Tag Archives: altcoin

2025 Wrapped: Ini Kejadian Penting di Pasar Kripto Sepanjang Tahun 2025

Tak terasa kita telah memasuki tahun 2026, dan sepanjang 2025 pasar kripto penuh dengan kejutan—mulai dari kebijakan moneter global yang mengubah arah sentimen, rekor harga Bitcoin yang mencetak sejarah baru di $126.278, hingga wacana revisi UU P2SP yang memicu perdebatan di kalangan investor kripto Indonesia, semuanya menjadi catatan penting yang layak diingat.

Kira-kira gimana aja sih perjalanan pasar kripto di tahun 2025? Berikut rangkumannya dari bulan Januari sampai dengan Desember.

Januari: Euforia Kebijakan Trump dan Memecoin $TRUMP

Bulan Januari menandai awal era pro-kripto di AS di bawah Presiden Trump. Pada 23 Januari, Trump menandatangani Executive Order “Strengthening American Leadership in Digital Financial Technology,” yang secara eksplisit melarang pengembangan Central Bank Digital Currency (CBDC) AS dan membentuk Working Group on Digital Assets untuk mempromosikan inovasi.

Kebijakan ini langsung bikin pasar heboh, karena menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap blockchain dan aset digital. Kamu bisa bayangin, kan, gimana investor langsung optimis pada waktu itu? Harga Bitcoin dan altcoin naik tajam di awal bulan, meski masih ada skeptis soal implementasinya.

Nggak ketinggalan, memecoin $TRUMP juga ikut naik daun. Token ini, jadi memecoin resmi yang diluncurkan oleh presiden Trump dan langsung narik likuiditas pasar—koinnya sendiri naik gila-gilaan sampe tembus ATH di $45.

Baca juga: Dampak Donald Trump Luncurkan Meme Coin Terhadap Dunia Kripto

Februari: $1.5 Miliar Ethereum Dicuri oleh Peretas Korea Utara

Februari langsung bikin deg-degan dengan hack terbesar sepanjang sejarah. Pada 21 Februari, hacker dari Korea Utara mencuri sekitar $1.5 miliar Ethereum dari exchange Bybit. Ini jadi rekor baru, melebihi hack sebelumnya, dan menurut laporan FBI serta Chainalysis, ini bagian dari operasi negara untuk dana program nuklir mereka. 

Setelah berita tersebut tersebar, pasar langsung terguncang, dan bikin harga ETH turun lebih dari 15%.

Baca juga: Hacker Korea Utara Selesaikan Pencucian Dana $1,5 Miliar dari Bybit!

Maret: Trump Resmikan Bitcoin Strategic Reserve

Maret jadi momen bersejarah dengan pengumuman Strategic Bitcoin Reserve oleh Presiden Trump. Pada 6 Maret, Trump keluarkan Executive Order untuk mendirikan “Strategic Bitcoin Reserve”.

Ini menunjukkan komitmen AS buat jadikan kripto sebagai cadangan strategis nasional, mirip emas digital. Pasar langsung respons positif, dengan Bitcoin naik sementara karena investor liat ini sebagai sinyal dukungan jangka panjang dari pemerintah.

Efeknya? Ini bikin diskusi soal Bitcoin sebagai aset cadangan negara makin panas, dengan beberapa negara seperti Jepang ikut eksplor mining Bitcoin pakai dana publik.

Baca juga: Trump Bitcoin Reserve Dorong Harga Bitcoin ke $106.648 Hari Ini

April: Perang dagang Amerika Serikat Lewat Tarif Dagang Dimulai

Pada bulan April, pemerintahan Amerika Serikat resmi memicu eskalasi perang dagang dengan menerapkan tarif impor baru terhadap sejumlah produk strategis. Langkah ini ditujukan sebagai upaya melindungi industri domestik, namun sekaligus memicu ketegangan dengan mitra dagang utama seperti Tiongkok, Kanada, dan Meksiko. Tarif yang dikenakan tidak hanya menyasar baja dan aluminium, tetapi juga meluas ke sektor teknologi dan pertanian.

Momentum reli awal tahun menjadi terhenti akibat ketakutan inflasi dan perang dagang, meski Bitcoin sempat dilihat sebagai hedge terhadap dolar yang melemah.

Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 14 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 14 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Selain itu, kejadian tak terduga seperti koin Mantra ($OM), yang anjlok 98% dalam waktu satu hari pada 13 April, dari dari $6.21 ke $0.50 membuat pasar semakin panik.

Baca juga: Riset Kripto: Efek Domino Tarif Trump, Tekanan Global, Aksi Jual Lokal

Mei: Upgrade Ethereum “Pectra” & Rekor Baru BTC $111.000

Mei jadi bulan cerah dengan upgrade Ethereum “Pectra”, upgrade ini menaikkan limit staking dari 32 ETH ke 2.048 ETH per validator, tingkatkan kapasitas blok 33%, sehingga membuat Ethereum lebih efisien untuk DeFi dan NFT. ETH pun akhirnya mampu menutup bulan Mei dengan kenaikan 40%.

Di saat yang sama, Bitcoin tembus rekor baru $111.000 pada 23 Mei, didorong inflow ETF dan sentimen positif pasca-tarif. Kombinasi faktor teknikal dan sentimen positif membuat pasar kembali optimistis, terutama di sektor aset utama seperti Ethereum dan Bitcoin.

Baca juga: Upgrade Pectra Ethereum Berhasil, Kapan Harga ETH Bereaksi?

Juni: Mastercard dan Chainlink Resmi Bermitra untuk Pembelian Kripto dengan Fiat

Pada 24 Juni, Mastercard dan Chainlink umumkan partnership resmi, memungkinkan 3.5 miliar pemegang kartu beli kripto langsung on-chain dengan fiat. Ini integrasikan teknologi oracle Chainlink buat konversi aman, buka pintu DeFi buat massa. Harga LINK naik 30%, dan ini dilihat sebagai langkah besar menuju adopsi mainstream.

Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20 – Tokocrypto News

Juli: GENIUS Act Disahkan Kongres Amerika Serikat

Juli ditandai dengan disahkannya GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins) pada 18 Juli. Undang-undang ini ciptakan kerangka regulasi stablecoin, dan dukung inovasi. Aturannya mencakup:

  • Kewajiban cadangan 1:1
  • Standar transparansi yang lebih ketat
  • Perlindungan konsumen

Alih-alih menekan pasar, regulasi ini justru memberi kepastian hukum yang selama ini ditunggu investor institusional dan Trump sebut ini “historic” untuk posisi AS di aset digital.

Efeknya? Stablecoin seperti USDC dan USDT lebih aman, dengan pertumbuhan diprediksi double. Tapi, ada kritik soal potensi sentralisasi.

Baca juga: Menatap Masa Depan Stablecoin: Partisipasi Publik Dalam GENIUS Act

Agustus: Perang SEC vs Ripple Resmi Berakhir

Agustus jadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh holder XPR, pasalnya kasus SEC vs Ripple akhirnya dapat selesai setelah hampir lima tahun. Kedua pihak cabut banding, Ripple bayar denda $125 juta, dan XRP dinyatakan bukan sekuritas untuk penjualan institusional. 

Baca juga: Ripple Menang Lawan SEC

September: FED Memangkas Suku Bunga Pertama di 2025

Pada bulan September 2025, Federal Reserve akhirnya mengambil langkah bersejarah dengan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya tahun itu. Pemangkasan sebesar 25 basis poin menurunkan suku bunga federal funds ke kisaran 3,75%–4,0%, menandai dimulainya siklus pelonggaran moneter setelah periode panjang suku bunga tinggi.

Gambar grafik historis pemotongan suku bunga AS. Sumber: Trading Economics.

Keputusan ini diambil di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja dan inflasi yang mulai terkendali. Pasar keuangan global langsung merespons, dengan indeks saham menguat dan harga aset berisiko, termasuk kripto, mengalami lonjakan singkat.

September menjadi titik balik penting yang membuka ekspektasi pemangkasan lanjutan di bulan-bulan berikutnya.

Baca juga: Momen Langka! The Fed Pangkas Suku Bunga, Pesta Cuan Dimulai?

Oktober: Bitcoin Tembus All-Time High $126.278 Disusul Likuidasi Massal Terbesar Sepanjang Sejarah

Oktober 2025 menjadi bulan bersejarah bagi pasar kripto. Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level $126.278, melampaui ekspektasi banyak analis dan investor. Lonjakan harga ini dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi, termasuk pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, masuknya arus modal institusional, serta meningkatnya optimisme terhadap adopsi kripto secara global.

Namun, euforia tersebut segera diikuti oleh likuidasi massal terbesar dalam sejarah pasar kripto. Likuidasi massal dipicu oleh pengumuman tarif 100% AS terhadap impor China, menyebabkan likuidasi mencapai $19.37 miliar, dengan 1.6 juta akun trader terdampak dalam 24 jam.

Total market cap rontok lebih dari $400 miliar dalam sehari, dan sentimen beralih dari “Extreme Greed” ke “Extreme Fear”.

Baca juga: $300 Juta Lenyap dalam 15 Menit! Pasar Kripto Kena Badai Likuidasi

November: Debut ETF XRP & Bitcoin Dump ke $81.000

Pada 13 November, Canary Capital luncurkan spot XRP ETF pertama di AS, tarik $1 miliar inflows dalam seminggu. 

Tapi, Bitcoin dump ke $81.000 karena outflow ETF $1.3 miliar dan tekanan tarif. XRP tahan di $1.85, meski turun 45% dari puncak Juli.

Baca juga: Bukan Bitcoin atau Ethereum! Ini Alasan ETF XRP Jadi Rebutan Investor

Desember: Isu Revisi UU P2PK Mencuat

Menjelang akhir 2025, sorotan publik tertuju pada Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) yang sedang digodok DPR RI. Revisi ini dimaksudkan untuk menyesuaikan putusan Mahkamah Konstitusi dan memperkuat independensi lembaga keuangan seperti BI, OJK, dan LPS.

Namun, pasal-pasal yang mengatur industri kripto menuai kritik keras. Draft revisi menempatkan aset kripto sebagai bagian dari Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) di bawah pengawasan OJK. Beberapa pasal kunci, seperti Pasal 215A, 215C, dan 312A, dianggap berpotensi:

  • Memusatkan seluruh perdagangan kripto hanya lewat bursa resmi.
  • Menghilangkan peran exchange lokal (PAKD) sehingga memicu risiko PHK massal.
  • Menciptakan single point of failure karena semua aset digital terkonsentrasi pada satu sistem.

Sentimen publik di media sosial pun mayoritas negatif, dengan sekitar 76% komentar menolak rancangan ini. Pelaku industri, termasuk Asosiasi Blockchain Indonesia dan Tokocrypto, menekankan pentingnya dialog terbuka agar regulasi tetap mendorong inovasi tanpa mematikan ekosistem kripto lokal.

Per Desember 2025, status RUU P2SK masih dalam tahap harmonisasi, sehingga aturan final belum ditetapkan.

Baca lebih lengkap di sini: RUU P2SK Ancam Industri Kripto Lokal, Apa Isinya?

Tertarik untuk investasi aset kripto? Di Tokocrypto kamu bisa beli dengan deposit hanya mulai dari Rp50.000 lho! Dapatkan juga potongan biaya trading sampai dengan 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO registrasi. Download dan daftar aplikasinya di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin NFT Ini Kuasai Pasar dan Cetak Kapitalisasi Raksasa

Pasar kripto kategori NFT & Collectibles kembali menunjukkan pergerakan signifikan. Sejumlah altcoin di sektor ini mencatatkan kenaikan harga dan kapitalisasi pasar yang solid dalam 7 hari terakhir.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 top altcoin NFT & Collectibles yang saat ini mendominasi pasar dikutip CoinMarketCap.

1. Chiliz (CHZ) Pimpin Kategori NFT & Fan Token

Chiliz (CHZ) menjadi altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar di kategori Collectibles & NFTs. Token ini diperdagangkan di level $0.04121, dengan kenaikan 10.74% dalam 24 jam dan 18.69% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar CHZ tercatat mencapai $419,938,221, didukung volume transaksi harian sebesar $87,092,392. Chiliz dikenal sebagai tulang punggung ekosistem fan token dan NFT berbasis olahraga dan hiburan, yang terus menarik minat investor.

2. GoMining (GOMINING) Menguat di Tengah Tren NFT Utilitas

Baca juga: 3 Altcoin Binance Wallet IDO Ini Curi Perhatian Pasar Kripto

Di posisi berikutnya, GoMining (GOMINING) mencatat kapitalisasi pasar sebesar $170,335,644. Harga token berada di angka $0.4194, dengan kenaikan 8.55% dalam 24 jam dan 26.27% dalam 7 hari.

Volume perdagangan GOMINING dalam 24 jam mencapai $11,548,470, menunjukkan aktivitas pasar yang stabil. Token ini menggabungkan konsep NFT dengan utilitas penambangan Bitcoin, yang menjadi daya tarik utama di sektor collectibles berbasis utilitas.

3. Cyber (CYBER) Tumbuh Agresif dalam 7 Hari

Cyber (CYBER) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $48,528,521. Token ini diperdagangkan di harga $0.8371, naik 20.35% dalam 24 jam dan melonjak 24.40% dalam 7 hari.

Volume transaksi harian CYBER tercatat tinggi di angka $72,639,754, menandakan minat pasar yang kuat. Cyber dikenal sebagai proyek Web3 sosial yang juga merambah sektor NFT dan collectibles digital.

Ketiga altcoin tersebut menunjukkan bahwa sektor NFT & Collectibles masih menjadi salah satu pendorong utama pergerakan pasar kripto. Dengan kapitalisasi besar dan volume transaksi yang aktif, CHZ, GOMINING, dan CYBER saat ini menjadi perhatian utama investor di kategori ini.

Baca juga: 3 Altcoin Generative AI Ini Lagi Panas, Ada yang Naik Hampir 200% 7 Hari!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terkunci di Bawah $0,14

Harga Dogecoin (DOGE) masih bergerak dalam tekanan menjelang penutupan perdagangan akhir tahun 2025. Aset kripto bertema meme ini diperdagangkan di kisaran $0,123, sedikit di atas area support jangka pendek, setelah mengalami tekanan jual berkelanjutan selama beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, DOGE masih terperangkap dalam descending channel pada grafik harian. Pola ini menunjukkan dominasi penjual, di mana setiap upaya pemulihan harga gagal membentuk tren naik yang berkelanjutan.

Channel Menurun Masih Dominan

Sejak Oktober, pergerakan harga Dogecoin terus membentuk lower high, menandakan lemahnya dorongan beli. Indikator Supertrend tetap berada di area bearish di sekitar $0,140, sementara titik Parabolic SAR masih berada di atas candle harian. Kondisi ini menegaskan bahwa kendali pasar belum berpindah ke pihak pembeli.

Dilaporkan Coin Edition, area support terdekat berada di rentang $0,120–$0,118. Level ini beberapa kali menahan tekanan jual. Namun, apabila terjadi penutupan harian di bawah zona tersebut, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area $0,105 hingga $0,100, yang sebelumnya menjadi titik permintaan pada awal tahun.

Time Frame Pendek Tunjukkan Stabilitas Terbatas

Baca juga: Harga Dogecoin Terjun ke $0,12, Apakah Ini Titik Terendah DOGE?

Pada grafik jangka pendek, Dogecoin terlihat mencoba stabil setelah penurunan tajam pekan lalu. Harga masih bertahan di atas garis tren intraday dan bergerak di sekitar VWAP $0,123. Hal ini mengindikasikan adanya upaya pembeli mempertahankan nilai, meski tanpa dorongan kuat.

Indikator RSI intraday bergerak di kisaran tengah 50-an, mencerminkan jeda tekanan jual, bukan sinyal pembalikan tren. Area $0,125–$0,127 masih menjadi hambatan kuat yang menahan kenaikan harga.

Data Derivatif Cerminkan Pengurangan Risiko

Dari sisi derivatif, open interest DOGE tercatat turun sekitar 3,5% menjadi $1,45 miliar. Penurunan ini menunjukkan pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur, bukan mengakumulasi posisi baru.

Volume perdagangan justru meningkat lebih dari 22%, namun tidak diikuti kenaikan harga. Pola ini sering diartikan sebagai distribusi, bukan fase akumulasi. Selain itu, likuidasi posisi long mendominasi, dengan nilai lebih dari $2,5 juta dalam 24 jam terakhir, menandakan tekanan lanjutan dari sisi penjual.

Sentimen Pasar Masih Lemah

Sentimen pasar kripto secara umum juga masih menjadi penghambat. Fear and Greed Index berada di level 24, menandakan kondisi extreme fear. Dalam 30 hari terakhir, Dogecoin hanya mencatatkan penutupan hijau pada sekitar 37% sesi perdagangan, mencerminkan kuatnya tekanan jual sepanjang Desember.

Prospek Jangka Pendek

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Menjelang 31 Desember, Dogecoin masih berada dalam posisi defensif.

  • Skenario bullish: Harga bertahan di atas $0,118, menembus $0,128, dan ditutup harian di atas $0,140. Kondisi ini dapat membuka peluang kenaikan menuju $0,155.
  • Skenario bearish: Penutupan harian di bawah $0,118 berpotensi melanjutkan penurunan ke $0,105 hingga $0,100.

Dengan struktur teknikal yang masih lemah dan sentimen pasar yang negatif, pergerakan Dogecoin diperkirakan tetap terbatas hingga muncul katalis kuat yang mampu mengubah arah tren.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alarm Merah Solana! Jika Support US$105 Jebol, Harga Berisiko Longsor

Harga Solana (SOL) kembali berada di fase krusial setelah gagal menembus area resistance utama dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah analis menilai pergerakan ini mengindikasikan potensi koreksi besar yang bisa berlangsung hingga pertengahan 2026.

Solana sempat menyentuh level tertinggi tiga minggu di kisaran US$130 pada akhir pekan lalu. Namun, memasuki awal pekan, aset kripto ini terkoreksi sekitar 6,1% ke area US$122. Sebelumnya, SOL juga sempat menembus ke bawah support makro di zona US$120 dan mencetak level terendah delapan bulan di US$116 pada pertengahan Desember.

Pergerakan Harga SOL

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Solana Jaga Support US$119: 2 Sinyal Bullish dan 1 Tanda Peringatan

Sejak saat itu, pergerakan harga SOL cenderung bergerak sideways di rentang US$120–US$126. Upaya menembus resistance lokal berulang kali terjadi, tetapi selalu berujung penolakan. Kenaikan sekitar 5,6% pada Minggu lalu, seiring pantulan pasar yang lebih luas, kembali gagal bertahan setelah tekanan jual muncul pada Senin.

Dikutip Newsbtc, analis pasar Crypto Jobs mencatat bahwa Solana sempat keluar dari pola falling wedge enam minggu, yang secara teknikal berpotensi membawa harga ke area US$144–US$146 jika momentum berlanjut. Namun, koreksi terbaru membuat SOL kembali turun ke bawah batas atas pola tersebut.

Sementara itu, analis Man of Bitcoin menyoroti bahwa SOL sempat menembus garis tren turun selama satu bulan, membuka peluang kenaikan awal menuju US$129–US$130. Meski demikian, ia menegaskan bahwa bertahan di atas garis tren tersebut menjadi kunci. Selama harga masih berada di bawah US$146, skenario penurunan lanjutan ke area support US$100–US$105 dinilai masih sangat mungkin terjadi.

Tekanan Solana Terlihat

Tekanan juga terlihat pada kerangka waktu yang lebih panjang. Pengamat pasar Elite Crypto menilai grafik mingguan Solana menunjukkan sinyal yang “tidak terlalu kuat”. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal 2024, SOL berpotensi membentuk pola bearish Head and Shoulders dengan neckline di sekitar US$105.

Menurut analisis tersebut, jika support US$105 jebol, harga Solana berisiko turun ke kisaran US$75 hingga US$51. Fase koreksi ini diperkirakan dapat berlangsung hingga pertengahan 2026, sebelum tren jangka panjang kembali berpeluang berubah bullish.

Pandangan serupa datang dari Henry dari Lord of Alts, yang menilai Solana justru membentuk pola double top. Dengan neckline di sekitar level harga saat ini, ia memperkirakan jika support gagal dipertahankan, SOL berpotensi turun ke area US$60. Bahkan, dalam skenario yang lebih ekstrem, harga juga disebut berisiko menguji area US$35 akibat adanya celah harga besar yang belum tertutup.

Dengan berbagai sinyal teknikal yang mengarah ke pelemahan, pergerakan Solana dalam beberapa bulan ke depan diperkirakan akan menjadi penentu apakah altcoin ini mampu bertahan di level support penting atau justru memasuki fase koreksi yang lebih dalam.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Mandek di Zona Bahaya? Level US$1,58 Jadi Penentu Arah Harga

Harga XRP, aset kripto yang digunakan dalam jaringan pembayaran Ripple, hingga akhir Desember 2025 masih bergerak dalam rentang perdagangan yang sama selama hampir dua tahun terakhir. Pergerakan harga yang berulang kali tertahan di area resistensi membuat XRP belum mampu keluar dari fase konsolidasi panjang, sementara perhatian pasar kini kembali tertuju pada level support krusial di US$1,58.

Secara historis, XRP konsisten diperdagangkan dalam kisaran US$1,58 hingga US$3,50. Setiap upaya reli menuju batas atas rentang tersebut selalu diikuti tekanan jual yang kuat, sehingga mengonfirmasi pola pergerakan rotasional atau bolak-balik tanpa arah tren yang jelas.

Pergerakan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ripple Tertekan! XRP Tak Akan Bullish Selama Harga di Bawah US$2,50

Kondisi ini mencerminkan keseimbangan antara pembeli dan penjual, di mana tidak ada satu pihak pun yang mampu mendominasi pasar dalam jangka panjang. Meskipun volatilitas sempat meningkat pada beberapa periode, harga XRP tetap gagal mencetak penembusan (breakout) atau penurunan tajam (breakdown) yang valid.

Dalam pergerakan terbaru, XRP kembali mengalami penolakan di area resistensi dan terdorong turun ke bagian tengah hingga bawah rentang perdagangan. Tekanan jual tersebut belum mengubah struktur pasar secara signifikan, namun mengarahkan harga mendekati zona US$1,58 yang selama ini dikenal sebagai area akumulasi likuiditas.

Level US$1,58 dipandang sebagai fondasi utama pergerakan XRP. Secara teknikal, zona ini sering menjadi tujuan harga saat fase koreksi berlangsung, guna menyerap likuiditas sisa dan menyeimbangkan posisi pasar. Pengujian ulang ke level tersebut tidak serta-merta menandakan kelanjutan tren bearish, melainkan bagian dari dinamika normal dalam pasar yang bergerak sideways.

Potensi XRP ke Depan

Dilaporkan Crypto News, struktur pasar XRP hingga kini masih menunjukkan karakter rotasional, tanpa pembentukan level tertinggi baru (higher high) maupun terendah baru (lower low) di luar rentang yang ada. Situasi ini juga sejalan dengan kondisi pasar altcoin secara umum, termasuk BNB, SOL, dan ADA, yang tertekan akibat volume perdagangan Desember 2025 yang tercatat berada di level terendah sepanjang tahun.

Selama harga masih bertahan di atas US$1,58, peluang pantulan ke arah resistensi tetap terbuka. Sebaliknya, konfirmasi breakout baru akan terjadi jika XRP mampu ditutup dengan volume tinggi di atas US$3,50. Adapun penurunan yang bertahan di bawah US$1,58 akan menjadi sinyal perubahan struktur pasar yang lebih signifikan.

Meski pergerakan jangka pendek masih terbatas, prospek jangka panjang XRP tetap mendapat sorotan positif. Analis Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, memproyeksikan harga XRP berpotensi mencapai US$8 pada 2026, didukung oleh meningkatnya kejelasan regulasi serta perkembangan produk ETF berbasis XRP.

Sepanjang tahun berjalan, XRP tercatat turun lebih dari 9% secara year-to-date (YTD), mencerminkan tekanan yang masih membayangi aset kripto tersebut di tengah pasar yang belum menemukan arah jelas.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) Melonjak 45%, Menarik Perhatian Trader

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) hari ini menjadi sorotan pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, SKYA diperdagangkan di level $0,00278 per token, menguat hingga 45,51% secara harian.

Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan, menjadikan SKYA salah satu altcoin micro-cap dengan performa terbaik hari ini.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,12 juta, Sekuya Multiverse masih tergolong aset kripto berkapitalisasi kecil.

Namun, justru pada segmen inilah pergerakan harga ekstrem sering terjadi, terutama ketika sentimen pasar mulai condong ke arah spekulatif.

Baca Juga: Naik 17%, Sekuya Multiverse (SKYA) Tunjukkan Sinyal Rebound

Lonjakan Harga Didukung Aktivitas Perdagangan

Dalam 24 jam terakhir, harga SKYA naik sekitar $0,000776, atau setara +39% hingga +45%, tergantung pada waktu pembaruan data. Kenaikan tajam ini tidak berdiri sendiri.

Volume perdagangan harian SKYA mencapai sekitar $490 ribu, angka yang relatif besar jika dibandingkan dengan ukuran kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi menunjukkan bahwa minat trader meningkat drastis, baik dari kalangan trader harian maupun spekulan jangka pendek.

Pada token berkapitalisasi kecil seperti SKYA, masuknya modal dalam jumlah terbatas saja sudah cukup untuk mendorong harga naik signifikan.

Kinerja Harga dalam Berbagai Periode Waktu

Pergerakan harga Sekuya Multiverse (SKYA/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Sekuya Multiverse (SKYA/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari pergerakan harga di beberapa rentang waktu, SKYA menunjukkan momentum yang cukup kuat dalam jangka pendek hingga menengah:

  • 7 hari terakhir: naik sekitar 44,91%
  • 30 hari terakhir: melonjak 52,38%
  • 60 hari terakhir: masih mencatat kenaikan 6,82%

Namun, secara jangka panjang, tekanan belum sepenuhnya hilang.

Dalam 90 hari terakhir, harga SKYA masih tercatat turun sekitar 27,89%. Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini lebih tepat disebut sebagai rebound kuat setelah fase pelemahan, bukan pembalikan tren jangka panjang yang sepenuhnya terkonfirmasi.

Struktur Pasokan dan Valuasi SKYA

Dari sisi fundamental, jumlah token SKYA yang beredar saat ini mencapai 403,21 juta, atau sekitar 40,32% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Artinya, masih terdapat lebih dari separuh suplai token yang berpotensi masuk ke pasar di masa depan.

Dengan harga saat ini, kapitalisasi pasar SKYA berada di kisaran $1,11–$1,12 juta, sementara fully diluted market cap (FDV) mencapai sekitar $2,76 juta.

Selisih ini penting diperhatikan investor, karena peningkatan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan permintaan dan utilitas.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga SKYA

Lonjakan harga Sekuya Multiverse hari ini kemungkinan dipicu oleh kombinasi beberapa faktor:

  1. Minat spekulatif terhadap altcoin micro-cap, yang cenderung meningkat saat pasar kripto menunjukkan tanda pemulihan.
  2. Likuiditas yang relatif tipis, sehingga tekanan beli kecil dapat menghasilkan kenaikan harga besar.
  3. Momentum teknikal jangka pendek, yang memicu efek FOMO di kalangan trader ritel.

Meski demikian, pergerakan agresif seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi tajam akibat aksi ambil untung.

Prospek Jangka Pendek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, selama volume perdagangan tetap tinggi, SKYA masih berpotensi melanjutkan volatilitasnya.

Area $0,003 dapat menjadi resistance psikologis terdekat yang akan diuji pasar.

Namun, investor dan trader perlu memahami bahwa altcoin micro-cap memiliki risiko tinggi, mulai dari fluktuasi ekstrem, likuiditas terbatas, hingga potensi tekanan suplai di masa depan.

Pendekatan dengan manajemen risiko yang ketat sangat disarankan.

Baca Juga: Aster dan SKYA Bersaing Sengit! Ini Daftar Altcoin Paling Panas Hari Ini

Harga Sekuya Multiverse (SKYA) melonjak tajam dan berhasil menarik perhatian trader kripto, terutama di segmen altcoin berkapitalisasi kecil.

Lonjakan volume dan performa harga jangka pendek menunjukkan momentum positif, namun volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama aset ini.

Bagi pelaku pasar, memahami risiko dan dinamika pergerakan SKYA menjadi kunci sebelum mengambil keputusan di tengah euforia pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga WalletConnect (WCT) Melonjak 23%, Volume Rebound Besar!

Harga WalletConnect (WCT) hari ini mencatatkan lonjakan signifikan setelah menguat lebih dari 23% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru, WCT diperdagangkan di level $0,088065 per token, dengan kapitalisasi pasar sekitar $28,12 juta.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan yang sangat agresif. Volume perdagangan harian WCT tercatat mencapai $163,66 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan adanya lonjakan minat spekulatif, sekaligus menandakan bahwa WCT sedang menjadi salah satu aset kripto yang paling aktif diperdagangkan dalam 24 jam terakhir.

Baca Juga: WalletConnect Token (WCT): Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

Performa Harga WCT dalam 24 Jam Terakhir

Dalam periode harian, harga WalletConnect mengalami kenaikan sekitar $0,0168 atau setara +23,63%.

Kinerja ini menjadikan WCT salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini, mengungguli banyak aset kripto berkapitalisasi kecil dan menengah lainnya.

Secara mingguan, tren positif juga masih terjaga. WCT tercatat naik 21,89% dalam tujuh hari terakhir, mengindikasikan adanya pemulihan harga jangka pendek setelah tekanan jual yang cukup panjang sebelumnya.

Namun demikian, jika dilihat dari perspektif jangka menengah, harga WCT masih berada dalam fase konsolidasi.

Dalam 30 hari terakhir, harga turun tipis 2,12%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 38,68% dan 65,41%.

Data ini menunjukkan bahwa reli hari ini lebih bersifat rebound teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka panjang.

Ledakan Volume Jadi Katalis Utama

Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Salah satu faktor paling menonjol di balik kenaikan harga WCT hari ini adalah lonjakan volume perdagangan.

Dengan volume lebih dari $164 juta, aktivitas transaksi WCT melonjak tajam dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Volume yang jauh lebih besar dari kapitalisasi pasar sering kali menandakan masuknya trader jangka pendek; peningkatan volatilitas harga; dan minat spekulatif yang tinggi.

Kondisi ini dapat mendorong harga naik dengan cepat, namun juga meningkatkan risiko koreksi tajam jika tekanan jual kembali muncul.

Oleh karena itu, pergerakan WCT saat ini cenderung cocok bagi trader berpengalaman yang memahami risiko volatilitas tinggi.

Kondisi Pasokan dan Valuasi WCT

Dari sisi fundamental pasokan, jumlah token WCT yang beredar saat ini mencapai 319,36 juta, atau sekitar 31,94% dari total pasokan maksimum 1 miliar token.

Artinya, masih terdapat ruang suplai yang cukup besar yang berpotensi masuk ke pasar di masa mendatang.

Dengan harga saat ini, Fully Diluted Valuation (FDV) WalletConnect berada di kisaran $88,33 juta, lebih dari tiga kali lipat kapitalisasi pasar saat ini.

Hal ini menjadi catatan penting bagi investor jangka panjang, karena peningkatan suplai di masa depan dapat memengaruhi tekanan harga jika tidak diimbangi dengan pertumbuhan utilitas dan adopsi.

Sentimen Pasar dan Prospek Jangka Pendek

Kenaikan harga WCT hari ini juga mencerminkan sentimen pasar yang mulai membaik terhadap altcoin, khususnya token dengan kapitalisasi kecil.

Ketika pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan, aset seperti WCT sering kali menjadi target utama trader yang mencari potensi imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.

Dalam jangka pendek, area psikologis berada di sekitar $0,09 hingga $0,10 berpotensi menjadi resistance terdekat.

Jika volume tetap tinggi dan tekanan beli berlanjut, WCT masih memiliki peluang untuk menguji level tersebut.

Namun, jika volume mulai menurun, potensi aksi ambil untung (profit taking) perlu diwaspadai.

Baca Juga: WCT Melonjak 28,93%: WalletConnect Hadirkan Terobosan Baru Web3

Harga WalletConnect (WCT) hari ini melonjak tajam berkat lonjakan volume perdagangan dan rebound teknikal setelah periode koreksi panjang.

Meski performa jangka pendek terlihat impresif, investor dan trader tetap perlu mencermati risiko volatilitas serta faktor suplai token ke depan.

Selama minat pasar tetap tinggi, WCT berpeluang melanjutkan pergerakan positif, namun manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi pergerakan harga yang agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Menguat ke $2.978, Momentum Pemulihan Terbentuk?

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan pergerakan positif setelah mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru, Ethereum diperdagangkan di level $2.978,50 per ETH, naik sekitar 1,93% secara harian.

Kenaikan ini terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang masih solid, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $18,76 miliar, menandakan minat pasar yang tetap terjaga.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia, Ethereum saat ini memiliki valuasi sekitar $359,49 miliar, dengan jumlah pasokan beredar mencapai 120,69 juta ETH.

Pergerakan ETH kerap menjadi indikator penting bagi arah pasar altcoin secara keseluruhan.

Baca Juga: Dari Glamsterdam ke Hegota, Ethereum Ubah Strategi Upgrade Jaringan

Performa Harga ETH dalam Jangka Pendek

Secara intraday, Ethereum bergerak dalam rentang harga yang relatif stabil.

Harga terendah 24 jam berada di $2.933,78, sementara level tertinggi menyentuh $3.002,80. Area $3.000 kembali menjadi zona psikologis penting yang diuji oleh pasar.

Dalam satu jam terakhir, ETH mengalami koreksi tipis sebesar -0,19%, yang mengindikasikan adanya aksi ambil untung jangka pendek setelah kenaikan harian.

Meski demikian, secara keseluruhan sentimen jangka pendek masih cenderung positif, tercermin dari kenaikan 1,37%–1,93% dalam 24 jam dan 1,24% dalam tujuh hari terakhir.

Kinerja Historis: Pemulihan di Tengah Tekanan Jangka Panjang

Jika ditarik ke periode yang lebih panjang, pergerakan harga Ethereum menunjukkan dinamika yang lebih kompleks.

Dalam 30 hari terakhir, ETH masih mencatat kenaikan sekitar 5,02%, menandakan adanya upaya pemulihan setelah tekanan jual sebelumnya.

Namun, dalam 60 hari, harga Ethereum tercatat turun sekitar 22,86%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan melemah hingga 32,32%.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH mulai bangkit dalam jangka pendek, tekanan bearish jangka menengah hingga panjang belum sepenuhnya hilang.

Sebagai perbandingan, harga Ethereum saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $4.953,73, yang dicapai pada siklus bullish sebelumnya.

Hal ini membuka ruang spekulasi mengenai potensi pemulihan jangka panjang jika kondisi pasar kripto kembali kondusif.

Volume Perdagangan dan Sentimen Pasar

Volume perdagangan ETH yang berada di kisaran $18,56–$18,76 miliar per hari menunjukkan bahwa likuiditas Ethereum tetap kuat dibandingkan sebagian besar altcoin lainnya.

Tingginya volume ini mencerminkan kepercayaan investor institusional dan ritel terhadap Ethereum sebagai aset utama di ekosistem kripto.

Selain itu, Ethereum tetap menjadi tulang punggung berbagai sektor kripto, mulai dari DeFi, NFT, hingga aplikasi Web3, yang secara fundamental menopang permintaan ETH dalam jangka panjang.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam jangka pendek, area $3.000 menjadi resistance kunci yang perlu ditembus agar Ethereum dapat melanjutkan reli.

Jika berhasil bertahan di atas level tersebut, ETH berpotensi menguji area resistance selanjutnya di kisaran $3.100–$3.200.

Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, support terdekat berada di area $2.930–$2.900.

Penurunan di bawah level ini dapat memicu konsolidasi lanjutan sebelum arah tren berikutnya terbentuk.

Baca Juga: Ethereum Melemah 3% dalam Sehari, Harga ETH Tertekan di $2.900

Harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan sinyal pemulihan dengan penguatan mendekati level $3.000.

Meski tren jangka panjang masih dibayangi tekanan bearish, performa jangka pendek dan volume perdagangan yang kuat memberikan harapan akan stabilisasi pasar.

Bagi investor dan trader, pergerakan ETH dalam beberapa hari ke depan akan menjadi kunci untuk menentukan apakah momentum bullish ini dapat berlanjut atau sekadar reli sementara di tengah tren yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Bertahan di Support $0,199, Harga PI Naik Tipis

Harga Pi Network (PI) hari ini mencatatkan penguatan moderat sebesar 1,48% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level $0,205.

Kenaikan ini cukup menarik perhatian pelaku pasar karena terjadi di tengah tren penurunan yang masih mendominasi dalam jangka menengah, dengan performa -11,19% dalam 30 hari dan -24,73% dalam 90 hari terakhir.

Pergerakan positif ini menandakan adanya upaya rebound teknikal, meskipun tekanan fundamental dan likuiditas rendah masih menjadi tantangan utama bagi aset kripto berbasis ekosistem tertutup tersebut.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,202, Tekanan Likuiditas Rendah Sorotan

Support Teknis Bertahan, Picu Minat Beli Jangka Pendek

Dari sisi teknikal, PI berhasil mempertahankan area support penting di $0,199, level yang telah diuji berulang kali sejak November 2025.

Bertahannya level ini memicu aksi beli spekulatif dari trader jangka pendek yang melihat peluang pantulan harga (technical rebound).

Namun demikian, harga PI saat ini masih bergerak di bawah level resistensi utama, termasuk Simple Moving Average (SMA) 30 hari di $0,2118 serta level Fibonacci retracement 23,6% di area $0,229.

Hal ini menunjukkan bahwa tren bearish belum sepenuhnya terpatahkan.

Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di kisaran 40,17, mencerminkan kondisi mendekati oversold namun belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang kuat.

Jika tekanan beli berlanjut dan PI mampu menembus $0,215—level tertinggi pada 20 Desember—maka peluang reli jangka pendek bisa semakin terbuka.

Perkembangan Ekosistem: Harapan Jangka Panjang

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi fundamental, Pi Network terus menunjukkan aktivitas pengembangan, khususnya di ranah Testnet.

Saat ini, tim Pi Network tengah menguji beberapa alat DeFi, termasuk decentralized exchange (DEX) dan automated market maker (AMM), yang direncanakan terintegrasi ke mainnet pada 2026.

Selain itu, Pi Network juga aktif menyalurkan dana dari ecosystem fund senilai $100 juta, termasuk investasi pada sektor Web3 gaming melalui kerja sama dengan CiDi Games. Langkah ini bertujuan memperluas utilitas PI di luar fungsi transaksi semata.

Meski menjanjikan secara jangka panjang, dampak perkembangan ini terhadap harga PI dalam waktu dekat masih terbatas.

Investor cenderung bersikap hati-hati karena jadwal integrasi mainnet yang relatif panjang serta tekanan suplai dari token unlock bulanan, termasuk rencana pelepasan 134 juta PI pada Januari 2026.

Likuiditas Rendah, Volatilitas Tinggi

Faktor lain yang sangat memengaruhi pergerakan harga PI adalah likuiditas yang rendah.

Volume perdagangan 24 jam PI hanya sekitar $8,58 juta, setara dengan 0,5% dari total kapitalisasi pasar sekitar $1,71 miliar.

Rasio perputaran (turnover ratio) yang rendah, yakni sekitar 0,005, menandakan pasar yang tipis.

Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli atau jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang signifikan.

Situasi ini diperkuat oleh sentimen pasar kripto secara umum yang masih berada dalam fase “Fear”, dengan Crypto Fear & Greed Index di level 32.

Meskipun pasar kripto global mencatatkan kenaikan sekitar 1,58%, PI tetap rentan terhadap pembalikan arah secara tiba-tiba jika muncul tekanan jual mendadak.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat, Market Cap Naik 0,22%, Volume Terbatas

Kenaikan harga Pi Network (PI) sebesar 1,48% dalam 24 jam terakhir mencerminkan rebound teknikal yang rapuh, didukung oleh bertahannya support $0,199 dan sentimen pasar yang sedikit membaik.

Namun, tren turun jangka menengah, likuiditas rendah, serta risiko token unlock masih membayangi pergerakan harga ke depan.

Bagi pelaku pasar, zona $0,199–$0,215 menjadi area krusial yang perlu dipantau.

Penembusan yang valid di atas resistance dapat membuka peluang pemulihan lanjutan, sementara kegagalan bertahan di support berisiko membawa PI kembali ke tekanan bearish.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 31 Desember 2025: Rebound Jelang Akhir Tahun!

Menjelang akhir 2025, pasar kripto hari ini, Rabu (31/12) menunjukkan tanda rebound dengan altcoin memimpin kenaikan, dipimpin SKYA yang melonjak 51%, disusul POLYX naik 28% dan WCT menguat 21%.

Di sisi Bitcoin, harga bertahan di area $88.000 seiring pemegang jangka panjang mulai menghentikan aksi jual, yang membantu meredam tekanan pasar meski permintaan institusi AS masih lemah. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Pimpin Rebound Pasar Jelang Akhir 2025

  • SKYA mencatat penguatan harian 51%, harganya naik $0,002887.
  • Harga POLYX mengalami kenaikan 28%, harga mencapai $0,0651.
  • WCT melonjak 21%, saat ini diperdagangkan di level $0,0874.

BTC Naik Saat HODLers Berhenti Jual: Bisa Profit di Akhir 2025?

  • Bitcoin bertahan di $88.000, meski tekanan jual berlanjut.
  • Premium Coinbase negatif, sinyal lemahnya permintaan institusi AS.
  • Akumulasi pemegang jangka panjang kurangi tekanan jual pasar.

Akhir Tahun Makin UntungTotal Cashback Rp20 JUTA*

3 Altcoin Berpotensi Cetak ATH Baru di Januari 2026

  • Monero dekati ATH berkat kuatnya permintaan fitur privasi.
  • Proyek Midnight besutan Hoskinson mulai tarik adopsi awal.
  • Ethereum incar pemulihan, butuh lonjakan permintaan stabil.

FED Tunda Pangkas Suku Bunga hingga Maret 2026, Pasar Kripto Diuji

  • The Fed isyaratkan jeda suku bunga, inflasi mereda atau kerja lemah.
  • BTC sideways akibat suku bunga tinggi dan ketatnya likuiditas.
  • Kripto berisiko turun di awal 2026, jika data makro tak membaik.

Baca juga: Riset Kripto 22-26 Des 2025: Bitcoin Sideways, Pertanda Akumulasi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com