Tag Archives: featured

Binance Umumkan Konversi Dana Pemulihan US$ 1 Miliar

Binance mengambil langkah untuk melakukan konversi dana pemulihan perusahaan sekitar US$ 1 miliar dari stablecoin BUSD ke aset kripto asli seperti Bitcoin. Keputusan ini diambil melihat situasi yang terjadi belakangan ini terhadap stablecoin dan bank.

CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, menjelaskan pihaknya akan melakukan perubahan dan mengonversi sisa dana US$ 1 miliar dalam program Industry Recovery Initiative menjadi “kripto asli.” Aset yang disebut CZ adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan BNB.

Dia juga memposting link ke ID hash untuk transaksi BTC dan ETH melalui akun Twitter resminya. CZ mengatakan dana sebesar US$ 980 juta membutuhkan waktu 15 detik untuk melakukan konversi dengan biaya transaksi US$ 1,98.

Respons Komunitas

Menanggapi langkah Co-Founder Binance, komunitas kripto di Twitter memiliki reaksi beragam. Beberapa memuji keputusan tersebut, menyebutnya “emas murni”, dan menawarkan saran untuk menggunakan aset kripto alternatif untuk mematok stablecoin.

Baca juga: Binance Luncurkan Dana Pemulihan US$ 1 M Bantu Industri Kripto Bangkit

Namun, yang lain mempertanyakan langkah untuk menjual Binance USD (BUSD) stablecoin dan mengonversi dana menjadi aset yang lebih “volatile.”

Dikutip Cointelegraph, pada 10 Maret, Circle, perusahaan di belakang USDC, mengungkapkan bahwa mereka memiliki sekitar US$ 3,3 miliar yang terikat pada kegagalan SVB, yang menyebabkan peristiwa depegging awal. Namun, pada 13 Maret, USDC telah bangkit kembali menuju pasak US$ 1 — saat ini melayang di sekitar US$ 0,99.

Circle juga memiliki jumlah dana cadangan yang dirahasiakan yang tertahan di Silvergate, bank ramah kripto lain yang berbasis di Amerika Serikat yang bangkrut. Ketidakstabilan di sekitar USDC menyebabkan efek domino pada stablecoin lain seperti Dai(DAI), USDD dan FRAX, yang juga tergelincir dari pasak US$ 1 mereka.

Sejak peristiwa mulai berlangsung pada 10 Maret, ruang kripto telah gelisah tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Pengguna Twitter mengklaim bahwa “tidak ada yang tersisa untuk bank perusahaan kripto.”

Dana Pemulihan Binance

CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.
CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. Foto: Binance.

Baca juga: Beruntung! Penambang Bitcoin Ini Berhasil Pecahkan Blok Dapat Rp 2,2 M

Binance sendiri sebelumnya telah meluncurkan program Industry Recovery Initiative (IRI) untuk membantu industri kripto bangkit dan melindungi konsumen di dalamnya. Binance akan mengalokasikan dana pemulihan sebesar US$ 1 miliar sebagai komitmen awal.

Dikutip dari situs resminya, Binance berencana meningkatkan jumlah dana pemulihan tersebut menjadi US$ 2 miliar dalam waktu dekat jika diperlukan. Sejauh ini, Jump Crypto, Polygon Ventures, Aptos Labs, Animoca Brands, GSR, Kronos, dan Brooker Group juga telah berpartisipasi dengan total komitmen awal sekitar US$ 50 juta.

Alamat publik untuk komitmen awal Binance sebesar US$ 1 miliar dalam bentuk BUSD adalah: 0x043a80999cEe3711D372FB878768909fbE7F71E6. Alamat peserta lain akan dirilis dalam waktu dekat.





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Kripto Alami Kenaikan Harga, Sentimen Positif Semakin Kuat

Pasar aset kripto mengalami lonjakan kenaikan selama selama seminggu terakhir dengan presentase sebesar 15,8% pada Jumat (17/3). Pada akhir pekan lalu, Bitcoin (BTC) ditutup dengan penurunan yang dalam diakibatkan berita kebangkrutan bank ternama di Amerika Serikat, seperti Silvergate, Silicon Valley Bank, dan Signature Bank.

Tim Trader Tokocrypto menganalisa berita kebangkrutan bank-bank besar tersebut berdampak efek domino di pasar kripto pada pekan lalu. Namun pada Jumat ini, mengalami kenaikan yang cukup tinggi pada kripto di Top 10 Market Cap berdasarkan TradingView, seperti Bitcoin (BTC) naik sebesar 5,16%, Ethereum (ETH) naik 2,25%, Binance Coin (BNB) 9.91% dan Dogecoin (DOGE) naik 6,48%. Altcoin juga mengikuti jejak BTC yang mengalami penguatan. 

Pekan ini diramaikan oleh beberapa kabar yang cukup kuat berdampak kepada market kripto. Pada tanggal 10 Maret 2023, Silicon Valley Bank (SVB) menutup operasional bank mereka diakibatkan bank run yang terjadi sehingga berefek pada harga stablecoin USDC terlepas dari 1:1 dengan USD. Hal ini bisa terjadi karena cadangan dana Circle disimpan di Silicon Valley Bank sebesar US$ 3.3 Miliar dari US$ 40 miliar yang tidak dapat diproses oleh SVB. 

Berikut chart USDC depeg dengan USD yang mengalami penurunan sebesar 17,7% kemudian per hari ini tanggal 17 Maret 2023 sudah mengalami pemulihan 1:1 dengan USD.

Grafik harga harian USDC/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Upgrade Besar Ethereum Shapella Ditargetkan pada 12 April 2023

Kemudian, Euler Finance mengalami kerugian yang besar diakibatkan peretasan yang terjadi sebesar US$ 200 juta pada 14 Maret 2023 dan berhasil pulih sebesar US$ 4,5 juta, sehingga membuat pasar kripto mengalami goncangan.

Total kapitalisasi pasar kripto juga mengalami penguatan sebesar 18,6% dengan titik terendah sebesar US$ 932 miliar pada 11 Maret 2023 dan US$ 1,1 triliun pada 17 Maret 2023. Serta dominasi kapitalisasi Bitcoin sebesar 44,7%.

Untuk sentimen pasar kripto saat ini berada pada posisi netral dengan kecenderungan Greed. Ini merupakan waktu yang tepat untuk memulai trading scalping atau swing trading dikarenakan pasar sedang dalam kondisi yang netral. Namun, perlu diperhatikan bahwa sewaktu-waktu hal ini dapat berubah dan penting untuk melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi atau trading

Berikut Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, BNB

1. Bitcoin (BTC)

Mengalami kelanjutan kenaikan yang sangat tinggi pada minggu ini disebabkan adanya CPI data inflasi Februari 2023 yang berada pada 6%. Artinya inflasi mengalami penurunan sehingga aset kripto mengalami kenaikan yang sangat tinggi pada tanggal 14 Maret 2023 dan ada potensi untuk melanjutkan kenaikan pada bulan Maret ini.

Grafik harga bulanan BTC/USD. Sumber: TradingView.

Berikut beberapa level support yang perlu diperhatikan. Harga US$ 23.300 merupakan harga dengan support pertama yang kuat, berada pada area golden ratio Fibonacci 0.618. Kemudian harga US$ 22.600 merupakan area support Fibonacci kedua. 

Bitcoin juga telah menembus resisten harga psikologis di harga US$ 25.000 sehingga para investor dominan percaya akan terjadinya kenaikan lanjutan hingga US$ 28.875 dan US$ 31.663. Namun perlu diperhatikan bahwa tahun ini merupakan tahun terakhir sebelum Bitcoin Halving pada 2024, sehingga kemungkinan masih akan ada bearish hingga Q4 2023 berdasarkan cycle halving Bitcoin.

2. Ethereum (ETH)

Ethereum juga mengalami kenaikan dikarenakan market cap kripto yang mengalami penguatan sebesar 21% selama seminggu terakhir setelah terjadinya koreksi diakibatkan beberapa bank AS bangkrut. 

Grafik harga bulanan ETH/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Beruntung! Penambang Bitcoin Ini Berhasil Pecahkan Blok Dapat Rp 2,2 M

ETH memiliki potensi untuk mengalami kenaikan lanjutan di resistance sekaligus harga psikologis sebesar US$ 2.000 dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini sangat mungkin dikarenakan adanya berita tentang upgrade jaringan Ethereum Shanghai yang ditunggu tunggu oleh trader sekaligus investor. 

Untuk area support-nya berada pada area Fibonacci 0.618 yaitu pada harga US$ 1.617 dan 0.382 pada harga US$ 1.525. Apabila support kedua itu tertembus maka besar kemungkinan untuk ethereum mengalami lanjutan penurunan hingga US$ 1.400.

3. Binance Coin (BNB)

BNB mengalami kenaikan yang sangat tinggi disebabkan naiknya market cap kripto serta adopsi penggunaan BNB untuk keperluan decentralize finance, gas fee, staking dan launchpad. Launchpad ini juga diumumkan oleh Binance di akun Twitter-nya dan web resmi milik Binance yang membuat harga BNB mengalami kenaikan yang signifikan dan adanya potensi yang terus menguat hingga launchpad berakhir.

Grafik harga bulanan BNB/USD. Sumber: TradingView.

Dalam beberapa minggu ke depan BNB akan terus menguat seiring dengan permintaan BNB untuk keperluan launchpad. Namun, ada resistance yang cukup kuat pada harga US$ 330 yang membuat BNB kemungkinan tertahan dan akan mengalami konsolidasi harga selama beberapa hari mendatang. Jika day candle-nya close di atas US$ 330 pada akhir pekan ini, maka besar kemungkinan BNB potensi mengalami kenaikan.

Jika harga BNB kembali ke area support di level US$ 317, maka ini merupakan waktu yang baik untuk Dollar Cost Averaging (DCA) dengan jangka waktu hingga launchpad berakhir. Kenaikan kripto BNB disebabkan adanya berita tentang Launchpad bersama Project SpaceID yang diumumkan pada 17 Maret 2023 membuat harga BNB mengalami lonjakan sebesar 7,35% setelah postingan Launchpad di Twitter Binance.

Investor atau trader bisa memanfaatkan fitur Price Alert yang telah hadir di Tokocrypto. Price Alert adalah fitur pengingat untuk memberi tahu pengguna, ketika harga aset kripto tertentu sudah mencapai target. 

Jika menggunakan fitur Price Alert, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

DISCLAIMER:Bukan saran atau ajakan membeli. Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Dominance Raih Level Tertinggi, Tanda Tren Harga BTC Naik?

Tingkat Bitcoin Dominance (BTCD) telah naik di tengah meningkatnya turbulensi di pasar kripto, dan baru-baru ini karena harga Bitcoin (BTC) juga mencapai level tertinggi dalam sembilan bulan.

BTC Dominance biasanya menjadi ukuran yang menggambarkan rasio antara kapitalisasi pasar Bitcoin dan kapitalisasi pasar aset kripto secara keseluruhan. Apabila nilai Bitcoin Dominance meningkat, maka nilai aset altcoin secara keseluruhan mengalami penurunan (downtrend) terhadap BTC.

Menurut data TradingView, Tingkat Bitcoin Dominance telah mencapai angkat tertinggi sembilan bulan sebesar 45,5%. BTCD terakhir mencapai lebih dari 45% pada 25 Juni 2022.

Lonjakan baru-baru ini terjadi di tengah gejolak pasar kripto dalam dua minggu terakhir akibat kegagalan bank yang ramah kripto, Silvergate dan Signature, serta kehancuran yang hampir terjadi pada sektor perbankan di AS secara meluas.

Dominasi Bitcoin secara historis meningkat selama periode tekanan tinggi karena BTC dianggap sebagai aset yang kurang stabil dibandingkan kebanyakan aset kripto lainnya.

Pangsa Pasar Bitcoin

Baca juga: Daftar 10 Kripto yang Diproyeksikan Berkinerja Baik di Tahun 2023

Keuntungan pangsa pasar BTC juga akhir-akhir ini bertepatan dengan lonjakan harga Bitcoin hampir tiga hari, yang melonjak melewati US$ 26.000 pada hari Selasa (7/3) untuk pertama kalinya sejak musim panas lalu setelah rilis data indeks harga konsumen (CPI) yang sedikit menguntungkan untuk bulan Februari 2023. Laporan CPI memicu lonjakan di seluruh pasar kripto.

BTC baru-baru ini diperdagangkan di atas US$ 25.643, naik 5.04% selama 24 jam terakhir dan melonjak dua digit dari posisi harga selama akhir pekan.

“Jalan Bitcoin Dominance umumnya dipandang sehat untuk pasar kripto, karena ini menandakan bahwa buih di pasar relatif rendah (trader kripto memilih untuk membeli Bitcoin daripada altcoin yang lebih spekulatif),” FundStrat Research mencatat dalam tweet Selasa (7/3).

Dikutip Coindesk, FundStrat mengatakan lonjakan tersebut dapat mencerminkan minat investor pada Bitcoin “ menyala kembali ketika bank tradisional seperti SVB gagal.”

Dominasi Bitcoin juga menguat sementara kerusuhan stablecoin telah muncul selama beberapa minggu terakhir, dengan USDC stablecoin terbesar kedua di dunia, berkurang dari dolar setelah runtuhnya Silicon Valley Bank. USDC baru-baru ini mendapatkan kembali pasaknya, tetapi ketidakpastian tentang jalur stablecoin ke depan tetap ada, terutama karena regulator telah meningkatkan pengawasan mereka terhadap aset ini.

Narasi Bitcoin Berubah

ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Bitcoin Sulit Menuju US$ 25.000 Imbas Krisis Credit Suisse

Dengan peristiwa baru-baru ini yang semakin mendukung kenaikan Bitcoin setelah awal tahun yang mengesankan, opini keseluruhan tentang kinerja masa depan secara bertahap berubah menjadi positif setelah bear market yang suram.

Di antara pergeseran dalam perspektif adalah perusahaan perdagangan DecenTrader, yang menggambarkan “narasi” seputar Bitcoin sebagai “berubah bullish” dalam pembaruan pasar baru pada 16 Maret.

“Ini merupakan musim dingin yang panjang dan dingin untuk Bitcoin dan kripto. Namun, peristiwa baru-baru ini telah membantu melambungkan harga jangka pendek, dan yang terpenting telah mengubah narasi dari bearish menjadi bullish,” rangkum kontributor Miffy.

DecenTrader mengincar level harga BTC US$ 30.000 sebagai potensi target naik.

“Namun yang penting, kami telah melihat perubahan naratif besar untuk Bitcoin dengan pemisahan yang jelas dari pasar tradisional yang terus berjuang karena masalah ekonomi dan ledakan bank. Kami mungkin melihat kembali ke Bitcoin jika harganya naik lebih jauh dan kasus penggunaannya menjadi lebih jelas karena sistem perbankan tradisional terus krisis.”

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Lapor Penghasilan dari Transaksi Aset Kripto di SPT Tahunan

Mulai tahun 2023, masyarakat Indonesia yang sudah punya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bisa memasukan bukti potong pajak transaksi aset kripto pada formulir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan. Batas pengisian akhir untuk wajib pajak orang pribadi sampai dengan 31 Maret 2023.

Sekadar informasi, SPT adalah surat yang digunakan wajib pajak untuk melaporkan penghitungan pajak, penghasilan, harta, objek pajak, atau kewajiban pajak lainnya yang disebutkan dalam peraturan perundang-undangan perpajakan.

Sejak 1 Mei 2022, pemerintah mulai memberlakukan aturan terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi Perdagangan Aset Kripto melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022. Aset kripto sendiri diatur sebagai barang komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Aturan Pajak Kripto

Ilustrasi pajak aset kripto.
Ilustrasi pajak aset kripto. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Tanya Jawab Lengkap Aturan Pajak Aset Kripto yang Wajib Dipahami

Berdasarkan PMK 68/2022, transaksi aset kripto menjadi objek PPh Pasal 22 final dan PPN. Adapun, tarif PPN yang dikenakan ialah 0,11% dari nilai transaksi kripto. Sementara itu, untuk PPh 22 final dikenai tarif 0,1% dari nilai transaksi.

Untuk transaksi di Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) yang tidak terdaftar di Bappebti, maka tarif pajak yang dipungut berbeda. Yakni, dua kali lipat dari pedagang yang berlisensi atau berarti 0,22% untuk PPN dan 0,2% sebagai PPh.

Penyetoran pajak transaksi kripto akan dilakukan oleh pedagang aset kripto. Pedagang juga menyediakan bukti potong pajak yang akan menjadi salah satu instrumen pelaporan yang dibutuhkan dalam proses pelaporan SPT.

Tokocrypto telah menghadirkan fitur yang menyediakan laporan atas transaksi yang pengguna lakukan dan bukti pajak secara berkala sesuai dengan regulasi PMK 68 yang berlaku. Fitur Bukti Pajak ini juga menjadi bukti transparansi yang dijalankan Tokocrypto kepada seluruh pelanggannya.

Cara Pakai Fitur Bukti Pajak Tokocrypto

Fitur Bukti Pajak ini menyediakan perincian data seperti kelengkapan transaksi perdagangan yang dilakukan pelanggan Tokocrypto, mulai dari nama dan NPWP pengguna, ringkasan pemotongan pajak, total PPN dan PPh dalam bentuk Rupiah hingga rincian pajak transaksi per aset kripto. Fitur ini bisa diakses oleh pelanggan melalui platform desktop atau situs Tokocrypto.

Pengguna Tokocrypto akan mendapatkan bukti pajak dalam periode transaksi pada bulan Mei-Desember 2022, sesuai dengan ketentuan PMK 68 yang dimulai pada 1 Mei 2022. Format dokumen yang bisa di-download adalah PDF. Untuk menggunakan fitur Bukti Pajak ini bisa ikuti langkah berikut:

  1. Login akun Tokocrypto di website www.tokocrypto.com.
  2. Klik menu “Pesanan” pada kanan atas halaman.
  3. Pilih menu “Riwayat Pajak.”
  4. Pilih “Yearly IDR Summary Report.”
  5. Pilih “2022,” lalu klik “Generate PDF Report.”
  6. Download dan simpan file PDF “Bukti Potong Pajak.”
Tokocrypto hadirkan fitur Bukti Pajak kripto pengguna. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto hadirkan fitur Bukti Pajak kripto pengguna. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

Cara Lapor Pajak Kripto di SPT

Setelah mendapatkan dokumen bukti potong pajak atas transaksi aset kripto, kamu sudah bisa mengisi pajak penghasilan dari kripto di formulir SPT secara online. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

  • Masuk ke situs djponline.pajak.go.id.
  • Masukkan NIK/NPWP, password, dan kode keamanan.
  • Klik login dan pilih “Lapor” dan pilih layanan “E-Filing.”
  • Klik “Buat SPT” dan pilih form yang akan digunakan.
  • Isi data formulir yang berisi tahun pajak dan status SPT normal. Klik langkah selanjutnya.
  • Isi SPT sesuai formulir bukti potong pajak.
  • Isi lampiran II SPT 1770 S. Pada lampiran ini, silakan isi bagian A untuk mengisi penghasilan yang dikenakan PPh final dan/atau bersifat final dengan menekan tombol Tambah “+.”
  • Pilih sumber/jenis penghasilan “14 – Penghasilan Lain yang Dikenakan dan/atau Bersifat Final” dan isi kolom yang tersedia.
  • Lalu, tekan tombol Simpan. Berikutnya, tekan tombol Lanjut ke Daftar Harta. Pelaporan harta dapat dilakukan dengan menekan tombol Tambah “+.”
  • Isi kolom kode harta dengan jawaban “039 – Investasi Lainnya” dan laporkan aset kripto yang tersisa pada akhir tahun pajak dari bukti potong pajak yang sudah kamu download.
  • Klik Simpan. Jika sudah selesai mengisi lampiran II, tekan tombol Selanjutnya pada akhir halaman.
  • Lakukan langkah-langkah sesuai panduan pada e-filing.
  • Jika sudah, akan muncul ringkasan SPT dan pengambilan kode verifikasi.
  • Klik ‘Di Sini’ untuk pengambilan kode verifikasi.
  • Tunggu sampai kode verifikasi dikirim dan masukkan kode verifikasi yang sudah didapat.
  • Klik “Kirim SPT.”
  • Laporan SPT akan terekam dalam sistem DJP.
  • Bukti penyelesaian laporan akan dikirimkan melalui email.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Sulit Menuju US$ 25.000 Imbas Krisis Credit Suisse

Harga Bitcoin (BTC) berada di bawah tekanan kuat pada hari Kamis (15/3) karena sektor perbankan mengalami tekanan yang signifikan imbas krisis Credit Suisse. BTC mundur dari level tertinggi tahun ini di US$ 26.548, ke level terendah US$ 24.326. Itu telah mundur sekitar 7,8% dari titik tertinggi pekan ini.

Bitcoin telah berada dalam tren bullish yang kuat dalam beberapa hari terakhir karena investor bereaksi terhadap kinerja yang sedang berlangsung di sektor perbankan. Setelah jatuh ke level terendah US$ 19.500 minggu lalu, BTC membuat pemulihan yang spektakuler saat melonjak ke level tertinggi US$ 26.548.

Reli ini terjadi setelah regulator Amerika memutuskan untuk menyelamatkan bank-bank utama, seperti Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank. Mereka memutuskan untuk menyediakan backstop bagi deposan mereka, banyak di antaranya adalah perusahaan di industri kripto.

Krisis Credit Suisse Semakin Dalam

Ilustrasi Credit Suisse. Sumber: Getty Images.
Ilustrasi Credit Suisse. Sumber: Getty Images.

Baca juga: Daftar 10 Kripto yang Diproyeksikan Berkinerja Baik di Tahun 2023

Bagian terpenting dari bailout dua bank tersebut bisa menyelamatkan USDC, stablecoin terbesar kedua di dunia. Circle, perusahaan induk USDC, memiliki lebih dari US$ 3,3 miliar yang disimpan di Silicon Valley Bank. Jika gagal, efek domino pada industri kripto akan sangat mengerikan.

Sekarang, sepertinya situasi belum membaik dan kemungkinan akan mengalami krisis bank lagi. Harga saham Credit Suisse anjlok lebih dari 20% setelah perusahaan kehilangan kepercayaan dari investor kunci lainnya. Awal bulan ini, pemegang saham terbesar perusahaan, Harris Associates, memutuskan untuk menjual seluruh sahamnya.

Runtuhnya Credit Suisse akan memiliki beberapa hal positif untuk harga Bitcoin. Pertama, ini akan menyebabkan jeda kenaikan suku bunga oleh The Fed dan bank sentral lainnya.

Perkiraan Harga Bitcoin

Grafik harga bulanan BTC/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga bulanan BTC/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: Cara Lapor Penghasilan dari Transaksi Aset Kripto di SPT Tahunan

Dikutip Coinjournal, harga BTC/USD melonjak ke level tertinggi US$ 26.548 pada hari Selasa (12/3) dan kemudian mundur ke level terendah US$ 24.102. Saat turun, BTC bergerak di bawah level support utama di US$ 25.275, titik tertinggi di bulan Februari.

Sebagai catatan positif, rata-rata pergerakan 50 hari dan 100 hari pasangan ini telah membentuk crossover bullish. Koin itu juga membentuk pola small head dan shoulders pattern.

Oleh karena itu, saya menduga bahwa itu akan terus turun di support kunci berikutnya di US$ 23.000. Pergerakan di atas titik resistensi utama di US 25.275 akan membatalkan pandangan bearish.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Market Aset Kripto Hijau, Harga Bitcoin Naik

Tingkat inflasi tahunan Amerika Serikat (AS) akhirnya melandai dan membuat performa market aset kripto mengalami kenaikan. Tidak hanya itu harga Bitcoin (BTC) sempat tembus level US$ 26.000 untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan terakhir.

Dilansir Bloomberg, Departemen Tenaga Kerja AS mencatat indeks harga konsumen (IHK) AS naik 6% pada Februari 2023 dari periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Tingkat inflasi AS ini lebih rendah dibandingkan inflasi Januari 2023 sebesar 6,4 persen yoy.

Dibandingkan bulan sebelumnya (month-on-month/mom), inflasi AS Februari mencapai 0,4 persen, lebih rendah dari Januari 2023 dengan inflasi 0,5 persen. Angka ini berbeda dengan hasil konsensus IHK tahunan pada Februari 2023 yang diperkirakan naik 6 persen yoy, sedangkan IHK bulanan diperkirakan naik 0,4 persen.

Market Kripto Hijau

Ilustrasi market aset kripto.
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Goldman Sachs Harapkan Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga AS di Maret

Data inflasi terbaru dari AS bersifat bullish bagi pasar kripto, karena dapat memberikan ruang bagi The Fed untuk menghentikan suku bunga atau bahkan memangkasnya. Dan harga Bitcoin segera bereaksi. Pada saat data inflasi keluar, BTC menembus resistensi yang sangat penting di US$ 25.200 dan mencapai US$ 26.278.

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa Indeks Dolar AS (DXY) juga mengalami penurunan setelah laporan pekerjaan AS yang beragam baru-baru ini dan masalah perbankan terbesar sejak krisis keuangan besar pada tahun 2008. Karena masalah intrinsik sistem perbankan dengan pemerintah AS obligasi dan “Bank Term Funding Program” baru dari Federal Reserve (Fed) AS, ekspektasi dovish telah meningkat secara besar-besaran.

Melalui program baru, The Fed menyelamatkan semua bank. Mereka dapat menjaminkan obligasi Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank yang saat ini merugi kepada Fed dengan harga beli saat itu, bukan nilai pasar saat ini dan menerima uang tunai sebagai imbalannya. Bagi banyak pelaku pasar, ini berarti Fed sekali lagi menghidupkan mesin pencetak uang sementara DXY bersiap untuk penurunan lebih lanjut.

Reli Melandai

Ilustrasi Rekt Capital.
Ilustrasi market aset.

Baca juga: Analisis Harga Cardano (ADA) Pasca Raih TVL Tertinggi Sepanjang Masa

Reli market kripto kini telah melandai. Harga Bitcoin kembali ke posisi di kisaran level US$ 24.000. Terpantau pada situs CoinMarketCap, BTC hanya mengalami kenaikan 2,05% dalam 24 jam terakhir dengan harga US$ 24.756.

Aset kripto yang lebih kecil juga melonjak dan kemudian jatuh kembali sepanjang hari, termasuk Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), Polygon (MATIC) dan Polkadot (DOT). ETH, Dogecoin, Polygon, dan Polkadot semuanya turun antara 1-2%.

“Saya pikir itu adalah kemunduran yang sehat setelah reli khusus kripto yang euforia,” Riyad Carey, analis riset di firma data kripto, Kaiko dikutip CoinDesk.

“Saya masih terkejut betapa cepatnya pasar mengabaikan peristiwa akhir pekan.”

Carey menyoroti bahwa pasar masih tidak likuid, yang “membuat semua pergerakan ini lebih tajam.” Sementara itu, berita tentang jet tempur Rusia yang bertabrakan dengan drone Angkatan Udara AS di atas Laut Hitam, “menambah beberapa kegelisahan di semua pasar,” tambahnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Meta Hentikan Fitur NFT di Instagram dan Facebook, Ada Apa?

Meta menghentikan fitur non-fungible token (NFT) di platform media sosial Facebook dan Instagram. Perlu diketahui, fitur NFT ini baru hadir kurang dari setahun dan sempat mendapatkan sambutan baik dari para kreator.

Juru bicara Meta, Joshua Gunter, mengatakan perusahaan akan mengakhiri pengujian pembuatan dan penjualan NFT di Instagram, serta kemampuan untuk membagikan NFT di Instagram dan Facebook dalam beberapa minggu mendatang.

Integrasi NFT tersebut tampaknya menjadi salah satu korban dari dorongan CEO Meta, Mark Zuckerberg untuk menjadikan tahun 2023 sebagai “tahun efisiensi,” bersama dengan program Reels Play. Nasib fitur NFT ini mengikuti jejak penutupan proyek aset kripto, Diem yang didukung Meta dan wallet digital, Novi yang dikenalkan Meta pada tahun lalu.

Alih Fokus

Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.
Meta rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.

Baca juga: 6 Cara Belajar Main Kripto untuk Pemula yang Baik dan Bijak

Meta Commerce and Fintech lead, Stephane Kasriel, menjelaskan perusahaan akan fokus pada fitur lain untuk memberikan pengalaman yang terbaik kepada pengguna dan mendukung kreativitas serta peningkatan ekonomi kreator, individu, dan bisnis.

“Di seluruh perusahaan, kami mencermati apa yang kami prioritaskan untuk meningkatkan fokus kami,” kata Kasriel .

“Kami menghentikan koleksi digital (NFT) untuk saat ini guna berfokus pada cara lain untuk mendukung kreator, orang, dan bisnis.” Alih-alih, perusahaan berfokus pada “area di mana kami dapat memberikan dampak dalam skala besar”, seperti perpesanan dan monetisasi di Reels dan peningkatan Meta Pay.

Proyek Digital

Kasriel tidak merinci mengapa Meta membalikkan arah pada NFT, yang menurut Zuckerberg dapat berperan dalam pertumbuhan perusahaan dalam rencana proyek metaverse.“Saya harap Anda tahu, pakaian yang dikenakan avatar Anda di metaverse, Anda tahu, pada dasarnya dapat dicetak sebagai NFT dan Anda dapat membawanya di antara tempat yang berbeda,” katanya Zuckerberg saat penampilan SXSW tahun lalu.

Meta akhirnya rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.
Meta rilis fitur Instagram NFT. Sumber: Meta Platforms, Inc.

Baca juga: Alasan Bitcoin Dekati Harga US$ 25.000, Pasca Kejatuhan Signature Bank

Tapi itu bukan satu-satunya inisiatif ambisius yang gagal dalam setahun terakhir. Meta juga menutup wallet kriptonya, Novi, yang pernah dikabarkan memiliki dukungan NFTpada peta jalannya, tahun lalu. Perusahaan juga telah menghentikan proyek dengan divisi metaverse-nya, Reality Labs, dan programnya yang berbayar bonus kepada pembuat Reel.

Namun, bahkan ketika Meta keluar dari NFT, perusahaan lain bergegas memasuki pasar aset digital ini. Reddit terus mempromosikan avatar “koleksi digital” yang merupakan NFT , Starbucks baru- baru ini menjual mengeluarkan pilihan 2.000 NFT bernilai US$ 100 dalam program loyalitas pelanggan Odyssey, dan Sesame Street baru saja mengumumkan kolaborasi NFT.



Sumber : news.tokocrypto.com

Goldman Sachs Harapkan Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga AS di Maret

Goldman Sachs telah merevisi perkiraan kenaikan suku bunga The Fed karena tekanan dalam sistem perbankan di Amerika Serikat. Bank investasi global itu bahkan tidak lagi mengharapkan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada bulan Maret mendatang.

Proyeksi Goldman Sachs tersebut keluar setelah bank sentral AS mengumumkan langkah-langkah untuk menyelamatkan deposan Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank yang gagal. Dalam sebuah catatan kepada klien pada hari Minggu (12/3), para ekonom bank, yang dipimpin oleh kepala ekonom Goldman Sachs, Jan Hatzius, merinci:

“Mengingat tekanan dalam sistem perbankan, kami tidak lagi mengharapkan FOMC untuk memberikan kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya pada 22 Maret,” jelasnya.

Harapan The Fed Melunak

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Alasan Bitcoin Dekati Harga US$ 25.000, Pasca Kejatuhan Signature Bank

Bulan lalu, FOMC menaikkan federal funds rate sebesar 25 basis poin ke kisaran target 4,5% hingga 4,75%, tertinggi sejak Oktober 2007.

Goldman merevisi ramalannya tak lama setelah Departemen Keuangan, Dewan Gubernur Federal Reserve System, dan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mengumumkan langkah-langkah penyelamatan untuk deposan dari dua bank gagal.

Regulator menutup Silicon Valley Bank pada hari Jumat (10/3) dan Signature Bank pada hari Minggu (12/3). Selain itu, Dewan Federal Reserve mengatakan hari Minggu bahwa dana tambahan akan tersedia untuk lembaga penyimpanan yang memenuhi syarat.

Ketidakstabilan Pasar

Ilustrasi bear market
Ilustrasi bear market. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Misteri Motif Vitalik Buterin Jual Kripto Shitcoin Senilai Rp 10,8 Miliar

Mengomentari keputusan Departemen Keuangan AS untuk menunjuk Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank yang gagal sebagai risiko sistemik dan pembentukan Bank Term Funding Program baru oleh Federal Reserve untuk mendukung institusi yang terpengaruh oleh ketidakstabilan pasar selanjutnya, para ekonom Goldman Sachs menjelaskan:

“Kedua langkah ini kemungkinan akan meningkatkan kepercayaan di antara para deposan, meskipun mereka menghentikan jaminan FDIC atas akun yang tidak diasuransikan seperti yang diterapkan pada tahun 2008,” jelasnya.

Dikutip Bitcoin.com, para ekonom lebih lanjut mencatat bahwa mereka masih mengharapkan Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Mei, Juni, dan Juli, dengan ekspektasi tingkat terminal 5,25% menjadi 5,5%.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Bitcoin Dekati Harga US$ 25.000, Pasca Kejatuhan Signature Bank

Bitcoin (BTC) mengalami peningkatan harga yang signifikan, hampir mencapai US$ 25.000 atau sektiar Rp 384 juta. Kenaikan harga BTC ini terjadi setelah Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank diselamatkan oleh regulator keuangan pemerintah Amerika Serikat (AS) setelah kedua bank ramah kripto itu jatuh.

Berdasarkan situs CoinMarketCap, harga Bitcoin dan Ethereum (ETH) mengalami lonjakan pada Selasa (14/3) pukul 10.00 WIB. BTC melonjak 9,51% dalam 24 jam terakhir berada di posisi US$ 24.510. Sementara, ETH mencapai level US$ 1.685, naik 5,25% sehari terakhir.

Bitcoin dan Ethereum (ETH) melihat lonjakan sekitar 20% sejak posisi terendahnya pada hari Jumat (10/3). Kenaikan mendadak ini terjadi setelah janji meyakinkan dari otoritas AS bahwa simpanan di Silicon Valley Bank dan Signature Bank yang gagal akan dilindungi, membuat banyak perusahaan terkait kedua bank ramah kripto tersebut bisa tenang.

Stablecoin USDC yang bermasalah juga menguat menyusul peningkatan akses pemberi pinjaman ke uang tunai cepat, yang disahkan oleh Federal Reserve dan USTreasury setelah pemerintah mengambil alih SVB dan Signature Bank.

Sentimen Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Market Watch: Pasar Kripto Bangkit, Harga Bitcoin Kembali Naik

Dikutip Utoday, ada tiga alasan terkait mengapa Bitcoin bergerak naik setelah mengalami pergerakan yang buruk pada pekan lalu. Alasan pertama adalah indeks Dolar AS yang mengalami depresiasi atau penurunan nilai sehingga membuat Bitcoin bergerak naik.

Berdasarkan grafik harian DXY, sejak akhir pekan lalu, Dolar AS terlihat bergerak turun. Perlu diketahui terjadi hubungan yang negatif antara kripto dan Dolar Amerika, kenaikan harga Bitcoin menjadi hal yang logis.

Alasan kedua adalah banyak akumulasi BTC yang dilakukan oleh investor dan trader. saat harga Bitcoin turun dan stablecoin USDC bermasalah, banyak wallet dengan kepemilikan Bitcoin sebanyak 10 BTC hingga 10.000 BTC melakukan pembelian yang mencapai total 40.557 BTC.

Pembelian Bitcoin yang naik tersebut juga terjadi bersama data USDC yang terlihat mengalami pergerakan masuk ke bursa kripto berpotensi untuk dijual yang lebih banyak dibandingkan yang keluar untuk disimpan di wallet, terutama saat terjadi depeg. Data tersebut menandakan adanya kemungkinan penjualan USDC membuat harga Bitcoin mengalami kenaikan, terutama di akhir pekan.

Pemulihan Market

market aset kripto
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Binance Umumkan Konversi Dana Pemulihan US$1 Miliar

Alasan ketiga adalah banyaknya kabar positif terkait pemulihan SVB, Signature Bank dan USDC. Kenaikan nilai USDC membuat kepercayaan investor kembali terhadap kripto. CEO Circle, Jeremy Allaire, buka suara dan menyatakan bahwa dana yang menjaga nilai USDC akan tetap stabil dan masih terlihat aman.

Ditambah lagi dengan adanya pengumuman bahwa bank yang bermasalah seperti SVB dan Signature Bank yang akan diselamatkan oleh pemerintah Amerika Serikat, sentiment positif kembali bertebaran sehingga mendorong BTC naik.

Pertumbuhan eksplosif Bitcoin membawanya ke level resistensi kunci yang sama dengan penurunannya beberapa minggu lalu. Jadi, meskipun reli BTC disambut baik dan dialihkan dari jatuh di bawah US$ 20.000, BTC belum menembus kisaran yang ditentukan dari US$ 16.000-US$25.000.

Oleh karena itu, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah ini benar-benar pivot dari bearish ke bullish. Meskipun dengan cepat mendekati level resistance yang jika diambil akan menandakan hal itu.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Beruntung! Penambang Bitcoin Ini Berhasil Pecahkan Blok Dapat Rp 2,2 M

Seorang penambang Bitcoin (BTC) diberi penghargaan karena menambahkan blok 780.112 ke blockchain Bitcoin. Ia mampu mengalahkan penambang lainnya dengan peluang yang sedikit.

Penambang anonim ini menggunakan layanan Solo CK Pool untuk membuat kumpulan penambangan tunggal, di mana mereka menghasilkan hash yang valid untuk blok tersebut dan menerima hadiah sebesar 6,25 BTC dan hadiah biaya sekitar 0,63 BTCyang bernilai sekitar US$ 148.000 atau RP 2,2 miliar.

Seorang pengguna Twitter menunjukkan betapa beruntungnya penambang tunggal itu menghasilkan hash yang valid, dengan mengatakan bahwa biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk membuat transaksi yang valid mengingat daya komputasi terbatas.

“Seorang penambang sebesar ini akan memecahkan blok rata-rata setiap 10 bulan sekali,” kata pengguna Twitter @ckpooldev. “Mereka baru menambang solo selama 2 hari terakhir jadi sangat beruntung.”

Kesulitan

konsep mining bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Market Watch: Pasar Kripto Bangkit, Harga Bitcoin Kembali Naik

Penambang bekerja dengan kekuatan hashing rata-rata 6,7 ​​PH/s (petahash per detik), menurut @ckpooldev. Sekitar waktu blok ditambahkan, tingkat hash total Bitcoin adalah sekitar 308.262 PH/s, yang berarti tingkat hash 6,7 PH/s penambang tunggal mewakili sekitar 0,002% dari seluruh daya komputasi blockchain.

Sebuah akun di forum Bitcoin bitcointalk.org melangkah maju untuk mengklaim tanggung jawab untuk menghasilkan hash yang valid, dengan mengatakan dia menyewa daya ekstra kurang dari sehari menggunakan layanan yang disebut nicehash.

“Memang, sangat beruntung bisa menangkap blok dengan hashrate seperti itu,” kata pengguna bernama Pineconeeee di forum. “Dalam waktu kurang dari sehari, keberuntungan tersenyum padaku.”

Beruntung

ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Stablecoin USDC Bangkit Setelah Terdampak Krisis Silicon Valley Bank

Penambang solo, yang mengaku berasal dari Rusia, menjelaskan bahwa mereka biasanya menggunakan daya komputasi sekitar 270 TH/s (terahash per detik) tetapi menyewa daya senilai 5 PH/s (petahash per detik) Kamis lalu, menurut miliknya posting .

Blok yang ditambang oleh penambang solo berisi 3.220 transaksi yang terdiri dari sekitar 16.940 volume Bitcoin. Untuk menambahkan blok ke jaringan proof-of-work seperti Bitcoin, penambang terus menjalankan perhitungan untuk menemukan hash yang valid untuk blok tersebut, menggunakan proses yang mirip dengan kekuatan kasar komputasi.

Saat ini, sebagian besar blok baru yang ditambahkan ke blockchain Bitcoin ditambang melalui kumpulan penambangan, tempat penambang menggabungkan kekuatan komputasi mereka untuk meningkatkan peluang mereka membuat hash yang valid.

Secara teknis, mungkin bagi penambang Bitcoin untuk sesekali beruntung dan menghasilkan hash yang valid sendiri, terlepas dari persaingan komputer lain yang berlomba untuk menghitung hash yang valid untuk blok berikutnya di jaringan Bitcoin.





Sumber : news.tokocrypto.com