Bertahan?

Kinerja Solana (SOL) di awal tahun 2026 berubah drastis. Setelah sempat mencatat reli hampir 20%, harga SOL justru terkoreksi tajam hingga 16% dalam satu hari usai gagal menembus level resistensi penting di $145 pada 25 Januari.

Berdasarkan data TradingView, penolakan di area tersebut memicu pembalikan struktur harga jangka pendek. Tekanan jual meningkat dan mendorong SOL turun mendekati zona $126, yang sebelumnya berfungsi sebagai area penopang.

Penurunan ini menunjukkan perubahan sentimen pasar yang cepat. Ketika kelanjutan tren naik gagal terkonfirmasi, kendali harga beralih dari pembeli ke penjual.

Zona likuidasi perbesar risiko penurunan

Data Liquidation Heatmap dari CoinGlass memperlihatkan dua klaster likuidasi utama di kisaran $123–$126 dan di atas $130. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan likuiditas ke bawah masih aktif, dengan area support yang lebih kuat berada di sekitar $117–$119.

Dilaporkan AMBCrypto, situasi tersebut membuat pergerakan harga tetap rapuh. Setiap upaya pemantulan lemah menuju $130 berisiko memicu likuidasi tambahan di sisi jual, sehingga pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam merespons potensi reli jangka pendek.

Open Interest naik di tengah pelemahan harga

Data CoinGlass juga menunjukkan peningkatan Open Interest (OI) yang signifikan. Sejak akhir Desember, OI naik dari sekitar $6,6 miliar menjadi lebih dari $8,8 miliar pada Januari. Namun, kenaikan ini tidak diiringi penguatan harga.

Kondisi tersebut mencerminkan dominasi posisi short di pasar. Ketika open interest meningkat sementara harga terus turun, hal ini mengindikasikan tekanan bearish yang kuat dan minimnya dukungan dari pembeli.

Baca juga: Solana Terkoreksi ke $126, Tapi Dana ETF dan Aktivitas Jaringan Meledak

Staking SOL cetak rekor tertinggi

Di tengah koreksi harga, aktivitas staking Solana justru menunjukkan tren berlawanan. Rasio staking SOL melonjak ke rekor tertinggi di level 70%, dengan lebih dari $60 miliar SOL terkunci dalam mekanisme staking, menurut data Token Terminal.

Lonjakan ini mencerminkan keyakinan investor jangka panjang terhadap fundamental jaringan Solana. Meskipun harga mengalami tekanan, komitmen pemegang token terhadap ekosistem dinilai tetap solid.

Level krusial yang perlu diperhatikan

Saat ini, SOL gagal mempertahankan area $126, sehingga fokus pasar bergeser ke zona support berikutnya di $118–$119. Jika area tersebut ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lanjutan menuju kisaran $95–$98 terbuka lebar.

Sementara itu, dari sisi atas, pemulihan yang berkelanjutan baru akan terlihat jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas $145. Hingga kondisi tersebut tercapai, pergerakan SOL diperkirakan masih rentan terhadap volatilitas berbasis likuiditas.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan di US$1,87, RSI Bangkit: Jalan ke US$2,03 Terbuka?

Harga XRP kembali berada di bawah tekanan setelah mencatatkan level terendah lokal sejak awal Januari. Meski tren turun masih mendominasi secara bulanan, sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi pembalikan arah dalam jangka pendek.

Dilaporkan BeInCrypto, tekanan jual yang berkepanjangan mendorong XRP turun ke level terendah bulanan. Namun, secara historis, fase penurunan tajam seperti ini kerap menjadi sinyal kelelahan pasar, bukan kelanjutan tren bearish. Kondisi tersebut sering kali diikuti oleh fase akumulasi sebelum harga berbalik arah.

Holder Jangka Panjang Mulai Akumulasi

Data on-chain mengindikasikan meningkatnya kepercayaan dari holder jangka panjang. Metrik XRP Liveliness tercatat turun signifikan selama enam minggu terakhir dan kini berada di titik terendah dalam dua bulan. Penurunan Liveliness menunjukkan bahwa lebih banyak holder memilih menyimpan aset mereka dibandingkan menjual, yang menandakan fase akumulasi.

Perilaku holder jangka panjang kerap berperan penting dalam menentukan arah harga selama masa koreksi. Akumulasi yang berlanjut dapat mengurangi suplai beredar dan menahan tekanan jual. Dalam kasus XRP, kondisi ini mengisyaratkan bahwa sentimen bullish masih bertahan meski harga sedang melemah.

Baca juga: Sinyal Kuat Terungkap! XRP Berpotensi Cetak Reli Paling Agresif

RSI Keluar dari Zona Oversold

Dari sisi indikator momentum, Relative Strength Index (RSI) XRP tercatat memantul setelah sebelumnya turun ke bawah level 30, yang menandakan kondisi oversold. Secara umum, RSI di wilayah ini sering dikaitkan dengan terbentuknya titik terendah lokal, bukan kelanjutan penurunan.

Pemantulan RSI mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda. Aset kripto yang keluar dari kondisi oversold biasanya berupaya melakukan pemulihan jangka pendek, terutama ketika didukung oleh akumulasi dari holder jangka panjang.

Pola Wedge Turun Isyaratkan Breakout

Secara teknikal, XRP masih bergerak dalam pola descending wedge sejak awal bulan. Pola ini umumnya dipandang sebagai formasi bullish karena mencerminkan pelemahan momentum turun. Breakout dari pola tersebut sering terjadi ketika kendali penjual mulai berkurang.

Berdasarkan proyeksi teknikal, breakout dari descending wedge membuka peluang kenaikan sekitar 11 persen. Dengan harga XRP berada di kisaran US$1,87, target kenaikan berada di area US$2,10. Sementara itu, level US$2,03 dipandang sebagai area konfirmasi awal untuk memvalidasi breakout dan perbaikan momentum.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Namun, skenario bullish ini dapat batal jika harga gagal menembus pola wedge. Apabila tekanan bearish berlanjut, XRP berpotensi turun ke level US$1,79, bahkan hingga US$1,75, yang akan memperkuat tren turun dan meniadakan peluang pembalikan arah dalam waktu dekat.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga AUCTION Hari Ini Melejit 30%, Volume Raksasa Picu Sorotan Pasar

Harga AUCTION hari ini mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatat lonjakan tajam lebih dari 32% dalam 24 jam terakhir.

Hari ini, AUCTION diperdagangkan Tokocrypto di kisaran $6,94, naik sekitar $1,78 dalam sehari. Pergerakan ini menempatkan AUCTION sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling menonjol.

Yang membuat reli ini semakin menarik adalah lonjakan volume perdagangan.

Dalam 24 jam, volume AUCTION mencapai lebih dari $560 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $45–46 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang ekstrem ini mengindikasikan terjadinya ledakan aktivitas transaksi, baik dari trader jangka pendek maupun spekulan yang memburu volatilitas.

Baca Juga: Token AUCTION Meledak 54%, Jadi Bintang Baru di Pasar Kripto

Lonjakan Harga Didukung Aktivitas Pasar yang Agresif

Kenaikan harga AUCTION tidak hanya besar secara persentase, tetapi juga kuat dari sisi partisipasi pasar.

Volume yang berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa token ini sedang berada dalam fase perdagangan sangat aktif, di mana perputaran koin terjadi cepat.

Dalam 30 hari terakhir, harga AUCTION telah menguat hampir 39%, sementara secara 60 hari masih mencatat kenaikan sekitar 24%.

Artinya, reli hari ini bukan peristiwa terisolasi, melainkan bagian dari tren pemulihan yang sudah mulai terbentuk.

Namun, dalam kerangka 90 hari, pergerakan harga relatif datar, yang menandakan bahwa lonjakan terbaru bisa menjadi upaya breakout dari fase konsolidasi menengah.

Dengan suplai beredar sekitar 6,59 juta token dari total maksimum 10 juta, AUCTION tergolong aset dengan suplai relatif terbatas.

Karakteristik ini membuat pergerakan harga cenderung lebih sensitif terhadap lonjakan permintaan.

Baca Juga: Bounce Token (AUCTION) Naik Lebih dari 100% dalam Sepekan Usai Breakout Teknis

Perspektif Teknikal: Momentum Kuat, Volatilitas Tinggi

Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 26 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan lebih dari 30% dalam satu hari hampir pasti mendorong indikator momentum seperti RSI ke area tinggi.

Dalam banyak kasus, kondisi ini mencerminkan kuatnya dorongan beli, tetapi juga menandakan potensi munculnya fase pendinginan atau konsolidasi jangka pendek.

Area sekitar $7 kini menjadi level psikologis penting. Jika AUCTION mampu bertahan di atas zona ini, maka struktur jangka pendek cenderung konstruktif dan membuka peluang uji area lebih tinggi.

Sebaliknya, jika terjadi koreksi tajam dengan volume menurun, reli hari ini berisiko dikategorikan sebagai spike spekulatif.

Rentang pergerakan intraday yang lebar biasanya mencerminkan pasar yang belum seimbang, di mana pembeli agresif berhadapan langsung dengan aksi ambil untung cepat.

Mengapa Volume AUCTION Bisa Meledak?

Volume yang mencapai ratusan juta dolar menunjukkan AUCTION sedang menjadi pusat perhatian trader.

Dalam pasar kripto, lonjakan seperti ini sering dipicu oleh kombinasi faktor: rotasi modal ke aset berkapitalisasi kecil, sinyal teknikal breakout, hingga efek viral di komunitas trader.

Token dengan market cap relatif kecil dan suplai terbatas seperti AUCTION memang cenderung menarik bagi spekulan karena potensi pergerakan harga yang lebih eksplosif.

Namun, karakter yang sama juga membawa risiko tinggi, karena ketika minat mulai menurun, koreksi dapat berlangsung cepat dan dalam.

Gambaran Risiko dan Peluang

Reli AUCTION hari ini menghadirkan dua sisi yang kontras.

Di satu sisi, lonjakan harga dan volume memberi sinyal momentum pasar yang sangat kuat. Hal ini sering menjadi bahan bakar bagi kelanjutan tren jangka pendek.

Di sisi lain, volume yang terlalu besar dibandingkan kapitalisasi pasar juga mencerminkan perdagangan yang sangat spekulatif.

Dalam kondisi seperti ini, fluktuasi tajam menjadi hal yang hampir tak terelakkan.

Investor dan trader biasanya akan mencermati apakah setelah lonjakan besar ini AUCTION mampu membentuk zona konsolidasi sehat atau justru langsung mengalami distribusi.

Harga AUCTION hari ini melonjak lebih dari 32%, didorong oleh ledakan volume yang jarang sekali terjadi.

Pergerakan ini menandai meningkatnya minat pasar dan potensi perubahan fase dari konsolidasi menuju tren aktif.

Namun, reli dengan intensitas seperti ini juga membawa risiko volatilitas tinggi. AUCTION saat ini berada di titik krusial: apakah mampu mempertahankan momentum dan membangun tren lanjutan, atau justru memasuki fase koreksi setelah euforia jangka pendek.

Maka dari itu, poin utama yang patut dipantau oleh para investor adalah stabilitas harga di sekitar $7, perkembangan volume pasca-lonjakan, dan pola konsolidasi atau koreksi dalam beberapa sesi ke depan.

Arah pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh apakah minat pasar bersifat berkelanjutan atau sekadar lonjakan spekulatif sesaat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com