All posts by 17

21Shares Rilis ETF DOGE, Harga Dogecoin Belum Tembus US$0,13

Perusahaan manajemen aset kripto, 21Shares, resmi meluncurkan spot Dogecoin ETF yang diperdagangkan di Nasdaq dengan ticker TDOG. Produk ini memberikan eksposur 1:1 terhadap Dogecoin (DOGE) melalui instrumen yang teregulasi, sekaligus memperluas akses investor institusional dan ritel terhadap aset kripto berbasis meme tersebut.

Peluncuran ETF ini menempatkan Dogecoin sebagai salah satu meme coin yang memperoleh akses kelas institusional, tanpa mengharuskan investor menggunakan dompet kripto atau bursa aset digital secara langsung. Namun, meski sentimen fundamental bertambah kuat, pergerakan harga DOGE justru menunjukkan respons yang relatif terbatas.

Pada saat penulisan, harga Dogecoin berada di kisaran US$0,124, bergerak di dalam descending channel yang telah membentuk struktur tren turun sejak awal September. Level US$0,11734 tercatat sebagai zona permintaan utama, di mana tekanan jual sebelumnya berhasil tertahan oleh aksi beli.

ETF Hadir, Tapi Struktur Harga Masih Dominan

Dilaporkan Coingape, pengumuman peluncuran ETF DOGE oleh 21Shares sebenarnya telah beredar di pasar sebelum produk tersebut resmi diperdagangkan. Kondisi ini membuat pelaku pasar memiliki cukup waktu untuk melakukan antisipasi, sehingga efek kejutan terhadap harga menjadi terbatas.

Pasca peluncuran, DOGE tidak menunjukkan lonjakan harga yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa aksesibilitas melalui ETF belum mampu mengubah arah tren harga yang telah terbentuk sebelumnya. ETF dinilai lebih berperan sebagai penguatan struktur jangka panjang dibandingkan sebagai pemicu pergerakan harga jangka pendek.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Analisis Pergerakan Harga Dogecoin

Secara teknikal, DOGE masih bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50 di area US$0,13399. Kegagalan harga bertahan di atas level ini membuat setiap upaya pemulihan cenderung melemah sebelum mencapai zona suplai berikutnya.

Sebelumnya, DOGE sempat mencoba reli ke area US$0,1566, namun mendapat penolakan kuat dari tekanan jual. Hal tersebut menegaskan keberadaan seller yang aktif di level resistensi atas, sekaligus membatasi peluang pembalikan tren dalam waktu dekat.

Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas EMA 50, DOGE berpotensi kembali menguji zona suplai dan membuka peluang menuju level US$0,200, yang terakhir tercapai pada Oktober lalu. Sebaliknya, jika support US$0,11734 gagal dipertahankan, tekanan turun diperkirakan berlanjut mengikuti struktur kanal menurun yang ada.

Kesimpulan

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 23 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Prospek harga Dogecoin saat ini masih ditentukan oleh struktur teknikal, bukan oleh narasi ekspansi pasar. Peluncuran ETF oleh 21Shares memperkuat legitimasi DOGE dalam jangka panjang, namun belum cukup untuk menggeser tren harga yang sedang berlangsung. Selama DOGE belum mampu menembus resistensi kunci, fase konsolidasi dalam tren turun diperkirakan tetap berlanjut.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Jelang Akhir Pekan Koreksi Tipis

Menjelang akhir pekan, pasar kripto hari ini, Jumat (23/1) bergerak dinamis dengan sejumlah altcoin seperti 0G, STG, dan ZRO mencatatkan penguatan dua digit, mencerminkan minat spekulatif yang mulai meningkat.

Di sisi makro, Tiger Research tetap optimistis dengan memproyeksikan Bitcoin berpotensi melonjak hingga $185.500 pada Q1, meski arus keluar ETF dan resistance jangka pendek masih membatasi pergerakan harga. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Jelang Akhir Pekan

  • 0G melonjak 14% hari ini, capai level harga $0,874458.
  • STG catat kenaikan signifikan 12% sentuh $0,1881.
  • ZRO tumbuh positif 12%, harga kini di level $2,179.

Target Q1: Tiger Research Prediksi Bitcoin Tembus $185.500

  • Makro & ETF: Suku bunga positif, tapi ETF keluar $4,57M hambat harga.
  • On-chain: Support $84rb, resistance $98rb. Harga masih kategori wajar.
  • Outlook: Potensi naik 100% menuju target $185.500.

Deposit & Trade $AT Sekarang! Rebut Total Hadiah Rp100 JUTA

Inflasi PCE AS Mencapai 2,8% YoY, Bitcoin Bereaksi

  • Data inflasi PCE naik menjadi 2,8% pada bulan November, sesuai ekspektasi.
  • Bitcoin turun di bawah $89.000 di tengah rilis data inflasi.
  • Ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tahun ini menurun menyusul rilis data makro.

Michael Saylor Beri Kode Tambah Muatan Bitcoin

  • Akumulasi: MicroStrategy kini resmi pegang 700.000+ BTC.
  • Trader bertaruh kepemilikan capai 740.000 BTC per 28 Februari.
  • Kondisi Saham: MSTR melemah seiring koreksi harga Bitcoin.

Baca juga: Riset Kripto 12-16 Jan 2026: Bitcoin Bullish! Target Harga Berikutnya?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Satoshi Nakamoto Masih Jadi Raja Crypto, Total Kekayaan Capai Rp2 Kuadriliun

Satoshi Nakamoto, sang pencipta anonim Bitcoin, terus menjadi figur paling misterius sekaligus terkaya di dunia cryptocurrency. Dengan estimasi kepemilikan sekitar 1,1 juta BTC yang belum pernah disentuh selama lebih dari 15 tahun, kekayaannya sering disebut mencapai angka fantastis.

Pada puncak harga Bitcoin di Oktober 2025 (sekitar $126,272 per BTC), nilai aset Satoshi mencapai sekitar $138 miliar USD atau setara dengan lebih dari Rp2 kuadriliun.

Meskipun harga BTC mengalami koreksi dari harga tertingginya, Satoshi Nakamoto masih memegang tahta sebagai raja crypto Indonesia juga dunia, dengan kekayaan 1 juta Bitcoin yang tersimpan aman on-chain.

Siapa Raja Crypto Satoshi Nakamoto?

Satoshi Nakamoto adalah nama samaran yang digunakan untuk menerbitkan whitepaper Bitcoin pada Oktober 2008 dan meluncurkan jaringan pada Januari 2009.

Ia aktif berkomunikasi di forum hingga akhir 2010, lalu menghilang sepenuhnya. Tidak ada yang tahu identitas aslinya—bisa individu, kelompok, atau bahkan lembaga. 

Beberapa kandidat yang sering disebut merupakan Satoshi Nakamoto termasuk Hal Finney, Nick Szabo, Craig Wright, atau bahkan tim dari NSA, sampai sekarang tidak memiliki bukti yang kuat untuk meyakinkan publik bahwa mereka adalah Satoshi Nakamoto.

Estimasi Kekayaan Raja Crypto Satoshi Nakamoto

Total kekayaan Satoshi Nakamoto dari tahun 2016 sampai hari ini. Sumber: Arkham Intelligence.

Satoshi memiliki total Bitcoin sebanyak 1.096.358 atau 5.23% dari total suplai Bitcoin. Dengan jumlah Bitcoin yang dimiliki Satoshi Nakamoto ini maka total kekayaannya:

  • Saat Bitcoin dalam harga tertinggi di 2025 ($126,272): $138,5 miliar atau Rp 2.338 triliun (kurs Rp16,880/USD)
  • Saat Bitcoin dalam harga terendah di 2025 ($74,434): $81,7 miliar atau Rp 1.377 triliun
  • Saat Bitcoin dalam harga sekarang ($89,586): $98,3 miliar atau Rp 1.660 triliun

Meski fluktuasi harga BTC menyebabkan kekayaan Satoshi naik-turun, Satoshi tetap menempati posisi nomor satu sebagai pemegang BTC individu terbesar.

Meskipun Satoshi Nakamoto tidak melakukan apa pun terhadap aset Bitcoin miliknya, kekayaan Satoshi Nakamoto akan terus bertambah sejalan dengan kenaikan harga Bitcoin.

Dompet Bitcoin Satoshi Nakamoto masih bertambah dari kiriman Bitcoin tak dikenal. Sumber: Arkham Intelligence.

Menariknya, hingga saat ini wallet Satoshi masih menerima kirim-kiriman Bitcoin dari berbagai alamat anonim. Sebagian besar transfer tersebut berupa sejumlah kecil dust transactions hingga ratusan atau ribuan dolar sebagai tanda penghormatan dari komunitas.

Mengapa Satoshi Jadi Raja Crypto?

  • Tidak Pernah Menjual: Tidak seperti whale lain, koin Satoshi tetap diam, tanpa ada pergerakan dari semenjak dirinya menghilang.
  • Dominasi Pasar: Memiliki 1.096.358 atau 5.23% dari total supply Bitcoin yang beredar, yakni maksimal 21 juta.
  • Perbandingan dengan Orang Terkaya Lain: Pada puncak harga Bitcoin, Satoshi mampu melampaui kekayaan Bill Gates (~$134 miliar) dan Michael Dell (~132 miliar).
  • Dampak Potensial: Jika koin-koin ini bergerak atau identitas terungkap, bisa menyebabkan volatilitas pasar Bitcoin. Namun, hingga kini, tidak ada tanda-tanda tersebut.

Kesimpulan

Satoshi Nakamoto masih jadi raja crypto Indonesia maupun dunia dengan total kekayaan yang mencapai Rp2 kuadriliun dan akan terus bertambah sejalan dengan harga Bitcoin.

Kekayaannya bukan berasal dari ambisi pribadi, tetapi karena keberhasilan menciptakan sistem moneter digital yang revolusioner. Sejalan dengan semangat privasi komunitas crypto, sosok paling kaya di dunia kripto adalah yang paling tidak terlihat.

Selama Bitcoin terus digunakan, ditambang, dan dipercaya, nama Satoshi Nakamoto mungkin akan tetap sebagai miliarder yang membawa era baru keuangan digital.

Mau punya Bitcoin seperti Satoshi Nakamoto? Yuk beli di exchange Indonesia yang resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Outlook Bitcoin Q1 2026 Target Harga $185.500

Tiger Research merilis laporan valuasi Bitcoin untuk kuartal pertama (Q1) 2026 dengan target harga sebesar $185.500. Meski target ini mengalami penyesuaian turun dibanding laporan sebelumnya, pandangan bullish jangka menengah hingga panjang tetap dipertahankan. Penurunan lebih mencerminkan perlambatan momentum jangka pendek, bukan perubahan fundamental yang signifikan.

Makro Ekonomi Masih Mendukung, Namun Momentum Melambat

Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran $96.000, turun sekitar 12% sejak laporan terakhir pada 23 Oktober 2025. Di balik koreksi tersebut, kondisi makro global sebenarnya masih relatif kondusif.

The Federal Reserve telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sebanyak tiga kali sepanjang September hingga Desember 2025. Suku bunga acuan kini berada di rentang 3,50%–3,75%, dengan proyeksi dot plot Desember menunjukkan level 3,4% pada akhir 2026. Meskipun pemangkasan agresif (≥50 bps) dinilai kecil kemungkinannya dalam waktu dekat, arah kebijakan tetap dovish.

Selain itu, potensi pergantian Ketua The Fed setelah berakhirnya masa jabatan Jerome Powell pada Mei mendatang, terutama jika pemerintahan Trump menunjuk figur yang lebih dovish—dapat memperpanjang siklus pelonggaran moneter.

Arus Keluar ETF Tekan Harga, Korporasi Justru Akumulasi

Di tengah membaiknya kondisi makro, minat institusional justru mengalami perlambatan. ETF spot Bitcoin mencatat arus keluar sebesar $4,57 miliar pada November–Desember, yang menjadi arus keluar terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Arus masuk bersih tahunan turun menjadi $21,4 miliar, atau merosot 39% dibanding tahun sebelumnya.

Meski rebalancing awal tahun mendorong arus masuk kembali, keberlanjutannya masih belum pasti. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan publik terus menunjukkan keyakinan kuat terhadap Bitcoin. MicroStrategy kini menguasai 673.783 BTC, setara dengan 3,2% dari total suplai, sementara Metaplanet dan Mara juga konsisten menambah kepemilikan mereka.

CLARITY Act Berpotensi Jadi Katalis Baru

Dari sisi regulasi, CLARITY Act muncul sebagai katalis penting. RUU yang telah disahkan DPR AS ini memperjelas batas kewenangan antara SEC dan CFTC, sekaligus mengizinkan bank untuk menyediakan layanan kustodi dan staking aset digital.

Jika disahkan di tingkat Senat, dengan pembahasan dijadwalkan pada 15 Januari—undang-undang ini berpotensi membuka pintu bagi partisipasi lebih luas dari lembaga keuangan tradisional yang selama ini menunggu kepastian hukum.

Likuiditas Global Tinggi, Bitcoin Masih Tertinggal

Likuiditas global (M2) mencapai rekor tertinggi sejak Q4 2024 dan terus meningkat. Secara historis, Bitcoin cenderung bergerak lebih awal dibanding siklus likuiditas: reli sebelum puncak M2, lalu berkonsolidasi saat likuiditas mencapai puncaknya.

Saat ini, ekspansi likuiditas masih berlangsung, sehingga ruang kenaikan lanjutan tetap terbuka. Jika pasar saham dinilai semakin mahal, rotasi modal ke Bitcoin bisa kembali terjadi.

Penyesuaian Faktor Makro Diturunkan Menjadi +25%

Meskipun arah makro secara umum tidak berubah, Tiger Research menurunkan faktor penyesuaian makro dari +35% menjadi +25%. Penurunan ini mencerminkan beberapa risiko: melambatnya arus masuk institusional, ketidakpastian kepemimpinan The Fed, serta meningkatnya tensi geopolitik.

Namun demikian, bobot +25% tetap mencerminkan pandangan positif, didukung oleh ekspansi M2 dan kemajuan regulasi.

On-Chain Netral: Support Kuat di $84.000, Resistance di $98.000

Data on-chain mengonfirmasi kondisi pasar yang relatif seimbang. Selama koreksi November 2025, permintaan beli terkonsentrasi di sekitar $84.000, membentuk zona support yang kuat. Sementara itu, level $98.000, yang merupakan biaya rata-rata holder jangka pendek—berfungsi sebagai resistance psikologis.

Indikator utama seperti MVRV-Z (1,25), NUPL (0,39), dan aSOPR (1,00) telah keluar dari area undervalued dan masuk ke zona keseimbangan. Ini menunjukkan reli berbasis euforia ekstrem mungkin terbatas, namun potensi profit masih terbuka.

Struktur pasar saat ini juga dinilai lebih sehat dibanding siklus sebelumnya, dengan porsi kepemilikan jangka panjang dan institusional yang lebih besar. Risiko panic selling ala ritel menjadi lebih kecil, dan koreksi cenderung terjadi melalui rebalancing bertahap.

Target Direvisi ke $185.500, Potensi Kenaikan Masih Sekitar 100%

Dengan menggunakan kerangka TVM (Total Value Model) untuk Q1 2026, Tiger Research menetapkan valuasi dasar netral Bitcoin di $145.000, turun dari $154.000 pada laporan sebelumnya. Dengan penyesuaian fundamental 0% dan faktor makro +25%, target harga direvisi menjadi $185.500.

Penyesuaian fundamental dinaikkan dari -2% menjadi 0%, seiring stabilnya aktivitas jaringan dan meningkatnya perhatian terhadap ekosistem BTCFi, yang menyeimbangkan sinyal positif dan negatif.

Penurunan target ini bukan sinyal bearish. Bahkan setelah revisi, model masih menunjukkan potensi kenaikan sekitar 100% dari level saat ini. Penyesuaian lebih mencerminkan volatilitas jangka pendek, sementara nilai intrinsik Bitcoin dinilai terus meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.

Kesimpulan

Koreksi terbaru Bitcoin dipandang sebagai rebalancing yang sehat, bukan awal dari tren penurunan struktural. Dengan dukungan makro yang masih positif, potensi katalis regulasi melalui CLARITY Act, serta struktur pasar yang semakin matang, outlook bullish Bitcoin untuk jangka menengah hingga panjang tetap utuh, meski investor perlu bersiap menghadapi volatilitas jangka pendek.

Baca juga: Outlook Kripto 2026: Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Pump Fun Ecosystem Ini Meledak Hingga 158% Sepekan

Tiga aset kripto dari kategori Pump Fun Ecosystem mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam sepekan terakhir.

Data CoinMarketCap menunjukkan Rifampicin (RIF), The White Whale (WHITEWHALE), dan TROLL (SOL) menjadi altcoin dengan performa paling menonjol berdasarkan kapitalisasi pasar dan persentase kenaikan harga.

Rifampicin (RIF)

Rifampicin (RIF) mencatatkan kenaikan tertinggi. Token ini diperdagangkan di level US$0,005829 dengan lonjakan 117,80% dalam 24 jam dan 158,75% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar RIF mencapai US$5,82 juta dengan volume transaksi harian sebesar US$390 ribu. Dari sisi suplai, RIF memiliki circulating supply sebesar 67,76 juta token dari total suplai hampir 1 miliar token.

Baca juga: 3 Altcoin AI Agents Ini Melejit dan Jadi Sorotan Pasar Kripto

The White Whale (WHITEWHALE)

Sementara itu, The White Whale (WHITEWHALE) menunjukkan performa kuat dengan harga US$0,04945. Dalam 24 jam terakhir, WHITEWHALE naik 67,49% dan mencatatkan kenaikan 47,15% dalam sepekan.

Kapitalisasi pasarnya menyentuh US$49,44 juta dengan volume perdagangan harian yang sangat tinggi, mencapai US$42,95 juta. Saat ini, jumlah token yang beredar berada di angka 868,57 juta WHITEWHALE.

TROLL (SOL)

Altcoin lainnya, TROLL (SOL), juga mengalami kenaikan signifikan meski lebih moderat. Token ini diperdagangkan di harga US$0,03188 dengan kenaikan 58,70% dalam 24 jam dan 7,58% dalam tujuh hari terakhir.

Kapitalisasi pasar TROLL tercatat sebesar US$31,84 juta dengan volume transaksi harian US$11,53 juta. Jumlah token yang beredar mencapai 358,90 juta dari total suplai hampir 1 miliar token.

Lonjakan harga pada tiga altcoin ini menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap Pump Fun Ecosystem. Namun, volatilitas tinggi tetap menjadi risiko utama yang perlu diperhatikan oleh investor sebelum mengambil keputusan.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Terbongkar! Bank Sentral Iran Kumpulkan Stablecoin Rp8 Triliun

Perusahaan analisis blockchain Elliptic mengungkap bahwa Bank Sentral Iran (Central Bank of Iran/CBI) secara diam-diam membangun cadangan stablecoin senilai lebih dari 500 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun.

Dilaporkan Bitcoin.com, dana tersebut dikumpulkan dalam bentuk USDT, stablecoin yang didukung dolar AS, dan diduga digunakan untuk melewati sanksi internasional sekaligus menahan kejatuhan nilai tukar rial Iran.

Dalam laporan terbarunya, Elliptic menyebut sedikitnya 507 juta dolar AS USDT dapat dikaitkan langsung dengan dompet blockchain milik CBI. Analisis ini dipimpin oleh pendiri sekaligus Chief Scientist Elliptic, Dr. Tom Robinson, yang memetakan jaringan dompet dengan tingkat keyakinan tinggi.

Angka tersebut disebut sebagai batas minimum, karena hanya mencakup dompet yang dapat diidentifikasi secara konklusif. Dana USDT itu diketahui mengalir melalui Nobitex, bursa kripto terbesar di Iran, sebelum disimpan, diperdagangkan, atau dikonversi ke rial.

Baca juga: Internet Iran Diputus Total, Warga Masih Bisa Pakai Kripto?

Faktor Akumulasi Stablecoin

Aktivitas akumulasi stablecoin ini meningkat seiring tekanan berat terhadap mata uang Iran, di mana nilai rial dilaporkan merosot hampir 50 persen dalam delapan bulan. Elliptic menilai CBI kemungkinan menggunakan stablecoin untuk menyuntikkan likuiditas dolar ke pasar domestik, menyerupai operasi pasar terbuka yang seharusnya terhalang oleh sanksi.

Pada Juni 2025, setelah Nobitex diretas oleh kelompok pro-Israel, aliran dana bergeser ke jembatan lintas rantai dari Tron ke Ethereum, lalu diproses melalui bursa terdesentralisasi dan terpusat hingga akhir 2025.

Elliptic menyebut strategi ini membentuk sistem “eurodollar digital di luar pembukuan,” yang memungkinkan Iran menyimpan dan memindahkan nilai dolar di luar sistem perbankan global. Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa aktivitas tersebut tetap dapat dilacak karena berjalan di atas blockchain publik.

Elliptic juga mencatat bahwa Tether telah membekukan jutaan token USDT yang terkait dengan dompet CBI, menunjukkan bahwa penerbit stablecoin dan platform bursa masih memiliki kemampuan untuk menegakkan sanksi, meski menimbulkan perdebatan etis dan geopolitik yang kompleks.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga DOGE Terjun 24% ke USD 0,125, Investor Mulai Angkat Kaki?

Dogecoin (DOGE) mengalami tekanan jual tajam pada Rabu (21/1/2026), dengan harga anjlok lebih dari 24% dan hampir menghapus seluruh keuntungan yang dibukukan sejak awal tahun 2026. Penurunan ini terjadi seiring melemahnya pasar kripto secara keseluruhan, setelah Bitcoin turun ke level USD 94.000, yang turut menyeret altcoin utama.

Data dari Arkham dan SoSoValue menunjukkan sejumlah pergerakan penting yang mengindikasikan perubahan sentimen investor terhadap Dogecoin.

ETF Dogecoin Alami Arus Keluar

Pada 20 Januari, Dogecoin mencatat ETF outflows sebesar 406,96 ribu DOGE. Angka ini muncul setelah periode arus dana yang relatif datar dalam sepekan sebelumnya, menandakan potensi perubahan arah investor.

Arus keluar dari ETF kerap diartikan sebagai sinyal kehati-hatian atau persiapan menghadapi tekanan jual. Penurunan harga DOGE yang terjadi setelahnya memperkuat indikasi tersebut.

Ratusan Juta Dolar DOGE Masuk ke Bursa

Selain ETF outflows, Arkham mencatat lonjakan inflow DOGE ke bursa kripto. Pada 17 Januari, inflow mencapai USD 450 juta, disusul USD 252 juta pada 20 Januari. Total DOGE yang masuk ke bursa mencapai USD 702 juta dalam rentang waktu singkat.

Secara historis, lonjakan inflow ke bursa sering dikaitkan dengan persiapan aksi jual oleh investor, karena aset dipindahkan dari dompet pribadi ke platform perdagangan.

Baca juga: Dogecoin Anjlok di Bawah $0.13, Tertekan Jualan Beruntun

Harga Bertahan di Zona Kritis

Saat artikel ini ditulis, DOGE diperdagangkan di kisaran USD 0,125, mendekati area support minor. Namun, indikator teknikal MACD menunjukkan sinyal bearish yang masih kuat.

Dilaporkan AMBCrypto, jika DOGE gagal bertahan di rentang USD 0,122–0,1225, harga berpotensi melanjutkan penurunan dengan target berikutnya di sekitar USD 0,08.

Tekanan Jual Masih Membayangi

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Kombinasi ETF outflows, arus besar DOGE ke bursa, serta tekanan teknikal menempatkan Dogecoin pada fase krusial. Pergerakan selanjutnya akan bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan area support jangka pendek.

Hingga saat ini, pasar masih mencermati apakah penurunan ini bersifat sementara atau menjadi awal koreksi yang lebih dalam bagi koin meme terbesar tersebut.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker

Solana Mobile resmi mendistribusikan token SKR kepada lebih dari 100.000 pengguna smartphone Seeker dan 188 pengembang yang berkontribusi dalam ekosistemnya. Airdrop yang diluncurkan pada Selasa ini mencakup hampir 2 miliar token SKR dengan nilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran.

Pengguna dan pengembang memiliki waktu 90 hari untuk mengklaim token mereka melalui wallet bawaan di ponsel Seeker. Token yang tidak diklaim hingga batas waktu tersebut akan dikembalikan ke pool airdrop. Selain pengguna Seeker, pengembang yang merilis aplikasi di DApp Store Solana Mobile pada musim pertama juga termasuk dalam daftar penerima.

Token SKR Menarik Perhatian

Baca juga: Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas

Token SKR berfungsi sebagai aset tata kelola (governance) dan utilitas utama dalam ekosistem Solana Mobile. Solana Mobile, anak perusahaan dari Solana Labs, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan langkah menuju kepemilikan komunitas atas infrastruktur mobile, di mana pengguna memiliki kendali langsung atas jaringan.

SKR memiliki pasokan tetap 10 miliar token, dengan 30% dialokasikan untuk airdrop dan pembukaan token saat peluncuran. Distribusi ini dirancang untuk memberi insentif partisipasi komunitas Web3, mendukung keamanan jaringan, membuka akses fitur platform, serta menyelaraskan kepentingan pengguna, pengembang, peneliti, dan protokol.

Dilaporkan CoinMarketCap, fitur staking untuk token SKR tersedia sejak hari pertama peluncuran. Skema inflasi tahunan dimulai dari 10%, lalu menurun 25% setiap tahun hingga stabil di angka 2%. Inflasi dihitung setiap 48 jam, dengan komisi nol pada fase awal, sehingga memberi keuntungan lebih besar bagi partisipan awal.

Smartphone Seeker dari Solana Mobile

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Smartphone Seeker sendiri pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2025 sebagai penerus Saga, ponsel Web3 pertama Solana Mobile yang dirilis pada 2022. Perangkat Android ini dilengkapi DApp Store terdesentralisasi, integrasi native dengan ekosistem Solana, serta fitur Seed Vault untuk penyimpanan kunci kripto. Solana Mobile melaporkan sekitar 150.000 preorder dengan pengiriman ke lebih dari 50 negara.

Pasca peluncuran, harga SKR dilaporkan naik sekitar 38% dan diperdagangkan di kisaran US$0,013. Dengan 5,7 miliar token beredar, kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$81 juta. Pada hari Rabu, Solana Mobile juga mengumumkan dimulainya Season 2 Seeker, yang menghadirkan aplikasi baru, program reward, akses awal, serta fokus pada sektor DeFi, gaming, pembayaran, trading, dan DePIN.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sentimen Ritel XRP Ambruk ke Extreme Fear Saat Harga Tembus US$2

Sentimen investor ritel terhadap XRP mengalami perubahan drastis dari kondisi greed menjadi extreme fear seiring koreksi harga tajam yang terjadi sepanjang Januari 2026.

Dilaporkan BeInCrypto, harga XRP tercatat turun di bawah level US$2, atau sekitar 19% lebih rendah dibandingkan puncaknya pada 5 Januari 2026, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar ritel.

Data Santiment menunjukkan rasio sentimen positif dan negatif XRP kini berada di zona ketakutan ekstrem, padahal sepekan sebelumnya masih mencerminkan optimisme pasar. Santiment menilai bahwa secara historis, kondisi sentimen yang terlalu ekstrem sering kali menjadi sinyal awal potensi pembalikan harga, karena pergerakan pasar kerap berlawanan dengan ekspektasi mayoritas investor ritel.

Meski demikian, perubahan sentimen yang sangat cepat ini juga mencerminkan ketidakpastian dan inkonsistensi pelaku pasar, yang dapat membatasi keberlanjutan tren naik.

Sinyal XRP di Masa Depan

Sinyal lain datang dari pasar derivatif. Analis CryptoQuant mencatat funding rate negatif pada kontrak perpetual futures XRP, yang mengindikasikan penumpukan posisi short. Dalam kondisi funding rate negatif, trader short membayar trader long, dan situasi ini secara historis sering mendahului pemulihan harga.

CryptoQuant mencatat pola serupa pernah terjadi pada Agustus–September 2024 dan April 2025, yang kemudian diikuti oleh rebound harga XRP. Akumulasi posisi short dinilai berpotensi menciptakan tekanan beli tersembunyi apabila terjadi likuidasi saat harga mulai bergerak naik.

Baca juga: XRP Terjun 13% dalam Sepekan, Harga Bertahan di $1,90

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental, prospek jangka pendek XRP turut didukung oleh pengumuman Binance yang melisting pasangan perdagangan XRP/RLUSD pada 21 Januari 2026. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan bahwa kehadiran RLUSD di Binance dapat memperluas adopsi stablecoin tersebut sekaligus memperkuat ekosistem XRP Ledger.

Penambahan pasangan ini juga membuka akses likuiditas baru yang berpotensi meningkatkan volume perdagangan dan kedalaman pasar. Sejalan dengan itu, analisis teknikal mencatat adanya bullish divergence saat XRP turun di bawah US$2, yang memperkuat indikasi peluang pemulihan dalam jangka pendek.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Naik 1,9%, Kembali ke Level $3.000

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di level $3.015,65 per ETH, mencatatkan kenaikan +1,98% dalam 24 jam terakhir.

Penguatan ini menunjukkan adanya minat beli yang masih solid di tengah volatilitas pasar kripto global.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $363,97 miliar, Ethereum tetap kokoh di posisi aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Terkoreksi 4,6%, Masih Dihantui Tekanan Jual

Pergerakan Harga ETH Terbaru

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Ethereum bergerak dalam rentang harga terendah $2.867,26 dan tertinggi: $3.064,39.

Volume perdagangan harian ETH mencapai $34,21 miliar, menandakan aktivitas pasar yang cukup tinggi dan likuiditas yang sehat.

Secara historis, Ethereum masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level $4.953,73, namun pergerakan jangka pendek menunjukkan upaya pemulihan.

Kinerja Harga Ethereum Berdasarkan Periode

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berikut ringkasan performa harga ETH dalam beberapa periode terakhir:

  • Hari ini: +$58,70 (+1,98%)
  • 30 hari terakhir: +$36,39 (+1,22%)
  • 60 hari terakhir: +$209,88 (+7,47%)
  • 90 hari terakhir: -$865,23 (-22,27%)

Data ini menunjukkan bahwa meskipun ETH masih mengalami tekanan dalam jangka menengah, tren 1–2 bulan terakhir mulai menunjukkan pemulihan bertahap.

Perubahan Harga Jangka Pendek

  • 1 jam terakhir: -0,21%
  • 24 jam: +1,98%
  • 7 hari: -8,83%

Koreksi mingguan masih terjadi, namun kenaikan harian memberi sinyal adanya potensi pembalikan arah jika momentum positif berlanjut.

Data Pasar Ethereum

  • Peringkat kripto: 2
  • Kapitalisasi pasar: $364,53 miliar
  • Volume 24 jam: $34,78 miliar
  • Pasokan beredar: 120,69 juta ETH
  • Total pasokan maksimum: Tidak terbatas
  • Fully Diluted Market Cap: $364,53 miliar

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun ke $3.185, Terseret Arus Konsolidasi Pasar

Analisis Singkat

Kenaikan harga Ethereum hari ini mengindikasikan adanya sentimen positif dari pelaku pasar, meskipun tekanan jual dalam jangka mingguan masih terasa.

Level $3.000 kini menjadi area psikologis penting yang akan menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya, apakah mampu melanjutkan reli atau kembali terkoreksi.

Menghadapi situasi ini, investor dan trader disarankan tetap mencermati volume perdagangan, reaksi harga di area resistance $3.060, serta sentimen makro dan perkembangan ekosistem Ethereum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com