All posts by 17

Dogecoin Turun 2% ke $1,1430, Support Ini Jadi Penentu!

Dogecoin (DOGE) kembali melemah pada perdagangan Jumat (1/9/2026) di tengah meningkatnya volatilitas pasar kripto global. Meski mencatat arus masuk ETF spot yang relatif stabil, harga DOGE masih bergerak terbatas dalam kisaran tertentu akibat rendahnya permintaan ritel dan tekanan makroekonomi.

Dilaporkan FXStreet, tekanan pada pasar kripto muncul setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat. Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan Nonfarm Payrolls (NFP) AS hanya bertambah 50.000 pada Desember, di bawah ekspektasi pasar sebesar 60.000. Tingkat pengangguran tercatat turun ke 4,4%, lebih rendah dari perkiraan 4,5%. BLS juga merevisi data Oktober dan November, dengan total lapangan kerja 76.000 lebih rendah dari laporan sebelumnya.

Volatilitas Dogecoin Meningkat

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE//USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Whale Borong 218 Juta DOGE, Harga Dogecoin Siap Terbang ke $0,20?

Respons pasar terlihat cepat. Volatilitas meningkat tajam, menyeret Dogecoin turun sekitar 2% secara harian dan diperdagangkan di kisaran $1,1430 pada saat penulisan. Di saat yang sama, Bitcoin (BTC) menguji level psikologis $90.000, sementara Ethereum (ETH) terkoreksi tipis namun masih bertahan di atas $3.000.

Dari sisi derivatif, minat pasar terhadap Dogecoin menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Open Interest (OI) kontrak berjangka DOGE sempat melonjak ke $1,96 miliar pada Selasa, naik dari $1,55 miliar pada awal Januari. Namun, ketidakpastian ekonomi global memicu aksi jual luas sehingga OI kembali turun ke $1,82 miliar pada Jumat. Penurunan ini mencerminkan menyusutnya minat spekulatif dan lemahnya partisipasi ritel, yang berpotensi menekan peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.

Faktor ETF Dogecoin

Di sisi lain, ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS masih mencatat arus masuk, meski dalam skala terbatas. Pada Kamis, produk ETF DOGE membukukan inflow sekitar $334.000. Data SoSoValue menunjukkan total arus masuk ETF DOGE mencapai $2,3 juta pada 2 Januari—terbesar sejak peluncuran—diikuti $1,6 juta pada awal pekan ini. Arus masuk yang berkelanjutan dinilai dapat menopang sentimen risiko dan membuka peluang pemulihan harga jika kondisi pasar membaik.

Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan ke bawah. Upaya pemulihan dibatasi oleh EMA 50-hari, sementara EMA 100-hari dan 200-hari yang sama-sama menurun memperkuat sentimen bearish jangka menengah. Indikator MACD masih berada di wilayah positif, namun momentum mulai melemah. Relative Strength Index (RSI) berada di level 55, menunjukkan kondisi netral cenderung bullish.

Analis mencatat area bekas penembusan di sekitar $0,1276 kini menjadi support awal. Jika level ini mampu dipertahankan, DOGE berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar EMA 200-hari. Namun, kegagalan bertahan di area support tersebut berisiko membuka jalan bagi koreksi lanjutan menuju level terendah Desember.

Baca juga: Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Solana Bangkit dari Level Kunci, Sinyal Kuat Harga Siap Terbang ke $156

Harga Solana (SOL) menunjukkan sinyal penguatan lanjutan setelah berhasil memantul dari level teknikal penting, yakni 21-day Exponential Moving Average (21EMA). Pergerakan ini memperkuat indikasi bahwa tren bullish masih mendominasi pasar, dengan target kenaikan mengarah ke area $156.

Berdasarkan pergerakan terbaru, Solana mampu mempertahankan struktur pasar bullish yang ditandai dengan pola higher high dan higher low. Koreksi jangka pendek yang terjadi sebelumnya tidak merusak struktur tersebut, justru menemukan minat beli yang kuat di sekitar 21EMA.

Analisis Teknikal Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Sinyal Langka Muncul! Harga Solana Berpeluang Tembus $300?

Dilaporkan Crypto News, secara teknikal, pantulan dari 21EMA dinilai signifikan karena bertepatan dengan Point of Control (PoC), yaitu level harga dengan volume transaksi tertinggi. Kombinasi dua indikator ini memperkuat zona support dan menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mempertahankan posisi beli mereka.

Analis menilai, selama harga Solana mampu bertahan di atas 21EMA pada penutupan candle, tren naik masih berada dalam kondisi sehat. Reaksi ini lebih mencerminkan fase konsolidasi alami dibandingkan sinyal pembalikan arah.

Perhatian pasar kini beralih ke area resistance di atas harga saat ini, khususnya di sekitar value area high dan swing high terakhir. Area tersebut berpotensi menjadi target likuiditas berikutnya apabila Solana berhasil merebut kembali PoC secara meyakinkan.

Target Harga Solana Terdekat

Target utama kenaikan berada di level $156, yang merupakan resistance kuat pada kerangka waktu tinggi. Penembusan ke level ini akan menegaskan dominasi buyer dan memperkuat kelanjutan tren bullish Solana.

Meski demikian, volume perdagangan menjadi faktor penentu. Kenaikan harga yang disertai peningkatan volume beli akan memperbesar peluang SOL menembus zona resistance. Tanpa dukungan volume, harga berpotensi bergerak sideways di atas 21EMA sebelum mencoba reli berikutnya.

Ke depan, selama level support utama tetap terjaga, Solana masih berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, kegagalan bertahan di 21EMA dapat menunda skenario bullish, meski belum serta-merta membatalkan struktur tren naik secara keseluruhan.

Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP ke US$2,09 usai Koreksi, Target Rebound Mengarah US$2,41

Harga XRP mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir seiring melemahnya reli pasar kripto. Token besutan Ripple tersebut tercatat turun selama empat hari berturut-turut dan memangkas sebagian keuntungan yang sebelumnya diraih.

Pada perdagangan Jumat (9/1), harga XRP turun ke level US$2,09. Angka ini melemah hampir 15% dari level tertinggi tahun ini di US$2,4153. Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan peluang pemulihan harga dalam waktu dekat.

Dilaporkan Coingape, data DeFi Llama menunjukkan pasokan stablecoin di jaringan XRP Ledger terus meningkat dan telah melampaui tonggak US$400 juta. Dalam tujuh hari terakhir, pasokan stablecoin di jaringan ini melonjak 33% menjadi sekitar US$406 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan US$93 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Faktor Pergerakan Harga XRP

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Tertekan di US$2,00, Akankah Harga Ripple Ambles ke US$1,77?

Kenaikan tersebut terutama didorong oleh Ripple USD (RLUSD), stablecoin besutan Ripple, yang pasokannya meningkat 42% dalam 30 hari terakhir menjadi US$332 juta. Selain RLUSD, stablecoin lain yang beredar di ekosistem XRP Ledger antara lain OpenEden Tbill, USD Coin (USDC), dan EURQ.

Stablecoin sendiri semakin berperan penting dalam industri pembayaran global. Saat ini, total nilai stablecoin yang beredar di pasar kripto telah mencapai lebih dari US$308 miliar dan diperkirakan akan terus bertumbuh.

Ripple USD yang diluncurkan pada Desember 2024 kini telah berkembang menjadi salah satu stablecoin terbesar dengan total pasokan mencapai US$1,4 miliar. Sebagian besar pasokannya masih berada di jaringan Ethereum, namun diperkirakan akan meningkat seiring ekspansi ke jaringan layer-2 lain seperti Base dan Optimism.

Di sisi lain, minat investor Amerika Serikat terhadap XRP juga tercatat masih cukup kuat. Pada Kamis lalu, investor AS membeli ETF XRP senilai lebih dari US$8,7 juta setelah sebelumnya mencatatkan arus keluar dana sebesar US$40 juta. Secara total, arus masuk ETF XRP telah mencapai US$1,21 miliar dengan total aset bersih sebesar US$1,49 miliar.

Analisis Teknikal XRP

Dari sisi teknikal, grafik harian menunjukkan harga XRP masih berada di atas Exponential Moving Average (EMA) 50 hari serta indikator Supertrend, yang keduanya mengindikasikan tren bullish. Selain itu, harga XRP juga berada di atas sisi atas pola falling wedge, yang umumnya menjadi sinyal pembalikan arah ke atas.

Dengan kondisi tersebut, XRP berpotensi mengalami rebound dan menguji kembali level tertinggi tahun ini di US$2,4153, atau sekitar 15% di atas harga saat ini. Jika berhasil menembus level tersebut, potensi kenaikan lanjutan terbuka hingga ke level psikologis US$3, atau sekitar 42% dari posisi sekarang.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (10/1), harga Bitcoin hari ini berada di $90.559,71 per BTC, melemah sekitar -0,67% dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi, setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Secara mingguan, Bitcoin masih relatif stabil dengan perubahan +0,24% dalam 7 hari, mengindikasikan bahwa minat beli masih mampu menahan penurunan lebih dalam.

Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

Data Pasar Bitcoin Terkini

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
  • Harga BTC: $90.559,71
  • Kapitalisasi pasar: $1,808.82 triliun
  • Volume perdagangan 24 jam: $36,46 miliar
  • Sirkulasi pasokan: 19,97 juta BTC (95,11% dari total maksimum)
  • Total pasokan maksimum: 21 juta BTC
  • Fully diluted market cap: $1,900.82 triliun
  • Peringkat pasar: 1 kripto global

Tingginya rasio suplai beredar menunjukkan Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan maksimum, faktor yang kerap menjadi perhatian investor jangka panjang.

Pergerakan Harga 24 Jam Terakhir

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang harga terendah $89.625,38 dan harga tertinggi $91.910,67.

Rentang pergerakan yang tidak terlalu lebar ini menandakan pasar berada dalam kondisi menunggu arah, dengan aktivitas jual dan beli yang relatif seimbang.

Riwayat Performa Harga BTC

Jika melihat kinerja Bitcoin dalam beberapa periode:

Periode Perubahan Persentase
Hari ini -$614,17 -0,67%
30 hari +$599,54 +0,67%
60 hari -$16.299,96 -15,26%
90 hari -$19.787,84 -17,94%

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga cenderung datar, tekanan koreksi masih cukup terasa dalam rentang 2–3 bulan.

Jarak Harga BTC dari Rekor Tertinggi

Bitcoin saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

Dengan harga sekarang, BTC masih terkoreksi lebih dari seperempat dari level puncaknya, menjadikan fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur tren baru.

Analisa Singkat dan Sentimen Pasar

Penurunan harian yang relatif kecil, ditambah volume perdagangan di atas $36 miliar, mencerminkan bahwa pasar belum menunjukkan tanda kepanikan. Beberapa poin utama yang dapat dicermati:

  • Area $89.000–$90.000 menjadi zona support penting.
  • Area $91.900–$92.000 masih menjadi resistance terdekat.
  • Pasar berpotensi melanjutkan konsolidasi sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Apabila Bitcoin mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan teknikal tetap terbuka. Sebaliknya, pelemahan lanjutan dapat memicu uji level yang lebih rendah.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

Dalam analisa harga BTC hari ini, Bitcoin tercatat di $90.559 dengan koreksi ringan 0,67%. Kapitalisasi pasar yang masih berada di atas $1,8 triliun menegaskan dominasi BTC sebagai aset kripto utama.

Dengan suplai beredar yang telah mencapai lebih dari 95%, pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, volume pasar, serta reaksi investor di area support krusial.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun 0,54%, Tertekan Likuiditas Tipis

Harga Pi Network (PI) melemah 0,54% dalam 24 jam terakhir ke level $0,209.

Penurunan ini memperpanjang tren negatif mingguan (-1,87% dalam 7 hari), meskipun secara 90 hari PI masih mencatat volatilitas tinggi.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (10/1), tekanan harga PI tidak hanya datang dari faktor teknikal, tetapi juga dari masalah struktural, terutama likuiditas yang sangat tipis serta kekhawatiran pasar terhadap gelombang token unlock yang akan masuk ke pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Harga Pi Network Menguat Tipis, Ketahanan Level $0,20 Jadi Sorotan

Likuiditas Tipis, Harga Mudah Terguncang

Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PI tercatat hanya sekitar $6,34 juta, turun 17% dibanding hari sebelumnya.

Angka ini setara dengan hanya 0,36% dari kapitalisasi pasar sekitar $1,75 miliar, menunjukkan rasio perputaran yang sangat rendah.

Kondisi ini membuat harga PI sangat sensitif terhadap order kecil dan mudah digerakkan oleh lonjakan volume sesaat, serta lebih rentan terhadap volatilitas ekstrem.

Minimnya dukungan dari bursa besar juga masih menjadi hambatan. Hingga kini, exchange papan atas seperti Binance dan Coinbase belum melisting PI, terutama karena isu transparansi suplai dan risiko regulasi.

Ancaman Token Unlock Tekan Sentimen

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Faktor lain yang terus membebani harga PI adalah token unlock.

Saat ini diperkirakan sekitar 4,36 juta PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan beberapa hari mencatat unlock lebih dari 5 juta token.

Lebih dari 130 juta PI diperkirakan akan masuk ke pasar dalam 30 hari ke depan, meningkatkan potensi tekanan jual, terutama dari miner awal yang mulai merealisasikan keuntungan.

Saat ini, sekitar 425 juta PI dilaporkan sudah berada di exchange.

Secara psikologis, area $0,215 juga menjadi hambatan kuat karena bertepatan dengan rata-rata pergerakan jangka panjang, sehingga setiap kenaikan sering berujung pada aksi ambil untung.

Analisis Teknikal: PI Uji Area Kritis

Dari sisi teknikal, PI tercatat telah menembus beberapa level penting, termasuk area Fibonacci dan rata-rata pergerakan jangka pendek.

Indikator momentum menunjukkan kondisi netral cenderung lemah, dengan potensi pantulan masih terbatas.

Beberapa level kunci yang menjadi perhatian trader:

  • Support utama: $0,20
  • Support lanjutan: $0,192 (jika tembus, berpotensi menuju $0,173)
  • Resistance terdekat: $0,215
  • Target rebound teknikal: $0,232 jika terjadi short squeeze

Level $0,20 saat ini dipandang sebagai zona psikologis sekaligus area akumulasi lama. Reaksi harga di wilayah ini akan sangat menentukan arah PI dalam jangka pendek.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Pelemahan Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara likuiditas yang rapuh, suplai yang terus bertambah, dan struktur teknikal yang belum pulih.

Meski potensi pantulan teknikal tetap ada, risiko masih cenderung mengarah ke bawah selama tekanan unlock dan minimnya dukungan exchange besar belum mereda.

Fokus utama pelaku pasar saat ini tertuju pada ketahanan harga di area $0,20. Jika level ini gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi meningkat dan membuka ruang penurunan lanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum Melemah ke Level $3.076, Faktor Tekanan Jual

Harga Ethereum (ETH) hari ini tercatat berada di $3.076,96 per ETH, melemah sekitar 1,09% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini mencerminkan bahwa tekanan jual masih membayangi pasar, seiring investor global cenderung bersikap lebih berhati-hati terhadap aset kripto.

Dalam sepekan terakhir, Tokocrypto mencatat ETH masih bergerak di zona negatif dengan koreksi sekitar 1,37%, memperlihatkan bahwa pemulihan belum terbentuk secara meyakinkan.

Meskipun demikian, volatilitas harian relatif terkendali, menandakan pasar belum memasuki fase panic selling.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Performa Terbaru Ethereum

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi Ethereum dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar $17,16 miliar, dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran $371 miliar.

Angka ini menegaskan posisi Ethereum sebagai kripto terbesar kedua di dunia, sekaligus menunjukkan bahwa likuiditas masih cukup kuat meski harga sedang tertekan.

Sepanjang perdagangan hari ini, Ethereum sempat bergerak di rentang $3.058 hingga $3.140.

Pergerakan yang relatif sempit ini menunjukkan bahwa pasar tengah berada dalam fase konsolidasi, di mana kekuatan beli dan jual masih cenderung seimbang sambil menunggu katalis baru.

Pembentukan Struktur Harga Baru

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa yang lebih panjang, Ethereum masih berada dalam tren koreksi.

Dalam 30 hari terakhir, ETH tercatat turun sekitar 3,17%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari koreksinya mencapai 15,05% dan 18,26%.

Kondisi ini mencerminkan tekanan yang masih terasa sejak beberapa bulan terakhir di pasar kripto. Saat ini, harga Ethereum juga masih cukup jauh dari rekor tertingginya di $4.953,73.

Dengan jarak koreksi lebih dari sepertiga dari puncak, banyak pelaku pasar memandang fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur harga baru.

Ke depan, area sekitar $3.000 menjadi level psikologis yang terus diperhatikan. Selama harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang terjadinya pantulan teknikal masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan menembus area tersebut, potensi pelemahan lanjutan tetap perlu diwaspadai.

Baca Juga: Harga Ethereum Turun 2,22% ke $3.102, ETH Bergerak di Zona Merah

Secara keseluruhan, pergerakan Ethereum hari ini menunjukkan pasar yang masih rapuh, namun belum kehilangan minat.

Dengan kapitalisasi pasar besar dan peran sentral dalam ekosistem kripto, pergerakan ETH tetap menjadi indikator penting bagi arah pasar kripto secara umum.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga GMT Melonjak 27%, Green Metaverse Token Jadi Primadona

Harga Green Metaverse Token (GMT) mencuri perhatian pasar kripto hari ini setelah mencatat lonjakan tajam.

Di Tokocrypto, GMT diperdagangkan di level $0,0206 per token, menguat sekitar 27,40% dalam 24 jam terakhir.

Kenaikan ini menandai kebangkitan minat pasar terhadap token berbasis ekosistem metaverse dan Web3 tersebut.

Baca Juga: GMT Turun 40% dalam Sehari! Ini Penyebabnya

Performa GMT

Lonjakan harga GMT terjadi seiring meningkatnya aktivitas perdagangan.

Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi GMT mencapai sekitar $268,77 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $64 juta.

Tingginya rasio volume terhadap market cap ini menunjukkan adanya arus spekulasi dan minat beli yang agresif dalam jangka pendek.

Secara mingguan, performa GMT juga terlihat solid. Dalam tujuh hari terakhir, harga token ini tercatat naik sekitar 28,83%, sementara dalam 30 hari GMT masih menguat lebih dari 24%.

Pergerakan ini menandakan bahwa reli harga tidak hanya bersifat sesaat, tetapi juga didukung momentum jangka pendek yang cukup kuat.

Fase Pemulihan

Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski demikian, jika dilihat dalam perspektif yang lebih panjang, GMT masih berada dalam fase pemulihan.

Dalam 60 hari terakhir, harga GMT masih terkoreksi sekitar 16,31%, dan dalam 90 hari pelemahannya mencapai lebih dari 22%.

Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini terjadi setelah periode tekanan yang cukup panjang.

Dari sisi pasar, Green Metaverse Token saat ini menempati peringkat ke-372 kripto global dengan jumlah pasokan beredar sekitar 3,11 miliar GMT.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat berada di kisaran $104,76 juta, mencerminkan potensi volatilitas yang masih cukup tinggi jika suplai tambahan masuk ke pasar.

Kenaikan harga GMT juga tercermin dalam pergerakan intraday, di mana dalam satu jam terakhir token ini masih menguat sekitar 3%.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa tekanan beli belum sepenuhnya mereda, meskipun risiko aksi ambil untung tetap perlu diperhatikan mengingat kenaikan harga yang cukup tajam.

Baca Juga: Mengenal Token STEPN (GMT) yang Telah Melonjak 30.000 Persen dalam 30 Hari

Secara keseluruhan, lonjakan harga Green Metaverse Token hari ini menunjukkan kembalinya minat pasar terhadap aset berisiko menengah dengan volume besar.

Selama aktivitas perdagangan tetap tinggi dan sentimen positif terjaga, GMT berpotensi melanjutkan volatilitasnya.

Namun, investor tetap disarankan mencermati pergerakan lanjutan, terutama setelah reli signifikan dalam waktu singkat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Menyala! Harga Beefy Finance (BIFI) Meroket 100% Dalam 24 Jam

Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan ekstrem. Harga Beefy.Finance (BIFI) hari ini tercatat di level $239,76 per BIFI/USD, mencatatkan lonjakan harian sekitar +97% hingga +100%.

Kenaikan tajam ini langsung mendorong BIFI menjadi salah satu aset DeFi dengan performa harian paling mencolok di Tokocrypto pada Sabtu (10/1), sekaligus menarik perhatian trader dan investor.

Tak hanya dari sisi harga, aktivitas pasar juga melonjak signifikan.

Volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $54,4 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $18,85–$19,18 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan antusiasme pasar yang luar biasa, sekaligus mengindikasikan adanya volatilitas tinggi.

Baca Juga: Token BIFI Turun Drastis: Harga Beefy.Finance Anjlok 16% Setelah Reli

Keunikan Beefy Finance (BIFI)

Beefy.Finance merupakan platform DeFi yield optimizer multi-chain yang bertujuan membantu pengguna memaksimalkan imbal hasil dari aset kripto mereka melalui strategi auto-compounding.

Token BIFI berperan sebagai token tata kelola (governance) dan juga sering dikaitkan dengan pembagian pendapatan protokol.

Yang membuat BIFI unik adalah pasokan maksimalnya yang sangat terbatas, hanya 80.000 token, dan saat ini seluruhnya telah beredar (100% circulating supply).

Dengan suplai yang relatif kecil, pergerakan permintaan dalam skala besar berpotensi menciptakan lonjakan harga yang tajam—seperti yang terlihat hari ini.

Data Pasar BIFI Terbaru

Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Berdasarkan data yang tersedia, berikut ringkasan performa BIFI:

  • Harga saat ini: $239,76
  • Kapitalisasi pasar: sekitar $18,85–$19,18 juta
  • Volume 24 jam: sekitar $54,40–$54,48 juta
  • Perubahan 24 jam: +97% hingga +100%
  • Perubahan 7 hari: +57,63%
  • Perubahan 1 jam: +2,07%
  • Peringkat pasar: #786
  • Sirkulasi pasokan: 80.000 BIFI (100% dari maksimum)

Lonjakan ini tidak berdiri sendiri. Dalam rentang waktu lebih panjang, performa BIFI juga terlihat impresif.

Dalam 30 hari terakhir, harga naik sekitar +107,79%, sementara dalam 60 hari menguat +70,36%, dan dalam 90 hari bertambah +60,38%.

Artinya, tren menengah BIFI memang sudah mengarah naik, dan reli hari ini menjadi akselerasi dari pergerakan tersebut.

Mengapa Harga BIFI Bisa Naik Tajam?

Meski data on-chain dan pengumuman resmi perlu dianalisis lebih lanjut, ada beberapa faktor umum yang kerap memicu lonjakan seperti ini:

  1. Efek Kelangkaan Pasokan
    Dengan suplai maksimum hanya 80.000 token, sedikit saja peningkatan permintaan dapat berdampak besar pada harga.
  2. Lonjakan Aktivitas Perdagangan
    Volume 24 jam yang melebihi kapitalisasi pasar menandakan rotasi modal agresif, baik dari spekulan jangka pendek maupun investor yang mengejar momentum.
  3. Kembalinya Minat ke Sektor DeFi
    Saat sentimen pasar mulai pulih, token DeFi berkapitalisasi kecil–menengah sering menjadi target karena potensi kenaikannya lebih besar dibanding aset berkapitalisasi raksasa.
  4. Spekulasi dan Momentum Trading
    Kenaikan harian di atas 90% biasanya juga dipicu oleh efek FOMO (fear of missing out), di mana trader berbondong-bondong masuk untuk mengejar pergerakan harga.

Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Lonjakan tajam seperti ini membuka dua kemungkinan: kelanjutan tren bullish atau koreksi cepat.

Di satu sisi, tren 30–90 hari yang positif memberi sinyal bahwa BIFI sedang berada dalam fase pemulihan atau ekspansi.

Namun di sisi lain, kenaikan hampir 100% dalam 24 jam tergolong ekstrem, sehingga risiko volatilitas dan aksi ambil untung (profit taking) juga sangat tinggi.

Investor disarankan untuk memperhatikan stabilitas volume setelah lonjakan; respons harga di area psikologis berikutnya; serta perkembangan ekosistem Beefy.Finance dan utilitas token BIFI

Baca Juga: Pasokan Terbatas, Harga Beefy.Finance (BIFI) Melesat 89%!

Harga BIFI hari ini yang melonjak ke $239,76 dengan kenaikan lebih dari 100% menjadi salah satu peristiwa paling mencolok di pasar kripto.

Didukung pasokan super terbatas dan lonjakan volume perdagangan, Beefy.Finance kembali masuk radar investor DeFi.

Meski potensi tetap terbuka, pergerakan setajam ini menuntut kewaspadaan ekstra. BIFI kini berada di fase krusial: apakah reli akan berlanjut, atau justru diikuti konsolidasi dan koreksi.

Bagi pelaku pasar, memantau data lanjutan dan manajemen risiko menjadi kunci utama dalam menyikapi momentum ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Internet Iran Diputus Total, Warga Masih Bisa Pakai Kripto?

Pemerintah Iran memutus akses internet nasional pada Kamis (waktu setempat) di tengah meluasnya aksi protes akibat memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial Iran ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS. Pemadaman ini memunculkan pertanyaan besar: apakah warga Iran masih bisa menggunakan aset kripto tanpa internet?

Berdasarkan data Statista, sekitar tujuh juta dari total 92 juta penduduk Iran diperkirakan merupakan pengguna kripto. Sementara itu, firma analitik blockchain TRM Labs mencatat aliran transaksi kripto di Iran mencapai sekitar 3,7 miliar dolar AS sepanjang Januari hingga Juli 2025.

Aksi protes yang meluas dipicu tekanan ekonomi yang semakin berat, diperparah oleh pelemahan nilai mata uang nasional. Di tengah situasi tersebut, sejumlah pengamat global, termasuk CEO Bitwise Hunter Horsley, menyebut Bitcoin berpotensi menjadi penyimpan nilai (store of wealth) bagi masyarakat yang terdampak krisis.

Opsi untuk Kripto Tanpa Internet

Namun, pemutusan internet membuat transaksi kripto menjadi jauh lebih sulit. Meski demikian, sejumlah teknologi dinilai masih membuka celah bagi penggunaan kripto tanpa koneksi internet konvensional.

Salah satu opsi yang mencuat adalah layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk. Perangkat ini mampu menyediakan internet berkecepatan tinggi di wilayah yang sebelumnya tidak memiliki akses. Sejumlah pihak mendesak Musk untuk kembali mengaktifkan Starlink di Iran, seperti yang pernah dilakukan saat pemadaman internet pada Juni 2025. Meski demikian, laporan mengenai persetujuan tersebut masih belum terkonfirmasi secara resmi.

DIlaporkan Cointelegraph, alternatif lain datang dari perusahaan infrastruktur Bitcoin, Blockstream. Melalui jaringan satelitnya, Blockstream dapat menyiarkan data Bitcoin ke seluruh dunia tanpa bergantung pada internet. Dengan cara ini, pengguna tetap dapat menerima informasi transaksi Bitcoin secara satu arah.

Selain itu, sebagian pengguna memanfaatkan layanan pesan peer-to-peer terdesentralisasi bernama Bitchat, yang dikembangkan oleh Jack Dorsey. Aplikasi ini menggunakan jaringan mesh berbasis Bluetooth untuk mengirim pesan antarperangkat, termasuk data transaksi Bitcoin. Meski begitu, transaksi tetap memerlukan satu perangkat yang terhubung internet agar dapat dikonfirmasi di blockchain.

Data Chromestats menunjukkan Bitchat telah diunduh lebih dari 1,4 juta kali sejak diluncurkan, dengan hampir 20 ribu unduhan dalam sehari terakhir dan lebih dari 460 ribu dalam sepekan terakhir.

Penggunaan Kripto Secara Offline

Digital payment.
Digital payment.

Di luar itu, sejumlah solusi kripto offline masih dalam tahap pengembangan. Salah satunya Darkwire, alat berbasis radio jarak jauh yang memungkinkan pengiriman data seperti transaksi Bitcoin melalui jaringan mesh terdesentralisasi tanpa internet. Proyek ini diperkenalkan pada Mei 2025 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan ulang.

Sebelumnya, pada 2022, pengembang perangkat lunak asal Afrika Selatan, Kgothatso Ngako, juga menciptakan solusi serupa bernama Machankura. Platform ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan Bitcoin menggunakan ponsel tanpa koneksi internet, dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seluler.

Meski berbagai teknologi tersebut menawarkan alternatif, para ahli menegaskan bahwa pada akhirnya tetap dibutuhkan akses internet di salah satu titik jaringan agar transaksi dapat diverifikasi dan dicatat secara permanen di blockchain.

Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Melejit Mingguan! 3 Altcoin Move To Earn Ini Tiba-Tiba Jadi Sorotan

Pasar kripto sektor Move To Earn kembali menunjukkan geliat positif. Sejumlah token altcoin mencatatkan kenaikan harga signifikan dalam 7 hari terakhir, seiring meningkatnya minat investor terhadap proyek berbasis gaya hidup sehat dan aktivitas fisik.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbarudi CoinMarketCap, berikut 3 top altcoin kategori Move To Earn Tokens yang paling menonjol.

1. GMT (Green Metaverse Token) Pimpin Pasar Move To Earn

GMT masih kokoh sebagai token Move To Earn dengan kapitalisasi pasar terbesar. Token ini diperdagangkan di level $0.02038 dan mencatatkan lonjakan harga 27.98% dalam 24 jam serta 31.78% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar GMT mencapai $63,439,095 dengan volume transaksi harian tembus $161,080,777. Saat ini, suplai beredar berada di angka 7.90B GMT, menjadikan GMT sebagai aset dominan di sektor ini.

2. SWEAT Bertahan Stabil di Tengah Volatilitas

Di posisi berikutnya ada SWEAT, token dari ekosistem Sweat Economy. Harga SWEAT tercatat di $0.001367 dengan pergerakan relatif stabil, hanya naik 1.13% dalam 24 jam dan 0.06% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar SWEAT berada di angka $9,859,777, didukung volume transaksi harian sebesar $10,435,560. Total suplai beredar saat ini mencapai 7.63B SWEAT, menempatkannya sebagai salah satu token Move To Earn dengan basis pengguna besar.

3. GST (Green Satoshi Token) Ikut Menguat Mingguan

Green Satoshi Token (GST) mencatatkan performa positif dengan kenaikan 11.78% dalam 7 hari. Harga GST berada di level $0.002014, naik 3.98% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar GST tercatat $8,577,588, dengan volume transaksi harian sebesar $161,723. Suplai beredar GST saat ini berada di angka 80.35M token, menjadikannya salah satu aset Move To Earn dengan suplai relatif terbatas dibanding pesaingnya.

Kinerja positif ketiga altcoin ini menunjukkan bahwa sektor Move To Earn masih memiliki daya tarik tersendiri di tengah dinamika pasar kripto global. Namun, investor tetap diimbau mencermati volatilitas dan fundamental proyek sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com