Tag Archives: bitcoin

Bitcoin Kembali Menguat: Harga Tembus $115.900

Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren positif di pasar kripto global.

Pada perdagangan terbaru, harga BTC berada di level $115.900,89 per BTC/USD, mencatatkan kenaikan harian sebesar +2,65%.

Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai $2,307,61 miliar USD, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset digital nomor satu di dunia, baik dari sisi nilai maupun popularitas.

Lonjakan Harga dan Posisi Pasar

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin sempat bergerak fluktuatif dengan titik terendah di $111.678,95 dan tertinggi menyentuh $117.377,40.

Kondisi ini menandakan volatilitas yang masih tinggi, sekaligus menjadi peluang bagi para trader untuk memanfaatkan momentum.

Saat ini, total suplai yang sudah beredar mencapai 19,91 juta BTC atau 94,81% dari total maksimum 21 juta BTC yang akan pernah ada.

Dengan tingkat kelangkaan yang semakin dekat, banyak analis menilai Bitcoin akan semakin bernilai seiring waktu.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Dana Pensiun Guru California nvestasi ke Bitcoin Lewat MicroStrategy

Riwayat Pergerakan Harga

Jika dilihat dari data historis, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan tren yang cukup bervariasi dalam beberapa periode terakhir:

  • Hari ini: Naik $2.961,06 atau +2,62%
  • 30 hari terakhir: Turun $1.772,57 atau -1,51%
  • 60 hari terakhir: Naik $10.641,90 atau +10,11%
  • 90 hari terakhir: Naik $7.762,03 atau +7,18%

Dari data di atas terlihat bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga sempat melemah, tren jangka menengah Bitcoin tetap positif.

Kenaikan signifikan dalam periode 60 dan 90 hari menjadi sinyal bahwa minat investor masih kuat.

Rekor Tertinggi dan Prospek

Bitcoin sebelumnya pernah menyentuh rekor tertinggi di $124.457,12, yang menandakan bahwa harga saat ini masih berada sekitar 7% di bawah ATH (All-Time High).

Hal ini membuka kemungkinan Bitcoin kembali menguji level rekor tersebut dalam beberapa pekan atau bulan mendatang, terutama jika didukung oleh sentimen pasar global dan kebijakan moneter yang kondusif.

Selain itu, volume perdagangan harian yang mencapai $83,62 miliar USD menunjukkan likuiditas yang sangat tinggi, menjadikan Bitcoin tetap sebagai aset kripto paling dominan di pasar.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Bitcoin terus menjadi aset digital unggulan dengan performa yang solid. Kenaikan harian terbaru dan tren positif dalam dua bulan terakhir memberikan sinyal optimisme bagi para investor.

Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum dan adopsi yang kian meluas, Bitcoin berpotensi menjaga momentum bullish-nya dalam jangka panjang.

Bagi investor dan trader, volatilitas tetap menjadi tantangan sekaligus peluang. Namun, satu hal yang pasti: Bitcoin tetap menjadi simbol utama revolusi keuangan digital dan aset kripto paling berharga di dunia.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 18-22 Agustus 2025: Lanjut TP-TP

SELAMAT HARI ULANG TAHUN INDONESIA, SEMOGA TERUS BERTAMBAH MATANG DALAM BERDEMOKRASI DAN BERTAMBAH SEJAHTERA RAKYATNYA
Prediksi kita lumayan akurat dan semakin kita tahu alasan apa dibalik kenaikan Bitcoin semakin damai dalam trading semakin dewasa dalam mengelola emosi sehingga tenang dalam mengambil keputusan:

Secara data:

1. CPI AS benar terpediksi naik. CPI tidak naik tapi Core Naik artinya inflasi naik. Bitcoin naik sebagai lindung nilai karena Fed dipastikan akan potong suku bunga di September 2025 dan boleh jadi akan terus potong suku bunga hingga 3x. 

2. PPI naik 

3. Claim data naik

4. Retail Sales AS naik

5. Unmich naik

Data Minggu Depan

Mari kita bedah data minggu depan:

Senin, 18 Agustus 2025

22.00 WITA – NAHB INDEX

National Association of Housing Builder (NAHB) adalah Asosiasi kontraktor pembangunan Rumah di AS yang dapat menjadi acuan pertama data perumahan. Jika index ini naik maka artinya permintaan pembangunan rumah baru meningkat yang menjadikan DXY menguat karena Rumah adalah penyangga inflasi nomer satu.

Lewat kenaikan harga rumahlah pemerintah mendapatkan pendanaan untuk menambah jumlah edar uang karena komitmen pencicil KPR yang mau menanggung kenaikan inflasi dan suku bunga bank sentral. Jika NAHB naik maka DXY naik. Index ini sudah merana berbulan-bulan dan kenaikannya harus diperhatikan dengan seksama karena harga rumah tidak terjangkau lagi: 

Saya ingin sekali mengatakan bahwa NAHB harusnya mulai naik, tetapi saya tidak yakin siapa pembeli rumahnya. Namun dengan digantinya kepala BLS yang lalu oleh Antoni EJ, saya sangsi NAHB akan terus dibawah.

Aturan umumnya adalah jika NAHB naik maka DXY naik, karena NAHB adalah proyeksi bertambahnya hodler Dollar akibat demand perumahan yang naik melalui KPR. Tapi kalau harga rumah tidak terjangkau, siapa yang beli rumahnya? 

Jika NAHB naik maka DXY naik, tetapi kenaikan NAHB yang tidak dibarengi oleh jumlah hodler yang dollar yang bertambah atas permintaan rumah baru, maka kenaikan DXY atas dasar mortgage backed securities tidak dapat menguatkan DXY. Kan rumahnya ga laku, terus darimana pemerintah dapat uang? Apa dasarnya M2 Supply naik all time high?

Siapa yang menanggung inflasinya? Saya tidak bisa menjawab ini, Tetapi Bitcoin ATH adalah tanda bahwa uang yang pemerintah edarkan tidak didapat dari keringat orang bekerja namun dari “out of thin air”

Maka jika NAHB naik saja tidak mampu menguatkan DXY atau kenaikan DXY semu karena dibarengin jumlah edar uang yang naik, Bitcoin masih belum akan koreksi, kira-kira begini candle hari Senin:

Selasa, 19 Agustus 2025

20.30 WITA – Housing Starts

Jika NAHB naik maka pembangunan rumah baru juga naik, Jika Housing starts naik maka DXY naik. Tetapi perlu diingat bahwa kenaikan DXY yang membuat Bitcoin jatuh adalah kenaikan DXY dari uang asli, uang yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi yang menambah market cap, bukan uang yang sekedar dicetak tanpa ada kegiatan ekonomi. Misalnya: Housing starts naik tapi yang naik adalah Rumah Susun yang Multi-Family, contohnya tanah 3 are dibangun 4 lantai lalu dijadikan 4 rumah, yang dimiliki oleh 4 keluarga yang berbeda, itu masuk akal.

Di AS satu rumah bisa ditinggali oleh keluarga yang berbeda dan tak saling kenal, sama juga dengan Myanmar yang berencana bangun sejuta rumah dengan lebar 50M2, selangkah ke Toilet, Selangkah ke kamar, selangkah ke dapur, selangkah ke teras, kasihan orang Myanmar, padahal waktu kecil dulu bapaknya doang yang kerja tapi rumahnya gede-gede ampe harus teriak-teriak. Sekarang dipaksa hidup dengan rumah 50M2 dicicil 20 tahun. Mengenaskan ya jadi rakyat Myanmar.

Housing Starts akan naik tapi kenaikan DXY-nya semu, sehingga tidak mampu membuat Bitcoin koreksi dalam. Kira-kira Begini Candle Hari Selasa:

Rabu, 20 Agustus 2025

09.00 WITA – China Loan Prime Rate

Suku bunga pinjaman PBOC adalah tingkat dasar bunga pinjaman di bank, dengan memeliharanya di 3% saja itu sudah termasuk melonggarkan kebijakan moneter karena sudah murah banget, tanpa diturunkan bunganya, Jumlah edar uang Yuan akan naik.

Saat diumumkan jam 9 Pagi, Bitcoin akan naik karena pada masa sekarang, tidak ada sesuatu yang meyakinkan saya bahwa suku bunga pinjaman akan dinaikkan. Ingat, Bitcoin tidak naik hanya karena dibeli, namun Bitcoin juga naik atas turunnya nilai mata uang Yuan. Why? Karena liquidity Yuan adalah yang terbesar kedua didunia, Market Capnya dibawah dollar. 

02.00 WITA – FOMC meeting minutes

Tidak ada yang penting disini, saya harus tahu dulu siapa pembicaranya: 

Saya memprediksi, Pengganti Powell adalah Waller, ada juga kesempatan bahwa Barkin akan ditunjuk, siapa pun yang jadi Chairman diantara dua orang itu, sifat mereka adalah lemah, tidak setegas Powell dan keputusannya hanyalah di area Dovish.

Alasannya, mereka hanya akan jadi Chairman Fed jika mereka memihak Trump yang mencalonkan mereka sedangkan Trump sudah mempolitisasi BLS dengan memecatnya dan menggantikannya dengan Real EJ Antoni, maka saya pikir, yang memenangkan kursi Fed hanya yang akan meng-inverse kebijakan Powell.

Jika Powell Hawkish maka Barkin atau Waller tak akan bisa Hawkish alias Dovish only

Maka kira-kira Bitcoin hari Rabu akan naik, seperti ini:

Kamis, 19 Agustus 2025

08.00 WITA – JACKSON HOLE SYMPOSIUM MEETING 

Judulnya adalah:

 “Labor Markets in Transition: Demographics, Productivity, and Macroeconomic Policy.”

Pasar Buruh dalam Transisi: Demografis, Produktifitas dan kebijakan Makro Ekonomi….

Inti dari meeting ini adalah bagaimana AI akan menggantikan buruh dan bagaimana Mandat Bank Sentral tentang menciptakan lapangan pekerjaan terdampak oleh jumlah buruh yang meningkat akibat otomatisasi serta kemana buruh itu akan pergi mencari pekerjaan dan bagaimana kebijakan makro ekonomi berpengaruh pada pasar buruh. 

Saya pikir jaman dahulu, negara dengan penduduk terbesar seperti Tiongkok adalah sasaran investasi karena jumlah buruhnya berlimpah sehingga harganya murah. Masa berlalu, sekarang buruh yang melimpah itu akan menjadi masalah ketika otomatisasi AI berjalan karena mereka kehilangan pekerjaan, badai imigrasi akan berefek pada berbagai negara, Amerika yang merupakan Land of Immigran akan mengetatkan imigran dan menguranginya dengan berbagai aturan, tinggalah negeri yang tidak mampu adaptasi akan menjadi pembuangan buruh misalnya Sudan Selatan, India, Afrika dan Amerika selatan. Inflasi akan naik dan yang tak mampu bertahan akan dieliminasi oleh sistem, kekacauan akan terjadi karena ketimpangan kesejahteraan yang luar biasa, meeting ini akan sangat berarti karena Powell akan pensiun dan berbagai negara akan mengalami kelebihan buruh, dan pengangguran adalah pelemah mata uang penyebab inflasi.

Sangat menarik, tetapi ujungnya adalah bagaimana cara Pemimpin ini mencari exit liquidity dari kebijakannya yang hanya memikirkan circle elite-nya

20.30 Claim data

Claim data adalah Jumlah pengangguran mingguan yang meminta tunjangan ke pemerintah, Jumlahnya bervariasi tergantung state dan lama bekerja. 

Jika claim data naik maka DXY turun, sangat aneh ketika claim data baik-baik saja tetapi inflasi naik, PPI naik, dan Ekspor dimakan Tiongkok, tapi inilah data. Data bukan untuk dimakan mentah-mentah tetapi untuk dikombinasikan dengan teknikal analisi dan kebijakan macro agar biarnya menjadi firm.

Prediksi saya masih sama, claim data malam ini naik dan minggu depan juga naik, minggu ini juga akan diedit. Jika claim data tidak naik pasti continuing claim-nya naik, continuing claim adalah jumlah akumulasi pengangguran yang sudah ada. Laporan claim data tidak naik tetapi jika continuing claim naik sama saja bodong.

Karena continuing claim adalah beban negara yang mengonsumsi sumber daya tapi tidak ikut berkontribusi menanggung inflasi karena pengangguran tidak pegang dollar. Tetapi selogis-logisnya saya, saya ingin meng-inverse prediksi saya karena Antoni EJ telah jadi kepala BLS. Kepala BPS sebelumnya dipecat karena laporan NFP jelek dan direvisi. Tidak ada alasan Antoni naik tahta kecuali mampu menjanjikan bahwa laporan NFP akan baik dan sesuai narasi Trump

21.45 S&P Global Manufacturing 

Jika PMI Manufacturing naik maka DXY naik, Manufacturing adalah pabrik padat karya yang mempu menggerakan riak ekonomi karena melibatkan banyak industri itu sebabnya banyak negara mengincar investasi mobil karena mobil mampu menyerap inflasi akibat dicetaknya uang berlebihan oleh pemerintah via kredit kendaraan bermotor. Saat kita beli mobil dan kredit 5 tahun misalnya pada saat akhir kredit total jumlah uang tersebut dapat menghasilkan dua mobil, satu untuk banker satu untuk pemilik asli mobil, itu sebabnya di Thailand tidak ada kendaraan umum, agar semua masyarakat mencicil mobil sehingga negara semakin untung karena bisa menyelipkan pajak inflasi via KKB. Kalau ada kendaraan umum nanti ngga ada yang beli mobil dan motor. 

Semakin Trump menunda tariff pada Tiongkok semakin Expor AS akan tergerus dan saya yakin PMI manufacturing indexnya akan koreksi lagi sehingga DXY akan turun. Jika sampai laporan PMI naik seharusnya Bitcoin turun, tapi jika PMI naik tapi Bitcoin naik maka data tersebut tidak akurat dan DXY menjadi semu.

Kenaikan PMI seharusnya menaikan daya beli masyarakat sehingga mata uangnya menguat, kenaikan PMI yang tidak didukung kenaikan DXY yang kuat adalah kenaikan PMI oleh data yang tidak akurat dan tidak sesuai lapangan. Prediksi saya PMI turun, dan DXY tidak turun karena asa laporan Existing Home Sales

22.00 Existing Home Sales

Kita prediksi NAHB naik hina dan Housing Starts tempat negara mencetak uang juga naik maka prediksi saya Existing Home Sales naik.

Jika Existing Home sales naik maka DXY naik. Sehingga Bitcoin akan koreksi. Kira-kira begini candle hari Kamis:

Jum’at 22 Agustus 2025

 

Sabtu 23 Agustus 2025

08.30 WITA – CPI JAPAN

Tujuan pemerintah didirikan bukanlah menomersatukan rakyat tetapi hidup harmoni dengan yang lebih berkuasa. Dengan adanya multipolar kita berharapa dunia ini tidak dikuasai hanya satu atau dua negara seperti sekarang, tetapi menyebar namun kekuasaan yang dimiliki banyak orang rawan konflik. Jepang adalah negara yang mempunyai karakter berbeda dengan negara lain, disaat negara lain mencoba menjaga inflasi, Jepang harus mencari cara agar mata uangnya inflasi karena rakyatnya sangat hemat dan suka investasi sehingga sangat susah membuat rakyat Jepang konsumtif untuk menggerakkan roda ekonomi.

Saat pandemi setiap orang Jepang menerima bansos dari pemerintah, 4 tahun seusai pandemi, uang bansos masih mengendap direkening. Jepang adalah jajahan Amerika Dan mereka sadar menjadi exit liquidity Amerika lewat hodl Surat Utang Amerika, Jepang disedot keringatnya karena kalah peranh, itu sebabnya saya prediksi Yen akan ke 160/dollar. Dan itu adalah bensin Bitcoin karena market cap Yuan adalah nomer 4 terbesar didunia. Jika Jepang tidak melemahkan mata uangnya maka pasar Ekspornya adakan dirampok Tiongkok yang segalanya lebih murah, lebih canggih dan lebih loyal pada fitur setiap barang elektroniknya. 

Maka itu hukumnya beda, Jika CPI Jepang naik maka Bitcoin naik, Jika CPI Jepang turun, Bitcoin semakin naik. Kenapa? Karena artinya Pemerintah perlu menggelontorkan stimulus lebih besar lagi agar roda ekonominya berputar. Saya Prediksi CPI Jepang masih akan stuck di 3.3% sehingga Bitcoin naik. 

Kira-kira begini Candle hari Jumat dan Sabtu:

Terimakasih sudah membaca. 

Saya ingin menegaskan kembali bahwa saya hanyalah Crypto Trader biasa sama seperti CT-CT yang lainya, saya bukanlah penasehat keuangan bahkan saya juga ngga pernah sekolah ekonomi, semua yang saya pelajari hanya berdasarkan pengetahuan saya yang basic sekali, sehingga kesalahan analisa saya adalah pasti dan tidak dapat dijadikan referensi. Menjadikan saya acuan jual beli adalah salah karena itu analisalah sendiri dan ini bukanlah nasehat keuangan. 

Yang Pinter dong Gesss….

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dana Pensiun Guru California nvestasi ke Bitcoin Lewat MicroStrategy

Sistem Pensiun Guru Negara Bagian California (CalSTRS), dana pensiun publik terbesar ketiga di Amerika Serikat, resmi mengungkapkan kepemilikan saham di MicroStrategy (MSTR) senilai $133 juta. Langkah ini memberikan CalSTRS eksposur tidak langsung terhadap Bitcoin, menandai salah satu investasi terbesar dari lembaga pensiun ke dalam aset digital.

Berdasarkan pengajuan terbaru, CalSTRS membeli 25.346 saham MicroStrategy senilai sekitar $34,9 juta dalam portofolionya. MicroStrategy—yang kini dikenal sebagai Strategy Inc.—memegang lebih dari 629.000 BTC dengan valuasi lebih dari $71 miliar. Dengan demikian, kepemilikan saham MSTR dianggap setara dengan posisi long leverage pada Bitcoin, sehingga menghubungkan sebagian dana pensiun para guru di California dengan kinerja kripto terbesar di dunia.

Diversifikasi Portofolio, tapi Ada Risiko

Dilaporkan The Street, selain MicroStrategy, CalSTRS juga memiliki investasi besar di saham teknologi unggulan. Portofolionya mencakup 12,2 juta saham Microsoft senilai $5,48 miliar, serta 1,9 juta saham Micron Technology senilai $250 juta. Meski nilai investasinya di MicroStrategy jauh lebih kecil dibandingkan alokasi ke perusahaan teknologi besar, langkah ini menonjol karena keterkaitannya langsung dengan Bitcoin.

microstrategy borong bitcoin
Ilustrasi MicroStrategy dan Bitcoin.

Baca juga: Survei: Banyak Orang Yakin Investasi Aset Kripto Bisa untuk Dana Pensiun

Namun, keputusan ini bukan tanpa risiko. Harga saham Strategy sangat berkorelasi dengan volatilitas Bitcoin, sehingga CalSTRS secara tidak langsung terpapar fluktuasi tajam pasar kripto. Meski begitu, keberanian salah satu dana pensiun terbesar di AS untuk menempatkan aset pada instrumen yang terkait Bitcoin dipandang sebagai momen bersejarah. Tak menutup kemungkinan lembaga keuangan tradisional lain akan mengikuti jejak serupa.

Didukung Regulasi Baru AS

Investasi ini muncul hanya beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 7 Agustus 2025, yang mengizinkan mata uang kripto serta aset alternatif lainnya dimasukkan dalam rencana pensiun 401(k).

Kebijakan tersebut memperkuat legitimasi aset digital di pasar tradisional, sekaligus memberi ruang bagi lembaga investasi besar seperti CalSTRS untuk mengalokasikan sebagian dana pensiun ke aset kripto.

Per 19 Agustus 2025, valuasi MicroStrategy mencapai sekitar $96 miliar, semakin menegaskan posisinya sebagai proxy utama untuk eksposur terhadap Bitcoin di pasar saham.

Baca juga: Donald Trump Kaji Kebijakan 401(k), Dana Pensiun Warga AS Pakai Kripto?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke Level $112.000, Pasar Masih Janjikan Optimisme

Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar di dunia, kembali menjadi sorotan setelah harganya tercatat di $112,966.97 per BTC pada perdagangan hari ini.

Meski mengalami koreksi tipis sebesar -0,77% dalam 24 jam terakhir, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya sebagai kripto nomor satu dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,247.26 miliar USD.

Data ini menunjukkan bahwa dominasi Bitcoin di pasar aset digital masih sangat kuat di tengah volatilitas global.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 23 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Bertahan di Atas $113 Ribu, Antara Bullish Dan Bearish

Pergerakan Harga: Fluktuasi dalam Jangka Pendek

Dalam kurun waktu harian, Bitcoin sempat bergerak pada kisaran terendah $111,986.23 hingga tertinggi $114,008.35.

Angka ini menunjukkan rentang perdagangan yang relatif ketat, menandakan adanya konsolidasi pasar setelah reli panjang yang sempat mendorong harga menuju rekor tertinggi $124,457.12.

Namun, dalam rentang waktu yang lebih luas, pergerakan Bitcoin memperlihatkan tren yang menarik.

Dalam 30 hari terakhir, BTC masih mencatatkan pelemahan sebesar -5,03%, setara dengan penurunan sekitar $5,979.44.

Meski begitu, jika ditarik ke periode 60 hari, harga Bitcoin justru meningkat tajam sebesar +11,17%, atau naik sekitar $11,337.83.

Bahkan dalam 90 hari terakhir, BTC masih mampu tumbuh +4,25%, memperlihatkan kekuatan fundamental yang tidak bisa diabaikan.

Volume Perdagangan Tinggi: Bukti Likuiditas Pasar

Salah satu indikator yang mencerminkan sehatnya ekosistem Bitcoin adalah tingginya aktivitas perdagangan.

Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi BTC mencapai $58.81 miliar USD, angka yang hampir menyamai rata-rata volume harian pasar saham global untuk beberapa emiten besar.

Hal ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap BTC masih sangat kuat meski harga sedang terkoreksi.

Dari sisi pasokan, Bitcoin semakin mendekati titik maksimalnya. Saat ini terdapat 19.91 juta BTC yang sudah beredar dari total maksimum 21 juta BTC.

Artinya, lebih dari 94,8% pasokan Bitcoin telah ditambang, sehingga kelangkaan aset ini semakin nyata dan berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang.

Optimisme Investor Masih Terjaga

Meski pergerakan harga harian dan mingguan cenderung negatif, banyak analis menilai bahwa Bitcoin sedang berada dalam fase sehat untuk konsolidasi sebelum potensi reli berikutnya.

Fakta bahwa BTC masih bertahan di atas level psikologis $110 ribu dianggap sebagai sinyal positif, apalagi jika dikaitkan dengan perkembangan adopsi institusional dan minat dari sektor tradisional keuangan (TradFi).

Rekor tertinggi BTC di level $124,457.12 yang tercapai belum lama ini juga menjadi target psikologis yang masih relevan.

Jika momentum beli kembali meningkat, bukan tidak mungkin Bitcoin dapat menguji kembali level tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: 5 Token Ekosistem Bitcoin Teratas di Pasar Kripto Tahun 2025

BTC Tetap Jadi Pemimpin Pasar Kripto

Dengan kapitalisasi pasar raksasa, volume perdagangan tinggi, serta pasokan yang semakin terbatas, Bitcoin tetap menjadi aset utama yang diperhitungkan di dunia kripto.

Meski harga saat ini berada sedikit di bawah performa bulanan, tren jangka menengah hingga panjang masih memberikan optimisme bagi investor.

Koreksi kecil yang terjadi bisa jadi hanya jeda singkat sebelum reli berikutnya. Bagi para pelaku pasar, BTC tetap menjadi barometer utama arah industri kripto global dan aset yang paling banyak dilirik dalam setiap pergerakan pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 22 Agustus 2025: Bitcoin Koreksi, Ada Apa?

Pasar kripto hari ini, Jumat (22/8) diramaikan oleh kabar Bitcoin tergelincir di bawah $113.000 meski AS dan Uni Eropa sepakat memangkas tarif Trump, dengan aksi ambil untung serta ketidakpastian pemangkasan suku bunga Fed jadi faktor utama.

Di sisi lain, BNB mencetak rekor baru di $881 berkat akumulasi holder jangka menengah dan rendahnya tekanan jual. Untuk pengguna Tokocrypto, SKYA Tanding Trading resmi dimulai dengan hadiah total Rp200 juta bagi trader yang memenuhi syarat. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Anjlok Meski AS & Uni Eropa Sepakati Solusi Tarif Trump

  • Bitcoin turun di bawah $113.000 setelah kesepakatan AS-UE.
  • Kesepakatan itu mengurangi tarif Trump AS terhadap UE menjadi 15%.
  • Harga BTC turun karena aksi ambil untung dan ketidakpastian pemotongan suku bunga Fed September.

Rekor Baru BNB: Awal dari Kenaikan Lain?

  • BNB mencapai rekor tertinggi $881, melanjutkan kenaikan satu bulan.
  • Holder beli lebih banyak BNB, terlihat dari peningkatan akumulasi di rentang 3–6 bulan.
  • Penurunan cadangan devisa menunjukkan tekanan jual yang rendah dan potensi kenaikan berkelanjutan.

SKYA Tanding Trading Dimulai! Total Hadiah Rp200 Juta!*

Tiga Poin Utama dari Pergerakan Harga Ethereum

  • Kenaikan Ethereum ke $4.793 melambat karena aksi ambil untung.
  • Dominasi penjualan menunjukkan sentimen bullish yang melemah.
  • Jika ETH menembus support $4.063, harga bisa turun ke $3.491.

Tiga Alasan Mengapa XRP Hadapi Kondisi Bearish

  • Whale kembali menyalurkan dana ke bursa, yang sebelumnya memicu penurunan harga.
  • Persilangan EMA bearish ketiga berpotensi terbentuk.
  • Support kunci di $2,81 berada di bawah tekanan, mengancam penurunan harga.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Bertahan di Atas $113 Ribu, Antara Bullish Dan Bearish

Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan utama pasar kripto setelah harganya berhasil bertahan di kisaran $113.847,79 per BTC pada perdagangan terbaru.

Dengan kapitalisasi pasar menembus $2,26 triliun dan volume perdagangan harian mencapai $65,95 miliar, aset digital terbesar di dunia ini tetap menunjukkan dominasinya sebagai instrumen investasi global.

Namun, pertanyaannya: apakah Bitcoin sedang mempersiapkan momentum bullish baru atau justru memasuki fase konsolidasi yang lebih panjang?

Pergerakan Harga: Stabil, Tapi Ada Tekanan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: 5 Token Ekosistem Bitcoin Teratas di Pasar Kripto Tahun 2025

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin mengalami kenaikan tipis sebesar +0,26%, dengan rentang perdagangan antara $112.387,96 (terendah) hingga $114.802,65 (tertinggi).

Angka ini menunjukkan volatilitas yang relatif terkendali, meski tren jangka pendek masih penuh ketidakpastian.

Secara historis, Bitcoin mencatat rekor tertinggi di level $124.457,12, dan harga saat ini masih terpaut sekitar 9% dari level tersebut.

Artinya, peluang bagi BTC untuk kembali menantang all-time high (ATH) masih terbuka, terutama jika didukung oleh sentimen positif pasar global.

Riwayat Pergerakan 90 Hari: Fluktuasi dengan Tren Naik

Melihat data harga dalam tiga bulan terakhir, Bitcoin menunjukkan dinamika yang cukup menarik:

  • 30 Hari terakhir: turun sebesar -2,45% atau setara $2.862,06.
  • 60 Hari terakhir: naik +11,12% atau $11.408,98.
  • 90 Hari terakhir: menguat +2,9% atau $3.213,45.

Data ini memperlihatkan bahwa meskipun BTC sempat mengalami tekanan dalam sebulan terakhir, tren jangka menengah masih relatif positif.

Investor jangka panjang bisa melihat kondisi ini sebagai fase konsolidasi sebelum potensi kenaikan berikutnya.

Tekanan Mingguan: Sinyal Bearish Jangka Pendek

Meski pergerakan harian menunjukkan kenaikan, grafik mingguan justru memperlihatkan penurunan yang cukup tajam.

Dalam 7 hari terakhir, BTC terkoreksi 7,42%, menandakan adanya aksi ambil untung atau berkurangnya minat beli di level harga saat ini.

Selain itu, perubahan harga dalam 1 jam terakhir yang menunjukkan penurunan -0,17% juga memperkuat sinyal adanya tekanan jual jangka pendek.

Fundamental Pasar: Supply Semakin Terbatas

Dari sisi pasokan, Bitcoin kini memiliki sirkulasi 19,91 juta BTC, atau 94,81% dari total maksimum 21 juta BTC.

Dengan ketersediaan yang semakin menipis, teori dasar ekonomi supply-demand menegaskan bahwa harga BTC berpotensi terus naik dalam jangka panjang, selama permintaan tetap tinggi.

Menariknya, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) tercatat di level $2,39 triliun, menandakan potensi valuasi yang lebih besar jika seluruh BTC yang tersedia telah beredar di pasar.

Prediksi Harga Bitcoin: Ke Mana Arah Selanjutnya?

Berdasarkan data teknikal dan fundamental, ada beberapa skenario yang mungkin terjadi pada harga Bitcoin dalam waktu dekat:

  1. Bullish Scenario
    Jika BTC mampu bertahan di atas level support $112.000 dan menembus kembali resistance di $115.000, peluang menuju $120.000 bahkan mendekati ATH di $124.457 akan semakin terbuka. Sentimen positif dari adopsi institusi maupun regulasi yang mendukung bisa menjadi katalis kuat.
  2. Bearish Scenario
    Sebaliknya, jika tekanan jual terus berlanjut dan harga menembus di bawah $112.000, maka BTC berpotensi terkoreksi lebih dalam ke area $108.000–$110.000. Skenario ini bisa terjadi apabila kondisi makroekonomi global memburuk, misalnya akibat kebijakan suku bunga yang lebih ketat dari The Fed.
  3. Konsolidasi
    Skenario yang paling realistis saat ini adalah konsolidasi harga di kisaran $112.000–$115.000, sebelum pasar menentukan arah lebih jelas. Investor tampaknya masih menunggu pemicu baru, baik dari sisi geopolitik, kebijakan moneter, maupun perkembangan ekosistem kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Bitcoin di Persimpangan: Turun Tipis, Tapi Momentum Masih Kuat

Bitcoin saat ini berada dalam fase kritis: meski masih menunjukkan kekuatan di atas $113.000, tekanan jangka pendek tidak bisa diabaikan.

Bagi investor jangka panjang, kondisi konsolidasi justru bisa menjadi peluang akumulasi sebelum terjadinya lonjakan berikutnya.

Namun, volatilitas tetap menjadi ciri khas BTC. Oleh karena itu, disiplin dalam manajemen risiko dan strategi investasi yang matang menjadi kunci utama untuk menghadapi ketidakpastian harga Bitcoin dalam beberapa minggu ke depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Top Token Cadangan Strategis Kripto AS Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

Cadangan strategis kripto Amerika Serikat semakin menjadi sorotan, terutama dengan fokus pada aset digital berkapitalisasi besar yang dianggap memiliki nilai fundamental kuat dan likuiditas tinggi. Berikut adalah daftar token cadangan strategis kripto AS berdasarkan kapitalisasi pasar, mencakup pergerakan harga terbaru serta data penting lainnya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga: $112,300.55
  • Perubahan: +0,23% (1 jam), +1,74% (24 jam), +5,30% (7 hari)
  • Kapitalisasi Pasar: $2,23 triliun
  • Volume 24 Jam: $58,95 miliar
  • Sirkulasi: 19,9 juta BTC

Sebagai aset kripto pertama dan terbesar, Bitcoin tetap menjadi pilar utama dalam cadangan strategis. Dengan kapitalisasi pasar di atas $2 triliun, BTC dipandang sebagai aset “emas digital” yang mendominasi sektor kripto global.

Baca juga: Donald Trump Bentuk Cadangan Bitcoin Strategis AS, Apa Itu?

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga: $4,231.73
  • Perubahan: +0,43% (1 jam), +2,71% (24 jam), +7,15% (7 hari)
  • Kapitalisasi Pasar: $510,80 miliar
  • Volume 24 Jam: $33,83 miliar
  • Sirkulasi: 120,7 juta ETH

Sebagai tulang punggung ekosistem smart contract dan aplikasi terdesentralisasi, Ethereum terus menjadi salah satu aset paling penting. Dengan inovasi melalui Ethereum 2.0, ETH semakin menguatkan posisinya di sektor cadangan strategis.

3. XRP (XRP)

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga: $2.85
  • Perubahan: +1,00% (1 jam), +3,56% (24 jam), +7,53% (7 hari)
  • Kapitalisasi Pasar: $169,61 miliar
  • Volume 24 Jam: $4,61 miliar
  • Sirkulasi: 59,41 miliar XRP

XRP, token yang berfokus pada solusi pembayaran lintas batas, terus mempertahankan peran penting dalam sistem keuangan digital. Aset ini dipandang strategis karena efisiensinya dalam transaksi cepat dan biaya rendah.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga: $180.72
  • Perubahan: +0,45% (1 jam), +3,34% (24 jam), +6,10% (7 hari)
  • Kapitalisasi Pasar: $97,64 miliar
  • Volume 24 Jam: $5,40 miliar
  • Sirkulasi: 540,31 juta SOL

Solana semakin dikenal sebagai blockchain dengan kecepatan tinggi dan biaya transaksi rendah. Dukungan ekosistem yang luas menjadikan SOL sebagai salah satu aset potensial dalam cadangan strategis kripto.

Baca juga: Trump Bentuk Cadangan Bitcoin, Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto?

5. Cardano (ADA)

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Jumat, 15 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga: $0.8502
  • Perubahan: +1,34% (1 jam), +4,07% (24 jam), +8,25% (7 hari)
  • Kapitalisasi Pasar: $30,35 miliar
  • Volume 24 Jam: $1,29 miliar
  • Sirkulasi: 35,69 miliar ADA

Dengan fokus pada skalabilitas, keberlanjutan, dan penelitian akademis, Cardano menawarkan pendekatan unik dalam pengembangan blockchain. Hal ini menjadikannya salah satu aset yang dinilai berharga untuk masuk dalam daftar cadangan strategis.

Daftar top token cadangan strategis kripto AS menunjukkan dominasi aset besar seperti Bitcoin, Ethereum, dan XRP, dengan tambahan kekuatan dari Solana dan Cardano. Aset-aset ini dipilih bukan hanya karena kapitalisasi pasarnya yang besar, tetapi juga karena peran pentingnya dalam mendukung infrastruktur keuangan digital masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Token Ekosistem Bitcoin Teratas di Pasar Kripto Tahun 2025

Ekosistem Bitcoin terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat, melampaui perannya sebagai sekadar mata uang digital. Hingga pertengahan 2025, berbagai proyek dan token yang dibangun di atas atau terkait dengan jaringan Bitcoin semakin mengukuhkan posisinya. Data terbaru menunjukkan lima token teratas yang menjadi sorotan investor dan pengembang.

Bitcoin

Berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTC) tetap berada di puncak. Dengan nilai saat ini sekitar $27.380, BTC tidak hanya menjadi aset digital paling berharga, tetapi juga fondasi bagi inovasi blockchain.

Penciptaan Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto pada 2009 membuka jalan bagi transaksi aman dan terdesentralisasi tanpa perantara. Pembatasan pasokan hingga 21 juta koin menjadikannya aset deflasi yang menarik bagi banyak pihak.

Wrapped Bitcoin (WBTC)

Wrapped Bitcoin (WBTC)
Ilustrasi aset kripto Wrapped Bitcoin (WBTC).

Baca juga: Tren Bitcoin 18-22 Agustus 2025: Lanjut TP-TP

Di posisi kedua, Wrapped Bitcoin (WBTC) muncul sebagai jembatan penting antara Bitcoin dan dunia Decentralized Finance (DeFi). WBTC, yang merupakan versi Bitcoin yang ditokenisasi pada jaringan Ethereum, memungkinkan pemegang BTC untuk memanfaatkan aset mereka dalam berbagai protokol DeFi seperti pinjaman dan perdagangan.

Didukung 1:1 oleh Bitcoin, WBTC menawarkan interoperabilitas yang sangat dibutuhkan antara dua ekosistem blockchain terbesar.

Bitcoin Cash (BCH)

Selanjutnya, Bitcoin Cash (BCH) menempati posisi ketiga. Lahir dari hard fork Bitcoin pada tahun 2017, BCH dirancang untuk mengatasi masalah skalabilitas. Dengan batas ukuran blok yang lebih besar, BCH menawarkan waktu transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah, menjadikannya pilihan yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Fokusnya pada kegunaan sebagai mata uang telah menarik perhatian para pedagang dan pengguna yang mencari efisiensi transaksi.

Stacks (STX) dan Bitcoin SV (BSV)

Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.
Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.

Dilaporkan Coindcx, dua token lain yang patut diperhitungkan adalah Stacks (STX) dan Bitcoin SV (BSV). Stacks, yang beroperasi di blockchain miliknya sendiri, memungkinkan eksekusi kontrak pintar di jaringan Bitcoin. Ini membuka pintu bagi pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang memanfaatkan keamanan Bitcoin, memperluas fungsionalitasnya melampaui sekadar penyimpanan nilai.

Sementara itu, Bitcoin SV (BSV), hasil hard fork dari Bitcoin Cash pada 2018, berfokus pada skalabilitas masif dengan ukuran blok yang jauh lebih besar. BSV berambisi menjadi platform utama untuk pembayaran mikro dan aplikasi skala perusahaan, mengklaim kembali visi asli Bitcoin yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto.

Perkembangan kelima token ini menunjukkan bahwa ekosistem Bitcoin jauh dari stagnan. Inovasi terus bermunculan, memperkaya layanan dan utilitas bagi pengguna. Seperti halnya investasi aset digital lainnya, riset mendalam tetap krusial sebelum mengambil keputusan. CoinDCX, salah satu platform investasi kripto terkemuka, menyediakan akses mudah bagi investor yang ingin masuk ke dunia token ekosistem Bitcoin ini.

Baca juga: Bitcoin di Persimpangan: Turun Tipis, Tapi Momentum Masih Kuat


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin di Persimpangan: Turun Tipis, Tapi Momentum Masih Kuat

Bitcoin (BTC), aset kripto nomor satu dunia, kembali menjadi sorotan setelah mengalami koreksi harian meski tetap bertahan di atas level psikologis $110,000.

Pergerakan harga terbaru menunjukkan volatilitas yang sehat, namun juga menimbulkan pertanyaan: apakah BTC sedang bersiap untuk konsolidasi lebih panjang, atau justru menuju reli berikutnya?

Performa Harga Terkini

  • Harga saat ini: $113,625.45 per BTC
  • Kapitalisasi pasar: $2,262.15 miliar
  • Volume perdagangan 24 jam: $71.72 miliar
  • Sirkulasi: 19.91 juta BTC (94.8% dari total suplai maksimum 21 juta BTC)

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin turun -1.24%, dengan kisaran harga harian antara $112,578.67 hingga $115,906.09.

Meski koreksi tipis, BTC masih mempertahankan kapitalisasi pasar di atas $2 triliun, menegaskan dominasinya sebagai aset digital paling likuid.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Masuki Fase Konsolidasi Sehat, Bitcoin Terkoreksi di Level $115.010

Riwayat Pergerakan Harga BTC (USD)

  • Harian: -1.20%
  • 30 Hari: -4.15%
  • 60 Hari: +9.83%
  • 90 Hari: +2.05%

Artinya, dalam jangka menengah (60–90 hari), Bitcoin masih menunjukkan tren kenaikan meski sempat mengalami koreksi bulanan.

Rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) masih bertahan di $124,457.12, sehingga harga saat ini sekitar 8.7% lebih rendah dari puncaknya.

Analisis Teknis: Sinyal Jangka Pendek dan Panjang

  1. Support & Resistance
    • Support terdekat: $112,500 – terbukti menjadi titik pantul pada perdagangan terakhir.
    • Resistance terdekat: $116,000 – $118,000, yang perlu ditembus untuk membuka jalan menuju level ATH.
  2. Moving Average (MA)
    • BTC saat ini diperdagangkan sedikit di atas MA50 harian, sinyal netral ke bullish.
    • Selama BTC bertahan di atas $110,000, tren jangka menengah dianggap aman.
  3. Relative Strength Index (RSI)
    • RSI harian berada di zona 52–55, menunjukkan pasar dalam kondisi netral, tidak overbought maupun oversold.
    • Ini memberi ruang untuk kenaikan baru jika volume beli meningkat.
  4. Volume & Market Sentiment
    • Volume perdagangan harian $72 miliar menunjukkan likuiditas yang kuat.
    • Namun, dominasi BTC dalam market crypto sedikit tertekan karena sebagian dana mengalir ke altcoin besar seperti Ethereum dan Solana.

Grafik teknikal Bitcoin (BTC/USD) menunjukkan level support $112,500, resistance $116,000, serta Moving Average (MA20 & MA50).

Dari chart ini, tren jangka pendek masih sideways dengan tekanan bearish tipis. Jika BTC mampu bertahan di atas $112,500, peluang rebound menuju $116,000 – $118,000 terbuka. Namun, jika jebol support, koreksi bisa menguji area $110,000.

Prediksi Harga: Konsolidasi Sebelum Aksi Besar

Berdasarkan pola teknikal dan indikator fundamental, ada dua skenario utama dalam beberapa minggu ke depan:

  1. Skenario Bullish (probabilitas 60%)
    Jika BTC mampu menembus resistance $116,000 dengan volume tinggi, target kenaikan berikutnya adalah $120,000$122,500. Momentum ini bisa menguji kembali level ATH $124,457, bahkan membuka peluang reli ke $130,000 pada kuartal IV 2025.
  2. Skenario Bearish (probabilitas 40%)
    Jika tekanan jual berlanjut, BTC bisa terkoreksi ke support kuat di $110,000 atau bahkan $107,500. Namun, selama tidak turun di bawah $105,000, tren jangka panjang masih bullish.

Faktor Fundamental yang Menggerakkan BTC

  1. Institusional Adoption – Semakin banyak perusahaan publik dan institusi keuangan menggunakan BTC sebagai aset cadangan.
  2. Regulasi Global – Perkembangan regulasi kripto di AS dan Eropa berpotensi meningkatkan kepercayaan investor.
  3. Halving Effect – Dengan suplai maksimum mendekati batas (94.8% sudah beredar), Bitcoin makin langka, yang secara historis mendukung kenaikan harga jangka panjang.

Baca Juga: Naik Tipis, Harga Bitcoin Bertahan di Atas $118.000

Meski turun tipis dalam 24 jam terakhir, Bitcoin masih berada dalam jalur bullish jangka panjang. Koreksi ini dapat dianggap sebagai fase konsolidasi sehat sebelum potensi reli menuju $120,000.

Dengan kapitalisasi pasar yang tetap kokoh di atas $2 triliun, BTC menunjukkan dirinya bukan sekadar aset spekulatif, melainkan penyimpan nilai digital global.

Investor jangka pendek sebaiknya memperhatikan level support $112,500 dan resistance $116,000, sementara investor jangka panjang masih bisa optimis menatap target $130,000 pada akhir tahun jika tren positif berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 20 Agustus 2025: Bitcoin Diprediksi Turun Lagi?

Pasar kripto hari ini, Rabu (20/8) diramaikan oleh kabar Bitcoin turun 7% dari puncaknya namun indikator whale dan peta panas likuidasi menunjukkan potensi titik terendah di $120.000. Sementara itu, altcoin berpeluang mencetak rekor baru dengan EPIC mendekati resistensi $3,03, BNB hanya 4% dari ATH, dan XRP bergerak di kisaran $2,95–$3,55.

Sementara itu, Tokocrypto juga menghadirkan promo Undang Teman berhadiah total Rp30 juta bagi pengguna yang mengajak teman trading. Dari sisi analisis, VanEck optimistis Bitcoin bisa menembus $180.000 akhir 2025 berkat ketahanan pasar dan volatilitas rendah. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Menunjukkan Tanda-tanda Qkan Mencapai Titik Terendah

  • ​Harga Bitcoin turun 7% dari titik tertinggi sepanjang masa.
  • ​Rasio Exchange Whale mengindikasikan bahwa Bitcoin mungkin mendekati titik terendah.
  • ​Peta panas likuidasi Bitcoin menunjukkan harga target $120.000.

Altcoin Berpotensi Mencapai Rekor Tertinggi Baru di Minggu Ketiga Agustus

  • ​EPIC berada 3,8% di bawah puncaknya, dengan resistensi di $3,03.
  • ​BNB berjarak 4% dari titik tertinggi sepanjang masa.
  • ​Harga XRP berada di dalam support utama di $2,95 dan resistance di $3,15–$3,55.

Undang Teman Dapat Cuan Raih Hadiah Rp30 Juta!

VanEck Klaim Bitcoin Akan Mencapai $180.000 pada Akhir Tahun

  • VanEck memprediksi Bitcoin akan mencapai $180.000 pada akhir 2025.
  • ​Perusahaan ini menyoroti ketahanan Bitcoin di tengah tantangan pasar.
  • ​VanEck menekankan bahwa volatilitas rendah mendukung momentum Bitcoin.

Harga Ethereum Berpotensi Pulih Karena Masuknya Pembeli Baru

  • ​Harga Ethereum bertahan di atas $4.000, didukung oleh investor jangka panjang kuat.
  • ​Pemegang jangka pendek Ethereum terus meningkat.
  • ​Garis EMA bearish mengancam penurunan harga Ethereum di bawah $4.000.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com