Pendiri 10X Research, Markus Thielen, menjelaskan peristiwa yang akan membawa Bitcoin ke ATH (All-Time High) baru.
Meskipun Bitcoin mencapai ATH baru pada bulan Maret, menembus ATH sebelumnya sebesar US$69.000, Bitcoin kemudian mengalami penurunan tajam.
Penurunan ini dipengaruhi oleh tekanan jual dari investor jangka panjang. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa tekanan jual pada BTC telah menurun, meningkatkan ekspektasi bullish.
Saat investor menunggu ATH baru BTC dalam jangka pendek, Markus Thielen, pendiri 10X Research yang terkenal dengan prediksinya yang akurat, mengumumkan peristiwa yang dapat membawa Bitcoin ke ATH baru.
Thielen menyatakan bahwa data inflasi bulan Juni sangat penting untuk Bitcoin. Ia mengklaim bahwa jika data CPI (Consumer Price Index) menunjukkan angka 3,3 persen atau lebih rendah, BTC akan mencapai ATH baru.
Thielen juga menyebutkan bahwa arus masuk ETF Bitcoin spot yang tetap kuat, terlepas dari data inflasi AS, akan berdampak positif pada kenaikan harga BTC. Ia yakin arus masuk ETF Bitcoin spot akan “tetap kuat” dalam dua minggu ke depan sebelum hasil CPI bulan Juni diumumkan.
Menurut Thielen, jika data CPI lebih tinggi dari perkiraan, momentum kenaikan Bitcoin bisa melemah.
“Pergerakan harga Bitcoin mungkin tampak acak bagi kebanyakan orang, namun tidak ada yang acak dalam pergerakan harga BTC. Semuanya bergantung pada pendorong penting, dan pendorong utama BTC adalah inflasi,” jelas Thielen.
Pada titik ini, investor dan trader yang memahami bagaimana Bitcoin bereaksi terhadap data CPI harus yakin dalam melakukan perdagangan yang berlawanan dengan perubahan CPI dari bulan sebelumnya.
“Jika inflasi mencapai 3,3 persen atau lebih rendah pada bulan Juni, Bitcoin bisa mencapai titik tertinggi sepanjang masa.”
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Menurut laporan terbaru dari Glassnode, tekanan jual pada pemegang Bitcoin jangka panjang telah berkurang secara signifikan, dan para investor mulai mengakumulasi BTC lagi.
Bitcoin, yang melampaui ATH (All-Time High) sebelumnya pada bulan Maret dan mencatat rekor baru, kemudian mengalami tekanan jual yang besar sehingga tidak dapat melanjutkan kenaikannya pada bulan-bulan berikutnya.
Meskipun tekanan jual pada BTC menurun setelah penurunan di bulan April, harga terus berkonsolidasi dalam kisaran tertentu.
Pada saat investor bertanya-tanya apakah ada potensi penurunan lebih lanjut, Glassnode membawa kabar positif.
Tekanan Jual Bitcoin Turun
Menurut laporan Glassnode, tekanan jual pada pemegang Bitcoin jangka panjang telah menurun secara signifikan, dan para investor mulai mengakumulasi BTC lagi.
Para analis Glassnode mengungkapkan bahwa setelah mencapai ATH pada bulan Maret, para investor jangka panjang menjual BTC mereka dan menciptakan tekanan jual yang besar. Namun, mereka sekarang menghentikan penjualan dan mulai mengakumulasi BTC lagi untuk pertama kalinya sejak Desember 2023.
“Berada di bawah ATH, Bitcoin terus berkonsolidasi karena pemegang jangka panjang mulai mengakumulasi BTC lagi untuk pertama kalinya sejak Desember 2023.
“Tekanan jual dari investor jangka panjang telah berkurang secara signifikan minggu lalu, dan investor kembali melakukan akumulasi.”
Analis menyatakan bahwa minat dan permintaan dari sisi pembeli meningkat seiring dengan penurunan tekanan jual, mengacu pada arus masuk ETF Bitcoin spot di AS.
Menurut analis, peningkatan permintaan dari pembeli menandakan potensi pergerakan harga Bitcoin yang signifikan.
Analis juga menyatakan bahwa pergerakan harga Bitcoin lebih tenang dalam tiga bulan terakhir dibandingkan dengan siklus bullish sebelumnya, dengan BTC hanya meningkat masing-masing sebesar 3,3%, 7,4%, dan 25% secara mingguan, bulanan, dan triwulanan dalam tiga bulan terakhir. Penghasilannya lebih dari 6 persen.
“Dalam siklus sebelumnya, angka ini berkisar antara 18% dan 26% per hari, menunjukkan bahwa pasar bullish saat ini mungkin lebih terkendali dibandingkan dengan pasar bullish di masa lalu.”
Pergerakan Bitcoin
Salah satu pendiri Glassnode, Yann Allemann, menyatakan dalam postingannya di akun X-nya bahwa US$72.000 masih merupakan resistensi kuat untuk Bitcoin.
Allemann berpendapat bahwa Bitcoin akan mengalami kenaikan yang kuat jika US$72.000 terlampaui, dan gelombang kenaikan ini dapat membawa BTC ke ATH baru sebesar US$75.000.
“BTC menguji level resistensi US$72.000 tiga kali minggu lalu. Meskipun level ini masih menjadi rintangan sulit, penembusan dapat mendorong BTC ke ATH baru sebesar US$75.000.
Saat ini, BTC sedang berkonsolidasi antara US$64.000 dan US$72.000, memberikan peluang bagi altcoin untuk naik.
Kisaran US$72.000 hingga US$74.000 ditandai dengan pasokan dan tekanan jual yang tinggi. Penembusan US$72.000 dapat memicu likuidasi posisi short dan mendorong BTC ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.”
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Harga Bitcoin (BTC) kembali mencapai All-Time High (ATH) intraday sebesar $76,000. Simak ulasan pengaruh kemenangan Trump terhadap ATH BTC.
Harga BTC Naik Pasca Kemenangan Trump
Bitcoin mengalami lonjakan harga signifikan setelah pengumuman kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden.
Sentimen positif terhadap aset kripto, khususnya BTC, meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi dan kebijakan pemerintah yang akan datang.
Investor memandang kondisi ini sebagai optimisme, mendorong harga BTC menuju level tertinggi baru dalam perdagangan intraday.
Volume Perdagangan ETF BTC Lampaui $6 Miliar
Seiring dengan kenaikan harga BTC, volume perdagangan ETF (Exchange-Traded Fund) Bitcoin juga menunjukkan angka yang mencolok, menembus $6 miliar.
Hal ini menandakan minat tinggi dari investor institusional yang semakin gencar memperdagangkan ETF BTC sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset mereka.
Tingginya volume perdagangan ini menjadi faktor kuat yang berkontribusi ATH BTC.
BlackRock Catat Rekor Baru dengan Kontribusi $4,1 Miliar
BlackRock, salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia, turut berperan dalam peningkatan volume perdagangan BTC dengan kontribusi fantastis sebesar $4,1 miliar.
Ini menjadi rekor baru bagi BlackRock dalam investasi terkait aset kripto, menunjukkan kepercayaan perusahaan besar terhadap potensi BTC dalam jangka panjang.
Kepercayaan ini juga memacu investor lain untuk mengikuti langkah yang sama, menambah daya dorong bagi BTC menuju ATH intraday.
Harga BTC di Kisaran $75,140 dengan Rentang Harian $72,656 hingga $76,400
Setelah menyentuh titik tertinggi intraday di angka $76,400, saat ini BTC berada di level $75,140.
Rentang harga harian yang cukup lebar ini menunjukkan volatilitas BTC yang tinggi, mencerminkan fluktuasi pasar yang terjadi akibat sentimen investor pasca peristiwa global seperti pemilu.
Dengan titik terendah dalam 24 jam terakhir di $72,656, para pelaku pasar terus memantau pergerakan BTC, apakah akan tetap stabil atau berfluktuasi.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Bitcoin ATH di $108.000 pada 17 Desember 2024, didorong oleh sentimen positif pasar dan potensi dampak keputusan suku bunga Fed. Berikut analisa Bitcoin hari ini.
Bitcoin Capai Rekor Tertinggi $108.000
Grafik Harga Bitcoin 18 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto
Bitcoin mencetak rekor baru di $108.000 pada 17 Desember 2024, mencerminkan sentimen positif investor di pasar kripto.
Grafik menunjukkan lonjakan tajam yang terjadi pada perdagangan malam, diikuti oleh koreksi ringan ke $105.365.
Level tertinggi ini terjadi setelah periode akumulasi panjang di bawah $100.000 selama beberapa minggu terakhir.
Bitcoin Telah Melonjak Hampir 150% di Tahun Ini
Kinerja Bitcoin sepanjang tahun ini mencatat lonjakan hampir 150%, menunjukkan pemulihan signifikan dari level terendahnya.
Bitcoin memulai tahun dengan harga di bawah $45.000 sebelum akhirnya mencapai bitcoin ATH saat ini.
Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya adopsi institusi dan meningkatnya minat dari pasar ritel.
Keputusan Suku Bunga Fed Bisa Pengaruhi Bitcoin
Keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu ini berpotensi memengaruhi tren harga Bitcoin.
Jika Fed mempertahankan suku bunga atau memberi sinyal pemotongan, BTC bisa mendapatkan dorongan bullish tambahan.
Namun, keputusan hawkish atau kenaikan suku bunga dapat memicu aksi jual di pasar kripto dan memengaruhi bitcoin ATH.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
XRP, aset kripto dari Ripple Labs, menunjukkan potensi lonjakan harga signifikan.
Bahkan, beberapa analis memperkirakan bahwa harga XRP akan menyentuh level $9, karena didorong oleh arus masuk dana institusional yang besar dan sentimen pasar yang membaik.
Sebagai permulaan, XRP diperdagangkan di kisaran $2,36, atau mencatat kenaikan 9% dalam 24 jam terakhir dan melanjutkan tren positif dari minggu sebelumnya.
Pola Teknikal Menunjukkan Potensi Kenaikan
Analis pasar, Ali Martinez, mengidentifikasi pola “inverse head-and-shoulders” pada grafik harga XRP, yang sering kali menandakan pembalikan tren menuju kenaikan.
Jika XRP berhasil menembus level psikologis $2,70, ini dapat memicu arus masuk dana dari investor ritel dan institusional, mendorong harga menuju target $9.
Menurut laporan CoinShares, produk investasi XRP mencatat arus masuk sebesar $37,7 juta minggu ini, menjadikannya altcoin dengan performa terbaik dalam hal investasi institusional.
CEO Teucrium, dalam wawancara dengan Bloomberg, menyatakan bahwa XRP memiliki utilitas nyata dibandingkan aset kripto lainnya, dan perusahaannya telah meluncurkan ETF leveraged 2X untuk XRP, menargetkan trader jangka pendek.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Faktor Makroekonomi Mendukung
Selain itu, pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang penangguhan tarif perdagangan baru-baru ini telah meredakan ketegangan pasar, memberikan dorongan positif bagi aset berisiko seperti kripto.
Bitcoin kini diperdagangkan di atas $100.000, sementara altcoin seperti XRP mengalami pemulihan signifikan.
Dengan kombinasi analisis teknikal yang positif, arus masuk dana institusional yang kuat, dan kondisi makroekonomi yang mendukung, XRP berada dalam posisi yang menjanjikan untuk mengalami lonjakan harga signifikan dalam waktu dekat.
Namun, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dalam memantau perkembangan ini dengan cermat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan industri.
Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
The Fed tahan suku bunga, pantau dampak tarif terhadap inflasi. Harga minyak turun akibat kekhawatiran oversupply.
PBoC & RBA turunkan suku bunga untuk dorong pertumbuhan; BoE dan Jepang hadapi tekanan ekspor dan tenaga kerja.
Kebijakan moneter global mulai bervariasi: Eropa longgarkan suku bunga, sementara Fed tetap hati-hati karena inflasi inti masih tinggi (2,8%).
Makroekonomi Nasional
BI turunkan suku bunga ke 5,5%, sinyal pro-growth di tengah tekanan eksternal.
Neraca pembayaran defisit US$0,8 miliar; defisit current account US$0,2 miliar.
QRIS lintas negara diperluas, merger Grab–GoTo diawasi KPPU karena potensi dampak terhadap persaingan pasar.
Performa Pasar Kripto
Market cap naik ke $3.47T (+4.53%), CMC 100 Index +5.15%, Fear & Greed Index tetap tinggi di 73 (Greed).
Altcoin Season Index di 25, menunjukkan dominasi Bitcoin masih kuat.
Sektor BTCfi & Liquid Staking (EigenLayer, ETH yield) pimpin tren; token seperti DOG, NXPC, GRASS tampil menonjol.
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
BTC ($102.3K): Breakout menuju $108K–$117K (zona Fibonacci), namun volume mulai menurun → potensi konsolidasi pendek.
Token Unlock: Kamino (22.1%), GUNZ (12.7%), ZND (13.5%) → risiko koreksi tinggi tanpa dukungan demand.
On-chain: SSR rendah, akumulasi berlanjut; opsi dominan di $110K & $120K; Q3 biasanya lemah tapi tahun ini punya katalis makro.
📌 Kesimpulan:
Pantau sektor BTCfi dan staking yang kembali aktif, namun waspadai volatilitas di zona resistance BTC. Hindari entry agresif pada token dengan unlock >10% jika tanpa katalis. Manfaatkan koreksi teknikal untuk entry bertahap pada proyek seperti OP, YGG, dan ALT. Disiplin risiko tetap utama jika BTC gagal break $112K dan mulai sideways.
Makroekonomi Global
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga sambil memantau dampak tarif impor yang mulai picu kenaikan harga, meski Gedung Putih menilai efeknya belum signifikan. Harga minyak turun karena kekhawatiran kelebihan pasokan global.
People’s Bank of China (PBoC) memangkas Loan Prime Rate (LPR) ke 3,0% dan 3,5% untuk mendorong pertumbuhan di tengah tensi dagang dengan AS. Analis memperkirakan tren suku bunga rendah berlanjut hingga akhir Juli.
Reserve Bank of Australia (RBA) menurunkan suku bunga ke 3,85%, level terendah dua tahun, sebagai respons atas inflasi yang mereda dan risiko global yang meningkat. Pasar mengantisipasi pemangkasan lanjutan dalam beberapa bulan ke depan.
Bank of England (BoE) memantau stagnasi kenaikan gaji di 3%, yang mengindikasikan potensi meredanya tekanan inflasi dari sisi tenaga kerja. Namun, inflasi utama bisa naik akibat kenaikan harga energi dan air.
Ekspor Jepang tumbuh hanya 2% pada April, terseret oleh penurunan pengiriman ke AS akibat lemahnya permintaan otomotif dan tarif tinggi. Ketidakpastian dagang diperkirakan menekan investasi dan memperlemah pertumbuhan ekonomi Jepang.
Makroekonomi Nasional
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
Bank Indonesia turunkan suku bunga acuan 25 bps ke 5,5%, sinyal kebijakan pro-pertumbuhan di tengah ancaman global. Proyeksi ekonomi 2025 direvisi ke 4,6–5,4%, kredit perbankan juga direvisi turun.
HSBC, Goldman Sachs, dan MUFG prediksi BI lanjut turunkan suku bunga hingga 75 bps tahun ini. Stabilnya rupiah dan lemahnya outlook ekonomi domestik jadi alasan utama.
NPI defisit US$0,8 miliar, current account defisit US$0,2 miliar. Ini kontras dengan surplus di kuartal sebelumnya dan mencerminkan tekanan eksternal serta lemahnya ekspor.
BI perluas QRIS lintas negara, dimulai dari Jepang. Ekspansi juga disiapkan ke China, India, Arab Saudi, dan Korea Selatan, memperkuat integrasi sistem pembayaran digital.
Merger Grab-GoTo senilai Rp114 triliun masih spekulatif, tapi KPPU mulai lakukan penelitian dampak anti-persaingan. Fokus pada UMKM, efisiensi pasar, dan konsumen.
Perkembangan Regulasi Kripto
Bitcoin dan kebijakan Amerika Serikat.
Korea Selatan menerapkan aturan baru untuk exchange dan lembaga nonprofit mulai Juni 2025: hanya token yang terdaftar di ≥3 bursa besar yang boleh diperdagangkan; penjualan kripto oleh exchange dibatasi maksimal 10% dari total perencanaan dan hanya untuk biaya operasional; token tanpa utilitas dan volume rendah akan diawasi ketat dan bisa terkena delisting. Langkah ini disiapkan untuk menyambut institusi masuk pasar kripto.
SEC kembali menunda keputusan atas ETF Solana dari Bitwise dan 21Shares, dan membuka konsultasi publik untuk menilai aspek manipulasi pasar dan perlindungan investor. Meskipun analis memperkirakan peluang persetujuan tinggi, keputusan final kemungkinan baru hadir akhir 2025.
Texas meloloskan RUU SB 21 yang memungkinkan negara bagian menyimpan cadangan Bitcoin dan berinvestasi pada aset kripto dengan kapitalisasi pasar di atas $500 miliar. Jika disahkan oleh Gubernur, Texas akan menjadi negara bagian AS kedua dengan cadangan kripto resmi.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin.
Wali Kota Panama City mengisyaratkan pembentukan cadangan Bitcoin usai bertemu penasihat Bitcoin El Salvador, Max Keiser dan Stacy Herbert. Meski belum dikonfirmasi resmi, langkah ini sejalan dengan komitmen Panama City dalam adopsi kripto, termasuk penerimaan pembayaran publik dengan Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin, serta integrasi kurikulum edukasi Bitcoin ke perpustakaan digital. Ini menambah daftar kota yang secara aktif membangun infrastruktur aset digital nasional.
Mubadala, sovereign wealth fund asal Abu Dhabi, meningkatkan eksposurnya ke Bitcoin dengan membeli 491.000 saham IBIT (ETF Bitcoin BlackRock) pada kuartal I 2025, memperkuat komitmennya terhadap aset digital meski harga BTC sempat terkoreksi. Sebaliknya, Wisconsin Investment Board justru keluar dari IBIT secara penuh, mencerminkan strategi konservatif dalam menghadapi volatilitas. Perbedaan pendekatan ini menunjukkan divergensi posisi institusi negara dalam menghadapi integrasi Bitcoin ke dalam portofolio keuangan tradisional.
Entitas negara dan dana pensiun mulai memilih eksposur Bitcoin secara tidak langsung melalui saham Strategy (MSTR) dibanding ETF spot BTC, karena kendala regulasi. Laporan Standard Chartered menyebut Norwegia, Swiss, Korea Selatan, hingga dana pensiun AS menambah eksposur BTC setara lebih dari 2.600 BTC via MSTR pada Q1. MSTR dianggap sebagai proxy terstruktur untuk Bitcoin yang menarik bagi institusi yang tak bisa langsung memegang aset digital, memperkuat tesis adopsi institusional jangka panjang.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Minggu ini pasar crypto menunjukkan penguatan moderat dengan dominasi dari sektor BTCfi dan Liquid Staking. Tidak ada lonjakan ekstrem, namun distribusi gain cukup merata pada token-token berkapitalisasi menengah hingga besar.
📈 Highlights:
GRASS (+24.03%), NXPC (+23.48%), dan DOG (+21.96%) memimpin performa mingguan, mencerminkan rotasi modal ke aset komunitas & niche protocol baru.
Sektor BTCfi mencatat lonjakan tertinggi (+168%) seiring tumbuhnya minat pada utilitas Bitcoin dalam ekosistem DeFi.
Liquid Staking Derivatives (+72.15%) tetap menjadi pendorong utama DeFi narrative, menandakan investor masih mengejar yield on-chain berbasis ETH atau modul restaking.
Token besar seperti XMR (+15.58%), FRAX (+15.93%), dan HYPE (+12.93%) menunjukkan kekuatan pada aset yang punya basis komunitas dan produk solid.
Sentimen terhadap sektor Blast, SUI, dan Base Ecosystem masih positif, walau tidak sekuat sebelumnya — menunjukkan mulai adanya distribusi dan potensi konsolidasi pasca hype awal.
BTC saat ini diperdagangkan di sekitar $102.300, setelah mengalami konsolidasi ringan usai menembus $98K. Harga mendekati zona supply krusial $104K–$106K dengan sinyal momentum mulai melambat.
🔍 Technical View
Daily:
Harga breakout dari zona supply $108K → kini menuju area Fibonacci 1.272 di $117.684, dengan target potensial di $129.401 (1.618).
Support kuat bertahan di zona $96.9K–$103K (EMA 20 & 50 + Fibonacci 0.5).
Volume meningkat mengonfirmasi minat beli, namun volume saat penembusan mulai menurun → sinyal potensi konsolidasi jangka pendek.
Weekly:
Candle full-body bullish tanpa shadow bawah → konfirmasi kekuatan buyer.
Harga berhasil reclaim EMA 20 ($93.1K) dan EMA 50 ($82.5K) → sinyal validasi bullish mid-term.
Koreksi ringan wajar jika gagal tembus $116K → potensi pullback ke $103K.
Jika tembus ke bawah $96K, maka tren bullish jangka pendek bisa dianggap melemah.
Analisis Data On-chain Bitcoin
Heatmap Likuidasi Bitcoin
Bitcoing Quartely Trade Volume
Data source: CoinGlass
Data source: Kaiko Research
Likuidasi short signifikan terlihat di kisaran $105K–$108K → menjadi pendorong utama reli harga menuju $111K, mencerminkan tekanan squeeze terhadap posisi short.
🟪 Zona likuidasi padat sebelumnya ($108K) kini beralih menjadi support teknikal baru, menunjukkan pergeseran dominasi pasar ke sisi long.
🟨 Area di atas $112K mulai menampilkan peningkatan eksposur long → potensi tekanan likuidasi baru jika gagal breakout dalam waktu dekat.
🔍 Insight:Kenaikan harga BTC pekan ini sebagian besar dipicu oleh likuidasi short yang terakumulasi dari konsolidasi sebelumnya.
Struktur harga menunjukkan clean breakout di atas zona $108K, namun mulai memasuki area resistensi leverage baru.
Perlu waspada terhadap potensi koreksi teknikal jangka pendek, terutama jika BTC gagal menembus $112K dengan volume tinggi.
Grafik dari Kaiko menunjukkan bahwa kuartal ketiga (Q3) secara historis mencatat volume perdagangan Bitcoin paling rendah sejak 2020.
Satu-satunya pengecualian terjadi di 2022, saat terjadi kepanikan akibat kolapsnya Celsius dan Three Arrows Capital.
💡 Sentimen Derivatif Bullish: Volume opsi 27 Juni menunjukkan minat besar untuk strike $110K dan $120K — sinyal bahwa trader mengantisipasi harga lebih tinggi, bukan sideways.
📆 Agenda Makro Padat: The Fed akan meeting dalam waktu dekat, disusul deadline tarif dari Trump pada 9 Juli, dan potensi rilis regulasi crypto dari Kongres sebelum libur Agustus.
⏳ Q3 Tidak Harus Sepi: Walau secara historis volume menurun, katalis global tahun ini berpotensi menjaga aktivitas pasar tetap tinggi.
🔍 Insight:Dengan options market menunjukkan ekspektasi volatilitas tinggi dan positioning bullish, BTC berpotensi mencetak level tertinggi baru di musim panas ini, meskipun historis volume cenderung melemah di Q3.
Grafik menunjukkan bahwa sejak 2022, dua mining pool terbesar — Foundry USA dan AntPool — kini menguasai lebih dari 50% dari total hashrate harian Bitcoin.
🛠️ Sentralisasi meningkat: Porsi hashrate oleh Foundry & AntPool tumbuh signifikan, sementara pool besar lain seperti Binance Pool & ViaBTC terus menyusut.
🔄 Risiko ke desentralisasi: Sentralisasi berlebihan berpotensi melemahkan prinsip inti Bitcoin → distribusi kekuasaan jaringan tidak lagi merata.
🚨 Ancaman 51% attack: Dominasi segelintir entitas mining menambah kemungkinan manipulasi jaringan atau censoring transaksi.
🔍 Insight:Tren sentralisasi mining Bitcoin menjadi perhatian serius. Jika tidak ada redistribusi hashrate, maka narasi “Bitcoin sebagai sistem desentralisasi” bisa mulai dipertanyakan oleh pasar.
Grafik Sell-side Risk Ratio (SSR) menunjukkan perbandingan antara potensi tekanan jual dan nilai riil BTC yang dijual.
🔵 SSR saat ini rendah (zona biru) → menandakan rendahnya tekanan jual dari holder.
🧊 Holder cenderung menahan BTC daripada merealisasikan profit → sinyal kepercayaan terhadap kenaikan harga lanjutan.
📉 Tidak ada sinyal distribusi besar seperti yang terjadi pada puncak harga sebelumnya (warna merah).
🔍 Insight:Selama SSR tetap berada di area biru, tren akumulasi jangka menengah masih kuat. Ini memperkuat narasi bahwa BTC belum masuk fase distribusi besar dan masih berpotensi melanjutkan bullish cycle.
Update Altcoin
ETH/BTC rebound 14,5% ke 0,026, menandai pemulihan signifikan dari tren turun sejak Merge 2022 dan mencapai level tertinggi sejak awal tahun. Kenaikan ini mencerminkan outperformance Ethereum terhadap Bitcoin pasca-upgrade Pectra, memicu spekulasi potensi rotasi aset dari BTC ke ETH.
The Graph kini mendukung transfer lintas rantai GRT berkat integrasi dengan Chainlink CCIP, memperluas aksesibilitas token ke jaringan seperti Solana, Arbitrum, dan Base. Fitur baru seperti cross-chain staking, delegation, dan pembayaran query fee lintas rantai akan segera hadir, meningkatkan utilitas GRT di ekosistem multi-chain. Langkah ini memperkuat posisi The Graph dalam mendukung dApps lintas blockchain serta memperluas adopsi CCIP milik Chainlink.
Total TVS di sektor oracle turun signifikan pada Q1 2025, dengan Chainlink mencatat penurunan terbesar sebesar 24%. Pyth menunjukkan ketahanan paling kuat dengan penurunan hanya 3%, menjadikannya satu-satunya pemain besar dengan TVS relatif stabil. Hal ini mencerminkan adopsi yang terus tumbuh dan kepercayaan pasar terhadap model oracle Pyth.
Rencana akuisisi Derive senilai $27 juta oleh Synthetix resmi dibatalkan setelah mendapat penolakan dari komunitas terkait valuasi dan manfaat akuisisi. Komunitas Derive menilai rasio tukar 1 SNX : 27 DRV merugikan, bahkan menyebut Derive menghasilkan pendapatan lebih tinggi dari Synthetix. Kedua pihak sepakat mundur dari kesepakatan, dan Synthetix akan fokus membangun platform derivatif terdesentralisasi di Ethereum mainnet.
Solana Mobile akan merilis perangkat Seeker pada 4 Agustus dengan arsitektur baru bernama TEEPIN dan token ekosistem SKR. Perangkat ini telah terjual 150.000 unit dalam pre-sale, berpotensi menghasilkan minimal $67,5 juta. TEEPIN menjanjikan ekosistem mobile Web3 yang trustless dan terenkripsi, sementara token SKR akan memberikan kepemilikan platform kepada komunitas pengguna dan developer.
Stablecoin market cap di jaringan Solana melonjak 145% QoQ ke $12,5B per Maret 2025. Dominasi utama datang dari USDC ($9,7B) dan USDT ($2,3B) yang masing-masing tumbuh 148% dan 154%. Data ini menunjukkan akselerasi adopsi stablecoin di Solana sebagai infrastruktur pembayaran dan DeFi.
DeFi TVL di jaringan RON naik 30,1% QoQ dalam mata uang native, menandakan pertumbuhan aktivitas meski TVL dalam USD turun akibat depresiasi RON. Tren ini mencerminkan ketahanan ekosistem RON dan potensi pertumbuhan lebih lanjut meski pasar global melemah.
Sam Altman’s World Network mengumumkan penjualan token WLD senilai $135 juta kepada investor besar seperti a16z dan Bain Capital Crypto, yang akan digunakan untuk ekspansi jaringan, termasuk distribusi Orb scanner ke 180 juta warga AS pada akhir tahun. Seiring pengumuman ini, harga WLD melonjak 14% meski masih turun ~75% dari ATH. Token ini kini tersedia untuk pengguna AS dan digunakan dalam ekosistem mini apps World setelah verifikasi biometrik melalui Orb.
Justin Sun akan menghadiri jamuan makan malam bersama Trump sebagai pemegang terbesar token TRUMP, usai menginvestasikan $75 juta ke proyek DeFi World Liberty Financial. Langkah ini menuai kritik politis, namun harga TRUMP naik 8,3% setelah pengumuman.
GD Culture Group, perusahaan minim pendapatan berbasis TikTok, mengumumkan rencana investasi hingga $300 juta untuk membeli TRUMP memecoin dan Bitcoin melalui private placement dari entitas di British Virgin Islands. Langkah ini memicu sorotan karena terjadi saat Trump mendukung TikTok tetap beroperasi di AS, memunculkan potensi konflik kepentingan. Jika terealisasi, GDC bisa menjadi salah satu pemegang terbesar TRUMP, memadukan politik, crypto, dan geopolitik dalam narasi keuangan paling unik di 2025.
Token Unlock
Dalam periode 24-30 Mei 2025, beberapa proyek crypto dengan market cap > $10 juta dijadwalkan terdapat 19 proyek yang dijadwalkan melakukan token unlock. Beberapa di antaranya mencatatkan nilai dan persentase unlock yang cukup besar terhadap market cap-nya, yang berpotensi memicu tekanan jual jangka pendek — terutama jika distribusi dialokasikan kepada investor awal, tim, atau ekosistem insentif.
🔍 Highlight Unlock
🔺 >10% Unlock:
Kamino (22.1%), GUNZ (12.7%), dan ZND (13.5%) mencatatkan porsi unlock signifikan. Risiko distribusi besar terhadap likuiditas pasar tinggi — terutama karena market cap masih tergolong kecil-menengah. Potensi koreksi jangka pendek tinggi bila tidak ada locking tambahan atau demand baru.
🟡 5–10% Unlock:
Proyek seperti SoSoValue (9.48%), Self Chain (9.58%), AltLayer (7.38%), dan Renzo (9.03%) menunjukkan distribusi menengah. Risiko harga jangka pendek tetap ada, namun bisa tertahan bila likuiditas atau minat pasar mendukung.
🟢 <5% Unlock:
Sebagian besar token lainnya seperti Optimism, Grass, Portal, ECOx, HOPR, Initia, Yield Guild Games memiliki unlock <5% dari market cap. Tekanan jual diperkirakan ringan, dan beberapa bisa menjadi peluang entry jika proyek menunjukkan katalis positif atau strong community base.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >3% dan nilai unlock >$10 juta, terutama bila proyek belum punya momentum positif.
Pantau proyek seperti KMNO, GUNZ, ZND — potensi koreksi teknikal tinggi dan bisa digunakan untuk swing/rebound play jika volume meningkat.
Gunakan peluang koreksi teknikal pasca unlock sebagai entry point akumulasi untuk proyek dengan dukungan komunitas kuat seperti YGG, OP, ALT.
Source: coinmarketcap Date taken: 22 May 2025
Kapitalisasi pasar kripto naik menjadi $3.47T (+4.53%), dengan CMC 100 Index naik ke $214.74 (+5.15%) menandakan kekuatan altcoin besar. Fear & Greed Index berada di 73 (Greed), menunjukkan sentimen masih optimis meski mulai stabil. Sementara itu, Altcoin Season Index stagnan di 25, menandakan dominasi Bitcoin masih kuat dan rotasi modal ke altcoin belum terlalu dalam. Tren minggu ini dipimpin oleh sektor BTCfi, liquid staking, serta beberapa protokol niche seperti DOG, NXPC, dan GRASS. Sektor DeFi & staking kembali menguat seiring investor mengejar yield on-chain berbasis Bitcoin dan Ethereum.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅ BTC saat ini $102.3K, berada di atas zona supply teknikal $108K, menuju Fibonacci 1.272 di $117.6K
Bullish scenario: Bertahan >$110K → potensi lanjut ke $117K–$120K
Bearish scenario: Gagal tembus $112K → potensi koreksi ke $103K–$96K (support teknikal)
✅ Zona likuidasi & volume teknikal:
Likuidasi short mendorong harga ke $111K → zona $108K menjadi support baru
Volume menurun saat breakout → sinyal potensi konsolidasi pendek jika tak ada katalis baru
✅ Narrative dominan:
BTCfi & Liquid Staking (EigenLayer) tetap kuat → investor cari utilitas baru dari BTC dan yield ETH
Komunitas niche & protokol eksperimental tetap aktif (DOG, GRASS, HYPE), tapi momentum mulai melandai
✅ On-chain Insight & Derivatif:
SSR rendah → tekanan jual rendah → sinyal akumulasi Volume opsi dominan di $110K & $120K → pasar bersiap untuk upside
Sentimen Q3 historis lemah, tapi tahun ini didukung katalis makro (The Fed, tarif Trump, regulasi crypto AS)
Pantau sektor BTCfi dan liquid staking yang kembali memimpin. Hindari entry jangka pendek di token dengan unlock >10% tanpa dukungan locking atau katalis positif. Gunakan koreksi teknikal pasca-unlock untuk akumulasi di proyek seperti OP, YGG, dan ALT. Disiplin risiko tetap penting, terutama jika BTC gagal tembus $112K dan memasuki zona konsolidasi.
Restaking: Peluang Cuan atau Risiko Baru?
Restaking jadi salah satu narrative terbesar di dunia kripto tahun ini.
Konsepnya memungkinkan pengguna untuk “menyewakan” keamanan dari aset yang sudah di-stake, seperti ETH, ke protokol lain. Meski menjanjikan imbal hasil tinggi, restaking juga membawa risiko baru yang perlu dipahami.
🔍 Apa Itu Restaking?
Mekanisme untuk memanfaatkan aset yang sudah di-stake untuk mengamankan protokol lain.
Contoh: ETH yang sudah di-stake di Ethereum, digunakan ulang untuk mendukung proyek seperti Eigen Layer.
Hasilnya: double yield — dapat reward dari Ethereum dan protokol sekunder.
⚖️ Perbedaan Staking vs Restaking
Aspek
Staking Biasa
Restaking
Tujuan
Mengamankan satu jaringan (Ethereum, dsb)
Menyewakan keamanan ke beberapa protokol lain
Aset
ETH/ATOM di-stake langsung
Aset yang sudah di-stake digunakan ulang
Imbal Hasil
Dari protokol utama
Dari protokol utama + tambahan dari protokol sekunder
Risiko
Slashing dari validator utama
Tambahan slashing dari protokol sekunder
Kompleksitas
Sederhana
Lebih kompleks, kontrak tumpuk
Contoh
Lido, Rocket Pool
EigenLayer, Symbiotic, Babylon
💰 Potensi Keuntungan
Cuan tambahan dari satu aset (double yield)
Dukung protokol baru tanpa keluar dari staking utama
Banyak proyek belum ada token → peluang farming airdrop
⚠️ Risiko yang Harus Diwaspadai
Risiko slashing ganda jika protokol sekunder gagal
Protokol restaking belum battle-tested (risiko sistemik)
🛡️ Tips Aman Buat Retail
Gunakan platform resmi & audit
Jangan all-in → mulai dari alokasi kecil
Cek unbonding period dan risiko slashing dengan teliti
Pastikan kamu paham protokol yang kamu bantu amankan
Restaking bisa jadi cara baru mendapatkan yield lebih besar di kripto. Tapi seperti semua hal di DeFi, cuan besar datang dengan risiko besar. Jangan hanya lihat APY(Annual Percentage Yield) — pahami juga tanggung jawab di baliknya.
Pengumuman Tokocrypto
Hi Tokonauts,
Tokocrypto bekerja sama dengan OCBC menghadirkan Kartu Global Debit Tokocrypto, kartu debit co-branding eksklusif untuk pengguna Tokocrypto. Kartu ini memiliki desain spesial dan dilengkapi fitur transaksi contactless yang dapat digunakan di dalam maupun luar negeri.
Keunggulannya antara lain transaksi bebas konversi di 12 mata uang asing langsung dari rekening, bebas biaya tarik tunai di jaringan ATM OCBC di Singapura, Malaysia, dan Hong Kong, serta kemudahan bagi komunitas Web3 dan penggemar kripto untuk terhubung dengan sistem perbankan.
Gabung program Kartu Global Debit Tokocrypto sekarang dan nikmati beragam cashback menarik!
✅ Cashback Rp50.000 Cukup buka rekening Nyala OCBC lewat Tokocrypto dan tempatkan dana minimal Rp1 juta. Pertahankan saldo selama 1 bulan, dan cashback akan cair di bulan berikutnya!
✅ Cashback hingga Rp50.000 Transaksi online atau offline pakai Kartu Global Debit Tokocrypto dan nikmati cashback 100% hingga Rp50.000.
✅ Cashback hingga Rp125.000 Top-up wallet Tokocrypto via OCBC mobile minimal Rp100.000 per bulan dan dapatkan cashback 5% sampai total Rp125.000 selama 5 bulan!
📅 Berlaku hingga 31 Desember 2025 Syarat & ketentuan berlaku. Info lengkap: www.ocbc.id atau hubungi Tanya OCBC 1500-999
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Bitcoin kembali mencatat rekor tertinggi baru, menyentuh $93.826, didorong oleh data ekonomi AS yang positif. Dalam analisa harga Bitcoin hari ini, altcoin seperti Ethereum juga mulai menunjukkan upaya mengejar ketertinggalan dari momentum BTC.
Harga BTC Tembus Rekor ATH Lainnya di $93.826
Bitcoin mencetak harga tertinggi baru di $93.826 sebelum terkoreksi ke $91.575. Kenaikan ini memperlihatkan kepercayaan investor yang terus meningkat terhadap BTC sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi pasar global yang dinamis.
Grafik harian menunjukkan pergerakan bullish yang kuat, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai lebih dari 43.906 BTC, menandakan tingginya minat pasar.
Kinerja Ekonomi AS Positif, Picu Lonjakan BTC
Salah satu faktor utama yang memengaruhi kenaikan harga adalah rilis data ekonomi AS yang menunjukkan tren pemulihan, termasuk laporan inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi.
Hal ini mendorong investor untuk mengalihkan dana ke aset berisiko seperti Bitcoin. Dalam analisa harga Bitcoin hari ini, hubungan antara stabilitas makroekonomi dan lonjakan BTC menjadi semakin jelas.
Ethereum dan Altcoin Teratas Berupaya untuk Naik
Meskipun Bitcoin mendominasi pasar, altcoin seperti Ethereum mulai menunjukkan pergerakan positif.
Grafik menunjukkan bahwa Ethereum berada pada fase akumulasi, sementara altcoin teratas lainnya mencoba mengambil momentum dari reli BTC.
Sentimen bullish ini memperkuat ekspektasi bahwa pasar kripto secara keseluruhan akan mendapatkan keuntungan dari tren Bitcoin.
Analisa Grafik: Tren Naik yang Tertahan di Resistance
Bitcoin berada dalam tren naik yang kuat, dengan level resistance berikutnya mendekati $94.000. Indikator MA 25 dan MA 99 menunjukkan tren bullish yang stabil, sementara volume perdagangan mendukung potensi pergerakan lebih tinggi.
Namun, tekanan jual di sekitar level resistance utama dapat memicu koreksi jangka pendek.
Dalam analisa harga Bitcoin hari ini, BTC tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi global. Meskipun koreksi mungkin terjadi, prospek jangka panjang tetap positif.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini hanya merupakan informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Lonjakan harga Bitcoin kali ini didorong oleh meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto.
Masuknya dana ke dalam ETF Bitcoin menunjukkan kepercayaan yang semakin besar dari investor institusional. Menurut laporan, ETF Bitcoin seperti iShares Bitcoin Trust mengalami lonjakan permintaan, mencerminkan adopsi yang semakin luas di kalangan investor besar.
Perkembangan Regulasi yang Mendukung
Selain itu, perkembangan regulasi yang mendukung di berbagai negara turut memperkuat sentimen positif terhadap Bitcoin.
Di Amerika Serikat, kemajuan legislasi terkait stablecoin dan aset digital memberikan kepastian hukum yang lebih jelas bagi investor.
Sementara itu, di Asia, Hong Kong telah meloloskan undang-undang yang mengatur penerbit stablecoin, menunjukkan pendekatan proaktif terhadap regulasi kripto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 23 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Prediksi dan Tantangan ke Depan
Para analis memperkirakan bahwa tren kenaikan ini masih akan berlanjut, dengan target harga berikutnya berada di kisaran $122.000.
Namun, mereka juga mengingatkan bahwa volatilitas pasar kripto tetap tinggi, dan investor harus tetap waspada terhadap potensi koreksi harga.
Kenaikan harga Bitcoin hingga menembus $111.000 mencerminkan kombinasi dari meningkatnya minat institusional dan perkembangan regulasi yang mendukung.
Meskipun prospek jangka panjang terlihat positif, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan risiko yang ada dalam pasar kripto yang volatil ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Penulis “Rich Dad Poor Dad”, Robert Kiyosaki, kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial: Bitcoin bisa melonjak hingga Rp8 miliar atau sekitar $500.000 di tengah kekhawatiran hiperinflasi dan ketidakstabilan ekonomi AS.
Peringatan dari Kiyosaki: Dolar Melemah, Bitcoin Menguat
Robert Kiyosaki memperingatkan potensi hiperinflasi di Amerika Serikat yang ia klaim sudah mulai terjadi. Ia memperkirakan harga Bitcoin bisa meroket antara $500.000 hingga $1 juta, menyusul lonjakan harga BTC ke level tertinggi sepanjang masa di $109.424.
Menurut Kiyosaki, runtuhnya kepercayaan terhadap utang pemerintah AS menjadi faktor utama. Ia menyoroti lelang obligasi pemerintah AS pada 20 Mei yang menurutnya tidak diminati pembeli dan memaksa The Fed membeli sendiri obligasi senilai $50 miliar. Meski data resmi Departemen Keuangan menunjukkan minat yang kuat dalam lelang tersebut, Kiyosaki tetap skeptis dan menyebut pembelian The Fed sebagai “uang palsu membeli aset palsu”.
THE END is HERE:
WHAT if you threw a party and no one showed up?
That is what happened yesterday.
The Fed held an auction for US Bonds and no one showed up.
So the Fed quietly bought $50 billion of its own fake money with fake money.
Hiperinflasi: Ancaman Nyata bagi Tabungan Masyarakat
Dalam postingannya di X (sebelumnya Twitter), Kiyosaki menyebut bahwa AS telah memasuki fase hiperinflasi. Ia menilai pencetakan uang yang terus dilakukan pemerintah akan mempercepat penurunan nilai dolar dan melemahkan daya beli masyarakat. “Jutaan orang akan tersapu secara finansial,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sistem keuangan konvensional tidak lagi cukup untuk melindungi kekayaan individu dalam kondisi seperti ini.
Aset Alternatif: Bitcoin, Emas, dan Perak
Sebagai langkah mitigasi, Kiyosaki menganjurkan untuk berinvestasi dalam aset berpasokan terbatas seperti Bitcoin, emas, dan perak. Menurutnya, emas bisa menembus $25.000 per ons dan perak mencapai $70. Ia juga mengkritik ETF Bitcoin, menyebutnya tak lebih dari “kertas toilet”, dan menegaskan pentingnya memiliki Bitcoin secara langsung. “Beli lebih banyak. Jangan jual,” ujarnya kepada para pengikutnya.
Minat Institusional Dorong Harga BTC ke Rekor Baru
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin mencetak rekor baru di $109.424. Lonjakan ini dipicu meningkatnya permintaan institusional, termasuk arus masuk ke Bitcoin ETF. Analis Peter Brandt memperkirakan BTC bisa mencapai $125.000–$150.000 pada akhir Agustus. Bahkan Jim Cramer turut menyarankan Bitcoin dan emas sebagai opsi lindung nilai yang aman.
Meski proyeksi Kiyosaki tentang Bitcoin senilai $1 juta terdengar ambisius, prediksi ini selaras dengan sentimen bullish yang mendominasi pasar kripto saat ini. Ia meyakini, krisis ekonomi global justru akan mempercepat lonjakan harga aset digital seperti Bitcoin.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Solana Mobile, anak perusahaan dari Solana Labs, mengumumkan peluncuran arsitektur baru yang sepenuhnya terdesentralisasi bernama TEEPIN (Trusted Execution Environment Platform Infrastructure Network) dan token ekosistem baru bernama SKR.
Keduanya akan diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran ponsel pintar generasi kedua mereka, Seeker, yang dijadwalkan mulai dikirimkan pada 4 Agustus 2025.
TEEPIN: Arsitektur Terdesentralisasi untuk Ekosistem Mobile
TEEPIN dirancang sebagai kerangka kerja tiga lapis, yaitu perangkat keras, platform, dan jaringan, yang memungkinkan pengguna, pengembang, dan produsen perangkat untuk berinteraksi dalam lingkungan yang aman dan tanpa kepercayaan (trustless).
Anatoly Yakovenko, CEO Solana Labs, menyatakan bahwa TEEPIN adalah “evolusi berikutnya dalam mobile,” di mana kepercayaan tidak diberikan oleh otoritas pusat, tetapi diverifikasi melalui kriptografi.
Token SKR: Mendorong Kepemilikan dan Partisipasi dalam Ekosistem
Sementara itu, Cointelegraph melaporkan pada Kamis (22/5) bahwa Solana Mobile juga memperkenalkan SKR, token asli dari ekosistem mobile mereka.
Emmett Hollyer, General Manager Solana Mobile, menjelaskan bahwa SKR akan mengubah model bisnis mobile tradisional dengan memberikan kepemilikan nyata kepada para pemangku kepentingan dalam platform.
Token ini dirancang untuk mendukung ekonomi, insentif, dan kepemilikan di seluruh ekosistem, serta menyelaraskan pengguna, pengembang, dan produsen perangkat keras dalam pertumbuhan ekosistem mobile Web3.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Seeker: Ponsel Pintar Generasi Kedua dengan Fitur Web3
Sekadar informasi, Seeker adalah ponsel pintar Android generasi kedua dari Solana Mobile, setelah peluncuran Saga pada April 2023.
Perangkat ini telah terjual sebanyak 150.000 unit melalui dua fase penjualan: Founder Window dengan harga $450 dan Early Adopter Window seharga $500.
Dengan asumsi harga terendah, Solana Mobile diperkirakan menghasilkan pendapatan kotor minimal $67,5 juta dari penjualan perangkat ini.
Seeker dilengkapi dengan berbagai fitur Web3, termasuk SeekerID, SeedVault Wallet, dan versi terbaru dari Solana dApp Store.
Setiap perangkat juga menghasilkan Genesis Token yang tidak dapat dipindahtangankan, memberikan akses eksklusif ke pengalaman on-chain di seluruh ekosistem Solana.
Baterai: 4500 mAh dengan dukungan pengisian nirkabel
Konektivitas: Dukungan 5G, 1 Nano SIM + 1 eSIM
Fitur Keamanan: Sensor sidik jari terintegrasi dengan tombol daya.
Membangun Ekosistem Mobile Web3 yang Terbuka
Dengan peluncuran TEEPIN dan token SKR, Solana Mobile bertujuan untuk menciptakan ekosistem mobile Web3 yang terbuka dan terdesentralisasi.
Hollyer menekankan bahwa token SKR akan didistribusikan langsung kepada pengembang dan pengguna untuk partisipasi dalam ekosistem, memungkinkan mereka menjadi pengelola aktif dari infrastruktur digital yang dimiliki bersama.
Yakovenko menambahkan bahwa tujuan mereka adalah membangun ekosistem mobile kelas atas yang dapat bersaing dengan Google dan Apple, dengan crypto sebagai pendorong utama.
Secara keseluruhan, peluncuran Seeker, bersama dengan arsitektur TEEPIN dan token SKR, menandai langkah signifikan dalam upaya Solana Mobile untuk merevolusi industri mobile dengan pendekatan yang terdesentralisasi dan berfokus pada komunitas.
Dengan memberikan kepemilikan dan insentif kepada pengguna, pengembang, dan produsen perangkat, Solana Mobile berupaya menciptakan ekosistem mobile Web3 yang inklusif dan berkelanjutan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.