Harga Ethereum (ETH) hari ini bergerak melemah ke level $3.182,01, mencatat penurunan -0,98% dalam 24 jam terakhir.
Meski koreksi ini tergolong ringan, ETH sebenarnya berada dalam tren penurunan yang cukup dalam selama beberapa minggu terakhir.
Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini berada di kisaran $384,06 miliar, tetap menjadi aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.
Dengan volatilitas pasar yang meningkat dan tekanan makro global yang belum mereda, investor saat ini cenderung berhati-hati. Namun, volume perdagangan yang stabil menunjukkan aktivitas pasar tetap terjaga.
Ethereum bergerak dalam rentang harga $3.071,97 (terendah) hingga $3.252,66 (tertinggi) dalam 24 jam terakhir.
Meskipun ETH mengalami penurunan harian hampir 1%, terdapat sinyal positif dari pergerakan jangka sangat pendek di mana ETH mencatat +0,1% dalam 1 jam terakhir, menunjukkan adanya potensi minat beli di area support.
Rangkuman Kinerja Harian ETH
Harga saat ini: $3.182,01
Perubahan 24 jam: -0.98%
Perubahan 7 hari: -7.26%
Volume perdagangan: $38.93B
Sirkulasi pasokan: 120,70 juta ETH
Likuiditas Ethereum tetap sangat kuat, menjadikannya aset utama bagi investor institusional dan pelaku DeFi.
Tren 30–90 Hari: ETH dalam Fase Koreksi Mendalam
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Penurunan ETH tidak hanya terjadi hari ini. Selama tiga bulan terakhir, harga Ethereum mengalami penurunan yang cukup tajam, mengikuti tren bearish yang juga dialami Bitcoin.
Perubahan Harga ETH Berdasarkan Periode
30 hari: -20.64%
60 hari: -29.48%
90 hari: -28.80%
Dengan penurunan hampir 30% dalam dua bulan terakhir, ETH kini berada dalam fase konsolidasi setelah tekanan jual besar-besaran, baik dari trader jangka pendek maupun investor besar yang mengamankan keuntungan sebelumnya.
Faktor-Faktor yang Menekan Harga ETH
1. Tekanan Makro Ekonomi Masih Tinggi
Kebijakan bank sentral global serta penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti kripto.
2. Penurunan Aktivitas DeFi
Sebagai fondasi utama ekosistem Ethereum, penurunan TVL (Total Value Locked) di sejumlah protokol DeFi dalam dua bulan terakhir ikut menekan permintaan ETH.
3. Minimnya Sentimen Katalis Besar
Setelah pembaruan besar seperti Shanghai Upgrade dan perkembangan rollup tahun lalu, tidak ada pemicu besar baru yang mampu mendongkrak harga ETH dalam jangka pendek.
4. Kompetisi L2 Meningkat
Layer 2 seperti Arbitrum, Optimism, dan Base mulai mencuri pangsa pasar transaksi. Meski tetap bullish jangka panjang, hal ini mengurangi tekanan demand langsung pada Ethereum mainnet.
Fundamental ETH Tetap Solid
Meskipun harga terkoreksi, kondisi fundamental ETH masih sangat kuat:
Kapitalisasi pasar stabil: $384B
Likuiditas tinggi: volume harian hampir $39B
Pasokan terkontrol: tidak memiliki maksimum supply, namun mekanisme burn EIP-1559 terus mengurangi pasokan bersih
Dominasi DeFi & NFT tetap besar: Ethereum masih menjadi ekosistem blockchain terbesar di dunia
Hal-hal ini memberikan pondasi kuat untuk potensi pemulihan harga dalam jangka menengah.
Prospek Harga ETH: Ada Peluang Rebound?
Saat ini ETH berada di dekat area support kuat di $3.050–$3.150. Jika area ini mampu bertahan, peluang ETH untuk rebound kembali ke zona $3.300–$3.400 sangat terbuka.
Skenario Potensial
1. Bullish (Rebound)
ETH menembus kembali di atas $3.250 → target berikutnya $3.380 dan $3.500.
2. Bearish (Penurunan Lanjut)
Jika ETH turun di bawah $3.050 → berpotensi turun ke $2.900 atau $2.850.
3. Sideways
Harga bertahan di kisaran $3.150–$3.250 sambil menunggu katalis makro atau sentimen baru dari ekosistem.
Setelah melakukan analisa harga ETH hari ini, Ethereum diperdagangkan di kisaran $3.182 setelah turun hampir 1% dalam 24 jam terakhir, melanjutkan fase koreksi yang telah berlangsung beberapa minggu.
Meskipun dibebani sentimen makro dan penurunan aktivitas DeFi, fundamental ETH tetap kuat dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar stabil.
Fase konsolidasi ini bisa menjadi persiapan untuk pergerakan besar selanjutnya, baik rebound maupun penurunan lanjutan, bergantung pada arah pasar kripto secara keseluruhan dan perkembangan ekonomi global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menunjukkan pelemahan setelah terkoreksi ke level $95.944,63, turun sekitar -1,57% dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Meski begitu, Bitcoin masih mempertahankan kapitalisasi pasar yang besar di kisaran $1,91 triliun, menegaskan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.
Penurunan pada BTC hari ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar global, tekanan makro ekonomi, serta aksi ambil untung oleh investor setelah reli kuat yang terjadi beberapa bulan lalu.
Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang harga $94.000,73 (terendah) hingga $97.653,10 (tertinggi).
Koreksi tipis sebesar -0.19% dalam 1 jam terakhir memperlihatkan adanya tekanan jual jangka pendek.
Rangkuman Kinerja Harian:
Harga saat ini: $95.944,63
Perubahan 24 jam: -1.57%
Perubahan 7 hari: -6.25%
Volume perdagangan: $107.02B
Sirkulasi pasokan: 19.95 juta BTC
Volume perdagangan tetap tinggi, menandakan bahwa meski harga mengalami penurunan, aktivitas pasar BTC masih sangat kuat.
Tekanan Berkelanjutan dalam 3 Bulan Terakhir
Dalam jangka waktu menengah, Bitcoin sedang berada dalam tren koreksi yang cukup signifikan. Data menunjukkan penurunan yang cukup tajam dalam beberapa periode terakhir.
Perubahan Harga BTC Berdasarkan Periode
Hari ini: -1.63%
30 hari: -13.58%
60 hari: -16.94%
90 hari: -18.77%
Dengan penurunan hampir 19% dalam 90 hari, BTC saat ini berada di bawah tekanan cukup kuat dari sisi teknikal maupun sentimen pasar.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga BTC
Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu melemahnya harga Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir:
1. Sentimen Makro Global Masih Lemah
Ketidakpastian pasar global akibat keputusan suku bunga bank sentral dan tekanan pada pasar saham memengaruhi harga aset berisiko, termasuk kripto.
2. Aksi Profit-Taking Investor
Setelah Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru di $126.198,07, banyak investor besar terlihat melakukan aksi jual bertahap. Tekanan ini memicu penurunan bertahap dalam beberapa minggu terakhir.
3. Penguatan Dolar AS
Indeks dolar (DXY) yang cenderung menguat seringkali menjadi sinyal negatif bagi Bitcoin karena investor cenderung kembali ke aset yang dianggap lebih aman.
4. Minimnya Katalis Baru
Tidak seperti di periode awal tahun, saat ETF spot Bitcoin dan narasi halving memicu euforia, saat ini pasar sedang kekurangan sentimen positif besar yang mampu mengangkat harga.
Indikator Pasar Masih Solid: Kapitalisasi Besar & Likuiditas Tinggi
Meski harga terkoreksi, struktur fundamental Bitcoin tetap kuat:
Kapitalisasi pasar: $1,916 triliun
Likuiditas tinggi: volume 24 jam mencapai $107 miliar
Sirkulasi pasokan: hampir mencapai batas maksimum (94,99% dari total 21 juta BTC)
Kondisi ini memperlihatkan bahwa Bitcoin tetap menjadi aset dominan dan paling likuid di pasar kripto.
Prospek Harga BTC: Menunggu Momentum Rebound
Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini berada di area support penting sekitar $94.000–$96.000. Jika area ini mampu bertahan, peluang rebound tetap terbuka.
Skenario yang Perlu Diperhatikan
1. Potensi Rebound
Jika BTC mampu menembus kembali area $98.000–$100.000, pasar berpeluang memasuki fase pemulihan jangka pendek.
2. Risiko Penurunan Lebih Dalam
Jika support $94.000 jebol, BTC bisa turun ke zona $90.000 atau bahkan lebih rendah sebelum menemukan titik pantul.
3. Peran Sentimen Makro
Data ekonomi AS dalam beberapa minggu ke depan akan sangat menentukan arah pergerakan BTC.
Harga Bitcoin hari ini melemah ke $95.944 dengan penurunan -1,57% dalam 24 jam terakhir. Meskipun sedang berada dalam fase koreksi, fundamental BTC masih tetap kuat dengan volume perdagangan yang tinggi dan dominasi pasar yang stabil.
Tekanan makro, aksi profit-taking, dan minimnya katalis baru menjadi penyebab utama penurunan harga dalam beberapa minggu terakhir.
Dalam jangka pendek, BTC berpotensi rebound jika support penting mampu bertahan. Namun investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas dan perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi sentimen pasar kripto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Zcash (ZEC), salah satu aset kripto privasi, kembali mencuri perhatian setelah mencatat lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (15/11), harga ZEC hari ini berada di level $679.20, naik +39.11% dalam 24 jam terakhir dan memperlihatkan tren bullish yang sangat kuat selama beberapa minggu terakhir.
Lonjakan ini menjadi salah satu peningkatan terbesar di antara aset kripto utama, sekaligus menempatkan Zcash dalam radar investor global.
Dalam 24 jam terakhir di Tokocrypto, harga ZEC bergerak dalam rentang $484.91 (terendah) hingga $716.96 (tertinggi).
Meskipun sempat mengalami koreksi tipis sebesar -1.53% dalam 1 jam terakhir, kondisi keseluruhan masih menunjukkan momentum positif.
Rangkuman Kinerja Harga ZEC
Harga saat ini: $679.20
Kenaikan 24 jam: +39.11%
Kenaikan 7 hari: +20.85%
Kapitalisasi pasar: $11.08B
Volume perdagangan 24 jam: $2.85B
Sirkulasi pasokan: 16.31 juta ZEC (77.68% dari total 21 juta)
Lonjakan volume perdagangan harian menunjukkan meningkatnya ketertarikan investor, baik jangka pendek maupun jangka panjang, terhadap aset kripto ini.
Pertumbuhan Spektakuler: Hingga 1.730% dalam 90 Hari
Pertumbuhan harga ZEC dalam beberapa bulan terakhir sangat mencolok dan menjadi salah satu yang tertinggi di kategori aset privasi.
Perubahan Harga Berdasarkan Periode
Hari ini: +38.75%
30 hari: +198.03%
60 hari: +1,228.45%
90 hari: +1,730.65%
Pergerakan agresif ini mengindikasikan perubahan besar dalam minat pasar terhadap kategori privacy coin, yang selama beberapa kuartal terakhir cenderung tertekan oleh sentimen regulasi.
Dengan peningkatan yang begitu besar, ZEC kini berada pada posisi yang semakin diperhitungkan, bahkan mendekati level psikologis bullish berikutnya.
Mengapa Harga Zcash Melonjak? Tiga Faktor Utama
Pergerakan harga Zcash (ZEC/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
1. Peningkatan Minat pada Privacy Coin
Dalam beberapa minggu terakhir, ada peningkatan sentimen pasar terhadap aset yang menawarkan fitur privasi tinggi seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pengawasan transaksi on-chain.
Zcash—yang dikenal dengan teknologi zk-SNARK—sering menjadi pilihan utama ketika privasi menjadi salah satu fokus investor.
2. Aktivitas On-Chain Meningkat
Volume transaksi dan perpindahan ZEC antar wallet meningkat tajam. Lonjakan ini sering menjadi sinyal meningkatnya akumulasi oleh investor besar (whales).
3. Breakout Teknis
ZEC berhasil menembus beberapa level resistance penting yang sebelumnya menahan pergerakan harga selama berbulan-bulan. Hal ini memicu short squeeze dan memperkuat momentum bullish dalam waktu singkat.
ZEC dan Potensi Menuju All-Time High?
Meski harga ZEC saat ini masih jauh dari rekor tertingginya di $5,941.80, tren bullish kuat yang terjadi belakangan membuka potensi untuk pergerakan lebih lanjut.
Kapitalisasi pasar yang mencapai $11 miliar dan volume perdagangan harian yang besar menunjukkan bahwa pasar ZEC kini lebih likuid dan stabil dibanding sebelumnya.
Namun perlu diingat: volatilitas tinggi pada aset seperti ZEC juga berarti risiko besar. Investor perlu memperhatikan area support, resistance, serta perkembangan regulasi terkait privacy coin.
Zcash (ZEC) menunjukkan performa cemerlang dengan kenaikan harga lebih dari 39% dalam 24 jam dan pertumbuhan spektakuler hingga 1.730% dalam 90 hari terakhir.
Dengan kapitalisasi pasar yang solid, volume perdagangan yang kuat, serta meningkatnya minat pada aset kripto privasi, ZEC kini menjadi salah satu aset kripto yang paling menarik untuk diperhatikan.
Meski masih jauh dari ATH, kombinasi sentimen bullish, minat investor, dan kondisi teknikal yang kuat dapat membuka peluang pergerakan lebih tinggi dalam beberapa pekan ke depan.
Asalkan tren saat ini berlanjut, ZEC berpotensi menjadi salah satu aset terbaik di kuartal ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Kondisi ini memperlihatkan tren yang sepenuhnya bearish: setiap kenaikan kecil langsung direspons oleh aksi jual Dogecoin, menciptakan pola distribusi yang menekan harga secara bertahap namun konsisten.
Pada grafik, harga DOGE kini menempel pada support kritikal $0,16. Level ini telah beberapa kali menjadi pijakan penting sepanjang tahun. Namun, candle terbaru tidak menunjukkan pertahanan kuat dari pembeli, menandakan melemahnya kepercayaan pasar. Jika support ini jebol, dua target koreksi berikutnya berada di $0,14 dan $0,12, area yang sebelumnya mencatat volume perdagangan tinggi pada awal 2024.
Momentum Teknis Melemah: RSI Menukik Tanpa Tanda Reversal
RSI harian Dogecoin saat ini berada di angka 37, mendekati wilayah oversold. Namun tidak terlihat adanya divergensi bullish, yang biasanya menjadi sinyal awal pembalikan. Ini mengindikasikan bahwa penurunan ini bukan terjadi karena kepanikan, tetapi lebih karena tekanan jual yang berkelanjutan.
Dari sisi derivatif, situasi juga tidak memberi harapan besar. Open interest total memang naik sedikit menjadi $1,46 miliar, tetapi open interest opsi justru anjlok hingga 96 persen. Minimnya aktivitas opsi menunjukkan para trader semakin enggan melakukan taruhan terarah, baik bullish maupun bearish.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Trader Union, data dari Binance memperlihatkan kontras menarik: trader top cenderung mengambil posisi long dalam rasio sekitar 3:1, sedangkan pasar secara keseluruhan berada di level netral dengan rasio 0,94. Artinya, akun besar mungkin sedang mengumpulkan DOGE secara selektif, tetapi belum cukup untuk mengubah tren makro.
Distribusi Jangka Panjang Masih Berlanjut
Secara keseluruhan, sentimen Dogecoin masih berada dalam fase distribusi jangka panjang. Penjual tetap memegang kendali atas struktur, momentum, dan arus dana.
Zona $0,16 kini menjadi benteng terakhir bagi bullish dalam jangka pendek. Jika ditembus, DOGE berpotensi meluncur ke area $0,14, yang mungkin menjadi dasar konsolidasi baru. Sementara itu, bullish harus mendorong harga kembali menutup di atas $0,18 dan mengubah arus keluar menjadi arus masuk untuk mendapatkan kembali kendali.
Penurunan saat ini menegaskan kembali peringatan sebelumnya: selama arus keluar terus berlangsung dan harga berada di bawah EMA utama, kisaran $0,16-$0,18 tetap menjadi zona risiko tinggi bagi Dogecoin.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pasar kripto kembali menunjukkan sentimen negatif setelah Crypto Fear & Greed Index jatuh ke zona Extreme Fear. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepanikan investor di tengah tekanan pasar yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Sentimen Pasar Meningkatkan Kecemasan Investor
Dikutip, CoinMarketCap, penurunan indeks ke level terendah membuat banyak investor ritel memilih menjual aset atau menunda aktivitas trading. Di media sosial, percakapan bernada pesimistis meningkat, sementara tekanan jual terjadi pada sejumlah aset kripto utama.
Pakar menilai kondisi ini menunjukkan terjadinya kepanikan emosional, bukan sekadar reaksi terhadap pergerakan harga. Selama fase ini, proyek-proyek kripto berkualitas sering kali diperdagangkan jauh di bawah nilai wajarnya.
Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 14 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Berbeda dengan investor pemula, investor berpengalaman dan pelaku pasar besar (whale) justru memanfaatkan kondisi ini untuk mengakumulasi aset. Fenomena ini bukan hal baru dalam pasar kripto, mengingat fase Extreme Fear sebelumnya kerap menjadi titik awal pemulihan signifikan.
Selama lima tahun terakhir, fase ketakutan ekstrem tercatat mendahului empat rebound besar, di mana pasar pulih 22% hingga 48% dalam beberapa minggu. Beberapa altcoin bahkan mencatat kenaikan 2 hingga 5 kali lipat setelah fase kapitulasi.
Faktor yang Memicu Potensi Rebound
Analis menyebutkan tiga alasan utama mengapa fase ketakutan ekstrem berpotensi memicu rebound:
• Investor strategis membeli di tengah tekanan jual • Penurunan harga menciptakan kondisi undervalued pada aset berkualitas • Ketakutan pasar mencapai titik jenuh sehingga tekanan jual berkurang
Ketika sentimen mencapai level ekstrem, pasar biasanya memasuki fase stabilisasi sebelum pembalikan arah terjadi.
Peringatan: Peluang Ada, Risiko Tetap Tinggi
Meski berpotensi menjadi sinyal awal pemulihan, analis mengingatkan bahwa kondisi Extreme Fear tidak bisa dijadikan patokan tunggal dalam pengambilan keputusan investasi. Investor disarankan tetap berhati-hati dengan mengikuti prinsip dasar seperti akumulasi bertahap, fokus pada aset fundamental kuat, serta menghindari investasi berlebihan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Solana (SOL) kembali berada dalam sorotan setelah pergerakan harganya menunjukkan sinyal-sinyal bearish yang semakin menguat. Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto mengalami kontraksi tajam, memicu aksi jual yang memperburuk tekanan pada Solana.
Dengan sentimen pasar yang dipenuhi rasa takut dan indikator teknikal yang memerah, banyak trader kini bertanya-tanya: apakah ini hanya koreksi biasa, atau awal dari penurunan yang lebih dalam?
Artikel ini membedah kondisi pasar, gambaran teknikal, hingga skenario masa depan Solana untuk satu minggu ke depan.
Regime harian Solana kini secara jelas berada pada zona bearish, mencerminkan tekanan jual yang konsisten. Dominasi Bitcoin yang berada di 57.57 persen membuat pergerakan SOL sangat bergantung pada arah BTC. Ketika BTC melemah, altcoin sebesar Solana hampir pasti ikut terseret.
Kapitalisasi pasar kripto global turun 5.84 persen dalam sehari menjadi sekitar 3.36 triliun USD. Ini menunjukkan risk-off mode mulai menguasai pasar. Lebih mengkhawatirkan lagi, Fear & Greed Index berada di level 16 yang berarti Extreme Fear. Sentimen trader sedang berada di titik paling sulit, dengan banyak pelaku pasar memilih menarik likuiditas.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Technical Outlook: Struktur Bearish Semakin Dominan
Dilaporkan Cryptonomist, secara teknikal, Solana memantul di area yang semakin rapuh:
• Harga penutupan harian di 141.42 berada jauh di bawah EMA20 (166.64), EMA50 (183.19), dan EMA200 (187.33). Kondisi ini menandakan struktur bearish kuat pada time frame besar.
• RSI harian berada di 31.04, sedikit di atas oversold, mengindikasikan ruang yang semakin sempit bagi penurunan sebelum terjadi relief bounce.
• MACD harian mencatat momentum negatif: garis MACD di -12.61 berada di bawah sinyal -10.80 dengan histogram -1.81. Sinyal ini mengkonfirmasi tekanan seller masih dominan.
• Harga saat ini berada dekat lower Bollinger Band (134.30), yang bisa berarti dua hal: potensi squeeze kecil atau justru kelanjutan tren turun.
• ATR14 di 12.72 menandakan volatilitas sedang meningkat. Trader perlu berhati-hati dengan stop-loss dan ukuran posisi.
• Pivot harian menunjukkan pivot utama di 141.94, dengan resistance awal di 145.16 dan support kunci di 138.19. Harga yang berada tepat di sekitar pivot ini menandakan pasar sedang dalam fase penentuan.
Intraday Momentum: Tekanan Jangka Pendek Tetap Bearish
Pada time frame intraday, pola bearish masih berlanjut.
• EMAs 1 jam berada di atas harga: EMA20 di 144.94 dan EMA50 di 149.70, menguatkan tren turun dalam jangka pendek.
• RSI 1 jam di 34.04 menunjukkan tekanan jual mulai melemah, tetapi belum cukup untuk membalikkan arah.
• Pada chart 15 menit, RSI berada di 43.37, yang sering memunculkan bounce pendek atau pullback kecil. Namun, peluang ini lebih cocok untuk scalper dan belum mengubah struktur besar.
Level Kunci Solana: Antara Bertahan atau Jatuh Lebih Dalam
Ada dua zona penting yang menjadi kunci arah Solana:
Resistance 142–145 Daerah ini bisa menjadi tempat seller kembali menekan harga. Jika harga gagal menembus ke atas zona ini, tren turun kemungkinan berlanjut.
Support krusial sekitar 138 Jika level ini jebol, tekanan jual dapat meningkat tajam, membuka peluang penurunan menuju area Bollinger Band bawah.
Selain itu, data fee DEX di ekosistem Solana menunjukkan aktivitas yang tidak merata. Raydium dan HumidiFi mengalami penurunan fee yang signifikan, sedangkan Orca dan SolFi melonjak secara sporadis. Ini menunjukkan likuiditas berpindah-pindah dan pasar belum menemukan keseimbangan.
Future Scenarios: Ke Mana Solana Bergerak Selanjutnya?
Dalam skenario utama, tren bearish tetap memimpin. Selama harga masih berada di bawah EMA20 harian, peluang pembalikan tren masih sangat kecil.
• Jika harga kembali menembus ke atas EMA20, ini bisa menjadi tanda awal pemulihan yang patut diperhatikan.
• Jika level 138 jebol, Solana berpotensi masuk fase penurunan lebih dalam, dengan volatilitas meningkat dan rentang pergerakan melebar.
Bagi trader, pendekatan konservatif lebih disarankan. Gunakan posisi lebih kecil dan perhatikan pivot harian sebagai area masuk atau keluar. Investor jangka panjang dianjurkan menunggu hingga Solana kembali menunjukkan kekuatan struktural dan stabil di atas EMA penting.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto kembali memanas, terutama di sektor Layer-1, di mana beberapa koin utama menunjukkan lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.
Dikutip CoinMarketCap, dari raksasa anonim seperti Monero hingga pendatang yang tiba-tiba meroket seperti SUPRA, berikut rangkuman paling aktual tentang performa Top Layer-1 Tokens hari ini.
1. Radix (XRD) – Rebound Mantap, Si Pendaki Senyap
Radix tampil stabil dengan kenaikan harian yang solid. Meski harganya masih di level mikro, performanya yang konsisten dalam seminggu terakhir menunjukkan adanya akumulasi dari investor yang melihat potensi jangka panjang.
Zcash (ZEC) Naik 400%, Narasi Privacy Jadi Tren Selanjutnya?
Harga: $528.12
24h: +5.94%
7 hari: +13.57%
Market Cap: $8.6 miliar
Zcash memimpin pasar dalam hal kapitalisasi di daftar ini. Fokusnya pada privasi menjadikannya salah satu blockchain paling disorot. Lonjakan volume lebih dari $1.5 miliar menunjukkan perhatian besar sedang mengarah ke token ini.
3. Kava (KAVA) – Si Raja Lonjakan, Naik Hampir 31% Seminggu
Harga: $0.1495
24h: +4.11%
7 hari: +30.95%
Market Cap: $161.9 juta
KAVA menjadi bintang minggu ini dengan pertumbuhan yang jauh melampaui mayoritas Layer-1 lain. Kenaikan hampir 31% dalam seminggu membuatnya masuk radar trader agresif. Volume yang meningkat memperlihatkan momentum bullish yang kuat.
4. SUPRA (SUPRA) – Lonjakan 43% Seminggu, Si Kecil yang Meledak
SUPRA
Harga: $0.002172
24h: +3.16%
7 hari: +43.19%
Market Cap: $43.6 juta
SUPRA menjadi token dengan performa terbaik di daftar ini. Meski masih sangat murah, lonjakan mingguan lebih dari 43% memberi sinyal bahwa investor melihat prospek besar di ekosistem SUPRA. Masuk kategori micro cap berpotensi melesat.
5. Chia (XCH) – Stabil tetapi Tetap Naik
Harga: $8.07
24h: +1.43%
7 hari: +12.39%
Market Cap: $116.3 juta
Chia dikenal karena mekanisme Proof of Space. Meski pergerakan hariannya tidak terlalu besar, performa mingguannya tetap positif, cocok untuk investor yang mencari fundamental kuat tanpa volatilitas ekstrem.
6. Monero (XMR) – Sang Legenda Privasi Tetap Perkasa
monero
Harga: $388.21
24h: +0.79%
7 hari: +9.41%
Market Cap: $7.16 miliar
Monero tetap menjadi raksasa di ruang token privasi. Kenaikannya yang konsisten memperlihatkan kepercayaan pasar terhadap utilitas privasi Monero yang terus dibutuhkan.
Jika harus memilih token paling mencolok hari ini, SUPRA dan KAVA menjadi kandidat utama untuk lonjakan paling luar biasa. Zcash mendominasi dari sisi kapitalisasi, sementara Radix dan Chia menunjukkan akumulasi sehat. Monero tetap menjadi pilihan utama bagi pencari privasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
XRP kembali menjadi sorotan, bukan karena reli besar, tetapi karena awan gelap yang mulai menggantung di atas salah satu aset kripto paling populer ini. Setelah sempat terbang ke puncak $3.66 pada Agustus 2025, kini XRP merosot ke sekitar $2.46, memicu pertanyaan besar: apakah ini hanya konsolidasi atau awal dari kejatuhan besar?
Berikut pembahasan lengkap yang perlu Anda simak sebelum terlambat.
Dari $0.52 ke $3.66: Tahun Gila untuk XRP
Pada November 2024, XRP masih berada di sekitar $0.52. Namun hanya dalam sembilan bulan, token ini melonjak hingga 521%, mencapai puncaknya di $3.66 dan menjadi salah satu aset kripto paling menguntungkan di paruh pertama 2025.
Namun euforia itu tak berlangsung lama. Harga mulai kembali turun, berkonsolidasi di kisaran $2.30–$2.50. Setiap percobaan menembus level di atas $3 selalu gagal, menandakan momentum mulai melemah. Trader pun mulai bertanya-tanya: apakah XRP masih dalam tren bullish, atau justru sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan?
Dengan hype ETF yang memudar, arus institusi berkurang, dan indikator teknikal melemah, XRP kini berada di fase kritis.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Tiga Tanda Bahaya yang Tak Boleh Diabaikan Investor XRP
1. Support Teknis Mulai Ambruk
Dilaporkan Yahoo Finance, XRP telah jatuh di bawah 200-week SMA di $2.54, sebuah level penting yang selama ini menjadi batas bawah pada siklus bull sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan rapuhnya struktur harga saat ini.
Jika harga menutup pekan di bawah 50-week SMA di $2.45, analis memperingatkan bahwa ini dapat memicu koreksi yang lebih dalam. Beberapa prediksi teknikal bahkan menyebut kemungkinan penurunan menuju $1.55 jika tekanan jual semakin kuat.
Optimisme seputar ETF XRP yang sempat menghangat kini mereda. Laporan menunjukkan bahwa institusi:
Mengurangi leverage
Menyimpan sebagian aset dalam bentuk cash collateral
Menunggu kejelasan dari berita ETF dan kondisi makro
Dengan ketegangan dagang AS–China dan likuidasi lintas-crypto sebesar $19 miliar, institusi memilih langkah defensif. Ketika pemain besar menepi, pasar biasanya ikut melemah.
3. Aktivitas Jaringan XRP Mulai Lesu
Meskipun jumlah wallet baru bertambah, volume transaksi XRP Ledger justru turun di bawah satu miliar transaksi per hari. Ini mengindikasikan penurunan aktivitas pengguna dan melambatnya penggunaan jaringan — sinyal yang tidak ideal untuk menjaga momentum bullish jangka pendek.
XRP Kini di Zona Senyap Sebelum Ledakan: Naik atau Jatuh?
Dalam dua hari terakhir, XRP diperdagangkan di rentang yang sangat sempit, yaitu $2.34–$2.39, dengan volume melemah. Ini merupakan pola umum sebelum terjadinya pergerakan besar.
Level-level yang diawasi analis:
Jika harga naik dan stabil di atas $2.39, potensi menuju $2.47 hingga $2.65 terbuka.
Jika harga jatuh di bawah $2.34, target berikutnya berada di $2.28–$2.31.
Jika sentimen global memburuk, skenario koreksi ke $1.55 bukan hal yang mustahil.
Keputusan ETF yang jatuh tempo pada 25 Oktober dan kondisi makro global akan sangat mempengaruhi arah berikutnya.
XRP Sedang Dalam Fase Penentuan
XRP tetap memiliki fundamental jangka panjang yang kuat, terutama dalam sektor pembayaran global. Namun untuk jangka pendek, tanda-tanda pelemahan semakin jelas: teknikal goyah, institusi menahan diri, dan aktivitas jaringan menurun.
Bagi investor, ini adalah waktu untuk meningkatkan kewaspadaan. XRP bisa saja bersiap menuju reli berikutnya, tetapi risiko koreksi tajam juga semakin besar.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global maupun industri aset digital.
Melalui analisis menyeluruh yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menghadirkan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Dengan komitmen pada informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi bekal bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Presiden Trump menandatangani rancangan undang-undang yang secara resmi mengakhiri penutupan pemerintah AS.
Presiden AS Donald Trumpmenjanjikan “dividen” tarif sebesar $2.000 per orang (tidak termasuk berpenghasilan tinggi), dari hasil sebesar “triliunan dolar”.
Penasihat ekonomi AS, Kevin Hassett, memprediksi bahwa ekonomi AS akan tumbuh 3% hingga 4% pada Kuartal I 2026, setelah pulih dari government shutdown.
Makroekonomi Nasional
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total nilai transaksi crypto sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 409,56 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewaberencana redenominasi rupiah (Rp1.000 menjadi Rp1) ke dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025-2029.
Data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjukkan penerimaan pajak dari aset kripto di Indonesia telah mencapai Rp1,71 triliun hingga September 2025.
Performa Pasar Kripto
Pasar kripto bergerak datar minggu ini, dengan Market Cap bertahan di $3.45 triliun (-0.12%) dan CMC 100 Index terkoreksi ringan ke $206.26 (-0.62%). Sementara itu, Fear & Greed Index masih terjebak di zona ‘Fear‘ (Ketakutan) di level 25, mencerminkan sentimen investor yang masih sangat pesimis.
CMC Altcoin Season Index berada di 28/100, menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ sedang berkuasa penuh. Hal ini menyoroti bahwa pasar masih dalam mode risk-off yang jelas, di mana modal cenderung berlindung di Bitcoin, sementara altcoin masih gagal menarik minat beli.
Narrative utama: Sektor Musik (+159%) dan Storage (+42.16%) mendominasi, menandakan adanya pergeseran modal ke narasi Hiburan Digital dan Infrastruktur Penyimpanan.
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan dan belum adanya perubahan struktur bullish.
Bitcoin: Binance Exchange Inflow → Short Term Holder (STH) menjual dalam kondisi rugi.
Kesimpulan: Pantau sektor Musik dan Storage yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) minggu depan seperti Yooldo Esports (ESPORTS) dan Zerobase (ZBT) kecuali ada katalis yang kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya Pixels (PIXELS) atau ASTER (ASTER)) untuk mencari peluang teknikal. Mengingat pasar sedang dalam fase sideways (datar) namun sentimen ‘Fear’ (Ketakutan) masih dominan, disiplin risiko menjadi prioritas utama.
Makroekonomi Global
Donald Trump
Presiden Trump menandatangani rancangan undang-undang yang secara resmi mengakhiri penutupan pemerintah AS.
Penasihat ekonomi AS, Kevin Hassett, memprediksi bahwa ekonomi AS akan tumbuh 3% hingga 4% pada Kuartal I 2026, setelah pulih dari government shutdown.
Presiden AS Donald Trumpmenjanjikan “dividen” tarif sebesar $2.000 per orang (tidak termasuk berpenghasilan tinggi), dari hasil sebesar “triliunan dolar”.
Data Reutersmenunjukkan 80% ekonom (84 dari 105) memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps lagi pada bulan Desember.
Presiden AS Donald Trump mengonfirmasipemerintahannya sedang mengupayakan kesepakatan untuk menurunkan tarif 39% yang diberlakukan pada impor Swiss.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total nilai transaksi crypto sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 409,56 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewaberencana redenominasi rupiah (Rp1.000 menjadi Rp1) ke dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025-2029.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usahapinjol PT Crowde Membangun Bangsa (Crowde) karena melanggar ketentuan ekuitas, kinerja memburuk, dan gagal memenuhi kewajiban sanksi bertahap (termasuk PKU).
Data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjukkan penerimaan pajak dari aset kripto di Indonesia telah mencapai Rp1,71 triliun hingga September 2025.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa undisbursed loan (kredit yang sudah disetujui bank tetapi belum dicairkan nasabah) telah meningkat 35%.
Tidak ada data karena US Government masih dalam keadaan Shutdown
Kesimpulan
Minggu ini tidak ada data dari sisi US dan mengapa tidak membahas negara lain? Karena data dari US penting sebab likuiditas berada di sana, uang semua dari sana, bahkan yang mendorong kenaikan aset juga berada di sana. Jika sekelas Hoteliercrypto tidak bisa membahas data karena US masih Shutdown, apalagi penulis. Meski demikian, minggu depan seharusnya sudah banyak data yang dirilis karena US kembali aktif dalam pemerintahannya. Hore!🙌
Perkembangan Regulasi Kripto
Kota Rio de Janeiro terima bayar pajak properti pakai Bitcoin mulai tahun 2023.
Bank of England (BoE) mengusulkan kepemilikan stablecoin individu sebesar £20.000 per orang untuk menjaga stabilitas keuangan selama transisi ke aset digital.
Badan keamanan siber China (CVERC) menuduh pemerintah AS telah mencuri 127.000 BTC. Tetapi, AS mengklaim penyitaan itu adalah tindakan hukum yang sah.
Bank Sentral Brasilmengumumkan peraturan baru untuk Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP) dengan mewajibkan untuk mendapatkan otorisasi dari bank sentral.
Canary Capital mengajukan Formulir 8-A ke SEC, menandakan bahwa ETF XRP pertama diluncurkan secepatnya 13 November, dengan persetujuan akhir Nasdaq.
Regulator keuangan Inggris (FCA) memberikan persetujuan kepada ClearToken untuk mengoperasikan platform penyelesaian cryptocurrency dan aset tokenisasi.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Hong Kong bakal izinkan penuh perdagangan aset kripto. Foto: REUTERS/Tyrone Siu.
Bank nasional AS, SoFi, meluncurkan perdagangan kripto di dalam aplikasinya dengan menawarkan aset seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
Nanyang Technological University (NTU) Singapura bermitra dengan Zero Gravity (0G) untuk mendirikan pusat riset AI terdesentralisasi berbasis blockchain senilai $3,84 juta.
Pemerintah Hong Kongmempersiapkan penjualan obligasi berbasis blockchain dalam berbagai mata uang (USD, EUR, CNH, HKD) dengan infrastruktur HSBC.
Penyedia teknologi keuangan FISdan platform Intain meluncurkan “Digital Liquidity Gateway” di Avalanche ($AVAX) untuk men-tokenisasi pinjaman sebagai NFT dan menjualnya ke investor institusional.
JPMorgan meluncurkan JPM Coin untuk klien institusionalnya di jaringan Base untuk melakukan transaksi secara instan 24/7 dengan partisipasi Mastercard dan Coinbase.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Performa pasar kripto minggu ini menunjukkan rotasi modal yang sangat menarik, dengan narasi Musik (+159%) meledak sebagai pemenang sektoral utama, jauh meninggalkan yang lain. Selain itu, fokus investor juga terlihat jelas beralih ke sektor infrastruktur inti seperti Storage (+42.16%), Wallet (+40.31%), dan Data Availability (+28.16%).
Di sisi token, $TUSDT menjadi bintang utama dengan kenaikan anomali +469%, diikuti oleh $TEL (+58.56%) dan $ARRR (+48.70%), menandakan pasar yang sangat selektif.
📈 Highlights:
Token Berperforma Tinggi 🚀 Minggu ini dipimpin oleh $TUSDT yang meroket +469%, sebuah kenaikan masif yang jauh melampaui token lainnya. Di belakangnya, $TEL (+58.56%), $ARRR (+48.70%), dan $XNO (+48.53%) juga mencatatkan kenaikan kuat, menyoroti minat pada beragam narasi.
Kebangkitan Narasi Musik 🎶 Kemenangan sektor Musik (+159%) menjadi tema dominan minggu ini. Ini menandakan adanya aliran modal baru yang signifikan ke dalam proyek-proyek yang berfokus pada hiburan digital, royalti, dan koleksi berbasis audio.
Fokus pada Infrastruktur Inti (AI, DePIN & Utilitas) 🏗️ Sektor infrastruktur fundamental menunjukkan kekuatan solid. Kenaikan Storage (+42.16%), Data Availability (+28.16%) (didukung oleh Fetch.ai (FET) dan Chia (XCH)), serta Wallet (+40.31%) menegaskan bahwa narasi AI, DePIN, dan utilitas inti tetap sangat diminati oleh investor.
Pada minggu sebelumnya harga BTC diprediksi akan naik untuk turun kembali, hal tersebut terjadi ketika BTC re-test $107.500 pada Base Drop Base-nya dan melanjutkan penurunan hingga saat ini di $102.500.
Saat ini pada timeframe daily, harga menunjukkan range yang sempit di antara $107.500 hingga $98.500, masih belum terdapat konfirmasi apakah Bitcoin akan rebound dari support yang ada atau justru semakin turun menembus $98.500. Apabila harga kembali naik dan berhasil re-claim pada $107.500, maka dapat dikatakan BTC kembali bullish, tetapi jika BTC tidak bisa mempertahankan support yang ada, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonaaci Ekstension 1.618 di 93,633.9 seperti analisa sebelumnya.
Lalu, pada timeframe weekly, harga masih menunjukkan di bawah MA 50 (garis biru) yang menjadi indikator terkuat untuk BTC rebound dari support mingguannya. Hal ini juga didukung oleh RSI yang sudah menunjukkan pelemahan di bawah angka 50. Maka dari itu, apabila ingin akumulasi Bitcoin, maka lakukanlah dengan riset dan money management yang baik, sebab riset dan management yang baik = setengah menuju kemenangan.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menujukkan pelemahan dan belum adanya perubahan struktur bullish.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly tidak lagi menunjukkan berada di bawah garis MA 50 yang mengindikasikan tren naik mulai melemah dan perlu re-claim di atas garis MA 50.
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Saat ini harga masih menujukkan adanya pelemahan dan belum adanya perubahan struktur menjadi bullish, dikatakan bullish apabila harga mampu re-claim pada Fibonacci 0.786 (105,361).
⚠️ Bearish Case:Harga menunjukkan bahwa kenaikan sebelumnya hanya re-test pada drop base drop sebelumya. Kini, Bitcoin dikhawatirkan masih bisa turun hingga Fibonaaci Ekstension 1.618 di 93,633.9, apabila harga tidak tertahan di area Support meski terdengar seperti tidak mungkin mengingat sentimen kripto saat ini.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Pasar sedang dalam fase “pencarian dasar” setelah kejatuhan tajam dari level $108.000. Harga kini terkunci dalam rentang perdagangan baru yang lebih rendah, dengan zona likuiditas yang jelas terbentuk di atas dan di bawah level harga saat ini (~$102.500). 📉
Resisten Likuiditas di Atas 🧱 Area $105.000 kini telah menjadi resisten terdekat dan terkuat. “Tembok kuning” likuidasi short ini adalah rintangan pertama yang harus diambil bull untuk menandakan adanya pemulihan.
Support Bawah 🛡️ Lantai support yang sangat solid dan padat terlihat jelas di $99.000 – $100.000. Area ini adalah garis pertahanan krusial bagi para bull. Jika level ini gagal bertahan, potensi penurunan yang lebih dalam akan terbuka.
🔍 Insight:Struktur pasar jangka pendek telah patah. Pasar kini dalam mode ‘konsolidasi defensif’, dan rentang baru antara ~$100k hingga ~$105k ini telah menjadi medan pertempuran utama yang baru.
Bitcoin: Binance Exchange Inflow
Data on-chainmenunjukkan lonjakan 40% arus masuk (inflow) dari Pemegang Jangka Pendek (STH) ke Binance sejak September. Lonjakan ini, terjadi saat harga jatuh di bawah harga beli rata-rata mereka (~$112k), mengindikasikan menjual dalam kondisi rugi atau impas. 📉
Lonjakan Inflow STH 📈 Grafik oren mengkonfirmasi adanya “lonjakan 40%” arus masuk STH ke Binance, puncaknya terjadi bersamaan dengan koreksi harga terbaru.
Jual Rugi (Kapitulasi STH) 🩸 Dengan harga beli rata-rata di ~$112k, kejatuhan harga di bawah level tersebut memaksa STH (‘tangan kertas’) untuk menjual.
🔍 Insight:Aktivitas penjualan panik dari STH ini menciptakan ‘beban’ pasokan yang signifikan di pasar, yang menekan harga ke bawah dan menghambat potensi pemulihan jangka pendek.
Bitcoin Whales Mirror Retail Selling
Data on-chain dari Santiment menunjukkan sinyal bearish yang mengkhawatirkan. Berbeda dari biasanya, whale Bitcoin (pemegang 10-10.000 BTC) kini terlihat menjual aset mereka bersamaan dengan investor ritel. Pergerakan satu arah ini menunjukkan tekanan kapitulasi yang meluas dan dapat menunda pemulihan pasar. 📉
Whale Ikut Menjual 🐋 Garis hijau menunjukkan kelompok whaleyang sebelumnya sering melawan arus (membeli saat harga turun), kini berbalik arah dan mulai mengurangi kepemilikan mereka (distribusi) secara signifikan.
Retail Ikut Panik 🐟 Pada saat yang sama, investor ritel (garis merah) juga terlihat ikut menjual. Pergerakan satu arah oleh kedua kelompok ini menghilangkan support pembeli dan memperkuat tekanan jual di pasar.
🔍 Insight:Ketika whale tidak lagi ‘melawan’ penjualan ritel dan justru ikut menjual, ini adalah sinyal bahwa tekanan kapitulasi belum selesai dan pemulihan harga kemungkinan akan memakan waktu lebih lama. ⚠️
Miner to Exchange Flow (Total)
Data on-chain menunjukkan lonjakan signifikan pada aliran masuk (inflow) penambang Bitcoin ke Binance di Kuartal IV. Sejak awal November, lebih dari 71.000 BTC telah disetorkan, pergerakan besar penambang untuk merealisasikan keuntungan atau mengamankan arus kas operasional menjelang akhir tahun.
Lonjakan Inflow Penambang ⛏️ Bar hijau mengkonfirmasi adanya beberapa gelombang inflow yang sangat besar sejak awal November, terutama lonjakan di atas 12K BTC pada 3 November, yang merupakan bagian dari total 71.000 BTC yang masuk ke bursa.
Sinyal Tekanan Jual 📉 Peningkatan inflow saat harga sedang tertekan (turun ke ~$103k) adalah indikator klasik niat jual, kemungkinan untuk mengamankan profit atau menutup biaya operasional akhir tahun.
🔍 Insight: Aktivitas penjualan dari penambang ini menciptakan ‘beban’ pasokan yang signifikan di pasar, yang dapat menghambat potensi pemulihan harga dalam jangka pendek. 🏗️
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
DEX Perpetual Layer-2, Lighter DEX, mengumpulkan $68 juta yang dipimpin Founders Fund dan Ribbit Capital dengan valuasi $1,5 miliarsebelum peluncuran token (TGE). Proyek ini berencana meluncurkan perdagangan spot dan melakukan airdrop komunitas (25-30%) pada Q4.
Monad ($MON)mengumumkan tokenomiknya menjelang peluncuran mainnetpada 24 November. Dengan sirkulasi airdrop (3,3% pasokan) dan penjualan publik (7,5% pasokan) di platform Token Sales Coinbase pada 17 November seharga $0,025 per token.
Harga Starknet ($STRK) melonjak 35%karena trader mengaitkannya dengan reli Zcash ($ZEC),menciptakan narasi “Ztarknet” didorong fakta bahwa Eli Ben-Sasson adalah salah satu pendiri kedua proyek tersebut.
Uniswap Labs dan Uniswap Foundationmengusulkan proposal “UNIfication” untuk mengaktifkan biaya protokol (protocol fees) dan mengarahkannya ke mekanisme burn (pembakaran) token UNI.
Blockchain Layer-1 Injective($INJ) telah meluncurkan upgrade terbesarnya: lapisan Ethereum Virtual Machine (EVM) native yang membuat pengembang bisa membangun program Ethereum langsung di Injective.
Analisis On Chain Altcoin
Meskipun harga Aster ($ASTER) diperdagangkan sideways di bawah harga resistance, data on-chain menunjukkan akumulasi whale yang signifikan. Whale menambahkan 51 juta ASTER (senilai ~$53 juta) sejak awal November, mengisyaratkan potensi breakout.
Data on-chain XRP menunjukkan Pemegang Jangka Panjang (LTH) mengambil untung secara signifikan, dengan realisasi keuntungan melonjak 240% sejak September menjadi ~$220 juta/hari.Data On-chain Glassnode menunjukkan mereka “menjual saat harga lemah” (selling into weakness).
Berkat proposal “UNIfication” Uniswap yang bertujuan mengaktifkan biaya protokol untuk membakar (burn) token UNI. Data on-chainCryptoquant menunjukkan adanya peningkatan pesanan whale yang mengindikasikan potensi akumulasi.
Data On-Chain pada pasar Binance menunjukkan akumulasi whale yang signifikan pada Zcash ($ZEC), dengan pembelian spot senilai lebih dari $30 juta terdeteksi.Sentimen bullish ini juga didukung oleh hype dari KOL seperti Arthur Hayes.
Data On-Chain Cryptoquantmenunjukkan volume perdagangan Ethereum ($ETH) di Binance telah meledak melampaui $6 triliun pada tahun 2025. Open Interest (OI) juga melonjak 5x lipat dari rekor 2021, mencapai $12,5 miliar. Sehingga ETH kini lebih didorong oleh spekulasi derivatif daripada permintaan spot, membuatnya jauh lebih rapuh dan kurang stabil.
Token Unlock
Memasuki minggu ketiga November, kalender unlock token untuk periode 17-21 November mencatat 25 proyek yang akan merilis suplai. Minggu ini akan menjadi periode yang sangat volatil, dengan beberapa unlock berskala besar dan menengah yang dijadwalkan, yang berpotensi menciptakan gejolak harga dan menguji kekuatan serap pasar.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Pada Unlock Besar, perhatian tertuju pada Yooldo Esports (ESPORTS) yang akan melepas suplai ~25.9%, Zerobase (ZBT) (~17%), BabyBoon (BBT) (~14.1%), dan LayerZero (ZRO) (~10.3%). Pelepasan suplai dalam proporsi sebesar ini membawa risiko tekanan jual yang sangat tinggidan dapat mengguncang valuasi token tersebut.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori menengah, sejumlah nama penting juga akan merilis token. Di antaranya adalah Pixels (PIXELS) (~8.54%), AriaAI (ARIA) (~8.53%), Akedo Game (AKE) (~8.20%), Kaito (KAITO) (~6.91%), Polyhedra (ZKJ) (~6.5%) dan Ancient8 (A8) (~5.05%). Meskipun dampaknya lebih terkendali, unlock ini tetap signifikan dan dapat membuka peluang bagi para trader yang gesit.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas unlock minggu ini berada di skala yang lebih kecil. Proyek-proyek besar seperti ApeCoin (APE) (~1.69%) dan zkSync (ZK) (~2.46%), serta Manta (MANTA) (~3.46%) dan Aster (ASTER) (~3.88%), akan merilis kurang dari 5% suplai mereka. Pelepasan ini umumnya merupakan bagian dari emisi terjadwal dan diperkirakan tidak akan menyebabkan guncangan pasar yang signifikan.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Untuk unlock besar seperti ESPORTS, ZBT, dan LayerZero, kewaspadaan adalah prioritas. Menghindari posisi menjelang unlock dan menunggu hingga volatilitas mereda bisa menjadi strategi yang paling aman.
Pixels, Kaito, AKE, dan ARIA di kategori menengah bisa menjadi ‘arena bermain’ bagi trader taktis. Fluktuasi yang muncul dapat dimanfaatkan, tetapi disiplin manajemen risiko yang ketat adalah sebuah keharusan.
Pelepasan token minor seperti pada ApeCoin dan zkSync kemungkinan tidak akan signifikan mempengaruhi pergerakan harga. Bagi investor jangka panjang, ini bisa dianggap sebagai non-event atau momen untuk mengakumulasi jika ada koreksi kecil yang tidak terduga.
Proyeksi & Analisis
Pasar kripto minggu ini menunjukkan tanda-tanda stagnan setelah kejatuhan besar minggu lalu. Market Cap & Volume bertahan di $3.45 triliun, dengan pergerakan 7 hari yang nyaris datar (-0.12%). CoinMarketCap 100 Index teratas juga bergerak serupa, berada di $206.26 (turun tipis -0.62%).
Namun, harga yang bertahan ini belum mampu mengangkat sentimen; Fear & Greed Index masih terjebak jauh di level 25 (zona ‘Fear’), menandakan kecemasan investor masih dominan. Yang paling menonjol, CMC Altcoin Season Index berada di 28/100. Ini mengonfirmasi bahwa ‘Bitcoin Season’ masih berkuasa penuh, di mana Bitcoin berhasil menahan nilainya, sementara altcoin masih gagal menarik minat beli.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan dan belum adanya perubahan struktur bullish.
Bullish case: Saat ini harga masih menunjukkan adanya pelemahan dan belum adanya perubahan struktur menjadi bullish, dikatakan bullish apabila harga mampu re-claim pada Fibonacci 0.786 (105,361).
Bearish case:Harga menunjukkan bahwa kenaikan sebelumnya hanya re-test pada drop base drop sebelumnya. Kini, Bitcoin dikhawatirkan masih bisa turun hingga Fibonaaci Ekstension 1.618 di 93,633.9, apabila harga tidak tertahan di area Support meski terdengar seperti tidak mungkin mengingat sentimen kripto saat ini.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $107.500 – $108.000 ➜ Menjadi tembok resistensi utama (prevsupport).
Zona $100.000 – $99.000 ➜ Menjadi lantai support krusial yang menopang harga saat ini.
✅ Narrative utama:
Sektor Musik (+159%) dan Storage (+42.16%) mendominasi, menandakan adanya pergeseran modal ke narasi Hiburan Digital dan Infrastruktur Penyimpanan.
$TUSDT memimpin dengan kenaikan harga (+469%). Disusul oleh $TEL (+58.56%) dan $ARRR (+48.70%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
Bitcoin: Binance Exchange Inflow → Short Term Holder (STH) menjual dalam kondisi rugi.
Miner to Exchange Flow (Total) → Penambang terus mengirim BTC ke bursa.
Pantau sektor Musik dan Storage yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) minggu depan seperti Yooldo Esports (ESPORTS) dan Zerobase (ZBT) kecuali ada katalis yang kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya Pixels (PIXELS) atau ASTER (ASTER)) untuk mencari peluang teknikal. Mengingat pasar sedang dalam fase sideways (datar) namun sentimen ‘Fear’ (Ketakutan) masih dominan, disiplin risiko menjadi prioritas utama.
Edukasi Kripto
Mengenal Metrik “Yapping” dalam Kaito
Kaito AI
Apa Itu “Yapping”? Ini adalah metrik Kaito yang mengukur volume total atau “kebisingan” (noise) dari sebuah topik di media sosial. Sederhananya, ini menunjukkan “seberapa banyak” orang membicarakan sesuatu.
Bagaimana Cara Kerjanya? ⚙️ Kaito menggunakan AI dan Large Language Models (LLM) mereka untuk memindai jutaan titik data sosial dan menghitung seberapa sering sebuah kata kunci (misalnya, nama token) muncul.Namun, inilah poin yang paling penting dan sering disalahpahami:
“Yapping” (Kebisingan) vs. “Quality Score” (Sinyal)
Kaito sengaja membedakan antara “Yapping” dan “Quality”.
Yapping (Volume): Hanya mengukur “seberapa banyak” orang berbicara.
Quality Score (Kualitas): Mengukur “seberapa bermakna” pembicaraan tersebut. Ini menyaring spam, bot, dan “yapping” kosong, lalu memberi bobot lebih pada diskusi dari akun berkualitas tinggi (analis, developer, atau smart money).
Salah Kaprah & Risiko ⚠️
“Yapping tinggi, pasti bagus!” ❌: Ini adalah kesalahan pemula. Yapping tinggi seringkali berarti Anda sudah terlambat, atau Anda sedang berjalan masuk ke dalam jebakan hype yang kosong.
Hanya Melihat Volume ❌: Mengabaikan skor kualitas adalah kesalahan fatal. Kaito dirancang untuk membantu Anda membedakan kebisingan (Yapping) dari sinyal (Quality). Selalu gunakan keduanya bersamaan.
Kesimpulan ✅
Metrik “Yapping” dari Kaito adalah alat yang sangat kuat untuk mengukur volume kebisingan pasar secara objektif. Ini adalah langkah pertama dalam analisis sentimen. Tugas Anda sebagai analis adalah mengambil langkah kedua: membedah “yapping” tersebut untuk menemukan apakah di baliknya ada “sinyal” berkualitas tinggi, atau apakah itu hanya sekadar hype kosong. 🕵️♂️
Pengumuman
1. APEL (Absen Aplikasi Dapet Lucky Draw) – Total Hadiah IDR 25 Juta
Tokocrypto meluncurkan program APEL dengan hadiah total Rp25.000.000, dengan lebih dari 500 pemenang.
Periode: 7–28 November 2025.
Cara ikut:
Daftar melalui Reward Hub di aplikasi Tokocrypto. Wajib sudah KYC Level 1.
Aturan & Skema Aktivitas:
Peserta harus login & beraktivitas setiap hari selama periode event. Aktivitas yang dihitung poin:
Deposit min Rp40.000 → 2 poin
Trading min Rp100.000 → 5 poin Staking min Rp100.000 → 5 poin Convert min Rp100.000 → 5 poin Tidak menarik dana selama event → 50 poin
Jika tidak ada aktivitas 24 jam → kalah/gagal. Poin berlaku kelipatan sesuai nominal transaksi.
Hadiah:
Rp40.000 untuk tiap pemenang, dipilih acak untuk 500 peserta yang memenuhi syarat.
Bonus Rp5.000.000 untuk 20 peserta dengan poin tertinggi.
2. Trading Crypto, Dapat Diskon Beli Emas (Kolaborasi Tokocrypto x Treasury.id)
Tokocrypto bekerja sama dengan Treasury.id memberikan voucher diskon emas digital Rp25.000 untuk pengguna baru Treasury.
Cara klaim:
Download & daftar aplikasi Treasury melalui link/QR yang disediakan.
Isi Google Form dengan email/HP yang sama seperti di aplikasi Treasury.
Voucher akan dikirim Treasury setiap hari Selasa ke email/HP yang terdaftar.
Syarat utama:
Voucher Rp25.000 berlaku untuk pembelian emas digital min Rp30.000.
Hanya untuk transaksi pertama pengguna baru Treasury.
Jika bukan pengguna baru:
Dapat kode promo diskon 1,5%, maksimal Rp150.000.
Ketentuan tambahan:
Promo hanya untuk user yang daftar Treasury dalam periode promo.
Voucher diberikan setelah lolos verifikasi.
Treasury berhak membatalkan jika ada penyalahgunaan atau aktivitas mencurigakan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Alchemix (ALCX) kembali mencatatkan reli signifikan dan menjadi salah satu aset dengan performa terbaik di pasar kripto hari ini.
Per 24 jam terakhir, ALCX naik 25.64% dan diperdagangkan di harga $15.17 per token. Kenaikan agresif ini juga diiringi dengan lonjakan volume perdagangan mencapai $102.81 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $38.02 juta.
Kombinasi kenaikan harga dan volume besar ini menandakan bahwa sentimen terhadap ALCX sedang memasuki fase bullish kuat.
Performa ALCX dalam 24 Jam: Reli Kuat Terus Berlanjut
Data harga menunjukkan bahwa kenaikan ALCX bukan hanya terjadi sesaat. Sejumlah indikator jangka pendek dan menengah menunjukkan momentum yang solid.
Perubahan harga ALCX:
Periode
Perubahan Harga
Persentase
Hari ini
+$3.07
+25.45%
30 hari
+$7.23
+91.24%
60 hari
+$5.27
+53.32%
90 hari
+$4.77
+45.94%
Lonjakan 91% dalam 30 hari terakhir menggarisbawahi bahwa tren bullish ALCX sedang kuat.
Investor mulai melihat kembali potensi unik protokol Alchemix yang menawarkan pinjaman dengan mekanisme pelunasan otomatis melalui hasil yield farming.
Range Harga Penting: Potensi Uji Resistance $17
Dalam 24 jam terakhir, ALCX bergerak dalam kisaran:
Terendah: $12.38
Tertinggi: $17.19
Dengan harga saat ini yang masih berada di area menengah atas dari rentang harian, ada kemungkinan ALCX kembali menguji resistance $17—$18 apabila momentum beli terus berlanjut.
Sementara itu, kenaikan dalam 1 jam terakhir sebesar +0.44% memperlihatkan bahwa tekanan beli masih cukup stabil.
Fundamental Pasar: Volume Meledak, Minat Investor Naik
Berikut data pasar terbaru ALCX:
Kapitalisasi pasar: $37.98 juta
Volume perdagangan 24 jam: $103.30 juta
Sirkulasi: 2.51 juta ALCX
Peringkat popularitas: #568
Satu hal yang patut disorot adalah volume perdagangan yang lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasar. Kondisi seperti ini biasanya menunjukkan:
Aktivitas spekulatif besar-besaran
Akumulasi intensif oleh pelaku pasar
Meningkatnya ekspektasi atas potensi ALCX dalam jangka pendek
Meskipun demikian, total pasokan maksimum ALCX masih belum ditentukan, sehingga investor perlu memperhatikan dinamika tokenomics proyek ini.
Mengapa Alchemix Mendapat Perhatian Lagi?
Alchemix bukan sekadar proyek DeFi biasa. Protokol ini menawarkan fitur “self-repaying loans” — pinjaman yang dibayar kembali menggunakan hasil yield farming. Mekanisme inovatif ini menjadikan Alchemix berbeda dari protokol pinjaman lainnya.
Selama tren DeFi beberapa bulan terakhir mulai pulih, proyek-proyek dengan konsep kuat seperti Alchemix kembali mendapatkan sorotan.
Beberapa faktor yang diduga mendorong reli harga:
Likuiditas meningkat pada platform DeFi
Masuknya trader spekulatif setelah volume melonjak
Sentimen positif terhadap aset-aset berkapitalisasi kecil (mid-low caps)
Potensi pembaruan fitur dan ekosistem Alchemix
Pergerakan harga Alchemix (ALCX/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Prospek Harga ALCX: Masih Bisa Naik?
Berdasarkan indikator saat ini, ALCX berpotensi melanjutkan kenaikan apabila beberapa faktor berikut terpenuhi:
1. Volume tetap tinggi
Volume yang stabil di atas $100 juta akan menjaga likuiditas dan mendorong pergerakan harga positif.
2. Resistensi $17 ditembus
Jika harga mampu bertahan di atas area $15 dan menembus $17, peluang menuju zona $20 cukup terbuka.
3. Tren DeFi terus membaik
Alchemix sangat bergantung pada ekosistem DeFi, sehingga peningkatan aktivitas DeFi akan sangat berpengaruh.
Namun tetap ingat, volatilitas harga yang tinggi membuat ALCX perlu dihadapi dengan strategi yang matang, terutama bagi trader jangka pendek.
ALCX mencatatkan reli besar dengan kenaikan lebih dari 25% hari ini dan peningkatan lebih dari 90% dalam satu bulan terakhir.
Volume yang melonjak drastis menjadi indikator kuat bahwa sentimen pasar sedang memihak pada Alchemix. Meski peluang kenaikan lanjutan terbuka, risiko volatilitas tetap harus diperhitungkan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.