Tag Archives: indonesia

Bazar Hijab dan Modest GlamLocal Hadir di Bandung, Diskon Hingga 90%

Bandung

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-2, GlamLocal menghadirkan pesta belanja dengan potongan harga hingga 90%, pada 27-31 Agustus 2025 di Exhibition Hall Summarecon Mall Bandung.

GlamLocal menghadirkan lebih dari 90 brand fashion dan aksesori lokal terbaik khusus untuk para pencinta modest wear dan hijabers tanah air. Menurut Rizky Azhar sebagai koordinator GlamLocal, bazar di Bandung kali ini menyuguhkan diskon yang lebih menarik.

“Ini masih satu rangkaian dalam rangka ulang tahun GlamLocal. Untuk jumlah tenant sekarang ada total 90 brand fashion dan 16 F&B. Semuanya khas dari Bandung. Kita kolaborasi dengan Summarecon bareng dengan Festival Kuliner Bandung. Diskonnya up to 90% edisi Mid Year Sale. Ada juga merchandise ketika sudah berbelanja minimal Rp 500 Ribu,” ungkap Kiky saat ditemui Wolipop di Summarecon Mall Bandung, Rabu (27/8/2025).


Bazar hijab dan busana muslim GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung mulai dari 27-31 Agustus 2025.Bazar hijab dan busana muslim GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung mulai dari 27-31 Agustus 2025. Intan sebagai pemilik brand Mayoutfit ikut serta di bazar GlamLocal. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

GlamLocal kali ini memanjakan para modest fashion enthusiast dengan kurasi brand lokal populer seperti Yeppu Outfit, Atkey, Cotonnary, Hi.Prima, Gamaleea, Oclo, Main Look, Rurik, BWBYAZ, hingga Mayoutfit.

“GlamLocal diadakan selama lima hari 27-31 Agustus. Brand yang ikut utamakan brand Bandung yang sudah hits, untuk itemsnya tidak banyak yang berbeda yang sesuai dengan target market di Bandung,” ujar Kiky.

Tidak hanya busana siap pakai, pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai pilihan hijab dari brand seperti Nathelabel, Tuscany, Elita, Loiusaluna, dan Lindahijab. Semuanya hadir dalam satu tempat, memberikan kemudahan bagi kamu yang ingin tampil modis, syar’i, dan tetap sesuai tren terkini.

Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%.Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%. Foto: Gresnia/Wolipop

Ia juga menyebutkan perbedaan target market GlamLocal yang ada di Jakarta dan Bandung. Berdasarkan warga Bandung yang di dominasi oleh Gen Z.

“Kalau di Jakarta lebih office look untuk bekerja dan keseharian warna basic. Bedanya di sini kasual, mix and match yang lebih oke permainan warnanya lebih berani. Brand juga menyesuaikan marketnya di Bandung,” jelasnya.

“Di sini juga banyak yang lebih muda sesuai dengan selera generasi muda. Gen Z yang lebih banyak datang. Secara umur Gen Z akhir menuju milenial 20-40 tahun,” lanjutnya lagi.

Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%.Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%. Foto: Gresnia/Wolipop

Begitu juga dengan items fashion yang diminati di Bandung. “Kemeja yang ada emblishment, vest yang ada ornamen bordir dan payet dicampur lace. Cardigan juga mendukung kalau di sini banyak yang laku. Warna-warni,” tambah Kiky.

Tidak hanya soal fashion, pengunjung juga bisa berburu aksesori dari Nubuk Bags, Fassy Store, hingga Shop at Blow. Lapar saat belanja? Tenang! Booth F&B dari Loka Saji, Donat King Nassar, hingga Es Teh Poci siap menemani.

“Kita juga ajakin brand yang sedang hits di Bandung seperti Nathelabel, Abame, Versus City, Riffany Hijab, Hai Clo, Mayoutfit yang di highlightnya,” saut Kiky.

Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%.Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%. Foto: Gresnia/Wolipop

Kiky melanjutkan GlamLocal kini mempunyai grup dan komunitas yang terdiri dari brand lokal di Indonesia. Dengan lebih dari 400 brand tergabung dan 6.000 jastiper tersebar di seluruh kota di Indonesia, ekosistem ini tumbuh menjadi wadah yang tak hanya kuat, tapi juga saling menguntungkan antar pelaku usaha.

Sudah berjalan selama dua tahun, komunitas brand yang dinaungi oleh GlamLocal terbukti bukan sekadar tren sesaat. Antusiasme tinggi dan feedback positif terus mengalir dari para pelaku brand maupun jastiper yang tergabung.

Strategi yang dirancang pun selalu diperbarui mengikuti dinamika pasar, menjadikan komunitas ini sebagai kekuatan baru di ranah retail lokal. Bahkan di tengah tantangan ekonomi saat ini, GlamLocal berani mengambil langkah besar dengan menggelar bazar dua kali dalam sebulan. Sebelumnya pada awal Agustus 2025, GlamLocal digelar di PIM 3, yang mencetak pencapaian fantastis hingga Rp16 miliar hanya dalam lima hari.

Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%.Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%. Foto: Gresnia/Wolipop

Ke depan, komunitas ini tak hanya akan memperluas jangkauan ke kota-kota besar seperti Surabaya, Sumatera, dan Kalimantan, tetapi juga akan mempererat kolaborasi lewat pre-event seperti workshop dan sinergi antara brand owner dan jastiper. Harapannya, GlamLocal terus menjadi rumah utama bagi pecinta produk lokal dan pelaku bisnis yang ingin berkembang bersama.

Jangan lewatkan kesempatan dapat harga spesial. voucher menarik, cashback, bahkan merchandise eksklusif hanya dengan mengunggah aplikasi BYOND by BSI dan berbelanja minimal Rp500.000. Ini lebih dari sekadar bazar, ini perayaan pengusaha modest lokal yang wajib kamu datangi.

Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%.Suasana bazar hijab dan modest wear GlamLocal di Summarecon Mall Bandung, mulai dari 27-31 Agustus 2025. Ada lebih dari 90 brand yang ikut serta memberikan promo menarik hingga 90%. Foto: Gresnia/Wolipop

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Omzet Turun Usai TikTok Live Ditutup, Brand Fashion Lokal Buka Suara

Jakarta

Pemadaman fitur siaran langsung atau live di aplikasi TikTok berdampak besar bagi pelaku usaha fesyen, khususnya penjual hijab dan busana siap pakai yang mengandalkan siaran langsung untuk menjangkau pembeli.

Mulai Sabtu (30/8/2025) malam pengguna TikTok tidak bisa menikmati layanan live. Hal ini disampaikan TikTok melalui juru bicaranya yang diterima detikINET, Sabtu (30/8/2025). Mereka mengatakan terkait dengan kondisi keamanan nasional, maka mereka menangguhkan fitur ini untuk sementara waktu.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab. Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok LIVE selama beberapa hari ke depan di Indonesia,” kata perwakilan dari TikTok.


Selain itu, TikTok mengatakan pihaknya menghapus konten-konten yang melanggar panduan komunitas. “Kami juga terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada,” pungkas Jubir TikTok.

Dampak Bagi Brand Lokal

Wolipop berbincang dengan tiga pengusaha hijab dan modest fashion lokal yang konsisten siaran langsung di TikTok untuk menjual produk. Siaran langsung melalui TikTok, selama ini menjadi salah satu kanal utama untuk interaksi real-time, membangun kepercayaan, sekaligus menawarkan promo langsung kepada calon pembeli.

Tanpa fitur live di TikTok ini, pelaku usaha harus mencari strategi baru agar tetap bisa bersaing di pasar online yang sangat bergantung pada kecepatan dan pengalaman visual. Hal tersebut disampaikan Eras Pragitha sebagai salah satu pendiri brand hijab dan busana siap pakai, Gamaleea.

“Off sekitar jam 21.00 WIB, tiba-tiba Live Streaming keluar, ternyata lainnya mengalami hal yang sama. Dampaknya ke bisnis kita pendapatan kita melalui Live Streaming dan berasa banget dampaknya. Beberapa ini sudah tidak kondusif dan sekarang tidak sesuai ekspetasi akan diberhentiin dan kita tidak tahu sampai kapan,” ungkap Eras lewat pesan suara kepada Wolipop, Sabtu (30/8/2025).

Eras menuturkan penutupan fitur TikTok Live berpotensi menurunkan omzet penjualan secara drastis. Ia menjelaskan bahwa mekanisme penjualan di TikTok berbeda dengan platform seperti Shopee.

“Pastinya akan ada penurunan omzet, apalagi pushnya TikTok bukan kayak Shopee. Kalau di TikTok, orang bukan mencari tapi memang orang membeli rekomendasi video dan Live Streaming,” jelasnya.

Zahra sebagai pemilik brand Dyalodya sedang melakukan sesi siaran langsung di TikTok.Zahra sebagai pemilik brand Dyalodya sedang melakukan sesi siaran langsung di TikTok. Foto: Dok. brand Dyalodya.

Saat fitur siaran langsung TikTok tidak aktif, Siti Zahra sebagai pemilik brand daily wear Dyalodya langsung buka suara di Instagram. Melalui unggahan di akun Instagram @stzzahra, dia mengaku terkejut saat fitur tersebut sudah tidak aktif.

“Ada yg sama gak brand owner? Sakit bgt bgt! Lusa gajian pak, Tanggungan banyak pak. Sakittt pak lagi live tiba2 kayak ke shutdown gitu #deletesoon,” tulis keterangan postingan Zahra.

Wolipop kemudian menghubungi Zahra, pemilik brand Dyalodya, untuk menanyakan dampak dari pemadaman fitur siaran langsung di TikTok. Dalam unggahan pribadinya, Zahra mengungkapkan kesedihannya.

“Tadi (30/8/2025) jam 18.00 aku masih Live amp kantor dari Bandung baru mulai, jam 20.00 WIB aku pulang tiba-tiba off kirain kena pelanggaran tahu-tahunya dimatiin. Benar-benar kayak shutdown ilanggg gitu aja,” jelasnya, menggambarkan betapa tiba-tiba dan mengejutkannya pemadaman tersebut bagi para penjual seperti dirinya.

Dampaknya langsung dirasakan oleh Zahra dan tim Dyalodya. “Gak bisa live gak ada pemasukan. Padahal ini awal bulan kita banyak campaign. Host live aku 6, besok tanggal 1 traffic lagi bagus. AM TikTok aku juga gak bisa kasih jawaban apa-apa,” kata Zahra pasrah.

Penurunan Omzet dan Strategi Brand Berubah

Tim brand Kamila Wardrobe sedang melakukan sesi siaran langsung di E-Commerce.Tim brand Kamila Wardrobe sedang melakukan sesi siaran langsung di E-Commerce. Foto: Dok. Kamila Wardrobe.

Pemadaman fitur live di TikTok turut dirasakan dampaknya oleh Rizka Alfiani, pendiri Kamila Wardrobe. Ia menceritakan bahwa pada pukul 21.45, siaran langsung yang sedang berlangsung tiba-tiba berhenti.

“Jadi jam 21.45 WIB, tiba-tiba live berenti sendiri. Team coba masuk buat ngelanjutin live tapi fitur live nya ga ada. Alternatifnya shift yang shopee kita padatkan. Yang tadi nya 4 sesi, jadi 7 sesi sekarang,” ucap Rizka.

Rizka juga membagikan laporan dari salah satu tim saat fitur siaran langsung di TikTok tiba-tiba menghilang. “Sudah coba mau live lagi, tapi tetep nggak muncul fitur live nya, udah coba pake wifi lain dan juga pake hotspot juga tetep nggak muncul,” papar Rizka.

Ketika timnya mencoba melanjutkan, fitur live sudah tidak tersedia lagi. Untuk menyiasati situasi tersebut, Rizka pun segera memindahkan fokus ke platform lain, dengan memperbanyak sesi siaran langsung.

Namun demikian, strategi ini tetap belum mampu menutupi seluruh kerugian yang ditimbulkan. Rizka mengungkapkan bahwa lini penjualan menjadi sangat terdampak karena live streaming berkontribusi sekitar 60% terhadap total penjualan Kamila Wardrobe.

“Lini penjualan jadi berkurang ka, karena sejujurnya live berkontribusi 60% dari penjualan, sehingga jika dimatikan sangat berpengaruh sekali terhadap brand,” ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan ini tidak adil. Menurutnya, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha kecil dan menengah, tetapi juga turut memengaruhi ekosistem e-commerce secara keseluruhan.

“Ini nggak fair. Kena akses informasi malah dibatasi di saat kita butuh siaran yang langsung dan transparan. Dan efeknya pun ke mana-mana. E commerce jadi terdampak,” tutur Rizka.

Devi Septrianingsih, pemilik brand Deav Hijab dan Koncoturu, juga turut merasakan dampak besar dari pemadaman fitur siaran langsung di TikTok. Ia mengungkapkan bahwa aktivitas live selama ini dilakukan hampir seharian penuh dan menjadi salah satu sumber utama pendapatan brand-nya.

“Sangat banyak dampaknya, karena kami live hampir seharian biasanya. Dan pendapatan juga banyak dari live. Jadi sangat berpengaruh ke pendapatan. Karena belum tahu sampe kapan kami juga belum ambil kebijakan apa apa, host live yang Shopee tetap live. Kami belum ada alternatif lain selain menerima keadaan. Karena mau dialihkan ke platform lain pun akan berbeda hasil closingnya,” ungkap Devi.

Saat ini, timnya tetap menjalankan siaran langsung di Shopee sebagai upaya mempertahankan interaksi dengan konsumen. Namun, ia mengakui bahwa hasil penjualan di platform lain tidak bisa menyamai efektivitas live di TikTok.

Tim brand Koncoturu saat melalukan sesi siaran langsung.Tim brand Koncoturu saat melalukan sesi siaran langsung. Foto: Dok. Koncoturu.

Devi menambahkan bahwa pihaknya baru saja mulai beriklan di TikTok dalam beberapa minggu terakhir dan hasilnya cukup positif. Kehadiran fitur live semakin memperkuat performa penjualan. Namun sejak fitur tersebut dimatikan, ia mengaku omzet brand-nya langsung terdampak.

“Mungkin nanti akan di tambah (durasi live Shopee). Sebenernya beberapa minggu ini kami baru mulai iklan di TikTok, dan lumayan banyak dampak positifnya. Ditambah ada fitur live jadi pendapatan kami semakin membaik di Tiktok. Tapi sejak ada tragedi gini tentu akan berdampak ke omzet,” lanjut Devi.

Dari sisi strategi, Devi menyebut belum banyak perubahan yang dilakukan. Salah satu langkah yang diambil adalah mengalihkan audiens ke event seperti bazar serta memindahkan sebagian anggaran iklan ke platform lain.

“Untuk strategi kami tidak ada banyak perubahan, cuma paling kami alihkan audiencenya ke bazaar dan bugdet iklan dialihkan ke platform lain. Tapi tetep kami gak bisa mematikan iklan kami di tiktok mba karna kalau iklan mati, tentunya akan mulai dari awal lagi. Jadi ibaratnya yaa tetep ngiklan tapi omset gak akan seperti biasanya karna nggak live,” pungkas Devi.

Tim brand Koncoturu saat melalukan sesi siaran langsung.Tim brand Koncoturu saat melalukan sesi siaran langsung. Foto: Dok. Koncoturu.

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Bazar Locapop Digelar di AEON Mall, 58 Brand Outfit ala Gen Z Diskon 70%

Jakarta

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop, digelar pada 27-31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Beragam pilihan busana khususnya gen Z ada di bazar ini.

Diselenggarakan dengan semangat gaya muda dan ekspresi bebas, Locapop yang aktif di Instagram @locapop.event, menjadi ruang selebrasi fashion harian yang menyasar generasi Z, generasi yang dikenal berani dalam berekspresi, cepat menangkap tren, dan cermat memilih gaya.

Eras Pragitha sebagai sosok kreatif di balik kesuksesan Rendevous Market, mengatakan Locapop menjadi babak baru yang lebih inklusif dan energik. Jika Rendevous identik dengan modest wear, maka Locapop hadir lebih general, fokus pada daily wear dan tren berpakaian Gen Z yang dinamis.


Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

“Di sini kami menyasar Gen Z dan pembeli potensial dari kalangan muda. Gaya mereka itu lebih berani dan bervariasi. Tidak hanya soal tren, tapi bagaimana mereka mengekspresikan diri,” ujar Eras saat ditemui Wolipop di Aeon Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (30/8/2025).

Dengan mengusung tagline ‘Let’s Pop Your Style’ Locapop menghadirkan lebih dari sekadar bazar. Ini adalah ruang berbelanja yang juga menjadi panggung fashion, tempat pengunjung bisa menjelajahi gaya personal mereka sambil menemukan item fashion terkini dari 58 brand lokal.

Brand yang terlibat sudah mempunyai penggemar setia, antara lain Lozy Hijab, Gamaleea, Yeppu Outfit, Atkey, Odeca, Kienka, Elita Kerudung, Fimelo, Omyca, Mayoutfit, hingga Kamila Wardrobe.

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

Selain baju, kamu juga bisa membeli aksesori tas kekinian bergaya ‘kalcer‘ di Locapop. Brand Fassy Store dan Arcell menawarkan beragam model dan bahan tas yang memenuhi kebutuhan kamu.

58 brand di Locapop merepresentasikan gaya Gen Z yang kekinian potongan bodycon dengan slit dramatis, hijab modern lengkap dengan anting, hingga basic tee yang bisa dipadupadankan untuk tampilan layering khas anak muda.

Menariknya, Locapop tidak hanya tampil gaya tetapi juga ramah di kantong. Diskon hingga 70% ditawarkan, dengan harga mulai dari Rp 100 Ribu. Beberapa promo andalan seperti Rp 250 Ribu mendapatkan 3 items. Buy 1 Get 1, dan juga Rp 150 Ribu menjadi daya tarik utama, membuktikan bahwa tampil stylish tak harus mahal.

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, menurut Eras, Gen Z tidak terpaku pada satu pola gaya tertentu. Mereka gemar eksplorasi dan bermain dengan tekstur, warna, dan siluet. Warna-warna netral, clean outfit, hingga palet butter yellow dan earth toneseperti khaki masih mendominasi pilihan karena mudah dipadu padankan dan cocok untuk gaya layering.

Pop Culture dan FOMO, Strategi Marketing Locapop

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

Dengan pendekatan yang tidak berpola (no-pattern styling), Locapop merepresentasikan kebebasan dalam bergaya. Strategi pemasaran pun menyasar psikologi khas Gen Z, FOMO (fear of missing out).

Tak heran sejak hari pertama Locapop, pengunjung terus memadati lokasi bazar. Dari 4.000 orang di hari pertama, naik menjadi 5.500 di hari ketiga, dan diperkirakan menembus 6.000 pengunjung di hari keempat. Target harian sebesar 6.000 pengunjung hampir dipastikan tercapai.

Pemilihan lokasi di Jakarta Selatan, khususnya sekitar Blok M dan Tanjung Barat, juga tidak lepas dari keberadaan kampus-kampus dan komunitas muda yang aktif. Lokasi ini dianggap ideal untuk menjaring pembeli potensial yang senang mengikuti tren dan memiliki kebiasaan belanja spontan.

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

Eras menuturkan Locapop hadir sebagai ruang alternatif yang menghidupkan kembali tren bazar fashion yang sempat tenggelam. Event tersebut menjadi semacam “festival styling” di mana Gen Z bisa menjelajahi berbagai gaya dari vintage, clean, hingga gaya olahraga dan aksen modern.

“Brand lokal sekarang pintar membaca tren. Mereka cepat beradaptasi dan tahu apa yang disukai Gen Z. Locapop jadi ruang untuk itu semua,” lanjut Eras.

Melihat respons positif, Locapop berencana untuk menjadi bazar rutin setiap tiga bulan sekali, dan memperluas cakupan ke kota-kota lain di Indonesia. Ke depannya, variasi tenant akan semakin beragam, termasuk brand non-hijab, sepatu, parfum, hingga gaya uniseks yang lebih inklusif.

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

Di tengah pasar fashion yang kian jenuh dan serba digital, Locapop menghidupkan kembali gairah belanja langsung. Bukan hanya karena diskon, tapi karena pengalaman berbelanja yang menyenangkan.

“Harapannya dengan Locapop ini, supaya gen z punya wadah untuk mencari busana yang terjangkau dan makin berani styling,” pungkas Eras.

Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan.Bazar busana siap pakai dan aksesori, Locapop pertama kali digelar pada 27–31 Agustus 2025 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Gresnia/Wolipop.

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Kisah Wanita Dulu Kelaparan, Kini Pemilik 36 Agensi Model di Indonesia

Jakarta

Kilauan lampu panggung Senayan City, menyambut langkah percaya diri para model dalam ajang tahunan Fashion Nation. Namun, sorotan utama saat itu tak hanya jatuh pada koleksi busana ternama, melainkan juga pada sosok di balik barisan model berbakat: Aulia Zizi, yang dikenal dengan akun @zizisujarwanto.

Siapa sangka, di balik kesuksesan pementasan perdana agensi modelnya, Kelas Modeling.id, tersimpan sebuah kisah perjuangan seorang mahasiswi yang pernah hidup pas-pasan. Aulia yang mengawali karier dari model hijab kini menjadi mentor bagi ratusan talenta muda di Tanah Air.

Perjalanan Aulia bukanlah karpet merah. Jauh sebelum namanya dikenal sebagai pemilik agensi dengan 36 cabang, ia adalah seorang mahasiswi perantauan dengan mimpi besar dan anggaran hidup yang minim. Aulia mengawali kariernya dengan menjajal dunia modeling, fokus pada busana muslim dan hijab, demi menyambung hidup di perantauan.


Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

Ia tak malu mengakui masa-masa ngekos dengan biaya seadanya, sebuah periode yang justru menempanya menjadi pribadi yang ulet. Pengalaman pahit manis sebagai model inilah yang memberinya pemahaman mendalam tentang kebutuhan dan tantangan para model modest fashion, sekaligus memicu ide untuk menciptakan platform yang lebih baik. Seperti apa perjalanannya?

Kehidupan Awal Rintis Karier

Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Foto Aulia Zizi sebagai pemilik Kelas Modeling.id yang tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Gresnia/Wolipop.

Aulia Zizi mengaku pernah kuliah di Universitas Negeri di Jakarta, jurusan kimia murni. Dia tidak ada latar belakang model sama sekali.

“Kalau memang menekuni dunia model itu saya pernah mengikuti kelas, ikut lomba, pernah ikut fashion show dan menang lomba. Sampai sekarang pun saya masih menjadi model,” kata wanita yang akrab disapa Zizi itu kepada Wolipop baru-baru ini.

Ia mengaku kini sudah mulai mengurangi jadwalnya bekerja sebagai model karena ingin meregenerasi. Pada saat masih kuliah, ia mulai berpikir sampai kapan akan menjadi model.

“Saya mikir regenerasi adalah hal yang paling penting. Semua brand juga ceritanya sama kepengen wajah baru, talenta baru yang segar. Jadi, dari situ lah saya terinspirasi untuk regenerasi,” ungkapnya.

Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

Kelas Modeling.id ia bangun pada Maret 2019. Saat itu Zizi tidak mempunyai bekal untuk bertahan hidup. Sebagai anak kos, dia bahkan pernah kelaparan karena belum ada uang untuk membeli makan.

“Cerita membentuknya karena saya tidak makan di kosan. Saya perantauan dan tinggal sendiri. Biasanya kalau modeling itu lama cair uangnya. Saya tidak bisa makan,” kenang Zizi.

“Saya ingat betul kalau kita ngekos, itu kan ada kulkas untuk bareng-bareng. Dan itu ada satu telur, saya lupa itu punya saya atau orang lain? Ya sudah deh, saya makan dulu karena saya tidak punya uang sama sekali,” lanjut Zizi seraya mengingat masa lalunya.

Saat uang menjadi model sudah cair, ia langsung mengganti telur yang sudah dimakannya. Dia membeli satu kilogram telur untuk dikonsumsi oleh penghuni kos lainnya.

“Jadi, dari situ saya tidak bisa mengandalkan bakat saya saja. Karena memang namanya model tentunya bersaing secara sehat dan banyak sekali talenta baru dan regenerasi. Kenapa kita mau jadi pesaing kalau kita bisa menjadi yang memproduksinya,” terang Zizi.

Ia berpikir untuk mengubah hidupnya dengan memulai menjadi mentor untuk yang mau belajar seputar dunia model. Saat itu pemilik kelas model yang menggandengnya sebagai mentro membuka satu batch kelas saja.

“Saya bilang kenapa tidak dilanjutkan padahal peminatnya ramai dan ownernya pekerja kantoran dan sampai saat ini masih keep in touch sama dia,” ujar Zizi.

Wanita berhijab ini mengaku pemilik kelas sebelumnya sedang sibuk dengan pekerjaan di kantor dan tak mau melanjutkan bisnis tersebut. Zizi pun meminta izin untuk membuka kelas modelling sendiri.

Ia masih ingat persis awal membuka Kelas Modeling.id merekrut 10 orang wanita. Mendapatkan antusias dari pelanggan dan peminatnya semakin banyak, Zizi pun memutuskan untuk membuka kemitraan.

“Saya membuka kemitraan di tahun 2023. Kita membuat sistem kemitraan dan Alhamdulillah ternyata banyak sekali yang mau bermitra dengan kita hingga kita bisa mempunyai cabang 36 di seluruh Indonesia,” ucapnya haru.

Mulai dari Surabaya, Malang, Bandung, Jakarta, hingga Balikpapan kelas Modeling. id juga mempunyai model yang biasa tampil di runaway dengan tinggi badan 170 cm ke atas.

“Saya pernah mengirim ke Tokyo Fashion Festival. Itu mereka bisa dipakai untuk internasional, tapi tidak menutup kemungkinan juga jika ada brand luar yang mencari model yang beragam. Terutama brand negara tetangga,” jelasnya.

Menurut pandangan Zizi, brand terkemuka yang ada di luar negeri mulai melirik potensi model yang ada di Indonesia, karena mempunyai kulit yang eksotis.

“Karena kita itu punya ciri khas kalau mau dibawa ke kancah internasional. Hanya kurang digenjot dan butuh lebih banyak platform yang mendukung talenta muda untuk berkembang,” terang Zizi.

Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

Bertaburan agensi model di Tanah Air, Zizi menuturkan perbedaan dengan agensi model lainnya. Agensinya tidak menetapkan syarat tinggi badan dan usia. Mulai dari usia lima tahun hingga pensiunan PNS pernah menjadi model di agensinya.

“Yang kita tahu, model itu kan dilihatnya harus tinggi dan kurus. Sedangkan skintone kita itu beraneka ragam yang cantik. Bentuk badan juga berbeda-beda. Dan selama ada jiwa bakat dan jiwanya di model kenapa tidak?” jawab Zizi.

Kelas Modeling Perdana Ikut Fashion Nation

Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration.Kelas Modeling.id tampil perdana di Senayan City Fashion Nation dengan membawa tema Runaway Celebration. Foto: Dok. Kelas Modeling.id.

Aulia Zizi merasa terharu dan tak henti bersyukur bisa menjadi bagian dari acara tahunan fashion show Senayan City. Ia mengajak 52 model, mulai usia lima tahun hingga 30 tahun.

“Jadi yang mau dihightlight di acara ini kalau tagline kita itu Everyone Can Be a Model. Makanya hari ini acaranya itu namanya adalah Kelas Modeling Runaway Celebration,” ucap Zizi.

Zizi menuturkan arti dari tema tersebut merupakan semua orang bisa menjadi model. Ada yang badannya kecil, ada yang sudah mature, tidak tinggi, petite, ada yang tinggi dan curvy.

“Mereka adalah peserta dari setiap batch atau angkatan setiap cabang dan itu dikurasi berdasarkan absensi, progres setiap hari di kelas, dan terpilih lah best student. Ada proses interviewnya juga,” tutur Zizi panjang lebar.

Zizi berharap agensi modelnya bisa menjadi batu loncatan bagi anak-anak yang benar-benar punya potensi di dunia modeling dan hiburan. “Kita berkomitmen ingin terus ikut fashion show setiap tahun, atau bahkan satu tahun bisa dua-tiga kali, karena kami punya banyak sekali talenta berbakat,” pungkasnya.

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

13 Tahun Berkarya, Brand Modest Klamby Hadirkan Budaya Bali hingga Tomohon

Jakarta

Brand busana muslim Klamby, baru saja merayakan perjalanannya berkarya yang ke-13 tahun. Perayaan yang digelar di Hutan Plataran Senayan pada 17 Oktober 2025 ini tak hanya menandai usia matang Klamby di industri mode, tetapi juga menjadi penegasan identitas mereka.

Instalasi megah dengan angka ’13 Tahun’ berwarna pink fuchsia menyambut para tamu, menciptakan suasana perayaan yang elegan sekaligus intim. Nuansa tradisional khas Indonesia terasa kental sejak langkah pertama memasuki area perayaan.

Para pengunjung disajikan iringan musik gamelan secara langsung, yang menambah khidmat dan otentisitas acara. Konsistensi Klamby dalam menjunjung tinggi warisan Nusantara juga diwujudkan melalui sajian kuliner khas Indonesia hingga jamu tradisional yang disuguhkan kepada tamu undangan. Momen ini sekaligus menjadi panggung bagi Klamby untuk memperkenalkan koleksi terbarunya yang bertajuk 1 Nusantara 3 Warisan.


Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan.Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

1 Nusantara 3 Warisan adalah tajuk koleksi terbaru yang kembali mewujudkan DNA Klamby, mengangkat unsur budaya Indonesia. Koleksi ini melambangkan wanita yang tumbuh dengan anggun, lekat, dan memberi kehidupan di sekelilingnya.

Selain itu, koleksi terbaru ini juga menggambarkan budaya yang menjadi identitas, warisan yang terus hidup dan diteruskan, serta menjadi simbol dari alam Nusantara sebagai sumber utama warna dan inspirasi setiap karya Klamby.

Perjalanan brand yang didirikan oleh Nadine Gaus dan suaminya Muhammad Ridho Jufri ini, lahir dari makna satu Nusantara dan tiga Warisan, alam, budaya, dan wanita, yang menjadi tiga pilar sumber cahaya yang akan terus dijaga.

Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan.Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan. Foto: Gresnia/Wolipop

Sebagai puncak acara, Klamby menyuguhkan trunk show yang menampilkan koleksi terbarunya dengan desain otentik dan berkarakter. Sebelum trunk show, aktris senior Maudy Koesnaedi turut hadir untuk membacakan puisi penuh makna.

Di balik lahirnya setiap helai Klamby, terdapat proses kreatif yang berawal dari sebuah pesan atau cerita yang ingin disuarakan. Prosesnya dimulai dari merumuskan pesan kampanye sebagai dasar pijakan, diterjemahkan ke dalam bahasa visual-pemilihan warna, siluet, hingga detail terkecil. Tim desain kemudian menyusun pola dan menghidupkannya dengan motif khas Klamby yang terinspirasi dari budaya, alam, dan kisah Nusantara.

Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan.Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan. Foto: Gresnia/Wolipop

“Motif bukan sekadar hiasan, melainkan penjaga cerita yang ingin terus diwariskan,” jelasnya.

Koleksi spesial perayaan 13 tahun Klamby ini ditandai dengan rilisnya Luminara Series yang sudah mulai tersedia sejak 10 Oktober 2025. Motif Truntum di dalamnya bercerita tentang cinta yang tak pernah pudar, sedangkan motif Nitik melambangkan keteguhan dan kesabaran. Tiga belas kuntum mawar yang terselip menjadi simbol persahabatan abadi dan ungkapan terima kasih.

Selain itu, Klamby juga menghadirkan koleksi Romely Series yang terinspirasi dari bunga Bromelia dan keramik Bali. Ada juga Floria Series yang terinspirasi dari Tomohon International Flower Festival (TIFF) di Sulawesi Utara.

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Ayu Dyah Andari Hadirkan Warisan Batik Benang Bintik Kalteng ke Panggung JFW

Jakarta

Jakarta Fashion Week (JFW) menghadirkan sinergi budaya dan mode. Melangkah di panggung JFW 2026, Provinsi Kalimantan Tengah dengan keindahan budaya Dayak, membawa warisan leluhur mereka melalui sentuhan karya desainer Ayu Dyah Andari.

Ayu Dyah Andari dikenal karena adibusananya yang puitis dan mengangkat budaya Indonesia. Kali ini Ayu Dyah mengangkat seni tekstil Kalimantan Tengah melalui pagelaran Huma Betang, Lantunan Meniti Kenangan.

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Koleksi terbarunya ini adalah wujud nyata komitmen Ayu Dyah Andari untuk merayakan warisan Indonesia dalam setiap karyanya. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan semua baju bahkan melebihi jumlah harapan kita,” tutur Ayu Dyah Andari saat ditemui di Jakarta Fashion Week 2026, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).


JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Bekerja sama dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Ayu Dyah Andari mengangkat motif khas seperti batang garing dan aneka flora. Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025-2030, Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengaku antusias melihat warisan daerahnya diangkat ke panggung nasional.

“Ayu Dyah Andari bersedia untuk berkolaborasi dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, yang dimana kita juga mengangkat motif dari Kalimantan Tengah itu sendiri. Motif batang jaring dan aneka flora yang kita angkat,” jelas Aisyah Thisia Agustiar Sabran.

Koleksi ‘Huma Betang’ yang berarti rumah khas Kalimantan Tengah diinterpretasikan Ayu sebagai ‘kampung halaman.’ Dia menampilkan 33 karya dalam fashion show di JFW 2026. Mulai dari ready-to-wear, couture, hingga busana pesta, memastikan setiap warga Kalimantan Tengah dapat mengenakan identitas budaya mereka di setiap kesempatan.

Ayu Dyah Andari menggandeng sederet selebriti ternama untuk merepresentasikan koleksinya di panggung JFW, antara lain Kimmy Jayanti, Aurel Hermansyah dan Ameena, Okky Asokawati hingga Paula Verhoeven.

Kekayaan Benang Bintik dan Detail Khas Dayak

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Ayu Dyah Andari tidak hanya merancang busana, tetapi juga mengolah kain benang bintik khas Kalimantan Tengah, menggambar empat motif batik yang kaya makna. Ayu menuturkan beda utama batik khas Dayak ini adalah penekanan pada motif flora seperti tanaman pakis yang melambangkan ketahanan, anggrek langka yaitu anggrek hitam, dan buah khas Kalimantan, buah ketiau, yang semuanya diintegrasikan ke dalam busana.

“Saya menggunakan elemen tersebut ke dalam busana dan juga burung enggang perisai dayak dan begana juga,” tuturnya.

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, Aisyah dan putri tercinta. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Warna-warna yang digunakan, yaitu hijau, merah, putih, kuning, dan hitam, diolah menjadi palet modern seperti pink, sage, dan cream, untuk menjadikannya lebih dapat diterima di kancah internasional. Bahkan, siluet baju adat Sangkarut dan Ewah pun diadaptasi menjadi koleksi ready-to-wear yang stylish dan syarat akan budaya khas Kalimantan Tengah.

Puncaknya, koleksi pesta menampilkan bordir penuh motif batang garing dan burung enggang yang sangat detail, dipercantik dengan batu-batu khas Kalimantan Tengah, seperti batu kecubung ungu sebagai warna utama, yang memancarkan kekayaan budaya yang tak terlukiskan.

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Ayu Dyah Andari Hadirkan Warisan Batik Benang Bintik Kalteng ke Panggung JFW

Jakarta

Jakarta Fashion Week (JFW) menghadirkan sinergi budaya dan mode. Melangkah di panggung JFW 2026, Provinsi Kalimantan Tengah dengan keindahan budaya Dayak, membawa warisan leluhur mereka melalui sentuhan karya desainer Ayu Dyah Andari.

Ayu Dyah Andari dikenal karena adibusananya yang puitis dan mengangkat budaya Indonesia. Kali ini Ayu Dyah mengangkat seni tekstil Kalimantan Tengah melalui pagelaran Huma Betang, Lantunan Meniti Kenangan.

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Koleksi terbarunya ini adalah wujud nyata komitmen Ayu Dyah Andari untuk merayakan warisan Indonesia dalam setiap karyanya. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan semua baju bahkan melebihi jumlah harapan kita,” tutur Ayu Dyah Andari saat ditemui di Jakarta Fashion Week 2026, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).


JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Bekerja sama dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Ayu Dyah Andari mengangkat motif khas seperti batang garing dan aneka flora. Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025-2030, Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengaku antusias melihat warisan daerahnya diangkat ke panggung nasional.

“Ayu Dyah Andari bersedia untuk berkolaborasi dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, yang dimana kita juga mengangkat motif dari Kalimantan Tengah itu sendiri. Motif batang jaring dan aneka flora yang kita angkat,” jelas Aisyah Thisia Agustiar Sabran.

Koleksi ‘Huma Betang’ yang berarti rumah khas Kalimantan Tengah diinterpretasikan Ayu sebagai ‘kampung halaman.’ Dia menampilkan 33 karya dalam fashion show di JFW 2026. Mulai dari ready-to-wear, couture, hingga busana pesta, memastikan setiap warga Kalimantan Tengah dapat mengenakan identitas budaya mereka di setiap kesempatan.

Ayu Dyah Andari menggandeng sederet selebriti ternama untuk merepresentasikan koleksinya di panggung JFW, antara lain Kimmy Jayanti, Aurel Hermansyah dan Ameena, Okky Asokawati hingga Paula Verhoeven.

Kekayaan Benang Bintik dan Detail Khas Dayak

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Ayu Dyah Andari tidak hanya merancang busana, tetapi juga mengolah kain benang bintik khas Kalimantan Tengah, menggambar empat motif batik yang kaya makna. Ayu menuturkan beda utama batik khas Dayak ini adalah penekanan pada motif flora seperti tanaman pakis yang melambangkan ketahanan, anggrek langka yaitu anggrek hitam, dan buah khas Kalimantan, buah ketiau, yang semuanya diintegrasikan ke dalam busana.

“Saya menggunakan elemen tersebut ke dalam busana dan juga burung enggang perisai dayak dan begana juga,” tuturnya.

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, Aisyah dan putri tercinta. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Warna-warna yang digunakan, yaitu hijau, merah, putih, kuning, dan hitam, diolah menjadi palet modern seperti pink, sage, dan cream, untuk menjadikannya lebih dapat diterima di kancah internasional. Bahkan, siluet baju adat Sangkarut dan Ewah pun diadaptasi menjadi koleksi ready-to-wear yang stylish dan syarat akan budaya khas Kalimantan Tengah.

Puncaknya, koleksi pesta menampilkan bordir penuh motif batang garing dan burung enggang yang sangat detail, dipercantik dengan batu-batu khas Kalimantan Tengah, seperti batu kecubung ungu sebagai warna utama, yang memancarkan kekayaan budaya yang tak terlukiskan.

JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Nada Puspita Hadirkan ‘Monoglam’ Koleksi Nuansa Hitam di Show Tunggal Perdana

Jakarta

Perjalanan sebuah jenama modest fashion lokal, Nada Puspita, mencapai babak baru. Setelah empat tahun berturut-turut berpartisipasi dalam perhelatan akbar mode nasional, Jakarta Fashion Week (JFW), jenama milik Indah Nada Puspita ini menggelar show tunggal perdananya.

Momen bersejarah di JFW 2026 ini menjadi penanda kematangan Nada Puspita. Bersama Buttonscarves Beauty, koleksi spesial bertajuk Monoglam ini mendefinisikan ulang estetika khas Nada Puspita yang dikenal lewat rancangan hijab motif bunga yang feminin.

Jika biasanya brand ini kerap bermain dengan palet cerah dan nuansa ceria, kali ini, Nada Puspita menghadirkan Monoglam yang merupakan perpaduan antara monogram dan glamor. Melalui Monoglam, Indah Nada Puspita memperkenalkan sisi yang lebih glamorous dan bold.


JFW 2025 Nada PuspitaNada Puspita membawakan koleksi bertajuk Monoglam dan perdana show tunggal di panggung JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Koleksi ini menjadi bukti inovasi Nada Puspita dalam menghadirkan fresh perspective on modest fashion, yang disampaikan secara kreatif dan modern, tanpa sedikit pun meninggalkan keanggunan dan nilai feminin yang menjadi karakternya. Hadir dengan 40 looks di Jakarta Fashion Week 2026, Nada Puspita secara ambisius mengeksplorasi sisi glamor melalui permainan warna yang lebih bold. Dominasi palet seperti hitam, biru dongker, cokelat, khaki, dan biru denim memberikan kesan yang matang dan elegan, jauh berbeda dari gaya yang dikenal sebelumnya.

“Tahun ini keempat Nada Puspita di JFW, tapi ini untuk pertama kali Nada Puspita tampil perdana kali ini ada 40 looks. Nada Puspita itu kan pelanggannya beragam mulai dari Gen Z hingga usia 50 tahun. Kali ini aku sebagai creative director Nada Puspita ingin explore bahan dan konsep baru untuk bisa memenuhi kebutuhan pelanggan Nada Puspita yang beragam,” ungkap Indah Nada Puspita saat konferensi pers di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).

JFW 2025 Nada PuspitaNada Puspita membawakan koleksi bertajuk Monoglam dan perdana show tunggal di panggung JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Koleksi Monoglam memperlihatkan eksplorasi material yang kaya. Kombinasi jacquard, organza, linen, satin, dan polyester mix cotton tidak hanya menghadirkan tekstur yang berbeda tetapi juga memperkuat nuansa glamor yang ditonjolkan.

“Tentunya show tunggal pertama another milestone bagi Nada Puspita dengan hal-hal baru dan mempersiapkan show tunggal semoga kita bisa memberikan yang terbaik dan juga Nada Puspita menjadi salah satu brand modest fashion yang the best,” ucap Indah Nada Puspita.

Ia menyebutkan persiapan koleksi Monoglam sekitar dua bulan. Desain yang disajikan pun sangat beragam mulai dari outerwear yang struktural, blazer, crop top, hingga dress, celana panjang, dan hijab yang seluruhnya dikemas dalam gaya yang modern namun tetap feminin.

JFW 2025 Nada PuspitaNada Puspita membawakan koleksi bertajuk Monoglam dan perdana show tunggal di panggung JFW 2026. Suasana Fajar Noor saat unjuk gigi usai gelaran show Nada Puspita. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

Keberagaman ini sejalan dengan tujuan Nada Puspita untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya yang beragam, mulai dari Gen Z hingga usia 50 tahun. Koleksi ini menegaskan bahwa mode hijab yang santun dapat tetap ekspresif dan relevan di berbagai usia dan kesempatan. Menambah keistimewaan show tunggal pertamanya, Nada Puspita turut menghadirkan penampilan spesial dari penyanyi Indonesia, Fajar Noor.

JFW 2025 Nada PuspitaJFW 2025 Nada Puspita Foto: Ari Saputra

(gaf/eny)



Sumber : wolipop.detik.com

Thai Lion Air Terbang Langsung Surabaya-Bangkok, Liburan Makin Mudah!



Jakarta

Kabar bagus buat traveler di Surabaya dan sekitarnya, Thai Lion Air resmi membuka layanan penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya (SUB) ke Bandar Udara Internasional Don Mueang, Bangkok (DMK).

“Penerbangan dimulai 30 Mei 2025, memberikan akses cepat dan nyaman menuju salah satu destinasi favorit di Asia Tenggara. Rute ini menawarkan pengalaman perjalanan yang praktis dan efisien. Pelanggan akan terbang menggunakan pesawat generasi modern Boeing 737-800NG atau Boeing 737-900ER yang nyaman dan andal,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro.

Jadwal Terbang
Mulai 30 Mei 2025


Rute No Terbang Jadwal Berangkat Jadwal Tiba Frekuensi
Bangkok Don Mueang (DMK) –
Surabaya (SUB)
SL-268 11.20 ICT 15.20 WIB Senin, Rabu, Jumat
Surabaya (SUB) – Bangkok Don
Mueang (DMK)
SL-269 16.20 WIB 20.35 ICT Senin, Rabu, Jumat

Note: Waktu di Surabaya (WIB) dan Bangkok (Indochina Time) berada pada zona waktu yang sama, yaitu UTC+7, sehingga tidak ada perbedaan
waktu antara Indonesia bagian barat dan Thailand. Hal ini membuat perjalanan semakin praktis tanpa perlu menyesuaikan jam.

Rute langsung ini memberikan kemudahan luar biasa bagi para pelaku bisnis, khususnya dalam menjalin kemitraan, ekspansi usaha, serta penguatan jaringan perdagangan antara Indonesia dan Thailand. “Mobilitas jadi lebih cepat dan efisien, mempersingkat waktu perjalanan dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Bagi wisatawan, rute ini membuka peluang eksplorasi ke berbagai destinasi unggulan Thailand seperti Bangkok, Chiang Mai, Phuket, Krabi dan masih banyak lagi – tanpa perlu transit. Sebaliknya, rute ini juga menjadi pintu masuk wisatawan Thailand dan mancanegara untuk menjelajahi Surabaya serta destinasi wisata di Jawa Timur dan Indonesia bagian timur.

Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia – Thailand

Pembukaan rute ini turut berkontribusi pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Thailand, tidak hanya dalam sektor pariwisata dan perdagangan, tetapi juga dalam kerja sama ekonomi kreatif, pendidikan, serta pertukaran budaya antarbangsa. Koneksi udara yang lancar adalah fondasi penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antarnegara.

“Pelanggan kini bisa menikmati kemudahan pemesanan tiket dan check-in online melalui aplikasi BookCabin. Nilai lebih dengan menjadi anggota CabinClub, traveler bisa mendapatkan berbagai penawaran menarik dan eksklusif seperti promo khusus, prioritas layanan dan benefit tambahan lainnya,” ujarnya.

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Penasaran Berapa Bayar Satu Malam di Hotel Nikah Luna Maya? Cek di Sini


Jakarta

Luna Maya dan Maxime Bouttier resmi menikah pada Rabu (7/5/2025) dengan prosesi yang digelar di COMO Shambhala Estate, Bali. Dikutip dari situsnya, tarif hotel eksklusif ini mencapai lebih dari Rp 10 juta per malam untuk suite.

Tentunya, hotel ini menawarkan kenyamanan ekstra bagi para konsumen. Traveler tak hanya dimanjakan dengan kamar yang bikin betah, tapi juga layanan yang bikin rileks.

Tarif Menginap di COMO Shambhala Estate

Buat detikers yang ingin mencoba layanan hotel yang terletak di Ubud, Gianyar ini, bisa cek langsung di laman terkait. Sebagai gambaran, berikut tarif menginap untuk 2 orang dewasa check in Jumat (9/5/2025) dan check out Sabtu (10/5/2025).


Suite

Tarif menginap untuk suite adalah Rp 12,9 juta per malam sudah termasuk diskon dari harga awal sebesar Rp 18,4 juta per malam. Biaya sudah termasuk pajak dan biaya lain.

Villa

Tarif Rp 16,5 juta per malam ini berlaku untuk satu kamar tidur dengan diskon dari harga awal sebesar Rp 23,5 juta. Harga menginap sudah termasuk pajak dan biaya lain.

Pengunjung dikenakan tarif tambahan jika ingin menikmati layanan lain yang tersedia di COMO Shambhala Estate. Layanan ini mencakup yoga, sarapan sehat, dan treatment lain yang bertujuan membantu tubuh healing.

Sebagai informasi, tarif menginap di COMO Shambhala Estate bisa berubah setiap saat. Calon pengunjung wajib update informasi lebih dulu dan memilih jadwal menginap sebelum memilih ingin menikmati layanan di COMO Shambhala Estate.

COMO Shambhala Estate menawarkan layanan kembali ke alam sebagai sarana kesehatan holistik. Desain kamar dan villa terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia, yang pastinya bikin nyaman dan dekat dengan alam. Dengan berbagai layanan ini, COMO Shambhala Estate sukses menyabet penghargaan internasional misal Top 10 Wellness Retreats in the World oleh Travel + Leisure 2023.

(row/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker