Category Archives: Tokocrypto

Volume Perdagangan Menguat, Harga Walrus (WAL) Hari Ini Naik 14%

Harga Walrus (WAL) hari ini tercatat di level $0,1543 per WAL.

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa WAL mengalami lonjakan signifikan sebesar +14,5%, menandai salah satu pergerakan harian terkuatnya dalam beberapa waktu terakhir.

Kenaikan ini membawa Walrus kembali menjadi sorotan di kalangan trader, terutama di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak fluktuatif.

Penguatan ini juga tercermin dari pergerakan harian yang menunjukkan dominasi minat beli, meskipun dalam satu jam terakhir harga sempat terkoreksi tipis sekitar 0,1%, yang mengindikasikan mulai munculnya fase konsolidasi jangka sangat pendek setelah reli cepat.

Baca Juga: Volume Perdagangan Menguat, Harga Walrus (WAL) Hari Ini Naik 14%

Lonjakan Volume Perdagangan Dorong Momentum

Salah satu faktor utama di balik kenaikan harga Walrus hari ini adalah melonjaknya aktivitas pasar.

Volume perdagangan 24 jam WAL tercatat mencapai sekitar $62,28 juta, angka yang relatif tinggi dibandingkan kapitalisasi pasarnya.

Rasio volume terhadap market cap yang besar menandakan bahwa minat trader terhadap WAL sedang meningkat.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan fase spekulatif aktif, di mana arus transaksi yang deras mempercepat pergerakan harga, baik ke atas maupun ke bawah.

Performa Mingguan Kuat, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terlihat

Pergerakan harga Walrus (WAL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Walrus (WAL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara jangka pendek, performa WAL terbilang impresif. Dalam tujuh hari terakhir, harga Walrus tercatat melonjak sekitar 26,86%, menunjukkan adanya tren pemulihan yang cukup agresif.

Namun jika ditarik ke rentang yang lebih panjang, gambaran besarnya masih cenderung menantang. Dalam 30 hari terakhir, WAL masih terkoreksi sekitar 4,54%.

Tekanan lebih besar terlihat pada periode 60 hari yang mencatat penurunan sekitar 31,85%, dan dalam 90 hari terakhir, WAL masih melemah sekitar 36,74%.

Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini masih berada dalam konteks rebound jangka pendek setelah koreksi cukup dalam.

Posisi Walrus di Pasar Kripto

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $243 juta, Walrus saat ini berada di sekitar peringkat 150 aset kripto global.

Posisi ini menempatkan WAL dalam kategori altcoin menengah, yang umumnya memiliki potensi volatilitas lebih tinggi dibandingkan aset kripto papan atas.

Saat ini, pasokan WAL yang beredar berada di angka sekitar 1,58 miliar token, atau sekitar 31,54% dari total suplai maksimum 5 miliar WAL.

Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh yang mendekati $772 juta, dinamika suplai dan distribusi token menjadi faktor penting yang terus dipantau pelaku pasar.

Dinamika Harga dan Psikologi Pasar

Lonjakan harga WAL hari ini menunjukkan adanya perubahan sentimen jangka pendek dari pasar.

Setelah periode penurunan cukup panjang, sebagian trader melihat area harga saat ini sebagai peluang untuk masuk, baik untuk spekulasi cepat maupun untuk memanfaatkan momentum mingguan.

Namun, reli tajam seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi teknikal.

Oleh karena itu, pergerakan volume dan kemampuan harga WAL untuk bertahan di atas level kenaikan terbarunya akan menjadi kunci untuk menentukan apakah penguatan ini dapat berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Grayscale Ungkap 40 Altcoin Pilihan yang Potensial di Q2 2025

Harga Walrus hari ini yang melonjak lebih dari 14% menunjukkan bahwa WAL sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dengan dominasi minat beli.

Kenaikan mingguan yang kuat dan lonjakan volume perdagangan menjadi sinyal bahwa Walrus tengah menarik kembali perhatian pasar.

Meski demikian, mengingat tekanan jangka menengah yang masih cukup besar, pergerakan WAL dalam waktu dekat diperkirakan akan tetap fluktuatif.

Bagi pelaku pasar, fase seperti ini sering kali menawarkan peluang, tetapi juga menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga MAGIC Naik 8,69%, Treasure Menguat Lonjakan Aktivitas Pasar

Harga Treasure (MAGIC) hari ini tercatat berada di level $0,107153 per MAGIC.

Dalam 24 jam terakhir, MAGIC mengalami kenaikan sekitar 8,69%, atau setara penguatan sekitar $0,0085 di platform Tokocrypto.

Pergerakan ini menempatkan MAGIC sebagai salah satu altcoin yang mencuri perhatian pasar, terutama karena penguatannya terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif.

Kenaikan harga ini menunjukkan adanya peningkatan minat beli terhadap MAGIC. Namun, dalam jangka sangat pendek, pergerakan satu jam terakhir tercatat melemah sekitar 2,69%, menandakan mulai munculnya aksi ambil untung setelah lonjakan cepat.

Baca Juga: Token MAGIC Reli 116% Dalam Sebulan, Picu Minat Investor Baru

Lonjakan Volume Perdagangan Jadi Sorotan

Salah satu aspek paling menonjol dari pergerakan MAGIC hari ini adalah tingginya volume perdagangan.

Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi MAGIC mencapai sekitar $83,5 juta, jauh lebih besar dibandingkan kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $34 juta.

Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan bahwa MAGIC sedang berada dalam fase aktivitas pasar yang sangat intens.

Kondisi seperti ini biasanya identik dengan meningkatnya minat spekulatif, yang kerap mendorong pergerakan harga menjadi lebih agresif, baik ke atas maupun ke bawah.

Performa Mingguan Positif, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa

Pergerakan harga Treasure (MAGIC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Treasure (MAGIC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara jangka pendek, kinerja MAGIC terlihat cukup kuat.

Dalam tujuh hari terakhir, harga MAGIC tercatat menguat sekitar 11,63%, mengindikasikan bahwa momentum beli masih terjaga.

Namun, jika ditarik ke rentang waktu yang lebih panjang, tekanan masih terlihat cukup jelas. Dalam 30 hari terakhir, MAGIC masih melemah sekitar 7,91%.

Koreksi lebih dalam tercatat dalam periode 60 hari yang mencapai sekitar 19,24%, sementara dalam 90 hari terakhir, harga MAGIC masih turun sekitar 7,16%.

Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini masih berada dalam konteks rebound setelah fase pelemahan sebelumnya.

Posisi Treasure di Pasar Kripto

Dengan kapitalisasi pasar sekitar $34 juta, Treasure saat ini berada di sekitar peringkat 568 aset kripto global.

Posisi ini menempatkan MAGIC sebagai altcoin berkapitalisasi kecil, yang umumnya memiliki volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

Saat ini, jumlah pasokan MAGIC yang beredar berada di angka sekitar 317,54 juta token.

Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat mendekati $37,24 juta, menunjukkan bahwa sebagian besar pasokan sudah berada di pasar, sehingga dinamika permintaan jangka pendek memiliki peran besar dalam membentuk pergerakan harga.

Dinamika Harga dan Psikologi Pasar

Kenaikan harga MAGIC hari ini mencerminkan adanya pergeseran sentimen jangka pendek menjadi lebih positif.

Trader terlihat mulai kembali melirik MAGIC seiring meningkatnya volume dan pergerakan harga yang agresif.

Meski demikian, lonjakan cepat seperti ini juga sering diikuti oleh fase konsolidasi atau koreksi teknikal.

Oleh karena itu, kemampuan MAGIC untuk bertahan di atas level harga terbarunya akan menjadi faktor kunci untuk menilai apakah penguatan ini dapat berlanjut menjadi tren yang lebih stabil.

Baca Juga: Gila! Token AI Ini Naik Tajam, Kapitalisasi Pasar Tembus Miliaran!

Harga Treasure hari ini yang melonjak hampir 9% menegaskan bahwa MAGIC sedang berada dalam fase volatilitas tinggi dengan dukungan aktivitas pasar yang kuat.

Kinerja mingguan yang positif dan volume perdagangan yang jauh melampaui kapitalisasi pasar menjadi indikator bahwa MAGIC tengah menarik perhatian besar dari pelaku pasar.

Meski begitu, mengingat tekanan jangka menengah yang masih tercatat, pergerakan MAGIC ke depan diperkirakan akan tetap fluktuatif.

Dalam kondisi seperti ini, pasar biasanya akan sangat sensitif terhadap perubahan sentimen dan arus transaksi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Menguat Tipis, Ketahanan Level $0,20 Jadi Sorotan

Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan ringan sebesar 0,47% dalam 24 jam terakhir, mengungguli pergerakan pasar kripto secara umum yang hanya naik sekitar 0,13%.

Meski penguatannya relatif kecil, pergerakan ini cukup menarik perhatian karena terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung datar.

Menurut laporan Coinmarketcap pada Jumat (9/1), kenaikan harian ini juga kontras dengan performa bulanan PI yang masih tercatat turun sekitar 3,74%.

Namun di sisi lain, secara mingguan PI masih mampu membukukan kenaikan sekitar 2,14%, menandakan adanya upaya pemulihan jangka pendek setelah periode tekanan harga.

Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,209: Lemah Ekosistem Tekan Pergerakan

Sentimen Spekulatif Dorong Minat Terhadap PI

Salah satu pendorong utama pergerakan PI saat ini berasal dari meningkatnya minat spekulatif.

Pi Network baru-baru ini disorot dalam sebuah analisis komunitas CoinMarketCap sebagai salah satu altcoin berisiko tinggi yang berpotensi mencatat lonjakan besar dalam fase pasar bullish, dengan proyeksi upside agresif.

Sorotan tersebut memicu ketertarikan trader yang memburu aset berkarakter “high beta”, yakni koin dengan volatilitas tinggi yang berpotensi memberikan imbal hasil besar dalam waktu singkat.

Basis pengguna Pi Network yang besar, dengan lebih dari 15 juta akun yang telah bermigrasi ke Mainnet, turut memperkuat narasi spekulatif ini.

Di saat yang sama, likuiditas yang relatif tipis membuat pergerakan harga PI cenderung sensitif terhadap arus beli.

Kondisi indeks Fear & Greed kripto yang masih berada di zona netral juga memberi ruang bagi pergeseran modal ke aset-aset berisiko seperti PI, tanpa tekanan kuat dari sentimen ketakutan ekstrem.

Level $0,20 Bertahan, Sinyal Teknikal Mulai Stabil

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan tanda-tanda ketahanan.

Harga PI tercatat mampu mempertahankan area support $0,20, sebuah level yang telah diuji berulang kali sejak Desember 2025.

Keberhasilan mempertahankan zona ini membantu meredam potensi panic selling dan menjaga struktur harga tetap stabil.

Indikator momentum jangka pendek mulai menunjukkan perbaikan, tercermin dari histogram MACD yang bergerak ke area positif.

Meski demikian, indikator RSI masih berada di kisaran netral, menandakan bahwa pasar belum sepenuhnya memasuki fase bullish.

Selain itu, pembaruan protokol terbaru yang meningkatkan integrasi dengan infrastruktur Stellar turut memperkuat narasi fundamental jangka panjang, meskipun dampaknya terhadap harga dalam jangka pendek masih terbatas.

Pasar kini mengamati apakah PI mampu menembus area resistensi terdekat di atas $0,215, yang berpotensi membuka ruang penguatan lanjutan.

Tekanan Jual Mulai Mereda Seiring Melambatnya Unlock Token

Faktor lain yang ikut menopang pergerakan PI adalah melambatnya laju unlock token.

Saat ini, jumlah token yang terbuka ke pasar diperkirakan sekitar 4,36 juta PI per hari, lebih rendah dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Perlambatan ini membantu mengurangi tekanan suplai yang sebelumnya menjadi salah satu beban utama harga.

Meski demikian, jumlah token PI yang berada di bursa masih tergolong besar, sehingga risiko tekanan jual struktural belum sepenuhnya hilang.

Tantangan Jangka Panjang Masih Membayangi

Walaupun pergerakan harian PI menunjukkan stabilisasi, Pi Network masih menghadapi tantangan besar.

Harga PI masih tercatat turun lebih dari 90% dari puncaknya di 2025, mencerminkan besarnya tekanan yang dialami proyek ini dalam jangka panjang.

Pasokan token yang besar di bursa serta keterbatasan utilitas nyata di luar aktivitas mining masih menjadi faktor yang membebani kepercayaan investor jangka panjang.

Tanpa percepatan adopsi dan penggunaan riil di dalam ekosistem, reli PI berisiko tetap bersifat spekulatif dan rapuh.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Kenaikan tipis harga Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara dorongan spekulatif, ketahanan teknikal di level kunci, dan meredanya tekanan suplai.

Meski begitu, pergerakan ini belum cukup untuk mengubah gambaran besar bahwa PI masih berada dalam fase pemulihan yang rapuh.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan PI untuk mempertahankan level $0,20, terutama jika Bitcoin dan pasar kripto global kembali mengalami koreksi.

Di luar itu, perkembangan utilitas nyata dan aktivitas ekosistem akan menjadi faktor penentu apakah penguatan PI bisa berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

JPMorgan Tancap Gas di Blockchain, JPM Coin Siap Beroperasi

Raksasa perbankan global JPMorgan Chase & Co. bersiap meluncurkan stablecoin miliknya, JPM Coin (JPMD), secara langsung di jaringan blockchain berfokus privasi, Canton Network. Langkah ini menandai upaya terbaru JPMorgan dalam memperluas penggunaan uang digital institusional yang patuh regulasi dan mampu beroperasi secara real-time.

Dilaporkan Parameter, penerbitan JPMD di Canton dilakukan melalui unit blockchain JPMorgan, Kinexys, bekerja sama dengan perusahaan teknologi blockchain Digital Asset. Implementasi akan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026, dengan tahap awal berfokus pada integrasi teknis dan kesiapan bisnis.

“Ini menghadirkan uang digital yang teregulasi dan dapat bergerak secepat pasar,” ujar CEO Digital Asset, Yuval Rooz, dalam pernyataannya.

Baca juga: Geger! JPMorgan Terbitkan Surat Utang AS Pertama di Blockchain Solana

Kebangkitan JPM Coin

JPM Coin merupakan representasi tokenisasi dari simpanan dolar AS yang disimpan di JPMorgan dan selama ini digunakan klien institusional untuk pembayaran berbasis blockchain. Dengan penerbitan langsung di Canton Network, JPMD akan mendukung penerbitan, transfer, hingga penebusan hampir instan dalam lingkungan yang aman dan menjaga kerahasiaan data.

Canton Network sendiri berada di bawah pengawasan Canton Foundation dan dirancang untuk mendukung penyelesaian transaksi yang tersinkronisasi lintas berbagai kelas aset. Jaringan ini memungkinkan aktivitas keuangan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dengan kemampuan smart contract tanpa mengorbankan kepatuhan dan privasi institusional.

Global co-head Kinexys JPMorgan, Naveen Mallela, menyatakan bahwa integrasi ini berpotensi meningkatkan efisiensi sekaligus membuka likuiditas melalui transaksi blockchain yang mendekati real-time. Selain JPM Coin, proyek ini juga membuka peluang integrasi layanan blockchain JPMorgan lainnya, seperti Blockchain Deposit Accounts dan produk pembayaran digital.

Canton Network telah menarik minat sejumlah institusi keuangan besar. Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), misalnya, memilih Canton untuk mendukung tokenisasi instrumen keuangan tradisional, menunjukkan tingkat kepercayaan institusional terhadap kerangka privasi dan kepatuhan jaringan tersebut.

Ke depan, JPMorgan dan Digital Asset akan mengeksplorasi perluasan ekosistem dengan berbagai produk pembayaran digital lainnya. Seluruh tahapan pengembangan akan tetap mengikuti standar regulasi, teknis, dan operasional yang berlaku.

Integrasi JPM Coin ke Canton Network ini menjadi perkembangan terbaru dalam pembangunan infrastruktur keuangan digital berbasis blockchain yang ditujukan khusus untuk kebutuhan institusi keuangan global.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Melejit Tajam, 3 Altcoin Telegram Bot Ini Jadi Sorotan Pasar Kripto

Pasar kripto kembali diramaikan oleh performa positif sejumlah altcoin dari kategori Telegram Bot. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, beberapa token mencatatkan kenaikan signifikan dalam 7 hari terakhir dan menarik perhatian investor.

Berikut 3 altcoin Telegram Bot teratas berdasarkan market cap yang saat ini mendominasi sektor tersebut dikutip CoinMarketCap.

1. PAAL AI (PAAL) Pimpin Kapitalisasi Pasar

PAAL AI menjadi token Telegram Bot dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. PAAL diperdagangkan di harga $0.02923 dengan kenaikan 7.48% dalam 24 jam dan lonjakan tajam 147.74% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar PAAL AI tercatat mencapai $29,182,771 dengan volume transaksi harian sebesar $6,332,227. Total suplai beredar berada di angka 998.35M PAAL, menjadikannya pemain dominan di kategori Telegram Bot.

2. Fluxbot (FLUXB) Catat Kenaikan Stabil

Di posisi berikutnya, Fluxbot (FLUXB) menempati urutan kedua berdasarkan kapitalisasi pasar. Token ini diperdagangkan di harga $0.005012 dengan kenaikan 20.28% dalam 24 jam dan 7.43% dalam 7 hari.

Kapitalisasi pasar FLUXB mencapai $1,854,466, sementara volume transaksi harian berada di kisaran $4,034. Jumlah suplai beredar tercatat sebesar 432.89M FLUXB.

3. GOATS Bertahan di Jajaran Atas

GOATS melengkapi daftar 3 besar altcoin Telegram Bot teratas. Token ini diperdagangkan di level $0.00004767 dengan kenaikan 5.92% dalam 24 jam dan 0.93% dalam 7 hari terakhir.

GOATS mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $907,889 dengan volume transaksi harian mencapai $12,775. Total suplai beredar berada di angka 19.08B GOATS.

Kesimpulan

Kategori Telegram Bot terus menunjukkan dinamika menarik di pasar kripto. PAAL AI tampil sebagai pemimpin dengan lonjakan harga paling agresif, sementara Fluxbot dan GOATS mempertahankan posisi kuat berdasarkan kapitalisasi pasar. Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap proyek berbasis otomasi dan integrasi Telegram di ekosistem blockchain.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bangkit dari Tekanan? Harga DOGE Bertahan di US$0,15

Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah beberapa hari terakhir bergerak di kisaran US$0,14–US$0,15. Konsolidasi ini terjadi meskipun DOGE mencatatkan kenaikan sekitar 20% dalam sepekan, memicu pertanyaan di kalangan investor: apakah fase terburuk meme coin ini benar-benar telah berlalu?

Dalam rebound pasar kripto secara keseluruhan, sektor meme coin justru tampil sebagai pemimpin penguatan. Dogecoin tercatat telah melonjak hampir 35% dari level terendah Desember. Hingga Selasa (7/1/2026), DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,147 dengan volume transaksi harian menembus US$2 miliar.

Dogecoin akan Sulit Melonjak Tinggi?

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski demikian, sejumlah analis menilai Dogecoin akan sulit mengulangi lonjakan ekstrem seperti siklus sebelumnya. Kapitalisasi pasar DOGE yang sudah besar dinilai membatasi ruang pertumbuhan agresif. Kondisi ini mendorong sebagian investor mulai melirik meme coin berkapitalisasi kecil yang dianggap memiliki potensi kenaikan lebih tinggi.

Rotasi modal ke meme coin kecil mulai terlihat, termasuk ke token presale tahap awal seperti Maxi Doge, yang belakangan menarik perhatian komunitas karena potensi pertumbuhan dan momentum awalnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit 20%, Sinyal Kuat DOGE Berpeluang Naik Hingga $0.80

Minat Investor Menguat Lewat ETF dan Derivatif

Dilaporkan ICO Bench, minat terhadap Dogecoin juga tercermin dari data derivatif dan produk ETF. Sepanjang awal 2026, ETF Spot Dogecoin mencatat arus dana masuk positif. Dalam tiga hari perdagangan di Januari, total inflow DOGE ETF mencapai US$3,9 juta, dengan total aset bersih sekitar US$10,35 juta.

Meski angkanya relatif kecil, aliran dana tersebut dinilai konsisten, terutama saat ETF Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) justru mengalami arus keluar yang cukup besar.

Dari sisi derivatif, open interest (OI) Dogecoin melonjak mendekati US$2 miliar, level tertinggi sejak Oktober. Sebelumnya, OI sempat turun ke US$1,26 miliar saat koreksi pasar, namun rebound ini mengindikasikan kembalinya posisi bullish di pasar derivatif DOGE.

Tren Bullish Masih Belum Terkonfirmasi

Meski data ETF dan derivatif menunjukkan peningkatan minat, analis menilai tren bullish Dogecoin belum sepenuhnya terkonfirmasi. Pergerakan harga DOGE masih tergolong indecisive, sehingga investor disarankan tetap waspada dan melakukan diversifikasi aset.

Secara teknikal, Dogecoin saat ini bergerak dalam pola konsolidasi sempit. Resistance terdekat berada di US$0,156, sementara support utama di US$0,143. Rata-rata pergerakan jangka pendek (MA 10 dan MA 20) serta MA 50 hari juga berada tak jauh dari area support tersebut.

Meski telah ada peluncuran produk institusional, harga Dogecoin masih berada sekitar 64% di bawah puncak tahun 2025. Namun, jika DOGE mampu menembus resistance terdekat, target US$0,20 berpotensi tercapai dalam beberapa pekan ke depan.

Untuk proyeksi jangka panjang, skenario bullish memperkirakan Dogecoin bergerak di rentang US$0,20–US$0,40 sepanjang 2026. Sementara skenario konservatif menempatkan DOGE di kisaran US$0,10–US$0,30 dengan volatilitas tinggi.

Level support di US$0,14 dan US$0,12 akan menjadi penentu arah harga jangka menengah. Jika gagal bertahan di area tersebut, tekanan jual berpotensi kembali meningkat dan memperpanjang fase konsolidasi Dogecoin.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan

Solana Mobile resmi mengumumkan peluncuran token terbarunya, SKR, yang dijadwalkan rilis pada 21 Januari 2026. Token ini akan menjadi fondasi utama dalam ekosistem smartphone Solana, mencakup fungsi staking, tata kelola (governance), serta sistem keamanan perangkat berbasis blockchain.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan resmi Solana Mobile di platform X. Kehadiran SKR disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara pengguna, pengembang, dan pemilik perangkat dalam ekosistem mobile berbasis Solana.

Model Staking Guardian Jadi Tulang Punggung Keamanan

SKR memperkenalkan mekanisme staking baru berbasis agen yang disebut Guardian. Melalui sistem ini, pengguna dapat melakukan staking token SKR ke Guardian untuk membantu proses verifikasi perangkat serta penetapan standar keamanan platform.

Dilaporkan Coingape, model Guardian dirancang untuk menyelaraskan kepentingan ekonomi dengan keamanan perangkat. Pengguna tidak hanya menjadi pemilik token, tetapi juga terlibat langsung dalam menjaga integritas dan pengelolaan ekosistem Solana Mobile.

Selain itu, token SKR memberikan hak tata kelola kepada pemiliknya. Staker dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan platform, aturan masuk ekosistem, hingga distribusi insentif keuangan. Sistem ini ditujukan untuk mendorong stabilitas jangka panjang dan pertumbuhan pengembang.

Solana Mobile dikenal sebagai produsen smartphone yang terintegrasi langsung dengan teknologi blockchain, termasuk aplikasi terdesentralisasi dan sistem keamanan on-chain yang dioptimalkan untuk jaringan Solana. Detail lanjutan mengenai SKR dijadwalkan akan diumumkan pada ajang Solana Breakpoint mendatang.

Baca juga: Alasan Kuat Harga Solana Disebut Bisa Tembus US$200 Bulan Ini

Airdrop 30 Persen, Pemilik Seeker Jadi Target Utama

Token SKR akan memiliki total suplai 10 miliar token dengan mekanisme inflasi linear. Inflasi dimulai sebesar 10% pada tahun pertama dan akan berkurang 25% setiap tahun hingga mencapai tingkat terminal 2% setelah enam tahun.

Sebanyak 30% dari total suplai dialokasikan untuk airdrop komunitas. Penerima airdrop mencakup pemilik perangkat Seeker, pengguna dApp, pengembang, serta peserta aktif ekosistem Solana lainnya.

Selain itu, 25% token dialokasikan untuk pertumbuhan dan kemitraan, 10% untuk likuiditas dan peluncuran, serta 10% untuk treasury komunitas Solana. Solana Mobile akan menerima 15% suplai, sementara Solana Labs mendapatkan 10% sisanya.

General Manager Solana Mobile, Emmett, menyatakan bahwa airdrop SKR memberi kesempatan bagi pendukung awal untuk turut membentuk aturan partisipasi serta arsitektur ekonomi platform ke depan.

Sebagai informasi, smartphone Seeker merupakan generasi kedua dari lini Solana Mobile yang dirilis pada Agustus lalu. Perangkat ini merupakan pengembangan dari model Saga dengan peningkatan spesifikasi hardware serta integrasi on-chain yang lebih dalam.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

XRP atau Solana? Aset Kripto Ini Diprediksi Lebih Unggul di Januari 2026

XRP dan Solana kembali menjadi sorotan investor kripto menjelang Januari 2026, seiring keduanya menunjukkan pemulihan harga setelah melewati fase koreksi panjang. Meski sama-sama bangkit, struktur pergerakan harga dan faktor pendukung di balik kenaikan kedua aset ini menunjukkan arah yang berbeda, memunculkan pertanyaan aset mana yang berpotensi mencatat kinerja lebih unggul.

Harga XRP Tunjukan Pemulihan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Harga XRP menunjukkan pemulihan yang relatif stabil setelah berhasil mempertahankan level support jangka panjang di area USD 1,80. Pertahanan ini menghentikan pola lower low sebelumnya dan mendorong harga keluar dari kanal penurunan yang menekan pergerakan XRP sepanjang periode koreksi.

Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2,02, dengan area USD 2,00 kini berfungsi sebagai support utama. Konsolidasi yang terjadi cenderung mengarah ke kompresi harga, bukan penurunan agresif, mengindikasikan perubahan struktur yang lebih berkelanjutan dibanding sekadar pantulan teknikal.

Baca juga: XRP Meledak Tembus $2,13! Benarkah ATH Baru Tinggal Selangkah Lagi?

Pemulihan XRP turut diperkuat oleh meningkatnya visibilitas institusional. CNBC mencatat XRP sebagai salah satu aset dengan performa terbaik menjelang 2026. Selain itu, akuisisi Solvexia oleh GTreasury yang didukung Ripple memperkuat infrastruktur treasury dan tooling institusional untuk XRP dan RLUSD.

Dengan struktur ini, XRP berpotensi menguji area USD 2,35 hingga USD 2,60 selama level USD 2,00 tetap terjaga. Sebaliknya, penurunan di bawah USD 2,00 berisiko membuka kembali pelemahan menuju USD 1,80.

Solana Catat Breakout

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di sisi lain, Solana telah mencatatkan breakout dari kanal penurunan yang membatasi pergerakan harga hingga akhir 2025, menandakan berakhirnya dominasi penjual dalam tren utama. Namun, reli tersebut tertahan setelah harga ditolak di area resistensi USD 143. Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar USD 135 dan berpotensi melakukan pullback ke zona USD 127–130, yang sebelumnya merupakan batas atas kanal penurunan.

Dilaporkan Coingape, zona tersebut menjadi area krusial untuk menguji validitas breakout. Pullback yang terkendali ke area ini dipandang sebagai proses konfirmasi support, bukan sinyal kelemahan. Sentimen positif juga datang dari pengelolaan treasury Solana yang mulai diarahkan ke on-chain, termasuk strategi yield oleh DeFi Dev Corp yang mendorong akumulasi SOL.

Jika area support berhasil dipertahankan, Solana berpeluang melanjutkan kenaikan menuju USD 167 hingga USD 200. Namun, kegagalan menjaga level USD 127 dapat membatalkan struktur breakout dan membuka risiko penurunan ke area USD 120.

Secara keseluruhan, XRP dinilai memiliki struktur pemulihan yang lebih bersih dan stabil menjelang Januari 2026, ditopang oleh dukungan institusional dan pemulihan support yang jelas.

Sementara itu, Solana menawarkan potensi kenaikan yang lebih agresif, tetapi bergantung pada keberhasilan mempertahankan area support pasca-breakout. Selama XRP mampu bertahan di atas USD 2,00, aset ini dinilai memiliki profil outperform yang lebih konsisten dibanding Solana, kecuali SOL mampu membuktikan konversi resistance menjadi support secara berkelanjutan.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Suku Bunga Turun, Institusi Masuk, Market Bangkit?

Tim Riset Tokocrypto mencatat tahun 2025 sebagai salah satu tahun terberat dalam sejarah pasar kripto dari sisi performa harga. Bagaimana dengan di tahun 2026?

Namun di balik tekanan tersebut, justru terjadi perubahan struktural yang penting. Kripto mulai dipandang lebih serius sebagai bagian dari sistem keuangan global. Masuknya institusi besar, perbankan, serta hadirnya produk seperti ETF membuat kripto tidak lagi sekadar dianggap sebagai aset spekulatif jangka pendek.

Sayangnya, kondisi makroekonomi global yang ketat membuat kinerja pasar kripto secara keseluruhan melemah. Bitcoin cenderung stagnan, sebagian besar altcoin terkoreksi dalam hingga 50–70%, sementara hanya sektor tertentu seperti Real World Assets (RWA) yang mencatatkan kenaikan signifikan. Lalu, bagaimana prospek pasar kripto di tahun 2026?

Prediksi 1: Era Suku Bunga Tinggi Akan Berakhir

Suku bunga tinggi tidak dapat bertahan dalam jangka panjang, terutama di tengah beban utang Amerika Serikat yang terus membengkak. Tekanan pembayaran bunga utang menjadi salah satu faktor utama yang mendorong The Fed untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih cepat.

Pada 2026, suku bunga diperkirakan turun ke kisaran 2%. Kondisi ini secara historis mendukung aset lindung nilai seperti emas dan Bitcoin, sekaligus mendorong minat investor kembali ke aset berisiko, termasuk kripto.

Prediksi 2: Utang AS Mempercepat Penurunan Suku Bunga

Tingginya utang pemerintah AS membuat suku bunga tinggi semakin sulit dipertahankan. Untuk menjaga stabilitas fiskal, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga secara bertahap hingga mendekati 2%.

Penurunan suku bunga ini berpotensi mengembalikan likuiditas global. Dana institusi yang sebelumnya tertahan mulai kembali masuk ke aset kripto. Seiring meningkatnya aliran modal, regulator dan pemerintah juga terdorong menghadirkan aturan yang lebih jelas demi menjaga stabilitas dan keamanan pasar.

Prediksi 3: Regulasi Makin Matang, Adopsi Terus Meningkat

Di Indonesia, perpindahan pengawasan aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi tonggak penting bagi kepastian hukum industri kripto. Kerangka regulasi yang lebih jelas ini diperkirakan akan terus berkembang sepanjang 2026.

Dari sisi adopsi, data OJK mencatat jumlah investor kripto Indonesia mencapai 18,1 juta orang pada 2025, tumbuh sekitar 36%. Chainalysis juga menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dunia dalam adopsi kripto. Dengan regulasi yang semakin matang, tren pertumbuhan adopsi ini diproyeksikan berlanjut di 2026.

Prediksi 4: Bitcoin Berpeluang Cetak All-Time High Baru

Sepanjang 2025, Bitcoin mengalami dua koreksi besar, masing-masing sekitar -30% pada April dan -35% pada November. Meski demikian, Bitcoin tetap mampu bertahan di atas area $75.000–$100.000, menunjukkan struktur pasar yang semakin matang dibanding siklus sebelumnya.

Dengan inflow ETF mencapai sekitar $26 miliar, valuasi on-chain yang wajar di kisaran $125.000, serta target harga minimum 2026 di $150.000, Bitcoin diprediksi memiliki peluang besar untuk mencetak rekor harga tertinggi (all-time high) baru pada 2026.

Prediksi 5: Valuasi Layer 1 Naik Meski Pendapatan Turun

Token Layer 1 (L1) menunjukkan fenomena unik. Rasio valuasi L1 melonjak dari sekitar 40x pada 2021 menjadi 536x di 2025, meskipun pendapatan jaringan justru turun hingga 52%.

Di 2026, Layer 1 diperkirakan tetap menjadi aset inti dalam portofolio investor. Minat terhadap L1 bukan semata karena kinerja bisnis jangka pendek, melainkan karena perannya sebagai fondasi utama ekosistem blockchain, mirip dengan posisi Bitcoin dan Ethereum di pasar kripto.

Prediksi 6: Prediction Market Masuk Arus Utama

Prediction market mengalami pertumbuhan pesat dengan total volume mencapai $36,3 miliar sepanjang 2025. Sekitar 98% volume tersebut dikuasai oleh Polymarket dan Kalshi, menandakan meningkatnya minat pasar terhadap instrumen ini.

Kripto menjadi pendorong utama pertumbuhan prediction market. Di Polymarket, kategori kripto menyumbang sekitar 28% dari volume mingguan. Dengan masuknya pasar Amerika Serikat, sektor ini diperkirakan akan semakin berkembang pada 2026.

Prediksi 7: Real World Assets Memasuki Fase Pertumbuhan

Sektor Real World Assets diproyeksikan memasuki fase ekspansi besar. Total nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi diperkirakan menembus $500 miliar pada 2026, melonjak tajam dari sekitar $35 miliar di 2025.

Tokenisasi kredit diprediksi melampaui $50 miliar, sementara tokenisasi saham yang saat ini bernilai sekitar $700 juta berpotensi tumbuh hingga lebih dari $10 miliar. Masuknya institusi keuangan tradisional menjadi katalis utama pertumbuhan ini.

Prediksi 8: Stablecoin Menjadi Infrastruktur Inti Kripto

Pada 2025, total nilai stablecoin mencapai sekitar $306 miliar, tumbuh 57% secara tahunan. Angka ini diproyeksikan menembus $1 triliun pada akhir 2026.

Stablecoin seperti USDT dan USDC semakin banyak digunakan untuk pembayaran, remitansi lintas negara, hingga DeFi. Hal ini menandakan stablecoin telah berevolusi dari sekadar alat trading menjadi infrastruktur keuangan digital yang krusial.

Prediksi 9: Perpetual DEX Semakin Dominan

Volume transaksi perpetual DEX terus meningkat. Pada 2025, pangsa volume Perp DEX terhadap CEX hampir mencapai 19%, menunjukkan pergeseran minat trader ke platform on-chain.

Hyperliquid mencatat volume transaksi sekitar $3 triliun sepanjang 2025, naik signifikan dari sekitar $565 miliar pada 2024. Kehadiran pemain baru diperkirakan akan memperketat persaingan dan mendorong inovasi lebih lanjut di sektor ini pada 2026.

Kesimpulan

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase pematangan pasar kripto. Penurunan suku bunga, regulasi yang semakin jelas, serta masuknya dana institusi menciptakan fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Fokus pasar diperkirakan bergeser ke sektor-sektor dengan penggunaan nyata seperti Bitcoin, stablecoin, Real World Assets, serta layanan blockchain yang memiliki permintaan riil. Era spekulasi jangka pendek perlahan berganti menuju ekosistem kripto yang lebih matang, terstruktur, dan terintegrasi dengan sistem keuangan global.

Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

Harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali bergerak melemah di tengah volatilitas pasar kripto global.

Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Kamis (8/1), harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level $90,585.27 per BTC, turun sekitar 2,35% dalam 24 jam terakhir.

Koreksi ini menekan kapitalisasi pasar Bitcoin ke kisaran $1,809 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $39,05 miliar.

Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

Pergerakan Harga BTC Hari Ini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang yang relatif sempit dengan harga terendah $90,574.70 dan harga tertinggi $92,867.54.

Tekanan jual terlihat cukup dominan sejak BTC gagal bertahan di atas area $92.000. Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir juga masih mencatat pelemahan sekitar -0,18%, mengindikasikan pasar belum sepenuhnya menemukan momentum pemulihan.

Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Periode

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa historis, pergerakan BTC menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

  • Hari ini: -$2,039.03 (-2,2%)
  • 7 hari: +3,41%
  • 30 hari: +$268.51 (+0,3%)
  • 60 hari: -$10,946.65 (-10,77%)
  • 90 hari: -$30,456.94 (-25,14%)

Data tersebut mengonfirmasi bahwa meskipun Bitcoin masih mampu mencatat kenaikan dalam sepekan terakhir, tren menengah hingga tiga bulan masih berada dalam fase koreksi cukup dalam.

Data Pasar Bitcoin Saat Ini

Dari sisi fundamental pasar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,81 triliun.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $39,71 miliar dengan sirkulasi suplai 19,97 juta BTC atau 95,11% dari total suplai suplai maksimum sebesar 21 juta BTC, serta Fully Diluted Market Cap sekitar $1,90 triliun.

Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum, dinamika harga BTC ke depan akan semakin dipengaruhi oleh permintaan pasar dan sentimen makro global.

Jarak dengan Rekor Tertinggi Bitcoin

Sebagai catatan, harga Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

Selisih yang besar ini membuka dua kemungkinan besar di pasar: peluang akumulasi bagi investor jangka panjang, atau potensi volatilitas lanjutan jika tekanan jual kembali meningkat.

Analisa Singkat dan Prospek

Pelemahan harga BTC hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish jangka menengah.

Area $90.000 menjadi level psikologis penting yang saat ini sedang diuji. Jika level ini gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan bisa terbuka.

Sebaliknya, apabila BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $92.000 – $93.000, peluang rebound jangka pendek tetap ada.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa Bitcoin masih menghadapi tekanan, meski performa mingguan masih relatif positif.

Investor dan trader disarankan untuk terus memantau pergerakan volume, sentimen pasar global, serta level support dan resistance kunci sebelum mengambil keputusan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com