Tag Archives: eth

Ahli Prediksi BTC dan ETH akan Tembus Level Tertinggi di Tahun 2022

CEO Celsius Network, Alex Mashinsky, berbagi wawasannya tentang pasar Bitcoin dan Ethereum di Paris Blockchain Week Summit yang digelar 13-14 April 2022 lalu. Mashinky yakin bahwa pergerakan nilai BTC dan ETH akan capai level tertinggi sepanjang masa di tahun 2022.

Menurut laporan Cointelegraph, Mashinsky yang merupakan bos dari perusahaan marketplace berbasis blockchain, Celsius Network, berbicara berbagai topik, termasuk arah pergerakan pasar Bitcoin dan Ethereum selama menjadi pembicara di Paris Blockchain Week Summit 2022.

Mashinsky menjelaskan Bitcoin (BTC) akan menerima dukungan yang sangat kuat di level sekitar $ 30.000 hingga $ 33.000. Pengusaha berusia 56 tahun ini, percaya pembelian BTC oleh Terra baru-baru ini memainkan peran penting dalam mendukung harga BTC, bersama dengan institusi lain yang memasuki pasar.

CEO Celsius Network, Alex Mashinsky
CEO Celsius Network, Alex Mashinsky. Foto: Piaras Ó Mídheach/Web Summit via Sportsfile

Baca juga: Market Kripto: Nilai Bitcoin Merana Terus Tertekan, Apa Penyebabnya?

“Jika investor ritel bergabung, itu dapat membawa BTC ke level tertinggi baru. Saya benar-benar berpikir bahwa permintaan ada di sini. Jadi, saya tidak melihat, BTC akan berada lebih tinggi dari posisi terendah sebelumnya,” kata Mashinsky.

Di sisi lain, Mashinsky juga mengakui, jika Rusia melanjutkan serangannya ke Ukraina, tekanan akan dirasakan oleh pasar kripto. Selain itu, ia juga mencatat tindakan dari Federal Reserve Amerika Serikat juga dapat menyebabkan sejumlah sentimen yang negatif.

Bitcoin dan Ethereum Bisa Capai Level Tertinggi

Terlepas dari banyak rintangan yang bisa menghalau pergarakan BTC dan ETH, Mashinsky yakin bahwa Bitcoin dan Ethereum akan mencapai level tertinggi baru sepanjang masa pada tahun 2022.

“Ini akan membawa kita lebih lama untuk mencapai tertinggi baru. Tapi saya masih berharap kita bisa menembus $ 60.000 tahun 2022 ini di Bitcoin, menembus $ 4.500 di Ethereum.”

CEO Celsius Network, Alex Mashinsky

Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.

Selain prediksi harga, Mashinsky juga berbicara tentang topik lain seperti percakapan seputar keuangan terdesentralisasi dan keuangan terpusat. Mengomentari gagasan Vitalik Buterin tentang ruang kripto yang membutuhkan solusi semi-terpusat.

“Dia pada dasarnya berkata, lihat, kita tidak harus 100% DeFi. CeFi dan DeFi adalah dua sisi layanan keuangan yang sama. Dan terkadang Anda perlu CeFi, terkadang Anda perlu menggunakan DeFi, dan itulah yang dilakukan Celsius setiap hari,” pungkasnya.

Sementara, investor Kanada dan bintang Shark Tank, Kevin O’Leary, juga mengatakan saat ini para institusi masih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah, sebelum benar-benar melepas uang besar mereka ke pasar. Jika regulasi banyak negara sudah mendukung pasar kripto, bukan tidak mungkin nilai Bitcoin bisa meroket.

Baca juga: Kevin O’Leary: Harga Bitcoin Bisa Naik Jika Ini Terjadi



Sumber : news.tokocrypto.com

Intel Luncurkan Chip Alat Tambang Bitcoin Generasi Kedua

Intel mengumumkan peluncuran chip generasi kedua alat tambang Bitcoin bernama Intel Blockscale ASIC. Chip ini fokus kepada efisiensi energi dan keberlanjutan serta beroperasi dengan daya 26 J/TH. Chip ini diklaim lebih hemat daripada pesaingnya.

Chip tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi energi penambangan Proof of work (PoW). Intel memakai pengalaman penelitian dan pengembangan selama puluhan tahun di bidang chip.

Bitcoin Magazine melaporkan, Jose Rios, General Manager Solusi Bisnis dan Blockchain Grup Sistem Komputasi dan Grafik Terakselesari Intel, mengatakan Blockscale ASIC akan berperan besar membantu perusahaan penambangan Bitcoin mencapai sasaran keberlanjutan dan penambahan hash rate di masa depan.

Baca juga: Aturan Pajak Aset Kripto di Indonesia Resmi Terbit: Terlalu Berat Bagi Investor

Intel Masuk Industri Tambang Bitcoin

Setiap chip Blockscale ASIC memiliki hash rate 580 GH/s dengan efisiensi daya 26 J/TH serta mendukung hingga 256 sirkuit terintegrasi (IC). Selain itu, chip ini memiliki kapabilitas pengukuran suhu dan voltase.

Sistem penambangan yang terdiri dari 256 chip Intel tersebut menghasilkan 148 TH/s dan “hanya” mengonsumsi listrik sebesar 3.860 W. Alat tambang terkemuka saat ini, yakni besutan Bitmain menghasilkan 140 TH/s dengan konsumsi energi 3.010 W dan 21,5 J/TH efisiensi daya.

Sebelumnya, chip tambang Bitcoin generasi pertama Intel mencakup total 4.248 mm persegi silikon yang mampu kekuatan hingga 40 Terahash per detik dengan konsumsi daya 3.600 W. Generasi pertama ini tentu saja belum sanggup berkompetisi ketat dengan Bitmain atau MicroBT asal Tiongkok.

Dengan generasi baru ini Intel hanya menjualnya kepada pihak-pihak tertentu saja, alih-alih mengirim sistem penambangan ASIC lengkap seperti pada umumnya. Argo Blockchain, Block Inc, Hive Blockchain dan GRIID Infrastructure adalah beberapa perusahaan penambang pertama yang akan sudah memesan chip Intel itu.

Baca juga: CME Group Incar Kripto Cardano (ADA) dan Solana (SOL), Untuk Apa?

Intel Ketat Bersaing dengan Pemain Lama

Industri penambangan Bitcoin mengalami kekurangan pasokan ASIC akibat gangguan rantai pasokan di tengah pandemi. Kendati Intel Blockscale bersaing dengan produsen ASIC lain, penerbitan chip baru ini justru akan membantu pertumbuhan industri penambangan Bitcoin secara jangka menengah.

Langkah Intel tersebut dapat membantu industri aset kripto memenangkan debat lingkungan, sosial dan pengaturan (ESG), terutama persoalan lingkungan. Penambang semakin mendongkrak daya agar tetap kompetitif sehingga menuai pengawasan dari pembuat kebijakan di seluruh dunia.

Dikutip dari Coindesk, pada  Maret lalu, Komite Konservasi Lingkungan pemerintah daerah New York memilih untuk mencanangkan aturan melarang penambangan PoW di negara bagian tersebut. Selain itu, sejumlah pembuat kebijakan yang dipimpin Senator Elizabeth Warren mengkritik penambangan kripto akibat dampak terhadap lingkungan. [ed]

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

Vitalik Buterin Jadi Sampul Majalah Time, Netizen: Terlalu Jelek

Vitalik Buterin sukses mencuri perhatian saat dirinya menjadi sampul majalah TIME yang dipublikasi pada Jumat (20/3). Sayangnya, masih banyak netizen yang tak mengenal sang “Pangeran Kripto” ini, sehingga mereka mengeluarkan kata-kata dengan nada mengejek.

Buterin terkejut dengan lontaran cuitan netizen yang mengolok-olok penampilannya. Ia bahkan dibanding-bandingkan dengan legenda atlet NFL, Tom Brady.

Menariknya, Buterin cukup berani menujukan sendiri rentetan tweet yang merendahkan kondisi fisiknya. Beberapa komentar kasar termasuk orang-orang yang memanggilnya terlalu jelek untuk menjadi orang kaya dan mengatakan wajahnya pantas dimasukkan ke dalam loker.

“Bagaimana mungkin menjadi sekaya ini dan tetap jelek,” tulis akun Twitter @oliviatheehye.

Baca juga: Mengenal ApeCoin, Kripto Unik & Eksklusif dari Pendiri NFT Bored Ape Yacht Club

Vitalik Buterin Tak Sakit Hati

Buterin tampaknya menganggap semua kutipan tweet itu lucu, membagikan tangkapan layar dari tweet tersebut dan menyebutnya luar biasa. Dia juga merekomendasikan netizen lain untuk membaca komentar lainnya.

Dalam cuitannya itu juga, ia mengatakan tidak tahu siapa Tom Brady dan harus meminta orang-orang di sekitarnya untuk menjelaskan. Dengan santai, ia mengaku telah menduga Brady adalah aktor dari Mission Impossible yang itu sebenarnya adalah Tom Cruise.

“Saya bahkan tidak tahu siapa Tom Brady, harus bertanya kepada orang-orang di sekitar saya. Tebakan terbaik saya adalah dia adalah aktor dari Mission Impossible [Tom Cruise],” tulis Buterin.

Vitalik Buterin diejek karena jadi sampul Majalah Time.
Vitalik Buterin diejek karena jadi sampul majalah Time.

Tom Brady menanggapi Vitalik Buterin

Hampir 24 jam setelah posting Buterin, Brady menjawab dengan berterima kasih kepada pendiri Ethereum atas karyanya di bidang kripto, memuji dia karena memungkinkan untuk memulai perusahaan NFT-nya, Autograph.

Brady kemudian menyebut Buterin sebagai “dewa” dan mengatakan dia berharap untuk bertemu dengannya suatu hari nanti. “Apa kabar Vitalik! Anda mungkin tidak mengenal saya tetapi hanya ingin mengatakan bahwa saya adalah penggemar berat Anda,” tulis Brady.

“Terima kasih atas semua yang telah Anda bangun di dunia kripto, jika tidak @Autograph tidak akan mungkin terjadi. Semoga saya bisa bertemu dengan Anda suatu hari nanti Anda adalah “GOAT.”

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.
Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

Baca juga: Vitalik Buterin: Mekanisme Blockchain Ethereum ke Depan akan Lebih Hemat Energi

Siapa Vitalik Buterin?

Buterin adalah pemrogram komputer kelahiran Rusia yang berimigrasi ke Kanada bersama orang tuanya ketika dia berusia enam tahun. Dia ikut mendirikan blockchain Ethereum, jaringan penambangan terdesentralisasi dan platform pengembangan perangkat lunak, dengan beberapa pengembang lain pada tahun 2014.

Buterin pertama kali mengungkapkan detail tentang Ethereum dalam kertas putih yang diterbitkan pada November 2013 dan menindaklanjutinya dengan pengumuman publik pada Konferensi Bitcoin Amerika Utara di Miami pada awal 2014.

Kekayaan bersih Buterin diperkirakan sekitar $ 1,5 miliar. kepada TIME Magazine, dia mengatkan sekarang bekerja untuk memperbaiki dunia yang dia bantu ciptakan, yaitu Ethereum.

“Salah satu keputusan yang saya buat pada 2022 adalah mencoba lebih berani mengambil risiko dan tidak terlalu netral,” kata Buterin dikutip TIME.

“Saya lebih suka Ethereum menyinggung beberapa orang daripada berubah menjadi sesuatu yang tidak berarti apa-apa.”

Baca juga: Direksi Tokocrypto Gabung Cydonia Fund, Bangun Ekosistem Web3 Berskala Global



Sumber : news.tokocrypto.com

Pakar Sebut Ethereum Bakal Bullish, Prediksi ETH Bisa Capai $ 40.000

Bill Barhydt, CEO Abra, platform perdagangan aset kripto berbagi pemikirannya tentang mengapa dia menyakini fase bullish di Ethereum. Dia juga memprediksi bahwa harga ETH bisa mencapai $ 40.000, peningkatan yang signifikan dari harga aset tersebut saat ini.

Ethereum, aset kripto terbesar kedua di dunia, diyakini Barhydt akan memasuki fase bullish di masa depan. Peningkatan harganya bisa mencapai 15 kali lipat.

“Efek jaringan Ethereum didasarkan pada gagasan bahwa itu bisa menjadi komputer dunia. Ini digunakan untuk stablecoin, NFT (non-fungible token), defi (keuangan terdesentralisasi) … dan game sekarang,” kata Barhydt dikutip CNBC.

Harga ETH saat ini berada di sekitar $ 2.577 dan jauh ini harga tertinggi sepanjang masanya ada di $ 4.891.

CEO Abra, Bill Barhydt, sebut Ethereum bakal bullish ke harga $ 40.000.

CEO Abra, Bill Barhydt, sebut Ethereum bakal bullish ke harga $ 40.000.

Baca juga: Elon Musk Ungkap Alasan Tak Jual Bitcoin, ETH dan Dogecoin saat Inflasi

Harga Ethereum Bisa Sampai $ 40.000

Barhydt mengungkapkan bahwa dia melihat potensi kenaikan hingga $ 40.000 untuk ETH, harga yang lebih tinggi dari harga Bitcoin saat ini di kisaran $ 38.757 untuk 1 BTC.

“Saya pikir, Anda berbicara tentang Ethereum $30.000-$40.000,” jelas Barhydt.

Ethereum, bersama dengan aset kripto lainnya saat ini mengalami kemerosotan karena kondisi makroekonomi global, seperti invasi Rusia ke Ukraina dan pandangan hawkish dari bank sentral di seluruh dunia. ETH saat ini turun sebesar 8,91 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Ilustrasi Ethereum.

Ilustrasi Ethereum.

Baca juga: Ukraina Terima Donasi Bitcoin dan Ethereum Capai Rp 530 M di Tengah Perang

Hambatan Ethereum untuk Bullish

Barhydt menyarankan bahwa gas fee dan transaksi yang tinggi mungkin menjadi kendala ETH saat ini dalam mencapai pasar bullish.

“Jika biaya gas dan biaya transaksi turun, yang merupakan janji bukti kepemilikan, berhati-hatilah, karena sekarang semua hambatan dari efek jaringan tersebut dihilangkan,” kata Barhydt.

Pembaruan mendatang yang akan mengubah Ethereum dari sistem proof-of-work menjadi sistem proof-of-stake dapat mengakibatkan aksi penjualan sementara di market, dia memperingatkan.

Sementara itu, pakar di Finder.com kurang optimis dibandingkan CEO Abra. Pakar tersebut sebelumnya memperkirakan bahwa ETH akan mencapai $ 50.788 pada tahun 2030. Perkiraan itu telah diturunkan menjadi $ 26.338.



Sumber : news.tokocrypto.com

Proyeksi Harga ETH Capai $23.549 di Tahun 2030, Saatnya Beli?

Sebuah survei terbaru yang melibatkan 32 pakar kripto dari panel Finder memprediksi lonjakan signifikan harga Ethereum (ETH) dalam beberapa tahun ke depan. Menurut hasil survei ini, harga ETH diperkirakan akan mencapai $5.368 pada akhir 2024, $7.359 pada akhir 2025, dan akhirnya meroket ke $23.549 pada tahun 2030. Proyeksi ini mencerminkan keyakinan para ahli terhadap dampak positif dari faktor institusional seperti dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) ethereum.

Masa Depan Cerah untuk ETH Berkat Faktor Institusional

Finder, sebuah situs web perbandingan keuangan terkemuka, melakukan survei pada bulan Juli untuk menanyakan prediksi harga ether kepada 32 pakar mata uang kripto. Sebagian besar responden optimis, mengharapkan pertumbuhan harga yang dipicu oleh pengenalan ETF ethereum. Rata-rata, panelis memprediksi ether akan bernilai $5.368 pada akhir 2024, naik menjadi $7.359 pada akhir 2025, dan mencapai puncaknya di $23.549 pada tahun 2030.

Meski begitu, proyeksi ini sedikit lebih rendah dibandingkan prediksi pada bulan April lalu. Beberapa ahli memberikan pandangan mereka tentang kenaikan ini. Josh Fraser, salah satu pendiri Origin Protocol, memperkirakan ETH akan mencapai $13.500 pada akhir tahun ini, mengaitkan kenaikan ini dengan peluncuran ETF ETH yang akan datang.

Analisis Harga Ethereum (ETH). Sumber: TradingView.
Analisis Harga Ethereum. Sumber: TradingView.

Baca juga: 3 Altcoin yang Diprediksi Akan Ungguli Bitcoin pada Agustus 2024

Julian Hosp, CEO Cake Group, juga memperkirakan ETH mencapai $10.000, didorong oleh faktor yang sama. Sementara itu, Pedro Febrero dari Realfevr melihat potensi lonjakan hingga $20.000 berkat adopsi luas dan minat investasi institusional.

Namun, tidak semua pakar sepakat. John Hawkins dari Universitas Canberra memberikan pandangan yang lebih pesimis, memperkirakan ETH akan turun ke $2.700, dengan alasan sifat spekulatif dari mata uang kripto.

Prediksi Harga Ether untuk 2024

Finder juga merinci prediksi harga ether untuk tahun 2024. Para panelis memperkirakan harga puncak rata-rata ETH akan mencapai $6.050, dengan beberapa optimis hingga $20.000. Sebaliknya, harga terendah rata-rata yang diprediksi untuk 2024 adalah $2.669, dengan beberapa panelis memperkirakan penurunan hingga $1.500.

Saatnya Beli, Tahan, atau Jual ETH?

Para ahli juga ditanya apakah sekarang saatnya untuk membeli, menahan, atau menjual ether. Sebagian besar panelis (64%) menyarankan untuk membeli, 29% mengatakan untuk menahan, dan hanya 7% yang menyarankan untuk menjual. Ini menunjukkan keyakinan mayoritas bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi dalam ether.

Dengan prediksi yang sebagian besar optimis, ditambah dengan faktor institusional yang mendukung, ether tampaknya memiliki masa depan yang cerah. Bagi investor, ini mungkin saat yang tepat untuk mempertimbangkan membeli ETH sebagai bagian dari portofolio mereka.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analis Prediksi Potensi Reli hingga 1.100%

Ethereum (ETH) kembali mencetak performa gemilang dengan menembus level $3.000, memicu optimisme pasar akan potensi reli besar-besaran yang disebut-sebut bisa mencapai 1.110%. Kenaikan ini menandai titik balik penting dalam pergerakan altcoin terbesar kedua tersebut, terutama dalam konteks perbandingannya dengan Bitcoin (BTC).

Ether Ungguli Bitcoin, Isyaratkan Pergeseran Tren

Selama sepekan terakhir, ETH menunjukkan kekuatan relatif terhadap BTC. Ketika harga Bitcoin sempat turun ke $116.500, Ether justru mencatatkan kenaikan harian dan menyentuh $3.090—level tertinggi mingguan. Lonjakan ini diyakini didorong oleh rotasi modal dari Bitcoin ke altcoin, seiring dengan fase pengambilan untung pada BTC setelah reli selama 12 hari.

Dilaporkan Cointelegraph, firma riset Swissblock mencatat bahwa empat ekspansi bullish sebelumnya pada Bitcoin berlangsung antara 15 hingga 30 hari. Dengan masuk ke hari ke-12, tekanan jual mulai muncul, dan Ether menjadi salah satu tujuan utama aliran modal tersebut.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 16 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 16 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Reli ETH: ETF Ethereum Cetak Rekor Arus Masuk $907 Juta!

Breakout Teknis: Sinyal Awal Musim Altcoin?

Pasangan ETH/BTC baru-baru ini berhasil menembus rata-rata pergerakan 200 harinya untuk pertama kalinya dalam setahun, sebuah indikator teknis yang dianggap penting dalam membaca arah tren jangka menengah hingga panjang. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) mingguan ETH/BTC juga mematahkan tren turun selama tiga tahun, mengindikasikan pergeseran struktural menuju tren naik.

Analis dan pendukung ETH, Ted Pillows, juga menyoroti munculnya golden cross—sinyal bullish teknikal yang memperkuat dugaan bahwa Ether tengah memasuki fase akumulasi yang kuat.

Dengan dominasi Bitcoin yang mulai melemah, para analis melihat peluang terbuka bagi dimulainya “musim altcoin”, di mana Ether berpotensi mengungguli Bitcoin dalam jangka waktu menengah.

Sinyal ekspansi tren Bitcoin. Sumber: Swissblock/X.
Sinyal ekspansi tren Bitcoin. Sumber: Swissblock/X.

Potensi Reli 1.110%? Ini Kata Analis Fraktal

Salah satu proyeksi paling menarik datang dari analis Merlijn The Trader, yang membagikan analisis fraktal menggambarkan kemiripan pola ETH saat ini dengan siklus pasar BTC periode 2018–2021. Menurutnya, Ether bisa mengalami reli hingga 1.110%, dengan target jangka panjang di kisaran $18.205.

Merlijn melihat pola koreksi sebesar 63% yang kemudian diikuti oleh pemulihan 342%, menyerupai pergerakan BTC pada siklus sebelumnya. ETH sendiri telah mengalami lonjakan hampir 100% sejak kuartal kedua tahun ini—tanda bahwa fase awal dari pola fraktal tersebut mungkin sedang berlangsung.

Namun perlu dicatat, pendekatan fraktal masih bersifat spekulatif. Tidak seperti metode analisis teknikal konvensional, fraktal belum terbukti secara ilmiah dan kerap kali bergantung pada interpretasi subjektif.

Analisis fraktal Ether Bitcoin oleh Merlijn. Sumber: X.
Analisis fraktal Ether Bitcoin oleh Merlijn. Sumber: X.

Target Jangka Pendek: $4.000

Sementara itu, analis populer Daan Crypto menggarisbawahi bahwa ETH telah memasuki zona atas dari siklus 18 bulannya. Dalam pandangannya, level kunci yang perlu diperhatikan saat ini adalah $2.800 dan $4.000. “Level lainnya hanyalah noise,” ujarnya di platform X.

Kembalinya Ether ke atas $3.000 tidak hanya menghidupkan kembali semangat komunitas Ethereum, tetapi juga memicu pembicaraan serius mengenai potensi reli besar dalam beberapa bulan ke depan. Meskipun proyeksi ekstrem seperti $18.000 masih jauh, sinyal teknikal dan rotasi pasar memberikan alasan yang kuat untuk optimisme—setidaknya dalam jangka pendek hingga menengah.

Investor disarankan untuk tetap berhati-hati, mengingat volatilitas tinggi di pasar kripto dan masih spekulatifnya banyak analisis yang beredar. Namun satu hal yang pasti, Ether kembali menjadi sorotan utama.

Baca juga: GameSquare Alokasikan $100 Juta untuk Ethereum Treasury


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SharpLink Gaming Borong 60.000 ETH dalam 5 Hari, Saham Naik 17%

SharpLink Gaming membuat gebrakan besar di industri kripto dengan membeli Ether (ETH) senilai $180 juta hanya dalam waktu lima hari. Langkah agresif ini menjadikan perusahaan asal Minneapolis tersebut sebagai pemegang ETH terbesar di antara perusahaan publik saat ini.

Akuisisi Bertahap, Stok ETH Tembus 270.000 Token

Menurut data dari platform analitik blockchain Lookonchain, pembelian terakhir SharpLink terjadi pada 14 Juli, di mana perusahaan membeli 16.374 ETH senilai sekitar $49 juta. Secara keseluruhan, mereka kini menguasai 270.000 ETH, menjadikannya pemegang cadangan ETH terbesar di kalangan perusahaan yang terdaftar di bursa.

Dilaporkan Crypto Potato, SharpLink memulai akumulasi ETH pada 26 Mei dan berhasil mengumpulkan lebih dari 176.000 ETH hingga pertengahan Juni. Sebagian besar pendanaan berasal dari program penjualan saham (ATM equity program) yang menghasilkan dana sebesar $79 juta.

Pada akhir Juni, perusahaan kembali menambah 7.689 ETH senilai $19,2 juta, diikuti dengan pembelian 10.000 ETH dari Ethereum Foundation senilai $25,7 juta. Chairman SharpLink, Joseph Lubin, menyatakan dukungan terhadap misi jangka panjang Ethereum:

“Di saat Ethereum memasuki era relevansi institusional yang baru, kami bangga mendukung kekuatan dan desentralisasi jaringan ini.”

Baca juga: GameSquare Alokasikan $100 Juta untuk Ethereum Treasury

Imbal Hasil dari Staking dan Lonjakan Harga Saham

Seluruh cadangan ETH yang dimiliki SharpLink digunakan dalam protokol staking dan restaking untuk mendapatkan imbal hasil on-chain. Antara 28 Juni hingga 4 Juli saja, SharpLink berhasil meraih 100 ETH dari staking rewards. Sejak awal program, total imbal hasil yang dikumpulkan telah mencapai sekitar 322 ETH.

SharpLink juga memperkenalkan metrik performa bernama ETH concentration, yang mengukur jumlah ETH per 1.000 saham terdilusi. Dalam tiga minggu terakhir, angka ini naik dari 2,00 menjadi 2,37 ETH, mencerminkan pertumbuhan sebesar 19%.

Reaksi pasar terhadap langkah ini pun positif. Saham SharpLink (SBET) yang tercatat di NASDAQ melonjak 17,15% dalam 24 jam terakhir, ditutup pada harga $21,65 pada 14 Juli, menurut data dari Google Finance.

Perusahaan Publik Mulai Beralih ke Ethereum

Fenomena ini bukanlah kejadian tunggal. Sejumlah perusahaan publik lainnya juga mulai mengalihkan strategi treasury mereka ke Ethereum. GameSquare, misalnya, berencana membangun cadangan ETH senilai $100 juta bekerja sama dengan Dialectic, menargetkan imbal hasil antara 8% hingga 14%.

Sementara itu, Bitmine bahkan meluncurkan strategi yang lebih besar dengan komitmen senilai $250 juta. Bit Digital pun telah memindahkan seluruh aset treasury-nya ke ETH setelah menjual semua kepemilikan Bitcoin dan mengumpulkan modal sebesar $172 juta, mengoleksi lebih dari 100.000 ETH.

Langkah SharpLink dan perusahaan lain menunjukkan pergeseran besar menuju Ethereum sebagai aset strategis utama di kalangan institusi publik, menandai babak baru dalam adopsi kripto secara institusional.

Baca juga: Reli ETH: ETF Ethereum Cetak Rekor Arus Masuk $907 Juta!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

GameSquare Alokasikan $100 Juta untuk Ethereum Treasury

Perusahaan media digital yang terdaftar di Nasdaq, GameSquare Holdings, resmi mengumumkan strategi treasury berbasis Ethereum senilai $100 juta, menandai langkah besar perusahaan dalam mengadopsi teknologi keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Menurut laporan Coin Track Daily, langkah strategis ini diumumkan oleh CEO GameSquare, Justin Kenna, dalam pernyataan yang pertama kali dilaporkan oleh ACCESS Newswire. Ia menyatakan bahwa strategi ini ditujukan untuk menghasilkan imbal hasil on-chain sebesar 8–14%, jauh di atas rata-rata hasil dari staking Ethereum konvensional.

Strategi ini dikembangkan bersama Dialectic melalui platform Medici milik perusahaan tersebut. Medici menggunakan pembelajaran mesin dan manajemen risiko tingkat lanjut untuk mengoptimalkan hasil investasi. GameSquare telah memulai inisiatif ini dengan pembelian Ethereum senilai $5 juta, setara dengan 1.818,84 ETH dengan harga rata-rata $2.749. Dana ini sebagian diperoleh dari penawaran saham publik senilai $8 juta yang dipimpin oleh Lucid Capital Markets.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Harga Saham GameSquare Naik!

Pengumuman ini langsung disambut positif oleh pasar, dengan harga saham GameSquare melonjak 58%, mencerminkan kepercayaan investor terhadap pendekatan baru yang berfokus pada aset kripto. Langkah ini dinilai sejalan dengan tren adopsi kripto oleh korporasi, seperti yang dilakukan MicroStrategy dengan strategi treasury Bitcoin-nya.

Selain Ethereum, GameSquare juga membuka kemungkinan untuk mengeksplorasi instrumen lain seperti stablecoin dan non-fungible token (NFT) guna memperluas sumber imbal hasil dan semakin mengintegrasikan teknologi blockchain dalam keuangan perusahaan.

Dengan strategi ini, GameSquare menyusul perusahaan seperti SharpLink Gaming yang telah lebih dulu memegang cadangan Ethereum dalam jumlah besar. Namun, langkah ini juga berpotensi menarik perhatian regulator seiring dengan meningkatnya eksposur institusi tradisional terhadap aset digital.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETF Ethereum Cetak Rekor Arus Masuk $907 Juta!

ETF Ethereum mencatat rekor arus masuk bersih sebesar $907,99 juta selama sepekan terakhir—menjadi minggu terbaik sejak peluncurannya pada Juli 2024. Data dari SoSoValue menunjukkan lonjakan permintaan yang terkonsentrasi dalam tiga hari berturut-turut, menandai kebangkitan besar minat investor terhadap aset kripto terbesar kedua ini.

Dilaporkan Cryptopolitan, arus masuk harian terbesar terjadi pada 10 Juli dengan total $383,10 juta, disusul $211,32 juta pada 9 Juli dan $204,82 juta pada 11 Juli. Menurut analis pasar Nate Geraci, tiga dari sepuluh hari dengan arus masuk tertinggi untuk ETF ETH sepanjang sejarahnya terjadi pada minggu ini—menunjukkan peningkatan tajam dalam minat institusional.

Reli Harga Ethereum?

Reli harga Ethereum (ETH) turut memperkuat sentimen positif. Selama sepekan terakhir, ETH melonjak lebih dari 17%, menembus dan bertahan di atas level psikologis $3.000 pada 11 Juli—untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Permintaan ETF yang masif turut menyerap pasokan dari pasar terbuka, berperan sebagai pendorong utama reli ini.

Analis melihat momentum ETH saat ini bukan sekadar euforia sesaat. Dengan dukungan dari adopsi Ethereum dalam aplikasi DeFi, kontrak pintar, NFT, hingga potensi imbal hasil dari staking, investor ritel dan institusional melihat ETH sebagai aset berharga dalam jangka panjang.

Menariknya, ETF Ethereum (ETHA) milik raksasa keuangan BlackRock telah mengumpulkan lebih dari 2 juta ETH per 10 Juli, senilai sekitar $300 juta. Ini mencerminkan meningkatnya minat institusional, termasuk dari Wall Street, terhadap potensi nilai jangka panjang Ethereum.

ETF Bitcoin Mendominasi

Sementara ETF Bitcoin masih mendominasi pasar ETF kripto secara keseluruhan, Ethereum mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Peluncuran ETF ETH di 2024 sempat diiringi sentimen hati-hati dan partisipasi ritel yang terbatas. Namun kini, dinamika mulai berubah cepat. Laporan menyebutkan bahwa BlackRock bahkan membeli lebih banyak ETH ketimbang BTC dalam beberapa pekan terakhir—menandakan adanya pergeseran fokus dari investor besar.

Keunggulan Ethereum sebagai aset dengan fungsi utilitas tinggi dalam ekosistem blockchain, serta potensinya menghasilkan imbal hasil melalui staking, membuatnya semakin menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Jika tren ini berlanjut, pasar ETF Ethereum berpotensi memperluas pangsa pasarnya dan menyaingi dominasi ETF Bitcoin dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Dengan kondisi makroekonomi yang relatif stabil, para analis memperkirakan momentum ETH masih akan berlanjut, membuka jalan bagi penguatan lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang. Tahun 2025 bisa jadi menjadi tahun emas bagi ETF Ethereum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peta Jalan zkEVM Mainnet dan Verifikasi Realtime 12 Bulan

Pengembang inti Ethereum mengungkapkan rencana ambisius untuk mengintegrasikan teknologi zero-knowledge proof (zk-proof) ke dalam jaringan utama melalui klien zkEVM Layer 1 opsional. Proyek ini dijadwalkan akan berjalan dalam 12 bulan ke depan, dimulai dengan kelompok validator terbatas sebelum diterapkan secara luas di mainnet.

Rencana ini, yang disebut sebagai proposal “Pembuktian Waktu Nyata” (Realtime Proof), dipelopori oleh Sophia Gold dan bertujuan menggantikan proses pemutaran ulang transaksi dengan verifikasi bukti kriptografi yang ringkas. Klien zkEVM memungkinkan Ethereum mengeksekusi dan memverifikasi transaksi secara efisien tanpa kehilangan keamanan.

Standar Ketat zk-Proof: 99% Blok Terverifikasi dalam 10 Detik

Dilaporkan Crypto Economy, peta jalan yang disusun menetapkan tolok ukur teknis ambisius, termasuk:

  • 99% blok harus diverifikasi dalam 10 detik,
  • Keamanan minimal setara dengan 128-bit,
  • Ukuran bukti ≤300 KiB,
  • Pengoperasian di perangkat keras komoditas bernilai <$100.000 dan konsumsi daya <10 kW.

Sasaran ini memicu “perlombaan menuju waktu nyata” yang akan didorong melalui Devconnect Argentina, menempatkan Ethereum dalam jalur menjadi jaringan ZK-native terbesar secara global.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 12 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Ethereum (ETH) Tembus $3.000, Kenali Faktor Pendorongnya

Fase Awal: Validator Terpilih dan Adopsi Bertahap

Pada tahap awal, hanya sekelompok validator yang akan menjalankan klien zkEVM sebagai pendamping perangkat lunak validator yang sudah ada. Proses ini akan diawasi melalui audit ketat, hibah verifikasi formal, serta program bug bounty yang diperluas.

Yayasan Ethereum juga tengah membentuk tim khusus bernama “One Trillion Security” untuk mempercepat pengembangan protokol dan dukungan ekosistem. Seiring kematangan teknologi dan meningkatnya partisipasi validator, pemeriksaan bukti zk dapat menjadi wajib untuk meningkatkan throughput serta efisiensi biaya jaringan.

Masa Depan Ethereum: Skalabilitas, Privasi, dan Kontrak Pintar Lebih Kaya

Integrasi zk-proof tidak hanya berpotensi mendorong efisiensi komputasi, namun juga membuka jalan untuk peningkatan privasi, kemampuan kontrak pintar lanjutan, serta dukungan pengelolaan data rahasia on-chain.

Dengan memungkinkan validator untuk memverifikasi bukti alih-alih menjalankan ulang transaksi, Ethereum siap membuka era baru dalam skalabilitas dan keamanan blockchain.

Baca juga: Stablecoin Tumbuh Pesat, Lampaui Fintech Lain Berkat Ethereum


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com