Akhir-akhir ini perkembangan NFT di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Bagaimana tidak, saat ini sudah banyak warganet yang memperbincangkan NFT di berbagai media sosial, seperti Discord, Facebook, dan Twitter. Semakin cepatnya perkembangan NFT, semakin banyak pula jenis NFT yang hadir.
Penasaran apa aja jenis NFT yang diperjualbelikan? Yuk, simak bareng!
NFT, Angin Segar bagi Bidang Seni dan Hiburan
Merupakan singkatan dari Non-Fungible Token, NFT adalah token digital yang ditautkan ke dalam sistem blockchainyang bisa digunakan untuk menjual dan membeli berbagai karya seni, seperti video, musik, tweet, desain, animasi, meme, dan sebagainya.
Dikarenakan fungsinya yang dapat digunakan untuk menjual karya seni, bisa disimpulkan NFT adalah sebuah angin segar yang hadir khususnya bagi para seniman dan kolektor. Ini dikarenakan, melalui NFT, para seniman secara otomatis akan mendapat bukti sertifikasi kepemilikan karya digital dan bisa menjual karyanya.
Hal di atas juga berlaku untuk penikmat seni dan hiburan. Mereka bisa membeli berbagai karya digital unik di dalam sistem blockchain, dan tentunya mendapat sertifikasi kepemilikan dari sang pembuat karya bila akhirnya penikmat seni sepakat untuk membeli karya tersebut.
Artist dan Collector, Para Aktor dalam Dunia NFT
Dalam dunia NFT, mereka yang menghasilkan dan memamerkan karyanya melalui NFT disebut sebagai artist atau creator. Para creator bisa datang dari berbagai kalangan, seperti seniman dan musisi. Melibatkan NFT dalam pembuatan karya tentu menjadi terobosan bagi para creator karena bisa menghilangkan barrier atau batasan seperti lokasi dan waktu.
Setelah creator, ada collector. Collector adalah mereka yang menikmati seni NFT dan berpotensi untuk membeli karya NFT. Tujuan collector dalam membeli seni NFT pada umumnya adalah karena menyukai seni tersebut atau dijadikan sebagai aset investasi, karena tidak menutup kemungkinan harganya akan melambung tinggi di masa depan.
Jenis-jenis NFT yang Sering Ditemukan
Setelah mengetahui para aktor dalam dunia NFT, berikut jenis-jenis NFT yang populer dan diperjualbelikan saat ini:
1. NFT Art
NFT Art adalah salah satu jenis NFT yang paling banyak dibuat oleh para kreator. Secara sederhana, NFT Art merupakan karya seni yang diterbitkan ke dalam bentuk token kripto dan dapat diperjualbelikan pada sistem blockchain. Karya seni pada NFT Art biasanya merujuk kepada desain, video, logo, dan sebagainya.
Kreator yang akan menjual NFT Art-nya bisa memamerkan karyanya kepada calon kolektor potensial melalui berbagai marketplace yang tersedia.
2. NFT Music
Bagi musisi, NFT bisa digunakan untuk membagikan kepemilikan lagu kepada para pendengar setianya dan kolektor pecinta musik. Terlebih lagi, NFT Music masih terbilang jarang dan sulit ditemukan. Dilansir dari Ditto Music (2/6/21), sampai saat ini kurang lebih terdapat 150 karya NFT Music yang beredar dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Untuk para musisi dan kolektor yang ingin memamerkan serta menikmati NFT Music, Anda bisa mencarinya pada marketplace Opulus. Opulus adalah platform pertama yang mengeluarkan copyright untuk NFT Music dan bisa menjadi opsi bagi para musisi di tengah pandemi COVID-19 untuk mendatangkan passive income.
3. NFT Game
Pada dasarnya yang bisa dikategorikan ke dalam NFT Game adalah item atau komponen pelengkappada game, seperti skin, aksesoris, kartu, dan sebagainya.
Bagi para gamers, tentu hal ini menjadi ladang cuan, karena mereka bisa memiliki NFT Games yang unik dan bisa menjualnya kembali di pasar game berbasis blockchain. Selain itu, jika semakin banyak kolektor yang membeli NFT Game, tentu saja hal ini bisa mendongkrak ekosistem perekonomian di dalam game tersebut.
Itulah ragam jenis NFT yang populer dan sering diperjualbelikan. Untuk melihat lebih banyak koleksi NFT, yuk kunjungi https://mall.tokoscape.com/ dan miliki karya seni NFT sekarang juga!
Selain bitcoin, salah satu mata uang kripto yang saat ini banyak diperbincangkan oleh investor dan trader adalah ethereum. Ethereum banyak dicari setelah harganya yang terus naik dalam satu tahun kebelakang. Dengan umurnya yang baru menginjak 6 tahun pada 2020 ini, nilai ethereum diprediksikan akan terus naik pada tahun-tahun berikutnya.
Ethereum sendiri mulai dikenalkan oleh Vitalik Buterin pada tahun 2014, berawal dari seorang penambang bitcoin. Buterin memandang bitcoin bisa digunakan untuk hal yang lebih modern dan lebih besar. Pada saat itu, Buterin dan teman-temannya mulai membuat rancangan Whitepaper tentang proyek tersebut. Buterin menyebutkan bahwa Ethereum dirilis untuk memenuhi kebutuhan transaksi Cross-Chain dan Cross-Platform dengan tujuan utamanya menghancurkan batas-batas transaksi finansial yang ada saat ini dan didominasi oleh perbankan.
Ethereum sendiri secara sederhana merupakan platform software untuk programmer membangun aplikasi yang menggunakan teknologi blockchain. Pada platform Ethereum, ada mata uang kripto bernama Ether yang digunakan untuk bertransaksi pada jaringan tersebut. Jadi ethereum merupakan platform aplikasi, yang sebenarnya masuk ke dalam cryptocurrency adalah ether yang merupakan mata uang dari platform Ethereum. Sementara itu, bitcoin lebih dahulu ditemukan oleh anonim yang bernama Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Bitcoin juga menggunakan teknologi blockchain dalam sistemnya. Secara sederhana perbedaan dari dua mata uang kripto ini ada pada tujuan dan fungsinya. Bitcoin menawarkan sistem uang elektronik peer-to-peer untuk pembayaran atau transfer Bitcoin. Sementara Ethereum memfokuskan blockchain-nya untuk menjalankan program terdesentralisasi, termasuk salah satunya pembayaran atau transfer Ether. Untuk lebih lengkapnya mari kita bahas bersama.
Perbedaan Ethereum dengan Bitcoin
Hampir sama seperti Bitcoin, Ethereum merupakan sistem yang terdesentralisasi. Artinya, tidak ada seseorang ataupun perusahaan yang bisa mengontrol Ethereum. Namun, pada sistem Ethereum terdapat fitur yang paling berbeda dari bitcoin. Fitur tersebut adalah Smart Contract.
Smart Contract secara sederhana merupakan fitur untuk perjanjian antara dua orang dalam bentuk kode pada komputer. Smart contract berada di jaringan blockchain, sehingga data tersebut disimpan di database publik dan tidak dapat diubah.
Transaksi yang terjadi menggunakan smart contract akan diproses oleh blockchain, sehingga smart contract dapat dikirim secara otomatis tanpa pihak ketiga seperti bank, pemerintah, broker, dan lain sebagainya. Transaksi hanya terjadi pada kondisi ketika perjanjian terpenuhi. Dengan tidak adanya pihak ketiga, maka tidak ada entitas yang perlu dipercayai dalam menjalankan smart contract tersebut. Selain fitur smart contract ada beberapa yang berbeda dari dari kedua mata uang kripto yang sedang naik daun tersebut. Diantaranya adalah:
Generasi Blok: di Ethereum, Generasi Blok pada sistem blockchain memiliki kecepatan 12 detik per blok. Sedangkan pada Bitcoin, Generasi Blok memiliki kecepatan yang jauh lebih lama 10 menit per blok.
Kecepatan Transaksi: Karena perbedaan Generasi Blok yang sudah dijelaskan di atas, kecepatan perpindahan blok pada Ethereum berbanding jauh dari Bitcoin, sehingga proses kecepatan transaksinya pun menjadi jauh lebih cepat.
Biaya Transaksi: Pada bitcoin, biaya yang dikenakan per transaksi adalah tetap, namun pada Ethereum biaya transaksi berbeda-beda. Tergantung pada daya komputasi yang ada pada saat itu.
Fitur transaksi: Pada Ethereum terdapat fasilitas seperti exchanger yang dapat digunakan oleh user untuk menukarkan Ethereum ke bitcoin atau ke mata uang kripto lainnya. Namun, pada Bitcoin hanya mendukung transaksi antar pengguna Bitcoin saja, sehingga penukaran bitcoin ke mata uang kripto lain atau ke mata uang konvensional membutuhkan exchanger seperti Tokocrypto.
Fitur EVM: Pada fitur EVM dapat diaplikasikan dalam platform lainnya sebagai penyedia layanan transaksi berbasis Ether. Evm adalah sebuah proses pencatatan transaksi yang cepat aman dan mudah. Fitur ini juga dapat diimplementasikan pada sistem lainya.
Nah itulah perbedaan-perbedan dari ethereum dengan bitcoin. Jika anda ingin memiliki kedua mata uang kripto tersebut anda bisa mengakses websites www.tokocrypto.com atau menghubungi kami lewat media sosial dengan username @Tokocrypto.
Di zaman yang semakin berkembang ini, kemajuan teknologi tak bisa dihindari lagi. Kemunculan teknologi blockchain, misalnya, membawa dampak hampir ke semua sektor industri. Salah satu yang ikut terdampak adalah bisnis ritel. Ritel merupakan usaha yang erat kaitannya dengan transaksi penjualan barang dan atau jasa kepada konsumen.
Pelaku bisnis ritel harus selalu berinovasi dan mencari cara yang lebih tepat dan efisien agar usahanya bisa menjangkau pasar yang lebih besar. Apalagi sejak pandemi, penjualan secara konvensional sudah jarang dilakukan. Segalanya jadi beralih pada penggunaan teknologi digital.
Saat ini, beberapa bisnis ritel pun sudah melebarkan sayapnya dan menggunakan teknologi blockchain. Seperti apakah pengaplikasian teknologi ini dalam bisnis ritel? Simak penjelasannya di bawah ini!
Kenalan dengan Bisnis Ritel
Bisnis riteladalahsalah satu usaha yang menjual barang dalam jumlah satuan untuk dikonsumsi pribadi atau dijual kembali. Idealnya, barang yang dijual ritel akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Berdasarkan jenisnya, bisnis ritel terbagi menjadi dua, yakni ritel besar dan kecil. Tak banyak perbedaan di antara keduanya. Ritel besar merupakan produsen yang langsung menjual barang dalam ukuran grosir besar kepada konsumen, sedangkan ritel kecil lebih banyak menjual dalam jumlah kecil dan satuan.
Di Indonesia sendiri, Anda dapat mengenali bisnis ritel dengan mudah, contoh nyatanya adalah seperti mini market, supermarket, dan department store. Ada juga ritel yang menjual hanya satu jenis produk seperti toko buku, perhiasan, perhiasan, atau mainan.
Tujuan dan Ciri-ciri Bisnis Ritel
Bisnis ritel dibentuk dengan tujuan untuk menyediakan segala bentuk produk yang dibutuhkan oleh pelanggan, dengan memungkinkan para pelanggan untuk membeli suatu produk dalam jumlah yang lebih kecil hingga satuan yang diperoleh dari distributor.
Nah, untuk semakin memudahkan Anda dalam mengenali bisnis ritel, pahami ciri-ciri dari bisnis ritel sebagai berikut:
Menjual barang dalam jumlah satuan dan sesuai kebutuhan
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, suatu bisnis yang menjual produk dalam satuan unit terkecil, seperti satuan, dapat dikategorikan sebagai bisnis ritel. Berkat hal ini, biasanya bisnis ritel pun dilengkapi dengan stok produk yang mencukupi sehingga selalu siap sedia.
Selain itu, bisnis ritel juga biasanya sudah mengetahui apa produk yang sedang dibutuhkan dan dicari pelanggan. Dengan demikian, para bisnis bisa menyediakan barang tersebut di toko. Mulai dari menjual salah satu produk tertentu saja, seluruh produk yang umum dibutuhkan, hingga produk eceran yang dijual secara digital (tanpa toko).
Berhubungan langsung dengan pelanggan
Ciri-ciri selanjutnya dari bisnis ritel adalah berhubungan langsung dengan pelanggan. Sebab, bisnis ritel berperan sebagai penyambung pasokan produk dari distributor. Apabila pelanggan membutuhkan barang tersebut, maka pelanggan bisa langsung mengunjungi dan mendapatkannya di bisnis ritel.
Permasalahan Umum dalam Bisnis Ritel
Permasalahan umum dan utama yang sering dihadapi oleh bisnis ritel adalah perubahan ekspektasi konsumen. Bisnis ritel harus berurusan dengan banyaknya lapisan elemen yang terus bergejolak, salah satunya adalah ekspektasi konsumen. Melihat fakta di lapangan, harapan konsumen dapat dengan mudah dan cepat berubah sehingga bisnis ritel sulit mengikuti.
Perubahan musim dan tren menjadi faktor utama perubahaan harapan konsumen ini. Misalnya, bisnis ritel pakaian harus bisa menyesuaikan produk yang dijualnya berdasarkan musim. Sebagai contoh, merek pakaian X mengeluarkan pakaian tipis untuk musim panas, namun pakaian ini tak akan terpakai di musim hujan. Karenanya, industri ritel perlu cerdas menghadapi perubahan tersebut.
Selain itu, permasalahan yang berkaitan dengan metode penjualan konvensional juga sangat memengaruhi. Jadi, bisnis ritel harus bisa mengikuti perkembangan zaman dan mengadopsi strategi marketing yang lebih modern.
Pemanfaatan Blockchain dalam Bisnis Ritel
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, saat ini sudah banyak bisnis ritel yang memanfaatkan teknologi blockchain. Meskipun terdengar asing, hal ini sudah banyak diadopsi di Amerika. Perusahaan ritel yang sudah menggunakan blockchain dalam prosesnya antara lain adalah Amazon, Alibaba, Carrefour, dan IKEA.
Lantas, apa saja solusi yang diberikan blockchain bagi para pihak yang bergerak di bisnis ritel?
Bagi pelanggan
Bisnis ritel yang menggunakan blockchain dapat mengatur program loyalitas pelanggan menjadi lebih mudah. Hal ini karena segalanya bisa dilakukan secara digital. Program loyalitas ini tak hanya menguntungkan bagi perusahaan, tapi juga pelanggan.
Misalnya, pelanggan harus mendapatkan poin setiap kali melakukan pembelajaan. Namun, karena tidak menggunakan teknologi blockchain, sering kali terjadi kesalahan perhitungan poin. Blockchain dapat menjadi solusi untuk mengautomasi proses tersebut.
Terbaru, Starbucks mengumumkan rencananya akan meluncurkan NFT pada akhir 2022. Walaupun belum diketahui dengan pasti jenis teknologi blockchain apa yang akan dipakai, Starbucks mengusung konsep merek “tempat ketiga”. Nantinya, hal ini memungkinkan para pelanggan mengumpulkan NFT serta mengakses konten ekslusif lainnya.
Bagi transaksi pada ritel
Salah satu masalah terbesar dari penerapan transaksi digital adalah risiko kejahatan cyber. Kejahatan cyber ini juga termasuk adanya fraud dan peretasan data. Namun, dengan menggunakan teknologi blockchain, bisnis ritel dan pelanggan bisa lebih tenang.
Pasalnya, tingkat keamanan transaksi di jaringan blockchain sangat tinggi. Protokol keamanan yang ditawarkan oleh blockchain dapat menghalangi terjadinya fraud atau peretasan data. Dengan begitu, transaksi antara penjual dan pembeli menjadi lebih aman karena dilengkapi dengan sistem keamanan yang ketat.
Bagi rantai pasok
Rantai pasok adalah sebuah sistem yang meliputi penjadwalan dan pengendalian barang dalam bisnis ritel. Dengan menggunakan blockchain, perusahaan bisa memanfaatkan manajemen persediaan menjadi lebih tertata secara otomatis.
Sistem yang sudah otomatis bekerja akan memudahkan perusahaan dalam mengontrol pasokan barang dan mengurangi biaya penyimpanan. Manajemen persediaan yang baik tentunya akan meningkatkan kinerja perusahaan untuk melayani pelanggan. Akhirnya, pelanggan pun juga akan terpuaskan dengan rantai pasokan yang efisien.
IBM, sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi dan menjual software maupun hardware menghadirkan blockchain service bagi perusahaan retail yang bernama Food Trust. Dilansir dari IBM.com, salah satu perusahaan ritel yang menggunakannya adalah Walmart. Dengan jasa ini, rantai pasokan yang ada akan transparan. Sehingga keamanan pangan yang ada pun meningkat. Nah, hal ini bisa dilacak melalui platform blockchain IBM.
Keuntungan Blockchain bagi Ritel
Dari penjabaran pemanfaatan di atas, dapat Anda tarik kesimpulan bahwa blockchain memberi banyak keuntungan bagi bisnis ritel. Beberapa diantaranya antara lain:
Perusahaan ritel yang juga menggunakan teknologi blockchain yaitu berkaitan dengan pembayaran pajak yang lebih efisien bagi penjualan eceran. Setiap tahun, perusahaan harus membayarkan pajak atas penjualan mereka. Sayangnya, data dapat tersebar apalagi jika transaksi dilakukan secara online. Sering kali perusahaan tidak bisa mengatasi masalah ini. Dengan blockchain, pengumpulan data perpajakan menjadi lebih otomatis dan efisien.
Bagi supply chain yang diterapkan oleh perusahaan ritel juga akan menadapatkan manfaat supply chainaman. Karena memungkinkan untuk perusahaan untuk melacak ulang data ke sumber asli dan tidak ada satupun yang bisa merubah data yang sudah tersimpan pada blockchain.
Tak hanya aman, perusahaan ritel yang menerapkan teknologi supply chain berbasis blockchain tentu akan transparan. Mari kita melihat contoh yang telah disebutkan di atas pada Walmart, konsumen tentu menginkan proses pengiriman barang yang cepat, dan sejauh mana barang mereka telah dikirmkan, dan darimana barang tersebut diproduksi.
Masih ada banyak keuntungan blockchain yang bisa dirasakan oleh bisnis ritel atau industri secara umum. Hal ini penting karena bisnis ritel adalah bisnis sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengetahui lebih banyak tentang blockchain, kunjungi Tokonews sekarang dan jangan lupa juga untuk gabung di komunitas Tokocrypto di Telegram dan Discord!
Perkembangan teknologi yang semakin canggih telah mengubah berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali dunia game. Saat ini, pengembang game pun sudah beralih membuat permainan berbasis teknologi blockchain. Salah satu game tersebut yaitu Upland. Game NFT ini memungkinkan para pemainnya menjual serta membeli tanah virtual! Artinya, Anda bisa mendapatkan keuntungan hanya dengan memainkan game nft ini.
Anda tertarik mencoba memainkan game yang satu ini? Simak terlebih dahulu penjelasan mengenai game nft satu ini serta cara bermainnya disini!
Apa Itu Game NFT Upland?
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Upland merupakan game berbasis blockchain. Para pemain bisa melakukan aktivitas jual-beli properti virtual yang mereka miliki di dunia nyata. Upland adalah game real estate yang akan menjadikan pemainnya memiliki predikat pemilik tanah digital.
Melalui game Upland, Anda bisa memiliki dan membangun properti yang diinginkan serta mendapatkan koin UPX. Game ini dibuat dan dikembangkan oleh Uplandme, Inc. Berkat menggunakan blockchain EOS, setiap properti di dalam gamenft ini akan terikat dalam bentuk NFT.
Tak hanya membangun properti, Anda juga bisa memperdagangkan aset properti Anda dengan menggunakan koin UPX tersebut. Untuk mendapatkan UPX, Anda bisa melakukan investasi di properti yang memberi lebih banyak keuntungan.
Fitur yang pertama adalah token. Cara melakukan penjualan aset adalah dengan token UPX. Pihak Upland akan merilis token tersebut setiap bulan, jadi para pemilik akan mendapatkan penghasilan bulanan yang dikirimkan pihak pengembang.
Upland memberikan Anda kemungkinan melakukan perdagangan real estate. Jika Anda berhasil menjualnya, maka uang akan ditransferkan ke akun Paypal Anda secara nyata. Menarik, bukan?
2. Property Hunting
Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan property hunting. Pengembang game ini mempunyai pasar bagi para pemain untuk membeli NFTreal estate. Pemain juga diberikan sebuah robot penjelajah untuk menemukan area baru di game.
3. Uplander
Pemain gameini akan menjadi Uplander saat nilai token UPX serta real estate yang dimiliki sudah mencapai 10 ribu token UPX. Jika sudah demikian, NFT yang di peroleh baru bisa sepenuhnya Anda miliki.
Cara Kerja Game Upland
Cara kerja game ini sebenarnya tidak sulit. Karena Anda bisa memainkan game ini melalui PC atau bahkan ponsel pintar Anda.
Aplikasi tersedia untuk ponsel dengan sistem operasi iOS dan juga Android. Jadi, Anda dapat menemukan game ini di App Store atau Google Play Store.
Siapa saja bisa memainkan game ini dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada situs web mereka.
Langkah-langkah Bermain Game Upland
Source: https://www.upland.me/
Langkah-langkah bermain game Upland ini tak begitu sulit.
Anda dapat melakukan pendaftaran di situs Upland dan mengunduh game di ponsel Anda.
Setelahnya, Anda bisa membuat akun dan melakukan misi pertama, yaitu memilih Explorer atau Block Explorer.
Block Explorer merupakan kunci untuk membuka setiap fitur yang ditawarkan oleh game Upland, sedangkan Explorer akan menjadi peta Anda selama dalam permainan.
Sesudah itu, Anda akan menerima sejumlah UPX untuk melakukan permainan. Anda bisa membeli, menukar, atau menjual aset digital yang Anda terima.
UPX bisa Anda dapatkan dengan membelinya atau mengumpulkannya melalui properti yang Anda miliki.
Untuk membeli properti, Block Explorer akan membawa Anda menjelajahi kota terpilih.
Properti yang tersedia untuk dibeli akan memiliki tanda hijau. Setelah melakukan pembelian, properti pun menjadi milik Anda.
Anda bisa melakukan penjualan properti dengan mendaftarkannya di marketplace pilihan. Caranya sangat mudah, pilihlah properti yang ingin dijual dan pencet tombol ‘Sell’. Jangan lupa untuk memberikan harga yang Anda inginkan.
Anda juga bisa membuka kesempatan bagi pemain lain untuk menawar properti dalam bentuk UPX atau trade property.
Bagaimana? Bermain sebagai pemilik real estate di game Upland sangat mudah dan menyenangkan, bukan? Dengan game ini, Anda berpotensi memiliki keuntungan bahkan di dunia nyata! Tertarik untuk tahu lebih banyak tentang perkembangan Upland dan NFT? Yuk, JoinDiscord dan Telegram TokoMall agar Anda bisa mendapatkan informasi terkini tentang NFT!
Harian Kompas mulai masuk ke industri blockchain dengan merilis koleksi non-fungible token (NFT). Kompas mengikuti jejak media Republika yang telah meluncurkan NFT terlebih dahulu di awal tahun 2022.
Kompas rilisan koleksi NFT yang menampilkan 57 arsip halaman muka koran dari setiap tahun sejak media tersebut berdiri sampai kini (1965–2022) yang dijual di NFT marketplace, OpenSea.
Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, mengatakan koleksi NFT yang dirilis Harian Kompas bernama Narasi Fakta Terkurasi untuk memperingati HUT ke-57 pada 28 Juni 2022. Sebagai rilisan perdana, NFT Kompas menghadirkan tema “Indonesia dalam 57 Peristiwa”.
Inisiatif ini menjadi langkah Harian Kompas untuk selalu bergerak selaras dengan perkembangan teknologi. Media nasional terbesar di Indonesia ini ingin mendistribusikan kekayaan arsip, yang menjadi kekuatan Harian Kompas, melalui jaringan blockchain dalam bentuk NFT.
“NFT Kompas disebut Narasi Fakta Terkurasi. Kata kuncinya pada terkurasi. NFT Kompas tidak menjadi banal, tetapi dikurasi oleh redaksi Kompas agar tetap sejalan dengan visi dan misi Kompas. NFT Kompas adalah karya seni berbasiskan arsip koran Kompas yang kemudian diolah dalam format NFT,” kata Budiman dikutip dari siaran persnya.
Budiman melanjutkan merekam arsip dalam bentuk NFT menjadi pilihan Harian Kompas untuk merawat sejarah, mengabadikan nilainya, dan membuat kekayaan sejarah ini bisa dirayakan serta dimiliki pula oleh publik yang lebih luas. Masuknya Kompas ke dunia NFT dan blockchain sesuai dengan falsafah perusahaan menjadi kawan dalam perubahan. “Ketika teknologi berubah, ketika platform berkembang, Kompas pun hadir mengikuti perubahan zaman.”
Koleksi NFT Kompas Muat Kisah Sejarah
Sebagai rilisan perdana NFT Kompas, “Indonesia dalam 57 Peristiwa” menampilkan beberapa rekam peristiwa menarik dalam rentang 1965-2022. Dalam setiap item NFT yang dirilis Harian Kompas akan diiringi dengan ekshibisi konten inklusif.
Beberapa item NFT di antaranya, yaitu tentang dimulainya penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) pada 1972, peluncuran Satelit Palapa pada 1976, perolehan emas pertama RI pada olimpiade 1992, mundurnya Soeharto sebagai presiden pada 1998, tsunami Aceh pada 2004, hingga musibah KRI Manggala pada 2021.
Semua koleksi NFT kompas bisa didapatkan OpenSea dan situs nft.kompas.id. Untuk minting NFT sendiri dilakukan di jaringan Ethereum (ETH). Rilisan perdana “Indonesia dalam 57 Peristiwa” yang hanya tersedia sebanyak 57 copy (1 copy untuk masing-masing arsip) akan dapat dimiliki secara eksklusif dengan 0,1 ETH.
NFT Kompas tersedia di jaringan blockchain Ethereum. Alasan utama pemilihan jaringan ini adalah data yang menunjukkan bahwa Ethereum merupakan jaringan paling populer di Indonesia.
“Selain itu, Ethereum juga serius untuk mengurangi dampak emisi karbon yang dihasilkan,” jelas Project Lead NFT Kompas, Helman Taofani.
Dijelaskan dalam whitepaper NFT Kompas punya karakteristik sebagai berikut: Berupa olahan arsip Kompas ke dalam format collectible items berbentuk NFT; Terbit berkala dengan tema tertentu (menyesuaikan momentum); Mempunyai nilai guna (utilitas) yang memberi manfaat bagi pemiliknya; Dan mempunyai nilai kembang (investasi) yang memiliki peran dalam rencana-rencana jangka panjang project.
Produk NFT Kompas hadir dengan nilai guna (utilitas) yang bisa dimanfaatkan oleh penggunanya. Saat ini, nilai guna produk NFT Kompas baru bisa dinikmati oleh pembeli pertama.
Nilai guna yang hadir bersama dengan produk antara lain:
Akses ke portal berita kompas.id selama 12 bulan untuk 5 pengguna (email address).
1 (satu) buah kaos eksklusif bergambar edisi NFT yang dimiliki.
Diskon 30% untuk pembelian buku dan merchandise Kompas di gerai.kompas.id yang berlaku selama 12 bulan.
Gratis 1 (satu) kali kepesertaan di Kompas Institute dan diskon 30% untuk seluruh kepesertaan selama 12 bulan.
Benefit-benefit lainnya seperti tiket event, merchandise khusus, dan sebagainya, akan diumumkan berkala dalam kanal-kanal komunitas yang bisa diakses pemegang NFT Kompas pada saat itu (current holders).
Catatan redaksi: Artikel ini telah mengalami perubahan konten dan judul dari sebelumnya “Koran Kompas Jadi Media Pertama di Indonesia yang Rilis Koleksi NFT“
Industri NFT dikhawatirkan akan mengalami penurunan pertumbuhan di saat market aset kripto diketahui sedang lesu. Namun sebuah laporan riset terbaru, menyebutkan sektor NFT masih dapat tumbuh, meski industri kripto sedang bear market.
Laporan terbaru dari perusahaan akutan publik, Deloitte bersama Credit Suisse Research Insititute menjelaskan industri NFT masih akan terus tumbuh ke depannya, terlepas dari penurunan pasar yang terjadi saat ini. Namun, dari data saat ini, pasar NFT sedang mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan loncatan drastis yang terjadi di tahun 2021.
Total volume transaksi di kuartal pertama 2022 menurun menjadi hampir US$ 17 miliar, tapi masih jauh di atas volume pada periode yang sama tahun lalu. Jumlah transaksi NFT juga turun cukup drastis sejak mencapai puncaknya di kuartal ketiga 2021.
Menurut laporan itu, ada banyak faktor yang memengaruhi fluktuasi pasar NFT. Salah satunya sentimen investor yang melemah akibat guncangan situasi geopolitik global yang sedang terjadi.
Meski begitu, Deloitte memprediksi sektor NFT akan terus berkembang dalam hal popularitas dan keberagaman, dan yang lebih penting, di atas basis fundamental ketimbang sebatas pertumbuhan spekulatif seperti yang terjadi tahun lalu. Di sisi lain, ekosistem metaverseplay-to-earn (P2E) menciptakan peluang bagi kripto asli untuk menghasilkan uang terlepas dari kondisi pasar.
Seperti yang telah kita lihat dari siklus pasar sebelumnya, ekosistem kripto selalu kembali. Mengikuti tren saat ini, NFT dan metaverse tampaknya menjadi DApps yang paling disukai di era ini. Tahun lalu, NFT mencatat penjualan lebih dari US$ 25 juta sementara penilaian metaverse meroket hingga lebih dari US$ 1 Miliar.
Kategori NFT
Laporan Deloitte membagi NFT menjadi lima kategori: Crypto art, Collectible, Gaming, Metaverse dan Utility. Pertama, NFT Collectible mengacu pada aset-aset NFT berupa avatar yang umumnya dikoleksi untuk membentuk suatu komunitas atau digunakan dalam video game dan olahraga merupakan salah satu segmen yang populer di kategori ini.
Di posisi kedua ada NFT Gaming dengan volume transaksi sebesar US$ 5,17 miliar. Contoh NFT yang masuk kategori ini adalah senjata atau equipment di game RPG, maupun skin eksklusif buat karakter. Kategori ketiga, NFT Crypto art, dengan proyek-proyek artistik yang terjual dengan harga fantastis, semisal NFT bikinan Beeple yang laku US$ 69 juta pada bulan Maret 2021.
Posisi keempat dan kelima ditempati oleh kategori NFT Metaverse dan Utility, masing-masing dengan volume transaksi di kisaran setengah miliar dolar AS. Kategori metaverse umumnya tak hanya mengacu aset NFT yang merepresentasikan lahan virtual, melainkan juga pakaian dan aksesori untuk mendandani avatar di dunia virtual.
Kategori NFT utility mengacu pada aset yang berfungsi sebagai nama domain, tiket konser, maupun kode akses ke konten eksklusif. Data dari NonFungible.com, tercatat kategori collectible adalah yang terbesar volume transaksinya, dengan angka mencapai US$ 8,47 miliar per akhir 2021 lalu.
Dari kelima kategori tersebut, NFT Gaming adalah yang paling likuid, jika ditinjau dari segi jumlah pemilik, wallet, dan jumlah transaksi. Harga rata-rata NFT Gaming berada di kisaran US$ 200, sementara harga rata-rata NFT Metaverse dan Crypto art bisa mahal menembus angka US$ 3.500.
Melihat fundamental ini, beberapa analis memperkirakan bahwa NFT dan metaverse tidak hanya akan bertahan di bear market, tetapi juga berkembang setelah pembalikan terjadi. Bagaimanapun, seni secara historis merupakan lindung nilai inflasi yang baik. Pergerakan crypto bull berikutnya kemungkinan akan didominasi oleh NFT dan dunia metaverse P2E yang menawarkan insentif yang besar.
Pengembang game Axie Infinity siapkan biaya $1 juta untuk siapa saja yang bisa bekerja sama dengan mereka dalam menjaga keamanan produk besutan Sky Mavis ini. Bukan tanpa sebab tim mengumumkan hal tersebut, pengumuman ini disebabkan oleh kejadian Ronin Hack yang mencuri $ 600 juta yang terjadi beberapa waktu lalu.
Co-founder dan COO Sky Mavis, Alexander Leonard Larsen, mengungkapkan bahwa rencana soal hadiah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan pada Axie infinity dan Ronin Network.
Larsen mengundang semua pakar keamanan kontrak pintar dan peretas topi putih melalui Twitter, tujuannya untuk bergabung dengan program peningkatan keamanan ini.
“Memanggil semua peretas topi putih di blockchain. Program Hadiah Bug Sky Mavis ada di sini. Bantu kami menjaga @Ronin_Network tetap aman sambil mendapatkan hadiah,” tweet Larsen.
Larsen pun kemudian menyampaikan daftar produk yang perlu diperhatikan, seperti game, dompet, ekstensi, dan Ronin Network itu sendiri. Larsen juga menyebutkan jika semakin signifikan temuannya, maka semakin tinggi pula hadiahnya.
Bisa dikatakan, hampir semua produk Sky Mavis disertakan dalam program ini. Kelemahan teknis, bug EVM, serangan ekonomi, kerentanan penskalaan, hingga berbagai intervensi berbahaya lainnya disebut sebagai prioritas.
Keamanan web atau aplikasi memiliki hadiah $50 – $15K, sementara kerentanan dalam on-chain dihargai hingga $1 juta berupa AXS, token asli Axie Infinity.
Beberapa minggu lalu, kejadian Ronin Hack telah membuat perusahaan dan pengguna gelisah akibat kerugian yang mereka alami. Perusahaan sudah mengumumkan akan memberi ganti rugi dari $150 juta yang terkumpul.
Kejadian Ronin Hack itu terjadi pada awal bulan April ini, di mana peretas mengakses frase awal platform dan mencuri lebih dari 173K Ethereum. Platform Ronin DEX sendiri memungkinkan pengguna berdagang secara langsung tanpa memerlukan pihak ketiga.
Peretasan terjadi karena peretas megeksploitasi kode kontrak pintar pada platform untuk menarik sejumlah Ethereum ke dompet mereka. Sejak saat itu, tim Ronin Network bekerja keras untuk memperbaiki masalah tersebut dan telah menerapkan langkah keamanan untuk mencegah serangan seperti itu terjadi lagi di masa mendatang.
Saat ini, tim juga sedang dalam proses pengembalian dana ke semua pengguna yang kehilangan Ethereum mereka akibat peretasan ini.
Sementara penyelenggara program hadiah bug dari Sky Mavis, telah meminta peserta untuk menghadiri spamming, phishing, rekayasa sosial, serangan DDoS, dan serangan fisik pada properti atau pusat data Sky Mavis sebagai tanggapan dari pelanggaran tersebut. Program berhadiah ini terbuka untuk semua peneliti keamanan dan peretas topi putih.
Siapa yang sedang menantikan lanjutan dari game terpopuler sejagat Grand Theft Auto (GTA) VI? Rumor baru yang beredar GTA VI akan menggunakan sistem rewards atau hadiah dengan aset kripto di dalamnya.
Dikutip dari laporan Watcher.Guru, GTA VI dapat memperkenalkan aset kripto dalam gameplay-nya. Kebocoran baru-baru ini mengklaim GTA VI akan memiliki kripto dalam game untuk pemain untuk mendapatkan uang dan berdagang item di plaform.
Rumor tersebut banyak diyakini oleh para gamers, pasalnya seri game Grand Theft Auto selalu lebih maju dari masanya. Contohnya, GTA San Andreas yang dirilis pada tahun 2004 masih dianggap inovatif dan futuristik, sampai bahkan dua dekade kemudian. Game tersebut menampilkan flying jetpack dan berbagai elemen lainnya yang berteknologi maju bahkan hingga saat ini.
Tidak hanya itu, Rockstar Games memperkenalkan pasar saham di Grand Theft Auto IV pada tahun 2008, bernama The Liberty City Stock Exchange (LCSE). LCSE terletak di area ‘The Exchange, Algonquin’, tetapi bangunan itu tidak dapat diakses oleh pemain. Gedung LCSE tidak memiliki peran dalam alur cerita, tetapi hanya ada di peta dengan pergerakan harga ticker.
Namun, hal-hal berubah setelah GTA V dirilis pada tahun 2013, karena Rockstar Games memungkinkan pemain masuk ke dunia pasar saham. Pemain dapat mengakses BAWSAQ dan LCN Exchange melalui koneksi internet di smartphone mereka, dan pengguna dapat membeli dan menjual saham sesuai keinginan mereka dan memiliki gameplay yang melibatkan pasar saham.
Gamer bisa menghasilkan uang dalam sebuah misi yang dinamakan ‘Stock Market Assassination Missions’ yang dikeluarkan oleh Lester. Beberapa yang beruntung bahkan menghasilkan US$ 2 miliar dalam permainan dengan memanipulasi pasar saham.
Sekarang, selain saham, Rockstar Games perlu bersiap dan memperkenalkan Aset kripto di GTA VI mendatang.
Alasan GTA VI harus Bawa Kripto ke dalam Game
Rockstar Games mendominasi pasar game dari tahun 90-an hingga 2022. Namun, persaingan di sektor game sepuluh kali lipat dan mengancam GTA dari posisi teratas. Mirip dengan betapa futuristiknya mereka di tahun 90-an, permainannya harus lebih futuristik untuk 20 tahun ke depan.
Masa depan dunia keuangan bisa menjadi milik aset kripto, dan memperkenalkannya di GTA VI bisa menjadi gamechanger. Misalnya: Dalam misi di Grand Theft Auto V, Franklin membantu Lester untuk memanipulasi pasar saham. Grand Theft Auto VI dapat melakukan hal yang sama, tetapi kali ini dengan aset kripto.
Kripto dapat ditambahkan sebagai elemen cerita dalam plot permainan yang membuat pemain mendapatkan berbagai bentuk pendapatan. Karakter yang merupakan miliarder kripto dapat memberikan misi yang akan dibayar dengan kripto. Dua puluh tahun kemudian (setelah dirilis), GTA VI akan dipuji sebagai futuristik karena menghadirkan gameplay dengan aset kripto.
Penggabungan, yang melibatkan perusahaan pengembangan Shibarium mengungkapkan bahwa ‘Public Beta TestNet’ akan diluncurkan pada kuartal ketiga tahun ini.
Komunitas Shiba Inu menyambut bahagia dengan adanya pembaruan tersebut, dan Shibarium menjadi trending di Twitter selama dua hari berturut-turut. Investor percaya bahwa Shibarium bisa menjadi satu-satunya pendorong bagi aset SHIB untuk mencapai jalur US$ 0,01 yang gemilang.
Pada dasarnya, Solusi Shibarium layer-2 bertujuan untuk menyediakan transaksi yang lebih cepat dan lebih terukur diandingkan blockchain L1 saat ini. Jaringan L2, yang dibangun di atas blockchain Ethereum masih akan terdesentralisasi dan menjaga keamanan penggunanya.
Melansir dari website watcher.guru, Shibarium juga diperkirakan probabilitasnya untuk inovasi. Pasalnya, sejumlah besar pengembang dapat membangun produk di blockchain L2. Karena itulah, aplikasi baru akan segera keluar dari Shibarium dan menyediakan layanan di bidang kripto.
Shibarium L2 yang akan datang juga bertujuan untuk mengurangi biaya gas secara drastis, serta membuat pengguna berinvestasi lebih banyak di SHIB. Semua perkembangan ini menjadikan Shibarium sebagai raja dari semua rilis yang akan datang di ekosistem Shiba Inu.
Hal terpenting yang membuat Shibarium istimewa, yakni ‘mekanisme pembakaran’ bawaannya. Seorang investor rata-rata tidak senang dengan semua perkembangan yang disebutkan di atas yang dapat dilakukan Shibarium. Rata-rata investor malah tertarik untuk melihat token SHIB ‘dibakar’ dan dikeluarkan dari peredaran sehingga harga melesat naik.
Satu-satunya sistem yang mereka kira dapat mencapai tujuan ‘membakar’ token SHIB tanpa henti selama bertahun-tahun adalah Shibarium.
Laporan menyatakan bahwa Shibarium dapat memiliki ‘alat pembakaran’ bawaan sebagai biaya kecil untuk bertransaksi di jaringan, yang kemudian akan digunakan untuk ‘membakar’ SHIB. Ini akan membuat Shibarium menjadi pabrik ‘pembakaran’ 24 jam dan membantu SHIB untuk meningkatkan harga secara berkelanjutan.
Kendati begitu, semakin banyak token yang terbakar, semakin banyak harganya yang mungkin naik. Pun demikian ketika harganya melonjak, lebih banyak investor dapat bergabung dalam kasus klasik fear of missing out (FOMO). Oleh karena itu, volume perdagangan SHIB juga dapat melonjak secara bersamaan menjadikan Shibarium sebagai pusat dari semua aksi.
Pada waktu pers, Shiba Inu diperdagangkan pada US$ 0,000010107dan turun 5,5% dalam perdagangan hari 24 jam. Token ini juga turun 88,2% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 0,000086158837 yang dicapainya pada Oktober tahun lalu. (Im)
Perkembangan bitcoin sebagai aset investasi menjadi salah satu pilihan yang saat ini mulai di pertimbangkan oleh investor. Dilansir dari Kompas.com, pertumbuhan laju ekonomi Indonesia yang baik dibandingkan negara tetangga Malaysia meski di tengah pandemi saat ini, membuat investasi bitcoin menjadi salah satu hal yang dapat menguntungkan. Selain menguntungkan, investasi dengan bitcoin juga aman karena menggunakan teknologi blockchain. Sehingga akun bitcoin anda akan aman sepenuhnya.
Blockchain sendiri merupakan teknologi sistem database yang memiliki karakter data identik unik yang disimpan di banyak ditempat secara digital dan bersifat immutable (tidak dapat diubah dan dihapus). Dengan teknologi blockchain tersebut, selama 12 tahun kemunculan bitcoin belum pernah mengalami gangguan yang besar. Sehingga investasi dalam bitcoin menjadi salah satu investasi yang dicari oleh masyarakat dunia.
Jika anda ingin mencoba investasi bitcoin di Indonesia, Sebaiknya menggunakan platform exchange bitcoin (marketplace) yang sudah diberikan izin oleh pemerintah Indonesia. Dengan sudah terverifikasi maka anda akan mempunyai keamanan yang lebih maksimal untuk berinvestasi bitcoin.
Untuk mendaftarkan akun bitcoin anda, sebelumnya anda perlu untuk mengetahui platform exchange yang terjamin aman dan sudah legal di Indonesia, adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih platform exchange di Indonesia, diantaranya:
Memilih platform exchange di Indonesia
1. Terdaftar di Bappebti
Bappebti atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, lembaga negara ini akan memberikan peraturan, pengawasan dan izin untuk para platform exchange aset kripto melakukan kegiatan di Indonesia. Platform exchange kripto yang mendapatkan izin dari lembaga tersebut salah satunya adalah Tokocrypto
2. Fasilitas
Salah satu faktor yang harus dipikirkan dalam memilih platform exchange untuk akun bitcoin anda adalah fasilitas. Selain fasilitas-fasilitas yang memudahkan anda dalam trading bitcoin, fasilitas keamanan seperti Know Your Customer (KYC) dan twofactor authentication (2FA) penting untuk menjadi pertimbangan dalam memilih exchange.
Salah satu platform exchange cryptocurrency yang terpercaya dan sudah terverifikasi oleh pemerintah Indonesia adalah Tokocrypto, fasilitas keamanan dalam bertransaksi asset kripto tentu saja menjadi hal yang paling utama di Tokocrypto.
Memilih platform exchange berarti akan menitipkan sejumlah aset kripto kita kepada platform exchange tersebut. Dengan kata lain, anda harus benar-benar memperhatikan dari segi keamanan platform exchange tersebut. Pada Tokocrypto, kami memiliki dua fasilitas untuk melindungi user Tokocrypto. Yang pertama adalah Know Your Customer, KYC merupakan fasilitas pengamanan yang diterapkan untuk mengetahui identitas investor, memantau kegiatan transaksi, termasuk pelaporan transaksi yang mencurigakan dan sudah menjadi kewajiban platform exchange untuk menerapkannya.
Fasilitas kedua untuk melindungi user Tokocrypto adalah two factor authentication, verifikasi dua langkah ini akan mengirimkan sejumlah password tertentu berupa angka dan nomer ke nomor handphone atau akun google anda secara langsung ketika anda ingin mengakses akun bitcoin di Tokocrypto. Sehingga Tokocrypto dapat memastikan jika yang masuk pada akun bitcoin anda itu benar-benar anda. Adapun untuk mengaktifkan two factor authentication untuk mengamankan akun bitcoin di Tokocrypto, anda perlu melakukan beberapa cara, diantaranya:
Masuk ke akun Tokocrypto anda, lalu pilih keamanan akun
Pilih bagian two factor authentication
Setelah itu, anda pilih menggunakan authentication via google atau sms
Kami merekomendasikan kamu untuk menggunakan authentication via google karena lebih aman.
Untuk mengaktifkan authentication via google, anda perlu menginstal google authentication terlebih dahulu pada perangkat handphone anda.
Lalu, pindai kode QR yang ada di akun bitcoin Tokocrypto anda menggunakan aplikasi google authentication dan klik “selanjutnya”.
Setelah itu, pada layar web Tokocrypto anda akan mendapatkan kunci cadangan yang memungkinkan anda untuk memulihkan google authentication jika anda kehilangan handphone. Jangan lupa untuk menulisnya dalam kertas ya!
Setelah anda menekan tombol selanjutnya, anda perlu memasukan sandi akun bitcoin anda dan kode authentication google anda, lalu klik tombol selanjutnya.
Two factor authentication dengan google untuk mengamankan akun bitcoin anda telah aktif!
Untuk lebih jelasnya, anda bisa melihat dalam bentuk video pada link ini. Yuk Aktifkan two factor authentication di akun Tokocrypto untuk menjaga akun bitcoin anda, agar trading semakin nyaman. Karena kenyamanan anda adalah kebahagiaan untuk Tokocrypto. Salam to the moon!