Category Archives: Tokocrypto

4 Fitur Origin Yang Perlu Kamu Ketahui

Baru baru ini, Tokocrypto telah menambahkan Token Origin ke dalam perdagangannya. Token Origin adalah token yang bertujuan untuk menghadirkan perdagangan peer-to-peer dimana para pembeli dan penjual dapat bertransaksi secara langsung di pasar utama Origin tanpa perantara dan tanpa biaya transaksi.

Nah, lalu apa sih keunggulan utama Origin dibanding marketplace lainnya? berikut adalah 4 fitur yang menjaadi andalan Origin.

Biaya yang Lebih Rendah

Perantara biasanya sering mengenakan biaya transaksi 20-30%. Misalnya Airbnb yang meraup $2,6 miliar dalam biaya pada tahun 2017, sementara Uber membawa pulang sejumlah $11,8 miliar dalam biaya pada tahun 2018. Total biaya diperkirakan akan melampaui $ 40 miliar pada tahun 2020.

Dengan menghapus perantara, Originmenghilangkan biaya ini. Pembeli dan penjual sekarang dapat lebih berhemat dan terbebas dari biaya yang tidak lagi dibayarkan kepada operator pasar tradisional.

Insentif yang Lebih Baik

Uber dan Lyft baru-baru ini IPOed. WeWork dan Airbnb akan segera menyusul. Tak satu pun dari peserta awal di platform ini yang diuntungkan meskipun kritis untuk kesuksesan mereka.

Sebaliknya, Origin memungkinkan setiap orang untuk memiliki bagian dari jaringan. Pembeli dan penjual dapat memperoleh Token Asal (OGN) hanya dengan menggunakan aplikasi yang diaktifkan Origin untuk saling bertransaksi. Pengembang, afiliasi, dan operator pasar dapat memperoleh OGN dengan mempromosikan dan memasarkan daftar penjual. Ketika setiap orang memiliki jaringan, peserta ekosistem diberi insentif untuk mempromosikan kesehatan dan pertumbuhan Origin.

Peningkatan Akses

2 miliar orang di seluruh dunia saat ini tidak memiliki rekening bank. Mereka tidak memiliki rekening giro, kartu kredit, AliPay, atau Apple Pay.

Dengan munculnya cryptocurrency dan proliferasi smartphone murah, sekarang adalah waktu untuk memungkinkan orang yang tidak memiliki bank untuk berpartisipasi dalam ekonomi internet baru. Pengguna dari seluruh dunia sekarang dapat bertransaksi satu sama lain di pasar yang diberdayakan Origin bahkan jika mereka tidak memiliki sistem perbankan lokal yang stabil Insentive yang Lebih baik

Lebih Tangguh

Airbnb diatur dengan ketat atau dilarang di kota-kota seperti Paris, Berlin, Tokyo, New York, dan bahkan kota asalnya San Francisco.

Pasar yang terdesentralisasi mempromosikan perdagangan terbuka dan bebas. Tidak seperti alternatif terpusat, mereka bukan titik kegagalan tunggal dan tidak dapat dilarang atau ditutup. Perdagangan yang terdesentralisasi lebih tangguh dan mempromosikan pasar yang efisien.

 



Sumber : news.tokocrypto.com

Saham Mungkin Ambruk Lagi, Bitcoin Bisa Melindungi

Menurut Simon Peters, Analis Pasar di eToro, dengan Bitcoin jatuh kembali di bawah US$5 ribu hari ini, itu adalah titik terendah dalam hampir setahun. Namun, ketika saham mungkin ambruk lagi, Bitcoin bisa jadi pilihan untuk melindungi nilai uang para investor.

“Bitcoin telah jatuh di bawah US$5 ribu lagi, turun 9 persen untuk hari ini. Ini adalah titik terendah dalam hampir setahun. Aset kripto besar lainnya juga senasib, Ether (ETH) turun 16 persen di US$107 dan Ripple (XRP) tak berdaya di US$0,135,” kata Peters dalam keterangannya melalui e-mail beberapa menit yang lalu.

Bagi Peters, di beberapa segi, pasar aset kripto tampaknya berkorelasi dengan dinamika pasar tradisional. Dow Jones, S&P 500 dan pasar berjangka Nasdaq semua jatuh tadi malam, setelah The Fed memangkas suku bunga mendekati nol dan meluncurkan pelonggaran kuantitatif senilai US$700 miliar. Langkah itu dibuat guna menstimulus ekonomi Negeri Paman Sam yang kian melemah.

BERITA TERKAIT  Asal Muasal Lahirnya Logo Bitcoin

“Saya berpendapat, ketakutan dan emosi yang lebih dominan saat ini, daripada ‘keserakahan’. Dengan stimulus seperti itu saja masih banyak yang sangat khawatir ekonomi global terhenti karena Covid-19. Pun lagi, dengan masih bertambahnya jumlah penderita Covid-19 di luar Tiongkok, kami belum melihat puncaknya. Jadi, khusus pasar saham, kemungkinan akan ada penjualan lebih lanjut yang akan terjadi,” tegasnya.

Bitcoin Melindungi
Di titik itu, pertanyaannya adalah ke manakah sentimen investor beralih? Menurutnya, mengingat jumlah stimulus yang besar itu masuk ke pasar dan dengan kemungkinan investor semakin banyak menjual sahamnya, sentimen investor kemudian dapat beralih ke aset yang bisa melindungi uangnya.

“Pada titik ini mereka mungkin melihat aset yang memberikan lindung nilai terhadap inflasi, seraya mempertimbangkan kebijakan moneter AS terbaru itu. Saya pikir Bitcoin aset kripto lainnya yang berpotensi memberikan manfaat itu,” tegasnya. [red]



Sumber : news.tokocrypto.com

The Fed Pangkas Suku Bunga, Ini Dampaknya Terhadap Bitcoin

The Fed pangkas suku bunga acuan dekati nol persen. Bagaimana dampaknya terhadap harga Bitcoin. Berikut wawancara kami dengan Douglas Tan, pelaku pasar modal, sekaligus Pendiri BullWhales.

The Fed pangkas suku bunga acuan dekati nol persen. Apa pendapat Anda sebagai pelaku pasar saham?

Secara teoritis pemangkasan suku bunga acuan dari bank sentral merupakan signal dovish, dikarenakan perlu adanya stimulasi moneter terhadap pasar, agar bergairah melakukan aktivitas ekonomi.

Pemotongan suku bunga ini diharapkan dapat membuat bank komersial lebih murah dalam mendapatkan akses pendanaan dari bank lain untuk menutupi Giro Wajib Minimumnya (GWM), sehingga dapat mematok bunga lebih rendah ke bisnis dan perseorangan (end customer).

Namun pada praktinya saat ini, keadaan tersebut terbalik, dikarenakan ekspektasi pemangkasan suku bunga tersebut sudah jauh diprediksi pasar beberapa minggu sebelumnya.

Itu terjadi sebab persepsi mengenai realita lebih nyata dibandingkan realita itu sendiri. Bisa dikatakan persepsi akan penurunan 100 bps suku bunga acuan oleh The Fed menggerakkan pasar terlebih dahulu, daripada pemotongannya itu sendiri.

Oleh karena itu, pasar merespon dengan negatif “emergency cut” tersebut dengan turunnya hingga ke batas bawah harga index saham futures (SPX Futures) ke level -5 persen.

Itu yang memberikan signal ketidakpercayaan investor dan pasar terhadap kemampuan bank sentral menangani krisis ekonomi ada di depan mata.

Apa dampaknya ke ke negara lain?
Seiring dengan SPX Futures, pasar di berbagai belahan dunia lain seperti Australia (ASX) juga membukukan “senin merah”, di mana mengalami penurunan hingga 10 persen, Shanghai Index hingga -3.5 persen, KOSPI index -3.5 persen, serta Nikkei Index -2.5 persen.

BERITA TERKAIT  Ramah Terhadap Bitcoin, Bank Sentral Perancis Akan Bikin Uang Digital Sendiri

Hal ini mencerminkan ketakutan dan pesimisme oleh pemain pasar, meskipun pada beberapa hari selanjutnya bank sentral masing-masing menawarkan paket kebijakan moneter dan pemerintahnya menawarkan paket kebijakan fiskal.

Pemangkasan itu sangatlah besar?
Ya, stimulus oleh The Fed bisa dikatakan dalam ukuran jumbo atau besar-besaran, dikarenakan kebijakan moneter yang ditawarkan bukan hanya pemangkasan suku bunga acuan, tetapi juga menawarkan paket kelonggaran moneter sebesar 700 miliar dollar (dalam bentuk treasury dan MBS), reserve requirement yang menjadi 0.

Itu juga meningkatkan ketersediaan dolar di pasar global bekerjasama dengan bank sentral lainnya dalam bentuk currency swap line.

Perlu dicatat bahwa paket kebijakan jumbo dari The Fed ini tidak pernah diberlakukan sebelumnya, bahkan pada krisis 2008, sehingga menimbulkan skeptisme pada kalangan pasar mengenai pesimisme The Fed sendiri dalam hal menjalankan dual mandate-nya.

Bagaimana nasib Indonesia?
Sejalan dengan Amerika Serikat, pasar saham Indonesia juga membukukan kerugian secara index sebesar -4.5 persen, hampir mengenai batas Auto Rejection Bawah (ARB) yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia.

Secara garis besar, dampak pelonggaran moneter yang dilakukan oleh The Fed terhadap ekonomi global tidak diapresiasi baik oleh pelaku pasar, karena sama seperti menambah bahan bakar pada mobil yang sama sekali tidak mempunyai ban.

Dampak ketakutan dan pesimisme pasar diperkirakan akan berlanjut pada beberapa minggu hinggu bulan ke depan, bahkan ketika COVID-19 sudah berhasil diberantas pada beberapa negara maju.

Lebih jauh, apa makna pelonggaran moneter sebesar US$700 miliar itu?
Pelonggaran moneter dalam bentuk quantitative easing US$700 miliar memberikan dampak langsung pada suplai uang yang beredar di pasaran. Ia dibagi menjadi 2 kelompok, yakni treasury atau surat utang dan Mortgage Backed Securities (MBS) atau Efek Beragun Aset (EBA).

BERITA TERKAIT  Ini Sinyal Baru Bitcoin yang Patut Diperhatikan

Hal ini krusial dalam hal pembelian langsung oleh bank sentral dikarenakan menciptakan permintaan atau order book pembelian di dalam pasar, sehingga tidak menciptakan spread terlalu tinggi pada pasar iliquid di kala krisis ekonomi seperti ini.

Bayangkan apabila bank-bank komersial yang memiliki aset berupa surat utang atau EBA ingin menjual aset tersebut guna meningkatkan kinerja balance sheetnya, namun tidak ada yang dapat menyerap di pasar.

Di sinilah The Fed berperan dengan sangat penting, agar pasar surat utang dan pasar EBA tetap kompetitif dan bebas dari masalah likuiditas. hal ini juga berujung pada end customer, guna menjaga keyakinannya akan industri perbankan dalam menyimpan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dipercayakan oleh para Nasabah.

Apa pendapat Anda soal Bitcoin terkait situasi itu?
Bitcoin pada saat menjelang hingga konferensi pers oleh Jerome Powell sempat mengalami kenaikan hingga 20 persen dari level US$5.000 ke hampir US$6.000. Namun kenaikan harga tersebut sebelum pasar SPX Futures dibuka pada jam 6 pagi waktu Jakarta.

Pada saat pasar SPX Futures telah buka dan membukukan penurunan hingga 5 persen, Bitcoin langsung turun, menghapus kenaikan 20 persen tersebut dalam sekejap.

Bisa dipastikan bahwa Bitcoin meniru pergerakan pasar saham dan pasar saham futures di beberapa negara maju di dunia. Juga terbukti pada pembukaan pasar saham eropa seperti Jerman pada jam 3 waktu Jakarta, ketika DAX membukukan penurunan sebesar 10 persen, Bitcoin juga ikut mengalami penurunan dari level US$5.200 ke level US$4.700.

Menurut saya, Bitcoin yang lahir dari krisis ekonomi sebelumnya yakni 2008, praktis belum pernah menemui krisis keuangan sepanjang umurnya.

Banyak pihak yang menganggap Bitcoin digunakan sebagai aset safe haven pun dibuat keliru dengan pergerakan harga Bitcoin yang terakhir ini mengalami penurunan signifikan, bahkan sempat mengalami penurunan drastis sekitar -50 persen dalam sehari pada 13 Maret 2020 lalu.

Dapat dikatakan Bitcoin sama seperti aset saham dalam hal spekulatif, namun memiliki beta atau risiko inheren yang jauh lebih besar dibandingkan aset pada legacy market seperti saham.

Bitcoin dapat melihat tren positif atau mengalami rebound hanya ketika pasar legacy seperti pasar saham mengalami rebound juga, tidak dapat melakukan langkah tersebut secara independen untuk saat ini. [red]



Sumber : news.tokocrypto.com

Rhode Island Dukung Inovator Teknologi & Blockchain

Rhode Island memang merupakan sebuah tempat yang sangat prestisius dan juga menjanjikan bagi ekosistem suatu bisnis. Ini bisa dilihat kalau sebuah negara yang sudah memiliki ekosistem yang baik dalam menunjang kegiatan bisnis dari sisi regulasi dan lain sebagainya, pertumbuhan ekonomi di sebuah negara tersebut akan semakin meningkat khususnya melalui jalur investasi.

Hal inilah yang ingin diciptakan oleh Rhode Island dengan cara menjadi  salah satu tempat terbaik bagi dunia teknologi dan blockchain, setidaknya ada usulan dua perwakilan negara AS di Rhode Island, yang memperkenalkan rancangan undang-undang baru yang mempromosikan blockchain dan adopsi teknologi.Kedua perwakilan negara AS di Rhode Island itu adalah David Place dan Blake Filippi, memperkenalkan rancangan undang-undang baru yang berjudul “Rhode Island Economic Growth Blockchain Act”. Di mana, Rancangan Undang-Undang Baru (RUU) ini bertujuan untuk semakin menumbuhkan inovasi pada blockchain serta membuat Rhode Island tidak ketinggalan zaman alias mengikuti tren teknologi yang sedang berkembang.

Dalam RUU tersebut berbunyi:

“Bahwa Rhode Island ingin menawarkan kepada para pengiat teknologi sebagai salah satu lingkungan bisnis terbaik di Amerika Serikat yang sangat ramah bagi ekosistem blockchain dan inovator teknologi, dan juga menawarkan regulasi terkait mekanisme keamanan teknologi yang komprehensif bagi para inovator. Hal ini bertujuan sebagai langkah pengembangan produk dan layanan digital berkelanjutan di Rhode Island.”

Selain itu dalam RUU tersebut juga tertuang dan menyuarakan keinginan untuk sistem pengarsipan dan pencatatan berbasis blockchain, dan menyoroti manfaat dari penerapan blockchain dalam sektor keuangan dan kesehatan.

Di dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut  juga ditekankan bahwa diperlukan perubahan dari kerangkan hukum yang saat ini berlaku karena membatasi inovasi teknologi. Lantas, dibutuhkan sebuah mekanisme teknologi yang bisa menjamin keamanan pengguna dan juga para inovator teknologi saat mengembangkan produk dan layanan digitalnya.

Negara bagian Amerika Serikat Rhode Island adalah satu negara bagian yang telah mengajukan usulan undang-undang kripto dan blockchain.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

JPMorgan Ungkapkan Perkiraan Tanggal Persetujuan ETF Bitcoin Spot

Analis JPMorgan telah mengungkapkan bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) perlu memberikan persetujuan untuk Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin Spot. Mereka memprediksi bahwa persetujuan ini dapat terjadi dalam waktu dekat.

Analis yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou memperkirakan bahwa beberapa aplikasi ETF Bitcoin akan disetujui oleh SEC “dalam beberapa bulan” mendatang. Mereka menekankan kemungkinan terjadinya persetujuan sebelum batas waktu pengajuan Ark Invest pada tanggal 10 Januari 2024, serta pengajuan 21Shares.

Optimisme mengenai persetujuan ETF Bitcoin ini diperkuat oleh keputusan SEC untuk tidak mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan baru-baru ini yang mendukung Grayscale Investments.

Pada pekan lalu, SEC membiarkan kasus Grayscale berakhir di tingkat banding, yang dimenangkan oleh perusahaan dalam pengadilan bulan sebelumnya.

Optimis ETF Bitcoin Disetujui

The seal of the U.S. Securities and Exchange Commission hangs on the wall at SEC headquarters in Washington, June 24, 2011. Sumber: REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo.
The seal of the U.S. Securities and Exchange Commission hangs on the wall at SEC headquarters in Washington, June 24, 2011. Sumber: REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo.

Baca juga: SEC Sudahi Gugatan Kasus Ripple, Harga XRP Melejit!

Para analis mencatat bahwa perkembangan ini telah meningkatkan optimisme terhadap kemungkinan persetujuan beberapa ETF Bitcoin spot. Mereka juga mengindikasikan bahwa keputusan pengadilan dapat memaksa SEC untuk memberikan persetujuan ETF Bitcoin spot.

Saat ini, Grayscale Bitcoin Trust merupakan dana Bitcoin terbesar di dunia dengan aset yang dikelola (AUM) mencapai US$ 17,7 miliar. Diperkirakan bahwa Grayscale akan menghadapi tekanan untuk mengurangi biaya produknya jika ETF Bitcoin spot disetujui.

Para analis juga memperkirakan bahwa diskon yang biasanya terjadi pada Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) terhadap nilai aset bersih kemungkinan akan menghilang karena adanya mekanisme arbitrase penebusan/penciptaan saham dalam struktur ETF.

Menurut laporan JPMorgan, menghilangkan diskon ini dapat memberi investor keuntungan sebesar US$ 2 miliar. Analis juga menegaskan bahwa SEC tidak mungkin memberikan keuntungan sebagai penggerak pertama bagi pemohon ETF Bitcoin mana pun dan kemungkinan akan menyetujui beberapa ETF sekaligus.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Zynga Bangun Infrastruktur Game Berbasis Blockchain

Perusahaan game Zynga sedang membangun infrastruktur berbasis blockchain, yang dikenal sebagai Gala Network. Ini akan memungkinkan pengembang untuk membuat game baru dan memungkinkan pemain untuk memiliki konten dalam game mereka dan mengambil item dari satu game ke game lainnya.

Zynga telah menciptakan sejumlah  game media sosial, yang paling terkenal adalah Farmville yang terkenal di Facebook.

Eric Schiermeyer, salah satu pendiri Zynga, berharap Gala Network akan memanfaatkan sifat abadi dari blockchain dan kegunaan cryptocurrency.

“Ini akan menjadi pengalaman revolusioner bagi orang-orang, tidak seperti pengalaman lain yang pernah saya lihat, ketika Anda menghabiskan uang di sini, Anda benar-benar mendapatkan sesuatu, sesuatu yang dapat Anda simpan, dan mungkin bahkan memberikan atau memberikannya kepada orang lain, Anda tidak dapat melakukan itu di permainan tradisional gratis saat ini, ” ,” kata Schiermeyer, berbicara kepada VentureBeat. “

Blockchain Game Partners,  perusahaan di balik rencana besar Schiermeyer  juga bekerja sama dengan Mike McCarthy, direktur kreatif di FarmVille 2. McCarthy saat ini sedang mengerjakan game blockchain yang dikenal dengan Townstar, yang akan dibangun di Gala Network. Ini memancarkan banyak properti yang ingin diperkenalkan oleh Schiermeyer di line-up-nya sendiri.

Townstar memungkinkan pemain untuk benar-benar memiliki barang yang mereka beli atau hasilkan, memfasilitasi pembelian, penjualan, dan perdagangan yang aman melalui pasar peer-to-peer.

Item-item dalam game ini mewujudkan tingkat kelangkaan yang sebenarnya karena mereka unik secara digital. Mereka mirip dengan Cryptokitties, sebuah permainan berbasis Ethereum yang menjadi viral di akhir 2017.

Baca juga: Main Game di Minecraft Bisa Dapat Bitcoin!

Mendapatkan uang dari dunia game

Dengan keunikan digital yang melekat pada token, pemain dapat menjual barang mereka dengan uang tunai dunia nyata.

“Sama seperti game jaringan dan game sosial saya percaya bahwa game blockchain adalah evolusi berikutnya dalam game,” Schiermeyer berpendapat.

“Tidak lama lagi, tidak ada yang akan memainkan permainan yang merupakan lubang hitam waktu dan uang, jika mereka memiliki alternatif bagus yang memungkinkan pemain mempertahankan kepemilikan waktu dan uang mereka, ” tambahnya.

Berkat kemampuan ini untuk memberi tokenize item dalam game dan memberikan nilai asli kepada para pemain, game disebut sebagai salah satu titik kritis untuk adopsi massal blockchain.

Namun, Schiermeyer tidak hanya ingin memungut popularitas game blockchain. Sebagai gantinya, ia bermaksud untuk membangun game yang berdiri di atas kemampuan mereka sendiri.

“Kami ingin menjadi yang pertama dengan game pasar massal nyata yang merupakan game pertama dan blockchain yang kedua, ” katanya lagi.

Sumber



Sumber : news.tokocrypto.com

SEC Sudahi Gugatan Kasus Ripple, Harga XRP Melejit!

Harga XRP sedang membangun momentum untuk pergerakan bull run menyusul momen bersejarah di mana Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) membatalkan tuntutan terhadap pendiri Ripple, Brad Garlinghouse dan Chris Larsen.

Kasus gugatan itu sendiri sudah berjalan selama hampir tiga tahun terhadap Brad Garlinghouse dan Chris Larsen, eksekutif puncak perusahaan pembayaran blockchain terkait, Ripple. laboratorium inc. Pembatalan kasus tersebut terjadi setelah kedua belah pihak sepakat, sehingga menghilangkan perlunya sidang yang dijadwalkan pada April tahun depan.

“Hari ini, kami dibenarkan secara hukum dan secara pribadi dibenarkan dalam perjuangan kami melawan upaya mengganggu penyalahgunaan aturan untuk memajukan agenda politik untuk menghancurkan cryptocurrency di Amerika. Merupakan sebuah tragedi bahwa kita terpaksa mempertahankan diri terhadap serangan jahat yang telah cacat sejak hari pembukaannya,” kata Larsen dikutip Bitcoin Sistemi.

Harga XRP Naik

Pada hari Jumat (20/10) pukul 12.00 WIB, XRP berpindah tangan dengan harga US$ 0,5127, naik 6,07% dalam 24 jam terakhir. Meskipun pergerakan harga ini tampak kecil dibandingkan dengan yang dicetak setelah keputusan Hakim Analisa Torres pada 13 Juli, kenaikan XRP secara khusus membangun momentum seperti yang ditunjukkan dalam volume perdagangannya.

Grafik harian XRP/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian XRP/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Santiment: Ketiga Altcoin Ini Menantang Tren Penurunan Secara Umum

Berdasarkan data on-chain, volume perdagangan XRP telah melonjak 60% dalam 24 jam terakhir dengan daya tarik terbesar yang berkelanjutan selama beberapa jam terakhir sejak berita tentang penghentian biaya tersebut menyebar luas. Secara keseluruhan, sekitar US$ 1,78 miliar telah diperdagangkan di bursa spot secara keseluruhan.

XRP saat ini tidak memiliki batasan hukum di Amerika Serikat dan oleh karena itu, tidak ada yang menghambat pertumbuhannya saat ini. Aset digital adalah satu-satunya altcoin di AS dengan kejelasan peraturan sebagai aset non-keamanan.

Potensi XRP

Diamankan melalui litigasi yang ekstensif, XRP telah mendapatkan kembali slotnya di bursa spot termasuk Coinbase dan Kraken, dan sebagian besar pusat likuiditas dan indeks mulai mengintegrasikannya kembali ke dalam kelompok mereka.

XRP berperan dalam pembayaran dan dengan perselisihan hukum yang menimpa perusahaan dan para eksekutifnya yang sekarang sudah selesai, lebih banyak perusahaan pembayaran arus utama mungkin mulai menggunakan mata uang digital untuk menggerakkan operasi mereka.

Fundamental yang mengesankan ini telah diproyeksikan sebagai dasar bagi XRP untuk menguji ulang target harga US$ 1 dalam jangka menengah hingga panjang.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Dijual Premium di Exchange OTC Cina

Kemarin, untuk pertama kalinya, Bitcoin diperdagangkan dengan harga premium di platform exchange OTC Tiongkok.

Cina perlahan tapi pasti mulai menunjukan tanda pemulihan dari virus Covid-19 yang telah menyerang negara itu sejak awal tahun ini, sekarang di tengah kondisi yang mulai stabil di sana negara ini pun memimpin pembelian Bitcoin selama periode bearish pasar crypto.

Baca juga: Penelitian Digital Yuan Cina Tertunda Karena Covid 19

Akun twitter  Dovey Wan (@DoveyWan) melaporkan bahwa Tiongkok membeli Bitcoin dengan harga di atas rata-rata. Ini jelas adalah kejadian langka dan merupakan perkembangan baru yang dapat mempengaruhi tren pasar yang mungkin sedang berubah.

Pada platform perdagangan over-the-counter seperti Huobi OTC, OKEx OTC, dan LocalBitcoins, memperdagangkan BTC secara signifikan dnegan harga yang  lebih tinggi daripada bursa lainnya. Misalnya, harga rata-rata pada Huobi OTC selama 24 jam terakhir adalah sekitar ¥ 39541 ($ 5,638). Harga Bitcoin pada saat yang sama adalah sekitar $4.725.

Mungkinkah ini menjadi bagian dari ‘paradigma baru?’ Saat Cina pulih dari epidemi coronavirus dan seluruh dunia berjuang, kita bisa melihat perbedaan besar antara pasar cryptocurrency. Cina, untuk saat ini, memimpin dan menunjukkan permintaan tinggi untuk mata uang digital terkemuka.

Beberapa berspekulasi bahwa ini adalah bukti bahwa Bitcoin telah mencapai puncaknya. Namun, Bitcoin masih turun -13% pada hari itu dan grafiknya menunjukan layaknya pisau yang menukik tajam.

Meskipun kemungkinan bukan yang terbawah untuk pasar cryptocurrency, perkembangan di Cina ini dapat semakin memperkuat dominasi Asia atas industri blockchain.

Dampak Harga Premium Bitcoin di Cina Masih Harus Dilihat

Dengan futures AS memposting -5% sebelum dibuka, minggu depan sepertinya hanya akan bergejolak sebagai yang terakhir. Pekan lalu, pasar beralih dari tertinggi sepanjang masa ke pola bearish hanya dalam 16 hari  dan ini adalah rekor baru. Kemudian penurunan -50% pada hari Kamis untuk sebagian besar pasar cryptocurrency  yang memiliki kemungkinan untuk membuat investor memiliki sentimen negatif terhadap crypto secara permanen.

Sampai sekarang, Cina berada dalam posisi terkuat untuk pulih setelah menyelesaikan krisis coronavirus di negara mereka sendiri. Kita masih harus melihat apakah harga premium ini berlaku dan apakah ini merupakan indikasi tren baru.

Jangan lupa bahwa Cina telah berkomitmen untuk memblokir teknologi sebagai bagian dari ‘infrastruktur digital kritisnya.’ Jadi, ada keinginan besar untuk cryptocurrency di negara ini jika pihak yang berkuasa mengizinkan kegiatan tersebut.

Sumber





Sumber : news.tokocrypto.com

Ketiga Altcoin Ini Menantang Tren Penurunan Secara Umum

Perusahaan analisis kripto, Santiment menunjukkan dalam pernyataan terbarunya bahwa tiga altcoin menolak tren penurunan. Apa saja itu?

Sementara sebagian besar altcoin terus kehilangan nilainya di pasar kripto saat ini, perusahaan analisis Santiment telah mengidentifikasi beberapa altcoin yang sebagian berhasil menahan tren ini.

Menurut analis Santiment, Solana (SOL), Bitcoin SV (BSV) dan Injective (INJ) berhasil meningkatkan nilai pasarnya meskipun pasar altcoin sedang dalam tren menurun.

Nilai Pasar Meningkat

Namun, para analis menyampaikan bahwa rasio nilai pasar Bitcoin terhadap pasar kripto lainnya terus meningkat, yang berarti dominasi BTC tetap dalam tren meningkat.

Menurut analis Santiment, Bitcoin meningkat sekitar 2% pada siang hari, sementara SOL meningkatkan nilai pasarnya sebesar 5%, BSV sebesar 5%, dan INJ sebesar 6%.

Solana (SOL), Bitcoin SV (BSV) dan Injective (INJ) berhasil meningkatkan nilai pasarnya meskipun pasar altcoin sedang menurun. Sumber Santiment.
Solana (SOL), Bitcoin SV (BSV) dan Injective (INJ) berhasil meningkatkan nilai pasarnya meskipun pasar altcoin sedang menurun. Sumber Santiment.

Baca juga: Tesla Milik Elon Musk Masih Simpan Rp, 4,3 T Dalam Bentuk Bitcoin

Dilaporkan Bitcoin Sistemi, dalam grafik yang dibagikan oleh Santiment, terlihat banyak altcoin lainnya yang berada dalam tren menurun. Meskipun pasar kripto secara umum berada dalam tren menurun, dengan kenaikan beberapa token, pasar kripto memperoleh nilai sebesar 0,39% dalam 24 jam terakhir dan mencapai nilai pasar sebesar 1,09 triliun dolar.

CEO BlackRock Larry Fink mengatakan dalam sebuah pernyataan baru-baru ini bahwa di saat ketidakpastian seperti yang kita alami, orang-orang beralih ke Bitcoin karena “kecenderungan mereka untuk melarikan diri ke zona aman.” BlackRock dikenal sebagai manajer aset terbesar di dunia. Fink adalah kritikus setia BTC hingga beberapa tahun lalu.

Solana Naik

Harga Solana (SOL) menentang tekanan bearish yang melanda pasar kripto menyusul kenaikan luar biasa harga Bitcoin menjadi US$ 30.000 awal pekan ini. Token smart contract yang kompetitif telah menunjukkan ketahanan yang ekstrim selama hampir satu tahun setelah terpukul oleh kisah ledakan FTX pada bulan November yang menyebabkan SOL turun menjadi US$ 8.

Sejak jatuhnya FTX, investor mempertanyakan apakah jaringan blockchain memiliki masa depan. Namun, tim Solana terus membuktikan dirinya berkali-kali dengan mengeluarkan pembaruan baru dan meluncurkan produk baru.

Meskipun pemulihan Solana telah terjadi sejak awal tahun, dalam 24 jam terakhir terlihat kenaikan kembali, mendorong Solana ke US$ 25. Naik 4,6% SOL diperdagangkan pada US$ 24,72 pada hari Kamis didukung oleh volume perdagangan US$ 709 juta dan kapitalisasi pasar US$ 10 miliar.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Abad 20 Telah Mati, Begini Tanggapan Salah Satu Pendiri Ethereum

Salah satu Pendiri Ethereum dan Pendiri Cardano, Charles Hoskinson mengungkapkan “tatanan ekonomi abad ke-20” telah mati dalam video streaming Youtube baru-baru ini.

Hoskinson menjelaskan bahwa sistem ekonomi hierarkis terpusat yang dibangun melalui “serangkaian perjanjian” dan dibuat oleh lembaga-lembaga besar. Sistem ekonomi ini dibangun untuk masa “ketika informasi tidak instan”, dan ketika kebanyakan orang bersedia menerima diktum “big brother”.

Hoskinson mengatakan bahwa penurunan pasar baru-baru ini disebabkan oleh ketidaksesuaian tatanan hierarkis yang diciptakan oleh lembaga-lembaga besar seperti pemerintah, perusahaan, organisasi internasional, di mana beberapa entitas yang kuat menentukan nasib miliaran. Struktur hierarkis terpusat ini tidak lagi mewakili dunia tempat kita hidup, dunia yang menjadi datar dan terdesentralisasi, katanya.

Menurut Hoskinson, tatanan desentralisasi baru yang diiringi oleh teknologi blockchain dimaksudkan untuk memecahkan beberapa masalah modernitas yang paling mendesak seperti kepemilikan data, privasi, dan identitas serta data yang harus memerlukan persetujuan CEO atau presiden.

Hoskinson percaya bahwa jalinan tatanan dunia terurai di depan mata kita

Apa yang kita lihat saat ini adalah terbongkarnya tatanan ekonomi abad ke-20. Dimana dengan asumsi tertentu tentang bagaimana kekuasaan harus bekerja, bagaimana uang harus bekerja, bagaimana kredit harus bekerja, bagaimana keuangan harus bekerja, bagaimana keuangan seharusnya bekerja, bagaimana informasi perlu mengalir, sistem ekonomi ini berkelanjutan dan stabil saat informasi tidak instan.

Dalam sistem ekonomi seperti ini berarti satu atau dua negara-bangsa menjadi yang tertinggi di atas yang lain dan menetapkan semua aturan dan peraturan.

Akankah Uni Eropa bertahan?

Hoskinson mengklaim bahwa sistem ekonomi lama dengan hal-hal seperti kredit mudah, yang menyebabkan “peningkatan lima kali lipat” dalam hutang nasional Amerika Serikat dalam waktu kurang dari 20 tahun. Dalam kasus Jepang, Olimpiade seharusnya memicu ekonomi stagnan negara itu, tetapi itu tidak akan terjadi karena “pandemi global” yang dikenal sebagai coronavirus. Lalu, Dia beralih ke Italia, di mana “16 juta orang”

berpotensi dikarantina. Hoskinson yakin ini akan mengarah pada pemilihan pemerintah populis:

“Dan kita mungkin akan melihat Brexit versi Italia datang. Dan bisakah Uni Eropa bertahan jika Italia pergi? Mungkin Prancis selanjutnya. “

Setelah mengecam pemerintah internasional, Hoskinson juga membahas tentang Amerika Serikat

“Presiden kita dan partai oposisi bisa mengesampingkan persaingan kecil mereka dan mengatakan itu untuk kebaikan rakyat kita. Kita harus bekerja sama sebagai gantinya. Tapi apa yang mereka lakukan? Mereka melihatnya seperti permainan politik. Dan mereka berkata, hei, mari kita lanjutkan dan lihat siapa yang bisa mencetak poin terbanyak. Resesi buruk bagi presiden yang sedang menjabat. Dan sementara itu, pihak lain mengabaikan fakta bahwa kita memasuki pandemi dan jutaan orang bisa mati karena mereka tidak ingin pasar runtuh. Itu menjijikkan.”

Tidak perlu otoritas pusat

Hoskinson percaya bahwa pembentukan selama 10 tahun terakhir tidak memperhatikan peringatan epidemiologis tentang “pandemi global yang dapat membunuh dua ratus juta orang dan menghancurkan ekonomi global. Itu adalah salah satu prioritas [terakhir] tatanan dunia. ”

Dia merangkum,

“Anda melihat kurangnya integritas mendasar. Orang-orang tidak memiliki keyakinan bahwa lembaga yang kita miliki dapat melindungi kita dan memungkinkan kita untuk mengatasi masalah abad ke-21. ”

Dia juga dengan tegas menyatakan:

“Kami tidak lagi membutuhkan otoritas pusat. Kita tidak lagi membutuhkan presiden, raja, gubernur, pemimpin, CEO untuk menyelesaikan sesuatu. ”

Crypto bukan tentang “pengembalian cepat”

Hoskinson menyatakan bahwa industri cryptocurrency bukan tentang “pengembalian cepat” atau “harga Bitcoin,” tetapi ini tentang mengganti cara lama dalam melakukan sesuatu.

Gerakan desentralisasi dibangun di atas “aturan abadi” yang tidak tunduk pada aturan, tidak peduli dengan politik, bencana alam, atau wabah. Aturan-aturan ini seperti “hukum fisika,” dan karena itu, industry cryptocurrency perlu dibangun.

Orang-orang di seluruh dunia ingin mengendalikan aset digital mereka sendiri
Hoskinson percaya bahwa banyak orang sudah bosan dan tidak suka dengan lembaga dunia lama yang mana mengendalikan akun keuangan, data, dan identitas mereka. Menurutnya, mereka siap mengambil alih kendali atas aset mereka sendiri.

Dia juga mengamati bahwa “peramban yang tumbuh paling cepat saat ini” adalah Brave, yang dibangun di atas “dasar mata uang kripto.” Pada tingkat adopsi saat ini, Brave mungkin lebih populer daripada Google Chrome dalam lima tahun ke depan.

Komunitas crypto bisa hidup tenang

Di akhir pembicaraan, Hoskinson menghimbau kepada komunitas crypto dengan kata-kata yang menenangkan, menyatakan bahwa industri crypto lebih tangguh daripada pasar tradisional, yang panik saat turun 10%, sementara ruang crypto digunakan untuk runtuh 90%.

Dia percaya bahwa penting untuk melihat gambaran besar dan mengatakan apa yang sedang dibangun industri ini akan secara mendasar mengubah cara masyarakat beroperasi.



Sumber : news.tokocrypto.com