Tag Archives: kripto

Riset Kripto 13-17 Okt 2025: Perang Dagang Tekan BTC: Jadi Oktobear?

Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terbaru dalam ekonomi global maupun industri aset digital.

Melalui analisis menyeluruh yang mencakup data makroekonomi, pergerakan harga kripto, hingga berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini menghadirkan wawasan mendalam mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

Dengan komitmen pada informasi yang akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat menjadi bekal bagi pembaca dalam mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS “sekarang berada dalam perang dagang” dengan China
    • Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa pengurangan neraca bank sentral (quantitative tightening) dapat berakhir dalam “beberapa bulan mendatang”.
    • Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa government shutdown selama dua minggu merugikan ekonomi AS sekitar $15 miliar per hari.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Nilai tukar Rupiah melemah 0,10% ke level Rp16.587 per Dolar AS pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran investor akan perang dagang antara AS dan China.
    • Studi LPEM FEB UI mengungkapkan bahwa industri kripto berpotensi menyumbang hingga Rp260 triliun dan menciptakan 1,2 juta pekerjaan.
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif , Asosiasi Blockchain Indonesia, dan Blockdev meluncurkan “Infinity Hackathon 2025” untuk mendorong inovasi berbasis blockchain di sektor ekonomi kreatif Indonesia,
  3. Performa Pasar Kripto
    • Pasar kripto mengalami koreksi tajam, dengan Market Cap & Volume anjlok ke $3.78 triliun (-9.14%) dan CoinMarketCap 20 Index terkoreksi ke $240.36 (-9.36%). Sementara itu, Fear & Greed Index jatuh ke zona ‘Fear’ (Ketakutan) di level 32, mencerminkan sentimen investor yang memburuk.
    • CMC Altcoin Season Index jatuh ke 29/100, menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ sedang berlangsung kuat. Mengindikasikan adanya ‘flight to safety’ di mana pasar lebih memilih Bitcoin, sementara altcoin mengalami koreksi yang lebih dalam.
    • Narrative utama: Sektor IoT (+282.71%) dan DePIN (+39.92%) mendominasi, menandakan adanya pergeseran fokus pasar dari narasi memes ke sektor teknologi yang lebih fundamental.
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan adanya fase taking profit dan dikhawatirkan membentuk pola Triple Top yang bisa mengakibatkan Bitcoin terus berlanjut terkoreksi hingga Fibonacci 1.272 ($103,825.2) – 1.618 ($97,785.5) untuk mengisi wick sebelumnya yang terjadi.
    • Token Unlock: Met (METEORA) dan Scroll (SCR) → Risiko distribusi tinggi.
    • Binance BTC Taker Imbalance % → Volume jual sangat masif yang menurunkan harga Bitcoin.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor IoT dan DePIN yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) minggu depan seperti Met (METEORA) dan Scroll (SCR) kecuali ada katalis yang kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya SPACE ID atau Bless) untuk mencari peluang teknikal atau akumulasi pada proyek fundamental yang diakini. Mengingat pasar sedang dalam fase koreksi dan ketakutan, disiplin risiko menjadi prioritas utama. Menghindari keputusan panik dan fokus pada capital preservation adalah kunci untuk menavigasi volatilitas saat ini.

Makroekonomi Global

Donald Trump
Donald Trump
  • Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS “sekarang berada dalam perang dagang” dengan China
  • Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa government shutdown selama dua minggu merugikan ekonomi AS sekitar $15 miliar per hari.
  • Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa pengurangan neraca bank sentral (quantitative tightening) dapat berakhir dalam “beberapa bulan mendatang”.
  • Presiden Brazil, Luiz Inácio Lula da Silva, mengonfirmasi negosiasi tarif dengan AS akan berlangsung di Washington untuk menghapus kenaikan tarif sebesar 40% yang diberlakukan oleh AS.
  • Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, menyatakan bahwa pemotongan suku bunga dua kali lagi tahun ini “terdengar realistis”.

.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
  • Nilai tukar Rupiah melemah 0,10% ke level Rp16.587 per Dolar AS pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran investor akan perang dagang antara AS dan China.
  • Kementerian Keuangan melaporkan bahwa penerimaan pajak bersih hingga September 2025 mencapai Rp1.295,28 triliun, menurun 4,4% dibandingkan tahun lalu.
  • Studi LPEM FEB UI mengungkapkan bahwa industri kripto berpotensi menyumbang hingga Rp260 triliun dan menciptakan 1,2 juta pekerjaan.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif , Asosiasi Blockchain Indonesia, dan Blockdev meluncurkan “Infinity Hackathon 2025” untuk mendorong inovasi berbasis blockchain di sektor ekonomi kreatif Indonesia,
  • Program Magang Nasional pemerintah untuk 20.000 lulusan baru perguruan tinggi (fresh graduate) secara resmi dimulai. Dengan uang saku yang setara Upah Minimum Provinsi (UMP) masing-masing daerah.

Kalender Makroekonomi

Oct 15, 2025 China Consumer Price Index (CPI) YoY China Consumer Price Index (CPI) YoY (Indeks Harga Konsumen (IHK) China Tahunan)
Actual: -0.3%Forecast: -0.2%Previous: -0.4% → Data inflasi konsumen China tetap berada di wilayah deflasi dan lebih buruk dari perkiraan, yang mengindikasikan bahwa permintaan domestik masih sangat lemah. Ini adalah sinyal dovish yang kuat, yang secara signifikan meningkatkan tekanan pada bank sentral China (PBOC) untuk meluncurkan lebih banyak stimulus.
Oct 15, 2025 U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY Prediksi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS
U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY (Indeks Harga Konsumen (IHK) AS Tahunan)
Actual: –Forecast: –Previous: 2.9%→ Jika data Inflasi Konsumen (CPI) lebih dingin dari perkiraan, ini akan menjadi sinyal dovish yang sangat positif bagi kripto karena akan memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut, namun jika hasilnya lebih panas, ini akan menjadi kejutan hawkish yang sangat negatif.
Oct 17, 2025 U.S. Housing Starts Prediksi Pembangunan Perumahan ASU.S. Housing Starts (Izin Mendirikan Bangunan AS)
Actual: –Forecast: –Previous: 1.307MJika data Pembangunan Perumahan AS lebih lemah dari perkiraan, ini akan menjadi sinyal dovish yang positif bagi kripto karena akan memperkuat narasi pelemahan ekonomi, namun jika hasilnya lebih kuat, ini akan menjadi sinyal hawkish yang negatif karena akan mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut.
Kesimpulan Data ekonomi minggu ini menunjukkan perbedaan yang dapat memicu volatilitas.
Di satu sisi, data dari China menunjukkan pelemahan ekonomi (deflasi), yang meningkatkan harapan akan adanya stimulus baru dari negara tersebut (positif untuk pasar).
Di sisi lain, pasar kini menanti data penting dari AS (Inflasi dan Perumahan). Data ini akan menjadi penentu krusial apakah The Fed akan melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya atau tidak, yang akan sangat memengaruhi arah pasar selanjutnya.

Perkembangan Regulasi Kripto

rusia cadangan bitcoin strategis
  • Bank Sentral Rusia dan Bursa Efek Moskow sedang meregulasi penggunaan tokenisasi sebagai cara untuk memungkinkan investor asing membeli saham perusahaan domestik. 
  • Parlemen Kenya dilaporkan telah mengesahkan rancangan undang-undang penting yang secara resmi mengatur Bitcoin dan aset kripto lainnya di negara tersebut. 
  • Ketua SEC Paul Atkins, secara tegas menyatakan bahwa kripto dan tokenisasi adalah “prioritas utama” (job one) bagi agensinya
  • Regulator sekuritas Jepang (Komisi Pengawasan Sekuritas dan Bursa (SESC)) dilaporkan akan memperkenalkan peraturan baru untuk menghukum insider trading kripto.
  • Walikota New York City Eric Adams, menandatangani perintah untuk mendirikan “Kantor Aset Digital dan Teknologi Blockchain” yang dirancang untuk memperkuat sebagai pusat kripto.

Adopsi Kripto oleh Institusi

BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
  • Kerajaan Bhutan memigrasikan sistem identitas digital nasionalnya ke blockchain Ethereum, yang akan menyimpan identitas dari hampir 800.000 warganya. 
  • Raksasa perbankan Citigroup berencana untuk menawarkan layanan kustodi kripto pada tahun 2026, yang memungkinkan bank tersebut untuk menyimpan aset digital seperti Bitcoin dan Ether atas nama klien institusionalnya.
  • Bursa derivatif terbesar di dunia, CME Group, secara resmi meluncurkan produk opsi (options) untuk kontrak berjangka (futures) Solana dan XRP
  • CEO BlackRock, Larry Fink, menyatakan bahwa perusahaannya sedang berupaya untuk mengambil “peran yang lebih besar” dalam tokenisasi aset.
  • Pemerintah AS berpotensi menambahkan lebih dari 127.000 Bitcoin (senilai ~$14 miliar) ke dalam cadangan strategis nasionalnya melalui kasus penyitaan (forfeiture) pidana yang besar.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Perbandingan Keuntungan, Risiko serta Modal Investasi Bitcoin dan Reksadana
Ilustrasi aset kripto.

Pasar kripto minggu ini menyaksikan pergeseran fokus yang signifikan, beralih dari narasi spekulatif memes ke sektor teknologi yang lebih fundamental. Panggung utama direbut oleh narasi Internet of Things (IoT) dan DePIN, yang menunjukkan performa luar biasa dan kontras dengan sektor lain yang cenderung melemah. Fenomena ini tercermin jelas pada token BLESS yang menjadi bintang utama dengan kenaikan eksplosif +571%.

📈 Highlights:

  • Ledakan Sektor IoT & DePIN ⚙️ Bintang utama minggu ini tidak lain adalah BLESS yang meroket +571%. Kenaikan masif ini sejalan langsung dengan kemenangan mutlak sektor IoT (+282.71%) dan DePIN (+39.92%), menunjukkan adanya aliran modal yang sangat terfokus pada narasi infrastruktur fisik terdesentralisasi.
  • Pelemahan Sektor Meme ❄️ Menariknya, terjadi pendinginan pada sektor yang sebelumnya panas. Narasi Memes (-2.8%) justru mengalami koreksi, menandakan adanya rotasi modal dari aset-aset yang murni spekulatif ke proyek dengan utilitas yang lebih jelas.
  • Kekuatan Lainnya 🔍 Meskipun fokus utama tertuju pada IoT/DePIN, beberapa sektor lain masih menunjukkan kekuatan. Binance Alpha (+13%) dan AI & Big Data (+4.76%) berhasil mencatatkan kenaikan, menandakan bahwa minat investor terhadap ekosistem Binance dan narasi kecerdasan buatan masih bertahan.
  • Secara keseluruhan 📊 daftar performa minggu ini melukiskan gambaran pasar yang lebih selektif. Alih-alih reli yang merata, investor terlihat secara spesifik “bertaruh” pada narasi IoT dan DePIN, menjadikannya tema yang paling wajib dipantau saat ini.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Pada minggu sebelumnya harga BTC diprediksi akan turun hingga Fibonacci 0.786-0.886 (115,921-116,851) dan terbukti benar. Akan tetapi, penurunan tersebut justru melebihi dari ekspektasi dan mengakibatkan likuidasi besar-besaran. Saat ini pada timeframe daily harga menunjukkan belum merusak struktur sebelumnya dengan membentuk Lower Low dan tertahan di Demand sebelumnya. Apabila harga Bitcoin terus menurun melebihi ($107.000) dan merusak struktur, maka dikhawatirkan akan turun hingga Fibonacci 1.272 ($103,825.2) – 1.618 ($97,785.5) untuk mengisi wick sebelumnya yang terjadi. Akan tetapi apabila ada sentimen yang baik, berhasil tertahan, dan memosisikan dirinya di resistance sebelumnya, maka Bitcoin dapat melanjutkan kenaikan Fibonacci 1.618 ($132,681.1). 

Pada timeframe weekly, harga masih menunjukkan bertahan di atas upper band indikator KC yang mengindikasikan kenaikan yang kuat. Meski demikian patut diwaspadai dengan adanya penurunan seperti analisa pada timeframe daily sebab indikator RSI juga menunjukkan pelemahan dan turun dari garis MA nya. Oleh karena itu, putusan untuk tetap hodl atau taking profit sama-sama baik, alih-alih melakukan timing terhadap harga, hodl terhadap volatilitas juga tidak merugikan sebab koreksi sehat juga diperlukan.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan adanya penurunan tajam meski belum merusak struktur bullish yang ada.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan masih bertahan di atas upper band indikator KC yang mengindikasikan tren naik tetap kuat secara jangka panjang.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Market pada saat ini diwarnai oleh banyak sentimen negatif karena adanya perang tarif, meski demikian, zona support yang ada belum rusak sehingga apabila tertahan maka Bitcoin dapat melanjutkan kenaikan Fibonacci ($132,681.1) secara jangka panjang.

⚠️ Bearish Case:Harga menunjukkan adanya fase taking profit membentuk pola Triple Top yang bisa mengakibatkan Bitcoin semakin turun menembus support yang ada dan bisa menurun hingga Fibonacci 1.272 ($103,825.2) – 1.618 ($97,785.5) untuk mengisi wick sebelumnya yang terjadi.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Setelah kejatuhan harga yang tajam, pasar Bitcoin kini memasuki fase konsolidasi yang tegang. Harga bergerak dalam rentang yang sempit, terjepit di antara zona likuiditas penjual di atas dan tumpukan likuiditas pembeli di bawah.

Kini menjadi resistensi terdekat dan kuat. Tumpukan likuidasi short yang sangat padat di level ini menjadi rintangan utama yang harus ditaklukkan para bull jika ingin memulai pemulihan

  • Zona $110.000 – $111.000 🛡️ 

Menjadi support krusial yang menopang harga saat ini. Penembusan di bawah area ini akan membuka pintu bagi penurunan lebih lanjut, karena akan melikuidasi banyak posisi long.

🔍 Insight:Pasar sedang dalam mode ‘tekanan’ setelah guncangan besar. Arah breakout dari rentang ini kemungkinan besar akan menentukan tren jangka pendek selanjutnya dengan sangat cepat dan volatil.

Binance BTC Taker Imbalance %

Koreksi tajam harga Bitcoin pada 11 Oktober adalah akibat langsung dari ‘pertempuran sengit’ di bursa Binance. Lonjakan volume jual yang masif, mencapai lebih dari $7 miliar dalam satu jam, berhasil ‘menenggelamkan’ kekuatan beli dan memicu kejatuhan harga. 

  • Penjualan Masif 🌊 Grafik secara visual menyoroti lonjakan volume jual yang ekstrem (garis merah), yang mengalahkan volume beli secara telak dan menjadi pemicu utama dari kejatuhan harga.
  • Penjual Mendominasi 📉 Setelah kejatuhan harga, bar abu-abu (Taker Imbalance %) secara konsisten tetap berada di wilayah negatif. Menandakan meskipun ada beberapa upaya pembelian, tekanan jual agresif dari para taker (penjual) masih mendominasi pasar.

🔍 Insight: Dominasi penjual pasca-crash ini adalah sinyal bahwa setiap upaya pemulihan harga akan sangat rapuh hingga tekanan jual ini mereda secara signifikan.

Bitcoin: Open Interest – All Exchanges

Analisis historis menunjukkan bahwa likuidasi massal pada 10 Oktober bukanlah akhir dari bull market, melainkan sebuah ‘pembersihan’ sehat yang justru memperkuat struktur pasar. Pola ini telah berulang dalam beberapa siklus sebelumnya, di mana guncangan besar justru menjadi fondasi untuk kenaikan berikutnya. 🌪️

  • Pembersihan Leverage Berlebih 🧹 Setiap peristiwa ini (ditandai panah merah) ditandai oleh anjloknya Open Interest (garis ungu), yang secara efektif ‘membersihkan’ pasar dari para trader yang terlalu spekulatif dan overleveraged.
  • Fondasi Baru yang Lebih Kuat 💪 

Setelah leverage dibersihkan, diamond hands masuk untuk mengakumulasi di harga yang lebih rendah, membangun fondasi yang lebih solid untuk reli berikutnya, seperti yang terlihat pada pola pemulihan historis di grafik.

🔍 Insight:Likuidasi massal ini, meskipun terlihat menakutkan, secara historis berfungsi sebagai tombol ‘reset’bullish yang diperlukan untuk keberlanjutan tren naik jangka panjang.

Bitcoin: Exchange Netflow – All Exchanges

Pasar Bitcoin sedang menyaksikan gelombang outflow terbesar sejak Januari 2023, menciptakan sinyal supply squeeze yang kuat. Penarikan ini didominasi dari bursa derivatif, menunjukkan investor tidak hanya ingin HODL jangka panjang, tetapi juga mengurangi penggunaan BTC sebagai jaminan untuk trading berisiko. 📉

Gelombang outflow terbesar dalam hampir tiga tahun ini secara drastis mengurangi pasokan yang siap dijual, menandakan sentimen HODL yang sangat kuat di kalangan investor.

  • Pengurangan Risiko 🛡️ 

Penarikan ini didominasi dari bursa derivatif, ini juga mengindikasikan berkurangnya niat trader untuk menggunakan Bitcoin sebagai jaminan untuk perdagangan leverage yang berisiko.

🔍 Insight: Ini adalah sinyal bullish ganda: pasokan di pasar spot mengetat, sementara pasar derivatif secara bersamaan mendingin dan mengurangi risiko sistemik.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Proyek meme coin Turbo (TURBO) pada hari Senin, 13 Oktober, secara resmi meluncurkan kemitraan dengan Bitso Onchain, platform Web3 dari bursa kripto Amerika Latin, Bitso.

Protokol derivatif, Aster (ASTER), pada 14 Oktober, secara resmi membuka proses klaim untuk airdrop Tahap 2-nya. Para pengguna yang memenuhi syarat, diberi pilihan antara menerima token ASTER atau pengembalian dana biaya trading, kini dapat mengklaim hadiah.

BNB Chain telah mengumumkan kemitraan dengan launchpad meme coin, Four Meme, untuk program “reload airdrop” senilai $45 juta.

Monad Foundation secara resmi membuka portal klaim untuk airdrop token MON yang akan mendistribusikan token kepada lebih dari 230.000 pengguna kripto yang memenuhi syarat. Periode klaim akan dibuka hingga 3 November.

Proyek layer-2 Ethereum, MegaETH, sedang bersiap untuk mengadakan Initial Coin Offering (ICO) publiknya di Sonar, sebuah platform peluncuran token baru yang dibuat oleh tokoh kripto terkemuka, Cobie (Jordan Fish).

Analisis On Chain Altcoin

Data on-chain menunjukkan selama aksi jual tajam di pasar kripto pada 10 Oktober, Indeks Premium Coinbase Ethereum melonjak ke level 6.0 level tertinggi sepanjang tahun 2025 yang diartikan sebagai sinyal kuat adanya aksi buy the dip dalam skala masif oleh investor institusional AS.

Analisis on-chain menunjukkan bahwa pasar altcoin telah memasuki zona “ketakutan ekstrem” (extreme fear), di mana hanya 10% altcoin di Binance yang masih diperdagangkan di atas moving average 200 hari.

On-chain menunjukkan tekanan jual token Hyperliquid ($HYPE) semakin meningkat, diperparah oleh sentimen yang sangat bearish di pasar derivatif. Funding rate untuk HYPE anjlok ke level terendah dalam enam bulan, menandai bahwa para short kini mendominasi pasar dan bertaruh pada penurunan harga lebih lanjut.

Meskipun harga Solana (SOL) telah pulih kembali di atas $200 setelah flash crash baru-baru ini, aktivitas jaringan on-chain Solana melambat, dengan pendapatan biaya turun 35% dalam sebulan terakhir, sementara funding rate di pasar derivatif tetap netral, menandakan kurangnya antusiasme dari trader leverage.

Data on-chain menunjukkan lonjakan tajam arus masuk (inflow) XRP dari para whale ke bursa Binance selama dua minggu pertama bulan Oktober. Gelombang penjualan ini, yang mencapai puncaknya antara 10-12 Oktober, bertepatan langsung dengan jatuhnya harga XRP dari $3,1 ke $2,4.

Token Unlock

Memasuki minggu ketiga Oktober, kalender unlock token untuk periode 20-24 Oktober menghadirkan 26 proyek. Minggu ini diprediksi akan menjadi periode yang sangat volatil, karena beberapa proyek dijadwalkan melepas suplai dalam jumlah masif yang akan menjadi ujian berat bagi likuiditas pasar.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Panggung utama minggu ini diisi oleh serangkaian unlock berskala raksasa. Perhatian tertuju pada Met (METEORA) (~89.6%), Scroll (SCR) (~64.3%), dan Lazio (LAZIO) (~24.5%). Selain itu, ada juga ZND (ZND) (~12.3%) dan LayerZero (ZRO) (~10.3%). Pelepasan suplai sebesar ini berpotensi menciptakan volatilitas dan tekanan jual yang luar biasa.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di lapisan kedua, sejumlah proyek berpotensi menciptakan riak di pasar. Di antaranya adalah Aspecta (ASP) dengan ~9.13%, Aria AI (ARIA) (~8.53%), Hyperlane (HYPER) (~8.12%), dan Neuron (NRN) (~5.39%). Meskipun tidak seekstrem kategori pertama, unlock ini tetap signifikan dan dapat membuka peluang bagi para trader yang gesit.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas jadwal unlock lainnya berada di skala yang lebih kecil dan cenderung tidak terlalu berdampak. Proyek-proyek seperti SPACE ID (ID), Bless (BLESS), dan Nillion (NIL) akan merilis kurang dari 5% suplai mereka. Pelepasan ini umumnya merupakan bagian dari emisi terjadwal dan kemungkinan besar hanya akan menjadi “angin lalu”.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Untuk unlock masif seperti METEORA, Scroll, dan LAZIO, pendekatan yang sangat hati-hati adalah kunci. Menghindari posisi menjelang badai dan menunggu hingga tekanan jual mereda bisa menjadi strategi yang paling aman.
  • Aspecta, Aria, dan lainnya di kategori menengah bisa menjadi arena bagi trader taktis. Fluktuasi yang muncul dapat dimanfaatkan, tetapi disiplin manajemen risiko yang ketat adalah sebuah keharusan.
  • Pelepasan token minor seperti pada SPACE ID dan Bless kemungkinan tidak akan signifikan mempengaruhi pergerakan harga. Bagi investor jangka panjang, ini bisa dianggap sebagai non-event atau momen untuk mengakumulasi jika ada koreksi kecil yang tidak terduga.

Proyeksi & Analisis

Penurunan menyelimuti pasar kripto minggu ini, dengan aksi jual yang signifikan menekan valuasi pasar secara keseluruhan. Market Cap & Volume anjlok tajam ke $3.78 triliun (-9.14%), CoinMarketCap 20 Index terkoreksi dalam ke $240.36 (-9.36%). Penurunan tajam ini menyeret Fear & Greed Index lebih dalam ke zona ‘Fear’ (Ketakutan) di level 32, menandakan sentimen investor yang memburuk. CMC Altcoin Season Index jatuh ke 29/100, menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ berlangsung dengan sangat kuat. Mengindikasikan adanya ‘flight to safety’ di mana investor lebih memilih Bitcoin sebagai aset yang lebih aman, sementara altcoin mengalami pendarahan yang jauh lebih parah.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan adanya penurunan tajam meski belum merusak struktur bullish yang ada.

  • Bullish case: Market pada saat ini diwarnai oleh banyak sentimen negatif karena adanya perang tarif, meski demikian, zona support yang ada belum rusak sehingga apabila tertahan maka Bitcoin dapat melanjutkan kenaikan Fibonacci ($132,681.1) secara jangka panjang.
  • Bearish case: Harga menunjukkan adanya fase taking profit membentuk pola Triple Top yang bisa mengakibatkan Bitcoin semakin turun menembus support yang ada dan bisa menurun hingga Fibonacci 1.272 ($103,825.2) – 1.618 ($97,785.5) untuk mengisi wick sebelumnya yang terjadi.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $124.500 – $126.000 Menjadi tembok resistensi yang sangat kuat.
  • Zona $120.000 – $121.000  ➜ Menjadi garis pertahanan krusial bagi para bull

Narrative utama:

  • Sektor IoT (+282.71%) dan DePIN (+39.92%) mendominasi, menandakan momentum kuat pada narasi infrastruktur fisik terdesentralisasi dan pergeseran pasar ke sektor teknologi.
  • BLESS memimpin dengan kenaikan harga (+571%). Disusul oleh TRAC (+17.26%) dan BAS (+18.59%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Binance BTC Taker Imbalance % → Volume jual sangat masif yang menurunkan harga Bitcoin.
  • Bitcoin: Open Interest → Likuidasi massal pada 10 Oktober bukanlah akhir dari bull .
  • Bitcoin: Exchange Netflow → Menunjukkan investor HODL jangka panjang.

Pantau sektor IoT dan DePIN yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) minggu depan seperti Met (METEORA) dan Scroll (SCR) kecuali ada katalis yang kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya SPACE ID atau Bless) untuk mencari peluang teknikal atau akumulasi pada proyek fundamental yang diakini. Mengingat pasar sedang dalam fase koreksi dan ketakutan, disiplin risiko menjadi prioritas utama. Menghindari keputusan panik dan fokus pada capital preservation adalah kunci untuk menavigasi volatilitas saat ini.

Edukasi Kripto

Mengenal Layer 1 vs. Layer 2: Ibarat Jalan Utama dan Jalan Tol pada Kripto

Masalahnya Apa? 🤔 

Layer 1
Layer 1

Bayangkan sebuah jalan utama di kota besar. Jalan ini sangat aman dan terdesentralisasi (siapa saja bisa lewat), tetapi karena semua orang menggunakannya, jalanan menjadi macet total dan biaya (bensin/waktu) menjadi sangat mahal. Inilah yang dialami oleh blockchain populer seperti Ethereum. Masalah ini dikenal sebagai Trilema Skalabilitas: sangat sulit untuk memiliki tiga hal sekaligus—keamanan, desentralisasi, dan skalabilitas (kecepatan). Layer 1 dan Layer 2 adalah dua pendekatan berbeda untuk memecahkan masalah kemacetan ini.

Solusinya Dua Lapisan 🥞

  • Layer 1 (L1): Jalan Utama 🛣️
    • Ini adalah blockchain dasarnya (Contoh: Bitcoin, Ethereum, Solana).
    • Fokus utamanya adalah keamanan dan menjadi tempat penyelesaian akhir semua transaksi.
    • Kelemahannya: bisa padat dan biayanya mahal.
  • Layer 2 (L2): Jalan Tol Cepat 🚀
    • Ini adalah lapisan yang dibangun di atas L1 (Contoh: Arbitrum, Optimism, Polygon).
    • Fungsinya memproses transaksi sehari-hari dengan sangat cepat dan murah, lalu ‘menyetor’ ringkasannya ke L1.
    • Tujuannya: mengurangi kemacetan di L1.

Salah Kaprah & Risiko ⚠️

  • “L2 lebih baik dari L1” ❌: Ini tidak benar. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan saling membutuhkan. L2 tidak bisa ada tanpa keamanan yang disediakan oleh L1. L1 adalah fondasi, L2 adalah lantai di atasnya.
  • “Semua L2 sama saja” ❌: Ada berbagai jenis teknologi L2 (seperti Optimistic Rollups vs. ZK-Rollups), masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri dalam hal kecepatan, keamanan, dan biaya.
  • “Dana di L2 100% seaman di L1” ❌: Meskipun L2 mewarisi keamanan L1, ia memperkenalkan lapisan teknologi baru yang memiliki potensi risiko smart contract atau sentralisasi pada komponen tertentu (seperti sequencer). Keamanan di L1 secara umum masih dianggap sebagai standar emas.

Kesimpulan

L1 dan L2 bukanlah pesaing, melainkan sebuah tim. L1 menyediakan keamanan (seperti fondasi rumah), sementara L2 menyediakan skalabilitas (lantai-lantai di atasnya) agar aplikasi bisa digunakan oleh jutaan orang dengan lancar. Keduanya sangat penting untuk adopsi massal.

Pengumuman Tokocrypto

3 Token Baru Hadir di Tokocrypto Mulai 13 Oktober 2025

Hi Tokonauts,
Tokocrypto resmi menambahkan tiga aset kripto baru: Avantis ($AVNT), Linea ($LINEA), dan Holoworld AI ($HOLO).
Trading dimulai pada 13 Oktober 2025 pukul 15:00 WIB. Siapkan strategi terbaikmu dan jangan lewatkan peluangnya.

Avantis ($AVNT)

Avantis adalah decentralized perpetuals exchange di jaringan Base (Layer-2 Ethereum) yang memungkinkan trading leverage on-chain, termasuk aset riil seperti forex dan komoditas. Didukung oleh Pantera Capital dan Founders Fund, proyek ini memiliki model fee berbasis profit, integrasi aset RWA, dan sistem likuiditas fleksibel.
Website: avantisfi.com

Linea ($LINEA)

Linea adalah Layer-2 zkEVM dari Consensys (pembuat MetaMask dan Infura) yang meningkatkan skalabilitas Ethereum dengan biaya rendah dan kecepatan tinggi. Tanpa alokasi untuk tim atau VC, fokusnya pada komunitas dan pengembang.
Website: linea.build

Holoworld AI ($HOLO)

Holoworld AI menggabungkan AI, konten, dan blockchain, memungkinkan siapa pun membuat karakter virtual pintar tanpa perlu menulis kode. Token HOLO digunakan untuk staking, governance, dan reward kreator. Proyek ini berbasis Solana/BNB dan didukung pendanaan sebesar $6,5 juta.
Website: holoworld.com

Dengan hadirnya tiga token ini, Tokocrypto terus memperluas pilihan aset dan peluang investasi bagi seluruh pengguna.

Baca juga: Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sentimen Pasar Memburuk, Crypto Fear and Greed Index Sentuh Level 25

Sentimen pasar kripto kembali memburuk setelah Crypto Fear and Greed Index hari ini tercatat di level 25, menandakan kondisi “Fear” atau ketakutan di kalangan investor. Angka ini turun dibandingkan kemarin di posisi 28, seminggu lalu 35, dan sebulan lalu masih di level “Neutral” 51.

Dilaporkan Blockcbain Reporter, penurunan indeks ini terjadi setelah pasar kripto global kehilangan lebih dari US$230 miliar (sekitar Rp3.700 triliun) dalam waktu 24 jam. Data CoinMarketCap menunjukkan total kapitalisasi pasar kripto kini berada di kisaran US$3,54 triliun, turun 6% dari posisi sebelumnya di US$3,78 triliun.

Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor di tengah koreksi pasar yang meluas dan meningkatnya tekanan dari faktor makroekonomi global, termasuk gejolak sektor perbankan regional di AS dan ketegangan dagang antara AS dan Tiongkok.

Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 12 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 12 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

Baca juga: Crypto Index Naik Tajam! Pertanda Bitcoin Siap Terbang Lagi?

Aset Kripto Utama Melemah

Data perdagangan menunjukkan mayoritas aset kripto utama melanjutkan penurunan tajam. Bitcoin (BTC) turun hampir 6% menjadi sekitar US$105.000, sedangkan Ethereum (ETH) melemah 8% ke level US$3.700.

Koin besar lainnya juga mengalami tekanan. BNB tercatat turun 12%, Chainlink (LINK) 11%, dan Cardano (ADA) 9%. Solana (SOL) dan XRP masing-masing terkoreksi lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir.

Rata-rata aset kripto non-stablecoin terbesar mencatat penurunan 8–9% dalam sehari, menunjukkan meluasnya aksi jual di seluruh pasar.

Dampak ke Sektor Lain

Tak hanya koin utama, sektor memecoin, NFT, dan ETF kripto juga terkena imbas. Nilai memecoin turun sekitar 33% dalam 24 jam terakhir, sementara sektor NFT kehilangan valuasi hingga di bawah US$5 miliar, level terendah sejak Juli.

Di sisi lain, spot Bitcoin ETF mencatat arus keluar senilai US$536 juta, dan spot Ether ETF mengalami net outflow lebih dari US$56 juta.

Likuidasi dan Aktivitas Pasar

Meskipun terjadi koreksi besar, aktivitas likuidasi kali ini relatif lebih kecil dibandingkan pekan lalu. Data CoinGlass mencatat sekitar US$556 juta posisi leverage dilikuidasi pada Jumat (17/10), dengan US$451 juta di antaranya berasal dari posisi long.

Penurunan indeks ketakutan ini mencerminkan meningkatnya volatilitas dan berkurangnya minat beli di pasar kripto. Investor kini menunggu sinyal pemulihan, sementara sebagian lainnya memilih menahan posisi di tengah ketidakpastian makro dan tren koreksi yang belum berakhir.

Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal AI Tak Bohong: 3 Token Ini Diprediksi Bakal Terbang Tinggi!

Analisis terbaru dari Binance AI Select menunjukkan sinyal pasar kripto yang sangat positif, dengan tiga altcoin menonjol mencatatkan reliabilitas teknikal dan momentum kuat. Token TOWNS, TLM, dan KERNEL menjadi sorotan utama setelah menunjukkan kombinasi tren naik, volume tinggi, dan momentum overbought, indikasi potensi lanjutan reli bullish dalam waktu dekat.

TOWNS/USDT Melonjak 45%, Terkuat dalam Daftar

Token TOWNS memimpin dengan kenaikan 44,93% ke level $0,01416. AI Binance memberi peringkat “Strong Positive” dengan indikator teknikal menunjukkan Weak Bullish pada MA50/MA200 dan Strong Bullish pada MACD. Momentum pasar saat ini dikategorikan “Overbought” dengan Volume-backed Breakout, menandakan dukungan kuat dari volume perdagangan yang meningkat tajam.

TLM/USDT Ikut Menguat 12%, Didukung Lonjakan Volume

Token Alien Worlds (TLM) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 12,17% ke $0.00387. Sistem AI mendeteksi tren naik dengan volatilitas tinggi, serta momentum overbought yang disertai volume perdagangan besar. Analisis teknikal menunjukkan kombinasi Strong Bullish pada MACD dan Very Weak Market pada ADX, yang bisa menandakan awal dari fase akumulasi menuju pergerakan lebih besar.

KERNEL/USDT Tunjukkan Momentum Bullish Stabil

KernelDAO (KERNEL)
KernelDAO (KERNEL)

Baca juga: Crypto Whale Borong 3 Altcoin untuk Potensi Cuan di Pekan Kedua Oktober 2025

Dilaporkan Binance, token KERNEL juga menunjukkan performa kuat dengan kenaikan 7,39% ke $0.1859. AI Binance menilai aset ini dalam fase “Positive” dengan tren naik yang didukung momentum bullish dan ekspansi volatilitas. Indikator Strong Bullish pada MACD memperkuat potensi penguatan lanjutan, terutama jika volume perdagangan tetap meningkat.

Sinyal Positif Lain: OGN, TREE, dan ZEN

Selain tiga token utama, beberapa aset lain seperti OGN, TREE, dan ZEN juga mendapatkan peringkat “Positive” dari AI Binance. Khusus ZEN, terdeteksi pola Golden Cross, sering dianggap sebagai sinyal teknikal klasik dari potensi tren bullish jangka menengah.

AL Binance Potensi

AI Binance Select menunjukkan bahwa pasar altcoin sedang berada dalam momentum positif dengan dukungan teknikal yang kuat pada beberapa aset. Namun, volatilitas yang tinggi dan kondisi overbought juga mengindikasikan bahwa trader perlu berhati-hati terhadap potensi koreksi jangka pendek.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bangkit Setelah Transfer 450 Juta DOGE ke Binance

Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan pasar, sebanyak 450 juta Dogecoin (DOGE) senilai lebih dari $83,4 juta telah dipindahkan ke bursa kripto raksasa Binance hanya dalam beberapa jam terakhir. Data dari pelacak blockchain Whale Alert menunjukkan transaksi besar ini berasal dari dompet anonim, memicu spekulasi luas di kalangan komunitas kripto.

Langkah besar ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah ini tanda aksi jual besar-besaran atau justru strategi akumulasi tersembunyi dari investor besar di tengah volatilitas pasar?

Sebelumnya, dilaporkan Trading News, pada hari Jumat, pasar kripto sempat terguncang hebat dengan likuidasi senilai lebih dari $1,2 miliar. Ketidakpastian global akibat kekhawatiran sektor perbankan dan ketegangan perdagangan internasional membuat para investor memilih sikap risk-off. Dogecoin pun tak luput dari tekanan, mencatat penurunan empat hari berturut-turut sejak 13 Oktober sebelum akhirnya bangkit.

Analisis DOGE

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Namun kini, DOGE kembali menghijau. Setelah sempat anjlok ke level $0,175, harga Dogecoin pulih dan stabil di kisaran $0,18–$0,19, bahkan naik 4,71% dalam 24 jam terakhir ke posisi $0,187. Momentum ini menunjukkan adanya minat beli baru di tengah pemulihan pasar kripto yang lebih luas.

Menurut analis kripto Ali, Dogecoin saat ini berada di area teknikal penting. Ia menilai bahwa penembusan di atas $0,19 bisa menjadi sinyal awal menuju reli yang lebih besar, dengan potensi pengujian ulang ke zona $0,20–$0,21. Jika momentum ini berlanjut, Ali memperkirakan DOGE bisa melesat ke level $0,33, bahkan dalam jangka menengah menargetkan $0,45 hingga $0,86.

Dengan kombinasi aktivitas whale, pemulihan harga, dan sentimen pasar yang mulai positif, Dogecoin kembali menjadi sorotan utama. Pertanyaannya kini: apakah transfer 450 juta DOGE ke Binance adalah sinyal bahaya, atau justru awal dari kebangkitan besar Dogecoin?

Satu hal yang pasti, semua mata kini tertuju pada level $0,19, titik penentu nasib DOGE dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC Akhirnya Setujui 21Shares ETF Solana, Jalan Terbuka Menuju $300?

Langkah besar terjadi di dunia kripto. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) resmi menyetujui Formulir 8-A untuk 21Shares Solana Spot ETF, menjadikannya ETF Solana pertama yang resmi terdaftar di Bursa Efek Cboe BZX. Persetujuan ini memicu sentimen bullish besar di pasar, dengan para investor dan analis kini menatap satu pertanyaan besar: apakah SOL siap menembus $300?

Persetujuan Bersejarah dan Sinyal Bullish yang Kuat

ETF Solana dari 21Shares kini memiliki izin penuh untuk diperdagangkan, menandai tonggak penting bagi adopsi institusional Solana. Meskipun peninjauan atas dokumen S-1 sempat tertunda akibat penutupan sementara pemerintah AS, 21Shares menjadi satu-satunya penerbit yang telah menyelesaikan semua persyaratan utama, termasuk pendaftaran Formulir 8-A dan izin bursa.

Sementara itu, Polymarket menunjukkan peluang 99% bahwa ETF Solana akan disetujui sepenuhnya sebelum akhir 2025. Data ini diperkuat dengan akumulasi besar-besaran SOL oleh perusahaan treasury aset digital (DAT), yang mencapai $2 miliar pada September, melonjak 230% hanya dalam sebulan.

Ray Youssef, CEO NoOnes, menyebut bahwa entitas seperti Forward Industries dan Helius berperan penting dalam dorongan ini, menegaskan bahwa Solana kini berada di “titik perubahan besar” menuju status aset kripto terbesar ketiga di dunia setelah Bitcoin dan Ethereum.

Baca juga: Harga Solana Terjun ke $183: Arus Keluar $400 Juta Bikin Panik Pasar

Gelombang ETF Solana Global: Hong Kong Lebih Dulu, AS Segera Menyusul

Menariknya, ETF Solana spot pertama di dunia sudah diluncurkan di Hong Kong oleh ChinaAMC (HK) pada 16 Oktober 2025, mengikuti jejak kesuksesan ETF Bitcoin dan Ethereum.

Dilaporkan Cryptonews, analis ETF ternama Nate Geraci memperkirakan bahwa AS akan segera menyusul, dengan beberapa manajer aset besar seperti Franklin Templeton, Fidelity, CoinShares, Bitwise, Grayscale, VanEck, dan Canary Capital yang semuanya telah memperbarui pengajuan dokumen S-1 untuk produk ETF Solana mereka.

Geraci bahkan memprediksi bahwa persetujuan final bisa terjadi sebelum akhir Oktober, menjadikan bulan ini sebagai “momen penting” bagi aset digital.

Analisis Teknis: Target $260–$300 di Depan Mata

Secara teknikal, grafik harian SOL/USDT menunjukkan formasi bullish reversal setelah menyelesaikan fase korektif Elliott Wave (A–B–C). Saat ini, harga SOL stabil di sekitar $180, yang bertepatan dengan zona Fibonacci retracement 50% dan tepat di atas EMA 200 hari—dua level kunci yang menandakan kekuatan support.

  • Level kunci: $166–$180 (support), $216 (konfirmasi breakout)
  • Target jangka pendek: $263
  • Target potensial: $295–$300

Jika SOL berhasil menembus level $216 dengan volume kuat, potensi reli menuju Gelombang 3 Elliott bisa membawa harga ke zona $260–$300, bahkan mungkin menembus rekor tertinggi sepanjang masa.

Namun, jika gagal mempertahankan support $166, koreksi sementara ke $148 masih mungkin terjadi sebelum kelanjutan tren naik.

SOL di Ambang Lompatan Sejarah

Dengan persetujuan SEC terhadap ETF Solana, dukungan institusional besar, dan sentimen pasar yang membara, SOL kini berdiri di persimpangan menuju fase pertumbuhan eksponensial.
Jika momentum ini terus berlanjut, Solana bukan hanya kandidat kuat untuk menembus $300, tapi juga bisa menantang posisi Ethereum sebagai raja Layer-1 berikutnya.

Apakah kita sedang menyaksikan awal dari “Solana Season”? Semua mata kini tertuju pada SEC, dan grafik SOL.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Alert! Investor Borong XRP Saat Harga Mulai Rebound ke $2,40

Setelah berminggu-minggu berada di zona merah, XRP akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto besutan Ripple ini berhasil pulih dengan kenaikan harian sekitar 4%, menembus kembali level $2,40 setelah sempat jatuh ke titik terendah pada 17 Oktober. Pemulihan ini datang di tengah tekanan pasar yang cukup berat sejak awal bulan, ketika XRP anjlok hingga 24% dalam sebulan terakhir.

Menurut data dari Santiment, tren jangka panjang XRP justru masih menunjukkan sinyal positif. Jumlah pemegang menengah hingga besar (≥10.000 XRP) kini mencapai rekor tertinggi baru di 317.500 dompet, menandakan akumulasi yang kuat di kalangan investor berkapital besar. Tren ini konsisten meningkat sepanjang 2025, setelah sempat menurun di akhir 2024, sebuah sinyal bahwa kepercayaan jangka panjang terhadap XRP terus tumbuh.

Analisa XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Terancam Tembus $1,50 Jika ETF Ripple Ditolak

Dilaporkan Crypto Potato, tak hanya itu, analis Cobb membawa kabar menggembirakan lain bagi komunitas XRP Army. Ia mengungkapkan bahwa ekosistem Ripple kini semakin hidup dengan munculnya token meme berbasis XRP yang mencatat lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, seorang whale kripto dikabarkan telah menggelontorkan $1 juta untuk membeli token-token blue-chip di sektor tersebut, langkah yang dianggap banyak pihak sebagai pertanda masuknya likuiditas segar ke dalam ekosistem XRP.

Meski demikian, analis teknikal CRYPTOWZRD memperingatkan agar investor tetap berhati-hati. Ia menyebut pasangan XRP/BTC masih membutuhkan dorongan bullish tambahan untuk memperkuat momentum kenaikan terhadap dolar AS. Dengan volatilitas yang tinggi diperkirakan terjadi di awal pekan depan, para trader disarankan untuk tetap “rasional” dalam mengambil posisi.

Jika tren akumulasi besar-besaran ini terus berlanjut dan minat terhadap ekosistem meme Ripple meningkat, XRP berpotensi keluar dari tekanan bulanan dan membuka jalan menuju reli baru. Apakah ini awal dari comeback besar XRP di kuartal terakhir 2025? Waktu akan menjawabnya.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin (BTC) Menguat ke $106.816: Menuju Rebound $110.000?

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan sinyal penguatan setelah sempat melemah dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Sabtu (18/10), harga Bitcoin saat ini berada di level $106.816,22 per BTC, mengalami kenaikan +1,78% dalam 24 jam terakhir.

Sedangkan kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai $2,13 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $83,34 miliar USD.

Kenaikan ini menandai pergerakan positif setelah fase konsolidasi panjang di bawah $105.000 yang terjadi sejak awal bulan.

Dalam waktu satu jam terakhir, BTC masih mencatat koreksi tipis sebesar -0,39%, menandakan adanya tekanan jual jangka pendek, meski sentimen pasar mulai berbalik arah.

Baca Juga: Konflik China-AS Memanas, Harga Bitcoin Merosot di Bawah $109.000

Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam Terakhir

Dalam periode 24 jam terakhir, harga terendah Bitcoin tercatat di $103.598,43, sementara harga tertingginya mencapai $107.541,12.

Rentang pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar spot dan derivatif.

Secara historis, Bitcoin masih berada 9,63% di bawah harga tiga bulan lalu, di mana sempat menyentuh rekor tertinggi di $126.198,07.

Penurunan jangka menengah ini masih menjadi perhatian investor besar (whales) yang cenderung berhati-hati dalam menambah posisi.

Namun, dengan sirkulasi pasokan mencapai 19,94 juta BTC atau sekitar 94,93% dari total maksimum 21 juta BTC, tekanan suplai baru di pasar semakin terbatas, suatu kondisi yang biasanya menydukung kenaikan harga jangka panjang.

Analisis Tren: Sinyal Rebound Mulai Terlihat

Secara teknikal, penguatan harian sebesar 1,78% menjadi sinyal bahwa Bitcoin mulai membentuk support kuat di kisaran $103.000–$105.000.

Jika momentum ini terus berlanjut, level resistance terdekat berada di $108.000, dan target psikologis utama di $110.000 bisa segera diuji.

Dari sisi fundamental, permintaan institusional kembali meningkat setelah adanya sentimen positif dari pasar ETF kripto di AS. Investor juga menilai bahwa kebijakan moneter The Fed yang cenderung stabil memberi ruang bagi aset berisiko seperti Bitcoin untuk menguat kembali.

Namun demikian, volatilitas tetap menjadi faktor dominan. Dalam 30 hari terakhir, BTC mengalami koreksi -8,85%, sementara dalam 90 hari terakhir harga turun -9,63%.

Kondisi ini mengindikasikan pasar masih dalam fase “penyesuaian” sebelum potensi tren bullish berikutnya.

Prospek dan Pandangan Pasar

Para analis memperkirakan bahwa Bitcoin berpotensi bergerak stabil di kisaran $105.000–$110.000 dalam jangka pendek, dengan kemungkinan rebound menuju $115.000 jika volume perdagangan terus meningkat.

Sementara itu, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya kini mencapai $2,24 triliun, menunjukkan besarnya potensi nilai ekonomi yang masih dapat terealisasi dari total pasokan maksimal BTC.

Di sisi lain, beberapa trader masih bersikap konservatif mengingat adanya tekanan eksternal dari kondisi makroekonomi global dan fluktuasi likuiditas pasar kripto.

Namun, mayoritas pelaku pasar sepakat bahwa Bitcoin masih memegang peran sentral sebagai aset digital paling dominan dan tahan lama.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,45%, Terdorong Sentimen Negatif Bitcoin

Secara keseluruhan, penguatan harga Bitcoin hari ini memberikan sinyal positif bagi investor setelah periode penurunan yang cukup panjang.

Dengan fundamental jaringan yang solid, adopsi institusional yang meningkat, serta keterbatasan pasokan, BTC berpotensi mempertahankan momentum bullish menuju akhir tahun 2025.

Bagi investor jangka panjang, kondisi ini dapat menjadi peluang akumulasi, sementara trader harian disarankan tetap waspada terhadap volatilitas yang masih tinggi di pasar kripto.

harga bitcoin hari ini, harga btc terbaru, analisis bitcoin, pergerakan harga btc, bitcoin 2025, harga btc usd, kapitalisasi pasar bitcoin, tren harga kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Menguat ke $3.876: Sinyal Pemulihan Pasar?

Harga Ethereum (ETH) kembali menunjukkan penguatan di pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (19/3), lETH diperdagangkan di kisaran $3.876,14 per koin, naik 3,82% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisdasi pasar Ethereum kini mencapai $467,84 miliar USD, menegaskan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

Volume perdagangan harian ETH tercatat di angka $45,99 miliar, menandakan meningkatnya minat beli dari investor ritel maupun institusional.

Dalam 24 jam terakhir, ETH bergerak di kisaran $3.678 hingga $3.927, menunjukkan volatilitas menengah dengan kecenderungan bullish.

Kenaikan ini menjadi sorotan karena datang setelah periode koreksi yang cukup panjang. Dalam rentang 30 hari terakhir, ETH masih mencatatkan penurunan -15,73%, menandakan tren pemulihan baru mulai terbentuk.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Koreksi ke $4.096, Pasar Masuki Fase Konsolidasi

Kinerja Harga ETH: Rebound dari Tekanan Bulanan

Data historis menunjukkan pergerakan harga ETH dalam beberapa rentang waktu terakhir sebagai berikut:

  • Hari ini: +3,82% atau naik $142,57
  • 30 hari terakhir: -15,73% atau turun $723,48
  • 60 hari terakhir: -9,26% atau turun $395,50
  • 90 hari terakhir: +4,5% atau naik $166,76

Dengan pola tersebut, Ethereum tampak mulai keluar dari fase koreksi bulanan dan mencoba kembali menembus area psikologis $4.000. Level tersebut menjadi resistance kunci yang akan menentukan arah tren jangka menengah.

Jika mampu bertahan di atas $3.900, ETH berpotensi menguji area $4.200 — mendekati rekor harga intraday tertinggi 24 jam di $3.927,25. Namun, jika tekanan jual kembali muncul, area support kuat berada di sekitar $3.650–$3.700.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Ethereum

Beberapa faktor yang mendorong penguatan harga ETH hari ini antara lain:

1. Optimisme Terhadap Ekosistem Ethereum 2.0

Peningkatan aktivitas staking dan keberhasilan pembaruan jaringan pasca-Dencun upgrade disebut menjadi faktor utama sentimen positif.

Investor menilai Ethereum semakin efisien dalam biaya transaksi dan kecepatan, memperkuat posisinya sebagai tulang punggung sektor DeFi dan NFT.

2. Kembalinya Likuiditas ke Pasar Kripto

Pasar kripto global menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah fase konsolidasi panjang. Arus dana institusional mulai mengalir kembali, dengan Ethereum menjadi salah satu aset utama yang dilirik karena stabilitas fundamentalnya.

3. Pengaruh Bitcoin dan Korelasi Pasar

Kenaikan Bitcoin ke atas $62.000 beberapa hari terakhir turut mendukung reli altcoin besar, termasuk Ethereum. Karena korelasi harga BTC-ETH cukup kuat, setiap momentum positif di Bitcoin sering menjadi katalis tambahan bagi ETH.

4. Kesiapan Pasar Menyambut ETF Spot Ethereum

Spekulasi mengenai persetujuan ETF Spot Ethereum di beberapa yurisdiksi terus menjadi pendorong sentimen positif. Analis menilai produk keuangan tersebut bisa meningkatkan eksposur investor institusi terhadap ETH.

Sentimen Pasar: Antara Optimisme dan Kehati-hatian

Meskipun penguatan hari ini memberikan sinyal positif, para analis tetap mengingatkan adanya potensi volatilitas tinggi di tengah kondisi makroekonomi global yang belum stabil.

Kenaikan suku bunga AS dan potensi tekanan inflasi masih menjadi faktor eksternal yang dapat mempengaruhi arah pasar kripto.

Di sisi lain, aktivitas pengembang Ethereum tetap tinggi. Data dari Defi Llama menunjukkan total value locked (TVL) di jaringan Ethereum masih berada di posisi dominan dengan porsi lebih dari 55% dari total ekosistem DeFi global.

Hal ini memperkuat posisi ETH bukan hanya sebagai aset investasi, tetapi juga infrastruktur utama ekosistem blockchain.

Prediksi dan Outlook: Apakah Bullish Jangka Panjang Kembali?

Jika momentum penguatan saat ini berlanjut dan ETH mampu bertahan di atas $3.900, maka target kenaikan berikutnya berada di kisaran $4.100–$4.250.

Namun, bila tekanan jual meningkat di area tersebut, ETH berisiko kembali terkoreksi menuju $3.600.

Secara teknikal, indikator RSI (Relative Strength Index) mulai bergerak menuju zona netral ke atas (55–60), menandakan peluang penguatan masih terbuka.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Ethereum yang mendekati $470 miliar menunjukkan stabilitas nilai fundamental.

Baca Juga: Pertama di Dunia! Bhutan Migrasi Sistem Identitas Nasional ke Ethereum

Kenaikan harga Ethereum hari ini ke level $3.876,14 (+3,82%) menjadi sinyal awal potensi pemulihan pasar kripto.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $467,84 miliar dan volume perdagangan tinggi, ETH memperlihatkan ketahanan yang kuat meski masih dalam fase konsolidasi.

Dukungan dari peningkatan jaringan, ekspektasi ETF, serta kembalinya arus modal investor menjadi fondasi optimisme baru.

Namun, volatilitas tetap harus diwaspadai — terutama bagi investor jangka pendek. Jika tren positif berlanjut, Ethereum berpeluang kembali menantang level psikologis $4.000 dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Phoenix (PHB) Melejit 22% ke $0.53, Memimpin Reli Altcoin Hari Ini!

Aset kripto Phoenix (PHB) mencuri perhatian pasar hari ini setelah mencatat kenaikan tajam lebih dari 22% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (18/10), harga Phoenix kini berada di level $0.530965 per PHB, dengan kapitalisasi pasar mencapai $31,52 juta USD.

Volume perdagangan harian Phoenix juga meningkat signifikan hingga mencapai $48,45 juta USD, menandakan lonjakan minat dari investor jangka pendek maupun trader spekulatif.

Kinerja impresif ini menempatkan PHB sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar hari ini, di tengah kondisi pasar kripto global yang cenderung sideways.

Baca Juga: Game Blockchain Tencent Ini Laris Manis Sekejap

Pergerakan Harga Phoenix (PHB) dalam 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, harga Phoenix mengalami pergerakan yang cukup fluktuatif namun tetap positif.

Berdasarkan data pasar, harga terendah (low) tercatat di $0.00983, sedangkan harga tertinggi (high) berada di $0.009998.

Meski angka desimal tampak kecil, secara persentase PHB berhasil mencatat lonjakan +22,56% dalam sehari, sebuah capaian signifikan bagi aset di peringkat menengah pasar kripto.

Secara mingguan, harga PHB telah naik sebesar +38,09%, mengindikasikan tren bullish jangka pendek yang kuat.

Namun jika dilihat dari data bulanan, Phoenix masih menunjukkan koreksi ringan sebesar -9,66% dalam 30 hari terakhir, dan penurunan -18,63% dalam 90 hari terakhir.

Dengan demikian, lonjakan terbaru ini bisa menjadi tanda awal pembalikan arah (reversal) setelah fase konsolidasi panjang yang menekan harga sejak kuartal sebelumnya.

Fundamental dan Data Pasokan PHB

Phoenix saat ini memiliki sirkulasi pasokan sebesar 59,36 juta PHB, atau sekitar 92,76% dari total maksimum 64 juta PHB.

Artinya, sebagian besar token telah beredar di pasar, yang dapat memperkuat stabilitas harga karena pasokan baru yang terbatas.

Dari sisi valuasi, kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $34,19 juta USD, menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih terbuka jika minat investor terus meningkat.

Meskipun posisi Phoenix di pasar global masih berada di peringkat ke-686, performanya yang melesat hari ini menunjukkan bahwa altcoin dengan kapitalisasi menengah masih mampu mencatat kinerja luar biasa ketika volume perdagangan meningkat secara tiba-tiba.

Analisis Tren: Momentum Bullish PHB Mulai Terbentuk

Secara teknikal, lonjakan 22% dalam satu hari menandakan momentum bullish yang kuat di pasar Phoenix.

Banyak analis menilai bahwa kenaikan ini didorong oleh kombinasi volume besar dan sentimen positif terhadap proyek Phoenix Chain, yang terus memperluas ekosistem blockchain-nya.

Jika momentum ini berlanjut, level psikologis $0.55 hingga $0.60 bisa menjadi target berikutnya.

Namun, perlu diingat bahwa PHB masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $3.009126, sehingga ruang kenaikan (upside potential) masih cukup besar bagi investor jangka menengah.

Prospek dan Pandangan Pasar

Dengan likuiditas pasar yang meningkat dan aktivitas komunitas yang tinggi, Phoenix berpotensi memperkuat posisinya di sektor altcoin inovatif.

Beberapa analis memperkirakan bahwa jika tren volume tetap di atas $40 juta per hari, PHB dapat mempertahankan harga di atas $0.50 dan bahkan menembus $0.70 dalam beberapa minggu ke depan.

Sementara itu, investor diingatkan untuk tetap berhati-hati terhadap potensi koreksi jangka pendek, mengingat volatilitas tinggi di sektor altcoin berkapitalisasi kecil hingga menengah.

Meski begitu, fundamental Phoenix yang kuat dan rasio sirkulasi tinggi menjadi faktor positif bagi kestabilan jangka panjang.

Baca Juga: Market Sinyal Harian: Peluang Pergerakan Kripto 24 Februari 2025

Kenaikan harga Phoenix (PHB) sebesar 22% dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal kuat bahwa minat pasar terhadap altcoin kembali meningkat.

Dengan kapitalisasi pasar yang solid, volume perdagangan tinggi, serta prospek pertumbuhan yang menjanjikan, Phoenix berpotensi menjadi salah satu aset digital yang patut diperhatikan pada kuartal akhir 2025.

Investor jangka panjang dapat memantau level support di sekitar $0.48–$0.50 sebagai area akumulasi potensial, sementara trader jangka pendek disarankan untuk memanfaatkan volatilitas guna mengoptimalkan peluang profit.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bless Network (BLESS) Amblas ke Level $0,231, Apa Pemicunya

Setelah sempat melambung tinggi beberapa hari lalu, harga Bless Network (BLESS) turun 29,41% dalam 24 jam terakhir.

Apesnya, kinerja tersebut bahkan lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara umum (kapitalisasi pasar +2,97%).

Secara umum, terdapat tiga faktor yang mendorong harga BLESS hari ini turun drastis. Berikut ini pemaparannya.

Baca Juga: Reli 512%, Bless Network (BLESS) Sukses Tembus ATH

Aksi Ambil Untung Pasca Reli

Lonjakan BLESS sebesar 512% ke level $0,231 pada 16 Oktober lalu menandai titik tertinggi tahun 2025, dengan volume perdagangan mencapai puncaknya di $345 juta.

Pergerakan ekstrem seperti ini seringkali memicu aksi ambil untung, terutama pada altcoin dengan likuiditas rendah.

Maka dari itu, volume token BLESS dalam 24 jam sejak saat itu turun 59,6% menjadi $70,1 juta, menandakan momentum yang melemah.

Data historis juga menunjukkan koreksi serupa setelah reli: penurunan 44% pada 25 September diikuti lonjakan 250%.

Binance Alpha Segera Berakhir

Kompetisi Binance Alpha (10–24 Oktober) mendorong permintaan jangka pendek, menawarkan 11 juta token BLESS kepada para pedagang teratas.

Karena acara akan berakhir dalam 6 hari ke depan, peserta dapat melakukan distribusi hadiah lebih awal dengan menjual aset yang ada.

Hal ini sejalan dengan penurunan 29,4% yang terjadi di tengah acara, yang menunjukkan meredanya hype terhadap token tersebut.

Pergeseran Teknikal dan Sentimen

Harga BLESS menembus di bawah level support $0,075 yang diidentifikasi dalam reli 15 Oktober, sehingga membatalkan pola bullish “double bottom”.

Biasanya, trader yang mementingkan teknikal sering keluar dari posisi setelah penurunan harga seperti itu, yang memperburuk aksi jual.

Hal ini diperparah dengan RSI (14) di 49,94 menunjukkan momentum netral, yang membuka ruang untuk penurunan lebih lanjut sebelum kondisi jenuh jual (oversold).

Baca Juga: Pasar Tak Memberkati, Harga Bless Network (BLESS) Turun 17,4%

Dengan demikian, penurunan BLESS mencerminkan momentum yang mendingin setelah hiruk-pikuk spekulasi, yang diperparah oleh rotasi modal oleh para pedagang yang didorong oleh peristiwa.

Meskipun peta jalan proyek (node ​​GPU, jalur masuk fiat) menawarkan potensi jangka panjang, risiko jangka pendek tetap dominan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com