Platform analitik blockchain, Santiment, menyatakan bahwa metrik kunci menunjukkan tren bullish untuk Bitcoin (BTC) seperti yang terjadi pada November 2022.
Menurut Santiment, tingkat ketakutan di ruang aset digital, berdasarkan istilah kripto yang sedang tren, mirip dengan waktu setelah keruntuhan FTX tahun lalu, yang terbukti menjadi pasar terendah pada saat itu.
“Salah satu tanda utama ketakutan adalah ketika kata kunci kripto yang sedang tren sebagian besar terkait dengan dompet perangkat keras dan keamanan. Kami melihat masalah keamanan yang serupa di antara para pedagang pada bulan November (2022) setelah keruntuhan FTX. Itu menandai titik terendah pasar.”
Percakapan Media Sosial
Santiment juga mencatat bahwa karena harga Bitcoin baru-baru ini turun menjadi US$ 26.000, jumlah percakapan di media sosial tentang raja kripto telah meningkat, yang merupakan sinyal lain yang menunjukkan bahwa BTC mungkin akan naik dalam waktu dekat.
Bitcoin Social Dominance Health Line. Sumber: Santiment/Twitter.
“Dengan Bitcoin mengulang level US$ 26.000, para trader menunjukkan kekhawatiran yang meningkat tentang harga jatuh kembali ke kisaran US$ 20.000 hingga US$ 25.000. Dominasi media sosial BTC meningkat lagi, yang biasanya merupakan tanda ketakutan. Sinyal ketakutan meningkatkan kemungkinan pemulihan.”
Terakhir, Santiment mengatakan bahwa transaksi Bitcoin telah menurun ke level terendah yang terakhir terlihat 22 bulan yang lalu pada Juli 2021, ketika Bitcoin mencapai titik terendah sekitar US$ 29.000 sebelum naik ke level tertinggi sepanjang masa di sekitar US$ 69.000.
“Penggunaan Bitcoin telah menunjukkan penurunan serius di sini pada bulan Mei, karena harga telah mengalami koreksi di seluruh pasar. Untuk pertama kalinya sejak Juli 2021, kami melihat kurang dari 800.000 wallet BTC unik yang bertransaksi di jaringan setiap hari.”
Bitcoin diperdagangkan seharga US$ 26.891 pada saat penulisan, mengalami kenaikan sebesar 0,2% selama 24 jam terakhir. Namun, banyak analis percaya Bitcoin masih dalam tren bullish.
Analisis Harga Bitcoin
Harapan kesepakatan plafon utang AS memberikan dukungan terhadap Bitcoin. Ketua DPR AS, Kevin McCarthy memberikan optimisme, mengatakan pembicaraan bergerak ke arah yang benar.
Komentar The Fed juga menarik minat, dengan Neel Kashkari dilaporkan ragu apakah akan memilih untuk mendukung kenaikan suku bunga atau menekan tombol jeda bulan depan. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga 25 basis poin meningkat dari 17,4% pada 19 Mei menjadi 25,7% pada hari Senin (22/5).
Angka Purchasing Managers Index (PMI) jasa dan manufaktur AS akan mempengaruhi harga Bitcoin. Sementara PMI manufaktur akan menarik minat, PMI jasa seharusnya memiliki dampak yang lebih besar. Namun, investor harus mempertimbangkan sub-komponen, termasuk tenaga kerja, harga, dan pesanan baru.
Dengan fokus pada aktivitas sektor swasta, investor juga harus memantau obrolan anggota FOMC dengan media. PMI jasa yang lebih panas dari perkiraan dan komentar Fed yang hawkish akan memicu taruhan pada kenaikan suku bunga bulan Juni. Namun, berita terkait plafon utang AS akan tetap menjadi titik fokus.
BTC perlu menghindari pivot US$ 26.849 untuk menargetkan Level Resistensi Utama Pertama (R1) di US$ 27.150. Pergerakan melalui tertinggi Selasa (23/5) di US$ 27.130 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang.
Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 27.432 dan resistensi di US$ 27.500. Level Perlawanan Utama Ketiga (R3) berada di US$ 28.015.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkap potensi Bitcoin dalam merevolusi ekonomi Indonesia dalam acara Bitcoin Conference 2023 di Miami, Jumat, 19 Mei 2023. Ia juga menyadari pentingnya Bitcoin dalam menghadirkan teknologi finansial bagi masyarakat Indonesia yang kesulitan mengakses layanan keuangan atau perbankan.
Dalam sesi diskusi bersama CEO JAN3, Samson Mow bertemakan “The Indonesia Bitcoin Mining Campaign, Ridwan membagi antusiasmenya terhadap adopsi Bitcoin di Indonesia. Ia mengungkapkan pandangan bullish kripto dengan kapitalisasi terbesar itu sambil menekankan upaya Indonesia untuk merangkul aset digital ini dan mengembangkan berbagai cara agar adopsi Bitcoin bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Indonesia Adopsi Bitcoin
Ridwan mengungkapkan bahwa Indonesia telah membuat langkah signifikan menuju adopsi kripto, dengan lebih dari 12 juta investor kripto di negara ini. Hebatnya, 70% dari investor ini telah memilih Bitcoin sebagai aset digital pilihan mereka, dan jumlah ini terus bertambah setengah juta setiap tahunnya.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi pembicara utama dalam Bitcoin Conference 2023. Sumber: Bitcoin Conference 2023.
Lingkungan khusus, mulai dari regulasi dan sumber daya alam serta manusia yang baik membuat Indonesia menjadi pemain utama potensial dalam ruang penambangan Bitcoin. pengenalan RUU Omnibus baru-baru ini yang memungkinkan 100% investasi asing ke dalam proyek energi terbarukan di atas 1 MW. RUU ini dapat menyebabkan peningkatan investasi dan perhatian di wilayah tersebut.
“(Indonesia memiliki) potensi panas bumi terbesar kedua di dunia — lebih dari 800 sungai dengan tenaga air. Karena Bitcoin memungkinkan transformasi energi menjadi uang, Bitcoin dapat menjadi transformatif bagi Indonesia,” kata Ridwan dikutip Coingape.
“Datanglah ke Indonesia, mari miliki cadangan energi terbarukan yang besar ini untuk bisnis penambangan Bitcoin.”
Layanan Keuangan Inklusif
Menyadari potensi Bitcoin, Gubernur Jawa Barat itu menyoroti kemampuannya untuk membawa teknologi keuangan ke populasi unbanked di Indonesia, yang saat ini mewakili 40% dari masyarakat. Dengan memanfaatkan Bitcoin, dia percaya bahwa teknologi blockchain dapat menjembatani kesenjangan dan memberikan inklusi keuangan untuk komunitas yang sebelumnya tidak terjangkau.
Obrolan dalam sesi fireside Bitcoin Conference 2023 itu menyampaikan optimisme penting Ridwan tentang potensi Bitcoin untuk merevolusi ekonomi Indonesia dan meningkatkan mata pencaharian warganya.
Mengingat akses Indonesia ke sumber daya energi terbarukan yang substansial dan sebagian besar penduduk masih belum memiliki rekening bank, negara ini tampaknya siap untuk adopsi Bitcoin secara luas. Visi dia mencerminkan keyakinan bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai pengubah permainan dalam membuka peluang ekonomi dan memberdayakan generasi muda dan kurang mampu di Indonesia.
Secara keseluruhan, pembicaraan tersebut menunjukkan bahwa Ridwan sangat optimis, dan bahwa dia melihat bitcoin sebagai pengubah permainan yang potensial bagi perekonomian negaranya dan mata pencaharian rakyatnya. Sebagai negara dengan akses ke energi terbarukan dalam jumlah besar dan sebagian besar penduduknya tidak memiliki rekening bank, tampaknya sudah matang untuk adopsi Bitcoin.
“Generasi baru membeli Bitcoin sebagai cadangan,” ungkap politisi berusia 51 tahun itu menyimpulkan. “Semoga Indonesia menjadi surga Bitcoin di masa depan.”
Pasar kripto tetap terjebak dalam kisaran sempit di perdagangan sepekan terakhir. Bahkan Bitcoin (BTC) selalu gagal untuk mempertahankan level perdagangan di posisi US$ 27.000. Salah satu penyebab terbesar pasar kripto dan Bitcoin lesu adalah pandangan negatif terkait perekonomian Amerika Serikat.
Akhir pekan lalu, Ketua The Fed, Jerome Powell, memberikan komentar baru tentang kebijakan dan prospek inflasi. Bahasa Powell tidak memberikan sinyal yang jelas tentang aset berisiko, lantas investor diperingatkan akan “banyak ketidakpastian” akan terjadi. Hal ini membuat investor kripto tak bergairah kembali meramaikan pasar.
Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan di samping itu, pembicaraan plafon utang AS dan retorika anti-kripto dari pemerintah AS akan menguji selera investor pasar kripto dan Bitcoin. Harapan pupus dari Presiden AS, Joe Biden dan Ketua DPR, Kevin McCarthy yang tidak mencapai kesepakatan pada hari Minggu (21/5) dan akan kembali bertemu pada Senin (22/5) ini. Namun, Presiden AS membahas masalah plafon utang di G7 yang merugikan BTC dan pasar kripto yang lebih luas.
“Retorika anti-kripto, dan ancaman krisis AS yang terus berlanjut, membuat pasar kripto menjadi merah. Perkirakan berita terkait plafon utang AS akan berdampak lebih besar pada sentimen risiko pasar kripto dan Bitcoin,” jelas Fyqieh.
Pasar saham AS juga tertekan, Senin (22/5) pagi ini NASDAQ mencerminkan sentimen terhadap krisis plafon utang, turun 12,75 poin. Sisi bawah datang meskipun reaksi pasar lebih lanjut terhadap obrolan Ketua Fed, Powell yang kurang hawkish dari hari Jumat. Di samping itu, indeks Dolar AS (DXY) juga terpantau melemah.
Indeks Fear and Greed Bitcoin menunjukkan angka 49, yang menandakan bahwa sentimen terhadap Bitcoin saat ini berada dalam kondisi netral hingga bearish. Berdasarkan kesimpulan dari Fear and Greed Index, ada kemungkinan Bitcoin akan mengalami koreksi harga karena berada pada posisi yang netral cenderung bearish. Pada minggu sebelumnya, indeks juga menunjukkan angka 50 yang memiliki arti serupa, yaitu Bitcoin berada dalam kondisi netral hingga bearish, dan diperkirakan akan mengalami penurunan.
Coinglass.com.
Menurut Coinglass.com, selama 24 jam terakhir terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah Bitcoin yang masuk ke bursa kripto terpusat. Sebanyak 2.784 Bitcoin telah masuk secara bersih ke 18 bursa kripto terbesar berdasarkan volume transaksi.
Kabar ini mengindikasikan situasi yang kurang menguntungkan, terutama karena selama satu minggu terakhir total Bitcoin yang masuk mencapai 7.122 Bitcoin, dengan jumlah yang dominan terjadi pada hari ini, hampir mencapai 3.000 Bitcoin. Hal ini memperkirakan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mengalami penurunan, mungkin akan terjadi selama akhir pekan ini atau minggu depan.
Analisis Pergerakan Harga BTC, SUI, LIDO, FXS
Bitcoin (BTC) Terkonfirmasi Koreksi
BTC/USDT Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Bitcoin sedang menghadapi situasi yang krusial untuk menentukan apakah akan melanjutkan penurunan atau mengarah ke level resistensi di harga US$ 28.000. Pada dini hari tanggal 19 Mei 2023, terjadi penolakan pada harga US$ 27.600 dan terbentuk pola double top, yang mengindikasikan kemungkinan penurunan menuju garis leher (neck line) di harga US$ 26.700. Namun, ada potensi bearish dalam beberapa hari ke depan akibat arus masuk Bitcoin dari dompet pribadi ke bursa Coinbase yang terjadi beberapa waktu lalu.
Jika terjadi penjualan bersamaan sebanyak 10.010 Bitcoin, dan situasinya menjadi panik seperti pada tanggal 12 Mei ketika pemerintah AS menjual 10.000 Bitcoin Silkroad, maka diperkirakan Bitcoin akan mengalami penurunan lebih dari 4% dan berpotensi mencapai harga US$ 25.000. Tetap pantau pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari mendatang.
Raydium adalah sebuah protokol DeFi (Decentralized Finance) yang berjalan di jaringan Solana. Protokol ini bertujuan untuk menyediakan likuiditas dan pengelolaan aset yang terdesentralisasi di ekosistem Solana. Raydium menggunakan model Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi pertukaran aset digital tanpa perlu adanya pihak ketiga. Dalam ekosistem Raydium, pengguna dapat melakukan pertukaran, penyediaan likuiditas, staking, dan berbagai kegiatan keuangan lainnya.
Pergerakan harga Raydium memiliki potensi bullish karena telah menguji kembali level support tren dengan kuat. Pantulan tersebut terjadi dalam waktu 4 jam dengan kenaikan harga lebih dari 8%. Namun, kemungkinan akan terjadi koreksi harga ke level $0.21 sebelum melanjutkan tren bullish menuju level US$ 2,59 dengan potensi keuntungan sebesar 23.31%. Meskipun demikian, tidak dapat diabaikan kemungkinan harga melanjutkan penurunan ke area support di level US$ 0,18. Pergerakan harga selanjutnya tergantung pada faktor-faktor pasar yang dapat mempengaruhi sentimen dan permintaan terhadap Raydium. Penting untuk melakukan analisis lebih lanjut dan mengamati perubahan pasar yang terjadi sebelum membuat keputusan investasi.
Verge (XVG) Potensi Bullish
XVG/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Token XVG (Verge) adalah sebuah aset kripto yang dirancang untuk menyediakan privasi dan anonimitas dalam transaksi digital. Verge menggunakan berbagai teknologi seperti Tor (The Onion Router) dan I2P (Invisible Internet Project) untuk melindungi identitas pengguna serta menyembunyikan detail transaksi yang dilakukan. Verge menggunakan algoritma Proof of Work (PoW) untuk memvalidasi transaksi dan menjaga keamanan jaringannya. Token ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi secara cepat dan efisien tanpa mengorbankan keamanan dan privasi.
Pergerakan harga XVG (Verge) dapat memiliki potensi bullish karena adanya permasalahan hack pada token Tornado Cash yang kemungkinan membuat pengguna TORN beralih ke XVG. Dalam konteks Fibonacci Retracement, XVG berada di area support rasio 0.218 dengan harga US$ 0,002145. Potensi bullish ini dapat dimanfaatkan dengan target area resisten sebelumnya di harga US$ 0,002515, yang memberikan potensi keuntungan sebesar 17,31%. Namun, tidak menutup kemungkinan XVG mengalami penurunan ke harga support di US$ 0,002, dengan potensi penurunan sebesar 8% dari harga saat ini.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Bitcoin Pizza Day dirayakan secara global pada tanggal 22 Mei. Hari tersebut menandai hari besar bagi Bitcoin awal dan konsepnya sebagai peringatan transaksi BTC pertama untuk produk dunia nyata.
Bitcoin Pizza Day diperingati pertama kalinya Bitcoin (BTC) digunakan untuk membeli barang fisik. Pizza kebetulan merupakan barang pertama yang dibeli dengan aset kriptot terpopuler saat ini.
Pada 22 Mei 2010, Laszlo Hanyecz membayar 10.000 Bitcoin untuk pengiriman dua pizza dari Papa John. Sembilan bulan setelah pembelian, kedua pizza itu bernilai US$ 10.000, sedangkan pada tahun 2015 harganya mengejutkan capai US$ 2,4 juta. Pada tahun 2021, harga BTC mencapai US$ 63.000, menghargai dua pizza tersebut dengan harga sekitar US$ 630 juta atau Rp 9,3 triliun.
Sejarah Bitcoin Pizza Day
Pada 2012, nilai Bitcoin pertama (BTC) dibelah dua. Seorang penambang dianugerahi 50 BTC karena berhasil menemukan blok baru. Ini berarti bahwa seseorang hanya perlu menambang 200 blok untuk mendapatkan 10.000 BTC, yang relatif sederhana mengingat betapa sedikit orang yang berurusan dengan Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin Pizza Day. Sumber: Business Today.
Hanyecz mengumumkan di forum Bitcointalk.org pada 18 Mei bahwa dia ingin membeli dua pizza besar dengan BTC! Dia menawarkan 10.000 BTC kepada siapa pun yang mau memesan, memperoleh, dan mengirimkan aset kripto kepadanya. Hanyecz memberi tahu Anderson Cooper dalam wawancara CBS 2019 bahwa transaksi tersebut “membuat (Bitcoin) nyata bagi beberapa individu. Memang, itu berhasil untuk saya. Pada 21 Mei, dia masih belum mengetahui siapa yang menerima transaksi pizza Bitcoin miliknya. Pada 22 Mei, seseorang akhirnya menerima tawarannya. Ini menjadi kesempatan penting!
Nilai Bitcoin ini melonjak selama dekade berikutnya. Hanyecz dapat membeli 46 juta pizza Papa John besar seharga US$ 15 masing-masing jika dia menjual seluruh simpanannya dengan harga tertinggi sepanjang masa BTCsebesar US$ 68.990. Itu pizza yang cukup untuk selama-lamanya!
Untuk menghormati hari istimewa ini, komunitas kripto global merayakan transaksi Bitcoin fisik pertama pada 22 Mei setiap tahun. Hanyecz juga diingatkan bahwa dia bisa mendapatkan sepersepuluh dari kekayaan Melinda Gates pada hari ini, jika tetap menyimpan BTC-nya bukan membeli pizza.
Fakta Bitcoin Pizza Day
Tanggal 22 Mei memiliki tempat khusus di hati kami sebagai Bitcoin Pizza Day. Tanggal ini menandai ulang tahun transaksi Bitcoin pertama yang terdokumentasi untuk produk dunia nyata.
Membeli pizza tersebut menunjukkan potensi kripto sebagai mata uang untuk transaksi sehari-hari. Selama bertahun-tahun, perayaan Bitcoin Pizza Day telah berkembang. Orang-orang dari semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam berbagai perayaan. Beberapa memesan pizza menggunakan BTC, sementara yang lain bergabung dengan pertemuan dan acara untuk merayakan peristiwa luar biasa ini.
Kesimpulannya, perayaan ini memiliki makna sejarah yang sangat besar karena memperingati transaksi dunia nyata pertama BTC. Pembelian pizza Laszlo Hanyecz menunjukkan potensi kripto sebagai mata uang yang layak untuk transaksi sehari-hari, membuka jalan untuk integrasinya ke dunia nyata.
Saat kami merayakan Bitcoin Pizza Day, kami merenungkan hari-hari awal BTC dan komunitas yang berkembang di sekitarnya. Acara ini berfungsi sebagai pengingat nilai investasi Bitcoin dan pentingnya dalam transaksi sehari-hari.
Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2023-2028 telah mengumumkan hasil seleksi tahap II. Seleksi tersebut melibatkan penilaian dari masyarakat, rekam jejak, dan makalah para calon anggota.
Calon-calon yang berhasil lulus seleksi tahap II akan melanjutkan ke tahap III, yaitu Asesmen dan Pemeriksaan Kesehatan. Pengumuman resmi ini didasarkan pada Pengumuman Nomor PENG-03/PANSEL-DKOJK/2023 yang dirilis oleh Bank Indonesia pada Jumat, 19 Mei 2023.
Sebelumnya ada 45 nama yang berhasil lolos seleksi tahap I seleksi administratif.
Mereka yang lolos tahapan seleksi pertama akan bersaing memperebutkan dua jabatan:
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota Dewan Komisioner.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Dewan Komisioner.
Daftar Calon Anggota DK OJK
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Berikut adalah daftar nama calon anggota Dewan Komisioner OJK periode 2023-2023 yang berhasil lolos seleksi tahap II dan berhak mengikuti seleksi tahap III:
Imansyah – Deputi Komisioner OJK Institute, Plt. Deputi Komisioner Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan
Budi Santoso – Direktur, PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia
Iskandar Simorangkir – Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Adi Budiarso – Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan
Onny Noyorono – Direktur Jasa Keuangan dan BUMN, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Rico Usthavia Frans – Komisaris, PT Fintek Karya Nusantara
Yunita Resmi Sari – Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen, Bank Indonesia
Ubaidillah Nugraha – Komisaris Independen, BRI Life
Agus Susanto – Chief Executive Innovation Project Management Universitas Gadjah Mada / Mantan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan
Trisno Nugroho – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bank Indonesia
Causa Iman Karana – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan
Agusman – Kepala Departemen Audit Intern, Bank Indonesia
Erwin Haryono – Kepala Departemen Komunikasi, Bank Indonesia
Dwityapoetra Soeyasa Besar – Staf Ahli Dewan Gubernur, Bank Indonesia
Hasan Fawzi – Komisaris Utama, PT Pefindo Biro Kredit
Bambang Prijambodo – Tenaga Ahli Utama, Kantor Staf Presiden
Seluruh calon anggota DK OJK yang lulus seleksi tahap II diwajibkan untuk mengikuti tahap III, yaitu Asesmen yang akan dilaksanakan pada Senin, 22 Mei 2023, dan Pemeriksaan Kesehatan pada Selasa, 23 Mei 2023 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
Untuk tahap III (Asesmen dan Pemeriksaan Kesehatan), calon anggota DK OJK harus melakukan tes PCR secara mandiri dan mengirimkan hasilnya kepada Panitia Seleksi melalui email [email protected], paling lambat pada Minggu, 21 Mei 2023, pukul 11.00 WIB.
Sebagai pelaku usaha industri aset kripto di Indonesia, Tokocrypto menyambut positif dan menghormati proses seleksi DK OJK yang sedang berjalan. CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, yakin DK OJK yang terpilih nanti punya kapabilitas terbaik dan bisa membuat industri kripto di Indonesia menjadi lebih baik ke depan.
“Sebagai salah satu pelaku industri kripto terbesar di Indonesia, kami tentunya berharap DK OJK bisa memiliki keseimbangan (balanced) dalam memajukan inovasi industri Kripto di Indonesia dan mengembangkan peraturan yang bisa melindungi pelanggan kripto di Indonesia dengan baik,” kata Yudho.
“Kami berharap nantinya DK OJK adalah seseorang yang pernah memiliki kombinasi pengalaman untuk memimpin industri keuangan seperti perdagangan saham dan investasi di sektor swasta dan pengalaman yang banyak dalam pengembangan regulasi termasuk dengan merangkul beberapa stakeholders dalam industri kripto baik dari regulator, asosiasi, institusi pemerintahan.”
Jumlah dompet Bitcoin yang memegang satu BTC utuh atau lebih telah melampaui angka satu juta. Hal ini menunjukkan minat industri yang meningkat meskipun ada ketidakpastian harga untuk aset kripto Bitcoin di pasar.
Menurut data dari Glassnode, walaupun harga Bitcoin turun lebih dari 65% sepanjang tahun lalu, jumlah alamat dompet yang menyimpan satu Bitcoin atau lebih melonjak, dengan lonjakan paling menonjol terjadi selama kehancuran pasar akut pada bulan Juni dan mulai 11 November, tanggal itu FTX runtuh dan kemudian mengajukan kebangkrutan.
Secara total, sekitar 190.000 “wholecoiners” ditambahkan dari awal Februari 2022 karena harga Bitcoin turun dari level tertinggi November 2021.
Salah satu pendiri Glassnode, Negentropic, memberi tahu 54.000 pengikut Twitternya bahwa waktu terbaik untuk membeli Bitcoin adalah ketika ada saat semua orang menjual, inilah saat yang tepat untuk membeli .
Komentarnya muncul setelah banyak bank besar bangkrut di Amerika Serikat, serta Fed yang berpotensi menghentikan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Ini adalah beberapa alasan mengapa Glassnode mengatakan bahwa mereka “tetap percaya diri” bahwa Bitcoin dapat mencapai harga US$ 35.000 dalam jangka menengah.
Angka bulat “satu juta” menandai rekor baru dalam buku rekor, perlu diperhatikan bahwa satu alamat dompet Bitcoin tidak selalu mewakili satu orang.
Banyak investor kripto memiliki banyak alamat Bitcoin dan alamat lainnya milik institusi besar seperti bursa kripto dan perusahaan investasi yang biasanya memiliki Bitcoin dalam jumlah besar.
Menurut data dari penyedia analitik crypto CoinGlass, dari sekitar 19 juta Bitcoin yang beredar saat ini, 1,89 juta BTC ini — senilai US$ 50,7 miliar — disimpan di bursa terpusat utama seperti Binance dan Coinbase.
Selain itu, 3 juta BTC yang mengejutkan — senilai $80,4 miliar dan merupakan 17% dari total pasokan yang beredar — “hilang selamanya,” menurut perkiraan dari Glassnode, yang menggambarkan angka tersebut dari kombinasi data termasuk BTC yang dikirim ke “alamat burning,” dompet dengan kunci hilang dan akun besar yang tidak tersentuh selama lebih dari satu dekade.
Analisis Harga Bitcoin (BTC)
Pada saat artikel dibuat, harga perdagangan BTC pada US$ 27.397 dengan kenaikan 1,73% dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar US$ 13,30 Miliar. BTC memiliki kapitalisasi pasar saat ini sebesar US$ 530,30 Miliar, menurut data yang bersumber dari Tradingview.
Seperti yang ditunjukkan grafik di atas, bull aktif di pasar dan mengambil harga di atas EMA 100 hari. Saat ini harga BTC mendekati EMA 50 hari. Run bullish yang berkelanjutan mungkin juga telah membawa RSI BTC ke atas. Harus dicatat bahwa bulan lalu, BTC melampaui angka US$ 30.000, sementara mata uang kripto lainnya juga menunjukkan prospek bullish. Setelah itu, harga BTC turun paling rendah hampir sekitar US$ 25.800.
Menurut data CoinMarketCap, kapitalisasi pasar crypto global adalah $1,14 Triliun dengan peningkatan 1,63% selama hari terakhir. Selain itu, total volume pasar crypto selama 24 jam terakhir adalah US$ 29,03 Miliar, yang menghasilkan peningkatan 38,33%. Volume semua koin stabil sekarang adalah US$ 25,98 Miliar, yang merupakan 89,48% dari total volume pasar kripto 24 jam. Dominasi dominasi Bitcoin saat ini sebesar 46,48%, meningkat 0,19% dari hari ke hari.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengumumkan penawaran beasiswa pendidikan teknologi blockchain sebesar 2,2 miliar untuk anak muda di Indonesia. Kabar bahagia ini dia dapat setelah melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada tanggal 1-7 Mei 2023.
Ridwan Kamil mengungkapkan keberhasilannya dalam mendapatkan beasiswa tersebut saat menghadiri acara bakti sosial operasi katarak di RSUD Kiwari, Kota Bandung pada tanggal 9 Mei 2023. Dia menjelaskan bahwa kunjungannya ke luar negeri, khususnya ke Amerika Serikat, melibatkan 30 agenda yang sangat padat, dan salah satunya adalah memperoleh beasiswa pendidikan.
Selama di Amerika Serikat, salah satu agenda penting adalah mempresentasikan inovasi Jawa Barat sebagai provinsi terbaik dalam penamaan geografis dalam acara Third Session of the United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Dalam forum tersebut, Ridwan Kamil memaparkan inovasi Jawa Barat dalam memanfaatkan sumber daya alam dalam mitigasi bencana gempa di Kabupaten Cianjur, dengan judul presentasi “Penggunaan Toponimi dalam Merespons Bencana Gempa di Kabupaten Cianjur.”
Selain itu, Gubernur Ridwan Kamil juga menjadi pembicara utama dalam forum dunia yang diadakan di Johns Hopkins University dan Columbia University. Dia mengungkapkan bahwa selama kunjungan tersebut, selain mengikuti konferensi internasional dan melakukan negosiasi bisnis, ia juga berhasil memperoleh beasiswa pendidikan teknologi blockchain sebesar Rp 2,2 miliar.
Ridwan Kamil menganggap keberhasilan memperoleh beasiswa pendidikan teknologi blockchain sebagai hadiah yang luar biasa bagi generasi Z untuk dapat terus belajar dan mengantisipasi dampak disrupsi digital seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan perdagangan aset kripto. Gubernur berharap agar generasi muda tidak menjadi korban atau objek dalam era perubahan tersebut.
“Teknologi Blockchain yang transparan dan trackable ini bisa merevolusi banyak hal, selain transaksi keuangan digital juga termasuk transparansi pelayanan publik seperti permasalahan sertifikat tanahnya kadang suka dobel-dobel. Dan banyak lagi potensi manfaatnya. Semoga bangsa kita melalui anak-anak Gen Z yang melek digital tidak selalu menjadi objek penderita tapi menjadi pemeran utama dalam setiap perkembangan disrupsi digital yang datang kepada kita. Aamiin,” tulis Ridwan di akun Twitter-nya.
Beasiswa pendidikan blockchain yang ditawarkan Ridwan Kamil ini akan disalurkan melalui Bitcoin Blockchain Academy di Jawa Barat yang diinisiasi salah satunya oleh GRN Energy dan MOON. Gubernur Ridwan Kamil juga akan menjadi pembicara utama selama acara Bitcoin Conference 2023 di Miami, AS pada 19 Mei 2023.
Bitcoin Conference 2023
Bitcoin Conference 2023, salah satu acara kripto terbesar di dunia, yang akan diadakan di Miami, Amerika Serikat pada 18-20 Mei mendatang. Sumber: Bitcon Conference 2023.
Ridwan Kamil, akan berpartisipasi sebagai pembicara utama dalam Bitcoin Conference 2023, salah satu acara kripto terbesar di dunia, yang akan diadakan di Miami, Amerika Serikat pada 18-20 Mei mendatang.
Dalam postingan resminya, panitia Bitcoin Conference 2023 mengatakan kehadiran Ridwan Kamil dalam konfenresi akbar tersebut akan membahas mengenai masa depan adopsi dan penambangan Bitcoin (BTC) di Jawa Barat, yang berpenduduk sekitar 50 juta jiwa.
Gubernur Jawa Barat itu diagendakan akan berbicara di sesi Fireside Chat dengan tema “Indonesia Bitcoin Campaign” selama 15 menit pada 20 Mei mendatang. Ia akan berada di atas panggung Nakamoto Stage bersama Samson Mow yang merupakan CEO JAN3, sebuah perusahaan teknologi Bitcoin yang berfokus pada percepatan hyperbitcoinization.
itcoin Conference 2023 merupakan konferensi tahunan Bitcoin terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Bitcoin Magazine. Acara ini menjadi wadah untuk pengumuman terobosan terbesar dalam sejarah Bitcoin. Untuk menghadiri konferensi akrab ini selamatiga hari diperlukan tiket sebesar US$ 849-US$ 9.999 atau sekitar Rp 12 juta-Rp 148 juta.
Pasar kripto kembali tertekan menjelang akhir pekan ketiga bulan Mei, imbas The Fed. Harga Bitcoin dilaporkan melemah pada hari Jumat (19/5) setelah turun tajam di bawah level kunci minggu ini US$ 27.000.
Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat di sampig itu Indeks Dolar AS (DXY) melonjak ke puncak tertinggi dalam tujuh minggu, semakin menekan pasar kripto sehingga menghilangkan potensi reli akibat banyak investor yang mengalihkan dananya dari aset yang berisiko. Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan pasar kripto terus dalam posisi bearish.
Hal utama sentimen negatif adalah komentar hawkish dari pejabat The Fed mengguncang pasar kripto minggu ini, karena prospek suku bunga AS tetap lebih tinggi dan tidak ada jeda, sehingga menunjukkan peningkatan peluang untuk memegang aset yang tidak terlalu berisiko, seperti dolar AS.
Dua pejabat The Fed, Dallas Lorie Logan dan James Bullard sepakat bahwa inflasi AS tampaknya tidak mendingin cukup cepat untuk memungkinkan Fed menghentikan sementara laju kenaikan suku bunga yang dimulai lebih dari setahun yang lalu.
“Keduanya tampak mewakili pandangan hawkish minoritas di Fed, tetapi memberi pengaruh sentimen negatif untuk pasar kripto,” kata Fyqieh.
Ketua The Fed, Jerome Powell dijadwalkan untuk berbicara pada hari Jumat (19/5) malam dan investor mengantisipasi dia akan memperbarui pandangan tersebut sehubungan dengan data ekonomi yang bisa dibilang beragam sejak pertemuan terakhir The Fed pada awal Mei. Pidato yang akan disampaikan akan memperjelas apakah saat ini Fed akan fokus untuk menurunkan inflasi atau menjaganya tetap di angka 5% karena adanya banyak pertimbangan.
Jika Fed memutuskan untuk menjaga angka inflasi di 5%, dolar AS kemungkinan besar akan mengalami koreksi dalam nilainya dan mayoritas aset berisiko akan bergerak naik. Tapi sebaliknya, jika memutuskan menurunkan inflasi dengan cara meningkatkan suku bunga acuan, maka akan ada efek yang lebih besar secara negatif untuk perekonomian Amerika, namun akan ada dampak positif secara jangka pendek untuk nilai dolar AS.
Jadi saat ini Amerika sedang dihadapi dengan pilihan yang sulit karena kedua pilihan kemungkinan akan berdampak negatif bagi dolar AS. Kabar baik The Fed, seluruh kehancuran ini akan mendorong sentimen positif bagi pasar kripto yang dapat digunakan investor sebagai pelindung aset di masa kehancuran dolar AS yang bergerak dengan hubungan negatif.
“Sentimen negatif lainnya, investor terus mempertimbangkan pembicaraan plafon utang yang sedang dibahas oleh pemerintah AS dan langkah peraturan terbaru. Kisaran perdagangan yang membuat frustrasi ini telah mematikan banyak investor dan jika fundamental kripto tidak membaik dalam waktu dekat, tekanan ke bawah dapat berlanjut,” ungkap Fyqieh.
Pasar aset kripto yang dominan sedang mengalami koreksi dengan rata-rata penurunan sebesar 1-3 persen. Beberapa aset kripto, seperti XRP, STX, BIT, AAVE, dan RNDR, berhasil tetap berada dalam zona positif. Meskipun tren Bitcoin sedang mengalami penurunan sebesar 2% dan berada dalam zona merah, aset-aset kripto ini tampak tidak terpengaruh oleh pergerakan tersebut. Terdapat banyak aset kripto lain yang juga bertahan di zona hijau, namun mungkin tidak terlihat pada peta panas (heat map) karena memiliki kapitalisasi pasar yang kecil.
Fear & Greed Bitcoin Index by alternative.me.
Indeks Fear and Greed Bitcoin saat ini berada pada level netral ke bearish. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar aset kripto sedang berada dalam kondisi yang menunjukkan kecenderungan bearish, dengan skor sebesar 48. Perbandingannya dengan hari sebelumnya, tanggal 18 Mei 2023, ketika skornya mencapai 51 karena harga bitcoin berada di atas US$ 27.000. Saat ini, harga Bitcoin telah turun di bawah US$ 26.900, dan kemungkinan adanya sentimen bearish di masa depan jika Bitcoin tidak mampu menguat kembali di atas harga US$ 28.300.
Analisis Pergerakan Harga BTC, RAY, JASMY
Bitcoin(BTC) Terkonfirmasi Koreksi
BTC/USDT Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Bitcoin sedang dalam masa penentuan apakah akan melanjutkan penurunan atau bergerak menuju resisten line nya di harga US$ 28.000. Pada dini hari tanggal 19 Mei 2023, Bitcoin terkonfirmasi penolakan di harga US$ 27.600 dan membentuk pola double top yang menandakan bahwa potensi penurunan akan terjadi ke neck line-nya di harga US$ 26.700. Namun ada potensi bearish dalam beberapa hari ke depan. Karena adanya inflow bitcoin dari dompet pribadi ke exchange coinbase beberapa waktu lalu.
“Jika 10.010 Bitcoin dijual secara bersamaan dan diikuti kepanikan seperti waktu lalu tanggal 12 Mei, ketika pemerintah AS melakukan penjualan 10.000 BTC Silkroad maka ekspetasi Bitcoin akan mengalami penurunan lebih dari 4% dan sangat berpotensi menuju US$ 25.000. keep eye on Bitcoin dalam beberapa hari mendatang,” jelas Fyqieh.
Raydium (RAY) Terkonfirmasi Breakout, Retest support
RAY/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Raydium adalah sebuah protokol pembuat pasar otomatis (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchainSolana untuk pertukaran terdesentralisasi Serum (DEX). Yang membedakan Raydium dari AMM lainnya adalah kemampuannya untuk menyediakan likuiditas secara langsung ke dalam buku pesanan batas pusat. Artinya, dana yang didepositokan ke Raydium akan diubah menjadi pesanan batas yang masuk ke dalam buku pesanan Serum. Hal ini memberikan akses kepada penyedia likuiditas Raydium (Raydium LP) ke seluruh aliran pesanan Serum dan likuiditas yang tersedia di dalamnya.
Raydium sudah mengalami breakout dari area resisten line nya dan bergerak menuju area support nya di harga US$ 0,21 dan memiliki potensi untuk naik ke harga US$ 0,259 dengan prosentase keuntungan sebesar 28%. Namun apabila Raydium menuju ke harga US$ 0,2 maka kemungkinan akan memantul ke harga $0.21 dan kembali menuju ke harga US$ 0,17. Untuk saat ini bisa melakukan DCA jika diperlukan dan di hold dalam beberapa minggu kedepan.
Secara teknikal, Woo network mengalami potensi untuk mengalami penurunan karena telah menembus area support US$ 0,2408. Hal ini juga didukung dengan penurunan keseluruhan kapitalisasi pasar aset kripto yang dihitung tanpa melibatkan kapitalisasi pasar bitcoin. Kapitalisasi pasar yang mengalami penurunan sebesar -6,7% dengan penurunan kapitalisasi pasar sebesar US$ 40 Milyar Dollar dalam waktu 7 hari. Dengan penurunan ini maka alternatif koin akan mengalami pelemahan. Banyak investor yang keluar dari pasar.
Target penurunan Woo Network US$ 0,178 dalam waktu 1 – 2 minggu kedepan. Untuk harga perdagangan hari ini berada pada US$ 0,22, jika memang mengalami penurunan maka estimasi persentase penurunan -20,94%. Penurunan ini juga didukung dengan semakin melemahnya volume transaksi di beberapa pertukaran terpusat seperti binance, kraken dan Coinbase. Ini menandakan bahwa volume lemah dan terkonfirmasi break down maka akan terjadi penurunan lanjutan.
Jika Woo Network menembus harga US$ 0,2408 dan didukung dengan volume transaksi tinggi maka WOO berpotensi untuk mengalami pantulan dengan target di harga US$ 0,28 dengan potensi keuntungan dari harga break out sebesar 16,6%.
ETH/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.
Ethereum sudah terkonfirmasi mengalami penurunan yang cukup tajam setelah bitcoin mengalami koreksi juga. Ethereum sempat berada di bawah harga US$ 1.800 dan saat ini kembali sideways di harga US$ 1.800. Namun secara potensi, ETH memiliki potensi untuk melanjutkan penurunan karena adanya kabar ETH Foundation yang menjual sebagian ETH-nya untuk kebutuhan yayasan.
Secara historical, ketika foundation menjual sebagian ETH, maka saat itu bisa dianggap sebagai puncak harga dan akan mengalami penurunan selama berminggu minggu kemudian. Potensi penurunan ini mencapai harga US$ 1.700. Ada daerah support di harga US$ 1.750, apabila support ini tertembus maka harga kembali turun.
“Untuk skema bullish Ethereum jika ETH bisa kembali menyentuh dan breakout di harga US$ 1.840. Jika dilihat sekarang, potensi ini sangat kecil karena kondisi BTC yang kurang baik,” pungkas Fyqieh.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Harga Ethereum (ETH) alami kesulitan untuk menembus harga US$ 19.000 atau Rp 28 juta (kurs US$ 1 = Rp 14.863). Hal ini diklaim disebabkan oleh tiga faktor utama. Apa saja?
Harga ETH bisa berada di bawah tekanan jangka pendek yang disebabkan oleh sejumlah faktor mulai dari tren penurunan deposito, pangsa pasar volume Decentralized exchange (DEX) yang berkurang, dan data berjangka yang menunjukkan pedagang dengan bias bearish.
Sejak 12 Mei, harga Ethereum telah kesulitan untuk berjuang untuk mempertahankan level dukungan US$ 1.800, karena investor menghadapi tekanan dari lingkungan peraturan crypto yang memburuk dan biaya gas jaringan Ethereum yang tinggi. Juga berdampak negatif pada ETH yang disebabkan tiga indikator yang menandakan berkurangnya permintaan untuk aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan kurangnya permintaan beli leverage dari pedagang profesional.
Regulator Ketat
Ilustrasi pemerintah Amerika Serika (AS). SUmber: Getty Images.
Dikutip Cointelegraph, menurut dokumen pengadilan yang diajukan pada 15 Mei, Komisi Sekuritas dan Pertukaran Amerika Serikat (SEC) telah memberikan tanggapan resmi di pengadilan sehubungan dengan petisi Coinbase untuk regulasi kripto yang jelas. SEC menyatakan bahwa pembuatan aturan apa pun dapat memakan waktu bertahun-tahun dan tindakan penegakan hukum akan berlanjut untuk sementara waktu.
Pada 16 Mei, Dewan Urusan Ekonomi dan Keuangan Uni Eropa — yang terdiri dari menteri keuangan dari semua negara anggota — menyetujui regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) yang sangat dinantikan, yang akan mulai berlaku pada pertengahan 2024.
Beberapa berpendapat bahwa MiCA memfasilitasi pertumbuhan bisnis di wilayah tersebut. Lainnya fokus pada risiko privasi untuk data pengguna pribadi dan risiko yang dikenakan pada solusi non-penahanan , termasuk aplikasi keuangan terdesentralisasi.
Penurunan Deposit DApp
Jaringan Ethereum mengalami kesulitan dan masalah yang disebabkan oleh lonjakan biaya gas — biaya yang terkait dengan transaksi, termasuk yang dilakukan oleh kontrak pintar. Selama empat minggu terakhir, biaya transaksi rata-rata telah mencapai di atas US$ 9, yang sangat membatasi permintaan penggunaan DApp.
Total simpanan di jaringan Ethereum dalam istilah Ether jatuh ke level terendah sejak Agustus 2020. Analisis semacam itu mengecualikan efek dari staking Ethereum asli, yang baru-baru ini mulai mengizinkan penarikan.
Menurut data DefiLlama, Ethereum DApps mencapai 14,9 juta ETH dalam total nilai terkunci (TVL) pada 16 Mei. Itu dibandingkan dengan 16,5 juta ETH dua bulan sebelumnya, penurunan 10%. Sebagai perbandingan, TVL pada BNB Smart Chain di BNB istilah pada dasarnya datar pada periode yang sama, sedangkan Poligon (MATIC) simpanan di jaringan Polygon meningkat sebesar 29%.
Ether quarterly futures sangat populer di kalangan whale dan meja arbitrase. Namun, kontrak bulan tetap ini biasanya diperdagangkan dengan sedikit premi ke pasar spot, menunjukkan bahwa penjual meminta lebih banyak uang untuk menunda penyelesaian.
Akibatnya, kontrak berjangka ETH di pasar yang sehat harus diperdagangkan dengan premi tahunan 5 hingga 10% — situasi yang dikenal sebagai contango, yang tidak unik untuk pasar kripto.
Trader profesional Ether telah menghindari leverage long (taruhan bullish) sejak awal April. Selain itu, premi berjangka ETH 1% saat ini hampir menjadi negatif, yang dikenal sebagai keterbelakangan — jika terkonfirmasi, ini adalah tanda bahaya yang mengkhawatirkan, karena permintaan bearish mendominasi situasi.
Singkatnya, ketiga indikator ini — yaitu, TVL yang berkurang, pangsa pasar DEX yang mencapai rekor terendah, dan kurangnya permintaan beli leverage — menandakan resistensi US$ 1.900 akan sulit ditembus dalam jangka pendek. Untuk saat ini, bearish Ether memegang kendali, mendukung peluang koreksi harga.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Bitcoin (BTC) memang memiliki pengaruh besar untuk menggerakan nilai altcoin dalam pasar kripto. BTC yang memiliki kapitalisasi besar bisa mendorong sejumlah altcoin jika nilainnya berhasil pulih dalam beberapa waktu ke depan. Apa saja altcoin itu?
Dalam pekan ini, Bitcoin menarik beberapa altcoin lebih rendah, menunjukkan sentimen yang melemah. Beberapa analis mengantisipasi Bitcoin untuk memulai pemulihan tetapi memantau Indikator Material sumber daya terdengar hati-hati.
Dalam analisis baru-baru ini, mereka mengatakan bahwa kurangnya penawaran yang kuat dari whaledi level yang lebih rendah bisa menjadi tanda yang mengkhawatirkan. Analis percaya bahwa perspektifbullish akan batal jika Bitcoin bertahan di bawah rata-rata pergerakan 200 minggu.
Selama beberapa hari ke depan, kemajuan pembicaraan plafon utang pemerintah Amerika Serikat (AS) akan menjadi pusat perhatian. Ketidakpastian dan risiko default AS yang potensial dapat menjaga reli di pasar ekuitas tetap terkendali, tetapi sulit untuk memprediksi bagaimana Bitcoin dan altcoin akan bereaksi terhadap semua kekacauan.
Bitcoin telah memulai fase korektif dan sebagian besar altcoin telah menembus di bawah level support masing-masing. Hanya segelintir kripto yang terlihat positif di grafik. Mari kita menganalisis grafik dari lima kripto teratas yang mungkin muncul dalam waktu dekat dikutip Cointelegraph.
Investor akan mencoba mendorong harga Bitcoin kembali, tetapi mungkin menghadapi perlawanan keras dari beruang. Rata-rata pergerakan eksponensial 20 hari yang menurun (US$ 27.959) dan indeks kekuatan relatif di bawah 41 menunjukkan bahwa beruang memiliki sedikit keunggulan.
Jika harga turun dari EMA 20 hari, bears akan kembali mencoba menenggelamkan pasangan BTC/USDT di bawah US$ 25.250. Jika mereka dapat melakukannya, penjualan dapat meningkat dan pasangan dapat jatuh ke US$ 20.000.
Di sisi atas, kenaikkan harus melewati rintangan di garis resistensi untuk mendapatkan kembali kendali. Pasangan ini kemudian dapat menguji ulang resistensi overhead di US$ 31.000.
Sebaliknya, jika harga turun tajam dari level saat ini, ini akan menunjukkan bahwa beruang sedang mencoba membalik garis support segitiga menjadi resistance. Pasangan ini kemudian dapat terjun ke support penting di US$ 25.250.
Analisis Harga Cardano
Bagan harian ADA/USDT. Sumber: TradingView.
Cardano (ADA) terlihat rebound solid dari garis uptrend pada 11 Mei menunjukkan bahwa level yang lebih rendah terus menarik pembelian yang kuat. Kenaikan akan mencoba melanjutkan pemulihan dengan mendorong harga ke EMA 20 hari (US$ 0,38). Level ini mungkin bertindak sebagai penghalang kecil tetapi jika kenaikkan mengatasinya, pasangan ADA/USDT dapat melambung menuju garis leher dari pola inverse head-and-shoulders. Level ini kemungkinan akan menjadi saksi pertarungan sengit antara bulls dan bears.
Kemungkinan lainnya adalah harga berubah turun dari EMA 20 hari dan turun ke garis tren naik. Pengujian ulang level support yang berulang pada interval pendek cenderung melemahkannya. Itu dapat membuka pintu untuk potensi penurunan ke US$ 0,30.
Jika pembeli menembus resistensi overhead di US$ 0,37, pasangan dapat mengambil momentum dan reli ke US$ 0,40 dan kemudian ke US$ 0,42. Sebaliknya, jika harga berubah turun dari US$ 0,37, pasangan dapat meluncur ke garis tren naik.
Analisis Harga Cosmos
Grafik harian ATOM/USDT. Sumber: TradingView.
Bear mencoba untuk menghentikan reli Cosmos (ATOM) di SMA 50-hari (US$ 11,28) tetapi bull belum menyerah. Ini meningkatkan prospek reli di atas SMA 50 hari. Jika itu terjadi, pasangan ATOM/USDT dapat naik ke garis tren turun.
Ini adalah level yang penting untuk dijaga penjual karena penembusan di atasnya akan membatalkan pola bearish descending triangle. Support penting yang harus diperhatikan pada sisi negatifnya adalah US$ 10,20. Jika retak, segitiga turun akan selesai dan pasangan kemudian dapat jatuh ke US$ 8,50.
Alternatifnya, jika harga berbalik turun dan menembus di bawah SMA 50, itu akan menunjukkan bahwa bear sedang memegang kendali. Pasangan ini kemudian dapat merosot menuju support vital di US$ 10,20. Pemantulan dari level ini dapat membuat pasangan ini berada di dalam batas US$ 11,30 dan US$ 10,20 untuk waktu yang lebih lama.
Lido Dao (LDO) rebound dari support US$ 1,60 dan telah mencapai resistance overhead di EMA 20 hari (US$ 1,95). Bear mencoba untuk melindungi EMA 20 hari tetapi bull belum menyerah. Hal ini menunjukkan bahwa pembeli memperkirakan pemulihan akan berlanjut. Jika kenaikan mendorong harga di atas EMA 20 hari, pasangan LDO/USDT dapat naik ke garis tren turun. Level ini kemungkinan akan menarik penjualan yang kuat oleh bear.
Jika pembeli menahan penurunan berikutnya di atas EMA 20 hari, itu akan menyarankan perubahan sentimen dari penjualan saat reli menjadi pembelian saat penurunan. Pasangan ini kemudian dapat memulai pemulihan berkelanjutan di atas garis tren turun.
Pada sisi negatifnya, bear harus tenggelam dan mempertahankan harga di bawah US$ 1,60 untuk menunjukkan dimulainya kembali tren turun. Sebaliknya, jika harga berubah turun dari level saat ini atau US$ 1,98 dan menembus di bawah rata-rata pergerakan, ini akan menunjukkan bahwa beruang aktif di level yang lebih tinggi. Itu mungkin membuat pasangan terjebak antara US$ 1,57 dan US$ 1,98 untuk beberapa waktu.
Analisis Harga Arbitrum
Grafik harian ARB/USDT. Sumber: TradingView.
Arbitrum (ARB) telah menemukan support di dekat level psikologis penting US$ 1, menunjukkan bahwa bulls secara agresif membeli penurunan. Pada sisi positifnya, bear telah mencoba menghentikan pemulihan di US$ 1,20 tetapi hal positif minor yang mendukung bull adalah bahwa mereka mempertahankan tekanan beli. Itu meningkatkan kemungkinan penembusan di atas $1,20. Jika itu terjadi, pasangan ARB/USDT bisa naik ke US$ 1,40 dan kemudian ke US$ 1,50.
Pandangan positif ini akan batal dalam waktu dekat jika harga turun tajam dari US$ 1,20. Itu akan menunjukkan kemungkinan konsolidasi antara US$ 1 dan US$ 1,20 selama beberapa hari. Tanda pertama kekuatan bearish adalah penembusan dan penutupan di bawah EMA-20. Itu bisa menarik pasangan ke US$ 1,05. Penurunan di bawah US$ 1 akan menandakan dimulainya kembali tren turun.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.