Lonjakan harga GMT terjadi seiring meningkatnya aktivitas perdagangan.
Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi GMT mencapai sekitar $268,77 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $64 juta.
Tingginya rasio volume terhadap market cap ini menunjukkan adanya arus spekulasi dan minat beli yang agresif dalam jangka pendek.
Secara mingguan, performa GMT juga terlihat solid. Dalam tujuh hari terakhir, harga token ini tercatat naik sekitar 28,83%, sementara dalam 30 hari GMT masih menguat lebih dari 24%.
Pergerakan ini menandakan bahwa reli harga tidak hanya bersifat sesaat, tetapi juga didukung momentum jangka pendek yang cukup kuat.
Fase Pemulihan
Pergerakan harga Green Metaverse Token (GMT/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Meski demikian, jika dilihat dalam perspektif yang lebih panjang, GMT masih berada dalam fase pemulihan.
Dalam 60 hari terakhir, harga GMT masih terkoreksi sekitar 16,31%, dan dalam 90 hari pelemahannya mencapai lebih dari 22%.
Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini terjadi setelah periode tekanan yang cukup panjang.
Dari sisi pasar, Green Metaverse Token saat ini menempati peringkat ke-372 kripto global dengan jumlah pasokan beredar sekitar 3,11 miliar GMT.
Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat berada di kisaran $104,76 juta, mencerminkan potensi volatilitas yang masih cukup tinggi jika suplai tambahan masuk ke pasar.
Kenaikan harga GMT juga tercermin dalam pergerakan intraday, di mana dalam satu jam terakhir token ini masih menguat sekitar 3%.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa tekanan beli belum sepenuhnya mereda, meskipun risiko aksi ambil untung tetap perlu diperhatikan mengingat kenaikan harga yang cukup tajam.
Secara keseluruhan, lonjakan harga Green Metaverse Token hari ini menunjukkan kembalinya minat pasar terhadap aset berisiko menengah dengan volume besar.
Selama aktivitas perdagangan tetap tinggi dan sentimen positif terjaga, GMT berpotensi melanjutkan volatilitasnya.
Namun, investor tetap disarankan mencermati pergerakan lanjutan, terutama setelah reli signifikan dalam waktu singkat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan ekstrem. Harga Beefy.Finance (BIFI) hari ini tercatat di level $239,76 per BIFI/USD, mencatatkan lonjakan harian sekitar +97% hingga +100%.
Kenaikan tajam ini langsung mendorong BIFI menjadi salah satu aset DeFi dengan performa harian paling mencolok di Tokocrypto pada Sabtu (10/1), sekaligus menarik perhatian trader dan investor.
Tak hanya dari sisi harga, aktivitas pasar juga melonjak signifikan.
Volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $54,4 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran $18,85–$19,18 juta.
Rasio volume terhadap market cap yang tinggi ini menunjukkan antusiasme pasar yang luar biasa, sekaligus mengindikasikan adanya volatilitas tinggi.
Beefy.Finance merupakan platform DeFi yield optimizer multi-chain yang bertujuan membantu pengguna memaksimalkan imbal hasil dari aset kripto mereka melalui strategi auto-compounding.
Token BIFI berperan sebagai token tata kelola (governance) dan juga sering dikaitkan dengan pembagian pendapatan protokol.
Yang membuat BIFI unik adalah pasokan maksimalnya yang sangat terbatas, hanya 80.000 token, dan saat ini seluruhnya telah beredar (100% circulating supply).
Dengan suplai yang relatif kecil, pergerakan permintaan dalam skala besar berpotensi menciptakan lonjakan harga yang tajam—seperti yang terlihat hari ini.
Data Pasar BIFI Terbaru
Pergerakan harga Beefy.Finance (BIFI/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Berdasarkan data yang tersedia, berikut ringkasan performa BIFI:
Harga saat ini: $239,76
Kapitalisasi pasar: sekitar $18,85–$19,18 juta
Volume 24 jam: sekitar $54,40–$54,48 juta
Perubahan 24 jam: +97% hingga +100%
Perubahan 7 hari: +57,63%
Perubahan 1 jam: +2,07%
Peringkat pasar: #786
Sirkulasi pasokan: 80.000 BIFI (100% dari maksimum)
Lonjakan ini tidak berdiri sendiri. Dalam rentang waktu lebih panjang, performa BIFI juga terlihat impresif.
Dalam 30 hari terakhir, harga naik sekitar +107,79%, sementara dalam 60 hari menguat +70,36%, dan dalam 90 hari bertambah +60,38%.
Artinya, tren menengah BIFI memang sudah mengarah naik, dan reli hari ini menjadi akselerasi dari pergerakan tersebut.
Mengapa Harga BIFI Bisa Naik Tajam?
Meski data on-chain dan pengumuman resmi perlu dianalisis lebih lanjut, ada beberapa faktor umum yang kerap memicu lonjakan seperti ini:
Efek Kelangkaan Pasokan Dengan suplai maksimum hanya 80.000 token, sedikit saja peningkatan permintaan dapat berdampak besar pada harga.
Lonjakan Aktivitas Perdagangan Volume 24 jam yang melebihi kapitalisasi pasar menandakan rotasi modal agresif, baik dari spekulan jangka pendek maupun investor yang mengejar momentum.
Kembalinya Minat ke Sektor DeFi Saat sentimen pasar mulai pulih, token DeFi berkapitalisasi kecil–menengah sering menjadi target karena potensi kenaikannya lebih besar dibanding aset berkapitalisasi raksasa.
Spekulasi dan Momentum Trading Kenaikan harian di atas 90% biasanya juga dipicu oleh efek FOMO (fear of missing out), di mana trader berbondong-bondong masuk untuk mengejar pergerakan harga.
Prospek dan Risiko yang Perlu Diperhatikan
Lonjakan tajam seperti ini membuka dua kemungkinan: kelanjutan tren bullish atau koreksi cepat.
Di satu sisi, tren 30–90 hari yang positif memberi sinyal bahwa BIFI sedang berada dalam fase pemulihan atau ekspansi.
Namun di sisi lain, kenaikan hampir 100% dalam 24 jam tergolong ekstrem, sehingga risiko volatilitas dan aksi ambil untung (profit taking) juga sangat tinggi.
Investor disarankan untuk memperhatikan stabilitas volume setelah lonjakan; respons harga di area psikologis berikutnya; serta perkembangan ekosistem Beefy.Finance dan utilitas token BIFI
Harga BIFI hari ini yang melonjak ke $239,76 dengan kenaikan lebih dari 100% menjadi salah satu peristiwa paling mencolok di pasar kripto.
Didukung pasokan super terbatas dan lonjakan volume perdagangan, Beefy.Finance kembali masuk radar investor DeFi.
Meski potensi tetap terbuka, pergerakan setajam ini menuntut kewaspadaan ekstra. BIFI kini berada di fase krusial: apakah reli akan berlanjut, atau justru diikuti konsolidasi dan koreksi.
Bagi pelaku pasar, memantau data lanjutan dan manajemen risiko menjadi kunci utama dalam menyikapi momentum ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pemerintah Iran memutus akses internet nasional pada Kamis (waktu setempat) di tengah meluasnya aksi protes akibat memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai tukar rial Iran ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS. Pemadaman ini memunculkan pertanyaan besar: apakah warga Iran masih bisa menggunakan aset kripto tanpa internet?
Berdasarkan data Statista, sekitar tujuh juta dari total 92 juta penduduk Iran diperkirakan merupakan pengguna kripto. Sementara itu, firma analitik blockchain TRM Labs mencatat aliran transaksi kripto di Iran mencapai sekitar 3,7 miliar dolar AS sepanjang Januari hingga Juli 2025.
Aksi protes yang meluas dipicu tekanan ekonomi yang semakin berat, diperparah oleh pelemahan nilai mata uang nasional. Di tengah situasi tersebut, sejumlah pengamat global, termasuk CEO Bitwise Hunter Horsley, menyebut Bitcoin berpotensi menjadi penyimpan nilai (store of wealth) bagi masyarakat yang terdampak krisis.
Opsi untuk Kripto Tanpa Internet
Namun, pemutusan internet membuat transaksi kripto menjadi jauh lebih sulit. Meski demikian, sejumlah teknologi dinilai masih membuka celah bagi penggunaan kripto tanpa koneksi internet konvensional.
Salah satu opsi yang mencuat adalah layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk. Perangkat ini mampu menyediakan internet berkecepatan tinggi di wilayah yang sebelumnya tidak memiliki akses. Sejumlah pihak mendesak Musk untuk kembali mengaktifkan Starlink di Iran, seperti yang pernah dilakukan saat pemadaman internet pada Juni 2025. Meski demikian, laporan mengenai persetujuan tersebut masih belum terkonfirmasi secara resmi.
DIlaporkan Cointelegraph, alternatif lain datang dari perusahaan infrastruktur Bitcoin, Blockstream. Melalui jaringan satelitnya, Blockstream dapat menyiarkan data Bitcoin ke seluruh dunia tanpa bergantung pada internet. Dengan cara ini, pengguna tetap dapat menerima informasi transaksi Bitcoin secara satu arah.
Selain itu, sebagian pengguna memanfaatkan layanan pesan peer-to-peer terdesentralisasi bernama Bitchat, yang dikembangkan oleh Jack Dorsey. Aplikasi ini menggunakan jaringan mesh berbasis Bluetooth untuk mengirim pesan antarperangkat, termasuk data transaksi Bitcoin. Meski begitu, transaksi tetap memerlukan satu perangkat yang terhubung internet agar dapat dikonfirmasi di blockchain.
Data Chromestats menunjukkan Bitchat telah diunduh lebih dari 1,4 juta kali sejak diluncurkan, dengan hampir 20 ribu unduhan dalam sehari terakhir dan lebih dari 460 ribu dalam sepekan terakhir.
Penggunaan Kripto Secara Offline
Digital payment.
Di luar itu, sejumlah solusi kripto offline masih dalam tahap pengembangan. Salah satunya Darkwire, alat berbasis radio jarak jauh yang memungkinkan pengiriman data seperti transaksi Bitcoin melalui jaringan mesh terdesentralisasi tanpa internet. Proyek ini diperkenalkan pada Mei 2025 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan ulang.
Sebelumnya, pada 2022, pengembang perangkat lunak asal Afrika Selatan, Kgothatso Ngako, juga menciptakan solusi serupa bernama Machankura. Platform ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan Bitcoin menggunakan ponsel tanpa koneksi internet, dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seluler.
Meski berbagai teknologi tersebut menawarkan alternatif, para ahli menegaskan bahwa pada akhirnya tetap dibutuhkan akses internet di salah satu titik jaringan agar transaksi dapat diverifikasi dan dicatat secara permanen di blockchain.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pasar kripto sektor Move To Earn kembali menunjukkan geliat positif. Sejumlah tokenaltcoin mencatatkan kenaikan harga signifikan dalam 7 hari terakhir, seiring meningkatnya minat investor terhadap proyek berbasis gaya hidup sehat dan aktivitas fisik.
Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbarudi CoinMarketCap, berikut 3 top altcoin kategori Move To Earn Tokens yang paling menonjol.
1. GMT (Green Metaverse Token) Pimpin Pasar Move To Earn
GMT masih kokoh sebagai token Move To Earn dengan kapitalisasi pasar terbesar. Token ini diperdagangkan di level $0.02038 dan mencatatkan lonjakan harga 27.98% dalam 24 jam serta 31.78% dalam 7 hari terakhir.
Kapitalisasi pasar GMT mencapai $63,439,095 dengan volume transaksi harian tembus $161,080,777. Saat ini, suplai beredar berada di angka 7.90B GMT, menjadikan GMT sebagai aset dominan di sektor ini.
2. SWEAT Bertahan Stabil di Tengah Volatilitas
Di posisi berikutnya ada SWEAT, token dari ekosistem Sweat Economy. Harga SWEAT tercatat di $0.001367 dengan pergerakan relatif stabil, hanya naik 1.13% dalam 24 jam dan 0.06% dalam 7 hari.
Kapitalisasi pasar SWEAT berada di angka $9,859,777, didukung volume transaksi harian sebesar $10,435,560. Total suplai beredar saat ini mencapai 7.63B SWEAT, menempatkannya sebagai salah satu token Move To Earn dengan basis pengguna besar.
3. GST (Green Satoshi Token) Ikut Menguat Mingguan
Green Satoshi Token (GST) mencatatkan performa positif dengan kenaikan 11.78% dalam 7 hari. Harga GST berada di level $0.002014, naik 3.98% dalam 24 jam terakhir.
Kapitalisasi pasar GST tercatat $8,577,588, dengan volume transaksi harian sebesar $161,723. Suplai beredar GST saat ini berada di angka 80.35M token, menjadikannya salah satu aset Move To Earn dengan suplai relatif terbatas dibanding pesaingnya.
Kinerja positif ketiga altcoin ini menunjukkan bahwa sektor Move To Earn masih memiliki daya tarik tersendiri di tengah dinamika pasar kripto global. Namun, investor tetap diimbau mencermati volatilitas dan fundamental proyek sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda penguatan setelah aksi borong besar-besaran oleh investor bermodal besar atau whale. Dalam 12 jam terakhir, whale tercatat mengakumulasi lebih dari 218 juta DOGE, memicu spekulasi pasar terkait potensi reli harga lanjutan.
Dogecoin saat ini mampu mempertahankan area support di $0,13, setelah sempat mengalami tekanan jual dan turun ke bawah level $0,14. Dalam sepekan terakhir, DOGE telah mencatatkan kenaikan sekitar 11%, meskipun pasar kripto secara umum masih berada dalam fase konsolidasi.
Dilaporkan Coingape, pergerakan ini terjadi di tengah penguatan sektor meme coin pada awal 2026, dengan aset seperti Shiba Inu (SHIB), Pepe, dan Bonk turut mencatatkan pemulihan. Sentimen pasar juga didukung oleh kondisi makro global yang mendorong peningkatan selera risiko investor.
Dari sisi teknikal, grafik Dogecoin menunjukkan beberapa ekor candle panjang (long wicks) di kisaran $0,14, yang mengindikasikan adanya tekanan beli yang kuat. Namun demikian, analis juga mengamati terbentuknya pola head and shoulders pada grafik 4 jam, yang secara historis dikenal sebagai sinyal potensi pembalikan arah ke bawah.
Saat ini, harga DOGE masih bergerak di atas garis neckline pola tersebut. Jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus level ini, potensi koreksi lanjutan bisa terjadi. Sebaliknya, apabila pembeli mampu mempertahankan momentum, peluang reli tetap terbuka.
Analisis Dogecoin
Pada saat penulisan, harga Dogecoin berada di kisaran $0,1428. Level resistance terdekat berada di $0,15. Jika berhasil ditembus, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju $0,18, dengan target optimistis jangka pendek berada di area $0,20, atau sekitar 40% lebih tinggi dari level saat ini.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Indikator teknikal menunjukkan Relative Strength Index (RSI) berada di level 39, masih di bawah area netral. Sementara itu, histogram MACD masih berada di zona negatif, meski garis MACD mulai mendekati garis sinyal, yang mengindikasikan potensi perubahan momentum.
Di sisi lain, risiko penurunan tetap ada apabila harga turun dan menembus support $0,13, yang dapat membuka jalan bagi pergerakan harga lebih rendah dalam jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah muncul sinyal teknikal yang kerap dikaitkan dengan potensi kenaikan harga. Pada grafik empat jam, Solana baru saja membentuk Golden Cross, yakni ketika rata-rata pergerakan (moving average) 50 hari menembus ke atas garis 200 hari.
Pola ini dikenal luas di kalangan trader sebagai sinyal beli klasik dan sering kali muncul di awal fase penguatan harga. Meski tidak menjamin reli besar, Golden Cross biasanya menandakan tekanan beli mulai menguat, baik dalam jangka pendek maupun menengah.
Setelah berminggu-minggu bergerak datar dengan volatilitas rendah, sinyal ini memunculkan spekulasi bahwa Solana sedang “bangun” dan bersiap menentukan arah berikutnya. Level support dan resistance kunci akan menjadi penentu apakah penguatan bisa berlanjut.
Selain faktor teknikal, aktivitas jaringan Solana juga menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam sepekan terakhir, bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Solana memproses sekitar US$30 miliar transaksi, naik 25% dibanding pekan sebelumnya. Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh kembali ramainya perdagangan meme coin.
Token BONK, misalnya, melonjak sekitar 50% dalam tujuh hari terakhir, sementara sejumlah meme coin lain mencatatkan kenaikan lebih besar. Aktivitas ini berdampak langsung pada permintaan SOL karena setiap transaksi di jaringan Solana membutuhkan SOL untuk biaya jaringan.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Data terbaru menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir saja, volume transaksi DEX Solana mencapai US$5,7 miliar, atau naik sekitar 40% dibanding rata-rata pekan sebelumnya. Platform seperti Meteora, PumpSwap, dan HumidiFi menjadi kontributor utama dengan total volume lebih dari US$3 miliar.
Dilaporkan The Coin Republik, secara historis, lonjakan aktivitas meme coin kerap menjadi pemicu reli harga SOL. Pada 2024, fenomena serupa sempat mendorong harga SOL mendekati level US$300. Awal 2026 kini dinilai memiliki pola yang mirip, seiring meningkatnya minat terhadap meme coin dan aktivitas jaringan.
Analisis Teknikal Solana
Dari sisi pergerakan harga, analis kripto Crypto Tony mencatat bahwa SOL saat ini tengah mengalami fase pendinginan setelah reli kuat. Harga sempat naik stabil hingga area pertengahan US$140 sebelum mengalami koreksi.
Koreksi tersebut kini mengarah ke zona support penting di kisaran US$130-an, yang sebelumnya menjadi area resistance. Sejauh ini, tekanan jual terlihat relatif ringan dan tidak menunjukkan kepanikan pasar, sehingga lebih menyerupai jeda sementara dibandingkan perubahan tren.
Jika level support ini mampu bertahan, peluang pantulan harga dinilai cukup besar dan dapat membawa SOL kembali menguji level tertinggi terdekat. Namun, jika support tersebut gagal dipertahankan, pasar diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama sebelum melanjutkan penguatan.
Dengan kombinasi sinyal Golden Cross, meningkatnya aktivitas jaringan, dan kembalinya musim meme coin, Solana kini berada di titik krusial. Apakah momentum ini cukup kuat untuk mendorong harga menuju US$300, pasar akan menjawabnya dalam beberapa hari ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga aset kripto Ripple (XRP) berada dalam tekanan dan kembali menguji level support krusial di tengah melemahnya sentimen investor ritel, meskipun minat dari kalangan institusi mulai menunjukkan tanda pemulihan.
Pada perdagangan Jumat (1/9), XRP bergerak di kisaran US$2,00–US$2,10, bertumpu pada support Exponential Moving Average (EMA) 50-hari. Tekanan jual masih mendominasi seiring meningkatnya sentimen penghindaran risiko di pasar kripto global.
Kondisi pasar secara umum mencerminkan ketidakpastian yang tinggi. Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) Kripto tercatat di level 27, mengindikasikan dominasi sentimen “fear” di kalangan investor. Padahal, indeks sempat naik ke level 55 pada awal pekan, namun gagal mendorong reli lanjutan dan justru berujung koreksi harga.
Jika sentimen pasar tidak segera membaik, XRP berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$2,00, bahkan membuka peluang turun ke level terendah Desember di US$1,77.
Permintaan Ritel Melemah, Derivatif XRP Kehilangan Daya Dorong
Dilaporkan FXStreet, tekanan pada harga XRP sejalan dengan melemahnya aktivitas investor ritel di pasar derivatif. Data CoinGlass menunjukkan Open Interest (OI) berjangka XRP turun menjadi US$4,15 miliar, dari puncaknya US$4,55 miliar pada Selasa lalu.
Penurunan OI secara bertahap ini mengindikasikan berkurangnya kepercayaan trader ritel terhadap pergerakan harga XRP dalam jangka pendek. Kondisi tersebut membuat XRP lebih rentan terhadap tekanan jual lanjutan.
ETF XRP Kirim Sinyal Positif dari Investor Institusi
Di tengah lesunya minat ritel, investor institusi justru mulai kembali masuk. ETF XRP tercatat membukukan arus masuk hampir US$9 juta pada Kamis, menandai kebangkitan minat institusional setelah sebelumnya mengalami arus keluar signifikan.
Menurut data SoSoValue, ETF XRP sempat mencatat arus keluar hingga US$41 juta pada Rabu. Namun, kembalinya arus dana masuk dinilai sebagai sinyal optimisme bahwa minat institusi terhadap produk XRP yang terdaftar di Amerika Serikat masih terjaga.
Analisis Teknikal: XRP Bertahan di Support, Tapi Risiko Masih Ada
Secara teknikal, XRP masih menghadapi hambatan kuat di sisi atas. EMA 100-hari di US$2,22 dan EMA 200-hari di US$2,34 menjadi resistance utama, sejalan dengan garis tren menurun yang telah menahan laju harga sejak rekor tertinggi US$3,66 pada Juli lalu.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 54 dan terus menurun dari area jenuh beli, menandakan momentum bullish mulai melemah. Meski demikian, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih mempertahankan sinyal beli sejak awal Januari, yang berpotensi menahan penurunan lebih dalam di bawah EMA 50-hari di US$2,07.
Apabila XRP mampu menembus dan bertahan di atas area resistance US$2,22–US$2,34, peluang penguatan menuju US$3,00 kembali terbuka. Namun untuk saat ini, pergerakan XRP masih sangat bergantung pada pemulihan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliarke dalam perekonomian AS.
Makroekonomi Nasional
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatjumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
Menkeu Purbayamengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
Performa Pasar Kripto
Market Cap & Volumerebound ke angka $2.99 Triliun (+1.43%), bergerak selaras dengan CoinMarketCap 100 Index di posisi $176.84 (+1.66%). Meskipun menghijau, sentimen pasar masih belum sepenuhnya lepas dari kecemasan; Fear & Greed Index naik ke angka 32, tetapi tetap berada dalam zona ‘Fear’ (Ketakutan)
Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index bergerak lambat di angka 20/100. Kondisi ini mempertegas bahwa ‘Bitcoin Season’ masih sangat kuat, menunjukkan para investor enggan memindahkan aset mereka ke altcoin meskipun pasar utama sedang pulih.
Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi narasi politik memes serta perdagangan otomatis. TokenSTABLE naik sebesar (+49.78%), diikuti olehPIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL → STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.
📌 Kesimpulan: Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini.Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.
Makroekonomi Global
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
Federal Reserve (The Fed) diprediksi tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.
China akan mengenakan tarif 55% pada impor daging sapi dari AS.
Presiden Kolombia Gustavo Petromenyatakan bahwa Presiden Trumptelah memulai serangan darat di Venezuela.
Fed menyuntikkan dana sebesar $74,6 miliar ke dalam perekonomian AS.
China menembakkan roket dan menerbangkan pesawat pembom di sekitar Taiwan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatjumlah investor pasar modal Indonesia yang kini menembus angka 20,2 juta pada akhir 2025.
Majelis Permusyawaratan Rakyat secara resmi menetapkan agenda prioritas untuk tahun 2026 pada sektor energi, percepatan investasi hijau, dan penanganan krisis iklim yang mendesak.
Menkeu Purbayamengakui injeksi Rp276 T ke perbankan belum membuahkan hasil yg optimal, di mana kredit hanya tumbuh 7,36% di Q3 2025.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavianmemproyeksikan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra mencapai 59,25 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih terdapat sisa dana sebesar Rp1,51 triliun untuk bencana Sumatra yang belum dipakai.
Kalender Makroekonomi
Dec 29, 2025
U.S. Pending Home Sales MoM
U.S. Pending Home Sales MoM Actual: 3.3% Forecast: 1.0% Previous: 2.4%→ Penjualan rumah tertunda melonjak signifikan sebesar 3.3%, jauh melampaui ekspektasi pasar 1.0% dan meningkat dari bulan sebelumnya 2.4%, menandakan ketahanan konsumen AS yang mengejutkan.
Bagi pasar kripto, data ekonomi yang “terlalu bagus” ini berpotensi menjadi sentimen negatif jangka pendek karena dapat memperkuat Dolar AS (DXY).
Dec 30, 2025
U.S. House Price Index MoM
U.S. House Price Index MoM Actual: 0.4% Forecast: 0.1% Previous: -0.1%→ Indeks harga rumah AS naik sebesar 0.4%, melampaui ekspektasi pasar 0.1% dan berbalik positif dari kontraksi bulan sebelumnya di level -0.1%.
Kenaikan harga properti yang tak terduga ini berpotensi menjadi sinyal bearish. Data ini menunjukkan tekanan inflasi dari sektor perumahan masih persisten (“sticky inflation”), yang dapat memaksa The Fed menahan suku bunga lebih lama dan memperkuat Dolar AS (DXY), sehingga menekan likuiditas untuk aset berisiko seperti Bitcoin.
Dec 30, 2025
U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI)
U.S. Chicago Purchasing Managers Index (PMI) Actual: 43.5 Forecast: 39.8 Previous: 36.3→ Indeks PMI Chicago melonjak tajam ke level 43.5, melampaui ekspektasi 39.8 dan membaik signifikan dari bulan sebelumnya 36.3, menandakan bahwa laju manufaktur mulai mereda meskipun masih berada di zona negatif (di bawah 50).
Bagi pasar kripto, pemulihan data ekonomi yang lebih baik dari prediksi ini cenderung menjadi sinyal bearish jangka pendek karena memperkuat Dolar AS (DXY) dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga darurat oleh The Fed, sehingga menahan sentimen investor.
Dec 31, 2025
U.S. Initial Jobless Claims
U.S. Initial Jobless Claims Actual: – Forecast: 217K Previous: 214K→ Pasar memproyeksikan sedikit kenaikan klaim pengangguran menjadi 217.000 dibandingkan periode sebelumnya 214.000, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja mulai sedikit melonggar tetapi masih relatif ketat.
Bagi pasar kripto, jika angka aktual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (di atas 217K), ini akan menjadi sinyal bullish karena melemahkan Dolar AS (DXY)dan meningkatkan urgensi pemangkasan suku bunga; sebaliknya, angka yang lebih rendah akan memperkuat Dolar dan menekan aset berisiko.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, data ekonomi AS menutup tahun ini dengan kinerja yang jauh lebih kuat dari prediksi. Kondisi ekonomi ini menjadi tantangan bagi pasar aset berisiko; data yang positif cenderung memperkuat nilai tukar Dolar AS (DXY) dan mengurangi urgensi Bank Sentral (The Fed) untuk segera menurunkan suku bunga secara agresif.
Akibatnya, pasar kripto berpotensi menghadapi tekanan koreksi karena investor cenderung lebih waspada terhadap kebijakan moneter yang masih ketat dan likuiditas pasar yang belum melonggar sepenuhnya..
Perkembangan Regulasi Kripto
Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Getty Images.
Bank Rakyat China (PBOC) meluncurkan regulasi Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) yang efektif mulai 1 Januari 2026. Bank wajib membayarbunga kepada nasabah dan membentuk Komite Manajemen RMB Digital.
Korea Selatanmemperketat pengawasan transfer mata uang kripto yang bernilai di bawah 1 juta won untuk mencegah pemalsuan identitas.
Alt5 Sigma, perusahaan kripto pemilik proyek World Liberty Financial (WLFI), kini menghadapi ancaman delisting dari Nasdaq setelah gagal melaporkan kuartalan dan menyewa auditor dengan riwayat pelanggaran kepatuhan serius.
Regulasi Pelaporan Aset Kripto (CARF) dari OECD resmi berlaku 1 Januari 2026 di Inggris dan Uni Eropa, memaksa bursa kripto untuk mengumpulkan data pajak, transaksi, serta saldo pengguna ke sistem otoritas pajak.
Kementerian Kehakiman Rusiamerancang undang-undang baru yang menetapkan sanksi pidana berat bagi penambang kripto yang tidak terdaftar, denda hingga 2,5 juta rubel dan penjara atau kerja paksa hingga 5 tahun.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Metaplanet
BC Card, kartu pembayaran terbesar di Korea Selatan, resmi bermitradengan jaringan Base (Layer-2 Coinbase) untuk meluncurkan pembayaran berbasis USDC.
El Salvador mengungkapkan akan “berinvestasi penuh” pada Bitcoin dan AI pada tahun 2026.
Metaplanet menambahkan $450 juta dalam pembelian di akhir Desember, mengakhiri tahun 2025 di atas 35.000 BTC.
BitMine Immersion Technologies, perusahaan pemegang Ethereum terbesar, telah melakukan staking atas 342.560 ETH senilai lebih dari $1 miliar
Turkmenistan secara resmi melegalkan penambangan dan pertukaran kripto di bawah pengawasan bank sentral.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Menutup akhir tahun, pasar kripto dikejutkan oleh gelombang spekulasi masif yang terpusat pada narasi Politik Memes dan Trading Bot. Sektor Political Memes mencatatkan pergerakan pasar sebesar +705%, meninggalkan sektor lainnya sangat jauh di belakang.
Di sisi kinerja aset, token STABLE memimpin +49.78%, disusul oleh PIEVERSE (+34.58%). Hal ini mengindikasikan bahwa para trader sedang beralih dari narasi fundamental ke aset volatil yang sangat spekulatif dan berbasis komunitas.
📈 Highlights:
Narasi Politik Memes 🗳️ Sorotan utama minggu ini mutlak milik sektor Political Memes yang meroket hingga +705%. Angka kenaikan tiga digit yang ekstrem ini menandakan adanya spekulasi yang sangat agresif.
Naiknya Bots & Community 🤖 Di lapis kedua, sektor Trading Bots (+70.76%) dan Reddit Points (+56.74%) menunjukkan performa yang sangat solid. Hal ini menunjukkan investor ritel juga berspekulatif token bot dan aset berbasis komunitas. Di sisi lain, sektor Privacy Blockchainjuga masih mempertahankan kenaikan +53.71%.
Top Gainers (Payment & DeFi) 🚀 Dalam daftar aset terbaik, STABLE (+49.78%) dan PIEVERSE (+34.58%) menjadi primadona minggu ini. Menariknya, token-token pemain lama seperti 0x (ZRX) yang naik +32.27% dan Verge (XVG) sebesar +30.09% kembali dominan, menandakan adanya rotasi modal yang melirik kembali aset-aset DeFi yang tidak ada pergerakan.
Pada minggu sebelumnya, harga BTC diprediksi akan mengalami Sideways. Hal ini masih terjadi hingga minggu ini karena banyaknya narasi makro yang tidak pasti untuk pergerakan BTC. Baik dari Geopolitik hingga Pemangkasan Suku Bunga. Lalu bagaimana selanjutnya?
Saat ini, Timeframe Daily, tidak banyak yang bisa dianalisis karena harga masih menunjukkan pergerakan yang sama. Tetapi, harga kini menunjukkan pergeseran untuk naik melewati indikator KC dan juga berusaha menembus RSI di angka > 50. Apabila harga tidak mampu melewati Tren ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049. Sayangnya, belum ada struktur bullish sama sekali sama seperti minggu lalu.
Sedangkan diTimeframe Weekly juga menunjukkan stagnasi dari MA 99 nya, MA terkuat yang jadi support selama timeframe mingguan. Apabila hal ini ditembus, maka akan semakin mendukung penurunan seperti analisa pada timeframe daily seperti minggu lalu. Meski harga menunjukkan pelemahan yang didukung dengan narasi makroekonomi dan geopolitik. Riset terlebih dahulu untuk menentukan langkah selanjutnya menjadi kunci kemenangan untuk tetap bertahan di kondisi market saat ini.
Daily:
Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan pelemahan yang sangat kuat.
Weekly:
Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan pelemahan dari MA 99 yang semakin mendukung Q4 tahun ini merupakan riwayat terburuk bagi Bitcoin tahun ini.
🔭 Short-Term Projection:
✅ Bullish Case:
Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.
⚠️ Bearish Case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.
Analisis Data On-Chain Bitcoin
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin ($BTC) saat ini masih terlihat sedang “jalan di tempat” atau bergerak mendatar di kisaran harga $88.000. Grafik heatmap memperlihatkan harga Bitcoin sedang terkurung di antara dua batas kuat, seolah-olah sedang menunggu volume untuk bergerak besar ke satu arah.
Resisten Atas ($90.000): Warna kuning yang menyala menandakan banyaknya antrean likuidasi posisi jual (short) di sana. Agar harga bisa naik tinggi, pembeli harus punya kekuatan besar untuk menjebol tembok tebal ini.
Support ($86.000 – $84.000): Di bagian bawah, terlihat garis terang di level $86.000 yang berfungsi sebagai support. Ini adalah pertahanan pertama agar harga tidak jatuh. Namun, jika harga $86.000 ini jebol, harga berisiko turun lebih dalam menuju $84.000.
🔍 Insight:Pasar masih berada dalam mode sideways di antara rentang $84k dan $90k.
Bitcoin Multi-Asset Netflow Cumulative
Bitcoin ($BTC) saat ini memperlihatkan sinyal peringatan melalui grafik aliran dana bursa. Grafik memvisualisasikan lonjakan tajam pada area oranye (akumulasi BTC di Binance), yang mengindikasikan bahwa para pedagang sedang memindahkan aset mereka kembali ke “zona penjualan”.
Lonjakan Likuiditas Spot (Inflow Surge) 🌊 Arus masuk bersih kumulatif Bitcoin ke Binance telah melonjak mencapai level $1,9 miliar. Kenaikan vertikal pada grafik ini menandakan perpindahan BTC dalam jumlah besar ke bursa spot, yang secara historis mengindikasikan niat ambil untung (profit-taking).
Pola Koreksi 📉 Level penumpukan saat ini sangat mirip dengan kondisi pada awal November lalu, di mana akumulasi serupa mendahului kejatuhan harga Bitcoin secara drastis dari di atas $108.000 menjadi di bawah $85.000. Pola fraktal ini memicu kekhawatiran bahwa sejarah koreksi tajam mungkin akan terulang.
🔍 Insight: Jika permintaan pasar tidak sanggup menyerap likuiditas $1,9 miliar yang baru masuk ini, tekanan jual berpotensi mendominasi pergerakan harga dalam waktu dekat.
BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL
Bitcoin ($BTC) saat ini sedang dalam masa “Pergantian”. Grafik menunjukkan kejadian unik: harga Bitcoin masih tinggi, tapi rata-rata keuntungan investor malah terlihat menurun.
Modal Makin Mahal, Untung Makin Tipis 💸 Catatan di grafik menunjukkan: harga naik, tapi keuntungan malah turun. Artinya, sekarang banyak orang baru yang membeli Bitcoin di harga mahal. Jadi, keuntungan mereka sangat tipis karena modal mereka besar, kalau harga turun sedikit saja, mereka langsung panik karena merugi.
Fase Redistribusi🔄 Meskipun indikator menurun, data NUPL menegaskan bahwa ini hanyalah fase redistribusi, bukan awal dari pasar bearish penuh. Mengindikasikan bahwa Short-Term Holders (investor baru) sedang keluar pasar karena kerugian, sementara Long-Term Holders masih kokoh mempertahankan posisi profit mereka.
🔍 Insight:Pasar masih sehat. Bitcoin saat ini hanya sedang “membuang” spekulasi berlebihan dan investor yang mudah panik.
Bitcoin Short Term Holder NUPL
Bitcoin saat ini berada dalam posisi teknikal yang membingungkan di awal tahun 2026. Grafik menunjukkan indikator keuntungan investor jangka pendek (Short Term Holder NUPL) telah jatuh ke wilayah negatif.
Investor Baru dalam Kondisi Menyerah (Kapitulasi) 📉 Indikator NUPL saat ini berada di angka -0,14 (zona merah). Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata investor yang baru membeli Bitcoin sedang mengalami kerugian yang cukup besar.
Belum Ada Pembelian Besar dari Investor Lama 🛑 Meskipun sinyal “diskon” sudah muncul di grafik, harga Bitcoin di area $87.160 belum menunjukkan kenaikan yang berarti. Hal ini disebabkan karena investor besar (Whale) dan pemegang jangka panjang (Long-Term Holder) masih pasif. Mereka belum melakukan pembelian (akumulasi) secara agresif untuk menampung aset yang dijual rugi oleh investor baru tersebut.
🔍 Insight:Data on-chain saat ini menunjukkan sinyal beli yang kuat (karena investor baru sudah jenuh jual/rugi), tetapi sinyal ini belum valid karena tidak adanya volume beli dari pemain besar.
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
Solana bersiapmeluncurkan pembaruan besar “Alpenglow” di jaringan uji coba (testnet)pada akhir 2025, dengan implementasi penuh di mainnet ditargetkan awal 2026.
Lighter, DEX Layer-2 berbasis Ethereum, resmi meluncurkan token dengan ticker LIT, pada 30 Desember 2025.Sebanyak 25% dari total pasokan didistribusikan langsung melalui airdrop kepada pengguna awal (Poin S1 & S2), alokasi tim (26%) dan investor (24%).
Trust Wallet resmimembuka proses klaim kompensasi bagi pengguna yang terdampak eksploitasipada ekstensi browser Chrome (versi 2.68), di mana kode berbahaya berhasil mencuri seed phrase dan menguras aset kripto senilai estimasi $7 juta.
The Graph (GRT) akan meluncurkan Mainnet Horizon yang ditargetkan rilis sebelum pergantian tahun 2025, sebuah pembaruan krusial untuk memosisikan protokol ini sebagai lapisan data global.
Avalanche (AVAX) tengah mempersiapkan peluncuran “Particle Chain” yang didukung oleh teknologi Universal Accounts. Memperkenalkan Universal Transaction Layer untuk menyatukan berbagai rantai (chains), aset, dan aplikasi yang terfragmentasi menjadi satu kesatuan.
Analisis On Chain Altcoin
Data On-Chain menunjukkan XRP berada dalam trendbearish jika gagalmempertahankan harga di level $1,80. Hal ini didukung Open Interest XRP di Binance telah anjlok drastis menjadi $450 juta, level terendah sejak November 2024. Mengindikasikan bahwa trader menarik modal dari pasar karena kurangnya keyakinan terhadap kelanjutan tren naik.
Menjelang penutupan tahun 2025, ekosistem Cardano (ADA) menghadapi stagnasi parah dengan metrik on-chain yang memburuk signifikan; alamat aktif harian anjlok ke level 22.000, sementara suplai stablecoin dan volume DEX runtuh hingga memicu label “rantai hantu” (ghost chain) dari pasar.
Harga Ethereum (ETH) saat ini mengalami stagnasi di antara $2.850 dan resistensi $3.000, meskipun Bitmine baru saja melakukan staking lebih dari 342.000 ETH. Namun, data on-chain menunjukkan data arus dana di bursa (exchange flows) masih menunjukkan tren negatif, mengindikasikan bahwa pembeli menipis dan modal belum kembali ke posisi spot.
Data On-Chain menunjukkan aktivitas perdagangan derivatif terdesentralisasi (DEX) mengalami kenaikan signifikan sepanjang tahun 2025, dengan volume menembus angka $1,2 triliun di akhir tahun.Hyperliquid memimpin sektor ini meskipun menghadapi persaingan ketat dari pendatang baru seperti Lighter, Aster, dan edgeX.
Data on-chain Prediction Market menunjukkan terhadap 1,7 juta alamat di Polymarket mengalami ketimpangan kekayaan yang ekstrem: 70% trader mengalami kerugian, sementara kelompok elit yang sangat kecil (0,04%) mengalami 70% total keuntungan yang bernilai kolektif $3,7 miliar. Data menunjukkan 1,1 juta akun ritel merugi kecil, sementara 668 akun “paus” meraup untung di atas $1 juta.
Token Unlock
Memasuki minggu pertama di tahun 2026, pasar kripto terlihat sedikit “mengambil nafas”. Jadwal pelepasan token kali ini relatif lebih sepi dan tidak seagresif minggu-minggu sebelumnya. Hanya terdapat sekitar 10 proyek yang akan melepas suplai tambahan ke pasar. Ini adalah kabar baik karena tekanan jual massal cenderung minim, memberikan ruang bagi pasar untuk bergerak lebih stabil.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini tidak ada proyek yang melakukan unlock ekstrem di atas 10%, yang berarti risiko guncangan pasar besar sangat rendah. Namun, satu proyek yang wajib diwaspadai adalah Baby Shark Universe (BSU). Proyek ini akan melepas token senilai ~9.31% dari total kapitalisasi pasarnya.
🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Satu-satunya proyek yang mengisi kategori ini adalah Movement (MOVE) dengan persentase unlock sebesar ~5.78%. Suplai baru ini tergolong moderat; cukup untuk menciptakan volatilitas harga jangka pendek, tetapi kemungkinan tidak akan merusak tren harga secara signifikanjika permintaan pembeli tetap stabil.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Mayoritas proyek minggu ini berada di zona aman alias risiko rendah. Axie Infinity (AXS) hanya akan melepas ~1.17% dan Jito (JTO) sebesar ~2.70%. Angka sekecil ini biasanya hanya dianggap sebagai “kebisingan pasar” dan jarang memicu penurunan harga yang dalam. Capx AI (CAPX) (~3.90%), Keeta (KTA) (~3.87%), Berachain (BERA) (~2.56%), dan NAVI Protocol (NAVX) (~2.90%) juga masuk dalam kategori ini. Dampak inflasi tokennya sangat minim terhadap harga.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
Waspada pada BSU (Baby Shark): Bagi yang memegang atau berniat trading di token BSU, harap hati-hati. Tambahan suplai hampir 10% adalah jumlah yang signifikan untuk token sekelasnya. Biasanya, harga akan cenderung turun sesaat sebelum atau tepat saat jadwal unlock karena investor awal mencairkan keuntungan. Jangan terburu-buru membeli (FOMO) sebelum harganya stabil.
Peluang Serok “Bluechip” (AXS & JTO): Untuk token mapan seperti Axie Infinity (AXS) atau Jito (JTO), penurunan harga kecil saat unlock justru bisa menjadi peluang. Secara fundamental mereka kuat dan jumlah token yang dilepas sedikit (<3%), koreksi harga yang terjadi seringkali bersifat sementara dan cepat pulih (rebound). Ini momen bagus untuk Dollar Cost Averaging (mencicil beli).
Kesimpulan Umum: Minggu ini adalah minggu yang “aman”. Tidak ada unlock suplai yang signifikan. Fokus pada pergerakan Bitcoin utama, karena altcoin di daftar ini kemungkinan besar akan mengikuti arah pasar global daripada jatuh karena isu unlock tokennya sendiri.
Proyeksi & Analisis
Menutup lembaran tahun 2025, pasar kripto global menunjukkan sinyal pemulihan.Market Cap & Volume naik ke $2.99 Triliun (+1.43%). CoinMarketCap 100 Index yang menguat ke posisi $176.84 (+1.66%), menandakan kembalinya minat akumulasi pada aset-aset crypto. Meskipun harga mulai hijau, psikologi trader masih waspada. Indeks Fear & Greed naik ke angka 32, tetapi tertahan di zona ‘Fear’ (Ketakutan). Mengindikasikan bahwa kepanikan mulai mereda, tetapi trader belum sepenuhnya berani mengambil risiko besar. CMC Altcoin Season Index berada di angka 20/100, yang berarti ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh.Likuiditas untuk altseason belum terlihat signifikan, karena fokus pasar masih berada pada stabilitas aset utama.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅Harga Bitcoin minggu ini masih sideways dan terjebak di zona range yang sempit.
Bullish case:Saat ini harga belum menunjukkan adanya struktur bullish ditambah dengan narasi Geopolitik yang mencekam dan Makroekonomi pemangkasan suku bunga yang tidak pasti.
Bearish case:Harga Bitcoin menunjukkan pelemahan yang sangat kuat. Apabila harga turun dari Support saat ini, maka dikhawatirkan bisa turun hingga Fibonacci Ekstension terdekatnya 1.272 di harga $76,049 sama halnya seperti minggu lalu.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Zona $90.000 ➜ Menjadi resistensi dengan likuidasi short terbesar saat ini.
Zona $84.000 – $86.000 ➜ Masih menjadi area support yang krusial.
✅ Narrative utama:
Sektor Political Memes (+705%) dan Trading Bots (+70.76%) mendominasi, menandakan fokus pasar yang agresif pada spekulasi narasi politik dan utilitas perdagangan otomatis.
Token STABLE memimpin dengan kenaikan harga (+49.78%). Disusul oleh PIEVERSE (+34.58%) dan XPL (+32.76%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
Binance Multi-Asset Netflow → Arus masuk $1,9 Miliar ke bursa menunjukkan profit taking.
BTC Adjusted Net Unrealized Profit Loss NUPL → STH keluar pasar karena rugi, sedangkan LTH mempertahankan posisi profit.
BTC Short-Term Holder NUPL → Investor baru menyerah (kapitulasi) di zona rugi, secara historis merupakan sinyal bottoming harga.
Pantau sektor Political Memes dan Trading Bots yang memperlihatkan momentum dominan minggu ini.Hindari posisi entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) pekan depan seperti Baby Shark Universe (BSU), kecuali didukung katalis fundamental yang kuat. Sebaliknya, manfaatkan potensi fluktuasi harga dari unlock kelas menengah seperti Movement (MOVE) atau AXS (Axie Infinity) untuk peluang teknikal cepat. Mengingat sentimen pasar yang masih berada di zona ‘Fear’ (32) serta Bitcoin yang masih sideways, prioritas utama saat ini adalah manajemen risiko yang ketat dan menghindari FOMO berlebihan.
Edukasi Kripto
Strategi Menghadapi Pasar “Sideways” & Ketidakpastian Ekonomi Global
Pernahkah kalian merasa pasar kripto seperti “jalan di tempat”? Harga naik sedikit, lalu turun lagi ke tempat semula, begitu terus selama berminggu-minggu. Kondisi ini disebut Sideways.
Saat pasar membosankan, banyak trader pemula justru kehilangan uang karena tidak sabar. Berikut adalah panduan cara bertahan dan tetap untung di kondisi ini:
1. Jangan “Gatal Tangan” (Hindari Overtrading) 🛑
Kesalahan terbesar saat pasar sideways adalah memaksakan diri untuk terus bertransaksi (trading) karena ingin cepat untung.
Masalah: Pergerakan harga sangat sempit dan sering menipu (fakeout). Anda beli karena mengira harga akan naik tinggi, ternyata harga langsung berbalik turun.
Solusi: Kurangi frekuensi trading Anda. Jika tidak ada tren yang jelas (naik kuat atau turun kuat), lebih baik diam. Ingat, tidak memiliki posisi (memegang uang tunai/stablecoin) juga merupakan sebuah posisi trading.
2. Fokus pada Akumulasi Pasif (Staking & Earn) 💰
Jika harga aset tidak bisa memberikan keuntungan kapital (capital gain) karena tidak bergerak naik, carilah keuntungan dari “bunga”.
Strategi: Pindahkan aset kripto Anda yang menganggur ke fitur Staking, Savings, atau Earn di bursa.
Manfaat: Meskipun harga aset diam di tempat, jumlah koin Anda bertambah setiap harinya. Ini cara paling aman untuk tetap produktif di pasar yang lesu..
3. Cicil Beli (DCA) untuk Jangka Panjang 📅
Ketidakpastian geopolitik seringkali membuat harga tertekan sementara. Ini adalah kesempatan bagi investor jangka panjang.
Strategi: Gunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). Belilah aset fundamental (seperti Bitcoin atau Ethereum) dengan jumlah uang yang sama secara rutin (misalnya setiap minggu), tanpa peduli harga sedang hijau atau merah.
Tujuan: Anda akan mendapatkan harga rata-rata yang baik tanpa perlu pusing menebak kapan pasar akan pulih.
Kesimpulan: Pasar yang membosankan (sideways) adalah ujian kesabaran. Jangan mencoba melawan arus dengan berspekulasi berlebihan. Fokuslah pada menjaga modal, menambah jumlah aset lewat staking, dan menunggu hingga ketidakpastian global mereda.
Pengumuman
Lucky Holiday Blast: Liburan Akhir Tahun Makin Seru dengan Total Hadiah hingga Rp60 Juta
Tokocrypto kembali meramaikan suasana liburan akhir tahun dengan menghadirkan permainan Lucky Holiday Blast. Game ini menawarkan cara bermain yang simpel—cukup geser kiri dan kanan, namun berkesempatan membawa pulang total hadiah hingga IDR60 juta*. Cocok untuk Tokonauts yang ingin menikmati hiburan ringan sambil tetap berpeluang cuan.
Event ini berlangsung pada 17 Desember 2025 pukul 18.00 WIB hingga 14 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Perlu dicatat, permainan baru akan tersedia sesuai periode tersebut.
Agar bisa ikut serta, peserta harus memenuhi beberapa syarat: semua pengguna Tokocrypto bisa bergabung, wajib memiliki akun Tokocrypto dan sudah terverifikasi KYC level 1, serta memastikan aplikasi Tokocrypto sudah menggunakan versi 2.26.
Tokocrypto juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan aturan bermain. Jangan melakukan klik sebelum hitungan mundur dimulai, karena sistem dapat mendeteksi aktivitas tidak normal atau indikasi bot. Tunggu sampai muncul tulisan “Mulai/Go”. Selain itu, kredit akan direset menjadi 0 setiap ronde berakhir, jadi pastikan menggunakan kredit seefektif mungkin sebelum ronde berganti.
Dengan mekanisme yang mudah dan hadiah yang menarik, Lucky Holiday Blast bisa jadi salah satu aktivitas seru untuk mengisi libur akhir tahun bersama Tokocrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dalam perdagangan harian, Ethereum menunjukkan fluktuasi yang cukup aktif.
Harga ETH sempat menyentuh level tertinggi di $3.179,87 sebelum akhirnya turun dan menyentuh level terendah di $3.052,51.
Rentang pergerakan ini mencerminkan persaingan ketat antara pembeli yang berusaha mempertahankan area psikologis $3.100 dan penjual yang memanfaatkan momentum untuk merealisasikan keuntungan.
Dalam jangka sangat pendek, tekanan masih terlihat. Perubahan harga satu jam terakhir tercatat turun sekitar 0,34%, menandakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian dan belum menemukan arah pergerakan yang benar-benar dominan.
Kinerja Mingguan Positif, Namun Tekanan Jangka Menengah Masih Terasa
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Meski melemah hari ini, performa Ethereum dalam tujuh hari terakhir masih mencatatkan kenaikan sekitar 3,43%.
Data ini menunjukkan bahwa ETH masih memiliki daya tahan setelah sempat mengalami reli jangka pendek. Namun, jika melihat rentang waktu yang lebih panjang, tekanan masih mendominasi.
Dalam 30 hari terakhir, Ethereum tercatat turun sekitar 6%. Penurunan berlanjut pada periode 60 hari sebesar 14,55%, dan dalam 90 hari terakhir koreksi mencapai 17,24%.
Angka-angka ini menegaskan bahwa Ethereum saat ini masih berada dalam fase pemulihan yang belum sepenuhnya stabil.
Kapitalisasi Pasar dan Volume Tetap Menunjukkan Minat Tinggi
Dari sisi pasar, posisi Ethereum masih sangat kuat. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $374,42 miliar, Ethereum bertahan di peringkat kedua aset kripto terbesar di dunia.
Ini menegaskan perannya sebagai tulang punggung utama berbagai sektor blockchain, mulai dari DeFi hingga NFT.
Sementara itu, volume perdagangan 24 jam yang mencapai sekitar $23,37 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi ETH masih tinggi.
Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa Ethereum tetap menjadi fokus utama trader dan investor, sekaligus menjadi salah satu aset kripto paling likuid di pasar global.
Pasokan Beredar dan Jarak dari Rekor Tertinggi
Saat ini, jumlah Ethereum yang beredar berada di angka 120,69 juta ETH. Jika dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa di $4.953,73, posisi ETH sekarang masih cukup jauh dari puncaknya.
Bagi sebagian pelaku pasar, jarak ini dipandang sebagai potensi ruang pemulihan.
Namun bagi yang lain, kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun kembali kepercayaan penuh sebelum Ethereum mampu kembali mendekati level tertingginya.
Prospek Jangka Pendek: Konsolidasi Masih Berlanjut
Koreksi harga Ethereum hari ini banyak dipandang sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Selama ETH mampu bertahan di area $3.000 hingga $3.100, sentimen jangka pendek cenderung masih netral.
Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus area psikologis $3.000, Ethereum berpotensi kembali menguji zona yang lebih rendah sebelum menentukan arah tren berikutnya.
Sebaliknya, jika minat beli kembali menguat, ETH berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $3.150 hingga $3.180.
Harga Ethereum hari ini memang berada di bawah tekanan, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan ekstrem.
Kinerja mingguan yang masih positif, volume perdagangan yang tinggi, dan kapitalisasi pasar yang kuat menjadi indikator bahwa Ethereum masih memiliki fondasi minat yang kokoh di pasar kripto.
Dalam kondisi pasar seperti sekarang, pergerakan ETH diperkirakan masih akan volatil.
Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau dinamika harga Ethereum, terutama menjelang terbentuknya arah tren baru.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $91.021,45 per BTC.
Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin mengalami kenaikan tipis sekitar 0,15%, atau setara dengan penguatan kurang lebih $140.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa BTC masih berusaha mempertahankan stabilitasnya di tengah kondisi pasar kripto yang belum sepenuhnya pulih, sekaligus menandai fase konsolidasi setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Secara umum, penguatan tipis ini mencerminkan adanya keseimbangan sementara antara tekanan beli dan jual.
Pelaku pasar terlihat masih berhati-hati, sembari menunggu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan harga lebih signifikan.
Dalam rentang perdagangan harian, harga Bitcoin bergerak di kisaran $89.233,88 hingga $91.520,19. BTC sempat tertekan ke area bawah sebelum kembali menguat mendekati zona $91.000.
Pola ini menunjukkan adanya minat beli yang muncul ketika harga mendekati area rendah harian, meskipun dorongan untuk menembus resistance jangka pendek masih terbatas.
Dalam satu jam terakhir, pergerakan harga Bitcoin tercatat turun sekitar 0,29%, menandakan bahwa volatilitas jangka pendek masih terjadi.
Meski demikian, secara keseluruhan BTC masih mampu mempertahankan posisi di atas level psikologis $90.000, yang kini menjadi salah satu area kunci yang terus diawasi pasar.
Kinerja Mingguan Positif, Namun Tren Menengah Masih Tertekan
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Jika dilihat dari perspektif jangka pendek, performa Bitcoin terbilang cukup konstruktif.
Dalam tujuh hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan sekitar 2,71%, menandakan adanya upaya pemulihan bertahap.
Namun, dalam kerangka waktu yang lebih panjang, tekanan masih terasa. Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin tercatat turun sekitar 1,47%.
Penurunan lebih dalam terjadi pada periode 60 hari yang mencapai sekitar 14%, dan dalam 90 hari terakhir, koreksi tercatat hampir 19%.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mulai stabil, pasar masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Dominasi Pasar Bitcoin Masih Sangat Kuat
Dari sisi fundamental pasar, posisi Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,818 triliun, Bitcoin menempati peringkat 1 kripto global.
Dominasi ini menegaskan peran BTC sebagai barometer utama pergerakan pasar kripto.
Aktivitas perdagangan juga tergolong tinggi. Volume transaksi 24 jam yang mencapai sekitar $42,4 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin masih sangat besar.
Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa BTC tetap menjadi aset utama bagi trader institusional maupun ritel.
Saat ini, jumlah pasokan Bitcoin yang beredar berada di angka 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,11% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.
Dengan pasokan yang semakin mendekati batas maksimum, faktor kelangkaan Bitcoin masih menjadi narasi utama yang terus diperhatikan oleh investor jangka panjang.
Jarak dari Rekor Tertinggi dan Dinamika Psikologis Pasar
Bitcoin saat ini masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Selisih ini menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian harga setelah periode volatilitas tinggi.
Bagi sebagian investor, kondisi ini dipandang sebagai fase konsolidasi yang sehat sebelum pasar menentukan arah tren berikutnya.
Sementara bagi trader jangka pendek, jarak dari rekor tertinggi menciptakan ruang volatilitas yang dapat dimanfaatkan, baik dalam skenario lanjutan pemulihan maupun koreksi susulan.
Prospek Jangka Pendek Bitcoin
Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih cenderung sideways dengan bias hati-hati. Selama BTC mampu bertahan di atas area psikologis $90.000, sentimen pasar relatif masih stabil.
Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus zona tersebut, potensi pengujian ulang ke area yang lebih rendah tetap terbuka.
Sebaliknya, apabila minat beli meningkat dan volume terus menguat, Bitcoin berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $91.500 hingga $92.000 sebagai resistance terdekat.
Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi.
Meski penguatannya tipis, kenaikan harian dan kinerja mingguan yang positif menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda.
Dengan kapitalisasi pasar yang sangat besar dan volume perdagangan yang tetap tinggi, Bitcoin masih menjadi pusat gravitasi pasar kripto.
Ke depan, arah pergerakan BTC akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area kunci dan munculnya katalis baru yang mampu mendorong minat beli secara lebih agresif.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.