Tag Archives: ethereum

Upgrade Pectra Ethereum Berhasil, Kapan Harga ETH Bereaksi?

Ethereum baru saja menyelesaikan upgrade besar bernama Pectra pada 7 Mei, yang membawa sejumlah peningkatan penting ke dalam jaringan. Namun, harga ETH sejauh ini belum menunjukkan respons positif yang signifikan, memunculkan pertanyaan di kalangan analis dan investor: apakah ETH masih berpeluang naik kembali ke level $2.200?

Harga ETH Masih Tertekan, Minim Respons dari Pasar

Meski pembaruan berhasil diluncurkan, harga ETH tetap berada di sekitar Rp 1.933.000 dan belum menunjukkan lonjakan berarti. Bahkan, data dari Laevitas.ch menunjukkan premi tahunan berjangka 30 hari untuk Ether tetap di level 3%, di bawah ambang netral 5%. Ini mengindikasikan kurangnya minat dari investor yang menggunakan leverage, bahkan setelah upgrade Pectra.

Menurut Cointelegraph, ketidakantusiasan pasar ini bisa dipengaruhi oleh sentimen ekonomi global, seperti kekhawatiran resesi dan ketegangan perdagangan internasional. Namun, lemahnya performa ETH bukan hal baru—selama kuartal pertama 2025, ETH tercatat berkinerja 28% lebih buruk dibanding total kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan.

Ethereum Tertinggal dari Kompetitor

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Indikator Makro Beri Sinyal Positif, Ethereum Sambut Bullish?

Sementara Ethereum terus berinovasi, blockchain pesaing seperti Solana, Tron, dan BNB Chain justru mencatat pertumbuhan signifikan. Misalnya, Solana mencatat 82,2 juta pengguna aktif bulanan, jauh di atas Base (solusi layer-2 Ethereum) yang hanya 10,3 juta. Padahal, biaya transaksi Ethereum sudah turun di bawah $1 sejak Februari.

Selain itu, Solana unggul di sektor DEX (decentralized exchange) dan peluncuran token, sementara Tron mendominasi pasar stablecoin. Dalam hal pendapatan jaringan, data dari DefiLlama menunjukkan Ethereum hanya meraup $19 juta dalam 30 hari terakhir—di bawah Tron ($51,8 juta) dan Solana ($39,4 juta).

Skalabilitas Jadi Kunci Masa Depan Ethereum

Menurut Noam Hurwitz, Head of Engineering di Alchemy, keberhasilan Ethereum ke depan sangat bergantung pada peningkatan skalabilitas, terutama melalui teknologi rollup dan pengalaman pengguna yang lebih mulus. Meski Pectra membawa penurunan biaya blob, upgrade ini belum menyelesaikan tantangan utama seperti interoperabilitas antar DApp dan jembatan antar layer-2.

Untuk mendorong harga ETH naik 22% dari level saat ini di $1.810, dibutuhkan keyakinan pasar bahwa pembaruan teknis benar-benar memberi dampak nyata. Insentif staking yang lebih baik serta peningkatan utilitas dalam ekosistem DApp akan menjadi kunci utama dalam mendorong adopsi yang lebih luas dan, pada akhirnya, permintaan terhadap ETH.

Baca juga: Vitalik Buterin Rencana Rombak Ethereum, Dongkrak Harga ETH?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apakah Ethereum Bakal Deja Vu Kalahkan Bitcoin?

Ethereum (ETH) saat ini menunjukkan tanda-tanda undervaluasi signifikan dibandingkan dengan Bitcoin (BTC).

Hal ini mencerminkan kondisi serupa yang pernah terjadi pada tahun 2019 sebelum ETH mengalami lonjakan harga besar-besaran.

Namun, apakah sejarah ini akan terulang kembali?

Rasio ETH/BTC Menunjukkan Undervaluasi

Rasio ETH/BTC, yang membandingkan nilai pasar Ethereum terhadap Bitcoin, telah mencapai titik terendah dalam lima tahun terakhir, berada di sekitar 0,019.

Level ini terakhir terlihat pada September 2019, tepat sebelum ETH mengalami kenaikan harga sebesar 450% dalam setahun berikutnya.

Analisis dari CryptoQuant menunjukkan bahwa rasio Market Value to Realized Value (MVRV) ETH/BTC juga berada pada zona undervaluasi yang signifikan, mengindikasikan potensi Ethereum untuk mengungguli Bitcoin dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Upgrade Pectra Ethereum Berhasil, Kapan Harga ETH Bereaksi?

Tantangan yang Dihadapi Ethereum

Meskipun indikator teknikal menunjukkan potensi kenaikan, Ethereum menghadapi beberapa tantangan fundamental:

  • Tekanan Pasokan: Total pasokan ETH telah mencapai rekor tertinggi, melebihi 120,7 juta ETH. Penurunan aktivitas pembakaran token menyebabkan pasokan tidak lagi berkurang, meningkatkan tekanan jual.
  • Aktivitas Jaringan Stagnan: Sejak 2021, pertumbuhan pengguna aktif dan jumlah transaksi di jaringan Ethereum tidak menunjukkan peningkatan signifikan, menunjukkan adopsi yang stagnan.
  • Permintaan Institusional Melemah: Minat institusi terhadap ETH menurun, terlihat dari perlambatan pertumbuhan staking dan penurunan kepemilikan ETH dalam produk investasi.

Potensi Pemulihan

Meskipun menghadapi tantangan, ada beberapa indikator yang menunjukkan potensi pemulihan:

  • Penarikan Besar dari Bursa: Baru-baru ini, lebih dari 85.000 ETH ditarik dari Binance, salah satu penarikan terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Historisnya, penarikan besar dari bursa sering kali mendahului kenaikan harga karena berkurangnya tekanan jual.
  • Peningkatan Harga Pasca Upgrade: Setelah upgrade Pectra, ETH mengalami kenaikan harga sebesar 2,7%, menunjukkan respons positif pasar terhadap peningkatan jaringan.

Ethereum menunjukkan tanda-tanda undervaluasi signifikan dibandingkan Bitcoin, mirip dengan kondisi pada tahun 2019 sebelum ETH mengalami lonjakan harga besar.

Namun, tantangan fundamental seperti tekanan pasokan, aktivitas jaringan yang stagnan, dan menurunnya minat institusional dapat menghambat potensi pemulihan.

Investor perlu mempertimbangkan faktor-faktor ini dan memantau perkembangan pasar secara cermat sebelum membuat keputusan investasi.

Baca Juga: Fase Konsolidasi, Ethereum Gagal Tembus Level Resistensi $1.874


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Tembus Tren Turun, Menuju $3.000?

Harga Ether (ETH) mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah berhasil menembus tren turun selama beberapa bulan. Sejumlah indikator teknikal dan fundamental mendukung potensi kenaikan lanjutan hingga ke level psikologis $3.000.

Selama 30 hari terakhir, total nilai terkunci (TVL) di jaringan Ethereum melonjak 41% menjadi $52,8 miliar, menandakan kepercayaan yang meningkat dari pengguna DeFi. Jumlah transaksi harian juga naik sebesar 22% menjadi 1,34 juta transaksi, menunjukkan pemulihan aktivitas jaringan yang kuat.

Analisis Teknikal Dukung Potensi Kenaikan

Analis teknikal kripto, Mikybull Crypto, mencatat bahwa harga ETH telah menembus garis tren turun enam bulan pada level $1.600 pada 22 April lalu. Ini bertepatan dengan meredanya tekanan ekonomi makro yang memberi angin segar bagi pasar kripto.

Saat ini, harga ETH menghadapi resistensi penting di kisaran $2.000–$2.250, dengan level support terdekat di SMA 50 hari, yaitu $1.775. Sementara itu, RSI (Relative Strength Index) melonjak dari 56 ke 66 dalam 24 jam terakhir, mengindikasikan momentum bullish yang sedang menguat.

Resistensi selanjutnya berada di SMA 100 hari di $2.100 dan zona padat pasokan antara $2.500–$2.800, yang juga bertepatan dengan SMA 200 hari. Jika level-level ini berhasil ditembus, maka target jangka pendek ETH di $3.000 semakin realistis.

Analis Crypto Claws memperkirakan ETH/USD siap untuk pembalikan naik, dengan target harga di kisaran $2.500–$3.500. Pendapat serupa diungkapkan Crypto Salamanca, yang menyebut bahwa upgrade Pectra dapat mendorong harga ETH ke level $2.150–$2.700 dalam waktu dekat.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Upgrade Pectra Ethereum Berhasil, Kapan Harga ETH Bereaksi?

Tantangan: Biaya Transaksi dan Aliran Dana ETF

Di sisi lain, meskipun aktivitas jaringan meningkat, biaya transaksi Ethereum justru menurun hingga 95% sepanjang tahun ini. Hal ini berimplikasi pada turunnya jumlah ETH yang dibakar melalui mekanisme deflasi jaringan, menjadikan ETH kembali ke sifat inflasi karena reward staking yang terus dicetak.

Selain itu, ETF spot Ethereum di AS mencatat arus keluar sebesar $39,7 juta antara 5–7 Mei, berbanding terbalik dengan arus masuk $482 juta pada ETF Bitcoin dalam periode yang sama. Ini menjadi sinyal bahwa minat institusional terhadap ETH masih tertinggal dibandingkan BTC.

Secara teknikal dan on-chain, Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang solid. Namun, faktor eksternal seperti dinamika biaya dan minat investor institusi akan memainkan peran penting dalam menentukan apakah ETH benar-benar bisa menembus $3.000 dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fase Konsolidasi, Ethereum Gagal Tembus Level Resistensi $1.874

Ethereum (ETH) tengah mengalami fase konsolidasi yang signifikan, menandakan potensi fase bullish baru di tengah tren akumulasi yang berkembang.

Meskipun menghadapi tekanan setelah gagal menembus level resistensi $1.874 pada 1 Mei, harga Ethereum tetap diperdagangkan di atas $1.800, sebuah level kritis yang harus dipertahankan oleh para bull untuk mendorong harga lebih tinggi.

Tren Akumulasi yang Menguat

Data dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa minggu ini terjadi arus keluar bersih ETH dari bursa sebesar lebih dari $1,4 miliar, tertinggi sejak November.

Arus keluar substansial ini sering kali menandakan bahwa investor memindahkan kepemilikan mereka dari bursa ke penyimpanan dingin atau dompet lainnya, perilaku yang biasanya dikaitkan dengan akumulasi.

Tren ini menunjukkan bahwa, meskipun aksi harga baru-baru ini bearish, kepercayaan terhadap potensi jangka panjang Ethereum tetap utuh.

Analisis Teknikal dan Pola Konsolidasi

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 7 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Analis teknikal mencatat bahwa Ethereum membentuk pola wedge menurun, yang sering kali dianggap sebagai sinyal pembalikan bullish.

Setelah mundur dari puncaknya pada 16 Desember di $4.109, ETH secara konsisten menguji garis resistensi dan dukungan wedge tersebut.

Saat ini, harga ETH diperdagangkan di sekitar $3.300, mendekati garis resistensi atas dari pola tersebut.

Breakout di atas level ini, diikuti oleh pergerakan melewati $3.447, dapat mengonfirmasi potensi bullish dari wedge tersebut.

Baca Juga: Indikator Makro Beri Sinyal Positif, Ethereum Sambut Bullish?

Dukungan dari Investor Institusional

World Liberty Financial, yang terkait dengan Presiden Amerika Serikat (AS)Donald Trump, dilaporkan telah menginvestasikan sekitar $210,9 juta dalam lima hari terakhir, dengan $119,95 juta digunakan untuk membeli 35.995 ETH.

Selain itu, analis kripto @ali_charts melaporkan bahwa lebih dari 1,14 juta ETH telah dibeli oleh whale dalam 48 jam terakhir.

Proyeksi Harga dan Sentimen Pasar

Analis kripto Ted Pillows memproyeksikan bahwa Ethereum telah memasuki fase ekspansi bullish dan berada di ambang reli besar yang dapat mendorongnya melampaui $4.000 dalam jangka pendek dan mencapai rekor tertinggi baru pada Maret.

Menurut proyeksinya, penembusan di atas level $4.000 akan membuka jalan bagi Ethereum untuk mencapai antara $9.000 hingga $10.000 dalam tiga hingga empat bulan ke depan.

Baca Juga: Vitalik Buterin Rencana Rombak Ethereum, Dongkrak Harga ETH?

Meskipun Ethereum menghadapi tantangan dalam menembus level resistensi kritis, data on-chain dan aktivitas investor menunjukkan bahwa tren akumulasi yang kuat sedang berlangsung.

Dengan dukungan dari investor institusional dan pola teknikal yang mengindikasikan potensi pembalikan bullish, Ethereum tampaknya bersiap untuk fase pertumbuhan baru.

Namun, pasar tetap harus waspada terhadap volatilitas dan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pergerakan harga di masa mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Arus Modal Masuk $19 Miliar, Bitcoin Pulihkan Pasar

Dalam sebulan terakhir, pasar kripto mengalami pemulihan signifikan, dengan Bitcoin sebagai pemimpin utama.

Data on-chain menunjukkan bahwa pasar kripto secara keseluruhan telah menerima arus masuk modal bersih hampir $19 miliar, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset digital.

Arus Masuk Modal Kripto: Indikator Pemulihan Pasar

Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, melalui platform X (sebelumnya Twitter), mengungkapkan bahwa arus masuk modal bersih selama 30 hari terakhir mencapai hampir $19 miliar.

Angka ini mencakup peningkatan kapitalisasi realisasi (Realized Cap) Bitcoin dan Ethereum sebesar $12,58 miliar, serta peningkatan kapitalisasi pasar stablecoin sebesar $6,19 miliar.

Realized Cap adalah metrik yang menghitung total nilai dari semua koin berdasarkan harga saat terakhir berpindah tangan, memberikan gambaran lebih akurat tentang jumlah modal yang benar-benar diinvestasikan dalam aset tersebut.

Sementara itu, untuk stablecoin, perubahan kapitalisasi pasar mencerminkan arus masuk atau keluar modal, karena nilainya yang stabil terhadap mata uang fiat.

Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $97.000, Namun Aktivitas Jaringan Melemah

Bitcoin: Katalis Utama Pemulihan Pasar

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin, sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, memainkan peran sentral dalam pemulihan ini.

Kenaikan harga Bitcoin telah menarik kembali minat investor institusional dan ritel, yang sebelumnya sempat menurun akibat volatilitas pasar.

Peningkatan arus masuk modal menunjukkan bahwa investor kembali melihat Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Ethereum dan Stablecoin: Pendukung Keseimbangan Pasar

Selain Bitcoin, Ethereum juga menunjukkan peningkatan kapitalisasi realisasi yang signifikan, mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistemnya, termasuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Stablecoin, seperti USDT dan USDC, mengalami peningkatan kapitalisasi pasar sebesar $6,19 miliar, menandakan bahwa investor memanfaatkan aset ini sebagai tempat berlindung sementara atau sebagai alat transaksi dalam ekosistem kripto.

Implikasi bagi Investor dan Pasar Kripto

Arus masuk modal sebesar $19 miliar dalam waktu singkat menunjukkan bahwa pasar kripto sedang memasuki fase akumulasi, di mana investor mulai mengumpulkan aset dengan harapan kenaikan harga di masa depan.

Hal ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor yang mempertimbangkan untuk masuk atau menambah posisi dalam portofolio kripto mereka.

Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang cepat berubah.

Baca Juga: Rentan Fluktuasi, Bitcoin Berada di Persimpangan Penting

Pemulihan Bitcoin yang didukung oleh arus masuk modal hampir $19 miliar menandakan kembalinya kepercayaan investor terhadap pasar kripto.

Dengan Bitcoin dan Ethereum sebagai pemimpin, serta stablecoin sebagai penyeimbang, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda stabilisasi dan potensi pertumbuhan lebih lanjut.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan melakukan strategi investasi yang bijak untuk memanfaatkan momentum positif ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indikator Makro Beri Sinyal Positif, Ethereum Sambut Bullish?

Setelah mengalami tekanan harga selama beberapa bulan terakhir, Ethereum (ETH) kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Salah satu indikator teknikal makro, yaitu macro trend oscillator yang dikembangkan oleh analis kripto bernama Decode, mulai mengindikasikan potensi pembalikan tren dari bearish ke bullish.

Indikator Makro Menunjukkan Perubahan Tren

Macro trend oscillator milik Decode menggabungkan 17 metrik makroekonomi untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi pasar.

Selama periode bearish yang berkepanjangan, indikator ini menunjukkan histogram merah yang mencerminkan kelemahan pasar.

Namun, baru-baru ini, histogram tersebut mulai menunjukkan warna hijau, menandakan potensi awal dari tren bullish.

Perubahan ini terlihat lebih jelas pada grafik 3-hari, di mana terdapat penolakan dari wilayah negatif dan pembentukan batang hijau kecil sebelum penarikan kembali saat ini. Decode menafsirkan ini sebagai kemungkinan awal dari pembalikan tren.

Baca Juga: Vitalik Buterin Rencana Rombak Ethereum, Dongkrak Harga ETH?

Struktur Harga Ethereum Mulai Menguat

Selain indikator makro, analisis teknikal menunjukkan bahwa Ethereum telah berhasil menembus struktur harga downtrend yang signifikan.

Dengan volume perdagangan yang mulai pulih, para trader dan investor kini mengamati apakah ETH dapat mempertahankan kekuatan barunya dan menembus kembali di atas $2.000, yang tetap menjadi hambatan psikologis dan teknikal utama.

Penembusan ini menandai perubahan kunci dalam struktur pasar dan dapat membuka jalan bagi reli lebih lanjut, terutama jika didukung oleh momentum yang kuat.

Dukungan dari Faktor Fundamental

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pemulihan Ethereum juga didukung oleh faktor fundamental, seperti peningkatan jumlah investor jangka pendek (STH) yang diperkirakan akan melampaui 4 juta.

Selain itu, Ethereum berhasil menutup bulan April di atas $1.800, meskipun mengalami koreksi harga ETH yang signifikan sebelumnya.

Faktor-faktor ini menunjukkan bahwa, meskipun menghadapi tantangan, Ethereum memiliki dasar yang kuat untuk mendukung pemulihan harga.

Prospek Jangka Panjang dan Tantangan

Meskipun indikator menunjukkan sinyal positif, penting untuk diingat bahwa pasar kripto tetap volatil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

Beberapa analis memperkirakan bahwa Ethereum dapat mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) baru jika tren saat ini berlanjut, sementara yang lain memperingatkan bahwa waktu untuk mencapai ATH mungkin terbatas dalam siklus ini.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: Taruhan Besar BlackRock di Ethereum: Dana BUIDL Capai $2,7 Miliar

Ethereum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang didukung oleh indikator makro dan analisis teknikal.

Meskipun tantangan masih ada, sinyal positif ini memberikan harapan bagi investor bahwa Ethereum dapat memasuki fase bullish dalam waktu dekat.

Namun tetap saja, kehati-hatian investor tetap diperlukan mengingat volatilitas pasar yang tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengejutkan, NKN Melonjak 18% di Tengah Volatilitas Pasar

Pada awal Mei 2025, pasar kripto menunjukkan dinamika yang beragam. Bitcoin (BTC), sebagai mata uang kripto terkemuka, mengalami penurunan harga sebesar 1,95%, menetap di level $94.323.

Sementara itu, beberapa altcoin mencatatkan kenaikan signifikan, dengan NKN (New Kind of Network) memimpin dengan lonjakan harga sebesar 18,05%.

Kinerja Bitcoin dan Altcoin Utama

Bitcoin mengalami tekanan jual yang menyebabkan penurunan harga ke $94.323.

Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang hati-hati, terutama menjelang rilis data ekonomi dan kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi arus investasi di aset digital.

Ethereum (ETH), mata uang kripto terbesar kedua, juga mengalami penurunan sebesar 2,50%, diperdagangkan di sekitar $1.795,70.

Altcoin utama lainnya seperti Binance Coin (BNB), XRP, dan Solana (SOL) masing-masing turun sebesar 2,07%, 2,43%, dan 1,58%.

Cardano (ADA) mencatatkan penurunan terbesar di antara altcoin utama, dengan penurunan sebesar 4,68%.

NKN Memimpin Kenaikan di Tengah Pasar yang Lesu

Pergerakan harga New Kind of Network (NKN/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga New Kind of Network (NKN/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah penurunan harga mayoritas mata uang kripto, NKN mencatatkan kenaikan harga sebesar 18,05%, menjadikannya sebagai salah satu aset dengan performa terbaik dalam periode ini.

Kenaikan ini menunjukkan minat investor yang meningkat terhadap proyek-proyek dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Selain NKN, altcoin lain yang mencatatkan kenaikan signifikan termasuk PARTI dengan kenaikan 17,85% dan SCRT yang naik 14,79%.

STPT dan TURBO juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan masing-masing sebesar 11,47% dan 9,96%.

Baca Juga: Trader Mulai Tertarik, Harga NKN Melejit ke Level $0,0501

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pasar

Beberapa faktor mempengaruhi dinamika pasar kripto saat ini:

  • Data Ekonomi Global: Investor menantikan rilis data ekonomi yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter, terutama dari Amerika Serikat, yang berdampak langsung pada sentimen pasar kripto.
  • Kebijakan Moneter: Ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve mempengaruhi arus investasi ke aset berisiko seperti mata uang kripto.
  • Perkembangan Regulasi: Ketidakpastian regulasi di berbagai negara dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan volatilitas pasar.

Pasar kripto pada awal Mei 2025 menunjukkan volatilitas yang tinggi dengan pergerakan harga yang beragam di antara aset digital.

Sementara Bitcoin dan beberapa altcoin utama mengalami penurunan, beberapa proyek seperti NKN menunjukkan performa yang kuat.

Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap faktor-faktor makroekonomi dan regulasi yang dapat mempengaruhi pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Market Sinyal Harian Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 2 Mei 2025


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dana BUIDL Capai $2,7 Miliar

BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, kembali menunjukkan komitmennya terhadap teknologi blockchain melalui dana BUIDL (USD Institutional Digital Liquidity Fund).

Dana ini telah mengalokasikan sekitar $2,7 miliar ke dalam ekosistem Ethereum, menjadikannya sebagai pemain dominan dalam pasar treasury yang ditokenisasi. Langkah ini menandai integrasi yang semakin erat antara keuangan tradisional dan dunia aset digital.

Apa Itu Dana BUIDL?

Diluncurkan pada Maret 2024, BUIDL adalah dana pasar uang yang ditokenisasi, memungkinkan investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap aset-aset likuid seperti uang tunai, surat utang negara AS, dan perjanjian pembelian kembali (repo) melalui token blockchain.

Setiap token BUIDL didukung satu banding satu dengan dolar AS, menawarkan stabilitas harga dan potensi imbal hasil yang mirip dengan surat utang negara.

Investor menerima dividen harian yang dihasilkan dari aset-aset jangka pendek tersebut, menjadikan BUIDL sebagai alternatif menarik bagi mereka yang mencari likuiditas dan keamanan dalam dunia kripto.

Dominasi di Ethereum dan Ekspansi ke Blockchain Lain

Sebagian besar dana BUIDL, sekitar 92%, ditempatkan di jaringan Ethereum, menjadikannya sebagai blockchain utama untuk operasi dana ini.

Namun, BlackRock tidak berhenti di situ. Perusahaan ini telah memperluas jangkauan BUIDL ke tujuh blockchain lainnya, termasuk Solana, Aptos, Arbitrum, Avalanche, Optimism, dan Polygon.

Langkah ini menunjukkan strategi diversifikasi BlackRock untuk memanfaatkan berbagai ekosistem blockchain guna mencapai efisiensi dan skalabilitas yang lebih baik.

Baca Juga: Prediksi Harga Ethereum: Menuju $2.200 dan Sinyal Bullish

Pertumbuhan Pesat dan Dampaknya terhadap Pasar

Sejak peluncurannya, BUIDL telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan nilai aset yang dikelola meningkat dari $667 juta menjadi $2,7 miliar dalam waktu singkat.

Pertumbuhan ini mencerminkan minat yang tinggi dari investor institusional terhadap produk keuangan yang ditokenisasi.

Dengan menggabungkan stabilitas dan imbal hasil dari aset tradisional dengan efisiensi dan transparansi teknologi blockchain, BUIDL menawarkan solusi inovatif bagi kebutuhan investasi modern.

Tokenisasi Aset Dunia Nyata: Tren yang Meningkat

Langkah BlackRock dalam meluncurkan BUIDL mencerminkan tren yang lebih luas di industri keuangan, yaitu tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA).

Dengan tokenisasi, aset tradisional seperti surat utang negara dapat diperdagangkan dan dikelola secara efisien di blockchain, membuka peluang baru untuk likuiditas dan aksesibilitas.

Beberapa perusahaan keuangan besar lainnya, seperti Franklin Templeton dan Fidelity, juga telah memasuki ruang ini dengan produk serupa, menunjukkan bahwa tokenisasi aset bukan lagi konsep masa depan, melainkan realitas yang sedang berkembang.

Dengan dana BUIDL, BlackRock tidak hanya memimpin dalam adopsi teknologi blockchain di sektor keuangan tradisional, tetapi juga menetapkan standar baru untuk integrasi antara dunia keuangan konvensional dan aset digital.

Dominasi BUIDL di Ethereum dan ekspansinya ke berbagai blockchain lain menunjukkan bahwa masa depan keuangan mungkin akan semakin terdesentralisasi, efisien, dan inklusif.

Baca Juga: Solana dan Ethereum: Sinergi Positif dalam Ekosistem Web3


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Vitalik Buterin Rencana Rombak Ethereum, Dongkrak Harga ETH?

Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, mengumumkan rencana ambisius untuk menyederhanakan jaringan blockchain ini dalam lima tahun ke depan. Terinspirasi dari kesederhanaan Bitcoin, Buterin ingin menjadikan Ethereum lebih efisien, aman, dan mudah dipahami.

Dalam proposal terbarunya, Buterin menyoroti bahwa kompleksitas Ethereum saat ini justru memicu berbagai masalah seperti biaya pengembangan yang tinggi, risiko keamanan yang meningkat, dan budaya riset yang terisolasi. Ia menilai kesederhanaan seperti yang dimiliki Bitcoin bisa menjadi solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan ini.

“Bahkan seorang siswa SMA yang cerdas pun mampu memahami sepenuhnya protokol Bitcoin,” ungkap Buterin, menekankan bahwa model sederhana bisa membawa manfaat besar—dari peningkatan partisipasi komunitas, efisiensi infrastruktur, hingga pengurangan risiko kesalahan fatal dan serangan sosial.

Fokus Perubahan: Finalitas dan Mesin Virtual

Rencana perombakan Ethereum berfokus pada dua perubahan signifikan: finalitas dan mesin virtual. Dalam hal konsensus, Vitalik Buterin mengusulkan sistem finalitas 3 slot yang bertujuan untuk menyederhanakan struktur saat ini dengan menghilangkan pemisahan antara slot dan epoch.

Lebih jauh lagi, dalam aspek eksekusi, Buterin juga mempertimbangkan penggantian Ethereum Virtual Machine (EVM) dengan mesin virtual yang lebih ringan, seperti RISC-V. Ia berpendapat bahwa transisi ini berpotensi meningkatkan efisiensi secara dramatis, bahkan hingga 100 kali lipat dalam skenario tertentu.

Harga ETH Tertinggal Jauh dari Bitcoin

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Usulan ini muncul di tengah performa harga Ethereum yang lesu. Selama setahun terakhir, ETH tercatat turun sekitar 40%, sementara Bitcoin justru melonjak 63%. Perbedaan tajam ini menimbulkan pertanyaan soal daya saing Ethereum dalam jangka panjang.

Jika rencana Buterin berhasil, Ethereum bisa menjadi lebih mudah diakses oleh pengembang dan pengguna baru, sekaligus menarik minat institusi berkat peningkatan keamanan dan skalabilitas. Dengan pendekatan yang lebih ramping, Ethereum diharapkan bisa meniru ketangguhan Bitcoin di tengah pasar yang fluktuatif—tanpa kehilangan fleksibilitas pemrogramannya.

Meski transisi ini diperkirakan memakan waktu hingga lima tahun, langkah awal dari implementasi rencana ini bisa mulai menggerakkan harga ETH dalam jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinergi Positif dalam Ekosistem Web3

Dalam lanskap kripto yang terus berkembang, Solana dan Ethereum muncul sebagai dua kekuatan utama yang saling melengkapi dalam mendorong adopsi Web3.

Alih-alih bersaing secara langsung, keduanya memainkan peran unik yang memperkuat ekosistem blockchain secara keseluruhan.

Solana: Gerbang Masuk ke Dunia Web3

Solana telah menarik perhatian sebagai platform blockchain yang menawarkan transaksi cepat dan biaya rendah.

Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna baru yang ingin mengeksplorasi dunia Web3, terutama dalam perdagangan meme coin.

Dengan demikian, Solana berfungsi sebagai pintu gerbang yang memperkenalkan pengguna baru ke ekosistem kripto yang lebih luas.

Baca Juga: Memecoin Solana Menarik Saat Ini, Potensi Persetujuan ETF SOL Spot

Ethereum: Destinasi Lanjutan bagi Pengguna Web3

Setelah pengguna memasuki dunia Web3 melalui Solana, banyak dari mereka beralih ke Ethereum untuk mengeksplorasi aplikasi dan layanan yang lebih kompleks.

Ethereum menawarkan ekosistem yang matang dengan berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps), protokol DeFi, dan proyek NFT.

Dengan demikian, Ethereum berperan sebagai destinasi lanjutan bagi pengguna yang ingin memperdalam keterlibatan mereka dalam ekosistem Web3.

Sinergi yang Menguntungkan Ekosistem Web3

Hubungan antara Solana dan Ethereum menunjukkan bahwa pertumbuhan salah satu platform dapat memberikan manfaat bagi yang lain.

Solana membantu memperluas basis pengguna Web3, sementara Ethereum menyediakan infrastruktur dan aplikasi yang mendalam untuk mempertahankan dan mengembangkan keterlibatan pengguna tersebut.

Sinergi ini memperkuat ekosistem Web3 secara keseluruhan, mendorong inovasi, dan meningkatkan adopsi teknologi blockchain.

Solana dan Ethereum, dengan kekuatan dan fokus unik mereka, berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekosistem Web3.

Alih-alih bersaing, keduanya menunjukkan bahwa kolaborasi dan sinergi dapat menghasilkan dampak positif yang lebih besar, mempercepat adopsi teknologi blockchain, dan membuka peluang baru bagi pengguna di seluruh dunia.

Baca Juga: Analisis Harga Solana: Sinyal Terobosan atau Hanya Deviasi Pasar?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com