Tag Archives: btc

BTC Koreksi, Tekanan Geopolitik Tinggi

Pasar kripto hari ini, Jumat (13/6) diramaikan dengan harga Bitcoin jatuh di bawah $105.000 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik setelah status darurat diumumkan di Israel, memicu potensi likuidasi besar dan sentimen bearish jangka pendek.

Di sisi lain, altcoin memecoin dan DeFi seperti Fartcoin, SPX6900, dan Uniswap menunjukkan potensi reli seiring minat pasar bergeser. Sementara itu, Donald Trump menyatakan tidak akan memecat Ketua The Fed, meski mendesak penurunan suku bunga. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Bitcoin Anjlok di Bawah $105.000 Akibat Sentimen Risiko Geopolitik

  • Ketegangan geopolitik setelah pengumuman darurat Israel picu kekhawatiran.
  • Risiko likuidasi $635 juta di bawah $105 ribu memperkuat tekanan jual.
  • Indikator teknis tunjukkan bearish, meski tren jangka menengah bullish.

Altcoin yang Patut Diperhatikan: Memecoin dan DeFi Potensi Reli

  • Memecoin dan token DeFi memimpin top kripto selama 7 hari terakhir.
  • Token DeFi Kaia, Uniswap, dan AB kembali jadi fokus.
  • Fartcoin dan SPX6900 pimpin reli memecoin.

Main Game TAP-TAP Bisa Dapat Hadiah Rp40 JUTA?!

  • Mainkan game Ketupat Blast & Earn yang baru sekarang.
  • Raih kesempatan menangkan total hadiah Rp40 juta.
  • Cek cara main dan ketentuannya di sini bit.ly/KetupatBlastEarn

Trump Ungkap Dia Tak Akan Pecat Ketua Fed Jerome Powell

  • Trump takkan pecat Jerome Powell meski tak lihat dampak buruknya pada pasar.
  • Dia mendesak Ketua Fed untuk pangkas suku bunga.
  • Fed bisa naikkan suku bunga lagi jika inflasi naik dalam setahun.

Lebih dari 60 Perusahaan Ikuti Jejak MicroStrategy Beli Bitcoin

  • 61+ perusahaan ikut tren akuisisi Bitcoin korporat, terpicu keuntungan BTC.
  • Akuisisi BTC oleh perusahaan menjadikan aset digital semakin menarik.
  • Peningkatan kepemilikan BTC korporasi dapat meningkatkan harga.

Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Konflik AS-China Mereda, Mengapa Harga Bitcoin Melemah?

Harga Bitcoin dan beberapa mata uang kripto lainnya justru melemah meskipun data inflasi terbaru AS lebih rendah dari perkiraan dan ada kabar dimulainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan China.

Analis memperingatkan bahwa Bitcoin perlu bertahan di atas $108.300 untuk menjaga momentum bullish-nya .

Pasar Kripto Melemah Meski Sinyal Makro Positif

  • Harga Bitcoin sempat menyentuh $110.384, namun berakhir di kisaran $108.000 pada malam hari, turun sekitar 1,2%.
  • Tak hanya Bitcoin, Ethereum juga turun, dari puncak $2.877 hingga anjlok ke level $2.772, atau turun sekitar 1,5%.
  • Setali tiga uang, Dogecoin mencatat penurunan tajam lebih dari 2,7%, berakhir di $ 0,1928.

Kejutan berupa inflasi CPI AS yang hanya 2,4% (lebih rendah dari perkiraan 2,5% dan geliat kesepakatan dagang AS-China semestinya memicu rally risk-on, tapi pasar kripto tampak tangguh terhadap positivisme ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Likuidasi & Aliran Modal ETF

  • Jumlah total likuidasi di pasar kripto mencapai USD 293 juta dalam 4 jam terakhir; tekanan jual mendominasi dengan lebih dari $198 juta posisi long yang terkena squeeze.
  • Open interest pada kontrak berjangka Bitcoin turun sekitar 1,6%, sementara sebagian besar trader di Binance tetap mempertahankan posisi short.
  • Sentimen pasar sangat dipengaruhi zona “greed” menurut Crypto Fear & Greed Index.

Baca Juga: Harga Bitcoin Menembus $108.000, Isyarat FOMO Ritel

Analisis Teknis: Bitcoin Harus Bertahan di $108.300

Analis Ali Martinez menekankan bahwa support kritis untuk Bitcoin berada di level $108.300.

Jika gagal menjaga harga di atas titik ini, maka momentum bullish bisa retak dan Bitcoin berpotensi turun menuju $107.000 atau bahkan lebih rendah.

Respons Terhadap Isu Makro

  • Inflasi CPI lebih rendah memberikan harapan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada September (~61% probabilitas)
  • Kesepakatan dagang AS–China, yang memudahkan ekspor komponen langka dan menstabilkan tarif, turut mendorong optimisme global. Namun reaksi positif ini justru tidak berimbas kuat terhadap aset kripto.

Dampak Jangka Pendek & Rekomendasi Strategis

Aspek Rekomendasi & Implikasi
Trader jangka pendek Waspadai breakdown di bawah $108.300; siapkan stop-loss ketat.
Investor jangka panjang Gunakan koreksi sebagai peluang beli, asalkan $108.300 tetap dipertahankan.
Monitoring Perhatikan data inflasi mendatang serta perkembangan kesepakatan AS–China.

Tetap Waspada

Meskipun sentimen makro mendukung—dengan inflasi turun dan langkah dagang AS–China, pasar kripto justru menunjukkan kelemahan.

Bitcoin, ETH, dan DOGE melemah akibat tekanan likuidasi dan dominasi posisi short. Support vital di $108.300 adalah garis pertahanan terakhir; jika ditembus, momentum bullish bakal terganggu.

Sementara itu, investor tetap bisa optimis jangka panjang, namun hati-hati untuk jangka pendek jika support kunci gagal dijaga.

Pengambilan posisi sebaiknya dilakukan bersamaan dengan strategi manajemen risiko yang ketat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak $ 110.000, Momentum di Tengah Optimisme Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Menembus $108.000, Isyarat FOMO Ritel

Bitcoin (BTC) kembali mencuri sorotan setelah berhasil menembus level $108.000, memanfaatkan momentum bounce dari area $105.000.

Menurut analis dari AMBCrypto, sentimen FOMO (“Fear of Missing Out”) ritel kembali menguat, diikuti aksi leverage tinggi dari para “whale” atau pemain besar.

FOMO Ritel Merekah – Zona “Greed” Terancam Puncak

  • Santiment melaporkan lonjakan sentimen pelaku ritel memasuki dua minggu tertinggi sejauh ini.
  • Indikator “greed zone” mengindikasikan potensi puncak pasar jangka pendek, seiring FOMO meningkat cepat—biasanya diikuti koreksi harga.

Whale dan Leverage Tinggi – Pendorong Momentum

  • On-chain analytics menunjukkan aksi besar dari whale, termasuk pembukaan long 20× leverage senilai lebih dari $50 juta pada kisaran $106.500.
  • Di sisi lain, dana inti mengalir keluar dari Kraken: total 997 BTC berpindah ke dompet tak teridentifikasi, sinyal kuat dari aktivitas whale.

Short Squeeze & Long-Term Profit para Holder

  • Data Glassnode mengungkapkan adanya short squeeze besar, yang menyebabkan likuidasi posisi short senilai $359.000 dalam waktu singkat, memicu kenaikan BTC di atas $108.000.
  • Saat ini, 96,6% pemegang Bitcoin dalam posisi profit, mendorong bel kembali karena ketakutan “ketinggalan kereta”.

Analisis Teknikal: Momentum Masih Zona Bullish, Tapi Waspada Retracement

  • RSI harian BTC di level 61, menunjukkan tren bullish, namun belum terlalu overbought.
  • Indikator OBV (On‑Balance Volume) meningkat, tapi kini menunjukkan penurunan kemiringan, menandakan potensi melemahnya tekanan beli .
  • Para analis memperingatkan bahwa jika volume tidak menguat di atas area $110.000, potensi koreksi jangka pendek bisa terjadi.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kondisi Pasar Terkini: Momentum dan Risiko Correksi

  • Breakout ke atas $108.000 didorong oleh sentimen ritel, aksi whale, dan tekanan short squeeze.
  • Namun, akumulasi FOMO di tengah denominasi “greed” menjadi sinyal potensi koreksi, terutama jika volume dan aksi pump gagal berlanjut untuk menembus resistance selanjutnya.
  • Bila dukungan volume berlanjut dan BTC mampu bertahan di atas $110.000, tren bullish masih terbuka lebar. Sebaliknya, kegagalan mendukung harga ini bisa memicu penurunan singkat.

Baca Juga: VivoPower Gelontorkan $121 Juta untuk XRP dalam Model Bitcoin

Pandangan dan Strategi untuk Investor & Trader

Segment Rekomendasi
Trader jangka pendek Entry saat breakout di atas $108.000; stop-loss jika RSI koreksi atau volume turun.
Investor jangka panjang Pantau akumulasi whale dan sentimen ritel; waspadai pembalikan pasar ritel yang tiba-tiba.
Manajemen Risiko Siapkan stop-loss di bawah $105.000 jika momentum tidak berlanjut, atau breakeven jika sudah untung.

Apa yang Harus Dilakukan Investor?

  • FOMO ritel saat ini mencapai tingkat tertinggi dalam dua minggu terakhir, mengindikasikan potensi pembentukan puncak pasar jangka pendek .
  • Whale dan leverage tinggi menunjukkan optimisme besar di pasar, tapi ini juga memicu short squeeze yang memperkuat reli harga Bitcoin.
  • Indikator teknikal mendukung kelanjutan rally, namun volume mentok dan signal over-sentiment mengindikasikan potensi koreksi jika breakout atas $110.000 gagal berlanjut.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak $ 110.000, Momentum di Tengah Optimisme Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

MicroStrategy Tambah 1.045 BTC, Apa Dampaknya?

Pada pekan ini, terdapat beberapa perkembangan yang signifikan di pasar kripto, termasuk langkah MicroStrategy yang menambah lagi cadangan Bitcoin (BTC) mereka.

Momen penting ini selayaknya menjadi berita utama bagi investor kripto dan pengamat pasar yang ingin terus meraup cuan dari sektor aset digital.

Menurut laporan dari Solid Intel, antara 2 dan 8 Juni 2025, MicroStrategy secara akumulatif membeli 1.045 BTC dengan rata-rata harga Bitoin $105.426, atau senilai sekitar $110,20 juta.

Konsistensi Strategi Perusahaan

Langkah ini menegaskan kembali komitmen perusahaan tersebut terhadap strategi long-term “buy and hold”.

  • Skala pembelian: 1.045 BTC dalam seminggu adalah akumulasi yang jelas, menunjukkan tetap kuatnya minat institusi besar pada Bitcoin.
  • Harga rata-rata: $105.426 per BTC, atau sedikit di bawah harga pasar saat ini yang menandakan kesiapan untuk membeli pada harga diskon.

Minat MicroStrategy mencerminkan strategi diversifikasi jangka panjang, sekaligus kepercayaan akan potensi Bitcoin sebagai store of value.

Perusahaan ini telah lama menjadi pelopor institusional dalam akumulasi Bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin Anjlok, MicroStrategy Terancam Likuidasi?

ETH ETF Alami 14 Hari Inflow Berturut-turut

Selain dari Bitcoin, tweet Solid Intel lain mencatat bahwa Spot Ethereum ETF mengalami aliran masuk selama 14 hari berturut-turut pada awal Juni 2025.

  • Signifikansi: Periode inflow sepanjang itu menunjukkan ESG (Exponential Steady Gains) yang luar biasa di segmen ETF ETH.
  • Implikasi: Konsistensi aliran masuk ini cerminan kuatnya permintaan investor, baik ritel maupun institusi, atas eksposur langsung ke ETH—tanpa harus staking atau menyimpannya di platform DeFi.

Fakta ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Ethereum, dipicu oleh dukungan dari Bulls macro, peningkatan likuiditas, serta berbagai produk keuangan berbasis Ethereum seperti ETF.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

Keterkaitan: Institusi & Produk keuangan

Kedua peristiwa tersebut—MicroStrategy akumulasi BTC dan panjangnya streak inflow di ETH ETF—merupakan sinyal yang damai dari pergeseran besar: institusi mulai serius memanfaatkan kripto sebagai kelas aset strategis.

  1. Diversifikasi portofolio: MicroStrategy menambah eksposur terhadap Bitcoin, sedangkan investor ETF ETH mengakumulasi eksposur terhadap Ethereum.
  2. Likuiditas & adopsi produk: Sementara Bitcoin disimpan oleh korporasi, ETF memungkinkan investor institusi meraih keuntungan dari ekosistem Ethereum secara mudah dan aman.
  3. Sentimen jangka panjang: Data ini menunjukkan perubahan paradigma, tak sekadar spekulasi harga, tapi alokasi aset berbasis kepercayaan terhadap fundamental jaringan masing-masing.

Apa artinya untuk Investor Kripto?

Aspek Dampak
Kepercayaan institusi Lonjakan akumulasi dan aliran ETF menunjukkan keyakinan jangka panjang pasar besar.
Prospek pasar Kedua aset berlomba mendapatkan arus modal institusional secara simultan.
Volatilitas Pembelian skala besar dan ETF dapat meredam fluktuasi jangka pendek.
Diversifikasi strategi Investor kini memiliki pilihan antara eksposur langsung (BTC) dan akses ETF (ETH).

Prospek ke Depan

Dalam tujuh hari terakhir, dua headline besar meresmikan langkah maju kripto:

  • MicroStrategy mempertegas komitmen terhadap Bitcoin dengan pembelian baru 1.045 BTC senilai USD 110 juta.
  • Produk Spot ETH ETF mencatatkan inflow 14 hari berturut-turut, bahkan prestasi terbaik setelah awal 2025.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 10 Juni 2025: Bitcoin Kembali Tembus Harga $110K

Gambaran besar menunjukkan perubahan penting: kripto bukan lagi aset eksklusif ritel, tetapi semakin menjadi arena strategis bagi institusi besar. Untuk investor, kedua perkembangan ini menandakan:

  • Momentum bullish yang didorong oleh kepercayaan dan aksi nyata.
  • Peluang diversifikasi antara BTC dan ETH, sesuai profil risiko dan preferensi strategi.

Bagi pelaku pasar yang cermat, penggabungan data on-chain, akumulasi institusional, dan pola inflow ETF adalah unsur penting yang harus dipantau.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Melonjak $ 110.000, Momentum di Tengah Optimisme Pasar

Harga Bitcoin (BTC), mata uang kripto terbesar di dunia, mencatat lonjakan tajam melewati zona $110.000.

Ini menjadi capaian penting setelah sempat jatuh ke sekitar $101.000 pada awal bulan, sementara total kapitalisasi pasar kripto global saat ini diperkirakan sebesar $3,29 triliun, meski mengalami koreksi harian lembut sebesar 0,08 %.

Faktor Penyokong Kenaikan

  1. Likuidasi Besar Shorts & Leverage
    • Within 24 jam terakhir, lebih dari $110 juta posisi short Bitcoin mengalami likuidasi. Kejadian ini membalikkan tekanan jual, memicu tren naik lanjutan.
  2. Pembahasan Perdagangan AS–China
    • Negosiasi Amerika Serikat dan China mendapat hasil positif, memicu sentimen risk-on di pasar, termasuk Bitcoin. Di sisi lain, indeks saham Nasdaq dan S&P 500 juga menunjukkan penguatan.
  3. Aksi Whale dan Akumulasi
    • Cuan besar berasal dari trader besar (whale) yang membuka posisi 20× long sebesar $54,5 juta pada level harga BTC sekitar $106.538, saat Bitcoin masih di bawah $108.000.
    • Sementara itu, data on-chain terbaru, termasuk dari Glassnode, mengindikasikan fase akumulasi terbesar sejak Januari, di mana pengguna dari semua ukuran dompet mulai mengoleksi Bitcoin.

Analisis Teknis: Momentum Terjaga

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
  • Level Resistance & EMA
    Setelah menembus $110.000, BTC kini berada dekat dengan harga tertinggi sepanjang masa.
  • Secara teknis, indeks RSI berada sekitar 68 (belum overbought), sedangkan support EMA 20‑, 50‑, dan 100‑hari masih kuat mendukung struktur bullish.
  • Potensi Rebound & Koreksi
    Banyak analis menyoroti bahwa penutupan harian di atas $108.000 dapat membuka jalur menuju $112.000–$115.000.
  • Namun, kegagalan menyentuh area support di sekitar $105.000–$108.000 bisa memicu koreksi kembali ke bawah level psikologis tersebut .

Dampak Makro & Sentimen Pasar

  • ETF & Arus Institusional
    Sepanjang awal Juni, produk Spot Bitcoin ETF mengalami aliran masuk positif besar, termasuk dana institusional, mengindikasikan dukungan luas terhadap Bitcoin sebagai aset investasi.
  • Akumulasi Jangka Panjang
    Selain whale, pemilik Bitcoin kecil hingga menengah juga menambah kepemilikan mereka.
  • Ini menunjukkan kepercayaan terhadap aset sebagai “digital gold” dan diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 10 Juni 2025: Bitcoin Kembali Tembus Harga $110K

Bitcoin berhasil menembus $110.000, menandai pemulihan kuat dari koreksi awal bulan di kisaran $101.000–$104.000.

Sinyal kuat muncul dari likuidasi posisi short, aksi beli leveraged whale, dan dukungan investor dari berbagai skala, ditambah momentum regional dari pasar saham dan diplomasi global.

Secara teknikal, asalkan support di $105.000–$108.000 terjaga, peluang breakout menuju $112.000–$115.000 tetap terbuka.

Namun, investor harus tetap memonitor potensi koreksi jika breakout gagal. Elemen seperti pengumuman suku bunga, ETF institusional, dan dinamika pasar saham AS–China menjadi variabel kritikal ke depan.

Rekomendasi untuk Investor

  • Trader Jangka Pendek: Pantau close harian di atas $108.000 sebagai sinyal entry, dengan target mitigasi risiko di zona $105.000.
  • Investor Jangka Panjang: Umumnya masih dalam fase akumulasi; tetap disiplin dalam diversifikasi dan patuhi manajemen risiko.
  • Aktivitas On-Chain & Berita Global: Pantau terus arus kripto, akumulasi institusional, dan perkembangan makro ekonomi untuk mengantisipasi volatilitas tinggi.

Baca Juga: Polemik Bitcoin Core: OP_RETURN di Kebijakan Relay Baru

Momentum bullish Bitcoin kembali diperkuat oleh kombinasi likuidasi besar, aksi whale, dan akumulasi on-chain, di tengah sentimen ekonomi global yang sedang positif.

Meski target jangka pendek terus mengarah ke $ 112.000–$115.000, pasar kripto tetap sarat dinamika yang bisa memberi peluang besar atau memperbesar risiko ke investor.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Bitcoin Bulan Juli: Bull Run Belum Berakhir, Harga Segera Naik?

Pasar kripto, khususnya Bitcoin, kerap membuat banyak orang was-was karena volatilitas dan perubahan harganya yang tak terduga pada bulan Juni. Pertanyaan yang muncul kini adalah, apa yang akan terjadi selanjutnya?

Bagaimana arah pergerakan Bitcoin di bulan Juli? Secara historis, apakah bulan Juli cenderung bullish atau bearish? Dan kapan kita bisa mengharapkan kenaikan harga ini berakhir? Waktu selalu menjadi faktor krusial di pasar kripto.

Dalam acara Crypto Banter’s Kyle Doops Trading Show,, seorang analis mengungkapkan bahwa grafik harian menunjukkan adanya kemunduran kecil menjelang penutupan mingguan CME untuk Bitcoin. Dengan akan ditutupnya Bitcoin dan Ethereum pada akhir Juni, penting untuk memperhatikan kinerja historis bulan Juli.

Potensi Harga Bitcoin Naik

Dia menjelaskan bahwa secara historis, bulan Juli cenderung bullish, dengan tujuh bulan hijau dan empat bulan merah. Jika bulan Juni ditutup positif, maka bulan Juli kemungkinan akan mengalami pertumbuhan berkelanjutan.

BTC/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.
BTC/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.

Baca juga: Menyelami Lista (LISTA): Masa Depan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi)

Dalam siklus sebelumnya, setelah menembus level tertinggi sepanjang masa pasca halving, Bitcoin terus mengalami kenaikan selama beberapa bulan. Misalnya, setelah halving pada tahun 2017, Bitcoin mengalami pertumbuhan selama sekitar delapan bulan sebelum mencapai puncak siklusnya. Siklus tahun 2017 juga menunjukkan kenaikan signifikan selama sembilan bulan setelah menembus level tertinggi sebelumnya.

Pada siklus 2021, Bitcoin memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa, mengalami pertumbuhan selama tiga bulan, penurunan, dan kemudian mencapai puncak terakhir setelah 10 bulan. Pola ini menunjukkan periode pertumbuhan selama 8-10 bulan setelah memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Siklus Bitcoin

Saat ini, BTC belum mencapai level tertinggi sepanjang masa pasca halving. Jika hal ini terjadi pada bulan Juli, kita bisa melihat pertumbuhan hingga Maret hingga Mei 2025. Jika kita mempertimbangkan skenario dengan hasil yang semakin berkurang dan periode pertumbuhan yang lebih pendek, kita mungkin melihat pergerakan signifikan hingga Januari atau Februari 2025.

Melihat siklus waktu dari puncak pertama dalam siklus 2021, ada potensi kelanjutan kenaikan ini hingga Februari atau Maret 2025. Berdasarkan analisis ini, diharapkan pertumbuhan berkelanjutan untuk sisa tahun ini.

Kenaikan belum berakhir. Analisis teknis sederhana, seperti pola bull flag, menunjukkan potensi pergerakan naik lebih lanjut. Pergerakan signifikan dapat membuat Bitcoin mencapai kisaran US$100.000 hingga US$120.000, dua kali lipat dari harga saat ini sekitar US$60.000.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reli Bitcoin Terancam? Sinyal dari Whale Tunjukkan Arah Berlawanan

Reli harga Bitcoin mendekati $95.000 tampaknya tidak sepenuhnya didukung oleh pemain besar. Menurut analisis terbaru dari perusahaan riset kripto Alphractal, ada tanda-tanda bahwa para investor institusional — atau yang dikenal sebagai whale — mulai mengambil sikap hati-hati.

Indikator Sentimen Whale Menunjukkan Pergeseran

Menurut Coindoo, dalam laporan pasar terbarunya, Alphractal menyoroti bahwa whale kini mulai berpindah dari posisi long ke posisi short, berdasarkan alat analisis mereka bernama “Whale Position Sentiment.” Alat ini melacak transaksi bernilai lebih dari $1 juta di berbagai bursa utama serta data open interest untuk menangkap perubahan perilaku investor besar.

Secara historis, indikator ini memiliki tingkat korelasi 93% dengan pergerakan harga Bitcoin. Jadi, pergeseran saat ini bukan sinyal yang bisa diabaikan.

Dampak Potensial terhadap Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Bitcoin Mengincar $108.000: Fundamental Bullish Semakin Kuat

Biasanya, penurunan indikator sentimen saat harga naik mengindikasikan bahwa whale tengah melindungi posisi atau berspekulasi terhadap penurunan harga, alih-alih mendukung kelanjutan reli.

Alphractal menyebutkan bahwa bila tren ini terus berlanjut, Bitcoin bisa mengalami koreksi harga dalam waktu dekat. Namun jika sentimen kembali stabil, ini justru dapat memperkuat momentum bullish yang sudah terbentuk.

Meskipun ada kekhawatiran jangka pendek, proyeksi jangka panjang Alphractal melalui model “Power Law” menunjukkan bahwa Bitcoin kemungkinan besar tidak akan jatuh di bawah $45.000 hingga tahun 2026 — menandakan bahwa tren naik secara keseluruhan masih berlaku.

Baca juga: Harga Bitcoin Masih Murah? Ini Alasannya Institusi Besar Borong BTC


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Masih Murah? Ini Alasannya Institusi Besar Borong BTC

Bitcoin masih berada di zona harga murah, meskipun investor institusional seperti BlackRock mulai memborong aset kripto nomor satu ini. Kabar ini muncul seiring data tenaga kerja Amerika Serikat yang mengecewakan pasar dan memicu harapan akan penurunan suku bunga The Fed.

Fidelity: Bitcoin Masih Dianggap Murah

Fidelity Digital Assets menyebutkan bahwa Bitcoin saat ini undervalued dan berada dalam fase optimisme jangka menengah. Indikator “Bitcoin Yardstick”—yang membandingkan kapitalisasi pasar BTC dengan hashrate jaringannya—menunjukkan bahwa BTC relatif “murah” dibandingkan kekuatan fundamentalnya.

Selama Q1 2025, metrik ini berada dalam kisaran antara -1 hingga +3 standar deviasi, jauh lebih sejuk dibandingkan kondisi “overheated” di Q4 2024. Artinya? Potensi kenaikan harga BTC masih terbuka lebar.

Investor Makin Yakin: Pasokan Bitcoin Tidak Likuid Kian Meningkat

Fidelity juga menyoroti peningkatan pasokan Bitcoin yang tidak likuid, dari 61,5% menjadi 63,49%, menandakan bahwa semakin banyak investor memilih menahan BTC mereka untuk jangka panjang. Sementara itu, pasokan yang likuid justru menurun 4%.

Data ini memperkuat pandangan bahwa Bitcoin memasuki fase akumulasi institusional, di mana aksi jual besar tampaknya semakin kecil kemungkinan terjadi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Arus Masuk ke ETF BlackRock Meledak

Menambah kepercayaan pasar, ETF spot Bitcoin milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), mencatat arus masuk spektakuler senilai $970,9 juta hanya pada 28 April 2025. Ini merupakan rekor harian tertinggi kedua sejak peluncurannya awal tahun lalu.

Sejak 22 April, IBIT telah mengumpulkan lebih dari $4,5 miliar, mengungguli ETF lain seperti Fidelity (FBTC) dan ARK (ARKB) yang justru mengalami arus keluar. Saat ini, IBIT menguasai lebih dari 51% pangsa pasar ETF spot Bitcoin AS, dengan total aset kelolaan di atas $54 miliar.

Data Tenaga Kerja AS Beri Angin Segar untuk Bitcoin

Katalis penting lainnya datang dari laporan JOLTS Maret 2025 yang menunjukkan jumlah lowongan kerja turun ke 7,19 juta, lebih rendah dari perkiraan 7,48 juta. Ini memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan segera menurunkan suku bunga, yang umumnya berdampak positif untuk aset berisiko seperti Bitcoin.

Ekonom sekaligus analis Bitcoin, Alex Krüger, menyebut data ini sebagai “kemenangan jangka pendek” bagi BTC. Menurutnya, Bitcoin kini menjadi hybrid asset—antara lindung nilai seperti emas dan aset pertumbuhan seperti saham teknologi—yang siap melesat bila kondisi moneter semakin longgar.

Krüger juga mengingatkan bahwa pasar masih akan mencermati panduan pendapatan perusahaan besar seperti Caterpillar dan sektor teknologi, serta pertemuan FOMC minggu depan yang bisa memberi petunjuk arah kebijakan The Fed selanjutnya.

Dengan metrik fundamental yang kuat, akumulasi institusional yang meningkat, dan potensi pelonggaran kebijakan moneter AS, saat ini mungkin menjadi salah satu momen paling menarik untuk memperhatikan pergerakan Bitcoin. Harga boleh saja belum meroket—tapi sentimen pasar sedang membangun fondasi untuk langkah besar berikutnya.

Baca juga: Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Mengincar $108.000: Fundamental Bullish Semakin Kuat

Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal kuat untuk kembali mencetak rekor baru, dengan analis on-chain terkenal, Willy Woo, menyatakan bahwa fondasi bullish Bitcoin semakin solid berkat arus masuk modal yang terus meningkat.

Dalam sebuah utas di platform X (sebelumnya Twitter), Woo menegaskan bahwa penurunan harga saat ini bukan tanda kehancuran, melainkan sebuah “koreksi sehat” yang justru membuka peluang emas bagi para investor.

Fundamental Kuat, Potensi All-Time High di Depan Mata

Woo menjelaskan bahwa Bitcoin kini mendapat dorongan besar dari pertumbuhan arus masuk modal ke jaringan, baik dari investor jangka panjang maupun spekulan. Menurutnya, kombinasi ini menciptakan fondasi kuat bagi tren bullish jangka panjang.

“Fundamental Bitcoin telah berbalik menjadi sangat bullish — ini situasi ideal untuk menembus titik tertinggi sepanjang masa,” ujar Woo.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa likuiditas pasar Bitcoin kini makin dalam. Berdasarkan model risikonya, yang menunjukkan tren penurunan, Woo memperkirakan bahwa koreksi harga di masa mendatang tidak akan separah sebelumnya. Ini berarti peluang beli yang kuat akan terus terbuka, bahkan dalam fluktuasi jangka pendek.

Kinerja Harga BTC. Sumber: TradingView.
Kinerja Harga BTC. Sumber: TradingView.

“Setiap koreksi harga saat ini adalah kesempatan membeli. Dalam jangka pendek, penurunan besar sangat mungkin terjadi — dan itu adalah peluang, bukan ancaman,” tambahnya.

Target Baru: Menuju $103.000, Lalu $108.000

Dalam analisis terbarunya, Woo mengungkapkan bahwa Bitcoin telah merebut kembali target harga jangka menengah di kisaran $90.000 hingga $93.000. Bahkan, target sementara baru di $103.000 kini telah terbentuk, membuka jalan menuju puncak baru di sekitar $108.000.

Yang menarik, Woo menekankan bahwa dorongan ini didukung oleh arus modal riil, bukan sekadar aktivitas spekulatif, sehingga memperbesar peluang reli berkelanjutan.

Namun, meski prospek jangka panjang terlihat cerah, Woo tetap mengingatkan akan adanya potensi tantangan jangka pendek. Ia mencatat bahwa saat ini Harga Rata-Rata Tertimbang Volume (VWAP) Bitcoin telah mencapai +3 deviasi standar — sinyal bahwa harga sudah bergerak jauh dari kisaran normalnya.

“Bitcoin sekarang berada di wilayah yang agak ‘overextended’. Untuk terus naik dengan momentum kuat dalam waktu dekat mungkin akan sulit, sehingga pergerakan harga berpotensi menjadi lebih lambat atau bergerak mendatar dulu,” jelas Woo.

Sinyal-Sinyal Positif Lainnya

Selain analisis Woo, berbagai indikator lain juga memperkuat narasi pemulihan Bitcoin. Bulan ini, hubungan Bitcoin dengan Indeks Dolar AS (DXY) yang melemah kembali menguat, dan korelasinya dengan NASDAQ mulai terputus, mempertegas status Bitcoin sebagai aset lindung nilai yang independen.

Di saat yang sama, akumulasi aktif dari investor jangka panjang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap masa depan Bitcoin.

Data terbaru dari BeInCrypto menunjukkan bahwa dalam sepekan terakhir, harga Bitcoin berhasil pulih sebesar 7,7%. Saat artikel ini ditulis, BTC diperdagangkan di kisaran $94.125, meski sedikit terkoreksi 0,07% dalam 24 jam terakhir.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 29 April 2025: Prediksi Bitcoin Potensi Capai $108K

Menjelang akhir April 2025, sentimen pasar kripto semakin menguat dengan prediksi analis bahwa Bitcoin berpotensi mencapai $108.000. Analis ternama Willy Woo menilai arus modal yang kuat dan likuiditas mendalam mendukung tren bullish jangka panjang, dengan koreksi harga yang justru dianggap sebagai peluang beli sehat.

Sementara itu, berbagai indikator ekonomi Amerika Serikat seperti data konsumen, pengangguran, dan PDB kuartal pertama tengah menguji ketahanan pasar kripto, dengan NFP Jumat mendatang diprediksi jadi pemicu gejolak berikutnya. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

Analis: Fundamental Bullish Bitcoin Sinyal $108.000

– Willy Woo: Arus modal kuatkan bullish, Bitcoin bisa ATH lagi.
– Likuiditas Bitcoin dalam, koreksi tak parah, peluang beli kuat.
– Woo: Overbought wajar, koreksi sehat tren naik jangka panjang.

Indikator Ekonomi AS Pengaruhi Bitcoin & Kripto

– Data Konsumen, JOLTS, ADP picu volatilitas Bitcoin.
– PDB Q1, PCE Inti, Klaim Pengangguran pengaruhi suku bunga Fed.
– NFP Jumat picu gejolak pasar kripto.

Altcoin Fokus Minggu Terakhir April 2025

– BNB siap untung, hard fork Lorentz 30 April target $648.
– AAVE lanjut naik, potensi $180, target $198 jika bullish.
– PENGU pulih 107%, incar resisten $0,011, target $0,0126 & $0,0171.

FOMC 7 Mei: Fed Pangkas Suku Bunga?

– FedWatch: Peluang 91% Fed tahan suku bunga Mei.
– Polymarket: Taruhan lawan Fed pangkas suku bunga Mei.
Trump desak Powell pangkas suku bunga berkali-kali.

Baca juga: Harga Bitcoin ke $100.000? Akumulasi Whale Menjadi Sinyal Kuat


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com