Tag Archives: btc

Alasan Harga Bitcoin Potensi Capai Rekor Tertinggi pada Mei 2025

Data terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin bisa mencapai titik tertinggi baru lebih cepat dari yang diperkirakan oleh banyak investor, yaitu diperkirakan terjadi di bulan Mei.

Pada periode 20 hingga 26 April, harga Bitcoin tercatat naik 11% dan bertahan di level tertinggi dua bulan terakhir di sekitar $94.000. Kenaikan ini didorong oleh sinyal dari pemerintahan Trump mengenai pelonggaran tarif impor serta laporan laba perusahaan yang positif.

Kepercayaan investor terhadap Bitcoin semakin meningkat, tercermin dari arus masuk bersih sebesar $3,1 miliar ke ETF Bitcoin dalam waktu lima hari. Namun, beberapa indikator derivatif utama menunjukkan tanda-tanda potensi penurunan, memunculkan pertanyaan apakah target harga $100.000 masih realistis.

Pendorong Harga BTC

ingkat pendanaan tahunan Bitcoin perpetual futures. Sumber: Laevitas.ch.
Tingkat pendanaan tahunan Bitcoin perpetual futures. Sumber: Laevitas.ch.

Kontrak berjangka Bitcoin perpetual sangat digemari investor retail karena harganya yang mengikuti pasar spot secara ketat. Dengan tingkat pendanaan positif, pembeli harus membayar untuk mempertahankan posisi mereka, dan pembalikan tingkat ini biasanya menandakan potensi tren penurunan.

Pada 26 April, terjadi penurunan tajam pada tingkat pendanaan tahunan kontrak berjangka Bitcoin perpetual yang tidak biasa dalam pasar bullish, yang menunjukkan adanya permintaan yang lebih tinggi dari penjual. Metrik ini telah berfluktuasi sejak 14 April, tetapi penjual terkejut dengan lonjakan harga Bitcoin di atas $94.000. Sejak 21 April, lebih dari $450 juta dalam posisi short BTC telah dilikuidasi.

Sebagian besar kepercayaan diri terhadap harga Bitcoin bisa dikaitkan dengan kenaikan mingguan S&P 500 sebesar 7,1%. Namun, optimisme ini sedikit terganggu setelah laporan pada 25 April menyebutkan Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa negosiasi akan bergantung pada konsesi yang diberikan oleh China, yang memunculkan keraguan di kalangan trader tentang kelanjutan kenaikan ini.

Korelasi Bitcoin dan Saham

Banyak perusahaan di AS kini melaporkan laba kuartal pertama sebelum eskalasi perang dagang, sehingga faktor-faktor yang mendorong pasar saham dan Bitcoin berbeda. Faktanya, harga Bitcoin kini tidak lagi berkorelasi erat dengan S&P 500.

Korelasi 30 hari antara S&P 500 dan Bitcoin sekarang berada di angka 29%, jauh lebih rendah dibandingkan dengan level 60% yang tercatat pada Maret hingga pertengahan April. Meskipun korelasi yang lebih rendah ini tidak sepenuhnya memisahkan keduanya, hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dianggap sebagai aset independen, bukan sekadar proksi untuk saham teknologi.

Status Bitcoin sebagai aset independen semakin diperkuat setelah emas gagal mempertahankan momentum bullish-nya setelah mencapai puncak harga $3.500 pada 22 April. Beberapa pedagang mulai meragukan narasi “emas digital”, namun semakin lama Bitcoin bertahan di atas $90.000, semakin besar keyakinan investor terhadap potensi keuntungan lebih lanjut.

Permintaan untuk leverage bearish dalam kontrak berjangka BTC perpetual tidak sejalan dengan sentimen pedagang profesional. Kontrak berjangka bulanan Bitcoin menghindari fluktuasi suku bunga pendanaan, sehingga pedagang bisa mengetahui biaya leverage mereka sebelumnya.

Pada 26 April, premi berjangka Bitcoin dua bulan (tingkat dasar) mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu terakhir, yang menunjukkan meningkatnya minat terhadap posisi bullish. Dengan premi sebesar 6,5%, metrik ini tetap dalam kisaran netral 5% hingga 10%, namun semakin menjauh dari wilayah bearish.

Kesenjangan antara permintaan leverage dalam kontrak berjangka abadi dan kontrak bulanan Bitcoin bukanlah hal yang tidak biasa. Meskipun pedagang eceran cenderung lebih berhati-hati, akumulasi besar oleh lembaga dapat cukup untuk mendorong harga Bitcoin melewati angka $100.000 dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ARK Invest Prediksi Harga Bitcoin Bisa Tembus $2,4 Juta pada 2030

ARK Invest baru saja memperbarui proyeksi harga Bitcoin (BTC) untuk tahun 2030. Dalam skenario paling optimis, mereka memprediksi harga Bitcoin bisa melesat hingga $2,4 juta per koin, naik 60% dari estimasi sebelumnya yang sebesar $1,5 juta. Ini berarti, dari harga saat ini, BTC berpotensi melonjak lebih dari 2.400%.

Apakah Bitcoin Akan Naik 2.400% dalam 5 Tahun?

Dalam laporan terbarunya, ARK Invest memperkirakan Bitcoin akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 72% dalam skenario bullish. David Puell, analis riset di ARK, juga menyampaikan prediksi untuk skenario lain:

Dalam situasi bearish, harga BTC diproyeksikan mencapai $500.000 (naik dari prediksi sebelumnya $300.000) dengan CAGR sekitar 32%, sementara dalam skenario dasar, targetnya dinaikkan dari $710.000 menjadi $1,2 juta dengan CAGR sekitar 53%.

Apa Saja Faktor Pendukung Prediksi Ini?

Dilaporkan BeInCrypto, ARK mengidentifikasi enam faktor utama yang bisa mendorong harga Bitcoin, di antaranya:

  • Meningkatnya investasi institusional.
  • Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan devaluasi mata uang.
  • Penerimaan Bitcoin sebagai “emas digital”.
  • Adopsi Bitcoin oleh negara sebagai aset cadangan.
  • Diversifikasi perbendaharaan perusahaan ke Bitcoin, mencontoh langkah perusahaan seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy).
  • Tumbuhnya layanan keuangan on-chain Bitcoin yang mulai menggantikan sistem keuangan tradisional.

David Puell menambahkan bahwa investasi institusional menjadi pendorong terbesar dalam skenario optimis mereka. Namun, kontribusi dari adopsi negara-bangsa, perusahaan, dan layanan keuangan terdesentralisasi juga mulai terlihat meski dalam skala lebih kecil.

Prediksi Harga Bitcoin. Sumber: Ark Invest.
Prediksi Harga Bitcoin. Sumber: Ark Invest.

Baca juga: Dekati $95.000, Harga Bitcoin Bakal Cetak Rekor Baru di Bulan Mei 2025?

Metodologi Baru dan Proyeksi Pasokan Bitcoin

Proyeksi ARK kali ini didasarkan pada analisis Total Addressable Market (TAM) dan tingkat penetrasi di tiap sektor. Mereka juga memperhitungkan pasokan Bitcoin yang deterministik, dengan estimasi sekitar 20,5 juta BTC yang beredar pada tahun 2030.

Menariknya, mereka kini menggunakan konsep “pasokan aktif” Bitcoin — yakni dengan mengabaikan koin yang hilang atau tidak bergerak dalam waktu lama — yang menghasilkan target harga 40% lebih tinggi dibanding model sebelumnya.

Pandangan Optimistis dari Tokoh Lain

ARK Invest bukan satu-satunya pihak yang optimis. Michael Saylor, pendiri Strategy, pernah menyebut bahwa kapitalisasi pasar Bitcoin bisa mencapai $500 triliun, melampaui emas dan real estat, yang setara dengan harga sekitar $23,8 juta per Bitcoin.

Laporan lain dari Standard Chartered memperkirakan Bitcoin bisa mencapai $500.000 pada tahun 2028. Daniel Roberts, CEO IREN, bahkan memperkirakan BTC bisa menyentuh $1 juta dalam lima tahun. Pandangan serupa juga disampaikan oleh Thomas Fahrer dari Apollo.

Sementara itu, Samson Mow dari Pixelmatic optimis Bitcoin bisa mencapai $1 juta sebelum akhir 2025. Bank investasi HC Wainwright juga meningkatkan target harga BTC tahun 2025 dari $145.000 menjadi $225.000. Bahkan di tengah volatilitas pasar, Tom Lee dari Fundstrat masih memperkirakan harga BTC bisa tembus $150.000 tahun depan.

Meski berbagai prediksi ini menunjukkan kepercayaan besar terhadap masa depan Bitcoin, waktu yang akan membuktikan seberapa akurat ramalan tersebut.

Baca juga: Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dekati $95.000, Harga Bitcoin Bakal Cetak Rekor Baru di Bulan Mei 2025?

Bitcoin (BTC) menunjukkan performa yang mengesankan pada akhir April 2025, dengan lonjakan harga sebesar 11% antara 20 hingga 26 April.

Kenaikan ini membawa harga Bitcoin mendekati $95.000, memicu optimisme bahwa rekor harga tertinggi baru dapat tercapai pada Mei mendatang.

Beberapa faktor utama mendukung potensi ini, termasuk arus masuk besar ke ETF Bitcoin, perbedaan strategi antara investor ritel dan institusional, serta penguatan posisi Bitcoin sebagai aset independen.

Arus Masuk Besar ke ETF Bitcoin

Salah satu pendorong utama kenaikan harga BTC adalah arus masuk bersih sebesar $3,1 miliar ke ETF Bitcoin spot dalam lima hari terakhir.

Lonjakan ini mencerminkan minat yang meningkat dari investor institusional terhadap Bitcoin, memberikan dukungan kuat bagi harga dan menunjukkan kepercayaan terhadap aset digital ini.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 28 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 28 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Perbedaan Strategi antara Investor Ritel dan Institusional

Data dari pasar derivatif menunjukkan adanya perbedaan strategi antara investor ritel dan institusional.

Pada 26 April, tingkat pendanaan tahunan untuk kontrak berjangka Bitcoin perpetual menunjukkan angka negatif yang tajam, menandakan permintaan yang lebih tinggi untuk posisi jual dari investor ritel.

Namun, premi tahunan untuk kontrak berjangka Bitcoin dua bulan naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu, mencapai 6,5%, mengindikasikan minat yang meningkat dari investor institusional terhadap posisi beli.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa meskipun investor ritel bersikap hati-hati, investor institusional tetap optimis terhadap prospek harga Bitcoin.

Baca Juga: $500 Juta Bitcoin Ditarik dari Coinbase, Ada Apa?

Penguatan Posisi Bitcoin sebagai Aset Independen

Menurut laporan Cointelegraph pada Senin (28/4/2025), Bitcoin semakin menunjukkan karakteristik sebagai aset independen.

Korelasi 30 hari antara BTC dan indeks S&P 500 turun menjadi 29%, jauh di bawah level 60% yang tercatat dari Maret hingga pertengahan April.

Penurunan korelasi ini menunjukkan bahwa pergerakan harga Bitcoin semakin dipengaruhi oleh faktor-faktor spesifik kripto, bukan hanya oleh dinamika pasar saham tradisional.

Tekanan Likuidasi Posisi Jual

Sejak 21 April, lebih dari $450 juta posisi jual BTC telah dilikuidasi. Likuidasi besar-besaran ini menunjukkan bahwa banyak trader yang bertaruh pada penurunan harga terpaksa menutup posisi mereka, yang pada gilirannya mendorong harga BTC lebih tinggi.

Fenomena ini sering kali menjadi katalis bagi lonjakan harga lebih lanjut, karena tekanan beli meningkat seiring dengan penutupan posisi jual.

Prospek Harga BTC di Mei 2025

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, banyak analis percaya bahwa Bitcoin memiliki peluang besar untuk mencetak rekor harga tertinggi baru pada Mei 2025.

Jika momentum positif ini berlanjut, BTC berpotensi menembus level psikologis $100.000 dan bahkan mencapai target harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

Maka dari itu, kombinasi arus masuk besar ke ETF Bitcoin, optimisme investor institusional, penguatan posisi Bitcoin sebagai aset independen, dan tekanan likuidasi posisi jual menciptakan kondisi yang ideal bagi BTC untuk mencetak rekor harga tertinggi baru pada Mei 2025.

Meskipun pasar kripto tetap volatil dan penuh tantangan, prospek jangka pendek untuk Bitcoin tampak cerah, dengan banyak faktor fundamental yang mendukung kenaikan harga lebih lanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

$500 Juta Bitcoin Ditarik dari Coinbase, Ada Apa?

Platform perdagangan kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase, baru saja dikejutkan dengan penarikan Bitcoin dalam jumlah besar.

Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa lebih dari 7.000 Bitcoin senilai sekitar $500 juta telah ditarik pada 25 April 2025.

Akumulasi Bitcoin oleh Institusi?

Menurut analis CryptoQuant, Amr Taha seperti dikabarkan oleh U Today, penarikan besar ini kemungkinan merupakan tanda akumulasi Bitcoin oleh institusi keuangan.

Coinbase memang menjadi pilihan utama institusi di AS untuk bertransaksi aset kripto. Taha menekankan bahwa arus keluar besar seperti ini biasanya menunjukkan niat untuk menyimpan Bitcoin dalam jangka panjang.

Tanda Permintaan Tinggi untuk Bitcoin

Selain faktor akumulasi, penarikan besar ini juga bisa dikaitkan dengan meningkatnya permintaan untuk Bitcoin spot ETF.

Menurut Taha, fenomena ini dapat diartikan sebagai sinyal sentimen bullish dari investor terhadap Bitcoin.

Baca Juga: Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto

ETF Bitcoin Catat Arus Masuk Besar

Namun pada saat yang bersamaan, ETF Bitcoin spot juga mencatat arus masuk yang signifikan.

Akun @lookonchain melaporkan bahwa pada 25 April 2025, total arus masuk mencapai $477,93 juta dalam satu hari saja.

BlackRock Pimpin Arus Masuk Bitcoin

Dari data tersebut, BlackRock menjadi institusi dengan arus masuk terbesar, membeli 3.500 Bitcoin senilai $332,07 juta.

Dalam sepekan, BlackRock mengakumulasi 12.977 BTC, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain terbesar dengan total kepemilikan 586.164 Bitcoin.

ArkShares dan Grayscale Ikut Berpartisipasi

Selain BlackRock, ArkShares juga mencatat pembelian besar, yakni 1.037 BTC senilai hampir $98 juta hanya dalam satu hari.

Grayscale Mini Bitcoin Trust dan Bitwise juga tercatat menambah portofolio Bitcoin mereka.

Harga Bitcoin Mendekati $96.000

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 27 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 27 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Arus masuk besar ke ETF Bitcoin ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga Bitcoin, yang pada 25 April 2025 hampir menembus level $96.000.

Fenomena tersebut praktis memperkuat indikasi bahwa permintaan terhadap Bitcoin semakin kuat.

Bitcoin Semakin Menguat di Tengah Kompetisi Aset Digital

Fenomena penarikan besar dan arus masuk ETF ini menegaskan bahwa Bitcoin tetap menjadi pilihan utama di tengah persaingan aset digital.

Beberapa analis bahkan menganggap Bitcoin kini mulai menggeser posisi emas sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga: Prediksi Pasar Kripto Hari Ini: Harga Bitcoin Menuju $100.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tren Bitcoin 28 April-2 Mei 2025: Bitcoin Koreksi Tipis, RRP Naik By Hoteliercrypto

Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

Cara Belajar saya adalah melalui kesalahan, saya tidak pandai belajar dari buku pelajaran. Itu sebabnya tulisan saya lebih cenderung pada diary menemani Bitcoin menjadi kelas aset. Kalau saya belajar sendiri, saya pasti tidak akan lebih baik dari saya belajar bersama Trada di sini.

Kesalahan bagi saya adalah bumbu penyedap, dan kesalahan yang saya lakukan terus berkembang namun tidak sama salahnya. Artikel minggu lalu yang mengatakan alt coin akan naik tapi bukan alt season adalah akurat, Saldo saya kembali ke 13 juta dari modal yang 15.800.000 saya yakin minggu depan sudah mulai floating profit. 

Berdasarkan data, prediksinya cukup akurat, M2 Supply naik dikit, PBoC Loan Prime Rate tetap di 3.10%, claim data sesuai naik berikut editannya, Durable Good Order naik, tetapi saya salah di existing home sales yang drop. Semakin kacau data perumahan semakin bagus untuk Bitcoin karena makanan Bitcoin adalah inflasi yaitu liquidity dollar, Rumah yaitu liquidity KPR. Saham yaitu liquidity Nasdaq dan kelak Emas yaitu liquidity inflation hedge lainya.

Apakah Emas akan tergantikan dengan Bitcoin? Tidak. Tetapi makanan Emas yaitu liquidity fiat akan berbagi dengan Bitcoin.

Ingat, tidak mungkin bagi saya untuk mengetahui seberapa panjang dan seberapa pendeknya body dan sumbu candle, yang saya ingin kerjakan adalah garis liquidity, garis tren yang mampu mengetahui kemana arah Bitcoin dalam periode mingguan.

Data Minggu Depan

Mari kita bahas data minggu depan.

28 April 2025

-Tidak ada data

RSI sudah menunjukkan oversold, secara mingguan Bitcoin sudah naik 3x candle, minggu ini saya harapkan Bitcoin turun menyerok duit untuk isi bensin agar Mei Bitcoin dapat terbang lagi. Secara data RRP 3 hari menjelang akhir bulan cenderung akan naik. Jika RRP naik maka jumlah edar uang turun, sehingga liquidity turun. 

29 April 2025

21.00 WITA – House Price Index

Rumah adalah inflation hedge, kita dapati New Home Sales naik namun Existing Home Sales turun. Rumah adalah Giffen goods, semakin banyak supplynya semakin naik harganya tidak seperti buah manggis semakin banyak yang jualan semakin turun harganya. Alasannya Pemerintah mencetak uang dari harga rumah yang naik. Jika harga rumah naik maka inflasi naik.

Melihat New Home Sales yang naik saya prediksi harga rumah akan naik. Jika harga rumah naik maka utang masyarakat naik, utang negara naik, karena ketika negara berhutang, yang digadaikan adalah keringat rakyatnya bekerja, jaminannya adalah budak korporat yang nyicil rumah yang terus naik harganya dengan uang yang nilainya turun terus dan dana pensiun yang selalu floating loss dan tak pernah floating profit, itulah Amerika. Hal itu tidak terjadi di sini hanya di Amerika. Tolong pikirkan keselamatan saya. Hahaha. 

22.00 WITA – Jumlah Lowongan (Jolts)

Jolts adalah Jumlah lowongan pekerjaan, jika Jolts naik artinya ekonomi membaik sehingga orang punya lapangan pekerjaan lalu punya gaji, gaji artinya hodl dollar sehingga jika Jolts naik maka DXY naik, jika Jolts turun Bitcoin yang naik.

Melihat saham-saham yang rontok bulan Maret saya prediksi Jolts turun. Logikanya begitu, tetapi dalam masa approval rating yang turun, Jolts adalah data kesukaan Mentri Keuangan, saya kira pasti akan dipoles. Bagaimana tahu kebenarannya? Inti dari prediksi saya adalah DXY turun, jika Jolts naik lalu ternyata DXY engga naik, maka angka Joltsnya tidak akurat.

Kira-kira begini candle hari Selasa: 

Rabu, 30 April 2025

20.15 WITA – Jumlah Karyawan Swasta (ADP)

ADP adalah Jumlah karyawan swasta, jika ADP naik maka DXY naik, Claim data menunjukkan kestabilan PHK karyawan, DOGE juga belum seagresif dulu, prediksi saya adalah ADP naik. Gimana cara Jumlah lowongan turun tetapi ADP naik? 😂😂😂😂

Ya emang gitu, karena ADP adalah data garbage. 

20.30 WITA – GDP AS

GDP AS telah dilaporkan naik bulan lalu, forecastnya 2,3% actual 2,4%. Pada dasarnya AS adalah negeri siluman, kalau penganggurannya sedikit mereka datangkan siluman, kalau penganggurannya banyak, silumannya dideportasi.

Siluman immigran muncul sesuai kebutuhan. Datang tak diundang pulang diantarin via deportasi. Dengan ekonomi yang menciut, saya akan inverse data dengan mengatakan GDP AS akan dilaporkan naik. Lama-lama Trada juga bakal hafal kok politik data ini. Muter-muter gitu ajah, bukankah ini yang kita bahas setiap bulan?

22.00 WITA – PCE

Inilah data kesukaan Fed. Secara teori, Fed harus menunggu PCE kembali menjadi 2% untuk dapat memotong suku bunga dan itu adalah tanda bahwa Fed Independence. Saya prediksi PCE akan turun dan Fed akan jumawa mengatakan bahwa strateginya mempertahankan suku bunga 4.5% mampu menurunkan inflasi. Mereka tidak akan mengaku bahwa pengangguran turun karena dideportasi. Hahahaha

Kira-kira candle hari Rabu begini, alasan lain prediksi saya merah adalah RRP akan naik keras di akhir bulan:

Kamis, 1 Mei 2025

11.00 WITA – Penentuan Suku Bunga BoJ

Yen Menguat, tembus kebawah 140 per dollar AS, BoJ tidak boleh menaikan suku bunga disini, jika BoJ menaikan suku bunga maka Expornya lebih sedikit laku dan pangsa pasarnya akan direbut Tiongkok yang akan mulai menggelontorkan stimulus. Dengan BoJ tidak menaikan suku bunga saja, Jumlah edar uang Yen akan naik, yang menyebabkan Yen kembali melemah. 
22.00 WITA – ISM Manufacturing PMI AS

Setelah kita tahu data-data akhir bulan tidak membaik, kita akan dapati bahwa yang membaik hanyalah data, keadaan di lapangan tidak dicerminkan oleh data, Data survey belanja AS akan jatuh, (PMI) alasannya ada supply chain yang terganggu oleh kebijakan tariff. PMI saya prediksi dibawah 49 dan DXY akan jatuh sehingga Bitcoin naik.

Kira-kira candle hari Kamis begini:

Jum’at, 2 Mei 2025

20.30 WITA – Non Farming Payroll (NFP)

Kita dapati, pengangguran terjaga (Claim data), Jumlah Lowongan turun (Jolts), Jumlah Karyawan Swasta naik (ADP), Belanja Masyarakat naik (Retail Sales), Durable Good Order naik dan Belanja Pabrik turun (PMI) maka saya prediksi NFP Turun. Jika NFP turun, DXY turun, jika NFP naik, DXY naik. 
Prediksi saya NFP turun.
22.00 WITA – Factory Order

Lalu disambung pesanan Inden pabrik (Factory Order) saya prediksi naik, karena Impor dibatasi.

Kira-kira begini candle hari Jumat:

Terimakasih sudah membaca, ingat ini hanyalah bacaan hiburan bukan nasehat keuangan, kalau ada yang benar itu semua hanyalah kebetulan, kalau ada yang salah, maka memang sewajarnya begitu.

Tidaklah mungkin bagi saya untuk tahu kemana Bitcoin pergi, sehingga tetaplah analisa sendiri dan tetaplah tidak percaya. Menitipkan nasib pada influencer adalah salah dan pasti rugi, yang benar adalah menitipkan nasib pada pengalaman pribadi.

Janganlah teror saya via dm, atau komen, sunggu waktu saya ngga ada baca-baca begituan, fokus saya hanyalah analisa, setiap menit saya nengok candle kuatir salah analisa padahal juga ga ditengok pun tetep salah. Mendewasalah wahai jabang bayi. Anakmu sudah mau kelas dua SD.

Baca juga: Bitcoin Bisa Tembus $138.000 dalam 3 Bulan? Ini Kata Analis!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Prediksi Pasar Kripto Hari Ini: Harga Bitcoin Menuju $100.000

Pasar kripto menunjukkan momentum positif pada akhir April 2025, sejalan dengan harga Bitcoin (BTC) yang berhasil menembus level $95.000.

Kenaikan ini didorong oleh berbagai faktor bullish, termasuk peningkatan volume perdagangan spot dan minat institusional yang kembali menguat.

Sementara itu, beberapa altcoin utama seperti Ethereum (ETH), XRP, dan BNB juga menunjukkan potensi kenaikan jika tren positif ini berlanjut.

Strategi Menuju $100.000

Bitcoin berhasil menembus level psikologis $95.000, meningkatkan peluang untuk mencapai $100.000 dalam waktu dekat.

Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa aliran masuk ke ETF Bitcoin spot meningkat sejak 21 April, mencerminkan minat institusional yang kembali menguat.

John D’Agostino dari Coinbase Institutional menyatakan bahwa beberapa institusi membeli Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi mata uang dan ketidakpastian makroekonomi, mengingat Bitcoin memiliki karakteristik mirip emas.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 26 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 26 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Namun, beberapa analis meragukan keberlanjutan reli ini. Indeks Crypto Fear & Greed turun dari 72 pada 23 April menjadi 60 pada 25 April, meskipun harga Bitcoin mendekati $95.000.

Berdasarkan indikator tersebut, beberapa analis juatru memperkirakan kemungkinan adanya koreksi harga untuk Bitcoin menuju $87.000.

Baca Juga: Bitcoin Hadapi Resistansi Kuat di $95.000, Ini Faktor Pendorongnya

Ethereum (ETH): Tantangan di $1.812

Ethereum menghadapi resistensi di SMA 50-hari sebesar $1.812. Namun, harga tetap di atas EMA 20-hari ($1.696), menunjukkan bahwa bulls masih mempertahankan posisi mereka.

Jika ETH berhasil menembus SMA 50-hari, pasangan ETH/USDT dapat mencapai level $2.111. Namun, jika harga turun di bawah EMA 20-hari, ada risiko penurunan menuju $1.537.

XRP: Konsolidasi di Sekitar $2.18

XRP diperdagangkan di dekat SMA 50-hari sebesar $2.18, dengan bears mempertahankan level tersebut.

Namun, harga tetap di atas EMA 20-hari ($2.13), memberikan harapan bagi bulls untuk mendorong harga ke garis resistensi. Jika berhasil, pasangan XRP/USDT dapat naik ke $3. Sebaliknya, penurunan di bawah EMA 20-hari dapat membawa harga ke $1.60.

BNB: Dukungan di Moving Averages

BNB mengalami penolakan di $620 tetapi menemukan dukungan di moving averages, menunjukkan perubahan sentimen dari menjual saat reli menjadi membeli saat penurunan.

Jika pembeli berhasil mendorong harga di atas $620, pasangan BNB/USDT dapat mencapai $670. Namun, penurunan di bawah moving averages dapat menandakan kelemahan lebih lanjut.

Altcoin Lainnya: SOL, DOGE, ADA, SUI, LINK, AVAX

  • Solana (SOL): Menghadapi resistensi di $150. Jika berhasil menembus, dapat naik ke $170.
  • Dogecoin (DOGE): Menunjukkan pola konsolidasi. Penembusan di atas $0.10 dapat memicu reli ke $0.12.
  • Cardano (ADA): Menemukan dukungan di $0.50. Kenaikan di atas $0.55 dapat membawa harga ke $0.60.
  • Sui (SUI): Menunjukkan tren naik. Jika momentum berlanjut, dapat mencapai $1.50.
  • Chainlink (LINK): Menguat di atas $20. Potensi kenaikan ke $25 jika tren positif berlanjut.
  • Avalanche (AVAX): Menghadapi resistensi di $40. Penembusan dapat membawa harga ke $45.

Baca Juga: Harga Bitcoin $100K Saat Trump Isyaratkan Keringanan Tarif China?

Pasar kripto menunjukkan momentum positif, dengan Bitcoin memimpin reli dan altcoin utama menunjukkan potensi kenaikan.

Namun, investor harus tetap waspada terhadap kemungkinan koreksi harga dan memantau indikator teknikal serta sentimen pasar untuk membuat keputusan investasi yang tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Hadapi Resistansi Kuat di $95.000, Ini Faktor Pendorongnya

Harga Bitcoin (BTC) menyentuh level tertinggi baru di $94.700 pada 23 April 2025, mendekati resistansi besar berikutnya di angka $95.000. Sejumlah indikator pasar menunjukkan potensi penembusan level tersebut dalam waktu dekat.

Data dari SoSoValue mencatat arus masuk ke ETF Bitcoin spot pada 22 dan 23 April masing-masing sebesar $936 juta dan $917 juta. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak Januari 2025, mencerminkan meningkatnya permintaan dari investor institusional terhadap aset kripto tersebut.

Pasokan Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Beli Bitcoin Rp 2 Juta Setiap Bulan Berapa Laba dalam 1, 3, dan 5 Tahun?

Selain itu, pasokan Bitcoin di bursa kripto tercatat terus menurun. Berdasarkan laporan dari CryptoQuant, jumlah koin yang masuk ke bursa per hari turun dari 97.940 BTC pada Februari menjadi 45.000 BTC per 23 April. Penurunan ini disertai dengan turunnya jumlah alamat yang menyetor Bitcoin ke bursa, yang kini berada di level terendah sejak Desember 2016.

“Tren ini menunjukkan meningkatnya sentimen menahan aset (HODL), yang secara signifikan mengurangi tekanan jual,” kata analis CryptoQuant, Axel Adler Jr.

Sementara itu, tingkat pendanaan pada kontrak berjangka Bitcoin bersifat negatif, meskipun harga aset naik dalam beberapa hari terakhir. Menurut data dari Glassnode, kondisi ini mengindikasikan adanya potensi short squeeze, yaitu lonjakan harga akibat likuidasi posisi short.

Analisa Harga BTC

Harga Bitcoin saat ini juga berada di atas rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 200 hari, yang menjadi indikator teknikal penting. Menurut catatan historis, pergerakan harga di atas SMA 200 hari sering kali memicu tren naik yang lebih kuat. Terakhir kali hal ini terjadi, harga Bitcoin melonjak dari $66.000 ke $108.000 dalam kurun dua bulan.

Analis memperkirakan, jika Bitcoin berhasil menembus $95.000, level selanjutnya yang akan diuji adalah $100.000, sebelum mengarah ke rekor tertinggi sebelumnya di atas $109.000 pada Januari lalu.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin di Ambang Level Kritis $92.000: Apa yang Menanti di Depan?

Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada pada titik krusial, diperdagangkan di sekitar $92.500, mendekati level harga yang secara historis menandai perubahan momentum jangka pendek.

Dengan posisi leverage yang melebihi $10 miliar, pasar tampak siap untuk pergerakan volatil yang signifikan ke arah mana pun.

Volatilitas Pemegang Jangka Pendek

Secara historis, ketika BTC diperdagangkan jauh di atas harga realisasi pemegang jangka pendek (STH), hal ini sering kali menandakan kondisi pasar yang terlalu panas, sering kali diikuti oleh koreksi harga.

Sebaliknya, ketika harga Bitcoin kembali atau bertahan di atas level ini, sering kali menandakan titik balik bullish.

Saat ini, BTC berada sedikit di atas harga realisasi STH, menunjukkan zona keputusan penting.

Sementara itu, rasio nilai pasar terhadap nilai realisasi pemegang jangka pendek (STH-MVRV) mendekati level netral 1.0 dari bawah, zona yang secara historis dikaitkan dengan akumulasi atau potensi volatilitas naik yang akan datang.

Baca Juga: Beli Bitcoin Rp 2 Juta Setiap Bulan Berapa Laba dalam 1, 3, dan 5 Tahun?

Fokus pada Impuls dan Leverage

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analisis mendalam terhadap data on-chain Bitcoin mengungkapkan pasar yang bersiap untuk pergerakan signifikan.

Indikator impuls kapitalisasi realisasi dan impuls kapitalisasi realisasi jangka panjang keduanya berada di dekat zona dukungan kritis.

Secara historis, pembacaan rendah serupa telah bertepatan dengan ekspansi harga yang signifikan setelah periode dormansi, menunjukkan potensi lonjakan volatilitas.

Selain itu, Open Interest menunjukkan bahwa posisi leverage tetap sangat tinggi, baru-baru ini melampaui $70 miliar.

Akumulasi semacam ini sering kali mendahului pergerakan eksplosif, karena posisi long atau short dilikuidasi secara bersamaan.

Skenario yang Mungkin Terjadi

Bitcoin saat ini berada dalam zona pertempuran, dengan para bull berusaha merebut kembali wilayah yang lebih tinggi untuk mengembalikan momentum ke pihak mereka.

Terobosan tegas di atas $92.500 dapat memicu pembelian baru dan memaksa likuidasi short, berpotensi mendorong lonjakan harga yang cepat.

Di sisi lain, para bear mempertahankan level ini dengan intensitas, dan kegagalan untuk bertahan dapat menyebabkan penurunan tajam karena posisi long yang terlalu leverage terpaksa dilikuidasi.

Dengan Open Interest yang masih tinggi, tekanan meningkat, dan setiap breakout dapat memicu reaksi berantai ke arah mana pun.

Baca Juga: Harga Bitcoin $100K Saat Trump Isyaratkan Keringanan Tarif China?

Dengan demikian, Bitcoin berada di ambang level kritis $92.000, dengan indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi pergerakan volatil yang signifikan.

Investor dan trader disarankan untuk memantau level ini dengan cermat, karena pergerakan harga berikutnya dapat menentukan arah pasar dalam jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin $100K Saat Trump Isyaratkan Keringanan Tarif China?

Harga Bitcoin melonjak tajam setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran tarif perdagangan terhadap China.

Pada pekan ini, Bitcoin telah mencatat kenaikan lebih dari 12% dan saat ini diperdagangkan di atas level $94.000. Kenaikan ini mendorong spekulasi pasar bahwa Bitcoin dapat segera menembus ambang psikologis $100.000.

Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menyebut bahwa tarif terhadap China kemungkinan akan “dipangkas secara besar dan substansial”, meskipun tidak akan turun hingga nol. Isyarat ini disambut positif oleh pasar, karena dianggap sebagai potensi meredanya ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Lonjakan harga Bitcoin juga tercermin dalam meningkatnya minat investor terhadap aset kripto lainnya seperti Ethereum (ETH), XRP, dan Dogecoin (DOGE). Pergerakan harga yang agresif ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan terhadap aset-aset berisiko setelah berbulan-bulan ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik.

Kapitalisasi Pasar Bitcoin Lampaui Alphabet dan Amazon

Menurut data dari CompaniesMarketCap, kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai lebih dari $1,8 triliun, menempatkannya di posisi kelima sebagai aset global terbesar. Pencapaian ini menyalip nilai pasar Alphabet, induk Google, sebesar $12 miliar, serta Amazon dengan kapitalisasi $1,837 triliun. Valuasi Bitcoin bahkan kini mendekati perak yang selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai utama.

Data dari K33 Research menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas investor di pasar berjangka. Open interest (OI) di CME Bitcoin Futures naik sekitar 5.000 BTC selama pekan Paskah, membawa total OI ke angka 140.000 BTC—level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Selain itu, premi di pasar CME naik di atas 9%, tertinggi sejak Januari, menandakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan harga lebih lanjut.

Peningkatan ini umumnya dikaitkan dengan masuknya pelaku institusional ke pasar. Meskipun volume leverage belum mencapai level ekstrem, tren ini menunjukkan adanya keyakinan bahwa harga Bitcoin masih memiliki ruang untuk menguat.

Analis Soroti Potensi Pembalikan Siklus

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Ki Young Ju, CEO dari CryptoQuant, menyatakan bahwa meskipun harga Bitcoin menunjukkan momentum positif, pergerakan pasar saat ini masih berada dalam rentang yang luas. Ia menyebut bahwa kenaikan tajam saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, dan masih diperlukan konfirmasi lebih lanjut untuk memastikan arah tren secara keseluruhan.

“Jika harga Bitcoin benar-benar menembus $100.000 sebelum kuartal keempat, itu bisa menjadi sinyal bahwa kita sedang memasuki fase baru dalam siklus pasar kripto,” ujarnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Naik ke $93.684 di Tengah Penurunan Permintaan Pasar

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) melonjak sebesar 6,54%, mengantarkan mata uang kripto terbesar itu menyentuh level $93.684.

Layaknya sebuah anomali, kenaikan ini terjadi meskipun terdapat penurunan signifikan dalam permintaan pasar dan likuiditas yang lemah.

Analisis dari AMBCrypto menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu, seperti peningkatan pasokan stablecoin, dapat menjadi pendorong utama di balik lonjakan ini.

Penurunan Permintaan Pasar

Menurut data dari CryptoQuant, permintaan Bitcoin di pasar spot mengalami penurunan tajam sebesar 146.000 BTC, setara dengan penurunan nilai sekitar $13 miliar.

Penurunan ini mencerminkan melemahnya minat beli dari investor baru, yang biasanya menjadi indikator utama dalam mendorong harga naik.

Selain itu, momentum permintaan Bitcoin telah mencapai titik terendah sejak Oktober 2024, dengan penurunan total sebesar 624.000 BTC.

Hal ini menunjukkan bahwa baik investor baru maupun lama sedang mengurangi eksposur mereka terhadap aset ini.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $92.600, Kenali Faktor Pendorongnya

Likuiditas Pasar yang Melemah

Likuiditas pasar juga menunjukkan penurunan signifikan, berada di bawah rata-rata 30 hari terakhir.

Data dari ETF Bitcoin spot di AS menunjukkan arus masuk bersih yang lebih rendah, berkisar antara -5.000 hingga +3.000 BTC sejak Maret, dibandingkan dengan rata-rata harian 8.000 BTC pada periode November hingga Desember sebelumnya.

Penurunan likuiditas ini dapat membatasi kemampuan pasar untuk mendukung reli harga yang berkelanjutan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Peningkatan Pasokan Stablecoin

Meskipun permintaan dan likuiditas menurun, terdapat peningkatan signifikan dalam pasokan stablecoin, khususnya USDT.

Selama 60 hari terakhir, pasokan USDT meningkat sebesar $2,9 miliar. Lebih penting lagi, dalam 24 jam terakhir, terjadi pencetakan USDT baru senilai $1 miliar, menunjukkan minat pasar yang diperbarui.

Peningkatan pasokan stablecoin ini dapat menjadi indikator bahwa investor mulai bersiap untuk memasuki pasar, yang pada gilirannya dapat mendorong harga Bitcoin lebih tinggi.

Prospek Ke Depan

Meskipun saat ini pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan, penting untuk mencatat bahwa reli harga yang berkelanjutan biasanya memerlukan peningkatan pasokan stablecoin di atas $5 miliar dalam periode 30 hari.

Saat ini, kondisi tersebut belum terpenuhi, sehingga keberlanjutan kenaikan harga BTC masih perlu dipantau.

Namun, jika tren peningkatan pasokan stablecoin dan minat investor berlanjut, ada potensi bagi Bitcoin untuk melanjutkan tren naiknya dan mencapai level harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Charles Schwab Dorong Harga Bitcoin Tembus $100.000?

Kenaikan harga Bitcoin sebesar 6,5% dalam kondisi permintaan dan likuiditas yang menurun menunjukkan bahwa faktor-faktor lain, seperti peningkatan pasokan stablecoin, memainkan peran penting dalam pergerakan harga saat ini.

Investor dan pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam strategi investasi mereka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com