Tag Archives: jajanan kaki lima

Murah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai


Jakarta

Di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, ada banyak jajanan kaki lima yang murah meriah. Mulai dari burger sampai mochi Jepang kekinian.

Tanggal tua tetap bisa ngemil dan jajan enak tanpa harus menguras kantong. Kini ada banyak kawasan di Jakarta yang terkenal dengan jajanan kaki lima beragam.

Salah satunya di Jalan Minangkabau yang ada di Manggarai, Jakarta Selatan. Kawasan padat penduduk ini setiap sorenya berjejer banyak jajanan kaki lima yang beragam.


Kebanyakan jajanan yang dijual adalah makanan ringan yang kekinian. Seperti mochi daifuku ala Jepang, kemudian ada bakso dan sosis bakar jumbo hingga burger murah yang enak.

Berikut lima rekomendasi jajanan kaki lima di bawah Rp 10 ribu di Minangkabau, Jakarta Selatan.

1. Daifuku Mochi

Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

Berasal dari Jepang, camilan mochi kenyal ini cukup populer di Jakarta. Tak hanya mochi daifuku kelas premium saja yang diminati, mochi daifuku kaki lima juga memiliki rasa yang enak dan harga murah.

Salah satunya mochi daifuku buatan Dapur Myhara yang berjualan di Jalan Minangkabau. Mulai berjualan dari jam empat sore, mochi daifukunya dibuat secara homemade dan tanpa bahan pengawet.

Ada mochi rasa cokelat sampai pandan dengan potongan strawberry yang tidak terlalu asam. Harganya hanya Rp 7.000 saja per buah.

2. Bakso Bakar Dewo

Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

Tak lengkap rasanya kulineran kaki lima tapi tidak membeli bakso dan sosis bakar. Di Jalan Minangkabau ada Bakso Bakar Dewo yang berjualan mulai dari jam lima sore.

Bakso Bakar Dewo ini berbeda dari yang lain karena bakso sapinya buatan sendiri. Bumbu olesannya medok dan rasanya gurih manis, tekstur bakso yang kenyal menambah rasa enak dari jajanan ini.

Kalau tak suka bakso bakar, menu sosis bakar ukuran jumbonya juga tak kalah enak. Rasa ‘meaty’ dari daging sapinya terasa bisa tambah mayo dan saus harga bakso dan sosis hanya Rp 10.000 per tusuk.

3. Burger Minang

Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

Persis di depan Bakso Bakar Dewo ada warung jajanan sederhana bernama Burger Minang. Warung jajanan yang satu ini sudah berjualan dari siang hari, menawarkan aneka minuman instan dan tentunya burger murah yang disebut juga burger ‘SD’.

Di sini ada tiga jenis burger yang dijual, yaitu Beef Burger, Burger Cinta dan Burger Grill. Harganya kisaran Rp 9.000 – Rp 12.000 saja.

Spesial untuk Burger Grill yang harganya Rp 12.000, dagingnya menggunakan beef patty yang lembut dan tidak hambar. Rasa roti dan sausnya pun tak kalah enak untuk mengganjal perut.

4. Crepes Bunga

Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

Setelah jajan bakso bakar dan burger bisa kembali beralih ke jajanan manis yang populer. Salah satunya Crepes Bunga yang masih berada di satu Jalan Minangkabau.

Menggunakan gerobak sederhana, di sini bisa crepes aneka rasa dengan harga dari Rp 4.000 saja. Pilihan rasanya beragam seperti selai strawberry, blueberry, vanilla, cokelat, kacang hingga keju.

Kalau mau tambah topping lainnya juga bisa harganya hanya Rp 6.000 per buah, sudah bisa dapat crepes rasa keju cokelat pisang atau keju tiramisu gorio.

5. Es Teh Pejabat

Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

Terakhir ada Es Teh Pejabat yang jadi salah satu rekomendasi minuman murah dan enak di Jalan Minangkabau. Berjualan dari siang hari, Es Teh Pejabat berbeda dengan es teh manis kaki lima yang sedang hits belakangan ini.

Es Teh Pejabat lebih fokus menyajikan racikan es teh ukuran jumbo dengan tambahan susu, yakult, jeruk sampai milk tea. Untuk harga es teh manis original hanya Rp 3.000 saja.

Sementara untuk Es Teh Jumbo Yakult harganya hanya Rp 7.000. Rasa tehnya legit dan perpaduan dengan Yakult membuat rasanya dingin segar.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

7 Kuliner Legendaris di Jatinegara Ini Mantap Rasanya, Ada yang Sejak 1948!


Jakarta

Meski jarang tersorot, kuliner legendaris di kawasan Jatinegara tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Dari bakery jadul sampai ayam goreng klasik bisa ditemukan di sini.

Jatinegara dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling tua dan sibuk di Jakarta Timur. Di balik deretan pasar, gang sempit, dan kawasan pemukiman yang padat, di sini hadir berbagai makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan 1950-an, tetap setia dengan racikan turun-temurun yang tak berubah.


Dari jajanan pasar yang dijual di gang kecil, olahan sate kambing yang enak, hingga jajanan kaki lima yang antreannya tak pernah surut.

Berikut 7 rekomendasi tempat makan legendaris di Jatinegara yang bertahan sejak puluhan tahun lalu:

1. Ayam Goreng Ibu Haji

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiAyam Goreng Bu Haji, Kuliner Legendaris di Jatinegara. Foto: Site Culinary/Visual

Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner paling legendaris di Jatinegara, karena restoran ini sudah berdiri sejak 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, kedai ini tetap bertahan dan menjaga cita rasa yang sama. Menu yang ditawarkan sederhana, hanya ayam goreng bumbu kuning dan sayur asem, namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak pelanggan kembali.

Potongan ayam kampung berukuran besar dimasak dengan bumbu ungkep kuning cerah yang meresap sampai ke dalam. Rasa gurih ayam semakin nikmat saat dicocol sambal ulek merah dan disantap bersama sayur asem segar.

Selain ayam goreng, tersedia empal goreng dengan serundeng yang tak kalah populer. Harga seporsi ayam kampung masih terjangkau, sekitar Rp 25.000.

2. Siomay Wawa

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiSiomay Wawa. Foto: Site Culinary/Visual

Siomay Wawa menjadi jajanan favorit di Jatinegara sejak era 1990-an. Berlokasi di dalam Gang Banten, Pasar Jatinegara, siomay ini kembali viral setelah banyak diulas di media sosial.

Untuk adonan siomay ini terbuat dari campuran ayam dan udang yang bentuknya sekilas menyerupai dimsum, tapi tetap disebut siomay karena proses dan penyajiannya.

Selain siomay di sini juga menjual ngohiong yang padat dan lembut. Karena tingginya permintaan, pembeli kini harus memesan minimal satu hari sebelumnya. Harga siomay per porsi berada di kisaran Rp 30.000 dengan jam operasional pukul 05.00-17.00.

Aromanya yang khas dan teksturnya yang kenyal membuat Siomay Wawa tetap menjadi pilihan banyak warga sekitar yang mencari jajanan jadul yang enak.

3. Combro Bu Aminah

Gurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang LegendarisGurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang Legendaris Foto: detikFood

Combro Bu Aminah atau Terminal Combro, kini menjadi buruan para pencinta jajanan tradisional di Jatinegara. Berlokasi di Gang Tai, kios ini sudah berdiri sejak 1980-an dan semakin populer setelah banyak diliput media serta food vlogger.

Ciri khasnya ada pada adonan singkong padat yang diisi oncom berbumbu gurih pedas. Sensasi cabai rawit di dalamnya memberi kejutan yang membuat banyak pelanggan ketagihan. Meski lokasinya tersembunyi, pembeli terus berdatangan hingga kini harus memesan H-1 agar kebagian.

Selain combro, tersedia juga misro, getuk, ongol-ongol, dan roti goreng dengan harga sekitar Rp 3.500. Rasanya yang autentik membuat jajanan sederhana ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Banyak warga datang karena rasa yang dianggap tidak berubah sejak dulu.

4. Toko Roti Gelora

Nostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 TahunNostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Toko Roti Gelora merupakan salah satu jejak kejayaan bakery lawas era 1980-an yang masih bertahan hingga kini. Berada di dalam gang padat pemukiman Bali Mester, letaknya memang tidak mencolok sehingga pengunjung harus jeli mencari. Namun lokasi tersembunyi ini tidak mengurangi popularitasnya, terutama setelah viral di media sosial.

Toko yang sudah berdiri lebih dari 75 tahun ini tetap mempertahankan racikan roti khas dengan kualitas yang konsisten. Menu utamanya adalah roti tawar, disusul roti manis, roti gandum, roti sobek, dan roti pisang. Selain roti, tersedia butter cookies dengan berbagai rasa, seperti Vanilla Ring, Danish, dan Speculaas.

Usaha ini kini dikelola oleh Pak Ridwan, generasi kedua pemilik Roti Gelora. Harga rotinya masih terjangkau mulai dari Rp 15.000.

5. Siomay Super Pak Aceng

5 Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba!Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary

Siomay Super Pak Aceng di Cipinang Raya menjadi salah satu jajanan yang selalu diminati pembeli. Dijual sejak 1980-an, siomay ini terkenal karena mampu menjual ribuan butir hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Ukuran siomaynya besar, mirip dengan siomay premium di restoran.

Menunya lengkap, mulai dari kentang, pare, siomay tahu goreng dan putih, hingga kol gulung lembut. Setiap potongan disajikan dengan siraman bumbu kacang, perasan jeruk nipis, dan kecap manis. Harga per biji hanya Rp 4.000.

Tekstur siomaynya kenyal, terutama siomay telur yang menjadi favorit pelanggan. Aroma bumbu kacangnya yang wangi membuat banyak orang rela antre panjang. Kelezatannya membuat jajanan kaki lima ini tetap bertahan di tengah persaingan kuliner modern.

6. Sate Kambing H. Giyo

Sate Kambing H. Giyo sudah menjadi ikon kuliner di kawasan Jatinegara sejak 1985. Beroperasi dengan gaya Solo, sate ini terkenal karena potongan dagingnya yang besar namun tetap empuk. Daging kambing dipanggang dengan olesan kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma sedap dan rasa manis gurih. Sensasi daging yang lembut menjadikan sate ini favorit banyak pelanggan setia.

Selain sate, tersedia juga tongseng kambing dengan kuah kental, sop kambing, serta tengkleng yang kaya rempah. Harga satu porsi sate berkisar Rp 55.000.

Tempat makan sate ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk menikmati olahan kambing yang tidak berbau prengus. Kedai ini menjadi salah satu tempat makan wajib saat berkunjung ke Jatinegara.

7. Soto Sapi Ni’mat

Kelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 TahunKelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Soto Sapi Ni’mat Betawi yang berdiri sejak 1952 menjadi salah satu soto paling legendaris di Jatinegara. Warung sederhana ini konsisten menyajikan satu menu yaitu soto Betawi berkuah santan murni tanpa susu, menggunakan santan dari kelapa pilihan, dan racikan rempah turun-temurun.

Daging sapi, kikil, dan tulang muda dimasak dua kali agar empuk, lalu disajikan bersama sambal rawit dan acar. Seporsi soto dihargai Rp 26.000, atau Rp 32.000 jika termasuk nasi. Meskipun tempatnya sederhana, warung ini mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging per hari.

Tidak tersedia di aplikasi ojek online, pengunjung harus datang langsung untuk menikmati soto legendaris ini. Aroma gurih kuah santannya membuat banyak pelanggan kembali.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

7 Kuliner Legendaris di Jatinegara Ini Mantap Rasanya, Ada yang Sejak 1948!


Jakarta

Meski jarang tersorot, kuliner legendaris di kawasan Jatinegara tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Dari bakery jadul sampai ayam goreng klasik bisa ditemukan di sini.

Jatinegara dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling tua dan sibuk di Jakarta Timur. Di balik deretan pasar, gang sempit, dan kawasan pemukiman yang padat, di sini hadir berbagai makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan 1950-an, tetap setia dengan racikan turun-temurun yang tak berubah.


Dari jajanan pasar yang dijual di gang kecil, olahan sate kambing yang enak, hingga jajanan kaki lima yang antreannya tak pernah surut.

Berikut 7 rekomendasi tempat makan legendaris di Jatinegara yang bertahan sejak puluhan tahun lalu:

1. Ayam Goreng Ibu Haji

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiAyam Goreng Bu Haji, Kuliner Legendaris di Jatinegara. Foto: Site Culinary/Visual

Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner paling legendaris di Jatinegara, karena restoran ini sudah berdiri sejak 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, kedai ini tetap bertahan dan menjaga cita rasa yang sama. Menu yang ditawarkan sederhana, hanya ayam goreng bumbu kuning dan sayur asem, namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak pelanggan kembali.

Potongan ayam kampung berukuran besar dimasak dengan bumbu ungkep kuning cerah yang meresap sampai ke dalam. Rasa gurih ayam semakin nikmat saat dicocol sambal ulek merah dan disantap bersama sayur asem segar.

Selain ayam goreng, tersedia empal goreng dengan serundeng yang tak kalah populer. Harga seporsi ayam kampung masih terjangkau, sekitar Rp 25.000.

2. Siomay Wawa

10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiSiomay Wawa. Foto: Site Culinary/Visual

Siomay Wawa menjadi jajanan favorit di Jatinegara sejak era 1990-an. Berlokasi di dalam Gang Banten, Pasar Jatinegara, siomay ini kembali viral setelah banyak diulas di media sosial.

Untuk adonan siomay ini terbuat dari campuran ayam dan udang yang bentuknya sekilas menyerupai dimsum, tapi tetap disebut siomay karena proses dan penyajiannya.

Selain siomay di sini juga menjual ngohiong yang padat dan lembut. Karena tingginya permintaan, pembeli kini harus memesan minimal satu hari sebelumnya. Harga siomay per porsi berada di kisaran Rp 30.000 dengan jam operasional pukul 05.00-17.00.

Aromanya yang khas dan teksturnya yang kenyal membuat Siomay Wawa tetap menjadi pilihan banyak warga sekitar yang mencari jajanan jadul yang enak.

3. Combro Bu Aminah

Gurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang LegendarisGurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang Legendaris Foto: detikFood

Combro Bu Aminah atau Terminal Combro, kini menjadi buruan para pencinta jajanan tradisional di Jatinegara. Berlokasi di Gang Tai, kios ini sudah berdiri sejak 1980-an dan semakin populer setelah banyak diliput media serta food vlogger.

Ciri khasnya ada pada adonan singkong padat yang diisi oncom berbumbu gurih pedas. Sensasi cabai rawit di dalamnya memberi kejutan yang membuat banyak pelanggan ketagihan. Meski lokasinya tersembunyi, pembeli terus berdatangan hingga kini harus memesan H-1 agar kebagian.

Selain combro, tersedia juga misro, getuk, ongol-ongol, dan roti goreng dengan harga sekitar Rp 3.500. Rasanya yang autentik membuat jajanan sederhana ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Banyak warga datang karena rasa yang dianggap tidak berubah sejak dulu.

4. Toko Roti Gelora

Nostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 TahunNostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Toko Roti Gelora merupakan salah satu jejak kejayaan bakery lawas era 1980-an yang masih bertahan hingga kini. Berada di dalam gang padat pemukiman Bali Mester, letaknya memang tidak mencolok sehingga pengunjung harus jeli mencari. Namun lokasi tersembunyi ini tidak mengurangi popularitasnya, terutama setelah viral di media sosial.

Toko yang sudah berdiri lebih dari 75 tahun ini tetap mempertahankan racikan roti khas dengan kualitas yang konsisten. Menu utamanya adalah roti tawar, disusul roti manis, roti gandum, roti sobek, dan roti pisang. Selain roti, tersedia butter cookies dengan berbagai rasa, seperti Vanilla Ring, Danish, dan Speculaas.

Usaha ini kini dikelola oleh Pak Ridwan, generasi kedua pemilik Roti Gelora. Harga rotinya masih terjangkau mulai dari Rp 15.000.

5. Siomay Super Pak Aceng

5 Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba!Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary

Siomay Super Pak Aceng di Cipinang Raya menjadi salah satu jajanan yang selalu diminati pembeli. Dijual sejak 1980-an, siomay ini terkenal karena mampu menjual ribuan butir hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Ukuran siomaynya besar, mirip dengan siomay premium di restoran.

Menunya lengkap, mulai dari kentang, pare, siomay tahu goreng dan putih, hingga kol gulung lembut. Setiap potongan disajikan dengan siraman bumbu kacang, perasan jeruk nipis, dan kecap manis. Harga per biji hanya Rp 4.000.

Tekstur siomaynya kenyal, terutama siomay telur yang menjadi favorit pelanggan. Aroma bumbu kacangnya yang wangi membuat banyak orang rela antre panjang. Kelezatannya membuat jajanan kaki lima ini tetap bertahan di tengah persaingan kuliner modern.

6. Sate Kambing H. Giyo

Sate Kambing H. Giyo sudah menjadi ikon kuliner di kawasan Jatinegara sejak 1985. Beroperasi dengan gaya Solo, sate ini terkenal karena potongan dagingnya yang besar namun tetap empuk. Daging kambing dipanggang dengan olesan kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma sedap dan rasa manis gurih. Sensasi daging yang lembut menjadikan sate ini favorit banyak pelanggan setia.

Selain sate, tersedia juga tongseng kambing dengan kuah kental, sop kambing, serta tengkleng yang kaya rempah. Harga satu porsi sate berkisar Rp 55.000.

Tempat makan sate ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk menikmati olahan kambing yang tidak berbau prengus. Kedai ini menjadi salah satu tempat makan wajib saat berkunjung ke Jatinegara.

7. Soto Sapi Ni’mat

Kelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 TahunKelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

Soto Sapi Ni’mat Betawi yang berdiri sejak 1952 menjadi salah satu soto paling legendaris di Jatinegara. Warung sederhana ini konsisten menyajikan satu menu yaitu soto Betawi berkuah santan murni tanpa susu, menggunakan santan dari kelapa pilihan, dan racikan rempah turun-temurun.

Daging sapi, kikil, dan tulang muda dimasak dua kali agar empuk, lalu disajikan bersama sambal rawit dan acar. Seporsi soto dihargai Rp 26.000, atau Rp 32.000 jika termasuk nasi. Meskipun tempatnya sederhana, warung ini mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging per hari.

Tidak tersedia di aplikasi ojek online, pengunjung harus datang langsung untuk menikmati soto legendaris ini. Aroma gurih kuah santannya membuat banyak pelanggan kembali.

(sob/adr)



Sumber : food.detik.com

Resep Kue Cubit Tabur Cokelat, Camilan Murah Enak dan Gampang Dibuat

Jakarta

Jajanan kaki lima yang empuk manis ini mudah dibuat. Bahannya sederhana dan bisa jadi camilan anak saat libur. Topping dan bentuk bisa sesuai dengan selera.

Salah satu jajanan kaki lima khas Jakarta adalah kue cubit. Karena saat mengangkat kue dari cetakan dilakukan dengan dicubit atau ditarik sedikit maka disebut kue cubit.

Adonannya berupa tepung terigu, gula, telur dan susu. Karena itu teksturnya empuk dan rasanya manis. Umumnya diberi topping cokelat meises atau keju parut atau selai buah. Bisa dipilih sesuai selera anak.


Anak-anak bisa diajak membuat camilan murah enak ini. Enak dimakan hangat sebagai camilan sore. Bahan-bahannya murah dan mudah didapat. Untuk membuatnya, ikuti saja petunjuk resep ini.

Resep Kue Cubit Tabur Cokelat

Lembut manis kue cubit ini bisa jadi camilan enak buat anak-anak. Ditaburi cokelat meises yang manis enak.

Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
60 menit mudah 16
Daerah Asal Masakan : Jakarta
Kategori Masakan : kue

Bahan Bahan

  • 300 g tepung terigu serbaguna
  • 2 sdt baking powder double acting
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 150 g gula pasir
  • 4 butir telur ayam
  • 200 ml susu UHT
  • Topping:
  • cokelat meises

Cara Memasak:

  1. Taruh dalam wadah; tepung terigu, baking powder, vanili dan gula asir, aduk hingga rata.
  2. Kocok telur hingga lepas, campur dengan susu hingga rata.
  3. Tuangkan campuran susu dan telur bertahap dalam wadah berisi terigu sambil aduk pelan hingga gula larut dan adonan kental licin.
  4. Diamkan adonan selama 30 menit.
  5. Panaskan cetakan kue cubit di atas api sedang. Olesi sedikit margarin setelah panas, tuangkan adonan ke lubang-lubang cetakan.
  6. Beri Topping sesuai selera. Tutup cetakan dan masak hingga kue cubit matang dan kering.
  7. Keluarkan dari lubang cetakan dan dinginkan.
kue cubitKue cubit dimasak dalam cetakan. Foto: Detikfood

Tips membuat kue cubit tabur cokelat:

1. Cetakan untuk kue cubit bisa dipakai cetakan bolu besi dengan aneka bentuk atau cetakan poffertjes yang buat. Jangan lupa olesi lubang cetakan dengan sedikit margarin sebelum dituangi adonan agar tak lengket.
2. Topping kue cubit selain cokelat meises bisa dipakai keju parut atau kismis.

Simak Video “KuTips: Resep Kue Keranjang Cheese Bread Roll, Wajib Coba!
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)



Sumber : food.detik.com