Tag Archives: blockchain

Binance Setop Sementara Penarikan BNB Chain Jelang Maintenance

Binance mengumumkan bahwa penarikan dan deposit BNB Smart Chain (BEP-20) akan dihentikan selama satu jam pada 19 Juni pukul 05:55 UTC sebagai bagian dari pemeliharaan rutin wallet.

Momen ini dipersiapkan untuk mendukung update teknis besar berupa Maxwell hard fork yang dijadwalkan pada 30 Juni, yang akan mempercepat blok menjadi 0,75 detik dari saat ini 1,5 detik.

Maintenance Rutin 19 Juni

  • Waktu maintenance: 05:55 – sekitar 06:55 UTC.
  • Layanan yang dihentikan: penarikan dan deposit BEP-20 — termasuk BNB dan token lain di BNB Smart Chain.
  • Layanan yang tetap aktif: Perdagangan (trading) pada token BEP-20 tetap berjalan normal.
  • Kembalinya layanan deposit/withdraw secara otomatis segera setelah jaringan dianggap stabil, tanpa pengumuman tambahan.

Binance menekankan bahwa langkah ini adalah upaya proaktif untuk menjaga stabilitas dan keamanan operasional jangka panjang bagi ekosistem BNB Smart Chain.

Baca Juga: BNB Chain Hadirkan Access‑Fi: Monetisasi Konten Web3 Lebih Canggih

Maxwell Hard Fork pada 30 Juni

  • BNB Chain akan mengimplementasikan Maxwell hard fork yang mengintegrasikan tiga proposal: BEP‑524, BEP‑563, dan BEP‑564.
  • Tujuan utama:
    1. Mempercepat block time dari 1,5 → 0,75 detik.
    2. Peningkatan finalitas transaksi yang lebih cepat.
    3. Peningkatan performa validator dan sinkronisasi node antar validator.
  • Efeknya: ekosistem DeFi, DApp, dan transaksi on-chain akan jadi lebih responsif dan efisien.

Karena perubahan konsensual ini teknis, Binance kemungkinan akan kembali menangguhkan deposit dan withdrawal saat hard fork berlangsung pada 30 Juni, dan pengguna diimbau untuk bersiap.

Dampak ke Pengguna dan Proyek

  • Trader & pengguna harian: Pastikan tidak melakukan transaksi deposit/withdraw mendekati waktu maintenance. Buat rencana jika perlu pindah dana.
  • Proyek DeFi dan dApp:
    • Di tengah hard fork, beberapa fitur seperti staking, farming, atau yield farm mungkin terdampak.
    • Pengembang harus cek ulang ketergantungan transaksi BEP-20 saat upgrade.
  • Validator & node operator:
    • Perlu lakukan upgrade software dan sinkronisasi ulang node agar kompatibel dengan Maxwell.
    • Pantau tanggal dan versi perangkat lunak untuk update.

Langkah User Sebelum dan Sesudah

Sebelum:

  1. Hindari deposit atau penarikan BNB/BEP-20 sekitar 19 Juni pukul 05:55 UTC dan 30 Juni saat hard fork.
  2. Siapkan cadangan dana di exchange atau wallet alternatif jika mendesak.

Saat Maintenance:

  • Trading tetap berjalan, namun pastikan transaksi besar ditunda.
  • Jika deposit otomatis gagal, tidak perlu panik: layanan akan aktif kembali.

Setelah Maintenance:

  1. Periksa proses withdrawal melalui notifikasi.
  2. Node atau dApp operator perlu verifikasi blok dan performa berjalan lancar.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 20 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Jumat, 20 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Apakah BNB Siap untuk Bullish? Ini 2 Sinyal Kuat yang Muncul di Pasar

Binance telah menjadwalkan penghentian sementara layanan deposit dan withdrawal BNB Chain untuk pemeliharaan penting pada 19 Juni, sebagai langkah persiapan menuju Maxwell hard fork dramatik pada 30 Juni.

Dengan block time dipotong setengahnya, efisiensi transaksi meningkat, tetapi pengguna perlu menyusun strategi agar tidak terdampak.

Rencana yang matang dan komunikasi yang tepat sangat penting. Ini bukan gangguan, tapi bagian dari evolusi ekosistem sehingga membuat BNB lebih cepat, aman, dan siap pakai di masa depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Gradient Network Dapatkan US$10 Juta untuk AI di Solana

Gradient Network, startup asal Singapura, baru saja mengamankan dana $10 juta dari ronde seed funding yang dipimpin Pantera Capital dan Multicoin Capital, serta dukungan dari HSG (sebelumnya Sequoia Capital China).

Pendanaan ini diproyeksikan untuk membiayai pengembangan dua protokol inti: Lattica dan Parallax, yang akan mengubah paradigma AI dari pusat data besar ke jaringan perangkat edge seperti ponsel dan laptop.

Dua Pilar Teknologi: Lattica & Parallax

  1. Lattica
    Protokol komunikasi peer-to-peer mirip torrent, memungkinkan transfer data langsung antar perangkat tanpa melalui server pusat. Gradient telah mencatat lebih dari 1,6 miliar koneksi peer-to-peer melalui jaringan sentry nodes yang tersebar di 190+ wilayah. Hal ini menandai kemajuan signifikan menuju infrastruktur komunikasi terdesentralisasi.
  2. Parallax
    Engine AI inference desentralisasi yang dapat membagi model besar menjadi potongan kecil dan menjalankannya secara paralel di perangkat pengguna untuk mengurangi ketergantungan pada server besar seperti AWS atau OpenAI serta menjaga data tetap lokal .

Gradient mengklaim dengan pendekatan ini akan menurunkan biaya komputasi, meningkatkan privasi, dan melawan monopoli AI.

Baca Juga: Solana Meroket 4-5% Usai Sinyal Green Light ETF Spot SOL

Mengapa Solana jadi Pilihan?

Solana dipilih karena kemampuannya memproses transaksi cepat dan biaya rendah, yang sangat penting untuk mengoordinasikan komunikasi data dan pembayaran antar perangkat di jaringan Gradient.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 20 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 20 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Tren DePIN & Ekosistem AI Blockchain

Gradient bergabung dengan tren DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Networks), yang mencakup penggunaan aset dunia nyata secara on-chain.

Proyek serupa seperti Bittensor, RENDER, dan Filecoin menunjukkan minat investor terhadap AI dan infrastruktur digital terdesentralisasi.

Keunggulan & Tantangan

Keunggulan:

  • Skala global: memanfaatkan perangkat edge berjumlah besar sebagai node AI.
  • Privasi pengguna: data tetap di perangkat pengguna, bukan server pusat.
  • Efisiensi biaya: menekan biaya komputasi dibanding layanan cloud.

Tantangan:

  • Koordinasi sistem ribuan perangkat menimbulkan kompleksitas dan potensi latensi tinggi.
  • Fragmentasi model AI: memastikan konsistensi dan akurasi pada inference terdistribusi bukan hal mudah.

Pandangan Masa Depan dan Roadmap

  • Peluncuran minggu ini dari Lattica dan Parallax guna menandai dimulainya uji nyata ekosistem Gradient.
  • Produk tambahan dalam pipeline; Gradient juga berencana menerbitkan riset akademis dan membuka kolaborasi pengembangan.

Baca Juga: ETF Solana Potensi Disetujui SEC dalam 4 Bulan, Pasar Kripto Melonjak?

Gradient Network menghadirkan lompatan inovatif dalam AI terdistribusi, memanfaatkan kekuatan miliaran perangkat pengguna dan performa blockchain Solana.

Dengan pendanaan $10 juta serta kehadiran protokol Lattica dan Parallax, perusahaan ini siap membuktikan tesis bahwa AI bisa dibuat demokratis, privat, dan hemat biaya Dan bukan monopoli korporasi besar.

Namun, keberhasilan teknis dan adopsi nyata menjadi kunci utama. Jika terbukti efektif, Gradient bisa menjadi pionir dalam era baru AI on-chain akan mengubah cara kita berinteraksi dan menjalankan model cerdas di perangkat sehari-hari.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Percepat Status KYC Jelang Pi2Day Lewat Fitur Sinkronisasi

Menjelang acara besar tahunan Pi2Day pada 28 Juni, Pi Network meluncurkan fitur penting: “Synchronize Status on Mining App”, yang memungkinkan pengguna menyamakan status KYC (Know Your Customer) antara Pi Browser dan aplikasi mining.

Langkah ini diharapkan memecahkan kendala lama bagi jutaan Pioneers yang sudah verifikasi namun tidak dapat mengakses mainnet.

Masalah & Solusi: Dari Verifikasi Tertunda ke Sinkronisasi

  • Selama ini, beberapa pengguna menghadapi masalah: meskipun KYC disetujui di Pi Browser, status tersebut belum terekam di aplikasi mining sehingga menghalangi kelanjutan migrasi token ke mainnet.
  • Fitur baru ini menyediakan tombol khusus di Pi Browser — ketuk sekali untuk memaksa sinkronisasi. Jika berhasil, status muncul sebagai “Tentative Approval” di mining app.

Meski status ini belum final, pengguna bisa melanjutkan beberapa tahap migrasi dan berpartisipasi di mainnet awal.

Baca Juga: Harga Pi Naik Tipis Menembus Konsolidasi, Tapi Tertahan Resistensi

Dampak Langsung ke Ekosistem & Pi2Day

Fitur sinkronisasi KYC ini meningkat ekspektasi komunitas:

  • Komunitas Pi berharap lebih banyak pengguna bisa aktif menjelang Pi2Day, momentum strategis untuk peluncuran besar seperti listing, aplikasi baru, atau integrasi penting.
  • Poll terbaru menunjukkan lebih dari 40% Pioneers percaya ada kemungkinan listing di Binance atau bursa besar lain saat Pi2Day.

Keberhasilan fitur ini bisa memicu lonjakan partisipasi pengguna dan memperkuat fondasi ekosistem karena progress KYC adalah syarat mutlak migrasi ke mainnet penuh.

Tantangan Harga dan Sentimen Pasar

  • Harga PI sempat turun 26% dalam sebulan terakhir, diperdagangkan di kisaran $0,53–$0,60.
  • Volume pertukaran di CEX meningkat 30%, meski ada penurunan 90% dalam volume perdagangan sejak pertengahan Mei.

Penurunan ini menjadi alarm bahwa jika sinkronisasi KYC gagal menjangkau banyak pengguna, sell-off setelah unlock bisa melanjutkan tekanan harga. Namun, beberapa pionir melihat sisi positif:

“Resistance di $0,6–0,8 kini lebih longgar. Rebound besar bisa terjadi jika Pi2Day benar-benar menyuguhkan update besar,” tulis Woody Lightyear di X.

Artinya, perbaikan teknis seperti sinkronisasi KYC memegang peran penting dalam membalik sentimen pasar.

Apa yang Menanti Setelah KYC Sinkron?

  1. Kelancaran Migrasi Mainnet
    Lebih banyak pionir bisa menyelesaikan checklist mainnet—terutama pasca uji coba sebelumnya yang terkendala KYC, 2FA, dan saldo wallet.
  2. Peluncuran Aplikasi Ekosistem
    Pi Barter Mall dan proyek komunitas sempat menjanjikan fitur baru pada dompet, DeFi, NFT, atau marketplace—yang siap diumumkan pada Pi2Day.
  3. Spesulasi Listing di Bursa
    Listing di bursa besar pasca Pi2Day bisa meningkatkan likuiditas dan menarik investor baru, memberikan katalis positif bagi harga.

Baca Juga: Pi Network Tegang di Level Support $0,601: Harapan atau Bahaya?

Fitur sinkronisasi KYC oleh Pi Network adalah langkah penting untuk mengatasi hambatan teknis yang selama ini menahan akses mainnet.

Dengan Pi2Day di depan mata, metode manual ini bisa memperluas jumlah pengguna aktif dan meningkatkan antisipasi terhadap pengumuman besar dan listing di bursa besar.

Bagi pengguna dan investor, ini saatnya menyiapkan akun, menyelaraskan status KYC, dan mencermati apakah Pi2Day dapat membuka babak baru pertumbuhan, atau setidaknya memulai rebound setelah tekanan harga berbulan-bulan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Presale Solaxy Capai $48 Juta Setelah Burn 62 Juta SOLX

Presale Solaxy (SOLX) mencapai tonggak tepat menjelang penutupan: dana terkumpul mencapai $48 juta.

Tren positif ini turut disusul dengan token burn besar senilai $ 62 juta, atau sekitar 35 miliar SOLX, yang telah dibakar untuk mengurangi pasokan.

Burn Besar, Scarcity Meningkat

Tim Solaxy melakukan pembakaran masif sebesar 35,046 miliar SOLX, yang setara 25% dari total pasokan. Hal ini dilakukan saat presale sehingga mendorong efek kelangkaan.

Tindakan ini bukan sekadar simbolik; dengan pasokan berkurang, nilai sisa token yang belum terjual otomatis meningkat karena supply-demand yang lebih seimbang.

Dua Update Infrastruktur Besar

  1. Interoperabilitas Cross‑Chain lewat Hyperlane:
    Solaxy bermitra dengan Hyperlane, memungkinkan performa layer‑2 Solana dan Ethereum tanpa mengorbankan kecepatan atau desentralisasi. Ini membuka jalur lintas rantai bagi token dan dApp.
  2. Launch Lining Layer‑2 Mainnet:
    Tak seperti presale biasa, Solaxy menjanjikan peluncuran layer‑2 chain-nya segera setelah token ditradingkan, mungkin pada Juli. Ini memberi nilai langsung bagi investor awal.

Baca Juga: Dogecoin dan Tiga Altcoin yang Layak Diperhatikan di Juni 2025

Presale Hampir Berakhir

Dengan waktu hanya 4 hari tersisa, Solaxy masih menjual SOLX di harga presale $0,001754, kelas harga yang tidak akan muncul lagi setelah listing di bursa. Selain itu, staker mendapat yield tinggi: 85–87% APY tergantung jumlah partisipan awal.

Kenapa Penting?

  • Kebutuhan Skala di Solana: Memori masa lalu seperti kemacetan akibat meme coin besar menegaskan bahwa Solana perlu layer‑2 yang mampu menampung beban transaksi tinggi.
  • Nilai Langsung ke Token: Peluncuran mainnet segera setelah token berada di bursa memberikan nilai nyata bagi investor, bukan hanya harapan, sebuah pendekatan langka di dunia presale.
  • Insentif Keamanan: Hadiahnya bug bounty sebesar $25.000, menggandeng komunitas keamanan Cantina untuk menguji infrastruktur Solaxy.

Ekosistem & Pengaruh Jangka Panjang

  • Likuiditas & Penggunaan DeFi/NFT: Pengguna bisa langsung jalanin bridge, testnet, DEX, token launchpad (Igniter), dan infrastruktur on‑chain lainnya.
  • Potensi Volume & Harga: Bila sebagian dari USD 9 miliar DeFi atau USD 11 miliar stablecoin Solana memasuki layer‑2 ini, permintaan bisa melonjak drastis—potensi upside besar bahkan mencapai 100× menurut analis.

Tips untuk Investor & Trader

Trader Jangka Pendek

  • Bisa masuk di harga presale $0,001754, target setelah listing (secara spekulatif) 2–5× dari harga masuk awal.
  • Terapkan manajemen risiko: stop-loss jika gagal listing atau yield turun.

Investor Jangka Menengah/Panjang

  • Ikut presale kalau percaya pada eksekusi nyata—token dan chain hidup bersamaan.
  • Gunakan staking dengan return tinggi untuk menahan posisi saat fase listing.

Developer/Proyek Web3

Presale SOLX berhasil mengumpulkan $ 48 juta, didukung burn 25% token, langkah agresif untuk menguatkan nilai asset.

Ditambah dua kabar besar: peluncuran layer‑2 segera dan partner Hyperlane, Solaxy menunjukkan kapasitas kuat sebagai solusi skala Solana.

Dengan hanya sisa 4 hari presale dan insentif staking tinggi, SOLX memiliki proposisi menarik bagi investor pintar.

Namun perlu diperhatikan, risiko tinggi tetap ada, kegagalan listing, audit mainnet, atau turunnya minat user bisa menurunkan harga.

Tapi jika Solaxy berhasil, ini bisa menjadi pintu gerbang utama pengembangan dan adopsi Web3 di Solana.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

BNB Chain Hadirkan Access‑Fi: Monetisasi Konten Web3 Lebih Canggih

BNB Chain meluncurkan konsep anyar bernama Access‑Fi, sebuah cabang “social finance” di ekosistem Web3 yang berfokus pada monetisasi konten digital.

Melalui proyek seperti Reach Me, Pieverse, Xnect, dan PaytoReach, kreator, KOL, dan penggemar kini dapat mengeksploitasi akses sebagai aset digital yang diprogram dan bernilai.

Apa Itu Access-Fi?

Access‑Fi, singkatan dari “Access + Finance”, meredefinisi interaksi antara kreator dan pengikut:

  • Setiap akses ke konten, seperti pesan pribadi, komentar dari pakar, atau sesi khusus yang dapat diubah menjadi mikrotransaksi on‑chain.
  • Fitur seperti on‑chain messaging, langganan berbayar, dan tanggapan eksklusif menciptakan layer interaksi yang dapat diverifikasi dan bernilai secara transparan .

Gagasan dasarnya: segala interaksi digital bukan lagi cuma “social signal”, tapi juga exchangeable asset di blockchain.

Baca Juga: Apakah BNB Siap untuk Bullish? Ini 2 Sinyal Kuat yang Muncul di Pasar

Proyek-Proyek Utama

Proyek Fungsi Utama
Reach Me Akses eksklusif ke konten atau obrolan langsung dengan kreator/KOL.
Pieverse Marketplace virtual untuk acara digital dan video eksklusif.
Xnect Koneksi langsung antarkreator dan penggemar via sesi khusus.
PaytoReach Monetisasi komunikasi personal seperti chat, komentar, dan review.

Aplikasi ini menjadikan Access‑Fi lebih dari sekadar konsep. Ini adalah platform nyata yang sudah beroperasi di BNB Chain .

Dampak dan Potensi Ekosistem Web3

  1. Monetisasi langsung: Kreator tidak lagi bergantung pada sponsorship atau iklan—akses langsung premium dapat menciptakan aliran pendapatan mandiri.
  2. Data interaksi berharga: Riwayat akses tersimpan on‑chain, bisa digunakan pembuktian kepemilikan, kredibilitas, atau partisipasi komunitas.
  3. Standar interoperabilitas: Access‑Fi mendorong munculnya standar interaksi yang dapat diverifikasi di berbagai platform Web3.
  4. Ekosistem terus berkembang: BNB Chain mengajak developer dan kreator untuk membangun tools yang meng-encode akses dan percakapan on‑chain, serta mengukur kontribusi sosial atau intelektual secara transparan.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Kamis, 19 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Kamis, 19 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Mengapa Ini Relevan Sekarang?

  • Web3 sedang berevolusi dari sekadar DeFi dan NFT menuju Web3 sosial, di mana interaksi adalah aset.
  • Tools seperti Access‑Fi menyiapkan fondasi interaksi digital yang bernilai di masa depan—seperti sedang membangun “layer interaksi terverifikasi” .
  • Ini memungkinkan terciptanya ekonomi sosial yang penuh transparansi, inklusif, dan sustainable.

Rekomendasi untuk Pelaku Ekosistem

  • Kreator & KOL: Eksplorasi model berlangganan atau session tertentu via Access‑Fi untuk monetisasi interaksi konten secara langsung.
  • Developer Web3: Gunakan BNB Chain untuk bikin fitur komunikasi on‑chain. Contoh: encoding history akses, measuring reputasi, dll.
  • Penggemar & pengguna: Manfaatkan untuk akses eksklusif ke konten premium dan membangun koneksi lebih kuat secara resmi.
  • Investor & institusi: Pantau project seperti Reach Me dan Xnect sebagai pionir early-stage di ekosistem sosial Web3.

Baca Juga: Harga BNB Mendekati Rekor Tertinggi, Saat Altcoin Lain Masih Tertinggal

Access‑Fi menandai era baru dalam monetisasi konten Web3: bukan sekadar soal token atau NFT, tetapi akses sebagai aset nyata: programmed, monetizable, dan verifiable.

BNB Chain berada di garis depan tren ini dengan inisiatif dan proyek nyata. Jika terus berkembang, teknologi ini bisa menjadi katalis utama dalam evolusi ekosistem Web3 sosial global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pi Network Bersiap ke Pi2Day: Langkah Besar di Ujung Juni

Ekosistem Pi Network menghangat saat pelaksanaan Pi2Day Kian mendekat. Pi2Day merupakan perayaan dan update paling dinanti komunitas pada 28 Juni mendatang.

Kicauan terbaru dari PiListingNews menampilkan grafik parabolik dan menyiratkan pengumuman atau pergerakan harga signifikan yang akan segera terjadi.

Apa Saja Spekulasi Utama?

  1. Pengumuman Mainnet Terbuka — Banyak yang berharap Pi akan membuka akses mainnet secara penuh bagi pengguna umum.
  2. Listing di Bursa Besar — Isu hangat beredar: apakah Binance atau Coinbase akan mulai listing PI saat Pi2Day? Grafik teaser menampilkan potensi harga melonjak tinggi sekali pun .
  3. Ekspansi Ekosistem — Ada spekulasi terkait peluncuran fitur DeFi, NFT, atau integrasi dunia nyata—ini akan menandai kemajuan besar dari proyek mobile-mining.

Aktivitas Whale Besar Meningkat!

Data on-chain terbaru menunjukkan 200 juta PI dipindahkan dari cadangan pasar ke wallet pribadi, kemungkinan besar transaksi OTC oleh whale besar.

“Akumulasi yang tenang seperti ini biasanya menandakan kepercayaan yang kuat dari para pemain besar,” ujar analis Moon Jeff sebagaimana dikutip Dari Coindoo pada Kamis (19/6).

Dalam sudut pandangnya, Jeff menilai momentum ini sebagai tanda akumulasi institusional.

Analisis Harga Pi Network. Sumber: TradingView.
Analisis Harga Pi Network. Sumber: TradingView.

Tekanan Bearish vs Sentimen Positif

Pasar memang mengalami tekanan:

  • Token PI sempat turun mendekati $0,56–$0,57, rebound sedikit ke $0,64 .
  • Data CoinPedia mencatat 6 juta token ditransfer ke exchange dalam 24 jam, meningkatkan kemungkinan aksi dump jika tak ada katalis positif .
  • Narrow ATR dan Bollinger Band menyiratkan volatilitas yang rendah, menanti breakout besar dari dukungan ini.

Namun, komunitas tampak optimistis: RSI oversold, memancing potensi rebound, terlebih Pascal Pi2Day semakin dekat.

Baca Juga: Update Pi Network Dinilai Membosankan, Harga Terancam Turun di Bawah $0,50?

Tiga Faktor Penentu Pasca 28 Juni

  1. Pengumuman resmi dari tim inti, khususnya mengenai mainnet terbuka atau listing. Ini akan menjadi pemicu utama reli harga.
  2. Respons pasar whale setelah pengumuman: apakah akumulasi besar akan berlanjut atau net outflow?
  3. Listing di exchange besar: kehadiran PI di Binance atau Coinbase bisa mendongkrak volume dan minat retail signifikan.
RSI Pi Network. Sumber: TradingView.
RSI Pi Network. Sumber: TradingView.

Strategi & Rekomendasi

Skema Strategi
Bullish Play Buy secara bertahap saat harga di support $0,56–$0,60. Tambah posisi saat harga naik pasca Pi2Day.
Tunggu Konfirmasi Entry setelah adanya pengumuman resmi dan jika volume breakout terlihat – misalnya di atas $0,80.
Proteksi Risiko Gunakan stop-loss di bawah $0,56 dan trailing stop untuk mengunci keuntungan jika terpicu reli.

Outlook

Pi Network menghadapi momen penting saat Pi2Day dan rumor whale menambah ketegangan. Dengan kombinasi antara tekanan jual saat ini, aktivitas akumulasi besar (200 juta PI), dan potensi pengumuman plating, pasar berada dalam kondisi siap layaknya “dalam tekanan dan siap meledak”.

Baca Juga: Pembayaran Kuliah Pakai Pi Coin, Pi Network Sasar Mahasiswa

Jika ada katalis kuat, listing atau mainnet, kemungkinan reli signifikan membuka babak positif besar.

Sebaliknya, tanpa konfirmasi solid, tekanan jual bisa memicu koreksi lanjutan ke US$0,40 seperti yang sempat terjadi minggu lalu.

Investor dan trader sebaiknya mempersiapkan diri dari sekarang: manfaatkan pasar yang terkonsolidasi untuk entry strategis, tetap ikuti perkembangan on-chain, dan waspadai reaction pasar terhadap update resmi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum dan Perebutan Yield: Apakah ETH Bisa Kembali Unggul?

Sebagai blockchain Proof‑of‑Stake (PoS) terbesar, Ethereum telah lama menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mencari yield on‑chain melalui staking.

Namun, sekarang yield-nya turun di bawah 3%, yang menjadikannya kalah saing dibanding protokol DeFi dan stablecoin beryield tinggi.

Kini yang menjadi pertanyaan, apakah ETH bisa mengatasinya dan merebut kembali posisi unggul?

Baca Juga: Ethereum Terkonsolidasi: Rebound ke $4.000 atau Koreksi ke $2.100?

Yield Staking ETH Turun di Bawah 3%

  • Pengguna yang mengunci ETH (tingkat staking) kini menerima hasil di bawah 3% per tahun, menurun dari puncak sekitar 5,3% setelah The Merge.
  • Dari total pasokan sekitar 35 juta ETH, atau sekitar 28%, saat ini digunakan untuk staking.
  • Pilihan staking non‑solo seperti Lido atau via bursa mengenakan biaya 10–25%, makin menurunkan hasil bersih yang diterima pengguna.

Kompetisi Ketat dari Stablecoin Ber-yield

Stablecoin on‑chain yang membayar yield—seperti sUSDe, SyrupUSDC, sUSDS, USDY, dan OUSG—sekarang menawarkan 4–6,5% APR, jauh melebihi staking ETH.

  • sUSDe milik Ethena bahkan sempat memberikan 10–25%, sekarang menurun ke sekitar 6%.
  • SyrupUSDC saat ini memberikan ~6,5%, sementara USDY dan OUSG dari Ondo Finance menawarkan 4–4,5%.
  • Sector ini telah tumbuh 235% sepanjang tahun, mengukuhkan posisi stablecoin yield sebagai alternatif yang semakin diminati.

DeFi Lending: Fleksibel & Kompetitif

Protokol lending seperti Aave, Compound, dan Morpho juga menawarkan yield melalui pinjaman kripto:

  • Yields stabil rata-rata berada di kisaran 5% untuk USDC dan 3,8% untuk USDT, bisa melonjak saat bull market aktif.
  • Model ini menguntungkan karena bersifat algoritmik, fleksibel, dan tidak terkait suku bunga bank tradisional.

Ekosistem ETH Masih Kuat

Meskipun yield staking ETH turun, sebagian besar produk kompetitor, stablecoin yield dan DeFi lending yang dijalankan di atas jaringan Ethereum:

  1. Mereka meningkatkan usage & aktivitas transaksi ETH.
  2. Fee jaringan (priority fee, MEV) turut memberi imbalan tambahan bagi validator/stakers.
  3. Permintaan staking, walau turun, tetap stabil karena lock‑up jangka panjang dari institusi.

Sehingga tidak benar ETH kalah total dalam “yield wars”—ia hanya bertransformasi: yield sudah menyebar ke produk yang dijalankan di atasnya.

Prospek ETH di Arena Yield

Tantangan Potensi ETH
Yield lebih dari 3% Masih lebih baik dari Solana (~2.5%) dan inflasi relatif rendah (~0.7%)
Kompetisi stablecoin/protokol Namun berbagai instrumen ini memperkuat penggunaan Ethereum
Adopsi institusi & staking ETF Permintaan institusi meningkat (lihat inflasi staking tinggi)
Ekosistem DeFi & RWA Protokol tokenisasi obligasi dan stablecoin yield turut membuat ETH krusial sebagai lapisan dasar.

Strategi untuk Stakeholder

  • Staker Solo: Masih memperoleh yield terbaik, tapi butuh 32 ETH dan sumber daya teknis.
  • Pengguna Liquid Staking (Lido, stETH): Menawarkan fleksibilitas untuk dipakai dalam DeFi, meski potensi hasil lebih rendah.
  • Investor DeFi: Bisa mencari yield dari stablecoin dan lending, sambil tetap mendukung jaringan Ethereum.
  • Institusi: Dapat memanfaatkan staking ETF, custody, dan layanan seperti Lido/stETH via custodian—semakin didukung oleh kejelasan regulasi.

Baca Juga: Ethereum Golden Cross Semakin Dekat: Akankah Reli Besar Terulang?

Ethereum tengah bersaing dalam “battle for yield”, menghadapi stablecoin dan DeFi lending yang menawarkan hasil lebih tinggi.

Meski yield staking turun di bawah 3%, ekosistem ETH tetap kuat sebagai lapisan infrastruktur bagi banyak instrumen ini.

Sebaliknya, banyak yield-bearing stablecoin dan protokol DeFi bergantung sepenuhnya pada Ethereum untuk operasional.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 19 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 19 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dengan dukungan institusi dan adopsi protokol yield lain di atasnya, Ethereum mungkin tidak “kalah”, tetapi sedang berevolusi dari center of yield menjadi center of infrastruktur ekonomi on-chain.

Ini bisa menjadi kekuatan tersendiri dalam jangka panjang, apalagi jika yield staking kembali naik seiring berkurangnya ETH yang tersedia untuk staking dan meningkatnya penggunaan jaringan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

JP Morgan dan SEC Bahas Migrasi Pasar Modal ke Blockchain

Salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, JP Morgan Chase, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan Crypto Task Force di SEC.

Pertemuan ini dirancang untuk membahas potensi adanya migrasi pasar modal tradisional ke blockchain publik.

Fokus Diskusi: Alat Modal Apa yang Layak Dipindahkan?

Tiga eksekutif JP Morgan: Scott Lucas (Head of Digital Asset Markets), Justin Cohen (Global Head of Equity Derivatives Development), dan Aaron Iovine (Global Head of Digital Asset Regulatory Policy), menggali instrumen apa yang bisa dipindah on‑chain dan bagaimana memitigasi risiko serta memanfaatkan manfaat teknisnya.

Topik utama mencakup:

  • Perubahan model operasional dalam penggunaan blockchain publik.
  • Risiko keamanan dan kepatuhan regulasi.
  • Manfaat seperti kecepatan settlement, efisiensi biaya, dan transparansi on‑chain.

Baca Juga: JP Morgan Percaya Bursa Kripto Terpusat Akan Tetap Dominan

Pilot JPMD: Uji Coba Token Deposit di Base

JP Morgan meluncurkan uji coba token deposit bernama JPMD, setara token fiat dolar yang diterbitkan di Base, jaringan layer‑2 dari Coinbase.

  • Token deposit ini diharapkan digunakan oleh klien institusi Coinbase setelah uji coba beberapa bulan selesai.
  • Token deposit seperti JPMD dinilai lebih unggul dibanding stablecoin karena tersangkut sistem cadangan fraksional bank yang sudah diatur, membuatnya scalable dan aman bagi bank.

JPMD Bukan Stablecoin, Tapi Alternatif

JPMorgan menegaskan bahwa JPMD bukanlah stablecoin dalam arti populer, melainkan token representasi langsung dari deposit bank yang termuat ke blockchain atau “superior alternative to stablecoins” menurut eksekutifnya.

Dengan model ini, deposit on‑chain bisa dipakai untuk transaksi lintas batas dan transaksi smart contract tanpa harus melewati stablecoin eksternal, sehingga langsung terintegrasi dengan sistem perbankan tradisional.

Potensi Bisnis & Regulasi

  • JPMorgan tengah mencari competitive angle untuk produk ini, termasuk mendorong digital financing dan digital debt services yang lebih efisien.
  • SEC pun memperoleh pemahaman mendalam terkait implikasi regulasi jika operasi pasar modal tradisional berubah bentuk ke on-chain, sebuah langkah awal menuju pengawasan dan tata kelola blockchain .

Dampak Ekosistem & Masa Depan Tokenisasi Aset

Langkah ini masuk dalam tren tokenisasi dunia nyata:

  • Demos seperti JPMD, digital fiat deposit, menjadi jembatan antara sistem tradisional & digital.
  • Tema tokenisasi bahkan semakin populer: dari obligasi on‑chain di Swiss hingga utang digital dan ekuitas token di berbagai negara.
  • Jika berhasil diperluas, tokenisasi ini bisa membuka pasar modal global yang jauh lebih efisien dan likuid.

Wawasan & Strategi

Elemen Impliksasi
Regulasi SEC mendapat gambaran awal; kemungkinan definisi “security” dan pengawasan on‑chain makin konkret.
Teknologi Token deposit seperti JPMD memungkinkan distribusi dan settlement lebih cepat & aman.
Bisnis Perbankan Produk seperti digital debt dan repo dapat diproses langsung di blockchain dengan biaya lebih rendah.
Pasar Modal Tokenisasi dapat membawa aset tradisional ke ekosistem DeFi dan digital, membuka peluang baru.

Baca Juga: Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama, Upaya Akhiri Gugatan XRP

Pertemuan antara JP Morgan dan SEC menandai fase baru dalam transformasi pasar modal klasik ke blockchain publik.

Dengan pilot seperti JPMD, bank ini menyelidiki potensi tokenisasi aset nyata dan menciptakan jembatan teknis-regulatif yang bisa mengarah ke adopsi global.

Bagi institusi keuangan, perkembangan ini patut diwaspadai karena membentuk masa depan operasi perbankan, settlement, dan trading di era digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

JP Morgan Luncurkan JPMD: Token Digital Deposit di Jaringan Base

JP Morgan Chase terus bertransformasi. Kini, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat itu semakin dalam menjelajahi dunia blockchain.

Teraktual, JP Morgan meluncurkan token digital deposit bernama JPMD, yang beroperasi di public blockchain Base dari Coinbase.

Apa Itu JPMD?

  • JPMD adalah token yang mewakili deposit dolar AS secara langsung di blockchain menggunakan teknologi tokenisasi deposit tradisional.
  • Dikeluarkan dalam fase pilot di Jaringan Base, token ini diperuntukkan bagi klien institusi yang masuk whitelist dan tersedia melalui wallet digital JPMorgan hingga pertukaran Coinbase.
  • Menurut Naveen Mallela, co-head blockchain JPMorgan, “Token deposit adalah alternatif yang lebih baik daripada stablecoin” karena langsung dijamin deposit bank dan memungkinkan settlement 24/7 serta akses instan ke ekosistem Ethereum.

Perbedaan dengan Stablecoin & JPM Coin

  • Berbeda dengan stablecoin umum atau JPM Coin sebelumnya (token internal dalam ekosistem bank), JPMD adalah representasi langsung dari deposito fiat yang telah tersedia di rekening bank, sehingga mengurangi potensi risiko cadangan yang kurang jelas.
  • JPMD juga mencakup berbagai layanan: transfer digital, kliring, hingga payment processing, sementara stablecoin sering bergantung pada pondasi USD yang dikelola pihak ketiga.

Baca Juga: JP Morgan dan SEC Diskusikan Opsi Pemindahan Pasar Modal Tradisional ke Blockchain

Dampak untuk Ekosistem & Layanan Keuangan

  1. Integrasi cepat DeFi dan on‑chain settlement: Klien institusi kini bisa langsung memindahkan dana fiat mereka ke aplikasi blockchain sambil mempertahankan tagihan bank tradisional.
  2. Efisiensi biaya dan kecepatan: Tanpa roll‑back time konvensional, transaksi dana bisa diproses 24/7 di jaringan publik.
  3. Pemicu adopsi tokenisasi deposit: Sebagai “deposit token” pertama yang diujicobakan di public chain, JPMD membuka jalan bagi lembaga lain untuk segera mengeksplorasi solusi serupa.
  4. Dukungan regulasi: JPMorgan telah mengajukan trademark JPMD untuk layanan seperti trading aset digital dan crypto‑settlement, menandakan kesiapan produk ini secara regulatif.

Dari Reddit (r/CryptoCurrency), warganet bereaksi dengan menunjukkan bahwa pasar melihat langkah JP Morgan sebagai strategi jitu dengan “menyebrang” ke dunia digital dengan basis institusional dan regulasi yang kuat.

Prospek & Tantangan

  • Untuk institusi & FinTech: JPMD bisa jadi pembuka era baru dalam hal transisi instan antara dunia fiat dan blockchain, mempermudah transaksi internasional dan model finansial hybrid.
  • Regulasi & adopsi: Keberhasilan JPMD akan tergantung pada penerimaan regulator, integrasi dengan sistem payment perbankan, serta keberlanjutan pipeline on‑chain.
  • Peluang tokenisasi lanjut: JPMD bisa diikuti oleh token deposito dalam mata uang lain, token saham, obligasi, atau produk digitalisasi aset tradisional.

Baca Juga: JP Morgan Percaya Bursa Kripto Terpusat Akan Tetap Dominan

Peluncuran JPMD oleh JP Morgan merupakan langkah penting dalam evolusi keuangan, membawa deposit konvensional ke blockchain publik.

Dengan sifatnya sebagai representasi Fiat 1:1, token ini menawarkan kecepatan, transparansi, dan kepastian hukum yang tidak dimiliki stablecoin tradisional.

Bagi institusi keuangan, ini adalah jembatan baru antara dunia bank klasik dan sistem on‑chain. Rezoning ini dipantau ketat, baik dari sisi regulasi maupun efektivitas teknis.

Jika JPMD berhasil, era tokenisasi massal aset tradisional di blockchain publik bisa segera terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

MemeStrategy Akuisisi Solana, Saham Melonjak 28%

MemeStrategy, perusahaan investasi teknologi asal Hong Kong dan anak usaha platform meme ternama 9GAG, membuat gebrakan dengan membeli 2.440 token Solana (SOL) senilai HKD 2,9 juta (~$369.000) sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka.

Pengumuman pembelian Solana langsung memicu lonjakan harga saham MemeStrategy sebanyak +28,5% di Bursa Hong Kong, dari HKD 2,00 menjadi HKD 2,57 dan sempat menyentuh HKD 2,70 di sesi selanjutnya. Saat ini, kapitalisasi pasarnya menembus HKD 652,6 juta (~$83 juta).

Baca Juga: ETF Solana Potensi Disetujui SEC dalam 4 Bulan, Pasar Kripto Melonjak?

Alasan Masuk SOL: Ekosistem Web3 & Potensi Staking

MemeStrategy beralasan bahwa Solana merupakan “aset digital berkualitas tinggi” dengan penerapan nyata dalam tokenisasi aset dunia nyata, aplikasi Web3 berbasis AI, serta jaringan cepat dan biaya rendah.

Selain menyimpan token, mereka juga berencana melakukan staking SOL untuk mendapat imbal hasil sekaligus memperkuat keamanan jaringan.

Ray Chan, CEO MemeStrategy menyatakan bahwa investasi ini sejalan dengan fokus perusahaan pada AI, Blockchain, validasi teknologi, dan teknologi generasi berikutnya.

Menyusul Jejak Perusahaan Kripto Dunia

MemeStrategy bergabung dengan deretan korporasi lainnya yang telah menginisiasi treasury digital, seperti DeFi Development Corp, Upexi, dan Sol Strategies, semuanya memperkuat eksposur terhadap SOL.

Ini menandai kenaikan di level korporasi tradisional yang selama ini fokus pada Bitcoin atau Ethereum menjadi pertama kali memasukkan alternatif seperti Solana.

Bagaimana Dampaknya untuk Solana?

Industrial memujinya sebagai langkah strategis saat Candor Fitzgerald menunjuk Solana sebagai kandidat kuat untuk ETF Spot di AS.

Bukan hanya karena memes dan NFT, Solana saat ini didukung oleh ekosistem DeFi berkembang dan peluncuran DEX/Layer-2 seperti Solaxy—semuanya memperkuat ekosistem dan volume on-chain.

Menurut The Tradable, volume trading SOL melesat +92% dalam 24 jam, mengiringi kenaikan harga 8%, menunjukkan kebangkitan minat terhadap aset ini.

Apa Makna untuk Investor?

Aspek Dampak
Diversifikasi treasury Munculnya korporasi publik Asia gunakan SOL, memperluas aset digital di neraca.
Akumulasi & staking institusi Mendukung stabilitas harga jangka panjang.
Spin-off terhadap sentimen ETF ETF resmi bisa menaikkan harga SOL jika disetujui.
Momentum jaringan & volume Permintaan nyata dari investor institusi mencerminkan potensi pertumbuhan ekosistem.

Saran Strategis untuk Pelaku Pasar

  • Trader jangka pendek: Awasi pivot di atas atau di bawah $161 (50-SMA harian) sebagai sinyal momentum; target bisa mengarah ke $173–$200 jika sostenibel.
  • Investor jangka panjang: Perhatikan integrasi staking + perkembangan infrastruktur Solana—ini bawa proyeksi jangka panjang kuat.
  • Perhatikan faktor eksternal: Regulasi Hong Kong & persetujuan ETF AS mungkin menjadi katalis berikutnya.

Baca Juga: Solana Uji Support di $142, Analis Waspadai Potensi Pembalikan Tren

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 17 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 17 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

MemeStrategy menjadi pionir perusahaan publik Hong Kong yang mengakumulasi SOL sebagai bagian dari strategi integrasi Web3 dan diversifikasi treasury. Reaksi pasar cepat terlihat lewat lonjakan saham +28%, mencerminkan antusiasme investor.

Dengan kombinasi dukungan on-chain, staking, dan potensi ETF, Solana mulai memasuki fase akumulasi institusional.

Namun, investor tetap perlu mengawasi indikator teknikal dan regulasi untuk mengantisipasi fluktuasi mendadak.

Artikel ini memberikan pemahaman mendalam dan analisis bukan sebagai saran investasi—lakukan riset dan sesuaikan strategi dengan profil risiko masing-masing.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com