Tag Archives: whale

Exit Pump: Peluang atau Jebakan Exit Liquidity Jelang Delisting?

Jika kamu merupakan seorang trader kripto atau sedang belajar mengenai kripto, pasti kamu pernah mendengar istilah exit pump, istilah exit pump merujuk pada strategi manipulasi harga di mana harga aset kripto sengaja dinaikan tanpa ada alasan yang jelas oleh pelaku pasar untuk menarik minat investor lain, sebelum akhirnya menjual aset mereka dengan keuntungan tinggi, meninggalkan investor baru dengan kerugian sebagai “bag holder” karena aset yang nilainya terus menurun.​

Fenomena ini sering kali terjadi menjelang peristiwa penting seperti delisting token dari bursa kripto. Investor yang tidak waspada dapat menjadi “exit liquidity”, yaitu pihak yang membeli aset pada harga tinggi, sehingga memungkinkan pelaku exit pump keluar dari pasar aset kripto yang delisting tersebut dengan keuntungan, meninggalkan harga aset tersebut yang kemudian anjlok. ​

Mari pelajari lebih lengkap mengenai exit pump agar terhindar dari exit liquidity melalui penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Exit Pump?

Exit pump merupakan skema yang biasanya terjadi ketika bursa besar mengumumkan delisting terhadap suatu aset kripto, dimana pihak dengan modal besar sengaja membuat harga sebuah aset kripto mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat agar investor retail menjadi FOMO (Fear of Missing Out) dan membeli, sehingga para pemodal besar tadi dapat menjual kepemilikan mereka sebelum likuiditas mengering.

Sederhananya, exit pump adalah skema di mana harga “diangkat” agar pihak dengan modal besar bisa keluar dengan keuntungan maksimal, sementara investor baru justru menjadi exit liquidity atau bahkan menjadi bag holder, memegang aset yang nilainya terus merosot tajam setelah likuiditasnya menghilang dari bursa.

Ciri-ciri Terjadinya Exit Pump

Agar bisa mengidentifikasi exit pump lebih awal, berikut tanda-tanda yang umum muncul:

  • Lonjakan harga mendadak tanpa berita positif yang jelas.
  • Volume transaksi meningkat drastis dalam waktu singkat.
  • Sentimen komunitas berubah dan banyak promosi berlebihan atau rumor positif yang mencurigakan.
  • Berita delisting sudah diumumkan secara resmi oleh bursa.

Mengapa Harga Token Bisa Naik Sebelum Delisting?

Meskipun intuitifnya harga token yang akan dihapus seharusnya jatuh, realitanya kadang justru sebaliknya. Ini alasannya:

Spekulasi Investor Ritel

Saat berita delisting muncul, sebagian investor ritel melihat peluang dan membeli aset yang jatuh, berharap menjualnya kembali dalam waktu singkat. Dengan pasokan yang menurun dan volume perdagangan lebih terkonsentrasi, aksi beli besar dapat mendorong harga naik sementara sebelum volatilitas meningkat.

Manipulasi Pasar (Whales, Early Investor dan Developer)

Pemain besar atau pihak internal proyek sering melakukan manipulasi harga  untuk menciptakan ilusi permintaan tinggi, lalu diam-diam melepas kepemilikan mereka di harga puncak sebelum likuiditas menghilang.

FOMO (Fear of Missing Out)

Dorongan emosional untuk tidak “ketinggalan kesempatan” saat harga tengah dimanipulasi membuat banyak trader pemula masuk tanpa berpikir panjang, memicu rally harga yang cepat di tengah para pemain besar melakukan penjualan untuk keluar dari pasar.

Short Squeeze

Ketika banyak trader memasang posisi short terhadap token yang akan delisting, lonjakan harga yang tak terduga dapat memaksa mereka membeli kembali token untuk menutup posisi, menciptakan tekanan beli yang semakin mendorong harga naik. Proses ini sering disebut short covering dan bisa menjadi pemicu short squeeze, menyebabkan harga melonjak lebih tinggi dalam waktu singkat.

Apakah Exit Pump Sebuah Peluang atau Jebakan Exit Liquidity?

Kenaikan harga yang cepat di tengah berita delisting yang membuat para holder panik memang tampak menggoda. Tapi, apakah ini peluang nyata atau sekadar jebakan?

Potensi: Keuntungan Besar dalam Waktu Singkat

Saat exit pump terjadi, harga sebuah aset kripto dapat mengalami lonjakan drastis, bahkan mencapai ratusan hingga ribuan persen hanya dalam hitungan jam atau hari. Pergerakan harga yang ekstrem ini menciptakan peluang trading jangka pendek yang sangat menggiurkan, terutama bagi para trader yang memiliki strategi scalping atau swing trading.

Trader yang bisa membaca momentum dengan tepat dapat membeli di fase awal kenaikan dan menjual di harga puncak sebelum aksi jual massal dimulai.

Namun, perlu diingat bahwa potensi keuntungan ini hanya bisa diraih dengan strategi trading yang tepat dan disiplin dalam menerapkan target profit maupun stop loss. 

Risiko: Menjadi Exit Liquidity dan Bag Holder

Salah satu risiko terbesar dalam exit pump adalah menjadi exit liquidity, yaitu investor yang membeli di puncak harga saat market maker atau whale melepas kepemilikan mereka. Setelah aksi jual besar-besaran terjadi, harga biasanya langsung anjlok tanpa perlawanan, meninggalkan investor yang baru masuk dengan kerugian besar.

Dalam situasi ini, investor yang terjebak sering dijuluki sebagai bag holder: mereka memegang aset yang nilainya jauh di bawah harga beli, dan enggan menjual karena percaya suatu hari nilainya akan naik kembali tanpa peluang pemulihan harga yang nyata karena aset telah mengalami delisting atau penurunan popularitas.

Strategi Aman Jika Terjebak Exit Pump

Lakukan beberapa tips berikut jika kamu sudah terlanjur masuk dan membeli koin dalam daftar delisting:

  • Jangan serakah dan ambil keuntungan cepat jika harga sudah naik signifikan.
  • Disiplin dalam stop-loss untuk membatasi kerugian.
  • Pantau jadwal delisting dan hindari hold terlalu lama.
  • Hindari mengikuti rumor dan terapkan strategi trading untuk keluar dari pasar.

Contoh Skema Exit Pump: Delisting Reef

Grafik exit pump and dump setelah delisting Reef. Sumber: TradingView.

Gambar di atas merupakan salah satu contoh skema exit pump yang pernah terjadi pada aset kripto Reef.

Reef termasuk ke dalam aset kripto yang mengalami delisting dari bursa global besar seperti Binance dan Tokocrypto pada pertengahan Agustus 2024. Lebih tepatnya 26 Agustus untuk delisting Tokocrypto: Tokocrypto Akan Menghapus Perdagangan CVP, EPX, FOR, REEF dan VGX pada 26 Agustus 2024.

Kenaikan harga berlangsung selama 4 minggu setelah delisting membuat harga aset kripto Reef pada saat itu meroket 2.300% atau 23x dari harga awal, sebelum akhirnya mengalami koreksi -95%

Momentum lonjakan harga yang dihasilkan dari skema exit pump ini nampaknya memang tidak bertahan lama dan nama Reef sendiri menjadi semakin redup karena volume perdagangan yang semakin rendah, dan likuiditas yang terbatas.

Tips Menghindari Exit Pump

  • Cek berita resmi dari aset kripto tersebut dan informasi dari bursa seperti Tokocrypto.
  • Waspadai lonjakan harga tiba-tiba tanpa fundamental.
  • Hindari membeli aset yang baru diumumkan akan delisting kecuali kamu benar-benar faham risikonya.
  • Fokus pada aset kripto potensial dan aset kripto terbaik yang terdaftar di bursa terpercaya seperti Tokocrypto.

Waspadai Exit Pump, Pilih Investasi dengan Bijak

Exit Pump memang bisa dimanfaatkan untuk meraih keuntungan dalam waktu singkat. Namun, potensi jebakan menjadi exit liquidity di harga yang tidak sehat dan diikuti oleh penurunan tajam membuatnya menjadi strategi berisiko tinggi.

Jika kamu memahami risiko ini dan tetap ingin memanfaatkan peluang dari exit pump, kamu bisa mencoba trading dengan mudah di platform terpercaya seperti Tokocrypto, yang memiliki antarmuka yang mudah digunakan, fitur trading lengkap, dan biaya transaksi kompetitif.

Di sisi lain, jika tujuanmu adalah membangun portofolio aset kripto yang kuat, aman, dan berkelanjutan, maka memfokuskan investasi pada aset kripto dengan fundamental yang solid adalah pilihan yang lebih bijak. 

Mulai perjalanan investasi kamu di Tokocrypto untuk akses berbagai aset kripto potensial dengan minimum deposit Rp20.000 dan investasi mulai dari Rp1.700 aja!

Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

FAQ Seputar Exit Pump dan Delisting Token

Apakah semua token yang delisting mengalami exit pump?
Tidak. Beberapa token justru langsung jatuh tanpa pump terlebih dahulu.

Apakah exit pump bisa dimanfaatkan?
Bisa, tetapi resikonya sangat tinggi dan perlu eksekusi cepat.

Bagaimana cara tahu token akan delisting?
Ikuti pengumuman resmi Tokocrypto melalui sosial media, Tokonews, dan jangan lupa untuk aktifkan push notification.

Apakah altcoin dengan kapitalisasi pasar besar juga bisa mengalami exit pump?
Jarang. Exit pump lebih sering terjadi pada proyek kecil dengan likuiditas rendah.

Apakah ini sama dengan pump and dump biasa?
Ya, mekanismenya mirip, tetapi dipicu momen spesifik: delisting.

Kenapa harus menghindari membeli aset kripto yang mengalami exit pump?
Membeli aset yang sedang naik tinggi atau exit pump, tidak selalu memberikan keuntungan yang sebanding dengan potensi risiko seperti menjadi exit liquidity atau bag holder.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin ke $100.000? Akumulasi Whale Menjadi Sinyal Kuat

Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan bahwa para whale atau pemegang besar BTC sedang menyerap lebih dari 300% dari total pasokan baru yang ditambang.

Fenomena ini memicu spekulasi bahwa harga Bitcoin dapat melonjak ke $100.000 dalam waktu dekat.

Aksi Akumulasi Whale yang Agresif

Menurut data dari Glassnode, kelompok pemegang besar Bitcoin, termasuk whale (lebih dari 1.000 BTC) dan shark (100–1.000 BTC), saat ini menyerap lebih dari tiga kali jumlah Bitcoin yang ditambang setiap hari.

Artinya, mereka membeli lebih banyak BTC daripada yang tersedia dari pasokan baru, menciptakan tekanan permintaan yang signifikan di pasar.

Selain itu, bursa kripto mengalami arus keluar BTC yang konsisten, menunjukkan bahwa investor besar lebih memilih menyimpan aset mereka dalam dompet pribadi untuk investasi jangka panjang daripada melakukan perdagangan jangka pendek.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Indikator Teknikal Mendukung Potensi Kenaikan

Secara teknikal, Bitcoin telah menembus pola “falling wedge” yang telah terbentuk selama beberapa bulan terakhir.

Pola ini sering kali dianggap sebagai sinyal pembalikan bullish, dan breakout dari pola ini dapat mendorong harga Bitcoin menuju target sekitar $101.570.

Namun, harga Bitcoin saat ini menghadapi resistensi di sekitar rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 hari dan 200 hari, yang berada di kisaran $85.300.

Jika harga berhasil menembus level ini, kemungkinan besar akan membuka jalan menuju level $100.000.

Baca Juga: Harga Bitcoin Dekati Level Kunci $92.000: Sinyal Ledakan Altcoin?

Perbandingan dengan Siklus Bullish Sebelumnya

Analis on-chain mencatat bahwa perilaku akumulasi saat ini mirip dengan pola yang terlihat sebelum bull run Bitcoin pada tahun 2020.

Saat itu, akumulasi besar-besaran oleh investor institusional dan whale mendahului lonjakan harga yang signifikan.

Dengan latar belakang makroekonomi yang mendukung dan adopsi institusional yang meningkat, banyak yang percaya bahwa sejarah mungkin akan terulang.

Sentimen Pasar dan Aktivitas Perdagangan

Pada 19 April 2025, harga Bitcoin naik 1,2% menjadi $84.450, didorong oleh akumulasi besar-besaran oleh entitas seperti Abraxas Capital, yang menarik lebih dari $250 juta BTC dari Binance.

Indikator teknikal seperti RSI berada di 62, menunjukkan kondisi pasar yang bullish namun mendekati overbought.

Sementara itu, MACD menunjukkan crossover bullish, menandakan momentum positif dalam jangka pendek.

Prediksi dan Prospek Harga

Dengan kombinasi akumulasi agresif oleh whale, penurunan pasokan di bursa, dan sinyal teknikal yang positif, banyak analis percaya bahwa Bitcoin berada di jalur menuju $100.000.

Namun, penting untuk diingat bahwa pasar kripto tetap volatil, dan investor harus melakukan analisis menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.

Dengan dinamika pasar saat ini, semua mata tertuju pada Bitcoin dan apakah ia dapat mencapai tonggak sejarah berikutnya di $100.000.

Baca Juga: Tren Bitcoin 21-25 April 2025: Altcoin Time Not Alt Season By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Siap Terjun Bebas, Whale Jual $370 Juta XRP

Pada bulan April 2025, pasar kripto dikejutkan oleh aksi jual besar-besaran token XRP oleh investor besar, yang dikenal sebagai “whale.”

Lebih dari $370 juta dalam bentuk XRP dilepas ke pasar, menyebabkan penurunan harga yang signifikan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan analis.

Aksi Jual Whale dan Dampaknya

Menurut laporan dari TheStreet, aksi jual ini terjadi secara tiba-tiba dan dalam volume besar, yang tidak hanya menekan harga XRP tetapi juga memicu volatilitas di pasar kripto secara keseluruhan.

Para whale, yang memiliki jumlah besar XRP, tampaknya memanfaatkan momen ini untuk merealisasikan keuntungan atau mengalihkan portofolio mereka ke aset lain.

Reaksi Pasar dan Analis

Penurunan harga XRP akibat aksi jual ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan analis dan investor.

Beberapa melihatnya sebagai koreksi pasar yang sehat setelah periode kenaikan harga, sementara yang lain khawatir bahwa ini bisa menjadi awal dari tren penurunan yang lebih panjang.

Investor ritel, khususnya, disarankan untuk berhati-hati dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang.

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 16 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 16 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca Juga: Harga XRP Mengincar $2,40, Rumor Kemitraan Besar dengan SWIFT Picu

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi keputusan para whale untuk menjual XRP antara lain:

  • Ketidakpastian Regulasi: Perkembangan terbaru dalam kasus hukum antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dapat mempengaruhi sentimen pasar terhadap XRP.
  • Perubahan Strategi Investasi: Whale mungkin mengalihkan investasi mereka ke aset lain yang dianggap lebih menguntungkan atau stabil.
  • Analisis Teknis: Beberapa indikator teknis mungkin menunjukkan bahwa harga XRP telah mencapai puncaknya, mendorong investor besar untuk menjual.

Secara keseluruhan, aksi jual besar-besaran XRP oleh whale sebesar $370 juta telah menyebabkan penurunan harga yang signifikan dan meningkatkan volatilitas di pasar.

Meskipun alasan di balik aksi jual ini masih menjadi spekulasi, investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko mereka.

Baca Juga: ETF XRP Melonjak di Tengah Pemulihan Pasar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Menguat: Whale Membeli 80 Juta DOGE dalam 24 Jam

Dogecoin (DOGE), salah satu mata uang kripto berbasis meme yang paling dikenal, menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah periode tekanan jual yang signifikan.

Dalam 24 jam terakhir, data on-chain dari Santiment mengungkapkan bahwa investor besar, atau “whale,” telah membeli lebih dari 80 juta DOGE.

Akumulasi agresif ini menandakan peningkatan kepercayaan di kalangan pelaku pasar utama meskipun ketidakpastian pasar yang lebih luas masih berlangsung.

DOGE Menguji Level Resistensi Kunci

Setelah mencapai titik terendah lokal di sekitar $0,13, DOGE berhasil rebound sebesar 25% dan kini diperdagangkan di kisaran $0,163.

Kenaikan ini membawa DOGE mendekati zona resistensi teknis yang penting, yang dapat menentukan arah tren selanjutnya. Jika DOGE mampu menembus level ini, potensi untuk melanjutkan tren naik menjadi lebih besar.

Baca Juga: Dogecoin Turun 17% Dalam 7 Hari: Apa yang Terjadi?

Sentimen Pasar dan Faktor Makroekonomi

Selama beberapa minggu terakhir, Dogecoin mengalami tekanan jual yang signifikan, kehilangan lebih dari 70% nilainya sejak puncaknya pada Desember.

Faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik, ketidakstabilan ekonomi global, dan kurangnya fundamental yang kuat telah mempengaruhi sentimen investor terhadap aset-aset berisiko tinggi seperti DOGE.

Peran Whale dalam Pemulihan DOGE

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 13 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

Aktivitas pembelian besar-besaran oleh whale sering kali dianggap sebagai indikator awal dari perubahan tren pasar.

Akumulasi lebih dari 80 juta DOGE dalam sehari menunjukkan bahwa investor besar melihat potensi pemulihan dan mungkin mengantisipasi kenaikan harga di masa mendatang.

Namun, penting untuk dicatat bahwa pasar kripto tetap sangat volatil, dan pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

Prospek dan Pertimbangan Investor

Meskipun ada tanda-tanda positif, namun investor disarankan untuk tetap berhati-hati sebelum mengambil keputusan.

Volatilitas pasar yang tinggi dan ketidakpastian makroekonomi global dapat mempengaruhi pergerakan harga DOGE.

Pemantauan terhadap level resistensi dan dukungan teknis, serta perkembangan berita global, akan menjadi kunci dalam menentukan strategi investasi yang tepat.

Baca Juga: 21Shares Ajukan ETF Dogecoin Spot di Amerika Serikat

Secara keseluruhan, aktivitas akumulasi oleh whale dan rebound harga baru-baru ini memberikan harapan bagi pemulihan Dogecoin.

Namun, investor harus tetap waspada dan melakukan analisis menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa yang Dibeli Whale Kripto Setelah Pasar Jatuh?

Pasar kripto baru saja mengalami kejatuhan hampir 10% dalam 24 jam terakhir yang membuat para whale bergairah. Penurunan ini dipicu oleh meredanya sentimen positif terkait cadangan kripto AS serta kebijakan tarif baru yang diberlakukan Donald Trump terhadap Meksiko, Kanada, dan China. Tekanan ini semakin memperburuk kondisi pasar yang sudah dalam fase koreksi.

Namun, di tengah tren bearish ini, para whale kripto justru memanfaatkan kesempatan untuk melakukan akumulasi. Beberapa aset yang menarik perhatian mereka antara lain dilaporkan BeInCrypto adalah Cardano (ADA), PancakeSwap (CAKE), dan Render (RENDER).

Cardano (ADA): Keyakinan Whale di Tengah Tren Turun

Jumlah alamat dengan jumlah ADA antara 1.000.000 dan 10.000.000. Sumber: Santiment.
Jumlah alamat dengan jumlah ADA antara 1.000.000 dan 10.000.000. Sumber: Santiment.

Meskipun harga ADA turun 16% dalam sehari, minat dari investor besar tetap tinggi. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah dompet yang menyimpan antara 1 juta hingga 10 juta ADA, yang naik dari 2.442 pada 1 Maret menjadi 2.464 pada 3 Maret.

Harga ADA saat ini masih berada di bawah level resistensi utama, setelah sebelumnya sempat mencapai $1 dan kini diperdagangkan di bawah $0,85. Jika tekanan jual terus berlanjut, ADA bisa turun ke $0,70. Namun, jika sentimen membaik, harga ADA berpotensi naik kembali ke $1,10 atau bahkan $1,20.

PancakeSwap (CAKE): Protokol Penghasil Pendapatan yang Menarik Minat

Jumlah alamat yang berisi antara 1.000.000 dan 10.000.000 CAKE. Sumber: Santiment.
Jumlah alamat yang berisi antara 1.000.000 dan 10.000.000 CAKE. Sumber: Santiment.

CAKE mengalami lonjakan popularitas dalam beberapa minggu terakhir karena menjadi salah satu protokol dengan pendapatan tertinggi dalam 30 hari terakhir. Volume perdagangan BNB yang bersaing dengan Solana dan Ethereum turut meningkatkan daya tariknya.

Minat investor terhadap CAKE terlihat dari peningkatan jumlah dompet yang menyimpan 1 juta–10 juta CAKE, dari 26 dompet pada 1 Maret menjadi 30 dompet saat ini. Saat ini, CAKE memiliki support kuat di level $1,35. Jika momentum positif terus berlanjut, CAKE dapat menguji resistensi di $2 dan berpotensi naik di atas $2,60.

Render (RENDER): Akumulasi di Tengah Tren Turun

Jumlah Alamat yang Berisi Antara 100.000 dan 10.000.000 RENDER. Sumber: Santiment.
Jumlah Alamat yang Berisi Antara 100.000 dan 10.000.000 RENDER. Sumber: Santiment.

Sebagai salah satu proyek kripto AI terkemuka, RENDER menghadapi tahun yang sulit dengan harga yang turun 33% dalam 30 hari terakhir. Sentimen pasar yang negatif membuat tekanan jual tetap tinggi, dan RENDER saat ini berada di titik kritis.

Meskipun demikian, akumulasi tetap terjadi. Jumlah dompet yang menyimpan antara 100.000 hingga 10 juta RENDER meningkat dari 153 pada 1 Maret menjadi 161 saat ini. Harga RENDER saat ini menguji support di $3,30. Jika level ini bertahan dan tren naik kembali, RENDER berpotensi menguji resistensi di $3,90 dan berusaha menembus $4.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tiga Altcoin yang Diakumulasi Whale, Potensi Keuntungan di Juni

Pada akhir Mei 2025, aktivitas perdagangan di pasar kripto, terutama altcoin sempat melambat seiring aksi ambil untung dari reli sebelumnya. Namun, meski pasar terlihat tenang, para investor besar—dikenal sebagai whale—justru aktif mengakumulasi sejumlah altcoin. Langkah mereka mengindikasikan potensi kenaikan harga di bulan Juni.

Berikut tiga aset kripto yang saat ini menjadi incaran para whale:

1. Dogecoin (DOGE)

Analisis Harga DOGE. Sumber: TradingView.
Analisis Harga DOGE. Sumber: TradingView.

Dilaporkan BeInCrypto, DOGE kembali menarik perhatian setelah dompet yang menyimpan 1-10 juta token mencatat akumulasi sebesar 30 juta DOGE dalam sepekan terakhir, menurut data dari Santiment.
Fenomena ini bisa menjadi sinyal optimisme karena aksi beli dari investor besar sering memicu efek psikologis positif bagi investor ritel.

Jika tekanan beli terus meningkat, harga DOGE diprediksi bisa naik ke $0,206. Namun, bila akumulasi melambat dan tekanan jual meningkat, DOGE bisa terkoreksi ke $0,175.

2. Avalanche (AVAX)

Koin Layer-1 ini mencatat lonjakan 474% dalam arus bersih ke dompet investor besar dalam tujuh hari terakhir, berdasarkan data IntoTheBlock.

Analisis Harga AVAX. Sumber: TradingView.
Analisis Harga AVAX. Sumber: TradingView.

Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan jangka pendek terhadap prospek AVAX. Jika tren akumulasi berlanjut, harga AVAX berpotensi melonjak ke $24,28. Sebaliknya, tekanan jual bisa menekan harga hingga $14,66.

3. Quant (QNT)

QNT mencatat kenaikan harga sebesar 7% dalam seminggu, ditopang peluncuran Overledger Fusion—jaringan Layer 2.5 yang menjembatani institusi dengan dunia DeFi. Lonjakan minat ini tercermin dari peningkatan 1083% arus bersih ke dompet whale, mengindikasikan keyakinan kuat terhadap kinerja QNT.

Analisis Harga QNT. Sumber: TradingView.
Analisis Harga QNT. Sumber: TradingView.

Jika akumulasi berlanjut, QNT bisa naik ke $115,20, namun aksi ambil untung bisa menekan harga ke bawah $101,87, bahkan menuju $93,52.

Langkah whale dalam mengakumulasi DOGE, AVAX, dan QNT mengindikasikan adanya peluang bullish untuk masing-masing aset. Bagi investor ritel, pergerakan ini bisa menjadi sinyal awal untuk mengantisipasi pergerakan pasar kripto di bulan Juni. Namun, tetap penting untuk memperhatikan potensi volatilitas dan aksi ambil untung yang bisa mengubah arah tren secara cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa yang Dibeli oleh Crypto Whales Setelah Pasar Anjlok?

Crypto whales melakukan pembelian besar-besaran selama penurunan pasar baru-baru ini, menandakan kepercayaan yang meningkat terhadap WLD, VIRTUAL, dan ONDO. WLD menutup tahun 2024 dengan penurunan 8%, tetapi akumulasi besar dari para whale telah mendorong jumlah alamat pemegang besar ke level tertinggi sepanjang masa.

Sementara itu, VIRTUAL, salah satu token AI yang paling terpukul dengan penurunan 71%, kini mulai menarik kembali minat whale, mengindikasikan potensi pemulihan. Di sisi lain, ONDO tetap tangguh dengan kenaikan 5% dalam seminggu terakhir, didukung oleh akumulasi investor besar yang semakin memperkuat posisinya sebagai proyek Real-World Assets (RWA) terkemuka.

Worldcoin (WLD)

Worldcoin (WLD) mengakhiri tahun 2024 dengan penurunan 8%, mengecewakan banyak investor. Kinerja buruk ini semakin terasa karena agen AI kripto justru mendapatkan daya tarik yang lebih besar di akhir tahun, menarik lebih banyak pengguna dan modal.

Namun, meskipun mengalami penurunan harga, para whale tetap membeli WLD dalam jumlah besar selama penurunan pasar terbaru, menunjukkan kepercayaan yang terus meningkat terhadap potensi jangka panjang aset ini.

Jumlah alamat yang memiliki sedikitnya 10.000 WLD. Sumber: Santiment.
Jumlah alamat yang memiliki sedikitnya 10.000 WLD. Sumber: Santiment.

Sejak 31 Januari, jumlah whale yang memegang antara 10.000 hingga 100.000 WLD serta yang memiliki antara 100.000 hingga 1.000.000 WLD melonjak ke level tertinggi sepanjang masa. Akumulasi agresif ini mengindikasikan bahwa investor besar melihat nilai di harga saat ini, meskipun pasar AI kripto sedang berjuang. Jika pembelian oleh whale terus berlanjut, ini bisa memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan untuk pemulihan harga dalam beberapa minggu ke depan.

Virtuals Protocol (VIRTUAL)

VIRTUAL menjadi salah satu token AI yang paling terdampak dalam penurunan pasar, jatuh 71% antara 3 Januari hingga 3 Februari.

Penurunan tajam ini menjadikannya salah satu aset dengan performa terburuk di antara kripto AI teratas, mencerminkan aksi jual besar-besaran di sektor spekulatif. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa aktivitas whale mungkin mengindikasikan perubahan sentimen pasar.

Jumlah alamat yang menampung antara 10.000 dan 100.000 VIRTUAL. Sumber: Santiment.
Jumlah alamat yang menampung antara 10.000 dan 100.000 VIRTUAL. Sumber: Santiment.

Jumlah whale yang memegang antara 10.000 hingga 100.000 VIRTUAL sempat mengalami penurunan dari 841 pada 25 Januari menjadi 825 pada 27 Januari. Namun, setelah kejatuhan pasar terbaru, akumulasi kembali terjadi, dengan jumlah alamat whale meningkat dari 827 pada 1 Februari menjadi 841 saat ini.

Ondo (ONDO)

Jumlah Alamat yang Memiliki Sedikitnya 1.000.000 ONDO. Sumber: Santiment.
Jumlah Alamat yang Memiliki Sedikitnya 1.000.000 ONDO. Sumber: Santiment.

ONDO telah membuktikan diri sebagai salah satu proyek Real-World Assets (RWA) terkemuka, mengalami lonjakan 453% sepanjang 2024. Bahkan di tengah koreksi pasar kripto secara keseluruhan, ONDO tetap tangguh dengan kenaikan 5% dalam tujuh hari terakhir, didorong oleh relevansi sektor RWA yang semakin meningkat.

Jumlah alamat yang memegang setidaknya 1.000.000 ONDO terus meningkat sejak 12 Januari, naik dari 180 menjadi 186 antara 31 Januari hingga 3 Februari.

Akumulasi ini, terutama setelah penurunan pasar baru-baru ini, menunjukkan bahwa para pemegang besar tetap yakin dengan potensi jangka panjang ONDO. Meskipun volatilitas pasar masih tinggi, pertumbuhan stabil dalam jumlah alamat whale menunjukkan bahwa investor institusional dan pemegang modal besar masih terus mengakumulasi ONDO.

Baca juga: Tren Bitcoin 3-7 Februari 2025: Akhirnya By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pergerakan Besar Terjadi di UNI, Bitcoin, dan PEPE

Aktivitas mencolok dari investor bermodal besar, atau yang dikenal sebagai “whale kripto,” kembali menjadi sorotan. Data on-chain terbaru menunjukkan pergerakan dana signifikan di tiga aset digital utama: Uniswap (UNI), Bitcoin (BTC), dan memecoin PEPE.

Dilaporkan Coindoo, langkah-langkah strategis ini menandakan beragam sentimen di tengah volatilitas pasar kripto pekan ini.

Penarikan Besar UNI dari Bursa

Uniswap (UNI) mencatat penurunan harga sekitar 15% dalam tujuh hari terakhir. Di tengah tekanan ini, satu dompet kripto menarik hampir 947.000 token UNI—senilai sekitar $5,6 juta—dari Binance. Penarikan besar ini memicu spekulasi di kalangan analis: apakah sang investor berniat menyimpan UNI untuk jangka panjang atau mengalihkannya ke protokol DeFi lain?

Pergerakan ini bisa menandakan keyakinan terhadap pemulihan jangka panjang UNI, atau langkah strategis untuk memanfaatkan peluang yield di luar bursa.

Bitcoin: Antara Penjualan dan Akumulasi

Sementara itu, strategi berbeda terlihat pada Bitcoin. Dompet bernilai tinggi mengirim 700 BTC ke Binance—senilai sekitar $72 juta—menyusul kenaikan harga BTC baru-baru ini. Hal ini menunjukkan potensi aksi ambil untung oleh pemiliknya.

Namun yang menarik, dompet yang sama masih menyimpan 4.500 BTC—senilai hampir $500 juta—yang tersebar di dua alamat. Artinya, meski ada indikasi penjualan, pemilik tetap mempertahankan porsi besar sebagai cadangan jangka panjang.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Kripto Pindahkan Lebih dari $700 Juta dalam Bitcoin dan XRP

PEPE: Akumulasi Agresif Meski Harga Turun

Di sektor memecoin, satu paus justru menunjukkan optimisme yang kuat terhadap PEPE, meski token ini turun 6% dalam seminggu. Data on-chain mencatat penarikan 420 miliar token PEPE dari Binance, senilai $5,58 juta. Dengan akumulasi terbaru ini, total kepemilikan paus tersebut kini melampaui $29 juta.

Strategi ini menyoroti keyakinan tertentu terhadap potensi jangka panjang PEPE, atau mungkin spekulasi terhadap reli kejutan berikutnya di kategori memecoin.

Strategi Whale Menunjukkan Spektrum Sentimen

Pergerakan paus kripto menunjukkan adanya strategi yang beragam, tergantung pada aset dan konteks pasar saat ini. Dari akumulasi tenang hingga aksi ambil untung, manuver ini bisa menjadi sinyal awal perubahan tren atau bahkan guncangan besar di masa mendatang.

Bagi investor ritel, memantau aktivitas dompet besar ini bisa menjadi indikator penting dalam mengambil keputusan di pasar kripto yang dinamis.

Baca juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

Harga Ethereum (ETH) saat ini berada di sekitar $2.397,34, mencatat penurunan sebesar 0,0337% dari penutupan sebelumnya.

Meskipun mengalami koreksi, sejumlah indikator teknikal dan aktivitas investor besar (whale) menunjukkan potensi pemulihan harga Ethereum menuju $2.600 dalam waktu dekat.

Baca Juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar

Aktivitas Whale dan Penurunan Pasokan di Bursa

Dalam 30 hari terakhir, lebih dari 1 juta ETH telah ditarik dari bursa, mengurangi pasokan sebesar 5,5%.

Saldo ETH di bursa kini berada di level terendah sejak 2021, yaitu sekitar 17 juta ETH.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor besar memindahkan aset mereka ke penyimpanan dingin (cold storage), mengurangi tekanan jual di pasar dan mencerminkan kepercayaan terhadap potensi kenaikan harga.

Indikator Teknikal Menunjukkan Potensi Kenaikan

Meskipun ETH sempat turun ke $2.457 setelah gagal menembus resistensi di $2.500, harga tetap berada di atas level Fibonacci 0,786 di $2.403.

Indikator Relative Strength Index (RSI) telah turun dari kondisi overbought, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan momentum bullish meskipun histogram mulai menyempit.

Data Derivatif Mendukung Struktur Bullish

Data dari Coinglass menunjukkan bahwa trader top di Binance tetap bullish terhadap Ethereum, dengan rasio long/short sebesar 3,04 berdasarkan akun dan 2,66 berdasarkan posisi.

Hal ini menujukkan bahwa lebih dari 75% trader terkemuka mengharapkan kenaikan harga.

Meskipun volume derivatif ETH turun sebesar 12,78% menjadi $72,27 miliar, open interest tetap stabil di $30,84 miliar, menunjukkan bahwa posisi terbuka tetap tinggi meskipun terjadi penurunan volume perdagangan.

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 19 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dengan kombinasi aktivitas akumulasi oleh investor besar, penurunan pasokan di bursa, dan indikator teknikal yang mendukung, Ethereum menunjukkan potensi untuk kembali ke level $2.600 dalam waktu dekat.

Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga dan indikator teknikal guna mengidentifikasi peluang perdagangan yang optimal.

Baca Juga: Ethereum Catat Rekor Volume Stablecoin $908 Miliar


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Whale Kripto Pindahkan Lebih dari $700 Juta dalam Bitcoin dan XRP

Dalam beberapa jam terakhir, aktivitas besar-besaran terdeteksi di jaringan blockchain. Layanan pelacakan transaksi kripto, Whale Alert, melaporkan pergerakan aset digital dalam jumlah fantastis—lebih dari $700 juta—terdiri dari Bitcoin dan XRP.

Dilaporkan Coindoo, gelombang transfer ini melibatkan sejumlah dompet anonim, bursa kripto besar seperti Coinbase, Kraken, Binance, serta institusi keuangan seperti Cumberland.

Daftar Transaksi Besar

Rangkaian transaksi besar yang terpantau:

  • 50.000.000 XRP (sekitar $120,8 juta) berpindah antara dua dompet anonim.
  • 601 BTC (sekitar $62,38 juta) dikirim ke Coinbase dari dompet tidak dikenal.
  • 600 BTC (sekitar $62,19 juta) juga masuk ke Coinbase dari dompet lain.
  • 811 BTC (sekitar $84,02 juta) ditarik dari Coinbase Institutional ke dompet baru.
  • 1.022 BTC (sekitar $105,95 juta) dikirim oleh Cumberland ke Coinbase Institutional.
  • 864 BTC (sekitar $89,61 juta) dikirim ke Cumberland dari dompet anonim.
  • 507 BTC (sekitar $52,61 juta) keluar dari Kraken menuju dompet tidak dikenal.
  • 617 BTC (sekitar $63,98 juta) juga meninggalkan Kraken ke dompet lain.
  • 699 BTC (sekitar $72,56 juta) dipindahkan dari Binance ke Kraken.

Apa Maknanya?

Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Diprediksi Melonjak ke $33: Analis Soroti Sinyal Kenaikan Besar

Meski belum jelas tujuan pasti dari tiap transaksi, pergerakan besar menuju bursa seperti Coinbase kerap dikaitkan dengan potensi aksi jual, terlebih jika berasal dari dompet yang tidak teridentifikasi. Sebaliknya, transfer dari bursa ke dompet anonim biasanya diartikan sebagai upaya akumulasi atau pengamanan aset ke dompet penyimpanan pribadi (cold wallet).

Fakta bahwa nama-nama besar seperti Coinbase Institutional dan Cumberland ikut terlibat memperkuat dugaan bahwa ini bukan sekadar aktivitas investor ritel, melainkan bagian dari strategi institusional—bisa jadi berupa penyeimbangan portofolio atau perdagangan OTC (over-the-counter).

Aktivitas sebesar ini berpotensi menciptakan volatilitas harga XRP dalam jangka pendek, terutama di tengah kondisi pasar yang sensitif. Analis dan pelaku pasar kini tengah mengawasi ketat pergerakan harga dan aktivitas on-chain dalam 24 hingga 48 jam ke depan untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut.

Baca juga: Harga XRP Hari Ini: Koreksi atau Kesempatan Emas untuk Beli?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com