Tag Archives: bitcoin

Pengaruh Pergerakan Dolar AS terhadap Pasar Crypto

Pergerakan nilai dolar AS memiliki pengaruh langsung terhadap dinamika pasar crypto. Penguatan atau pelemahan indeks dolar (DXY) dapat menentukan arah arus modal, sentimen investor, dan harga aset crypto seperti Bitcoin dan Ethereum

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana perubahan nilai tukar dolar membentuk tren pasar crypto dan apa yang perlu diperhatikan investor.

Peran Dolar AS dalam Potret Ekonomi Global

Dominasi dolar Amerika Serikat memang tidak diragukan lagi, menurut data indikator dari Atlantic Council, per Januari 2025, dolar AS dipakai sebagai 57% cadangan devisa global dan menjadi mata uang utama dalam 88% transaksi internasional. 

Dominasi yang tinggi ini menjadi salah satu alasan kenapa dolar digunakan sebagai patokan nilai komoditas umum yang sering diperdagangkan, termasuk emas, minyak, bahkan aset crypto. 

Maka dari itu, fluktuasi nilai dolar bisa memiliki dampak besar terhadap aset lain, termasuk crypto.

Crypto sebagai Aset Digital yang Terdesentralisasi

Sejalan dengan tujuan diciptakannya mata uang crypto, dalam hal ini Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto, yakni sebagai alternatif sistem keuangan konvensional yang tidak terikat oleh pemerintah atau bank sentral, crypto menawarkan kebebasan finansial, transparansi, dan desentralisasi. 

Namun, perlu diakui bahwa pasar pasar crypto masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti regulasi dan kondisi makroekonomi—termasuk fluktuasi nilai tukar dolar.

Hubungan Invers Antara Dolar dan Crypto

Ketika nilai dolar menguat, daya tarik crypto sebagai lindung nilai atau “safe haven” sering kali berkurang. Sebaliknya, ketika dolar melemah, investor cenderung mencari aset alternatif sebagai lindung nilai seperti emas dan Bitcoin untuk mempertahankan nilai portofolio mereka. 

Hubungan ini bersifat dinamis dan tidak selalu linear, namun cenderung menunjukkan korelasi negatif.

Untuk bisa melihat hubungan invers antara dolar dan aset crypto, kita bisa membandingkannya dengan Indeks Dolar AS (DXY), lalu apa itu Indeks Dolar AS (DXY)?

Indeks Dolar AS (DXY): Indikator Kekuatan USD di Pasar Global

DXY Index atau Indeks Dolar AS adalah indikator utama yang digunakan untuk mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, yaitu Euro (EUR), Yen Jepang (JPY), Poundsterling Inggris (GBP), Dolar Kanada (CAD), Krona Swedia (SEK), dan Franc Swiss (CHF). 

Indeks ini dinyatakan dalam angka yang mencerminkan nilai relatif dolar terhadap enam mata uang tersebut.

Indeks DXY ini biasa digunakan secara luas oleh pelaku pasar, termasuk investor crypto, untuk menilai tren kekuatan dolar secara keseluruhan.

Studi Kasus: Hubungan Invers Antara Indeks Dolar (DXY) dan Bitcoin 

Gambar korelasi terbaik antara Indeks Dolar AS (DXY)

Hubungan terbalik antara Bitcoin (BTC) dengan indeks Dolar AS (DXY) bisa dilihat dari chart yang disajikan di atas, terlihat bagaimana Bitcoin cenderung mengalami kenaikan disaat indeks Dolar AS (DXY) mengalami penurunan dan sebaliknya, Bitcoin cenderung mengalami penurunan di saat indeks Dolar AS (DXY) menguat.

Kenapa hal demikian bisa terjadi? Salah satu alasan paling kuat adalah ketika dolar AS menguat investor akan cenderung memilih untuk menyimpan aset mereka dalam bentuk USD daripada menyimpan dalam bentuk aset berisiko seperti Bitcoin, hal inilah yang menyebabkan harga Bitcoin dan aset berisiko seperti aset crypto mengalami penurunan di saat dolar AS menguat.

Faktor Ekonomi Makro yang Mempengaruhi Nilai Dolar dan Crypto

Contoh beberapa indikator ekonomi utama yang mempengaruhi pergerakan dolar antara lain:

  • Tingkat inflasi: Inflasi tinggi biasanya melemahkan daya beli dolar AS karena harga barang dan jasa meningkat, sehingga investor sering mencari aset lindung nilai seperti emas dan Bitcoin, yang dianggap sebagai store of value.
  • Kebijakan moneter The Fed: Kenaikan suku bunga mendorong penguatan dolar karena investor lebih memilih menyimpan uang dalam bentuk USD daripada aset spekulatif seperti crypto.
  • Data ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi: Data tenaga kerja yang kuat menunjukkan ekonomi AS yang sehat, yang biasanya memperkuat dolar dan dapat berpengaruh terhadap pasar crypto.

Semua faktor ini berdampak pada harga crypto, karena mempengaruhi sentimen global.

Baca juga: Apa itu The Fed dan Kenapa Kebijakannya Mempengaruhi Pasar?

Bagaimana Pengaruh Pergerakan Dolar AS Terhadap Pasangan Crypto dengan Rupiah?

Ketika Bitcoin naik karena pelemahan Dolar AS (USD) dan Rupiah melemah terhadap USD, harga Bitcoin dalam Rupiah (BTC/IDR) cenderung mengalami kenaikan persentase yang lebih besar dibandingkan harga Bitcoin dalam USD (BTC/USD). Ini terjadi karena dua faktor yang saling memperkuat:

  • Kenaikan harga Bitcoin dalam USD, dan
  • Depresiasi Rupiah terhadap USD.
Tanggal BTC/USD USD/IDR BTC/IDR
1 Januari 2025 $94,560.20 16,090.00 Rp1,544,354,048
1 Mei 2025 $96,499.30 16,600.00 Rp1,602,599,936

Sebagai contoh, antara Januari dan Mei 2025, BTC/USD naik 2,1%, USD/IDR naik 3,2%, sehingga BTC/IDR naik sekitar 3,8%—lebih tinggi dari kenaikan BTC/USD.

Baca juga: Apakah Harga Bitcoin Akan Naik Jika Tidak Menggunakan Dolar AS?

Tips Investasi Crypto di Tengah Fluktuasi Dolar

Ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan untuk menghadapi fluktuasi pasar akibat pergerakan nilai dolar. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu meminimalkan risiko, tetapi juga membuka peluang untuk mengelola aset secara lebih bijak:

  1. Diversifikasi portofolio untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis aset.
  2. Gunakan analisis teknikal dan fundamental agar keputusan investasi lebih terarah.
  3. Pantau berita ekonomi global, terutama terkait kebijakan moneter dan nilai tukar dolar.
  4. Manfaatkan stablecoin sebagai penyimpan nilai jangka pendek guna menjaga kestabilan portofolio.
  5. Hindari over-leverage, terutama saat pasar sedang bergerak tidak menentu.

Sebagai tambahan, jika kamu ingin tetap mendapatkan eksposur terhadap dolar tapi tetap ingin memiliki eksposur dari pasar crypto, menyimpan sebagian portofolio dalam bentuk stablecoin berbasis USD seperti USDT atau USDC bisa menjadi pilihan tepat. 

Stablecoin memberikan kestabilan nilai di tengah gejolak pasar dan memudahkan kamu juga ingin masuk dan mulai kembali berinvestasi di pasar crypto di saat pasar sudah dalam posisi yang tepat untuk berinvestasi.

Kamu bisa membeli stablecoin berbasis USD dengan mudah melalui bursa terpercaya seperti Tokocrypto dengan spread rendah dan tanpa biaya trading dengan fitur Beli/Jual lho! Klik di sini untuk mulai simpan stablecoin.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Selamat, Harga Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Level $107.000

Dalam beberapa hari terakhir, pasar kripto kembali menunjukkan transaksi dan volatilitas tinggi.

Harga Bitcoin (BTC) mencatat lonjakan signifikan, menembus angka $107.000, sementara Ethereum (ETH) mengalami koreksi, dan Dogecoin (DOGE) mencatat kenaikan tajam.

Sementara itu, indeks Fear and Greed menunjukkan peningkatan sentimen “keserakahan” di kalangan investor.

Bitcoin Mencapai Puncak Baru

Menurut laporan Benzinga pada Senin (19/5), Bitcoin berhasil menembus angka $107.000, tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Lonjakan ini didorong oleh volume perdagangan yang meningkat hampir 50% dalam sehari.

Saat ini, harga Bitcoin berada di sekitar $104.330, dengan perubahan positif sebesar 1,03% dari penutupan sebelumnya.

Open interest Bitcoin naik 5,31% dalam 24 jam terakhir, mencapai level tertinggi sejak Desember 2024.

Namun, lebih dari 60% trader di Binance membuka posisi short terhadap Bitcoin, menunjukkan adanya ekspektasi koreksi harga.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ethereum Mengalami Koreksi

Sementara itu, Ethereum mengalami penurunan harga, mencapai titik terendah intraday di $2.344,67 sebelum pulih ke kisaran $2.394.

Penurunan ini terjadi meskipun ada optimisme dari analis yang memperkirakan potensi kenaikan ke $3.000 atau bahkan $4.000 jika ETH mampu bertahan di atas $2.200.

Baca Juga: Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga

Dogecoin Meroket

Dogecoin mencatat kenaikan signifikan sebesar 6,63%, diperdagangkan di sekitar $0,222.

Kenaikan ini menjadikan Dogecoin sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik dalam 24 jam terakhir.

Sentimen Pasar: Indeks Keserakahan Meningkat

Indeks Fear and Greed untuk pasar kripto naik ke level 74, menunjukkan dominasi sentimen “keserakahan” di kalangan investor.

Hal ini sekaligus mengindikasikan potensi tekanan beli yang tinggi dalam beberapa hari mendatang.

Prediksi Analis: Periode Positif untuk Altcoin

Analis kripto Michaël van de Poppe menyatakan bahwa altcoin berpotensi mengungguli Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan.

Ia memperkirakan periode positif selama 6–8 minggu ke depan, dengan Bitcoin berpotensi mencapai rekor tertinggi baru.

Dengan demikian, pasar kripto menunjukkan dinamika yang menarik dengan Bitcoin mencapai puncak baru, Ethereum mengalami koreksi, dan Dogecoin meroket.

Sentimen pasar yang mengarah ke keserakahan dan prediksi positif dari analis menandakan potensi pergerakan signifikan dalam waktu dekat.

Investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: ETF Bitcoin Spot Alami Lonjakan Arus Masuk $319,5 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 16 Mei 2025: Harga Bitcoin Hadapi Tekanan

Pasar kripto hari ini, Jumat (16/5) diramaikan dengan data inflasi PPI AS turun di bawah ekspektasi (2,4%), harga BTC, ETH, XRP, dan SHIB tetap melemah dalam 24 jam terakhir, menunjukkan pasar masih rentan terhadap tekanan jangka pendek.

Di sisi lain, beberapa altcoin seperti Solayer, BSW, dan VOXEL kini dalam kondisi oversold—memberi sinyal potensi rebound. Di tengah ini, Sui mencatat arus masuk institusional tertinggi dan TVL rekor, mengungguli Solana. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

BTC, ETH, XRP & SHIB Turun Meski Data Inflasi PPI Rendah

– PPI Inti AS turun hingga 2,4%, di bawah ekspektasi analis.
– Meskipun sedang mereda, harga kripto terpukul selama 24 jam terakhir.
Market cap kripto global sempat melonjak menuju $3 triliun.

3 Altcoin Oversold, Bisa Bangkit Kembali Segera

– Solayer oversold ekstrem 45% minggu lalu, rebound mungkin.
– BSW turun tajam, reli potensial jika sentimen pulih.
– VOXEL oversold parah, pemulihan jangka pendek mungkin terjadi.

Sui Vs Solana: SUI Pimpin Arus Masuk, Rekor ATH TVL

– Arus institusional YTD Sui ($84,07 juta) lampaui Solana.
– TVL Sui sentuh rekor $2,1 miliar.
– Pertumbuhan Sui didorong aktivitas pengguna dan integrasi.

Token Internet Capital Market: Terobosan atau Bubble?

– ICM tokenisasi investasi bisnis.
– Sektor ICM pesat, dikritik mirip meme coin.
– Legalitas dan keberlanjutan hambat adopsi ICM.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Dekati Rekor Tertinggi

Pasar kripto hari ini, Senin (19/5) diramaikan dengan Bitcoin mendekati rekor tertinggi $108.786, diperdagangkan di atas $106.000 berkat arus masuk ETF sebesar $2,8 miliar sepanjang Mei. Sementara itu, memecoin NEIRO mencuri perhatian dengan market cap $246 juta dan potensi kenaikan harga hingga 75%.

Di sisi lain, whale kripto mulai mengoleksi altcoin seperti ONDO, RENDER, dan OP, menandai pergeseran minat di pasar. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Dekati Rekor Tertinggi, Didorong Faktor Ini

– Bitcoin diperdagangkan di atas $106.000, mendekati rekor $108.786.
– ETF BTC catat arus masuk $2,8 miliar di Mei, total aset lebih $122 miliar.
– Kekhawatiran inflasi muncul lagi, Walmart peringatkan kenaikan harga.

Harga NEIRO Meroket: Meme Coin Anjing Kembali Bangkit?

– Market cap NEIRO $246 juta, terbesar ketiga setelah Shiba Inu.
– NEIRO bentuk pola cangkir, siap uji resistensi atas.
– Harga historis potensi naik mulus dari $0,0007 ke $0,001 (+75%).

Whale Kripto Beli Altcoin Ini di Minggu Ketiga Mei 2025

– Whale tambah kepemilikan ONDO 2,63 juta token, harga dekati $1.
– Whale RENDER beli 250.000 token, potensi harga naik ke $6,09.
– OP alami kenaikan arus bersih 140%, harga bisa ke $1,08.

Momentum Ethereum Redup Pasca Pectra, Harga ETH Selanjutnya?

– ETH naik 58% dalam 30 hari, BBTrend negatif, momentum bullish melemah.
– Dompet whale di bawah 5.400, kepercayaan pemegang besar berkurang.
– EMA jangka pendek datar, resistensi $2.700, ETH sulit kembali $3.000.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peneliti Kripto Soroti Potensi Kelemahan Keamanan BTC Dibanding ETH

Sejumlah peneliti kripto mulai menyuarakan kekhawatiran terkait keberlanjutan sistem keamanan Bitcoin (BTC) dibanding Ethereum (ETH), yang dinilai rentan terhadap serangan di masa depan. Dalam perbandingan dengan Ethereum, arsitektur proof-of-work (PoW) Bitcoin dinilai kurang tangguh dibandingkan model proof-of-stake (PoS) yang kini diterapkan Ethereum.

Menurut Coindoo, Justin Drake, peneliti senior di komunitas Ethereum, menyebut bahwa jaringan Bitcoin secara teoritis dapat diserang jika pihak tertentu memiliki akses ke dana sekitar US$10 miliar. Dana tersebut cukup untuk mengendalikan lebih dari 50% kekuatan komputasi penambangan, memungkinkan terjadinya serangan 51%.

Serang Ethereum

Sebaliknya, untuk menyerang Ethereum, pelaku perlu menguasai lebih dari setengah ETH yang di-staking — yang nilainya saat ini mencapai hampir US$45 miliar — menjadikan skenario tersebut jauh lebih sulit dari segi biaya dan logistik.

Baca juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Transisi Ethereum dari PoW ke PoS disebut telah membawa perubahan signifikan dalam sistem keamanannya. Sistem ini bergantung pada validator yang mempertaruhkan ETH sebagai jaminan untuk menjaga jaringan tetap aman. Selain mengurangi konsumsi energi, pendekatan ini juga meningkatkan risiko finansial bagi penyerang.

Pandangan serupa disampaikan Grant Hummer, salah satu pendiri Etherealize. Dalam unggahan di platform X, Hummer menyoroti penurunan imbalan blok Bitcoin dan ketergantungan pada biaya transaksi sebagai celah keamanan yang mengkhawatirkan. Ia memperkirakan bahwa biaya untuk melancarkan serangan terhadap jaringan Bitcoin bisa turun menjadi hanya US$2 miliar dalam beberapa tahun ke depan, menjadikannya semakin rentan.

Keunggulan ETH

Menurut Hummer, Ethereum memiliki keunggulan dalam skala dan keragaman validator. Ribuan validator independen dan nilai aset terkunci yang besar menciptakan sistem pertahanan yang lebih kompleks dibanding jaringan Bitcoin yang kerap bergantung pada pusat data terpusat.

Baik Drake maupun Hummer menilai bahwa model Ethereum lebih menjanjikan untuk menjadi penyimpanan nilai jangka panjang bagi ekosistem digital global. Seiring perkembangan infrastruktur kripto, mereka memandang pentingnya sistem keamanan yang tangguh dan adaptif menjadi faktor kunci dalam menentukan masa depan aset digital.

Baca juga: Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga

Pasar berjangka Bitcoin menunjukkan tanda-tanda kematangan di tengah lonjakan harga aset kripto tersebut, menurut laporan terbaru dari firma analitik blockchain, Glassnode.

Data yang dirilis mengungkap bahwa meskipun harga Bitcoin mengalami kenaikan tajam, pasar derivatif tetap stabil. Tingkat pendanaan tercatat berkisar di angka 0,007%, yang setara dengan tingkat tahunan sebesar 7,6%.

Analis industri menilai bahwa stabilitas ini mencerminkan perilaku pasar yang semakin dewasa. Tidak seperti pola historis yang biasanya menunjukkan lonjakan penggunaan leverage saat harga melonjak, situasi saat ini menunjukkan pendekatan yang lebih terukur, khususnya pada posisi long.

“Keselarasan antara pasar spot dan derivatif menjadi indikasi penting bahwa para pelaku pasar mulai menunjukkan pemahaman dan strategi yang lebih matang,” demikian menurut laporan Glassnode. Sinkronisasi antara kedua pasar tersebut, ditambah dengan tingkat leverage yang relatif konservatif, mengindikasikan bahwa perilaku spekulatif ekstrem mulai berkurang, menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih berkelanjutan.

Potensi Koreksi Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: ETF Bitcoin Spot Alami Lonjakan Arus Masuk $319,5 Juta

Meski demikian, beberapa analis memperingatkan potensi koreksi jangka pendek setelah pergerakan harga Bitcoin menembus $105.000. Sebagian besar likuiditas sisi jual dilaporkan telah terserap, sehingga mengharuskan BTC menguji area support di kisaran $100.000 hingga $90.000 sebelum melanjutkan reli.

Dilaporkan Cointrackdaily, firma riset Material Indicators menyatakan bahwa, kecuali ada “katalis yang serius,” BTC perlu menguji dukungan yang sah di level $100.000. Data dari FireCharts menunjukkan adanya penumpukan permintaan di area harga yang lebih rendah, mengindikasikan pasar sedang bersiap untuk kemungkinan koreksi tersebut.

Analis Daan Crypto Trades melalui akun X menyebut bahwa sebagian besar narasi bullish maupun bearish telah “berakhir,” dengan harga BTC saat ini tertahan di dekat rekor tertinggi. Ia menambahkan bahwa $90.000 tetap menjadi batas eksposur spot jangka panjangnya.

“Saya bersikap optimis secara hati-hati di atas $90.000, tetapi itu sangat tergantung pada bagaimana kinerja pasar ekuitas AS dalam waktu dekat,” ujarnya. Ia juga mengungkap potensi lonjakan jangka pendek apabila pasar saham mengalami pembalikan dan mencetak titik terendah yang lebih tinggi, terutama setelah penguatan saham pasca konfirmasi kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok oleh Presiden Trump.

Baca juga: Tren Bitcoin 19-23 Mei 2025: Koreksi itu sehat and it is our time By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Bitcoin Spot Alami Lonjakan Arus Masuk $319,5 Juta

Pasar ETF Bitcoin spot mencatat pemulihan signifikan pada 14 Mei 2025 dengan arus masuk bersih mencapai $319,5 juta, sehari setelah mengalami penarikan dana besar sebesar $91,4 juta.

Menurut Coindoo, penarikan pada 13 Mei yang sepenuhnya disebabkan oleh penebusan dari FBTC milik Fidelity menjadi yang terbesar sejak 30 April lalu. Namun, sentimen pasar berbalik arah keesokan harinya, dipimpin oleh dana-dana besar seperti:

  • IBIT BlackRock: mencatat arus masuk sebesar $232,9 juta
  • FBTC Fidelity: mencatat pemulihan dengan arus masuk sebesar $36,1 juta
  • GBTC Grayscale: mencatat arus masuk $35,2 juta, menghentikan tren arus keluar sebelumnya

ETF lainnya seperti BITB (Bitwise), ARKB (Ark), dan BRRR (Valkyrie) juga mencatat arus masuk dalam jumlah yang lebih kecil.

Tanda Kebangkitan Bitcoin

Lonjakan ini dipandang sebagai tanda bangkitnya kembali minat institusional terhadap Bitcoin setelah jeda singkat, serta potensi meningkatnya kepercayaan investor di tengah kondisi makroekonomi dan perkembangan industri kripto yang terus bergerak dinamis.

Namun, data historis menunjukkan bahwa arus masuk ETF spot tidak selalu mendorong kenaikan harga Bitcoin secara langsung. Pada kuartal pertama 2025, tercatat arus masuk sebesar $3,8 miliar selama dua minggu (17–24 Januari) yang bertepatan dengan rekor harga tertinggi baru sebesar $110.000 pada 20 Januari. Meski demikian, harga keseluruhan Bitcoin justru turun 4,8% selama periode tersebut.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 16 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 16 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Riset Kripto 12-16 Mei 2025: Bitcoin Bergerak Menuju Zona $106K

Sebaliknya, pada kuartal kedua 2025 (25 April–9 Mei), arus masuk sebesar $5,8 miliar disertai dengan kenaikan harga sebesar 22%. Bahkan dalam dua minggu sebelumnya, harga Bitcoin sempat naik 8% meskipun terjadi arus keluar ETF, yang menunjukkan bahwa reli kali ini juga didorong oleh faktor-faktor lain seperti pelonggaran kebijakan suku bunga AS, minat ritel, atau akumulasi dari investor besar (whale).

Arus Masuk Melonjak

Dengan arus masuk saat ini yang mencapai $228 juta, beberapa analis memperkirakan potensi koreksi harga. Tren historis menunjukkan bahwa lonjakan arus masuk terkadang diikuti oleh tekanan jual. Namun, argumen tandingan datang dari aktivitas whale baru-baru ini yang menunjukkan akumulasi, bukan distribusi, yang berpotensi memperkuat tren bullish.

CEO Alphractal, Joao Wedson, mengungkapkan bahwa tekanan jual jangka pendek mulai terlihat karena indikator Delta Tekanan Beli/Jual berubah negatif. Menurutnya, beberapa whale telah menjual Bitcoin di kisaran $105.000–$100.000, yang dianggap sebagai zona risiko. Grafik menunjukkan volume kumulatif negatif yang menandakan adanya tekanan jual dalam waktu dekat.

Meski demikian, tekanan beli jangka panjang tetap kuat. Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa para whale mengambil keuntungan dalam jumlah yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan puncak harga sebelumnya. Analis anonim dari Blitzz Trading menyebutkan:

“Dibandingkan dengan reli sebelumnya, kita dapat melihat bahwa paus telah mengambil keuntungan yang jauh lebih sedikit selama lonjakan baru-baru ini. Ini dapat mengindikasikan bahwa tren kenaikan dapat berlanjut. Grafik ini harus dipantau dengan cermat.”

Dengan fluktuasi arus ETF, tekanan makro, dan perilaku investor besar, pasar Bitcoin terus menunjukkan dinamika kompleks yang menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Baca juga: Tren Bitcoin 19-23 Mei 2025: Koreksi itu sehat and it is our time By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi itu sehat and it is our time By Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Analisa kita minggu ini tidak akurat. Sideways yang saya harapkan terjadi dibawah 100K ternyata masih berada diatas 100K

Secara data, kesalahan saya masih tetap sama, saya belum mampu membaca RRP di minggu kedua dan minggu ketiga setiap bulan. Saya dapati Antoni juga punya kesalahan yang sama, untuk kedua kalinya Antoni salah memprediksi kapan RRP nol, tetapi Antoni berkali-kali benar tentang RRP yang terus cenderung turun.

Secara data, prediksi kita tentang CPI turun secara YoY dan naik secara MoM benar, PPI juga sama dengan tambahan NAHB dan housing start akan saya update ketika laporannya keluar. Saya belum akan menambahkan garis baru. Ingat, analisa trakteer cenderung lebih cepat seminggu. 

Data Minggu Depan

Mari kita bahas data minggu depan:

Senin, 19 Mei 2025

09.30 WITA House Price Index Tiongkok

Pada beberapa artikel saya menemukan bahwa Zerohedge melaporkan bahwa yang menghubungi AS duluan adalah Tiongkok. Ini adalah berkaitan dengan gengsi negara soal Tariff. Berkali-kali Juru Bicara Luar Negeri Tiongkok membantah ada pertemuan bahkan mengatakan bahwa AS harus berhenti halusinasi.

Tetapi bukti-bukti menunjukkan bahwa memang benar Tiongkok yang meminta pertemuan. Teori saya sederhana, yang kalah dalam perang tariff adalah yang menggelontorkan stimulus duluan. Berdasarkan data, keadaan ekonomi Tiongkok belum mencerminkan penurunan ekonomi sedalam penurunan ekonomi AS. Tentu data adalah propaganda namun arus uang dapat membuktikan bahwa duit itu jujur.

House Price Index Naik itu artinya dari -4,5% ke -4.2% atau ke -4%, House Price Index naik adalah tanda awal inflasi naik.

Tiongkok memang mengumumkan pemotongan RRR yang akan menambah liquidity sebesar 1 Trilyun Yuan, tetapi dengan kesehari-hariannya yang terus mengeringkan liquidity, saya sangat meragu jika Tiongkok dalam posisi kalah atas perang dagang dengan AS ini.

Sangat sulit bagi saya untuk mempercayai Tiongkok kalah dalam perang dagang ini dengan membaca bahwa duitnya Tiongkok belum mengalir ke pasar dan Yuan belum inflasi.  Duitnya belum bergerak, Tarif sudah diturunkan, tetapi Fed belum menurunkan suku bunga juga belum mulai Quantitative Easing.

Sedangkan Tiongkok koar-koar stimulus terus tapi pasar belum bergerak. Sedangkan data ekonomi Tiongkok tidak memburuk. Bagaimana saya bisa percaya rumor ini? Saya belum tahu siapa yang menang.Jika House Price Index Tiongkok mulai naik maka Yuan mulai inflasi. Dan Bitcoin naik.

22.00 WITA- US LEADING INDEX

Setelah kita dapati kabar bahwa data ekonomi Tiongkok belum jatuh, jatuh ajah belum apalagi resesi, kita disuguhi informasi bahwa data AS seperti US Leading Index ini minus. Siapa yang playing victim ini? Yang pasti Bitcoin baru menyerap liquidity dollar belum Yuan seutuhnya.
Kira-kira hari Senin Bitcoin begini :

Selasa, 20 Mei 2025

09.00 WITA – Loan Prime Rate Tiongkok

CN Wire menulis Loan Prime Tiongkok akan kembali diturunkan juga RRR akan diturunkan. Kalau Yuan tidak inflasi itu beneran sakti sih: 

Saya tidak mengharap Loan Prime Rate turun, dengan tidak turun saja, Jumlah edar uangnya sudah naik, apalagi jika turun. Itu kan antara enak dan enak banget.

Ditambah, Reverse Repo yang cenderung naik terus dalam seminggu terakhir, seharusnya memberikan ruang untuk minggu depan turun jika memang benar directionnya Antoni Reverse Repo ke nol:

Jadi kira-kira Hari Selasa Candle Bitcoin masih akan naik:

Rabu. 21 Mei 2025

– Tidak ada data

Tidak adanya data hari Rabu memberikan kesempatan untuk RSI cooling:

Kamis, 22 Mei 2025

20.30 WITA – Claim data

Pengangguran adalah beban mata uang karena pengangguran tidak pegang uang namun mengonsumsi sumber daya. Memegang uang adalah berpartisipasi dalam sistem keuangan untuk menanggung inflasi, maka itu jika ada perekrutan tenaga kerja baru (NFP) mata uangnya menguat sedangkan jika pengangguran naik (Claim data) maka DXY melemah.

Prediksi saya pengangguran AS akan naik diatas 229K dan pengangguran mingguan sebelumnya diubah naik dari 228K ke 229K. Claim data adalah jumlah pengangguran baru yang meminta tunjangan kepada pemerintah secara mingguan. Jika Claim data naik maka DXY turun sehingga Bitcoin naik. 

22.00 – Existing Home Sales

Jika nanti malam NAHB naik diatas 40 saya prediksi Existing Home Sales belum akan naik. Sehingga Bitcoin di hari kamis akan woles:

Jumat, 23 Mei 2025

22.00 WITA – New Home Sales

New Home Sales adalah Jumlah rumah baru yang terjual. Optimisme ekonomi Trump yang masih membara, harus dibarengin dengan penjualan rumah yang naik karena negara mendapatkan pendanaan dari penjualan rumah.  Sehingga DXY masih akan naik. Trump juga sudah mengonfirmasi bahwa tidak mengharapkan dollar melemah:

Candle hari Jumat akan saya share minggu depan.

Terimakasih sudah membaca dan terimakasih dukungannya. Mohon diingat bahwa ini semua hanyalah analisa dan prediksi. Kesalahan pasti akan terjadi dan menggunakan analisa saya untuk pertimbangan membeli aset adalah salah.

Saya bukan lulusan ekonomi dan tidak bekerja sebagai manager investasi, sehingga kerugian pasti terjadi. Tetaplah analisa sendiri dan ini sudah pasti bukan nasehat keuangan. 

Baca juga: Bitcoin Bisa Tembus $138.000 dalam 3 Bulan? Ini Kata Analis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Bergerak Menuju Zona $106K

Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan industri.

Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

  1. Kondisi Makroekonomi Global
  • AS–China capai kesepakatan tarif baru:
    • AS turunkan tarif dari 145% → 30%, 
    • China dari 125% → 10% → picu optimisme pemulihan perdagangan.
  • Inggris & Jepang: Ekonomi Inggris tumbuh 0,7% di Q1; Jepang tetap optimis lanjutkan kenaikan suku bunga meski ekspor ditekan tarif.
  • Global Rates: Eropa mulai pangkas suku bunga, The Fed tetap tahan; inflasi utama AS turun ke 2,3%, tapi core inflation tinggi (2,8%).
  1. Makroekonomi Nasional
  • Tarif AS beri keunggulan RI: Indonesia dikenakan tarif 32% vs Vietnam 46% → ekspor RI tetap kompetitif.
  • Utang LN naik 6,4% YoY ke Rp7.126T, dialokasikan ke sektor prioritas seperti kesehatan & pendidikan.
  • Data ekonomi diperbaiki: BPS mulai rilis data ekspor-impor bareng inflasi tiap awal bulan; BI proyeksikan inflasi melandai.
  1. Performa Pasar Kripto Seminggu Terakhir
  • Market cap naik ke $3.33T (+12.08%), Fear & Greed Index naik ke 74 (Greed), CMC 100 Index +12.79%.
  • Altcoin Season Index di 31 → sinyal rotasi awal ke altcoin.
  • Narrative kuat: meme, eksperimen sosial, restaking (EigenLayer), dan modular infrastructure. Token seperti NEIRO, ETHFI, PNUT pimpin reli.
  1. Aksi Pasar dan Strategi
  • BTC ($102.3K): Potensi lanjut ke $106K atau koreksi ke $97K–$95K jika gagal breakout.
  • Token Unlock: PYTH (58.6%), PIXEL, Orbiter, Nukai → distribusi besar, risiko koreksi pendek.
  • On-chain: Valuasi BTC overvalued secara historis → euforia meningkat, koreksi sehat mungkin terjadi.

📌 Kesimpulan:

Pantau sektor meme & SocialFi yang memimpin narasi, namun waspadai volatilitas tinggi dan rotasi cepat. Hindari entry di token dengan unlock >10% tanpa katalis atau mekanisme penguncian. Manfaatkan koreksi teknikal untuk entry terukur di proyek seperti ARB, IMX, dan MANTA. Disiplin risiko tetap utama, terutama saat BTC mendekati $104K–$106K.

Makroekonomi Global

Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
  • AS dan Tiongkok capai kesepakatan untuk menurunkan tarif secara signifikan, dengan AS memangkas tarif tambahan dari 145% menjadi 30%, sementara Tiongkok menurunkan tarif balasan dari 125% ke 10%. Kesepakatan ini meningkatkan optimisme pemulihan perdagangan global dan memperkuat harapan bahwa hubungan bilateral akan berlanjut ke arah kerja sama strategis.
  • Ekonomi Inggris tumbuh 0,7% pada kuartal I-2025, tertinggi dalam dua tahun, didorong sektor jasa dan lonjakan investasi bisnis sebesar 5,9%. Namun, analis memperingatkan pertumbuhan ini kemungkinan hanya sementara, karena dampak kombinasi tarif global dari Trump dan kenaikan pajak serta upah minimum di dalam negeri diperkirakan akan memperlambat aktivitas ekonomi ke depannya.
  • Bank of Japan tetap optimis terhadap kenaikan upah dan inflasi meski tarif AS menekan ekspor, membuka peluang melanjutkan kenaikan suku bunga jika kondisi membaik. BOJ melihat tekanan domestik dari pasar tenaga kerja yang ketat dan biaya logistik masih dapat menopang inflasi menuju target 2%, meski kebijakan tarif Trump meningkatkan ketidakpastian ekonomi global.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
  • The Fed masih menahan suku bunga karena data ekonomi belum memberikan sinyal jelas di tengah ketidakpastian akibat tarif Trump. Inflasi utama melandai ke 2,3% tetapi core inflation tetap tinggi di 2,8%, membuat The Fed memilih bersikap sabar sambil memantau dampak tarif terhadap pertumbuhan dan konsumsi domestik.
  • Bank sentral Eropa mulai memangkas suku bunga di tengah kekhawatiran dampak tarif Trump terhadap pertumbuhan global, sementara The Fed tetap bersikap hati-hati. Bank of England, Riksbank, dan Norges Bank memberi sinyal pelonggaran moneter karena inflasi melambat dan risiko resesi meningkat.

Makroekonomi Nasional

Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons
Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons
  • Ketua LPS menyebut tarif AS justru menguntungkan RI, karena tarif terhadap Indonesia (32%) lebih rendah dibanding pesaing seperti Vietnam (46%) dan Thailand (36%), memberikan keunggulan kompetitif ekspor RI. Meski terdampak tarif, ekonomi domestik dinilai tetap tangguh dengan potensi tumbuh hingga 4,6% berkat dominasi konsumsi dalam struktur PDB.
  • Mulai Juni 2025, BPS akan merilis data ekspor-impor bersamaan dengan data inflasi di awal bulan, bukan lagi pertengahan bulan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas dan konsistensi data, sekaligus menghentikan publikasi angka sementara ekspor-impor demi akurasi yang lebih baik.
  • Utang luar negeri Indonesia naik 6,4% yoy menjadi Rp7.126 triliun di Q1 2025, didorong oleh sektor publik dan aliran modal asing ke SBN. Pemerintah menyerap dana untuk sektor prioritas seperti kesehatan (22,4%), pendidikan (16,5%), dan konstruksi (12%).
  • Utang swasta masih mengalami kontraksi 1,2% yoy, terutama dari sektor industri pengolahan dan jasa keuangan. Meski tumbuh, struktur utang tetap sehat dengan dominasi utang jangka panjang (84,7%).
  • Survei Penjualan Eceran BI memproyeksikan penurunan penjualan pada Juni dan September 2025, dengan Indeks Ekspektasi Penjualan yang turun signifikan dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh faktor musiman seperti ujian sekolah dan minimnya aktivitas besar pada September. Tekanan inflasi juga diperkirakan mereda, mencerminkan pasokan barang yang memadai dan normalisasi permintaan.

Perkembangan Regulasi Kripto

Ilustrasi aset kripto di Thailand. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi aset kripto di Thailand. Sumber: Shutterstock.
  • Dubai mulai terima pembayaran layanan publik dengan kripto melalui kerja sama dengan Crypto.com, diumumkan pada Senin, 13 Mei 2025. Setelah integrasi teknis selesai, warga dan bisnis bisa membayar biaya layanan pemerintah via wallet kripto, yang kemudian dikonversi ke dirham. Inisiatif ini mendukung strategi cashless Dubai dan diproyeksikan menambah AED 8 miliar (US$2,2 miliar) per tahun ke ekonomi.
  • Senator AS ajukan RUU “End Crypto Corruption Act” pada 6 Mei 2025 untuk melarang Presiden, anggota Kongres, dan keluarga mereka memiliki atau mempromosikan kripto—merespons kontroversi stablecoin USD1 yang terkait keluarga Trump. RUU ini bertujuan mencegah konflik kepentingan, dengan denda hingga $1 juta bagi pelanggar, dan diajukan menjelang voting penting atas RUU stablecoin “GENIUS Act” pada 8 Mei.
  • Thailand akan menerbitkan G-Token senilai $150 juta dalam dua bulan ke depan, memungkinkan investor ritel berpartisipasi di pasar obligasi pemerintah mulai dari $3. Token ini bukan cryptocurrency, namun dapat diperdagangkan di bursa aset digital resmi dan diharapkan memberi imbal hasil lebih tinggi dari deposito, sebagai langkah awal perluasan partisipasi publik di ekonomi digital.
  • Tether membeli 4.812 BTC senilai US$459 juta untuk Twenty One Capital, perusahaan investasi Bitcoin yang akan merger dan IPO dengan ticker XXI. Total kepemilikan naik jadi 36.312 BTC, menjadikannya pemegang BTC publik terbesar ke-3, dengan target 42.000 BTC pasca IPO.
  • JPMorgan (via unit Kinexys) sukses menghubungkan blockchain privatnya ke Layer-1 publik lewat pilot transaksi atomic settlement bersama Ondo Finance dan Chainlink. Uji coba ini gunakan token OUSG (US Treasury) di testnet Ondo Chain, memakai model DvP untuk settlement real-time lintas jaringan.
Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
  • Srategy membeli 13.390 BTC senilai $1,34 miliar dan Metaplanet menambah 1.241 BTC senilai $126,7 juta pada 12 Mei 2025. Metaplanet kini memiliki 6.796 BTC, melampaui El Salvador, sementara Strategy menguasai 568.840 BTC, menegaskan optimisme institusional terhadap Bitcoin sebagai lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Pekan ini didominasi oleh lonjakan ekstrem dari sektor meme dan eksperimen sosial, dengan tren investor ritel yang kembali memburu token berkapitalisasi menengah-rendah. Narasi komunitas, narrative farming, dan infrastruktur seperti EigenLayer turut menopang kenaikan harga.

📈 Highlights:

  • NEIRO (+177%), ETHFI (+156%), dan PNUT (+154%) menjadi top gainer minggu ini, menandakan rotasi tajam ke token berkapitalisasi kecil-menengah dengan daya tarik komunitas dan utilitas baru.
  • Sektor Internet Capital Markets mencatat lonjakan luar biasa +4,005%, diduga dipicu oleh volume anomali dari low-cap experiment dan farming narrative.
  • Meme ecosystem kembali menguat dengan Animal Memes (+94.76%), Bonk Fun (+90.95%), dan IP Memes (+90.17%) — mencerminkan bahwa narasi humor & komunitas tetap punya daya dorong signifikan.
  • EigenLayer Ecosystem (+88.64%) menunjukkan bahwa investor masih bullish terhadap narrative restaking dan modular infrastructure.
  • Token lama seperti PEPE (+69.24%) dan ORDI (+70.16%) membuktikan kekuatan reputasi dan kapitalisasi besar dalam mempertahankan momentum di tengah euforia altcoin.

Bitcoin Updates

Pergerakan Harga Bitcoin

Weekly Chart Bitcoin – Trading View

Source: tradingview (15 May 2025).
Source: tradingview (15 May 2025).

BTC saat ini diperdagangkan di sekitar $102.300, setelah mengalami konsolidasi ringan usai menembus $98K. Harga mendekati zona supply krusial $104K–$106K dengan sinyal momentum mulai melambat.

🔍 Technical View

Daily:

  • Order Block Detector menunjukkan zona demand kuat di $93K–$95K → menjadi validasi area support dinamis.
  • Zona supply terdekat di $104K–$106K → berperan sebagai resistance dan area potensi distribusi jangka pendek.
  • Harga tetap di atas EMA 20 & 50 daily, mengonfirmasi tren bullish tetap aktif meski mulai flat.
  • Volume menurun dalam 3 hari terakhir → potensi cooling down atau sideways sebelum breakout.

Weekly:

  • Candle mingguan cetak full-body bullish, namun dengan upper wick cukup panjang → sinyal buyer mulai kehilangan momentum di atas $100K.
  • Harga tetap di atas EMA 20 ($90.8K) & EMA 50 ($81.1K) → tren mid-term masih bullish.
  • Stoch RSI weekly menyentuh 88.5 → sinyal overbought jangka menengah, potensi konsolidasi atau retrace pendek.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Jika BTC mampu break & close di atas $106K → potensi lanjutan ke $110K–$114K (zona breakout psikologis).
  • Selama bertahan di atas $98K → struktur uptrend jangka pendek tetap valid.

⚠️ Bearish Case:

  • Jika terjadi rejection kuat di $104K–$106K → kemungkinan retest ke $97K–$95K (area EMA dan demand block).
  • Koreksi lebih dalam baru terjadi jika harga gagal bertahan di atas $93K → membuka potensi turun ke $88K.

Analisis Data On-chain Bitcoin

Heatmap Likuidasi Bitcoin BTC Valuation Model
Data source: CoinGlass Data source: CryptoQuant
BTC saat ini bergerak mendatar di kisaran $102K–$105K, setelah gagal melanjutkan rally dan membentuk struktur distribusi jangka pendek. Aktivitas likuidasi terpantau seimbang, dengan ketegangan terbentuk di zona resistance dan support yang semakin sempit.

🔹 Short squeeze singkat terjadi pada 11–12 Mei, mendorong harga menuju $105K sebelum ditolak — menunjukkan dominasi resistance dari posisi short yang berhasil dilikuidasi sebagian.

🛡️ Zona support baru terbentuk di bawah $102K, dengan akumulasi leverage long. Jika harga menyentuh kembali area ini, potensi pantulan teknikal cukup kuat.

🚫 Resistensi kuat masih berada di atas $105K, di mana beberapa kali terjadi likuidasi long dan penolakan harga.

🔄 Struktur pergerakan masih sideways–konsolidatif, dengan potensi breakout menunggu katalis baru (seperti data makro/FOMC/ETF inflow).

📊 Volume likuidasi tidak ekstrem — menunjukkan tidak ada panic atau greed dominan minggu ini, tetapi trader leverage tetap aktif di dua sisi.

🟧 Saat ini, harga BTC berada di zona merah, yang menandakan kondisi overvaluation moderat terhadap rata-rata 4 tahun terakhir. Ini mencerminkan fase tengah–akhir dari siklus bull market.

📈 Siklus sebelumnya mencapai level warna hitam/putih, menunjukkan euforia ekstrem. Saat ini masih berada di bawah level tersebut → mengindikasikan bahwa pasar masih memiliki potensi ruang upside jika mengikuti pola historis.

🟡 SMA-4Y (garis abu-abu putus-putus) tetap menjadi support makro yang kuat dan penanda dasar siklus bear market, yang belum tersentuh kembali sejak breakout awal 2023.

📉 Jika harga kembali turun ke zona oranye atau kuning, itu sering kali menjadi sinyal koreksi sehat di tengah siklus tanpa mematahkan struktur tren jangka panjang.

🔍 Insight:Harga BTC saat ini berada di zona overvaluation moderat, belum memasuki euforia ekstrem seperti siklus sebelumnya. Masih ada ruang kenaikan, namun risiko koreksi mulai meningkat. Cocok untuk strategi manajemen risiko jangka menengah.

CME Futures Open Interest Analysis LTH Supply vs. ETF Flows vs. MicroStrategy
Data source: CryptoQuant
Data source: CryptoQuant
CME Futures OI pada Mei menunjukkan peningkatan signifikan, dengan total open interest mendekati $15B saat harga BTC bergerak menuju $100K.

🟠 Dominasi kontrak <2 bulan: Mayoritas OI didominasi kontrak pendek (warna oranye) → menandakan posisi spekulatif jangka pendek meningkat tajam.

📈 Korelasi positif dengan harga: Kenaikan OI sejak akhir April selaras dengan reli harga → potensi efek dorongan dari pasar derivatif terhadap spot market.

⚠️ Risiko volatilitas tinggi: Dengan sebagian besar kontrak akan jatuh tempo dalam waktu dekat, potensi volatilitas menjelang expiry sangat tinggi.

🔍 Insight:Lonjakan OI pendek = institusi/speculator agresif → bisa dorong harga lebih tinggi jangka pendek.

Namun dominasi kontrak pendek juga menambah risiko koreksi tajam saat expiry.Penting memantau rollover atau penutupan posisi menjelang akhir bulan sebagai sinyal arah selanjutnya.

Grafik ini menunjukkan perubahan posisi bersih long-term holder (LTH) selama 30 hari, menyoroti fase akumulasi atau distribusi dari investor jangka panjang. Dalam seminggu terakhir, grafik ini mengindikasikan kembalinya tren akumulasi setelah periode distribusi yang cukup panjang.

📊 LTH mulai akumulasi: Terlihat net inflow positif sejak pertengahan April, menandakan investor jangka panjang kembali mengakumulasi BTC.

🧯 Distribusi sebelumnya: Sejak Oktober 2024, terjadi tren distribusi jangka panjang yang menekan struktur pasar.

💡 Arah tren membaik: Akumulasi ini muncul saat harga mendekati $100K, memperkuat narasi bullish secara struktural.

🔍 Insight:Akumulasi LTH → sinyal kepercayaan jangka panjang dan potensi dukungan untuk kelanjutan tren naik.

Jika tren bertahan, dapat memperkuat struktur breakout $95K.

Namun reversal atau net outflow besar perlu diwaspadai sebagai sinyal pelemahan mendatang.

Update Altcoin

Total Value Locked (TVL) Sei melonjak 73,7% QoQ menjadi $363,1 juta berkat peluncuran protokol baru seperti Takara dan Avalon. Yei Finance masih dominan dengan $192,1 juta TVL, sementara Stargate Finance mencatat kenaikan terbesar sebesar 159,9% QoQ. Data ini menunjukkan percepatan adopsi ekosistem DeFi di jaringan Sei.

KYD Labs Gaet Pendanaan $7 Juta dari a16z, Revolusi Industri Tiket Berbasis Solana didukung oleh a16z Crypto, KYD Labs mengumpulkan $7 juta untuk mengubah industri tiket lewat platform berbasis blockchain. Dibangun di atas Solana, KYD memungkinkan venue dan artis mengakses langsung data penggemar & pendapatan—meningkatkan penjualan hingga 30%. Mereka juga akan meluncurkan dua token: $KYD untuk pendanaan dan $TIX sebagai insentif loyalitas.

Pada Q1 2025, pangsa volume DEX untuk meme coin turun dari 28% menjadi 20% di Raydium, menandakan mulai turunnya minat terhadap kategori ini. Sebaliknya, volume token AI tumbuh signifikan sebesar 131,7% QoQ, meski masih kecil (2,9%). Data ini menunjukkan pergeseran tren ke arah narasi baru seperti AI dalam aktivitas trading on-chain.

Sui menjalin kemitraan strategis dengan 21Shares, penyedia ETP kripto asal Swiss, untuk memperluas adopsi token SUI secara global. Kolaborasi ini juga menandai langkah 21Shares memasuki pasar AS, di tengah sentimen pro-crypto dari pemerintahan Trump. TVL Sui kini menembus $2,06 miliar, tumbuh hampir 70% dalam sebulan, menjadikannya rantai L1 dengan pertumbuhan tercepat dan terbesar ke-8 secara global.

Pi Foundation memperkenalkan Pi Network Ventures dengan alokasi dana sebesar $100 juta untuk mendanai startup yang memperluas utilitas dan adopsi token Pi. Pendanaan ini meniru model VC Silicon Valley dan terbuka bagi proyek dari berbagai tahap, dari startup awal hingga tahap lanjutan. Fokus utamanya adalah integrasi token Pi dalam aplikasi nyata, bukan semata mengejar profit, tetapi membangun ekosistem yang berkelanjutan.

Pendapatan jaringan NEAR dari transaksi turun menjadi $1,4 juta, seiring dengan penurunan volume transaksi dan rata-rata biaya per transaksi yang turun 25,4% menjadi $0,0023. Model fee-burning NEAR membakar 70% biaya transaksi, sementara 30% sisanya diberikan ke smart contract pemroses transaksi.

Upgrade Pectra pada 7 Mei mendorong ETH naik 25% dalam 2 hari, jadi lonjakan pasca-upgrade terbesar sepanjang sejarah Ethereum. Kenaikan ini juga membuat rasio ETH/BTC rebound ke 0,024, memicu sentimen bullish baru.

Virtuals memperkenalkan veVIRTUAL, sistem staking baru yang menggantikan insentif pasif dengan model vote-escrow. Pemegang veVIRTUAL kini berhak atas 20% Virgen Points, airdrop token Genesis, dan hak suara dalam governance. Nilai veVIRTUAL ditentukan oleh jumlah dan durasi lock token (maks. 2 tahun), dan akan menyusut secara linear. Model ini meniru sistem Curve untuk mendorong komitmen jangka panjang serta memperkuat utilitas dan loyalitas ekosistem.

Hedera merilis AI Studio, toolkit open-source untuk mengembangkan aplikasi AI yang terverifikasi, transparan, dan auditable. Fitur utamanya mencakup ElizaOS Plugin, Agent Kit, dan OpenConvAI dengan dukungan dari Hedera Consensus Service (HCS) dan Token Service (HTS). Solusi ini menargetkan AI berbasis blockchain yang efisien, dapat diaudit, dan berkelanjutan, sekaligus menurunkan hambatan teknis bagi developer AI.

GD Culture Group, perusahaan minim pendapatan berbasis TikTok, mengumumkan rencana investasi hingga $300 juta untuk membeli TRUMP memecoin dan Bitcoin melalui private placement dari entitas di British Virgin Islands. Langkah ini memicu sorotan karena terjadi saat Trump mendukung TikTok tetap beroperasi di AS, memunculkan potensi konflik kepentingan. Jika terealisasi, GDC bisa menjadi salah satu pemegang terbesar TRUMP, memadukan politik, crypto, dan geopolitik dalam narasi keuangan paling unik di 2025.

Token Unlock

Dalam periode 17-23 Mei 2025, beberapa proyek crypto dengan market cap > $10 juta dijadwalkan terdapat 27 proyek yang dijadwalkan melakukan token unlock.

Beberapa di antaranya mencatatkan nilai dan persentase unlock yang cukup besar terhadap market cap-nya, yang berpotensi memicu tekanan jual jangka pendek — terutama jika distribusi dialokasikan kepada investor awal, tim, atau ekosistem insentif.

🔍 Highlight Unlock

🔺 >10% Unlock:
Proyek seperti Pyth Network (58.6%), Pixels (11.6%), Orbiter Finance (11.3%), dan Nukai (10.4%) menunjukkan potensi distribusi besar terhadap market cap yang relatif kecil hingga menengah. Risiko aksi ambil untung dari early holder cukup tinggi, terutama untuk token yang belum memiliki utilitas kuat atau belum terdaftar di banyak CEX besar.

🟡 5–10% Unlock:
Token seperti Plume Network (5.42%), Melania (5.69%), Fusionist (5.13%), Polyhedra (5.29%), dan BabyBoomer (8.67%) masuk kategori unlock moderat. Potensi dampak harga jangka pendek masih ada tergantung sentimen pasar dan volume perdagangan saat ini.

🟢 <5% Unlock:
Sebagian besar token lainnya, termasuk Arbitrum, Immutable, ApeCoin, Manta Network, Saros, SPACE ID, SuperRare, dan lainnya memiliki unlock di bawah 5%. Tekanan jual diperkirakan lebih ringan dan bisa menjadi peluang entry jika didukung oleh momentum teknikal atau berita positif.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Hindari entry jangka pendek pada proyek dengan unlock >3% dan nilai unlock >$10 juta, kecuali ada mekanisme locking ulang atau staking.
  • Pantau distribusi pasca-unlock, terutama proyek dengan unlock besar seperti PYTH, PIXEL, ORBITER.
  • Gunakan koreksi teknikal akibat unlock besar untuk akumulasi posisi pada proyek-proyek fundamental kuat seperti ARB, IMX, APE, atau MANTA.

Source: coinmarketcap         Date taken: 15 May 2025

Kapitalisasi pasar kripto naik tajam ke $3.33T (+12.08%), dengan Fear & Greed Index melonjak ke 74 (zona Greed), mencerminkan peningkatan euforia pasar. Altcoin Season Index di 31 → sinyal rotasi awal ke altcoin mulai menguat. CMC 100 Index naik signifikan +12.79% menandakan altcoin besar mulai menyusul reli Bitcoin

Tren minggu ini dipimpin oleh sektor meme, eksperimen sosial, restaking modular (EigenLayer), dan SocialFi. Token seperti NEIRO (+177%), ETHFI (+156%), dan PNUT (+154%) memimpin reli berbasis komunitas & utilitas baru.

🔮Outlook Minggu Depan:

BTC saat ini $102.3K → bergerak menuju zona supply $104K–$106K.

  • Bullish case: break & close di atas $106K → lanjut ke $110K–$114K
  • Bearish case: rejection kuat di $104K–$106K → koreksi ke $97K–$95K, atau $93K jika gagal bertahan

Zona likuidasi padat & overvaluation moderat:

  • Heatmap menunjukkan distribusi short dan long mulai seimbang
  • Valuasi BTC berada di atas rata-rata 4 tahun → sinyal potensi koreksi jangka menengah

Token Unlock minggu ini:

  • >10% Unlock: PYTH (58.6%), PIXEL (11.6%), Orbiter (11.3%), Nukai (10.4%) → potensi distribusi besar dari early holder
  • 5–10% Unlock: BabyBoomer, Plume, Polyhedra → risiko koreksi moderat
  • <5% Unlock: ARB, IMX, APE, MANTA → peluang akumulasi jika koreksi teknikal

Narrative Dominan: Meme, SocialFi, restaking (EigenLayer), modular infrastructure → tren didorong oleh komunitas dan narasi baru, tapi rentan rotasi cepat.

On-chain & Derivatif:

  • Penurunan volume, struktur distribusi mulai terbentuk di atas $102K
  • Open Interest pendek di CME naik → potensi lonjakan volatilitas saat expiry
  • LTH kembali akumulasi → mendukung struktur bullish mid-term

Pantau sektor meme dan SocialFi yang masih dominan, namun waspadai rotasi cepat dan risiko koreksi teknikal. Hindari entry menjelang unlock besar tanpa katalis kuat. Manfaatkan retracement untuk akumulasi di proyek fundamental seperti ARB, IMX, dan MANTA. Disiplin risiko penting saat BTC mendekati resistance $104K–$106K.

Edukasi Kripto

Airdrop Farming: Tren, Risiko, dan Cara Aman Mulai

Airdrop farming jadi tren baru untuk cari cuan dari proyek yang belum punya token. Dengan melakukan tugas atau interaksi di ekosistem, pengguna berharap mendapat airdrop saat token diluncurkan. Namun, di balik potensi untung, ada risiko keamanan dan biaya yang perlu diwaspadai.

  • Apa Itu Airdrop Farming? Strategi mengumpulkan poin atau melakukan aktivitas tertentu di ekosistem blockchain untuk mendapatkan potensi airdrop token di masa depan.
    • Contoh: LayerZero, ZKsync, StarkNet, Berachain.
  • Kenapa Airdrop Farming Jadi Tren?
    • ✅ Cuan dari token gratis (beberapa nilainya jutaan rupiah)
    • ✅ Banyak proyek belum punya token → peluang awal
    • ✅ Komunitas aktif = peluang besar masuk whitelist atau snapshot
  • Risiko Airdrop Farming:
    • ⚠️ Gas fee tinggi & hasil tidak pasti
    • ⚠️ Potensi rug pull dari dApp atau jembatan tidak resmi
    • ⚠️ Snapshot palsu atau syarat berubah mendadak
    • ⚠️ Wallet bisa kena scam atau drain
  • Tips Farming Airdrop Secara Aman:
    • ✅ Gunakan wallet khusus (jangan gabung dengan wallet utama)
    • ✅ Selalu cek keaslian situs / dApp (hindari tautan dari grup Telegram liar)
    • ✅ Hindari interaksi dengan kontrak yang tidak dikenal
    • ✅ Pantau aktivitas & poin via situs resmi (contoh: zkSync Portal, LZ Bridge Tracker)
  • Tools Berguna:
    • 🛠️ DeBank / L2BEAT – cek aktivitas wallet
    • 🛠️ Layer3 / Galxe – task farming legit
    • 🛠️ Etherscan / Scrollscan – pantau interaksi on-chain
    • 🛠️ Revoke.cash – cabut izin kontrak yang mencurigakan

Airdrop farming bisa menjadi strategi menarik untuk cuan dari proyek besar, tapi risiko keamanan & waktu harus diperhitungkan. DYOR & selalu prioritaskan keamanan wallet kamu.

Pengumuman Tokocrypto

FARTCOIN Resmi Listing di Tokocrypto

Hi Tokonauts,
Tokocrypto akan menambahkan aset kripto terbaru, Fartcoin (FARTCOIN), ke dalam platform kami. Ini adalah kesempatan baru bagi Anda untuk melakukan trading dengan lebih fleksibel dan menguntungkan.

  • Pasangan trading: FARTCOIN/USDT
  • Mulai trading: 14 Mei 2025, pukul 15.00 WIB

Fartcoin merupakan proyek kripto bertema humor yang diluncurkan sebagai bagian dari eksperimen AI Terminal of Truth (ToT). Dengan pendekatan satir dan budaya meme, Fartcoin menghadirkan pengalaman unik bagi para penggunanya.

Event Spesial Cashback
Deposit Fartcoin ke Tokocrypto dan dapatkan total cashback hingga Rp20.000.000.
Periode event: 14 Mei 2025 pukul 18.00 WIB hingga 25 Mei 2025 pukul 23.59 WIB

Syarat:

  • Wajib menyelesaikan verifikasi level 1 (KYC)
  • Deposit minimal Rp25.000 FARTCOIN via jaringan atau channel deposit yang tersedia
  • Cashback 100% senilai Rp25.000
  • Berlaku hanya satu kali untuk setiap peserta

Segera manfaatkan kesempatan ini dan jangan lewatkan momen spesialnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Siap Kejutan, Bitcoin Melonjak, Shiba Inu di Ujung Tanduk

Pasar kripto saat ini mengalami penurunan cepat yang berpotensi menimbulkan risiko jika tidak segera ditanggapi oleh para pelaku pasar. Bagaimana potensi Solana, Bitcoin, dan Shiba Inu?

Namun, di balik gejolak ini, terdapat beberapa aset yang menunjukkan tanda-tanda pergerakan besar — baik ke atas maupun ke bawah.

Solana (SOL): Siap Melejit?

Dilaporkan U Today, Solana menjadi salah satu aset dengan potensi pertumbuhan paling menjanjikan dalam siklus pasar saat ini. Setelah periode panjang konsolidasi antara harga $120–$130, SOL berhasil menembus berbagai level teknikal penting dan kini diperdagangkan di kisaran $178.

Momentum jangka pendek Solana bahkan telah melampaui tren menengah, seperti yang tercermin dari pergerakan rata-rata eksponensial (EMA). EMA 26 telah melintasi EMA 50 dan EMA 100 — sinyal klasik menuju potensi lonjakan harga. Jika pola ini terus berlanjut, harga SOL diprediksi dapat menembus angka psikologis $200 dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Solana Catat Rekor Baru: Volume DEX Mingguan Tembus $22,39 Miliar

SOL juga berhasil menembus EMA 200, yang sebelumnya menjadi hambatan besar selama beberapa bulan terakhir. Kini, level ini berfungsi sebagai support yang kuat dan menjadi fondasi untuk tren naik jangka panjang. Dukungan volume yang solid pada setiap reli juga menunjukkan permintaan organik, bukan semata-mata spekulasi.

Meski indikator RSI sudah mendekati area jenuh beli, belum ada tanda-tanda koreksi besar secara statistik. Jika momentum tetap terjaga, harga $200 tampak realistis dan bisa memicu gelombang minat baru dari investor ritel.

Bitcoin (BTC): Target Berikutnya di Depan Mata

Bitcoin tampaknya tengah mengumpulkan kekuatan untuk reli berikutnya. Harga BTC saat ini bertengger di sekitar $103.800 — tepat di bawah resistensi $104.000 dan sedikit di atas level kritis $103.500. Level ini bisa menjadi kunci perubahan arah pasar.

Pergerakan teknikal juga mendukung narasi bullish. EMA 50 perlahan melintasi EMA 100, sebuah formasi yang biasanya menjadi sinyal lanjutan tren naik. EMA 26 pun bertindak sebagai support dinamis, mempertahankan kekuatan reli yang terjadi sebelumnya.

Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas $103.500 dengan dukungan volume yang kuat, potensi untuk menguji level tertinggi sepanjang masa di $109.000 terbuka lebar. RSI masih berada di bawah zona jenuh beli, memberikan ruang untuk kenaikan lebih lanjut. Data volume juga menunjukkan bahwa pembeli masih aktif mendominasi pasar.

Shiba Inu (SHIB): Di Ambang Sukses atau Koreksi?

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 15 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, Shiba Inu (SHIB) tengah berada di titik kritis. Saat ini, harga SHIB bergerak di bawah EMA 200 — level resistensi historis yang kerap menentukan arah tren jangka panjang. Setelah sempat naik dari $0,000012 ke $0,000017, kini SHIB kembali melemah ke kisaran $0,0000157.

Penurunan volume dan RSI yang mulai turun dari wilayah jenuh beli menunjukkan mulai memudarnya sentimen bullish. Jika SHIB gagal menembus dan bertahan di atas EMA 200, risiko koreksi ke kisaran $0,0000145 hingga $0,0000139 cukup besar.

Namun, jika pasar kembali mendukung dan SHIB mampu menembus level resistensi ini, harga berpotensi naik ke kisaran $0,0000185–$0,000019 untuk menguji ulang swing high terakhir.

Saat ini, SHIB berada di persimpangan penting. Arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada respons pasar terhadap EMA 200 — apakah menjadi batu loncatan untuk reli lebih lanjut atau titik awal dari penurunan tajam.

Baca juga:


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com