Bounce Token (AUCTION) mencatat kenaikan harga lebih dari 100% sejak pekan lalu setelah mengalami breakout dari pola wedge menurun jangka panjang. Harga AUCTION melonjak dari sekitar US$13,35 dan sempat menyentuh level tertinggi di US$26,25.
Kenaikan ini dipandang sebagai bagian dari struktur gelombang Elliott, di mana AUCTION telah menyelesaikan fase impulsif wave (iii) dan kini memasuki fase korektif wave (iv). Meskipun ada potensi koreksi jangka pendek, prospek jangka menengah tetap positif selama harga bertahan di atas zona dukungan utama.
Pergerakan harga Auction (AUCTION/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan CCN, beberapa level support yang menjadi perhatian analis berada di kisaran US$20,93 (Fibonacci retracement 0.382), US$19,32 (0.5 retracement), dan US$17,63 (0.618 retracement). Sementara itu, target kenaikan selanjutnya diperkirakan berada di US$28,00 dan US$31,54 jika tren naik berlanjut dan momentum tetap kuat.
Indikator RSI yang sebelumnya menunjukkan kondisi overbought mulai menurun, membuka ruang untuk konsolidasi sebelum potensi kelanjutan tren naik. Namun, jika harga turun di bawah US$16,45, skenario korektif yang lebih dalam bisa terjadi dan mengancam prospek bullish.
Bounce Token tetap berada dalam tren naik selama harga mampu bertahan di atas area breakout di sekitar US$13,35. Keberhasilan menembus resistance US$26,25 dan US$28,00 akan menjadi sinyal lanjutan untuk pergerakan menuju US$31,54.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Bitcoin kembali mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) setelah menembus level $121.000 pada awal pekan ini. Saat ini, BTC diperdagangkan di kisaran $120.266, naik 2,54% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan tren bullish yang masih kuat sejak awal Juli.
Salah satu indikator penting, Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR), menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang aset tidak terburu-buru melakukan aksi ambil untung. Nilai aSOPR tercatat di angka 1,03, jauh lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya.
Dilaporkan BeInCrypto, hal ini mengindikasikan bahwa koin-koin yang berpindah secara on-chain tidak dijual dengan keuntungan besar, yang berarti reli ini masih tergolong sehat dan belum menunjukkan tanda-tanda overheating.
Dari sisi volume, indikator On-Balance Volume (OBV) turut menguat seiring kenaikan harga BTC. Tidak tampak adanya divergensi negatif antara volume dan harga, menandakan tekanan beli yang solid mendukung pergerakan naik Bitcoin.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Secara teknikal, BTC saat ini mendekati level resistensi utama di $121.519 berdasarkan analisis Ekstensi Fibonacci Berbasis Tren. Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan selanjutnya mengarah ke $127.798 dan $135.425.
Namun, apabila terjadi konsolidasi, support jangka pendek berada di $117.109, sedangkan support kunci berada di $112.699. Penurunan di bawah level ini bisa melemahkan tren naik, terutama jika disertai lonjakan arus masuk ke bursa atau kenaikan tajam pada nilai SOPR—yang dapat mengindikasikan aksi profit-taking besar-besaran.
Dengan sentimen positif yang masih mendominasi dan dukungan teknikal yang kuat, pasar kini menantikan apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentumnya dan melanjutkan reli ke target berikutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto menghadirkan MarketSinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 14 Juli 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.
Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.
Sentimen: Negatif untuk stabilitas kebijakan moneter AS, tetapi berpotensi bullish untuk aset risiko Desakan Trump memperkuat narasi tekanan terhadap suku bunga tinggi dan membuka peluang kebijakan dovish, yang umumnya menguntungkan aset seperti Bitcoin.
Bitcoin cetak penutupan mingguan tertinggi sepanjang sejarah $121.000
Sentimen: Bullish kuat untuk struktur harga jangka menengah BTC Penutupan weekly tertinggi menandakan dominasi buyer dan dukungan teknikal yang solid, memperkuat momentum reli menuju harga tertinggi baru.
Bank Sentral Ceko beli saham Coinbase senilai $18 juta
Sentimen: Positif untuk adopsi institusional saham kripto Investasi perdana bank sentral pada aset kripto menunjukkan peningkatan legitimasi sektor ini di kalangan lembaga keuangan tradisional Eropa.
Gubernur Bank of England peringatkan risiko stablecoin untuk bank
Sentimen: Netral ke bearish untuk proyek stablecoin dan bank yang belum patuh regulasi Peringatan ini bisa menekan inisiatif peluncuran stablecoin dari bank besar, terutama di Eropa dan Inggris, terkait isu stabilitas dan kepercayaan publik.
ProShares akan luncurkan XRP Futures ETF pada 18 Juli 2025
Sentimen: Bullish untuk ekosistem XRP dan aset kripto berbasis derivatif Produk ETF ini menandai tonggak penting dalam adopsi XRP di kalangan investor institusi, dengan potensi memicu lonjakan volume dan eksposur pasar.
Ethereum Foundation dinilai tepat dalam fokus pada scalability dan privacy
Sentimen: Positif untuk fundamental ETH dan daya saing jangka panjang Komentar Cathie Wood memperkuat persepsi bahwa Ethereum memiliki positioning kuat di sektor institusional melalui inovasi rollup dan teknologi zk.
Posisi short leverage Ethereum capai rekor tertinggi
Sentimen: Volatilitas tinggi, potensi short squeeze Kondisi ini membuka peluang lonjakan harga jangka pendek jika likuidasi massal terjadi, namun juga mencerminkan skeptisisme pasar terhadap reli ETH.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
DOGE/USDT (🔼 +5.98%)
Entry: $0.19915
Stop Loss: $0.19422
Take Profit: $0.21097
DOGE/USDT saat ini menunjukkan potensi penguatan setelah berhasil menembus descending trendline pada timeframe 1 jam dengan volume yang meningkat. RSI berada di 66, menandakan kekuatan buyer mulai dominan namun mendekati area overbought.
Sementara itu, MACD menunjukkan awal momentum bullish dengan crossover positif yang baru terbentuk. Area entry ideal berada di kisaran $0.199, dengan target kenaikan menuju resistance $0.21097 (+5.91%) dan stop loss diletakkan di bawah support minor di $0.19422. Strategi buy on pullback direkomendasikan selama harga bertahan di atas trendline breakout dan tidak breakdown support.
TIA/USDT (🔼 +5.50%)
Entry: $1.924
Stop Loss: $1.874
Take Profit: $2.029
TIA/USDT membentuk pola ascending channel yang berhasil ditembus ke atas, menandakan potensi kelanjutan tren bullish. Harga saat ini telah mengonfirmasi breakout dari resistance minor di sekitar $1.924, membuka peluang menuju target $2.029 (+5.5%).
RSI berada di zona overbought (67.32) namun masih memberikan ruang untuk kenaikan lanjutan, sementara MACD menguat dengan bullish momentum yang semakin besar. Area entry ideal berada di kisaran $1.924, dengan stop loss ketat di bawah $1.874 untuk mitigasi risiko. Struktur teknikal tetap valid selama harga bertahan di atas zona breakout.
SEI/USDT (🔼+12.37%)
Entry: $0.3313
Stop Loss: $0.3130
Take Profit: $0.3726
SEI/USDT menunjukkan potensi bullish reversal setelah berhasil breakout dari pola falling wedge pada timeframe 1 jam. Breakout ini dikonfirmasi oleh peningkatan volume, disertai sinyal bullish crossover pada indikator MACD dan RSI yang mengarah ke atas di level 65, menandakan kekuatan tren naik mulai terbentuk.
Area entry optimal berada di kisaran $0.3313, dengan target kenaikan menuju resistance $0.3726 (+12.37%), dan stop loss dapat diletakkan di bawah level support kuat $0.3130. Selama harga bertahan di atas area breakout dan tidak breakdown support, struktur ini mengindikasikan peluang trend continuation ke atas.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali bergelora saat Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru di atas $119.000, menandai momentum bullish yang kuat menjelang penutupan mingguan.
Sentimen positif ini diperkuat oleh ekspektasi akan berlanjutnya tren kenaikan harga seperti yang terjadi dalam tujuh minggu terakhir, dengan dukungan kunci di sekitar $115.000. Namun, minggu ketiga Juli 2025 diprediksi akan menghadirkan volatilitas tinggi seiring munculnya tiga katalis besar. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:
Bitcoin Mencapai Rekor Tertinggi di Atas $119.000
Bitcoin capai ATH baru jelang penutupan mingguan, picu likuidasi posisi short.
Area harga BTC yang menarik adalah dukungan $115.000.
Ada harapan BTC/USD akan meniru tren kenaikan tujuh minggu sebelumnya.
3 Katalis Bisa Guncang Pasar Bitcoin dan Altcoin Minggu Ini
Data inflasi konsumen AS (Rabu, 16 Juli) jadi katalis makro utama bagi Bitcoin dan altcoin.
Musim laporan keuangan AS dimulai Selasa, termasuk Goldman Sachs, BlackRock, JPMorgan, dan Citigroup.
Tiga RUU (CLARITY, GENIUS, anti-CBDC) akan jadi sorotan selama “Crypto Week”.
CASHBACK DADAKAN IS BACK 100% Raih Rp10 Juta*
🎉 CASHBACK DADAKAN 100% IS BACK! 🎉 Total hadiah IDR 10 JUTA* siap dibagikan ke kamu yang tercepat dan paling aktif! 🚀
💸 Deposit mulai dari IDR20.000 💥 Berlaku untuk MOODENG, SPX, GRASS, dan POPCAT 🏆 Jadi Top 10 terbanyak? Cashback-nya makin GILA!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Token AUCTION melonjak tajam hingga 42,9% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada level $14,19 atau sekitar Rp230.157, dengan volume transaksi lebih dari 4,5 juta AUCTION. Kenaikan ini didorong oleh antusiasme pasar terhadap visi ambisius Bounce Brand untuk mentransformasi dirinya dari platform Web3 menjadi pionir tokenisasi saham pre-IPO.
Tokenisasi Saham Pre-IPO: Membuka Akses Investasi Awal untuk Semua
Dalam sebuah pengumuman strategis, Bounce mengungkap rencana jangka panjangnya untuk menawarkan saham pre-IPO yang ditokenisasi. Konsep ini memungkinkan saham dari perusahaan swasta—yang belum melantai di bursa—diubah menjadi aset digital yang dapat diperjualbelikan secara global.
Dengan tokenisasi, investor ritel bisa mengakses peluang yang sebelumnya eksklusif bagi investor institusional atau modal ventura. Setiap token mewakili kepemilikan atau eksposur ekonomi terhadap saham perusahaan swasta, memungkinkan perdagangan 24/7, kepemilikan fraksional, dan partisipasi lintas batas.
Akses yang Merata: Siapa pun dapat berinvestasi di tahap awal perusahaan.
Likuiditas Baru: Saham swasta yang biasanya sulit diperjualbelikan kini lebih cair melalui blockchain.
Investasi Fraksional: Partisipasi tanpa perlu modal besar.
Global: Tanpa hambatan dari sistem keuangan tradisional.
Bounce: Dari Platform Lelang ke Private Equity Digital
Didirikan pada 2020, Bounce—dulu dikenal sebagai Bounce Finance—memulai perjalanannya sebagai platform lelang on-chain. Kini, ekosistemnya mencakup lelang aset digital dan fisik, Launchpad IDO, perdagangan perpetual, hingga token M&A. Dengan token aslinya, $AUCTION, Bounce telah memperkuat posisinya sebagai penghubung antara Web2 dan Web3.
Dalam visi barunya, Bounce bertransformasi menjadi perusahaan swasta yang menerbitkan saham pre-IPO yang ditokenisasi—dan menjadikan komunitasnya sebagai investor awal. Saham ini nantinya dapat diperjualbelikan melalui infrastruktur blockchain, berpotensi menggunakan mekanisme berbasis token $AUCTION.
Food for thought: What if Bounce transitions into a private company offering tokenized pre-IPO stocks?👀
This could unlock innovative, accessible investment opportunities—redefining how the community engages with & benefits from Bounce’s growth as a company👇 https://t.co/1skUXvhFVP
Bounce ingin memperkenalkan pendekatan investasi yang berfokus pada komunitas:
Akses Awal bagi Kontributor: Pengguna awal bisa mendapatkan eksposur ekuitas, bukan sekadar insentif berbasis token.
Utilitas Lebih untuk $AUCTION: Digunakan untuk akses, staking, governance, hingga insentif yang berhubungan langsung dengan ekuitas perusahaan.
Preseden Baru Web3: Mendorong model pendanaan dan pertumbuhan yang menjadikan pengguna sebagai pemilik.
Tantangan yang Dihadapi
Tokenisasi saham swasta bukan tanpa hambatan. Isu regulasi, kepatuhan hukum, yurisdiksi, dan mekanisme kustodian masih perlu dikaji lebih dalam. Bounce menyadari kompleksitas ini, namun juga melihat potensi besar untuk mendemokratisasi akses ke ekuitas.
Lonjakan harga $AUCTION mencerminkan kepercayaan pasar terhadap arah baru Bounce. Dengan semangat inovatif dan pendekatan yang mengutamakan komunitas, Bounce bersiap menjelajahi frontier baru: investasi saham pre-IPO berbasis blockchain. Meskipun baru sebatas visi, langkah ini bisa menjadi cikal bakal masa depan di mana platform menjadi aset, pengguna menjadi investor, dan keuangan menjadi lebih inklusif dan terdesentralisasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Shiba Inu (SHIB), salah satu meme coin terpopuler, kembali mencuri perhatian pasar karena terus menunjukkan tren positif.
Menurut data Tokocrypto pada Minggu (13/7), hargax saat ini berada di kisaran $0,00001176, dengan volume perdagangan harian yang sangat besar.
Harga Stabil pada Zona Support Psikologis
Tokocrypto mencatat SHIB diperdagangkan di sekitar $0,00001176, menandai area support penting yang menghentikan tekanan jual sebelumnya dan menciptakan dasar bagi rebound potensial.
Meski Tokocrypto tidak mencatat market cap, data global dari CoinGecko menunjukkan SHIB dipatok pada angka $0,00001319, dengan kapitalisasi pasar sekitar m 7,8 miliar dan volume perdagangan harian lebih dari USD 200 juta.
Kombinasi tersebut menegaskan likuiditas tinggi dan ketahanan terhadap volatilitas ekstrem.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Minggu, 13 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Volume Besar – Sentimen Pasar Masih Positif
Volume 24 jam SHIB menembus $200– $,225 juta
Angka ini menunjukkan aktivitas yang tinggi—meski sempat koreksi sedikit (~‑0,7%), dominasi pasar masih kuat.
Tren Mingguan: Naik Signifikan
Selama seminggu terakhir, SHIB mencatat kenaikan sekitar +15–16%, melebihi performa banyak memecoin dan pasar kripto secara umum.
Tren positif ini menunjukkan momentum buy terus berlanjut.
Aktivitas Global Pasar – Konsistensi Harga
Data dari berbagai platform (Coinbase, Kraken, OKX) mencerminkan konsistensi harga SHIB di rentang $0,00001316–$0,00001321, serta volume besar dan pasar global yang stabil.
Lonjakan mingguan dan aktivitas on‑chain mendukung optimisme jangka pendek
Strategi dan Level Kunci Detail
Indikator
Level Harga
Strategi yang Disarankan
Support
~$0,0000115–$0,0000118
Entry jika ada koreksi
Resistance
~$0,0000132–$0,0000135
Waspadai rejection atau breakout
Volume
> USD 200 juta
Konfirmasi kekuatan breakout
Tren 7-hari
+15–16%
Momentum positif untuk swing trade
Support kritis: jika harga turun ke bawah $0,0000115, waspadai potensi koreksi lebih dalam.
Resistance utama: area support perlu ditembus untuk risiko breakout jangka pendek.
Volume perdagangan tinggi menjadi konfirmasi bahwa pergerakan harga bukan hanya noise.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
Volatilitas tinggi adalah karakter khas meme coin – SHIB bisa turun tajam jika sentimen negatif muncul.
Penurunan volume bisa mengurangi momentum dan menyebabkan stagnasi atau koreksi.
Manajemen risiko dengan penempatan stop-loss tepat sangat disarankan bila harga tembus support kritis.
SHIB sedang berada di momentum kenaikan: harga stabil di support, volume tinggi, dan tren mingguan mencatatkan performa luar biasa.
Trader agresif bisa memantau breakout di atas $0,0000132–$0,0000135, sementara investor konservatif dapat melihat kesempatan entry di dekat support $0,0000115–$0,0000118.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Solana (SOL) tengah menguji salah satu level teknikal paling signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Menurut analis kripto ternama Ali Martinez, penutupan mingguan di atas $170 bisa menjadi pemicu awal bagi bull run besar yang dapat membawa harga SOL melonjak hingga ke kisaran $2.000.
Menurut laporan Cryptodnes, dalam analisis terbarunya, Martinez mengidentifikasi pola cup-and-handle jangka panjang pada grafik mingguan SOL. Pola ini menandai zona breakout penting di antara level $170–$175. Jika harga dapat ditutup secara meyakinkan di atas zona tersebut, maka struktur bullish jangka panjang akan dikonfirmasi—dengan target harga bertahap berdasarkan level ekstensi Fibonacci di $330, $785, dan $2.000.
Koreksi Harga Akibat Ambil Untung dan Rotasi Modal
Meskipun outlook teknikalnya positif, harga SOL sempat terkoreksi 3,04% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $161 pada saat artikel ini ditulis. Penurunan ini terjadi setelah reli mingguan sebesar 7,7% yang mendorong harga ke puncak $167,9 pada 11 Juli.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 13 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Koreksi ini sebagian besar dipicu oleh aksi ambil untung jangka pendek dan rotasi modal ke aset lain, terutama XRP. Spekulasi mengenai potensi persetujuan ETF untuk XRP telah menarik perhatian pedagang dan memicu perpindahan likuiditas, yang turut membatasi kenaikan SOL.
Level Fibonacci di $158,22 kini menjadi area support kritis yang juga berfungsi sebagai penghalang bagi momentum kenaikan jangka pendek.
Sentimen Pasar Masih “Greedy”
Volume perdagangan 24 jam Solana mengalami penurunan sebesar 17,8% menjadi $5,85 miliar. Hal ini menunjukkan melemahnya minat beli seiring dengan Bitcoin yang saat ini diperdagangkan mendekati $118.000 dan kondisi pasar kripto yang relatif tenang.
Sementara itu, indeks Fear & Greed berada di angka 69, mengindikasikan pasar masih berada di zona “Greed”—area yang secara historis kerap menjadi titik puncak jangka pendek sebelum koreksi.
Level $170 Jadi Kunci Bullish Validasi
Terlepas dari tekanan jangka pendek, prospek jangka panjang Solana tetap menjanjikan. Kunci bagi kelanjutan tren bullish terletak pada kemampuan SOL menembus dan mempertahankan penutupan mingguan di atas $170.
Analis menyebut zona ini sebagai “gerbang” menuju fase reli yang lebih besar. Jika breakout berhasil divalidasi, Solana berpotensi memasuki fase kenaikan multi-bulan dengan target tiga digit hingga empat digit ke depan.
Sambil menanti konfirmasi tersebut, pelaku pasar kini mengawasi level support di kisaran $150–$160 serta peningkatan volume perdagangan yang bisa menjadi penanda awal pergerakan menuju breakout yang ditunggu-tunggu.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
ETF Ethereum mencatat rekor arus masuk bersih sebesar $907,99 juta selama sepekan terakhir—menjadi minggu terbaik sejak peluncurannya pada Juli 2024. Data dari SoSoValue menunjukkan lonjakan permintaan yang terkonsentrasi dalam tiga hari berturut-turut, menandai kebangkitan besar minat investor terhadap aset kripto terbesar kedua ini.
Dilaporkan Cryptopolitan, arus masuk harian terbesar terjadi pada 10 Juli dengan total $383,10 juta, disusul $211,32 juta pada 9 Juli dan $204,82 juta pada 11 Juli. Menurut analis pasar Nate Geraci, tiga dari sepuluh hari dengan arus masuk tertinggi untuk ETF ETH sepanjang sejarahnya terjadi pada minggu ini—menunjukkan peningkatan tajam dalam minat institusional.
Reli Harga Ethereum?
Reli harga Ethereum (ETH) turut memperkuat sentimen positif. Selama sepekan terakhir, ETH melonjak lebih dari 17%, menembus dan bertahan di atas level psikologis $3.000 pada 11 Juli—untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Permintaan ETF yang masif turut menyerap pasokan dari pasar terbuka, berperan sebagai pendorong utama reli ini.
Analis melihat momentum ETH saat ini bukan sekadar euforia sesaat. Dengan dukungan dari adopsi Ethereum dalam aplikasi DeFi, kontrak pintar, NFT, hingga potensi imbal hasil dari staking, investor ritel dan institusional melihat ETH sebagai aset berharga dalam jangka panjang.
Menariknya, ETF Ethereum (ETHA) milik raksasa keuangan BlackRock telah mengumpulkan lebih dari 2 juta ETH per 10 Juli, senilai sekitar $300 juta. Ini mencerminkan meningkatnya minat institusional, termasuk dari Wall Street, terhadap potensi nilai jangka panjang Ethereum.
Sementara ETF Bitcoin masih mendominasi pasar ETF kripto secara keseluruhan, Ethereum mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Peluncuran ETF ETH di 2024 sempat diiringi sentimen hati-hati dan partisipasi ritel yang terbatas. Namun kini, dinamika mulai berubah cepat. Laporan menyebutkan bahwa BlackRock bahkan membeli lebih banyak ETH ketimbang BTC dalam beberapa pekan terakhir—menandakan adanya pergeseran fokus dari investor besar.
Keunggulan Ethereum sebagai aset dengan fungsi utilitas tinggi dalam ekosistem blockchain, serta potensinya menghasilkan imbal hasil melalui staking, membuatnya semakin menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Jika tren ini berlanjut, pasar ETF Ethereum berpotensi memperluas pangsa pasarnya dan menyaingi dominasi ETF Bitcoin dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Dengan kondisi makroekonomi yang relatif stabil, para analis memperkirakan momentum ETH masih akan berlanjut, membuka jalan bagi penguatan lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang. Tahun 2025 bisa jadi menjadi tahun emas bagi ETF Ethereum.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Token 1INCH, aset kripto milik protokol agregator DEX 1inch Network, menunjukkan tren pergerakan harga yang mulai menguat seiring dengan peningkatan minat pasar terhadap altcoin. Berdasarkan analisis teknikal terbaru dan proyeksi dari berbagai analis, harga 1INCH diprediksi dapat mencapai hingga $7,55 pada tahun 2031.
Saat ini, harga 1INCH diperdagangkan pada level $0,21 dengan kapitalisasi pasar sebesar $296 juta dan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $32 juta. Data teknikal menunjukkan bahwa token ini tengah mengalami tekanan bullish, dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di level 63 dan indikator MACD menunjukkan momentum positif.
Pergerakan harga 1inch (1INCH/USDT) pada Minggu, 13 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Menurut analisis teknikal jangka pendek, harga 1INCH memiliki resistansi di level $0,2296 dan dukungan kuat di $0,2037. Jika harga berhasil menembus resistansi tersebut, reli menuju $0,2493 dapat terjadi. Namun, jika tekanan jual meningkat, harga bisa turun ke area $0,1808.
Dari sisi indikator rata-rata pergerakan (SMA dan EMA), sebagian besar menunjukkan sinyal beli untuk jangka pendek hingga menengah. Namun, indikator jangka panjang seperti SMA 200 dan EMA 200 masih menunjukkan sinyal jual, mencerminkan tekanan historis dari pergerakan harga sebelumnya.
Proyeksi harga jangka panjang untuk token 1INCH menunjukkan tren positif:
2025: harga minimum $0,15 dan maksimum $0,78
2026: harga maksimum diprediksi mencapai $1,10
2027–2029: tren naik berlanjut hingga potensi harga $3,33
2030: harga diperkirakan menembus $5,16
2031: potensi tertinggi mencapai $7,55 dengan rata-rata $6,12
Dilaporkan Cryptopolitan, lonjakan harga 1INCH dalam beberapa hari terakhir didorong oleh pemulihan harga Bitcoin dan aksi akumulasi besar-besaran oleh investor institusi. Salah satu dana investasi yang terkait dengan tim 1inch tercatat menarik 5,01 juta token dari Binance dan membeli tambahan token senilai 1,75 juta USDC, sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Fundamental 1inch
Di sisi fundamental, 1inch Network terus memperluas jaringannya sebagai agregator DEX terkemuka, dengan dukungan protokol-protokol seperti Curve, SushiSwap, dan Aave V2. Jaringan ini juga dikelola oleh komunitas melalui 1inch DAO, yang memperkuat nilai desentralisasi dan tata kelola bersama.
Meski begitu, para analis tetap mengingatkan investor untuk melakukan riset menyeluruh sebelum mengambil keputusan, mengingat volatilitas tinggi dan risiko yang melekat pada investasi kripto, terutama pada proyek DeFi seperti 1INCH.
1inch adalah protokol agregator bursa terdesentralisasi yang bertujuan memberikan nilai tukar terbaik dari berbagai DEX dalam satu platform. Proyek ini didukung oleh 1inch Labs, 1inch Foundation, dan dikelola oleh komunitas melalui sistem DAO.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Optimisme tengah menyelimuti pasar aset kripto, khususnya menjelang paruh kedua tahun 2025. Para analis terkemuka memperkirakan bahwa gelombang baru ETF (Exchange-Traded Fund) berbasis altcoin akan segera disetujui, membuka jalan bagi eksposur institusional yang lebih luas terhadap aset digital seperti XRP, Solana (SOL), dan Litecoin (LTC).
Dilaporkan Zycrypto, dua nama besar di bidang analisis ETF, James Seyffart dari Bloomberg dan Eric Balchunas, menyampaikan proyeksi yang sangat bullish. Dalam unggahan terbarunya di platform X, Seyffart menyebutkan bahwa peluang persetujuan ETF spot kripto oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mencapai 95% sebelum akhir 2025.
“Kami memperkirakan gelombang ETF baru akan muncul pada paruh kedua tahun 2025,” ujar Seyffart.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 13 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Beberapa altcoin utama—termasuk XRP, SOL, dan LTC—telah masuk dalam daftar pengajuan ETF oleh perusahaan manajer aset besar seperti Grayscale, CoinShares, dan Canary. Proyeksi persetujuan untuk altcoin tersebut ditingkatkan oleh Seyffart dan Balchunas ke angka yang sangat tinggi: 95%.
Tak hanya itu, ETF berbasis Dogecoin (DOGE), Cardano (ADA), Polkadot (DOT), Hedera (HBAR), dan Avalanche (AVAX) juga diperkirakan memiliki peluang persetujuan tinggi, yakni sekitar 90%.
Namun, tidak semua altcoin berada dalam posisi yang sama kuat. ETF untuk Sui (SUI), Tron (TRX), dan bahkan proyek NFT Pudgy Penguins (PENGU) hanya diberi peluang 50–60% untuk memperoleh lampu hijau dari SEC. Menurut kedua analis, faktor yang mempengaruhi penilaian ini mencakup kesiapan infrastruktur, tingkat adopsi, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Sinyal Positif dari Regulator
Sementara itu, sejumlah perusahaan pengelola dana terus menyesuaikan strategi mereka agar selaras dengan ekspektasi regulator. Tuttle Capital Management, misalnya, mengajukan perubahan tanggal efektif pengajuan ETF kripto mereka menjadi 16 Juli 2025.
Lebih signifikan lagi, SEC baru saja menyetujui konversi Grayscale Digital Large Cap Fund menjadi ETF, yang mencakup BTC, ETH, XRP, SOL, dan ADA. Langkah ini dianggap sebagai bukti bahwa SEC kini lebih terbuka terhadap eksposur institusional terhadap aset kripto yang memiliki fundamental dan ekosistem kuat.
Dengan meningkatnya sentimen pasar dan langkah proaktif dari institusi serta regulator, paruh kedua tahun 2025 bisa menjadi momen penting dalam sejarah integrasi kripto ke pasar keuangan arus utama. Jika prediksi para analis terwujud, ETF berbasis altcoin seperti XRP, SOL, dan LTC berpotensi menjadi pintu gerbang masuknya likuiditas besar-besaran dari investor tradisional ke dunia kripto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.