Tag Archives: altcoin

Harga Pi Network Anjlok 7,5%, 3 Faktor Ini Jadi Penyebab Utama

Harga Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan penurunan tajam dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data Coinmarketcap pada Senin (19/1), harga PI turun 7,5% dalam sehari dan memperpanjang pelemahan mingguan menjadi 9,7%.

Kinerja ini jauh lebih buruk dibanding pasar kripto secara keseluruhan yang rata-rata hanya terkoreksi sekitar 2,8%, menandakan adanya tekanan spesifik pada aset ini.

Pelemahan Pi Network bukan sekadar mengikuti arus koreksi pasar, melainkan dipicu oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal.

Setidaknya ada tiga penyebab utama yang saat ini membebani pergerakan harga PI: tekanan unlock token, lemahnya volume serta sentimen, dan kerusakan struktur teknikal.

Baca Juga: Harga Pi Network Terkoreksi Tipis 0,56%: Pasokan Membengkak

Tekanan Unlock Token Masih Membayangi

Salah satu faktor paling dominan dalam tekanan harga Pi Network adalah arus unlock token yang terus berlangsung.

Setiap hari, jutaan token PI baru masuk ke pasar melalui skema unlock dan migrasi. Sepanjang Januari 2026 saja, lebih dari 100 juta token PI dilaporkan telah dilepas ke peredaran.

Masuknya suplai baru dalam jumlah besar ini menciptakan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.

Ketika minat beli tidak tumbuh seiring dengan peningkatan suplai, harga cenderung tertekan.

Banyak pemegang awal memilih menjual token yang baru terbuka untuk merealisasikan keuntungan atau mengurangi eksposur risiko, sehingga memicu tekanan jual berkelanjutan.

Dalam konteks pasar kripto, kondisi oversupply seperti ini sering menjadi penghambat utama pemulihan harga.

Selama laju unlock belum melambat atau diimbangi oleh utilitas nyata yang mendorong permintaan, potensi rebound PI akan tetap terbatas.

Volume Lemah dan Sentimen Pasar Negatif

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Faktor kedua datang dari sisi aktivitas pasar. Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar $23,5 juta, relatif rendah jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasarnya yang mencapai sekitar $1,58 miliar.

Rasio perputaran (turnover ratio) hanya berada di kisaran 1,5%, yang mencerminkan likuiditas tipis dan minat beli yang lemah.

Volume rendah membuat pergerakan harga lebih rentan terhadap tekanan jual. Dalam kondisi seperti ini, aksi jual dalam jumlah sedang saja sudah cukup untuk mendorong harga turun signifikan.

Selain itu, minimnya katalis positif: seperti pengumuman besar, ekspansi ekosistem, atau listing baru di bursa utama yang membuat sentimen investor cenderung bearish.

Ketika pasar kekurangan narasi positif, dominasi penjual menjadi lebih kuat. Hal ini menjelaskan mengapa setiap upaya pantulan harga PI sejauh ini cepat tertahan dan kembali dibalas oleh tekanan jual.

Breakdown Teknikal Perburuk Kondisi

Dari sisi teknikal, Pi Network juga menunjukkan sinyal yang mengkhawatirkan.

Harga PI dilaporkan telah menembus ke bawah support psikologis $0,20 dan sempat menyentuh area sekitar $0,188.

Penurunan di bawah level penting ini memicu stop-loss otomatis dan aksi jual algoritmik, yang semakin mempercepat koreksi.

Indikator teknikal seperti RSI 7-hari di sekitar 23,91 menandakan kondisi oversold. Secara teori, level ini bisa memicu pantulan teknikal jangka pendek. Namun, masalahnya terletak pada lemahnya momentum.

Tanpa dukungan volume dan katalis fundamental, kondisi oversold sering kali hanya menghasilkan konsolidasi singkat, bukan pembalikan tren yang kuat.

Dalam jangka pendek, area $0,185 kini menjadi support krusial. Jika level ini gagal dipertahankan, tekanan lanjutan masih sangat mungkin terjadi.

Baca Juga: Harga Pi Network Melemah 1,43%: Tekanan Sentimen Bearish

Penurunan harga Pi Network saat ini mencerminkan lingkaran tekanan yang sulit diputus: suplai terus bertambah, permintaan lemah, dan struktur teknikal rusak.

Selama faktor-faktor ini belum berubah, risiko penurunan lanjutan masih lebih besar dibanding peluang reli kuat. Fokus pasar kini tertuju pada dua hal utama:

  1. Apakah PI mampu bertahan di atas area support $0,185, dan
  2. Apakah akan muncul katalis baru, seperti pembaruan ekosistem atau peningkatan utilitas, yang bisa membangkitkan kembali minat investor.

Tanpa perubahan signifikan di sisi fundamental maupun sentimen, pergerakan PI dalam waktu dekat diperkirakan masih akan didominasi volatilitas tinggi dengan kecenderungan melemah.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Turun ke $3.205, Sentimen Pasar Melemah

Harga Ethereum (ETH) hari ini kembali mengalami tekanan setelah terkoreksi hampir 3% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru via Tokocrypto pada Senin (19/1), ETH diperdagangkan di kisaran $3.205,55 per koin, dengan kapitalisasi pasar sekitar $386,89 miliar.

Meski harga melemah, aktivitas pasar justru menunjukkan dinamika tinggi, tercermin dari volume perdagangan 24 jam yang mencapai $21,67 miliar.

Koreksi ini menambah daftar volatilitas Ethereum dalam beberapa pekan terakhir, di tengah kondisi pasar kripto yang masih berjuang mencari arah setelah reli kuat di awal tahun.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Bertahan di Atas $3.300, Sinyal Kuat?

Performa Harga Ethereum Terbaru

Secara harian, ETH tercatat turun sekitar $96,21 atau -2,91%.

Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang $3.181,67 (terendah) hingga $3.367,17 (tertinggi), menandakan volatilitas yang cukup lebar.

Jika dilihat dalam perspektif yang lebih panjang, pergerakan Ethereum masih menunjukkan gambaran yang beragam:

  • 7 hari: +1,47%
  • 30 hari: +7,57%
  • 60 hari: +5,35%
  • 90 hari: -18,52%

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH masih mencatatkan kenaikan dalam jangka pendek hingga menengah, tren 90 hari terakhir masih berada di wilayah negatif, menandakan pasar belum sepenuhnya pulih dari tekanan koreksi besar sebelumnya.

Kapitalisasi Pasar Besar, Likuiditas Tetap Kuat

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dengan kapitalisasi pasar hampir $387 miliar, Ethereum tetap kokoh di peringkat kedua aset kripto terbesar di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

Jumlah pasokan beredar 120,69 juta ETH mencerminkan struktur pasar yang relatif stabil, meskipun mekanisme burn dan staking di jaringan Ethereum terus memengaruhi dinamika suplai.

Volume perdagangan yang menembus $21 miliar per hari menegaskan bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto paling likuid.

Volume tinggi di tengah penurunan harga sering kali menandakan adanya distribusi, yakni investor mengambil keuntungan atau mengurangi eksposur setelah kenaikan sebelumnya.

Namun di sisi lain, likuiditas besar juga membuka peluang bagi pergerakan cepat ketika sentimen mulai membaik.

Analisis Teknis: Area Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sudut pandang teknikal, area $3.180–$3.200 kini menjadi support jangka pendek yang sangat penting. Selama ETH mampu bertahan di atas zona ini, peluang konsolidasi atau pantulan teknikal masih terbuka.

Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus support tersebut secara meyakinkan, ETH berisiko menguji area psikologis berikutnya di sekitar $3.000.

Untuk sisi atas, zona $3.350–$3.370 menjadi resistance terdekat, sesuai dengan area tertinggi 24 jam terakhir.

Penembusan level ini dengan volume kuat akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai kembali dikuasai oleh pembeli.

Faktor Fundamental Masih Menjadi Penopang

Terlepas dari koreksi harga jangka pendek, Ethereum masih didukung oleh fundamental yang kuat.

Jaringan Ethereum tetap menjadi tulang punggung utama bagi DeFi, NFT, stablecoin, dan ekosistem layer-2, yang secara kolektif menopang permintaan jangka panjang terhadap ETH.

Selain itu, mekanisme staking dan burn fee (EIP-1559) terus berperan dalam menyeimbangkan suplai, yang dalam periode tertentu bahkan membuat Ethereum bersifat deflasioner.

Faktor-faktor ini menjadi alasan mengapa banyak investor jangka panjang masih memandang koreksi sebagai fase konsolidasi, bukan akhir tren.

Namun demikian, pergerakan harga ETH dalam jangka pendek masih sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, arus dana institusional, dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Stabil di $3.303, Meski Momentum Terbatas

Harga Ethereum hari ini yang turun ke kisaran $3.205 mencerminkan fase koreksi sehat setelah pergerakan fluktuatif sebelumnya.

Meskipun sentimen jangka pendek tampak melemah, volume besar dan posisi pasar yang dominan menunjukkan bahwa minat terhadap ETH belum surut.

Dalam waktu dekat, perhatian investor akan tertuju pada kemampuan Ethereum untuk mempertahankan area support $3.180–$3.200.

Jika bertahan, peluang rebound masih terbuka. Namun jika gagal, pasar perlu bersiap menghadapi volatilitas lanjutan.

Seperti biasa di dunia kripto, pergerakan cepat dapat terjadi kapan saja.

Oleh karena itu, pemantauan data harga, volume, dan sentimen pasar menjadi kunci bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan yang lebih terukur.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Vanar (VANRY) Hari Ini Naik ke $0,0102, Volume Trade $50 Juta

Harga Vanar (VANRY) hari ini menunjukkan performa positif di tengah fluktuasi pasar kripto.

Berdasarkan data terbaru di Tokocrypto pada Senin (19/1), VANRY diperdagangkan di kisaran $0,01021 per koin, mencatatkan kenaikan sekitar 6,49% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini terjadi bersamaan dengan lonjakan aktivitas pasar, di mana volume perdagangan harian mencapai $50,70 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di sekitar $22,45 juta.

Kondisi tersebut menandakan meningkatnya minat spekulatif terhadap VANRY, sekaligus memperlihatkan bahwa aset berkapitalisasi kecil ini tengah berada dalam fase volatilitas tinggi.

Baca Juga: Harga Vanar (VANRY) Hari Ini Naik 6,4% ke $0,0102, Volume Perdagangan Tembus $50 Juta

Kinerja Harga VANRY: Pulih dalam Jangka Pendek, Tekanan Masih Terasa

Secara harian, VANRY naik sekitar $0,000622, melanjutkan tren positif jangka pendek.

Dalam tujuh hari terakhir, harga tercatat melonjak +19,73%, sementara dalam 30 hari terakhir menguat +35,02%.

Ini mengindikasikan bahwa Vanar sedang mengalami fase pemulihan setelah tekanan sebelumnya. Namun, jika ditarik lebih panjang, gambaran besarnya masih menunjukkan tantangan.

Dalam 60 hari, harga VANRY masih turun -12,34%, dan dalam 90 hari terkoreksi cukup dalam, yakni -39,13%.

Artinya, reli jangka pendek saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound teknikal daripada pembalikan tren besar.

Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak di rentang $0,009427 (terendah) hingga $0,011866 (tertinggi). Rentang yang lebar ini mencerminkan kuatnya tarik-menarik antara pembeli dan penjual.

Likuiditas Tinggi, Pasokan Hampir Maksimal

Pergerakan harga Vanar (VANRY/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Vanar (VANRY/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi pasar, Vanar saat ini memiliki kapitalisasi sekitar $22,44 juta, menempatkannya di peringkat sekitar ke-700 aset kripto global.

Meski kapitalisasinya relatif kecil, volume perdagangan 24 jam yang menembus $50 juta menunjukkan tingkat perputaran yang sangat tinggi.

Secara fundamental, kondisi ini sering diartikan dua hal: pertama, minat trader sedang meningkat; kedua, harga berpotensi mengalami pergerakan tajam dalam waktu singkat, baik ke atas maupun ke bawah.

Jumlah pasokan beredar VANRY mencapai 2,20 miliar token, atau sekitar 91,64% dari total pasokan maksimum 2,40 miliar token.

Dengan mayoritas suplai sudah beredar, tekanan inflasi token relatif lebih terbatas dibandingkan proyek yang masih memiliki unlock besar di depan.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) berada di sekitar $24,49 juta, tidak jauh dari kapitalisasi saat ini, yang berarti risiko dilusi tambahan relatif kecil.

Analisis Teknikal: Support Kritis dan Potensi Lanjutan

Secara teknikal, area $0,0094–$0,0096 kini menjadi zona support terdekat, sejalan dengan titik terendah 24 jam terakhir.

Selama harga mampu bertahan di atas area ini, peluang konsolidasi atau lanjutan rebound masih terbuka.

Di sisi atas, $0,0118–$0,0120 menjadi resistance jangka pendek. Level ini sebelumnya menjadi puncak intraday dan berpotensi memicu aksi ambil untung.

Jika VANRY mampu menembus resistance ini dengan volume kuat, target berikutnya secara psikologis mengarah ke area $0,013–$0,015.

Namun, mengingat posisi harga masih jauh di bawah rekor tertinggi $1,22, tren jangka panjang VANRY masih berada dalam fase pemulihan berat. Investor perlu mewaspadai reli yang didominasi spekulasi jangka pendek.

Prospek VANRY: Antara Rebound dan Risiko Volatilitas

Kenaikan harga VANRY hari ini, ditopang oleh lonjakan volume, menunjukkan bahwa Vanar kembali masuk radar trader.

Dalam jangka pendek, momentum ini bisa berlanjut jika sentimen pasar kripto secara umum mendukung dan tidak ada tekanan jual besar dari pemegang lama.

Namun, secara struktural, VANRY masih menghadapi tantangan besar untuk membalikkan tren 90 harinya yang masih negatif.

Selama belum ada katalis fundamental yang kuat atau pertumbuhan adopsi yang signifikan, pergerakan harga cenderung tetap volatile dan sensitif terhadap sentimen pasar.

Baca Juga: Peluang Untung Pekan Ini: Intip Aset Kripto yang Wajib Dipantau

Harga Vanar (VANRY) hari ini yang naik ke $0,01021 menandai fase pemulihan jangka pendek dengan volume perdagangan yang sangat tinggi.

Ini membuka peluang trading, tetapi sekaligus meningkatkan risiko volatilitas ekstrem.

Bagi pelaku pasar, area support di sekitar $0,0094 dan resistance di $0,0118 menjadi level kunci yang layak dipantau.

Ke depan, keberlanjutan reli VANRY akan sangat bergantung pada kekuatan volume, kondisi pasar kripto global, dan potensi katalis baru dari ekosistem Vanar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Magic Eden (ME) Menguat 12%, Awal Tren Baru?

Harga Magic Eden (ME) hari ini mencatatkan penguatan signifikan di tengah pasar kripto yang masih fluktuatif.

Token yang identik dengan ekosistem marketplace NFT ini diperdagangkan di level $0,264328 per ME, naik sekitar 11,62%–12,42% dalam 24 jam terakhir di Tokocrypto pada Senin (19/1).

Lonjakan harga ini terjadi bersamaan dengan meledaknya volume perdagangan harian hingga sekitar $298–299 juta, jauh di atas kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $112 juta.

Kombinasi kenaikan harga dan volume tinggi mengindikasikan meningkatnya minat pasar, baik dari trader jangka pendek maupun pelaku pasar yang memburu aset berkapitalisasi menengah dengan volatilitas tinggi.

Baca Juga: Harga MAGIC Naik Hampir 9%, Magic Eden Dapat Angin Segar dari Avalanche

Performa Harga: Reli Harian Kuat, Tren Menengah Masih Tertekan

Secara intraday, ME menguat sekitar $0,029 per token. Dalam 7 hari terakhir, harga bahkan melonjak +25,07%, menunjukkan bahwa Magic Eden sedang berada dalam fase rebound agresif.

Dalam horizon 30 hari, ME juga masih mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan +19,08%, menandakan bahwa momentum jangka pendek hingga menengah mulai membaik.

Namun, jika ditarik lebih jauh, gambaran besar masih menantang. Dalam 60 hari, harga ME terkoreksi -30,98%, dan dalam 90 hari terakhir turun lebih dalam, yakni -38,28%.

Artinya, lonjakan harga hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase pemulihan teknikal setelah periode tekanan panjang, bukan konfirmasi bahwa tren bearish jangka panjang sudah sepenuhnya berakhir.

Aktivitas Pasar: Volume Sangat Tinggi, Trader Mendominasi

Pergerakan harga Magic Eden (ME/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Magic Eden (ME/USDT) pada Senin, 19 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu sorotan utama hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

Dengan kapitalisasi sekitar $112,9 juta dan volume perdagangan mendekati $300 juta, rasio perputaran ME melebihi 2,5x.

Kondisi ini biasanya mencerminkan dua hal: minat spekulatif yang besar dan potensi pergerakan harga yang sangat cepat.

Magic Eden saat ini memiliki pasokan beredar 425,16 juta ME, atau sekitar 42,52% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Dengan masih adanya ruang suplai yang belum beredar, pelaku pasar juga perlu memperhatikan potensi dinamika tokenomics ke depan, termasuk jadwal unlock atau distribusi lanjutan yang dapat memengaruhi tekanan jual.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) ME berada di sekitar $265,64 juta, lebih dari dua kali lipat kapitalisasi saat ini, yang menandakan bahwa valuasi penuh proyek ini masih berpotensi berubah signifikan seiring bertambahnya suplai.

Analisis Teknikal: Area Kunci yang Perlu Dipantau

Meski data high–low 24 jam tidak tercantum, lonjakan harga dan volume mengindikasikan bahwa ME kemungkinan telah menembus beberapa level resistance jangka pendek.

Secara teknikal, area $0,23–$0,24 dapat dibaca sebagai zona support terdekat, yakni area konsolidasi sebelum lonjakan.

Di sisi atas, $0,28–$0,30 berpotensi menjadi zona resistance psikologis. Jika ME mampu bertahan di atas $0,26 dengan volume yang tetap tinggi, peluang uji ke area tersebut masih terbuka.

Namun, apabila volume mulai menyusut, risiko pullback jangka pendek tidak bisa diabaikan.

Dengan perubahan harga 1 jam terakhir yang masih positif (+2,73%), momentum intraday masih condong ke sisi bullish, meski volatilitas tinggi tetap menjadi ciri utama.

Momentum Spekulatif dan Tantangan Ke Depan

Magic Eden dikenal luas sebagai salah satu brand besar di sektor NFT dan Web3 marketplace.

Pergerakan harga ME yang agresif hari ini menunjukkan bahwa token tersebut kembali menarik perhatian pasar, terutama di tengah rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi menengah.

Dalam jangka pendek, prospek ME sangat bergantung pada keberlanjutan volume dan sentimen pasar kripto secara umum.

Jika minat spekulatif bertahan, reli dapat berlanjut. Namun, karena tren 60–90 hari masih negatif, investor jangka menengah dan panjang perlu mencermati apakah kenaikan ini diikuti oleh pembentukan struktur harga yang lebih sehat.

Baca Juga: Token Magic Eden Melejit 28% dalam Sehari: Apa Kuncinya?

Harga Magic Eden (ME) hari ini yang melonjak ke $0,264 menandai kebangkitan jangka pendek dengan dukungan volume perdagangan yang sangat besar.

Kinerja mingguan dan bulanan yang kembali positif memberi sinyal pemulihan, tetapi tekanan dari tren menengah yang masih lemah membuat risiko koreksi tetap tinggi.

Bagi pelaku pasar, pergerakan ME saat ini lebih cocok dipandang sebagai fase momentum dan trading opportunity, dengan perhatian utama pada keberlanjutan volume, dinamika suplai, dan respons harga di area resistance kunci.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Venezuela Andalkan USDT di Tengah Inflasi

Venezuela mengalami salah satu krisis ekonomi terparah dalam sejarah modern, ditandai dengan hiperinflasi yang mencapai puncak 80.000% pada 2018. Proyeksi International Monetary Fund memaparkan bahwa untuk 2026 inflasi berpotensi mencapai 682%.

Akibat inflasi ini, nilai mata uang nasional Venezuela, Bolivar, telah kehilangan lebih dari 99% nilainya, membuatnya hampir tidak berguna untuk transaksi sehari-hari. Ditambah lagi dengan sanksi AS sejak 2020, yang membatasi akses ke dolar dan sistem perbankan global, membuat warga Venezuela harus pintar-pintar mencari alternatif lain, seperti stablecoin.

Stablecoin menjadi pilihan utama karena menawarkan nilai stabil terpatok oleh nilai mata uang tertentu seperti dolar, membuatnya ideal sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan alat untuk transaksi. 

Ya… bagaimana tidak, ditengah negara yang ‘kacau’ kripto memungkinkan penggunanya mengirim dana dari luar negeri ke dalam negeri, meski bank atau pemerintahan tutup.

Ditengah inflasi ini, menurut laporan Chainalysis 2025, Venezuela bergerak menempati peringkat ke-18 secara global dalam indeks adopsi kripto.

USDT Sebagai Solusi Hindari Sanksi Minyak AS

Pemerintah Venezuela, di bawah kepemimpinan Nicolás Maduro hingga penangkapannya pada 3 Januari 2026, telah memanfaatkan USDT secara ekstensif untuk operasi ekonomi. Dikutip dari Yahoo Finance, perusahaan minyak negara Venezuela, Petróleos de Venezuela (PDVSA) diketahui menerima setidaknya 80% dari total pendapatan menggunakan pembayaran dalam bentuk USDT untuk menghindari sanksi Amerika Serikat.

USDT dianggap sebagai alternatif pembayaran selain SWIFT yang lebih cepat dan murah. Namun, meski menguntungkan, USDT ternyata masih rentan terhadap intervensi regulasi. Contohnya, pada 11 Januari 2026 kemarin misalnya, Tether baru saja membekukan $182 juta di lima dompet Tron yang terkait dengan transaksi minyak Venezuela, menandai pembekuan terbesar dalam sehari. 

Tindakan ini, yang diduga atas permintaan AS, menunjukkan kerentanan stablecoin terhadap intervensi eksternal, sekaligus memperlihatkan bagaimana stablecoin bisa menjadi perpanjangan sanksi AS.

Baca juga: 600.000 Bitcoin Venezuela Akan Disita Trump, Apa Dampaknya?

Adopsi Stablecoin Venezuela yang Terus Meningkat

Bagi warga negara Venezuela, stablecoin kripto seperti USDT atau USDC telah menjadi penyelamat dari kehancuran mata uang bolivar yang nilainya telah turun 99,99% sejak tahun 2013 disebabkan oleh gejolak politik dalam negeri, korupsi, dan jatuhnya harga minyak.

Setelah penangkapan Nicolás Maduro oleh AS, ketidakpastian politik membuat masyarakat Venezuela semakin bergantung pada kripto, khususnya stablecoin. Dikutip dari Bloomberg, total transaksi kripto Venezuela mencapai $44,6 miliar pada 2025, naik sekitar 19% dibanding 2022. Angka ini setara dengan Kolombia meski populasi Venezuela hanya separuhnya.

“Venezuela adalah salah satu contoh paling menonjol dari negara di mana adopsi kripto menjadi sebuah kebutuhan ekonomi,” ujar Michal Moneta, Chief Operating Officer di Onchain Foundation.

Meningkatnya tingkat adopsi ini bukan karena regulasi, namun karena masyarakat menilai bahwa mereka telah menemukan solusi atas masalah mereka melalui mata uang kripto.

Michal Moneta, menerangkan bahwa permintaan terhadap stablecoin di Venezuela terus meningkat, setidaknya untuk saat ini, karena kondisi yang semakin tidak stabil.

Dengan ketatnya kontrol pemerintah atas sistem perbankan, membuat bank di Venezuela tidak dapat menjual dolar sesuai harga pasar. Sebagai gambaran, jika sesuai kurs pemerintah resmi dibutuhkan sekitar 300 bolivar Venezuela untuk membeli $1, di pasar gelap nilainya bisa mendekati 500 bolivar.

Ditambah lagi dengan sanksi internasional yang membuat bursa kripto besar enggan beroperasi di negara tersebut, masyarakat akhirnya beralih ke jalur informal untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Baca juga: Anak Purbaya Soroti Pentingnya Keamanan Aset Kripto, Apa yang Perlu Investor Tahu?

Masyarakat Venezuela kini mengandalkan peer-to-peer (tanpa perantara seperti exchange dan bank) untuk membeli stablecoin yang didukung dolar, seperti USDT milik Tether dan USDC milik Circle. Kedua kripto tersebut dianggap lebih aman karena nilainya relatif stabil sejak diluncurkan, meski tidak diakui sebagai mata uang resmi.

Diaspora Venezuela, yang tersebar di seluruh dunia, bahkan bisa dengan mudah menggunakan USDT untuk mengirim uang kembali ke rumah dengan biaya lebih rendah dan cepat dibandingkan transfer bank tradisional. 

Menurut PANews Lab, dengan jutaan warga Venezuela yang telah bermigrasi ke luar negeri, remitansi berbasis kripto semakin menjadi hal penting bagi keluarga yang ditinggalkan, data menunjukan 9% diantaranya disalurkan melalui kanal digital seperti kripto yang mencapai $5,4 miliar per tahun.

Di sosial media seperti X, banyak investor kripto menyoroti semakin dalamnya penetrasi USDT ke kehidupan sehari-hari, terutama di negara-negara berkembang seperti Venezuela.

Seorang pengguna X, @david_eng_mba misalnya, menyebutkan bahwa bahkan nenek berusia 71 tahun di Caracas kini membayar biaya HOA (semacam iuran lingkungan atau perumahan) menggunakan USDT, yang secara tidak langsung menggambarkan bagaimana kripto, khususnya stablecoin telah menjadi bagian integral dari transaksi harian, bukan sekadar alat spekulasi atau simpanan nilai.

Terlepas dari Tether yang melakukan pembekuan dana USDT milik Venezuela, meningkatnya adopsi kripto di  Venezuela dapat menjadi contoh bagaimana aset kripto dapat bermanfaat bagi masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 15 Januari 2026: Reli Bitcoin Masih Kuat?

Pasar kripto hari ini, Kamis (15/1) kembali menguat setelah Bitcoin berhasil menembus level $96.000, didorong oleh sentimen positif dari regulasi AS yang kian jelas serta inflasi yang terus melandai.

Momentum ini mendorong altcoin seperti ICP, GUN, dan DRX mencatat kenaikan signifikan, seiring meningkatnya selera risiko investor. Secara teknikal, keberhasilan BTC bertahan di atas area $95.000 membuka peluang lanjutan reli altcoin dengan sejumlah aset menunjukkan pola breakout, meski risiko pembalikan tetap ada jika level support gagal dijaga. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial saat Bitcoin Tembus $96.000

  • ICP melonjak 28% ke level $4,602.
  • GUN naik 29% hingga mencapai $0,03154.
  • DRX tumbuh 25% ke harga $0,003834 hari ini.

Bitcoin Tembus $96.000, Sentimen Regulasi AS dan Rendahnya Inflasi

  • Harga Bitcoin kembali menembus level support $95.000.
  • RUU baru pasar kripto resmi diajukan ke Senat AS.
  • Inflasi melandai, pasar berekspektasi The Fed stop naikkan suku bunga.

Tahun Baru, Cashback langsung GAS! Total Hadiah Rp25 JUTA!*

3 Altcoin Potensial saat Bitcoin tembus $96.000

  • BTC >$95.000 memicu momentum altcoin dan selera risiko.
  • PUMP, ICP, TIA menunjukkan pola breakout naik.
  • Waspada: Gagal jaga support batalkan tren bullish.

Target ETH $40.000 pada 2030 prediksi Standard Chartered

  • Fokus pada permintaan nyata, bukan sekadar arus spekulasi.
  • Pemulihan ETH stabil, namun terhambat kelebihan pasokan.
  • Data CPI kurangi risiko tanpa merusak struktur harga.

Baca juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gila! 3 Altcoin Metaverse Ini Meledak, Ada yang Naik 148% dalam 7 Hari

Pasar kripto sektor Metaverse Tokens kembali mencuri perhatian. Sejumlah altcoin di kategori ini mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam 7 hari terakhir, didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap proyek berbasis virtual world, gaming, dan Web3.

Berikut 3 top altcoin Metaverse berdasarkan kapitalisasi pasar dan performa terbaru dikutip CoinMarketCap.

1. Verasity (VRA)

Verasity menjadi altcoin Metaverse dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar ini. Saat ini, harga VRA berada di level $0.00008160.

Dalam 24 jam terakhir, VRA melonjak 63.18%, sementara dalam 7 hari mencatat kenaikan 23.62%. Kapitalisasi pasarnya mencapai $7,596,247, dengan volume perdagangan harian sebesar $17,047,502. Total suplai beredar VRA tercatat sebanyak 93.08B token.

Lonjakan volume yang tinggi menunjukkan adanya akumulasi kuat dari pelaku pasar, menjadikan VRA sebagai salah satu token Metaverse paling aktif saat ini.

2. inSure DeFi (SURE)

Di posisi berikutnya ada inSure DeFi (SURE) dengan harga $0.0003487. Token ini mengalami kenaikan 48.31% dalam 24 jam dan 46.55% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar SURE tercatat sebesar $9,342,479, dengan suplai beredar mencapai 26.79B token. Meski data volume 24 jam tidak tersedia, pergerakan harga agresif menandakan minat spekulatif yang meningkat di sektor Metaverse dan DeFi.

3. RMRK (RMRK)

RMRK menjadi altcoin Metaverse dengan performa paling mencolok. Harga RMRK saat ini berada di level $0.08147.

Dalam 7 hari terakhir, RMRK meroket hingga 148.50%, sementara kenaikan 24 jam mencapai 16.77%. Kapitalisasi pasarnya memang relatif kecil, yakni $740,695, dengan volume harian sekitar $606 dan suplai beredar 9.09M token.

Kenaikan tajam ini membuat RMRK masuk radar trader sebagai altcoin Metaverse berisiko tinggi namun berpotensi tinggi.

Kesimpulan
Pergerakan harga Verasity, inSure DeFi, dan RMRK menunjukkan bahwa sektor Metaverse masih menyimpan peluang besar di tengah volatilitas pasar kripto. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk melakukan riset mendalam dan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan, mengingat fluktuasi harga di sektor ini tergolong ekstrem.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal 2021 Terulang? RSI Dogecoin Oversold, Target Harga $0,70

Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah indikator Relative Strength Index (RSI) tercatat masuk ke level oversold historis. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa koin meme terbesar tersebut berpotensi mengulangi reli parabolik yang pernah terjadi pada siklus bullish tahun 2021.

Analis kripto Cryptollica mengungkapkan bahwa penurunan RSI Dogecoin ke level ini merupakan kejadian langka. Dalam unggahan di platform X, ia menyebutkan bahwa sepanjang 12 tahun sejarah Dogecoin, kondisi RSI yang sangat oversold ini baru terjadi empat kali. Menurutnya, setiap kejadian sebelumnya selalu diikuti pergerakan harga yang signifikan.

Peluang Beli Dogecoin?

Cryptollica menilai fase tersebut sebagai peluang beli yang “epik”. Ia menambahkan bahwa investor yang melakukan akumulasi pada momen serupa di masa lalu berhasil meraih keuntungan besar. Salah satu contoh terjadi pada dasar siklus sebelumnya, ketika harga Dogecoin sempat turun ke kisaran USD 0,05 sebelum melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di USD 0,74.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Tertekan di $0,13, Sinyal Oversold Picu Rebound Harga?

Menurut Cryptollica, pola tersebut kembali terbentuk saat ini. Ia menegaskan bahwa setup seperti ini tidak sering terjadi dan menyebut fase sekarang sebagai peluang besar lainnya. Berdasarkan grafik yang dibagikannya, Dogecoin berpotensi menembus level psikologis USD 1 dan mencetak ATH baru.

Selain itu, Cryptollica juga menyoroti kesamaan pola akumulasi DOGE terhadap Bitcoin (DOGE/BTC) antara periode 2014–2017 dan 2021–2026. Ia menyatakan bahwa struktur pergerakan harga terlihat identik dan menilai pelemahan Dogecoin terhadap Bitcoin bukan sebagai sinyal negatif, melainkan proses kompresi sebelum rotasi modal terjadi.

Analisa DOGE

Dilaporkan Trading View, ia menambahkan bahwa ketika garis resistensi utama berhasil ditembus, selera risiko pasar dapat berubah dengan cepat. Cryptollica menyebut Dogecoin berpotensi menjadi pusat pergerakan siklus altcoin berikutnya, seiring fase akhir kompresi multi-tahun terhadap Bitcoin yang secara historis memicu lonjakan volatilitas dan peralihan modal dari BTC ke altcoin.

Sementara itu, analis kripto lainnya, Bitcoinsensus, turut melihat peluang kenaikan harga Dogecoin dalam waktu dekat. Ia memperkirakan DOGE berpotensi naik hingga kisaran USD 0,70, seiring pola pergerakan mini-cycle yang dinilai konsisten sepanjang siklus bullish saat ini. Menurutnya, jika momentum kuat pasar kripto kembali, target tersebut bisa segera tercapai.

Berdasarkan data CoinMarketCap, pada saat penulisan artikel ini Dogecoin diperdagangkan di sekitar USD 0,137, melemah dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pendiri Solana:Upgrade Kunci Bertahan Hidup, SOL Bergerak di $142

Pendiri Solana Labs, Anatoly Yakovenko, menegaskan bahwa masa depan sebuah blockchain bergantung pada kemampuannya untuk terus berevolusi. Dalam pernyataannya baru-baru ini, Yakovenko menyebut bahwa tanpa pembaruan berkelanjutan, sebuah jaringan blockchain berisiko kehilangan relevansi dan akhirnya “mati”.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pembeda tajam antara strategi jangka panjang Solana dan filosofi Ethereum. Yakovenko menanggapi pandangan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, yang sebelumnya menyebut bahwa Ethereum idealnya mampu bertahan puluhan tahun dengan keterlibatan pengembang yang minimal.

Menurut Yakovenko, pendekatan tersebut justru berbahaya. Ia menilai blockchain yang berhenti beradaptasi akan menjadi usang. “Jaringan harus terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengembang dan pengguna. Jika tidak, relevansinya akan hilang,” tegasnya.

Yakovenko menekankan bahwa upgrade bukanlah pilihan tambahan, melainkan syarat bertahan hidup. Ia menyebut pembaruan protokol harus fokus menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi pengembang dan pengguna. Namun demikian, ia juga menilai bahwa tidak semua permintaan fitur perlu dipenuhi. Solana, kata dia, harus tetap selektif dan berorientasi pada kegunaan, bukan popularitas.

AI dan Model Biaya Jadi Kunci Masa Depan Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: ETF Tembus US$1,2 Miliar, Solana Dibidik Naik hingga US$168

Lebih lanjut, Yakovenko melihat potensi besar pada aktivitas transaksi Solana yang mampu menciptakan nilai ekonomi untuk mendanai pengembangan berkelanjutan. Model biaya (fee model) Solana dinilai dapat membantu pengembang menopang proses upgrade dalam jangka panjang.

Ia juga menyoroti peran kecerdasan buatan (AI), khususnya AI-assisted coding, yang diyakini dapat mempercepat pengembangan dan peningkatan ekosistem Solana. Selain itu, Yakovenko menegaskan Solana tidak boleh bergantung pada satu tim saja. Seiring kematangan jaringan, ia berharap akan muncul kontributor baru yang membangun versi Solana berikutnya. Bahkan, mekanisme tata kelola (governance) disebut berpotensi mendanai kebutuhan komputasi untuk pengembangan di masa depan.

Harga SOL Melemah, Tapi Outlook Masih Positif

Di sisi pasar, harga Solana (SOL) tercatat melemah dalam 24 jam terakhir. SOL diperdagangkan di kisaran USD 142,27 atau turun 1,28% secara harian. Meski demikian, kinerja mingguan masih mencatatkan kenaikan 4,62%. Kapitalisasi pasar Solana berada di sekitar USD 80,4 miliar dengan suplai beredar sekitar 570 juta token.

Dilaporkan Coinpaper, analis dari INSIDER menilai struktur grafik SOL masih mendukung prospek bullish jangka pendek. Solana disebut berhasil menembus garis tren turun mingguan setelah aksi jual tajam. Area harga USD 160–170 kini menjadi zona perhatian berikutnya, meski berpotensi memicu aksi ambil untung karena tekanan suplai sebelumnya.

Analis Samakan Fase SOL dengan Ethereum di Masa Lalu

Sementara itu, analis kripto curb.sol membandingkan fase konsolidasi panjang Solana dengan siklus Ethereum sebelum reli besar pada periode 2019–2020. Ia mencatat SOL telah bergerak dalam rentang USD 100–300 selama hampir dua tahun, pola yang menurutnya mirip dengan fase akumulasi ETH di masa lalu.

Curb.sol mengaku menggunakan fase tersebut untuk mengakumulasi Ethereum, dan kini menerapkan strategi serupa pada Solana. Ia bahkan menyampaikan pandangan jangka panjang bahwa harga SOL berpotensi menembus USD 1.000. Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai kemungkinan koreksi lebih dalam menuju area support di sekitar USD 100.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga XRP Anjlok Sinyal Balik Arah Muncul, Aliran Dana ETF Melejit 47%!

Harga XRP mengalami koreksi tajam meski sejumlah kabar positif datang dari Ripple Labs. Aset kripto ini turun lebih dari 15% dari level tertingginya tahun ini, namun data terbaru menunjukkan adanya sinyal teknikal dan fundamental yang berpotensi memicu pembalikan arah harga.

Pada perdagangan terbaru, XRP tercatat turun ke level $2,0520, jauh di bawah puncak year-to-date di $2,40. Koreksi ini membuat kapitalisasi pasar XRP menyusut menjadi sekitar $125 miliar.

Penurunan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 18 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Terancam di Bawah $2? Sinyal Wave C Bisa Pemicu Penurunan

Menariknya, penurunan harga terjadi di tengah meningkatnya minat investor institusional. Dilaporkan Crypto.news, data menunjukkan bahwa ETF spot XRP mencatat arus masuk dana sebesar $56 juta dalam sepekan terakhir, melonjak 47% dibandingkan minggu sebelumnya yang sebesar $38 juta. Secara total, ETF XRP telah menambah $108 juta aset minggu ini, sehingga total aset kelolaan mencapai $1,52 miliar, atau sekitar 1,2% dari kapitalisasi pasar XRP.

Meski angka tersebut masih tertinggal jauh dibandingkan ETF Bitcoin dan Ethereum—yang masing-masing telah menguasai 6,5% dan 5,4% dari kapitalisasi pasar—kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap XRP.

Dari sisi fundamental, Ripple Labs terus mencatatkan kemajuan. Perusahaan ini baru saja memperoleh lisensi resmi di Inggris dan Luksemburg, yang membuka peluang kerja sama lebih luas dengan perusahaan-perusahaan di Eropa. Lisensi tersebut menyusul keberhasilan Ripple mendapatkan banking charter dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) di Amerika Serikat kurang dari sebulan sebelumnya.

Selain itu, permintaan terhadap XRP diperkirakan meningkat dalam beberapa pekan ke depan seiring rencana Evernorth untuk melantai di bursa melalui merger SPAC. Perusahaan tersebut dilaporkan telah mengakumulasi jutaan token XRP dan berencana memanfaatkan dana segar dari pasar publik untuk menambah kepemilikan, termasuk melalui strategi DeFi yang teregulasi dan partisipasi sebagai validator di jaringan XRP Ledger.

Di sisi lain, sebagian investor juga mulai memindahkan XRP mereka ke FXRP di jaringan Flare, yang kini telah mencatat Total Value Locked (TVL) DeFi lebih dari $150 juta.

Analisis Teknikal

Dari perspektif teknikal, grafik empat jam menunjukkan bahwa harga XRP telah turun dari $2,4165 pada 6 Januari ke sekitar $2,05. Harga kini berada di bawah level 50% Fibonacci Retracement, serta menembus EMA 50 dan 100 hari dan indikator Supertrend, yang mengonfirmasi tekanan bearish jangka pendek.

Namun demikian, terdapat sinyal positif yang patut diperhatikan. XRP membentuk pola double-bottom di area $2,04, dengan neckline di sekitar $2,188. Pola ini secara historis sering menjadi pertanda pembalikan arah ke atas.

Dengan demikian, prospek XRP dinilai masih bullish selama harga bertahan di atas level $2,03. Jika level ini jebol, tekanan jual berpotensi berlanjut hingga ke area $1,9127, yang merupakan level 78,6% Fibonacci Retracement.

Pasar kini menanti apakah lonjakan dana ETF dan sentimen positif dari ekspansi Ripple mampu mendorong XRP keluar dari fase koreksi.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com