All posts by 17

Whale Borong 218 Juta DOGE, Harga Dogecoin Siap Terbang ke $0,20?

Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda penguatan setelah aksi borong besar-besaran oleh investor bermodal besar atau whale. Dalam 12 jam terakhir, whale tercatat mengakumulasi lebih dari 218 juta DOGE, memicu spekulasi pasar terkait potensi reli harga lanjutan.

Dogecoin saat ini mampu mempertahankan area support di $0,13, setelah sempat mengalami tekanan jual dan turun ke bawah level $0,14. Dalam sepekan terakhir, DOGE telah mencatatkan kenaikan sekitar 11%, meskipun pasar kripto secara umum masih berada dalam fase konsolidasi.

Penguatan Meme Coin Kembali?

Baca juga: Dogecoin Bangkit 20%, Sinyal Kuat DOGE Berpeluang Naik Hingga $0.80

Dilaporkan Coingape, pergerakan ini terjadi di tengah penguatan sektor meme coin pada awal 2026, dengan aset seperti Shiba Inu (SHIB), Pepe, dan Bonk turut mencatatkan pemulihan. Sentimen pasar juga didukung oleh kondisi makro global yang mendorong peningkatan selera risiko investor.

Dari sisi teknikal, grafik Dogecoin menunjukkan beberapa ekor candle panjang (long wicks) di kisaran $0,14, yang mengindikasikan adanya tekanan beli yang kuat. Namun demikian, analis juga mengamati terbentuknya pola head and shoulders pada grafik 4 jam, yang secara historis dikenal sebagai sinyal potensi pembalikan arah ke bawah.

Saat ini, harga DOGE masih bergerak di atas garis neckline pola tersebut. Jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus level ini, potensi koreksi lanjutan bisa terjadi. Sebaliknya, apabila pembeli mampu mempertahankan momentum, peluang reli tetap terbuka.

Analisis Dogecoin

Pada saat penulisan, harga Dogecoin berada di kisaran $0,1428. Level resistance terdekat berada di $0,15. Jika berhasil ditembus, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju $0,18, dengan target optimistis jangka pendek berada di area $0,20, atau sekitar 40% lebih tinggi dari level saat ini.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Indikator teknikal menunjukkan Relative Strength Index (RSI) berada di level 39, masih di bawah area netral. Sementara itu, histogram MACD masih berada di zona negatif, meski garis MACD mulai mendekati garis sinyal, yang mengindikasikan potensi perubahan momentum.

Di sisi lain, risiko penurunan tetap ada apabila harga turun dan menembus support $0,13, yang dapat membuka jalan bagi pergerakan harga lebih rendah dalam jangka pendek.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Langka Muncul! Harga Solana Berpeluang Tembus $300?

Harga Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah muncul sinyal teknikal yang kerap dikaitkan dengan potensi kenaikan harga. Pada grafik empat jam, Solana baru saja membentuk Golden Cross, yakni ketika rata-rata pergerakan (moving average) 50 hari menembus ke atas garis 200 hari.

Pola ini dikenal luas di kalangan trader sebagai sinyal beli klasik dan sering kali muncul di awal fase penguatan harga. Meski tidak menjamin reli besar, Golden Cross biasanya menandakan tekanan beli mulai menguat, baik dalam jangka pendek maupun menengah.

Sinyal Harga Solana

Baca juga: Alasan Kuat Harga Solana Disebut Bisa Tembus US$200 Bulan Ini

Setelah berminggu-minggu bergerak datar dengan volatilitas rendah, sinyal ini memunculkan spekulasi bahwa Solana sedang “bangun” dan bersiap menentukan arah berikutnya. Level support dan resistance kunci akan menjadi penentu apakah penguatan bisa berlanjut.

Selain faktor teknikal, aktivitas jaringan Solana juga menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam sepekan terakhir, bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Solana memproses sekitar US$30 miliar transaksi, naik 25% dibanding pekan sebelumnya. Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh kembali ramainya perdagangan meme coin.

Token BONK, misalnya, melonjak sekitar 50% dalam tujuh hari terakhir, sementara sejumlah meme coin lain mencatatkan kenaikan lebih besar. Aktivitas ini berdampak langsung pada permintaan SOL karena setiap transaksi di jaringan Solana membutuhkan SOL untuk biaya jaringan.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Data terbaru menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir saja, volume transaksi DEX Solana mencapai US$5,7 miliar, atau naik sekitar 40% dibanding rata-rata pekan sebelumnya. Platform seperti Meteora, PumpSwap, dan HumidiFi menjadi kontributor utama dengan total volume lebih dari US$3 miliar.

Dilaporkan The Coin Republik, secara historis, lonjakan aktivitas meme coin kerap menjadi pemicu reli harga SOL. Pada 2024, fenomena serupa sempat mendorong harga SOL mendekati level US$300. Awal 2026 kini dinilai memiliki pola yang mirip, seiring meningkatnya minat terhadap meme coin dan aktivitas jaringan.

Analisis Teknikal Solana

Dari sisi pergerakan harga, analis kripto Crypto Tony mencatat bahwa SOL saat ini tengah mengalami fase pendinginan setelah reli kuat. Harga sempat naik stabil hingga area pertengahan US$140 sebelum mengalami koreksi.

Koreksi tersebut kini mengarah ke zona support penting di kisaran US$130-an, yang sebelumnya menjadi area resistance. Sejauh ini, tekanan jual terlihat relatif ringan dan tidak menunjukkan kepanikan pasar, sehingga lebih menyerupai jeda sementara dibandingkan perubahan tren.

Jika level support ini mampu bertahan, peluang pantulan harga dinilai cukup besar dan dapat membawa SOL kembali menguji level tertinggi terdekat. Namun, jika support tersebut gagal dipertahankan, pasar diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama sebelum melanjutkan penguatan.

Dengan kombinasi sinyal Golden Cross, meningkatnya aktivitas jaringan, dan kembalinya musim meme coin, Solana kini berada di titik krusial. Apakah momentum ini cukup kuat untuk mendorong harga menuju US$300, pasar akan menjawabnya dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Tertekan di US$2,00, Akankah Harga Ripple Ambles ke US$1,77?

Harga aset kripto Ripple (XRP) berada dalam tekanan dan kembali menguji level support krusial di tengah melemahnya sentimen investor ritel, meskipun minat dari kalangan institusi mulai menunjukkan tanda pemulihan.

Pada perdagangan Jumat (1/9), XRP bergerak di kisaran US$2,00–US$2,10, bertumpu pada support Exponential Moving Average (EMA) 50-hari. Tekanan jual masih mendominasi seiring meningkatnya sentimen penghindaran risiko di pasar kripto global.

Kondisi pasar secara umum mencerminkan ketidakpastian yang tinggi. Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) Kripto tercatat di level 27, mengindikasikan dominasi sentimen “fear” di kalangan investor. Padahal, indeks sempat naik ke level 55 pada awal pekan, namun gagal mendorong reli lanjutan dan justru berujung koreksi harga.

Jika sentimen pasar tidak segera membaik, XRP berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$2,00, bahkan membuka peluang turun ke level terendah Desember di US$1,77.

Permintaan Ritel Melemah, Derivatif XRP Kehilangan Daya Dorong

Dilaporkan FXStreet, tekanan pada harga XRP sejalan dengan melemahnya aktivitas investor ritel di pasar derivatif. Data CoinGlass menunjukkan Open Interest (OI) berjangka XRP turun menjadi US$4,15 miliar, dari puncaknya US$4,55 miliar pada Selasa lalu.

Penurunan OI secara bertahap ini mengindikasikan berkurangnya kepercayaan trader ritel terhadap pergerakan harga XRP dalam jangka pendek. Kondisi tersebut membuat XRP lebih rentan terhadap tekanan jual lanjutan.

ETF XRP Kirim Sinyal Positif dari Investor Institusi

Di tengah lesunya minat ritel, investor institusi justru mulai kembali masuk. ETF XRP tercatat membukukan arus masuk hampir US$9 juta pada Kamis, menandai kebangkitan minat institusional setelah sebelumnya mengalami arus keluar signifikan.

Menurut data SoSoValue, ETF XRP sempat mencatat arus keluar hingga US$41 juta pada Rabu. Namun, kembalinya arus dana masuk dinilai sebagai sinyal optimisme bahwa minat institusi terhadap produk XRP yang terdaftar di Amerika Serikat masih terjaga.

Analisis Teknikal: XRP Bertahan di Support, Tapi Risiko Masih Ada

Secara teknikal, XRP masih menghadapi hambatan kuat di sisi atas. EMA 100-hari di US$2,22 dan EMA 200-hari di US$2,34 menjadi resistance utama, sejalan dengan garis tren menurun yang telah menahan laju harga sejak rekor tertinggi US$3,66 pada Juli lalu.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 54 dan terus menurun dari area jenuh beli, menandakan momentum bullish mulai melemah. Meski demikian, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih mempertahankan sinyal beli sejak awal Januari, yang berpotensi menahan penurunan lebih dalam di bawah EMA 50-hari di US$2,07.

Apabila XRP mampu menembus dan bertahan di atas area resistance US$2,22–US$2,34, peluang penguatan menuju US$3,00 kembali terbuka. Namun untuk saat ini, pergerakan XRP masih sangat bergantung pada pemulihan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Nasib Pasar di Awal Tahun 2026

Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

Fokus Utama

  1. Makroekonomi Global
    • Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
    • China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
    • Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
  2. Makroekonomi Nasional
    • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
    • Menkeu Purbaya mengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
    • Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
  3. Performa Pasar Kripto
    • Market Cap & Volume rebound ke angka $2.99 Triliun (+1.43%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index di posisi $176.84 (+1.66%). Meskipun menghijau, sentimen pasar masih belum sepenuhnya lepas dari kecemasan; Fear & Greed Index naik ke angka 32, tetapi tetap berada dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan)
    • Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index bergerak lambat di angka 20/100. Kondisi ini mempertegas bahwa Bitcoin Season’ masih sangat kuat, menunjukkan para investor enggan memindahkan aset mereka ke altcoin meskipun pasar utama sedang pulih.
    • Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi narasi politik memes serta perdagangan otomatis. Token STABLE naik sebesar (+49.78%), diikuti oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).
  4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
    • Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
    • Baby Shark Universe (BSU) → Risiko distribusi tinggi.
    • BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.

📌 Kesimpulan: Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.

Makroekonomi Global

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
  • Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
  • China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
  • Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan bahwa Presiden Trump telah memulai serangan darat di Venezuela. 
  • Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
  • China menembakkan roket dan menerbangkan pesawat pembom di sekitar Taiwan.

Makroekonomi Nasional

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: MI/Despian.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
  • Menkeu Purbaya mengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memproyeksikan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra mencapai  59,25 triliun.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih terdapat sisa dana sebesar Rp1,51 triliun untuk bencana Sumatra yang belum dipakai.

Kalender Makroekonomi

Dec 29, 2025 U.S. Pending Home Sales MoM U.S. Pending Home Sales MoM
Actual: 3.3% 
Forecast: 1.0% 
Previous: 2.4%→ Penjualan rumah tertunda melonjak signifikan sebesar 3.3%, jauh melampaui ekspektasi pasar 1.0% dan meningkat dari bulan sebelumnya 2.4%, menandakan ketahanan konsumen AS yang mengejutkan.

Bagi pasar kripto, data ekonomi yang “terlalu bagus” ini berpotensi menjadi sentimen negatif jangka pendek karena dapat memperkuat Dolar AS (DXY).

Dec 30, 2025 U.S. House Price Index MoM U.S. House Price Index MoM
Actual: 0.4% 
Forecast: 0.1% 
Previous: -0.1%→ Indeks harga rumah AS naik sebesar 0.4%, melampaui ekspektasi pasar 0.1% dan berbalik positif dari kontraksi bulan sebelumnya di level -0.1%.

Kenaikan harga properti yang tak terduga ini berpotensi menjadi sinyal bearish. Data ini menunjukkan tekanan inflasi dari sektor perumahan masih persisten (“sticky inflation”), yang dapat memaksa The Fed menahan suku bunga lebih lama dan memperkuat Dolar AS (DXY), sehingga menekan likuiditas untuk aset berisiko seperti Bitcoin.

Dec 30, 2025 U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI) U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI)
Actual: 43.5
Forecast: 39.8
Previous: 36.3→ Indeks PMI Chicago melonjak tajam ke level 43.5, melampaui ekspektasi 39.8 dan membaik signifikan dari bulan sebelumnya 36.3, menandakan bahwa laju manufaktur mulai mereda meskipun masih berada di zona negatif (di bawah 50).

Bagi pasar kripto, pemulihan data ekonomi yang lebih baik dari prediksi ini cenderung menjadi sinyal bearish jangka pendek karena memperkuat Dolar AS (DXY) dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga darurat oleh The Fed, sehingga menahan sentimen investor.

Dec 31, 2025 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
Actual: –
Forecast: 217K 
Previous: 214K→ Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan klaim pengangguran menjadi 217.000 dibandingkan periode sebelumnya 214.000, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja mulai sedikit melonggar tetapi masih relatif ketat.

Bagi pasar kripto, jika angka aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (di atas 217K), ini akan menjadi sinyal bullish karena melemahkan Dolar AS (DXY) dan meningkatkan urgensi pemangkasan suku bunga; sebaliknya, angka yang lebih rendah akan memperkuat Dolar dan menekan aset berisiko.

Kesimpulan Secara keseluruhan, data ekonomi AS menutup tahun ini dengan kinerja yang jauh lebih kuat dari prediksi. Kondisi ekonomi ini menjadi tantangan bagi pasar aset berisiko; data yang positif cenderung memperkuat nilai tukar Dolar AS (DXY) dan mengurangi urgensi Bank Sentral (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga secara agresif.

Akibatnya, pasar kripto berpotensi menghadapi tekanan koreksi karena investor cenderung lebih waspada terhadap kebijakan moneter yang masih ketat dan likuiditas pasar yang belum melonggar sepenuhnya..

Perkembangan Regulasi Kripto

Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
  • Bank Rakyat China (PBOC) meluncurkan regulasi Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) yang efektif mulai 1 Januari 2026. Bank wajib membayar bunga kepada nasabah dan membentuk Komite Manajemen RMB Digital.
  • Korea Selatan memperketat pengawasan transfer mata uang kripto yang bernilai di bawah 1 juta won untuk mencegah pemalsuan identitas.
  • Alt5 Sigma, perusahaan kripto pemilik proyek World Liberty Financial (WLFI), kini menghadapi ancaman delisting dari Nasdaq setelah gagal melaporkan kuartalan dan menyewa auditor dengan riwayat pelanggaran kepatuhan serius. 
  • Regulasi Pelaporan Aset Kripto (CARF) dari OECD resmi berlaku 1 Januari 2026 di Inggris dan Uni Eropa, memaksa bursa kripto untuk mengumpulkan data pajak, transaksi, serta saldo pengguna ke sistem otoritas pajak.
  • Kementerian Kehakiman Rusia merancang undang-undang baru yang menetapkan sanksi pidana berat bagi penambang kripto yang tidak terdaftar, denda hingga 2,5 juta rubel dan penjara atau kerja paksa hingga 5 tahun.

Adopsi Kripto oleh Institusi

Metaplanet
Metaplanet
  • BC Card, kartu pembayaran terbesar di Korea Selatan, resmi bermitra dengan jaringan Base (Layer-2 Coinbase) untuk meluncurkan pembayaran berbasis USDC.
  • El Salvador mengungkapkan akan “berinvestasi penuh” pada Bitcoin dan AI pada tahun 2026.
  • Metaplanet menambahkan $450 juta dalam pembelian di akhir Desember, mengakhiri tahun 2025 di atas 35.000 BTC.
  • BitMine Immersion Technologies, perusahaan pemegang Ethereum terbesar, telah melakukan staking atas 342.560 ETH senilai lebih dari $1 miliar
  • Turkmenistan secara resmi melegalkan penambangan dan pertukaran kripto di bawah pengawasan bank sentral.

Performa Pasar Kripto Mingguan

Menutup akhir tahun, pasar kripto dikejutkan oleh gelombang spekulasi masif yang terpusat pada narasi Politik Memes dan Trading Bot. Sektor Political Memes mencatatkan pergerakan pasar sebesar +705%, meninggalkan sektor lainnya sangat jauh di belakang.

Di sisi kinerja aset, token STABLE memimpin +49.78%, disusul oleh PIEVERSE (+34.58%). Hal ini mengindikasikan bahwa para trader sedang beralih dari narasi fundamental ke aset volatil yang sangat spekulatif dan berbasis komunitas.

📈 Highlights:

  • Narasi Politik Memes 🗳️ Sorotan utama minggu ini mutlak milik sektor Political Memes yang meroket hingga +705%. Angka kenaikan tiga digit yang ekstrem ini menandakan adanya spekulasi yang sangat agresif.
  • Naiknya Bots & Community 🤖 Di lapis kedua, sektor Trading Bots (+70.76%) dan Reddit Points (+56.74%) menunjukkan performa yang sangat solid. Hal ini menunjukkan investor ritel juga berspekulatif token bot dan aset berbasis komunitas. Di sisi lain, sektor Privacy Blockchain juga masih mempertahankan kenaikan +53.71%.
  • Top Gainers (Payment & DeFi) 🚀 Dalam daftar aset terbaik, STABLE (+49.78%) dan PIEVERSE (+34.58%) menjadi primadona minggu ini. Menariknya, token-token pemain lama seperti 0x (ZRX) yang naik +32.27% dan Verge (XVG) sebesar +30.09% kembali dominan, menandakan adanya rotasi modal yang melirik kembali aset-aset DeFi yang tidak ada pergerakan.

Pergerakan Harga Bitcoin

Daily Chart Bitcoin – TradingView

Source: Tradingview (31 Desember 2025)

Pada minggu sebelumnya, harga BTC diprediksi akan mengalami Sideways. Hal ini masih terjadi hingga minggu ini karena banyaknya narasi makro yang tidak pasti untuk pergerakan BTC. Baik dari Geopolitik hingga Pemangkasan Suku Bunga. Lalu bagaimana selanjutnya?

Saat ini, Timeframe Daily, tidak banyak yang bisa dianalisis karena harga masih menunjukkan pergerakan yang sama. Tetapi, harga kini menunjukkan pergeseran untuk naik melewati indikator KC dan juga berusaha menembus RSI di angka > 50. Apabila harga tidak mampu melewati Tren ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali sama seperti minggu lalu.

Sedangkan di Timeframe Weekly juga menunjukkan stagnasi dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily seperti minggu lalu. Meski harga menunjukkan pelemahan yang didukung dengan narasi makroekonomi dan geopolitik. Riset terlebih dahulu untuk menentukan langkah selanjutnya menjadi kunci kemenangan untuk tetap bertahan di kondisi market saat ini.

Daily:

  • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.

Weekly:

  • Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang semakin mendukung Q4 tahun ini merupakan riwayat terburuk bagi Bitcoin tahun ini.

🔭 Short-Term Projection:

Bullish Case:

  • Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.

⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.

Analisis Data On-Chain Bitcoin

Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

Bitcoin ($BTC) saat ini masih terlihat sedang “jalan di tempat” atau bergerak mendatar di kisaran harga $88.000. Grafik heatmap memperlihatkan harga Bitcoin sedang terkurung di antara dua batas kuat, seolah-olah sedang menunggu volume untuk bergerak besar ke satu arah.

  • Resisten Atas ($90.000): Warna kuning yang menyala menandakan banyaknya antrean likuidasi posisi jual (short) di sana. Agar harga bisa naik tinggi, pembeli harus punya kekuatan besar untuk menjebol tembok tebal ini.
  • Support ($86.000 – $84.000): Di bagian bawah, terlihat garis terang di level $86.000 yang berfungsi sebagai support. Ini adalah pertahanan pertama agar harga tidak jatuh. Namun, jika harga $86.000 ini jebol, harga berisiko turun lebih dalam menuju $84.000.

🔍 Insight:Pasar masih berada dalam mode sideways di antara rentang $84k dan $90k.

Bitcoin Multi-Asset Netflow Cumulative

Bitcoin ($BTC) saat ini memperlihatkan sinyal peringatan melalui grafik aliran dana bursa. Grafik memvisualisasikan lonjakan tajam pada area oranye (akumulasi BTC di Binance), yang mengindikasikan bahwa para pedagang sedang memindahkan aset mereka kembali ke “zona penjualan”.

  • Lonjakan Likuiditas Spot (Inflow Surge) 🌊 Arus masuk bersih kumulatif Bitcoin ke Binance telah melonjak mencapai level $1,9 miliar. Kenaikan vertikal pada grafik ini menandakan perpindahan BTC dalam jumlah besar ke bursa spot, yang secara historis mengindikasikan niat ambil untung (profit-taking).
  • Pola Koreksi 📉 Level penumpukan saat ini sangat mirip dengan kondisi pada awal November lalu, di mana akumulasi serupa mendahului kejatuhan harga Bitcoin secara drastis dari di atas $108.000 menjadi di bawah $85.000. Pola fraktal ini memicu kekhawatiran bahwa sejarah koreksi tajam mungkin akan terulang.

🔍 Insight: Jika permintaan pasar tidak sanggup menyerap likuiditas $1,9 miliar yang baru masuk ini, tekanan jual berpotensi mendominasi pergerakan harga dalam waktu dekat.

BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL

Bitcoin ($BTC) saat ini sedang dalam masa “Pergantian”. Grafik menunjukkan kejadian unik: harga Bitcoin masih tinggi, tapi rata-rata keuntungan investor malah terlihat menurun.

  • Modal Makin Mahal, Untung Makin Tipis 💸 Catatan di grafik menunjukkan: harga naik, tapi keuntungan malah turun. Artinya, sekarang banyak orang baru yang membeli Bitcoin di harga mahal. Jadi, keuntungan mereka sangat tipis karena modal mereka besar, kalau harga turun sedikit saja, mereka langsung panik karena merugi.
  • Fase Redistribusi🔄 Meskipun indikator menurun, data NUPL menegaskan bahwa ini hanyalah fase redistribusi, bukan awal dari pasar bearish penuh. Mengindikasikan bahwa Short-Term Holders (investor baru) sedang keluar pasar karena kerugian, sementara Long-Term Holders masih kokoh mempertahankan posisi profit mereka.

🔍 Insight:Pasar masih sehat. Bitcoin saat ini hanya sedang “membuang” spekulasi berlebihan dan investor yang mudah panik.

Bitcoin Short Term Holder NUPL

Bitcoin saat ini berada dalam posisi teknikal yang membingungkan di awal tahun 2026. Grafik menunjukkan indikator keuntungan investor jangka pendek (Short Term Holder NUPL) telah jatuh ke wilayah negatif.

  • Investor Baru dalam Kondisi Menyerah (Kapitulasi) 📉 Indikator NUPL saat ini berada di angka -0,14 (zona merah). Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata investor yang baru membeli Bitcoin sedang mengalami kerugian yang cukup besar. 
  • Belum Ada Pembelian Besar dari Investor Lama 🛑 Meskipun sinyal “diskon” sudah muncul di grafik, harga Bitcoin di area $87.160 belum menunjukkan kenaikan yang berarti. Hal ini disebabkan karena investor besar (Whale) dan pemegang jangka panjang (Long-Term Holder) masih pasif. Mereka belum melakukan pembelian (akumulasi) secara agresif untuk menampung aset yang dijual rugi oleh investor baru tersebut.

🔍 Insight: Data on-chain saat ini menunjukkan sinyal beli yang kuat (karena investor baru sudah jenuh jual/rugi), tetapi sinyal ini belum valid karena tidak adanya volume beli dari pemain besar.

Altcoin Update

Perkembangan Proyek Altcoin

Solana bersiap meluncurkan pembaruan besar “Alpenglow” di jaringan uji coba (testnet) pada akhir 2025, dengan implementasi penuh di mainnet ditargetkan awal 2026.

Lighter, DEX Layer-2 berbasis Ethereum, resmi meluncurkan token dengan ticker LIT, pada 30 Desember 2025. Sebanyak 25% dari total pasokan didistribusikan langsung melalui airdrop kepada pengguna awal (Poin S1 & S2), alokasi tim (26%) dan investor (24%).

Trust Wallet resmi membuka proses klaim kompensasi bagi pengguna yang terdampak eksploitasi pada ekstensi browser Chrome (versi 2.68), di mana kode berbahaya berhasil mencuri seed phrase dan menguras aset kripto senilai estimasi $7 juta.

The Graph (GRT) akan meluncurkan Mainnet Horizon yang ditargetkan rilis sebelum pergantian tahun 2025, sebuah pembaruan krusial untuk memosisikan protokol ini sebagai lapisan data global.

Avalanche (AVAX) tengah mempersiapkan peluncuran “Particle Chain” yang didukung oleh teknologi Universal Accounts. Memperkenalkan Universal Transaction Layer untuk menyatukan berbagai rantai (chains), aset, dan aplikasi yang terfragmentasi menjadi satu kesatuan.

Analisis On Chain Altcoin

Data On-Chain menunjukkan XRP berada dalam trend bearish jika gagal mempertahankan harga di level $1,80. Hal ini didukung Open Interest XRP di Binance telah anjlok drastis menjadi $450 juta, level terendah sejak November 2024. Mengindikasikan bahwa trader menarik modal dari pasar karena kurangnya keyakinan terhadap kelanjutan tren naik.

Menjelang penutupan tahun 2025, ekosistem Cardano (ADA) menghadapi stagnasi parah dengan metrik on-chain yang memburuk signifikan; alamat aktif harian anjlok ke level 22.000, sementara suplai stablecoin dan volume DEX runtuh hingga memicu label “rantai hantu” (ghost chain) dari pasar.

Harga Ethereum (ETH) saat ini mengalami stagnasi di antara $2.850 dan resistensi $3.000, meskipun Bitmine baru saja melakukan staking lebih dari 342.000 ETH. Namun, data on-chain menunjukkan data arus dana di bursa (exchange flows) masih menunjukkan tren negatif, mengindikasikan bahwa pembeli menipis dan modal belum kembali ke posisi spot.

Data On-Chain menunjukkan aktivitas perdagangan derivatif terdesentralisasi (DEX) mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025, dengan volume menembus angka $1,2 triliun di akhir tahun. Hyperliquid memimpin sektor ini meskipun menghadapi persaingan ketat dari pendatang baru seperti Lighter, Aster, dan edgeX.

Data on-chain Prediction Market menunjukkan terhadap 1,7 juta alamat di Polymarket mengalami ketimpangan kekayaan yang ekstrem: 70% trader mengalami kerugian, sementara kelompok elit yang sangat kecil (0,04%) mengalami 70% total keuntungan yang bernilai kolektif $3,7 miliar. Data menunjukkan 1,1 juta akun ritel merugi kecil, sementara 668 akun “paus” meraup untung di atas $1 juta.

Token Unlock

Memasuki minggu pertama di tahun 2026, pasar kripto terlihat sedikit “mengambil nafas”. Jadwal pelepasan token kali ini relatif lebih sepi dan tidak seagresif minggu-minggu sebelumnya. Hanya terdapat sekitar 10 proyek yang akan melepas suplai tambahan ke pasar. Ini adalah kabar baik karena tekanan jual massal cenderung minim, memberikan ruang bagi pasar untuk bergerak lebih stabil.

🔍 Highlight Unlock

  • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini tidak ada proyek yang melakukan unlock ekstrem di atas 10%, yang berarti risiko guncangan pasar besar sangat rendah. Namun, satu proyek yang wajib diwaspadai adalah Baby Shark Universe (BSU). Proyek ini akan melepas token senilai ~9.31% dari total kapitalisasi pasarnya.
  • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Satu-satunya proyek yang mengisi kategori ini adalah Movement (MOVE) dengan persentase unlock sebesar ~5.78%. Suplai baru ini tergolong moderat; cukup untuk menciptakan volatilitas harga jangka pendek, tetapi kemungkinan tidak akan merusak tren harga secara signifikanjika permintaan pembeli tetap stabil.
  • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek minggu ini berada di zona aman alias risiko rendah. Axie Infinity (AXS) hanya akan melepas ~1.17% dan Jito (JTO) sebesar ~2.70%. Angka sekecil ini biasanya hanya dianggap sebagai “kebisingan pasar” dan jarang memicu penurunan harga yang dalam. Capx AI (CAPX) (~3.90%), Keeta (KTA) (~3.87%), Berachain (BERA) (~2.56%), dan NAVI Protocol (NAVX) (~2.90%) juga masuk dalam kategori ini. Dampak inflasi tokennya sangat minim terhadap harga.

💡 Analisis untuk Investor/Trader:

  • Waspada pada BSU (Baby Shark): Bagi yang memegang atau berniat trading di token BSU, harap hati-hati. Tambahan suplai hampir 10% adalah jumlah yang signifikan untuk token sekelasnya. Biasanya, harga akan cenderung turun sesaat sebelum atau tepat saat jadwal unlock karena investor awal mencairkan keuntungan. Jangan terburu-buru membeli (FOMO) sebelum harganya stabil.
  • Peluang Serok “Bluechip” (AXS & JTO): Untuk token mapan seperti Axie Infinity (AXS) atau Jito (JTO), penurunan harga kecil saat unlock justru bisa menjadi peluang. Secara fundamental mereka kuat dan jumlah token yang dilepas sedikit (<3%), koreksi harga yang terjadi seringkali bersifat sementara dan cepat pulih (rebound). Ini momen bagus untuk Dollar Cost Averaging (mencicil beli).
  • Kesimpulan Umum: Minggu ini adalah minggu yang “aman”. Tidak ada unlock suplai yang signifikan. Fokus pada pergerakan Bitcoin utama, karena altcoin di daftar ini kemungkinan besar akan mengikuti arah pasar global daripada jatuh karena isu unlock tokennya sendiri.

Proyeksi & Analisis

Menutup lembaran tahun 2025, pasar kripto global menunjukkan sinyal pemulihan. Market Cap & Volume naik ke $2.99 Triliun (+1.43%). CoinMarketCap 100 Index yang menguat ke posisi $176.84 (+1.66%), menandakan kembalinya minat akumulasi pada aset-aset crypto. Meskipun harga mulai hijau, psikologi trader masih waspada. Indeks Fear & Greed naik ke angka 32, tetapi tertahan di zona ‘Fear’ (Ketakutan). Mengindikasikan bahwa kepanikan mulai mereda, tetapi trader belum sepenuhnya berani mengambil risiko besar. CMC Altcoin Season Index berada di angka 20/100, yang berarti ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Likuiditas untuk altseason belum terlihat signifikan, karena fokus pasar masih berada pada stabilitas aset utama.

🔮Outlook Minggu Depan:

✅Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.

  • Bullish case: Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.
  • Bearish case: Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.

Zona likuidasi & teknikal:

  • Zona $90.000 ➜ Menjadi resistensi dengan likuidasi short terbesar saat ini.
  • Zona $84.000 – $86.000 ➜ Masih menjadi area support yang krusial.

Narrative utama:

  • Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi narasi politik dan utilitas perdagangan otomatis.
  • Token STABLE memimpin dengan kenaikan harga (+49.78%). Disusul oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).

On-chain Insight & Derivatif:

  • Binance Multi-Asset Netflow → Arus masuk $1,9 Miliar ke bursa menunjukkan profit taking.
  • BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.
  • BTC Short-Term Holder NUPL → Investor baru menyerah (kapitulasi) di zona rugi, secara historis merupakan sinyal bottoming harga.

Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini. Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.

Edukasi Kripto

Strategi Menghadapi Pasar “Sideways” & Ketidakpastian Ekonomi Global

7 Tips Agar Trading di Tokocrypto Lebih Untung

Pernahkah kalian merasa pasar kripto seperti “jalan di tempat”? Harga naik sedikit, lalu turun lagi ke tempat semula, begitu terus selama berminggu-minggu. Kondisi ini disebut Sideways.

Saat pasar membosankan, banyak trader pemula justru kehilangan uang karena tidak sabar. Berikut adalah panduan cara bertahan dan tetap untung di kondisi ini:

1. Jangan “Gatal Tangan” (Hindari Overtrading) 🛑

Kesalahan terbesar saat pasar sideways adalah memaksakan diri untuk terus bertransaksi (trading) karena ingin cepat untung.

  • Masalah: Pergerakan harga sangat sempit dan sering menipu (fakeout). Anda beli karena mengira harga akan naik tinggi, ternyata harga langsung berbalik turun.
  • Solusi: Kurangi frekuensi trading Anda. Jika tidak ada tren yang jelas (naik kuat atau turun kuat), lebih baik diam. Ingat, tidak memiliki posisi (memegang uang tunai/stablecoin) juga merupakan sebuah posisi trading.

2. Fokus pada Akumulasi Pasif (Staking & Earn) 💰

Jika harga aset tidak bisa memberikan keuntungan kapital (capital gain) karena tidak bergerak naik, carilah keuntungan dari “bunga”.

  • Strategi: Pindahkan aset kripto Anda yang menganggur ke fitur Staking, Savings, atau Earn di bursa.
  • Manfaat: Meskipun harga aset diam di tempat, jumlah koin Anda bertambah setiap harinya. Ini cara paling aman untuk tetap produktif di pasar yang lesu..

3. Cicil Beli (DCA) untuk Jangka Panjang 📅

Ketidakpastian geopolitik seringkali membuat harga tertekan sementara. Ini adalah kesempatan bagi investor jangka panjang.

  • Strategi: Gunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). Belilah aset fundamental (seperti Bitcoin atau Ethereum) dengan jumlah uang yang sama secara rutin (misalnya setiap minggu), tanpa peduli harga sedang hijau atau merah.
  • Tujuan: Anda akan mendapatkan harga rata-rata yang baik tanpa perlu pusing menebak kapan pasar akan pulih.

Kesimpulan: Pasar yang membosankan (sideways) adalah ujian kesabaran. Jangan mencoba melawan arus dengan berspekulasi berlebihan. Fokuslah pada menjaga modal, menambah jumlah aset lewat staking, dan menunggu hingga ketidakpastian global mereda.

Pengumuman

Lucky Holiday Blast: Liburan Akhir Tahun Makin Seru dengan Total Hadiah hingga Rp60 Juta

Tokocrypto kembali meramaikan suasana liburan akhir tahun dengan menghadirkan permainan Lucky Holiday Blast. Game ini menawarkan cara bermain yang simpel—cukup geser kiri dan kanan, namun berkesempatan membawa pulang total hadiah hingga IDR60 juta*. Cocok untuk Tokonauts yang ingin menikmati hiburan ringan sambil tetap berpeluang cuan.

Event ini berlangsung pada 17 Desember 2025 pukul 18.00 WIB hingga 14 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Perlu dicatat, permainan baru akan tersedia sesuai periode tersebut.

Agar bisa ikut serta, peserta harus memenuhi beberapa syarat: semua pengguna Tokocrypto bisa bergabung, wajib memiliki akun Tokocrypto dan sudah terverifikasi KYC level 1, serta memastikan aplikasi Tokocrypto sudah menggunakan versi 2.26.

Tokocrypto juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan aturan bermain. Jangan melakukan klik sebelum hitungan mundur dimulai, karena sistem dapat mendeteksi aktivitas tidak normal atau indikasi bot. Tunggu sampai muncul tulisan “Mulai/Go”. Selain itu, kredit akan direset menjadi 0 setiap ronde berakhir, jadi pastikan menggunakan kredit seefektif mungkin sebelum ronde berganti.

Dengan mekanisme yang mudah dan hadiah yang menarik, Lucky Holiday Blast bisa jadi salah satu aktivitas seru untuk mengisi libur akhir tahun bersama Tokocrypto.

Baca juga: Kartu Kripto dan Masa Depan Sistem Pembayaran Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Turun 2,22% ke $3.102, ETH Bergerak di Zona Merah

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat di $3.102,38 per ETH.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Ethereum mengalami koreksi sekitar 2,22% atau setara penurunan kurang lebih $70.

Pelemahan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih volatil, meski secara umum minat terhadap Ethereum masih tergolong kuat.

Tekanan jual hari ini muncul setelah Ethereum sempat mencoba melanjutkan penguatan jangka pendek.

Namun, aksi ambil untung dari sebagian pelaku pasar membuat pergerakan ETH kembali tertahan dan bergerak di zona merah.

Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Pergerakan Harga ETH 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan harian, Ethereum menunjukkan fluktuasi yang cukup aktif.

Harga ETH sempat menyentuh level tertinggi di $3.179,87 sebelum akhirnya turun dan menyentuh level terendah di $3.052,51.

Rentang pergerakan ini mencerminkan persaingan ketat antara pembeli yang berusaha mempertahankan area psikologis $3.100 dan penjual yang memanfaatkan momentum untuk merealisasikan keuntungan.

Dalam jangka sangat pendek, tekanan masih terlihat. Perubahan harga satu jam terakhir tercatat turun sekitar 0,34%, menandakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian dan belum menemukan arah pergerakan yang benar-benar dominan.

Kinerja Mingguan Positif, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski melemah hari ini, performa Ethereum dalam tujuh hari terakhir masih mencatatkan kenaikan sekitar 3,43%.

Data ini menunjukkan bahwa ETH masih memiliki daya tahan setelah sempat mengalami reli jangka pendek. Namun, jika melihat rentang waktu yang lebih panjang, tekanan masih mendominasi.

Dalam 30 hari terakhir, Ethereum tercatat turun sekitar 6%. Penurunan berlanjut pada periode 60 hari sebesar 14,55%, dan dalam 90 hari terakhir koreksi mencapai 17,24%.

Angka-angka ini menegaskan bahwa Ethereum saat ini masih berada dalam fase pemulihan yang belum sepenuhnya stabil.

Kapitalisasi Pasar dan Volume Tetap Menunjukkan Minat Tinggi

Dari sisi pasar, posisi Ethereum masih sangat kuat. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $374,42 miliar, Ethereum bertahan di peringkat kedua aset kripto terbesar di dunia.

Ini menegaskan perannya sebagai tulang punggung utama berbagai sektor blockchain, mulai dari DeFi hingga NFT.

Sementara itu, volume perdagangan 24 jam yang mencapai sekitar $23,37 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi ETH masih tinggi.

Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa Ethereum tetap menjadi fokus utama trader dan investor, sekaligus menjadi salah satu aset kripto paling likuid di pasar global.

Pasokan Beredar dan Jarak dari Rekor Tertinggi

Saat ini, jumlah Ethereum yang beredar berada di angka 120,69 juta ETH. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, posisi ETH sekarang masih cukup jauh dari puncaknya.

Bagi sebagian pelaku pasar, jarak ini dipandang sebagai potensi ruang pemulihan.

Namun bagi yang lain, kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun kembali kepercayaan penuh sebelum Ethereum mampu kembali mendekati level tertingginya.

Prospek Jangka Pendek: Konsolidasi Masih Berlanjut

Koreksi harga Ethereum hari ini banyak dipandang sebagai bagian dari proses konsolidasi.

Selama ETH mampu bertahan di area $3.000 hingga $3.100, sentimen jangka pendek cenderung masih netral.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus area psikologis $3.000, Ethereum berpotensi kembali menguji zona yang lebih rendah sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Sebaliknya, jika minat beli kembali menguat, ETH berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $3.150 hingga $3.180.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Harga Ethereum hari ini memang berada di bawah tekanan, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekstrem.

Kinerja mingguan yang masih positif, volume perdagangan yang tinggi, dan kapitalisasi pasar yang kuat menjadi indikator bahwa Ethereum masih memiliki fondasi minat yang kokoh di pasar kripto.

Dalam kondisi pasar seperti sekarang, pergerakan ETH diperkirakan masih akan volatil.

Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau dinamika harga Ethereum, terutama menjelang terbentuknya arah tren baru.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $91.021,45 per BTC.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin mengalami kenaikan tipis sekitar 0,15%, atau setara dengan penguatan kurang lebih $140.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa BTC masih berusaha mempertahankan stabilitasnya di tengah kondisi pasar kripto yang belum sepenuhnya pulih, sekaligus menandai fase konsolidasi setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Secara umum, penguatan tipis ini mencerminkan adanya keseimbangan sementara antara tekanan beli dan jual.

Pelaku pasar terlihat masih berhati-hati, sembari menunggu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan harga lebih signifikan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

Pergerakan BTC 24 Jam Terakhir

Dalam rentang perdagangan harian, harga Bitcoin bergerak di kisaran $89.233,88 hingga $91.520,19. BTC sempat tertekan ke area bawah sebelum kembali menguat mendekati zona $91.000.

Pola ini menunjukkan adanya minat beli yang muncul ketika harga mendekati area rendah harian, meskipun dorongan untuk menembus resistance jangka pendek masih terbatas.

Dalam satu jam terakhir, pergerakan harga Bitcoin tercatat turun sekitar 0,29%, menandakan bahwa volatilitas jangka pendek masih terjadi.

Meski demikian, secara keseluruhan BTC masih mampu mempertahankan posisi di atas level psikologis $90.000, yang kini menjadi salah satu area kunci yang terus diawasi pasar.

Kinerja Mingguan Positif, Namun Tren Menengah Masih Tertekan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika dilihat dari perspektif jangka pendek, performa Bitcoin terbilang cukup konstruktif.

Dalam tujuh hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan sekitar 2,71%, menandakan adanya upaya pemulihan bertahap.

Namun, dalam kerangka waktu yang lebih panjang, tekanan masih terasa. Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin tercatat turun sekitar 1,47%.

Penurunan lebih dalam terjadi pada periode 60 hari yang mencapai sekitar 14%, dan dalam 90 hari terakhir, koreksi tercatat hampir 19%.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mulai stabil, pasar masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Dominasi Pasar Bitcoin Masih Sangat Kuat

Dari sisi fundamental pasar, posisi Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,818 triliun, Bitcoin menempati peringkat 1 kripto global.

Dominasi ini menegaskan peran BTC sebagai barometer utama pergerakan pasar kripto.

Aktivitas perdagangan juga tergolong tinggi. Volume transaksi 24 jam yang mencapai sekitar $42,4 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin masih sangat besar.

Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa BTC tetap menjadi aset utama bagi trader institusional maupun ritel.

Saat ini, jumlah pasokan Bitcoin yang beredar berada di angka 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,11% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Dengan pasokan yang semakin mendekati batas maksimum, faktor kelangkaan Bitcoin masih menjadi narasi utama yang terus diperhatikan oleh investor jangka panjang.

Jarak dari Rekor Tertinggi dan Dinamika Psikologis Pasar

Bitcoin saat ini masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Selisih ini menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian harga setelah periode volatilitas tinggi.

Bagi sebagian investor, kondisi ini dipandang sebagai fase konsolidasi yang sehat sebelum pasar menentukan arah tren berikutnya.

Sementara bagi trader jangka pendek, jarak dari rekor tertinggi menciptakan ruang volatilitas yang dapat dimanfaatkan, baik dalam skenario lanjutan pemulihan maupun koreksi susulan.

Prospek Jangka Pendek Bitcoin

Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih cenderung sideways dengan bias hati-hati. Selama BTC mampu bertahan di atas area psikologis $90.000, sentimen pasar relatif masih stabil.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus zona tersebut, potensi pengujian ulang ke area yang lebih rendah tetap terbuka.

Sebaliknya, apabila minat beli meningkat dan volume terus menguat, Bitcoin berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $91.500 hingga $92.000 sebagai resistance terdekat.

Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi.

Meski penguatannya tipis, kenaikan harian dan kinerja mingguan yang positif menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda.

Dengan kapitalisasi pasar yang sangat besar dan volume perdagangan yang tetap tinggi, Bitcoin masih menjadi pusat gravitasi pasar kripto.

Ke depan, arah pergerakan BTC akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area kunci dan munculnya katalis baru yang mampu mendorong minat beli secara lebih agresif.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Volume Perdagangan Menguat, Harga Walrus (WAL) Hari Ini Naik 14%

Harga Walrus (WAL) hari ini tercatat di level $0,1543 per WAL.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa WAL mengalami lonjakan signifikan sebesar +14,5%, menandai salah satu pergerakan harian terkuatnya dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan ini membawa Walrus kembali menjadi sorotan di kalangan trader, terutama di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak fluktuatif.

Penguatan ini juga tercermin dari pergerakan harian yang menunjukkan dominasi minat beli, meskipun dalam satu jam terakhir harga sempat terkoreksi tipis sekitar 0,1%, yang mengindikasikan mulai munculnya fase konsolidasi jangka sangat pendek setelah reli cepat.

Baca Juga: Volume Perdagangan Menguat, Harga Walrus (WAL) Hari Ini Naik 14%

Lonjakan Volume Perdagangan Dorong Momentum

Salah satu faktor utama di balik kenaikan harga Walrus hari ini adalah melonjaknya aktivitas pasar.

Volume perdagangan 24 jam WAL tercatat mencapai sekitar $62,28 juta, angka yang relatif tinggi dibandingkan kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang besar menandakan bahwa minat trader terhadap WAL sedang meningkat.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan fase spekulatif aktif, di mana arus transaksi yang deras mempercepat pergerakan harga, baik ke atas maupun ke bawah.

Performa Mingguan Kuat, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terlihat

Pergerakan harga Walrus (WAL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Walrus (WAL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara jangka pendek, performa WAL terbilang impresif. Dalam tujuh hari terakhir, harga Walrus tercatat melonjak sekitar 26,86%, menunjukkan adanya tren pemulihan yang cukup agresif.

Namun jika ditarik ke rentang yang lebih panjang, gambaran besarnya masih cenderung menantang. Dalam 30 hari terakhir, WAL masih terkoreksi sekitar 4,54%.

Tekanan lebih besar terlihat pada periode 60 hari yang mencatat penurunan sekitar 31,85%, dan dalam 90 hari terakhir, WAL masih melemah sekitar 36,74%.

Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini masih berada dalam konteks rebound jangka pendek setelah koreksi cukup dalam.

Posisi Walrus di Pasar Kripto

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $243 juta, Walrus saat ini berada di sekitar peringkat 150 aset kripto global.

Posisi ini menempatkan WAL dalam kategori altcoin menengah, yang umumnya memiliki potensi volatilitas lebih tinggi dibandingkan aset kripto papan atas.

Saat ini, pasokan WAL yang beredar berada di angka sekitar 1,58 miliar token, atau sekitar 31,54% dari total suplai maksimum 5 miliar WAL.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh yang mendekati $772 juta, dinamika suplai dan distribusi token menjadi faktor penting yang terus dipantau pelaku pasar.

Dinamika Harga dan Psikologi Pasar

Lonjakan harga WAL hari ini menunjukkan adanya perubahan sentimen jangka pendek dari pasar.

Setelah periode penurunan cukup panjang, sebagian trader melihat area harga saat ini sebagai peluang untuk masuk, baik untuk spekulasi cepat maupun untuk memanfaatkan momentum mingguan.

Namun, reli tajam seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi teknikal.

Oleh karena itu, pergerakan volume dan kemampuan harga WAL untuk bertahan di atas level kenaikan terbarunya akan menjadi kunci untuk menentukan apakah penguatan ini dapat berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Grayscale Ungkap 40 Altcoin Pilihan yang Potensial di Q2 2025

Harga Walrus hari ini yang melonjak lebih dari 14% menunjukkan bahwa WAL sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dengan dominasi minat beli.

Kenaikan mingguan yang kuat dan lonjakan volume perdagangan menjadi sinyal bahwa Walrus tengah menarik kembali perhatian pasar.

Meski demikian, mengingat tekanan jangka menengah yang masih cukup besar, pergerakan WAL dalam waktu dekat diperkirakan akan tetap fluktuatif.

Bagi pelaku pasar, fase seperti ini sering kali menawarkan peluang, tetapi juga menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga MAGIC Naik 8,69%, Treasure Menguat Lonjakan Aktivitas Pasar

Harga Treasure (MAGIC) hari ini tercatat berada di level $0,107153 per MAGIC.

Dalam 24 jam terakhir, MAGIC mengalami kenaikan sekitar 8,69%, atau setara penguatan sekitar $0,0085 di platform Tokocrypto.

Pergerakan ini menempatkan MAGIC sebagai salah satu altcoin yang mencuri perhatian pasar, terutama karena penguatannya terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif.

Kenaikan harga ini menunjukkan adanya peningkatan minat beli terhadap MAGIC. Namun, dalam jangka sangat pendek, pergerakan satu jam terakhir tercatat melemah sekitar 2,69%, menandakan mulai munculnya aksi ambil untung setelah lonjakan cepat.

Baca Juga: Token MAGIC Reli 116% Dalam Sebulan, Picu Minat Investor Baru

Lonjakan Volume Perdagangan Jadi Sorotan

Salah satu aspek paling menonjol dari pergerakan MAGIC hari ini adalah tingginya volume perdagangan.

Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi MAGIC mencapai sekitar $83,5 juta, jauh lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $34 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan bahwa MAGIC sedang berada dalam fase aktivitas pasar yang sangat intens.

Kondisi seperti ini biasanya identik dengan meningkatnya minat spekulatif, yang kerap mendorong pergerakan harga menjadi lebih agresif, baik ke atas maupun ke bawah.

Performa Mingguan Positif, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Treasure (MAGIC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Treasure (MAGIC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara jangka pendek, kinerja MAGIC terlihat cukup kuat.

Dalam tujuh hari terakhir, harga MAGIC tercatat menguat sekitar 11,63%, mengindikasikan bahwa momentum beli masih terjaga.

Namun, jika ditarik ke rentang waktu yang lebih panjang, tekanan masih terlihat cukup jelas. Dalam 30 hari terakhir, MAGIC masih melemah sekitar 7,91%.

Koreksi lebih dalam tercatat dalam periode 60 hari yang mencapai sekitar 19,24%, sementara dalam 90 hari terakhir, harga MAGIC masih turun sekitar 7,16%.

Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini masih berada dalam konteks rebound setelah fase pelemahan sebelumnya.

Posisi Treasure di Pasar Kripto

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $34 juta, Treasure saat ini berada di sekitar peringkat 568 aset kripto global.

Posisi ini menempatkan MAGIC sebagai altcoin berkapitalisasi kecil, yang umumnya memiliki volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

Saat ini, jumlah pasokan MAGIC yang beredar berada di angka sekitar 317,54 juta token.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat mendekati $37,24 juta, menunjukkan bahwa sebagian besar pasokan sudah berada di pasar, sehingga dinamika permintaan jangka pendek memiliki peran besar dalam membentuk pergerakan harga.

Dinamika Harga dan Psikologi Pasar

Kenaikan harga MAGIC hari ini mencerminkan adanya pergeseran sentimen jangka pendek menjadi lebih positif.

Trader terlihat mulai kembali melirik MAGIC seiring meningkatnya volume dan pergerakan harga yang agresif.

Meski demikian, lonjakan cepat seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi teknikal.

Oleh karena itu, kemampuan MAGIC untuk bertahan di atas level harga terbarunya akan menjadi faktor kunci untuk menilai apakah penguatan ini dapat berlanjut menjadi tren yang lebih stabil.

Baca Juga: Gila! Token AI Ini Naik Tajam, Kapitalisasi Pasar Tembus Miliaran!

Harga Treasure hari ini yang melonjak hampir 9% menegaskan bahwa MAGIC sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dengan dukungan aktivitas pasar yang kuat.

Kinerja mingguan yang positif dan volume perdagangan yang jauh melampaui kapitalisasi pasar menjadi indikator bahwa MAGIC tengah menarik perhatian besar dari pelaku pasar.

Meski begitu, mengingat tekanan jangka menengah yang masih tercatat, pergerakan MAGIC ke depan diperkirakan akan tetap fluktuatif.

Dalam kondisi seperti ini, pasar biasanya akan sangat sensitif terhadap perubahan sentimen dan arus transaksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Menguat Tipis, Ketahanan Level $0,20 Jadi Sorotan

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan ringan sebesar 0,47% dalam 24 jam terakhir, mengungguli pergerakan pasar kripto secara umum yang hanya naik sekitar 0,13%.

Meski penguatannya relatif kecil, pergerakan ini cukup menarik perhatian karena terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung datar.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Jumat (9/1), kenaikan harian ini juga kontras dengan performa bulanan PI yang masih tercatat turun sekitar 3,74%.

Namun di sisi lain, secara mingguan PI masih mampu membukukan kenaikan sekitar 2,14%, menandakan adanya upaya pemulihan jangka pendek setelah periode tekanan harga.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,209: Lemah Ekosistem Tekan Pergerakan

Sentimen Spekulatif Dorong Minat Terhadap PI

Salah satu pendorong utama pergerakan PI saat ini berasal dari meningkatnya minat spekulatif.

Pi Network baru-baru ini disorot dalam sebuah analisis komunitas CoinMarketCap sebagai salah satu altcoin berisiko tinggi yang berpotensi mencatat lonjakan besar dalam fase pasar bullish, dengan proyeksi upside agresif.

Sorotan tersebut memicu ketertarikan trader yang memburu aset berkarakter “high beta”, yakni koin dengan volatilitas tinggi yang berpotensi memberikan imbal hasil besar dalam waktu singkat.

Basis pengguna Pi Network yang besar, dengan lebih dari 15 juta akun yang telah bermigrasi ke Mainnet, turut memperkuat narasi spekulatif ini.

Di saat yang sama, likuiditas yang relatif tipis membuat pergerakan harga PI cenderung sensitif terhadap arus beli.

Kondisi indeks Fear & Greed kripto yang masih berada di zona netral juga memberi ruang bagi pergeseran modal ke aset-aset berisiko seperti PI, tanpa tekanan kuat dari sentimen ketakutan ekstrem.

Level $0,20 Bertahan, Sinyal Teknikal Mulai Stabil

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan tanda-tanda ketahanan.

Harga PI tercatat mampu mempertahankan area support $0,20, sebuah level yang telah diuji berulang kali sejak Desember 2025.

Keberhasilan mempertahankan zona ini membantu meredam potensi panic selling dan menjaga struktur harga tetap stabil.

Indikator momentum jangka pendek mulai menunjukkan perbaikan, tercermin dari histogram MACD yang bergerak ke area positif.

Meski demikian, indikator RSI masih berada di kisaran netral, menandakan bahwa pasar belum sepenuhnya memasuki fase bullish.

Selain itu, pembaruan protokol terbaru yang meningkatkan integrasi dengan infrastruktur Stellar turut memperkuat narasi fundamental jangka panjang, meskipun dampaknya terhadap harga dalam jangka pendek masih terbatas.

Pasar kini mengamati apakah PI mampu menembus area resistensi terdekat di atas $0,215, yang berpotensi membuka ruang penguatan lanjutan.

Tekanan Jual Mulai Mereda Seiring Melambatnya Unlock Token

Faktor lain yang ikut menopang pergerakan PI adalah melambatnya laju unlock token.

Saat ini, jumlah token yang terbuka ke pasar diperkirakan sekitar 4,36 juta PI per hari, lebih rendah dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Perlambatan ini membantu mengurangi tekanan suplai yang sebelumnya menjadi salah satu beban utama harga.

Meski demikian, jumlah token PI yang berada di bursa masih tergolong besar, sehingga risiko tekanan jual struktural belum sepenuhnya hilang.

Tantangan Jangka Panjang Masih Membayangi

Walaupun pergerakan harian PI menunjukkan stabilisasi, Pi Network masih menghadapi tantangan besar.

Harga PI masih tercatat turun lebih dari 90% dari puncaknya di 2025, mencerminkan besarnya tekanan yang dialami proyek ini dalam jangka panjang.

Pasokan token yang besar di bursa serta keterbatasan utilitas nyata di luar aktivitas mining masih menjadi faktor yang membebani kepercayaan investor jangka panjang.

Tanpa percepatan adopsi dan penggunaan riil di dalam ekosistem, reli PI berisiko tetap bersifat spekulatif dan rapuh.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Kenaikan tipis harga Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara dorongan spekulatif, ketahanan teknikal di level kunci, dan meredanya tekanan suplai.

Meski begitu, pergerakan ini belum cukup untuk mengubah gambaran besar bahwa PI masih berada dalam fase pemulihan yang rapuh.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan PI untuk mempertahankan level $0,20, terutama jika Bitcoin dan pasar kripto global kembali mengalami koreksi.

Di luar itu, perkembangan utilitas nyata dan aktivitas ekosistem akan menjadi faktor penentu apakah penguatan PI bisa berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

JPMorgan Tancap Gas di Blockchain, JPM Coin Siap Beroperasi

Raksasa perbankan global JPMorgan Chase & Co. bersiap meluncurkan stablecoin miliknya, JPM Coin (JPMD), secara langsung di jaringan blockchain berfokus privasi, Canton Network. Langkah ini menandai upaya terbaru JPMorgan dalam memperluas penggunaan uang digital institusional yang patuh regulasi dan mampu beroperasi secara real-time.

Dilaporkan Parameter, penerbitan JPMD di Canton dilakukan melalui unit blockchain JPMorgan, Kinexys, bekerja sama dengan perusahaan teknologi blockchain Digital Asset. Implementasi akan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026, dengan tahap awal berfokus pada integrasi teknis dan kesiapan bisnis.

“Ini menghadirkan uang digital yang teregulasi dan dapat bergerak secepat pasar,” ujar CEO Digital Asset, Yuval Rooz, dalam pernyataannya.

Baca juga: Geger! JPMorgan Terbitkan Surat Utang AS Pertama di Blockchain Solana

Kebangkitan JPM Coin

JPM Coin merupakan representasi tokenisasi dari simpanan dolar AS yang disimpan di JPMorgan dan selama ini digunakan klien institusional untuk pembayaran berbasis blockchain. Dengan penerbitan langsung di Canton Network, JPMD akan mendukung penerbitan, transfer, hingga penebusan hampir instan dalam lingkungan yang aman dan menjaga kerahasiaan data.

Canton Network sendiri berada di bawah pengawasan Canton Foundation dan dirancang untuk mendukung penyelesaian transaksi yang tersinkronisasi lintas berbagai kelas aset. Jaringan ini memungkinkan aktivitas keuangan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dengan kemampuan smart contract tanpa mengorbankan kepatuhan dan privasi institusional.

Global co-head Kinexys JPMorgan, Naveen Mallela, menyatakan bahwa integrasi ini berpotensi meningkatkan efisiensi sekaligus membuka likuiditas melalui transaksi blockchain yang mendekati real-time. Selain JPM Coin, proyek ini juga membuka peluang integrasi layanan blockchain JPMorgan lainnya, seperti Blockchain Deposit Accounts dan produk pembayaran digital.

Canton Network telah menarik minat sejumlah institusi keuangan besar. Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), misalnya, memilih Canton untuk mendukung tokenisasi instrumen keuangan tradisional, menunjukkan tingkat kepercayaan institusional terhadap kerangka privasi dan kepatuhan jaringan tersebut.

Ke depan, JPMorgan dan Digital Asset akan mengeksplorasi perluasan ekosistem dengan berbagai produk pembayaran digital lainnya. Seluruh tahapan pengembangan akan tetap mengikuti standar regulasi, teknis, dan operasional yang berlaku.

Integrasi JPM Coin ke Canton Network ini menjadi perkembangan terbaru dalam pembangunan infrastruktur keuangan digital berbasis blockchain yang ditujukan khusus untuk kebutuhan institusi keuangan global.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com