Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia, dengan gembira mengumumkan peluncuran program Trader Juara. Para trader kini memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik senilai puluhan juta rupiah!
Bagi para trader yang sedang bersemangat, ini adalah saat yang tepat untuk memulai trading di Tokocrypto. Pasar saat ini sedang hijau dan mengalami tren bullish yang kuat. Dengan kehadiran program Trader Juara, Anda memiliki kesempatan untuk meraih hadiah menarik.
Dengan tujuan memberikan penghargaan kepada para pengguna yang setia, Tokocrypto mendorong partisipasi aktif, program Trader Juara yang menawarkan kesempatan untuk memenangkan hadiah tunai berdasarkan performa trading. Untuk berpartisipasi, individu yang tertarik dapat dengan mudah mendaftar melalui linkini antara tanggal 23 Juni pukul 15:00 WIB hingga 30 Juni pukul 23:59 WIB, 2023.
Hadiah Menarik
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
Selama periode acara, para trader yang mencapai level KYC minimal 1 akan memenuhi syarat untuk dipertimbangkan mengikuti program. Para pemenang akan diumumkan pada tanggal 5 Juli 2023 dan akan menerima hadiah sesuai dengan peringkat yang mereka capai.
Hadiah untuk program ini berupa TKO dengan rincian sebagai berikut:
Juara 1: Rp7.500.000
Juara 2: Rp5.000.000
Juara 3: Rp2.500.000
Juara 4: Rp1.500.000
Juara 5: Rp1.000.000
Juara 6-10: Masing-masing Rp250.000
Juara 11-50: Masing-masing Rp100.000
“Kami sangat senang meluncurkan program Trader Juara, memberikan kesempatan bagi para trader kami untuk memamerkan keahlian trading mereka dan mendapatkan penghargaan atas usaha mereka,” kata VP Corporate Communications Tokocrypto, Rieka Handayani.
“Kami percaya dalam membina komunitas trading yang bersemangat dan interaktif, dan program ini adalah cara kami untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada para trader kami yang berdedikasi.”
Untuk memenuhi syarat hadiah, peserta harus mencapai volume trading kolektif minimum sebesar US$ 3.000.000 atau sekitar Rp 45 juta. Tokocrypto mendorong para trader untuk memanfaatkan token TKO sebagai biaya trading dan menikmati diskon khusus sebesar 25%.
“Tidak hanya itu, Tokocrypto juga memberikan kemudahan dalam trading. Dengan menggunakan token TKO sebagai biaya trading, Anda dapat menikmati diskon khusus sebesar 25%. Ini adalah kesempatan yang tak boleh dilewatkan untuk mengoptimalkan potensi keuntungan Anda,” kata Rieka.
Selain hadiah tunai, para pemenang juga akan menerima TKO, token asli dari Tokocrypto. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para trader untuk melakukan diversifikasi portofolio aset digital mereka dan menjelajahi manfaat TKO.
BTC Dominance atau dominasi Bitcoin telah naik di atas 50% selama beberapa hari terakhir. Hal ini terjadi akibat Bitcoin yang telah mengalami kemenangan beruntun selama seminggu terakhir dengan harganya naik di atas US$ 31.000.
Pemulihan harga ini telah membuat dominasi pasarnya naik dengan cepat. Karena aset BTC saat ini berada tepat di atas US$ 30.000, dominasi pasarnya tetap di atas 50% dan meskipun ini bagus untuk Bitcoin, implikasinya terhadap altcoin di pasar kripto bisa lebih besar.
Dikutip Bitcoinist, Dominasi Bitcoin telah meningkat ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Dominasi yang telah menurun dengan cepat pada tahun 2021, naik kembali dengan cepat antara Maret dan Juni hingga mencapai level tertinggi lokal sekitar dominasi 52% untuk pertama kalinya sejak April 2021.
BTC Dominance Kembali ke Level Tahun 2021
Ilustrasi BTC dominance sempat naik di atas 51%. Sumber: TradingView.
Peningkatan dominasi ini mencerminkan fakta bahwa sebagian besar reli pasar terbatas hanya pada Bitcoin, meskipun altcoin melihat beberapa kenaikan. Akibatnya, kapitalisasi pasar BTC telah melewati US$ 587 miliar, yang berarti bahwa kapitalisasi pasar aset digital menyumbang lebih dari setengah total kapitalisasi pasar kripto.
Namun, peningkatan dominasi Bitcoin tidak hanya menunjukkan tren bullish untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk altcoin. Fakta ini berasal dari performa historis ketika BTC dominance meningkat tajam. Dan sementara BTC dapat terus melihat kenaikan harga lebih lanjut, altcoin dapat memimpin dari sini.
Secara historis, ketika dominasi Bitcoin telah meningkat untuk memperhitungkan sebagian besar pasar kripto, itu sering menandakan dimulainya musim altcoin. Ini karena investor mulai merotasi keuntungan mereka dari BTC karena mereka yakin aset digital itu tidak akan naik lebih jauh. Keuntungan ini kemudian masuk ke altcoin, meningkatkan permintaan sebagian besar altcoin dan menyebabkan harganya naik.
Hal yang sama terjadi pada tahun 2020 tepat di awal pasar bull ketika dominasi telah meningkat di atas 50% setelah tahun 2019 yang sangat lambat. Yang terjadi selanjutnya adalah peningkatan minat pada altcoin saat mereka mencapai titik terendah pada awal tahun 2020, menyisakan ruang untuk demonstrasi besar-besaran yang dialami pada tahun 2021.
Jika pasar ini mengikuti tren sebelumnya, maka kemungkinan dominasi pasar Bitcoin akan terus meningkat. Namun, itu kemudian akan menyaksikan penurunan tajam karena investor beralih ke altcoin untuk keuntungan yang lebih tinggi, menyebabkan kapitalisasi pasar Ethereum dan lainnya melonjak.
Musim altcoin dari harga pasar saat ini dapat membuat koin naik setidaknya 10% lagi. Reli seperti itu akan menempatkan harga Ethereum di atas US$ 2.000, pemulihan yang akan menjadi perkembangan yang disambut baik untuk pasar kripto.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Bitcoin (BTC) telah mengalami pemulihan dalam ekosistem pasar kripto sejak awal bulan Juni. Aset kripto utama ini melampaui harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di atas US$ 31.000 untuk tahun ini, pada minggu lalu, setelah serangkaian tren naik yang konsisten didorong oleh peningkatan jumlah permintaan.
Kenaikan nilai Bitcoin yang luar biasa ini telah menarik perhatian investor dan analis pasar. Salah satu aspek yang menarik yang muncul dari lonjakan harga baru-baru ini adalah sinyal bullish langka yang terungkap melalui data on-chain. Sinyal ini, yang mengindikasikan potensi pergerakan naik lebih lanjut, memberikan dorongan tambahan terhadap antusiasme yang sudah tumbuh seputar Bitcoin.
Menurut Glassnode, pertumbuhan BTC dari harga US$ 25.000 hingga di atas level US$ 30.000 telah mengirimkan lebih dari 1,8 juta koin Pemegang Jangka Pendek (STH) menjadi keuntungan. Persentase alamat yang menguntungkan menyumbang 96,9% dari BTC dalam kategori pasokan jangka pendek ini.
Sinyal Tren Naik
Data on-chain, yang mencakup berbagai metrik dan indikator yang diperoleh dari blockchain Bitcoin, memberikan wawasan berharga tentang aktivitas dan dinamika jaringan. Dengan menganalisis metrik on-chain ini, para ahli dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang sentimen pasar dan memprediksi pergerakan harga potensial.
Data on-chain terbaru untuk Bitcoin telah mengungkap pola yang khas yang jarang teramati dalam pasar bullish. Hal ini memberikan tingkat kepercayaan diri tambahan kepada investor, menandakan bahwa lonjakan harga yang sedang berlangsung mungkin masih memiliki ruang untuk tumbuh. Sinyal langka seperti ini sering dianggap sebagai indikator tren naik yang signifikan dan dapat mendorong partisipasi pasar yang lebih tinggi.
Sinyal ini memiliki banyak nada yang menjanjikan yang patut disorot. Ada kecenderungan umum untuk melihat lebih banyak aliran masuk modal, ketika ketakutan seputar aset tertentu telah dihilangkan. Ini adalah kasus Bitcoin karena pemulihan harga baru-baru ini dan pengujian ulang titik resistensi terpenting dalam beberapa bulan, lebih banyak trader mungkin merasa lebih nyaman untuk masuk.
Menurut data on-chain, volume perdagangan Bitcoin belum mengejar sentimen bullish karena turun 42% pada saat penulisan. Jika volume pembelian harian mengejar momentum harga saat ini, kita dapat mengharapkan lompatan yang signifikan dalam waktu dekat.
Lonjakan Terbaru
Lonjakan terbaru dalam nilai Bitcoin dapat dikaitkan dengan beberapa faktor. Salah satu faktor utamanya adalah meningkatnya minat institusional terhadap industri kripto. Institusi keuangan besar dan perusahaan semakin menyadari potensi BTC sebagai sarana penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap inflasi. Adopsi institusional ini tidak hanya memberikan validasi bagi Bitcoin, tetapi juga menarik aliran modal yang signifikan ke pasar.
Dari aplikasi untuk produk ETF Bitcoin spot oleh BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia dan pengelola uang lainnya hingga investasi dalam penambangan Bitcoin oleh Tether melakukan banyak hal untuk meningkatkan sentimen secara keseluruhan. Ini teknis mendukung tesis pertumbuhan yang diproyeksikan, ada fundamental yang menguntungkan untuk mendukung pertumbuhan BTC dalam waktu dekat.
Selain itu, penerimaan dan integrasi Bitcoin dalam keuangan mainstream juga memainkan peran penting dalam meningkatkan nilai Bitcoin. Prosesor pembayaran besar dan perusahaan-perusahaan telah mulai menerima BTC sebagai bentuk pembayaran, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai medium pertukaran yang sah. Selain itu, pengembangan produk keuangan inovatif, seperti Bitcoin exchange-traded fund (ETF), telah memudahkan investor konvensional untuk mendapatkan eksposur terhadap kripto.
Optimis
Meskipun lonjakan harga BTC baru-baru ini luar biasa, penting untuk mendekati pasar dengan hati-hati. Aset kripto dikenal karena volatilitasnya, dan koreksi harga yang signifikan dapat terjadi secara tak terduga. Investor sebaiknya melakukan penelitian yang menyeluruh, mengevaluasi toleransi risiko, dan mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional keuangan sebelum memasuki pasar.
Sementara BTC terus membuat berita dengan pemulihannya yang mengesankan dan sinyal bullish langka melalui data on-chain, pasar kripto secara keseluruhan mengalami optimisme baru. Masa depan Bitcoin dan ekosistem mata uang digital secara luas tetap menarik, karena terus berkembang dan menarik minat dari berbagai sektor.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Harga Bitcoin baru-baru ini mencetak rekor baru karena menembus level US$ 30.000 atau sekitar Rp 450 juta untuk pertama kali sejak April 2023. Menariknya, kenaikan Bitcoin ini juga membuat anomali volatilitas di tiga negara, Argentina, Venezuela, dan Lebanon. Ada apa?
Dikutip Cointelegraph, Bitcoin (BTC) mengetuk level US$ 31.000 atau sekitar Rp 465 juta untuk ketiga kalinya tahun ini pada tanggal 25 Juni lalu, karena penutupan mingguan menjanjikan volatilitas. Data TradingView menunjukkan pergerakan harga BTC yang berfokus pada level tertinggi tahunan.
Harga BTC tetap kuat selama akhir pekan karena perhatian terfokus pada peristiwa geopolitik di Rusia dan negara-negara sekitarnya. Dengan ketegangan yang berkurang pada hari itu, keingintahuan atas reaksi pasar pada pembukaan 26 Juni tetap ada, dengan penutupan lilin mingguan — yang sudah menjadi sumber volatilitas klasik — menjadi yang utama.
Dalam analisis terbaru, trader populer Rekt Capital menempatkan “skenario paling bullish” untuk penutupan mingguan di atas angka penting US$ 30.000.
“BTC pada pertengahan April ditolak dari resistensi $30.000. Mari kita lihat apakah $BTC dapat mengubah US$ 30.000 menjadi dukungan,” posting selanjutnya ditambahkan pada akhir pekan.
Analis kripto, Michaël van de Poppe mengatakan sedikit kurang percaya diri, pendiri dan CEO firma perdagangan Eight, mempertanyakan kemampuan bulls untuk mempertahankan momentum kenaikan.
“Bitcoin membuat harga tinggi yang bagus, di mana ia menyapu harga tertinggi tahunan,” katanya kepada para pengikut Twitter.
Terlepas dari penurunan volatilitas terhadap dolar AS, Bitcoin berhasil mencetak rekor baru di tiga negara minggu ini.
Di Argentina, Venezuela, dan Lebanon, BTC mencapai level tertinggi yang pernah ada terhadap mata uang lokal. Bagi negara-negara tersebut, tren tersebut terus berlanjut sepanjang tahun 2023 karena inflasi dan pilihan kebijakan ekonomi makro dengan cepat mengikis daya beli.
Di Turki, di mana lira jatuh ke posisi terendah baru terhadap dolar, BTC/TRY mendekati area puncaknya sejak Desember 2021.
Pastikan kamu hanya melakukan Nabungkripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Industri blockchain dan Web3 telah menjadi sorotan utama di dunia teknologi, dan potensi karir yang menarik di sektor ini semakin berkembang di Indonesia. Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi pemain utama dalam industri ini.
Perkembangan teknologi blockchain, yang merupakan dasar dari mata uang kripto dan aplikasi terdesentralisasi, telah membuka pintu bagi peluang karir yang menarik di berbagai bidang, termasuk pengembangan perangkat lunak, keamanan informasi, analisis data, manajemen proyek, dan lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan dan startup di Indonesia telah mulai mengadopsi teknologi blockchain dan Web3 untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan rantai pasokan, dan menciptakan solusi inovatif dalam berbagai sektor, termasuk keuangan, logistik, e-commerce, dan administrasi publik. Dengan adopsi yang semakin luas dan pertumbuhan ekosistem blockchain yang pesat, permintaan akan tenaga kerja yang memiliki pemahaman dan keterampilan di bidang ini juga meningkat.
Industri ini menciptakan banyak peluang karir baru. Faktanya, menurut laporan Hired 2021, permintaan untuk pengembang blockchain telah melonjak hingga 517% dibandingkan tahun sebelumnya. Di Indonesia, seiring dengan semakin tingginya adopsi teknologi ini, peluang kerja di bidang blockchain dan Web3 juga semakin beragam.
1. Pengembang Blockchain/Web3
Pengembang adalah tulang punggung industri blockchain dan Web3. Mereka menciptakan dan mengoptimalkan protokol blockchain, merancang smart contracts, dan membangun aplikasi desentralisasi (dApps). Penguasaan terhadap bahasa pemrograman seperti Solidity dan pengetahuan mendalam tentang kriptografi adalah beberapa keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini.
2. Ahli Kriptografi
Kriptografi adalah inti dari keamanan dan privasi dalam blockchain. Seorang ahli kriptografi akan merancang algoritma dan sistem keamanan untuk melindungi data dan transaksi di blockchain dari serangan dan manipulasi.
3. Analis Blockchain
Analis blockchain bekerja untuk memahami dan menganalisis data blockchain. Mereka mencari tren dan pola, melakukan analisis pasar, dan memberikan wawasan yang berharga bagi perusahaan, investor, dan pengguna.
Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.
Konsultan blockchain membantu organisasi memahami bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam operasi mereka. Mereka juga membantu dalam mengimplementasikan solusi blockchain dalam praktek bisnis sehari-hari.
5. Ahli Hukum Teknologi Blockchain
Dengan munculnya teknologi baru, juga muncul tantangan hukum baru. Ahli hukum teknologi blockchain membantu perusahaan dan individu dalam navigasi melalui hukum dan regulasi yang berlaku.
Potensi di Indonesia
Menurut data dari Statista, pada tahun 2021, ada sekitar 11% pengguna internet di Indonesia yang memiliki kripto, sebuah angka yang menunjukkan minat yang cukup besar terhadap teknologi blockchain. Lebih jauh lagi, Pemerintah Indonesia telah menunjukkan dukungan terhadap pengembangan industri ini. Pada tahun 2020, Indonesia meluncurkan “Indonesia Blockchain Hub”, bertujuan untuk menjadi pusat pengembangan dan inovasi blockchain di negara ini.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, berbagi visi yang sama tentang potensi karir yang ditawarkan oleh industri Web3 dan blockchain. Yudho menggambarkan Web3 dan NFT sebagai peluang besar yang masih di tahap awal.
“Industri blockchain dan Web3 masih sangat early. Kesempatan untuk berpartisipasi masih sangat besar. Saya yakin blockchain dan Web3 yang dikombinasikan dengan AI dan machine learning adalah inovasi yang akan mengubah dunia dalam 5-10 tahun ke depan. Kita bisa berpartisipasi, baik itu sebagai player, user, atau karir.”
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis di Web3 On Campus – Binus University pada hari Jumat, 16 Juni 2023. Sumber: IDNFT.
Dalam konteks ini, peluang karir di industri blockchain dan Web3 di Indonesia tampak sangat menjanjikan. Keterampilan yang berkaitan dengan blockchain dan Web3 semakin dicari oleh perusahaan lokal dan internasional yang beroperasi di Indonesia. Selain itu, seiring dengan perkembangan dan penerimaan yang semakin luas dari teknologi ini, peluang kerja akan terus bertambah dan beragam.
Dengan demikian, bagi mereka yang ingin mengejar karir di era digital, industri blockchain dan Web3 dapat menjadi pilihan yang sangat baik. Seiring dengan pertumbuhan industri ini, akan ada lebih banyak peluang untuk belajar, berinovasi, dan memajukan karir di bidang yang sangat menjanjikan ini.
“Seiring adopsi teknologi ini yang semakin meluas, permintaan akan tenaga kerja yang terampil dalam bidang ini diperkirakan akan terus meningkat. Menjelajahi karir di bidang blockchain dan Web3 dapat menjadi pilihan yang menarik,” pungkas Yudho.
Pekan ini, pasar aset kripto mengalami pergerakan harga yang cukup menarik dan dinamis. Berbagai koin dan token terkemuka mengalami fluktuasi signifikan, mencerminkan volatilitas yang melekat dalam pasar kripto. Bitcoin (BTC), sebagai mata uang kripto terbesar dan paling terkenal, mengalami pergerakan harga yang menarik perhatian banyak investor.
Menurut Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, pada awal pekan, harga Bitcoin melanjutkan tren naiknya, mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Namun, pada pertengahan pekan, terjadi koreksi yang membuat harga BTC turun secara tajam. Selain Bitcoin, beberapa koin alternatif seperti Optimism (OP) dan Stacks (STX) juga mengalami pergerakan yang signifikan, menunjukkan tingkat volatilitas yang tinggi di pasar kripto.
“Analisis minggu ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti sentimen pasar global, pengumuman berita terkait regulasi kripto, dan aktivitas perdagangan spekulatif berkontribusi terhadap pergerakan harga yang cepat dan tidak stabil,” jelas Fyqieh.
Investor dan trader kripto harus memperhatikan berbagai faktor ini untuk memahami dinamika pasar dan membuat keputusan investasi yang cerdas. Meskipun fluktuasi harga dapat memberikan peluang bagi para trader yang cekatan, juga penting untuk diingat bahwa pasar kripto tetaplah berisiko tinggi, dan investasi harus dilakukan dengan hati-hati dan berdasarkan analisis yang cermat.
Dalam seminggu terakhir, terjadi pergerakan bullish pada aset kripto Bitcoin, yang dipicu oleh narasi dari institusi aset manajemen yang mulai mengajukan proposal spot ETF Bitcoin. Hal ini menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan Bitcoin selama seminggu terakhir, dengan peningkatan harga lebih dari 20%. Kenaikan ini juga diikuti oleh altcoin lainnya seperti Ethereum dan Cardano.
Diprediksi bahwa Bitcoin akan terus mengalami tren bullish dalam waktu dekat, terutama di bulan Juli. Namun, kemungkinan akan terjadi koreksi kecil pada harga Bitcoin, dengan perkiraan turun ke sekitar US$ 28.650, sebelum mengalami tren bullish lanjutan. Area US$ 28.650 ini merupakan level support berdasarkan Fibonacci retracement.
“Setelah periode bullish yang terjadi pada akhir pekan ini, Bitcoin akan memerlukan dukungan untuk mencapai harga yang lebih tinggi, yaitu sekitar US$ 35.000. Diperkirakan bahwa kondisi bullish ini akan berlangsung pada bulan Juli atau awal semester dua tahun 2023,” analisis Fyqieh.
Optimism (OP) Potensi Bullish
Optimism (OP) adalah blockchain layer-dua yang berjalan di atas Ethereum. Optimism memanfaatkan keamanan dari jaringan utama Ethereum dan membantu meningkatkan skalabilitas ekosistem Ethereum dengan menggunakan optimistic rollups. Artinya, transaksi secara terpercaya dicatat di Optimism namun pada akhirnya diamankan di Ethereum.
Berdasarkan TokenUnlocks.app ada 26,9% supply OP yang belum terdistribusi ke pasar, token yang di lock ini hanya tersisa untuk Investor dan Core hingga 2027 yang artinya bahwa ada potensi penurunan untuk OP karena adanya distribusi aset ini ke pasar dalam waktu cukup panjang. Dalam jangka waktu yang dekat, tepat nya tanggal 30 Juni, Optimism akan membagikan sebesar 24.159,191 token OP senilai US$ 27 Juta dollar dengan total supply yang di edarkan sebanyak 0,562%.
OP/USD TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy. Sumber: TradingView.com.
Pergerakan harga Optimism (OP) diprediksi akan mengalami tren bullish dalam waktu mendatang. Saat ini, diperlukan konfirmasi breakout dari pola bullish penant untuk OP, yang mungkin terjadi pada tanggal 23 Juni 2023.
“Jika OP berhasil breakout dari harga US$ 1,3776, diprediksi bahwa akan terjadi tren bullish menuju harga US$ 1,847, dengan perkiraan keuntungan sebesar 36.95%. Namun, untuk konfirmasi lebih lanjut bahwa OP akan mencapai harga US$ 1,847, diperlukan konfirmasi yang lebih lanjut, yaitu jika Optimism berhasil menembus harga di atas US$ 1,511 dan menutup candlestick harian di atas level tersebut,” terang Fyqieh.
Sebaliknya, jika OP mengalami breakdown di bawah US$ 1,31, diprediksi bahwa Optimism akan mengalami penurunan lanjutan dengan target penurunan menuju harga US$ 1,15, dengan estimasi kerugian sebesar 14.29%.
Stacks (STX) Potensi Bullish
STX/USD by Fyqieh Fachrur Rossy. Sumber: TradingView.com.
Stacks adalah sebuah lapisan untuk smart contracts pada Bitcoin yang memungkinkan penggunaan Bitcoin sebagai aset dan penyelesaian transaksi pada blockchain Bitcoin. Bitcoin merupakan aset terdesentralisasi terbesar, paling berharga, dan tahan lama. Lapisan Stacks membuka potensi nilai sebesar US$ 500 miliar dalam bentuk Bitcoin dengan menggunakan Bitcoin L1 sebagai penyelesaian untuk aplikasi terdesentralisasi.
Semua transaksi pada lapisan Stacks secara otomatis di-hash dan ditetapkan pada Bitcoin L1. Blok-blok Stacks diamankan oleh 100% kekuatan hash Bitcoin. Untuk dapat mengubah urutan blok/buku transaksi Stacks, seorang penyerang harus melakukan reorganisasi (reorg) pada jaringan Bitcoin.
Pergerakan stack diprediksi akan bullish di bulan juli, hal ini atas dampak dari BRC-20 yang mulai menjadi tren untuk kripto antusias yang berdiri diatas jaringan blockchain Bitcoin.
“Untuk penutupan weekly candlestick STX berada diposisi merah dengan target koreksi di harga US$ 0,667 dan kembali bullish hingga target US$ 1,12 di bulan juli. Untuk saat ini STX sebenarnya sudah dikondisi breakoutbullish dan diprediksi akan masih bullish dalam sebulan ke depan,” pungkas Fyqieh.
Jika menggunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Laju pergerakan pasar kripto dan Bitcoin (BTC) sedikit melambat dan cenderung sideways pada Jumat (23/6) pagi. Sebelumnya kenaikan signifikan terjadi pada Bitcoin hingga akhirnya menembus level US$ 30.000 atau sekitar Rp 449 juta untuk pertama kali sejak April lalu. Apa yang menyebabkan pasar kripto tertahan ini?
Menurut Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, dari analisa fundamental, data makroekonomi terbaru sedikit menahan laju pasar. Data klaim pengangguran AS tetap stabil atau tidak berubah di angka 264.000 dengan ekspektasi pasar sebelumnya akan terjadi penurunan tipis menjadi 260.000.
“Data ini membuat pasar kembali melambat untuk menimbang kembali strategi ke depan dan memprediksi gerak kebijakan The Fed di masa mendatang,” kata Fyqieh.
Sentimen The Fed
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Di samping itu pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, dihadapan Komite Perbankan Senat AS pada Kamis (22/6) juga sedikit berdampak ke pasar. Dalam pidatonya, dia telah mengesampingkan kemungkinan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat, menyatakan bahwa inflasi dalam perekonomian secara konsisten lebih kuat dari yang diharapkan.
The Fed kemungkinan besar tidak akan memangkas suku bunga setidaknya pada tahun 2023, sementara tanda-tanda penurunan inflasi yang konsisten dapat memacu penurunan suku bunga di akhir tahun 2024. Dia menyatakan kurangnya kepercayaan dalam mengambil keputusan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
“Pidato Powell menyebabkan beberapa ketidakpastian di pasar kripto karena harga Bitcoin melayang tepat di bawah angka US$ 30.000. Padahal, pada hari Rabu (21/6), Powell mengatakan jeda suku bunga bersifat sementara, mengatakan inflasi tetap lebih tinggi. Hal ini menyebabkan pemulihan yang disambut baik di pasar kripto,” jelas Fyqieh.
Fed perlu menunggu sampai komite merasa yakin bahwa suku bunga turun menuju target. Data lebih lanjut tentang inflasi dapat menandakan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut dalam pertemuan mendatang. Menurut CME FedWatch Tool pada Jumat (23/6), kemungkinan kenaikan suku bunga Juli sebesar 25 basis poin mencapai 74,4%, naik dari 67% satu minggu sebelumnya.
Di luar kalender ekonomi AS, sentimen pasar terhadap pasar kripto terus membaik. Mulai dari banyak perusahaan layanan keuangan tradisional yang masuk ke industri kripto, seperti BlackRock yang mengajukan ETF Bitcoin terus mendorong harapan masuknya uang institusional ke pasar kripto.
Laporan IMF tentang Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) kemungkinan berkontribusi pada pengembalian BTC menjadi US$ 30.500. Sambil terus menyerukan regulasi kripto yang lebih besar, IMF mengatakan ini, “Sementara beberapa negara telah sepenuhnya melarang aset crypto karena risikonya, pendekatan ini mungkin tidak efektif dalam jangka panjang.”
Sentimen aset kripto berdasarkan indeks “Bitcoin Fear and Greed Index” saat ini berada pada level 65, yang menunjukkan adanya ketamakan atau serakah (Greed). Dalam 24 jam terakhir, pasar aset kripto telah menunjukkan tingkat serakah pada poin 65, yang mengindikasikan adanya kecenderungan FOMO (Fear of Missing Out) dan diprediksi akan mengalami koreksi di masa mendatang.
“Sebaliknya, data yang diberikan oleh Bitcoin Fear and Greed Index minggu lalu menunjukkan angka 47, yang menunjukkan adanya ketakutan (Fear) dalam pasar Bitcoin,” pungkas Fyqieh.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Cameron Winklevoss, salah satu pendiri dan presiden bursa kripto Gemini, meyakini bahwa Bitcoin akan menjadi bisnis aset perdagangan yang baik dalam dekade ini. Ia bahkan berpikir dalam 10 tahun terakhir nilai Bitcoin paling menjanjikan dibanding aset lainnya.
Dikutip Crypto Potato, Winklevoss berpikir bahwa “akumulasi besar Bitcoin telah dimulai.” Dia percaya bahwa aset tersebut akan mengalami peningkatan besar setelah ETF BTC spot disetujui di Amerika Serikat. Karena itu, dia menyebutnya “aset perdagangan paling jelas dan terbaik dekade ini”.
Seperti diketahui BlackRock tengah mengupayakan izin ETF Bitcoin dan benar-benar mengubah lanskap jangka pendek untuk bisnis BTC di masa depan. Manajer aset terbesar di dunia itu sudah mengajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan ETF BTC spot di Amerika Serikat.
Langkah tersebut memicu optimisme di ruang kripto dan tampaknya menjadi salah satu faktor utama reli Bitcoin yang berkelanjutan.
Akumulasi
Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss. Foto: Getty Images.
Aset digital utama, Bitcoin baru-baru ini melampaui level US$ 30.000 atau sekitar Rp 450 juta, mencapai level tertinggi dalam dua bulan. Kapitalisasi pasarnya melebihi US$ 580 miliar (menurut data CoinGecko).
Menurut Presiden Gemini, Cameron Winklevoss, investor sudah mulai mengumpulkan sejumlah besar aset Bitcoin. Dia percaya bahwa mereka yang tertarik untuk bergabung dengan ekosistem harus melakukannya sebelum ETF BTC terungkap.
Beberapa perusahaan investasi, termasuk Invesco dan WisdomTree, telah mengikuti dan mengaktifkan kembali upaya mereka untuk menawarkan dana yang memungkinkan klien berinvestasi dalam nilai pasar sebenarnya dari Bitcoin tanpa harus memiliki (dan menyimpan) aset.
Dia kemudian menggambarkan melalui tweet-nya, Bitcoin sebagai “investasi terbaik dalam dekade terakhir” dan “perdagangan paling jelas dan terbaik” dalam sepuluh tahun ke depan.
Reli Bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
Bitcoin menyentuh level US$ 30.000 untuk kedua kalinya tahun ini setelah banyaknya pengajuan ETF di AS – yang mungkin telah mendukung prospek bullish di antara para trader. Ini kemungkinan memicu reli di antara token utama, dengan Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) membukukan kenaikan mingguan minimal 18%.
Meski begitu, harga Bitcoin dan Ethereum terhenti pada hari Jumat (23/6), dengan kedua aset masing-masing turun -0,63% dan -0,70% pada satu titik (ETH dan BTC baru-baru ini naik sedikit). Volume pada hari itu stabil. Investor Bitcoin dan eter mungkin berhenti sejenak untuk mengevaluasi lanskap yang berubah setelah pertumbuhan 18% dan 14% kedua aset sejak 15 Juni.
Dari poin data makroekonomi yang baru dirilis Kamis (22/6), klaim pengangguran awal memiliki potensi terbesar untuk dampak pasar, meskipun totalnya hanya sedikit di atas ekspektasi dan tidak cukup untuk menggerakkan harga. Dalam pekan yang berakhir 17 Juni, 264.000 orang Amerika mengajukan pengangguran, sedikit di atas perkiraan 260.000.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Ketua The Fed, Jerome Powell meyakini bahwa kripto termasuk Bitcoin (BTC) tampaknya harus tetap berkuasa sebagai kelas aset. Powell membahas hal tersebut di hadapan House Financial Services Committee di Capitol Hill pada Rabu (21/6) waktu setempat.
Dalam dengar pendapat semi-tahunan tentang kebijakan moneter, ketua Federal Reserve hadir di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR. Meskipun dia hadir terutama untuk membahas jeda baru-baru ini tentang kenaikan suku bunga yang diberlakukan oleh The Fed, diskusi tersebut dengan cepat beralih ke aset digital.
Dikutip Watcher Guru, Powell mencatat dalam kesaksiannya bahwa “kripto tampaknya memiliki kekuatan bertahan sebagai kelas aset.” Selain itu, Powell juga membahas stablecoin, mencatatnya sebagai bentuk uang yang layak, sementara juga membahas regulasi aset oleh bank sentral.
Pandangan The Fed
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
“Kami memang melihat stablecoin pembayaran sebagai bentuk uang, dan di semua negara maju, sumber utama kredibilitas uang adalah bank sentral,” kata Powell. “Kami percaya akan pantas untuk memiliki peran federal yang cukup kuat.”
Selain itu, Powell mencatat bahwa Fed memiliki anggota staf yang telah berpartisipasi dalam diskusi terkait regulasi aset digital. Sebaliknya, dia membahas pengembangan CBDC , yang telah menjadi topik diskusi populer setelah kedatangan sistem FedNow. Powell menyatakan bahwa “kita masih jauh dari ini”.
Semua pernyataan yang diberikan oleh ketua Fed tampaknya sejalan dengan penerimaan aset digital. Selain itu, mereka menegaskan bahwa Fed merangkul kelas aset, dan berusaha menerapkannya dalam tindakan di masa mendatang. Mengamati cara-cara di mana ia bergerak maju dengan kehadirannya yang terjamin.
Harga Kripto Naik
Bersamaan dengan keluarnya pernyataan Powell, pasar kripto mengalami kenaikan yang signifikan. Bitcoin melonjak lebih dari US$ 30.700 sebelum menetap mendekati US$ 30.000 karena investor menikmati berita tentang pengajuan ETF Bitcoin beberapa perusahaan keuangan tradisional.
Setelah berminggu-minggu suram, Bitcoin melonjak untuk hari kedua berturut-turut karena investor mendapatkan kepercayaan dari aplikasi ETF BTC spot oleh BlackRock dan perusahaan manajemen aset besar lainnya.
Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar baru-baru ini diperdagangkan sekitar US$ 30.140, naik hampir 5 persen selama 24 jam terakhir. BTC terakhir menembus ambang batas US$ 30.000 pada bulan April.
Bitcoin mulai naik pada hari Selasa (20/6) setelah liburan akhir pekan Juneteenth yang panjang di AS, karena pasar lebih sepenuhnya mencerna dampak dari pengajuan BlackRock. Kemudian pada hari itu, pengajuan ulang Bitcoin spot oleh Invesco dan WisdomTree semakin mencerahkan suasana, menawarkan bukti terbaru dari minat investor institusional yang tumbuh di ruang kripto bahkan ketika pasar telah berjuang di tengah lingkungan peraturan yang tidak pasti, inflasi yang mengganggu, dan kesengsaraan ekonomi makro lainnya.
Pastikan kamu hanya melakukan investasidan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.
Bitcoin memperpanjang reli pada Kamis (22/6) pagi setelah akhirnya menembus level harga US$ 30.000 atau sekitar Rp 447 juta untuk pertama kalinya sejak April lalu. BTC naik lebih dari 4 persen menambah keuntungan dan menempatkan kenaikan 13 persen lebih tinggi selama lima hari terakhir.
Aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) juga naik 3 persen pada hari Kamis dan sekarang naik mendekati 6% sejak 17 Juni. Sementara di sisi lain, bullish kripto menghapus kenaikan moderat yang terlihat selama beberapa hari perdagangan terakhir di pasar saham AS. Indeks Nasdaq Composite dan S&P 500 membukukan penurunan masing-masing sebesar 0,7% dan 0,5% pada hari Rabu (21/6) malam.
Kenaikan pasar kripto dan Bitcoin yang menembus level Rp 447 juta untuk kedua kalinya tahun ini terjadi di tengah sentimen bullish setelah sejumlah pemain keuangan tradisional (TradFi) mendorong lebih jauh ke dalam kripto.
“Tampaknya pasar kripto akan sepenuhnya direstrukturisasi di negara ini (Amerika Serikat) oleh perusahaan investasi terbesar dalam waktu dekat,” Ruslan Lienkha, Kepala Pasar YouHodler dikutip CoinDesk.
“Lebih banyak investor akan memiliki akses ke investasi kripto dengan risiko yang jauh lebih rendah. Penting untuk diperhatikan bahwa persentase yang sangat kecil dari klien BlackRock atau Fidelity yang tertarik pada BTC ETF spot cukup untuk menggerakkan harga lebih jauh ke utara.”
Reli pasar kripto datang ketika beberapa raksasa TradFi termasuk BlackRock, Invesco dan WisdomTree mengajukan aplikasi Bitcoin ETF spot. Sementara itu, konsorsium bursa kripto EDX, yang didukung oleh pemain TradFi utama, juga diluncurkan pada hari Selasa (20/6). Platform itu didukung oleh Fidelity Digital Assets, Charles Schwab dan Citadel Securities dan akan menawarkan empat token di AS, termasuk Bitcoin, Ether, Bitcoin Cash, dan Litecoin.
Reputasi yang baik untuk Bitcoin meningkat dengan BlackRock memasuki industri kripto. BTC akan dipandang menjadi aset yang bernilai, ketika pengelola aset terbesar di dunia memperluas kehadirannya di industri kripto yang lebih menantang. Persetujuan BlackRock ETF menambah pembeli besar ke pasar, karena ETF perlu mengakuisisi BTC untuk memberikan eksposur investasi.
Volume perdagangan di BTC berada di atas rata-rata pergerakan 20 hari untuk hari ketiga berturut-turut, sementara Bitcoin sebagai persentase kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan mencapai 51,6 persen.
Lonjakan harga Bitcoin telah menyebabkan Relative Strength Index (RSI) melebihi 70, yang secara tradisional merupakan sinyal bahwa aset tersebut “overbought.” Namun, ini tidak terjadi pada Bitcoin secara historis.
Bitcoin Fear and Greed Index, kini berada di level 65, kategori Greed. Angka ini jauh berbeda dari pekan sebelumnya di angka 41. Keraguan investor kian memudar dan mulai kembali untuk melakukan akumulasi aset.
Bitcoin sebenarnya tertinggal di awal tahun ketika bernilai US$ 16.615 per koin. Sekarang naik lebih dari 80 persen sejak awal 2023, tetapi masih jauh di bawah level tertinggi sepanjang masa US$ 69.044 yang ditetapkan pada November 2021.
Setelah menghadapi penolakan pada level resistensi US$ 30K pada bulan April, harga Bitcoin secara bertahap menurun pada grafik harian. Namun, rebound baru-baru ini dari level dukungan US$ 25K telah memicu reli berkelanjutan dalam beberapa hari terakhir. Harga dengan mudah melampaui rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar US$ 27K dan sekarang melewati level US$ 30K lagi.
Jika penembusan bullish terjadi, hal itu dapat membangkitkan optimisme di kalangan investor untuk pergerakan naik lebih lanjut dalam jangka menengah, dengan area resisten substansial berikutnya terletak di sekitar US$ 38.000 atau sekitar Rp 566 juta.
Reli ini telah menghasilkan penembusan di atas saluran turun yang cukup besar dan level US$ 27.500, yang sekarang dapat berfungsi sebagai level dukungan. Namun, kehati-hatian diperlukan karena indikator RSI memberi sinyal bahwa Bitcoin sedang overbought. Ini menunjukkan bahwa periode konsolidasi atau koreksi kemungkinan besar akan terjadi segera, mungkin sebelum potensi penembusan di atas level resistensi kunci US$ 30.000.
Pastikan kamu hanya melakukan investasidan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.