Tag Archives: altcoin

XRP Masih Lesu di Bawah US$2,24, Analis Bidik Target US$2,52

Harga aset kripto XRP tengah berada di fase penentuan setelah mencatatkan kinerja lemah dalam sepekan terakhir. Dalam tujuh hari, harga XRP terkoreksi sekitar 6%, menjadikannya salah satu altcoin berkapitalisasi besar dengan performa terburuk minggu ini.

Meski demikian, sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi pembalikan arah, dengan catatan XRP mampu mengulangi pergerakan yang terjadi sekitar empat bulan lalu. Kunci utamanya terletak pada kemampuan harga merebut kembali exponential moving average (EMA) 100 hari di kisaran US$2,24. Jika level ini berhasil ditembus, XRP berpeluang memicu reli hingga 33%.

Pola Grafik Ulang, EMA Jadi Penentu

Berdasarkan grafik harian, XRP saat ini membentuk struktur inverse head-and-shoulders, sebuah pola teknikal yang umumnya mengindikasikan potensi pembalikan tren ke arah naik. Garis neckline dari pola ini berada di sekitar US$2,52, atau sekitar 28% di atas harga saat ini.

Namun, pola tersebut baru akan valid jika XRP mampu bertahan di atas EMA 100 hari. Secara historis, level ini kerap menjadi titik krusial bagi XRP. Pada September lalu, keberhasilan menembus EMA 100 hari mendorong kenaikan harga masing-masing sekitar 12% dan 16% dalam dua fase berbeda.

Saat ini, XRP masih tertahan di bawah EMA jangka pendek 20 hari dan 50 hari, serta sempat ditolak di EMA 100 hari pada 14 Januari. Kendati begitu, munculnya ekor bawah panjang pada candle harian menandakan adanya aksi beli yang cepat menyerap tekanan jual.

Whale dan Holder Jangka Panjang Mulai Akumulasi

Dilaporkan BeInCrypto, di balik pelemahan harga, data on-chain menunjukkan aktivitas akumulasi oleh investor besar. Whale dengan kepemilikan 10–100 juta XRP tercatat menambah saldo dari sekitar 11,14 miliar menjadi 11,17 miliar XRP, setara hampir US$60 juta.

Sementara itu, whale yang lebih kecil dengan kepemilikan 1–10 juta XRP bahkan lebih agresif. Total kepemilikan kelompok ini naik dari 3,54 miliar menjadi 3,59 miliar XRP, atau hampir US$100 juta. Akumulasi ini mulai terlihat sejak 14 Januari, meski sempat terjadi pelepasan sebagian pada 15 Januari saat harga terkoreksi.

Aksi whale kemudian diikuti oleh holder jangka panjang. Data Glassnode menunjukkan, sejak 16 Januari, dompet yang menyimpan XRP selama lebih dari 155 hari mencatat kenaikan kepemilikan dari 223,2 juta menjadi 234,9 juta XRP dalam dua hari, atau naik sekitar 5,2%.

Baca juga: XRP Ambruk Lebih dari 4%, Ini Biang Kerok Kejatuhan Crypto Hari Ini

Pasar Derivatif Didominasi Short

Faktor lain yang berpotensi menjadi katalis adalah kondisi pasar derivatif. Data Coinglass menunjukkan posisi short mendominasi lebih dari 95% di pasar perpetual XRP. Nilai leverage likuidasi short tercatat mendekati US$520 juta, jauh di atas posisi long yang hanya sekitar US$22 juta.

Ketimpangan ini membuka peluang terjadinya short squeeze, di mana kenaikan harga yang relatif moderat dapat memaksa penutupan posisi short secara massal dan mendorong harga naik lebih cepat.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Untuk mengonfirmasi skenario bullish, XRP perlu menutup perdagangan di atas US$2,24 guna merebut kembali EMA 100 hari. Jika berhasil, harga berpotensi bergerak ke zona US$2,48–US$2,52, yang menjadi pemicu aktivasi pola teknikal dan membuka ruang reli hingga 33%.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$1,84 akan melemahkan setup, sementara penembusan ke bawah US$1,77 berpotensi membatalkan skenario bullish sepenuhnya.

Saat ini, XRP masih berada di fase konsolidasi. Namun, jika pergerakan harga mampu meniru momentum yang terjadi pada September lalu, reli yang telah lama dinantikan pasar bisa kembali terwujud.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ARPA Hari Ini Melejit 47%, Volume Tembus $342 Juta

Harga ARPA Network (ARPA) hari ini mencatat lonjakan tajam dengan kenaikan +47,73% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0,017731 per ARPA/USD.

Kenaikan signifikan ini langsung menarik perhatian pelaku pasar kripto, terutama karena disertai lonjakan volume perdagangan yang sangat tinggi, mencapai $342,94 juta dalam 24 jam.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $27,24 juta, ARPA saat ini berada di peringkat ke-631 aset kripto global, seperti yang terlihat di Tokocrypto pada Selasa (20/1).

Namun, volume perdagangan yang jauh melampaui nilai kapitalisasi pasarnya menjadi sinyal kuat adanya aktivitas spekulatif dan minat pasar yang meningkat secara drastis.

Baca Juga: Harga ARPA Naik Hampir 20% Setelah Kolaborasi Strategis dengan GAIB

Lonjakan Harga ARPA dalam 24 Jam

Dalam satu hari terakhir, ARPA mencatat kenaikan harga sekitar $0,005791, atau hampir setengah dari nilainya sebelumnya.

Performa ini menjadikan ARPA sebagai salah satu altcoin dengan kenaikan tertinggi hari ini. Perubahan harga ARPA dalam beberapa timeframe menunjukkan tren yang sangat agresif:

  • 1 jam: +0,4%
  • 24 jam: +47,73%
  • 7 hari: +39,81%

Lonjakan mingguan yang hampir 40% mengindikasikan bahwa pergerakan ini bukan hanya spike sesaat, tetapi bagian dari reli jangka pendek yang sedang berlangsung.

Performa ARPA dalam 30 hingga 90 Hari

Pergerakan harga ARPA Network (ARPA/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga ARPA Network (ARPA/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat data historis, performa ARPA Network terlihat semakin menarik. Dalam 30 hari terakhir, harga ARPA naik +46,49%, hampir sejalan dengan lonjakan harian saat ini.

Dalam 60 hari, kenaikan tercatat sebesar +15,99%, menandakan adanya akselerasi momentum dalam beberapa minggu terakhir.

Namun, secara 90 hari, ARPA masih mencatat penurunan -6,13%, yang menunjukkan bahwa reli saat ini terjadi setelah fase tekanan harga sebelumnya.

Pola seperti ini sering kali mencerminkan reversal jangka pendek setelah periode akumulasi atau konsolidasi.

Volume Perdagangan Jadi Sorotan Utama

Salah satu aspek paling menonjol dari pergerakan ARPA hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

Dengan volume lebih dari $342 juta dan market cap di kisaran $27 juta, rasio ini mengindikasikan perputaran token yang sangat cepat.

Kondisi seperti ini biasanya terjadi saat munculnya katalis spekulatif, aksi trading jangka pendek yang intens, atau masuknya trader momentum dan scalper.

Meski berpotensi menghasilkan keuntungan cepat, kondisi ini juga meningkatkan risiko volatilitas ekstrem dan potensi koreksi tajam dalam waktu singkat.

Pasokan dan Struktur Pasar ARPA

Saat ini, jumlah pasokan ARPA yang beredar mencapai 1,52 miliar token, tanpa batas maksimum suplai yang ditentukan.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat sekitar $35,85 juta, relatif dekat dengan kapitalisasi pasar saat ini.

Struktur suplai seperti ini membuat harga ARPA sangat sensitif terhadap perubahan permintaan.

Ketika minat beli meningkat, harga dapat melonjak cepat, namun sebaliknya juga rentan mengalami tekanan jual besar ketika sentimen berubah.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Dengan kenaikan hampir 50% dalam satu hari, investor dan trader perlu mencermati beberapa faktor penting:

  • Apakah volume tinggi ini dapat dipertahankan
  • Potensi aksi ambil untung (profit taking) dalam jangka pendek
  • Kemampuan harga ARPA bertahan di atas level psikologis $0,017–$0,018

Tanpa konsolidasi yang sehat, reli tajam seperti ini sering diikuti oleh koreksi cepat.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 20 Januari 2026: kembali Tunjukkan Tanda Rebound

Harga ARPA hari ini mencatat lonjakan luar biasa dengan kenaikan +47% dalam 24 jam, didorong oleh volume perdagangan yang sangat besar.

Secara teknikal, momentum jangka pendek terlihat kuat, namun risiko volatilitas juga meningkat signifikan.

Bagi trader agresif, ARPA menawarkan peluang menarik dalam jangka pendek. Sementara itu, investor perlu tetap waspada terhadap potensi koreksi, mengingat reli cepat sering kali diikuti oleh fase penyesuaian harga.

Seperti biasa, manajemen risiko menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan ekstrem seperti ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Naik 2,29%, Apakah Ini Awal Pembalikan Tren?

Setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, harga Pi Network (PI) akhirnya mencatat kenaikan 2,29% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran $0,194.

Kenaikan token ini sedikit mengungguli pergerakan pasar kripto secara keseluruhan yang cenderung stagnan, seperti yang terlihat di Coinmarketcap pada Selasa (20/1).

Meski demikian, lonjakan ini belum cukup untuk mengubah gambaran besar, mengingat PI masih mencatat penurunan 5,70% secara mingguan dan turun 5,87% dalam sebulan terakhir.

Pergerakan harga ini lebih mencerminkan pantulan jangka pendek (technical bounce) di tengah tren turun yang masih dominan, ketimbang sinyal pembalikan arah yang kuat.

Beberapa faktor utama menjadi pendorong kenaikan terbatas ini.

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 7,5%, 3 Faktor Ini Jadi Penyebab Utama

Oversold Technical Bounce Jadi Pemicu Utama

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Salah satu faktor paling signifikan di balik kenaikan harga PI adalah kondisi teknikal yang sangat jenuh jual.

Harga PI sebelumnya mendekati all-time low Oktober 2025 di area $0,172, level yang selama ini berfungsi sebagai zona support kuat.

Indikator teknikal menunjukkan bahwa RSI 14-hari berada di level 26,8, jauh di bawah ambang batas oversold 30.

Kondisi ini sering kali memicu aksi beli spekulatif dari trader jangka pendek yang mencari peluang rebound cepat.

Namun, perlu dicatat bahwa volume perdagangan justru menurun menjadi $16,4 juta, turun sekitar 31% dibanding hari sebelumnya.

Volume rendah ini mengindikasikan minimnya keyakinan pasar, sehingga reli berpotensi rapuh dan mudah berbalik arah jika tekanan jual kembali meningkat.

Tekanan Token Unlock Mulai Mereda

Pi Network selama beberapa bulan terakhir menghadapi tekanan besar akibat pembukaan token (token unlock) harian, yang sempat mencapai rata-rata 4,6 juta PI per hari.

Masuknya token baru ke pasar secara konsisten menciptakan tekanan jual yang signifikan.

Namun, data proyeksi Januari 2026 menunjukkan bahwa laju token unlock mulai melambat dibandingkan puncaknya di akhir 2025.

Penurunan pasokan baru ini memberi ruang bernapas sementara bagi harga PI, karena tekanan jual jangka pendek menjadi lebih ringan.

Meski begitu, tantangan utama belum hilang. Total suplai beredar PI masih sangat besar, mencapai lebih dari 8,38 miliar token, yang berpotensi membatasi kenaikan harga secara signifikan dalam jangka menengah hingga panjang.

Sentimen Regulasi Masih Jadi Penopang

Faktor lain yang turut menopang sentimen pasar adalah pencapaian regulasi Pi Network, khususnya setelah proyek ini mengajukan MiCA Whitepaper kepada otoritas Eropa pada November 2025.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pi Network menuju kepatuhan regulasi dan potensi listing di bursa kripto teregulasi Uni Eropa.

Walaupun bukan katalis baru, sentimen positif dari langkah ini masih memberikan dukungan psikologis bagi investor, terutama bagi mereka yang berorientasi jangka panjang.

Di tengah minimnya berita positif terbaru, fondasi regulasi ini menjadi alasan utama mengapa harga PI mampu bertahan di atas level support kritis.

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, area $0,20 menjadi level psikologis penting.

Selain itu, $0,202 yang bertepatan dengan Fibonacci retracement 23,6% menjadi resistance terdekat yang harus ditembus agar reli jangka pendek berlanjut.

Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas area ini berisiko membawa harga kembali menguji support $0,18 hingga $0,17, terutama jika muncul pengumuman token unlock baru atau peningkatan arus token ke bursa.

Baca Juga: Harga Pi Network Terkoreksi Tipis 0,56%: Pasokan Membengkak

Kenaikan harga Pi Network (PI) sebesar 2,29% dalam 24 jam terakhir lebih tepat dipandang sebagai koreksi teknikal akibat kondisi oversold, bukan sebagai sinyal perubahan tren besar.

Perlambatan token unlock dan sentimen regulasi memberikan dukungan sementara, namun suplai yang sangat besar dan lemahnya volume masih menjadi hambatan utama.

Bagi investor, pergerakan ini menegaskan bahwa PI tetap merupakan aset dengan volatilitas tinggi dan sangat sensitif terhadap dinamika pasokan.

Pertanyaan utamanya kini adalah, mampukah PI bertahan di atas level $0,20, atau justru kembali tertekan oleh gelombang jual berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga ROSE Hari Ini Melonjak 30%, Oasis Network Jadi Sorotan Pasar

Harga Oasis Network (ROSE) hari ini mencatat lonjakan signifikan dengan kenaikan +30,60% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0,019086 per ROSE/USD.

Kenaikan tajam ini menjadikan Oasis Network sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini dan langsung menarik perhatian pelaku pasar kripto.

Seiring lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar ROSE meningkat ke kisaran $138–143 juta, menempatkannya di peringkat ke-189 aset kripto global.

Yang paling mencolok, Tokocrypto mencatat volume perdagangan ROSE dalam 24 jam mencapai $142,48 juta, atau hampir setara dengan kapitalisasi pasarnya.

Kondisi ini mengindikasikan lonjakan aktivitas transaksi dan minat pasar yang sangat tinggi.

Baca Juga: Harga ROSE Hari Ini Melonjak 30%, Oasis Network Jadi Sorotan Pasar Kripto

Lonjakan Harga ROSE dalam 24 Jam Terakhir

Dalam satu hari terakhir, harga ROSE naik sekitar $0,0039 atau +26,90%, meskipun sempat mengalami koreksi kecil secara intrajam.

Data menunjukkan perubahan harga 1 jam terakhir turun -5,14%, yang mengindikasikan adanya aksi ambil untung setelah reli kuat.

Performa ROSE dalam berbagai timeframe menunjukkan momentum yang agresif:

  • 24 jam: +26,90%
  • 7 hari: +44,70%
  • 30 hari: +76,98%

Kenaikan hampir 77% dalam sebulan menandakan bahwa reli ini bukan hanya lonjakan sesaat, melainkan bagian dari tren naik jangka pendek yang cukup solid.

Kinerja Historis ROSE: Momentum Mulai Terbangun

Pergerakan harga OASIS Network (ROSE/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga OASIS Network (ROSE/USDT) pada Selasa, 20 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam perspektif yang lebih luas, performa ROSE menunjukkan pemulihan bertahap. Dalam 60 hari terakhir, ROSE mencatat kenaikan +2,82%, sementara secara 90 hari naik +6,81%.

Angka ini menunjukkan bahwa lonjakan terbaru merupakan akselerasi signifikan setelah fase konsolidasi yang relatif panjang.

Reli cepat seperti ini sering kali menandakan masuknya trader momentum dan spekulan jangka pendek yang memanfaatkan pergerakan harga agresif, terutama pada altcoin dengan kapitalisasi menengah seperti ROSE.

Volume Tinggi Jadi Indikasi Minat Pasar

Volume perdagangan ROSE yang menembus $142 juta menjadi salah satu faktor paling penting dalam pergerakan hari ini.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi menandakan likuiditas pasar meningkat, aktivitas beli dan jual berlangsung sangat aktif, dan potensi volatilitas lanjutan masih terbuka.

Namun, volume tinggi juga sering diikuti oleh pergerakan harga ekstrem, baik ke atas maupun ke bawah.

Investor perlu mencermati apakah volume ini dapat bertahan atau justru menurun setelah euforia mereda.

Pasokan Token dan Struktur Pasar

Saat ini, jumlah ROSE yang beredar mencapai 7,51 miliar token, atau sekitar 75,09% dari total suplai maksimum 10 miliar ROSE.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sekitar $184 juta, masih terdapat potensi tekanan suplai tambahan seiring pelepasan token ke pasar.

Struktur suplai seperti ini membuat ROSE cukup sensitif terhadap perubahan sentimen.

Ketika permintaan meningkat, harga bisa melonjak cepat, namun ketika minat beli melemah, koreksi juga bisa terjadi secara tajam.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, area $0,018–$0,019 menjadi zona krusial.

Jika ROSE mampu bertahan di atas level ini, peluang untuk melanjutkan reli ke area psikologis $0,020 terbuka lebar.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan momentum dapat memicu koreksi menuju area support di bawahnya.

Aksi koreksi kecil pada timeframe 1 jam menunjukkan bahwa pasar mulai memasuki fase penyeimbangan antara pembeli dan penjual.

Baca Juga: Gila! 3 Altcoin Metaverse Ini Meledak, Ada yang Naik 148% dalam 7 Hari

Harga ROSE hari ini mencerminkan lonjakan kuat yang didorong oleh volume tinggi dan meningkatnya minat pasar.

Dengan kenaikan hampir 77% dalam 30 hari dan 30% dalam sehari, Oasis Network kembali masuk radar investor dan trader kripto.

Meski momentum jangka pendek terlihat bullish, risiko volatilitas tetap tinggi.

Bagi trader, ROSE menawarkan peluang menarik, sementara investor perlu tetap disiplin dalam manajemen risiko mengingat reli cepat sering kali diikuti fase konsolidasi atau koreksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 20 Januari 2026: kembali Tunjukkan Tanda Rebound

Pasar kripto hari ini, Selasa (20/1) kembali menunjukkan tanda rebound dengan sejumlah altcoin seperti ARPA, RESOLV, dan ROSE mencatatkan kenaikan tajam, mencerminkan pulihnya minat risiko investor.

Memasuki pekan ketiga Januari 2026, perhatian pasar tertuju pada altcoin dengan katalis spesifik seperti CAKE yang diuji sentimen pengurangan pasokan, XLM yang berpeluang pulih seiring pengembangan protokol, serta XTZ yang masih dibayangi tekanan jelang upgrade jaringan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali Rebound

  • ARPA melonjak 65% hari ini, capai level harga $0,02001.
  • RESOLV catat kenaikan signifikan 51% sentuh $0,1102.
  • ROSE tumbuh positif 37%, harga kini di level $0,01841.

3 Altcoin yang Patut Diperhatikan di Pekan Ketiga Januari 2026

  • Harga CAKE volatil, proposal pengurangan pasokan menguji sentimen pasar.
  • Penurunan XLM mulai terbatas; peningkatan Protokol X-Ray picu pemulihan.
  • Harga XTZ tertekan aksi jual menjelang upgrade jaringan Tallinn.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

3 Altcoin Berisiko Likuidasi Besar (Januari Minggu 3)

  • Sentimen Tarif Global Picu Lonjakan Likuidasi Kripto.
  • Leverage XRP, AXS, & DUSK Terancam Likuidasi Massal.
  • Sinyal Kontradiktif: Trader Wajib Perketat Manajemen Risiko.

4 Agenda Ekonomi AS Penggerak Bitcoin Minggu Ini

  • Pidato Trump di Davos berisiko picu volatilitas kripto.
  • Data Pengangguran AS pengaruhi ekspektasi suku bunga & BTC.
  • Inflasi PCE tinggi berpotensi tekan harga Bitcoin.
  • Sentimen konsumen tentukan momentum ritel pada kripto.

Baca juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pakistan Gandeng Proyek Kripto Terkait Trump untuk Stablecoin USD1

Pemerintah Pakistan resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan SC Financial Technologies, afiliasi dari World Liberty Financial yang dikaitkan dengan keluarga mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, untuk menguji penggunaan stablecoin dolar AS bernama USD1 dalam sistem pembayaran lintas negara.

Berdasarkan sumber yang terlibat langsung dalam kesepakatan tersebut, kerja sama ini menjadi kesepakatan pertama yang diumumkan secara publik antara sebuah negara berdaulat dan proyek mata uang kripto. Rincian lanjutan dari perjanjian ini dijadwalkan akan diumumkan setelah kunjungan CEO World Liberty Financial, Zach Witkoff, ke Islamabad.

Pakistan bermitra dengan World Liberty

Dalam pengumuman resmi, World Liberty Financial menyatakan telah menandatangani MoU dengan Kementerian Keuangan Pakistan untuk mengeksplorasi inovasi keuangan digital, dengan fokus utama pada pemanfaatan stablecoin untuk transaksi lintas batas.

Melalui kesepakatan tersebut, World Liberty Financial akan bekerja sama dengan bank sentral Pakistan guna mengintegrasikan stablecoin USD1, yang dipatok ke dolar AS, ke dalam struktur pembayaran digital nasional. Stablecoin ini akan berjalan berdampingan dengan infrastruktur kripto yang sudah ada di Pakistan.

Sebelumnya, pada April 2024, World Liberty Financial dan Pakistan Crypto Council juga telah menandatangani Letter of Intent untuk mendorong adopsi blockchain serta memperluas penggunaan stablecoin dalam remitansi dan perdagangan internasional.

Dilaporkan Crypto.news, USD1 sendiri mencatat pertumbuhan pesat dalam jumlah pasokan yang beredar dan kini melampaui nilai USD 3,4 miliar. Stablecoin tersebut tersedia di sejumlah blockchain, dengan porsi terbesar berada di BNB Smart Chain dan Ethereum.

Proyek World Liberty Jadi Sorotan

Proyek World Liberty dilaporkan turut menyumbang lonjakan pendapatan Trump Organization pada paruh pertama 2025, berdasarkan laporan pengungkapan keuangan. Perusahaan ini juga telah mengajukan permohonan izin bank nasional di Amerika Serikat guna menempatkan stablecoin berbasis dolar tersebut di bawah pengawasan regulator.

Sementara itu, Pakistan dalam setahun terakhir mempercepat pembentukan ekosistem aset digital nasional. Pemerintah telah membentuk Pakistan Virtual Assets Regulatory Authority (PVARA), yang membuka jalan bagi bursa kripto besar seperti Binance dan HTX untuk beroperasi secara legal. Otoritas Pakistan juga mengisyaratkan rencana pembentukan cadangan Bitcoin strategis serta pengembangan fasilitas penambangan kripto.

Langkah ini menegaskan ambisi Pakistan untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global di tengah meningkatnya adopsi aset kripto oleh negara-negara berkembang.

Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Perp DEX Ini Nomor 1 Naik 55% dalam 7 Hari

Sektor Perpetual Decentralized Exchange (Perp DEX) kembali mencuri perhatian pasar kripto. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin kategori Perp DEX yang saat ini mendominasi dan menunjukkan pergerakan signifikan dalam 7 hari terakhir.

Berikut rangkuman 3 top Perp DEX coins berdasarkan market capitalization dikutip CoinMarketCap.

1. RollX (ROLL) Pimpin Kapitalisasi Pasar

RollX (ROLL) menjadi Perp DEX coin terbesar saat ini dengan kapitalisasi pasar mencapai $24,104,069. Harga ROLL tercatat di level $0.1555.

Dalam periode 24 jam, ROLL melonjak 32.41%, sementara dalam 7 hari terakhir mencatatkan kenaikan tajam sebesar 55.58%. Volume perdagangan 24 jam mencapai $2,192,404,982, dengan suplai beredar sebanyak 155M ROLL dari total 13.60B.

Kinerja ini menempatkan RollX sebagai aset paling agresif di sektor Perp DEX saat ini.

Baca juga: Investor Mulai Lirik, 3 Altcoin Perp DEX Ini Tunjukkan Performa Kuat

2. MUX Protocol (MCB) Bertahan di Posisi Kedua

Di posisi kedua terdapat MUX Protocol (MCB) dengan kapitalisasi pasar $9,417,646. Harga MCB berada di angka $2.46.

Pergerakan harga MCB relatif stabil dengan kenaikan 0.51% dalam 24 jam dan 0.03% dalam 7 hari. Total suplai beredar tercatat sebanyak 3.82M MCB, menjadikan aset ini tergolong berkapitalisasi menengah di sektor Perp DEX.

3. VOOI (VOOI) Catat Lonjakan Mingguan

VOOI menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $3,131,158 dan harga $0.01282. Meski kenaikan harian hanya 0.44%, VOOI mencatat lonjakan signifikan 19.80% dalam 7 hari.

Volume perdagangan 24 jam VOOI mencapai $5,554,531, dengan suplai beredar 244.21M VOOI dari total 432.55M.

Kesimpulan

Pergerakan data menunjukkan sektor Perp DEX coins mulai kembali aktif, dipimpin oleh RollX, disusul MUX Protocol dan VOOI. Lonjakan mingguan dan volume besar mengindikasikan meningkatnya minat pasar terhadap aset derivatif berbasis decentralized exchange.

Namun, investor tetap disarankan memperhatikan volatilitas tinggi yang melekat pada sektor ini sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok di Bawah US$0,13, Ancaman ke US$0,10 Makin Nyata

Dogecoin kembali tertekan seiring melemahnya pasar kripto global. Aset kripto bertema meme ini tercatat jatuh di bawah level psikologis US$0,13, memicu kekhawatiran pelaku pasar akan potensi penurunan lanjutan menuju area US$0,10.

Penurunan Dogecoin terjadi sejalan dengan tekanan yang juga dialami Bitcoin dan Ethereum. DOGE tercatat menembus sejumlah level support penting, dimulai dari US$0,1350 yang kemudian memicu gelombang aksi jual lanjutan. Harga terus merosot melewati support US$0,1300 dan US$0,1250 sebelum menyentuh titik terendah di kisaran US$0,1154.

Analisis Harga Dogecoin

Hingga waktu penulisan, Dogecoin diperdagangkan di level US$0,1276 atau melemah sekitar 7,13% dalam 24 jam terakhir. Harga juga masih berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 100 jam, mengindikasikan dominasi tekanan bearish dalam jangka pendek.

Dilaporkan Coinpaper, upaya pemulihan sempat terjadi ketika DOGE naik di atas US$0,1220 dan menembus level Fibonacci retracement 23,6% dari penurunan US$0,1512 ke US$0,1154. Namun, penguatan tersebut dinilai terbatas.

Level resistensi terdekat berada di area US$0,130. Jika mampu ditembus, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di US$0,1330 yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%. Area ini menjadi titik krusial bagi pembeli untuk membalikkan tren turun.

Apabila tekanan beli berlanjut, Dogecoin masih harus menghadapi hambatan di US$0,1350 dan garis tren turun. Penutupan harga di atas level tersebut berpotensi membuka jalan menuju US$0,1380 hingga US$0,140, dengan target lanjutan di US$0,1420.

Baca juga: Sinyal 2021 Terulang? RSI Dogecoin Oversold, Target Harga $0,70

Level Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, risiko penurunan tetap tinggi apabila harga gagal bertahan di atas US$0,1300. Support terdekat berada di US$0,1250, diikuti US$0,1220. Zona krusial selanjutnya berada di US$0,120. Jika level ini ditembus, tekanan jual diperkirakan meningkat dan dapat mendorong DOGE turun ke US$0,1150 bahkan US$0,1135.

Indikator teknikal turut mengonfirmasi kondisi lemah. MACD per jam DOGE/USD masih berada di zona bearish dengan momentum yang terus menurun. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di bawah level 50, menandakan penjual masih menguasai pergerakan harga dalam jangka pendek.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Solana Tertekan di US$130, Sentimen Pasar Memburuk

Harga Solana (SOL) kembali melemah di tengah sentimen pasar yang memburuk. Pada perdagangan Senin, SOL tercatat turun sekitar 3%, melanjutkan penurunan 4% yang terjadi sehari sebelumnya. Pelemahan ini sejalan dengan tekanan pasar kripto secara luas yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Eropa terkait isu Greenland.

Data pasar derivatif menunjukkan bias bearish yang semakin kuat. Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi long Solana mencapai US$59,08 juta, jauh melampaui likuidasi short yang hanya sebesar US$1,38 juta. Kondisi ini mencerminkan dominasi tekanan jual di kalangan trader.

Kontrak Berjangka SOL Turun

Baca juga: Pendiri Solana:Upgrade Kunci Bertahan Hidup, SOL Bergerak di $142

Selain itu, Open Interest (OI) kontrak berjangka SOL turun sekitar 7% menjadi US$8,19 miliar. Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya minat risiko dan eksposur modal trader terhadap Solana. Tingkat pendanaan (funding rate) yang berada di level negatif, yakni -0,0004%, semakin menegaskan dominasi posisi jual di pasar derivatif.

Dari sisi institusional, Exchange Traded Fund (ETF) spot Solana di Amerika Serikat sebenarnya mencatat arus masuk dana sebesar USD 46,88 juta pada pekan lalu. Namun, perubahan dinamika pasar dan meningkatnya tekanan global berpotensi menggerus kepercayaan investor institusi dan memicu aksi jual lanjutan. Perlu dicatat, pasar AS tutup pada Senin karena libur Martin Luther King Jr. Day, yang dapat memengaruhi volume dan arah perdagangan.

Secara teknikal, Solana masih berada dalam tekanan kuat. Harga saat ini bergerak di kisaran US$130, berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 hari dan 50 hari yang berada di area US$137–138. Kondisi ini memperkuat bias penurunan dalam jangka pendek.

Analisis Teknikal Solana

Dilaporkan FXStreet, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan persilangan ke bawah garis sinyal, dengan histogram yang berubah negatif, menandakan meningkatnya momentum bearish. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di level 45 dan bergerak turun di bawah garis tengah, mengonfirmasi melemahnya kekuatan beli.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika tekanan jual berlanjut, Solana berisiko menembus pola rounding bottom yang terbentuk sejak 18 Desember dan berpotensi turun mendekati level terendah Desember di kisaran US$116. Sebaliknya, dari sisi atas, area resistensi terdekat berada di zona pasokan sekitar US$148. Penembusan yang kuat di atas level tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju EMA 200 hari di sekitar US$159.

Untuk saat ini, arah pergerakan Solana masih didominasi sentimen negatif, dengan pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati menanti perkembangan kondisi global dan sinyal lanjutan dari pasar kripto.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Ambruk Lebih dari 4%, Ini Biang Kerok Kejatuhan Crypto Hari Ini

Pasar kripto mengalami tekanan tajam pada Minggu malam (19/1/2026) waktu global. XRP menjadi salah satu aset yang paling terpukul, anjlok lebih dari 4% ke kisaran USD 1,97, seiring aksi jual besar-besaran yang juga menyeret Bitcoin dan Ethereum.

Dalam waktu singkat, total kapitalisasi pasar kripto turun hampir 3% ke level USD 3,13 triliun. Investor terlihat buru-buru mengurangi risiko setelah sentimen global memburuk dan pasar keuangan tradisional ikut melemah.

XRP Tertekan Usai Bitcoin Jebol Support

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan harga XRP terjadi tak lama setelah Bitcoin gagal bertahan di atas level teknikal penting. Bitcoin turun lebih dari 2,5% dalam 24 jam terakhir ke area USD 92.500. Kegagalan BTC menutup pekan di atas USD 94.000 memicu kepanikan trader jangka pendek, yang kemudian merembet ke altcoin utama seperti XRP.

Begitu Bitcoin menembus support, tekanan jual pada XRP meningkat tajam. Volume likuidasi di pasar derivatif mempercepat kejatuhan harga, membuat XRP mencatat penurunan lebih dalam dibandingkan sebagian aset kripto besar lainnya.

Baca juga: Harga XRP Anjlok Sinyal Balik Arah Muncul, Aliran Dana ETF Melejit 47%!

Ethereum Ikut Terseret, Pasar Masuk Mode Risk-Off

Dilaporkan Trading View, Ethereum juga tak luput dari tekanan, turun lebih dari 3% dan diperdagangkan di sekitar USD 3.200. Pelemahan ini menegaskan bahwa pasar kripto secara keseluruhan sedang berada dalam mode risk-off, di mana investor menghindari aset berisiko tinggi.

Kritikus Bitcoin sekaligus pendukung emas, Peter Schiff, turut menyoroti situasi ini. Melalui media sosial, ia menyebut bahwa emas dan perak justru mencetak rekor tertinggi baru, sementara Bitcoin dan kripto bergerak ke arah sebaliknya.

Ketegangan Perdagangan Global Picu Kepanikan

Sentimen negatif diperburuk oleh kekhawatiran baru terkait potensi konflik dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Isu ini mendorong aliran dana keluar dari aset berisiko seperti kripto dan masuk ke aset lindung nilai, termasuk logam mulia.

Dalam waktu sekitar 90 menit, pasar kripto kehilangan hampir USD 130 miliar nilai kapitalisasi. Data menunjukkan sekitar USD 546 juta posisi long terlikuidasi, menandakan tingginya penggunaan leverage yang memperparah penurunan harga XRP dan aset kripto lainnya.

Oversold, Tapi XRP Masih Rentan

Meski indikator teknikal menunjukkan kondisi pasar mulai mendekati jenuh jual (oversold), volatilitas diperkirakan masih tinggi. Indeks Fear and Greed berada di level 45 atau netral, membuka peluang pantulan jangka pendek, namun belum cukup kuat untuk menjamin pemulihan berkelanjutan.

Analis menilai kejatuhan XRP dan kripto hari ini lebih dipicu faktor makroekonomi, tekanan leverage, dan kerusakan teknikal, bukan oleh masalah fundamental di dalam industri kripto itu sendiri. Pelaku pasar kini menunggu apakah Bitcoin mampu kembali ke zona USD 93.000–USD 94.000 sebagai penentu stabilitas lanjutan, yang juga akan sangat memengaruhi arah harga XRP ke depan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com