Cagar Budaya di Bantul Kondisinya Memprihatinkan, Terancam Proyek Jalan Tol



Bantul

Kondisi bangunan Rumah Dinas Stasiun Sedayu yang berstatus cagar budaya sangat memprihatinkan. Bangunan itu tampak tak terurus dan terkesan angker.

Dari pantauan di lokasi, nampak bangunan dengan atap limasan di pinggir jalur kereta api, Gubug, Argosari, Sedayu, Bantul itu dindingnya penuh dengan coretan dan tampak sangat tidak terurus.

Bahkan, bangunan tersebut tertutup tingginya tumbuhan dan semak belukar. Oleh sebab itu, bangunan dengan arsitektur Eropa ini malah terkesan angker dan sangat sepi.


Pecinta Cagar Budaya Jogja, Hanif Kurniawan, mengatakan bahwa kondisi bangunan yang dulunya Rumah Dinas Stasiun Sedayu sudah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2018. Namun, saat ini kondisinya memang memprihatinkan dan terkesan tidak terawat.

“Dan anehnya lagi di sekitar situ sudah ada patok-patok tol. Nah, itu mau dikemanakan, apakah kemudian perhatian dari pemerintah setempat hanya menetapkan tanpa ada tindak lanjut apa mau dirawat,” katanya di Bantul, Senin (12/5).

Pecinta Cagar Budaya Jogja pun khawatir bangunan itu akan terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo.

‘Nah, khawatirnya kita lagi, ketika terjadi pematokan tol, ini besok jadi tumbal. Karena secara riil cagar budaya juga bisa jadi tumbal, nah kalau semuanya diam terus gimana, apakah kita akan kehilangan sejarah kita yang dihilangkan menjadi sejarah tol,” lanjut Hanif.

Selain itu, Hanif menyebut jika tidak ada pelang penanda bahwa bangunan tersebut merupakan cagar budaya. Padahal, seharusnya setelah penetapan harus ada plang di bangunan cagar budaya.

“Jadi plang di bangunan cagar budaya itu seharusnya setelah ditetapkan ada. Minimal, selemah-lemahnya iman ada plang cagar budaya dan tulisan tidak boleh dilakukan perusakan dan sebagainya,” ujarnya.

Dinas Kebudayaan Bantul Buka Suara

Sementara itu, Kepala Seksi Warisan Budaya Benda Dinas Kebudayaan Bantul, Elfi Wachid Nur Rachman menjelaskan, bahwa bangunan Rumah Dinas Stasiun Sedayu memang berstatus cagar budaya. Semua itu mengacu keputusan Bupati Bantul nomor 601 tahun 2018 tentang rumah dinas stasiun Sedayu sebagai bangunan cagar budaya.

“Jadi Rumah Dinas Stasiun Sedayu ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Bupati Bantul sejak tanggal 31 Desember 2018,” ucapnya.

Bangunan Rumah Dinas Stasiun Sedayu menghadap ke arah barat dan atap menggunakan model limasan. Rumah dinas memiliki dua bangunan yang terpisah dan dihubungkan dengan doorloop di sisi timur.

Suasana bangunan rumah dinas stasiun Sedayu yang merupakan cagar budaya di Gubug, Argosari, Sedayu, Bantul, Senin (12/5/2025).Suasana bangunan rumah dinas stasiun Sedayu yang memprihatinkan Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja

Bangunan bagian utara menghadap ke arah barat, arsitektur bergaya Indis. Ciri khas dapat dilihat pada atap bangunan, dinding bangunan dilapisi batu kerikil tempel dan doorloop.

Denah berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 10,1 m x 13,8 m. Denah bangunan doorloop berbentuk persegi panjang dengan ukuran 13,1 m x 2,3 m dan atap bangunan doorloop model kampung.

Sedangkan terkait bangunan tersebut apakah terdampak pembangunan tol Solo-Jogja, Elfi menyatakan tidak. Pasalnya, bangunan tersebut berada di daerah penyangga.

“Posisi aman tidak kena tol karena berada di zona penyangga,” katanya.

Semak belukar dan rumput yang tinggi menutupi bangunan rumah dinas stasiun Sedayu.Semak belukar dan rumput yang tinggi menutupi bangunan rumah dinas stasiun Sedayu. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja

Menyoal belum ada pelang penanda bangunan tersebut merupakan cagar budaya, Elfi mengaku karena pihaknya memprioritaskan pemasangan plang di bangunan cagar budaya yang rentan untuk diubah.

“Belum semuanya kami kasih plang, karena pengajuan anggaran untuk papanisasi disetujuinya juga terbatas. Sementara kami prioritaskan papanisasi di cagar budaya milik pribadi yang sangat rentan untuk dirubah,” ujarnya.

“Dari 213 cagar budaya yang telah ditetapkan, baru sekitar 40 objek yang telah dipasang papanisasi,” lanjut Elfi.

Sedangkan Panewu (Camat) Sedayu, Anton Yulianto, menjelaskan bahwa ada dua Kalurahan yang terdampak pembangunan tol Solo-Jogja. Adapun kedua Kalurahan itu adalah Argomulyo dan Argosari.

“Di Argomulyo itu yang terkena pembangunan tol Pedukuhan Samben, Srontakan dan Panggang. Kalau di Argosari di Pedukuhan Gubug dan Jurug, tapi dari semua itu tidak ada bangunan cagar budaya yang terkena pembangunan tol,” ucapnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

12 Tempat Wisata Dulu Ramai dan Terkenal, Kini Tutup Jadi Kenangan


Jakarta

Seiring waktu, tempat wisata ada yang tutup dan berubah menjadi fasilitas lain sesuai kebutuhan masyarakat. Sayang beberapa di antaranya jadi terbengkalai dan menjadi tempat syuting konten horor.

12 Tempat Wisata yang Dulu Ramai

Berikut beberapa lokasi wisata yang sempat fenomenal dan sejarah singkatnya serta nasibnya kini, dikutip dari arsip berita detikcom dan situs traveling:

1. Kampung Gajah Wonderland


Kampung GajahKampung Gajah (Whisnu Pradana/detikJabar)
  • Buka/tutup: 2009-2018.
  • Alamat: Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

Pada masanya, Kampung Gajah adalah destinasi wisata keluarga yang berdiri di lahan seluas 45-64 hektar. Kampung Gajah menyediakan berbagai atraksi dari hewan besar ini dan wahana permainan.

Saat ini, jejak-jejek kejayaan Kampung Gajah masih bisa ditemui di lokasi tempatnya berdiri. Namun bangunan dan fasilitas yang tersedia tidak terawat menimbulkan kesan angker. Lahan Kampung Gajah dibiarkan begitu saja dipenuhi tanaman liar dan semak belukar.

2. Teater Mobil Ancol

  • Buka/tutup: 1970an-1990an.
  • Alamat: Kompleks Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Indonesia sempat punya drive-in cinema yang memungkinkan pengunjung nonton bioskop dari mobilnya masing-masing. Drive-in cinema ini bahkan menjadi yang pertama di Asia Tenggara, seperti tertulis dalam laporan detik X.

Sayang, stok film yang kebanyakan untuk dewasa dan tindakan tak senonoh pengunjung akhirnya berujung pada penutupan destinasi wisata legenda ini. Sekarang, arena teater mobil menjadi stasiun gandola bagi pengunjung kompleks hiburan Ancol.

3. Snowbay Waterpark TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII (Putu Intan/detikcom)
  • Buka/tutup: 2009-2022.
  • Alamat: Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Sesuai namanya, Snowbay Waterpark menyediakan wahana hiburan berkonsep salju seperti di negara subtropis. Konsep ini dipadukan dengan wahana permaianan air dan kolam renang yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Ketika Pandemi COVID-19 melanda tahun 2020-2022, Snowbay Waterpark terabaikan selama dua tahun hingga berhenti menyediakan alternatif hiburan. Saat ini arena Snowbay berubah menjadi arena parkir terpusat dan fasilitas lain bagi pengunjung TMII.

4. Taman Remaja Surabaya (TRS)

Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR (Esti Widiyana)
  • Buka/tutup: 1971-2018.
  • Alamat: Jl. Kusuma Bangsa Nomor 110, RT 005/RW 04 Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

Dalam sejarahnya seperti ditulis detikJatim, TRS hadir sebagai sarana pemulihan warga yang trauma akibat G30S/PKI. Meski namanya menggunakan kaya remaja, semua penduduk bisa bersenang-senang di tempat hiburan ini.

Seiring waktu, minat mengunjungi arena ini menurun dengan banyaknya alternatif wisata di Surabaya dan sekitarnya. Saat ini TRS menjadi arena konser dengan kapasitas 35-40 ribu penonton.

5. Taman Festival Bali

Taman Festival BaliTaman Festival Bali (dok denpasarkota.go.id)
  • Buka/tutup: 1997-2000an.
  • Alamat: Jl. Padang Galak Nomor 3, Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

Ketika masih beroperasi, destinasi wisata seluas 8,98 hektar ini mengundang rasa kagum pengunjung. Taman Festival Bali berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan wahana megah dan mewah, misal bioskop 3D.

Sayang setelah beroperasi dua tahun, Taman Festival Bali mengalami kebakaran hingga jatuh pailit. Saat ini lokasi Taman Festival Bali dibiarkan hingga menjadi kompleks angker. Sekarang, lokasinya menjadi tempat untuk konten horor dan misteri.

6. Taman Ria Senayan

  • Buka/tutup: 1970an-2010.
  • Alamat: Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, RT 01/RW 03, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Taman Ria Senayan telah melewati empat dekade sebelum dibongkar tahun 2010. Komplek hiburan ini dibongkar tahun 1997 untuk modernisasi wahana permainan. Pada tahun 1999, sempat ada kejadian roller coaster berhenti mendadak akibat aliran listrik terputus. Para pengunjung tertahan di wahana itu selama dua jam sebelum diselamatkan petugas.

Seiring waktu, pengunjung Taman Ria Senayan menurun dengan banyaknya pilihan wisata. Saat ini arena Taman Ria Senayan menjadi Senayan Park (SPARK) yang resmi dibuka pada 2021. Senayan Park adalah pusat perbelanjaan sekaligus hiburan dengan konsep lifestyle.

7. Depok Fantasi Waterpark (Aladin Waterpark)

Depok Fantasi WaterparkDepok Fantasi Waterpark (Depok Fantasi Waterpark)
  • Buka/tutup: 2008-2020.
  • Alamat: Jl. Boulevard Grand Depok City, Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Wahana ini dianggap sebagai pionir tempat hiburan bagi warga Depok dan sekitarnya. Hal ini tak berlebihan, karena wahana di arena permainan air ini tak pernah sepi pengunjung.

Namun masa kejayaan Depok Fantasi Waterpark pudar saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020-2022. Arena permainan ini ditutup dan perlahan berubah menjadi kompleks perumahan. Semua jejak bangunan dan fasilitas arena permainan berubah menjadi cluster Grand Depok City (GDC) serta fasilitas pendukungnya.

8. Taman Wonderia Semarang

Taman Wonderia SemarangTaman Wonderia Semarang (Google Street View)
  • Buka/tutup: 2004-2007.
  • Alamat: Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Destinasi wisata di tengah kota Semarang ini sempat jadi favorit warga yang tinggal di sekitarnya. Berdiri di lahan seluas 9 hektar milik Pemerintah Kota Semarang, pengunjung bisa mengunjungi aneka wahana atraksi dan permainan.

Sayang di tahun 2007, Wonderia ditutup setelah adanya kecelakaan di wahana plane tower. Penutupan dilakukan dalam rangka penyelidikan bencana yang sempat terjadi juga di 2006. Di tahun 2024, lahan ini ditawarkan Pemkot Semarang pada investor dan sempat juga direncanakan menjadi hutan kota.

9. Kafe Tenda Semanggi (KTS)

  • Buka/tutup: 1990an-2000an.
  • Alamat: Kompleks SCBD, Jakarta.

Kafe Tenda Semanggi adalah tempat wisata bergengsi pada masanya dengan aneka kuliner dan hiburan. KTS juga ramai didatangi para selebriti yang juga pemilik kafe tenda di lokasi tersebut.

Setelah 10 tahun, kafe tenda mulai ditinggal pengunjung seiring makin banyaknya pilihan hiburan dan kuliner. KTS akhirnya dibongkar menjadi bar dan resto yang menjadi alternatif hiburan bagi pengunjung.

10. THR Sriwedari Solo

THR SriwedariTHR Sriwedari (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Buka/tutup: 1985-2017.
  • Alamat: Jl. Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Komplek Taman Hiburan Rakyat (THR) adalah destinasi wisata legendaris di Solo selama tiga dekade. THR Sriwedari semula direncanakan pindah tempat, namun urung dilakukan karena ketidaksepakatan harga sewa.

Pemkot Surakarta rencananya hendak menjadikan Lahan THR Sriwedari masjid yang menjadi ikon kota. Namun pembangunan masjid belum selesai karena sengketa kepemilikan lahan dengan ahli waris.

11. THR Lokasari

  • Buka/tutup: 1985-2017.
  • Alamat: Lokasari Square, Jakarta Barat.

Selain wisata hiburan, lokasi yang dulu bernama Prinsen Park ini juga pas disebut destinasi sejarah. Pemprov Jakarta mengambil alih THR Lokasari pada tahun 1985an dan menyediakan aneka pertunjukan seni serta hiburan bagi warga.

Di tahun 1990an THR Lokasari mulai menyediakan hiburan malam dan restoran. Tantangan ekonomi menjadikan THR Lokasari terbengkalai hingga akhirnya tutup pada 2017. Saat ini, jejak taman budaya THR Lokasari resmi menjadi Lokasari Square yang merupakan pusat perbelanjaan.

12. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran Anyar (Instagram @skylodge.indonesia)
  • Buka/tutup: 2017 dan dikabarkan tutup pada 2024.
  • Alamat: Tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat.

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar pernah digadang-gadang menjadi hotel tertinggi di dunia. Pengunjung bisa menikmati fasilitas skylodge setelah naik tebing dengan berbagai sarana yang disiapkan hotel.

Kamar yang tergantung di sisi tebing dibangung dengan dinding tembus pandang, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan sekitar hotel dari ketinggian. Saat ini, pengunjung masih bisa naik Gunung Parang meski tak lagi dapat menikmati sensasi hotel gantung.

Memori dan fenomena di tujuan wisata yang dulu sempat terkenal ini tentu layak untuk terus dikenang. Tentu akan lebih baik jika lahan dan jejaknya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

9 Tempat Wisata Hits di Bogor, Pilihan Tempat Liburan Bareng Keluarga


Jakarta

Bogor tak pernah kekurangan pilihan tempat wisata untuk keluarga dan orang-orang terdekat. Berbagai destinasi wisata bisa ditemukan di sini dengan beragam fasilitas, wahana, dan layanan bagi pengunjung.

9 Pilihan Tempat Wisata Hits di Bogor Bareng Keluarga

Berikut adalah pilihannya dikutip dari arsip berita detik travel dan media sosial tempat wisata terkait.

1. Enchanting Valley

Enchanting Valley PuncakEnchanting Valley Puncak Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom

Tiket masuk

  • Regular dewasa weekday 135 ribu dan weekend 160 ribu.
  • Premium dewasa weekday 195 ribu dan weekend 225 ribu.

Alamat

  • Jalan Raya Puncak KM 77, Cilember, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Destinasi seluas 22 hektar ini menggabungkan wahana permainan, spot foto, kuliner, dan pentas drama musikal. Dengan suhu yang relatif sejuk, Enchanting Valley menyediakan tempat healing yang asri, nyaman, dan rindang.


2. The Nice Playland Gunung Geulis

Tiket masuk

Alamat

  • Jalan kampung, RT 02/RW 02, Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Destinasi wisata ini menggabungkan arena permainan, kebun binatang mini, dan kuliner enak. Area tempat bermain berada di luar ruangan dengan pilihan wahana dan rainbow slide. Pengunjung juga bisa main air di kolam yang menyediakan sarana permainan.

3. Hidden Dragon Hill

Tiket masuk

  • Rp 50 ribu per orang diutamakan bagi yang pesan lebih dulu.

Alamat

  • Jalan Kadaka, Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat healing ini cocok dinikmati bersama keluarga dan orang-orang terdekat sambil makan durian. Selain cuaca yang sejuk dan asri, pengunjung bisa menikmati ikon negeri Cina yang identik dengan naga dan warna merah. Jangan lupa pesan tempat dulu sebelum datang agar bisa menikmati semua layanan.

4. Minimania Puncak Bogor

Mini ManiaMini Mania (Mini Mania/instagram)

Tiket masuk

  • Minimania: Rp 35 ribu
  • Sakura Park: Rp 35 ribu
  • Adventure Land: Rp 35 ribu.

Alamat

  • Jl. Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sesuai taglinenya, Minimania menyediakan aneka miniatur dunia dalam ukuran mini. Pengunjung bisa berfoto depan spot pilihan, dengan kostum favorit. Di sini juga tersedia skyride yang memungkinkan pengunjung melihat pemandangan area wisata dan sekitarnya dari atas.

5. Goa Lalay

Liburan ke Bogor tak lengkap tanpa menjelajahi keindahan wisata alamnya. Namun, pernahkah terpikir untuk mengunjungi bagian timur kota Bogor yang menyimpan surga tersembunyi?Goa Lalay (Amalia Novia Putri)

Tiket masuk

Alamat

  • Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.

Bekas tambang ilegal ini ditata sedemikian rupa hingga menjadi alternatif wisata warga Bogor dan sekitarnya. Selain arena permainan, Goa Lalay menyediakan banyak spot menarik untuk bahan update medsos. Sebagai informasi, lalay dalam bahasa Sunda artinya adalah kelelawar yang pernah menghuni wilayah tersebut.

6. The Ranch Puncak

The Ranch di BogorThe Ranch di Bogor (maureen/d’Tarveler)

Tiket masuk

  • Rp 10.000 = tiket masuk
  • Rp 25.000 = tiket masuk + segelas susu sapi segar
  • Rp 25.000 = tiket masuk + kasih makan kelinci
  • Rp 30.000 = tiket masuk + kasih makan domba
  • Rp 35.000 = tiket masuk + menunggangi kuda poni
  • Rp 40.000 = tiket masuk + menunggangi kuda besar
  • Rp 40.000 = tiket masuk + sepeda listrik (20 menit).

Alamat

  • Jl. Raya Puncak Gadog KM 77, Cisarua, Bogor.

The Ranch Puncak cocok untuk healing dan liburan bareng teman dan keluarga dengan udara segar, sejuk, dan nyaman. Destinasi wisata ini menyediakan kebun binatang mini, aneka wahana permainan, dan tentunya berbagai kuliner lezat.

7. Nicole’s River Park

nicole's river park.Nicole’s River Park (Instagram @nicolesriverpark)

Tiket masuk

  • Weekday Rp 35 ribu
  • Weekend Rp 40 ribu
  • WNA Rp 120 ribu.

Alamat

Jl. Raya Puncak, Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat wisata bertema istana ini menyediakan spot foto menarik, misal replika bunga sakura dan jembatan merah shinkyo. Tentunya pengunjung bisa berwisata sambil mengenakan kimono. Selain berfoto, pengunjung juga bisa memberi makan hewan-hewan lucu di mini zoo dan naik aneka wahana.

8. Melrimba Garden

Sejumlah wisatawan mencoba menaiki wahana balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5/2025).Balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat (Agung Pambudhy)

Tiket masuk

  • Dewasa Rp 20 ribu
  • Anak-anak Rp 15 ribu

Alamat

  • Jalan Raya Puncak Km 87 Tugu Utara, Cisarua, Bogor.

Destinasi wisata ini menyediakan wisata balon udara dengan tarif Rp 850 ribu per orang. Balon udara nantinya mengangkasa selama 15 menit dengan jarak kurang lebih 50 meter dari tanah. Jadwal wisata balon udara adalah pukul 06.00-09.00 WIB dan pukul 15.00-20.00 WIB sesuai cuaca serta arah angin.

9. Kampung Tokyo Bogor

Jauh dari hiruk pikuk keramaian, Desa Malasari menawarkan berbagai keindahan. Inilah salah satu destinasi wisata tersembunyi di Bogor.Rumah penduduk di Kampung Tokyo berlokasi di Desa Malasari, Bogor (Andhika Prasetia)

Tiket masuk

Alamat

  • Desa Malasari, Kecamata Nanggung, Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH).

Kampung Tokyo sebetulnya adalah sebutan bagi Desa Malasari karena rumah penduduknya yang seperti perkampungan Jepang zaman dulu. Malasari dikelilingi perkebunan teh Nirmala yang punya hawa sejuk, asri, dan sangat nyaman.

Buat detikers yang mau berkunjug ke tempat wisata hits di Bogor, jangan lupa update informasi di medsos atau situs wisata terkait. Info terkini memungkinkan pengunjung tahu ketersediaan layanan, harga tiket, program promo, dan rute terbaik.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Fakta Danau Gunung Tujuh di Jambi, Kaldera Berair Jernih dan Tenang


Jakarta

Danau Gunung tujuh adalah salah satu spot pesona pendakian di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Sebagai sebuah kaldera, Danau Gunung Tujuh seolah potongan surga yang tertinggal di Jambi.

Fakta Unik Danau Gunung Tujuh

Berikut fakta unik danau kaldera yang bikin detikers penasaran hingga mengunjungi jejak geologis di kaki Gunung Kerinci ini

1. Salah satu kaldera tertinggi di Asia Tenggara

Danau Gunung Tujuh berada di ketinggian 1.996 mdpl dengan luas sekitar 960 ha. Dikutip dari tulisan berjudul Daya Dukung Ekowisata Jalur Pendakian Danau Gunung Tujuh Taman Nasional Kerinci Seblat oleh Lil Sindi Tiola dari jurusan kehutanan fakultas pertanian Universitas Jambi, lokasi tersebut menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai salah satu kaldera tertinggi di Asia Tenggara.


2. Terbentuk dari letusan gunung berapi

Danau Gunung Tujuh adalah sebuah kaldera, yang artinya terbentuk dari letusan gunung berapi di masa lampau. Jejak erupsi Gunung Tujuh tersebut kini menarik perhatian para pendaki untuk melihat langsung danau dengan panjang 4,5 km dan lebar 3 km ini.

3. Dikelilingi 7 gunung

aAnau Gunung Tujuh dikelilingi Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl), Hulu Sangir (2.330 mdpl), Madura Besi (2.418 mdpl), Lumut (2.350 mdpl), Selasih (2.230 mdpl), Jar Panggang (2.469 mdpl), dan Gunung Tujuh (2.735 mdpl). Danau Gunung Tujuh tepatnya berlokasi di Desa Palompek di bawah pengelolaan TNKS.

4. Berair jernih dan tenang

Danau Gunung Tujuh adalah kaldera luas yang sangat indah, dengan air jernih dan latar belakang perbukitan hijau. Dalam arsip berita detiksumbagsel disebutkan, para pendaki tidak segan berkemah di pinggiran danau demi melihat pemandangan indah ini dan mengabadikannya.

5. Bikin penat hilang

Meski terasa lelah, mendaki Danau Gunung Tujuh dijamin tidak menimbulkan sesal. Pemandangan yang indah terutama di pagi hari saat embun dan kabut belum turun, bikin penat seperti hilang begitu saja. Suasana yang tenang sangat cocok untuk pendaki yang merasa lelah dengan kesibukan khas perkotaan.

6. Trek basah, licin, dan menantang

Perjalanan menuju Danau Gunung Tujuh membutuhkan waktu 2-3 jam dengan trek terasa basah dan licin. Perjalanan ini melewati tiga pos dengan jalur terus menanjak penuh akar tanaman. Sepanjang jalan pendaki ditemani pemandangan alam memukau dan suara hewan penghuni hutan.

Di pos ketiga, pendaki harus turun sekitar 500 meter menuju tepi danau. Pendaki wajib berhati-hati karena jalur ini curam dan licin. Ketika tiba di tepi danau, pengunjung langsung disambut pemandangan indah Danau Gunung Tujuh.

7. Banyak sampah

Seiring dengan banyaknya kunjungan ke Danau Gunung Tujuh, sampah menjadi masalah serius yang harus segera diatasi. Tidak semua pendaki punya kesadaran untuk menjaga lingkungan tetap lestari, salah satunya tidak buang sampah sembarangan. Sampah bisa dibawa turun, lalu dibuang pada tempatnya.

Bagi detikers yang ingin mengunjungi Danau Gunung Tujuh, jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Jangan sampai keindahan Danau Gunung Tujuh tertutup tumpukan sampah.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Alun-Alun Barat Depok, Kebanggaan Warga Sawangan, Cocok buat Berakhir Pekan



Depok

Depok mempunyai dua alun-alun, ada yang di bagian timur dan barat. Alun-alun Barat (Albar) menyuguhkan pesona tersendiri sebagai tempat kumpul warga.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) berada di Sawangan lama, Depok masuk lewat perumahan Shila Sawangan. Albar terasa berbeda dari Altim, yang berada di Grand Depok City, terutama kontur dan luasnya.

Dibangun pada 2024, Albar memiliki luas 2,1 hektar. Lebih kecil dari Altim, tapi tampak lebih mencolok dengan Jembatan Juara di atas Setu Tujuh Muara.


Jembatan sepanjang 168 meter itu menghubungkan kelurahan Sawangan dan Bojongsari. Dibuat dengan menggunakan sling, jadilah jembatan gantung khusus orang.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Hutan Raya (Tahura) Kota Depok Lintang Yuniar Pratiwi mengatakan jembatan itu aman dengan kapasitas 40-60 orang dalam satu waktu.

“Motor nggak boleh lewat, sepeda juga. Hanya orang saja, karena ada CCTV, pos pantau dan keamanan,” katanya pada Kamis (14/5).

Pengunjung atau warga yang ingin menyeberang tidak diperbolehkan untuk berhenti terlalu lama di tengah jembatan. Jalur jembatan pun dibuat khusus untuk dua arah, agar tidak ada kendaraan atau orang berkumpul di sepanjang area.

“Jembatan kita fasilitasi penangkal petir, tapi kalau mulai mendung dengan potensi petir, akan kita tutup,” kata dia.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Bukan cuma kendaraan bermotor, drone pun dilarang terbang tanpa izin.

Selain jembatan gantung, Albar juga memiliki gedung serbaguna. Gedung berkapasitas 700-1.000 orang itu disewakan. Sejauh ini, mayoritas penyewa menggunakan gedung serbaguna itu untuk kegiatan sekolah atau hajatan.

Dengan luas hanya setengah dari Altim, Albar didesain untuk terlihat lebih luas. Joging trek dipasang mengelilingi taman dengan variasi kolam dan sungai.

Taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) berada di tengah. Perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan menjadi favorit anak-anak. Devan yang berusia dua tahun memilih perosotan sebagai kesukaannya.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) 9Rifkianto Nugroho/detikcom)

“Iya tadi dia main perosotan,” kata salah satu ibu yang berkunjung pada Jumat (16/5).

Saat pagi hari memang didominasi oleh keluarga yang membawa anak. Mereka bisa jogging, selagi anak bermain tanpa perlu khawatir.

Salman, bayi yang berusia satu setengah tahun, juga ikut merasakan senangnya bermain di Albar. Bocah laki-laki itu berlarian di sepanjang jembatan tanpa alas kaki. Ia tampak senang, sesekali jongkok untuk melihat ke bawah air.

“Sering saya bawa ke sini. Dia bisa bermain sambil berjemur kalau pagi-pagi,” kata ayah Salman.

Hal lain yang menambah keestetikan Albar adalah kios khusus UMKM. Lintang berkata bahwa bangunan terdiri dari 12 unit yang diperuntukkan bagi 11 kecamatan dengan luas 3×3. Sayang, kios UMKM hanya buka di akhir pekan saja.

Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar)Taman Alun-Alun Dan Hutan Kota Depok (Albar) (Rifkianto Nugroho/detikcom)

“Untuk Kecamatan dua unit, karena lokasinya di Sawangan,” kata dia.

Menurut Joni, seorang juru parkir Albar, alun-alun tersebut paling ramai dikunjungi saat akhir pekan. Warga sekitar datang pagi-pagi untuk olahraga. Minggu biasanya menjadi hari yang paling ramai pengunjung.

“Di parkiran sini dibikin tiga layer, bisa sampai 300 motor,” kata dia.

Di hari libur, parkir kerap overload, sementara pengunjung antre untuk masuk. Pengelola menyediakan parkir di sisi utara, parkir di bawah gedung serbaguna atau kantong parkir lainnya.

“Kalau ada event kita koordinasi dengan petugas linmas dari kecamatan Bojongsari,” kata dia.

Albar memang sengaja untuk memfasilitasi masyarakat Depok di bagian barat, sehingga pergerakan masyarakat tak melulu terpusat di Margonda. Masyarakat kini bisa menggunakan fasilitas berupa body gym, area akupuntur dan joging trek untuk berolahraga. Kawasan pohon jati di area jembatan gantung membuat suasana alun-alun semakin teduh.

Alun-alun ini buka mulai pukul 06.00-18.00 WIB dan gratis.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Sukabumi



Sukabumi

Di selatan Kabupaten Sukabumi, jauh dari jalan utama dan keramaian wisata populer, Pantai Minajaya terhampar tenang. Pasir hitamnya memanjang, bersentuhan langsung dengan laut lepas yang tak dibatasi beton atau pemecah ombak.

Suasana di sini terasa seperti ruang jeda tak terlalu banyak pengunjung, tak banyak bangunan, hanya suara air dan angin.

“Tempatnya bersih dan sepi. Tidak banyak hal yang dibuat-buat. Saya malah senang enggak ada warung-warung besar di tepi pantai,” kata Dira, warga Bandung.


Dira berjalan menyusuri pasir yang sedikit lembap. Sesekali ia melihat karang-karang kecil dan jejak kaki burung. Ia memilih duduk di bawah pohon cemara laut, membentangkan tikar kecil, dan membuka bekal yang dibawanya dari penginapan. Tak ada musik, tak ada jaringan internet yang stabil dan itu justru membuatnya betah.

Beberapa ratus meter dari tempat Dira duduk, Arman (34) seorang mahasiswa semester akhir dari salah satu universitas di Bogor terlihat sibuk menyiapkan kamera DSLR di atas tripod. Ia sudah lima kali datang ke Minajaya sejak 2022 dan hampir semuanya untuk memotret lanskap pantai.

“Pantai ini punya karakter yang kuat. Langitnya terbuka, garis pantainya panjang, dan kadang bisa lihat perahu nelayan masuk di ujung timur. Kalau sore, pantulan cahaya di pasir basah itu luar biasa,” ujar Arman.

Tak hanya untuk fotografer, Minajaya juga cocok bagi wisatawan yang butuh suasana tenang. Ombaknya sedang, tidak terlalu keras, dan pasirnya padat cukup nyaman untuk berjalan kaki.

Pantai Minajaya, Sukabumi.Pantai Minajaya, Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

Beberapa titik menawarkan latar menarik untuk berfoto, mulai dari susunan batu karang hingga pohon tunggal yang berdiri sendiri di tepi pantai.

Saat ini, Pantai Minajaya sudah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti area parkir, toilet umum, dan beberapa gazebo yang dikelola oleh warga. Akses jalannya pun semakin baik.

Untuk yang ingin berkunjung ke lokasi ini, waktu terbaik adalah pagi dan sore hari. Sinar matahari tidak terlalu terik dan pantulan cahaya di air terlihat lebih dramatis.

Disarankan membawa bekal makanan, alas duduk, serta kantong sampah pribadi. Jaringan internet terbatas, namun justru itulah daya tarik tempat ini pengunjung bisa benar-benar lepas dari layar telepon seluler.

Artikel ini sudah tayang di detikJabar, baca selengkapnya di sini.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Kebun Raya Kuningan, Permata Hijau di Jantung Rebana Metropolitan



Kuningan

Salah satu destinasi wisata yang akan dikembangkan di kawasan Rebana Metropolitan adalah Kebun Raya Kuningan. Dengan luas mencapai 154 hektar, Kebun Raya Kuningan memiliki banyak fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung.

Tidak jauh dari gerbang pintu masuk, terlihat gazebo yang lokasinya di tengah rindangnya pepohonan. Tidak jauh dari gazebo juga terlihat sebuah danau yang diberi nama Danau Cibutu. Danaunya cukup luas dengan kondisi air danau yang bersih, hampir tidak ada sampah plastik yang terlihat.

Di sekitar danau terdapat bebatuan yang bisa digunakan untuk tempat duduk sambil memandangi air danau yang indah dan tenang. Selain Danau Cibutu, Kebun Raya Kuningan juga memiliki danau lain, yakni Danau Lurah yang lokasinya di bagian atas Kebun Raya.


Naik lagi ke atas, terdapat patung banteng dan lapangan dengan rumput berwarna hijau yang cukup luas. Di bagian ujung lapangan terdapat kolam ikan dan menara teropong yang bisa digunakan pengunjung untuk melihat pemandangan seluruh area Kebun Raya Kuningan.

Selain patung banteng, ada juga patung kuda yang lokasinya di dekat air mancur Kebun Raya Kuningan. Terdapat juga rumah anggrek, laboratorium, kantin, aula, dan juga toilet. Untuk lahan parkirnya sendiri cukup luas, yakni ada sekitar tiga lahan parkir yang tersebar di Kebun Raya Kuningan. Bagi yang ingin menginap, tersedia juga penginapan sebanyak 10 unit dan juga area untuk berkemah.

Bagi yang berminat untuk menikmati suasana asri dari Kebun Raya Kuningan, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuknya sebesar Rp 10.000 dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Untuk waktu operasionalnya, dimulai dari pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB. Kebun Raya Kuningan berlokasi di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

—-

Artikel ini sudah tayang di detikJabar. Baca selengkapnya di sini.

(sud/ddn)



Sumber : travel.detik.com

9 Kafe dan Resto Ramah Keluarga dengan Playground di Tangsel


Tangerang Selatan

Tangerang Selatan (Tangsel) adalah wilayah yang biasa jadi pilihan tempat tinggal keluarga baru. Tak heran jika destinasi wisata kafe dan resto dengan playground kerap dipilih warga Tangsel.

Layanan kafe dan resto dengan Tangsel memungkinkan anak serta orang tuanya sama-sama bisa menikmati liburan, tanpa harus repot. Berikut pilihannya

9 Kafe dan Resto dengan Playground di Tangsel

Dikutip dari media sosial dan situs kafe serta resto terkait, beberapa pilihan tempat makan dengan arena bermain anak adalah


1. Wuffyspace Raya

Jam buka

  • Setiap hari pukul 07.00-21.00.

Lokasi

  • Jl Aria Putra Nomor 10, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Di sini, anak bisa menikmati berbagai aktivitas dan wahana permainan sesuai masa tumbuh kembangnya. Orang tua tentunya tak perlu khawatir karena anak didampingi para profesional. Kafe ini berstatus tutup sementara pada Senin (19/5/2025) dikutip dari google review. Bagi yang berminat ke sini, jangan lupa update info untuk memastika ketersediaan layanan dan pesan tempat.

2. RM Saung Kecapi

Jam buka

  • Setiap hari pukul 10.00-19.00

Lokasi

  • Jl H Joan 2 Nomor 2, Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Di destinasi kuliner ini, anak dan orang tua bisa sama-sama menikmati waktu liburan. Selain playground, ada juga kolam dan aneka tumbuhan yang bisa menjadi sarana bermain serta memperluas pengetahuan anak. Sebelum ke sini, jangan lupa pesan tempat dan menu lebih dulu sehingga tak perlu menunggu lama.

3. Spicey Garden Cafe & Resto

Jam buka

  • Senin-Jumat: 15.00-23.00.
  • Sabtu-Minggu: 15.00-23.30.

Lokasi

  • Jl Pondok Cabe Raya, RT 001/RW 012, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan.

Selain playground, tempat makan ini menyediakan taman kelinci yang bisa jadi wisata pilihan anak dan keluarga. Dalam situsnya, di sini juga ada movie night program yang tentunya bisa jadi altenatif hiburan. Sebelum berkunjung, jangan lupa update ketersediaan layanan dan fasilitas pilihan.

4. Omah Badok

Jam buka

  • Senin-Jumat: 10.00-21.00.
  • Sabtu, Minggu, hari libur: 08.00-21.00.

Lokasi

  • Jl Pengairan Nomor 71, Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Resto Omah Badok menjadi pilihan selanjutnya tempat makan dengan playground. Arena permainan memungkinkan orang tua dan anak sama-sama menikmati waktu liburan. Suasana resto yang teduh dan rindang memungkinkan keluarga juga bisa healing di sini. Seperti resto lain, lebih pesan tempat dan menu dulu sebelum berkunjung.

5. Vulture’s Nest Restaurant

Jam buka

Lokasi

  • Jl Bintaro Creative District Nomor 15, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Resto ini menyediakan nuansa semi outdoor yang dijamin tidak bikin pengunjungnya bosan. Anak-anak bisa makan sambil main bersama orang tua di arena bermain sepuasnya. Pengunjung tentunya tak perlu khawatir kepanasan, karena suasana resto cenderung teduh karena banyak pohon rindang.

6. DIDESA Selera Nusantara

Jam buka

  • Setiap hari pukul 08.00-22.00.

Lokasi

  • Jl Pondok Kacang Nomor 14A, RT 001/RW 004, Pondok Kacang Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Tempat makan ini tidak hanya menyediakan playground, tapi juga menu yang cocok untuk anak. Sehingga, orang tua tak perlu repot memilih hidangan untuk anak dan bisa menikmati kuliner favoritnya. Hasilnya, anak dan orang tua bisa sama-sama makan enak dan menikmati liburan.

7. Hey Beach!

Jam buka

  • Senin-Jumat: 11.00-22.00.
  • Sabtu dan Minggu: 11.00-23.00.

Lokasi

  • Jl Scientia Boulevard Gading, Gading Serpong, Serpong, Tangerang.

Nuansa pantai dan semua ornamen yang identik langsung dirasakan saat masuk ke tempat makan ini. Pengunjung bahkan bisa merasakan halusnya menginjak pasir putih serasa di pinggir pantai. Selain ada playground, resto dan kafe ini juga menyediakan pilihan menu yang pas untuk anak. Sebelum berkunjung, jangan lupa pesan tempat dan menu lebih dulu ya.

8. The Nice Garden Serpong

Jam buka

  • Weekdays: 09.00-17.45.
  • Weekend: 08.00-21.00.

Lokasi

  • Jl Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Arena permainan menerapkan tiket masuk Rp 20 ribu dan pendamping Rp 15 ribu, selanjutnya anak serta orang tua bisa bebas menikmati wahana permainan tanpa perlu membayar lagi. Setelah puas bermain, pengunjung bisa makan menu pilihan di resto dengan harga yang sudah tertera.

9. Playdo

Jam buka

Lokasi

  • Jl Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Wahana permainan sekaligus kafe dan resto ini cocok menjadi destinasi liburan keluarga. Tidak hanya anak-anak bisa bermain, orang tua juga bisa menikmati berbagai hidangan di kafe. Sebelum bermain, pastikan pengunjung telah membayar harga tiket masuk yang telah ditetapkan.

Berbagai kafe dan resto dengan playground adalah pilihan tepat liburan bagi anak bersama keluarganya. Sebelum berkunjung, pastikan telah update informasi untuk memastikan ketersediaan layanan dan tiket masuk.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Saat Mitos Santet Kalah dengan Perburuan Gigi Megalodon di Gua Sukabumi



Sukabumi

Di Sukabumi, ada satu gua yang lekat dengan mitos santet. Namun semua itu lenyap ketika muncul fenomena perburuan gigi Megalodon. Bagaimana ceritanya?

Demam perburuan fosil gigi Hiu Megalodon sempat melanda kawasan Pajampangan, Kabupaten Sukabumi pada tahun 2021 silam, terutama di wilayah Kecamatan Surade.

Kala itu, fosil-fosil gigi hiu itu dihargai cukup tinggi oleh para kolektor. Hal ini pula yang kemudian menghilangkan mitos di Gua Kolotok, saksi bisu kisah kelam santet di Pajampangan.


Gua ini berada di Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Sukanumi. Disebut Kolotok, karena mulut gua itu dahulunya disebut mirip kalung kerbau.

Gua itu memiliki lebar mulut sekitar 1,5 meter dan panjang sekitar 4 meter. Ssmakin dalam, ruangan di dalam gua itu semakin lebar dan luas.

Kedalamannya yang mencapai 30 meter hingga 40 meter menjadikan gua ini tempat yang hampir mustahil untuk keluar bagi siapa pun yang dibuang ke sana.

Gua Kolotok di Sukabumi.Gua Kolotok di Sukabumi Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

Penambangan fosil gigi hiu megalodon, yang dikenal dengan nama lokal huntu gelap, telah menyebabkan kerusakan parah pada gua Kolotok. Warga setempat menganggap fosil gigi hiu sebagai barang berharga.

Namun tanpa disadari, aktivitas ini juga menghancurkan salah satu tempat bersejarah yang terkait dengan masa lalu gelap masyarakat Pajampangan.

Menurut Apay Suyatman, Kades Jagamukti, penambangan fosil gigi hiu ini pertama kali dimulai di Desa Gunung Sungging, yang berbatasan dengan Jagamukti.

Desa Gunung Sungging dulu merupakan satu desa yang kemudian dibagi menjadi dua, dan kini penambangan liar terus berlangsung meskipun sudah sering diadakan razia oleh aparat kepolisian.

“Penambangan fosil gigi hiu megalodon ini memang sudah berlangsung lama. Warga yang terlibat merasa bingung karena mereka sudah sangat bergantung pada hasil temuan ini. Beberapa waktu lalu, aparat bahkan melakukan razia dan menangkap para pelaku, namun penambangan tetap berjalan,” tambah Suyatman.

Keberadaan Gua Kolotok yang kini rusak dan tidak terawat adalah simbol dari bagaimana kepercayaan terhadap santet dan teluh masih memengaruhi masyarakat Pajampangan.

Meskipun banyak yang mulai meragukan kebenaran tentang santet, cerita dan kepercayaan terhadap ilmu hitam ini tetap hidup di kalangan warga.

Suyatman menyadari bahwa kepercayaan terhadap santet di Pajampangan tak mudah hilang begitu saja, tetapi ia tetap berusaha memperkenalkan pemahaman yang lebih rasional dan bijaksana kepada masyarakat.

“Kami ingin cerita tentang Gua Kolotok yang penuh mistis ini bisa berubah menjadi tempat wisata budaya yang mengedepankan sejarah dan kearifan lokal. Namun, itu semua harus dimulai dengan mengubah stigma buruk tentang teluh yang sudah sangat melekat di masyarakat,” ujar Suyatman, menutup percakapan panjang tentang bagaimana Gua Kolotok dan santet masih menjadi bagian dari masa lalu yang sulit untuk dilupakan.

Jejak Perburuan Gigi Megalodon

Jejak perburuan Huntu Gelap di kawasan itu terlihat dari adanya lubang-lubang galian di sekitar lokasi Gua Kolotok. Lubang itu menggunakan Pasangan, sejenis penahan kayu yang dipasang mengikuti alur gua agar tidak terkena longsor.

Bagi banyak tokoh dan warga Pajampangan, upaya untuk melawan stigma negatif tentang teluh dan santet menjadi perjuangan panjang yang penuh tantangan.

Seiring dengan zaman yang terus berubah, kepercayaan terhadap ilmu hitam ini mulai dipertanyakan. Namun, stigma tersebut masih menghantui wilayah ini, menjadikan Pajampangan sering diidentikkan dengan santet.

Seperti yang dijelaskan oleh Kyai Asep Mustofa, Ketua MUI Kecamatan Surade, pandangan terhadap teluh dan santet seringkali berakar dari kesalahpahaman dan niat buruk antar individu.

“Teluh ini identik dengan sebutan santet. Secara umum, teluh itu dikenal dengan santet, tapi yang ramai dibicarakan di luar itu adalah teluh dan sebagainya. Ketika ditelusuri lebih dalam, siapa ahli teluh, siapa yang dianggap tukang teluh, itu sangat sulit untuk dibuktikan,” katanya.

Kyai yang dikenal dengan sebutan Asmu Bentang ini menekankan bahwa, menurut ajaran Islam, praktik santet jelas haram, namun yang lebih penting adalah niat di baliknya.

“Ada praktik mencelakakan orang lain, menabur sesuatu dengan tujuan tidak baik itu ada. Tapi untuk kita mengidentifikasi siapa yang melakukannya, itu sangat berat. Kita harus hati-hati agar tidak terjebak fitnah,” ujar Kyai Asep.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Masjid Unik di Mojokerto, Bentuk Kapal Pesiar di Hutan Rimbun


Mojokerto

Di Mojokerto, Jawa Timur, ada sebuah masjid unik berbentuk kapal pesiar yang berdiri di hutan rimbun. Bangunan bernama Masjid Ar-Rahman ini adalah milik Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Vila Durian Doa Yatim Sejahtera.

Dikutip dari situs NU Online Mojokerto, masjid ini tak hanya tempat ibadah. Masjid juga digunakan sebagai tempat tinggal anak yatim dan duafa, lengkap dengan fasilitas penunjang kegiatan sehari-hari.

Masjid Ar-Rahman berdiri seluas 45 x 25 meter persegi dengan lima lantai. Peruntukannya adalah sebagai berikut:


  • Lantai 1: Asrama putri dan balita
  • Lantai 2: Tempat ibadah
  • Lantai 3: Aula
  • Lantai 4 dan 5: Tamu.

Menurut Ketua Vila Durian Doa Yatim Sejahtera Muhammad Mukhidin, Masjid Ar-Rahman dibangun pada tahun 2016-2021. Pembangunan selama lima tahun ini, menghabiskan dana kurang lebih Rp 2,5 miliar. Tahapannya meliputi perbaikan, penataan masjid, dan interior dalam bangunan.

Interior Unik Masjid Kapal Pesiar

Tema kapal pesiar ternyata tidak hanya menjadi tampilan luar Masjid Ar-Rahman. Penataan interior masih mempertahankan ciri khas sebuah kapal pesiar, yang bisa dilihat di tempat imam salat dan mimbar khatib.

Spot bagi imam dan khatib menggunakan hiasan setir kapal asli, penunjuk arah (kompas) besar dan kecil, monitor kemudi, jangkar dengan dereknya, serta lukisan laut pada dinding.

Tampilan ini benar-benar menyiratkan sebuah ruang kapal kemudi. Masjid ini juga punya banyak jendela di sisi kanan dan kiri, yang membuat ruang selalu terang. Di lantai lain, penataan mengikuti keperluan pengelolaan masjid.

masjid kapal pesiar mojokertoInterior masjid kapal pesiar Mojokerto (Enggran Eko Budianto)

Filosofi Masjid Unik Kapal Pesiar

Pemilihan bentuk kapal pesiar masjid yang terletak di Dusun Belor, Desa Kembangbelor, Pacet ini ternyata punya pertimbangan mendalam. Kapal diibaratkan bahtera penyelamat berbagai masalah sosial.

Masjid Ar-Rahman tak hanya mengelola anak yatim dan duafa, tapi juga korban pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. Masjid Ar-Rahman yang unik berbentuk kapal pesiar diharapkan bisa membantu masyarakat lepas dari penyakit sosial, serta mengelola para korbannya.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com