All posts by 17

Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik 1%, Bitcoin Menguat ke $90.000

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menunjukkan penguatan dengan bertahan di area psikologis $90.000, sebagaimana dicatat oleh Tokocrypto pada Kamis (22/1).

Berdasarkan data perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level $90.049,92 per BTC, mencatatkan kenaikan +1,08% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan upaya pasar untuk membangun momentum positif setelah tekanan koreksi yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, Bitcoin saat ini membukukan kapitalisasi pasar sekitar $1,799 triliun, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai kripto nomor satu secara global.

Penguatan harga ini juga didukung oleh volume perdagangan 24 jam sebesar $53,74 miliar, yang menandakan minat transaksi masih relatif tinggi di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi ke $89.474, Pasar Waspada

Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

Pergerakan harga Bitcoin (BTCUSDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTCUSDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam rentang perdagangan harian, Bitcoin bergerak cukup volatil dengan mencatatkan harga terendah $87.231,57 dan level tertinggi $90.430,41.

Dalam 24 jam terakhir, harga BTC sebenarnya sempat menembus level $90.400 sebelum mengalami koreksi tipis.

Meski demikian, harga masih mampu bertahan di atas area $90.000, yang kini menjadi level psikologis penting bagi pelaku pasar.

Secara jangka sangat pendek, tekanan jual masih terlihat, tercermin dari penurunan tipis -0,02% dalam satu jam terakhir.

Namun secara keseluruhan, struktur harga harian masih menunjukkan kecenderungan stabil.

Kinerja Harga Bitcoin Berdasarkan Periode Waktu

Jika dilihat dari performa historis, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan dinamika yang kontras antara jangka pendek dan menengah:

  • Hari ini: naik $961,47 (+1,08%)
  • 30 hari terakhir: naik $2.045,25 (+2,32%)
  • 60 hari terakhir: naik $4.004,39 (+4,66%)
  • 90 hari terakhir: turun $20.469,54 (-18,53%)

Data tersebut mengindikasikan bahwa meskipun Bitcoin masih mengalami koreksi cukup dalam dalam periode tiga bulan terakhir, tren 1–2 bulan terakhir mulai mengarah pada fase pemulihan bertahap.

Investor jangka menengah terlihat mulai kembali masuk, meskipun masih dengan pendekatan yang hati-hati.

Tekanan Mingguan Masih Terasa

Dalam skala mingguan, Bitcoin masih mencatatkan penurunan -6,42% dalam tujuh hari terakhir.

Koreksi ini menunjukkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya hilang, terutama dari investor jangka pendek yang memanfaatkan reli harga untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking).

Namun, selama BTC mampu bertahan di atas area support kuat di bawah $88.000, peluang konsolidasi dan penguatan lanjutan masih terbuka.

Kondisi Pasokan dan Fundamental Bitcoin

Dari sisi fundamental, Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar sebesar 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,14% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

Kelangkaan suplai ini tetap menjadi salah satu faktor utama yang menopang nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Market Cap) tercatat sebesar $1,890,57 triliun, mencerminkan valuasi Bitcoin apabila seluruh suplai maksimum telah beredar di pasar.

Bitcoin juga masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level $126.198,07.

Jarak yang lebar ini membuka ruang spekulasi bahwa potensi kenaikan jangka panjang masih tersedia, selama sentimen makro dan adopsi institusional tetap mendukung.

Baca Juga: Drama Tarif Trump Berlanjut, Bitcoin Kehilangan Level Kunci $90.000

Analisis dan Prospek Pergerakan BTC

Kenaikan harga BTC hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berupaya mempertahankan struktur bullish jangka pendek.

Area $90.000–$90.500 kini menjadi zona krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan stabil di atas resistance tersebut dengan dukungan volume yang kuat, peluang penguatan menuju level yang lebih tinggi akan terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan area ini berpotensi memicu koreksi lanjutan menuju support di kisaran $88.000.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor dan trader disarankan untuk tetap mencermati pergerakan volume, reaksi harga di area resistance, serta faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi global dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network (PI) Turun 0,4%, Terseret Sinyal Teknis Bearish

Harga Pi Network (PI) hari ini kembali berada di bawah tekanan setelah mencatatkan penurunan sekitar 0,6% dalam 24 jam terakhir, memperpanjang koreksi mingguan hingga sekitar 12%.

Pelemahan ini menegaskan bahwa PI masih menghadapi tantangan struktural yang cukup berat di tengah minimnya sentimen positif dari pasar.

Seperti dilaporkan Coinmarketcap pada Kamis (22/1), sejumlah faktor utama dinilai menjadi penyebab utama tekanan harga PI, mulai dari token unlock harian yang agresif, tingginya pasokan PI di bursa, hingga indikator teknikal yang masih menunjukkan tren bearish.

Baca Juga: Krisis Kepercayaan, Harga Pi Network (PI) Anjlok 4,91% dalam 24 Jam

Tekanan Token Unlock Harian Membebani Harga PI

Salah satu faktor paling dominan yang memengaruhi pergerakan harga Pi Network adalah token unlock harian.

Saat ini, sekitar 4,6 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan total 55,8 juta PI dijadwalkan terbuka hingga akhir Januari.

Penambahan pasokan yang konsisten ini menciptakan tekanan jual struktural, terutama karena permintaan pasar belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Dari total suplai maksimum Pi Network sebesar 100 miliar PI, baru sekitar 8,4 miliar PI yang beredar, sehingga potensi inflasi suplai masih sangat besar.

Bagi investor, kondisi ini membuat banyak pembeli memilih bersikap menunggu, dengan ekspektasi bahwa harga dapat turun lebih dalam seiring bertambahnya suplai di pasar.

Cadangan PI di Bursa Isyaratkan Kesiapan Jual Tinggi

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Tekanan juga datang dari sisi cadangan token di bursa kripto. Saat ini, sekitar 419 juta PI, atau hampir 5% dari total suplai beredar, tersimpan di berbagai exchange utama.

Jumlah ini mencerminkan kesiapan jual yang tinggi dari para holder, karena token yang berada di bursa umumnya lebih mudah dilepas ke pasar.

Dengan volume perdagangan harian PI yang relatif kecil, sekitar $28 juta, bahkan aksi jual dalam jumlah moderat dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga.

Meskipun sempat terjadi penarikan sekitar 4 juta PI dalam 24 jam, pergerakan tersebut hanya memberikan dukungan sementara dan belum cukup kuat untuk membalikkan tren penurunan secara keseluruhan.

Sinyal Teknikal PI Masih Didominasi Bearish

Dari sisi analisis teknikal, Pi Network juga belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang meyakinkan.

Harga PI telah menembus ke bawah level support penting di $0,20, yang kini beralih fungsi menjadi resistance.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran 20,62, menandakan kondisi oversold. Namun, belum terlihat adanya sinyal pembalikan arah yang kuat.

Sementara itu, MACD masih mengonfirmasi momentum bearish, mengindikasikan tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Kondisi pasar kripto secara umum juga belum mendukung. Indeks Fear & Greed berada di level 34 (Fear), mencerminkan sikap risk-off investor.

Selain itu, korelasi harga PI terhadap Bitcoin dalam 90 hari terakhir tergolong lemah, membuat PI lebih rentan terhadap risiko spesifik proyek dibandingkan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 2,29%, Apakah Ini Awal Pembalikan Tren?

Outlook: Menunggu Katalis untuk Pemulihan

Secara keseluruhan, penurunan harga Pi Network saat ini mencerminkan ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan, diperparah oleh lemahnya struktur teknikal dan sikap pasar yang masih skeptis.

Meskipun kondisi oversold membuka peluang terjadinya pantulan jangka pendek, pemulihan yang berkelanjutan dinilai sulit tercapai tanpa adanya katalis fundamental, seperti:

  • Penurunan signifikan token PI yang berada di bursa
  • Perlambatan laju token unlock
  • Atau peningkatan utilitas nyata dalam ekosistem Pi Network

Dalam jangka pendek, perhatian pasar tertuju pada level $0,20.

Apabila PI gagal merebut kembali area tersebut, risiko penurunan lanjutan menuju level terendah sepanjang masa di sekitar $0,17 masih terbuka.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga GUNZ (GUN) Hari Ini Melejit 32%, Volume Lampaui Market Cap

Harga GUNZ (GUN) hari ini mencatat lonjakan tajam dengan kenaikan lebih dari 32% dalam 24 jam terakhir, seperti yang terlihat di Tokocrypto pada Kamis (22/1).

Berdasarkan data pasar terbaru, GUN diperdagangkan di level $0,033506 per GUN, mencerminkan minat beli yang sangat kuat dari pelaku pasar kripto.

Lonjakan harga ini turut diiringi oleh peningkatan aktivitas transaksi, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $61,60 juta, angka yang bahkan melampaui kapitalisasi pasar GUNZ yang berada di kisaran $49,16 juta.

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya volatilitas tinggi serta arus spekulatif yang signifikan.

Baca Juga: Melejit 39% Dalam Sehari, Harga GUNZ Tembus $0,021

Pergerakan Harga GUNZ dalam 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, GUNZ bergerak agresif dengan rentang harga terendah $0,025402 dan tertinggi $0,034711.

Harga GUN sempat mendekati area resistance harian di atas $0,034 sebelum mengalami koreksi ringan. Meski demikian, secara keseluruhan struktur harga masih menunjukkan tren bullish yang kuat.

Pada skala waktu yang lebih pendek, GUN mengalami koreksi -2,17% dalam satu jam terakhir, sebuah indikasi aksi ambil untung jangka pendek setelah lonjakan signifikan.

Kinerja Harga GUN Berdasarkan Periode Waktu

Pergerakan harga Gunz (GUN/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Gunz (GUN/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dari performa historis, GUNZ menunjukkan tren kenaikan yang sangat impresif:

  • Hari ini: +$0,008273 (+32,56%)
  • 30 hari terakhir: +$0,021853 (+184,70%)
  • 60 hari terakhir: +$0,02112 (+168,08%)
  • 90 hari terakhir: +$0,015016 (+80,43%)

Data tersebut menegaskan bahwa GUNZ sedang berada dalam fase reli kuat multi-bulan, dengan akumulasi kenaikan yang signifikan sejak tiga bulan terakhir.

Performa Mingguan Masih Positif

Dalam tujuh hari terakhir, harga GUN masih mencatatkan kenaikan +10,13%, menunjukkan bahwa tekanan jual masih relatif terkendali meskipun volatilitas tinggi terus mewarnai pergerakan harga.

Namun, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi lanjutan, mengingat lonjakan harga yang sangat cepat kerap diikuti fase konsolidasi atau retracement.

Data Pasar dan Fundamental GUNZ

Dari sisi data pasar, GUNZ saat ini berada di:

  • Peringkat kripto: #432
  • Kapitalisasi pasar: $49,42 juta
  • Volume 24 jam: $61,85 juta
  • Sirkulasi pasokan: 1,47 miliar GUN (14,67% dari total suplai)
  • Total suplai maksimum: 10 miliar GUN
  • Fully Diluted Market Cap: $336,85 juta

Rendahnya persentase suplai yang telah beredar menunjukkan bahwa masih terdapat potensi tekanan suplai di masa depan, faktor yang perlu diperhatikan oleh investor jangka menengah dan panjang.

Posisi Harga terhadap Rekor Tertinggi

Saat ini, GUNZ masih diperdagangkan jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level $0,115194.

Hal ini membuka ruang spekulasi bahwa potensi kenaikan lanjutan masih tersedia, meskipun risiko koreksi tetap tinggi mengingat reli yang sudah terjadi.

Baca Juga: Harga GUNZ Melonjak Tajam, Volume Tinggi Dorong Optimisme

Analisis Singkat dan Prospek GUNZ

Lonjakan harga GUN hari ini memperlihatkan meningkatnya perhatian pasar terhadap aset kripto berkapitalisasi menengah.

Tingginya volume perdagangan menjadi sinyal kuat bahwa minat spekulatif sedang memuncak.

Dalam jangka pendek, area $0,034–$0,035 menjadi zona resistance penting. Jika GUN mampu bertahan di atas area $0,030, peluang konsolidasi sehat dan penguatan lanjutan masih terbuka.

Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut berpotensi memicu koreksi menuju area support di bawahnya.

Investor dan trader disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas ekstrem serta melakukan manajemen risiko yang disiplin, terutama di tengah reli harga yang agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ALCH Menguat Tajam 18%, Alchemist AI Menarik Perhatian Pasar

Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH) hari ini menjadi sorotan pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan signifikan dalam satu hari terakhir.

Tokocrypto mencatat, ALCH diperdagangkan di level $0,109805 per token, menguat sekitar 18,83% dalam 24 jam.

Kenaikan tajam ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak volatil dan penuh ketidakpastian.

Penguatan harga tersebut mendorong kapitalisasi pasar Alchemist AI ke kisaran $93,33 juta, sementara volume perdagangan harian melonjak hingga $43,42 juta.

Tingginya volume transaksi mencerminkan masuknya minat beli baru, meskipun pergerakan harga masih didominasi oleh aktivitas spekulatif jangka pendek.

Baca Juga: Alchemist AI (ALCH) Melejit ke $0,23, Tren Bullish AI Kripto Kembali

Reli Harian Terjadi di Tengah Tekanan Mingguan

Meski mencatatkan lonjakan signifikan secara harian, ALCH masih berada dalam tekanan jika dilihat dari perspektif mingguan.

Dalam tujuh hari terakhir, harga ALCH tercatat turun sekitar 29,83%, menandakan bahwa reli hari ini lebih menyerupai pantulan teknis (technical rebound) dibandingkan perubahan tren jangka menengah.

Tekanan jual jangka pendek juga terlihat dari koreksi ringan sekitar 1,32% dalam satu jam terakhir, yang mengindikasikan adanya aksi ambil untung setelah kenaikan cepat.

Performa Harga Jangka Menengah Masih Fluktuatif

Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Alchemist AI (ALCH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika ditinjau dalam periode waktu yang lebih panjang, pergerakan harga Alchemist AI menunjukkan dinamika yang cukup kontras.

Dalam 30 hari terakhir, harga ALCH masih tertekan dengan penurunan lebih dari 38%, sementara dalam 60 hari terakhir terkoreksi sekitar 20%.

Namun demikian, secara 90 hari, ALCH justru mencatatkan kenaikan sekitar 62%, menandakan bahwa aset ini sebelumnya sempat berada dalam fase reli yang kuat sebelum mengalami koreksi lanjutan.

Struktur Pasokan Memberi Kejelasan bagi Pasar

Dari sisi fundamental, Alchemist AI saat ini berada di peringkat ke-285 aset kripto global dengan pasokan beredar mencapai 850 juta ALCH, atau sekitar 85% dari total suplai maksimum 1 miliar token.

Struktur suplai yang sebagian besar telah beredar ini relatif memberikan kepastian bagi pasar, karena risiko inflasi token mendadak dinilai lebih terbatas.

Jika seluruh suplai maksimum beredar, kapitalisasi pasar terdilusi penuh ALCH diperkirakan berada di kisaran $110,14 juta.

Baca Juga: Harga Alchemist AI (ALCH) Tembus 46%, Kenaikan Harian Terbesar

Level Psikologis $0,10 Jadi Penentu Arah

Lonjakan harga ALCH hari ini memberikan sentimen positif jangka pendek, namun pasar masih menanti konfirmasi lanjutan.

Area $0,10 kini menjadi level psikologis penting yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.

Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut dengan dukungan volume yang stabil, peluang konsolidasi sehat dan potensi penguatan lanjutan masih terbuka.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level ini berisiko membawa ALCH kembali ke fase koreksi.

Di tengah volatilitas yang masih tinggi, pelaku pasar disarankan tetap menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan mencermati pergerakan harga secara cermat, terutama bagi trader jangka pendek yang memanfaatkan momentum cepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Hari Ini 22 Januari 2026: Sentimen Positif Kembali Bangkit

Pasar kripto hari ini, Kamis (22/1) kembali menguat dan masuk ke zona hijau seiring meredanya tekanan global setelah AS membatalkan rencana tarif Greenland terhadap Eropa. Sentimen positif ini mendorong Bitcoin sempat menembus $90.000 dan diikuti penguatan altcoin utama seperti ETH, XRP, dan SOL.

Sementara itu, di tengah pemulihan pasar, sejumlah altcoin seperti ROSE, GUN, dan ALCH mencatatkan lonjakan signifikan, menandakan kembalinya minat risiko investor. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

  • Daftar Altcoin Potensial Saat Pasar Kembali ke Zona Hijau
  • ROSE melonjak 31% hari ini, capai level harga $0,02109.
  • GUN catat kenaikan signifikan 14% sentuh $0,03315.
  • ALCH tumbuh positif 22%, harga kini di level $0,112734.

Tarif Trump: Kripto Naik Usai AS Batalkan Tarif Greenland-Eropa

  • Pasar melonjak akibat pembatalan tarif Greenland oleh AS terhadap Eropa.
  • Bitcoin sempat tembus $90.000 pasca pengumuman tersebut.
  • Altcoin (ETH, XRP, SOL) turut mencatatkan kenaikan.

Undang Teman Dapat Cuan Hadiah Rp50 Juta!

Prediksi ETH: Trump Segera Teken RUU Pasar Kripto

  • RUU Kripto baru akan pangkas hambatan regulasi Ethereum.
  • ETH konsolidasi di rentang $2.800–$3.400 dalam tren menurun.
  • Level $3.000 tahan momentum turun dan hambat tekanan jual.

Axie Infinity Bangkit di Tengah Kekhawatiran Pasar

  • AXS pulih tajam didorong kebangkitan tren GameFi.
  • Likuiditas dari trader Korea (Upbit) dorong kenaikan harga AXS.
  • Saldo bursa dan bunga berjangka tinggi peringatkan risiko pembalikan tren.

Baca juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Drama Tarif Trump Berlanjut, Bitcoin Kehilangan Level Kunci $90.000

Harga Bitcoin kembali tertekan dan jatuh menembus level psikologis US$90.000 untuk pertama kalinya sejak awal tahun. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat menunda putusan terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Berdasarkan data TradingView, Bitcoin sempat menyentuh level terendah harian di US$89.800, turun lebih dari 2 persen dalam sehari dari posisi tertingginya di sekitar US$93.000. Penurunan ini membuat Bitcoin hampir menghapus seluruh kenaikan sepanjang tahun dan kini hanya mencatatkan kenaikan sekitar 2 persen secara year-to-date (YTD).

Penurunan Harga Bitcoin Tak Terduga

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Penurunan harga Bitcoin terjadi setelah Mahkamah Agung AS tidak mengeluarkan putusan atas gugatan tarif Trump meskipun hari tersebut telah dijadwalkan sebagai hari pengumuman opini. Dari tiga putusan yang dirilis, tidak satu pun menyentuh perkara tarif, sehingga memperpanjang ketidakpastian mengenai kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan tarif impor.

Dilaporkan Coingape, situasi ini semakin diperburuk oleh rencana pemerintah AS untuk memberlakukan tarif 10 persen terhadap sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, Denmark, Norwegia, Finlandia, dan Swedia mulai 1 Februari. Jika Mahkamah Agung memutuskan mendukung kebijakan tarif tersebut, pasar menilai langkah ini berpotensi menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Selain faktor AS, tekanan terhadap Bitcoin juga datang dari Asia. Pasar merespons kekhawatiran akan kenaikan suku bunga lanjutan di Jepang, setelah Bank of Japan memberi sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini dinilai dapat memicu runtuhnya strategi yen carry trade dan mendorong aksi jual di berbagai aset global.

Baca juga: Pakistan Gandeng Proyek Kripto Terkait Trump untuk Stablecoin USD1

Ketidakpastian Makroekonomi dan Nasib Tarif Trump

Ketidakpastian di Jepang turut diperparah oleh naiknya imbal hasil obligasi pemerintah, menyusul pengumuman Perdana Menteri Sanae Takaichi mengenai rencana pemilu dadakan untuk meningkatkan belanja fiskal.

Sementara itu, data dari Polymarket menunjukkan peluang Mahkamah Agung AS memutuskan mendukung tarif Trump kini mencapai 37 persen, naik signifikan dari sekitar 28 persen sebelumnya. Peningkatan peluang ini turut membebani sentimen pasar kripto.

Kebijakan tarif Trump sebelumnya juga disebut sebagai salah satu pemicu koreksi tajam Bitcoin pada akhir tahun lalu. Pasar kripto sempat anjlok pada 10 Oktober, setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif hingga 100 persen terhadap barang-barang asal China.

Di sisi lain, sejumlah analis tetap bersikap pesimistis. Analis teknikal veteran Peter Brandt memprediksi harga Bitcoin masih berpotensi turun lebih dalam ke kisaran US$58.000 hingga US$62.000.

Seiring tekanan tersebut, pelaku pasar juga mulai menurunkan ekspektasi reli jangka pendek. Polymarket mencatat peluang Bitcoin menembus US$100.000 sebelum akhir bulan kini hanya tersisa 12 persen, mencerminkan melemahnya optimisme investor terhadap pergerakan harga dalam waktu dekat.

Baca juga: 8,4 Juta WLFI Gratis! Begini Cara Mendapatkannya Lewat Program USD1


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin AI Agents Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar Kripto

Pasar kripto sektor AI Agents Tokens kembali mencuri perhatian dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah aset digital berbasis kecerdasan buatan mencatatkan kenaikan harga dan kapitalisasi pasar yang signifikan.

Berikut 3 altcoin kategori AI Agents dengan kapitalisasi pasar terbesar yang saat ini menjadi sorotan investor dikutip CoinMarketCap.

1. Kite (KITE) Pimpin AI Agents dengan Kapitalisasi Jumbo

Kite (KITE) menempati posisi teratas sebagai AI Agents Token dengan kapitalisasi pasar terbesar. Berdasarkan data terbaru, KITE diperdagangkan di harga $0.1062, mencatat kenaikan 7.29% dalam 24 jam dan 10.70% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar KITE mencapai $191,234,062 dengan volume perdagangan harian sebesar $36,014,189. Total suplai beredar tercatat 1.8B KITE, menjadikan aset ini sebagai pemimpin kuat di sektor AI Agents.

2. AI Rig Complex (ARC) Tunjukkan Performa Stabil

Di posisi kedua, AI Rig Complex (ARC) mencatat kapitalisasi pasar sebesar $81,637,568. Harga ARC saat ini berada di level $0.08163, naik 12.20% dalam 24 jam dan 49.57% dalam 7 hari.

Volume transaksi ARC mencapai $27,939,997 per hari dengan suplai beredar hampir maksimal di angka 999.99M ARC. Kinerja ini menunjukkan minat pasar yang konsisten terhadap proyek AI Agents berbasis infrastruktur.

Baca juga: 3 Altcoin CMC Labs Ini Mendadak Naik, Ada yang Tumbuh Hampir 31%

3. DeAgentAI (AIA) Melonjak Tajam dalam 7 Hari

DeAgentAI (AIA) melengkapi daftar 3 besar AI Agents Tokens dengan kapitalisasi pasar $38,810,930. Harga AIA tercatat di $0.2643, naik 8.12% dalam 24 jam dan melonjak tajam 149.80% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan harian AIA mencapai $132,367,731, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya, mengindikasikan aktivitas trading yang sangat tinggi. Suplai beredar AIA berada di angka 146.83M AIA.

Kesimpulan

Sektor AI Agents Tokens terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring meningkatnya minat terhadap integrasi kecerdasan buatan dan blockchain. KITE, ARC, dan AIA saat ini menjadi 3 altcoin teratas yang mendominasi kapitalisasi pasar dan pergerakan harga, sekaligus mencerminkan tingginya atensi investor terhadap narasi AI di pasar kripto global.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Dogecoin (DOGE) kembali tertekan setelah mengalami aksi jual beruntun dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto bertema meme ini tercatat turun lebih dari 20% dari level tertingginya bulan ini, tergelincir dari area $0.15 hingga menyentuh level terendah lokal di bawah $0.12.

Tekanan jual yang meningkat membuat DOGE kini bergerak dalam tren menurun yang jelas, meski pelaku pasar masih berupaya mempertahankan area support jangka pendek.

Pergerakan Harga Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Terjebak di Level Kritis $0,13, Sinyal Bahaya atau Peluang?

Pergerakan harga DOGE menunjukkan pola falling channel dengan struktur lower highs dan lower lows. Setiap upaya rebound kerap berakhir dengan penolakan, khususnya di area $0.15 hingga $0.153 yang kini berubah fungsi dari support menjadi resistance.

Dilaporkan Coinpedia, grafik harga juga memperlihatkan konsolidasi sempit di sekitar $0.12, zona yang sementara menjadi tumpuan pembeli. Namun, pengujian support yang berulang dalam tren turun berpotensi melemahkan area ini. Jika harga ditutup harian di bawah $0.12, DOGE berisiko turun lebih lanjut ke $0.115, $0.11, hingga berpotensi menyentuh $0.10.

Analisis Teknikal DOGE

Dari sisi teknikal, upaya pemulihan DOGE sejauh ini masih dangkal dan rawan gagal jika harga tidak mampu menembus area $0.13–$0.14. Indikator On-Balance Volume (OBV) yang terus menurun mengindikasikan distribusi atau lemahnya permintaan berkelanjutan, sementara Chaikin Money Flow (CMF) yang masih sedikit positif menunjukkan minat beli tetap ada, namun belum cukup kuat untuk membalikkan tren.

Kenaikan menuju $0.20 hanya berpeluang terjadi jika DOGE mampu mempertahankan $0.12 dan membentuk higher low secara konsisten. Sebaliknya, kegagalan merebut kembali level $0.15 berpotensi memicu penurunan lanjutan menuju area support berikutnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas

Di tengah kejatuhan pasar kripto global yang menghapus lebih dari US$120 miliar kapitalisasi pasar, ETF Solana (SOL) justru mencatatkan kinerja mengejutkan. Saat investor ramai-ramai menarik dana dari Bitcoin dan Ethereum, produk berbasis Solana berhasil membukukan arus masuk (inflow) positif, menandakan minat investor yang tetap kuat di tengah tekanan pasar.

Data menunjukkan ETF spot Solana mencatat inflow bersih sebesar US$3,08 juta pada periode ketika aset berisiko, termasuk saham global dan kripto utama, mengalami aksi jual besar-besaran. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ETF Bitcoin yang justru mengalami outflow hingga US$483 juta dalam satu hari, seiring investor memilih mengurangi eksposur risiko.

Analisa Solana

Analis menilai perbedaan arus dana ini mempertegas posisi Solana sebagai salah satu altcoin yang paling resilien selama fase “risk-off”. Di saat mayoritas produk kripto ditinggalkan, Solana justru mampu menarik modal baru.

Ketahanan Solana juga tercermin dari aktivitas on-chain. Jaringan Solana mencatat penambahan sekitar 8,6 juta alamat baru pada Senin dan 8,4 juta alamat pada Selasa, hanya turun 2,38% meski sentimen pasar sedang negatif. Konsistensi pertumbuhan alamat baru ini mengindikasikan penggunaan jaringan dan minat pengguna yang masih solid, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.

Baca juga: Solana Tertekan Lagi! Harga Tertahan di US$133, Sinyal Bearish Kuat?

Dari sisi harga, SOL diperdagangkan di kisaran US$127, melemah sekitar 12,8% dalam sepekan terakhir. Meski demikian, harga berhasil bertahan di atas level support US$125, yang kini dipandang sebagai zona kunci dalam jangka pendek. Bertahannya level ini mencegah koreksi yang lebih dalam dan menunjukkan adanya minat beli saat harga melemah.

Analisis Harga SOL

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan BeInCrypto, secara teknikal, peluang pemulihan masih terbuka. Jika SOL mampu merebut kembali level US$132 sebagai support, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$136 untuk memangkas sebagian kerugian sebelumnya. Namun, skenario negatif tetap mengintai. Penembusan bersih di bawah US$125 dapat membatalkan struktur support saat ini dan membuka ruang penurunan lanjutan menuju US$119.

Di tengah gejolak pasar kripto, kombinasi inflow ETF, aktivitas jaringan yang stabil, dan daya tahan harga membuat Solana tampil menonjol dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Kondisi ini memperkuat narasi bahwa SOL menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan investor saat pasar sedang tertekan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Terjun 13% dalam Sepekan, Harga Bertahan di $1,90

Harga aset kripto XRP mengalami tekanan signifikan dalam sepekan terakhir. Token besutan Ripple ini tercatat turun lebih dari 13 persen, meski hingga Rabu (21/1/2026) masih mampu bertahan di kisaran US$1,90.

Dilaporkan FX Leaders, Penurunan tersebut membuat pelaku pasar waspada, mengingat kapitalisasi pasar XRP saat ini masih berada di level besar, yakni sekitar US$115,7 miliar, menempatkannya di posisi kelima kripto terbesar dunia. Total suplai XRP yang beredar mencapai 60,8 miliar token.

Meski harga melemah, aktivitas perdagangan XRP tetap tinggi. Volume transaksi 24 jam tercatat melampaui US$3,4 miliar, menandakan minat pasar belum sepenuhnya surut dan investor belum melakukan aksi keluar secara masif.

Namun, tekanan tidak hanya datang dari internal XRP. Pelemahan harga Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa hari terakhir turut memperburuk sentimen pasar kripto secara keseluruhan, membuat investor cenderung mengambil sikap lebih defensif.

Fundamental Masih Kuat, Pasar Tetap Waspada

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 21 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Masih Lesu di Bawah US$2,24, Analis Bidik Target US$2,52

Di balik tekanan harga jangka pendek, fundamental Ripple dinilai masih menunjukkan perkembangan positif. Presiden Ripple, Monica Long, sebelumnya menyebut tahun 2026 sebagai momentum kebangkitan industri kripto, seiring meningkatnya adopsi institusional, penggunaan di dunia nyata, serta pertumbuhan aset yang ditokenisasi.

Ekosistem Ripple juga terus berkembang. Sejumlah wacana terkait ETF berbasis XRP, meningkatnya ketertarikan investor institusi, hingga pencapaian stablecoin RLUSD yang berhasil menembus kapitalisasi pasar US$1 miliar, menjadi sorotan positif.

Meski demikian, pasar dinilai belum merespons perkembangan tersebut secara optimal. Investor saat ini masih dibayangi berbagai faktor risiko, mulai dari kondisi makroekonomi global, melemahnya permintaan ETF kripto, hingga ketidakpastian pasar keuangan secara umum.

Analisis Teknikal: Tekanan Bearish Masih Dominan

Dari sisi teknikal, pergerakan XRP/USD masih berada dalam descending channel pada grafik 4 jam. Setelah sempat tertolak di area US$2,30 awal bulan ini, harga kini bergerak di bawah moving average 50 dan 200 periode, yang menjadi sinyal negatif lanjutan.

Area US$2,05–US$2,10 kini berfungsi sebagai resistance kuat yang membatasi potensi pemulihan harga. Pola candlestick terbaru menunjukkan tekanan jual masih dominan, meskipun ukuran candle mulai mengecil.

Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) mendekati area oversold. Kondisi ini membuka peluang terjadinya pantulan teknikal, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

Adapun level penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar antara lain:

  • Support: US$1,86 dan US$1,78
  • Resistance: US$1,95, US$2,06, dan US$2,13

Dalam jangka pendek, strategi yang umum digunakan trader adalah menjual saat terjadi reli di bawah US$1,95, dengan target penurunan di area US$1,80, serta disiplin memasang batas kerugian jika harga menembus US$2,06.

Dengan kondisi pasar yang masih rapuh, pergerakan XRP ke depan diperkirakan tetap volatil, sembari menunggu katalis kuat yang mampu mengubah sentimen secara keseluruhan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com