All posts by 24

Pi Network (PI) Potensi Turun di Bawah $1 pada Maret, Apa yang Terjadi?

Pi Network (PI) mengalami tekanan jual yang signifikan, turun lebih dari 19% dalam sepekan terakhir.

Sejak awal Maret, harga PI terus melemah dan saat ini diperdagangkan di bawah $2. Sejumlah indikator teknikal menunjukkan bahwa PI bisa mengalami penurunan lebih lanjut jika level support utama tidak mampu bertahan.

Tekanan Jual Masih Mendominasi

Indeks Pergerakan Arah (DMI) mengungkapkan bahwa tren bearish semakin menguat. Indeks Arah Rata-rata (ADX) PI melonjak ke 34,29 dari 8,97 hanya dalam dua hari, mengindikasikan bahwa tren saat ini semakin kuat.

Namun, meskipun tekanan jual masih dominan, data menunjukkan bahwa momentum bearish mungkin mulai melemah. +DI PI (indikator arah positif) berada di angka 11,37, sedikit naik dari 7,14 sehari sebelumnya. Sementara itu, -DI (indikator arah negatif) turun ke 30,57 dari 46,6, mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai sedikit berkurang.

Analisis harga Pi Network (PI). Sumber: TradingView.
Analisis harga Pi Network (PI). Sumber: TradingView.

Arus Modal Keluar, CMF Mencapai Titik Terendah

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang mengukur aliran modal menunjukkan bahwa tekanan jual masih tinggi. Saat ini, CMF PI berada di -0,19, turun drastis dari 0,03 sehari sebelumnya. Bahkan, beberapa jam lalu, indikator ini sempat menyentuh -0,21, menandakan keluarnya modal besar-besaran dari PI.

Dengan tekanan jual yang masih kuat dan arus keluar modal yang tinggi, harga PI bisa tetap dalam tren turun kecuali ada dorongan beli yang cukup besar untuk mengubah situasi.

Apakah PI Akan Turun di Bawah $1?

Saat ini, PI diperdagangkan di antara level resistensi $1,51 dan support $1,23. Jika tekanan jual terus berlanjut dan PI gagal mempertahankan level support $1,23, harga bisa turun lebih dalam ke $0,95. Selain itu, munculnya pola death cross pada grafik EMA juga memperkuat potensi penurunan lebih lanjut.

Namun, jika terjadi pergeseran momentum dan tekanan beli meningkat, PI memiliki peluang untuk pulih dan menguji resistensi di $1,51. Jika mampu menembus level ini, harga bisa kembali ke $2 dan bahkan berpotensi mencapai level tertinggi baru di atas $3.

Meskipun prospek bearish masih mendominasi, pasar tetap dinamis. Perubahan sentimen atau katalis positif dapat mengubah arah harga kapan saja. Oleh karena itu, investor perlu memantau pergerakan PI secara cermat sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Anjlok di Bawah $80K, Akankah Bangkit ke $90K?

Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam pada 10 Maret 2025, turun di bawah $82.000 setelah munculnya sinyal bearish baru.

Koreksi ini memperpanjang pelemahan Bitcoin hingga 25% dari level tertinggi sepanjang masa, memicu kekhawatiran akan potensi penurunan lebih lanjut.

Pola Double-Top Picu Sentimen Negatif

Dalam wawancara dengan Thecoinrepublic, Analis veteran, Peter Brandt, menyoroti pola double-top yang telah dikonfirmasi sejak Desember lalu.

Pola ini menunjukkan bahwa Bitcoin berada dalam tren penurunan yang kuat. Menurutnya, untuk mengubah momentum menjadi positif kembali, BTC harus berhasil menembus level $90.000.

Akumulasi Whale Bisa Jadi Sinyal Pemulihan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Meskipun harga Bitcoin melemah, data on-chain menunjukkan adanya akumulasi dari investor besar (whale).

Laporan Santiment mengungkapkan bahwa dompet dengan lebih dari 10 BTC telah menambah sekitar 5.000 BTC sejak 3 Maret. Akumulasi ini berpotensi menjadi katalis pemulihan harga pada pertengahan Maret.

$90K Jadi Level Kunci Pemulihan Bitcoin

Menurut analis teknikal Captain Faibik, Bitcoin berpeluang menguji kembali level $90.000 dalam beberapa hari mendatang.

Namun, ketidakpastian makroekonomi, termasuk kebijakan tarif Donald Trump dan ketegangan geopolitik, masih menjadi faktor penghambat reli.

Jika BTC gagal menembus $90.000, Arthur Hayes, pendiri BitMEX, memperkirakan harga akan kembali ke $78.000, dengan support kritis berikutnya di $75.000.

Apakah Bitcoin Bisa Jatuh ke $70K?

Saat ini, Bitcoin masih berada dalam tekanan setelah turun di bawah $80.000. Sempat pulih ke $82.228, namun tekanan jual tetap mendominasi pasar.

Data dari Deribit menunjukkan bahwa minat terbuka (open interest) pada level $70.000 hingga $80.000 mencapai ratusan juta dolar, yang bisa menyebabkan volatilitas tinggi.

Firma riset 10x Research menyebut penurunan ini sebagai “koreksi textbook,” di mana sekitar 70% aksi jual berasal dari pemegang jangka pendek yang panik.

Hal ini mengindikasikan bahwa kepanikan investor menjadi faktor utama pelemahan harga Bitcoin.

Dengan Fear & Greed Index turun ke 20, sentimen pasar masih dalam kondisi “ketakutan ekstrem.” Bitcoin harus bertahan di atas support $75.000 dan kembali menembus $90.000 untuk mengembalikan momentum bullish.

Apakah akumulasi whale bisa membalikkan tren bearish? Pasar akan menentukan dalam beberapa hari mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Penyebab Nyata di Balik Anjloknya Pasar Kripto Senilai $1,2 Triliun

Pasar kripto mengalami penurunan tajam dengan total kehilangan nilai mencapai $1,2 triliun.

Menurut laporan Thecoinrepublic pada Selasa (11/3), Ethereum (ETH) menjadi salah satu aset yang paling terdampak, kehilangan lebih dari 50% sejak Desember lalu.

Fenomena ini juga mempengaruhi pasar saham, dengan total gabungan kehilangan nilai mencapai $5,5 triliun dalam dua bulan terakhir.

Ethereum dan Bitcoin Terimbas Volatilitas Pasar

Pada puncak volatilitas, harga Ethereum sempat turun di bawah $2.000, menandai titik terendah baru bagi aset digital ini.

Bitcoin (BTC) juga mengalami penurunan harga signifikan, dengan nilai saat ini berada di angka $78.220, turun 5,92% dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, Ethereum berada di $1.901,36 setelah mengalami penurunan 5,45%. Altcoin lain, seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA), juga mengalami penurunan harga besar-besaran.

Cardano mencatatkan penurunan paling tajam sebesar 6,18%. Sementara Solana mengalami likuidasi terbesar dengan nilai mencapai $34 juta dalam sehari.

Bahkan, dalam 14 hari terakhir, Ethereum mengalami penurunan lebih dari 14% meskipun adanya produk ETF spot yang seharusnya meningkatkan arus masuk modal.

Faktor Penyebab Penurunan Pasar Kripto

Analis dari The Kobeissi Letter mengungkapkan bahwa penurunan pasar ini sebagian besar dipicu oleh ketidakpastian ekonomi yang dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan Donald Trump.

Pada 1 Februari 2025, perang dagang yang semakin memanas menambah tekanan pada pasar keuangan global.

Selain itu, perubahan sentimen investor menjadi faktor utama lainnya. Hanya dalam hitungan hari, pasar berpindah dari kondisi “keserakahan ekstrem” menjadi “ketakutan ekstrem”.

Tren ini juga diperburuk oleh penurunan signifikan dalam investasi pada saham-saham Magnificent 7, yang berimbas langsung pada pasar kripto.

Likuidasi besar-besaran juga terjadi, dengan total $828 juta dilikuidasi dalam 24 jam terakhir dari lebih dari 268.000 trader.

Ethereum menjadi salah satu aset yang paling terdampak dengan likuidasi senilai $197,18 juta.

Strategi Pasar Kripto 2025

Meskipun pasar masih dalam tekanan bearish, beberapa analis melihat peluang bagi investor yang berani mengambil risiko.

The Kobeissi Letter menyatakan bahwa ada pergeseran posisi di pasar yang bisa dimanfaatkan.

Indeks Volatilitas (VIX) yang meningkat lebih dari 70% dalam sebulan terakhir menjadi indikator adanya potensi pemulihan.

Indeks Dow Jones diperkirakan akan mengalami kenaikan minimal 1.000 poin dalam waktu dekat.

Mengingat korelasinya dengan pasar kripto, Bitcoin dan Ethereum kemungkinan besar juga akan mengalami kenaikan harga dalam beberapa bulan mendatang.

Secara keseluruhan, meskipun pasar kripto saat ini mengalami tekanan besar, peluang untuk pemulihan tetap ada bagi investor yang mampu mengantisipasi perubahan tren dengan strategi yang tepat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pendapatan Solana Anjlok 90% dari Puncak Januari

Pendapatan jaringan Solana mengalami penurunan drastis hingga 90% dari puncaknya pada Januari, kembali ke level yang tidak terlihat sejak September seperti dilaporkan oleh Thedefiant pada Selasa (11/3)

Hal ini terjadi akibat meredanya siklus memecoin yang sebelumnya mendorong aktivitas transaksi di jaringan ini.

Dampak Anjloknya Pasar Memecoin

Selama dua minggu terakhir, pendapatan jaringan Solana rata-rata hanya mencapai $4 juta per minggu. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode 13 hingga 27 Januari.

Kala itu, Solana menghasilkan $38,5 juta per minggu akibat lonjakan popularitas memecoin seperti TRUMP.

Penurunan ini berkaitan langsung dengan berkurangnya biaya transaksi yang dikumpulkan oleh jaringan.

Dalam dua minggu terakhir, total biaya transaksi hanya mencapai $8 juta, menjadi periode terendah sejak September.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Penyebab Utama Penurunan Pendapatan

Meredanya pasar memecoin disebabkan oleh kejatuhan beberapa proyek besar yang sebelumnya mendominasi, seperti TRUMP, serta beberapa skema penipuan seperti LIBRA, MELANIA, dan ENRON.

Awalnya, memecoin menarik banyak likuiditas dan mendorong aktivitas perdagangan, tetapi setelah runtuhnya proyek-proyek tersebut, kepercayaan terhadap pasar memecoin menghilang sepenuhnya.

Selain itu, volatilitas pasar kripto secara umum turut berkontribusi terhadap penurunan ini.

Harga Bitcoin (BTC) saat ini turun menjadi $78.000, atau hampir 30% lebih rendah dari rekor tertingginya di $109.000.

Solana Masih Lebih Baik Dibandingkan Musim Panas 2024

Meskipun terjadi penurunan drastis, pendapatan Solana saat ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan akhir musim panas 2024.

Pada periode 19 Agustus hingga 16 September, jaringan ini hanya menghasilkan kurang dari $2 juta per minggu.

Harga SOL Juga Turun

Tidak hanya pendapatan, harga token SOL juga mengalami penurunan signifikan. Dari puncaknya di $295 pada 19 Januari, harga SOL kini turun 60% menjadi $117.

Faktor utama yang mendorong penurunan ini adalah aksi jual besar-besaran di pasar kripto serta pembukaan token investor yang dimulai pada 1 Maret.

Sementara itu, memecoin di jaringan Solana mengalami penurunan yang lebih parah. Beberapa memecoin yang sempat mendominasi pasar seperti FARTCOIN, GOAT, dan ARC kini telah anjlok antara 85% hingga 95% dari puncaknya di kuartal keempat 2024.

Seorang kontributor MegaEth dengan nama 0xBreadGuy mengomentari situasi ini di media sosial X.

Menurutnya, euforia keuntungan besar dari memecoin membuat banyak investor mengabaikan risiko pasar.

Namun, dengan hancurnya proyek seperti MELANIA dan LIBRA, selera risiko di pasar memecoin juga ikut menghilang.

Penurunan tajam ini menunjukkan bagaimana siklus spekulatif dapat mempengaruhi pendapatan jaringan blockchain.

Kini, komunitas Solana harus mencari narasi baru untuk menghidupkan kembali ekosistemnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Whale Borong 1,1 Juta ETH: Sinyal Rebound?

Ethereum (ETH) mengalami tekanan harga yang signifikan, turun lebih dari 48% dibandingkan puncaknya pada Desember 2024 yang melebihi $4.000 menjadi sekitar $2.068 seperti dilaporkan oleh Cryptopotato pada Selasa (11/3).

Meski demikian, aktivitas akumulasi oleh whale Ethereum menunjukkan sentimen yang berbeda di balik layar.

Whale Borong ETH, Arus Keluar dari Bursa Meningkat

Data dari Santiment mengungkapkan bahwa dalam 48 jam terakhir, whale Ethereum telah mengakumulasi 1,1 juta ETH, atau sekitar 0,92% dari total suplai yang beredar sebanyak 120 juta ETH.

Akumulasi besar ini sering kali menandakan potensi perubahan tren pasar, seperti yang terjadi pada Januari 2025 ketika pembelian 330.000 ETH memicu reli singkat.

Selain itu, data dari Intotheblock menunjukkan bahwa dalam seminggu terakhir, ETH senilai $1,8 miliar telah ditarik dari bursa, menandai arus keluar terbesar sejak Desember 2022.

Penarikan besar ini biasanya menandakan strategi penyimpanan jangka panjang ketimbang niat untuk menjual dalam waktu dekat.

Sentimen Pasar Masih Berhati-hati

Meskipun akumulasi whale dan arus keluar besar dari bursa dapat menjadi sinyal bullish, pasar tetap berhati-hati.

Ethereum masih menghadapi resistensi kuat dan belum menunjukkan momentum bullish yang jelas.

Divergensi antara aksi harga dan perilaku investor besar ini bisa menjadi indikasi bahwa pasar sedang bersiap untuk potensi rebound, meskipun masih ada ketidakpastian dalam jangka pendek.

Kerugian Investor Besar & Spekulasi Rebound

Penurunan harga aset kripto telah berdampak pada investor besar, termasuk World Liberty Financial yang didukung oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump.

Menurut Arkham Intelligence, portofolio kripto perusahaan ini mengalami kerugian $110 juta dari investasi awal $336 juta, dengan Ethereum menjadi penyumbang terbesar, menyumbang 65% dari total kerugian.

Di sisi lain, analis kripto Merlijn The Trader mengungkapkan bahwa pergerakan harga Ethereum saat ini menyerupai pola tahun 2016, yang berujung pada reli besar.

Ia mencatat bahwa ETH saat ini berada dalam fase koreksi tajam dan konsolidasi, yang bisa menjadi bagian dari pola “fake-out” sebelum lonjakan harga besar seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

Jika pola ini berulang, Ethereum bisa mengalami breakout signifikan dalam beberapa bulan mendatang, menjadikannya peluang bagi investor yang ingin mengantisipasi pergerakan pasar selanjutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ethereum Alami Outflow $1,8 Miliar: Tanda Akumulasi atau Turun Harga?

Ethereum (ETH) mencatat arus keluar dari bursa sebesar $1,8 miliar. Ini merupakan jumlah tertinggi sejak Desember 2022.

Mengacu pada laporan Thecoinrepublic, fenomena ini menimbulkan spekulasi pasar terkait potensi akumulasi investor atau justru sinyal penurunan harga lebih lanjut.

Ethereum Catat Outflow Tertinggi dalam 27 Bulan

Menurut data IntoTheBlock, Ethereum mengalami lonjakan outflow dari bursa dalam sepekan terakhir.

Tren ini menunjukkan bahwa meskipun sentimen pasar cenderung bearish, investor tetap melihat harga Ethereum saat ini sebagai peluang beli strategis.

Data CryptoQuant juga mengonfirmasi tren serupa, dengan rata-rata pergerakan sederhana 30 hari untuk netflow Ethereum turun ke 30.000 ETH, level yang terakhir terjadi pada akhir 2022 sebelum harga mengalami pemulihan signifikan.

Rasio MVRV dan Indikasi Akumulasi

Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) Ethereum turun ke 0,8, level terendah sejak Oktober 2023.

Secara historis, rasio MVRV di bawah 1 menandakan undervaluasi aset, yang sering dikaitkan dengan fase akumulasi sebelum kenaikan harga.

Ujian Teknis Kunci untuk Ethereum

Sejak awal 2025, harga Ethereum mengalami konsolidasi di sekitar $2.000 setelah koreksi tajam. Dalam 83 hari terakhir, ETH turun 51% dengan rata-rata kerugian harian 0,61%.

Analisis teknikal oleh Mikybull mengidentifikasi pola diamond pada grafik 4 jam Ethereum, yang bisa menjadi sinyal pembalikan bullish.

Jika pola ini terkonfirmasi, harga ETH berpotensi melonjak 20% hingga $2.600. Namun, ETH saat ini diperdagangkan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, yang secara historis menjadi batas penting.

Jika harga gagal menembus kembali garis tren ini, Ethereum berisiko mengalami tekanan jual lebih lanjut.

Risiko Likuidasi dan Sentimen Institusional

Data Lookonchain mengungkap adanya whale yang menjaminkan 65.675 ETH ($135 juta) sebagai kolateral.

Jika harga Ethereum turun 6,38% hingga $1.931,83, posisi whale ini berisiko terlikuidasi, yang bisa mempercepat aksi jual di pasar.

Selain itu, minat institusional terhadap ETH terlihat menurun. Spot Ethereum ETF mencatat outflow sebesar $120 juta dalam sepekan terakhir, menandakan penurunan kepercayaan investor besar.

Namun, crypto analyst Ali Martinez melaporkan bahwa whale terbesar Ethereum telah membeli 330.000 ETH dalam 48 jam terakhir, memperkuat potensi harga mencapai titik terendah dalam waktu dekat.

Meskipun Ethereum mencatat outflow besar yang sering dikaitkan dengan akumulasi, risiko likuidasi whale dan penurunan minat institusional masih menjadi faktor yang menekan harga.

Untuk mengonfirmasi pemulihan, ETH harus menembus level resistensi $2.460 dan mempertahankan momentumnya.

Beberapa trader, seperti Crypto Patel, tetap optimis dan melihat penurunan harga sebagai kesempatan beli sebelum ETH mencapai target jangka panjangnya di $10.000.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Harian: Peluang Pergerakan Kripto 11 Maret 2025

Selamat datang di Market Sinyal Harian edisi spesial Ramadan. Hari ini Selasa, 11 Maret 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

EDU/USDT (🔼 4.63%)

  • Entry: $0.1452
  • Stop Loss: $0.1429
  • Take Profit: $0.1519

REZ/USDT (🔼 8.00%)

Entry: $0.02471
Stop Loss: $0.02394
Take Profit: $0.02669

ADA/USDT (🔼 5.24%)

  • Entry: $0.6938
  • Stop Loss: $0.6800
  • Take Profit: $0.7301

SUI/USDT (🔼 5.63%)

  • Entry: $2.1066
  • Stop Loss: $2.0706
  • Take Profit: $2.2253

DOGE/USDT (🔼 6.94%)

  • Entry: $0.15310
  • Stop Loss: $0.14897
  • Take Profit: $0.16529

Baca juga: Tren Bitcoin 3-7 Maret 2025: THIS IS NOT BEAR MARKET! By Hoteliercrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Radworks (RAD) Meroket 30%: Apa yang Perlu Diketahui Trader?

Harga Radworks (RAD) mengalami lonjakan signifikan lebih dari 30% dalam 24 jam terakhir, mencapai $0,929 atau sekitar Rp15.248,46. Data internal Tokocrypto mengidentifikasi pergerakan bullish yang kuat dalam pasangan perdagangan RAD/USDT.

Meskipun volatilitas tetap ada, harga berhasil bertahan di atas level support utama, membuka peluang untuk pertumbuhan lebih lanjut. Kini, para trader bertanya-tanya, apakah momentum ini akan terus berlanjut?

Mengenal Radworks (RAD)

Radworks adalah jaringan yang berfokus pada tata kelola komunitas serta pengembangan teknologi sumber terbuka yang mendukung kebebasan internet. Dua proyek utama yang dikelolanya adalah:

  • Radicle: Jaringan peer-to-peer untuk kolaborasi kode menggunakan Git.
  • Drips: Platform berbasis Ethereum yang memungkinkan pembagian dan distribusi dana secara otomatis.

Dengan sistem yang sepenuhnya terdesentralisasi, Radworks dikelola oleh komunitasnya melalui token tata kelola RAD.

Pergerakan harga Radworks (RAD/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Radworks (RAD/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Bagaimana Cara Kerja Radworks?

Radworks beroperasi menggunakan token RAD sebagai mekanisme tata kelola. Beberapa fitur utama dari ekosistem ini meliputi:

  • Sistem tata kelola terdesentralisasi, di mana keputusan diambil melalui voting oleh pemegang token RAD.
  • Integrasi dengan Ethereum, yang memastikan keamanan proyek melalui smart contract.
  • Pendanaan komunitas, yang mendukung pengembangan software sumber terbuka.
  • Transparansi penuh, memungkinkan siapa saja untuk berkontribusi dan memengaruhi arah proyek.

Keunikan Radworks

Radworks menonjol sebagai organisasi yang berkomitmen pada kebebasan, privasi, dan desentralisasi dalam industri teknologi. Fokus utamanya adalah mendanai dan mendukung teknologi yang tahan sensor serta memungkinkan kolaborasi yang aman dan terbuka. Komitmen Radworks terhadap ekosistem yang berkelanjutan menjadikannya pilihan menarik bagi komunitas developer dan penggemar teknologi sumber terbuka.

Token RAD: Fungsi dan Perannya

Token RAD memiliki peran penting dalam ekosistem Radworks, di antaranya:

  • Tata kelola komunitas: Pemegang token dapat memengaruhi keputusan terkait proyek Radworks.
  • Pendanaan proyek: Dana dari perbendaharaan digunakan untuk mendukung pengembangan Radicle dan Drips.
  • Integrasi smart contract: RAD mengatur berbagai kontrak pintar dalam ekosistem Radworks, termasuk dalam sistem tata kelola Compound Governor Alpha.

Performa Harga RAD

  • Harga saat ini: Rp15.071,28
  • Tertinggi sepanjang masa: Rp448.658,59
  • Titik terendah sepanjang masa: Rp11.252,38
  • Kapitalisasi pasar: Rp777,32 miliar
  • Kapitalisasi pasar terdilusi penuh: Rp1,51 triliun

Tokenomik RAD

  • Total pasokan: 99.999.620 RAD
  • Pasokan beredar: 51.575.980 RAD
  • Alokasi Token:
    • Perbendaharaan komunitas: 50%
    • Pendukung awal: 20%
    • Tim: 19%
    • Dasar: 5%
    • Likuiditas: 4%
    • Program pembibitan: 2%

Radworks (RAD) menawarkan solusi inovatif untuk pengembangan software sumber terbuka dengan sistem yang benar-benar terdesentralisasi. Lonjakan harga terbaru RAD menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap proyek ini.

Dengan fondasi yang kuat dalam tata kelola komunitas dan integrasi blockchain, RAD berpotensi menjadi aset menarik dalam ekosistem kripto. Namun, seperti semua investasi, penting untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan trading.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

SuperRare (RARE) Melonjak 50% dalam Sehari, Akankah Reli Berlanjut?

SuperRare (RARE) mencatat lonjakan harga sekitar 50% dalam 24 jam terakhir, mencapai level tertinggi dalam hampir dua bulan.

Menurut laporan Cryptonomist, kenaikan tajam ini mendorong Indeks Kekuatan Relatif (RSI) ke wilayah jenuh beli untuk pertama kalinya sejak November 2024, menandakan momentum bullish yang ekstrem. Namun, apakah reli ini bisa bertahan, atau justru akan mengalami koreksi?

RSI SuperRare Capai Level Overbought, Sinyal Bullish atau Koreksi?

Indikator RSI RARE melonjak tajam dari 35,8 menjadi 81,2 dalam waktu singkat. Sebagai informasi, RSI adalah indikator yang mengukur momentum harga dari skala 0 hingga 100, di mana angka di atas 70 menandakan kondisi jenuh beli.

Dengan RSI yang kini mencapai 81,2, ini menjadi level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Kondisi ini mengindikasikan tekanan beli yang kuat, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya koreksi harga. Jika pembeli kehilangan tenaga, kemungkinan besar harga akan mengalami konsolidasi atau bahkan penurunan dalam waktu dekat.

Pergerakan harga SuperRare (RARE/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga SuperRare (RARE/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

SuperRare Berhasil Menembus Awan Ichimoku, Momentum Bullish Menguat

SuperRare mencetak terobosan signifikan dengan melampaui Awan Ichimoku, yang biasanya berfungsi sebagai zona resistensi kuat. Setelah berkonsolidasi di bawah awan selama beberapa hari, harga akhirnya berhasil menembus ke atas dengan candle bullish yang kuat.

Selain itu, indikator Tenkan-sen (garis merah) mulai bergerak naik, menunjukkan potensi tren bullish lebih lanjut. Namun, dengan awan yang masih datar di depan, para trader akan mengawasi apakah harga bisa bertahan di atasnya atau justru kembali menguji level support.

Waspada Koreksi, RARE Berpotensi Mengalami Penurunan Tajam

SuperRare juga mendekati pembentukan “golden cross,” di mana EMA jangka pendek bisa melintasi EMA jangka panjang, yang biasanya dianggap sebagai sinyal bullish. Jika hal ini terjadi, RARE berpotensi melanjutkan reli hingga mencapai $0,10 untuk pertama kalinya sejak Januari.

Namun, tanpa adanya katalis fundamental yang jelas di balik lonjakan ini, para investor tetap harus waspada. Jika momentum mulai melemah, koreksi harga bisa terjadi dengan level support pertama di $0,062. Jika level ini tidak bertahan, RARE bisa turun lebih dalam hingga $0,052 atau bahkan $0,046, yang berarti penurunan lebih dari 50% dari puncaknya baru-baru ini.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com

Lonjakan Burn SHIB: Upaya Komunitas Jaga Stabilitas Harga

Shiba Inu (SHIB) kembali mencuri perhatian dengan lonjakan signifikan dalam tingkat pembakaran token dalam 24 jam terakhir.

Dilaporkan The Coin Republic, langkah ini diharapkan dapat menciptakan kelangkaan dan membantu menstabilkan harga SHIB di tengah volatilitas pasar.

Pembakaran SHIB Melonjak 3.705% dalam 24 Jam

Menurut data dari Shibburn, platform yang melacak tingkat pembakaran Shiba Inu, angka pembakaran melonjak sebesar 3.705% dalam sehari. Dalam periode tersebut, sebanyak 29.989.525 SHIB telah dihapus dari peredaran.

Tingkat pembakaran yang meningkat ini menunjukkan dedikasi komunitas SHIB dalam mengelola pasokan token. Semakin banyak token yang dibakar, semakin terbatas persediaan SHIB di pasar, yang pada akhirnya dapat mendukung kenaikan harga jika permintaan meningkat.

Analis melihat lonjakan besar ini sebagai indikasi bahwa komunitas SHIB sedang berupaya mengatasi tren penurunan harga. Setelah menembus level support $0,0000135, harga SHIB terus mengalami penurunan, dan pembakaran besar-besaran ini bisa menjadi strategi komunitas untuk menjaga keseimbangan pasar.

Shiba Eternity: Mode Permainan Baru yang Mendukung Pembakaran

Salah satu inovasi terbaru yang memperkuat mekanisme deflasi SHIB adalah mode permainan baru dalam Shiba Eternity. Mode ini memungkinkan pemain untuk berpartisipasi dalam duel dengan sistem hadiah yang sekaligus mendukung aktivitas pembakaran SHIB.

Dalam setiap pertandingan, pemain diharuskan menyetor 50.000 SHIB sebagai biaya masuk, menciptakan kumpulan 100.000 SHIB per duel. Saat permainan berakhir:

  • Pemenang menerima 80.000 SHIB,
  • 10.000 SHIB digunakan sebagai biaya platform,
  • 10.000 SHIB dikirim ke dompet yang tidak aktif (dibakar).

Menurut Lucie, Pemimpin Pemasaran ekosistem Shiba Inu, jika mode ini mencapai satu juta duel per hari, maka sebanyak 10 miliar SHIB dapat dihapus dari peredaran setiap 24 jam. Jika mekanisme ini berjalan dengan baik, kelangkaan SHIB dapat meningkat dan berpotensi mendorong kenaikan harga di masa depan.

Harga SHIB Masih Berjuang di Tengah Upaya Pembakaran

Meskipun ada upaya besar dalam pembakaran, harga SHIB masih mengalami tekanan. Saat ini, harga SHIB berada di angka $0,00001270, mengalami penurunan 4,94% dalam 24 jam terakhir.

Volume perdagangan juga turun 27,23% menjadi $224,34 juta, menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati dalam menambah eksposur mereka terhadap memecoin ini.

Grafik mingguan SHIB menunjukkan bahwa meskipun harga telah bangkit dari level support $0,00001231, belum ada kepastian apakah token ini dapat bertahan di atas level tersebut. Jika terjadi penembusan ke bawah, SHIB berpotensi menguji kisaran harga $0,000011.

Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pembaruan Shibarium: Meningkatkan Efisiensi Ekosistem

Di sisi lain, ekosistem Shiba Inu juga mengalami perkembangan melalui peningkatan pada jaringan Shibarium. Salah satu perubahan utama adalah penghapusan kebutuhan BONE untuk biaya transaksi bagi beberapa pengguna. Dengan pembaruan ini, transaksi dapat dilakukan tanpa biaya gas, menjadikannya lebih efisien dan menarik bagi pengguna aplikasi terdesentralisasi (DApps).

Para analis menilai bahwa langkah ini mencerminkan strategi jaringan Layer-2 lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan adopsi Web3. Dengan transaksi yang lebih murah dan mudah, Shibarium berpotensi menjadi salah satu solusi blockchain yang lebih ramah pengguna.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



Sumber : news.tokocrypto.com