Category Archives: Tokocrypto

Melejit 39% Dalam Sehari, Harga GUNZ Tembus $0,021

Harga GUN hari ini menunjukkan performa yang sangat impresif.

Di platform Tokocrypto pada Kamis (8/1), Token GUNZ (GUN) tercatat diperdagangkan di level $0.021967 per GUN, melonjak sekitar +39,56% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan tajam ini mendorong kapitalisasi pasar GUNZ ke kisaran $32,23 juta, sementara volume perdagangan 24 jam menembus $54,82 juta, lebih besar dari market cap-nya.

Tentunya, ini menjadi sebuah indikasi kuat meningkatnya minat spekulatif dan aktivitas trader.

Baca Juga: Harga GUNZ Melonjak Tajam, Volume Tinggi Dorong Optimisme

Lonjakan Harga GUNZ dalam 24 Jam

Dalam satu hari terakhir, GUN bergerak agresif di rentang harga terendah $0.015519 dan tertinggi $0.022091.

Kenaikan harga yang sangat cepat ini juga tercermin pada timeframe pendek, di mana perubahan 1 jam terakhir masih positif +1,05%, menandakan momentum bullish masih bertahan.

Performa GUN dalam Berbagai Periode

Pergerakan harga GUNZ (GUN/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga GUNZ (GUN/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat pergerakan historisnya, GUNZ sedang berada dalam fase pemulihan kuat:

  • 24 jam: +$0.006222 (+39,58%)
  • 7 hari: +96,29%
  • 30 hari: +$0.009497 (+76,32%)
  • 60 hari: +$0.008225 (+59,97%)
  • 90 hari: -$0.005779 (-20,85%)

Data ini menunjukkan bahwa meskipun secara 3 bulanan GUN masih berada di zona negatif, reli besar dalam 1–2 bulan terakhir telah mengubah struktur tren jangka pendek menjadi sangat bullish.

Data Pasar GUNZ Saat Ini

Dari sisi metrik pasar, GUNZ masih tergolong aset kripto berkapitalisasi kecil (small-cap), yang umumnya memiliki volatilitas tinggi:

  • Peringkat pasar: 581
  • Kapitalisasi pasar: sekitar $32,19 juta
  • Volume 24 jam: $54,81 juta
  • Sirkulasi suplai: 1,47 miliar GUN (14,67% dari maksimum)
  • Total suplai maksimum: 10 miliar GUN
  • Fully diluted market cap: sekitar $219,41 juta

Rasio suplai beredar yang masih relatif kecil dibanding total suplai maksimum menunjukkan potensi tekanan inflasi token di masa depan, namun juga memberi ruang besar bagi ekspansi valuasi jika adopsi meningkat.

Jarak Harga GUNZ dengan Rekor Tertinggi

Saat ini, harga GUN masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di $0.115194.

Artinya, meskipun reli yang terjadi sangat agresif, secara teknikal masih ada jarak yang lebar sebelum GUN memasuki zona euforia ATH, yang sering kali menjadi daya tarik tersendiri bagi trader momentum.

Analisa Singkat dan Prospek

Lonjakan hampir 40% dalam sehari dan kenaikan mingguan mendekati 100% menunjukkan bahwa GUNZ sedang berada dalam fase breakout kuat.

Area $0.022 kini menjadi resistance terdekat. Jika mampu ditembus dan dikonfirmasi sebagai support, potensi kelanjutan tren naik masih terbuka.

Namun, dengan kenaikan setajam ini, risiko koreksi cepat (pullback) juga tinggi, terutama jika volume mulai melemah.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 8 Januari 2026: Koreksi Tipis, BTC Turun ke $91.000

Harga GUN hari ini mencerminkan euforia pasar terhadap GUNZ, ditandai lonjakan harga, volume besar, dan minat trader yang meningkat tajam.

Meski peluang jangka pendek terlihat menarik, investor tetap disarankan memperhatikan manajemen risiko mengingat karakter GUN sebagai aset small-cap yang sangat volatil.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Stratis (STRAX) Hari Ini Naik 16%, Volume Besar Picu Rebound

Harga STRAX hari ini menjadi sorotan pasar kripto setelah token Stratis (STRAX) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Tokocrypto mencatat (8/1), STRAX diperdagangkan di level $0.026252 per koin, menguat sekitar +16,35%, mendorong kapitalisasi pasar ke kisaran $53,71 juta.

Di saat yang sama, volume perdagangan 24 jam melonjak hingga $78,63 juta, menandakan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat spekulatif.

Kenaikan ini terasa semakin kuat karena datang setelah periode tekanan panjang yang membuat STRAX tertekan lebih dari 32% dalam 90 hari terakhir.

Baca Juga: Harga STRAX Naik Usai Peluncuran Protokol Masternode Staking

STRAX Bergerak Agresif dalam 24 Jam

Sepanjang perdagangan harian, STRAX sempat berfluktuasi tajam di rentang $0.022073 (terendah) dan tertinggi $0.031782.

Sempat menyentuh area di atas $0.031, STRAX menunjukkan adanya dorongan beli yang kuat.

Meski pada timeframe sangat pendek tercatat koreksi -2,73% dalam 1 jam terakhir, secara umum struktur pergerakan masih mencerminkan dominasi buyer.

Secara mingguan, STRAX telah menguat +27,94%, memperkuat narasi bahwa token ini sedang berada dalam fase rebound.

Kilas Balik Performa Harga STRAX

Pergerakan harga Stratis (STRAX/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Stratis (STRAX/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat kinerja lintas periode:

  • 24 jam: +16,13%
  • 30 hari: +6,53%
  • 60 hari: -9,92%
  • 90 hari: -32,42%

Data ini menggambarkan bahwa reli STRAX saat ini lebih menyerupai pemulihan jangka pendek setelah fase koreksi yang cukup dalam, bukan tren naik jangka panjang yang sepenuhnya mapan.

Apa Penyebab Harga STRAX Naik?

Lonjakan STRAX hari ini tidak terjadi tanpa alasan. Sejumlah faktor pasar dapat menjelaskan mengapa Stratis mendadak ramai diburu:

1. Lonjakan Volume yang Ekstrem

Volume perdagangan STRAX menembus $78 juta, bahkan lebih besar dari kapitalisasi pasarnya. Kondisi ini sering menjadi indikasi masuknya modal spekulatif jangka pendek, baik dari trader ritel maupun bot trading, yang mempercepat pergerakan harga.

2. Rebound Setelah Tekanan Panjang

Dengan penurunan lebih dari 30% dalam 90 hari, STRAX berada dalam kondisi jenuh jual secara sentimen.

Kenaikan ini banyak dibaca sebagai rebound teknikal, di mana pelaku pasar mulai memburu aset yang dianggap sudah “terlalu murah”.

3. Breakout dari Zona Konsolidasi

STRAX berhasil keluar dari area datar di sekitar $0.021–$0.022 dan melesat ke atas $0.03.

Pergerakan cepat ini memicu efek FOMO, terutama di kalangan trader yang mencari koin berkapitalisasi menengah dengan volatilitas tinggi.

4. Daya Tarik Harga Rendah dan Jarak ATH

Dengan harga saat ini yang masih sangat jauh dari rekor tertinggi $22.66, STRAX sering dipersepsikan sebagai aset yang “punya ruang naik besar”, sebuah narasi klasik yang kerap mendorong reli spekulatif.

Potret Pasar Stratis Saat Ini

Dari sisi data pasar:

  • Peringkat: 426
  • Kapitalisasi pasar: $53,36 juta
  • Volume 24 jam: $80,28 juta
  • Sirkulasi suplai: 2,05 miliar STRAX
  • Fully diluted market cap: $55,31 juta

Rasio volume yang melampaui market cap menegaskan bahwa STRAX sedang berada dalam fase perdagangan yang sangat aktif dan berisiko tinggi.

Analisa dan Prospek Jangka Pendek

Secara teknikal, area $0.022 kini menjadi support penting. Selama bertahan di atas level ini, peluang kelanjutan reli masih terbuka.

Sementara itu, zona $0.030 – $0.032 menjadi resistance kunci yang akan menentukan apakah STRAX mampu membangun tren naik lanjutan atau justru kembali terkoreksi.

Namun, dengan struktur tren 90 hari yang masih negatif, pergerakan STRAX saat ini lebih tepat dibaca sebagai rebound agresif dalam fase volatil, bukan konfirmasi pembalikan tren jangka panjang.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 8 Januari 2026: Koreksi Tipis, BTC Turun ke $91.000

Harga STRAX hari ini mencerminkan kebangkitan minat pasar terhadap Stratis, ditopang lonjakan volume, rebound teknikal, dan dorongan spekulatif. Meski momentum jangka pendek terlihat kuat, volatilitas tinggi membuat STRAX tetap menjadi aset yang membutuhkan kehati-hatian ekstra.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Ethereum (ETH) Turun 3,05% ke $3.151, Tetap Menguat

Harga Ethereum hari ini tercatat berada di level $3.151,04 per ETH.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Kamis (8/1), Ethereum mengalami penurunan 3,05% dalam 24 jam terakhir, atau setara koreksi sekitar $99,20.

Pelemahan ini terjadi setelah ETH sempat mencatatkan pergerakan positif dalam beberapa hari terakhir, sehingga banyak pelaku pasar menilai penurunan hari ini lebih sebagai koreksi sehat dibandingkan sinyal pembalikan tren.

Dalam perdagangan harian, harga Ethereum bergerak cukup aktif dengan rentang terendah di $3.126,55 dan tertinggi di $3.259,23.

Fluktuasi ini mencerminkan kondisi pasar yang masih penuh dinamika, di mana aksi ambil untung mulai muncul, namun minat beli juga belum sepenuhnya menghilang.

Bahkan, dalam satu jam terakhir, pergerakan ETH relatif stabil dengan perubahan hanya -0,04%, mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai melambat dan pasar sedang mencari keseimbangan baru.

Baca Juga: Ethereum Bertahan di Atas $3.200, Volume Tinggi Sinyalkan Minat Kuat

Fase Transisi

Jika melihat performa jangka pendek, Ethereum sebenarnya masih menunjukkan sinyal yang cukup positif.

Dalam tujuh hari terakhir, ETH masih mencatatkan kenaikan sekitar 5,86%. Ini menjadi indikator bahwa secara mingguan, Ethereum masih berada dalam fase pemulihan.

Namun, gambaran yang lebih panjang menunjukkan bahwa proses pemulihan ini belum sepenuhnya berjalan mulus.

Dalam 30 hari terakhir, ETH masih naik tipis sekitar 1,5%, sementara dalam 60 hari terakhir tercatat turun 7,47%.

Bahkan dalam periode 90 hari, Ethereum masih terkoreksi cukup dalam, yakni sekitar 27,70%.

Data ini menegaskan bahwa Ethereum saat ini berada dalam fase transisi, mencoba membangun kembali momentum setelah tekanan yang cukup panjang.

Lalu Lintas Perdagangan

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi kekuatan pasar, posisi Ethereum masih sangat solid. Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $380,31 miliar, Ethereum kokoh di peringkat dua aset kripto terbesar di dunia.

Volume perdagangan 24 jam yang mencapai $21,17 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi ETH masih sangat tinggi.

Tingginya volume ini menjadi sinyal bahwa Ethereum tetap menjadi pusat perhatian pelaku pasar, baik trader jangka pendek maupun investor yang membidik potensi jangka menengah hingga panjang.

Saat ini, jumlah pasokan Ethereum yang beredar berada di kisaran 120,69 juta ETH. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, level harga ETH saat ini masih cukup jauh.

Jarak ini sering dipandang sebagai ruang spekulasi sekaligus peluang, di mana sebagian investor melihat Ethereum masih undervalued relatif terhadap puncaknya, sementara sebagian lainnya menilai pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun tren naik yang lebih kuat.

Pertimbangan Investor

Koreksi harga Ethereum hari ini juga tidak bisa dilepaskan dari faktor psikologis pasar. Setelah mencatatkan kenaikan mingguan, banyak trader jangka pendek memanfaatkan momentum untuk mengamankan keuntungan.

Selama harga ETH masih mampu bertahan di atas area psikologis sekitar $3.100, sentimen jangka pendek cenderung masih netral ke positif.

Namun, jika tekanan jual kembali meningkat, Ethereum berpotensi kembali menguji area konsolidasi yang lebih rendah sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Baca Juga: Jaga Momentum Bullish, Harga Ethereum (ETH) Menguat ke Area $3.200

Secara keseluruhan, harga Ethereum hari ini memang sedang melemah, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekstrem.

Kombinasi antara kenaikan mingguan, volume perdagangan yang besar, dan kapitalisasi pasar yang kuat mengindikasikan bahwa Ethereum masih memiliki basis minat yang kokoh.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga Ethereum berpotensi tetap volatil, sekaligus membuka peluang bagi pelaku pasar yang mampu membaca arah tren dengan cermat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Turun ke $0,209: Lemah Ekosistem Tekan Pergerakan

Harga Pi Network (PI) kembali berada di bawah tekanan. Dalam pantauan Coinmarketcap selama 24 jam terakhir, harga PI tercatat turun 1,05% ke level $0,209, melemah di tengah koreksi pasar kripto yang lebih luas yang turun sekitar 2,06%.

Meski secara persentase penurunannya tidak ekstrem, pergerakan Pi Network kembali menyorot tiga isu utama yang terus membayangi aset ini, yakni unlock token dalam jumlah besar, stagnasi ekosistem, dan struktur teknikal yang rapuh.

Koreksi terbaru ini terjadi saat sentimen pasar terhadap Pi Network masih cenderung berhati-hati.

Sepanjang setahun terakhir, PI telah kehilangan sekitar 87% dari nilainya, membuat setiap tekanan tambahan dari sisi suplai maupun sentimen mudah tercermin pada harga.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Melemah 0,88%, Tertekan Isu Sentralisasi

Tekanan Unlock Token Kian Dekat

Salah satu faktor paling dominan yang menekan harga Pi Network saat ini datang dari sisi tokenomics. Dalam 30 hari ke depan, sekitar 172,5 juta PI dijadwalkan akan terbuka dan masuk ke pasar.

Dengan estimasi nilai sekitar $36 juta, gelombang unlock ini berpotensi menambah tekanan jual yang signifikan.

Sebelumnya, pada awal bulan ini saja, sekitar 117 juta PI sudah lebih dulu terbuka, yang meningkatkan pasokan beredar sekitar 2%.

Setiap kali unlock terjadi, token yang sebelumnya terkunci dapat dipindahkan atau dijual oleh miner dan pemegang awal, sehingga meningkatkan suplai di pasar terbuka.

Kondisi ini menjadi semakin sensitif karena likuiditas PI tergolong rendah. Dengan rasio perputaran sekitar 0,44%, volume perdagangan relatif tipis dibandingkan total pasokan.

Dalam situasi seperti ini, bahkan aksi jual dalam jumlah moderat bisa berdampak besar terhadap harga.

Pasar kini memberi perhatian khusus pada jadwal unlock besar pada 16 Januari, di mana sekitar 97 juta PI akan kembali dilepas ke pasar, sebuah momen yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan.

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: CoinMarketCap

Keraguan Terhadap Ekosistem dan Utilitas

Selain faktor suplai, Pi Network juga masih menghadapi tantangan dari sisi fundamental.

Di komunitas kripto global, Pi kerap mendapat label sebagai “ghost chain”, karena aktivitas jaringan yang minim.

Saat ini, jaringan Pi hanya didukung sekitar 28 node dan kurang dari 100 aplikasi terdesentralisasi, sebuah angka yang dinilai belum sebanding dengan ambisi dan ukuran komunitasnya.

Kondisi ini semakin kontras ketika dibandingkan dengan blockchain mapan seperti Ethereum atau Solana, yang memiliki ribuan dApps aktif dan ekosistem developer yang agresif.

Bahkan, proyek-proyek baru seperti BlockDAG mulai mencuri perhatian investor setelah mencatatkan lonjakan besar pada fase awal pengembangannya, memperkuat persaingan dalam memperebutkan minat pasar.

Meski Pi Network telah mengumumkan beberapa kolaborasi, termasuk di sektor game, langkah tersebut belum sepenuhnya mampu mengubah persepsi pasar.

Keraguan terhadap sentralisasi pasokan, di mana sebagian besar token masih berada di bawah kendali entitas inti, juga menjadi faktor yang membebani kepercayaan investor jangka panjang.

Struktur Teknikal Masih Rapuh

Dari sisi analisis teknikal, Pi Network saat ini masih bergerak di area yang dianggap rentan. Harga PI diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah, mencerminkan lemahnya momentum.

Indikator kekuatan relatif atau RSI berada di kisaran 47, menandakan kondisi netral, tetapi belum menunjukkan sinyal pembalikan tren yang meyakinkan.

Kegagalan PI untuk kembali dan bertahan di atas area $0,21 meningkatkan risiko penurunan lanjutan. Jika tekanan jual berlanjut, pasar berpotensi menguji kembali area support di sekitar $0,195, yang menjadi salah satu zona psikologis penting.

Volatilitas yang sangat rendah dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan bahwa banyak trader jangka pendek memilih menjauh, menunggu kepastian arah sebelum kembali masuk.

Dalam skenario yang lebih negatif, penurunan di bawah $0,20 berpotensi memicu gelombang penjualan lanjutan, terutama dari sistem trading otomatis yang sensitif terhadap level support psikologis.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Turun ke $0,212, Token Unlock Membayangi

Penurunan harga Pi Network hari ini mencerminkan kombinasi antara tekanan suplai akibat unlock token, lambannya perkembangan ekosistem, dan kondisi teknikal yang belum kuat.

Meski pelemahan 24 jam terakhir relatif kecil, konteks penurunan tahunan yang sangat dalam membuat sentimen terhadap PI tetap cenderung defensif.

Dalam waktu dekat, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan Pi Network untuk mempertahankan area $0,20, terutama menjelang jadwal unlock token besar pada pertengahan Januari.

Pergerakan token keluar dari bursa juga akan menjadi indikator penting, apakah investor mulai melakukan akumulasi, atau justru mempersiapkan diri untuk tekanan jual berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Koreksi Tipis, BTC Turun ke $91.000

Pasar kripto hari ini, Kamis (8/1) mengalami koreksi tipis dengan Bitcoin turun di bawah $93.000, dipicu arus keluar ETF dan aksi jual penambang, meski sejumlah altcoin seperti GUN, STRAX, dan BABY tetap mencatat kenaikan tajam.

Ke depan, pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi menjadi katalis pemulihan. Di sisi aset utama, XRP menunjukkan pemulihan berkat adopsi institusional dan penguatan infrastruktur, sementara peluang lanjutan Solana bergantung pada kekuatan support dan aktivitas on-chain. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Deretan Altcoin Potensial di Tengah Pasar yang Koreksi Tipis

  • Lonjakan 43% membawa harga GUNZ ke titik $0,02225.
  • STRAX mencatatkan kenaikan 18% dan mencapai level $0,02577.
  • BABY tumbuh 17% menjadi $0,02089 pada perdagangan hari ini.

Mengapa Harga Kripto Turun Hari Ini?

  • Harga kripto turun karena Bitcoin jatuh di bawah angka $93.000.
  • Arus keluar ETF dan penjualan penambang menekan harga kripto ke bawah.
  • Pelonggaran kebijakan The Fed dapat mendukung harga kripto.

Tahun Baru, Cashback langsung GAS! Total Hadiah Rp25 JUTA!*

XRP vs Solana: Mana yang Lebih Unggul di Januari 2026?

  • Harga XRP pulih berkat adopsi institusional dan infrastruktur baru.
  • Breakout Solana bergantung pada dukungan harga dan sistem on-chain.
  • Pemulihan ini tunjukkan perbedaan antara stabilitas dan momentum pasar.

Prediksi Harga Meme Coin Januari 2026: DOGE, SHIB & PEPE

  • DOGE, SHIB, dan PEPE pimpin reli meme coin
  • Pasar berbalik arah usai Bitcoin tertahan di $94.000.
  • Pola bullish flag PEPE sinyalkan potensi breakout.

Baca juga: Riset Kripto 29 Des 2025 – 02 Jan 2026: Nasib Pasar di Awal Tahun 2026


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?

Banyak yang mengira bahwa exchange crypto di Indonesia menyimpan langsung dana dan aset nasabah secara penuh. Namun faktanya, sesuai ketentuan regulator Indonesia, aset nasabah ternyata tidak disimpan langsung oleh exchange lho! Melainkan disimpan di lembaga kliring dan kustodian yang terdaftar resmi.

Terus apa sih peran regulator dalam perlindungan nasabah crypto di Indonesia? Simak lebih lengkapnya yuk!

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Disimpan di Mana? Skema Penyimpanan di Exchange Lokal

Peran Regulator dalam Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia

Regulasi kripto di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Januari 2025, yang mengambil alih pengawasan dari Bappebti berdasarkan UU P2SK, dengan OJK mengatur aset kripto sebagai Aset Keuangan Digital (AKD) melalui POJK, sementara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengatur aspek pajaknya.

Adapun menurut Jurnal Kolaboratif Sains, meskipun tidak secara tegas menyebut aset kripto, berdasarkan regulasi UU P2SK, regulasi yang berlaku tetap memberikan landasan hukum bagi perlindungan pengguna layanan keuangan digital, selama layanan tersebut ditawarkan oleh exchange yang berada di bawah pengawasan OJK, seperti Tokocrypto.

Peran tersebut mencakup: memastikan transparansi, menjamin mekanisme ganti rugi, memberikan sanksi peidana bagi penyelenggara yang melanggar, mewajibkan pemisahan antara dana operasional exchange dengan dana nasabah. Lebih lengkapnya sebagai berikut:

Memastikan Transparansi

Pasal 38 mengatur kewajiban OJK terkait tata kelola, pelaporan, dan transparansi keuangan. Meski tidak menyebut “cryptocurrency” secara eksplisit, aturan ini berimplikasi pada perlindungan hukum pengguna aset kripto pada exchange yang ada di bawah pengawasan OJK. 

Mekanisme pelaporan dan akuntabilitas ini memastikan dana diawasi dengan tepat, sehingga setiap penyimpangan dapat segera terdeteksi dan konsumen di sektor keuangan digital mendapat perlindungan lebih kuat.

Menjamin Mekanisme Ganti Rugi (Restorative Justice) 

Pasal 48B menyediakan landasan bagi penyelesaian sengketa di mana OJK dapat menghitung nilai kerugian yang dialami konsumen akibat pelanggaran penyelenggara. 

Jika permohonan penyelesaian disetujui, pihak penyelenggara wajib membayar ganti rugi kepada nasabah sebagai syarat penghentian penyidikan, sehingga hak finansial pengguna dapat dipulihkan secara langsung tanpa proses peradilan yang panjang .

Memberikan Sanksi Pidana dan Denda Berat

Sebagai langkah preventif, Pasal 53 dan Pasal 54 menetapkan sanksi pidana penjara (4 hingga 12 tahun) dan denda administratif (mencapai ratusan miliar rupiah) bagi pihak yang mengabaikan kewenangan atau perintah OJK.

Sanksi tegas ini berfungsi untuk meminimalkan risiko penipuan dan memastikan penyedia layanan mematuhi aturan demi melindungi kepentingan dan dana pengguna.

Mewajibkan Pemisahan Aset Nasabah

Dalam aturan turunannya (POJK No. 27 Tahun 2024), OJK mewajibkan exchange untuk memisahkan dana milik pengguna dari kekayaan operasional perusahaan dan menyimpannya di lembaga keuangan yang disetujui. 

Mekanisme ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan aset nasabah tetap aman serta dapat dikembalikan meskipun penyelenggara mengalami kebangkrutan.

Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

Kesimpulan

Berdasarkan kerangka regulasi yang berlaku saat ini, dana maupun aset kripto nasabah diawasi secara ketat melalui aturan perundang-undangan yang berlaku.

Sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko seperti yang terjadi pada kasus FTX di mana dana nasabah dicampur dan disalahgunakan.

Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!

Baca juga: Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber data: Peryanto, J., Napitupulu, D. R. W., & Saragi, P. (2025). Perlindungan hukum bagi pengguna cryptocurrency menurut UU No. 4 Tahun 2023 tentang P2SK. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(5), Mei 2025.



Sumber : news.tokocrypto.com

Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

Bank of America mengambil langkah strategis baru dengan menyetujui empat spot Bitcoin exchange-traded fund (ETF) untuk direkomendasikan secara aktif oleh penasihat keuangannya. Kebijakan ini mencerminkan pergeseran sikap bank besar terhadap aset kripto, dari pendekatan pasif menjadi lebih terstruktur.

Persetujuan tersebut mencakup Bitwise Bitcoin ETF, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, Grayscale Bitcoin Mini Trust, dan BlackRock iShares Bitcoin Trust. Keempat produk ini merupakan ETF Bitcoin spot terbesar dan paling likuid di Amerika Serikat.

Melalui keputusan Chief Investment Office (CIO), penasihat di jaringan Merrill, Bank of America Private Bank, dan Merrill Edge kini dapat merekomendasikan ETF Bitcoin tanpa harus menunggu permintaan klien. Sebelumnya, akses terhadap produk ini hanya tersedia bagi klien wealth tertentu dan bersifat client-led.

Bank of America Terbitkan Alokasi Kripto

bank of america

Bank of America juga menerbitkan panduan alokasi resmi yang menempatkan kripto, khususnya Bitcoin, pada kisaran 1% hingga 4% dari portofolio klien yang sesuai dengan profil risikonya. Riset CIO dan pelatihan penasihat turut disiapkan untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut.

Meski membuka ruang lebih luas bagi Bitcoin, Bank of America belum menyertakan ETF Ethereum atau aset kripto lain dalam daftar persetujuan. Bank menyatakan setiap keputusan investasi tetap tunduk pada regulasi dan profil risiko masing-masing klien.

Baca juga: Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Meledak Tembus $2,13! Benarkah ATH Baru Tinggal Selangkah Lagi?

Harga XRP mencatat lonjakan signifikan setelah berhasil menembus level psikologis USD 2,13. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan institusional melalui produk Exchange-Traded Fund (ETF), yang memicu optimisme baru di pasar kripto global. Sejumlah analis mulai merevisi proyeksi mereka dan menilai XRP berpotensi mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) dalam waktu dekat.

Sentimen pasar terhadap XRP saat ini terpantau sangat bullish. Dukungan fundamental dari adopsi institusi membuat aset kripto besutan Ripple ini tampil lebih dominan dan tidak sekadar mengikuti pergerakan pasar secara umum. Jika tekanan beli tetap terjaga, XRP dinilai berada pada fase awal reli lanjutan.

Volume Perdagangan Meroket, Short Seller Tertekan

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: XRP Siap Lanjut Reli? Break US$2,41 Bisa Buka Jalan ke US$2,69

Dalam 24 jam terakhir, XRP melonjak sekitar 10%, jauh melampaui kinerja sejumlah altcoin utama seperti Ethereum dan Solana yang hanya mencatatkan kenaikan di kisaran 1%. Penguatan tersebut dibarengi lonjakan volume perdagangan hingga 130% menjadi sekitar USD 7,8 miliar.

Dilaporkan Crypto News, kondisi ini memicu short squeeze besar-besaran di pasar derivatif. Data CoinGlass mencatat likuidasi posisi short XRP mencapai USD 24 juta, salah satu angka tertinggi sejak November. Secara keseluruhan, kebangkitan pasar kripto turut mendorong total likuidasi lintas aset hingga ratusan juta dolar.

Peningkatan minat institusi melalui ETF dan menguatnya dominasi pasar menempatkan XRP dalam posisi strategis untuk melanjutkan reli, sekaligus meninggalkan pesaingnya di jajaran 10 besar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

Arus Dana ETF Dorong Optimisme Menuju Level $3

XRP kini mencatatkan penguatan selama enam hari berturut-turut. Salah satu faktor utama di balik tren positif ini adalah derasnya arus dana masuk ke ETF berbasis XRP. Data dari SoSoValue menunjukkan total aset kelolaan ETF XRP melonjak dari USD 861 juta menjadi sekitar USD 1,2 miliar hanya dalam satu bulan.

Sejak diluncurkan di Amerika Serikat, ETF XRP juga belum pernah mencatatkan arus keluar bersih (net outflow), yang mencerminkan tingkat kepercayaan institusi yang masih solid.

Dari sisi teknikal, grafik harian XRP menunjukkan harga berhasil keluar dari pola bullish falling wedge, yang kerap menjadi sinyal awal penguatan lanjutan. Meski indikator Relative Strength Index (RSI) mulai memasuki area jenuh beli (overbought), momentum bullish dinilai masih bertahan.

Selama harga mampu bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, sejumlah analis memproyeksikan target jangka pendek XRP berada di level psikologis USD 3.

Di tengah sentimen positif ini, reli XRP juga dinilai berpotensi membawa dampak lanjutan bagi pasar altcoin secara keseluruhan, seiring kemungkinan aliran likuiditas yang semakin meluas ke berbagai proyek kripto lainnya pada awal tahun ini.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Alasan Kuat Harga Solana Disebut Bisa Tembus US$200 Bulan Ini

Harga Solana (SOL) menunjukkan penguatan signifikan dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya sentimen positif di pasar kripto. Pada perdagangan terbaru, harga SOL bertahan di atas level US$130 setelah sebelumnya sempat turun ke area US$120. Dalam 24 jam terakhir, Solana naik sekitar 4% dan telah menguat lebih dari 10% dalam beberapa hari terakhir.

Secara umum, pasar kripto juga berada dalam tren positif dengan kenaikan sekitar 2% secara harian dan 10% secara mingguan. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor dan membuka peluang lanjutan bagi Solana untuk mencatatkan penguatan harga.

Analisis Harga Solana

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Harga Solana Melonjak $139, Target $200 Kian Dekat Berkat Meme Coin

Dilaporkan Coingape, sejumlah analis menilai, dengan kombinasi sentimen dan fundamental yang ada, harga Solana berpotensi bergerak menuju level US$200 dalam bulan ini. Berikut beberapa faktor utama yang mendorong optimisme tersebut.

Pertama, dorongan dari investor institusional semakin kuat setelah Morgan Stanley mendaftarkan Solana Trust ETF melalui pengajuan formulir S-1 ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Langkah ini menjadi sinyal serius dari bank investasi raksasa yang mengelola aset sekitar US$6,4 triliun untuk memperluas eksposur di aset kripto, khususnya Solana. Jika disetujui regulator, ETF ini dinilai dapat menjadi tonggak penting dalam adopsi arus utama Solana.

Kedua, aktivitas perdagangan di ekosistem Solana mencatat rekor baru. Sepanjang 2025, volume tahunan perpetual DEX di jaringan Solana mencapai US$451,2 miliar, tertinggi sepanjang sejarah jaringan tersebut. Angka ini melonjak tajam dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar US$238,4 miliar, serta jauh di atas volume tahun 2023 yang hanya sekitar US$2,38 miliar. Peningkatan volume ini didorong oleh platform besar seperti Jupiter dan Drift Trade.

Arus Dana ETF Solana

Ketiga, arus dana ke produk ETF Solana spot juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Selasa lalu, ETF Solana spot mencatat arus masuk harian sebesar US$16,8 juta, menjadi yang tertinggi dalam 20 hari terakhir. Data dari SolanaFloor menunjukkan Bitwise BSOL memimpin dengan inflow US$12,5 juta, disusul Fidelity FSOL sebesar US$2 juta. Total dana kelolaan ETF Solana kini mencapai sekitar US$1,09 miliar, mencerminkan minat investor yang kembali menguat.

Selain itu, aktivitas pengembang di jaringan Solana juga mengalami lonjakan. Pada 5 Januari 2026, tercatat lebih dari 42.000 token SPL baru diluncurkan dalam 24 jam. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam hampir empat bulan terakhir dan mengindikasikan meningkatnya aktivitas ekosistem, termasuk di sektor DeFi, NFT, dan memecoin.

Dari sisi teknikal, harga Solana sempat bergerak di kisaran US$137 pada perdagangan awal Selasa. Indikator MACD menunjukkan sinyal positif dengan momentum yang mengarah ke atas, sementara Chaikin Money Flow (CMF) tetap berada di zona positif, menandakan adanya arus masuk modal. Level support terdekat berada di area US$130. Jika harga mampu menembus level US$150, analis menilai target lanjutan berada di kisaran US$180 hingga US$200.

Namun demikian, pelemahan di bawah US$130 berpotensi memicu fase konsolidasi lanjutan sebelum tren berlanjut. Investor tetap diimbau mencermati pergerakan pasar dan mempertimbangkan risiko yang ada di tengah volatilitas aset kripto.

Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

3 Altcoin Robotics Ini Diamankan Big Market, JASMY Paling Gila

Sektor Robotics di pasar kripto kembali mencuri perhatian setelah sejumlah aset mencatatkan kenaikan signifikan dalam 7 hari terakhir. Data kapitalisasi pasar menunjukkan ada 3 altcoin Robotics yang saat ini mendominasi dan menjadi sorotan investor.

Berikut rangkuman 3 top altcoin Robotics berdasarkan market cap dikutip CoinMarketCap.

1. JasmyCoin (JASMY) Pimpin Jauh Pasar Robotics

Pergerakan harga JasmyCoin (JASMY/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga JasmyCoin (JASMY/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

JasmyCoin (JASMY) tercatat sebagai token Robotics dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini. Harga JASMY berada di level $0.008967, naik 54.65% dalam 7 hari terakhir.

Kapitalisasi pasar JASMY mencapai $443,422,263, dengan volume transaksi harian yang sangat besar, yakni $225,206,193. Lonjakan volume ini mengindikasikan tingginya minat pasar terhadap JASMY di tengah tren integrasi data, IoT, dan Robotics.

Dengan suplai beredar mencapai 49.44B JASMY, aset ini menjadi tulang punggung sektor Robotics berbasis data di pasar kripto.

Baca juga: 3 Altcoin ISO 20022 Ini Diam-Diam Naik, Market Cap Tembus $142 Miliar

2. GEODNET (GEOD) Stabil dengan Market Cap Kuat

Di posisi berikutnya ada GEODNET (GEOD) yang mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar $69,485,162. Harga GEOD berada di angka $0.1583, dengan kenaikan 10.84% dalam 7 hari.

GEOD dikenal sebagai proyek infrastruktur geospasial yang banyak digunakan dalam sistem otomatisasi dan Robotics presisi. Volume transaksi harian GEOD mencapai $655,534, menandakan aktivitas pasar yang konsisten.

Total suplai beredar GEOD saat ini berada di kisaran 438.77M GEOD.

3. DIMO (DIMO) Tumbuh Konsisten di Segmen Robotics

Token DIMO (DIMO) menempati jajaran top 3 dengan kapitalisasi pasar sebesar $6,146,946. Harga DIMO tercatat di level $0.01481, naik 26.22% dalam 7 hari terakhir.

Volume perdagangan 24 jam DIMO mencapai $350,926, dengan suplai beredar sebanyak 414.95M DIMO. DIMO fokus pada ekosistem data kendaraan dan otomasi, yang membuatnya relevan dalam pengembangan Robotics berbasis mobilitas.

Kesimpulan

Data terbaru menunjukkan sektor Robotics mulai bergerak agresif, dipimpin oleh JASMY, disusul GEOD, dan DIMO. Lonjakan harga dan volume mengindikasikan adanya akumulasi pasar terhadap proyek yang berkaitan dengan otomatisasi, data, dan kecerdasan mesin.

Dengan tren AI dan Robotics yang terus berkembang, ketiga altcoin ini berpotensi tetap menjadi perhatian pelaku pasar dalam waktu dekat.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com