Tag Archives: altcoin

Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Dogecoin (DOGE) kembali tertekan setelah mengalami aksi jual beruntun dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto bertema meme ini tercatat turun lebih dari 20% dari level tertingginya bulan ini, tergelincir dari area $0.15 hingga menyentuh level terendah lokal di bawah $0.12.

Tekanan jual yang meningkat membuat DOGE kini bergerak dalam tren menurun yang jelas, meski pelaku pasar masih berupaya mempertahankan area support jangka pendek.

Pergerakan Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Terjebak di Level Kritis $0,13, Sinyal Bahaya atau Peluang?

Pergerakan harga DOGE menunjukkan pola falling channel dengan struktur lower highs dan lower lows. Setiap upaya rebound kerap berakhir dengan penolakan, khususnya di area $0.15 hingga $0.153 yang kini berubah fungsi dari support menjadi resistance.

Dilaporkan Coinpedia, grafik harga juga memperlihatkan konsolidasi sempit di sekitar $0.12, zona yang sementara menjadi tumpuan pembeli. Namun, pengujian support yang berulang dalam tren turun berpotensi melemahkan area ini. Jika harga ditutup harian di bawah $0.12, DOGE berisiko turun lebih lanjut ke $0.115, $0.11, hingga berpotensi menyentuh $0.10.

Analisis Teknikal DOGE

Dari sisi teknikal, upaya pemulihan DOGE sejauh ini masih dangkal dan rawan gagal jika harga tidak mampu menembus area $0.13–$0.14. Indikator On-Balance Volume (OBV) yang terus menurun mengindikasikan distribusi atau lemahnya permintaan berkelanjutan, sementara Chaikin Money Flow (CMF) yang masih sedikit positif menunjukkan minat beli tetap ada, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren.

Kenaikan menuju $0.20 hanya berpeluang terjadi jika DOGE mampu mempertahankan $0.12 dan membentuk higher low secara konsisten. Sebaliknya, kegagalan merebut kembali level $0.15 berpotensi memicu penurunan lanjutan menuju area support berikutnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas

Di tengah kejatuhan pasar kripto global yang menghapus lebih dari US$120 miliar kapitalisasi pasar, ETF Solana (SOL) justru mencatatkan kinerja mengejutkan. Saat investor ramai-ramai menarik dana dari Bitcoin dan Ethereum, produk berbasis Solana berhasil membukukan arus masuk (inflow) positif, menandakan minat investor yang tetap kuat di tengah tekanan pasar.

Data menunjukkan ETF spot Solana mencatat inflow bersih sebesar US$3,08 juta pada periode ketika aset berisiko, termasuk saham global dan kripto utama, mengalami aksi jual besar-besaran. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin yang justru mengalami outflow hingga US$483 juta dalam satu hari, seiring investor memilih mengurangi eksposur risiko.

Analisa Solana

Analis menilai perbedaan arus dana ini mempertegas posisi Solana sebagai salah satu altcoin yang paling resilien selama fase “risk-off”. Di saat mayoritas produk kripto ditinggalkan, Solana justru mampu menarik modal baru.

Ketahanan Solana juga tercermin dari aktivitas on-chain. Jaringan Solana mencatat penambahan sekitar 8,6 juta alamat baru pada Senin dan 8,4 juta alamat pada Selasa, hanya turun 2,38% meski sentimen pasar sedang negatif. Konsistensi pertumbuhan alamat baru ini mengindikasikan penggunaan jaringan dan minat pengguna yang masih solid, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.

Baca juga: Solana Tertekan Lagi! Harga Tertahan di US$133, Sinyal Bearish Kuat?

Dari sisi harga, SOL diperdagangkan di kisaran US$127, melemah sekitar 12,8% dalam sepekan terakhir. Meski demikian, harga berhasil bertahan di atas level support US$125, yang kini dipandang sebagai zona kunci dalam jangka pendek. Bertahannya level ini mencegah koreksi yang lebih dalam dan menunjukkan adanya minat beli saat harga melemah.

Analisis Harga SOL

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan BeInCrypto, secara teknikal, peluang pemulihan masih terbuka. Jika SOL mampu merebut kembali level US$132 sebagai support, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$136 untuk memangkas sebagian kerugian sebelumnya. Namun, skenario negatif tetap mengintai. Penembusan bersih di bawah US$125 dapat membatalkan struktur support saat ini dan membuka ruang penurunan lanjutan menuju US$119.

Di tengah gejolak pasar kripto, kombinasi inflow ETF, aktivitas jaringan yang stabil, dan daya tahan harga membuat Solana tampil menonjol dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Kondisi ini memperkuat narasi bahwa SOL menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan investor saat pasar sedang tertekan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terjun 13% dalam Sepekan, Harga Bertahan di $1,90

Harga aset kripto XRP mengalami tekanan signifikan dalam sepekan terakhir. Token besutan Ripple ini tercatat turun lebih dari 13 persen, meski hingga Rabu (21/1/2026) masih mampu bertahan di kisaran US$1,90.

Dilaporkan FX Leaders, Penurunan tersebut membuat pelaku pasar waspada, mengingat kapitalisasi pasar XRP saat ini masih berada di level besar, yakni sekitar US$115,7 miliar, menempatkannya di posisi kelima kripto terbesar dunia. Total suplai XRP yang beredar mencapai 60,8 miliar token.

Meski harga melemah, aktivitas perdagangan XRP tetap tinggi. Volume transaksi 24 jam tercatat melampaui US$3,4 miliar, menandakan minat pasar belum sepenuhnya surut dan investor belum melakukan aksi keluar secara masif.

Namun, tekanan tidak hanya datang dari internal XRP. Pelemahan harga Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa hari terakhir turut memperburuk sentimen pasar kripto secara keseluruhan, membuat investor cenderung mengambil sikap lebih defensif.

Fundamental Masih Kuat, Pasar Tetap Waspada

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Masih Lesu di Bawah US$2,24, Analis Bidik Target US$2,52

Di balik tekanan harga jangka pendek, fundamental Ripple dinilai masih menunjukkan perkembangan positif. Presiden Ripple, Monica Long, sebelumnya menyebut tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan industri kripto, seiring meningkatnya adopsi institusional, penggunaan di dunia nyata, serta pertumbuhan aset yang ditokenisasi.

Ekosistem Ripple juga terus berkembang. Sejumlah wacana terkait ETF berbasis XRP, meningkatnya ketertarikan investor institusi, hingga pencapaian stablecoin RLUSD yang berhasil menembus kapitalisasi pasar US$1 miliar, menjadi sorotan positif.

Meski demikian, pasar dinilai belum merespons perkembangan tersebut secara optimal. Investor saat ini masih dibayangi berbagai faktor risiko, mulai dari kondisi makroekonomi global, melemahnya permintaan ETF kripto, hingga ketidakpastian pasar keuangan secara umum.

Analisis Teknikal: Tekanan Bearish Masih Dominan

Dari sisi teknikal, pergerakan XRP/USD masih berada dalam descending channel pada grafik 4 jam. Setelah sempat tertolak di area US$2,30 awal bulan ini, harga kini bergerak di bawah moving average 50 dan 200 periode, yang menjadi sinyal negatif lanjutan.

Area US$2,05–US$2,10 kini berfungsi sebagai resistance kuat yang membatasi potensi pemulihan harga. Pola candlestick terbaru menunjukkan tekanan jual masih dominan, meskipun ukuran candle mulai mengecil.

Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) mendekati area oversold. Kondisi ini membuka peluang terjadinya pantulan teknikal, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Adapun level penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar antara lain:

  • Support: US$1,86 dan US$1,78
  • Resistance: US$1,95, US$2,06, dan US$2,13

Dalam jangka pendek, strategi yang umum digunakan trader adalah menjual saat terjadi reli di bawah US$1,95, dengan target penurunan di area US$1,80, serta disiplin memasang batas kerugian jika harga menembus US$2,06.

Dengan kondisi pasar yang masih rapuh, pergerakan XRP ke depan diperkirakan tetap volatil, sembari menunggu katalis kuat yang mampu mengubah sentimen secara keseluruhan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Krisis Kepercayaan, Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,91% dalam 24 Jam

Harga Pi Network (PI) kembali melemah tajam dalam 24 jam terakhir, menurut pantauan Coinmarketcap pada Rabu (21/1).

Token ini tercatat turun 4,91% secara harian, memperpanjang tren negatif dengan penurunan 12,24% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja ini lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan yang hanya terkoreksi sekitar 7,11% dalam sepekan, menandakan adanya tekanan tambahan yang bersifat spesifik terhadap proyek Pi Network.

Pelemahan PI terjadi di tengah kondisi pasar kripto global yang sedang mengalami fase risk-off, dipicu oleh ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait isu Greenland.

Sentimen tersebut mendorong investor memindahkan dana ke aset lindung nilai seperti emas, sehingga aset berisiko tinggi seperti kripto kembali tertekan.

Tekanan Makro: PI Ikut Terseret Sentimen Negatif Pasar

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto global menyusut sekitar 2,91% atau setara $89 miliar USD.

Dengan dominasi Bitcoin mencapai 59,2%, banyak altcoin (termasuk PI) mengalami koreksi lebih dalam akibat korelasi tinggi terhadap pergerakan BTC.

Namun, yang menjadi sorotan, penurunan PI justru lebih agresif dibandingkan pasar.

Hal ini menunjukkan bahwa Pi Network belum memiliki karakter defensif saat terjadi tekanan makroekonomi.

Likuiditas PI yang rendah, tercermin dari rasio perputaran (turnover ratio) hanya 0,0118, memperparah tekanan jual karena order jual relatif mudah menekan harga.

Masalah Internal Proyek Picu Penurunan Kepercayaan

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Selain faktor eksternal, tekanan terbesar PI datang dari masalah internal proyek. Hingga saat ini, Pi Network masih belum meluncurkan open mainnet, meskipun telah dijanjikan sejak 2021.

Berbagai kendala seperti antrean KYC yang tak kunjung selesai, saldo terkunci, dan minimnya listing di bursa besar terus memicu frustrasi komunitas.

Sentimen di media sosial pun bergeser ke arah negatif. Banyak pengguna menyebut Pi Network sebagai proyek dengan janji yang terlalu lama direalisasikan.

Kondisi ini diperburuk oleh rencana pembukaan (unlock) sekitar 55,8 juta token PI hingga akhir bulan, yang berpotensi menambah tekanan suplai tanpa adanya katalis permintaan yang jelas.

Data juga menunjukkan penurunan minat dari investor besar, dengan jumlah whale PI turun 35% sejak Januari, menjadi sinyal berkurangnya kepercayaan dari pemodal bermodal besar.

Support Kritis Jebol, Risiko Lanjutan Mengintai

Dari sisi teknikal, PI telah menembus level support penting di $0,192, mengonfirmasi struktur pasar yang bearish.

Indikator RSI (7) berada di level 8,66, menandakan kondisi sangat oversold. Meski kondisi ini berpotensi memicu pantulan jangka pendek (dead cat bounce), indikator MACD masih berada di area negatif, sehingga tren utama masih cenderung turun.

Jika tekanan jual berlanjut, harga PI berpotensi menguji area $0,173, yang merupakan level Fibonacci retracement 78,6%.

Untuk membalikkan arah tren, volume perdagangan harian perlu meningkat signifikan, setidaknya menembus $26 juta per hari sebagai konfirmasi minat beli yang nyata.

Prospek PI: Menunggu Katalis Nyata

Dengan Fear & Greed Index berada di level 32 (fear) dan belum adanya tanda-tanda altcoin season, prospek pemulihan PI masih sangat bergantung pada perkembangan fundamental.

Peluncuran open mainnet atau listing di bursa kripto besar menjadi katalis krusial yang dinantikan pasar.

Tanpa realisasi tersebut, PI berisiko terus bergerak dalam tren lemah, terlebih di tengah tekanan suplai harian dari token unlock.

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 7,5%, 3 Faktor Ini Jadi Penyebab Utama

Penurunan harga Pi Network (PI) saat ini merupakan kombinasi dari tekanan makro global, krisis kepercayaan terhadap proyek, dan kerusakan struktur teknikal.

Level $0,183 menjadi area krusial yang perlu dipertahankan dalam waktu dekat.

Investor dan trader disarankan untuk mencermati perkembangan fundamental Pi Network serta pergerakan volume sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas dan risiko yang masih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga SSV Token Melonjak 18%, Minat Pasar Meningkat Tajam

Pasar kripto kembali diramaikan oleh pergerakan signifikan dari SSV Token (SSV).

Berdasarkan data terbaru di Tokocrypto pada Rabu (21/1), harga SSV Token hari ini tercatat di kisaran $4,49 per SSV/USD, mengalami lonjakan tajam sekitar +18,10% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menjadikan SSV sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian paling menonjol.

Seiring lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar SSV kini berada di level $72,67 juta USD, menempatkannya di peringkat ke-326 aset kripto terpopuler berdasarkan market cap.

Aktivitas pasar juga meningkat signifikan, tercermin dari volume perdagangan 24 jam yang mencapai $39,24 juta USD, hampir menyamai lebih dari setengah kapitalisasi pasarnya, sebuah indikasi kuat meningkatnya minat trader.

Performa Harga SSV: Momentum Positif Jangka Pendek

Kenaikan harga SSV tidak hanya terjadi secara harian. Dalam beberapa kerangka waktu, performa token ini menunjukkan momentum yang cukup solid:

  • 24 jam terakhir: +18,10%
  • 7 hari terakhir: +6,85%
  • 30 hari terakhir: +18,09%
  • 60 hari terakhir: +20,26%
  • 90 hari terakhir: -17,68%

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun SSV sempat mengalami koreksi dalam jangka menengah (90 hari), tren jangka pendek hingga menengah mulai kembali menguat.

Kenaikan konsisten dalam 30 hingga 60 hari terakhir mengindikasikan adanya fase pemulihan harga yang sedang berlangsung.

Likuiditas dan Aktivitas Pasar Menguat

Pergerakan harga SSV Token (SSV/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga SSV Token (SSV/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu sorotan utama dari reli harga SSV adalah lonjakan volume perdagangan.

Dengan volume harian di atas $39 juta USD dan pasokan beredar sebesar 16,12 juta SSV, perputaran token di pasar tergolong aktif.

Hal ini mencerminkan meningkatnya partisipasi pelaku pasar, baik dari sisi spekulan jangka pendek maupun investor yang mulai mengoleksi token ini.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $73,57 juta USD, menunjukkan bahwa tekanan dari suplai tambahan relatif terbatas, mengingat belum adanya data pasokan maksimum yang ditetapkan secara resmi.

Pergerakan Intraday dan Volatilitas

Secara intraday, harga SSV masih menunjukkan volatilitas yang wajar.

Dalam 1 jam terakhir, harga sempat terkoreksi tipis -0,69%, namun koreksi kecil ini dinilai sehat setelah lonjakan tajam dalam 24 jam.

Volatilitas seperti ini umum terjadi pada aset kripto yang sedang mengalami peningkatan minat pasar secara cepat.

Data harga terendah dan tertinggi harian serta rekor tertinggi (ATH) belum tercatat secara rinci, namun pergerakan harga saat ini menegaskan bahwa SSV sedang berada dalam fase eksplorasi harga yang aktif.

Apa yang Mendorong Kenaikan SSV Token?

Meskipun data ini belum merinci katalis fundamental spesifik, lonjakan harga dan volume biasanya dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, seperti:

  • Peningkatan eksposur pasar atau sentimen positif komunitas
  • Aktivitas spekulatif akibat breakout harga
  • Rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi menengah
  • Ekspektasi terhadap pengembangan ekosistem atau use case SSV

Dalam kondisi pasar kripto yang fluktuatif, token dengan kapitalisasi menengah seperti SSV kerap menjadi sasaran pergerakan cepat ketika minat risiko investor meningkat.

Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Dengan performa positif dalam jangka pendek, SSV Token berpotensi melanjutkan penguatan jika volume perdagangan tetap tinggi dan sentimen pasar mendukung.

Namun, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan tajam dalam waktu singkat.

Pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh konsistensi volume, stabilitas harga di atas level psikologis $4, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Peter Brandt Prediksi Harga XRP Bakal Turun Dalam ke Level Ini

Secara keseluruhan, kenaikan harga SSV Token sebesar 18% dalam 24 jam menandai meningkatnya minat pasar terhadap aset ini.

Dengan volume perdagangan yang kuat dan tren jangka pendek yang positif, SSV menjadi salah satu altcoin yang patut diperhatikan saat ini.

Meski demikian, volatilitas tetap tinggi, sehingga pelaku pasar disarankan untuk menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan terus memantau perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga SXT Melonjak 33%, Space and Time Altcoin Paling Cuan Hari Ini

Pasar kripto kembali diramaikan oleh lonjakan harga signifikan dari Space and Time (SXT).

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Rabu (21/, harga SXT hari ini tercatat di level $0,035373 per SXT/USD, mencatatkan kenaikan tajam sebesar +33,16% dalam 24 jam terakhir.

Kinerja impresif ini langsung mengangkat SXT ke dalam daftar altcoin dengan performa harian terbaik.

Seiring kenaikan harga, kapitalisasi pasar Space and Time kini berada di kisaran $49,52 juta USD, menempatkan token ini di peringkat ke-433 berdasarkan market cap.

Yang tak kalah menarik, volume perdagangan 24 jam mencapai $52,44 juta USD, bahkan melampaui kapitalisasi pasarnya, sebuah sinyal kuat meningkatnya aktivitas dan minat spekulatif pasar.

Baca Juga: Big Time, Game Web3 Hadirkan Token BIGTIME Listing di Tokocrypto

Performa Harga SXT: Momentum Jangka Pendek Menguat

Lonjakan harga SXT tidak hanya terlihat dalam kerangka waktu harian.

Secara keseluruhan, performa token ini menunjukkan pemulihan kuat dalam jangka pendek hingga menengah:

  • 24 jam terakhir: +32,12%
  • 7 hari terakhir: +25,73%
  • 30 hari terakhir: +40,39%
  • 60 hari terakhir: +2,09%
  • 90 hari terakhir: -37,19%

Data tersebut menunjukkan bahwa SXT sebelumnya mengalami tekanan signifikan dalam jangka menengah, namun kini mulai membangun momentum pemulihan.

Kenaikan agresif dalam 7 hingga 30 hari terakhir mengindikasikan adanya perubahan sentimen pasar terhadap token ini.

Aktivitas Pasar dan Likuiditas Tinggi

Pergerakan harga Space and Time (SXT/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Space and Time (SXT/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu faktor utama yang mendukung reli harga SXT adalah lonjakan volume perdagangan. Dengan volume harian mencapai $52,86 juta USD dan pasokan beredar sebesar 1,40 miliar SXT, likuiditas pasar terbilang sangat aktif.

Saat ini, jumlah pasokan yang beredar baru sekitar 28% dari total pasokan maksimum 5 miliar SXT.

Hal ini membuat kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) berada di angka $175,49 juta USD.

Investor umumnya mencermati rasio ini untuk mengukur potensi tekanan suplai di masa depan, terutama jika terjadi pembukaan token tambahan.

Volatilitas Intraday Masih Tinggi

Dalam jangka waktu pendek, volatilitas SXT masih tergolong tinggi.

Dalam 1 jam terakhir, harga SXT naik sekitar +5,22%, mencerminkan dorongan beli yang masih kuat.

Namun, volatilitas tinggi juga berarti risiko koreksi jangrka pendek tetap terbuka, terutama jika terjadi aksi ambil untung setelah reli cepat.

Data harga terendah dan tertinggi harian serta rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) belum tercatat secara rinci, namun pergerakan harga saat ini menunjukkan fase eksplorasi harga yang agresif.

Apa yang Mendorong Lonjakan Harga SXT?

Meski data ini tidak merinci katalis fundamental secara spesifik, lonjakan harga dan volume seperti ini biasanya dipicu oleh kombinasi faktor berikut:

  • Rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi kecil hingga menengah
  • Peningkatan eksposur komunitas dan minat spekulatif
  • Ekspektasi terhadap pengembangan teknologi Space and Time
  • Breakout teknikal setelah fase konsolidasi panjang

Dalam kondisi pasar kripto yang mulai pulih, token dengan kapitalisasi menengah seperti SXT sering menjadi target pergerakan cepat oleh trader.

Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Dengan tren jangka pendek yang sangat bullish, Space and Time (SXT) berpotensi melanjutkan penguatan jika volume perdagangan tetap stabil dan sentimen pasar mendukung.

Namun, investor perlu mencermati risiko profit taking serta potensi tekanan suplai mengingat masih ada porsi besar token yang belum beredar.

Pergerakan harga selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh keberlanjutan minat pasar dan perkembangan fundamental proyek Space and Time itu sendiri.

Baca Juga: Republic Luncurkan Mirror Token rSpaceX, Janjikan Performa SpaceX

Lonjakan harga SXT lebih dari 33% dalam 24 jam menandai kembalinya minat pasar terhadap Space and Time.

Dengan volume perdagangan tinggi, momentum jangka pendek yang kuat, serta likuiditas yang meningkat, SXT menjadi salah satu altcoin yang patut diperhatikan saat ini.

Meski demikian, volatilitas tetap tinggi. Pelaku pasar disarankan untuk tetap disiplin dalam manajemen risiko dan memantau dinamika pasar secara berkala sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Koreksi di Bawah $90.000

Pasar kripto hari ini, Rabu (21/1) mengalami koreksi tajam dengan Bitcoin sempat turun di bawah $90.000, dipicu ketidakpastian global akibat penundaan putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Trump.

Meski tekanan pasar meningkat, sejumlah altcoin seperti AXS, D, dan TLM masih mencatatkan kenaikan, menunjukkan adanya selektivitas investor di tengah koreksi. Di sisi lain, Solana melemah ke bawah $130, namun data on-chain justru mengindikasikan sentimen bullish melalui akumulasi whale, penurunan pasokan di bursa, serta pulihnya aktivitas jaringan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

1. Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Koreksi

  • AXSmelonjak 21% hari ini, capai level harga $2,11.
  • D catat kenaikan signifikan 14% sentuh $0,01412.
  • TLM tumbuh positif 9%, harga kini di level $0,002435.

Bitcoin Turun di Bawah $90.000, Penundaan Putusan Tarif Trump

  • Bitcoin jatuh ke bawah $90.000 untuk pertama kalinya tahun ini.
  • Koreksi dipicu penundaan putusan Mahkamah Agung soal tarif Trump.
  • BTC kehilangan mayoritas profitnya, kini naik sekitar 2% tahun ini.

Ikut Absen Aplikasi Tokocrypto Dapat Hadiah Total Rp25 Juta*

Solana di Bawah $130, namun Data Onchain Tetap Bullish

  • SOL turun ke $130, akumulasi whale tunjukkan kepercayaan investor.
  • Stok SOL di bursa terendah dalam dua tahun, tekanan jual berkurang.
  • Aktivitas jaringan yang pulih memicu lonjakan permintaan SOL.

Tarif Trump: AS Ancam Prancis 200% Terkait Sengketa Greenland

  • Trump ancam Tarif 200% pada anggur Prancis.
  • Konflik Greenland, Gaza, dan AS-UE picu ancaman Tarif.
  • Sentimen Tarif Trump tekan Bitcoin dari level tertinggi 2026.

Baca juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin CMC Labs Ini Mendadak Naik, Ada yang Tumbuh Hampir 31%

Pasar kripto kembali menunjukkan pergerakan menarik dari kategori CMC Labs Tokens. Sejumlah altcoin dalam ekosistem ini mencatatkan performa positif berdasarkan data kapitalisasi pasar dan pergerakan harga dalam 7 hari terakhir.

Berikut rangkuman 3 top altcoin CMC Labs Tokens yang saat ini menempati posisi teratas berdasarkan market capitalization dikutip CoinMarketCap.

1. THORWallet (TITN)

THORWallet (TITN) menjadi token CMC Labs dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Berdasarkan data terbaru, harga TITN berada di level $0.3387 dengan kapitalisasi pasar mencapai $14,398,771.

Dalam periode 7 hari, TITN mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 30.96%, menjadikannya salah satu token dengan performa terbaik di kategori ini. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $3,567,817, dengan suplai beredar sebanyak 10.53 juta TITN. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap proyek THORWallet.

Baca juga: 3 Altcoin Perp DEX Ini Nomor 1 Naik 55% dalam 7 Hari

2. Sogni AI (SOGNI)

Di posisi kedua terdapat Sogni AI (SOGNI) dengan kapitalisasi pasar sebesar $3,863,333. Harga SOGNI saat ini berada di kisaran $0.003186.

Token ini mencatatkan pertumbuhan 1.25% dalam 7 hari terakhir, dengan volume perdagangan harian mencapai $425,207. Total suplai beredar SOGNI tercatat sebanyak 133.42 juta token. Stabilitas pergerakan harga SOGNI menunjukkan konsistensi minat investor meski tanpa lonjakan ekstrem.

3. Superp (SUP)

Posisi ketiga ditempati oleh Superp (SUP) dengan kapitalisasi pasar sebesar $3,429,941. Harga SUP tercatat di level $0.01673.

Dalam kurun 7 hari, SUP mengalami kenaikan harga sebesar 29.40%, mendekati performa mingguan TITN. Volume perdagangan 24 jam mencapai $1,157,022, dengan suplai beredar sebanyak 69.11 juta SUP. Kenaikan tajam ini menempatkan SUP sebagai salah satu token CMC Labs yang paling diperhatikan dalam sepekan terakhir.

Kesimpulan

Data terbaru menunjukkan bahwa sektor CMC Labs Tokens masih menyimpan potensi pergerakan harga yang menarik. THORWallet (TITN) memimpin dari sisi kapitalisasi pasar dan pertumbuhan mingguan, disusul Sogni AI (SOGNI) dan Superp (SUP) yang juga mencatatkan kinerja positif.

Pergerakan ini menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar untuk terus memantau perkembangan altcoin di kategori CMC Labs.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Terjebak di Level Kritis $0,13, Sinyal Bahaya atau Peluang?

Dogecoin (DOGE) masih berada dalam tekanan koreksi setelah kembali gagal mempertahankan momentum pemulihan. Pada 20 Januari, harga DOGE bergerak terbatas di kisaran $0,126–$0,129, menjaga posisinya dekat level terendah siklus terbaru. Kondisi pasar menunjukkan sikap defensif, dengan penjual tetap menguasai arah pergerakan harga.

Dilaporkan Trader Union, sejumlah upaya rebound yang terjadi dalam beberapa hari terakhir terus tertahan, mengindikasikan bahwa tekanan jual masih dominan sejak terjadinya breakdown tajam pekan lalu. Hingga kini, belum terlihat tanda kepanikan ekstrem, namun minat beli juga belum cukup kuat untuk mengubah arah tren.

Harga DOGE Masih di Bawah Tekanan Tren Turun

Pada grafik harian, Dogecoin tetap diperdagangkan di bawah seluruh Exponential Moving Average (EMA) utama, menegaskan struktur bearish yang masih utuh. EMA 20 hari di sekitar $0,136 dan EMA 50 hari di kisaran $0,141 terus menurun dan berfungsi sebagai area resistensi terdekat.

Setiap kenaikan harga yang mendekati zona tersebut langsung mendapat tekanan jual, memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih memanfaatkan penguatan harga untuk melepas posisi. Sementara itu, EMA 100 hari di $0,156 dan EMA 200 hari di $0,176 menegaskan besarnya kerusakan teknikal sejak puncak harga pada Oktober lalu.

Indikator momentum juga belum memberi sinyal pemulihan. Relative Strength Index (RSI) harian bergerak di area 30 akhir hingga 40 awal, gagal menembus level netral 50. Hal ini mencerminkan tekanan turun yang masih berlangsung serta minimnya minat beli di area rendah.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah US$0,13, Ancaman ke US$0,10 Makin Nyata

Tekanan Penjual Dominan di Timeframe Pendek

Dari sisi pergerakan intraday, struktur pasar belum menunjukkan perbaikan berarti. Pada grafik 30 menit, DOGE tetap berada di bawah indikator Supertrend dan Parabolic SAR, yang keduanya masih berpihak pada tren turun.

Harga kini bergerak dalam fase konsolidasi sempit, namun tanpa pembentukan higher high. Setiap kenaikan menuju area $0,13 kembali ditolak, memperlihatkan bahwa konsolidasi ini lebih mencerminkan proses penyerapan kerugian, bukan akumulasi.

Data Aliran Dana dan Derivatif Perkuat Sinyal Bearish

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Data aliran dana spot menunjukkan arus keluar bersih yang konsisten, menandakan distribusi masih berlangsung. Bahkan saat harga sempat menguat secara intraday, arus masuk tidak mengalami peningkatan signifikan.

Di pasar derivatif, open interest terus menurun seiring turunnya harga, mengindikasikan pelepasan posisi dan pengurangan risiko, bukan pembukaan posisi agresif baru. Likuidasi posisi long juga masih mendominasi, memperlihatkan bahwa setiap percobaan kenaikan harga masih berisiko ditekan kembali.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Secara keseluruhan, Dogecoin masih berada dalam kondisi teknikal yang rapuh. Selama harga bertahan di bawah zona resistensi $0,136–$0,142, setiap kenaikan diperkirakan bersifat sementara. Penutupan harian yang solid di atas area tersebut baru dapat menjadi sinyal awal meredanya tekanan jual, dengan potensi menuju $0,155.

Di sisi bawah, $0,12 menjadi level support kunci. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, DOGE berisiko melanjutkan penurunan ke area $0,11 rendah, yang menjadi zona permintaan berikutnya.

Sejalan dengan analisis sebelumnya, pergerakan harga terbaru menegaskan bahwa Dogecoin masih berada dalam fase konsolidasi pasca-penurunan, bukan pembalikan tren. Untuk saat ini, pasar DOGE lebih mencerminkan strategi sell on rally ketimbang buy on dip, hingga muncul konfirmasi teknikal yang lebih kuat.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Tertekan Lagi! Harga Tertahan di US$133, Sinyal Bearish Kuat?

Harga Solana (SOL) kembali bergerak lemah dan bertahan di kisaran US$131–US$133 pada perdagangan 20 Januari, setelah upaya pemulihan harga kembali gagal menembus resistance penting. Penolakan terbaru ini menegaskan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar.

Meski pergerakan harga relatif terbatas, pesan yang disampaikan pasar cukup jelas. Struktur teknikal Solana masih berada dalam fase korektif, dengan momentum yang terus melemah dan minat beli yang belum menunjukkan tanda pemulihan berarti.

Analisis Teknikal Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Solana Tertekan di US$130, Sentimen Pasar Memburuk

Secara teknikal, SOL masih diperdagangkan di bawah seluruh Exponential Moving Average (EMA) utama. EMA 20 hari di sekitar US$136,8 dan EMA 50 hari di US$137,7 terus menahan setiap upaya rebound dalam dua pekan terakhir. Di level yang lebih tinggi, EMA 100 hari di US$147,9 dan EMA 200 hari di US$159,2 mencerminkan kerusakan struktur harga sejak puncak Oktober lalu.

Dilaporkan Traders Union, kondisi ini memperkuat pandangan bahwa tren Solana masih bersifat koreksi, bukan fase akumulasi. Setiap reli justru dimanfaatkan pelaku pasar untuk melepas posisi, bukan membangun eksposur baru. Selama harga masih berada di bawah zona US$136–US$140, potensi kenaikan dinilai belum terkonfirmasi.

Indikator momentum turut menguatkan sentimen negatif. Relative Strength Index (RSI) harian kembali turun ke area rendah 40-an setelah gagal bertahan di atas level netral 50. Tidak adanya divergensi bullish menunjukkan risiko penurunan masih terbuka jika support kembali ditembus.

Potensi Harga SOL

Pada timeframe intraday, tekanan jual juga terlihat dominan. Di grafik 30 menit, harga masih berada di bawah indikator Supertrend dan Parabolic SAR, dengan pola lower high yang konsisten. Pergerakan ini mengindikasikan fase distribusi, di mana reli jangka pendek dimanfaatkan untuk keluar dari pasar.

Dari sisi aliran dana, data spot menunjukkan outflow yang berkelanjutan, menandakan distribusi oleh pelaku besar masih berlangsung. Sementara itu, pasar derivatif mencatat penurunan open interest seiring harga melemah, mengindikasikan pengurangan risiko, bukan penambahan posisi agresif. Likuidasi posisi long juga masih mendominasi, mencerminkan rapuhnya kepercayaan pelaku pasar bullish.

Ke depan, level US$130 menjadi support jangka pendek yang krusial. Jika level ini ditembus secara meyakinkan, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area US$120-an. Sebaliknya, penutupan harian di atas US$140 dibutuhkan untuk memberi sinyal awal meredanya tekanan jual dan membuka peluang pemulihan ke arah US$148.

Untuk saat ini, Solana masih berada dalam kondisi sell on rally. Struktur harga yang lemah, momentum negatif, serta arus dana yang belum mendukung membuat dominasi bearish tetap terjaga, dengan beban pembuktian masih berada di pihak pembeli.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com