Tag Archives: altcoin

Prakiraan Harga Solana: Arus Institusional Picu Reli Menuju $280

Harga Solana (SOL-USD) kembali menjadi sorotan setelah mencatat reli signifikan, diperdagangkan di level $200,56 dengan sempat menyentuh puncak di atas $217 awal pekan ini.

Dilaporkan Tradingnews, dengan lonjakan mingguan sebesar 17%, Solana tampil menonjol di tengah pasar kripto yang sedang berkonsolidasi. Meskipun sempat terkoreksi 5% sehari sebelumnya, struktur bullish SOL tetap kokoh, didukung arus institusional yang meningkat serta volume perdagangan yang mencetak rekor baru.

Arus Institusional Perkuat Posisi Solana

Data on-chain mencatat kepemilikan institusional terhadap Solana kini telah melampaui 4,2 juta SOL atau setara dengan hampir $879 juta. Sejumlah perusahaan besar, seperti Upexi, DeFi Development Corp, dan Exodus Movement, terus menambah eksposur mereka. Selain itu, dana investasi ternama seperti Pantera Capital juga dikabarkan tengah mempersiapkan alokasi baru untuk SOL.

Dengan kapitalisasi pasar yang sudah menembus $115 miliar, Solana kini dipandang sebagai salah satu aset inti di samping Bitcoin dan Ethereum, terutama bagi portofolio institusional yang terdiversifikasi.

Pergerakan harga Solana SOL/USDT) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana SOL/USDT) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ethereum Teratas di Pasar Layer 1, Ungguli Solana dan Bitcoin

Spekulasi ETF Jadi Katalis Kuat

Faktor utama lain yang mengerek optimisme pasar adalah spekulasi seputar ETF Solana. Bitwise dan 21Shares telah mengajukan aplikasi ETF berbasis SOL, dengan keputusan dari SEC AS diperkirakan keluar pada Oktober 2025. Jika disetujui, ETF ini akan membuka akses Solana ke jalur investasi tradisional, sebagaimana terjadi pada Bitcoin dan Ethereum. Antisipasi inilah yang memicu investor melakukan akumulasi lebih awal.

Adopsi Blockchain Solana Meluas

Tidak hanya di sektor keuangan, adopsi Solana juga semakin luas. Departemen Perdagangan AS baru-baru ini mengintegrasikan blockchain Solana untuk publikasi data ekonomi, menegaskan potensi SOL sebagai infrastruktur digital publik.

Selain itu, ekosistem DeFi dan NFT semakin banyak bermigrasi ke Solana karena biaya rendah dan kecepatan transaksi yang tinggi, menjadikannya salah satu blockchain paling kompetitif di ranah Layer 1.

Analisis Teknis: Target $240–$280

Secara teknis, Solana berkonsolidasi di atas $200 dalam pola bullish ascending channel. RSI di level 58 memberi ruang kenaikan lebih lanjut sebelum kondisi jenuh beli tercapai.

  • Resistensi utama: $215 – $230
  • Target kenaikan: $240 hingga $280
  • Support kuat: $197, $192, dan $182

Jika momentum terjaga dan penembusan di atas $215 terjadi, peluang reli ke $270–$280 terbuka lebar. Namun, koreksi lebih dalam menuju $168 masih mungkin jika tekanan jual meningkat.

Rekor Volume Perdagangan Jadi Konfirmasi Bullish

Minat pasar terhadap Solana tercermin dari volume perdagangan derivatif yang mencetak rekor $43,88 miliar hanya dalam satu bulan, menurut SolanaFloor. Volume tinggi yang disertai kenaikan harga mengindikasikan masuknya pembeli baru, bukan sekadar dorongan dari short squeeze, sehingga reli kali ini dianggap lebih sehat.

Kekuatan Relatif terhadap Bitcoin dan Ethereum

Pasangan SOL/BTC tengah menguji resistensi 0,0018500 BTC, dengan support di 0,0016000 BTC. Penembusan di atas level ini akan memperkuat posisi Solana terhadap Bitcoin, sering kali menjadi sinyal awal masuknya arus dana institusional besar.

Dari sisi adopsi, Solana juga semakin mendekati Ethereum dalam hal Total Value Locked (TVL) serta aktivitas pengembang, mempertegas statusnya sebagai pesaing utama di ekosistem Layer 1.

Prospek: Menuju ATH Baru?

Dengan kombinasi arus institusional, spekulasi ETF, adopsi blockchain yang meluas, serta volume perdagangan rekor, Solana tampak siap melanjutkan reli menuju $270–$280. Jika level tersebut terlewati, target berikutnya adalah uji ulang All-Time High (ATH) $294,85 yang tercatat pada 2021.

Meski demikian, investor tetap harus mewaspadai volatilitas pasar kripto dan ketidakpastian regulasi. Namun, dengan fundamental yang semakin solid, Solana jelas menempati posisi strategis sebagai salah satu aset kripto unggulan di tahun 2025.

Baca juga: Proyek Solana Teratas 2025: Token Ekosistem yang Patut Diperhatikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Avalanche dan BNB Menguat: Apakah Siap Cetak ATH Baru di Q4?

Pasar altcoin semakin memanas menjelang kuartal keempat 2025. Dua nama besar, Avalanche (AVAX) dan BNB, kembali menjadi sorotan berkat proyeksi harga yang semakin optimistis. Di sisi lain, token baru seperti MAGACOIN FINANCE juga mencuri perhatian dengan potensi kenaikan besar pasca-listing resminya.

Avalanche (AVAX): Momentum Baru dari Peningkatan dan Kemitraan

Avalanche dikenal sebagai salah satu platform blockchain paling serbaguna berkat arsitektur multi-rantai yang mendukung throughput tinggi dan aplikasi beragam. Sejak 2020, AVAX telah diadopsi dalam ekosistem DeFi, perusahaan, hingga implementasi dunia nyata.

Dorongan besar datang dari peningkatan Avalanche9000 yang didukung penjualan token senilai $250 juta, digadang-gadang sebagai langkah paling signifikan sejak peluncuran mainnet. Ditambah dengan kemitraan strategis, mulai dari kerja sama dengan Amazon Web Services (AWS) hingga pemanfaatan praktis dalam sistem tiket, Avalanche terus memperluas jangkauan ekosistemnya.

Dilaporkan Crypto Economy, analis memperkirakan harga AVAX dapat bergerak di kisaran $50–$128 sepanjang 2025. Jika tren ini terwujud, Avalanche bisa kembali menorehkan siklus bullish baru seiring efek halving Bitcoin yang masih berpengaruh. Fokus pada penskalaan di Q4 dipandang menjadi kunci untuk mengembalikan momentum yang sempat hilang.

BNB: Optimisme dari Permintaan Institusional

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: 3 Alasan Kenapa BNB Bisa Tembus $1.000

Sebagai tulang punggung ekosistem Binance, BNB terus menunjukkan fundamental yang kuat. Pembakaran token secara rutin, adopsi DeFi, hingga kontrak pintar membuat posisinya semakin kokoh di pasar.

Lonjakan besar terjadi ketika China Renaissance Holdings Limited mengalokasikan $100 juta ke BNB dalam kemitraan dengan YZi Labs. Langkah ini menjadi tonggak penting karena pertama kalinya perusahaan publik di Hong Kong memasukkan BNB ke dalam portofolio kripto mereka.

Kemitraan tersebut juga melibatkan rencana peluncuran dana Real World Assets (RWA) yang mengintegrasikan BNB ke aplikasi stablecoin dan pasar modal. Dorongan ini tercermin pada harga BNB yang sempat mencetak ATH di $900 setelah naik 45% dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut analis di PricePredictions.com, harga rata-rata BNB pada Oktober diproyeksikan berada di sekitar $2.706, dengan peluang menembus $3.000 jika permintaan institusional terus mengalir. Q4 pun dipandang sebagai momentum emas bagi BNB untuk memperkuat dominasinya di antara altcoin utama.

MAGACOIN FINANCE: Pendatang Baru dengan Potensi Besar

Di tengah dominasi Avalanche dan BNB, token baru MAGACOIN FINANCE menarik atensi pasar. Saat ini diperdagangkan di level $0,0005, token ini telah habis terjual dalam beberapa putaran prapenjualan. Analis memperkirakan harganya bisa melonjak hingga 15x setelah resmi listing di bursa.

Dengan valuasi awal yang rendah, banyak investor melihat MAGACOIN FINANCE sebagai opsi diversifikasi menarik di luar altcoin berkapitalisasi besar. Jika tren positif berlanjut, Q4 bisa menjadi momen penting bagi token ini untuk menancapkan posisinya.

Memasuki Q4 2025, Avalanche dan BNB sama-sama memiliki katalis kuat untuk mencapai rekor harga baru—dari peningkatan teknologi hingga dukungan institusional. Sementara itu, MAGACOIN FINANCE memberi peluang alternatif bagi investor yang mencari potensi pertumbuhan dari fase awal proyek.

Bagi trader dan investor, mengamati perkembangan ini sejak dini bisa menjadi langkah strategis. Namun, seperti biasa, keputusan investasi harus dilakukan dengan riset matang dan kesadaran penuh akan risiko di pasar kripto yang sangat dinamis.

Baca juga: BNB Mendekati $900, Analis Prediksi Menuju Level Empat Digit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tunjukkan Sinyal Rebound, Apakah Harga Bisa Kembali ke $3?

Harga XRP tengah memasuki fase menarik setelah sempat terkoreksi cukup dalam dalam sepekan terakhir. Meski turun 2,67% dalam 24 jam terakhir ke level $2,83 dan memperpanjang penurunan mingguan hingga 7,5%, token Ripple ini masih mencatat kenaikan lebih dari 30% dalam tiga bulan terakhir.

Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain terbaru memberi sinyal bahwa potensi rebound sedang terbentuk, terutama berkat perilaku investor besar atau whale.

Paus Kurangi Tekanan Jual

Salah satu indikator kuat berasal dari arus masuk (inflow) XRP ke bursa. Biasanya, lonjakan inflow menandakan persiapan untuk menjual, sedangkan penurunan justru mengindikasikan penahanan pasokan.

Data menunjukkan sejak 26 Agustus, inflow XRP dalam jumlah besar ke Binance anjlok tajam. Transaksi bernilai antara 100.000 hingga 1 juta XRP merosot 95% dari 45,6 juta XRP menjadi hanya 2,1 juta XRP. Sementara itu, transaksi di atas 1 juta XRP juga turun 93% pada periode yang sama.

Penurunan drastis ini memperlihatkan bahwa paus tidak lagi mendorong XRP dalam jumlah besar ke bursa, sehingga tekanan jual melemah. Bagi pasar, hal ini menjadi sinyal bahwa investor besar memilih bersabar, menunggu momen yang tepat, dan membuka peluang rebound harga.

Baca juga: 4 Alasan Utama Harga XRP Bisa Melonjak ke $5 di Bulan September

Rasio Beli-Jual Taker Sentuh Level Dasar

Sinyal lain datang dari rasio beli-jual taker, indikator yang melacak agresivitas pembelian atau penjualan di pasar. Saat ini rasionya berada di angka 0,90 — artinya tekanan jual masih dominan.

Sekilas ini tampak bearish, namun historis menunjukkan kondisi sebaliknya. Setiap kali rasio ini turun di bawah 1, pasar XRP justru menemukan titik terendah lokal dan berbalik naik. Misalnya, pada 2 Agustus ketika rasio menyentuh 0,88, harga XRP reli hampir 20% dalam beberapa minggu berikutnya. Kondisi serupa juga terjadi pada 19 Agustus.

Dengan aksi jual yang lebih banyak didorong oleh ritel sementara paus menahan diri, situasi ini sering kali menjadi dasar pemulihan harga.

Divergensi RSI Beri Sinyal Positif

Petunjuk Jual-Beli Taker di Titik Terendah: Cryptoquant.
Petunjuk Jual-Beli Taker di Titik Terendah: Cryptoquant.

Dari sisi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan divergensi bullish. Meski harga XRP sempat mencatat titik terendah baru antara 19–29 Agustus, RSI justru membentuk titik terendah yang lebih tinggi. Divergensi semacam ini umumnya menandakan pelemahan tren bearish dan membuka jalan untuk rebound.

Jika XRP mampu menutup perdagangan harian di atas $2,84, target berikutnya adalah $2,95 hingga level psikologis $3,00. Penembusan lebih jauh di atas $3,33 bisa memperkuat tren bullish jangka menengah.

Namun, jika harga ditutup di bawah $2,72, skenario bullish berpotensi gugur, karena itu akan menunjukkan tekanan jual dari ritel berhasil menembus pertahanan paus.

Kombinasi faktor on-chain dan teknikal memperlihatkan dasar yang kuat bagi potensi rebound XRP. Dengan paus yang menahan suplai, ritel yang justru melepas kepemilikan, serta RSI yang menunjukkan divergensi bullish, peluang XRP untuk kembali menguji level $3 semakin terbuka.

Baca juga: XRP Tertekan Saat Whale Menjual: Koreksi Segera Terjadi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apakah XRP Akan Jatuh pada Bulan September?

Harga XRP menghadapi ujian penting pada bulan September setelah penurunan signifikan sepanjang Agustus. Aset kripto ini harus bertahan di atas level dukungan $2,80, atau berisiko memicu koreksi teknis lebih dalam dengan target penurunan mendekati $2.

Tekanan Pasar dan Risiko Koreksi

Sepanjang Agustus, XRP mencatat penurunan lebih dari 22%, jatuh dari level tertinggi $3,66 menjadi sekitar $2,82. Data on-chain Glassnode menunjukkan bahwa zona $2,80–$2,82 adalah area kritis dengan pasokan sekitar 1,71 miliar XRP. Jika harga tembus di bawahnya, potensi gelombang aksi jual bisa semakin besar karena investor tergoda untuk merealisasikan keuntungan.

Dilaporkan Cointelegraph, dukungan besar berikutnya terlihat di level Fibonacci retracement 0,5 sekitar $1,73, yang sebelumnya menjadi dasar kuat di awal 2025.

Sinyal Teknis MACD: Potensi Turun 25%

Dari sisi teknikal, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mingguan menunjukkan tanda-tanda akan mencetak persilangan bearish pada September. Dalam siklus sebelumnya—Mei 2021, September 2021, dan Maret 2025—sinyal serupa diikuti oleh penurunan harga 50%–60%.

Jika pola ini berulang, XRP berpotensi turun sekitar 25% menuju EMA 50 minggu di $2,17. Penurunan lebih tajam di bawah level tersebut dapat menyeret harga menuju $1,73 atau bahkan EMA 200 minggu di $1,19, yang sesuai dengan biaya akuisisi rata-rata pemegang XRP saat ini.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Terjebak dalam Sideways, Tapi Sinyal Bullish Mulai Terlihat

Harapan Pembeli dan Prospek Jangka Menengah

Meski tekanan jual terlihat dominan, masih ada peluang rebound. Sejak Juli 2024, XRP konsisten menemukan dukungan di EMA 50 minggu sebelum kembali menguat dan mencetak level tertinggi baru. Beberapa analis optimistis pola serupa akan terjadi lagi, dengan target kenaikan jangka menengah hingga $4 dalam beberapa bulan mendatang.

Kesimpulannya, bulan September akan menjadi periode krusial bagi XRP. Jika support $2,80 mampu dipertahankan, peluang pemulihan masih terbuka. Namun, tembusnya level tersebut dapat memicu koreksi tajam hingga 25% atau lebih.

Baca juga: XRP Tertekan Saat Whale Menjual: Koreksi Segera Terjadi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fear and Greed Index Turun ke 39! Pasar Kripto Panik

Pasar kripto kembali diliputi rasa takut. Fear and Greed Index milik CoinMarketCap (CMC) hari ini mencatat angka 39, yang menandakan kondisi “Fear”.

Angka ini turun cukup drastis dari level “Neutral” kemarin di 47, bahkan jauh lebih rendah dibanding pekan lalu yang masih berada di level 56.

Sebulan lalu, sentimen pasar justru berada di zona “Greed” dengan nilai 63. Artinya, dalam waktu singkat, euforia investor bergeser ke arah kekhawatiran.

Dari Euforia ke Ketakutan

Secara historis, indeks ini pernah menyentuh Extreme Greed 88 pada 21 November 2024 dan Extreme Fear 15 pada 11 Maret 2025. Lonjakan volatilitas yang begitu ekstrem menunjukkan betapa emosionalnya pasar kripto.

Kini, dengan posisi di 39, sentimen pasar jelas cenderung hati-hati. Investor tampak menekan tombol brake setelah gelombang likuidasi besar-besaran di Bitcoin mencapai $96,5 juta dalam 24 jam, di mana 88% di antaranya berasal dari posisi long.

Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 30 Agustus 2025.
Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 30 Agustus 2025.

Baca juga: Apakah XRP Akan Jatuh pada Bulan September?

ETH Optimistis, BTC Gelisah

Diskusi online juga memperlihatkan kontras. Ethereum (ETH) masih dipandang bullish berkat ETF yang berhasil mencatat AUM $24,15 miliar, naik 32,7% dalam sebulan. Banyak analis menyebut ETH kini kian mirip “aset institusional”.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) justru dikelilingi keraguan. Investor waspada dengan adanya divergensi RSI serta laporan likuidasi besar yang menimbulkan tekanan jangka pendek.

Bahaya atau Peluang?

Beberapa trader melihat level “Fear” seperti sekarang justru bisa menjadi sinyal peluang beli karena pasar mungkin undervalued. Namun, turunnya funding rate leverage hingga 47% ke level 0,0039% menunjukkan berkurangnya selera risiko, yang bisa memperpanjang tekanan bearish.

Open interest BTC yang kini di angka $1,01 triliun (+2,69% dalam 24 jam) masih jadi variabel penting. Jika terjadi lonjakan tiba-tiba, bisa jadi sinyal kapitulasi atau justru awal akumulasi baru.

Pasar kripto sedang rapuh. Fear & Greed Index yang merosot ke 39 menandakan investor cemas. Ethereum mungkin punya penopang dari ETF, tapi Bitcoin terlihat goyah dengan tekanan teknikal dan likuidasi besar.

Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Cardano Bisa Melejit 55%: ETF ADA Jadi Katalis Utama?

Ekosistem Cardano (ADA) berada di titik krusial dengan prospek peluncuran Exchange-Traded Fund (ETF) yang semakin dekat.

Minat institusional yang terus meningkat, ditambah sinyal teknis yang bullish, membuka peluang besar bagi ADA untuk mencatat lonjakan harga hingga 55% dalam beberapa bulan ke depan.

ETF ADA: Katalis Kenaikan Besar?

DIlaporkan Investx, investor kripto tengah menanti keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) terkait ETF ADA Grayscale. Menurut data Polymarket, peluang persetujuan produk investasi ini kini mencapai 83%, melonjak tajam dari hanya 42% pada Juni lalu.

Apabila disetujui, ETF ADA diperkirakan akan diluncurkan pada 27 Oktober 2025. Dengan volume perdagangan harian lebih dari $1,3 miliar, likuiditas Cardano menjadi faktor penting yang membuatnya menarik bagi investor institusional.

Sebagai pembanding, peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum sebelumnya sukses mencatatkan arus masuk dana masing-masing lebih dari $54 miliar dan $13,6 miliar. Jika tren serupa terjadi, Cardano berpotensi mendapat dorongan besar dari masuknya modal baru.

Analisis Teknis: Bullish Momentum Kian Kuat

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: 180 Juta ADA Diborong Whale, Harga Cardano Naik 9%

Dari sisi teknikal, ADA telah menunjukkan pola yang sangat positif. Harga telah membentuk double bottom di level $0,516 sebelum reli menuju $0,850. Saat ini, indikator teknis memperlihatkan persilangan bullish antara rata-rata pergerakan 50-hari dan 200-hari, yang biasanya menandakan tren kenaikan jangka panjang.

Sejak awal tahun, ADA sudah menguat hampir 70%, dan saat ini diperdagangkan di sekitar $0,862 per 28 Agustus. Dengan tren penguatan tersebut, target teknikal berikutnya diproyeksikan berada di $1,325, yang berarti potensi kenaikan lebih dari 55% dari level saat ini.

Faktor Pendukung Lain

Selain ETF, ada sejumlah faktor fundamental lain yang berpotensi mendukung harga ADA:

  • Kemitraan baru: Charles Hoskinson, pendiri Cardano, menyebutkan peluang kerja sama dengan Ripple (XRP).
  • Sidechain Midnight: proyek sidechain terbaru yang membawa fitur privasi tambahan sedang dikembangkan.
  • Airdrop Glacier: distribusi token NIGHT kepada pemegang ADA yang menambah daya tarik ekosistem.

Prospek ADA ke Depan

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknis, Cardano berpotensi membentuk pola bendera bullish yang bisa mendorong harga ke puncak tertinggi baru sejak November tahun lalu.

Namun, perlu dicatat bahwa lonjakan ini sangat bergantung pada keputusan SEC terkait ETF ADA. Jika persetujuan diberikan, Cardano berpeluang masuk ke fase pertumbuhan signifikan, mengikuti jejak Bitcoin dan Ethereum.

Baca juga: Cardano Integrasi Apple Pay: Target 500 Juta Pengguna


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Alasan Kenapa BNB Bisa Tembus $1.000

Harga Binance Coin (BNB) kembali jadi sorotan setelah berbagai katalis kuat membuka peluang reli besar.

Dengan kombinasi analisis teknis yang solid, lonjakan adopsi Binance Smart Chain (BSC) dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA), hingga potensi kehadiran ETF BNB, banyak analis meyakini target $1.000 bukan sekadar mimpi.

Analisis Teknis: Jalan Terbuka Menuju $1.090

Dilaporkan Investx, grafik harian BNB menunjukkan sinyal bullish yang cukup meyakinkan. Saat ini, harga berada di level resistance tertinggi menurut indikator Murrey Math, yang mengisyaratkan potensi kenaikan menuju $937 sebelum memasuki zona jenuh beli ekstrem.

Lebih menarik lagi, BNB sudah berhasil menembus resistance penting di $792, yang merupakan sisi atas dari pola cup and handle, salah satu pola klasik dalam analisis teknis yang biasanya menandakan potensi reli besar. Target berikutnya? $1.090.

Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: BNB Mendekati $900, Analis Prediksi Menuju Level Empat Digit

Ditambah dengan posisi harga yang masih bertahan di atas EMA 50 hari, tren bullish ini tampak semakin kokoh.

Kebangkitan BSC dalam Tokenisasi Aset Dunia Nyata

Selain faktor teknikal, ekosistem Binance Smart Chain (BSC) juga sedang mengalami ledakan. Dalam 30 hari terakhir, total nilai terkunci (TVL) di sektor RWA melonjak 345%, menembus lebih dari $365 juta.

Tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) masih berada di tahap awal, namun potensinya sangat besar. Dengan BSC yang terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri ini, BNB berpeluang menikmati dampak positif dari pertumbuhan ekosistem tersebut.

ETF BNB: Katalis yang Ditunggu Pasar

Faktor ketiga yang membuat investor optimistis adalah kemungkinan hadirnya ETF BNB. Perusahaan REX-Osprey telah mengajukan ETF staking BNB ke SEC, mengikuti jejak ETF staking SOL yang sukses mengumpulkan hampir $200 juta aset kelolaan.

Jika ETF BNB disetujui, dampaknya bisa sangat besar, terutama mengingat sifat deflasi BNB. Binance secara rutin membakar token bernilai lebih dari $1 miliar per kuartal, sehingga pasokan semakin terbatas sementara permintaan berpotensi melonjak.

Kesimpulan: Target $1.000 Semakin Dekat?

Dengan dukungan teknikal yang kuat, fundamental ekosistem BSC yang terus berkembang, serta prospek ETF yang menjanjikan, BNB punya alasan solid untuk melesat ke $1.000 dalam beberapa bulan ke depan, bahkan lebih tinggi.

Investor kini tinggal menunggu katalis besar berikutnya: apakah ETF BNB akan segera disetujui dan memicu reli baru?

Baca juga: BNB Mendekati $900, Analis Prediksi Menuju Level Empat Digit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SOL Siap Meledak: Momentum Baru Bisa Dorong ke $275–$300!

Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah berhasil bertahan di atas level penting $210.

Dilaporkan Bravenewcoin, ketahanan ini memicu optimisme baru bahwa harga SOL bisa segera menembus target ambisius di $240, $260, bahkan $300 dalam waktu dekat.

MVRV On-Chain Tunjukkan Jalan ke $275

Data Glassnode mengungkapkan bahwa metrik MVRV menempatkan $210 sebagai titik pivot utama. Jika level ini terus terjaga, Solana berpotensi menguji ulang rentang +0,5σ di sekitar $275. Sejak Maret 2024, level ini kerap menjadi area resistensi kuat yang memicu aksi ambil untung, namun kali ini prospek terlihat berbeda.

Analis kripto Ali Martinez menyoroti breakout dari pola ascending triangle yang telah menekan pergerakan SOL selama berminggu-minggu. Penembusan di atas $210 menjadi sinyal valid, dengan target terdekat di $240 dan $260 sebelum menuju ke $300. Menurutnya, fase konsolidasi panjang kini resmi bergeser ke tren bullish baru.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ethereum Teratas di Pasar Layer 1, Ungguli Solana dan Bitcoin

Data on-chain juga menunjukkan sekitar 18,56 juta SOL senilai hampir $4 miliar terakumulasi di level $180. Zona ini dipandang sebagai fondasi utama, di mana pembeli besar sebelumnya masuk. Selama level ini bertahan, struktur bullish Solana diyakini semakin solid.

Likuiditas Mengalir ke Solana

Grafik dari analis Shardi B menunjukkan SOL berhasil menembus beberapa resistensi sekaligus, termasuk $185 dan $192, yang kini berubah menjadi support berlapis. Kondisi ini menambah reputasi Solana sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik, sekaligus memperkuat keyakinan bahwa modal mulai bermigrasi ke ekosistemnya.

Dengan breakout teknis, basis akumulasi kuat di $180, serta arus likuiditas yang deras, Solana tampak siap melanjutkan reli. Selama level $210 tetap bertahan sebagai support, peluang SOL untuk menguji $240, $260, hingga $300 semakin terbuka lebar.

Baca juga: Proyek Solana Teratas 2025: Token Ekosistem yang Patut Diperhatikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kehilangan Momentum Reli, Harga Ethereum Anjlok ke Level $4.377

Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, tengah menghadapi tekanan harga yang cukup signifikan.

Berdasarkan data terkini, harga Ethereum berada di level $4,375.84 per ETH, turun -2.04% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini menambah sentimen negatif di pasar, apalagi dalam sepekan terakhir ETH juga tercatat melemah -7.67%.

Meski demikian, secara jangka menengah Ethereum masih menunjukkan performa impresif dengan kenaikan lebih dari +78% dalam 60 hari terakhir.

Baca Juga: Ethereum Mengamuk! Likuiditas Dekati Bitcoin

Data Terbaru: Dari Puncak ke Tekanan

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa ETH diperdagangkan di kisaran $4,264.20 (terendah) hingga $4,485.35 (tertinggi).

Sementara itu, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di $528.19 miliar, dengan volume perdagangan harian mencapai $46.95 miliar.

Meski angka ini tetap mencerminkan minat besar investor, tekanan jual yang meningkat telah menahan laju Ethereum mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $4,953.73.

Koreksi ini menunjukkan adanya pergeseran momentum. Dari sisi teknikal, ETH kehilangan kekuatan bullish yang sempat mendominasi pada awal kuartal, terutama setelah reli cepat yang mendorong kenaikan harga lebih dari 70% dalam tiga bulan terakhir.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penyebab Utama Penurunan Harga Ethereum

1. Koreksi Setelah Reli Besar

Ethereum dalam dua bulan terakhir mencatat reli yang luar biasa, sebagian besar didorong oleh adopsi luas terhadap aplikasi DeFi, tren restaking, serta antisipasi terhadap perkembangan ekosistem Ethereum 2.0.

Namun, reli sebesar +78% dalam 60 hari pada akhirnya memicu aksi ambil untung (profit-taking) oleh para investor besar. Tekanan jual dari aksi ini menjadi salah satu faktor utama pelemahan harga dalam jangka pendek.

2. Tekanan Pasar Global

Sentimen makroekonomi juga memainkan peran besar. Ketidakpastian kebijakan moneter global, terutama potensi langkah bank sentral terkait suku bunga, membuat investor lebih berhati-hati.

Penurunan harga Bitcoin hingga di bawah $110,000 juga menyeret Ethereum dan aset kripto lainnya ke zona merah.

Hubungan erat antara ETH dan BTC dalam hal likuiditas menjadikan Ethereum rentan mengikuti pola pasar secara keseluruhan.

3. Volatilitas Volume Perdagangan

Meskipun volume perdagangan Ethereum masih berada di atas $46 miliar per hari, volatilitas yang tinggi membuat pasar rentan terhadap guncangan harga.

Data juga menunjukkan adanya lonjakan volume jual yang signifikan di bursa besar, menandakan dominasi tekanan jual dibandingkan pembelian.

4. Tekanan dari Persaingan Layer-1

Ethereum masih memegang posisi dominan dalam ekosistem smart contract. Namun, persaingan dari blockchain layer-1 lain seperti Solana, Avalanche, dan bahkan blockchain baru berbasis AI telah meningkatkan kompetisi.

Faktor ini turut menekan narasi bullish Ethereum, karena sebagian investor mulai mendiversifikasi aset mereka.

Perspektif Jangka Panjang Masih Positif

Meski harga saat ini tengah terkoreksi, Ethereum tetap menunjukkan fundamental yang kuat. Ekosistem DeFi, NFT, serta tren restaking yang sedang naik daun terus menopang permintaan terhadap ETH.

Selain itu, pembaruan teknologi seperti peningkatan efisiensi jaringan pasca-merge dan roadmap menuju sharding menjadikan Ethereum tetap relevan sebagai aset utama.

Investor jangka panjang melihat koreksi ini sebagai fase sehat setelah reli cepat. Apalagi, dengan kapitalisasi pasar lebih dari $528 miliar, Ethereum masih mendominasi pangsa pasar altcoin secara absolut.

Baca Juga: Lampaui Ethereum Foundation, Whale Misterius Stake 269.000 ETH

Penurunan harga Ethereum dalam 24 jam terakhir mencerminkan adanya kombinasi faktor: aksi ambil untung pasca reli, tekanan global di pasar kripto, serta ketatnya persaingan dari proyek blockchain lain.

Namun, meski jangka pendek Ethereum menghadapi tekanan, tren jangka menengah dan panjang masih terlihat positif.

Ethereum kini memasuki fase krusial, di mana investor akan terus memantau apakah koreksi ini hanya jeda sebelum melanjutkan reli, ataukah sinyal awal dari tren konsolidasi yang lebih panjang.

Satu hal yang jelas, dengan posisi sebagai blockchain terbesar kedua di dunia, Ethereum masih menjadi aset yang tidak bisa diabaikan dalam portofolio kripto global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Polkastarter Meledak di Pasar Kripto, Sinyal Bullish Baru?

Harga Polkastarter (POLS) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Per hari ini, Sabtu (30/8), harga POLS diperdagangkan di kisaran $0.220697 per token, naik +10.73% dalam sehari.

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $21.90 juta USD dan volume perdagangan harian mencapai $21.07 juta USD, token ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup kuat setelah sempat berada di fase stagnan.

Jika menilik pergerakan jangka pendek, harga POLS melonjak $0.019287 atau +9.65% hanya dalam satu hari.

Sementara itu, dalam rentang 30 hari terakhir, Polkastarter sudah menguat +15.95%, dan selama 60 hari terakhir kenaikannya semakin tajam mencapai +20.77%.

Walaupun dalam periode 90 hari pertumbuhan hanya +3.06%, tren terbaru ini menandakan adanya potensi fase bullish yang lebih panjang.

Baca Juga: Polkastarter Meledak di Pasar Kripto, Sinyal Bullish Baru?

Pendorong Kenaikan Harga POLS

Beberapa faktor utama diduga menjadi penyebab mengapa harga Polkastarter berhasil menanjak dalam beberapa pekan terakhir:

1. Momentum Pasar Kripto yang Mulai Pulih

Setelah gejolak penurunan Bitcoin dan altcoin besar pada kuartal sebelumnya, pasar kripto kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Polkastarter sebagai salah satu token yang masuk ke sektor launchpad dan decentralized fundraising, ikut terdorong oleh tren positif tersebut.

Banyak investor yang kembali melirik proyek dengan potensi pertumbuhan ekosistem, dan POLS menjadi salah satunya.

2. Aktivitas Launchpad dan IDO yang Meningkat

Polkastarter dikenal sebagai platform Initial DEX Offering (IDO) yang memfasilitasi penggalangan dana untuk proyek kripto baru.

Lonjakan aktivitas IDO belakangan ini, terutama dari proyek GameFi, DeFi, hingga AI-crypto, berkontribusi pada meningkatnya minat investor terhadap POLS.

Setiap kali ada proyek baru yang sukses diluncurkan melalui Polkastarter, hal itu otomatis mendorong permintaan terhadap token POLS.

3. Lonjakan Volume Perdagangan

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan POLS tembus $21 juta USD, hampir menyamai total kapitalisasi pasarnya yang sekitar $21.90 juta USD.

Kondisi ini menunjukkan adanya rotasi modal besar dari para trader jangka pendek yang ingin mengambil keuntungan dari volatilitas harga.

Ketika volume melonjak setara atau lebih besar dari kapitalisasi pasar, biasanya token berada dalam fase spekulatif yang cukup kuat dan bisa berlanjut pada rally jangka pendek.

4. Efek Psikologis dari Harga Murah

Jika dibandingkan dengan rekor tertinggi (all-time high/ATH) sebesar $7.50, harga POLS saat ini masih jauh di bawah puncaknya.

Dengan harga hanya $0.22, banyak trader melihatnya sebagai peluang masuk yang terjangkau dengan potensi upside besar jika proyek Polkastarter terus berkembang.

Sentimen “harga murah” ini menjadi salah satu pemicu tambahan meningkatnya arus beli dalam beberapa hari terakhir.

Pergerakan harga Polkastater (POLS/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Polkastater (POLS/USDT) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis Teknis: Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam perdagangan harian, POLS sempat menyentuh level rendah $0.196601 dan tertinggi $0.351806 dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan ini menunjukkan volatilitas cukup ekstrem, sehingga trader harus waspada terhadap potensi koreksi cepat.

  • Support terdekat: $0.20 – menjadi batas bawah yang kuat karena di level ini ada akumulasi beli signifikan.
  • Resistance utama: $0.35 – area ini menjadi kunci untuk menentukan apakah POLS bisa melanjutkan rally menuju kisaran $0.50.

Jika POLS mampu menembus $0.35 dengan volume besar, tren bullish berpotensi berlanjut dalam beberapa minggu ke depan.

Sebaliknya, jika gagal mempertahankan level $0.20, kemungkinan koreksi ke bawah $0.18 masih terbuka.

Prospek Jangka Panjang POLS

Meskipun saat ini Polkastarter berada jauh dari ATH, token ini tetap memiliki prospek jangka panjang yang solid.

Faktor utamanya adalah posisi unik Polkastarter dalam ekosistem kripto sebagai salah satu platform IDO paling populer.

Selama tren kripto menghadirkan proyek-proyek baru, Polkastarter akan terus relevan sebagai pintu masuk pendanaan berbasis blockchain.

Selain itu, keberhasilan Polkastarter dalam memperluas kerja sama lintas proyek blockchain juga akan memperkuat utilitas token POLS.

Investor jangka panjang melihat ini sebagai peluang untuk mengakumulasi sebelum harga kembali ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025

Kenaikan harga Polkastarter (POLS) dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal kuat bahwa token ini sedang memasuki fase pemulihan.

Faktor pemulihan pasar kripto, meningkatnya aktivitas IDO, lonjakan volume perdagangan, serta efek psikologis harga murah menjadi motor penggerak utama.

Dengan volatilitas yang tinggi, trader perlu memperhatikan level support dan resistance untuk mengantisipasi pergerakan berikutnya.

Namun secara jangka panjang, prospek Polkastarter tetap menarik, terutama jika ekosistem launchpad dan fundraising berbasis blockchain semakin berkembang.

Saat ini, POLS bukan hanya sekadar altcoin undervalued, melainkan bisa menjadi salah satu aset yang berpotensi besar mengikuti tren bullish berikutnya di pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com