Tag Archives: aset kripto

Short Bitcoin Paling Ekstrem! Sinyal Reversal Besar Kembali Muncul?

Gelombang posisi short di pasar kripto saat ini tercatat sebagai yang paling ekstrem sejak Agustus 2024, menurut data agregat funding rate dari berbagai exchange. Periode tersebut sebelumnya menandai titik dasar (major bottom) Bitcoin sebelum reli besar terjadi.

Funding rate merupakan mekanisme dalam pasar perpetual futures yang menjaga harga kontrak tetap mendekati harga spot. Jika funding rate bernilai negatif, trader short membayar trader long. Sebaliknya, jika positif, trader long membayar short. Ketika funding rate agregat jatuh jauh ke zona negatif, hal itu menandakan pasar secara luas bertaruh pada penurunan harga lebih lanjut.

Data “Funding Rates Aggregated By Exchange” yang menggabungkan informasi dari sejumlah platform utama menunjukkan bahwa tekanan short saat ini terjadi secara luas, bukan hanya di satu exchange. Metrik ini merata-ratakan funding rate dari berbagai bursa untuk melihat apakah pasar secara keseluruhan condong ke posisi long atau short.

Situasi serupa pernah terjadi pada Agustus 2024. Saat itu, funding rate juga berada di zona negatif ekstrem karena mayoritas trader memperkirakan harga akan terus turun. Namun, pasar justru berbalik arah. Likuidasi besar-besaran posisi short yang terlalu padat memicu lonjakan harga, dan Bitcoin naik sekitar 83% dalam empat bulan berikutnya.

Pendalaman funding rate negatif biasanya mencerminkan crowded short trade. Banyak posisi short dibuka menggunakan leverage, sehingga jika harga bergerak naik, kerugian dapat membesar dengan cepat. Ketika kerugian mencapai ambang tertentu, sistem exchange secara otomatis menutup posisi tersebut. Penutupan paksa ini menciptakan efek short squeeze, di mana pembelian mendadak dari likuidasi mendorong harga naik lebih cepat.

Gelombang Likuidasi

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kondisi ini juga mengingatkan pada peristiwa 10 Oktober 2025, ketika gelombang likuidasi long di Binance menekan harga Bitcoin. Setelah penurunan tajam tersebut, banyak trader beralih ke posisi short dengan keyakinan bahwa tren turun akan berlanjut. Ketidakseimbangan itu tercermin dalam funding rate dan menjadi sinyal potensi volatilitas lanjutan.

Meski demikian, funding rate negatif ekstrem tidak menjamin reli instan. Lingkungan pasar saat ini masih ditandai sentimen lemah dan kehati-hatian investor. Namun, posisi short yang sangat padat meningkatkan risiko terjadinya volatilitas ke atas jika harga mulai bergerak naik dan memicu likuidasi berantai.

Dengan tekanan posisi yang berat di satu sisi, pasar kini berada dalam fase berisiko tinggi, di mana perubahan arah harga dapat terjadi secara cepat. Pelaku pasar diimbau untuk tetap disiplin dan menghindari keputusan emosional di tengah kondisi volatil yang masih berlangsung.

Menurut Tim Research Tokocrypto, secara historis, funding rate yang sangat negatif sering kali menjadi indikator bottom lokal yang mendahului short squeeze masif.

“Kondisi ini menciptakan ‘bahan bakar’ untuk pembalikan harga yang cepat jika para short seller dipaksa menutup posisi mereka (liquidated). Investor disarankan tetap sabar dan menghindari keputusan emosional di tengah volatilitas ini,” analisisnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.300, Sinyal Pemulihan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

NEAR Turun ke $1,03, Nansen Rilis Fitur Pelacakan Wallet dan Token

Platform analitik on-chain Nansen resmi menghadirkan dukungan untuk NEAR Protocol, membuka akses penuh terhadap data wallet dan token di jaringan tersebut. Integrasi ini memungkinkan pengguna memantau aktivitas on-chain NEAR dengan visibilitas yang lebih mendalam melalui berbagai fitur unggulan Nansen.

Dengan kehadiran analitik NEAR di Nansen, pengguna kini dapat mengakses data lintas token dan dompet secara lebih terstruktur. Nansen menyebut pembaruan ini menghadirkan lebih banyak sinyal dan mengurangi noise, membantu investor maupun analis memahami pergerakan dana di jaringan NEAR secara lebih akurat.

Fitur Utama NEAR

Beberapa fitur utama yang kini tersedia untuk NEAR meliputi Nansen Profiler, Token God Mode, Wallet Profiler for Tokens, Profiler + Token God Mode API, serta Nansen Agent.

Melalui fitur Nansen Profiler, pengguna dapat memeriksa dompet tertentu untuk melihat saldo wallet, daftar counterparty, hingga riwayat transaksi. Fitur ini dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang pergerakan dana suatu alamat di jaringan.

Sementara itu, Token God Mode memungkinkan pelacakan pemegang token, arus masuk dan keluar (inflows dan outflows), serta distribusi suplai secara real-time. Pengguna dapat memantau pola akumulasi dan distribusi tanpa perlu melakukan analisis manual yang kompleks.

Fitur Wallet Profiler for Tokens juga memungkinkan pengguna memilih kombinasi wallet dan token tertentu untuk melihat aktivitas detail seperti pembelian dan penjualan, rata-rata harga beli/jual, serta profit dan loss (PnL) baik yang sudah terealisasi maupun belum.

Baca juga: Token Modular Mulai Naik! NEAR 2.34 Dolar & TIA 0.75 Dolar Jadi Sorotan

Analisis Harga NEAR

Pergerakan harga Near Protocol (NEAR/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Near Protocol (NEAR/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Integrasi ini hadir di tengah kondisi pasar NEAR yang masih berfluktuasi. Token NEAR diperdagangkan di kisaran $1,03 dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,34 miliar dan volume perdagangan harian lebih dari $126 juta. Dalam 30 hari terakhir, harga NEAR tercatat mengalami tekanan, meski dalam sepekan terakhir menunjukkan pemulihan terbatas.

Dengan dukungan analitik dari Nansen, ekosistem NEAR kini mendapatkan alat tambahan untuk meningkatkan transparansi dan pemantauan aktivitas on-chain, yang dinilai dapat membantu pelaku pasar dalam mengambil keputusan berbasis data.

Menurut Tim Research Tokocrypto, visibilitas on-chain adalah kunci adopsi institusional. Masuknya NEAR ke radar Nansen mengurangi hambatan informasi bagi investor besar, berpotensi meningkatkan likuiditas dan kepercayaan terhadap fundamental jaringan.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik ke $0,176, Upgrade Jaringan dan Ultah Mainnet

Harga Pi Network (PI) menguat 0,853% dalam 24 jam terakhir ke level $0,176, menurut laporan Coinmarketcap pada Selasa (17/2).

Kondisi ini menunjukkan performa yang lebih baik dibanding pergerakan Bitcoin (BTC) yang cenderung stagnan.

Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya antisipasi investor terhadap sejumlah agenda penting jaringan, termasuk pembaruan ekosistem dan peringatan satu tahun peluncuran Open Mainnet pada 20 Februari 2026.

Meski kenaikannya terlihat moderat, pergerakan ini dinilai signifikan karena terjadi dalam kondisi pasar kripto yang relatif datar.

Lalu, apa saja faktor yang mendorong kenaikan harga PI dan bagaimana prospek jangka pendeknya?

Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 11% ke $0,170 Usai Reli 35%, Awal Koreksi?

Antisipasi Upgrade Jaringan dan Momentum Anniversary

Salah satu pendorong utama penguatan harga PI adalah ekspektasi terhadap pembaruan jaringan yang akan datang.

Komunitas menyoroti transisi versi jaringan dari Stellar network version 19 ke 22, yang diklaim bertujuan meningkatkan desentralisasi dan skalabilitas.

Selain itu, tanggal 20 Februari 2026 menandai satu tahun sejak peluncuran Open Mainnet Pi Network.

Momentum simbolis seperti ini sering kali menjadi katalis sentimen positif, terutama bagi komunitas yang memiliki basis pengguna besar dan loyal.

Dalam dunia kripto, milestone seperti anniversary mainnet kerap memicu lonjakan aktivitas perdagangan jangka pendek. Investor spekulatif biasanya masuk lebih awal untuk mengantisipasi potensi pengumuman atau update tambahan dari tim pengembang.

Namun demikian, penting dicatat bahwa reli berbasis sentimen acara sering kali bersifat temporer jika tidak diikuti perkembangan fundamental yang nyata.

Konfirmasi Breakout Secara Teknikal

Dari sisi teknikal, PI dilaporkan berhasil menembus garis tren menurun (descending trendline) yang membatasi pergerakan harga sejak akhir November 2025.

Breakout ini dinilai sebagai sinyal perubahan momentum dari bearish menjadi bullish dalam jangka pendek.

Indikator teknikal seperti MACD juga menunjukkan sinyal positif, mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai menguat.

Level $0,17 kini menjadi support penting yang harus dipertahankan untuk menjaga struktur bullish tetap valid.

Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut dengan volume perdagangan yang solid, idealnya di atas $40 juta per hari, maka peluang penguatan menuju resistance berikutnya di sekitar $0,20 terbuka lebar.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan $0,17 dapat membatalkan skenario bullish jangka pendek dan mendorong harga kembali ke area $0,15.

Prospek Jangka Pendek: Menuju $0,20?

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Dalam waktu dekat, fokus pasar akan tertuju pada perayaan anniversary mainnet pada 20 Februari.

Jika sentimen komunitas tetap positif dan tidak ada tekanan jual besar, harga PI berpotensi menguji kembali area psikologis $0,20.

Level $0,20 sendiri menjadi resistance penting karena sebelumnya menjadi titik tertinggi lokal sebelum terjadi koreksi.

Penembusan level ini dapat membuka ruang kenaikan lebih lanjut dan memperkuat narasi pemulihan harga.

Namun, trader juga perlu waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit-taking) setelah acara anniversary berlangsung.

Dalam banyak kasus, fenomena “buy the rumor, sell the news” sering terjadi ketika ekspektasi tinggi tidak diikuti kejutan positif yang signifikan.

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Walaupun prospek jangka pendek terlihat konstruktif, namun sebenarnya terdapat beberapa risiko tetap membayangi para investor.

Dimulai dengan sentimen pasar kripto global yang belum sepenuhnya pulih, ketergantungan pada katalis berbasis acara, hingga potensi volatilitas tinggi menjelang dan sesudah tanggal 20 Februari.

Tanpa dukungan perkembangan fundamental yang kuat pasca-upgrade, reli bisa kehilangan tenaga dalam waktu singkat.

Baca Juga: Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

Kenaikan harga Pi Network ke $0,176 mencerminkan kombinasi antara antisipasi upgrade jaringan, momentum peringatan satu tahun Open Mainnet, dan konfirmasi breakout teknikal.

Struktur harga saat ini cenderung bullish selama level $0,17 mampu dipertahankan.

Target jangka pendek berada di area $0,20, dengan catatan volume dan sentimen komunitas tetap mendukung.

Namun, investor tetap perlu mengantisipasi potensi koreksi apabila euforia anniversary mereda.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, strategi manajemen risiko menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan harga PI menjelang momentum penting ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Stabil, Konsolidasi di Tengah Tekanan

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan pergerakan yang relatif stabil meski tekanan jangka menengah masih membayangi pasar.

Harga Bitcoin (BTC) di Tokocrypto saat ini berada di level $68.476,46 per koin dengan penurunan tipis -0,05% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar $1,37 triliun, menempatkannya tetap kokoh sebagai aset kripto paling bernilai di dunia.

Meski pergerakan harian terlihat datar, data historis menunjukkan tekanan signifikan dalam 30 hingga 90 hari terakhir.

Lalu, apakah BTC sedang memasuki fase konsolidasi sebelum rebound, atau justru bersiap menghadapi koreksi lanjutan?

Baca Juga: Miner Jual Bitcoin Habis-Habisan: 90.000 BTC Masuk Exchange, Jadi Peluang Beli?

Pergerakan Harga 24 Jam: Sideways dengan Volatilitas Terjaga

Dalam rentang 24 jam terakhir, BTC bergerak di antara rentang harga $67.301,58 (terendah) dan $70.067,24 (tertinggi).

Rentang volatilitas sekitar $2.700 menunjukkan adanya aktivitas trading yang cukup aktif, dengan volume perdagangan harian mencapai $33,35 miliar.

Meski terjadi fluktuasi intraday, perubahan harga harian Bitcoin hanya turun tipis 0,05% atau sekitar -$36,06.

Hal ini menggambarkan kondisi pasar yang sedang berada dalam fase konsolidasi setelah tekanan jual beberapa waktu terakhir.

Secara mingguan, BTC masih terkoreksi -1,67%, menandakan sentimen pasar belum sepenuhnya pulih.

Tekanan Bulanan Masih Dominan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 17 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Data performa historis menunjukkan tekanan yang lebih signifikan dalam jangka menengah:

  • 30 hari: -27,90%
  • 60 hari: -21,36%
  • 90 hari: -25,23%

Penurunan hampir 28% dalam sebulan terakhir menandakan adanya aksi distribusi besar atau koreksi setelah reli panjang sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07, harga saat ini masih terkoreksi cukup dalam.

Kondisi ini biasanya mencerminkan fase market reset, di mana investor jangka pendek keluar dan pelaku pasar jangka panjang mulai melakukan akumulasi bertahap.

Fundamental Tetap Kuat

Dari sisi fundamental, posisi Bitcoin masih sangat dominan:

  • Kapitalisasi pasar: $1,37 triliun
  • Sirkulasi suplai: 19,99 juta BTC
  • Maksimum suplai: 21 juta BTC
  • Persentase suplai beredar: 95,19%

Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian besar suplai BTC sudah beredar di pasar.

Dengan suplai maksimal yang terbatas, faktor kelangkaan (scarcity) tetap menjadi daya tarik utama dalam jangka panjang.

Fully diluted market cap tercatat sebesar $1,44 triliun, mendekati kapitalisasi saat ini, yang menunjukkan struktur tokenomics relatif stabil tanpa risiko inflasi besar.

Analisis Teknikal: Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Secara teknikal, ada beberapa level penting yang menjadi perhatian trader:

  • Support kuat: $67.000
  • Support psikologis lanjutan: $65.000
  • Resistance terdekat: $70.000
  • Resistance berikutnya: $72.500

Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas $70.000, momentum bullish jangka pendek berpotensi kembali terbentuk.

Namun, jika gagal mempertahankan support $67.000, koreksi dapat berlanjut menuju area $65.000.

Pergerakan saat ini lebih mencerminkan pola konsolidasi setelah fase distribusi, bukan panic selling ekstrem.

Sentimen Pasar: Netral Cenderung Wait and See

Dengan perubahan harga 1 jam sebesar -0,07% dan 24 jam -0,05%, pasar terlihat dalam kondisi netral.

Trader jangka pendek tampaknya menunggu konfirmasi arah selanjutnya sebelum mengambil posisi besar.

Volume yang tetap tinggi menunjukkan minat pasar belum surut. Namun, belum ada katalis kuat yang mendorong breakout signifikan.

Outlook Harga Bitcoin

Dalam jangka pendek, BTC berpotensi bergerak sideways di kisaran $67.000–$70.000. Breakout di salah satu sisi akan menentukan arah berikutnya.

  • Skenario bullish: Break di atas $70.000 membuka peluang ke $72.500–$75.000.
  • Skenario bearish: Penurunan di bawah $67.000 berisiko membawa harga ke area $65.000 atau lebih rendah.

Untuk jangka panjang, selama struktur fundamental dan dominasi pasar tetap kuat, Bitcoin masih mempertahankan statusnya sebagai aset kripto utama dengan potensi apresiasi ketika sentimen global membaik.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.300, Sinyal Pemulihan?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan fase konsolidasi setelah tekanan bulanan signifikan.

Meski turun tipis 0,05% dalam 24 jam, struktur pasar masih relatif stabil dengan kapitalisasi di atas $1,3 triliun.

Kunci pergerakan selanjutnya ada pada area $67.000 sebagai support dan $70.000 sebagai resistance utama.

Investor disarankan mencermati volume dan sentimen global sebelum mengambil keputusan besar di tengah kondisi pasar yang masih sensitif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Saat Pasar Crypto Tak Menentu, Cash is King Jadi Jawaban: Apa Maksudnya?

Insight Tim Research Tokocrypto menyoroti bahwa di tengah pasar kripto yang penuh ketidakpastian, prinsip “cash is king” menjadi salah satu prinsip utama. Namun, apa sebenarnya makna istilah tersebut dalam konteks pasar kripto saat ini?

Apa Maksud dari “Cash is King”?

“Cash is king” merupakan ungkapan yang sudah lama populer di dunia keuangan. Secara sederhana, frasa ini berarti bahwa uang tunai atau aset yang likuid sejenis seperti stablecoin adalah aset layak untuk dipegang ketika kondisi pasar sedang tidak menentu.

Menurut Investopedia, istilah “cash is king” merujuk pada pandangan bahwa memegang kas lebih unggul dibandingkan aset lain yang kurang likuid. Artinya, memiliki uang tunai atau setara kas dianggap memberikan fleksibilitas dan keamanan lebih dibandingkan mengikat dana pada investasi jangka panjang atau aset berisiko tinggi. 

Investor yang menerapkan strategi ini lebih memilih menyimpan dana dalam bentuk cash ketika harga atau pergerakan aset dianggap tidak sedang berpihak pada investor, agar bisa memanfaatkannya saat pergerakan masuk ke level yang ideal.

Dalam konteks kripto, memegang aset seperti stablecoin atau uang tunai dianggap sebagai kunci, karena likuiditas menjadi sangat berharga dan memungkinkan investor membeli dengan mudah.

Uang tunai memberikan dua keunggulan utama:

  1. Perlindungan nilai saat harga aset turun tajam.
  2. Fleksibilitas untuk masuk ke pasar saat muncul peluang dengan valuasi lebih menarik.

Jadi singkatnya, cash is king berarti memprioritaskan posisi kas seperti uang tunai atau stablecoin dibandingkan terlalu banyak terpapar pada aset berisiko saat pasar tidak pasti.

Mengapa “Cash is King” Relevan di Pasar Saat Ini?

Di kondisi pasar kripto yang tidak menentu seperti sekarang, banyak investor mengalami tekanan psikologis akibat volatilitas harga. Memegang cash memberikan fleksibilitas, dimana dana siap digunakan kapan saja tanpa sewaktu ingin menambah aset.

Insight Tim Research Tokocrypto menyebutkan bahwa, mengingat psikologi pasar sedang hancur lebur di level Extreme Fear, prioritas utama adalah pertahanan modal… karena di kondisi seperti ini cash is king dan keamanan dana adalah segalanya.

Prinsip ini menjadi salah satu jawaban rasional ketika kombinasi tekanan penjualan dari miner dan long-term holders meningkat, serta sentimen makroekonomi yang bearish mendominasi pasar. Dengan likuiditas yang dikelola secara defensif, uang tunai dapat membantu investor menjaga kestabilan emosi dan modal hingga kondisi pasar membaik.

Namun kamu tertarik membeli di level harga sekarang, pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil dengan pembelian secara berkala mulai dari Rp20.000 di aplikasi Tokocrypto, akan lebih relevan dibandingkan masuk sekaligus. Karena strategi ini dapat membantu memperkecil risiko volatilitas dan menghindari keputusan emosional saat pasar masih mencari titik keseimbangan.

Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang analisa pasar dan bagaimana kamu harus menyikapinya, bisa kamu baca di: Riset Terbaru Pasar Kripto — Tokocrypto

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Masuk Opportunity Zone, Sinyal Rebound?

Indikator on-chain terbaru menunjukkan Ethereum (ETH) telah memasuki apa yang dikenal sebagai Opportunity Zone, berdasarkan rasio MVRV (Market Value to Realized Value).

Secara historis, BeInCrypto mencatat bahwa zona ini (yang berada di kisaran -18% hingga -28%) sering menjadi area akumulasi kuat sebelum terjadi pembalikan harga (reversal).

Namun kali ini, meski sinyal teknikal on-chain terlihat menjanjikan, harga ETH masih kesulitan untuk pulih secara signifikan.

Tekanan jual dari pemegang jangka panjang (long-term holders) justru menjadi faktor penahan reli.

Baca Juga: Ethereum Dihantam Likuidasi Terbesar Sejak 2021! Apa Dampaknya?

Apa Itu Rasio MVRV dan Mengapa Penting?

MVRV adalah indikator on-chain yang membandingkan nilai pasar (market value) Ethereum dengan nilai realisasinya (realized value).

Ketika rasio MVRV berada di zona negatif yang dalam, artinya rata-rata investor sedang mengalami kerugian yang belum terealisasi (unrealized loss).

Secara historis, kondisi ini sering kali menjadi area jenuh jual (seller exhaustion), zona akumulasi investor strategis, atau titik awal potensi pembalikan tren.

Ketika MVRV berada di kisaran -18% hingga -28%, pasar biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda pembentukan dasar (bottoming process).

Mengapa Harga ETH Masih Tertahan?

Meski indikator menunjukkan zona peluang, pergerakan harga ETH belum mencerminkan pemulihan yang solid. Salah satu faktor utama adalah distribusi oleh long-term holders (LTH).

Biasanya, LTH dikenal sebagai investor dengan keyakinan tinggi yang cenderung menahan aset dalam jangka panjang.

Namun data terbaru menunjukkan sebagian dari mereka mulai melakukan distribusi, yang menambah tekanan suplai di pasar.

Tim Research Tokocrypto menjelaskan bahwa situasi ini menciptakan dinamika yang berbeda dibanding siklus sebelumnya.

“Masuknya MVRV ke zona peluang biasanya mendahului pembalikan harga (reversal), namun kali ini pasar menghadapi risiko struktural karena dominasi trader jangka pendek yang reaktif. Keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada kemampuan harga menahan support 1.811 dan kembalinya minat akumulasi dari whale atau investor strategis,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dominasi Trader Jangka Pendek

Berbeda dengan fase akumulasi klasik yang didominasi investor jangka panjang, kondisi saat ini memperlihatkan dominasi trader jangka pendek (short-term traders).

Karakteristik pasar seperti ini biasanya ditandai oleh volatilitas tinggi, pergerakan harga cepat dan reaktif, serta minimnya komitmen jangka panjang.

Trader jangka pendek cenderung cepat mengambil keuntungan saat terjadi kenaikan kecil, sehingga menghambat terbentuknya tren naik yang berkelanjutan.

Level Kunci: Support dan Akumulasi Whale

Dalam jangka pendek, level support di sekitar 1.811 menjadi titik krusial yang harus dipertahankan oleh ETH.

Jika harga mampu bertahan di atas support tersebut, menunjukkan peningkatan volume beli, atau mendapatkan dukungan akumulasi dari whale, maka peluang pembalikan tren akan semakin besar.

Sebaliknya, jika support tersebut gagal dipertahankan, ETH berisiko melanjutkan tren turun dan menguji level yang lebih rendah.

Apakah Ini Sinyal Bottom?

Masuknya MVRV ke Opportunity Zone memang menjadi sinyal historis yang sering mendahului pemulihan harga. Namun, indikator on-chain tidak berdiri sendiri.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan para investor antara lain:

  1. Apakah distribusi LTH berhenti?
  2. Apakah terjadi peningkatan arus masuk modal institusional?
  3. Apakah volume perdagangan menunjukkan akumulasi nyata?

Tanpa konfirmasi dari faktor-faktor tersebut, potensi rebound bisa berubah menjadi dead cat bounce atau reli sementara.

Outlook Jangka Pendek Ethereum

Secara teknikal dan on-chain, ETH berada di persimpangan penting.

Struktur pasar saat ini mencerminkan kombinasi antara sinyal undervaluation dari MVRV, tekanan distribusi dari pemegang lama, dan dominasi spekulan jangka pendek.

Dengan kondisi tersebut, prospek jangka pendek Ethereum dapat dikategorikan sebagai cautiously neutral dengan bias bullish, tergantung pada respons pasar di area support kritis.

Baca Juga: Whale Borong $400 Juta Ethereum Saat Harga Koreksi! Sinyal Bullish?

Ethereum kini berada di zona historis yang sering menjadi titik balik pasar. Opportunity Zone berdasarkan rasio MVRV memberi harapan bagi investor jangka panjang yang mencari area akumulasi.

Namun, distribusi oleh long-term holders dan dominasi trader jangka pendek menciptakan dinamika berbeda dari siklus sebelumnya.

Pemulihan harga ETH sangat bergantung pada dua faktor utama: kemampuan mempertahankan level support kunci dan kembalinya akumulasi dari whale serta investor strategis.

Apakah ini awal dari fase bottoming yang solid, atau sekadar reli sementara di tengah tren turun? Jawabannya akan ditentukan dalam beberapa pekan ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Börse Stuttgart Merger dengan Tradias, Infrastruktur Kripto Jerman Solid

Bursa efek terbesar keenam di Eropa, Börse Stuttgart, mengumumkan merger operasional unit kriptonya dengan firma perdagangan berbasis Frankfurt, Tradias.

Sebagaimana dilansir dari Cointelegraph, langkah strategis ini bertujuan memperkuat layanan aset digital dan meningkatkan daya saing Jerman dalam lanskap kripto Eropa yang semakin kompetitif.

Konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi keuangan tradisional (TradFi) di Eropa semakin serius dalam mengintegrasikan aset digital ke dalam infrastruktur pasar modal mereka.

Baca Juga: Eropa Tolak Euro Digital: Apakah Perjuangan ECB Sia-Sia?

Integrasi Strategis untuk Layanan Aset Digital

Merger operasional ini memungkinkan integrasi antara infrastruktur bursa yang mapan dengan keahlian perdagangan kripto yang dimiliki Tradias.

Dengan menggabungkan kekuatan tersebut, Börse Stuttgart dapat menawarkan likuiditas yang lebih dalam.

Selain itu, merger ini diharapkan mampu mengeksekusi perdagangan yang lebih efisien, infrastruktur kustodian yang lebih terintegrasi, dan membuka akses institusional yang lebih luas.

Sekadar informasi, Tradias dikenal sebagai penyedia likuiditas dan layanan perdagangan kripto untuk klien institusional.

Sementara itu, Börse Stuttgart telah lama mengembangkan ekosistem aset digitalnya melalui platform perdagangan dan kustodi yang teregulasi.

Sinergi keduanya diharapkan menciptakan satu entitas yang lebih kuat dalam menyediakan layanan kripto kelas institusional di Jerman.

Sinyal Adopsi Institusional yang Kian Matang

Langkah ini mencerminkan perubahan paradigma di sektor keuangan Eropa.

Jika sebelumnya banyak institusi besar bersikap hati-hati terhadap kripto, kini pendekatan yang diambil lebih bersifat integratif dan strategis.

Tim riset dari Tokocrypto menilai konsolidasi ini sebagai validasi penting bagi industri aset digital.

“Konsolidasi ini menunjukkan bahwa infrastruktur keuangan tradisional di Eropa semakin serius mengintegrasikan kripto. Sinergi ini akan meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor institusional di pasar Jerman,” ujar Tim Research Tokocrypto.

Dengan regulasi yang semakin jelas di Uni Eropa melalui kerangka MiCA (Markets in Crypto-Assets), institusi besar memiliki kepastian hukum untuk memperluas eksposur mereka terhadap aset digital.

Dampak terhadap Likuiditas dan Kepercayaan Pasar

Merger antara bursa tradisional dan firma perdagangan kripto berpotensi membawa dampak signifikan terhadap pasar:

1. Peningkatan Likuiditas

Integrasi penyedia likuiditas seperti Tradias dapat mempersempit spread dan meningkatkan kedalaman pasar, sehingga menarik lebih banyak partisipasi institusional.

2. Standarisasi Infrastruktur

Dengan dukungan bursa teregulasi seperti Börse Stuttgart, layanan kripto dapat beroperasi dengan standar kepatuhan dan keamanan yang lebih tinggi.

3. Meningkatkan Kepercayaan Investor

Keterlibatan lembaga keuangan mapan memberikan legitimasi tambahan bagi aset digital, terutama bagi dana pensiun, manajer aset, dan bank yang sebelumnya ragu masuk ke sektor ini.

Posisi Jerman dalam Peta Kripto Eropa

Jerman telah lama dikenal sebagai salah satu negara dengan pendekatan regulasi kripto yang relatif progresif di Eropa.

Otoritas pengawas keuangan Jerman, BaFin, telah mengeluarkan lisensi kustodi kripto dan kerangka regulasi yang jelas untuk pelaku industri.

Dengan merger ini, Jerman semakin memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan digital di kawasan Eropa.

Di tengah persaingan dengan pusat finansial seperti Swiss, Liechtenstein, dan Prancis, langkah strategis Börse Stuttgart memperlihatkan komitmen untuk tidak tertinggal dalam transformasi digital pasar modal.

Tren Konsolidasi di Industri Kripto

Merger ini juga mencerminkan tren konsolidasi global di industri kripto.

Ketika pasar semakin matang dan regulasi semakin ketat, pemain besar cenderung menggabungkan kekuatan untuk mengurangi biaya operasional, memperkuat posisi pasar, memenuhi standar kepatuhan yang kompleks, hingga meningkatkan efisiensi teknologi.

Aliansi antara institusi TradFi dan entitas kripto-native menjadi model yang semakin umum, terutama di kawasan dengan kepastian regulasi tinggi.

Prospek Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, integrasi seperti ini berpotensi mempercepat adopsi aset digital oleh investor institusional.

Dengan infrastruktur yang lebih solid dan likuiditas yang lebih dalam, produk-produk berbasis kripto seperti ETP, derivatif, dan tokenisasi aset dapat berkembang lebih pesat.

Bagi pasar Jerman, merger ini bukan sekadar langkah operasional, melainkan bagian dari strategi besar untuk membangun ekosistem aset digital yang kompetitif dan terpercaya di tingkat global.

Baca Juga: Bank Raksasa Jerman Sebut Bitcoin Emas Digital Abad 21

Merger operasional antara Börse Stuttgart dan Tradias menjadi tonggak penting dalam evolusi infrastruktur kripto Eropa.

Konsolidasi ini mempertegas bahwa integrasi antara keuangan tradisional dan aset digital bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan arah strategis jangka panjang.

Dengan dukungan regulasi yang jelas dan partisipasi institusional yang semakin kuat, pasar kripto Jerman berpotensi memasuki fase pertumbuhan yang lebih matang dan stabil dalam beberapa tahun ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun 2,3% ke $68.685, Ada Apa?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $68.685,59 per koin, melemah sekitar 2,3% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini terjadi setelah BTC sempat menyentuh level tertinggi harian di $70.939,29 sebelum akhirnya mengalami tekanan jual dan turun ke level terendah intraday di $68.052,55.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,37 triliun, Bitcoin masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Namun, tekanan jangka pendek kembali memicu pertanyaan: apakah ini awal koreksi lanjutan atau hanya fase konsolidasi sehat sebelum pergerakan berikutnya?

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound $70.300, Sinyal Pemulihan?

Tekanan Jangka Pendek Masih Terlihat

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa BTC mencatatkan penurunan sekitar $1.557,75 atau -2,22%.

Meski demikian, dalam time frame satu jam terakhir harga justru naik tipis 0,59%, mengindikasikan adanya upaya rebound jangka sangat pendek.

Jika melihat performa mingguan, BTC masih terkoreksi sekitar -3,26% dalam tujuh hari terakhir.

Sementara dalam 30 hari terakhir, penurunan mencapai hampir -27,94%, menunjukkan tekanan koreksi menengah yang cukup signifikan.

Pergerakan ini mengindikasikan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan pasca tekanan besar beberapa pekan terakhir.

Volume Perdagangan Tetap Solid

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $38,19 miliar, angka yang menunjukkan aktivitas pasar tetap tinggi.

Likuiditas yang kuat ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga tidak terjadi dalam kondisi pasar tipis (thin market), melainkan didorong oleh partisipasi aktif pelaku pasar.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,37 triliun, dengan suplai beredar mencapai 19,99 juta BTC, atau sekitar 95,19% dari total suplai maksimum 21 juta koin.

Dengan semakin mendekatinya batas suplai maksimal, struktur fundamental Bitcoin secara jangka panjang tetap didukung oleh sifat kelangkaannya (scarcity).

Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, beberapa level penting yang perlu dicermati antara lain:

  • Support terdekat: $68.000
  • Support kuat berikutnya: $65.000
  • Resistance psikologis: $70.000
  • Resistance lanjutan: $72.000

Kegagalan mempertahankan area $68.000 dapat membuka ruang koreksi lebih dalam menuju $65.000.

Sebaliknya, jika BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $70.000, momentum bullish jangka pendek berpotensi kembali terbentuk.

Pergerakan intraday yang menunjukkan rebound tipis bisa menjadi indikasi adanya akumulasi di area bawah, namun konfirmasi lebih lanjut dibutuhkan melalui volume lanjutan dan struktur higher low.

Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

Bitcoin saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Dengan harga sekarang di kisaran $68.000-an, BTC masih terkoreksi lebih dari 45% dari puncaknya.

Namun secara historis, Bitcoin dikenal memiliki volatilitas tinggi dengan siklus naik-turun yang tajam.

Koreksi dalam kisaran 20–30% dalam satu bulan bukan hal yang asing dalam dinamika pasar kripto yang fluktuatif.

Outlook Jangka Pendek

Secara keseluruhan, struktur harga saat ini menunjukkan fase konsolidasi dengan bias koreksi ringan.

Tidak ada lonjakan volume ekstrem yang mengindikasikan panic selling, namun juga belum terlihat katalis kuat yang mendorong reli lanjutan.

Faktor yang perlu dipantau ke depan meliputi:

  • Stabilitas di atas level $68.000
  • Breakout di atas $70.000
  • Pergerakan volume di atas rata-rata harian
  • Sentimen makro global dan arus dana institusional

Jika tekanan jual mereda dan BTC mampu mempertahankan area support kunci, peluang rebound menuju area $72.000 tetap terbuka.

Namun, jika support jebol, koreksi lanjutan ke area $65.000 menjadi skenario realistis.

Baca Juga: Thailand Resmi Legalkan Kripto! ETF Bitcoin Siap Meluncur

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah tekanan signifikan dalam 30 hari terakhir.

Dengan harga di kisaran $68.685 dan kapitalisasi pasar $1,37 triliun, BTC tetap menjadi aset kripto dominan meski volatilitas jangka pendek masih tinggi.

Investor disarankan untuk memperhatikan level support-resistance utama dan menjaga manajemen risiko, mengingat pasar kripto tetap bergerak cepat dan sensitif terhadap sentimen global.

Apakah Bitcoin akan kembali ke atas $70.000 dalam waktu dekat? Jawabannya akan sangat ditentukan oleh kekuatan buyer mempertahankan area support saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Anjlok 11% ke $0,170 Usai Reli 35%, Awal Koreksi?

Harga Pi Network (PI) terkoreksi tajam 11,61% dalam 24 jam terakhir ke level $0,170, setelah sebelumnya mencatat lonjakan spektakuler lebih dari 35% sehari sebelumnya.

Koreksi ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara umum dan meningkatnya aksi ambil untung (profit-taking) dari trader jangka pendek.

Pergerakan ini memunculkan pertanyaan penting bagi investor: apakah penurunan ini hanya fase pendinginan wajar setelah reli tajam, atau justru menjadi sinyal awal pembalikan tren?

Baca Juga: Harga Pi Network Melejit 27%, Tembus $0,195! Picu Euforia Baru?

Koreksi Pasca Reli Besar

Sehari sebelum koreksi, Coinmarketcap mencatat PI melonjak lebih dari 35% dipicu oleh tenggat waktu upgrade node Mainnet yang dinilai krusial bagi stabilitas jaringan.

Reli tersebut juga diperkuat oleh sinyal breakout teknikal yang memicu masuknya trader spekulatif. Namun, lonjakan cepat seperti itu sering kali diikuti aksi ambil untung.

Penurunan 11,61% dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase normalisasi harga setelah reli berbasis katalis teknikal dan sentimen komunitas.

Secara historis, aset kripto dengan volatilitas tinggi cenderung mengalami retracement 10–20% setelah lonjakan agresif.

Dalam konteks ini, koreksi PI masih dapat dikategorikan sebagai pullback sehat selama level support utama tetap terjaga.

Tekanan dari Pasar Kripto Global

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Selain faktor internal, tekanan juga datang dari pelemahan pasar secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun sekitar 2,61% dalam periode yang sama.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) ikut terkoreksi sekitar 2,18%. Indeks Fear & Greed pasar kripto juga berada di level 12, yang masuk kategori “Extreme Fear” atau ketakutan ekstrem.

Dalam kondisi risk-off seperti ini, aset yang sebelumnya reli tajam biasanya menjadi target jual lebih agresif karena trader mengunci keuntungan dan mengurangi eksposur risiko.

Dengan kata lain, PI tidak hanya mengalami koreksi teknikal, tetapi juga terdampak sentimen makro pasar yang sedang melemah.

Level Support Krusial di $0,15–$0,16

Secara teknikal, area $0,15–$0,16 menjadi zona support penting. Level ini sebelumnya merupakan area breakout saat harga melonjak tajam.

Jika PI mampu bertahan di atas zona tersebut, harga berpotensi memasuki fase konsolidasi di kisaran $0,16–$0,20 sebelum menentukan arah selanjutnya.

Namun, apabila support $0,15 gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju level terendah terbaru di sekitar $0,1312 menjadi lebih besar. Area ini sebelumnya menjadi titik akumulasi sebelum reli terjadi.

Dengan tidak adanya katalis baru setelah tenggat upgrade berlalu, pergerakan harga dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada kekuatan buyer mempertahankan zona support.

Apakah Reli Sebelumnya Berkelanjutan?

Pertanyaan besar saat ini adalah apakah lonjakan 35% sebelumnya merupakan awal tren naik baru atau sekadar spike sementara akibat sentimen upgrade.

Untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka menengah, PI perlu membentuk struktur higher low dan mempertahankan volume perdagangan yang stabil.

Jika volume mulai menurun dan harga terus melemah, maka reli sebelumnya berpotensi dikategorikan sebagai relief rally semata.

Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan harga stabil di atas $0,15, peluang rebound ke area $0,18–$0,20 tetap terbuka.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, skenario yang paling realistis adalah fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor meliputi:

  • Stabilitas harga di atas $0,15
  • Penurunan volume jual sebagai tanda tekanan mereda
  • Perkembangan lanjutan dari sisi jaringan dan adopsi

Tanpa katalis baru, pergerakan harga cenderung mengikuti sentimen pasar kripto secara umum.

Baca Juga: ETH Naik ke $2.000, Tapi Data Derivatif Ungkap Exodus Besar

Penurunan 11,61% harga Pi Network ke $0,170 terutama dipicu aksi profit-taking setelah reli besar 35% serta diperparah sentimen negatif pasar kripto global.

Meskipun koreksi terlihat signifikan, selama zona $0,15–$0,16 mampu dipertahankan, struktur teknikal belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.

Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut bisa membuka ruang penurunan lebih dalam menuju $0,13.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memantau dinamika volume serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas tinggi masih menjadi karakter utama pergerakan PI saat ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Miner Jual Bitcoin Habis-Habisan: 90.000 BTC Masuk Exchange, Jadi Peluang Beli?

Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa tekanan pasar kripto pekan ini tidak hanya dipicu oleh faktor makro global, tetapi juga oleh distribusi masif dari para miner Bitcoin. Data on-chain mencatat sekitar 90.000 BTC mengalir ke exchange sejak awal Februari, angka yang jauh melampaui rata-rata harian sebelumnya dan menjadi salah satu yang tertinggi sejak 2024.

Namun, sebelum membahas aksi miner, penting juga untuk memahami konteks secara makro. Dari insight Tim Research Tokocrypto, data tenaga kerja AS, Nonfarm Payrolls (NFP) yang jauh lebih kuat dari ekspektasi menyentuh 130.00k dari prediksi 66.00K dan tingkat pengangguran turun ke 4,3% membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga kembali tertunda. Dalam kondisi seperti ini, dolar AS cenderung menguat dan likuiditas global mengetat.

Dengan latar belakang ini, distribusi dari miner menjadi faktor yang semakin krusial karena ketika likuiditas global menyempit dan sentimen masuk ke fase Extreme Fear, tambahan suplai besar berpotensi memperbesar tekanan harga ditengah krisis permintaan yang juga sempat dibahas di data riset tersebut.

Penurunan Bitcoin dan Aliran Miner ke Exchange

Aliran miner to exchange flow, yang merupakan transfer Bitcoin dari dompet penambang ke platform perdagangan, mencapai puncak baru dengan akumulasi sekitar 90.000 BTC sejak awal Februari. Angka ini menandakan adanya supply shock, di mana pasar harus menyerap tambahan likuiditas dalam jumlah besar.

Dikutip dari insight Team Research Tokocrypto, pemindahan 90.000 BTC ke exchange secara besar-besaran ini disebabkan oleh dua hal, yakni:

  • Biaya Operasional (OpEx): Miner membutuhkan likuiditas untuk menutup biaya listrik, perangkat keras, dan operasional.
  • Profit Taking: Saat harga masih relatif tinggi dibanding biaya produksi, sebagian miner memilih mengunci keuntungan.

Akhirnya, karena tekanan suplai yang membanjiri pasar ini, membuat pasar membutuhkan waktu untuk menyerap likuiditas sebesar ini sebelum tren bullish dapat kembali terbentuk secara organik.

Baca juga: Hashrate Bitcoin Anjlok! Apakah Ini Pertanda Bear Market? – Tokocrypto News

Tak Hanya Miner, Long-Term Holder Juga Mulai Jual BTC!

Tekanan jual tidak hanya datang dari miner. Data menunjukkan Long-Term Holder Spending juga meningkat. Menurut Tim Riset Tokocrypto, distribusi Long-Term Holder Spending yang ditunjukkan dengan data LTH Spending dengan warna garis biru dalam grafik menunjukkan lonjakan tajam, di mana cumulative outflow 30-hari dari pemegang jangka panjang mendekati level tertinggi siklusnya.

Hal tersebut mengonfirmasi bahwa investor senior sedang gencar mencairkan keuntungan (profit taking) secara masif.

Di saat yang sama, grafik data mencatat lonjakan tajam pada 7-day annualized volatility (garis oranye) yang mencapai angka 1.51, level tertinggi sejak periode kelam tahun 2022. Melampaui volatilitas 30-hari (0.81) dan 90-hari (0.56), mengonfirmasi bahwa pasar sedang dilanda kepanikan jangka pendek yang luar biasa.

Bagi yang belum tahu, volatilitas sendiri adalah ukuran seberapa besar harga bergerak dalam periode tertentu. Semakin tinggi angkanya, semakin besar potensi naik-turun harga dalam waktu singkat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan volatilitas mingguan merupakan sinyal bagi para spekulan, bahwa pasar sedang dikuasai emosi ketakutan ekstrem yang sering kali memicu pergerakan harga irasional sebelum stabilitas kembali ditemukan.

Jadi, Apakah Ini Peluang Beli?

Untuk menjawabnya, perlu melihat struktur pasar secara utuh. Saat ini:

  • Indikator Fear & Greed berada di level Extreme Fear.
  • Rekor Volatilitas Tertinggi.
  • Permintaan baru belum menunjukkan lonjakan signifikan.
  • Ketidakpastian makro ekonomi global. 

Dalam kondisi seperti ini, peluang memang bisa muncul, tetapi tidak serta-merta berarti pembalikan tren sudah terjadi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, jika dilihat dari Timeframe Weekly sangat disayangkan menandakan bahwa pasar memang sedang berada di fase bear market, sehingga hal yang perlu dilakukan adalah menjaga ketat modal yang dimiliki saat ini.

Namun kamu tertarik membeli di level harga sekarang, pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil dengan pembelian secara berkala mulai dari Rp20.000 di aplikasi Tokocrypto, akan lebih relevan dibandingkan masuk sekaligus. Karena strategi ini dapat membantu memperkecil risiko volatilitas dan menghindari keputusan emosional saat pasar masih mencari titik keseimbangan.

Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang pergerakan harga Bitcoin dan pergerakan para miner Bitcoin, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com