Seorang analisis kripto membeberkan rahasia sukses untuk mendapatkan profit signifikan dari investasi Bitcoin saat momen halving BTC. Momen halving yang akan terjadi pada tahun 2024 mendatang sangat dinantikan investor dan trader kripto.
DIkutip BeInCrypto, analis kripto yang terkenal dengan nama Plan B baru-baru ini mengungkapkan strategi trading Bitcoin yang inovatif. Dia mengklaim itu bisa menghasilkan keuntungan melebihi yang dicapai hanya dengan membeli dan menahan BTC.
Strategi trading baru Plan B berputar di sekitar halving Bitcoin, diklaim bisa mendapatkan keuntungan yang signifikan. Menurutnya siklus pasar Bitcoin memainkan peran penting.
Penerapan strategi ini membutuhkan pemahaman menyeluruh tentang “Siklus Pasar Bitcoin.” Menurut Plan B, model tersebut mengidentifikasi tahap saat ini sebagai “pasar bullish awal.”
Tahap selanjutnya, di mana terjadi lonjakan harga yang signifikan, diperkirakan akan dimulai sekitar peristiwa halving Bitcoin berikutnya pada April 2024.
Halving Bitcoin adalah peristiwa yang terjadi kira-kira setiap empat tahun. Ini secara historis memicu kenaikan harga yang signifikan karena penurunan 50% pada tingkat BTC baru yang dapat ditambang.
Peristiwa ini juga menciptakan lonjakan kelangkaan, yang menurut Plan B, periode ini menawarkan peluang optimal bagi investor dan trader yang cermat dalam mengambil keputusan investasi.
Strategi Investasi
Model Plan B, dijuluki “Stock-to-Flow Trading Rule,” melibatkan pembelian Bitcoin enam bulan sebelum BTC berkurang setengahnya atau halving dan melakukan penjualan 18 bulan setelah peristiwa tersebut.
Strategi perdagangan ini bertujuan untuk mengeksploitasi perilaku siklus Bitcoin. Akibatnya, menangkap kenaikan harga dramatis yang sering terlihat di sekitar 2 tahun sebelum halving berikutnya, sambil menghindari bear market.
Aturan Perdagangan Stock-to-Flow Bitcoin. Sumber: PlanBTC.com.
Menggunakan analis on-chain untuk membuat perbandingan antara lintasan harga Bitcoin dan hasil yang dicapai oleh strateginya. Dalam setiap kasus, model tersebut mengungguli tren harga Bitcoin.
“Bitcoin adalah US$ 30.000, jadi strateginya (antisipasi) 4x lipat dari harga Bitcoin. Kami sedang menunggu Sinyal Beli berikutnya dan kami sudah tahu bahwa separuhnya akan terjadi sekitar April 2024, jadi enam bulan sebelumnya sekitar Oktober…. Kemudian (Bitcoin akan) memasuki pasar dan akan bertahan di sana selama dua tahun lagi hingga Oktober 2025, 24 bulan kemudian,” kata Plan B.
Tetap saja, Plan B menekankan bahwa Stock-to-Flow Trading Rule bukanlah model prediksi. Sebaliknya, ini adalah strategi yang menggunakan aturan beli dan jual yang ditentukan untuk mendikte periode partisipasi pasar.
Saat Bitcoin memasuki bentangan terakhir sebelum halving berikutnya, para trader dengan penuh semangat mengamati sinyal yang menunjukkan fase akhir pasar bullish. Pada siklus sebelumnya, transisi ke tahap hijau dimulai tak lama setelah Bitcoin berkurang setengahnya, mengkatalisasi pasar bullish yang dipercepat.
Terlepas dari tren sejarah yang menggembirakan ini, hasil halving Bitcoin yang akan datang masih belum pasti. Faktor-faktor seperti peristiwa black swan dapat menunda atau mengganggu reli harga yang diharapkan.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Harga kripto Pepe (PEPE) dan Shiba Inu (SHIB) terpantau tak bergairah dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini didorong sekali lagi pasar kripto yang berada dalam cengkeraman sentimen bearish, dengan Bitcoin di ambang jatuh di bawah harga US$ 30.000 atau sekitar Rp 452 juta.
Dikutip BeInCrypto, khususnya koin meme mengalami pukulan telak karena total kapitalisasi pasar mereka anjlok sebesar 2,3% dalam 24 jam terakhir. Token meme terbesar kedua, Shiba Inu, mengalami koreksi yang kuat meskipun akan ada peningkatan Shibarium yang akan datang.
Di sisi lain, harga koin Pepe jatuh bebas karena paus membuang kepemilikan mereka, dengan token turun hampir 16% dalam seminggu. Tapi, beberapa koin meme baru tetap bullish.
Nasib Koin Meme
Shiba Inu dan Pepe tumbang saat pasar kripto berubah merah. SHIB telah menyerah pada tekanan jual yang berat. Terlepas dari perkembangan positif dalam ekosistemnya sendiri, SHIB telah anjlok lebih dari 3% selama beberapa hari terakhir, sehingga kerugian mingguannya menjadi 2,3%.
Token kripto itu jatuh di bawah kapitalisasi pasar US$ 4,5 miliar sementara volume perdagangan 24 jamnya juga turun sebesar 20%.
Grafik harga SHIB/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
Baca juga: Bitcoin Diprediksi Akan Menjadi Mata Uang untuk Kecerdasan Buatan
Padahal sebelumnya, SHIB telah menikmati kegilaan Shibarium, karena naik 16% selama sebulan terakhir. Shibarium adalah jaringan layer-2 dari blockchain Shiba Inu yang akan meningkatkan skalabilitasnya transaksi lebih cepat dengan biaya lebih rendah.
Menurut pengembang utama Shytoshi Kusama, pemutakhiran Shibarium kemungkinan akan ditayangkan pada bulan Agustus, sebuah peristiwa yang kemungkinan akan menghasilkan lonjakan bullish SHIB. Bahkan ketika lingkungan pengujian Shibarium Puppynet melampaui 20 juta transaksi, harga Shiba Inu meroket.
Senasib dengan Shiba Inu, PEPE adalah koin meme lain yang mengalami penurunan drastis. Token telah jatuh lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir dan 18% dalam jangka waktu mingguan.
Prospek bearish Pepe telah mengakibatkan whales dan investor membuang kepemilikan PEPE mereka. Menurut LookOnChain, seorang trader dengan nama samaran yang menghasilkan untung puluhan juta dari reli awal Pepe baru-baru ini menjual 180 miliar token PEPE.
TradingView, sebuah firma analisis teknis, memberikan sinyal jual ke token dalam kerangka waktu harian yang memburuk menjadi penjualan yang kuat ketika mempertimbangkan indikator rata-rata pergerakan yang penting.
Grafik harga PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
Potensi Koin Meme
Investor mencari koin meme alternatif yang dapat menghasilkan pertumbuhan harga yang eksplosif meskipun pasar bearish.
Token Wall Street Memes (WSM) terus berpacu melalui prapenjualannya karena telah mengumpulkan US$ 13,8 juta. Demikian pula, token Thug Life adalah koin meme lain yang harus diperhatikan karena para ahli percaya itu memiliki potensi bullish.
Meskipun memulai prapenjualannya lebih dari sebulan yang lalu, koin WSM telah mengumpulkan US$ 13,8 juta di prapenjualan dan dengan cepat mendekati pencapaian US$ 14 juta. Proyek ini juga memiliki keahlian yang terbukti di ruang Web3. Koleksi NFT Wall St Bulls yang terkenal terjual habis dalam 32 menit, menghasilkan laba US$ 2,5 juta.
Seluruh pasokan WSM tersedia untuk masyarakat umum tanpa potongan untuk penjualan pribadi apa pun. 50% token tersedia di presale itu sendiri, sementara 30% lainnya dialokasikan untuk memberi penghargaan kepada anggota komunitas yang setia. Lima degen yang beruntung juga bisa mendapatkan token WSM senilai US$ 10k melalui airdrop yang murah hati.
ILustrasi Token Wall Street Memes (WSM). Sumber: Wall Street Memes.
Kemudian, dunia koin meme yang ramai mungkin memiliki pesaing 10x lainnya karena token Thug Life mengalami presale yang eksplosif THUG telah mengumpulkan US$ 811k hanya dalam dua minggu.
Budaya Thug Life berasal dari genre musik Hip-Hop dan dipopulerkan oleh legenda rap seperti Tupac, Snoop Dogg, dan Ice Cube. Itu mengacu pada sikap peduli setan dan semangat untuk menang dengan segala cara meskipun ada rintangan.
Di pasar koin meme di mana pesan proyek adalah segalanya, narasi Thug Life jelas menyentuh hati komunitas. THUG saat ini dihargai US$ 0,0007, tetapi menurut kripto populer YouTuber Jacob Bury, itu dapat menunjukkan pertumbuhan eksplosif 10x lipat setelah diluncurkan.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Pergerakan aset kripto Bitcoin (BTC) ditutup positif pada bulan Juni lalu. Berdasarkan data Bitcoin Monthly Returns, harga penutupan BTC di bulan Juni 2023 mengalami kenaikan 11,98% atau sekitar US$ 3.501 (Rp 52 juta). Pada saat itu harga di awal Juni sebesar US$ 27.193. Menurut laporan Coinglass, pada kuartal I, BTC mencatatkan pertumbuhan sebesar 71,77%. Pada akhir kuartal II, BTC dihargai sebesar US$ 31.177 dengan tingkat pertumbuhan Bitcoin meningkat 7,19% menjadi 78,96%.
Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur,melihat di tengah fluktuasi pasar yang terus-menerus, Bitcoin telah menunjukkan potensi pertumbuhan untuk mengalami fase bullish pada bulan Juli 2023. Banyak analisis data yang menunjukan bahwa bulan Juli ini menawarkan peluang emas yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk meraih.
Menurut data Bitcoin Monthly Returns, BTC selalu mengalami kenaikan lebih dari 15% di bulan Juli sejak tahun 2020. Bahkan saat crypto winter tahun 2022 lalu pun, Bitcoin masih mencatatkan kenaikan lebih dari 17%.
“Di samping itu dari jejak teknikal, Bitcoin belum pernah menyentuh penurunan lebih dari 10% di bulan Juli dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan kekuatan tren bullish yang mengesankan selama periode tersebut. Hal ini menciptakan peluang menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum positif ini,” kata Fyqieh.
Namun, sebelum terjun ke dalam investasi Bitcoin, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dengan hati-hati. Salah satunya adalah berita terkait proposal ETF yang masih dalam tahap pengembangan. Meskipun beberapa proposal dari aset manajemen terkemuka seperti BlackRock dan Fidelity telah ditolak, namun sudah diajukan ulang yang dianggap sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh SEC. Hal ini dapat mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin di pasar.
“Seiring dengan berita tersebut, harga Bitcoin sempat turun di bawah level US$ 29.500, tetapi telah kembali naik di atas level psikologis US$ 30.000. Kenaikan ini menunjukkan keberlanjutan tren bullish yang positif dalam jangka pendek,” jelas Fyqieh.
Investor juga harus memperhatikan data ekonomi makro yang menjadi indikator kebijakan suku bunga The Fed di bulan Juli ini. The Fed dijadwalkan akan melakukan FOMC Meetings pada tanggal 25-26 Juli mendatang. Sebelumnya akan ada perilisan data inflasi Amerika Serikat pada tanggal 12 Juli. Dua hal ini yang akan menjadi momen krusial bagi pergerakan Bitcoin dan pasar kripto, di samping sentimen industri dan kebijakan regulasi lainnya.
Analisis Teknikal
Dalam jangka pendek, Bitcoin sedang mengalami fase konsolidasi setelah kenaikan sebesar 20% dari kisaran harga US$ 29.600 (Rp 446 juta) hingga US$ 31.300 (Rp 471 juta). Sedangkan konteks bullish tetap terjaga, terutama di indikator MA 200-week. Jika terjadi breakout di atas US$ 31.300, maka target selanjutnya bisa mencapai US$ 32.000 (Rp 481 juta) hingga US$ 34.000 (Rp 511 juta) yang kemungkinan bisa diraih di bulan Juli ini..
“Sebelum mencapai puncak baru, Bitcoin mungkin akan mengalami uji likuiditas pada level yang lebih rendah. Pasar kripto, tidak hanya berkonsentrasi pada Bitcoin. Beberapa altcoin juga menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan dan ekspansi. Indikator Fear & Greed Index juga terus positif di level Greed,” analisis Fyqieh.
Fyqieh lebih lanjut menekan pergerakan harga Bitcoin sangat fluktuatif dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor pasar yang kompleks. Menurutnya ada dua cara yang dapat menjadi pilihan investor untuk menjalankan strategi investasi yang potensi profit di bulan Juli ini.
Pertama, dengan melakukan pembelian pada awal bulan dengan metode lump sum, investor dapat mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang potensial. Metode lump sum adalah pendekatan investasi di mana sejumlah besar uang diinvestasikan dalam satu waktu atau dalam satu kesempatan. Hal ini melihat pertumbuhan berturut-turut Bitcoin (BTC) pada tahun ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari pasar bearish yang melanda sepanjang tahun 2022..
Strategi kedua, yang lebih bijaksana adalah menggunakan pendekatan dollar-cost averaging (DCA), di mana dana diinvestasikan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu untuk mengurangi risiko volatilitas pasar.
“Keputusan untuk menggunakan metode lump sum atau pendekatan lain tergantung pada keadaan individu, tujuan investasi, toleransi risiko, dan analisis pasar. Adalah penting bagi investor untuk melakukan riset yang cermat, disarankan untuk mempertimbangkan diversifikasi portofolio mereka dan tidak menginvestasikan seluruh aset dalam satu aset kripto,” pungkas Fyqieh.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Bitcoin diprediksi akan menjadi mata uang pilihan untuk AI (artificial intelligence) karena sifatnya yang digital dan otomatis. Arthur Hayes, nama terkenal di pasar kripto, telah membuat prediksi yang berani mengenai masa depan kecerdasan buatan dan kripto.
Menurut Hayes, Bitcoin akan menjadi mata uang pilihan untuk kecerdasan buatan di masa depan, seperti Dikutip BeInCrypto. Argumennya mengacu pada karakteristik yang melekat pada Bitcoin. Idealnya sesuai dengan potensi kebutuhan dan mekanisme operasional AI.
Inti dari argumen Hayes adalah kebutuhan entitas AI untuk berinteraksi dengan ekosistem ekonomi. Ini adalah konsep yang dia perkenalkan melalui “PoetAI” hipotetis, sebuah entitas yang menciptakan puisi indah dari petunjuk bahasa alami.
Model ini menghabiskan banyak data dan energi dari puisi masa lalu untuk belajar dan berkembang dan membebankan biaya untuk layanannya. Oleh karena itu, timbul kebutuhan akan sistem pembayaran yang efisien, efektif, dan andal .
Persyaratan sistem pembayaran semacam itu sangat ketat. Misalnya, harus digital, otomatis, dan tersedia sepanjang waktu, tanpa batasan geografi atau jam perbankan. Menurut Hayes, sistem perbankan tradisional gagal memenuhi kebutuhan tersebut, seperti halnya lapisan digital seperti PayPal karena ketergantungannya pada bank dan kerentanan terhadap penyensoran.
Hayes menegaskan bahwa hanya sistem berbasis blockchain, yang kebal terhadap perubahan aturan yang mendadak dan deplatforming, sudah cukup membuat aman. Di antara mata uang bertenaga blockchain lain, dia semakin mempersempit pilihan ke Bitcoin, mengutip sifat intrinsiknya seperti resistensi sensor, kelangkaan, dan sifat digital.
Keberlangsungan entitas AI bergantung pada dua sumber daya penting: Data dan daya komputasi, yang keduanya pada akhirnya menghasilkan konsumsi listrik.
Bitcoin Pilihan Tepat
Hayes menunjukkan bahwa AI juga harus menghasilkan lebih banyak nilai daripada energi yang dikonsumsinya. Dengan demikian, mata uang yang akan diterima AI harus mempertahankan daya belinya relatif terhadap biaya listrik.
Argumen Hayes untuk Bitcoin sebagai mata uang AI bergantung pada tiga parameter: kelangkaan, resistensi sensor digital, dan daya beli energi. Bitcoin mengungguli emas dan fiat dalam hal kelangkaan dan ketahanan sensor.
Dalam hal daya beli energi, nilai Bitcoin secara intrinsik terkait dengan biaya listrik, tidak seperti emas atau mata uang fiat. Hipotetis AI juga menunjukan Bitcoin muncul sebagai pilihan yang jelas . Memang, itu memenuhi kriteria tahan sensor digital, mempertahankan nilai relatif terhadap listrik, dan terbukti langka.
Dengan umur yang berpotensi bertahan lebih lama dari peradaban manusia, AI akan membutuhkan mata uang dengan umur panjang yang terbukti tidak bergantung pada institusi manusia.
Hayes percaya bahwa semangat investasi pertumbuhan dapat mencapai puncaknya antara tahun 2025 dan 2026. Model prediktifnya menguraikan hasil potensial dari harga Bitcoin, terutama ditentukan oleh ukuran ekonomi AI.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Mantan Ketua Securities and Exchange Commission (SEC), Jay Clayton, mengatakan persetujuan ETF Bitcoin akan sulit untuk ditolak. Selain itu, Clayton membagikan perspektifnya tentang sejauh mana industri aset digital telah berkembang, dan mengapa mengembangkan peraturan akan membuat persetujuan menguntungkan.
Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah lembaga keuangan tradisional telah mengajukan pengajuan ETF Bitcoin spot. Di antaranya adalah raksasa manajemen aset seperti BlackRock dan Fidelity, yang masing-masing mengajukan proposal dalam sebulan terakhir. Sekarang, industri menunggu keputusan SEC untuk mengeluarkan persetujuan pertama mereka atau bahkan menolaknya.
Kenaikan proposal ETF Bitcoin Spot telah menjadi perkembangan yang agak mengejutkan sepanjang tahun ini. Memang, pengajuan tersebut dengan jelas mengisyaratkan perubahan perspektif dari institusi keuangan tradisional. Namun, minat dari entitas-entitas ini sekarang pada akhirnya bergantung pada SEC, dan apakah mereka akan menyetujui pembuatannya atau tidak.
SulitDitolak
Mantan Ketua Securities and Exchange Commission (SEC), Jay Clayton. Sumber: U.S. Securities and Exchange Commission.
Namun, mantan ketua SEC, Jay Clayton, mengatakan bahwa persetujuan ETF Bitcoin akan “sulit untuk ditolak.” Secara khusus, dalam wawancara baru-baru ini dengan CNBC, dia membahas perkembangan yang telah dibuat industri, dan mengapa persetujuan ETF sulit ditolak.
“Fakta bahwa kami memiliki lembaga-lembaga yang mengetahui pasar lebih baik daripada siapa pun dan mengatakan bahwa kami akan menempatkan reputasi kami di belakangnya, menurut saya itu sangat luar biasa,” kata Clayton. “Apa yang diperdebatkan oleh institusi adalah bahwa perbedaan tersebut telah hilang, dan sekarang produk spot tidak terlalu menarik, lebih efisien bagi investor,” tambahnya.
Sebaliknya, Clayton juga mencatat bahwa proses pengaturannya menyeluruh. Karena itu, dia tidak mengharapkan jawaban diberikan dalam jangka pendek. Namun, dia mencatat bahwa persetujuan akan membutuhkan perlindungan peraturan, yang akan bergantung pada kelanjutan pembentukannya oleh SEC.
Clayton paling dikenal di industri aset digital karena memulai gugatan tahun 2020 terhadap Ripple. Selain itu, tindakan hukum tersebut masih berlangsung dan telah menjadi titik pertikaian besar-besaran antara industri dan regulator. Namun, sejak saat itu, Clayton telah melunakkan sikapnya terhadap industri tersebut. bahkan mengambil posisi penasehat di Fireblocsk, sebuah perusahaan kripto.
Persetujuan ETF Bitcoin oleh SEC akan menjadi momentum sinyal bullish pasar kripto dan Bitcoin. Trader External Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan tindakan dari pemerintah dan regulator terkait regulasi aset kripto dapat memiliki dampak signifikan terhadap harga dan prospek pasar.
“Regulasi terutama di AS yang menguntungkan dan jelas dapat memberikan kepercayaan kepada investor dan mendorong pertumbuhan pasar. Pelaku pasar masih menunggu tindakan SEC di AS dan regulasi MiCA di eropa untuk mendorong pergerakan harga,” jelas Fyqieh.
Fyqieh memprediksi di akhir tahun Bitcoin bisa ke harga Bitcoin/USDT sebesar US$ 38.440 atau sekitar Rp 584 juta (+27,4%) yang dimulai kenaikan secara monthly pada bulan September hingga Desember 2023. Tentu ini hanya proyeksi yang dilihat berdasarkan perilaku pergerakan Bitcoin pada bulan-bulan tahun lalu.
Setiap waktu akan ada berita atau sentimen yang tidak terduga. Namun dalam jangka menengah hingga halving terjadi, Bitcoin tetap akan mengalami bullish. Pertengahan tahun ini mungkin hanya koreksi normal.
Saat ini, Justru Bitcoin diprediksi akan mengalami koreksi lagi di bawah $30.000 imbas sentimen market yang mulai di netral dan belum ada sentimen positif yang menggebrak Bitcoin kembali mengalami kenaikan harga. Bitcoin berada dalam fase sideways antara US$ 30.000-US$ 31.400, dan belum ada tanda-tanda konfirmasi arah bullish atau bearish dalam waktu dekat.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Bitcoin dan banyak jaringan blockchain lainnya menggunakan algoritme konsensus Proof of Work (PoW) untuk mining aset kripto. Ada banyak kemungkinan cara untuk melakukan mining aset kripto.
Tindakan ini dapat dilakukan sendiri atau bersama dengan orang lain. Anda dapat menggunakan komputer mining khusus atau bahkan perangkat yang ada di rumah, seperti PC. Meskipun siapa saja dapat menjadi miner, tidak semua orang mendapatkan keuntungan darinya. Sebelum memulai mining, Anda harus belajar, memilih perangkat dan program yang tepat, serta melakukan penyesuaian praktis.
Pendahuluan
Sebelum memulai mining kripto, seseorang harus melakukan sedikit penelitian. Hal ini dikarenakan berbagai protokol dapat memerlukan perangkat keras dan perangkat lunak khusus. Meskipun mining menarik berbagai macam orang ke ekosistem kripto karena kemungkinan imbal hasil yang tinggi, tindakan ini juga memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam peran integral yang memungkinkan blockchain terdesentralisasi.
Mining aset kripto merupakan topik yang sangat teknis dan ada lebih dari satu cara untuk melakukannya. Artikel ini akan membahasnya lebih lanjut dan memberikan konsep yang lebih praktis tentangnya.
Apa Itu Mining Aset Kripto?
Jaringan blockchain menggunakan mining untuk membuat dan memvalidasi blok transaksi baru serta mengamankan jaringan. Dalam prosesnya, miner menggunakan sumber daya komputasi dalam jumlah besar untuk membuat unit aset kripto baru sehingga meningkatkan suplai beredar.
Bitcoin, Litecoin (LTC), dan banyak jaringan blockchain lainnya menggunakan algoritme konsensus Proof of Work (PoW) untuk mining aset kripto. PoW menentukan cara jaringan blockchain mencapai konsensus di antara semua peserta yang terdistribusi tanpa perantara pihak ketiga. Selain itu, PoW menyelesaikan masalah pengeluaran ganda untuk mencegah peserta jaringan menggunakan aset yang sama lebih dari sekali.
PoW dirancang untuk mendorong partisipasi jaringan yang baik. Miner bersaing dengan menyelesaikan teka-teki kriptografi yang kompleks dengan perangkat keras mining guna memenangkan hak untuk melakukan mining blok berikutnya. Miner pertama yang menemukan solusi valid dan mengonfirmasi blok transaksinya akan menerima imbalan. Oleh karena itu, proses ini memerlukan usaha dan biaya yang tinggi, tetapi juga menawarkan kompensasi.
Mining PoW juga membuat jaringan blockchain lebih terdesentralisasi. Blockchain dapat berfungsi sebagai buku besar terdesentralisasi karena komputer terdistribusi (node) yang begitu banyak di seluruh dunia mengelolanya. Dengan begitu, alih-alih memiliki satu database, sejumlah komputer yang saling terhubung tersebut menyimpan salinan data blockchain dan saling berkomunikasi untuk memastikan keabsahan di balik kondisi blockchain.
Namun, terdapat juga kemungkinan untuk mendisrupsi blockchain dengan serangan 51%. Meskipun sangat kecil kemungkinannya, khususnya untuk jaringan blockchain yang lebih besar, satu entitas atau organisasi dapat mengambil alih 50% daya komputasi jaringan berdasarkan teori. Jumlah daya mining tersebut akan memungkinkan penyerang untuk sengaja mengecualikan atau mengubah urutan transaksi, serta memungkinkan mereka untuk membalikkan transaksi mereka sendiri.
Potensi masalah lain dalam mining aset kripto berkaitan dengan keberlanjutan dan biayanya. Mining aset kripto memerlukan investasi yang besar, bukan hanya dalam perangkat keras melainkan juga dalam energi. Akibatnya, kebanyakan miner, khususnya yang melakukan mining Bitcoin (BTC), mengonsumsi listrik dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu, jika seorang miner tidak memiliki akses ke sejumlah alat mining dan listrik yang murah, mining cenderung tidak akan menghasilkan keuntungan.
Jenis Mining Aset Kripto
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Miner menerima reward blok saat berhasil memvalidasi blok. Semakin besar daya komputasi yang dikontribusikan oleh miner ke jaringan, semakin besar kemungkinan untuk memvalidasi blok berikutnya. Meskipun begitu, karena semakin banyak miner yang terlibat, validasi blok memerlukan lebih banyak daya komputasi. Oleh karena itu, mining dapat menjadi terlalu mahal bagi miner individu.
Ada lebih dari satu cara untuk melakukan mining aset kripto. Jadi, mari kita bahas beberapa cara utama satu per satu agar Anda dapat memilih cara yang tepat, baik saat Anda berencana untuk melakukan mining secara individual maupun sebagai kelompok.
Mining ASIC
Sirkuit terintegrasi khusus aplikasi (ASIC) adalah komputer yang dirancang untuk satu tujuan. Beberapa alat mining ASIC dapat sepenuhnya dikhususkan untuk mining aset kripto.
Ingat bahwa model ASIC baru dapat membuat desain yang lebih lama segera menjadi tidak menguntungkan. Selain itu, aset kripto yang tahan ASIC tidak dapat ditambang menggunakan miner ASIC.
Mining GPU
Berbeda dengan ASIC, unit pemrosesan grafis (GPU) dapat mencapai lebih dari satu tujuan. Umumnya, tugasnya dalam sebuah komputer adalah memproses gambar dan mengeluarkannya pada layar. Mining GPU menawarkan titik masuk yang mudah ke mining aset kripto, karena pengguna dapat melakukannya dengan perangkat keras yang lebih terjangkau dan tersedia seperti laptop standar. Meskipun Anda masih dapat melakukan mining sejumlah aset kripto alternatif dengan GPU, efisiensinya bergantung pada kesulitan dan algoritme mining.
Mining CPU
Unit pemrosesan pusat (CPU) adalah komponen utama yang mengoperasikan komputer. Mining CPU memungkinkan Anda untuk menggunakan daya yang tidak digunakan dari komputer untuk melakukan mining aset kripto. Bitcoin pun awalnya ditambang menggunakan CPU. Namun, kini CPU tidak lagi menjadi cara yang paling efisien untuk mining aset kripto karena keterbatasan dayanya.
Pool mining
Pool mining adalah sekelompok miner yang bergabung untuk menggabungkan daya komputasi mereka (juga dikenal sebagai tingkat hash). Karena peluang dalam menemukan blok baru meningkat, mereka dapat memperoleh lebih banyak reward secara kolektif dan berbagi hasilnya. Kebanyakan miner bergabung dengan pool mining untuk mendapatkan hasil yang lebih stabil dan dapat diprediksi.
Solo mining
Solo mining adalah kebalikan dari pool mining karena tidak memerlukan partisipasi orang lain. Dalam solo mining, seorang miner mengeksekusi proses mining sendirian. Namun, khususnya dalam aset kripto utama, semakin sulit bagi miner individu untuk berhasil karena meningkatnya persaingan dari daya pemrosesan gabungan yang besar dari pool mining.
Mining cloud
Dalam cloud mining, pekerjaan komputasi diperoleh dari farm cloud mining. Cloud mining biasanya melibatkan membayar orang lain untuk melakukan mining atas nama Anda. Oleh karena itu, jenis ini dapat membuat proses mining lebih mudah untuk dimulai karena tidak diperlukan perangkat keras khusus untuk melakukan mining aset kripto.
Selain itu, para miner menyewa daya komputasi dari perusahaan yang dapat berlokasi di mana saja di dunia. Ini berarti tidak ada tagihan listrik atau masalah penyimpanan. Namun, pilihan ini juga berisiko karena tidak ada jaminan bahwa Anda akan mendapatkan hasil dari investasi Anda. Banyak layanan semacam itu ternyata merupakan penipuan.
Bagaimana Cara Melakukan Mining Aset Kripto?
Mining berpotensi menjadi sumber pendapatan pasif. Anda dapat mengikuti panduan gambaran umum langkah demi langkah untuk mulai melakukan mining sendiri. Namun, ingat bahwa ada berbagai pendekatan dan teknik untuk mining. Oleh karena itu, langkah-langkah berikut mungkin tidak efektif untuk beberapa metode mining dan metode lain mungkin memerlukan langkah tambahan.
Selain itu, perhatikan bahwa mining tidak selalu mudah atau menguntungkan, karena pengaruh fluktuasi harga aset kripto dan perubahan biaya energi. Mining mengharuskan Anda mengonfigurasi perangkat mining dengan benar dan menuntut sejumlah pengeluaran selain dari investasi awal agar dapat terus beroperasi.
1. Pilih aset kripto
Aset kripto memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Kesulitan adalah upaya yang diperlukan oleh jaringan untuk menambang sebuah blok. Semakin banyak miner yang bergabung dalam jaringan, semakin tinggi persaingannya, sehingga tingkat kesulitan semakin tinggi. Sebaliknya, jika miner meninggalkan jaringan, tingkat kesulitan akan menurun, sehingga menambang blok baru menjadi lebih mudah.
Aset kripto terbesar memiliki persyaratan yang sangat sulit untuk dipenuhi, sehingga miner individu semakin sulit untuk menghasilkan pendapatan. Oleh karena itu, miner aset kripto seperti Bitcoin menggunakan ASIC yang kuat dan pool mining untuk meningkatkan peluang mendapatkan reward.
Praktik umum lainnya adalah menambang aset kripto Proof of Work (PoW) selain dari Bitcoin, seperti Dogecoin dan Ethereum Classic. Jaringan aset kripto alternatif mungkin tidak begitu padat dan menawarkan peluang yang lebih baik bagi miner kecil.
Aset kripto alternatif juga dapat menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi karena potensinya belum terungkap sepenuhnya. Selain itu, para miner dapat menggunakan metode mining yang lebih hemat energi karena tidak memerlukan daya komputasi yang sebesar itu.
Namun, perlu diingat bahwa mining aset kripto alternatif juga bisa lebih volatil. Dalam kondisi terburuk, protokol dapat dihack atau ditinggalkan, sehingga aset tersebut kehilangan nilainya. Selain itu, Anda mungkin perlu memperbarui perangkat mining dan mengeluarkan lebih banyak uang dari rencana awal karena popularitas aset tertentu meningkat. Misalnya, pada awalnya, miner bisa menggunakan laptop untuk menambang Bitcoin. Namun, sekarang laptop saja tidak cukup.
2. Pilih perangkat mining
Mining aset kripto dapat dianggap sebagai sebuah kompetisi. Dalam kompetisi mining, miner mendapatkan keuntungan dari perangkat keras mining yang kuat karena peluang untuk menambang blok berikutnya meningkat. Seperti yang telah disebutkan, miner ASIC dirancang untuk tujuan tertentu sehingga sering kali menjadi pilihan terbaik untuk mining aset kripto. Di sisi lain, GPU juga masih dapat digunakan dalam beberapa jaringan, tetapi efisiensinya tergantung pada tingkat kesulitan dan algoritme mining aset kripto.
Selain itu, terdapat juga beberapa aset kripto yang memerlukan perangkat mining yang dirancang khusus. Misalnya, miner aset kripto Helium menggunakan teknologi radio. Perangkat ini dipasang di tempat dengan pandangan yang tidak terhalang untuk memberikan jangkauan jaringan nirkabel. Oleh karena itu, selalu pastikan jenis perangkat keras yang diperlukan untuk aset kripto yang ingin Anda tambang.
3. Atur dompet kripto
Anda juga perlu memiliki dompet kripto untuk menyimpan kunci dari aset kripto yang Anda dapatkan melalui proses mining. Setelah Anda mendapatkan sesuatu dari proses mining, perangkat lunak mining akan mentransfer reward ke alamat dompet kripto yang Anda tentukan. Misalnya, Anda dapat menggunakan Trust Wallet untuk menyimpan aset kripto dengan aman dan terhubung dengan ribuan proyek di berbagai blockchain.
4. Konfigurasikan perangkat mining
Mining aset kripto melibatkan pengunduhan perangkat lunak mining khusus. Cara terbaik untuk mengakses perangkat lunak ini adalah melalui situs web aset kripto yang ingin Anda tambang. Dengan begitu, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki perangkat lunak yang tepat untuk aset kripto tertentu dan menghindari program palsu.
Sebagian besar perangkat lunak mining tersedia secara gratis untuk diunduh dan digunakan. Selain itu, beberapa aset kripto memiliki beberapa pilihan perangkat lunak dan sering kali tersedia untuk berbagai sistem operasi. Praktik terbaik adalah selalu melakukan penelitian sendiri (DYOR) sebelum memilih perangkat lunak mining untuk memahami perbedaannya.
Bagian penting lainnya dalam menyiapkan perangkat mining adalah merencanakan strategi untuk memantau biaya listrik. Anda dapat memulainya dengan memeriksa tagihan listrik sebelumnya dan mengevaluasi berapa besar biaya mining yang akan Anda hadapi. Sayangnya, konsumsi energi dari perangkat mining dapat menyebabkan pengeluaran untuk listrik lebih besar daripada nilai yang dihasilkan dari mining.
Selain itu, ingatlah bahwa perangkat mining dapat menghasilkan suara bising dan panas. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menempatkan perangkat tersebut di lokasi yang aman agar tetap dingin dan beri tahu tetangga tentang kemungkinan adanya suara yang dihasilkan.
5. Coba ikuti pool mining
Pool mining dapat membantu miner individu dalam hal biaya perangkat keras dan listrik. Karena reward blok diberikan kepada miner pertama yang berhasil, peluang bagi seorang miner individu untuk menebak hash yang benar sangatlah kecil. Misalnya, meskipun Anda menjalankan beberapa ASIC yang kuat, Anda masih hanya menjadi bagian kecil dari total daya hashing Bitcoin.
Pool mining meningkatkan total daya hashing, sehingga peluang untuk menemukan blok berikutnya meningkat. Dengan kata lain, dengan menggabungkan daya hashing dengan pool mining, Anda dapat mendapatkan lebih banyak hasil daripada jika melakukan mining sendirian.
Pool mining biasanya memiliki koordinator yang mengelola para miner agar mereka tidak membuat kesalahan. Koordinator harus memastikan bahwa para miner menggunakan berbagai nilai nonce untuk menghindari pemborosan daya hashing. Koordinator juga bertanggung jawab untuk membagi reward mining kepada setiap anggota pool.
Apakah Mining Aset Kripto Layak Dilakukan?
Ilustrasi mining aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Mining adalah salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan orang saat mencoba untuk menghasilkan arus pendapatan pasif. Aktivitas ini akan menjadi mudah setelah miner mengatur fungsi-fungsi dengan benar dan terhubung ke jaringan.
Namun, hal ini tentu saja tidak akan bersifat pasif sepenuhnya karena akan ada tugas seperti pemeliharaan perangkat keras, pembaruan perangkat lunak, pembayaran tagihan listrik, dll.
Meskipun dapat bersifat pasif, mining tidak selalu menguntungkan. Misalnya, volatilitas aset kripto dasarnya dapat menghasilkan reward keseluruhan yang lebih kecil daripada biaya listrik miner.
Profitabilitas operasi mining bergantung pada ukuran dan lokasinya. Misalnya, farm mining aset kripto terbesar ditempatkan secara strategis di negara dengan biaya listrik terendah. Selain itu, beberapa tempat juga memiliki harga listrik yang volatil yang dapat mengganggu aktivitas mining.
Mungkin diperlukan beberapa waktu agar Anda mulai menghasilkan dari aktivitas mining karena investasi awal yang besar dalam perangkat keras mining. Jadi, periode mining pertama adalah untuk menutup biaya tersebut.
Selain itu, seperti yang telah kita pelajari sebelumnya, perangkat keras bisa menjadi tua dan tidak efisien, sehingga memunculkan beban tambahan. Oleh karena itu, mining aset kripto dapat memerlukan lebih banyak investasi dalam perangkat keras setelah investasi awal.
Beberapa orang memilih untuk melakukan mining aset kripto murni guna mendukung desentralisasi dan keamanan blockchain. Terkadang, mereka bahkan tidak berniat untuk menghasilkan laba.
Penutup
Mining adalah komponen penting untuk blockchain, karena aktivitas ini membantu jaringan sambil membuat dan memvalidasi blok transaksi baru. Siapa pun dapat memulai mining aset kripto, tetapi Anda harus mempertimbangkan biaya dan risikonya.
Mining juga memerlukan pengetahuan teknis tertentu, khususnya saat memperoleh dan mengatur perlengkapan mining. Anda harus melakukan penelitian sendiri dan memahami detail aset kripto yang ingin ditambang. Anda juga harus menyiapkan dompet kripto untuk menerima potensi reward mining.
Namun, ingat bahwa ekosistem kripto berubah dengan cepat. Jadi, pantau perkembangan dan pembaruan proyek karena hal tersebut dapat mengubah proses mining aset kripto.
Komisi XI DPR RI telah memutuskan Hasan Fawzi menjadi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) untuk periode 2023-2028 usai melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test pada hari Senin (10/7).
Hasan Fauzi akan menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto. Selain Hasan, DPR juga menobatkan Agusman sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Lainnya merangkap Anggota DK OJK.
Hasan bukan orang baru dibidang keuangan. Ia merupakan mantan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditetapkan melalui RUPS pada 29 Juni 2018. Hasan memulai karir di PT Kliring Depositori Efek Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Kepala Departemen Pengembangan Sistem (1993-1997).
Kemudian Hasan bergabung dengan KPEI dengan posisi terakhir sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi (1997-2008). Dia sempat menjadi Direktur PHEI (2008-2012) dan Direktur Utama KPEI selama dua periode (2012-2015 dan 2015-2018).
Pria lulusan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini akan memperkuat program perlindungan investor dan konsumen industri teknologi sistem keuangan. Ia menginginkan agar investasi di aset kripto bersifat inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Sebab, menurutnya saat ini investasi aset kripto masih sangat eksklusif. Oleh karena itu, OJK harus berperan untuk membuka ruang inklusivitas.
“OJK harus menjadi pusat inovasi dengan membangun kapasitas yang merangkum seluruh ekosistem seluruh pelaku,” kata Hasan dalam pemaparannya di Gedung DPR RI, Senin (10/7).
Adapun, kerangka kebijakan yang diajukan Hasan terdiri dari tujuh pilar strategi yang disingkat INOVASI. Dia menjelaskan implementasi dari strategi INOVASI dilakukan melalui bauran kebijakan dan rencana strategis yang akan mendukung inovasi pengembangan, secara berimbang dan kolaboratif.
Berikut penjabaran tujuh pilar strategi INOVASI:
Investor Protection and Consumer Protection melalui program perlindungan investor dan konsumen secara holistik di sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), aset keuangan digital (AKD), dan aset kripto (AK).
Normalisasi pengaturan dan pengawasan OJK yang mendukung inovasi pengembangan, berimbang dan kolaboratif.
Optimalisasi program literasi, inklusi, dan pemanfaatan ITSK, aset keuangan digital, dan aset kripto.
Variasi strategi dan program ITSK, aset keuangan digital, dan aset kripto.
Akselerasi pengembangan Ekonomi Hijau dan Ekonomi Baru.
Sinergi dan kolaborasi bersama membangun industri.
Integritas pasar melalui pengembangan ekosistem industri dan transformasi kelembagaan uang menyangkut aspek tata kelola, sumber daya manusia, dan teknologi.
Terpilihnya Hasan Fawzi mendapat apresiasi dari pelaku usaha di industri aset kripto Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Hasan Fawzi sebagai DK OJK yang baru. Dia berharap Hasan akan membawa perubahan positif terhadap pasar kripto di Indonesia.
“Harapannya, DK OJK terpilih dapat menjalankan tugas dan amanah baru dengan baik sehingga dapat membawa Indonesia dalam menyongsong era baru keuangan digital yang sehat, tumbuh berkelanjutan, dan mengutamakan perlindungan konsumen seperti yang telah disampaikan,” ujar Teguh dalam keterangannya.
Senada dengan Manda, CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, berharap nanti DK OJK yang terpilih dapat mengembangkan industri aset kripto Indonesia ke arah yang lebih baik dan mengedepankan kepentingan seluruh stakeholders, termasuk pelaku industri, dengan memastikan adanya kerangka regulasi yang jelas, mengedepankan inovasi, transparan, dan berkelanjutan.
“Kami tentu menantikan pengumuman hasil seleksi dan siap untuk berkolaborasi dengan Dewan Komisioner OJK yang baru dalam mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan bagi industri kripto di Indonesia,” pungkas Yudho.
Standard Chartered Bank dalam laporan terbarunya menyebutkan harga Bitcoin (BTC) dapat naik menjadi US$ 120.000 atau sekitar Rp 1,8 miliar pada akhir tahun 2024. Bank multinasional Inggris itu yakin potensi jangka panjang Bitcoin di masa depan.
Menurut penelitian terbarunya, Standard Chartered memproyeksikan harga Bitcoin akan terus bergerak naik. Mereka memprediksi BTC akan mencapai harga US$ 50.000 atau sekitar Rp 759 juta pada akhir tahun ini. Kemudian, melonjak dua kali lipat di tahun 2024 mendatang.
Standard Chartered meningkatkan perkiraan harga Bitcoin dari prediksi sebelumnya hanya mencapai US$ 100.000 (Rp 1,5 miliar) pada bulan April 2024. Bank Standard Chartered mengatakan pada saat itu bahwa BTC berpotensi mencapai level tersebut karena beberapa faktor, salah satunya adalah krisis sektor perbankan.
“Kami sekarang berpikir perkiraan ini terlalu konservatif, dan karena itu kami melihat kenaikan target akhir 2024 kami,” kata laporan itu.
Potensi Bitcoin
Ilustrasi Standard Chartered. Sumber: Standard Chartered.
Bitcoin telah naik 80% sejak awal tahun dan saat ini diperdagangkan sekitar US$ 30.100. Laporan tersebut mengutip peningkatan profitabilitas penambang Bitcoin sebagai salah satu faktor yang akan mendorong harga saat ini.
“Alasannya di sini adalah selain mempertahankan buku besar bitcoin, penambang memainkan peran kunci dalam menentukan pasokan bersih BTC yang baru ditambang,” tulis Geoff Kendrick, kepala penelitian FX dan aset digital.
Peningkatan profitabilitas penambang per Bitcoin yang ditambang berarti miners dapat menjual lebih sedikit output mereka sambil mempertahankan arus kas masuk, mengurangi pasokan Bitcoin bersih dan dengan demikian mendorong harga lebih tinggi, menurut laporan tersebut.
Standard Chartered mengatakan kenaikan harga yang diprediksi adalah bahwa penambang yang mencetak 900 bitcoin baru yang diproduksi setiap hari di seluruh dunia akan segera perlu menjual lebih sedikit untuk menutupi biaya mereka – kebanyakan listrik untuk menyalakan komputer super.
Kendrick memperkirakan bahwa penambang baru-baru ini menjual 100% koin baru mereka. Namun, jika harganya mencapai US$ 50.000, mereka mungkin hanya akan menjual 20-30%.
“Ini setara dengan penambang yang mengurangi jumlah bitcoin yang mereka jual per hari menjadi hanya 180-270 dari 900 saat ini.”
Ilustrasi mining aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
“Selama setahun, itu akan mengurangi penjualan penambang dari 328.500 menjadi kisaran 65.700-98.550 – pengurangan pasokan BTC bersih sekitar 250.000 Bitcoin per tahun.”
Halving Bitcoin pada April atau Mei 2024 mendatang, jumlah total BTC yang dapat ditambang setiap hari juga akan dikurangi setengahnya karena mekanisme pasokan dan penerbitan bawaan yang secara bertahap membatasi pasokan untuk mempertahankan daya tariknya.
Prediksi valuasi setinggi langit telah menjadi hal biasa selama demonstrasi Bitcoin di masa lalu. Seorang analis Citi mengatakan pada November 2020 bahwa Bitcoin dapat naik setinggi US$ 318.000 pada akhir tahun 2022. Bitcoin ditutup tahun lalu turun sekitar 65% pada US$ 16.500.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Scalping, sebuah istilah yang sering terdengar dalam dunia trading kripto, telah menjadi strategi populer di antara para trader yang mencari peluang singkat untuk mendapatkan keuntungan.
Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “scalping” dalam konteks trading kripto? Apakah ini metode yang cocok untuk Anda?
Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara mendalam tentang konsep scalping dalam trading kripto, mulai dari definisi hingga strategi yang digunakan.
Anda akan mempelajari cara kerja scalping, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, serta manfaat dan risikonya.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang scalping, Anda dapat memutuskan apakah metode ini sesuai dengan tujuan dan gaya trading Anda. Selamat membaca dan jelajahi dunia scalping dalam trading kripto!
Pengantar
Scalping, istilah yang sering terdengar dalam dunia trading kripto, telah menjadi strategi populer di kalangan para trader yang mencari peluang singkat untuk mendapatkan keuntungan.
Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “scalping” dalam konteks trading kripto? Apakah ini metode yang cocok untuk Anda?
Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara mendalam tentang konsep scalping dalam trading kripto, mulai dari definisi hingga strategi yang digunakan. Anda akan mempelajari bagaimana scalping bekerja, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, serta manfaat dan risikonya.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang scalping, Anda dapat memutuskan apakah metode ini sesuai dengan tujuan dan gaya trading Anda. Jadi, mari kita jelajahi dunia scalping dalam trading kripto yang menarik ini!
Apa Itu Scalping?
Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang sering digunakan oleh banyak trader. Bahkan, ini adalah salah satu strategi trading harian yang paling umum.
Scalping melibatkan penggunaan kerangka waktu yang lebih pendek, pengambilan keputusan yang cepat, serta analisis teknikal dan penggunaan alat grafik yang andal. Banyak trader harian profesional mengalokasikan sebagian dari akun trading mereka untuk scalping.
Scalping, juga dikenal sebagai scalp trading, adalah gaya perdagangan atau trading yang cocok bagi pecinta adrenalin. Apakah Anda senang mengamati grafik dalam periode waktu satu menit?
Apakah Anda ingin masuk dan keluar dari trading lebih cepat daripada investor pada umumnya saat mereka membaca laporan keuangan? Jika ya, scalping bisa menjadi strategi yang menarik bagi Anda.
Tujuan dari pedagang scalping adalah mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga kecil. Mereka tidak bertujuan untuk menghasilkan keuntungan besar dari setiap trading, melainkan mendapatkan keuntungan kecil secara berulang-ulang.
Jika dilakukan dengan baik, laba yang terkumpul dari perdagangan-pertukaran kecil ini dapat secara signifikan meningkatkan saldo akun trading Anda. Pedagang scalping sering menggunakan leverage dan menetapkan stop-loss yang sangat ketat.
Tidak hanya dalam trading kripto, strategi scalping juga dapat digunakan dalam berbagai jenis pasar keuangan, seperti saham, forex, dan aset kripto. Namun, dalam artikel ini, kita akan fokus pada penerapan scalping dalam trading kripto.
Ilustrasi trading kripto. Sumber: Shutterstock.
Jika Anda masih pemula dalam dunia trading, pastikan untuk melihat Panduan Lengkap Trading Kripto untuk Pemula kami. Di dalamnya, kami menjelaskan segala hal yang perlu Anda ketahui tentang trading kripto. Setelah Anda memahami berbagai strategi trading, Anda bisa kembali ke artikel ini dan mendalami lebih lanjut tentang scalping.
Mari kita lanjutkan untuk membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang scalping dalam trading kripto, serta beberapa strategi scalping yang umum digunakan.
Jadi, apa faktor teknis yang dipertimbangkan oleh para trader scalping? Volume trading, aksi harga, level support dan resistance, serta pola chart candlestick biasanya digunakan untuk mengidentifikasi peluang trading.
Beberapa indikator teknikal yang umum digunakan adalah moving average, Relative Strength Index (RSI), Bollinger Bands, VWAP, dan alat Fibonacci Retracement.
Banyak trader scalping juga menggunakan analisis order book, profil volume, minat terbuka, dan indikator kompleks lainnya.
Selain itu, banyak dari mereka yang menciptakan indikator kustom mereka sendiri untuk mencari keunggulan di pasar. Seperti strategi trading lainnya, menemukan keunggulan unik di pasar adalah kunci kesuksesan.
Scalping adalah tentang menemukan peluang kecil di pasar dan memanfaatkannya. Karena strategi ini bisa menjadi tidak menguntungkan jika diketahui oleh banyak orang, wajar jika trader scalping sangat tertutup tentang serangkaian trading mereka.
Oleh karena itu, penting untuk membuat dan menguji strategi Anda sendiri.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, scalper biasanya melakukan trading dalam kerangka waktu yang singkat. Mereka menggunakan chart intraday, yang dapat berupa chart 1 jam, 15 menit, 5 menit, atau bahkan 1 menit. Beberapa trader bahkan mungkin melihat kerangka waktu yang kurang dari satu menit.
Namun, dengan kerangka waktu yang sangat singkat ini, kita memasuki domain trading frekuensi tinggi yang mungkin tidak praktis untuk diikuti oleh manusia. Mesin dapat memproses banyak data dengan cepat, sementara sebagian besar manusia tidak mampu melihat chart 15 detik dengan efektif.
Ada hal lain yang perlu dipertimbangkan. Kita tahu bahwa sinyal dan level pada kerangka waktu yang lebih panjang umumnya lebih dapat diandalkan daripada sinyal pada kerangka waktu yang lebih pendek.
Inilah sebabnya mengapa sebagian besar trader scalping masih akan melihat struktur pasar pada kerangka waktu yang lebih panjang terlebih dahulu. Mengapa?
Mereka akan mengidentifikasi level penting pada kerangka waktu yang lebih panjang, kemudian memeriksa dengan cermat untuk mencari peluang trading scalping. Ini menunjukkan bahwa memperhatikan struktur pasar pada kerangka waktu yang lebih panjang dapat sangat membantu, bahkan dalam trading jangka pendek.
Namun, strategi trading dan investasi dapat sangat berbeda antara satu trader dan trader lainnya. Tidak ada aturan yang kaku mengenai scalping, tetapi ada panduan yang dapat dipertimbangkan saat menetapkan aturan Anda sendiri.
Strategi Trading Scalping
Kita dapat membagi trader scalping menjadi dua jenis: trader scalping diskresioner dan trader scalping sistematis.
Trader scalping diskresioner membuat keputusan trading “di tempat”, saat pasar terbuka di hadapan mereka. Mereka mungkin memiliki persyaratan khusus atau mungkin tidak ketika masuk atau keluar dari trading, tetapi keputusan didasarkan pada kondisi yang ada.
Dengan kata lain, trader diskresioner dapat mempertimbangkan banyak faktor yang berbeda, namun aturan tidak terlalu kaku, dan mereka lebih mengandalkan intuisi dan naluri.
Trader scalping sistematis mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memiliki sistem trading yang terdefinisi dengan baik yang secara otomatis memicu titik masuk dan keluar. Jika kondisi tertentu dari serangkaian aturan terpenuhi, mereka akan masuk atau keluar dari trading.
Trading sistematis didorong oleh data lebih dari intuisi, berbeda dengan trading diskresioner. Trader sistematis tidak terlalu mengandalkan intuisi, tetapi lebih mengandalkan data dan algoritme.
Sebenarnya, klasifikasi ini juga dapat diterapkan pada jenis trader lainnya. Namun, perbedaannya terlihat lebih jelas dalam strategi jangka pendek. Trading diskresioner mungkin tidak bekerja secara konsisten dalam kerangka waktu yang lebih panjang.
Beberapa scalper menggunakan strategi yang disebut trading range. Mereka menunggu terbentuknya range harga dan melakukan trading di dalam range tersebut.
Konsepnya adalah bahwa selama range tersebut tidak tertembus, bagian bawah range akan bertindak sebagai support, dan bagian atas range akan bertindak sebagai resistance.
Tentu saja, ini bukan jaminan, tetapi masih dapat menjadi sistem scalping yang berhasil. Namun, trader scalping yang baik akan bersiap menghadapi breakout dari range dengan menetapkan stop-loss.
Teknik scalping lainnya melibatkan eksploitasi spread bid-ask. Jika terdapat selisih yang cukup besar antara harga penawaran tertinggi dan harga permintaan terendah, scalper dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut.
Oleh karena itu, strategi semacam ini lebih cocok untuk trading algoritmik atau kuantitatif. Mengapa? Nah, tidak seperti mesin, manusia tidak dapat dengan konsisten menemukan ketidaksempurnaan kecil di pasar. Akibatnya, bidang ini dipenuhi oleh bot trading. Manusia yang ingin mengadopsi strategi ini umumnya harus bersaing dengan algoritma.
Scalping juga sering menggunakan leverage. Karena target persentase relatif kecil, scalper biasanya ingin meningkatkan ukuran posisi mereka. Inilah sebabnya mengapa trader ini sering menggunakan platform trading margin, kontrak futures, dan jenis produk keuangan lainnya yang menawarkan leverage. Namun, karena scalper berusaha mendapatkan keuntungan dari pergerakan yang kecil dengan posisi yang besar, mereka harus waspada terhadap slippage.
Apakah Scalping Cocok untuk Saya?
Itu sepenuhnya tergantung pada gaya trading yang sesuai untuk Anda. Beberapa trader tidak suka meninggalkan posisi terbuka saat mereka tidur, sehingga mereka memilih strategi jangka pendek. Trader harian dan trader jangka pendek lainnya mungkin termasuk dalam kategori ini.
Di sisi lain, trader jangka panjang suka membuat keputusan dalam jangka waktu yang lebih lama dan tidak keberatan membuka posisi selama berbulan-bulan. Mereka mungkin hanya menetapkan titik masuk, target laba, dan stop-loss, lalu memantau trading sesekali. Swing trader mungkin termasuk dalam kategori ini.
Jadi, untuk memutuskan apakah scalping cocok untuk Anda, Anda perlu mempertimbangkan gaya trading mana yang lebih sesuai dengan Anda. Selain itu, Anda juga perlu menemukan strategi trading yang cocok dengan kepribadian dan profil risiko Anda, sehingga Anda dapat menerapkannya secara konsisten dan menguntungkan.
Kesimpulan
Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang umum digunakan dengan tujuan memperoleh keuntungan dari pergerakan harga yang kecil. Ini adalah teknik trading yang membutuhkan disiplin, pengetahuan pasar, dan pengambilan keputusan yang cepat.
Apakah scalping cocok untuk Anda? Jika Anda pemula, sebaiknya Anda mencari strategi jangka panjang seperti swing trading atau buy and hold. Jika Anda lebih berpengalaman, scalping mungkin cocok untuk Anda. Namun, apa pun yang Anda lakukan di pasar keuangan, selalu penting untuk mempertimbangkan prinsip manajemen risiko, seperti menggunakan stop loss dan menentukan ukuran posisi yang tepat.
Calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) pengawas kripto akan menjalani uji kelayakan alias fit and proper test hari ini, Senin (10/7) bersama Komisi XI DPR RI. Ada dua calon DK OJK yang nantinya akan mengisi posisi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto. Mereka adalah Hasan Fawzi, dan Erwin Haryono.
Uji Kelayakan DK OJK akan dimulai pukul 10.00 WIB sampai 14.30 WIB di Gedung DPR/MPR. Selain Hasan dan Erwin, akan ada Agusman dan Adi Budiarso, yang akan diposisikan untuk menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
Hasil fit and proper test di DPR RI nanti akan dievaluasi dan dipertimbangkan oleh komite atau badan yang bertanggung jawab. Setelah itu, komite atau badan tersebut akan membuat rekomendasi mengenai hasil tes kepada pimpinan DPR RI atau badan yang berwenang untuk diambil tindakan selanjutnya. Kemudian, hasil dan rekomendasi tersebut mungkin akan diumumkan secara resmi setelah proses evaluasi dan pertimbangan selesai.
Pelaku usaha di industri aset kripto di Indonesia memberikan apresiasi terhadap proses seleksi calon DK OJK periode 2023-2028 yang menjalani fit and proper di DPR RI. CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, mengungkapkan, “Kami menyambut baik terpilihnya dua nama Calon Anggota DK OJK periode 2023-2028 yang akan menempati posisi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.”
Kedua kandidat yang dipilih memiliki pengalaman yang baik di lembaga keuangan, baik dalam kapasitas masing-masing di Bank Indonesia maupun Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaku usaha tetap berkomitmen untuk mendukung proses seleksi ini yang selanjutnya akan memasuki tahap Fit and Proper Test oleh DPR RI.
Yudho juga menyampaikan harapannya terkait proses seleksi ini. “Harapan kami adalah proses akan berjalan lancar hingga dapat menentukan calon DK OJK terpilih. Kami berharap siapa pun yang terpilih dari kedua kandidat tersebut nantinya dapat mengembangkan industri aset kripto Indonesia ke arah yang lebih baik dan mengedepankan kepentingan seluruh stakeholders, termasuk pelaku industri, dengan memastikan adanya kerangka regulasi yang jelas, mengedepankan inovasi, transparan, dan berkelanjutan.”
Pelaku usaha di industri aset kripto juga menantikan pengumuman hasil seleksi dan siap untuk berkolaborasi dengan Dewan Komisioner OJK yang baru dalam mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan bagi industri kripto di Indonesia. Kolaborasi antara pelaku usaha dan regulator diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan industri aset kripto, memperkuat kepercayaan investor, dan melindungi konsumen.
Industri aset kripto di Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Keberadaan DK OJK yang kompeten dan berkomitmen sangat penting dalam memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, serta menjaga integritas dan keamanan pasar aset kripto di Indonesia.
“Sebagai pasar yang potensial dan inovatif, industri aset kripto di Indonesia membutuhkan dukungan yang kuat dari regulator untuk menghadapi tantangan dan mengoptimalkan peluang yang ada. Diharapkan, calon DK OJK terpilih akan mampu bekerja sama dengan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem yang kondusif, melindungi konsumen, dan mendorong adopsi teknologi keuangan yang inovatif,” pungkas Yudho.
Update:
Komisi XI DPR RI menetapkan Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota DK OJK periode 2023 – 2028.
Selain itu, Komisi XI juga menetapkan Agusman sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.