Category Archives: Tokocrypto

6 Cara Main Crypto untuk Pemula, Ternyata Segampang Ini

Bagaimana sih cara main crypto untuk pemula agar cuan? Sebelum menjawab pertanyaan ini sebaiknya Anda punya mindset yang tepat dulu agar Anda tidak terperosok dalam kegagalan. Mungkin Anda sering dengar bahwa aset kripto menawarkan potensi cuan tinggi, dibanding instrumen lainnya, seperti saham dan reksadana. Apakah benar begitu?

Mari kita bahas sebentar saja.

Apa itu aset kripto?

Aset Kripto adalah aset digital atau virtual yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran. Tidak seperti mata uang tradisional, kripto beroperasi secara independen didasarkan pada teknologi blockchain terdesentralisasi.

Bagaimana perlakuan aset kripto di Indonesia?

Di Indonesia, kripto dikategorikan sebagai komoditas dan boleh diperdagangkan secara legal di bawah regulasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan sejak tahun 2019.

Karena hanya dianggap sebagai komoditas, aset kripto tidak dapat digunakan untuk alat pembayaran di Indonesia.

Jadi untuk mendapat keuntungan dari aset kripto Anda harus membeli aset kripto saat harga murah dan menjual aset kripto saat harga tinggi. Konsepnya mirip dengan investasi saham atau reksadana.

Berikut adalah cara main crypto untuk pemula yang ingin dapat penghasilan tambahan dari crypto.

Cara Main Crypto untuk Pemula

1. Pelajari Dasar-dasar Kripto

Sebelum berinvestasi dalam aset kripto, penting untuk memahami dasar-dasar teknologi blockchain.

Kripto merupakan representasi digital alat tukar, atau aset penyimpan nilai di dalam jaringan blockchain.

Aset kripto juga bersifat terdesentralisasi seperti blockchain, sehingga proses transaksi lebih cepat, murah dan transaparan.

Dengan melakukan riset, bisa memilih aset kripto yang sesuai dengan kebutuhan dan profil investasi kamu.

Ada banyak kripto yang tersedia di pasar, seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan Litecoin. Teliti dan analisis setiap teknologi kripto, tren pasar, dan kasus penggunaan sebelum mengambil keputusan.

Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.
Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset Kripto

2. Pahami Risiko Investasi Kripto

Investasi kripto sangat spekulatif dan membawa risiko yang signifikan. Penting untuk menginvestasikan hanya apa yang kamu mampu untuk kehilangan, dan hindari menginvestasikan semua tabungan dalam satu mata uang kripto.

Sebelum berinvestasi dalam instrumen apa pun, penting untuk meneliti dan memahami produknya, termasuk dalam kripto. Ketahui kasus penggunaan potensial dan tren pasar. Informasi ini dapat ditemukan di situs resmi, whitepaper, dan sumber berita industri terkemuka.

Pasar kripto sangat fluktuatif, jadi penting untuk melacak investasi secara teratur. Gunakan alat seperti pelacak harga dan chart untuk memantau kinerja investasi kamu. Selain itu, waspadai penipuan dan aktivitas penipuan di industri ini, seperti penipuan phishing, skema pump-and-dump, dan lainnya.

Baca: Penipuan Kripto yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

3. Pahami Fundamental dan Teknikal Analisis

Belajar soal kripto harus pahami analisis fundamental dan teknikal yang jad dua pendekatan berbeda untuk menganalisis pasar kripto, masing-masing dengan kekuatan dan kelemahannya sendiri.

Analisis fundamental adalah metode untuk mengevaluasi nilai intrinsik suatu aset dengan memeriksa faktor ekonomi dan keuangan yang mendasarinya, seperti tren pasar, teknologi, tingkat adopsi, dan regulasi.

Di pasar kripto, analisis fundamental melibatkan analisis whitepaper proyek, tim pengembangan, kemitraan, dan kasus penggunaan potensial untuk menentukan potensi jangka panjangnya. Tujuan dari analisis fundamental adalah untuk mengidentifikasi aset undervalued yang memiliki potensi kuat untuk pertumbuhan di masa depan.

Ilustrasi market kripto Bitcoin.
Ilustrasi market kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Anak Bisa Belajar Tentang Manajemen Keuangan dengan Kripto

Di sisi lain, analisis teknikal adalah metode mengevaluasi pergerakan harga aset dengan menganalisis grafik dan pola. Analis teknis percaya bahwa pergerakan harga mengikuti pola dan data harga historis dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan.

Analisis teknis melibatkan analisis grafik, indikator, dan tren untuk mengidentifikasi pola harga dan membuat keputusan perdagangan. Analis teknis menggunakan berbagai alat seperti rata-rata bergerak, level support dan resistance, dan garis tren untuk menganalisis pergerakan harga.

Baca: Cara Mudah Trading Crypto untuk Pemula

4. Bangun Mental Kuat

Memiliki perspektif jangka panjang. Pasar kripto sangat fluktuatif, dan harga dapat berfluktuasi secara signifikan dalam jangka pendek. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki perspektif jangka panjang dan tidak terlalu terjebak dalam fluktuasi jangka pendek.

Kendalikan emosi dan hindari membuat keputusan investasi impulsif berdasarkan emosi. Tetap berpegang pada strategi investasi kamu dan hindari terpengaruh oleh hype atau ketakutan pasar.

Tetap up-to-date dengan tren pasar, berita, dan perkembangan dalam industri kripto dengan mengikuti pakar industri terkemuka dan outlet berita. Pengetahuan ini dapat membantu kamu membuat keputusan investasi yang tepat.

5. Investasi Secara Bertahap

Mulailah investasi dari nominal yang kecil dan lakukan secara bertahap. Pasar kripto bisa sangat fluktuatif, jadi sebaiknya mulai dengan investasi kecil dan tingkatkan secara bertahap saat kamu sudah memiliki ilmu investasi yang cukup dan mental yang kuat untuk menghadapi pasar kripto yang fluktuasi.

Kamu dapat memegang kripto untuk investasi jangka panjang atau memperdagangkannya dalam jangka pendek untuk potensi keuntungan. Trading membutuhkan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman, jadi disarankan untuk memulai dengan strategi investasi jangka panjang.

Diversifikasikan portofolio kamu. Disarankan untuk berinvestasi dalam banyak jenis kripto untuk menyebarkan risiko dan meningkatkan potensi pengembalian. Strategi ini memastikan bahwa jika satu investasi berkinerja buruk, investasi lain dapat mengimbangi kerugiannya.

Ilustrasi Tokocrypto
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Cara Menghasilkan Passive Income dari Aset Kripto untuk Pemula.

6. Pilih Platform Investasi Kripto

Pilih platform investasi kripto yang memiliki reputasi baik dan terdaftar resmi di Bappebti, seperti Tokocrypto. Sebelum mendaftar Anda bisa kenalan dulu dengan Tokocrypto.

Gunakan platform investasi terkemuka yang memiliki reputasi baik dan menyediakan fitur keamanan yang memadai untuk melindungi investasi kamu. Tokocrypto juga memiliki fitur-fitur menarik yang dapat membantu tradingmu.

Teliti sejarah perusahaan, reputasi, dan langkah-langkah keamanan sebelum membuat keputusan.

Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider).

Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

Kesimpulannya, investasi kripto bisa menjadi pilihan investasi yang menguntungkan, tetapi membutuhkan penelitian yang signifikan, kesabaran, dan disiplin untuk menavigasi pasar dengan sukses.

Demikianlah artikel tentang cara main crypto untuk pemula. Kami berharap para pemula dapat belajar tentang investasi kripto dan mulai berinvestasi dengan percaya diri.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pentingnya Risk Assessment dalam Transaksi Keuangan Digital

Dalam era keuangan modern, pemahaman tentang pentingnya transaksi monitoring dan penilaian risiko atau risk assessment sangatlah krusial bagi masyarakat. Khususnya saat melibatkan pengiriman jumlah besar aset atau uang, pemahaman yang baik tentang proses ini sangatlah penting.

Artikel ini akan membahas mengapa transaksi monitoring dan penilaian risiko merupakan langkah-langkah yang penting, dengan contoh-contoh dari berbagai sektor seperti transfer antar bank dan transaksi digital lainnya.

Keamanan Transaksi

Transaksi monitoring dan penilaian risiko merupakan langkah yang penting untuk menjaga keamanan finansial individu dan perusahaan. Pada tingkat nasional, lembaga seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bertanggung jawab untuk memantau transaksi keuangan guna mencegah pencucian uang, pendanaan teroris, dan aktivitas ilegal lainnya. Ini adalah tindakan proaktif yang membantu menjaga keamanan negara dan masyarakat.

Identifikasi Potensi Risiko

Dalam konteks identifikasi potensi risiko, pemantauan transaksi dan penilaian risiko membantu pihak berwenang mengidentifikasi risiko yang terkait dengan transaksi keuangan. Misalnya, ketika seseorang ingin mengirim sejumlah besar aset ke mitra bisnisnya, mereka harus melakukan analisis transaksi tersebut. Ini mencakup pemeriksaan apakah penerima transaksi adalah individu atau entitas yang sah, apakah tujuan transaksi tersebut wajar, dan apakah ada potensi risiko hukum atau kepatuhan yang perlu ditangani.

Ilustrasi transaksi keuangan digital. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi transaksi keuangan digital. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Pengenalan Travel Rule: Regulasi Transaksi Aset Kripto dalam Upaya Mengatasi Pencucian Uang

Persyaratan dan Dokumentasi

Sebagian besar transaksi besar mengharuskan pemenuhan berbagai persyaratan dan pengumpulan dokumen yang relevan. Misalnya, dalam transfer antar bank, pihak pengirim biasanya harus menyediakan informasi seperti nomor rekening, nama bank penerima, dan alasan transfer. Selain itu, dokumen pendukung seperti faktur atau kontrak bisnis juga mungkin diperlukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa transaksi berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam konteks perdagangan aset kripto di Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengharuskan Calon Pedagang Aset Kripto (CPFAK) untuk mengumpulkan, mengirim, dan memeriksa informasi pribadi pelanggan yang melakukan transaksi aset kripto di atas batas ambang US$ 1.000 atau setara dengan Rp 15 juta (kurs dolar AS US$ 1 = Rp 15.000).

Dalam transaksi aset kripto senilai US$ 1.000 atau lebih, pengirim diharuskan untuk menyediakan data berikut:

  • Nama pengirim
  • Alamat dompet pengirim
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga negara Indonesia atau Paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang diterbitkan oleh negara asal bagi warga negara asing
  • Alamat pengirim

Meminimalkan Potensi Penipuan

Pemantauan transaksi dan penilaian risiko juga membantu meminimalkan potensi penipuan. Dengan mengikuti prosedur yang ketat dan memeriksa semua dokumen dan informasi yang terkait dengan transaksi, risiko penipuan dapat dikurangi secara signifikan. Ini melindungi baik pihak yang mengirim maupun yang menerima aset atau uang.

Perlindungan Terjamin

Dalam konteks investasi aset, pemantauan transaksi dan penilaian risiko sangat penting. Sebelum melakukan investasi besar, individu atau perusahaan harus melakukan analisis menyeluruh terhadap aset yang akan dibeli. Ini mencakup pemahaman risiko terkait dengan aset tersebut, potensi pengembalian investasi, dan kepatuhan terhadap regulasi investasi. Transaksi semacam ini memerlukan persyaratan dan dokumentasi yang cermat guna melindungi kepentingan finansial.

Sebagai pelanggan atau pengguna yang bijak, penting untuk memahami proses ini dan mengikuti dengan cermat, terutama ketika melibatkan jumlah aset atau nominal dana yang besar. Dengan demikian, kita dapat memastikan transaksi kita tetap aman dan terlindungi dari ancaman potensial.



Sumber : news.tokocrypto.com

Transaksi Kripto di Indonesia Capai Rp 86,45 Triliun hingga Agustus 2023

Pasar kripto terlihat melambat secara global, tapi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang menarik dalam nilai transaksi perdagangan aset digital. Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa pada bulan Agustus lalu, nilai transaksi aset kripto meningkat sebesar 13,5% dibandingkan dengan bulan sebelumnya, mencapai total Rp 10,64 triliun.

Selama delapan bulan pertama tahun 2023, total transaksi kripto yang tercatat oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mencapai Rp 86,45 triliun. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, total transaksi kripto di Indonesia masih mencapai level Rp 249,3 triliun. Ini mengindikasikan penurunan transaksi yang tajam sebanyak 65,32% secara tahunan.

“Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di perdagangan aset kripto terus berkembang pesat dan pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan adil bagi para pelaku serta untuk melindungi kepentingan masyarakat. Kripto diregulasi sebagai komoditas sehingga disebut aset kripto, bukan sebagai alat pembayaran,” kata Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga.

Setelah mencapai puncaknya pada tahun 2021, ketika total transaksi aset kripto mencapai angka luar biasa Rp 859,5 triliun, nilai transaksi di dalam negeri selama beberapa tahun terakhir terus menunjukkan tren penurunan.

Sebagai perbandingan, pada akhir tahun lalu, nilai transaksi kripto di Indonesia juga terpengaruh oleh sentimen negatif akibat keruntuhan pasar kripto global, dan akhirnya mencapai angka Rp 306,4 triliun.

Minat Masyarakat Masih Tinggi

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: IDNFT.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: IDNFT.

Baca juga: Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

Di sisi lain, minat masyarakat terhadap perdagangan aset kripto tetap kuat. Menurut data Kemendag hingga bulan Agustus 2023, jumlah pelanggan kripto yang tercatat mencapai 17.789.974 orang. Jumlah ini terus meningkat, dengan tambahan 119.410 pelanggan dalam satu bulan terakhir, menunjukkan peningkatan jumlah pelanggan sebesar 466.382 setiap bulannya.

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, menegaskan bahwa minat masyarakat yang tetap tinggi meskipun ada penurunan nilai transaksi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki keyakinan kuat terhadap masa depan aset kripto.

“Meskipun nilai transaksi kripto di Indonesia mengalami fluktuasi, minat masyarakat terhadap aset kripto terus berkembang. Ada beberapa alasan kuat di balik minat ini. Pertama, kripto merupakan alternatif investasi yang menarik. Kondisi ekonomi yang tidak pasti membuat banyak orang mencari peluang investasi yang lebih stabil, dan aset kripto telah terbukti sebagai pilihan yang menarik,” kata Yudho.

Pendorong Pertumbuhan

Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

Baca juga: Reaksi Harga Bitcoin, Saat The Fed Pertahankan Suku Bunga AS

Dorongan untuk mengembangkan aset kripto ini selaras dengan data dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Menurut CELIOS, salah satu dari tiga produk investasi utama yang dimiliki masyarakat Indonesia adalah aset kripto, dengan proporsi mencapai 21,1%.

Selain itu, Yudho juga mengakui peran penting regulasi yang semakin jelas dalam mendukung pertumbuhan pasar kripto di Indonesia. “Regulasi yang lebih jelas dan terstruktur membantu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih aman dan terpercaya. Ini memberikan kepercayaan kepada masyarakat untuk berinvestasi dan bertransaksi dengan aset kripto tanpa banyak keraguan,” tambahnya.

Dengan minat yang terus meningkat dan dukungan dari regulasi yang semakin baik, pasar aset kripto di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan. Yudho berharap bahwa industri ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta ekonomi Indonesia secara keseluruhan.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reaksi Harga Bitcoin, Saat The Fed Pertahankan Suku Bunga AS

Bitcoin berreaksi terhadap dari keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada level sebelumnya pada Kamis (21/9) dinihari. Harga Bitcoin menunjukkan sedikit perubahan setelah pengumuman tersebut, hanya turun 0,17% dan masih diperdagangkan di level US$ 27.000 dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan pengumuman The Fed, bank sentral memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga pada 5,25-5,5%. Sementara, Indeks Dolar AS (DXY) berada di atas 105, mendekati level tertinggi dalam enam bulan, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun bertahan di atas 5,1% dan mendekati level tertinggi dalam 22 tahun.

Keputusan ini sebagian besar telah diprediksi oleh pasar dan menandakan potensi puncak dari kenaikan suku bunga The Fed yang dimulai awal tahun lalu. Sementara Ketua Fed, Jerome Powell mengungkapkan potensi kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini.

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Altcoin Ini Diprediksi Naik Lebih dari 20% pada Pekan Ini, Penasaran?

Kebijakan The Fed Hati-hati

Pernyataan The Fed tetap berhati-hati terhadap masa depan inflasi, dan tidak ada jaminan bahwa kondisi inflasi akan menjadi lebih longgar.

“Dalam menilai sikap kebijakan moneter yang tepat, Komite akan terus memantau implikasi informasi yang masuk terhadap prospek perekonomian. Komite akan siap untuk menyesuaikan sikap kebijakan moneter jika muncul risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan Komite,” lanjut rilis tersebut.

Potensi kesimpulan dari kenaikan suku bunga The Fed dapat menandakan momen penting bagi Bitcoin dan aset digital lainnya. Saat kita mendekati titik ini, pasar kripto mungkin berada di persimpangan jalan di mana “Kemungkinan berakhirnya proses pengetatan dapat menghilangkan hambatan terhadap penilaian kripto, dan memungkinkan harga untuk lebih melacak peningkatan fundamental industri.”


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perkiraan Suku Bunga The Fed dari BlackRock, Bitcoin (BTC) Meningkat?

Pasar kripto dan Bitcoin akan selalu menjadi sorotan dalam penentuan kebijakan moneter yang diambil oleh The Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat. The Fed memiliki kendali atas suku bunga, yang kemudian memiliki dampak besar pada berbagai aset keuangan, termasuk kripto terkemuka, seperti Bitcoin (BTC).

Saat ini, sejumlah entitas keuangan dan analis pasar telah memberikan perkiraan terkait dengan arah yang mungkin diambil oleh The Fed dalam hal suku bunga, dan salah satu perusahaan yang menonjol dalam hal ini adalah BlackRock, salah satu manajer investasi terbesar di dunia.

BlackRock telah menjadi suara yang sangat dihormati dalam dunia keuangan, dengan aset di bawah manajemennya mencapai triliunan dolar AS. Perusahaan ini memiliki sejarah panjang dalam membuat prediksi yang akurat terkait dengan perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter.

Oleh karena itu, ketika BlackRock memberikan perkiraan terkait dengan suku bunga The Fed, banyak orang di seluruh dunia keuangan cenderung mendengarkannya dengan seksama.

Proyeksi Suku Bunga The Fed

BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

Baca juga: Dominasi Bitcoin Meningkat! Bagaimana Akan Pengaruhi BTC dan Altcoin?

BlackRock, mengatakan bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap tinggi hingga tahun 2024.

Pada titik ini, Laura Cooper, ahli strategi investasi makro senior di BlackRock, mengatakan kepada Dow Jones Newswires bahwa The Fed harus mempertahankan suku bunga dalam wilayah pembatasan hingga tahun 2024 karena tekanan inflasi yang sedang berlangsung.

“Meskipun ada tanda-tanda kuat penurunan inflasi, inflasi kemungkinan akan tetap berada di atas target FED sebesar 2% karena tekanan harga. Pada titik ini, kami memperkirakan FED akan mempertahankan suku bunga stabil pada hari Rabu namun tetap membuka pintu bagi kenaikan suku bunga di masa depan,” kata Cooper.

Gagasan untuk tetap berpegang pada data ekonomi AS akan meluas karena Ketua Fed Jerome Powell tetap siap untuk mempertahankan opsi pengetatan lebih lanjut jika diperlukan.

“Di sini kami berpendapat bahwa suku bunga harus tetap berada di zona pembatasan hingga pertengahan tahun 2024, setelah itu suku bunga harus disesuaikan kembali ke arah netral,” tambah Cooper.

Bitcoin naik?

Ilustrasi aset kripto Bitcoin dan XRP. Sumber: FX Empire.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin dan XRP. Sumber: FX Empire.

Baca juga: Asosiasi dan OJK Kolaborasi Perkuat Perdagangan Kripto di Indonesia

Sebelumnya, Bitcoin mencapai puncaknya sebesar $69.000 pada November 2021, ketika FED mulai menaikkan suku bunga.

Karena pasar bearish berikutnya berhubungan langsung dengan kenaikan suku bunga FED, perubahan kebijakan diperkirakan akan mengakhiri pasar bearish dan BTC dapat kembali ke masa lalu.

Seperti yang mungkin Anda ingat, BlackRock mengajukan permohonan ke SEC untuk mendapatkan ETF Bitcoin spot pada bulan Juni. Penerapan ini berdampak positif pada harga BTC sehingga menyebabkan BTC naik.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dominasi Bitcoin Meningkat! Bagaimana Akan Pengaruhi BTC dan Altcoin?

Bitcoin, yang lebih stabil pada bulan September dibandingkan bulan Agustus, naik di atas US$ 27.000 atau sekitar Rp 415 juta sebelum keputusan The Fed. BTC yang mengalami penurunan akibat dampak sidang kasus Binance SEC, kembali pulih dan kembali naik di atas US$ 27.000.

Dominasi pasar BTC, saat ini sebesar US$ 27.100, juga meningkat. Tingkat dominasi pasar Bitcoin, yang melacak pangsa BTC terhadap total pasar aset digital, naik menjadi 50,2%, mencapai level tertinggi dalam sebulan.

Pada angka 50,2%, dominasi Bitcoin mendekati level 52% yang terlihat pada akhir Juni, level tertinggi dalam 26 bulan terakhir.

Dominasi Bitcoin Dapat Naik

Seperti yang mungkin diingat, pada bulan Juni, BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, mengajukan permohonan ETF Bitcoin spot. Setelah penerapan ini, dominasi BTC meningkat menjadi 52%.

Berbicara pada titik ini, para analis menyatakan bahwa dominasi Bitcoin dapat meningkat lebih jauh, dengan mengatakan bahwa harapan untuk persetujuan ETF Bitcoin spot dan tindakan regulasi dapat menjadi katalis lebih lanjut untuk harga BTC.

koin bitcoin
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: 17 Altcoin Akan Token Unlock Pekan Ini, Antisipasi Gerak Harga Kripto

Menunjukkan bahwa altcoin berada di ambang potensi penurunan, kepala penelitian Matrixport, Markus Thielen mengatakan:

“Risiko di pasar altcoin termasuk penjualan token oleh bursa FTX yang bangkrut, penurunan pendapatan protokol Ethereum, dan pembukaan kunci token yang mengakibatkan investor modal ventura menjual token.”

Jika kita melihat Bitcoin, BTC mencapai puncaknya pada Juli 2023, dan altcoin terbesar Ethereum (ETH) mencapai puncaknya pada bulan April.

“Pada titik ini, meskipun berita spot BTC ETF telah menjadi katalis untuk harga BTC, hal itu belum benar-benar menguntungkan altcoin, bahkan ETH,” tambah Thielen.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pekan Sibuk Pasar Kripto Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

Pasar kripto berada dalam masa tenang, meskipun ada potensi besar untuk perubahan dramatis dalam waktu dekat, terkait suku bunga The Fed. Bitcoin (BTC), yang saat ini diperdagangkan sekitar US$ 26.638 pada pagi hari Senin (18/9), menunjukkan kenaikan sebesar 0,40% dalam 24 jam terakhir, tetapi belum mampu menciptakan sentimen positif yang kuat di pasar.

Dengan banyak peristiwa besar, pasar kripto sedang bersiap menghadapi minggu yang penuh gejolak. Fokus semua orang saat ini terpusat pada keputusan suku bunga The Fed yang sangat dinanti-nantikan.

Menurut Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, para pelaku pasar kripto dengan cemas menanti keputusan The Fed mengenai suku bunga tahun 2023. Setelah mengalami sepuluh kenaikan berturut-turut dan jeda di bulan Juni lalu, suku bunga telah naik menjadi 5,25-5,50% pada bulan Juli.

Keputusan yang akan diumumkan pada hari Rabu (20/9) mendatang akan sangat bergantung pada data CPI AS, terutama inflasi inti. Dengan CPI bulan Agustus yang naik sebesar 3,7% YoY (naik dari 3,2% di bulan Juli) dan CPI Inti sebesar 4,3% (turun dari 4,7% di bulan Juli), baik The Fed maupun pasar masih ragu.

Kebijakan The Fed

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.

Baca juga: Asosiasi dan OJK Kolaborasi Perkuat Perdagangan Kripto di Indonesia

“Ketika Ketua The Fed, Jerome Powell, dan timnya berkumpul pekan ini, mereka tidak akan menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka sudah selesai dengan kenaikan suku bunga, mengingat inflasi yang masih bertahan di atas sasaran 2%,” kata Fyqieh.

Jerome Powell juga dijadwalkan akan mengadakan konferensi pers segera setelah pengumuman, dan keputusan ini akan memiliki dampak besar pada pasar keuangan global.

Meskipun data CPI minggu lalu tidak menghasilkan volatilitas yang signifikan di pasar Bitcoin, pengumuman suku bunga Fed diprediksi akan memicu volatilitas hingga 1% berdasarkan tren terkini.

FedWatch Tool dari CME Group menyebutkan peluang terjadinya skenario kejutan hanya sebesar 2% untuk kenaikan suku bunga lanjutan.Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 26.000, yang jelas jauh di atas level bearish.

Pada saat ini, pasar kripto memasuki minggu yang berpotensi penuh peristiwa penting dengan sentimen yang cenderung lebih tinggi daripada bearish. Hal ini terlihat dari peningkatan indeks Fear and Greed dibandingkan dengan beberapa minggu sebelumnya, dengan nilai pada Senin (18/9) berada dalam kategori “Fear,” sekitar 46 poin.

Analisis Harga Bitcoin (BTC)

BTC/USDT Daily Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

Baca juga: Apa Itu Dogecoin?

Pekan lalu, Bitcoin (BTC) telah menunjukkan beberapa tanda kekuatan dengan mencapai level resistance kunci sekitar US$ 26.800. Namun, sayangnya, BTC belum berhasil melakukan breakout dari resistance tersebut, dan pada Senin pagi (18/9) pukul 08:00 WIB, harga Bitcoin berada di sekitar US$ 26.468.

Saat ini, kita akan mengamati kemungkinan pergerakan selanjutnya untuk Bitcoin. Dalam jangka pendek, khususnya menjelang FOMC ada kemungkinan Bitcoin berpotensi bergerak menuju area support dinamis, yang dalam hal ini adalah Moving Average (MA) dengan periode 20, area support ini berada di sekitar US$ 26.100. 

Sementara itu, berikut adalah level support US$ 25.000 dan resistance US$ 26.800 yang perlu diperhatikan. Level-level ini adalah titik-titik penting dalam analisis teknis. Jika Bitcoin mampu melewati resistance di US$ 26.800, maka ini bisa menjadi sinyal positif untuk kenaikan lebih lanjut. Di sisi lain, jika harga turun di bawah support di US$ 25.000, ini bisa menunjukkan tekanan jual yang lebih kuat.

Keputusan FOMC dan suku bunga akan menimbulkan beberapa volatilitas, namun Bitcoin kemungkinan akan terus diperdagangkan dalam kisaran US$ 25.000 – US$ 27.000 dalam jangka pendek. Saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berharap pada “bull run” (periode pertumbuhan besar-besaran) dalam pasar ini.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apa itu Mining Bitcoin? Keuntungan, Kerugian, Peralatan, Biaya, Cara

Saat ini banyak orang yang melakukan mining Bitcoin karena katanya menambang Bitcoin bisa menghasilkan uang. Apa itu mining Bitcoin? Apakah perlu sekop atau peralatan tambang canggih lainnya untuk menambang Bitcoin seperti emas? Mari kita bahas di sini.

Apa itu Mining Bitcoin?

Mining Bitcoin adalah proses memecahkan teka-teki matematika yang rumit yang dilakukan oleh program komputer untuk mendapatkan hadiah berupa BTC. Proses memecahkan teka-teki ini adalah bagian dari proses untuk memverifikasi transaksi di jaringan Bitcoin. Jadi Anda dibayar untuk membantu proses verifikasi yang ada di jaringan blockchain Bitcoin.

Apakah Mining Bitcoin Legal di Indonesia?

Di Indonesia, status hukum khusus tentang mining Bitcoin. Namun, saat ini, dalam peraturan Bappebti ditegaskan bahwa aset kripto (termasuk Bitcoin) dilarang digunakan sebagai alat pembayaran. Namun aset kripto dianggap sebagai komoditas yang dapat diperjualbelikan di bursa berjangka.

Apakah Hasil Menambang Bitcoin Bisa Ditukarkan dengan Uang Rupiah?

Ya, hasil dari mining Bitcoin bisa ditukar dengan uang. Bitcoin adalah aset digital, dan Anda dapat menjualnya untuk mendapatkan Rupiah di crypto exchange legal yang sudah terdaftar di Bappebti seperti Tokocrypto.

Untuk menukar Bitcoin dengan uang Rupiah, Anda hanya perlu :

  1. Membuat akun di crypto exchange Indonesia : Pastikan crypto exchange tersebut sudah terdaftar di Bappebti dan diawasi oleh pemerintah. Membuat akun di crypto exchange sama seperti membuat akun di bank digital.
  2. Proses KYC: Crypto exchange yang legal selalu melakukan KYC dalam proses pendaftaran, sebelum Anda dapat melakukan penarikan atau menukarkan Bitcoin dengan mata uang Rupiah. Ini melibatkan mengunggah dokumen identitas pribadi seperti KTP dan foto live wajah asli.
  3. Transfer Bitcoin: Setelah akun Anda di bursa kripto aktif, Anda dapat mentransfer Bitcoin yang Anda hasilkan dari dompet digital Anda ke akun di bursa tersebut.
  4. Jual Bitcoin: Jika Anda menjual Bitcoin di Tokocrypto, pilihlah pasangan BTC/IDR untuk melakukan transaksi agar Bitcoin Anda bisa langsung ditukar ke Rupiah.
  5. Penarikan Uang: Setelah berhasil menjual Bitcoin Anda, Anda dapat menarik uang fiat ke rekening bank Anda yang terhubung ke akun di crypto exchange tersebut.

Hal yang perlu Anda ingat adalah nilai Bitcoin sangat fluktuatif, dan harganya bisa berubah secara signifikan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan pergerakan harga Bitcoin sebelum menjual BTC Anda.

Apa Manfaat dan Risiko dari Menambang Bitcoin?

Keuntungan Mining Bitcoin:

  1. Mendapatkan Bitcoin: Anda tidak perlu membeli Bitcoin untuk mendapatkan Bitcoin. Dengan mining, Anda bisa mendapatkan beberapa Bitcoin sebagai imbalan atas usaha komputer Anda.
  2. Passive Income: Bukan Anda yang bekerja untuk mendapatkan Bitcoin tapi komputer Anda. Selain itu jika harga Bitcoin naik, Bitcoin yang Anda mining bisa bernilai lebih tinggi di masa depan, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan.

Risiko Menambang Bitcoin:

  1. Biaya Listrik: Mining Bitcoin memerlukan banyak energi listrik. Ini bisa membuat tagihan listrik Anda naik. Ini bisa ditangani dengan mencari alternatif sumber energi listrik yang lebih murah.
  2. Persaingan Tinggi: Semakin banyak orang yang melakukan mining Bitcoin, semakin sulit mendapatkan hadiahnya. Persaingan tinggi bisa membuat hasil mining lebih rendah.
  3. Biaya Perangkat: Anda perlu membeli perangkat khusus yang mahal untuk mining, seperti GPU atau ASIC.

Apakah Menambang Bitcoin Gratis?

Tidak, mining Bitcoin tidak gratis. Menambang Bitcoin membutuhkan investasi yang cukup besar. Biaya apa saja yang diperlukan untuk menambang Bitcoin?

Komputer Khusus

Anda perlu memiliki komputer khusus yang disebut “rig” atau “miner” yang dirancang khusus untuk mining Bitcoin. Rig ini memiliki perangkat keras yang kuat dan mahal, seperti prosesor grafis (GPU) atau sirkuit terpadu aplikasi khusus (ASIC) yang dirancang khusus untuk mining.

Konsumsi Listrik

Menambang Bitcoin memerlukan banyak listrik karena komputer-komputer ini harus bekerja keras untuk memecahkan teka-teki matematika yang rumit. Kecuali Anda menemukan sumber daya listrik yang murah, mungkin akan membayar mahal untuk biaya listrik.

Biaya Perawatan Komputer dan lainnya

Selain perangkat keras dan listrik, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya perawatan dan pemeliharaan perangkat Anda. Komputer mining bisa panas dan memerlukan pendinginan yang baik.

Biaya Internet

Jangan lupa bahwa perlu akses internet untuk melakukan transaksi menambang Bitcoin. Hitung juga biaya internet ini.

Biaya Transfer

Tergantung wallet crypto dan crypto exchange Anda, bisa jadi ada biaya transaksi yang harus dibayarkan ketika ingin mentransfer Bitcoin yang Anda hasilkan ke dompet digital pribadi, dan saat menjual Bitcoin untuk mendapatkan Rupiah.

Jadi kesimpulannya menambang Bitcoin itu tidak gratis. Meskipun Anda terkesan tidak akan ada pekerjaan fisik berat sehari-hari untuk menambang Bitcoin, bukan berarti tidak ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan.

Apa Peralatan yang Dibutuhkan untuk Menambang Bitcoin?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas ada komputer yang dibutuhkan untuk memecahkan teka-teki matematika. Selain komputer itu ada apa lagi yang dibutuhkan?

  1. Komputer Khusus: Anda memerlukan komputer dengan perangkat keras yang kuat, seperti GPU atau ASIC. Baca lebih lengkap tentang perangkat komputer untuk menambang Bitcoin.
  2. Koneksi Internet Cepat: Koneksi internet yang stabil dan cepat penting dalam mining.
  3. Dompet Bitcoin: Anda perlu tempat untuk menyimpan Bitcoin yang Anda hasilkan. Ini disebut “dompet Bitcoin.” Baca cara daftar wallet Bitcoin.

Cara Menambang Bitcoin:

  1. Persiapan Peralatan: Pastikan perangkat keras Anda siap dan terhubung ke internet.
  2. Unduh Software: Unduh perangkat lunak mining Bitcoin yang sesuai dengan perangkat Anda.
  3. Mulai Mining: Jalankan perangkat lunak, dan komputer Anda akan mulai bekerja memecahkan teka-teki.
  4. Mendapatkan Bitcoin: Ketika Anda berhasil memecahkan teka-teki, Anda akan mendapatkan Bitcoin yang disimpan dalam dompet Anda.

Baca lebih lengkap tentang cara menambang Bitcoin.

Mungkin Anda malas mempersiapkan peralatan sendiri untuk menambang Bitcoin, Anda mungkin mau membaca: Daftar 5 Situs Mining Bitcoin Terpercaya yang Aman Digunakan

Anda harus ingat bahwa menambang Bitcoin bukanlah cara cepat menjadi kaya, karena selain hasilnya bervariasi, persaingan tinggi ada juga investasi yang diperlukan untuk menambang Bitcoin. Jadi jangan lupa mempertimbangkan biaya dan risiko sebelum memutuskan untuk memulai. Semoga penjelasan ini membantu Anda memahami dasar-dasar mining Bitcoin!

Photo by Leeloo Thefirs



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Naik di Atas Rp 415 Juta Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Ini adalah minggu yang penting bagi Bitcoin dan pasar kripto, pasalnya pada pekan ini, Federal Reserve AS (The Fed) akan mengumumkan keputusan suku bunganya. Upaya Bitcoin (BTC) pada reli yang cukup besar berhasil dihentikan pada hari Selasa (19/9), tetapi berhasil mempertahankan level US$ 27.000 selama 24 jam terakhir.

The Fed pada hari Rabu (20/9) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil, namun investor akan memantau proyeksi ekonomi baru dan konferensi pers Ketua Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang arah kebijakan masa depan.

Meskipun data inflasi AS yang diumumkan pekan lalu melampaui ekspektasi, BTC tetap tenang dan bertahan di level $26.000. Selain itu, karena tidak ada katalis untuk menaikkan harga BTC dan altcoin, Bitcoin diperdagangkan antara US$ 26.000-US$ 27.000.

Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

Baca juga: Altcoin Ini Diprediksi Naik Lebih dari 20% pada Pekan Ini, Penasaran?

Proyeksi Bitcoin dan Pasar Kripto

Para analis memperingatkan bahwa harga mungkin bergerak turun, menyatakan bahwa keputusan suku bunga FED dapat memberikan tekanan pada aset berisiko seperti aset kripto. Berbicara kepada CoinDesk, analis eToro, Simon Peters mengatakan bahwa keputusan suku bunga FED dapat memberikan tekanan pada aset berisiko seperti kripto.

“Data penting dari Inggris dan Amerika diharapkan muncul. Saat ini, meskipun kami memperkirakan bank sentral kedua negara akan mengumumkan keputusan suku bunga baru pada akhir minggu ini, pasar mungkin akan tegang dalam beberapa hari ke depan. Meskipun inflasi menurun di kedua negara tersebut, terdapat tanda-tanda bahwa penurunan tersebut mungkin belum sepenuhnya terasa,” kata Peters.

“Seperti aset berisiko lainnya, mata uang kripto sensitif terhadap ekspektasi suku bunga. Oleh karena itu, setiap pernyataan bank sentral yang lebih keras dapat menyebabkan penurunan sentimen investor,” tambahnya.

Kebijakan The Fed

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Federal Reserve AS akan mengakhiri pertemuan kebijakan dua harinya pada hari Rabu. FOMC secara umum diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan Fed Funds pada kisaran 5,25%-5,50%, namun pelaku pasar akan fokus pada proyeksi ekonomi terkini bank sentral dan konferensi pers pasca-pertemuan Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk mengenai masa depan. arah kebijakan moneter.

Raksasa manajemen aset, BlackRock memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap datar pada pertemuan FOMC. Prediksi tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar dan diduga oleh para analis menawarkan Bitcoin (BTC) dorongan harga jangka pendek yang berarti.

Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Arthur Hayes Bocorkan Rahasia: Potensi Harga Bitcoin ke Rp 1 Miliar

Menurut Marilyn Watson – kepala Strategi Pendapatan Fundamental Global BlackRock – tingkat target dana federal bank sentral akan tetap sama hingga akhir tahun – melalui pertemuan bulan September, November, dan Desember.

Namun, Watson juga memperkirakan target suku bunga The Fed akan tetap tinggi hingga pertengahan tahun 2024 sebelum serangkaian pemotongan kecil akan menurunkannya sebesar 1% dari level saat ini pada akhir tahun depan.

“Dari segi inflasi sudah moderat, sudah turun, tapi masih di atas target,” kata Watson kepada Bloomberg. “Saya pikir yang perlu kita lihat adalah kemerosotan aktivitas ekonomi… dan saat ini kita belum melihatnya melalui data.”


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ini Jumlah Bitcoin yang Dibutuhkan untuk Beli iPhone 15 Baru

Apple akhirnya memperkenalkan seri iPhone 15 baru beserta fitur dan harganya. Jadi, berapa Bitcoin (BTC) yang diperlukan untuk membeli setiap iPhone baru?

Pada acara Apple yang digelar pada Rabu (13/9) dinihari, perusahaan memperkenalkan produk barunya dan seri iPhone 15 dan iPhone 15 Pro. Harga iPhone 15 di Amerika Serikat tidak berubah dan ditetapkan mulai US$ 799 atau sekitar Rp 12,2 juta.

Beli iPhone Pakai Bitcoin

Jadi berapa banyak Bitcoin yang perlu kamu keluarkan untuk membeli iPhone 15 baru dan seri lainnya?

Baik, kami akan memberikan jumlah BTC yang diperlukan untuk membeli iPhone tergantung pada tahun perilisannya. Berikut jumlah Bitcoin yang harus dikeluarkan pada periode tersebut untuk membeli setiap seri baru di hari pertama:

  • iPhone 4S (2011): 162 BTC
  • iPhone 5 (2012): 52 BTC
  • iPhone 5S (2013): 5,04 BTC
  • iPhone 5 (2014): 1,65 BTC
  • iPhone 6S (2015): 2,76 BTC
  • iPhone 7 (2016): 1,07 BTC
  • iPhone 8 (2017): 0,19 BTC
  • iPhone X (2017): 0,13 BTC
  • iPhone XS (2018): 0,15 BTC
  • iPhone 11 (2019): 0,06 BTC
  • iPhone 12 (2020): 0,05 BTC
  • iPhone 13 (2021): 0,01 BTC
  • iPhone 14 (2022): 0,04 BTC
  • iPhone 15 (2023): 0,038 BTC
Ilustrasi iPhone 15. Sumber: Apple.
Ilustrasi iPhone 15. Sumber: Apple.

Baca juga: Laporan Inflasi CPI AS Rilis, Akankah Dorong Bitcoin ke Rp 430 Juta?

Beli iPhone Pakai Ethereum

Saat kami menerapkan metode yang sama pada Ethereum, muncul data menarik:

  • iPhone 6s – 690,41 ETH
  • iPhone 7 – 52,17 ETH
  • iPhone 10 – 3,37 ETH
  • iPhone 11 – 3,70 ETH
  • iPhone 8 – 2,49 ETH
  • iPhone 12 – 1,96 ETH
  • iPhone 13 – 0,24 ETH
  • iPhone 14 – 0,48 ETH
  • iPhone 15 – 0,51 ETH

IPhone 15 standar mulai dari US$ 799, sedangkan iPhone 15 Plus yang lebih besar mulai dari US$ 899 atau sekitar Rp 13,8 juta. IPhone 15 Pro akan dijual seharga US$ 999 (RP 15,3 juta), sedangkan iPhone 15 Pro Max yang lebih besar akan dijual seharga US$ 1.199 (RP 18,4 juta).

Keempat model iPhone akan tersedia untuk pre-order pada 15 September dan akan tersedia di toko-toko pada 22 September. Untuk di Indonesia sendiri belum ada kepastian kapan waktu ketersediaan dan harga dari seri iPhone 15.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



Sumber : news.tokocrypto.com