Tag Archives: haji

Pelunasan Biaya Haji Khusus 2025 Ditutup, Dibuka Tahap Berikutnya



Jakarta

Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) bagi jemaah haji khusus telah ditutup pada hari Jumat, (7/2/2025), pukul 15.00 WIB. Total ada 11.232 jemaah haji khusus yang telah melunasi biaya haji.

“Karena masih ada sisa kuota, maka akan dibuka pelunasan Bipih haji khusus tahap berikutnya”, ujar Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Nugraha Stiawan, dalam keterangan persnya, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (8/2/2025).

Dari total jemaah yang telah melakukan pelunasan, sebanyak 3.219 merupakan jemaah lunas tunda, 8.012 merupakan jemaah yang masuk berdasarkan nomor urut porsi, dan 91 jemaah adalah prioritas lanjut usia.


Selain itu, terdapat 3.245 jemaah yang telah melakukan pengisian kuota, namun dengan status cadangan. Sehingga, jika dihitung secara keseluruhan, total jemaah yang telah melakukan pelunasan Bipih haji khusus, termasuk cadangan, mencapai 14.467 orang.

Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan daftar nama jemaah haji khusus yang berhak melunasi biaya haji pada tanggal 23 Januari 2025. Daftar nama tersebut dapat diakses melalui laman dan media sosial Kemenag.

Pengisian kuota jemaah haji khusus dilakukan setiap hari kerja mulai tanggal 24 Januari hingga 7 Februari 2025. Karena masih ada sisa kuota, maka akan dibuka kembali pengisian sisa kuota pada tanggal 17-21 Februari 2025. Jika masih ada sisa kuota akhir, maka akan dilakukan pengisian pada tanggal 27-28 Februari 2025.

“Saya minta kepada para Kepala Bidang Haji, agar proses pengisian kuota haji khusus ini harus benar-benar dilakukan sesuai ketentuan,” tukas Nugraha Stiawan.

Seperti diketahui, Kuota haji khusus untuk tahun 2025 ditetapkan sebanyak 17.680 jemaah. Kuota ini terdiri atas 3.404 jemaah haji khusus yang sebelumnya tertunda, 12.724 jemaah yang berhak berdasarkan nomor urut porsi, 177 jemaah prioritas lanjut usia (1% dari kuota), serta 1.375 petugas haji yang mencakup penanggung jawab Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), pembimbing, dan petugas kesehatan.

(hnh/lus)



Sumber : www.detik.com

Berstandar Internasional, Siskohat Kemenag Raih Sertifikat ISO 27001



Jakarta

Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang dibentuk Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) meraih sertifikat SMKI ISO 27001. Ini menjadi bentuk upaya peningkatan kualitas pelayanan haji oleh pemerintah Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) ISO 27001 merupakan standar internasional yang mengatur cara organisasi mengelola keamanan informasi. Sertifikat ISO 27001 bagi Siskohat ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC) pada 31 Januari 2025.

Standar ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan layanan pelaksanaan ibadah haji jemaah Indonesia.


Dirjen PHU Hilman Latief mengungkapkan, pemenuhan ISO 27001 ini merupakan upaya Kemenag untuk meningkatkan tata kelola penyelenggaraan haji, khususnya dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keamanan data jemaah.

“Tentu saja dengan terbitnya sertifikat ISO ini, Ditjen PHU dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola e-Government khususnya sistem keamanan data jemaah haji,” kata Hilman.

Lebih lanjut Hilman memaparkan tujuan utama dari sertifikasi ISO 27001 adalah menjaga kerahasiaan, kesatuan, dan ketersediaan dari informasi dengan menerapkan proses manajemen risiko dan memberikan kepercayaan ke pihak-pihak terkait.

“Standar ini didasarkan pada pendekatan sistematis untuk memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi,” terangnya.

Siskohat merupakan sebuah sistem besar yang menjadi tulang punggung penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah. Siskohat kini punya jasa besar dalam menciptakan keteraturan terkait penggerakan jemaah haji ke Arab Saudi.

“Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) kini menjadi “jantung” bagi pelayanan jemaah haji,” tutur Hilman.

Siskohat memuat seluruh data jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji.

Hilman menegaskan, data yang tersimpan dalam Siskohat digunakan dalam seluruh rangkaian proses penyelenggaraan haji mulai dari pembuatan paspor, penerbangan pemberangkatan dan pemulangan, hingga kebutuhan perbankan.

“Seluruh biodata calon jemaah haji mengacu kepada sistem komputer terpadu tersebut. Hingga kini sistem tersebut secara bertahap mengalami penyempurnaan dan dapat digunakan sebagai “cross check” data keuangan di bank penerima setoran (BPS) dan jumlah data calon jemaah haji yang akan diberangkatkan,” jelas Hilman.

Direktur Pengelolaan Biaya Operasional Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Kemenag Ramadhan Harisman menjelaskan dibangunnya Siskohat dimulai pasca peristiwa musibah wafatnya ratusan jemaah haji di terowongan Mina di tahun 1990-an. Kini Siskohat mengalami pengembangan baik pada aspek pencatatan keuangan atas pendaftaran, pelunasan dan pembatalan haji.

Bukan hanya itu saja, data Siskohat juga berintegrasi dengan penerbangan haji kaitannya pembentukan pra manifest, perbankan dalam hal mutasi keuangan dan pastinya dengan seluruh bidang haji provinsi, kabupaten dan kota.

“Sampai sekarang perubahan dan pembaruan pada Siskohat terus dilakukan Ditjen PHU,” tutup Ramadhan.

(dvs/inf)



Sumber : www.detik.com

Alhamdi Global Wisata Punya Paket Umrah VIP, Pilih Sendiri Jadwal dan Destinasi



Makassar

PT Al Hamdi Global Wisata menggelar event bertajuk “Celebrating Silver Anniversary” yang dirangkaikan dengan kegiatan Manasik Umrah di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari ini, Minggu (9/2/2025).

Di usianya yang tepat 25 tahun, Travel Umrah dan Haji Alhamdi telah memberangkatkan ribuan jemaah umrah dan haji ke Tanah Suci.

Saat ditemui detikHikmah, H.M. Tauhid Hamdi selaku Managing Director PT Al Hamdi Global Wisata menceritakan pengalamannya dalam memberangkatkan jemaah umrah dan haji. Ia berkata bahwa telah memberangkatkan jemaah umrah setiap bulan sejak tahun 2000.


Mengusung motto “Your Gateway to The Holy Cities”, Alhamdi Umrah & Hajj Services berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada jemaah umrah dan haji, dengan pilihan berbagai paket perjalanan yang dapat disesuaikan dengan keinginan calon jemaah.

“Jadi kita ada beberapa pilihan paket. Mulai dari paket ekonomi, eksklusif, hingga paket promo. Adapun kisaran harganya mulai dari 28 juta sampai 45 juta rupiah,” terang Tauhid Hamdi kepada detikHikmah.

Lebih lanjut, Tauhid Hamdi juga menjelaskan tentang paket umrah VIP yang menjadi paket unggulan dengan menyediakan pelayanan eksklusif. Ia menjelaskan, jemaah yang mengambil paket umrah VIP bisa merancang sendiri perjalanannya sesuai keinginan.

“Kita punya paket umrah VIP yang itu bisa di-create sendiri oleh calon jemaah. Mulai dari jadwal keberangkatannya tanggal berapa itu bisa ditentukan sendiri, kalau mau terpisah dengan rombongan lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, paket umrah eksklusif yang ditawarkan travel umrah dan haji Alhamdi juga memberikan keleluasaan kepada calon jemaah untuk memilih destinasi negara tambahan yang ingin dikunjungi.

“Bukan hanya jadwalnya, calon jemaah juga bisa memilih sendiri destinasi tujuan selain Tanah Suci sebagai tambahan. Destinasi yang favorit yaitu Dubai, Mesir, dan Istanbul (Turki),” jelasnya.

Namun, tidak terbatas di negara-negara tersebut, Tauhid Hamdi juga menjelaskan bahwa calon jemaah bahkan bisa memilih destinasi seperti kota-kota di Amerika dan Eropa.

“Jadi, umrah sekarang sudah tidak terlalu kaku. Jemaah bahkan bisa memilih Amerika, dan mulai tahun ini kami juga menyediakan paket umrah plus Eropa,” ujar pria yang akrab disapa Pak Hamdi itu.

Dalam kesempatan tersebut, Tauhid Hamdi menyampaikan pesan kepada umat Islam di Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah agar selalu berhati-hati dalam memilih agen travel haji dan umrah. Mengingat maraknya kasus agen travel haji dan umrah yang bermasalah.

“Masyarakat jangan mudah tergiur dengan tawaran paket haji dan umrah yang terlalu murah. Misalnya dengan menggunakan visa ziarah dan semacamnya. Jangan sampai dapat harga murah tapi di sana (Tanah Suci) malah jadi sengsara. Jadi sebaiknya pilih yang pasti-pasti saja, yang sudah dikenal kredibiltasnya” pesan pria yang juga Wakil ketua umum bidang Keuangan dan Investasi ASPHIRASI (Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia) ini.

“Karena kita tahu sendiri semua biaya di Arab Saudi sekarang makin mahal, apalagi nilai mata uang Real juga meningkat. Masak di sana (Tanah Suci) semuanya naik terus tiba-tiba ada yang menawarkan harga turun, itu tidak realistis, jadi patut diwaspadai,” pungkasnya.

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com

Telah Penuhi Kriteria 5 Pasti



Makassar

PT Al Hamdi Global Wisata merayakan hari jadinya yang ke-25 Tahun melalui event bertajuk Celebrating Silver Anniversary di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari ini, Minggu (9/2/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama RI Provinsi Sulawesi Selatan, DR. H. Ali Yafied, S.Ag, M.Pd I, yang sekaligus memberikan sambutan pembuka.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Yafied menyampaikan apresiasinya kepada PT Al Hamdi Global Wisata atas kiprahnya selama 25 tahun memfasilitasi umat Islam untuk menjalankan ibadahnya.


“Saya ucapkan selamat kepada travel Alhamdi di usianya yang ke-25 ini. Alhamdulillah, Alhamdi sangat membantu Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan dalam menjalankan kegiatan dan programnya untuk mendekatkan umat kepada ajaran agamanya,” ujarnya kepada detikHikmah.

Lebih lanjut, PT Al Hamdi Global Wisata yang telah beroperasi selama selama 25 tahun menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut dalam melayani perjalanan haji dan umrah. Ia berharap agar pihak Alhamdi terus menjaga kepercayaan masyarakat tersebut.

“Sangat luar biasa, ribuan bahkan mungkin sudah jutaan masyarakat yang telah difasilitasi untuk melaksanakan perjalanan sucinya ke Tanah Suci Makkah dan Madinah… Dan ini saya kira membuat masyarakat juga mempercayai Alhamdi,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel tersebut juga menyatakan bahwa travel haji dan umrah Alhamdi telah memenuhi kriteria 5 Pasti yang dicanangkan oleh Kementerian Agama.

“5 Pasti itu sudah ada di travel Alhamdi ya. Pasti Travelnya, Pasti Jadwalnya, Pasti Pemberangkatannya, Pasti Hotelnya, dan Pasti Visanya, ” pungkasnya.

Selain Kakanwil Kemenag Sulsel, dalam acara tersebut turut hadir pula perwakilan PT. Garuda Indonesia Branch Office Makassar yang memberikan penghargaan kepada Alhamdi Umrah & Hajj Services sebagai Top One Sales Performance Travel Agent Umroh 2024.

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com

Alhamdi Travel Haji & Umrah Raih Penghargaan Top One Sales dari Garuda Indonesia



Makassar

PT Al Hamdi Global Wisata menggelar event Celebrating Silver Anniversary dan Manasik Umrah yang Bertempat di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari ini, Minggu (9/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, pihak PT Garuda Indonesia menyerahkan sertifikat Top One Sales Performance Travel Agent Umroh 2024 kepada Alhamdi Travel Haji dan Umrah.

General Manager PT Garuda Indonesia Branch Office Makassar, Arne Suryoyudo Sasmita, memberikan ucapan selamat hari jadi ke-25 tahun kepada travel haji dan umrah Alhamdi. Ia juga mengapresiasi kinerja travel tersebut dalam memberikan pendampingan haji dan umrah kepada umat muslim Indonesia.


Di lain pihak, sebagai salah satu mitra maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia, Tbk, Alhamdi juga mengucapkan terima kasih kepada pihak maskapai atas layanan prima yang diberikan terhadap jemaah haji dan umrah.

“Karena layanan prima yang diberikan Garuda Indonesia ini membuat jamaah menyampaikan ke keluarga dan kerabatnya, sehingga yang berminat menggunakan travel kami,” ujar H.M. Tauhid Hamdi selaku direktur PT Al Hamdi Global Indonesia.

Alhamdi Minta Didoakan oleh Jemaah di Tanah Suci

alhamdi global wisataPeserta Manasik Umrah Paket Promo Spesial Hari Jadi ke-25 Tahun Al Hamdi. Foto: Indah Fitrah/detikHikmah

Acara hari jadi ke-25 tahun travel haji dan umrah Alhamdi tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan Manasik Umrah yang dihadiri oleh ratusan calon jemaah umrah.

Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa sekitar 700 calon jemaah mengikuti paket promo umrah spesial 25 tahun Al Hamdi yang akan diberangkatkan pada 11 Februari 2025 mendatang.

Dalam sesi manasik umrah tersebut, Ustadz DR.H. Rahman Qayyum, SH, MA memberikan panduan singkat mengenai pelaksanaan ibadah umrah di Tanah Suci.

Ustadz yang juga merupakan dosen di UIN Alauddin Makassar tersebut juga meminta para calon jemaah untuk mendoakan kebaikan kepada travel Al Hamdi ketika berada di Tanah Suci nantinya.

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com

Usulkan Setoran Awal Haji Naik Jadi Rp 35 Juta, BPKH Beberkan Alasannya



Jakarta

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengusulkan kenaikan setoran awal biaya haji. Kenaikan diusulkan menjadi Rp 35 juta dari yang sebelumnya Rp 25 juta.

Usulan kenaikan setoran awal ibadah haji 2025 itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Kamis (6/10/2025) lalu.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Kepala Badan BPKH Fadlul Imansyah mengatakan kenaikan itu merupakan pertimbangan perbandingan dengan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dari tahun-tahun sebelumnya.


Fadlul menguraikan, pada 2010 setoran awal haji adalah Rp 25 juta dengan total BPIH Rp 35 juta. Mengacu pada BPIH saat ini yang mencapai Rp 89 juta, setoran awal seharusnya berada di angka Rp 40 juta hingga Rp 45 juta, ini jika mengikuti proporsi 50 persen dari total biaya haji.

Namun, angka setoran awal haji tetap di angka Rp 25 juta dalam beberapa tahun belakangan. Padahal, biaya haji terus mengalami kenaikan.

“Kenaikan setoran menjadi Rp 35 juta seharusnya tidak menjadi masalah. Pilihan yang dihadapi jemaah haji adalah apakah mereka ingin membayar setoran lebih besar di awal, dengan biaya di belakang yang lebih kecil, atau sebaliknya, membayar setoran awal yang lebih kecil namun dengan biaya besar di akhir,” kata Fadlul dalam keterangannya saat kegiatan Hajj Media Camp, Media Gathering BPKH 2025 di Bandung, Jumat (7/2/2025).

Fadlul menjelaskan BPKH telah melakukan survei untuk menentukan angka kenaikan setoran awal tersebut. Survei ini melibatkan penilaian terhadap kemampuan bayar (Ability to Pay) jemaah haji di berbagai daerah, serta analisis terhadap pendapatan dan biaya yang harus dikeluarkan oleh jemaah.

Berdasarkan survei tersebut, BPKH yakin angka Rp 35 juta merupakan nominal yang wajar dan dapat diterima oleh jemaah haji.

Selain itu, Fadlul menegaskan keputusan akhir mengenai kenaikan setoran awal haji adalah wewenang serta melibatkan kesepakatan antara Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR. Dengan begitu, usulan kenaikan setoran awal haji masih perlu dibahas lebih lanjut dengan kedua pihak.

“Keputusan ini adalah keputusan dari Menteri Agama. Namun, kami juga paham betul bahwa Menteri Agama saat ini masih bergulat dengan persiapan untuk penyelenggaraan ibadah haji 2025, dengan fasilitas dan sebagainya sehingga kami melihat maupun sadari hal ini bukan menjadi prioritas. Tapi Insyaallah ke depannya setelah semua selesai mudah-mudahan kita sudah siap dengan setoran kenaikan menjadi Rp 35 juta,” pungkasnya.

(aeb/kri)



Sumber : www.detik.com

BPKH Bakal Maksimalkan Peluang Investasi di Arab Saudi



Jakarta

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah mengatakan pihaknya akan memaksimalkan pembukaan investasi di Arab Saudi.

“Pasti, pasti kita akan maksimalkan (peluang investasi),” katanya kepada wartawan dalam acara Hajj Media Camp, Media Gathering BPKH 2025 di Bandung, Jumat (7/2/2025).

Seperti diketahui, BPKH sendiri telah memiliki anak perusahaan bernama BPKH Limited. Tujuan pembentukannya sendiri untuk memperkuat ekosistem haji Indonesia di Arab Saudi.


Lebih lanjut, Fadlul menjelaskan tentang tantangan terbesar saat ini dalam berinvestasi di Arab Saudi, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM).

“Challenge kita terbesar adalah SDM sekarang. SDM kita harus punya kompetensi mengelola akomodasi, catering, transportasi, pesawat. Itu kan harus punya dan itu harus yang berskala internasional,” ungkapnya.

Dalam memanfaatkan peluang investasi maka diperlukan SDM berskala internasional. Ini tentu mengingat vendor-vendor yang menjadi mitra juga merupakan masyarakat internasional.

“Karena ini kita melakukan kegiatan itu di luar negeri dan kita punya vendor orang-orang internasional,” tambah Fadlul.

Bisnis di Arab Saudi, lanjutnya, hampir semuanya melibatkan impor. Oleh karena itu, ketika ingin berinvestasi, vendor yang diperoleh dipastikan dari luar Saudi.

“Karena di Arab itu kalau kalian tahu hampir semuanya impor. Jadi otomatis vendornya pasti orang di luar dari Arab. Orang Arabnya sendiri sebenarnya hanya dia sebagai pengusaha yang juga melakukan impor terhadap barang-barang yang diperlukan,” ujarnya menerangkan.

Kepala BPKH itu juga menjelaskan bahwa terkait dana tidak menjadi masalah. Tantangan terbesarnya tetap pada sumber daya manusia.

“Makanya challenge terbesar kita adalah lebih kepada SDM. Kalau masalah dana Alhamdulillah ada, cukup. Cuman akselerasinya gimana? Karena untuk meningkatkan misalnya dari 1 triliun menjadi 2 triliun itu nggak gampang,” tandas Fadlul.

(aeb/lus)



Sumber : www.detik.com

Tingkatkan Layanan Logistik Haji 2025, Kemenko PMK Gandeng Pos Indonesia



Jakarta

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, akan mendorong peningkatan layanan logistik haji 2025. Mereka menggandeng Pos Indonesia untuk bisa memenuhi hal tersebut.

“Kami ingin memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam hal logistik haji. PT Pos Indonesia sebagai BUMN yang memiliki pengalaman di bidang ini diharapkan dapat mengambil peran strategis dalam memberikan layanan logistik yang berkualitas dan kompetitif,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa, Warsito, dalam keterangan persnya, Selasa (11/2/2025).

Pasalnya, ibadah haji bukan hanya dimensi spiritual, tapi juga potensi besar bagi ekonomi nasional. Evaluasi dan perbaikan layanan haji pun terus dilakukan demi optimalisasi dan manfaat yang lebih luas.


Salah satu inovasi yang dilakukan adalah penguatan ekosistem ekonomi haji melalui ekspor Bumbu Nusantara guna memenuhi kebutuhan katering jemaah. Pada 2024, ekspor di sektor ini mencapai 70 ton.

Selain itu, pemerintah juga mengirimkan makanan siap saji untuk layanan katering jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), dengan jumlah mencapai 1,7 juta kotak pada 2024. Potensi pengiriman makanan ini masih dapat ditingkatkan hingga 5-6 juta kotak.

Penyediaan kebutuhan pendukung seperti sabun, pasta gigi, dan perlengkapan mandi juga menjadi perhatian utama.

Transformasi digital juga menjadi prioritas dalam peningkatan layanan haji. Warsito menuturkan bahwa penggunaan aplikasi Kawal Haji dan sistem International Patient Summary telah diterapkan guna mempermudah pemantauan kesehatan jemaah secara real-time.

Sebagai kementerian yang bertanggung jawab dalam mengoordinasikan penyelenggaraan haji lintas kementerian dan lembaga, Kemenko PMK memiliki peran strategis dalam memastikan sinergi antar-stakeholder. Salah satu aspek yang menjadi fokus adalah peningkatan layanan logistik pengiriman barang bagi jemaah haji, baik dari Indonesia ke Arab Saudi maupun sebaliknya.

Maka dari itu, Kemenko PMK harus menjaga kualitas dan memastikan layanan tersebut mampu bersaing secara global.

“Penyelenggaraan Haji tahun 2025 adalah masa transisi. Oleh karena itu perlu koordinasi, kolaborasi, dan sinergi yang baik antara Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji, K/L, dan stakeholder lain yang terkait,” tukas Warsito.

Seperti diketahui, kuota petugas haji Indonesia tahun 2025 mengalami penurunan. Dari 4.700 menjadi 2.210 orang. Hal ini berpotensi menjadi tantangan dalam menjaga kualitas pelayanan bagi 221.000 jemaah haji.

(hnh/inf)



Sumber : www.detik.com

Jemaah Haji 2025 Wajib Punya BPJS Kesehatan yang Aktif



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) membuat kebijakan baru terkait perlindungan kesehatan bagi jemaah haji. Mulai tahun 2025, seluruh jemaah haji reguler diwajibkan memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang aktif yaitu, BPJS Kesehatan.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri pada Ditjen PHU, Muhammad Zain, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi jemaah haji. Mulai dari persiapan, keberangkatan ke Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air.

“Jadi, jemaah reguler wajib memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan mereka aktif sebelum keberangkatan. Tujuannya adalah memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan ke Tanah Air,” ujar Muhammad Zain, dalam keterangan persnya, Rabu (12/02/2025).


Nantinya, BPJS akan memberikan perlindungan kesehatan baik sebelum maupun sesudah perjalanan haji. Jika jemaah sakit sebelum keberangkatan, biaya perawatan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Setelah kembali ke Tanah Air, jika masih membutuhkan perawatan medis, BPJS juga akan menanggung biayanya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Secara umum, perlindungan kesehatan tetap sama. Namun, perbedaannya adalah tahun ini seluruh jemaah haji reguler wajib memiliki JKN yang aktif,” kata Muhammad Zain.

“Sebelumnya, kepesertaan BPJS tidak menjadi syarat mutlak. Dengan aturan baru ini, kesehatan jemaah lebih terjamin, baik sebelum keberangkatan maupun setelah kepulangan,” sambungnya.

Kemenag berharap seluruh jemaah haji dapat memastikan kepesertaan JKN mereka aktif sebelum berangkat. Dengan perlindungan ini, jemaah dan petugas haji dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah, karena kesehatan mereka tetap terjamin sejak persiapan hingga setelah kembali ke Indonesia.

“Kita berharap semua jemaah mendapatkan haji maqbul dan mabrur. Insyaallah,”tukas Muhammad Zain.

Ketentuan ini akan diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang teknis pengisian kuota haji reguler dan pelunasan biaya haji tahun 2025.

(hnh/inf)



Sumber : www.detik.com

Rincian Biaya Haji 2025 yang Dibayar Jemaah Per Embarkasi Menurut Keppres


Jakarta

Rincian biaya haji 2025 yang akan dibayarkan jemaah per embarkasi seluruh Indonesia resmi ditetapkan pemerintah. Biaya tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Nilai Manfaat.

Melalui Keppres yang diteken Presiden Prabowo pada Rabu (12/2/2025), pemerintah merinci BPIH dan Bipih per embarkasi. Ketentuan ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD) serta Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Berkaitan dengan itu, Kepala BP Haji Irfan Yusuf menyambut dengan baik terbitnya Keppres tersebut.


“Alhamdulillah Keppres biaya haji 2025 sudah terbit. BP Haji mendukung penyelenggaraan haji tahun 2025 dan terwujudnya kenyamanan bagi jemaah haji,” kata Irfan dalam keterangannya di Jakarta seperti dikutip, Kamis (13/2/2025).

Rincian Biaya yang Dibayar Jemaah Haji Reguler 1446 H/2025 M Per Embarkasi

Berikut rincian biaya yang dibayarkan jemaah haji reguler atau Bipih per embarkasi di seluruh Indonesia.

  1. Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333,00
  2. Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531,00
  3. Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751,00
  4. Embarkasi Padang sebesar Rp 51.781.751,00
  5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.41 l.751,00
  6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875. 751,00
  7. Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501,00
  8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751,00
  9. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57 .235.421,00
  10. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751,00
  11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921,00
  12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801,00
  13. Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751,00

Besaran Bipih digunakan untuk membiayai penerbangan haji, sebagian akomodasi di Makkah, sebagian akomodasi di Madinah, dan biaya hidup (living cost).

Adapun, besaran nilai manfaat dari BPIH 2025 untuk jemaah haji reguler Rp 6.831.820.756.658,34 atau Rp 6,8 triliun.

(aeb/aeb)



Sumber : www.detik.com